P. 1
Delegasi Dan Supervisi

Delegasi Dan Supervisi

|Views: 66|Likes:
Published by Nanin Navariastami

More info:

Published by: Nanin Navariastami on Apr 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2013

pdf

text

original

DELEGASI DAN SUPERVISI

OLEH : DR. ROSTIKA FLORA, S.KEP.M.KES.AIF

Pengertian Delegasi
• Delegasi yaitu penyelesaian suatu pekaryaan melalui orang lain atau dapat juga diartikan sebagai pelimpahan suatu tugas kepada seseorang atau kelompok dalam menyelesaikan tujuan organisasi (Marquis dan Huston, 1998). • Delegasi adalah proses dimana manajer mengalokasikan wewenang kepada bawahannya. Sebagai manajer perawat menerima prinsipprinsip delegasi agar menjadi lebih produktif dalam melakukan fungsi-fungsi manajemen lainnya.

Ada empat kegiatan dalam delegasi wewenang:
• 1) Manager perawat menetapkan dan memberikan tugas dan tujuannya kepada orang yang diberi pelimpahan. • 2) Manajer melimpahkan wewenang yang diperlukan untuk mencapai tujuan. • 3) Perawat yang menerima delegasi baik eksplisit maupun implisit menimbulkan kewajiban dan tanggung jawab. • 4) Manajer perawat menerima pertanggungjawaban (akontabilitas) atas hasil yang telah dicapai.

bahkan dapat dipergunakan sebagai bahan informasi untuk belajar dari kesalahan atau keberhasilan.Ada empat alasan mengapa pendelegasian diperlukan : • 1) Pendelegasian memungkinkan manajer perawat mencapai hasil yang lebih baik dari pada semua kegiatan ditangani sendiri. • 3) Pendelegasian memungkinkan manajer perawat dapat memusatkan perhatian terhadap tugas-tugas prioritas yang lebih penting. • 2) Agar organisasi berjalan lebih efisien. memungkinkan bawahan untuk tumbuh dan berkembang. . • 4) Dengan pendelegasian.

. hampir semua tugas teknis didelegasikan oleh supervisor kepada stafnya. • 2) Tugas manajerial. Tetapi tugas untuk membuat persetujuan. Misalnya. tidak dapat didelegasikan semuanya karena tugas tersebut memerlukan supervisi dan pemberian wewenang. staf dapat menyusun suatu perencanaan. anggaran pembelian.Prinsip utama pendelegasian • 1) Tugas teknis. pelaksanaan masih merupakan hak dan wewenang seorang supervisor. rekomendasi.

Cara pendelegasian • 1) Seleksi dan susun tugas • Sediakan waktu yang cukup untuk menyusun daftar tugas-tugas yang harus dilimpahkan secara rasional dan dapat dilaksanakan oleh staf. . menyiapkan jadual berurutan dengan kriteria waktu yang diperlukan dan pentingnya bagi institusi. Kemudian menyiapkan laporan yang kontinyu. menjawab setiap pertanyaan.

.• 2) Seleksi orang yang tepat • Pilih orang yang sesuai untuk melaksanakan tugas limpah tersebut berdasarkan kemampuan dan persyaratan lainnya. • 3) Berikan arahan dan motivasi kepada staf • Salah satu kesalahan dalam pendelegasian adalah ketiadaan arahan yang jelas.

• · Overcontrol. tergantung bagaimana staf melihatnya. Anda harus bisa menentukan kapan dan apa yang perlu dilakukan supervisi dan bantuan. Sepanjang kontrol penting. • · Undercontrol. kontrol yang terlalu berlebihan akan merusak delegasi yang diberikan. dimana staf akan tidak produktif melaksanakan tugas limpah dan berdampak secara signifikan terhadap hasil yang diharapkan. .4) Lakukan supervisi yang tepat. kontrol yang kurang juga akan berdampak buruk terhadap delegasi.

dan menyeleksi surat. • 2) Tugas yang tidak mencukupi waktunya • Tugas limpah yang dikerjakan oleh staf karena manajer tidak mempunyai cukup waktu untuk mengerjakannya.Tempat dan waktu pendelegasian dapat dilaksanakan : • 1) Tugas rutin • Tugas rutin seperti wawancara lamaran pekaryaaan. bertanggung jawab terhadap masalah-masalah yang kecil. .

. • • 4) Peningkatan kemampuan • Pendelegasian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan staf dan tim. Staf akan termotivasi apabila mereka menerimanya sebagai suatu tantangan.• 3) Penyelesaian masalah • Pendelegasian yang diberikan kepada staf dengan tujuan memberikan pengalaman kepada staf untuk menyelesaikannya. pelimpahan akan menjadikan suatu latihan bagi staf untuk belajar. Dengan pengelolaan yang sesuai.

2) Bertanggung jawab terhadap pembinaan moral staf. 3) Perlunya suatu kontrol.• 5) Kapan pendelegasian tidak diperlukan • Delegasi dapat mengakibatkan masalah jika tugas limpah tidak dilaksanakan sesuai yang diharapkan. Untuk menghindari kesalahan tersebut tanggung jawab manajer yaitu : 1) Disiplin dalam pemberian wewenang. . 4) Hindari kesalahan dalam penyampaian pendelegasian.

b. Mereka takut akan terjadi penumpukan pekaryaan.Kegagalan manajer : 1) 2) Mereka pekarya keras atau perfeksionis. . Mereka tidak merasa aman karena : a. Mereka takut bahwa delegasi akan gagal. Mereka takut bahwa delegasi akan dikerjakan lebih baik dari pada dikerjakan sendiri. c.

• 6) Mereka tidak mengetahui bagaimana delegasi dapat dilaksanakan. • 4) Mereka tidak berpikir bahwa stafnya siap atau mengharapkan tugas tersebut. .• 3) Mereka tidak senang terhadap pendelegasiannya. • 5) Mereka mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan terhadap pendelegasian.

.Resisten Staf : • 1) Mereka berfikir tidak mempunyai kemampuan untuk mengerjakan. • 4) Mereka berpikir tidak mempunyai cukup waktu. • 2) Upaya yang pertama telah gagal. • 3) Aktivitasnya mungkin tidak disetujui manajer.

• 5) Mereka tidak senang terhadap yang didelegasikan tidak adanya penghargaan. . • 7) Mereka kurang percaya diri/pesimis bahwa supervisor akan mendukungnya. • 6) Mereka tidak mempunyai otonomi untuk melaksanakan. • 8) Mereka berpikir bahwa akan dimanipulasi atau dikerjai oleh atasan.

Keberhasilan Delegasi : • 1) Komunikasi yang jelas dan lengkap • Kejelasan komunikasi ditentukan oleh kelengkapan informasi yang disampaikan. maka laporan harus dilimpahkan kepada staf lainnya. Jika Ners dalam jangka waktu yang lama tidak berada ditempat. • 2) Ketersedian sumber dan sarana • Jika Perawat Primer (PP. . maka Ners harus berada ditempat. akurasi terhadap pesan. dan penggunaan kata-kata yang mudah diterima. Ners) menghendaki perkembangan pasien dari Perawat Pelaksana (PA).

Secara teratur dan sesuai dengan waktu yang ditentukan. .3) Monitoring PP harus memberikan kebebasan kepada PA dalam melaksanakan tugasnya untuk berfikir dan menganalisis tugas yang diberikan. Jika terjadi kesalahan PP harus bisa berperan sebagai konsultan dan memberikan solusinya. maka PP harus selalu meminta laporan dari PA tentang kemajuan pasien. 4) Pelaporan kemajuan tugas limpah Sebagai perawat yang bertangung jawab terhadap asuhan keperawatan kepada pasien. dan memberikan masukan tentang laporan yang telah disampaikan.

. pemberian hak dan kekuasaan penerima tugas limpah untuk mengambil suatu keputusan terhadap tugas yang dilimpahkan. kemampuan seseorang dalam melakukan tugas limpah. meliputi 3 komponen : • Tanggung jawab (responsibility). • Wewenang (authority).Konsep delegasi 1. Delegasi yang baik memiliki keseimbangan. • Kemempuan (accountability).suatu rasa tanggung jawab terhadap penerimaan suatu tugas.

3) Proses pelimpahan membuat seseorang melaksanakan tanggung jawabnya.2. mengembangkan wewenang yang dilimpahkan. 2) Tangung jawab dan otoritas harus didelegasikan secara seimbang perawat primer menyusun tujuan tindakan keperawatan klien. Lima konsep dasar efektifitas dalam pendelegasian : 1) Delegasi bukan suatu sistem untuk mengurangi tanggung jawab. Tetapi suatu cara untuk membuat tanggung jawab menjadi bermakna. . dan mengembangkan kemampuan dalam mencapai tujuan organisasi.

. • 5) Penerima tugas limpah harus aktif. dukungan yang penting adalah menciptakan suasana yang asertif. maka penerima tugas limpah harus dapat menganalisis otonomi yang dilimpahkan. Keterbukaan akan mempermudah komunikasi antar Perawat Primer (PP) dan Perawat Asosiat (PA).• 4) Konsep tentang dukungan perlu diberikan kepada semua anggota.

Manajer keperawatan sering mempunyai asumsi bahwa jika mereka melakukannya sendiri. maka akan menjadi lebih baik dan lebih cepat dari pada jika harus dilimpahkan pada orang lain.Ketidakefektifan dalam pendelegasian dibedakan dalam 3 hal : 1) Under-delegasi/pelimpahan yang terlalu sedikit. .

3) Pelimpahan yan tidakefektif. Orang yang tepat. • Kesalahan yang ditemuakan adalah kesalahan pada waktu pemberian tugas limpah. dan alasan delegasi karena faktor suka/tidak suka. akan berdampak penggunaan waktu yang sia-sia. • Pemberian tugas limpah yang berlebihan kepada staf. .2) Over-delegasi/pemberian delegasi yang berlebihan.

penggerakan atau motivasi dan pengarahan (Depkes. . • Supervisi adalah suatu proses yang menunjang manajemen dimana sebagian besar kegiatan merupakan bimbingan dan sebagian kecil pengawasan. 2008).SUPERVISI • Pengertian supervisi • Supervisi adalah upaya yang dilakukan dalam rangka pemantauan disertai dengan pemberian bimbingan.

2) Peningkatkan efektifitas kerja dihubungkan dengan makin meningkatnya pengetahuan dan keterampilan “bawahan”. serta makin terbinanya hubungan dan suasana kerja yang lebih harmonis antara “atasan” dengan “bawahan”. .Manfaat supervisi ada 2 macam : 1) Dapat lebih meningkatkan efektifitas kerja dan dapat lebih meningkatkan efisiensi kerja.

suatu kerjasama dapat terwujud jika kedua belah pihak tersebut berlangsung komunikasi yang baik dan mereka yang disupervisi merasakan masalah yang dihadapi adalah juga masalah mereka sendiri. • 2) Kerjasama. melakukan pengamatan langsung yang tidak terstandarisasi dapat mengganggu objektivitas. .Teknik pelaksanaan supervisi yang baik perlu memperhatikan 2 hal yaitu : • 1) Pengamatan langsung. Untuk mencegah keadaan tersebut perlu dibantu dengan suatu daftar isian (chek list) yang telah dipersiapkan.

• 3. pelayanan . Waktu supervisi • Pelaksanaan supervisi minimal sekali setahun • bersifat rutin dan tergantung dari bobot permasalahan yang ditentukan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.

Prinsip-prinsip supervisi : • 1) Dilaksanakan secara demokratis dan kooperatif • 2) Bersifat kreatif dan konstruktif • 3) Harus scientific dan efektif • 4) Dapat memberikan perasaan aman • 5) Harus berdasarkan kenyataan yang ada • 6) Memberi kesempatan untuk self evaluation .

. permasalahan. dan dokumen lain yang diperlukan. data sekunder tentang institusi yang akan disupervisi. temuan. pembahasan dan alternatif pemecahan masalah dan rekomendasi. • 2) Pelaksanaan: mengumpulkan data dan informasi. menganalisa masalah. memuat : tujuan. sasaran. memecahkan masalah yang dapat diselesaikan pada waktu supervisi • 3) Pelaporan supervisi.Langkah-langkah supervisi • 1) Persiapan: mengumpulkan dokumen-dokumen yang diperlukan antara lain: formulir supervisi.

Hambatan supervisi • 1) Tidak adanya kerjasama tim di dalam organisasi • 2) Karyawan mengeluh tentang tugasnya • 3) Karyawan terlalu sering menginginkan perubahan pekerjaan • 4) Karyawan kehilangan minat dalam bekerja • 5) Karyawan benci perubahan .

6) Produktifitas individu atau kelompok menurun 7) Karyawan menolak untuk lakukan suatu pekerjaan tertentu 8) Karyawan membuat terlalu banyak kekeliruan-kekeliruan 9) Karyawan terbiasa terlambat 10) Salah menggunakan peralatan dan perlengkapan .

Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama. .BOS & PEMIMPIN • 1.Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan 2. Seorang PEMIMPIN mengatakan "kita" 3. Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan. Seorang BOS mengatakan "saya". Seorang BOS mengandalkan kekuasaan. Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa 4.

"PERGI!" SEORANG PEMIMPIN BERKATA. 11. Seorang BOS menyebabkan dendam bertumbuh. INGAT. dan berubah menjadi pertumbuhan. Seorang BOS menyetir Seorang PEMIMPIN memimpin 6. Seorang PEMIMPIN memupuk antusiasme yang bertumbuh 9. 8.• 5. Seorang PEMIMPIN menguasai 90% tenaga kerja yang kooperatif. SEORANG BOS BERKATA. Seorang BOS menyebabkan pekerjaan menjemukan Seorang PEMIMPIN menyebabkan pekerjaan menyenangkan/menarik 10. Seorang BOS menyalahkan Seorang PEMIMPIN menyelesaikan masalah dan memperbaiki kesalahan 7. Seorang BOS melihat masalah sebagai musibah yang akan menghancurkan perusahaan Seorang PEMIMPIN melihat masalah sebagai kesempatan yang dapat diatasi staff yang bersatu padu. Seorang BOS menguasai 10% tenaga kerja bermasalah. "AYO PERGI" .

TERIMAKASIH……………… .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->