Langkah-langkah untuk Jadi Dewasa

Apakah kita sudah dewasa ? dengan melihat umur mungkin sudah namun dalam berperilaku justeru tidak sesuai dengan kenyataan dan terkadang umur kita sudah dewasa namun perilaku kita masih anak-anak. Raja jempol mencoba memberikan tips bagaimana agar dewasa sebagai berikut : LANGKAH-LANGKAH UNTUK MENJADI DEWASA Belajar adalah bagian dari kehidupan. setiap manusia berakal adalah pembelajar potensial, cakap dalam bertumbuh dan selalu tertarik dengan pengalaman dan pengetahuan baru. dengan belajar, setiap beradaptasi dan bertumbuh dalam aktivitasnya, akan mampu menjadi 'problem sorver' ketimbang 'problem speaker', lebih berfikir kreatif, lebih cakap dan percaya diri dalam hidupnya, meningkatkan keahlian pribadi, membuka peluang untuk sukses dalam menghadapi perubahan serta dapat membuat angan-angan menjadi kenyataan. sebagaimana sifat kehidupan, belajar adalah proses yang terus terjadi, tak boleh berhenti meski bertahap dan bertingkat.,br>Belajar dalah aktifitas dalam menemukan pengetahuan baru dan bersifat permanen. Pembelajaran adalah proses dalam mendorong dan memelihara pendidikan. Pembelajaran merupakan sebuah proses bertahap dan bertingkat dalam menyempurnakan keahlian, kesadaran dan kompetensi. Menghargai perbedaan gaya dan cara belajar Proses belajar tidak bisa dilakukan sendirian, tapi akan melibatkan banyak orang. Sehingga setiap pembelajar harus siap dengan perbedaan karakter, sikap, gaya dan cara belajar, yang diakibatkan oleh cara berfikir dan memandang masalah secara berbeda. setiap pembelajar juga harus siap terhadap konflik yang akan terjadi akibat adanya perbedaan tersebut. Terdapat empat macam gaya belajar, sbb : 1. Penggerak (doer)

4. tantangan proses pembelajaran adalah bagaimana mengarahkan aktifitas rutin kita menjadi peluang pembelajaran seumur hidup. Setiap orang. Mereka juga umumnya segera mengetahui umpan balik tentang cara dan hasil kerja mereka. Waktu belajar artinya belajar adalah proses penemuan pengetahuan baru yang hasilnya bersifat permanen. 2. membutuhkan waktu dan ruang untuk belajar. tetapi ada satu gaya yang dominan. Mereka selalu mencoba mengaitkan antara suatu pekerjaan dengan hal-hal dan gagasan yang "wah !". Pemikir (thinker) Suka menyelidiki latar belakang pemikiran suatu tindakan yang akan atau sedang dikerjakan. tidak bertele-tele. karena terkadang kita seringkali memisahakn aktivitas dengan proses belajar.Menyukai pembicaraan singkat. serta apa tindakan yang akan menyertai atau akan dilakukan nantinya. Lebih jauh dari itu. sehingga untuk setiap tindakan mereka selalu ingin tahu dampaknya terhadap pikiran maupun perasaan orang lain. maksudnya setiap orang membutuhkan ruang untuk belajar. Walaupun setiap orang akan memiliki semua gaya. Formulasikan rencana pembelajaran individu . langsung pada inti permasalahan. mereka ingin disenangi dan dihargai. Kebiasaan memisajkan ini sangat merusak dan akan membuat setiap orang tidak bebas dalam tumbuh dan berkembang. Penggagas (intuitor) Selalu ingin tahu mengapa ? bagi mereka setiap tindakan merupakan bagian dari sesuatu yang lebih besar. Selanjutnya setiap gaya akan melahirkan cara belajar ini tidak untuk mengklasifikasikan orang dalam kotak-kotak yang berbeda. praktis. Sedangkan ruang. pemahaman tentang perbedaan gaya dan mengajarkan pengetahuan pada situasi dan kondisi yang berbeda. 3. dengan gaya apapun. Perasa (feeler) Sangat memperdulikan orang lain.

Pengalaman Tugas dan pekerjaan apa yang dapat mengasah dan menajamkan bakat dan spesialisasi. 3. 2. untuk bersama-sama terlibat dalam 'spiral' pembelajarn. Salah satu model interaksi yang dapat mengakomodasi dengan baik proses 'spiral' pembelajaran ini adalah kegiatan mentoring. atau ditutpi. Pendidikan.Kadang kala sesuatu yang terbaik dikalahkan oleh yang baik. Proses pembelajaran menjadi dampak dan menulari orangorang sekitar dan menjadikannya komponen lingkungan yang menumbuhkankembangkan. Kebahagiaan tercapai ketika kita menunda apa yang baik pada saat ini untuk mencapai yang terbaik dimasa mendatang. untuk bertumbuh dan berkembang. dan bukannya mengeluh tentang masa lalu yang seharusnya lebih baik. Sebuah interaksi antar pemikiran.br>1. Peluang Sumberdaya dan peluang apa saja yang dapat dimanfaatkan dalam setiap tinkatan lingkungan agar dapat merubahnya menjadi aktivitas yang bermanfa'at. perilaku dan kebiasaan untuk membina hubungan yang mencegah terhambatnya . Tanggung jawab Tanggung jawab dan peran apa yang seharusnya dilaksanakan untuk membuat kedewasaan dan penguasaan diri meningkat. Oleh karena itu proses pembelajaran sangat dipengaruhi pula oleh bagaimana kita melibatkan orang lain. Formulasi pembelajaran individu mencakup :. Kita dapat memelihara fokus pembelajaran jika kita ingat untuk tetap berkonsentrasi kemasa depan. Membangun proses mentoring Seringkali kita lebih mudah untuk memenuhi janji kepada orang lain ketimbang kepada diri sendiri. Pelatihan dan ppengembangan keahlian apa yang harus dikuasai agar 'celah' pengetahuan dapat dikurangi. 4.

dan membuka peluang untuk memperoleh label 'pengecut'. serta menandai perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima. pembelajar sejati yang dapat mengajarkan prinsip dan hakikat nilai kehidupan. Oleh karena itu adalah bijak menyeimbangkan antara keberanian . Keberanian yang tidak disertai pertimbangan hanya akan memunculkan egoisme dan ke-akuan. dan kekuatan untuk mewujudkan tujuan. baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan. Keberanian yang membabi buta dapat menyebabkan kerusakan.pertumbuhan psikologis individu. Sekali saja proses mentoring ini dilakukan. mungkin saja menyembunyikan konflik. Keberanian berhubungan dengan kapasitas diri. meghasilkan cara pandang baru yang secara bersama-sama mendefinisikan dunia melalui kacamata bagaimana menerima kenyataan sebagai pijakan untuk melangkah menuju cita-cita yang tergambar secara jelas. logika . Proses mentoring menjadi laboratrium tempat orang terpacu untuk lebih dahulu memahami orang lain ketimbang ingin dirinya difahami. dan berlebihan pula membuat waktu dalam mengambil keputusan menjadi lebih lama. sementara dinamika aktivitas sedemikian cepat. Pertimbangan saja. tanpa keberanian. Mentoring melibatkan seorang mentor. Pertimbangan yang berlebihan akan menhasilkan keragua-raguan. analisa. Interaksi intensif akan menjadikannya proses terus menerus yang menuju pada perbaikan inidividu maupun kolektif. maka bersiaplah untuk memelihara dan mengawasi kemungkinan perbedaan dan perpecahan. Jadilah dewasa dan wujudkan Salah satu pengertian dewasa adalah ketika kita dapat menyeimbangkan antara keberanian dan pertimbangan. Setiap orang tumbuh didalmnya. dan bahkan timbul kecemburuan kesuksesan dan kompetissi yang membuat ketidakyamanan dalam berinteraksi. berbagi pengalaman dan bagaimana menyikapinya. Pertimbangan berhubungan dengan bagaimana memahami lingkungan. baik secara kolektif maupun individu.

rajutan mental menuju kedewasaan. Kedewasaan pula yang dapat membawa kita untuk berdiri memandang segala sesuatu secara keseluruhan sebelum meneliti bagian-bagiannya secara details. . Kedewasaan menjadi awal membentuk sinergi. bahwa keseluruhannya lebih besar dari jumlah bagian-bagiannya.dengan pertimbangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful