Makalah Aik 4

MAKALAH Al-Islam dan Ke-Muhammadiyahan Akhlak Pergaulan dalam Islam

Oleh : Nama : Faradila Rizky Lakuy NIM : 201110410311147

Kelas : Muttawasitthin B

Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang 2012/2013

1

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karuniaNya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “Akhlak Pergaulan dalam Islam”. Makalah ini berisikan tentang informasi mengenai bagaimana seharusnya seorang muslim atau muslimah berperilaku kepada orang-orang yang ada disekitarnya. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada kita semua. Saya menyadari bahwa Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik atau saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah saya. Akhir kata, saya ucapkan terima kasih terhadap semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita, Amin.

Malang, 2 Februari 2013

2

........................................... TUJUAN ................................................................... Akhlak pergaulan dengan orang tua .................................................................................................................. Saran ....................................................................................................... RUMUSAN MASALAH ................................................. Pengertian Akhlak ............................................................ 4 C.............................. LATAR BELAKANG ........ 5 BAB II .................... 4 B............................................ 4 A............................................................ 21 B.............................................................................. 21 PENUTUP ..................... 18 F.... 3 BAB I ................. Pengertian Pergaulan ..................................... Akhlak pergaulan muda-mudi ................ 6 C............................................................................................................. 21 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 6 A............... 18 BAB III ..................................................................................... Kesimpulan .......................... 22 3 ...............................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ......................... 6 B................................................................................................................... 6 ISI ............ 2 DAFTAR ISI ............................................................................................................................................... 14 E............................................................................................................................................................................ 21 A...................................................................................................................................................... 4 PENDAHULUAN ..................................... Akhlak pergaulan dengan teman sejenis .... Akhlak pergaulan dengan dosen atau guru ................ 8 D.........................................................

tetapi juga kepada seluruh usia berkewajiban melaksanakan ajaranajaran akhlak yang dituntunkan dalam islam. B. kebaikan maupun keburukan. Tidak ada makhluk yang sama seratus persen di dunia ini. Manusia membutuhkan kebutuhan orang lain dalam kehidupannya. Itu merupakan kebutuhan asasi yang di dalamnya akan di temui berbagai peluang. Dalam menata akhlak terutama dalam pergaulan islam sangat memperhatikan kesucian diri terjaga baik selaku anak muda apalagi orang yang sudah dewasa.BAB I PENDAHULUAN A. islam memberikan panduan agar interaksi sosial banyak memberikan manfaat untuk berbagai pihak tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat tanpa melanggar batas-batas yang ada. Sungguh menjadi sesuatu yang aneh atau bahkan sangat langka. tapi terangkum dalam tiga pokok ajaran yaitu aqidah. sifat. jika ada orang yang mampu hidup sendiri. tapi tetap semuanya berbeda. Karena perbedaan itulah. bahkan bisa dikatakan wajib bagi setiap manusia yang hidup di dunia ini. Bergaul dengan orang lain menjadi satu kebutuhan yang sangat mendasar. Begitu halnya dengan manusia. maka sangat wajar ketika nantinya dalam bergaul sesama manusia akan terjadi perbedaan sikap maupun tingkah laku. RUMUSAN MASALAH   Apakah yang di maksud dengan akhlak? Mengapa akhlak penting untuk kehidupan di dunia ? 4 . Akhlak dalam pergaulan tidak hanya di tujukan kepada remaja dan pemudanya saja. Karena memang begitulah seharusnya fitrah manusia. Karena Allah SWT menciptakan kita dengan segala perbedaannya sebagai wujud keagungan dan kekuasaan-Nya. karakter dan bentuk khas masing-masing. Lima milyar manusia di dunia ini memiliki ciri. Pergaulan adalah salah satu cara seseorang untuk bersosialisasi dengan lingkungannnya. LATAR BELAKANG Islam merupakan agam atau ajaran universal yang membicarakan seluruh aspek kehidupan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Semuanya diciptakan Allah berbeda-beda. Berinteraksi dengan orang lain merupakan keniscayaan bagi manusia. Meski ada persamaan. bahkan Rasulullah saw pun di utus untuk memperbaiki akhlak manusia. syariah dan akhlak.

TUJUAN Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugam mata kuliah alislam dan kemuhammadiyahan dan juga untuk mengetahui cara berinteraksi dengan orang lain dalam ajaran islam dan panduan bergaul dalam seluruh aspek kehidupan dengan seluruh manusia. lelaki maupun wanita. 5 .     Apakah yang di maksud pergaulan ? Bagaimanakah akhlak pergaulan muda-mudi ? Bagaimanakah akhlak pergaulan dengan teman sejenis ? Bagaimanakah akhlak pergaulan dengan orang tua ? Bagaimanakah akhlak pergaulan dengan dosen/guru ? C. baik yang kecil maupun yang besar.

Akhlak Al-Qur’an adalah Islam. akan tetapi 6 . jika akhlak seseorang baik.BAB II ISI A. membentuk lingkungan yang baik. perangai. sabar menghadapi masalah. Pengertian Pergaulan Seorang mukmin dalam menjalankan kehidupannya tidak hanya menjalin hubungan dengan Allah semata (habluminallah). bergaul dengan orang saleh. rajin belajar dan bekerja. insya allah ia akan di tempatkan di surga Allah SWT setelah berpulang kepada-Nya. tingkah laku atau tabiat. malas. Akhlak itu tersendiri terbagi atas 2. dan apatis Akhlak adalah penentu kehidupan manusia setelah di dunia yaitu akhirat. Akhlak menurut Imam Gazali adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan gampang dan mudah tanpa memerlukan pemikiran terlebih dahulu. Akhlak menurut Ibrahim Anis adalah sifat yang tertanam di dalam jiwa dan terdapat macam-macam perbuatan tanpa membutuhkan pertimbangan terlebih dahulu. mengambil hal-hal positif yang ada di lingkungan sekitar kita. melatih amal atau kerja kita. berbuat baik kepada orang tua 2) Akhlak Mazmumah ( akhlak tercela ) Contoh : berdusta ketika berbicara. Ciri-ciri seseorang yang memiliki akhlak islami yaitu : 1) Tidak menghalalkan segala cara untuk mendapat sesuatu 2) Akhlak mencakup semua aspek kehidupan 3) Berhubungan dengan nilai-nilai keimanannya 4) Berhubungan dengan hari kiamat atau tafakur alam B. mengurangi maksiat. yaitu : 1) Akhlak Mahmuda ( akhlak terpuji ) Contoh : memberi sumbangan. Karena itulah kita harus mulai membentuk akhlak yang baik mulai dari sekarang. Pembentukan akhlak yang baik dapat dilakukan dengan latihan ibadah. Pengertian Akhlak “Akhlak” berasal dari bahasa Arab yang diartikan dengan budi pekerti.

bahkan ta’aruf di wajibkan oleh Rasulullah untuk pasangan yang ingin menikah. Setelah 7 . Rasulullah saw bersabda “tidak dikatakan beriman salah seorang di antaramu. pandangan yang telah membentuk individu tersebut dan yang mendasari kepribadian maupun tingkah lakunya. Saling kasih sayang dan saling menghargai haruslah di utamakan. yaitu : 1) Ta’aruf Ta’aruf adalah kegiatan bersilaturahmi atau pengenalan. zina. sehingga manusia dapat saling mengenal satu sama lainnya. sehingga kamu menyayangi saudaramu. yaitu merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. dan maksiat. adat. supaya terjalin hubungan yang harmonis. sebagaimana kami menyayangi dirimu sendiri”. Ta’aruf dilakukan dengan maksud untuk mengenal satu sama lain. Ta’aruf juga bisa dilakukan jika kedua pihak dari keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak mereka bersedia atau tidak dilanjutkan ke jenjang khitbah. suku. dan kebiasaan menjadi satu paket ketika Allah SWT menciptakan manusia. bahasa. Berbeda dengan pacaran. Bukhari Muslim) Perbedaan bangsa. sikap. 2) Tafahum Tafahum adalah memahami.menjalin hubungan juga dengan manusia (habluminannas). Biasanya di katakan bahwa tujuan dari ta’aruf adalah seperti mencari jodoh. Untuk itulah ada tiga hal yang perlu kita kembangkan sebagai seorang muslim atau muslimah untuk mewujudkan ukhuwah islamiyah agar pergaulan kita dengan sesama muslim menjadi lebih indah. Ta’aruf atau pengenalan ini secara umum merupakan proses mengenal individu lain yang berbeda dengan diri kita sendiri. jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat. Yang membedakan manusia di mata Allah SWT hanyalah ketakwaan-nya.tujuan ta’aruf lebih kepada mengetahui kriteria calon pasangan. Mengenal inividu lain berarti berusaha mengetahui sifatsifat. (HR.

Berikut ini adalah segala sesuatu yang sudah di atur dalam islam untuk mengatasi konflik atau masalah yang terjadi pada pergaulan dengan muda-mudi : 8 . termasuk pada saat kita mengenal. sedangkan jika kita bergau dengan orangorang yang berperilaku buruk pasti akan membawa kita kepada perilaku buruk (akhlakul majmumah). Kecenderungan untuk saling mengenal dan berkomunikasi satu dengan yang lainnya merupakan suatu hal yang telah di atur dengan lengkap dalam ajaran islam. Ikhlas menjadi poin utama. Dengan begitu kita bisa memilih siapa yang harus kita jauhi dan siapa yang harus jadi teman bergaul kita. Ada pepatah yang mengatakan “Bergaul dengan orang shalih ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi. Bahkan islam menganjurkan kepada umatnya untuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa. yang selalu memberi aroma yang harum setiap kali kita bersama dengannya. Tak dapat di pungkiri. perilaku dan agama kita sangat dipengaruhi oleh teman dekat kita. Akhlak pergaulan muda-mudi Islam adalah agama yang dilandasi persatuan dan kasih sayang. jika kita bergaul dengan orang-orang yang shalih. Rasulullah bersabda bahwa bukan termasuk umatnya seseorang yang tidak peduli dengan umat islam yang lain. ketiga hal di atas tidak akan menjadi penting jika tidak didasari dengan ikhlas. Ketiga aspek di atas merupakan bagian penting yang harus kita lakukan dalam bergaul.kita mengenal kita harus tahu apa yang ia sukai atau bahkan ia benci. memahami dan menolong. C. insya allah akan membawa kita sedikit menuju keshalihan. sikap saling tolong menolong pasti akan tumbuh jika melihat seseorang yang kita kenal berada dalam kesusahan. 3) Ta’awun Ta’awun adalah saling tolong menolong. Namun dalam pergaulan pasti akan ada konflik atau masalah yang akan datang. Tetapi. Sebab. Setelah mengenal dan memahami.

dan sebagainya. mereka lebih baik daripada orang mukmin yang tidak bergaul dengan yang lainnya serta tidak tahan uji atas gangguan mereka”. keikhlasan. Begitu juga apabila kita berbuat kesalahan atau kekeliruan. termasuk melakukan ibadah ritual di tempat tersembunyi sepi. dan jauh dari peradaban manusia. Mungkin saja terjadi hal-hal yang tidak diharapkan seperti terjadi salah pengertian (mis- understanding) atau bahkan ada teman yang zalim terhadap kita serta suka membuat gara-gara dan masalah. (HR. itu bukan urusan kita. Jika ada yang berbuat salah. Tirmidi) 2) Anjuran untuk saling meminta maaf dan memaafkan Bergaul dengan sesama atau teman sebaya. hendaklah kita menyikapi dengan sikap terbaik yang kita miliki. baik dalam umur. hendaklah kita segera memaafkan kesalahanya sekalipun orang yang berbuat salah tidak meminta maaf. baik disengaja maupun tidak disengaja. Menghadapi persoalan seperti itu. kesabaran.1) Anjuran untuk hidup bersama-sama bukannya menyendiri Islam tidak menganjurkan umatnya untuk hidup menyendiri. kadang-kadang tidak selalu berjalan mulus. hendaklah kita segera meminta maaf kepada orang yang kita sakiti. Kewajiban kita adalah segera meminta maaf dan 9 . Rasulullah saw bersabda : (‫مرتل ه ر‬ ) Artinya : “Seorang mukmin yang bergaul dengan sesama manusia serta bersabar (tahan uji) atas segala gangguan. pengalaman.terpencil. Perkara orang itu memaafkan kita atau tidak. pendidikan. Merupakan suatu hal yang wajar dan di ajarkan dalam islam jika manusia bergaul dengan sesamanya sebaik mungkin dilandasi dengan ketulusan. dan hanya mencari keridaan Allah SWT.

memaafkan. apalagi dalam waktu yang cukup lama. Rasulullah saw bersabda: ) Artinya: ) 10 . Rasulullah Saw bersabda: Artinya : ) ‫م‬ )‫م‬ ‫ه‬ ) “Tidaklah halal bagi seorang muslmi mendiamkan (tidak mengajak bicara) sit van in yang muslim lebih dari tiga hari. (HR. Dalam salah satu hadis. Janganlah kita termasuk orang yang sebagaimana dikemukakan Rasulullah saw dalam sabdanya: ‫ر‬ ‫)ر ه‬ Artinya: “Barangsiapa yang meminta maaf kepada saudaranya yang muslim sedangkan ia tidak mau memaafkannya. Bukhari Muslim) 4) Anjuran untuk saling menyayangi dan mengasihi sesama Pergaulan dengan teman sebaya termasuk dengan siapa pun harus dilandasi kasih sayang dan keikhlasan Allah tidak akan menyayangi seseorang jika tidak menyayangi sesamaya. Dan yang paling baik di antara keduanya adalah yang terlebili dahulu mengucapkan salam”. Jika keduanya bertemu. lbnu Majah) 3) Anjuran untuk tidak saling bermusuhan Jika memiliki masalah. bicarakanlah dengan sebaikbaiknya. Kita dilarang untuk bermusuhan. lalu ingin memalingkan muka. (HR. sehingga masing-masing bisa saling memahami dan saling memaafkan. maka ia mempunyai dosa sebesar dosa orang yang merampok”. dan yang lain pun demikian juga.

yaitu: dua laki-laki dan satu perempuan. Pergaulan yang baik dengan lawan jenis hendaklah tidak didasarkan pada nafsu (syahwat) yang dapat menjerumuskan pada pergaulan bebas yang dilarang agama. Kalau pun bersama-sama sebaiknya disertai oleh muhrimnya atau minimal ditemani tiga orang. Allah SWT memberikan rasa indah untuk saling menyayangi di antara mereka. Laki-laki tertarik dengan perempuan. Bahkan lebih jauh lagi. serta saling membenci atas dasar ketulusan dan kasih sayang. ada surga dan neraka. saling melihat. Seorang laki-laki yang bukan muhrim. Ada langit dan ada bumi. merupakan suatu keniscayaan dan sangat wajar. dilarang untuk berduaan di tempat-tempat yang memungkinkan melakukan perbuatan yang dilarang. teratur. Laki-laki dan perempuan ditentukan dalam sunah Allah untuk saling tertarik satu dengan yang lainnya. ada laki-laki dan ada perempuan. jika terjadi pergaulan di antara mereka. ada tua dan ada muda. ada yang berusaha saling memahami. niscaya tidak akan disayangi oleh Allah”. (HR. ada dunia ada akhirat.“Barangsiapa yang tidak menyayangi sesama manusia. Rindu untuk saling menyapa. masing-masing berusaha untuk saling mengenal. Berikut 11 . ada siang dan ada malam. saling mengerti dan ada yang sampai hidup bersama dalam kerangka hidup berumah tangga. dan berpasang-pasangan. atau Juga pergaulan untuk belajar atau bergaul jika ada dua orang perempuan dan seorang laki-laki. Bukhari Muslim) Allah telah menciptakan segala sesuatu di dunia ini dengan sempurna. demikian juga sebaliknya. Jadi. Islam sangat memperhatikan batasan-batasan yang sangat jelas dalam pergaulan antara laki-laki dengan perempuan. lnilah indahnya kehidupan. Tidak jarang juga masing-masing merindukan yang lainnya. perempuan tertarik kepada laki-laki. Laki-laki dan perempuan merupakan makhluk Allah yang telah diciptakan scara berpasang-pasangan. Hal ini memungkinkan untuk lebih menjaga diri. Dalam pergaulan tersebut. Inilah yang tidak dikehendaki dalam Islam.

tak terkecuali timbulnya kekaguman atau rangsangan seksual. agar mereka menjaga pandangannya. misalnya memandang sesuatu yang buka haknya (bukan mahram). Sesungguhnya zinaitu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”. agar jangan mendekati zina. agar mereka menjaga pandangannya. ltulah yang disinyalir dalam ayat Al-Quran..” (An-Nur [24] : 30-31) Dari proses memandang akan timbul sensasi tertentu. Sungguh. setiap muslim wajib menjaga pandangannya dari hal-hal yang di haramkan dan menimbulkan pengaruh buruk. apalagi melakukannya Allah SWT berfirman : Artinya : “Jadi janganlah kamu mendekati zina. maka yang ketiganya pasti syetan yang selalu berusaha untuk menjerumuskan dan menghinakan.. Mendekatinya sudah dilarang dan haram. c) Mencintai karena Allah SWT 12 . Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.. Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman. (QS. Al-Isra: 32) b) Menjaga pandangan Karena pengaruh zaman dan budaya barat. Karena itulah dalam al-qur’an Allah berfirman : “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman. dan memelihara kemaluannya. dan memelihara kemaluannya.adalah hal-hal yang sudah di atur dalam Al-qur’an mengenai pergaulan dengan lawan jenis. yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Maka. a) Menjauhkan diri dari zina Salah satu hadist mengemukakan bahwa jika seseorang pergi dengan orang lain yang bukan muhrimnya serta berlinan jenis kelamin. mudahlah bagi kaum wanita untuk menampakkan bagian-bagian tubuhnya yang terlarang bagi lelaki lain.

Cinta yang mendalam ini merupakan bukti kesempurnaan serta ketulusan iman.Mencintai dan menyayangi seseorang merupakan hal yang wajar. maka akan merasakan lezat (manisnya) iman: “Jika ia mencintai Allah dan rasulnya melebihi yang lainnya. (HR. Rasulullah saw pernah bersabda: : Artinya: ‫ل‬ (‫)مل م ه ر‬ 13 . yang keduaduanya berhak untuk mendapatkan pahala yang paling besar di sisi Allah. sebagaimana sabda Rasulullah saw: ‫ر‬ : ‫ر‬ (‫)مل م ه ر‬ Artinya: “Ada tiga perkara. barangsiapa yang terdapat padanya ketiga hal tersebut. Dalam hal ini. Hendaklah pikiran dan perasaan kita arahkan kepada hal-hal yang positif. lebih disukai daripada syirik (menyekutukan) Allah”. Mencintai dan membenci semata-mata hanya karena Allah. Jika dilemparkan ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Cinta karena Allah merupakan titik puncak dan tingginya kualitas iman seseorang Hasilnya tidak dapat dilihat. bergaül. melainkan hanya dapat dirasakan oleh orang yang telah nyaris sempurna keikhlasannya. dan bukan sebaliknya. Muslim) Orang yang bersahabat. dan berkomunikasi dengan yang lainnya hanya karena Allah. tandanya adalah senantiasa berusaha untuk mendoakan dengan tulus.

Persahabatan yang dijalin untuk saling mendapatkan keuntungan duniawi sifatnya sangat sementara. jabatan atau sejenisnya. Karena itu. Ahmad dihasankan oleh al-Albani) Cinta Karena Allah Persahabatan yang paling agung adalah persahabatan yang dijalin di jalan Allah dan karena Allah. Islam memberi batasanbatasan yang jelas dalam soal pertemanan. kecenderungan. Berbeda dengan persahabatan yang dijalin karena Allah. Manusia selalu memilih teman yang mirip dengannya dalam hobi. Tetapi itu bukan berarti. sehingga disebut sebagai makhluk sosial. maka persahabatan pun putus. kecuali dengan orang mukmin. (HR.“Jika seseorang berdoa untuk sahabatnya di belakangnya (jaraknya berjauhan). pandangan. maka berkatalah malaikat: “Dan untukmu pun seperti itu”. Bila keuntungan tersebut telah sirna. materi. Akhlak pergaulan dengan teman sejenis Secara umum. Sebab. teman adalah personifikasi diri. ia boleh kita temani. Muslim) D.” (HR.Sebaliknya. kita harus menjauhinya. bukan untuk mendapatkan manfaat dunia. orang merasa senang dengan banyak teman. seseorang boleh semaunya bergaul dengan sembarang orang menurut selera nafsunya. bila ia seorang yang buruk akhlaknya dan suka melanggar ajaran agama. tidak ada tujuan apa pun dalam persahabatan 14 . dan jangan  memakan makan-anmu kecuali orang yang bertakwa. Manusia memang tidak bisa hidup sendiri. “Jangan berteman. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda. Bila ia seorang yang shalih.  Bergaul dengan yang baik Kita harus kenali kualitas beragama dan akhlak kawan kita. pemikiran.

orang-orang “Wajib yang untuk saling mendapatkan kecintaan-Ku mencintai karena Aku dan yang saling berkunjung karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku. saat bertemu dengan teman hendaknya kita selalu dalam keadaan wajah berseri-seri dan menyungging senyum. Orang yang semacam inilah yang kelak pada Hari Kiamat akan mendapat janji Allah. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda.” (HR. Paling tidak. “Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru.” (HR. selain untuk mendapatkan ridha Allah. “Ak u mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda. Allah Tabaraka wa Ta‟ala berfirman. meski hanya dengan menjum-pai saudaramu dengan wajah berseri.” (HR.  Lemah lembut. Ahmad). Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda. 15 . tersenyum. “Allah mencintai kelemah-lembutan dalam segala sesuatu. “Jangan sepelekan kebaikan sekecil apapun. pada hari yang tidak ada perlindungan. al-Bukhari). Dalam sebuah hadis riwayat Aisyah Radhiallaahu anha disebutkan.mereka.Ku. Muslim dan Tirmidzi). kecuali per-lindungan. „Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku.” (HR.seri. Muslim) Dari Mu‟adz bin Jabalzia berkata. bahwasanya.

prinsip menolong teman adalah bukan berdasar permintaan dan keinginan hawa nafsu teman. Adapun mengikuti kemauan teman yang keliru dengan alasan solidaritas. supaya mereka tidak lari dan meninggalkan kita. baik yang menyenangkan maupun yang 16 . Saling memberi hadiah lah kalian.Dalam hadis lain riwayat Muslim disebutkan “Bahwa Allah itu Maha Lemah-Lembut. menjelaskan kebenaran dan tidak menipu serta berbasa-basi dengan mereka dalam urusan agama Allah. “Saling berjabat tanganlah kalian. niscaya akan hilang kedengkian. Termasuk di dalamnya adalah amar ma’ruf nahi mungkar. niscaya kalian  saling mencintai dan hilang (dari kalian) kebencian. juga tidak diberikan kepada selainnya. senang kepada kelembut-an. atau berbasa-basi dengan mereka atas nama persahabatan.” (HR. maka yang demikian ini bukanlah tuntunan Islam. Tetapi prinsip menolong teman adalah keinginan untuk menunjukkan dan memberi kebaikan.” Termasuk yang membantu langgengnya cinta dan kasih sayang adalah saling memberi hadiah di antara sesama teman. meskipun bertentangan dengan keinginan teman. Saling tolong menolong Dalam Islam. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda. Ia memberikan kepada kelembutan sesuatu yang tidak diberikan-Nya kepada kekerasan. Imam Malik).  Berlapang Dada dan Berbaik Sangka Salah satu sifat utama penebar kedamaian dan perekat ikatan persaudaraan adalah lapang dada. Orang yang berlapang dada adalah orang yang pandai memahami berbagai keadaan dan sikap orang lain.

Anas Radhiallaahu anhu pernah diberi tahu tentang suatu rahasia oleh Nabi Shalallaahu alaihi wasalam.Bukhari dan Muslim).  Menjaga Rahasia Setiap orang punya rahasia. yaitu selalu berfikir positif dan memaknai setiap sikap dan ucapan orang lain dengan persepsi dan gambaran yang baik. rahasia itu disampaikan kepada teman terdekat atau yang dipercayainya. Al-Bukhari). Biasa-nya. Termasuk bumbu pergaulan dan persaudaraan adalah berbaik sangka kepada sesama teman. “Jauhilah oleh kalian berburuk sangka. Berkhia-nat terhadap amanat adalah termasuk salah satu sifat orang munafik. Yang dimaksud dengan berburuk sangka di sini adalah dugaan yang tanpa dasar. 17 . tetapi aku tidak memberitahukannya. Ummu Sulaim pernah menanyakannya. juga tidak iri dan dengki kepada orang lain. karena buruk sangka adalah pembicaraan yang paling dusta” (HR. Ia tidak membalas kejahatan dan kezhaliman dengan kejahatan dan kezhaliman yang sejenis. Saya tidak menceritakan tentang rahasia itu kepada seorang pun setelah beliau (wafat). Teman dan saudara sejati adalah teman yang bisa menjaga rahasia temannya. Anas Radhiallaahu anhu berkata.menjengkelkan. tidak ditafsirkan negatif. Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda. “Nabi Shalallaahu alaihi wasalam merahasiakan kepadaku suatu rahasia.” (HR. Orang yang membeberkan rahasia temannya adalah seorang pengkhianat terhadap amanat.

Kita juga dilarang memperlakukan mereka secara berlebihan. Orang yang ilmu. mendengarkan pembicaraannya. Hal ini sungguh tidak dibenarkan. wawasan. berdampingan. Akhlak pergaulan dengan orang tua Dalam pergaulan sosial. dan kedudukannya. Hal ini sesuai dengan salah satu hadis Rasulullah saw dalam riwayat Thabrani: ‫ر‬ ‫)ر ه‬ Artinya: “Sesungguhnya Allah Swt. misalnya terlalu hormat dan tunduk melebihi apa pun. saling memahami. akan tetapi karena kualitas takwanya kepada Allah Swt. kita dituntut untuk menjunjung tinggi hak dan kewajiban masing-masing. tidak melihat ruhmu. yaitu: 1. dan 3. dan harta kekayaanmu. ilmu. harta. Orang yang harta dan kedudukannya lebih tinggi dan lebih banyak. pangkat. Akhlak pergaulan dengan dosen atau guru Islam merupakan agama yang sangat memperhatikan keluhuran budi pekerti dan akhlak mulia. hendaklah kita bersikap wajar dan menghormatinya. tenteram. sehingga setiap manusia dapat hidup secara damai. tetapi Allah melihat apa yang ada dalam hatimu dan amal perbuatanmu”. sekali pun bisa jadi umurnya lebih muda. sebab yang paling mulia di antara kita bukan umur.E. dapat dikategorikan menjadi 3 (tiga) bagian. Orang yang umurnya lebih tua atau sudah tua. kedudukan. dan 18 . Orang yang lebih tinggi dari kita. Thabrani) ) F. termasuk dalam pergaulan dengan orang yang lebih tinggi atau lebih tua dari kita. 2. (HR. menghormati. dengan cara-cara yang lebih baik. dan pemikirannya lebih tinggi. sekalipun mereka salah. serta wajib mengingatkan jika mereka keliru dan berbuat kejahatan. Dalam pergaulan sosial dengan mereka. Rasulullah SAW diutus ke dunia ini untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.

perasaan manusiawi. Orang tua ini. ma’ruf. disebut dengan “biruul walidain”. yakni orang yang telah melahirkan dan mengurus serta membesarkan kita (ibu bapak). Orang tua yang telah mengajarkan suatu ilmu. dan adat istiadat setiap masyarakat. Kewajiban berbuat baik kepada kedua orangtua sangat bergantung pada situasi dan kondisi.menghargai satu sama lain. Orang tua yang telah menikahkan anaknya dan menyerahkan anak yang telah diurus dan dibesarkannya untuk diserahkan kepada seseorang yang menjadi pilihan anaknya dan disetujuinya. sebab berbuat baik kepada kedua orang tua bukan merupakan perbuatan yang dibatasi beberapa batasan dan rincian. 3. baik kepada yang lebih tinggi. kepada lawan jenis. dan memahami pengetahuan. kepada sesama atau teman sebaya. (HR. dan rahmah. dapat dipahami dalam tiga bagian. Orangtua kandung. Rasulullah saw pernah bersabda: ‫)ر ه‬ Artinya: “Aku diutus (ke dunia) hanya untuk menyempurnakan akhlak terpuji”. yang lebih rendah. lazim disebut dengan “mertua”. Dalam Al-Quran maupun hadits. dan memahami arti hidup. Bukhari Muslim) Hal pertama yang semestinya dilakukan setiap muslim dalam pergaulan sehari-hari adalah memahami dan menerapkan etika atau tata cara bergaul dengan orang tuanya. dapat ditemukan banyak sekali keterangan yang memerintahkan untuk berbuat baik kepada orangtua. ‫رم‬ ‫ر‬ ) 19 . kemampuan. Islam tidak menyebutkan jenis-jenis perbuatan baik kepada kedua orangtua secara rinci. keperluan. dan sebagainya. yaitu: 1. 2. Kewajiban berbuat baik kepada kedua orangtua juga diungkapkan di dalam bentuk kata ihsan. Adapun yang dimaksud dengan orang tua. Berbuat baik kepada kedua orangtua dalam berbagai bentuknya. dialah “guru” kita. sehingga kita mengerti. mengenal Allah. Sekalipun demikian.

dosen. (QS. dan sebagainya. Mereka adalah guru. ustadz. kasihilah mereka keduanya. 20 . sekalipun hanya berupa perkataan “ah”. karena Allah tidak akan rida kepada kita. kyai. “cis”. Sebagai seorang muslim. kewajiban kita kepada kedua orangtua ialah untuk selalu berbakti kepadanya dan jangan sedikit pun melukai perasaan mereka. dan isyarat yang dapat menyakiti kedua orangtuanya atau salah satunya merupakan perbuatan dosa. Jadi. yakni orangtua dalam arti orang yang telah mengajarkan dan mendidik kita tentang pengetahuan dan kehidupan. berfirman dalam surat Al-Isra ayat 24: Artinya: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku. Hak orang tua dan anaknya tidak akan pernah sama dengan hak siapa pun di dunia.Adapun yang berkaitan dengan orangtua dalam makna yang ketiga.Islam memperingatkan setiap anak. segala bentuk ucapan. apalagi jika sampai membentaknya. sebagaimana mereka berdua Telah mendidik Aku waktu kecil ". atau “uff”. Allah Swt. perbuatan. kita juga diperintahkan untuk menghormati dan memuliakan mereka. Sesungguhnya Allah tidak akan penah meridai seseorang kecuali kita merendahkan diri kepada keduanya disentai kelembutan dan kasih sayang. A1-lsra: 24) Jadi. bahwa menyakiti perasaan orangtua merupakan suatu dosa besar dan waib atasnya untuk selalu menjaga perasaan kedua orangtuanya.

Kesimpulan Dari paparan makalah di atas maka dapat di simpulkan 1) Mari kita menjaga Ahklak dalam kehidupan agar dapat menwujudkan komunikasi yang baik 2) Dalam Islam kita diwajibkan menutup aurat dengan baik sesuai Al – Qur’an dan Al – Hadist B. 2) Dalam makalah ini tentu masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangunan sangat diharapkan agar pembuatan makalah selanjutnya dapat dirangkai dengan baik. 21 .BAB III PENUTUP A. Saran 1) Dengan makalah ini mudah – mudahan dapat membantu memberikan pemahaman bagi kita semua tentang akhlak baik dalam pergaulan.

com/2012/06/04/pertemanan-dalam-islam/ 22 .perkuliahan.Asymuni.DAFTAR PUSTAKA Singgih D. Penerbit Samudera Habanakah.com/2008/10/27/aturan-pergaulan-pria-dan-wanitamenurut-islam/ http://mukhlisdenros. Penerbit Gemma insani Hadirkan Allah di hatimu.blogspot.com/manfaat-dan-mudharat-pergaulan-siswa-antarjenis/#ixzz2MahsrI2O http://utaratu. Penerbit tiga serangkai Etika Islam.2000. Gunarsa Dr. Penerbit gemma insani Chomaria Nurul. Miftah Faridl. Pustaka: Bandung Departemen Ilmiah Darul Wathan.H. Pendidikan remaja antara islam dan ilmu jiwa.wordpress.Abdurrahman.wordpress.Psikologi untuk muda mudi.com/2012/04/akhlak-pergaulan-muslim. Muhammad Sayyid.Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Metode merusak akhlak dari barat.html http://www. Az-Zabalawi.Jakarta:Darul Haq Prof. Penerbit BPK Gunung Mulia M.Dr. Aku sudah gede.2008.dkk.Etika Seorang Muslim. Rahman H.Jakarta:Suara Muhammadiyah http://harakatuna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful