Pengertian Arsen Arsen, arsenik, atau arsenikum adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol

As dan nomor atom 33. Ini adalah bahan metaloid yang terkenal beracun dan memiliki tiga bentuk alotropik; kuning, hitam, dan abu-abu. Arsenik dan senyawa arsenik digunakan sebagai pestisida, herbisida, insektisida, dan dalam berbagai aloy.

Sifat-sifat Arsenik Arsenik secara kimiawi memiliki karakteristik yang serupa dengan dan sering dapat

digunakan sebagai pengganti dalam berbagai reaksi biokimia dan juga beracun. Ketika dipanaskan, arsenik akan cepat teroksidasi menjadi oksida arsenik, yang berbau seperti bau bawang putih. Arsenik dan beberapa senyawa arsenik juga dapat langsung tersublimasi, berubah dari padat menjadi gas tanpa menjadi cairan terlebih dahulu. Zat dasar arsenik ditemukan dalam dua bentuk padat yang berwarna kuning dan metalik, dengan berat jenis 1,97 dan 5,73. Arsen (As) adalah elemen yang tersebar luas dimana-mana dengan sifat seperti mineral. Senyawa arsen sangat kompleks dan berbeda antara arsen bentuk organic dan anorganik. Senyawa arsen anorganik yang terpenting adalah arsen trioksida (As2O3 atau As4O6). Pada suhu di atas 1.073oC senyawa arsen trioksida dapat dihasilkan dari hasil samping produksi tembaga dan pembakaran batu bara. Arsen trioksida mempunyai titik didih 456oC dan akan menyublim pada suhu lebih rendah. Kelarutan arsen trioksida dalam air rendah, kira-kira 2% pada suhu 25oC dadn 8,2% pada suhu 98oC. Sedikit larut dalam asam membentuk asam arsenida (H3As03). Arsen trioksida sangat cepat larut dalam asam khlorida dan alkalis (Durrant & Durrant, 1996; Carapella, 1973). Senyawa arsen organik sangat jarang dan mahal. Ikatan karbon-arsen sangat stabil pada kondisi pH lingkungan dan berpotensi teroksidasi. Beberapa senyawa methylarsenic sebagaimana di dan trimethylarsenes terjadi secara alami, karena merupakan hasil dari aktivitas biologic. Di alam air senyawa ini bias teroksidasi menjadi methilarsenic acid. Senyawa arsen organic lainnya seperti : arsenobetaime dan arsenocholine bisa ditemukan pada kehidupan laut dan sangat tahan terhadap degradasi secara kimiawi (Lauwerys et al, 1979). • • • Arsen dapat membentuk ikatan kovalen (metaloid) dan senyawa ionik. Arsen mempunyai bilangan oksidasi −3, 0, +3 and +5. Unsur Arsen mempunyai beberapa bentuk allotropic.

dan orpiment (As2S3).3-490 mg/kg. Arsen dalam bentuk yang berbeda mempunyai sifat dan toksisitas yang berbeda. 1975). sedang yang terkontaminasi mengandung kadar As rata-rata lebih dari 550 mg/kg (Walsh & Keeney. Bentuk oksida arsen banyak ditemukan pada deposit/sedimen. Sedimen bagian bawah dapat terjadi karena kontaminasi yang berasal dari sumber buatan kering ditemukan pada sedimen bagian bawah yang dekat dengan buangan pelelehan tembaga. seperti arsenobetaine dan arsenocholine. Sedangkan kadar As tertinggi adalah pada jenis shales and clay jenis batuan sedimen dengan kadar antara 0. Dibeberapa tambang batubara di Cekoslowakia ternyata ternyata sangat tinggi kadar arsennya yaitu 1500 mg/kg (Cmarko. Mineral lain yang mengandung arsen adalah arsenopyrite (FeAsS).• • • Pelapukan mineral yang mengandung arsen dan pengaruh aktivitas makhluk hidup mempengarusi kadar arsen yang ada di lingkungan. Kadar As tertinggi dalam arsenida dari amalgam tembaga. 1963). Tabel 1 menunjukkan kandungan arsen dalam batu api dan batuan alam dimana kadar As terendah adalah jenis andesitas Yng merupakan batu api dengan kadar antara 0. 1977). Secara umum arsen bersifat toksik baik dalam bentuk arsenite and arsenate. Batuan (Tanah) dan Sedimen Di batuan atau tanah. realgar (As4S4). . Keberadaan Arsen di Alam Keberadaan arsen di alam (meliputi keberadaan di batuan (tanah) dan sedimen. 1. timah hitam. Tanah yang tidak terkontaminasi arsen ditemukan mengandung kadar As antara 0.8 mg/kg.5-2 mg/kg (NAS. Secara kasar kandungan arsen di bumi antara 1. tetapi tidak beracun pada senyawa arsenik dengan gugus alkil yang banyak/panjang. dan akan stabil bila berada di lingkungan. perak dan bentuk sulfida dari emas. penggunaan dan sumber pencemaran arsen di lingkungan. udara. arsen (As) terdistribusi sebagai mineral. Kadar As tinggi bisa terjadi di batubara.5-5. air dan biota). produksi arsen di dalam industri. Secara alami kandungan arsen dalam sedimen biasanya di bawah 10 mg/kg berat kering. Rata-rata kandungan As pada batubara di Amerika Serikat antara 1-10 mg/kg (Davis. 1977).240 mg/kg.

2-13.8 0. Crecelius (1974) menunjukkan bahwa hanya 35% arsen anorganik terlarut dalam air hujan. Jenis arsen bentuk organik adalah methylarsenic acid dan methylarsenic acid. air danau. 1973. et al 1974. Air Beberapa tempat di bumi mengandung arsen yang cukup tinggi sehingga dapat merembes ke air tanah. Johnson & Braman. Di lokasi tercemar. Arsen terlarut dalam air dalam bentuk organik dan anorganik (Braman. Crecelius.2 Kandungan As (mg/kg) 2. 2009). Jenis Batu api (igneous rocks) Ultrabasic Basalts Andesites Granitic Silicic.8 0. kadar As di udara ambien kurang dari satu gram per meter kubik (Peirson.org. serta pada air di lokasi di mana terdapat aktivitas panas bumi (geothermal). air sungai. 3. sedang anorganik dalam bentuk arsenit dan arsenat. . Kebanyakan wilayah dengan kandungan arsen tertinggi adalah daerah aluvial yang merupakan endapan lumpur sungai dan tanah dengan kaya bahan organik.06-113 0.1-20 0.wikipedia. Arsenik dalam air tanah bersifat alami dan dilepaskan dari sedimen ke dalam air tanah karena tidak adanya oksigen pada lapisan di bawah permukaan tanah (www. volcanic Batuan sedimen (sediment rocks) Limestones Sandstones Shales and clay Phosphorites 0.Tabel 1.3-490 0. 1975). air sumur dalam. Arsen dapat ditemukan pada air permukaan.5-5.6-120 0.2-12.4-188 0. Kandungan arsen dalam batu api dan batuan alam. 1974). air mengalir.3-16 0. Udara Zat padat di udara (total suspended particulate = TSP) mengandung senyawa arsen dalam bentuk anorganik dan organik (Johnson & Braman. 1975).

Kandungan arsen dalam tanaman yang tumbuh pada tanah yang tidak tercemari pestisida bervariasi antara 0. 1. Selain itu. Arsen inorganik dapat larut dalam air atau berbentuk gas dan dapat terpapar pada manusia. 1975). 1977).bluefame. 1975. 1977).4. klorin atau belerang dikenal sebagai arsen inorganik. 2009). Arsen trioksida mempunyai titik didih 465°C dan akan menyublim pada suhu lebih rendah.073°C senyawa arsen trioksida dapat dihasilkan dari hasil samping produksi tembaga dan pembakaran batubara. ganggang laut dan rumput laut juga umumnya mengandung sejumlah kecil arsen. Arsen trioksida sangat cepat larut dalam asam khlorida dan alkalis (Durrant & Durrant. 2. Biota Penyerapan ion arsenat dalam tanah oleh komponen besi dan aluminium. Arsen Inorganik Sebagian besar arsen di alam merupakan bentuk senyawa dasar yang berupa substansi inorganik. 1973) (Sukar. Pada suhu di atas 1. Kelarutan arsen trioksida dalam air rendah. arsen inorganik dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan kronis. Menurut National Institute for Occupational Safety and Health (1975). yaitu arsenobetaine dan arsenokolin mempunyai sifat nontoksik. 2003). terutama kanker (www. khususnya di bagian akar (Walsh & Keene. 1977). Arsen trioksida (As2O3 atau As4O6) dan arsenat/arsenit merupakan bentuk arsen inorganik berbahaya bagi kesehatan manusia. Arsen bentuk organik yang terakumulasi pada ikan dan kerang-kerangan. Beberapa rerumputan yang mengandung kadar arsen tinggi merupakan petunjuk/indikator kandungan arsen dalam tanah (Porter & Peterson. Carapella. Senyawaan arsen yg paling banyak terdapat pada makanan laut adalah pentavalent arsenik organik dan Arsonium Bentuk / Spesi Arsen Arsen di alam berada dalam bentuk Inorganik dan organik.com. sebagian besar merupakan kebalikan dari penyerapan arsen pada tanaman (WaIlsh. 1966. kira-kira 2% pada suhu 25°C dan 8. Sedikit larut dalam asam membentuk asam arsenide (H3As03). Sebagaimana diketahui bahwa arsen inorganik lebih beracun dari . Grant & Dobbs. Arsen Organik Senyawa dengan Carbon dan Hydrogen dikenal sebagai Arsen Organik.2% pada suhu 98°C. Tanaman yang tumbuh pada tanah yang terkontaminasi arsen selayaknya mengandung kadar arsen tinggi.01-5 mg/kg berat kering (NAS. Senyawa Arsen dengan oksigen.

Berbagai macam senyawa arsen adalah sebagai berikut: a. Trimethylarsoniopropionate (AsBet2). Senyawa arsen organik sangat jarang dan mahal. Asam arsenat (H3AsO4) b. Dimethylarsinic acid (DMA).Trimethylarsine oxide (TMAO). Arsenate -As(V) Monomethylarsonic acid (MMA). . Arsen trioksida (As2O3) d. Arsenocholine (AsCho). Galium arsenida (GaAs) g. Arsin (Arsen Trihidrida AsH3) e. dan turunan Dimethylarsinoylriboside (Arseno sugars).pada arsen organik. Beberapa senyawa methylarsenic sebagaimana di dan trimethylarsenes terjadi secara alami. 2003). Tetramethylarsonium ion (TMAs) Arsenobetaine (AsBet). Asam arsenit (H3AsO3) c. Kadmium arsenida (Cd3As2) f. Ikatan carbon-arsen sangat stabil pada kondisi pH Iingkungan dan berpotensi teroksidasi. 1979) (Sukar. karena merupakan hasil dari aktivitas biologik. Timbal biarsenat (PbHAsO4) Jenis-jenis Arsen organic pada minyak ikan: Arsenite -As(III) . Di dalam air senyawa ini bisa teroksidasi menjadi methylarsenic acid Senyawa arsen organik lainnya seperti : arsenobetaime dan arsenocho/ine bisa ditemukan pada kehidupan laut dan sangat tahan terhadap degradasi secara kimiawi (Lauwerys et aI.

Urutan tingkat racun Arsen adalah sbb: AsH3 (Arsines)> As(III) Arsenites >Organic trivalent compounds> As (V) (Inorganic arsenates) > Organic pentavalent compounds > AsH4+ (Arsonium compound)> and As (elemental arsenic) . .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful