P. 1
Bakteri

Bakteri

|Views: 72|Likes:
Published by Nia Logaritma
pengenalan dasar tentang bakteri
pengenalan dasar tentang bakteri

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Nia Logaritma on Apr 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2013

pdf

text

original

Bakteri berasal dari kata “BAKTERION” yaitu bahasa yunani yang berarti
batang/tongkat.

Ilmu yang mempelajari bakteri disebut “BAKTERIOLOGI” ( ilmu kuman ).

a. Bentuk Basil ( Basillus )
Berbentuk seperti tongkat, pendek, agar silinoris.

b. Bentuk Coccus ( bulat )
Bentuk Coccus adalah : Bentuk bakteri seperti bola kecil

BOLA KECIL Baik bentuk basil maupun bentuk cocus secara kelompok dapat berupa : Seperti rantai bergandengan Panjang = Streotobasil atau Streotococus Bedua-dua bergandengan = Diplobasil atau Diplococus

PADA BENTUK COCUS

Mengelompok berempat = Tetra cocus
Bergerombol seperti anggur = staphylococcus Berkelompok seperti kubus =Sarcina

Bentuk Spiril ( Spiral ) Bakteri yang berbentuk seperti spiral atau berbentuk panjang berbengkok-bengkok d.c.Bentuk Spirocheta ( spirochet ) Berbentuk seperti batang berbelit-belit panjang dan banyak belitnya .Bentuk Vibrio ( Koma ) Berbentuk seperti batang bengkok merupakan tanda koma e.

STREPTOGASIL DIPLOBASIL BASIL LEPAS STREPTOCOCCUS DIPLOCOCCUS TETRACOCCUS STAPHYLOCOCCUS SARCINA BEBERAPA BENTUK SPIRAL BENTUK VIBRIO BENTUK SPIROCHETA .

5 y-1 y.5-4 y. panjang 2-5 . kadang-kadang smpai 8 y ( mikron ) Bentuk Coccus : ukuran tengahnya rata-rata 1 y Bentuk spiril : lebar 0.5 y panjang 3 y Bentuk Spirocheta . lebar 0. panjang 1. kadang-kadang sampai 10 y Bentuk Vibrio : lebar 0.2-7 y.Bentuk basil : lebar 0.3-1 y. panjang 5-10 y .

UNTUK DAPAT MEMBANDINGKAN UKURAN PANJANG : 1 METER ( M)= 1000 MELIMETER (mm) 1 mm = 1000 mikron (y) 1y = 1000 milimikron (my) Jadi : 1my = 1/1000 y 1y = 1/1000mm 1mm = 1/1000 m .

Ca.dsb .Zn.K.TERDIRI DARI : 85% AIR 2AH HIDRAT ARANG PROTEIN LEMAK GARAM-GARAMAN : Na.Mg.Fc.

panas. lemas Invasi : masuknya Phatogen : yang bisa menimbulkan penyakit TEMPAT MASUKNYA INFEKSI MELALUI : Udara.INFEKSI : INFEKSI : Masuknya bibit penyakit kedalam tubuh khususnya mikroba Gejala: bengkak. merah.pernafasan Makanan Minuman .

INFEKSI MELALUI UDARA ( AIR. INFEKSI TERUTAMA TERJADI PADA SALURAN PENCERNAAN YANG MENYEBABKAN GASTRO ENTERITIS DENGAN GEJALA KHUSUS DIARE/ MUNTAH DEMIKIAN JUGA PENYAKIT TIPUS/PARATIFUS . BATUK REJAN 2. CAMPAK. BORN INFECTION ) Pada saat bernafas udara dapat berisi 2 partikel Debu adalah meskipun kering tapi masih dapat mengandung bakteri Droplest : tetesan ludah atau dapat juga berbentuk mukosa pada waktu batuk/bersin dapat menyebabkan infeksi kepada orang lain secara langsung INFEKSI KARENA DROPLEST : MENINGITIS.1. INFLENSA. INFEKSI DAN KERACUNAN MAKANAN Kelompok bakteri salmonella/ Staphylococus dapat ditularkan melalui makanan oleh orang-orang tukang masak yang bersifat carier ( pembawa kuman ) Penularan dapat terjadi pada makanan melalui perantara antikus/lalat Kuman dapat tumbuh/berkembang dengan bebas didalam makanan yang telah terkontaminasi dengan kuman penyakit. TBC PARU.

serta infeksi streptococus karena kontak langsung dan melalui luka . sesudah mengalami siklus perkembangan didalam badan nyamuk dan nyamuk tersebut menularkan parasit yang dewasa kepada manusia sehat lainnya dan begitu seterusnya INFEKSI SECARA KONTAK LANGSUNG ATAU MALALUI LUKA Sudah dikenal sejak lama bahwa timbulnya penyakit kelamin. penyakit tetanus. gasgang gren. INFEKSI DISEBABKAN OLEH MANUSIA ( CARIER ) Setelah seseorang sembuh dari suatu penyakit infeksi tertentu dalam jumlah yang terbatas. orang itu menjadi penerus kehidupan didalam dirinya atau yang disebut dengan carier/bacilen drager INSEKTA SEBAGAI CARIER INFEKSI Plasmodium malaria dihisap oleh nyamuk dari orang yang mendrita malaria.WATER BORNG INFECTION Penyakit yang ditularkan melalui perantara air yang telah terkontaminasi dengan kuman antara lain : collera dan penyakit perut lainnya.

INFEKSI MELALUI INJEKSI Jarum suntik yang tidak steril merupakan kesalahan petugas dapat menularkan penyakit pada orang lain .

menetap. kadang timbul. hanya beberapa orang saja yang menderita ENDEMI Suatu penyakit yang timbul secara nyata dalam bentuk kasus sporadis.EPIDEMI Penyakit infeksi yang menyerang penduduk dalam sustu jangka waktu tertentu EPIDEMI SPORADIS Penyakit menyerang penduduk secara periodik (pada waktu tertentu) dalam bentuk epidemi dan dalam interval infeksi jarang. dengan atau tanpa edemi PANDEMI Bila sekiranya epidemi menyerang atu timbul dibeberapa negara . kemudian hilang lagi.

perasaan tidak enak. tidak menentu.Frekuensi/ ukuran (dosis) infeksi terhadap individu yang mudah diserang Faktor musim Status umum dan gizi masyarakat REAKSI PENYEMBUHAN DAN IMUNITAS Gejala penyakitnya seperti panas.influensa Penyembuhan terhadap penyakit infeksi umumnya dalah akibat dihancurkannya mikroba oleh fagosity termasuk lekosit adalah proses ini berlangsung karena ada antibodi yang dihasilkan oleh tubuh yang terdapat pada plasma darah . dan radang KORENG Merupakan manifestasi dan reaksi kerusakan jaringan disebabkan oleh mikroba Penyakit infeksi yang menimbulkan panas seperti smallpoox (cacar) defteri.

TUJUANNYA : Untuk menegakkan diagnosa Pemeriksaan mikroskopis dari bahan / alat Untuk pengobatan . pengaturan pemberian antibiotika Untuk pencegahan .

TAKSONOMI KUMAN ( Klasifikasi & Nomenklatur ) Mikrobiologi Dasar Siti Zakiah .

Taksonomi kuman Adalah ilmu pengetahuan yang khusus mempelajari Tentang kekerabatan masing-masing jenis kuman Klasifikasi kuman Adalah cara pengelompokan kuman berdasarkan Persamaan sifat-sifatnya .

Bersifat fotosintetik Taksonomi numerik : menggambarkan ppersamaan. kemiripan & perbedaan karakteristik kuman. Mempunyai dimding sel seperti tanaman 2. .Nomenklatur Adalah tata cara pemberian nama Klasifikasi bakteri Prinsip dasar Bakteri & bakteri hijau di kalsifikasikan sebagai tanaman primitif karena : 1. Beberapa jenis bakteri & semua bakteri hijau 3.

III termasuk Eubakteria (bakteri sejati) Masing-masing divisi dibagi atas kelas-kelas namun Dlm hal ini tdk akan dibahas secara rinci . Firmicutes (bakteri gram positif) III.Bergey ( 1974 ) mengelompokkan bakteri & bakteri Hijau dalam satu golongan tersendiri yang disebut Procaryotae (prokariota). Tebericutes (bakteri tanpa dinding sel) IV.II. Archaebacteria (bakteri pupa) Divisi I. dengan ciri-ciri sbb : Mempunyai inti primitif Berkembang biak secara amitosis mjd 2 Inti terdiri dari DNA yg tidak terbungkus membran (terbuka) Bersel tunggal (uniseluler) Klasifikasinya Kingdom : prokariota I. Gracilicutes (bakteri gram negatif) II.

Nomenklatur (tata cara pemberian nama) Nama jenis kuman sama halnya dgn nama jenis tanaman spt yg diajukan oleh Linnaeus th (1753) menggunakan 2 Nama yg disebut : :nama binominal”(binomial name) Nama binomial terdiri dari 1. Nma epitheton specificum (dimulai dgn huruf kecil) contoh. Nama genus ( dimulai dgn huruf besar) 2.staphylococcus aureus Nama kuman dpt berasal darikata baru yang Disesuaikan dlm bahasa latin atau nama Seseorang (penyidik) yg dilatinkan Contoh : Bacilus : batang Brucella : dari nama bruce Brucella abortus : penyebab abortus pd ternak Nama diatas adalah nama ilmiah (scientific name) .

Sifat-sifat struktural yg terdiri dari bentuk. cara pergerakan. Sifat ekologi . produk akhir metabolisme. susunan biokimia komponen sel dan metabolisme 3. Sifat-sifat biokimia & kebutuhan akan nutrisi.tbc : bacteriumycom tb Pneumococcus : streptococcus pneumuneae Spesies bakteri ditentukan oleh : 1.Spesies kuman Ialah suatu jenis mikroorganisme sudah tertentu Sedangkan sehari-hari lebih banyak digunakan Nama sbb : Gonococcus : neisseria gonorhoeae sifilis : treponema pallidum Hansen : mycobakterium leprae Koch. reaksi terhadap pewarnaan gram & sifat-sifat koloni 2. ukuran.

tempratur. Ph & respon terhadap zat-zat anti bakteri 5. Sifat-sifat fisiologisnya terhadap oksigen.4. yang merupakan keturunan kuman dari satu isolat contohnya : staphylococcus auren srain oxford Biotif(biofar) ialah : strain terbaik yang dipilih untuk mewakili suatu spesimen (walau demikian biotif tidak bisa memperlihatkan semua sifat-sifat strain yang dimilikinya . Komposisi basa DNA homologi & sifat-sifat genetik Strain ialah : biakan murni kuman yang tersusun dari kelompok kuman.

.Hubungan hospes dengan kuman KLASIFIKASI BERDASRKAN GENETIKA Komponen basa genetika Homologi sekuens DNA dan RNAS (ribosomal) Pola-pola metabolisme yg dikontrol oleh gen Polimer-polimer pada sel Struktur organel pola regulasinya kuman+tubuh manusia = tdk selalu sakit Wujud hubungan hospes dgn kuman ditentukan keseimbangan virulensi kuman degan daya tahan tubuh hospes Virulensi kuman : derajat patogenitas yg dinyatakan dgn jumlah mikroorganisme atau mikrorgram toksin yg dibutuhkan untuk membunuh binatang percobaan syarat tertentu.

berkembang biak & menyebar 2. mikroorganisme yang dalam keadaan biasa tdk patogen dapat menimbulkan penyakit Keadaan tersebut dinamakan oportunisme dan organismenya disebut oportunis Patogenitas ialah kemampuan suatu mikroorganisme Untuk menyebabkan penyakit Virulensi kuman dipengaruhi oleh : 1. mengatasi pertahanan tubuh hospes. Toksigenitas ialah tergantung jenis toksi yang dihasilkan oleh kuman Ada 2 jenis toksin yaitu endotoksin dan eksotoksin .Bila daya tahan hospes menurun. Daya invasi ialah kemampuan untuk berpenetrasi ke jaringan.

c. clostidium tetani. vibrio cholera & beberapa strain E coli Endotoksin dihasilkan oleh bakteri : Shigella.Eksotoksin dihasilkan oleh bakteri gram positif Antara lain : corynebacterium dippteriae. Escherichia coli &pseudomonas aeruginosa . gram negatif termasuk shigela dysentriae. botolinu. serta beberapa bakteri. staphyloccus sp.brucella. salmonella.vibrio cholera.

Interaksi mikroba : hubungan timbal balik antara Mikroba lainnya maupun dengan organisme lebih tinggi Macam-macam interaksi mikroba : 1. berlangsung lama/sebentar memrlukan kontak fisik) Endosimbiosis : suatu organisme berada dalam organisme lain Ekstosimbiosis : suatu organisme berada dipermukaan organisme lain . Kompetisi (interaksi mikoorganisme berupa persaingan akibat keterbatasan sumber makanan serta energi 3.Simbiosis (kehidupan yg dekat antar dua bentuk kehidupan.Sintrifisme (hubungan yg tdk terlalu dekat tetapi keduanya samasama memperoleh keuntungan) 2.

yg lainnya tdk untung tdk rugi Parasitisme : hubungan antar organisme yakni yang satu untung yang lain dirugikan Habitat organisme dapat bersifat a. Transient yaitu bertempat tinggal sementara b.Ada 3 jenis Simbiosis Mutualisme : hubungan menguntungkan kedua belah pihak Komensalisme : satu untung. Indigenous yaitu sudah menetap beberapa keturunan .

Tanah 2. Makanan Flora normal serta hubungan kuman dgn hospes dan lingkungannya . Udara 4.Habitat alam mikroorganisme 1. Air 3.

Habitat ialah tempat hidup yg spesific dari suatu Organisme 7.Beberapa istilah terkait 1. Komunitas ialah interaksi antara satu dgn lainnya 6. Niche ialah suatu fungsi-peran yg spesifik dlm komunitas . Ekologi ialah cabang biologi yg khusus mempelajari Hubungan antara berbagai bentuk kehidupan serta Hubungan timbal balik dgn lingkungannya 2. Biosfir ialah gabungan antara mahkluk hidup & lingkungan tempat 3. Ekosistem ialah interaksi antara biosfir (unit-unit ekologi) Atau interaksi antara komunitas dgnlingkungan fisiknya 4. Populasi ialah kelompok individu yg memiliki sifat-sifat Yang sama * hidup pada tempat yg sama 5.

traktus respiratorius. tempat/wadah spesimen. hidung.Mikroorganisme pada tubuh manusia : Flora normal tdk menyebabka penyakit (komensal) atau bahkan mungkin menguntungkan bila berada pd Tempat yang semestinya Tetapi flora normal dapat menyebabkan penyakit bila Karena keadaan tertentu berada pd tempat yg tak Semestinya (ada faktor predisposisinya) Contohnya : floranormal pada kulit. mulut.traktus digestivus & genetalia Pengolahan Spesimen Akurat tidaknya suatu analisis lab sangat ditentukan oleh tindakan/pengolahan spesimen pra analisis Seperti : cara pengambilan spesimen. cara pengiriman spesimen di lab Hasil pemeriksaan mikribiologi pada umumnya hanya menunjang diagnos klinik .telinga.

1.Bila hasil pemeriksaan mikrobiologi negatif tdk berarti bahwa diagnosa klinik pasti salah kegagalan dlm mengisolasi kuman penyebab penyakit & tdk akuratnya hasil pemeriksaan lab dapat disebabkan oleh Beberapa faktor yaitu . Pengelolaan spesmen salah atau tdk memenuhi persyaratan ( kesalahan pra analisis) . kegagalan dpt disebabkan oleh teknik& cara kerja yang salah ( kesalahan analisis ) 2. Di laboratorium.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->