P. 1
ISTILAH ISTILAH

ISTILAH ISTILAH

|Views: 19|Likes:
Published by Jamri Sulaeman

More info:

Published by: Jamri Sulaeman on Apr 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2013

pdf

text

original

ISTILAH ISTILAH

DEFINISI TEORI Berikut ini beberapa pengertian yang diungkapkan oleh ahli mengenai apakah “teori”. Pendapatpendapat tersebut, adalah: a.KERLINGER (1973, dalam Nazir, 2005: 19) teori adalah sekumpulan konsep, definisi, dan proposisi yang saling kait mengkait yang menghadirkan suatu tinjauan secara sistematis atas fenomena yang ada dengan menunjuk secara spesifik hubunganhubungan antara variabel-variabel yang terkait dalam fenomena, dengan tujuan memberikan penjelasan dan prediksi atas fenomena tersebut. b.GIBBS (1972) mendefinisikan teori sebagai suatu kumpulan pernyataan yang mempunyai kaitan logis, merupakan cermin dari kenyataan yang ada tentang sifat-sifat atau ciri-ciri suatu kelas, peristiwa atau suatu benda.c.JONATHAN H.TURNER mendefinisikan teori adalah sebuah proses mengembangkan ide-ide yang membantu kita menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi.d.LITTLEJOHN & KAREN FOSS mendefinisikan teori merupakan sebuah sistem konsep yang abstrak dan hubungan-hubungan konsep tersebut yang membantu kita untuk memahami sebuah fenomena. e.NAZIR mendefinisikan teori adalah pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa atau kejadian.f.CALVIN S. HALL & GARDNER LINZEY mendefinisikan teori adalah hipotesis (dugaan sementara) yang belum terbukti atau spekulasi tentang kenyataan yang belum diketahui secara pasti.g.KING mendefinisikan teori adalah sekumpulan konsep yang ketika dijelaskan memiliki hubungan dan dapat diamati dalam dunia nyata. h.MANNING mendefinisikan teori adalah seperangkat asumsi dan kesimpulan logis yang mengaitkan seperangkat variabel satu sama lain. Teori akan menghasilkan ramalan-ramalan yang dapat dibandingkan dengan pola-pola yang diamati. i.STEVENS mendefinisikan teori adalah suatu pernyataan yang isinya menyebabkan atau mengkarakteristikkan beberapa fenomena. j.FAWCETT mendefinisikan teori adalah suatu deskripsi fenomena tertentu, suatu penjelasan tentang hubungan antar fenomena atau ramalan tentang sebab akibat satu fenomena pada fenomena yang lain. k.TRAVERS mendefinisikan a theory consist of generalizations intended to explain phenomena and that the generalizations must be predictive. Teori terdiri dari generalisasi yang dimaksudkan untuk menjelaskan dan

memprediksi sebuah fenomena. l.EMORY – COOPER mendefinisikan teori merupakan suatu kumpulan konsep, definisi, proposisi, dan variable yang berkaitan satu sama lain secara sistematis dan telah digeneralisasikan, sehingga dapat menjelaskan dan memprediksi suatu fenomena (fakta-fakta) tertentu. m.SUKMADINATA (1999: 17) menyatakan bahwa “teori merupakan suatu set atau sistem pernyataan (a set of statement) yang menjelaskan serangkaian hal”. Teorimerupakan abstraksi dari pengetahuan pengertian atau hubungan dari proporsi atau dalil. Secara umum, teori adalah sebuah sistem konsep abstrak yang mengindikasikan adanya hubungan di antara konsep-konsep tersebut yang membantu kita memahami sebuah fenomena. Sehingga bisa dikatakan bahwa suatu teori adalah suatu kerangka kerja konseptual untuk mengatur pengetahuan dan menyediakan suatu cetak biru untuk melakukan beberapa tindakan selanjutnya. Tiga hal yang perlu diperhatikan jika kita ingin mengenal lebih lanjut tentang teori adalah: 1.Teori merupakan suatu proporsi yang terdiri dari konstrak yang sudah didefinisikan secara luas sesuai dengan hubungan unsur-unsur dalam proporsi tersebut secara jelas 2.Teori menjelaskan hubungan antar variable sehingga pandangan yang sistematik dari fenomena yang diterangkan variabel-variabel tersebut dapat jelas 3.Teori menerangkan fenomena dengan cara menspesifikasikan variabel yang saling berhubungan.

MODEL

Berikut ini pengertian dari model yang diungkapkan oleh beberapa ahli. Model adalah pola (contoh, acuan, ragam) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan (Departemen P dan K, 1984:75). Sementara itu, Simarmata (1983: ix-xii), menyebutkan model adalah abstraksi dari sistem sebenarnya, dalam gambaran yang lebih sederhana serta mempunyai tingkat prosentase yang bersifat menyeluruh, atau model adalah abstraksi dari realitas dengan hanya memusatkan perhatian pada beberapa sifat dari kehidupan sebenarnya.

PARADIGMA

b) Epistomological: Apakah hakikat hubungan antara yang ingin mengetahui (peneliti) dengan apa yang dapat diketahui? Secara lebih sederhana dapat dikatakan epistomologi mempertanyakan mengapa peneliti ingin mengetahui realitas. 20 Maret 2012). Sebagai contoh: Seorang ilmuan pengobatan Cina. dan metodologi.com/humanities/philosophy/. Paradigma adalah kumpulan tata nilai yang membentuk pola pikir seseorang sebagai titik tolak pandangannya sehingga akan membentuk citra subjektif seseorang – mengenai realita – dan akhirnya akan menentukan bagaimana seseorang menanggapi realita itu.Menurut Thomas Kuhn mendefinisikan paradigma sebagai “Praktek yang mendefinisikan disiplin ilmiah pada beberapa poin dalam waktu. 20-03-2012). epistomologi. akan memiliki pandangan pemikiran yang berbeda daripada pemikiran seorang peneliti dari barat. not only in choices of method but in ontologically and epistomologically fundamental ways” Pengertian tersebut mengandung makna paradigma adalah sistem keyakinan dasar atau cara memandang dunia yang membimbing peneliti tidak hanya dalam memilih metode tetapi juga cara-cara fundamental yang bersifat ontologis dan epistomologis. dengan ilmu yang mendalam mengenai pengobatan timur.filsafatilmu. ontologi dapat dikatakan mempertanyakan tentang hakikat suatu realitas. POSTULAT . atau lebih konkret lagi metodologi mempertanyakan cara atau metoda apa yang digunakan oleh peneliti untuk menemukan pengetahuan? (http://id. (http://www. Denzin & Lincoln (1994:105) mendefinisikan paradigma sebagai: “Basic belief system or worldview that guides the investigator. atau lebih konkret lagi. Menurut Guba (1990:18) menyatakan suatu paradigma dapat dicirikan oleh respon terhadap tiga pertanyaan mendasar yaitu pertanyaan ontologi. ontologi mempertanyakan hakikat suatu fenomena.shvoong. Diundu Selasa. a) Ontological: Apakah hakikat dari sesuatu yang dapat diketahui? Atau apakah hakikat dari realitas? Secara lebih sederhana. atau lebih konkret lagi epistomologi mempertanyakan mengapa suatu fenomena terjadi atau dapat terjadi? C) Methodological: Bagaimana cara peneliti menemukan pengetahuan? Secara lebih sederhana dapat dikatakan metodologi mempertanyakan bagaimana cara peneliti menemukan pengetahuan.” Paradigma dalam pemikiran Thomas Kuhn adalah sesuatu yang berdasar budaya dan peluang.com/artikel/pengertian/paradigma-thomas-kuhn.

digunakan untuk menurunkan keterangan lain sebagai landasan awal untuk menarik suatu kesimpulan. Fakta-fakta harus dapat dihayati dengan cara yang sama sebagaimana yang dilakukan oleh orang normal. Prinsip ini biasanya disebut “pisau cuk Occam” untuk .Prinsip Kausalitas adalah keyakinan bahwa setiap kejadian mempunyai sebab dan dalam situasi yang sama. sebab yang sama menimbulkan efek yang sama. anggapan dasar adalah pernyataan matematika yang disepakati benar tanpa pembuktian. 2. Pengetahuan adalah hasil dari pengamatan.Prinsip Objektivitas mengharuskan si penyelidik untuk bersikap tidak memihak mengenai berbagai data di hadapannya.Prinsip Prediktif Uniformatif mengatakan bahwa sekelompok kejadian akan menunjukkan derajat hubungan di antara mereka di kemudian hari sama dengan apa yang mereka perlihatkan pada masa yang lalu atau sekarang. Contoh: Dalam geometri: setiap garis paling sedikit berisi dua titik berbeda. Prinsip ini mengekangadanya keruwetan yang tidak perlu. 5. misalnya “kemustahilan dua hal yang kontradiktif. pengalaman.Prinsip Kehematan atau parsimony mengatakan bahwa oleh karena banyak hal yang sama seseorang memilih keterangan yang paling sederhada dan menganggapnya sebagai yang paling benar. Maksud dari sikap ini adalah untuk menghilangkan berbagai unsur subjektif dan pribadi sedapat mungkin dan memusatkan perhatian kepada hal yang sedang dipelajari. Postulat-postulat adalah bersifat tidak butuh pada pembuktian.Prinsip Empirisme mendorong si penyelidik untuk menganggap bahwa kesan dari indranya dapat dipercaya dan bahwa ia dapat mengkonsep kebenaran dengan menunjukkan fakta-fakta yang telah dialaminya. Ia mengingatkan kita terhadap keterangan yang berbelit-belit. Seperti telah dijelaskan bahwa postulat atau patokan pikir itu adalah “suatu keterangan yang benar”. yang kebenarannya itu dapat diterima tanpa harus diuji atau dibuktikan lebih lanjut. 3.Asumsi yang menjadi pangkal dalil yang dianggap benar tanpa perlu membuktikannya. dan eksperimen dan semua itu bertentangan dengan otoritas. 8 prinsip dalam postulat: 1.” Berikut. 4. Contohnya adalah postulat Einstein dalam relativitas khusus tentang kecepatan cahaya. intuisi atau pikiran sadar. Postulat adalah pernyataan yang dibuat untuk mendukung sebuah teori tanpa dapat dibuktikan kebenarannya.

proposisi sebagai pernyataan yang di dalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain. Proposisi ialah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang hubungan antara dua atau beberapa hal yang dapat dinilai benar atau salah. dugaan. Ini adalah tujuan ilmu fisika yang memerlukan berbagai ukuran objektif yang dapat diteliti kebenarannya. Asumsi adalah anggapan.Prinsip Pengukuran yang Pasti atau exact measurement prinsip ini menghendaki agar berbagai hasil penyelidikan dapat dijelaskan secara kuantitatif atau matematik. Dengan kata lain. 6.com. mengasumsikan v menduga. pikiran yang dianggap benar untuk sementara.mengingatkan kita kepada William of Occam. Contoh: Ketika kita kuliah. banyak faktor yang berbeda-beda pada waktu yang sama. memperhitungkan. 20 Maret 2012). 7. hasilnya mungkin tidak benar. 8. dan ekperimen tidak dapat diulang. . PROPOSISI Menurut Bintang Sitepu (2012). asumsi berarti anggapan. pikiran. memperkirakan. Jika keadaan berubah waktu eksperimen dilakukan. ASUMSI Dalam KBBI (2005.Prinsip Isolasi atau segregation menghendaki agar fenomena yang diselidiki itu dipisahkan dari yang lain sehingga dapat diselidiki sendiri. Asumsi adalah beberapa pernyataan sebagai bagian mendasar dari alasan. meramalkan. proposisi adalah sekumpulan konsep yang memiliki makna yang lengkap. khususnya untuk melakukan eksperimen.blogspot. kita berasumsi bahwa memiliki gelar nanti akan membuat kita lebih mudah mendapatkan kerja (tapi belum tentu juga kan). sebelum ada kepastian. (http://romauliferonica. 101). seorang filsuf Inggris pada abad ke-14 yang mengatakan bahwa kesatuan tidak boleh digandakan lebih daripada yang diperlukan (entities should not be multiplied beyond necessary). Tanpa kontrol. Proposisi berarti pernyataan tentang realitas yang dapat dievaluasi apakah benar atau salah. dugaan.Prinsip Kontrol mengatakan bahwa kontrol adalah sangat perlu.

yaitu hubungan antar sesama anggota masyarakat yang diatur oleh hukum. hukum adalah segala peraturan tertulis dan tidak tertulis yang mempunyai sanksi yang tegas terhadap pelanggarnya. bahwa hukum itu ialah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa. (3) yang bersifat memaksa. dan 4) bersifat memaksa dan ditaati Menurut Abdulkadir Muhammad. yaitu masing-masing anggota masyarakat yang saling mengadakan hubungan hukum. 3 patokan (kaidah. vonis.D. adalah himpunan peraturan yang dibuat oleh yang berwenang dengan tujuan untuk mengatur tata kehidupan bermasyarakat yang mempunyai ciri memerintah dan melarang serta mempunyai sifat memaksa dengan menjatuhkan sanksi hukuman bagi yang melanggarnya. peraturan. (4) dan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar peraturan tersebut (sanksi itu pasti dan dapat dirasakan nyata bagi yang bersangkutan). Hukum objektif adalah peraturanperaturan yang mengatur hubungan antara sesama anggota masyarakat. dkk. Itu berarti. Ph. mengemukakan. 2) tujuannya mengatur tata tertib kehidupan masyarakat. sebagai keamanan dan ketertiban terpelihara. dan (2) subjek hukum.S. dsb untuk mengatur pergaulan hidup dalam masyarakat. (2) yang diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib. C. 2007:84.Perhatikan bahwa di dalam proposisi ini ada beberapa konsep seperti „uang‟ dan „kebahagiaan‟. Penerbit PPM:Jakarta) HUKUM Dalam KKBI (2005: 531) hukum berarti n 1 peraturan yg dibuat oleh penguasa (pemerintah) atau adat yang berlaku bagi semua orang dalam suatu masyarakat (negara). definisi hukum secara umum.M. Menurut Daliyo. Menurut R. harus dipatuhi.S. yang menentukan tingkah laku . 2 undang-undang. hukum pada dasarnya adalah (1) peraturan tingkah laku manusia. Unsur-unsur yang terkandung dalam definisi hukum sebagai berikut: 1) peraturan dibuat oleh yang berwenang. 4 keputusan (pertimbangan) yang ditetapkan oleh hakim (dalam pengadilan). berpendapat. Soeroso. 3) mempunyai ciri memerintah dan melarang. ini merupakan suatu proposisi. Dari sini berkembang pengertian (1) hubungan hukum. bahwa hukum itu mengadakan ketata-tertiban dalam pergaulan manusia. kumpulan dari konsep membentuk proposisi (Buku Metode Penelitan: Edisi Revisi. pengarang Ronny kountur. ketentuan) mengenai suatu peristiwa (alam dsb) yang tertentu.Apabila kita mengatakan “banyaknya uang menentukan kebahagiaan seseorang”. Kansil. D.. Sedangkan Simorangkir dan Woerjono Sastropranoto. (1989: 30).T.

Dalil adalah suatu kesimpulan yang kebenarannya dibuktikan berdasarkan hipotesa-hipotesa tertentu. 3. Mereka tidak menghiraukan dan baru merasakan dan memikirkan apabila telah melanggar hingga merasakan akibat pelanggaran tersebut. sehingga kebenarannya perlu dibuktikan terlebih dahulu.htm. atau suatu kesimpulan yang telah dibuktikan kebenarannya. orang memilih untuk taat saja pada peraturan hukum karena melanggar hukum mendapat sanksi hukum. Sebabnya hukum ditaati orang menurut Utrecht.Karena orang harus menerimanya supaya ada rasa ketentraman. 2. yaitu: 1. Utrecht. Lebih spesifik E.Karena adanya paksaan (sanksi) sosial.Karena orang merasakan bahwa peraturan dirasakan sebagai hukum. diundu pada. 3 pendapat yang dikemukakan dan dipertahankan sebagai suatu kebenaran. pelanggaran-pelanggaran yang dikenai tindakan-tindakan hukum tertentu. 20 Maret 2012) DALIL Dalil. yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib.Karena masyarakat menghendakinya. (Sumber: http://www.asiamaya. Mereka baru merasakan adanya hukum apabila luas kepentingannya dibatasi oleh peraturan hukum yang ada. Dalam KBBI (2005: 311). 2 patokan-patokan dl matematika dsb. Orang merasakan malu atau khawatir dituduh sebagai orang yang asosial apabila orang melanggar suatu kaidah sosial/hukum.com/konsultasi_hukum/ist_hukum/definisi_hukum. mengungkapkan bahwa hukum merupakan himpunan petunjuk hidup perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang seharusnya ditaati oleh seluruh anggota masyarakat oleh karena itu pelanggaran petunjuk hidup tersebut dapat menimbulkan tindakan oleh pemerintah/penguasa itu. Penerimaan rasional itu sebagai akibat adanya sanksi-sanksi hukum supaya tidak mendapatkan kesukaran. Dalam kenyataannya banyak orang yang tidak menanyakan apakah sesuatu menjadi hukum/belum. . 4 tanda. 4. (kaidah atau teorema) adalah kebenaran yang diturunkan dari aksioma. Mereka benar berkepentingan akan berlakunya peraturan tersebut.manusia dalam lingkungan masyarakat. dalil (n) berarti 1 keterangan yg dijadikan bukti atau alasan suatu kebenaran (terutama berdasarkan kalimat-kalimat ayat Quran).

terhentilah prinsip mencari keadilan (http://peperonity. Prinsip adalah pegangan hidup yang diyakini mampu seseorang mampu membantu dirinya mencapai tujuan hidup yang dia inginkan atau programkan. di 'cemari' dengan rasa iba dan kata maaf sehingga hilanglah keadilan. dan merupakan akumulasi dari pengalaman ataupun pemaknaan oleh sebuah obyek atau subyek tertentu (http://id. Contohnya. tindakan. 1985: 46). Prinsip akan hancur jika ada unsurunsur luar yang tidak sehaluan dengan tujuannya ikut dicampur adukkan. selalunya unsur tersebut berwujud emosi. suatu pengertian tentang suatu objek. yang digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain.penunjukan. Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. produk subjektif yang berasal dari cara seseorang membuat pengertian terhadap objek-objek atau benda-benda melalui pengalamannya (setelah melakukan persepsi terhadap objek/benda). konsep merupakan sintesis sejumlah kesimpulan yang telah ditarik dari .. Woodruf mendefinisikan konsep sebagai adalah suatu gagasan/ide yang relatif sempurna dan bermakna. kajian. 20 Maret 2012). Diundu. dan lain-lain). 2010). tapi dalam prosesnya.org/wiki/Prinsip. seseorang memiliki prinsip menegakkan keadilan walau apapun yang dihadapi.wikipedia. 20 Maret 2012). penggambaran hal-hal atau benda-benda ataupun gejala sosial. Sebuah prinsip merupakan roh dari sebuah perkembangan ataupun perubahan. Pada tingkat konkrit. hukum (sesuatu teori dan lain-lain) (Sjarkawi. atau apa pun yang ada di luar bahasa. proses. konsep merupakan suatu gambaran mental dari beberapa objek atau kejadian yang sesungguhnya. Pada tingkat abstrak dan komplek. yang dinyatakan dalam istilah atau kata (Malo dkk. KONSEP Konsep adalah ide-ide. PRINSIP Prinsip adalah asas atau dasar yang harus ada (yang menjadi pokok sesuatu pemikiran. konsep adalah gambaran mental dari objek. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2007: 588).com/go/sites/mview/syahran7.

PROSEDUR Menurut Muhammad Ali (2000 : 325) “Prosedur adalah tata cara kerja atau cara menjalankan suatu pekerjaan”. Menurut Amin Widjaja (1995 : 83) “Prosedur adalah sekumpulan bagian yang saling berkaitan misalnya : orang. pengarang Ronny kountur. entitas mental yang universal yang menunjuk pada kategori atau kelas dari suatu entitas. Ph. Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan yang dimaksud dengan . Pengertian Konsep sendiri adalah universal di mana mereka bisa diterapkan secara merata untuk setiap extensinya. Penerbit PPM:Jakarta). Konsep juga dapat diartikan pembawa arti. Konsep juag dapat diartikan pembawa arti. pengertian prosedur menurut Ismail masya (1994: 74) mengatakan bahwa “Prosedur adalah suatu rangkaian tugas-tugas yang saling berhubungan yang merupakan urutanurutan menurut waktu dan tata cara tertentu untuk melaksanakan suatu pekerjaan yang dilaksanakan berulang-ulang”. Contoh konsep tentang „marah‟ memberikan arti yang berbeda dengan konsep tentang „bahagia‟. Soedjadi mendefinisikan konsep adalah ide abstrak yang digunakan untuk menagadakan klasifikasi atau penggolongan yang apad umumnya dinyatakan dengan suatu istilah atau rangakaian kata. 20 Maret 2012).pengalaman dengan objek atau kejadian tertentu. 2007:84.Bahri menjelaskan konsep adalah satuan ahli yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai ciri yang sama (http://carapedia..D. Dari wikipedia bahasa Indonesia dijelaskan bahwa Konsep merupakan abstrak.com/definisi_konsep. kejadian atau hubungan.M. Sementara itu. D. jaringan gudang yang harus dilayani dengan cara yang tertentu oleh sejumlah pabrik dan pada gilirannya akan mengirimkan pelanggan menurut proses tertentu”.S. Pengertian abstrak yang digunakan para ilmuwan sebagai komponen dalam membangun proposisi dan teori. Konsep juga digunakan dalam memberikan arti dari sesuatu. Pengertian Konsep sendiri adalah universal di mana mereka bisa diterapkan secara merata untuk setiap extensinya.(Buku Metode Penelitan: Edisi Revisi. Sedangkan menurut Kamaruddin (1992 : 836 – 837) “Prosedur pada dasarnya adalah suatu susunan yang teratur dari kegiatan yang berhubungan satu sama lainnya dan prosedur-prosedur yang berkaitan melaksanakan dan memudahkan kegiatan utama dari suatu organisasi”.

Rogers (ahli Psikoterapi) adalah untuk membimbing anak kearah kebebasan dan kemerdekaan. PEMBELAJARAN Pembelajaran adalah setiap perubahan perilaku yang relatif permanen. sikap. emosi dan faktor-faktor lain berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya. hal ini dilakukan dalam konteks belajar. dan hasil belajar yang menggambarkan informasi verbal. instruction atau pembelajaran adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa. Menurut Gagne dan Briggs (1979:3). yaitu suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap (Abdurrahman.prosedur adalah suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan urutan waktu dan memiliki pola kerja yang tetap yang telah ditentukan. retensi. Belajar menurut Carl R.Skiner (1958) adalah suatu proses adaptasi atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progresif. disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal.Gagne (1970) belajar adalah suatu kegiatan yang kompleks. Belajar terdiri dari tiga komponen penting yakni kondisi eksternal yaitu stimulus dari lingkungan dari acara belajar. pengolahan informasi. kondisi internal yang menggambarkan keadaan internal dan proses kognitif siswa.Belajar menurut pandangan B.F. timbulnya kapabilitas disebabkan oleh stimulasi yang berasal dari lingkungan dan proses kognitif yang dilakukan oleh pelajar.(http://id. Knirk & Gustafson (2005)menjelaskan bahwa Pembelajaran merupakan setiap kegiatan yang dirancang . dan hasil belajar berupa kapabilitas. Galloway dalam Toeti Soekamto (1992: 27) mengatakan belajar merupakan suatu proses internal yang mencakup ingatan. 2003:28). yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang. BELAJAR Proses dari seorang individu yang berupaya mencapai tujuan belajar atau yang disebut hasil belajar.org/wiki/Pembelajaran). terjadi sebagai hasil dari pengalaman. keterampilan intelek. Kebebasan itu hanya dapat di pelajari dengan memberi anak didik kebebasan sejak mulanya sejauh ia dapat memikulnya sendiri. mengetahui apa yang baik dan yang buruk. Menurut Robert M. dan siasat kognitif.wikipedia. dapat melakukan pilihan tentang apa yang dilakukannya dengan penuh tanggung jawab sebagai hasil belajar. keterampilan motorik.

Sejak awal. Dalam bukunya Neues Organon (1764). teori penafsiran Kitab Suci (theory of . Akan tetapi. secara luas. Menurut Richard E. HERMENEUTIKA Hermeneutika berasal dari bahasa Yunani Ερμηνεύω hermēneuō: menafsirkan) adalah aliran filsafat yang bisa didefinisikan sebagai teori interpretasi dan penafsiran sebuah naskah melalui percobaan. Biasa dipakai untuk menafsirkan Alkitab. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Johann Heinrich Lambert (1728 . hermeneutika telah sering didefinisikan sebagai ilmu tentang penafsiran (science of interpretation). ditulisnya tentang ilmu yang tak nyata. http://id. yaitu ilmu yang mempelajari arti daripada fenomena ini. Dimyati & Mudjiono (2005) menjabarkan bahwa Pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional. Palmer. terutama dalam studi kritik mengenai Alkitab. sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.oleh guru untuk membantu seseorang mempelajari suatu kemampuan dan atau nilai yang baru dalam suatu proses yang sistematis melalui tahap rancangan. pelaksanaan.org/wiki/Fenomenologi. (2004) Pembelajaran merupakan suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan. definisi hermeneutika setidaknya dapat dibagi menjadi enam. untuk membuat siswa belajar secara aktif. FENOMENOLOGI Fenomenologi. hermeneutika juga sering didefinisikan sebagai: Pertama. Definisi hermeneutika masihlah terus berkembang.1777). adalah sebuah studi dalam bidang filsafat yang mempelajari manusia sebagai sebuah fenomena. Menurut UUSPN No. Pembelajaran menurut Surya. yang menekankan pada penyediaan sumber belajar. Ilmu fenomonologi dalam filsafat biasa dihubungkan dengan ilmu hermeneutik. seorang filsuf Jerman. dan evaluasi dalam konteks kegiatan belajar mengajar.20 Tahun 2003 dijelaskan bahwa Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.wikipedia.

diuji dan dibuktikan atas dasar metode empiris.biblical exegesis). Ketiga. terutama penafsiran teks. Pada tahap positivisme. hermeneutika sebagai sistem penafsiran (system of interpretation). Hermeneutika sebagai sistem penafsiran dapat diterapkan. POSITIVISME Positivime adalah suatu aliran filsafat yang beranggapan bahwa pengetahuan itu semata-mata berdasarkan pengalaman dan ilmu yang pasti. Keenam. Keenam definisi tersebut. Keenam definisi tersebut bukan hanya merupakan urutan fase sejarah. gejala alam dijelaskan oleh akal budi berdasarkan pada hukum-hukum yang dapat ditinjau. Kelima. mewakili berbagai dimensi yang sering disoroti dalam hermeneutika. melainkan pendekatan yang sangat penting didalam problem penafsiran suatu teks. Keempat. Positivisme dikembangkan oleh Auguste Comte pada tahun 1830 sampai dengan 1850-an. Pengetahuan demikian hanya bisa dihasilkan melalui penetapan teori-teori melalui metode saintifik yang ketat. untuk memahami makna yang terkandung dalam mitos-mitos ataupun simbol-simbol. namun dapat dipertanggungjawabkan. hermeneutika sebagai pemahaman eksistensial dan fenomenologi eksistensi (phenomenology of existence dan of existential understanding). Pada intinya. dari tindakan manusia menafsirkan. dan manusia berkonsentrasi pada kegiatan observasi untuk menemukan keteraturan dunia fisik maupun sosial. yang karenanya spekulasi metafisis dihindari. masingmasing. positivisme merupakan tahap puncak dari hukum tiga tahap perkembangan yang dicirikan Comte dimana pada tahap positivisme masyarakat mempercayai pengetahuan ilmiah. Positivisme. Sumber: (http://id. hermeneutika sebagai ilmu tentang semua pemahaman bahasa (science of all linguistic understanding).shvoong. baik secara kolektif maupun secara personal. Kedua. Setiap definisi membawa nuansa yang berbeda. hermeneutika sebagai landasan metodologis dari ilmuilmu kemanusiaan (methodological foundation of Geisteswissenschaften). hermeneutika sebagai metodologi filologi umum (general philological methodology). dalam pengertian di atas dan sebagai pendekatan telah dikenal sejak Yunani Kuno .com/law-andpolitics/contemporary-theory) Pada dasarnya positivisme adalah sebuah filsafat yang meyakini bahwa satu – satunya pengetahuan yang benar adalah yang didasarkan pada pengalaman aktualfisikal. Terminologi positivisme dicetuskan pada .

tp. Untuk keperluan itu harus digunakan piranti (tools) yang bersifat nomotetik yaitu yang abstrak dan berlaku universal berupa angka-angka matematis atau lazim dikenal dengan statistik. Pada tahap metafisik manusia akan mencari penyebab akhir (ultimate cause) dari setiap fenomena yang terjadi.S. Friedrich Waismann. yaitu dengan bertolak dari hal yang bersifat umum dan abstrak ke arah yang khusus dan konkrit. fenomena alam dan sosial dapat dijelaskan berdasarkan kekuatan spiritual. Mill dan Pareto sedangkan pandangan Mach diteruskan oleh Samuelson dan Machlup). maka sesuatu itu mengandung besaran yang dapat diukur.id/tag/artikel-definisi-pendekatan-deduktif?p=8#ixzz1q59U3e2b) . Herbert Feigl. Comte percaya bahwa dalam alam pikiran manusia melewati tiga tahapan historis yaitu teologi. Pengembangan penting dalam paham positivisme klasik dilakukan oleh ahli ilmu alam Ernst Mach yang mengusulkan pendekatan teori secara fiksi (fictionalist). atau empiris. Meskipun Comte dan Mach mempunyai pengaruh yang besar dalam penulisan ilmu ekonomi (Comte mempengaruhi pemikiran J. serta didasarkan pada teori-teori tertentu dengan prosedur yang baku. Rudolf Carnap and kelompok lain yang sering disebut Vienna Circle. yang merupakan label dari logika positivisme. tetapi perkembangan ilmu hanya terjadi bila fiksi yang bermanfaat digantikan dengan pernyataan yang mengandung hal yang dapat diobservasi.pertengahan abad 19 oleh salah satu pendiri ilmu sosiologi yaitu Auguste Comte. pengaruh yang paling utama adalah ide dalam pembentukan filosofi ilmiah pada abat 20 yang disebut logika positivisme (logical positivism). Untuk keperluan itu harus digunakan piranti (tools) yang bersifat nomotetik yaitu yang abstrak dan berlaku universal berupa angka-angka matematis atau lazim dikenal dengan statistik. Positivisme dikenal menggunakan pendekatan deduktif. Teori ilmiah bermanfaat sebagai alat untuk menghafal. metafisik. dan para pendirinya percaya bahwa hal ini merupakan awal babak baru dalam penyelidikan filosofi. Logika positivisme menempati posisi sebagai filosofi empiris yang radikal. Hans Hahn. (http://blog. dan ilmiah. Tradisi ini dikenal sebagai paradigma positivis. Dalam tahap teologi. dengan landasan berpikir: “kalau sesuatu itu ada.ac. Kurt Gödel. Otto Neurath. Dalam tahapan ilmiah usaha untuk menjelaskan fenomena akan ditinggalkan dan ilmuwan hanya akan mencari korelasi antar fenomena. Tujuan dari seluruh analisis filosofi adalah analisis logika dari ilmu yang dinyatakan sebagai positif. Pengajaran utama dalam logika positivisme dikembangkan pada tahun 1920 oleh Moritz Schlich.

Paradigma fenomenologik ini justru menggunakan akal sehat (common sense) yang oleh penganut positivis dianggap tidak/kurang ilmiah. terutama yang berhubungan langsung dengan manusia. Mereka ini menafsirkan apa yang ada dalam naskah (kitab suci. Jadi tidak semata-mata didasarkan pada data atau informasi yang diperoleh melalui penginderaan. Akal sehat ini mengandung makna yang diberikan oleh seseorang dalam menghadapi pengalaman dan kehidupannya sehari-hari. dan hanya dapat ditransfer bila kondisi dan situasinya sama atau tidak berbeda.ac. sejarawan dan ahli hukum. Dalam paradigma ini suatu kebenaran ilmiah tidak dimulai dengan adanya sejumlah teori yang mendasari. Penggunaan pendekatan fenomen ologi ini boleh dikatakan merupakan awal dari tumbuhnya paradigma pascaposivistik. artefak atau kitab undang-undang) sesuai masalah yang dihadapinya dengan membangun argumentasi sendiri. Kebenaran dan pembenaran ini sarat dengan nilai (value loaded). (http://blog. namun secara induktif mengakumulasikan pengalaman khusus menjadi umum.tp. Pendekatan hermeneutik ini pada awalnya banyak digunakan oleh pada agamawan. kemudian diikuti oleh mereka yang berkecimpung dalam penelitian ilmu sosial lain. Kebenaran ilmiah menurut paradigma ini tidak bersifat nomotetik melainkan bersifat ideografik.POST-POSITIVISME Adalah aliran yang menekankan pada pendekatan fenomenologik.id/tabir-kebenaran-pascapositivistik#ixzz1q5BtbD9o) POST-MODERNISME . yaitu mengungkap secara naratif dengan memberikan uraian rinci mengenai hakikat suatu objek atau konsep. atau yang konkrit menjadi abstrak. Paradigma ini banyak digunakan dan dikembangkan oleh para sosiolog dan antropolog. Kecuali pendekatan fenomenologik juga tumbuh pendekatan hermenetik (hermeneutic) yaitu pendekatan penafsiaran atas naskah yang dilandasi oleh prasangka dan pemahaman awal (prior knowledge) mengenai suatu peristiwa atau situasi. Kebenaran itu juga bersifat unik karena berarti pula suatu pembenaran. dan bahkan kemudian bahkan mengukuhkan pengalaman itu menjadi teori (teori membumi = grounded theory) yang bersifat holistik (meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan pengalaman yang bersangkutan).

Postmodernisme juga tidak memiliki paradig¬ma penelitian yang lebih istimewa. tidak ada satu hal yang bersifat permanen dan universal. Istilah postmodernisme pertama kali diperkenalkan oleh filsuf Jerman. lebih mengandal kan pada kemampuan fiksi persuasif. Namun. Jelas rasiolah yang mampu . postmodernisme akan menghubungkan antara ilmu dan alasan. Louis dihancurkan dengan dinamit dan dimulailah pengembangan karya-karya arsitektur yang berwajah baru. Postmodernisme lahir sebagai kritik atas modernisme. ketika perumahan Pruitt-Igoe di St. lokal. artinya kebudayaan elit atau kebudayaan massa pada masa modernisme justru dihancurkan. relativitas. Beberapa ahli yang mendefinisikan paham postmodernisme. sains.dan lain-lain.com/2011/11/pengertianpostmodernisme. Juga postmodern cenderung mengkritik segala sesuatu yang diasosiasikan dengan modernitas (http://proilmu. Menurut Pauline Rosenau mendefinisikan Postmodern secara gamblang dalam istilah yang berlawanan antara lain: Pertama.html). Menurut Michael Foucault. Menurut Habermas postmodernisme itu sebagai langkah “counter culture”. adalah sebagai berikut: Menurut Marvin Harris postmodernisme merupakan gerakan intelektual yang (sedikit) bertentangan dengan modernisme. yang sangat berpegang kepada fundamentalisme dogmatis atau fudamentalisme epitemilogis. namun harus sampai pada satu titik aksiomatis. yang tidak membutuhkan pembenaran apapun. pada tahun 1917. tak menentu. Postmodernis muncul karena dilatar belakangi oleh kegagalan aliran modernis dalam menciptakan kesejahteraan melalui teknologi. dan penafsiran. Istilah ini pertama kali muncul pada bidang seni dan kemudian juga arsitektur.Postmodernisme merupakan paham atau aliran yang berusaha menentang paham-paham yang terdapat dalam aliran modern. IImu akan mencari “best answer”. postmodernisme merupakan kritik atas masyarakat modern dan kegagalannya memenuhi janji-janjinya. Rudolf Pannwitz. Keyakinan-keyakinan tidak bersifat sirkuler. jawaban yang hadir dalam pandangan post modernisme akan menolak generalisasi. Keyakinan fundamental/fondasional menjadi syarat utama untuk membenarkan pengetahuan yang dibangun di atasnya. Istilah ini lebih menitikberatkan pemahaman budaya dalam konteks khusus. Aliran ini mengandung kritik tajam atas semua jenis epistimologi. plural. Menurut postmodernisme. untuk menggambarkan nihilisme budaya barat abad ke-20.blogspot. Kebenaran.

harapan manusia untuk menjadi apa saja harus diputuskan. selain menjadi manusia saja. yang lepas dari kenyataan sosial. . penyeragaman. Usaha untuk mencapai kepastian transenden. Teologi postmodernisme mengacu pada dua isu. Semangat postmodern merambah pula sampai pada bidang ilmu teologi. Kebenaran amat terkait dan terikat pada kenyataan sosial. Komunitas menjadi sangat penting artinya. yang menempatkan manusia dalam konteks lingkungan semesta. maka terdapat dua arah teologis yang perlu dikembangkan. dan perlu dikembangkan sebuah teologi oikumene yang melihat kehadiran sesama yang beriman lain dalam konteks dunia yang satu ini. Ia harus a-historis agar tetap mampu menjadi fondasi ilmu dan segi-segi hidup lainnya. Kritik postmodernisme terhadap fundamentalisme/fondasionalisme mengemukakan bahwa kriteria kebenaran adalah koherensi atau hubungan pertalian dan pengesahan pernyataan seseorang oleh komunitas. Istilah postmodernisme di bidang teologi pertama kali digunakan di Inggris pada tahun 1933 oleh Bernard Iddings Bell. Tidak pernah ada kebenaran yang fondasional. Kritik postmodernisme. Jati diri manusia mendapat tempat yang otentik dalam hidup bersama. rasio adalah pusat. Teologi postmodernisme membebaskan manusia yang terasing dari manusia yang berkuasa dan kemudian menempatkan mereka secara bersama-sama dalam kesejajaran. Jika oikumene dipahami sebagai seluruh bumi yang didiami. justru membuat manusia berusaha menjadi Allah dan lari dari batas-batas kemanusiaanya sendiri. Kebenaran adalah absolut dan mengabaikan dialog yang jujur dengan wacana historis dan sosial. Komunitas menolak kesatuan. Yang ada adalah ke-lain-an (otherness) dan kepelbagaian (diversity). Manusia hidup dalam konteksnya sehingga fungsi akal budi harus dibarengi dengan aksi atau praksis terhadap kenyataan sosial yang dihadapi. diperkuat kembali. bagi kaum fondasional. yaitu teologi oikumene yang berwawasan ekologis. yaitu: pertama. seorang teolog yang berusaha mengetengahkan kegagalan modernisme sekuler dan kembalinya agama dalam kehidupan manusia. Kebenaran (truth) adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang dicermati. komunalitas hidup. antara subjek yang mengamati dan objek yang teramati. dan kesamaan mutlak. Persoalan komunalitas berimbas kepada oikumene. Komunitas-komunitas basis yang selama ini terasing.mengerjakannya dengan teliti. metafisis dan independen. Fondasionalisme/fundamentalisme menyimpan sebuah kepastian bahwa dasar mutlak tersebut tidak terikat pada ruang dan waktu hidup manusia.

namun sebaliknya. komunikasi.) ke dalam suatu kesatuan tersendiri (http://blog. mengakui keunikan kebenaran itu dalam relasi dengan agama lain. 3 metode. Bagi kaum pluralis. [2] pentingnya menghargai interpertasi pihak lain. [3] menyadari keterbatasan interpertasinya sendiri. Seringkali penganut eksklusivis menuduh kaum pluralis mengabaikan keunikan dalam agama-agama. Disinilah terjadi pemindahan pemikiran. Artinya. Isomeristik. mengakui kebenaran yang diyakini bersifat relatif di tengah arena agama-agama lain.tp. ISOMERISTIK Yaitu pendekatan yang menggabungkan berbagai unsur yang saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang lebih bermakna. ekonomi. manusia perlu disadarkan sehubungan dengan proses interpertasi kebenaran.Isu kedua dari teologi postmodernisme adalah makna dan kebenaran. (n) berarti: 1 perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. rekayasa teknik dsb. yaitu pendekatan yang menggabungkan berbagai kajian/bidang keilmuan (psikologi. teori. dari sesuatu yang sifatnya metafisika kepada interpertasi yang membebaskan (http://itppb. Sehingga interpertasi-interpertasi bukan didasarkan kepada sesuatu yang sifatnya universal.ac. dsb. Oleh karena itu. Ide pluralitas bukan hanya dalam diskursus mengenai wacana suci namun juga tentang Allah sendiri. bahwa [1] munculnya beragam interpertasi. SISTEM: adalah komposisi (susunan yang serasi) dari fungsi komponennya.id/kontribusi-teknologi-pendidikandalam-pembangunan-pendidikan). tidak sertamerta mengabaikan keunikan kebenaran agama. manajemen. sungguh memberi kemungkinan teologis yang besar bagi sebuah theologia religionum yang sehat.com/apps/blog/show/5532697-postmodernisme-kritik-terhadap-modernisme). SISTEM Sistem berdasarkan KBBI (2005: 1362).Sistem adalah rangkaian komponen yang saling berkaitan dan berfungsi ke arah tercapainya tujuan sistem yang . 2 susunan yang teratur dari pandangan.webs. kontekstual dan historis di mana manusia berada. keunikan agama-agama adalah sebuah keunikan relasional. namun interpertasi sangat terikat dengan kondisi kultural. asas.

Sebagai contoh.Secara sederhana. 2 terdiri atas beberapa subsistem. mendefinisikan anomali: ketidaknormalan. Kast. dan terpadu. Suatu sistem adalah bagian dari sistem yang lebih besar. memakai sistem. A system is an organized or complex whole. 2) Unsur-unsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan. sistem adalah sekumpulan unsur/elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. yang berfungsi bersamasama untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem adalah pengkoordinasian (pengorganisasian) seluruh komponen serta kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan lebih dulu. 1984: 1). ANOMALI. SISTEMATIK . Sistem pada dasarnya adalah sekolompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain. saling tergantung satu sama lain.telah ditetapkan lebih dahulu. an assemblage or combination of things or parts forming a complex or unitary whole (Johnson. sistem yang lebih besar itu adalah SUPERSISTEM. Kamus Besar BI (2005: 75). Sekumpulan elemen yang saling berkaitan & saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur. 3) Unsur sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem. dan brainware (sumber daya manusia). Mengacu pada beberapa definisi sistem di atas. SISTEMIK. dapat juga diartikan. penyimpangan dari normal. dalam sistem komputer terdapat software (perangkat lunak). (Warijan. dkk. komponen. yaitu: 1) Setiap sistem terdiri dari unsur-unsur. dengan cara yang diatur baik-baik. Arti lain dari Anomali adalah penyimpangan atau keanehan yang terjadi atau dengan kata lain tidak seperti biasanya . hardware (perangkat keras).. 1973: 4).Berdasarkan KBBI (2005:1362) sistemik berarti (a) teratur menurut sistem. dan Rosenzweig. saling berinteraksi. atau variabel yang terorganisir. SUBSISTEM adalah Sistem didalam suatu sistem di mana sistem berada pada lebih dari satu tingkat. kelainan. dan 4) Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar. Dari defenisi ini dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem secara umum. Berdasarkan KBBI (2005:1362) sistemik berarti (a) 1 bertalian atau berhubungan dengan suatu sistem atau susunan yang teratur.

DEFINISI KEPUTUSAN. Hakikat keputusan adalah menyelenggarakan sintesis. Itu semua bermula ketika kita perlu untuk melakukan sesuatu tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan. Proses ini disebut sintesis konkretiva.id/kontribusi-teknologi-pendidikan-dalam-pembangunan-pendidikan).wikipedia.wikipedia.org/wiki/Keputusan) Keputusan adalah suatu reaksi terhadap beberapa solusi alternatif yang dilakukan secara sadar dengan cara menganalisa kemungkinan-kemungkinan dari alternatif tersebut bersama konsekuensinya. sedangkan yang lain mewakili unsur formal. maka . HOLISTIK. Aktivitas tersebut bermaksud untuk menangkap hubungan yang ada dan hendak menentukan hubungan antara dua konsep tadi. Setiap keputusan akan membuat pilihan terakhir. Holistik juga berarti yang menyatakan bahwa keseluruhan lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya. Dua konsep yang berada di dalam pikiran kita tadi. Sinergistik adalah pendekatan yaitu yang menjamin adanya nilai tambah dari keseluruhan kegiatan dibandingkan dengan bila kegiatan itu dijalankan sendiri-sendiri (http://blog.ac. Setiap keputusan akan membuat pilihan terakhir. dapat berupa tindakan atau opini. Untuk itu keputusan dapat dirasakan rasional atau irrasional dan dapat berdasarkan asumsi kuat atau asumsi lemah.org/wiki/Anomali).tp.(http://id. keputusan adalah suatu ketetapan yang diambil oleh organ yang berwenang berdasarkan kewenangan yang ada padanya. (Sumber : http://id. Suatu kondisi yang menekankan hubungan organik atau fungsional antara bagian yang satu dengan lainnya dalam suatu keseluruhan. yakni unsur penentuan. Itu semua bermula ketika kita perlu untuk melakukan sesuatu tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan. Untuk itu keputusan dapat dirasakan rasional atau irrasional dan dapat berdasarkan asumsi kuat atau asumsi lemah. Keputusan adalah suatu reaksi terhadap beberapa solusi alternatif yang dilakukan secara sadar dengan cara menganalisa kemungkinan-kemungkinan dari alternatif tersebut bersama konsekuensinya. yakni yang disebut kegiatan memutuskan. dapat berupa tindakan atau opini. Apabila kemudian kita membuat kegiatan penyatuan konsep-konsep di mana kita mengakui atau menolak hubungan yang ada. Sintesis ini adalah suatu aktivitas mengumpulkan atau memperbandingkan dua buah konsep. SINERGISTIK. yang satu mewakili unsur yang akan ditentukan.

Subjek dan predikat merupakan materi keputusan sedangkan bnetuk keputusan terdiri dari pengakuan atau penolakan.Lasswell mengatakan ”kebijakan merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menunjukkan pilihan paling penting yang dibuat baik oleh organisasi maupun dalam kehidupan sehari-hari” (Lane.3). Charles .kita menyelenggarakan sintesis objektiva.Anderson (1979) mendefinisikan “kebijakan adalah suatu rangkaian kegiatan dan maksud tertentu yang diikuti oleh seorang atau seperangkat pemeran (aktor) dalam mengatasi satu masalah mengenai satu hal “(p.Second Edition (New York: Praeger Publishers1978) 3. 2. DEFINISI AKSIOMA Aksioma adalah pendapat yang dijadikan pedoman dasar dan merupakan Dalil Pemula. 1996:47). dan tidak diuji kebenarannya.Contoh Beberapa aksioma yang diperlukan dalam geometri ruang dikemukakan oleh EUKLIDES.Public policy making.Heinz Eulau dan Kenneth Prewitt mendefinisikan bahwa “kebijakan adalah “ keputusan tetap” yang dicirikan oleh konsistensi dan pengulangan (repetitiveness) tingkah laku dari mereka yang membuat dan dari mereka yang mematuhi keputusan tersebut “(Jones. Apabila unsur-unsur keputusan diuraikan maka dapat ditemukan tiga buah unsur : 1) subjek. atau Aksioma yaitu suatu pernyataan yang diterima sebagai kebenaran dan bersifat umum. (James E. sehingga kebenarannya tidak perlu dibuktikan lagi.Anderson. Aksioma adalah suatu pernyataan yang diandaikan benar pada suatu sistem dan diterima tanpa pembuktian. Aksioma hanya memuat istilah dasar dan istilah terdefinisi. DEFINISI KEBIJAKAN 1. keputusan adalah kegiatan manusia melalui akal budinya tempat ia mempersatukan karena mengakui (identitasnya) atau memisahkan karena menolak (identitasnya). 3) pengakuan atau penolakan. (Jones. tanpa memerlukan pembuktian. Jadi kalau dirumuskan kembali. tidak berdiri sendiri. dan tidak saling bertentangan. dapat membangun sistem tersebut . 1995:291). 2) predikat. Sekelompok aksioma dalam suatu sistem harus konsisten.

PT. 6. 2002). Kemampuan atau kapabilitas disebut oleh sebagian praktisi pembelajaran sebagai kompetensi dasar karena menjadi dasar untuk mencapai kompetensi. Implementasi dan Evaluasi Kerja. (Atwi Suparman. Lembaga Administrasi Negara.Hoogerwerf (1983) menggambarkan kebijakan sebagai “usaha untuk mencapai tujuan tertentu dengan sarana tertentu dan dalam urutan waktu tertentu” ”(p. Raja Grafindo Persada. keterampilan dan sikapperilaku secara bermakna dalam kehidupan. 2011) .O. Jakarta.Mustofadijaya (1992) merumuskan batasan kebijakan sebagai berikut:Keputusan suatu organisasi (publik atau bisnis) yang bertujuan mengatasi permasalahan tertentu atau mencapai tujuan tertentu.3-4). berisikan ketentuan-ketentuan yang dapat dijadikan pedoman berprilaku dalam (a) pengambilan keputusan lebih lanjut.) 4.Pengantar Kebijakan Publik (Public Policy). Manajemen Proses Kebijakan Publik: Formulasi.Isworo (1996) menyebutkan bahwa “kebijakan adalah hasil dari suatu keputusan setelah melalui pemilihan alternatif yang tersedia dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif” (p.229-230). 5. dan (b) penerapan atau pelaksanaan dari suatu kebijaksanaan yang telah ditetapkan.R. A. Jakarta. baik dalam hubungan dengan unit organisasi pelaksana maupun dengan kelompok sasaran yang dimaksudkan (p.16-17). Kompetensi ( bukan kewenangan ) diindikasikan dengan kinerja yang baik atau lebih baik sebagai hasil dari kemampuan menerapkan pengetahuan. yang harus dilakukan baik kelompok sasaran ataupun unit organisasi pelaksana kebijaksanaan. KOMPETENSI. 1996.(Mustopadidjaya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->