ANALISIS KIMIA KUALITATIF PENYELIDIKAN KATION GOLONGAN I

Tujuan : • Menyelidiki kation Golongan I .

4. Prosedur Pengamatan Identifikasi Menganbil 5ml sampel Timbul endapan putih a) AgNO₃ + HCl → kemudian ditetesi HCl AgCl↓(putih) + HNO₃ 0. 5. Menyaring dan mencuci Larutan berwarna Mengandung Pb.2 N sampai terjadi b) Pb(CH₃COO)₂ + HCl → endapan PbCl↓(putih) + CH₃COOH Menyaring endapan yang Ada endapan putih diperoleh Mencuci endapan dengan HCl encer (50 : 1) Mendidihkan endapan dengan air kemudian menyaring endpan tersebut Endapan AgCl + PbCl₂ 2. 3. endapan dengan air kuning dan timbul Pb²⁺ + CrO₄²⁻ → panas dan pada filtrat endapan kuning PbCrO₄↓(kuning) ditambahkan K₂CrO₄ .Prosedur & Data percobaan No 1.

tetapi mengandung Ag(NH₃)₂Cl Timbul endapan Ag(NH₃)₂Cl + KI → KCl + berwarna kuning 2NH₃ + AgI↓(kuning) 7.1 M Tidak mengandung Hg.6. . Mencuci endapan dengan NH₄OH encer (50 : 1) Filtrat ditambah degan KI 0.

sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat Hg⁺. Pada prosedur berikutnya setelah mencuci endapan dengan akuades dan HCl dengan komposisi (akuades : HCl = 50 : 1) hasil filtratnya tetap berwarna putih keruh. setelah disaring endapan dicuci dengan air panas kemudian menambahkan K₂CrO₄ pada filtarat yang diperoleh. pada endapan tersebut kemungkinan mengandung AgCl atau Hg₂Cl₂. terdapat endapan sehingga disimpulkan mengandung Pb²⁺. Hasilnya endapan tidak berubah warna menjadi hitam. Kemudian mendidihkan endapan dengan akuades 50 ml dan terjadi perubahan warna menjadi putih keunguan. tetapi terjadi reaksi : . sesuai dengan reaksi : Pb²⁺ + CrO₄²⁻ → PbCrO₄↓(kuning) Kemudian menuangkan larutan amonia encer dan panas dengan perbandingan (akuades : NH₃ = 50 : 1) pada endapan. Selanjutnya.2 N tetes demi tetes pada 5 ml larutan sampel dan reaksi yang terjadi adalah : a) AgNO₃ + HCl → AgCl↓(putih) + HNO₃ b) Pb(CH₃COO)₂ + HCl → PbCl↓(putih) + CH₃COOH Cairan hasil filtrat dan endapan yang disaring berwarna putih keruh. terjadi endapan putih pada penambahan HCl 0.Pembahasan Dari percobaan yang telah dilakukan. Terjadi perubahan warna dari dari jernih menjadi kuniung.

sesuai dengan reaksi : Ag(NH₃)₂Cl + KI →KCl + 2NH₃ + AgI↓(kuning) .1 M dan terjadi endapan kuning yang berarti sampel mengandung Ag⁺.AgCl + NH₃ → Ag(NH₃)₂Cl Langkah terakhir adalah filtrat hasil penuangan endapan dengan amonia encer panas ditambahkan KI 0.

sedang perak sulfat jauh lebih banyak. dan karena itu timbal tak pernah mengendap dengan sempurna bila ditambahkan asam klorida encer kepada suatu cuplikan ion timbal yang tersisa itu diendapkan secara kuantitatif dengan H₂S dalam suasana asam bersama-sama kation golongan II. Merkurium(I) klorida (Hg₂Cl₂). Sedangkan pengendapan timbal halide tidak sempurna dan endapan itu mudah sekali larut dalam air panas. dan perak klorida (AgCl) Kation golongan I membentuk klorida-klorida yang tak larut. Nitrat dari kation-kation golongan I sangat mudah larut diantara sulfat-sulfat.sulfida tidak larut asetat-asetat lebih mudah larut. Merekurium(I). Hidroksida dan karbonat akan diendapkan dengan reagensia yang jumlahnya ekuivalen. timbal praktis tidak larut. ia dapat bergerak dengan bermacammacam cara dimana ada perbedaan dalam sifat-sifat zat ini terhadap ammonia. namun timbale klorida sedikit larut dalam air. dan Perak(I) Pereaksi golongan : Asam klorida encer(2M) Reaksi golongan : endapan putih timbale klorida (PbCl₂). meskipun perak asetat bisa mengendap dari larutan yangagak pekat.Dasar Teori Kation golongan I : Timbel(II). Bromide dan iodide juga tidak larut. . Kelarutan merkurium(I) sulfat terletak diantara kedua zat diatas.tetapi pada reagensia berlebih.

2Ag+ + 2NH4 OH → 2 AgOH → NH+ Pb2+ 1. Ag+ + HCL → AgCL ↓ (putih) + H2. Pb2+ + 2NaOH → Pb(OH)2 ↓ (putih) + 2 Na+ Pb(OH)2 + 2NaOH → Na2Pb(OH)4 2.Reaksi – reaksi golongan I Ag+ 1. Pb2+ + 2KI → PbI2 . 2Ag+ + 2 NaOH → 2AgOH + 2Na+ ↓ (coklat) 3. Pb2+ +2 NH4OH → Pb(OH)2 ↓( putih) + 2 NH4+ 3.

perak (Ag+). Terbentuknya endapan b. seperti: a. dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Timbulnya gas 2.Jenis-jenis kation golongan I antara lain.Sampel yang diujikan dalam percobaan ini mengandung Ag+ dan Pb2+ yang merupakan kation golongan I. merkuri (II) (Hg22+) 3. .Identifikasi pada analisis kualitatif dapat dilakukan dengan cara melihat perubahan yang terjadi. Terjadinya perubahan warna c. timbal(II) (Pb2+).Dari percobaan yang dilakukan.