ISTILAH ISTILAH

DEFINISI TEORI Berikut ini beberapa pengertian yang diungkapkan oleh ahli mengenai apakah “teori”. Pendapatpendapat tersebut, adalah: a.KERLINGER (1973, dalam Nazir, 2005: 19) teori adalah sekumpulan konsep, definisi, dan proposisi yang saling kait mengkait yang menghadirkan suatu tinjauan secara sistematis atas fenomena yang ada dengan menunjuk secara spesifik hubunganhubungan antara variabel-variabel yang terkait dalam fenomena, dengan tujuan memberikan penjelasan dan prediksi atas fenomena tersebut. b.GIBBS (1972) mendefinisikan teori sebagai suatu kumpulan pernyataan yang mempunyai kaitan logis, merupakan cermin dari kenyataan yang ada tentang sifat-sifat atau ciri-ciri suatu kelas, peristiwa atau suatu benda.c.JONATHAN H.TURNER mendefinisikan teori adalah sebuah proses mengembangkan ide-ide yang membantu kita menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi.d.LITTLEJOHN & KAREN FOSS mendefinisikan teori merupakan sebuah sistem konsep yang abstrak dan hubungan-hubungan konsep tersebut yang membantu kita untuk memahami sebuah fenomena. e.NAZIR mendefinisikan teori adalah pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa atau kejadian.f.CALVIN S. HALL & GARDNER LINZEY mendefinisikan teori adalah hipotesis (dugaan sementara) yang belum terbukti atau spekulasi tentang kenyataan yang belum diketahui secara pasti.g.KING mendefinisikan teori adalah sekumpulan konsep yang ketika dijelaskan memiliki hubungan dan dapat diamati dalam dunia nyata. h.MANNING mendefinisikan teori adalah seperangkat asumsi dan kesimpulan logis yang mengaitkan seperangkat variabel satu sama lain. Teori akan menghasilkan ramalan-ramalan yang dapat dibandingkan dengan pola-pola yang diamati. i.STEVENS mendefinisikan teori adalah suatu pernyataan yang isinya menyebabkan atau mengkarakteristikkan beberapa fenomena. j.FAWCETT mendefinisikan teori adalah suatu deskripsi fenomena tertentu, suatu penjelasan tentang hubungan antar fenomena atau ramalan tentang sebab akibat satu fenomena pada fenomena yang lain. k.TRAVERS mendefinisikan a theory consist of generalizations intended to explain phenomena and that the generalizations must be predictive. Teori terdiri dari generalisasi yang dimaksudkan untuk menjelaskan dan

memprediksi sebuah fenomena. l.EMORY – COOPER mendefinisikan teori merupakan suatu kumpulan konsep, definisi, proposisi, dan variable yang berkaitan satu sama lain secara sistematis dan telah digeneralisasikan, sehingga dapat menjelaskan dan memprediksi suatu fenomena (fakta-fakta) tertentu. m.SUKMADINATA (1999: 17) menyatakan bahwa “teori merupakan suatu set atau sistem pernyataan (a set of statement) yang menjelaskan serangkaian hal”. Teorimerupakan abstraksi dari pengetahuan pengertian atau hubungan dari proporsi atau dalil. Secara umum, teori adalah sebuah sistem konsep abstrak yang mengindikasikan adanya hubungan di antara konsep-konsep tersebut yang membantu kita memahami sebuah fenomena. Sehingga bisa dikatakan bahwa suatu teori adalah suatu kerangka kerja konseptual untuk mengatur pengetahuan dan menyediakan suatu cetak biru untuk melakukan beberapa tindakan selanjutnya. Tiga hal yang perlu diperhatikan jika kita ingin mengenal lebih lanjut tentang teori adalah: 1.Teori merupakan suatu proporsi yang terdiri dari konstrak yang sudah didefinisikan secara luas sesuai dengan hubungan unsur-unsur dalam proporsi tersebut secara jelas 2.Teori menjelaskan hubungan antar variable sehingga pandangan yang sistematik dari fenomena yang diterangkan variabel-variabel tersebut dapat jelas 3.Teori menerangkan fenomena dengan cara menspesifikasikan variabel yang saling berhubungan.

MODEL

Berikut ini pengertian dari model yang diungkapkan oleh beberapa ahli. Model adalah pola (contoh, acuan, ragam) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan (Departemen P dan K, 1984:75). Sementara itu, Simarmata (1983: ix-xii), menyebutkan model adalah abstraksi dari sistem sebenarnya, dalam gambaran yang lebih sederhana serta mempunyai tingkat prosentase yang bersifat menyeluruh, atau model adalah abstraksi dari realitas dengan hanya memusatkan perhatian pada beberapa sifat dari kehidupan sebenarnya.

PARADIGMA

com/humanities/philosophy/. atau lebih konkret lagi.shvoong. b) Epistomological: Apakah hakikat hubungan antara yang ingin mengetahui (peneliti) dengan apa yang dapat diketahui? Secara lebih sederhana dapat dikatakan epistomologi mempertanyakan mengapa peneliti ingin mengetahui realitas.filsafatilmu. Menurut Guba (1990:18) menyatakan suatu paradigma dapat dicirikan oleh respon terhadap tiga pertanyaan mendasar yaitu pertanyaan ontologi.com/artikel/pengertian/paradigma-thomas-kuhn.Menurut Thomas Kuhn mendefinisikan paradigma sebagai “Praktek yang mendefinisikan disiplin ilmiah pada beberapa poin dalam waktu. epistomologi. not only in choices of method but in ontologically and epistomologically fundamental ways” Pengertian tersebut mengandung makna paradigma adalah sistem keyakinan dasar atau cara memandang dunia yang membimbing peneliti tidak hanya dalam memilih metode tetapi juga cara-cara fundamental yang bersifat ontologis dan epistomologis. dengan ilmu yang mendalam mengenai pengobatan timur. Sebagai contoh: Seorang ilmuan pengobatan Cina. Denzin & Lincoln (1994:105) mendefinisikan paradigma sebagai: “Basic belief system or worldview that guides the investigator. ontologi mempertanyakan hakikat suatu fenomena. ontologi dapat dikatakan mempertanyakan tentang hakikat suatu realitas. 20-03-2012). akan memiliki pandangan pemikiran yang berbeda daripada pemikiran seorang peneliti dari barat.” Paradigma dalam pemikiran Thomas Kuhn adalah sesuatu yang berdasar budaya dan peluang. POSTULAT . (http://www. Paradigma adalah kumpulan tata nilai yang membentuk pola pikir seseorang sebagai titik tolak pandangannya sehingga akan membentuk citra subjektif seseorang – mengenai realita – dan akhirnya akan menentukan bagaimana seseorang menanggapi realita itu. 20 Maret 2012). a) Ontological: Apakah hakikat dari sesuatu yang dapat diketahui? Atau apakah hakikat dari realitas? Secara lebih sederhana. dan metodologi. atau lebih konkret lagi epistomologi mempertanyakan mengapa suatu fenomena terjadi atau dapat terjadi? C) Methodological: Bagaimana cara peneliti menemukan pengetahuan? Secara lebih sederhana dapat dikatakan metodologi mempertanyakan bagaimana cara peneliti menemukan pengetahuan. Diundu Selasa. atau lebih konkret lagi metodologi mempertanyakan cara atau metoda apa yang digunakan oleh peneliti untuk menemukan pengetahuan? (http://id.

Seperti telah dijelaskan bahwa postulat atau patokan pikir itu adalah “suatu keterangan yang benar”. Contohnya adalah postulat Einstein dalam relativitas khusus tentang kecepatan cahaya. 4. Contoh: Dalam geometri: setiap garis paling sedikit berisi dua titik berbeda.Prinsip Kausalitas adalah keyakinan bahwa setiap kejadian mempunyai sebab dan dalam situasi yang sama.Asumsi yang menjadi pangkal dalil yang dianggap benar tanpa perlu membuktikannya.Prinsip Objektivitas mengharuskan si penyelidik untuk bersikap tidak memihak mengenai berbagai data di hadapannya. 2.Prinsip Prediktif Uniformatif mengatakan bahwa sekelompok kejadian akan menunjukkan derajat hubungan di antara mereka di kemudian hari sama dengan apa yang mereka perlihatkan pada masa yang lalu atau sekarang.” Berikut. Ia mengingatkan kita terhadap keterangan yang berbelit-belit. 5.Prinsip Kehematan atau parsimony mengatakan bahwa oleh karena banyak hal yang sama seseorang memilih keterangan yang paling sederhada dan menganggapnya sebagai yang paling benar. Fakta-fakta harus dapat dihayati dengan cara yang sama sebagaimana yang dilakukan oleh orang normal. Maksud dari sikap ini adalah untuk menghilangkan berbagai unsur subjektif dan pribadi sedapat mungkin dan memusatkan perhatian kepada hal yang sedang dipelajari. pengalaman. Postulat adalah pernyataan yang dibuat untuk mendukung sebuah teori tanpa dapat dibuktikan kebenarannya. dan eksperimen dan semua itu bertentangan dengan otoritas. sebab yang sama menimbulkan efek yang sama. Pengetahuan adalah hasil dari pengamatan. Prinsip ini mengekangadanya keruwetan yang tidak perlu. Postulat-postulat adalah bersifat tidak butuh pada pembuktian. digunakan untuk menurunkan keterangan lain sebagai landasan awal untuk menarik suatu kesimpulan. anggapan dasar adalah pernyataan matematika yang disepakati benar tanpa pembuktian. misalnya “kemustahilan dua hal yang kontradiktif. 3.Prinsip Empirisme mendorong si penyelidik untuk menganggap bahwa kesan dari indranya dapat dipercaya dan bahwa ia dapat mengkonsep kebenaran dengan menunjukkan fakta-fakta yang telah dialaminya. yang kebenarannya itu dapat diterima tanpa harus diuji atau dibuktikan lebih lanjut. 8 prinsip dalam postulat: 1. Prinsip ini biasanya disebut “pisau cuk Occam” untuk . intuisi atau pikiran sadar.

asumsi berarti anggapan. 20 Maret 2012). PROPOSISI Menurut Bintang Sitepu (2012). (http://romauliferonica. meramalkan. 8. dan ekperimen tidak dapat diulang.com.Prinsip Pengukuran yang Pasti atau exact measurement prinsip ini menghendaki agar berbagai hasil penyelidikan dapat dijelaskan secara kuantitatif atau matematik.Prinsip Isolasi atau segregation menghendaki agar fenomena yang diselidiki itu dipisahkan dari yang lain sehingga dapat diselidiki sendiri. pikiran yang dianggap benar untuk sementara. Ini adalah tujuan ilmu fisika yang memerlukan berbagai ukuran objektif yang dapat diteliti kebenarannya. memperhitungkan. khususnya untuk melakukan eksperimen. . 6. kita berasumsi bahwa memiliki gelar nanti akan membuat kita lebih mudah mendapatkan kerja (tapi belum tentu juga kan). Dengan kata lain. 7. Asumsi adalah anggapan. proposisi adalah sekumpulan konsep yang memiliki makna yang lengkap. sebelum ada kepastian. dugaan. ASUMSI Dalam KBBI (2005. dugaan. Tanpa kontrol. pikiran. Asumsi adalah beberapa pernyataan sebagai bagian mendasar dari alasan. Proposisi ialah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang hubungan antara dua atau beberapa hal yang dapat dinilai benar atau salah. memperkirakan. Proposisi berarti pernyataan tentang realitas yang dapat dievaluasi apakah benar atau salah. Jika keadaan berubah waktu eksperimen dilakukan. seorang filsuf Inggris pada abad ke-14 yang mengatakan bahwa kesatuan tidak boleh digandakan lebih daripada yang diperlukan (entities should not be multiplied beyond necessary).mengingatkan kita kepada William of Occam. 101). banyak faktor yang berbeda-beda pada waktu yang sama. proposisi sebagai pernyataan yang di dalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain. mengasumsikan v menduga.blogspot.Prinsip Kontrol mengatakan bahwa kontrol adalah sangat perlu. hasilnya mungkin tidak benar. Contoh: Ketika kita kuliah.

Penerbit PPM:Jakarta) HUKUM Dalam KKBI (2005: 531) hukum berarti n 1 peraturan yg dibuat oleh penguasa (pemerintah) atau adat yang berlaku bagi semua orang dalam suatu masyarakat (negara). Itu berarti. 2) tujuannya mengatur tata tertib kehidupan masyarakat. harus dipatuhi.M. (3) yang bersifat memaksa. kumpulan dari konsep membentuk proposisi (Buku Metode Penelitan: Edisi Revisi.Perhatikan bahwa di dalam proposisi ini ada beberapa konsep seperti „uang‟ dan „kebahagiaan‟.. Kansil.S. ini merupakan suatu proposisi. Soeroso. dsb untuk mengatur pergaulan hidup dalam masyarakat.S. vonis. Hukum objektif adalah peraturanperaturan yang mengatur hubungan antara sesama anggota masyarakat. 3 patokan (kaidah. yaitu masing-masing anggota masyarakat yang saling mengadakan hubungan hukum. hukum adalah segala peraturan tertulis dan tidak tertulis yang mempunyai sanksi yang tegas terhadap pelanggarnya. (4) dan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar peraturan tersebut (sanksi itu pasti dan dapat dirasakan nyata bagi yang bersangkutan). peraturan. bahwa hukum itu mengadakan ketata-tertiban dalam pergaulan manusia. sebagai keamanan dan ketertiban terpelihara. pengarang Ronny kountur. C. yaitu hubungan antar sesama anggota masyarakat yang diatur oleh hukum. bahwa hukum itu ialah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa. (2) yang diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib. 4 keputusan (pertimbangan) yang ditetapkan oleh hakim (dalam pengadilan).Apabila kita mengatakan “banyaknya uang menentukan kebahagiaan seseorang”.T. 2 undang-undang. Menurut R. hukum pada dasarnya adalah (1) peraturan tingkah laku manusia. Sedangkan Simorangkir dan Woerjono Sastropranoto. ketentuan) mengenai suatu peristiwa (alam dsb) yang tertentu. mengemukakan. berpendapat. adalah himpunan peraturan yang dibuat oleh yang berwenang dengan tujuan untuk mengatur tata kehidupan bermasyarakat yang mempunyai ciri memerintah dan melarang serta mempunyai sifat memaksa dengan menjatuhkan sanksi hukuman bagi yang melanggarnya. Menurut Daliyo. Unsur-unsur yang terkandung dalam definisi hukum sebagai berikut: 1) peraturan dibuat oleh yang berwenang. Dari sini berkembang pengertian (1) hubungan hukum. Ph. yang menentukan tingkah laku . 3) mempunyai ciri memerintah dan melarang.D. dan 4) bersifat memaksa dan ditaati Menurut Abdulkadir Muhammad. 2007:84. definisi hukum secara umum. dkk. D. (1989: 30). dan (2) subjek hukum.

Karena orang merasakan bahwa peraturan dirasakan sebagai hukum.htm.Karena masyarakat menghendakinya. Mereka tidak menghiraukan dan baru merasakan dan memikirkan apabila telah melanggar hingga merasakan akibat pelanggaran tersebut. sehingga kebenarannya perlu dibuktikan terlebih dahulu. 3 pendapat yang dikemukakan dan dipertahankan sebagai suatu kebenaran. Orang merasakan malu atau khawatir dituduh sebagai orang yang asosial apabila orang melanggar suatu kaidah sosial/hukum. Mereka baru merasakan adanya hukum apabila luas kepentingannya dibatasi oleh peraturan hukum yang ada.Karena orang harus menerimanya supaya ada rasa ketentraman. Penerimaan rasional itu sebagai akibat adanya sanksi-sanksi hukum supaya tidak mendapatkan kesukaran.asiamaya. yaitu: 1. Sebabnya hukum ditaati orang menurut Utrecht. 3. dalil (n) berarti 1 keterangan yg dijadikan bukti atau alasan suatu kebenaran (terutama berdasarkan kalimat-kalimat ayat Quran). 4 tanda. (kaidah atau teorema) adalah kebenaran yang diturunkan dari aksioma. yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib. (Sumber: http://www.manusia dalam lingkungan masyarakat. 2 patokan-patokan dl matematika dsb. orang memilih untuk taat saja pada peraturan hukum karena melanggar hukum mendapat sanksi hukum. mengungkapkan bahwa hukum merupakan himpunan petunjuk hidup perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang seharusnya ditaati oleh seluruh anggota masyarakat oleh karena itu pelanggaran petunjuk hidup tersebut dapat menimbulkan tindakan oleh pemerintah/penguasa itu. 4. 20 Maret 2012) DALIL Dalil. Dalam KBBI (2005: 311). diundu pada. Dalil adalah suatu kesimpulan yang kebenarannya dibuktikan berdasarkan hipotesa-hipotesa tertentu. 2. Mereka benar berkepentingan akan berlakunya peraturan tersebut. . Utrecht. Lebih spesifik E. Dalam kenyataannya banyak orang yang tidak menanyakan apakah sesuatu menjadi hukum/belum. pelanggaran-pelanggaran yang dikenai tindakan-tindakan hukum tertentu. atau suatu kesimpulan yang telah dibuktikan kebenarannya.Karena adanya paksaan (sanksi) sosial.com/konsultasi_hukum/ist_hukum/definisi_hukum.

penggambaran hal-hal atau benda-benda ataupun gejala sosial. Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. 2010). produk subjektif yang berasal dari cara seseorang membuat pengertian terhadap objek-objek atau benda-benda melalui pengalamannya (setelah melakukan persepsi terhadap objek/benda). seseorang memiliki prinsip menegakkan keadilan walau apapun yang dihadapi. Prinsip akan hancur jika ada unsurunsur luar yang tidak sehaluan dengan tujuannya ikut dicampur adukkan. hukum (sesuatu teori dan lain-lain) (Sjarkawi. konsep adalah gambaran mental dari objek. atau apa pun yang ada di luar bahasa. Pada tingkat konkrit. PRINSIP Prinsip adalah asas atau dasar yang harus ada (yang menjadi pokok sesuatu pemikiran. konsep merupakan sintesis sejumlah kesimpulan yang telah ditarik dari . dan merupakan akumulasi dari pengalaman ataupun pemaknaan oleh sebuah obyek atau subyek tertentu (http://id. Contohnya.. konsep merupakan suatu gambaran mental dari beberapa objek atau kejadian yang sesungguhnya.com/go/sites/mview/syahran7. Prinsip adalah pegangan hidup yang diyakini mampu seseorang mampu membantu dirinya mencapai tujuan hidup yang dia inginkan atau programkan. 20 Maret 2012). Woodruf mendefinisikan konsep sebagai adalah suatu gagasan/ide yang relatif sempurna dan bermakna. 20 Maret 2012). proses. kajian. Diundu. yang digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain. terhentilah prinsip mencari keadilan (http://peperonity. KONSEP Konsep adalah ide-ide. suatu pengertian tentang suatu objek.penunjukan. di 'cemari' dengan rasa iba dan kata maaf sehingga hilanglah keadilan. selalunya unsur tersebut berwujud emosi. tapi dalam prosesnya. tindakan. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2007: 588). Pada tingkat abstrak dan komplek. 1985: 46).wikipedia. dan lain-lain).org/wiki/Prinsip. yang dinyatakan dalam istilah atau kata (Malo dkk. Sebuah prinsip merupakan roh dari sebuah perkembangan ataupun perubahan.

Konsep juag dapat diartikan pembawa arti. Sementara itu. Konsep juga dapat diartikan pembawa arti. entitas mental yang universal yang menunjuk pada kategori atau kelas dari suatu entitas. Pengertian Konsep sendiri adalah universal di mana mereka bisa diterapkan secara merata untuk setiap extensinya. kejadian atau hubungan. 20 Maret 2012). Soedjadi mendefinisikan konsep adalah ide abstrak yang digunakan untuk menagadakan klasifikasi atau penggolongan yang apad umumnya dinyatakan dengan suatu istilah atau rangakaian kata. PROSEDUR Menurut Muhammad Ali (2000 : 325) “Prosedur adalah tata cara kerja atau cara menjalankan suatu pekerjaan”. Contoh konsep tentang „marah‟ memberikan arti yang berbeda dengan konsep tentang „bahagia‟.M. Konsep juga digunakan dalam memberikan arti dari sesuatu. Pengertian Konsep sendiri adalah universal di mana mereka bisa diterapkan secara merata untuk setiap extensinya.Bahri menjelaskan konsep adalah satuan ahli yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai ciri yang sama (http://carapedia. Dari wikipedia bahasa Indonesia dijelaskan bahwa Konsep merupakan abstrak. Menurut Amin Widjaja (1995 : 83) “Prosedur adalah sekumpulan bagian yang saling berkaitan misalnya : orang. Ph.. D.S. Penerbit PPM:Jakarta).D. Pengertian abstrak yang digunakan para ilmuwan sebagai komponen dalam membangun proposisi dan teori. Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan yang dimaksud dengan . pengarang Ronny kountur.pengalaman dengan objek atau kejadian tertentu.com/definisi_konsep. jaringan gudang yang harus dilayani dengan cara yang tertentu oleh sejumlah pabrik dan pada gilirannya akan mengirimkan pelanggan menurut proses tertentu”. Sedangkan menurut Kamaruddin (1992 : 836 – 837) “Prosedur pada dasarnya adalah suatu susunan yang teratur dari kegiatan yang berhubungan satu sama lainnya dan prosedur-prosedur yang berkaitan melaksanakan dan memudahkan kegiatan utama dari suatu organisasi”.(Buku Metode Penelitan: Edisi Revisi. 2007:84. pengertian prosedur menurut Ismail masya (1994: 74) mengatakan bahwa “Prosedur adalah suatu rangkaian tugas-tugas yang saling berhubungan yang merupakan urutanurutan menurut waktu dan tata cara tertentu untuk melaksanakan suatu pekerjaan yang dilaksanakan berulang-ulang”.

emosi dan faktor-faktor lain berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya. retensi.(http://id. Rogers (ahli Psikoterapi) adalah untuk membimbing anak kearah kebebasan dan kemerdekaan. hal ini dilakukan dalam konteks belajar. 2003:28). Belajar terdiri dari tiga komponen penting yakni kondisi eksternal yaitu stimulus dari lingkungan dari acara belajar.Skiner (1958) adalah suatu proses adaptasi atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progresif. timbulnya kapabilitas disebabkan oleh stimulasi yang berasal dari lingkungan dan proses kognitif yang dilakukan oleh pelajar.wikipedia. kondisi internal yang menggambarkan keadaan internal dan proses kognitif siswa. keterampilan motorik.org/wiki/Pembelajaran). Menurut Gagne dan Briggs (1979:3). Menurut Robert M. yaitu suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap (Abdurrahman. instruction atau pembelajaran adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa. dan hasil belajar berupa kapabilitas. pengolahan informasi. dan hasil belajar yang menggambarkan informasi verbal. Kebebasan itu hanya dapat di pelajari dengan memberi anak didik kebebasan sejak mulanya sejauh ia dapat memikulnya sendiri. keterampilan intelek. terjadi sebagai hasil dari pengalaman.prosedur adalah suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan urutan waktu dan memiliki pola kerja yang tetap yang telah ditentukan. PEMBELAJARAN Pembelajaran adalah setiap perubahan perilaku yang relatif permanen. disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal. Belajar menurut Carl R. dapat melakukan pilihan tentang apa yang dilakukannya dengan penuh tanggung jawab sebagai hasil belajar. sikap. Knirk & Gustafson (2005)menjelaskan bahwa Pembelajaran merupakan setiap kegiatan yang dirancang . dan siasat kognitif. yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang. mengetahui apa yang baik dan yang buruk. BELAJAR Proses dari seorang individu yang berupaya mencapai tujuan belajar atau yang disebut hasil belajar. Galloway dalam Toeti Soekamto (1992: 27) mengatakan belajar merupakan suatu proses internal yang mencakup ingatan.Gagne (1970) belajar adalah suatu kegiatan yang kompleks.Belajar menurut pandangan B.F.

20 Tahun 2003 dijelaskan bahwa Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.wikipedia. secara luas.oleh guru untuk membantu seseorang mempelajari suatu kemampuan dan atau nilai yang baru dalam suatu proses yang sistematis melalui tahap rancangan. sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. pelaksanaan. Menurut UUSPN No. hermeneutika telah sering didefinisikan sebagai ilmu tentang penafsiran (science of interpretation). adalah sebuah studi dalam bidang filsafat yang mempelajari manusia sebagai sebuah fenomena. Dalam bukunya Neues Organon (1764). Definisi hermeneutika masihlah terus berkembang. http://id. Menurut Richard E. definisi hermeneutika setidaknya dapat dibagi menjadi enam. Ilmu fenomonologi dalam filsafat biasa dihubungkan dengan ilmu hermeneutik. Dimyati & Mudjiono (2005) menjabarkan bahwa Pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional. Pembelajaran menurut Surya.org/wiki/Fenomenologi. FENOMENOLOGI Fenomenologi. hermeneutika juga sering didefinisikan sebagai: Pertama.1777). teori penafsiran Kitab Suci (theory of . Palmer. dan evaluasi dalam konteks kegiatan belajar mengajar. yang menekankan pada penyediaan sumber belajar. yaitu ilmu yang mempelajari arti daripada fenomena ini. Akan tetapi. ditulisnya tentang ilmu yang tak nyata. terutama dalam studi kritik mengenai Alkitab. untuk membuat siswa belajar secara aktif. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Johann Heinrich Lambert (1728 . (2004) Pembelajaran merupakan suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan. seorang filsuf Jerman. Sejak awal. HERMENEUTIKA Hermeneutika berasal dari bahasa Yunani Ερμηνεύω hermēneuō: menafsirkan) adalah aliran filsafat yang bisa didefinisikan sebagai teori interpretasi dan penafsiran sebuah naskah melalui percobaan. Biasa dipakai untuk menafsirkan Alkitab.

diuji dan dibuktikan atas dasar metode empiris. dari tindakan manusia menafsirkan. hermeneutika sebagai pemahaman eksistensial dan fenomenologi eksistensi (phenomenology of existence dan of existential understanding). baik secara kolektif maupun secara personal. Pengetahuan demikian hanya bisa dihasilkan melalui penetapan teori-teori melalui metode saintifik yang ketat. Keenam. Kelima. masingmasing. hermeneutika sebagai metodologi filologi umum (general philological methodology). dalam pengertian di atas dan sebagai pendekatan telah dikenal sejak Yunani Kuno . Hermeneutika sebagai sistem penafsiran dapat diterapkan. untuk memahami makna yang terkandung dalam mitos-mitos ataupun simbol-simbol. hermeneutika sebagai sistem penafsiran (system of interpretation). melainkan pendekatan yang sangat penting didalam problem penafsiran suatu teks.shvoong. Pada intinya. Keenam definisi tersebut bukan hanya merupakan urutan fase sejarah. hermeneutika sebagai ilmu tentang semua pemahaman bahasa (science of all linguistic understanding). positivisme merupakan tahap puncak dari hukum tiga tahap perkembangan yang dicirikan Comte dimana pada tahap positivisme masyarakat mempercayai pengetahuan ilmiah. Positivisme dikembangkan oleh Auguste Comte pada tahun 1830 sampai dengan 1850-an. Keempat. Terminologi positivisme dicetuskan pada . hermeneutika sebagai landasan metodologis dari ilmuilmu kemanusiaan (methodological foundation of Geisteswissenschaften). Kedua. Keenam definisi tersebut. gejala alam dijelaskan oleh akal budi berdasarkan pada hukum-hukum yang dapat ditinjau. dan manusia berkonsentrasi pada kegiatan observasi untuk menemukan keteraturan dunia fisik maupun sosial. POSITIVISME Positivime adalah suatu aliran filsafat yang beranggapan bahwa pengetahuan itu semata-mata berdasarkan pengalaman dan ilmu yang pasti. mewakili berbagai dimensi yang sering disoroti dalam hermeneutika. namun dapat dipertanggungjawabkan.com/law-andpolitics/contemporary-theory) Pada dasarnya positivisme adalah sebuah filsafat yang meyakini bahwa satu – satunya pengetahuan yang benar adalah yang didasarkan pada pengalaman aktualfisikal. Positivisme. Ketiga. Pada tahap positivisme. terutama penafsiran teks. Sumber: (http://id. yang karenanya spekulasi metafisis dihindari.biblical exegesis). Setiap definisi membawa nuansa yang berbeda.

Otto Neurath. Meskipun Comte dan Mach mempunyai pengaruh yang besar dalam penulisan ilmu ekonomi (Comte mempengaruhi pemikiran J. Pengembangan penting dalam paham positivisme klasik dilakukan oleh ahli ilmu alam Ernst Mach yang mengusulkan pendekatan teori secara fiksi (fictionalist). Untuk keperluan itu harus digunakan piranti (tools) yang bersifat nomotetik yaitu yang abstrak dan berlaku universal berupa angka-angka matematis atau lazim dikenal dengan statistik. Tradisi ini dikenal sebagai paradigma positivis. Herbert Feigl. metafisik. yaitu dengan bertolak dari hal yang bersifat umum dan abstrak ke arah yang khusus dan konkrit. Pada tahap metafisik manusia akan mencari penyebab akhir (ultimate cause) dari setiap fenomena yang terjadi. dan para pendirinya percaya bahwa hal ini merupakan awal babak baru dalam penyelidikan filosofi. Positivisme dikenal menggunakan pendekatan deduktif. Pengajaran utama dalam logika positivisme dikembangkan pada tahun 1920 oleh Moritz Schlich. Tujuan dari seluruh analisis filosofi adalah analisis logika dari ilmu yang dinyatakan sebagai positif. Kurt Gödel. Rudolf Carnap and kelompok lain yang sering disebut Vienna Circle. Hans Hahn. fenomena alam dan sosial dapat dijelaskan berdasarkan kekuatan spiritual. atau empiris.id/tag/artikel-definisi-pendekatan-deduktif?p=8#ixzz1q59U3e2b) . yang merupakan label dari logika positivisme. Untuk keperluan itu harus digunakan piranti (tools) yang bersifat nomotetik yaitu yang abstrak dan berlaku universal berupa angka-angka matematis atau lazim dikenal dengan statistik. Comte percaya bahwa dalam alam pikiran manusia melewati tiga tahapan historis yaitu teologi. Logika positivisme menempati posisi sebagai filosofi empiris yang radikal. tetapi perkembangan ilmu hanya terjadi bila fiksi yang bermanfaat digantikan dengan pernyataan yang mengandung hal yang dapat diobservasi. (http://blog. Teori ilmiah bermanfaat sebagai alat untuk menghafal. Dalam tahap teologi.ac.pertengahan abad 19 oleh salah satu pendiri ilmu sosiologi yaitu Auguste Comte.tp. Friedrich Waismann. Dalam tahapan ilmiah usaha untuk menjelaskan fenomena akan ditinggalkan dan ilmuwan hanya akan mencari korelasi antar fenomena. pengaruh yang paling utama adalah ide dalam pembentukan filosofi ilmiah pada abat 20 yang disebut logika positivisme (logical positivism). serta didasarkan pada teori-teori tertentu dengan prosedur yang baku.S. maka sesuatu itu mengandung besaran yang dapat diukur. dengan landasan berpikir: “kalau sesuatu itu ada. dan ilmiah. Mill dan Pareto sedangkan pandangan Mach diteruskan oleh Samuelson dan Machlup).

id/tabir-kebenaran-pascapositivistik#ixzz1q5BtbD9o) POST-MODERNISME . Pendekatan hermeneutik ini pada awalnya banyak digunakan oleh pada agamawan. Penggunaan pendekatan fenomen ologi ini boleh dikatakan merupakan awal dari tumbuhnya paradigma pascaposivistik.tp. namun secara induktif mengakumulasikan pengalaman khusus menjadi umum. Kebenaran itu juga bersifat unik karena berarti pula suatu pembenaran. (http://blog. Kebenaran dan pembenaran ini sarat dengan nilai (value loaded). terutama yang berhubungan langsung dengan manusia.ac. Mereka ini menafsirkan apa yang ada dalam naskah (kitab suci. Akal sehat ini mengandung makna yang diberikan oleh seseorang dalam menghadapi pengalaman dan kehidupannya sehari-hari. artefak atau kitab undang-undang) sesuai masalah yang dihadapinya dengan membangun argumentasi sendiri. yaitu mengungkap secara naratif dengan memberikan uraian rinci mengenai hakikat suatu objek atau konsep. dan bahkan kemudian bahkan mengukuhkan pengalaman itu menjadi teori (teori membumi = grounded theory) yang bersifat holistik (meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan pengalaman yang bersangkutan). Paradigma ini banyak digunakan dan dikembangkan oleh para sosiolog dan antropolog. Kecuali pendekatan fenomenologik juga tumbuh pendekatan hermenetik (hermeneutic) yaitu pendekatan penafsiaran atas naskah yang dilandasi oleh prasangka dan pemahaman awal (prior knowledge) mengenai suatu peristiwa atau situasi. dan hanya dapat ditransfer bila kondisi dan situasinya sama atau tidak berbeda. Jadi tidak semata-mata didasarkan pada data atau informasi yang diperoleh melalui penginderaan. atau yang konkrit menjadi abstrak. Kebenaran ilmiah menurut paradigma ini tidak bersifat nomotetik melainkan bersifat ideografik. sejarawan dan ahli hukum.POST-POSITIVISME Adalah aliran yang menekankan pada pendekatan fenomenologik. Paradigma fenomenologik ini justru menggunakan akal sehat (common sense) yang oleh penganut positivis dianggap tidak/kurang ilmiah. Dalam paradigma ini suatu kebenaran ilmiah tidak dimulai dengan adanya sejumlah teori yang mendasari. kemudian diikuti oleh mereka yang berkecimpung dalam penelitian ilmu sosial lain.

lebih mengandal kan pada kemampuan fiksi persuasif. Louis dihancurkan dengan dinamit dan dimulailah pengembangan karya-karya arsitektur yang berwajah baru. tak menentu.dan lain-lain. dan penafsiran. Menurut Pauline Rosenau mendefinisikan Postmodern secara gamblang dalam istilah yang berlawanan antara lain: Pertama. yang tidak membutuhkan pembenaran apapun. Keyakinan-keyakinan tidak bersifat sirkuler. relativitas. plural. Menurut Habermas postmodernisme itu sebagai langkah “counter culture”. yang sangat berpegang kepada fundamentalisme dogmatis atau fudamentalisme epitemilogis.Postmodernisme merupakan paham atau aliran yang berusaha menentang paham-paham yang terdapat dalam aliran modern. artinya kebudayaan elit atau kebudayaan massa pada masa modernisme justru dihancurkan.blogspot. Postmodernisme juga tidak memiliki paradig¬ma penelitian yang lebih istimewa. Rudolf Pannwitz. IImu akan mencari “best answer”. Keyakinan fundamental/fondasional menjadi syarat utama untuk membenarkan pengetahuan yang dibangun di atasnya.html). postmodernisme merupakan kritik atas masyarakat modern dan kegagalannya memenuhi janji-janjinya. Postmodernisme lahir sebagai kritik atas modernisme. Postmodernis muncul karena dilatar belakangi oleh kegagalan aliran modernis dalam menciptakan kesejahteraan melalui teknologi. Menurut postmodernisme. Aliran ini mengandung kritik tajam atas semua jenis epistimologi. postmodernisme akan menghubungkan antara ilmu dan alasan. Istilah ini lebih menitikberatkan pemahaman budaya dalam konteks khusus. untuk menggambarkan nihilisme budaya barat abad ke-20. pada tahun 1917. adalah sebagai berikut: Menurut Marvin Harris postmodernisme merupakan gerakan intelektual yang (sedikit) bertentangan dengan modernisme. sains. ketika perumahan Pruitt-Igoe di St. Beberapa ahli yang mendefinisikan paham postmodernisme. Istilah postmodernisme pertama kali diperkenalkan oleh filsuf Jerman. Namun. Kebenaran. namun harus sampai pada satu titik aksiomatis. lokal.com/2011/11/pengertianpostmodernisme. Menurut Michael Foucault. tidak ada satu hal yang bersifat permanen dan universal. Juga postmodern cenderung mengkritik segala sesuatu yang diasosiasikan dengan modernitas (http://proilmu. jawaban yang hadir dalam pandangan post modernisme akan menolak generalisasi. Jelas rasiolah yang mampu . Istilah ini pertama kali muncul pada bidang seni dan kemudian juga arsitektur.

Kritik postmodernisme terhadap fundamentalisme/fondasionalisme mengemukakan bahwa kriteria kebenaran adalah koherensi atau hubungan pertalian dan pengesahan pernyataan seseorang oleh komunitas. maka terdapat dua arah teologis yang perlu dikembangkan. justru membuat manusia berusaha menjadi Allah dan lari dari batas-batas kemanusiaanya sendiri. Kebenaran adalah absolut dan mengabaikan dialog yang jujur dengan wacana historis dan sosial. Kebenaran amat terkait dan terikat pada kenyataan sosial. seorang teolog yang berusaha mengetengahkan kegagalan modernisme sekuler dan kembalinya agama dalam kehidupan manusia. Manusia hidup dalam konteksnya sehingga fungsi akal budi harus dibarengi dengan aksi atau praksis terhadap kenyataan sosial yang dihadapi. dan kesamaan mutlak. rasio adalah pusat. antara subjek yang mengamati dan objek yang teramati. yaitu teologi oikumene yang berwawasan ekologis. yaitu: pertama. Komunitas menjadi sangat penting artinya.mengerjakannya dengan teliti. selain menjadi manusia saja. Usaha untuk mencapai kepastian transenden. dan perlu dikembangkan sebuah teologi oikumene yang melihat kehadiran sesama yang beriman lain dalam konteks dunia yang satu ini. metafisis dan independen. diperkuat kembali. yang lepas dari kenyataan sosial. Komunitas menolak kesatuan. penyeragaman. Semangat postmodern merambah pula sampai pada bidang ilmu teologi. Yang ada adalah ke-lain-an (otherness) dan kepelbagaian (diversity). Ia harus a-historis agar tetap mampu menjadi fondasi ilmu dan segi-segi hidup lainnya. komunalitas hidup. Fondasionalisme/fundamentalisme menyimpan sebuah kepastian bahwa dasar mutlak tersebut tidak terikat pada ruang dan waktu hidup manusia. bagi kaum fondasional. Persoalan komunalitas berimbas kepada oikumene. Teologi postmodernisme membebaskan manusia yang terasing dari manusia yang berkuasa dan kemudian menempatkan mereka secara bersama-sama dalam kesejajaran. Jati diri manusia mendapat tempat yang otentik dalam hidup bersama. Jika oikumene dipahami sebagai seluruh bumi yang didiami. yang menempatkan manusia dalam konteks lingkungan semesta. Tidak pernah ada kebenaran yang fondasional. Kebenaran (truth) adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang dicermati. Istilah postmodernisme di bidang teologi pertama kali digunakan di Inggris pada tahun 1933 oleh Bernard Iddings Bell. . harapan manusia untuk menjadi apa saja harus diputuskan. Kritik postmodernisme. Komunitas-komunitas basis yang selama ini terasing. Teologi postmodernisme mengacu pada dua isu.

komunikasi.tp. bahwa [1] munculnya beragam interpertasi. keunikan agama-agama adalah sebuah keunikan relasional.Sistem adalah rangkaian komponen yang saling berkaitan dan berfungsi ke arah tercapainya tujuan sistem yang . manusia perlu disadarkan sehubungan dengan proses interpertasi kebenaran. (n) berarti: 1 perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. Sehingga interpertasi-interpertasi bukan didasarkan kepada sesuatu yang sifatnya universal. SISTEM: adalah komposisi (susunan yang serasi) dari fungsi komponennya. dari sesuatu yang sifatnya metafisika kepada interpertasi yang membebaskan (http://itppb. 3 metode. [3] menyadari keterbatasan interpertasinya sendiri. namun sebaliknya. rekayasa teknik dsb. Oleh karena itu.id/kontribusi-teknologi-pendidikandalam-pembangunan-pendidikan). Disinilah terjadi pemindahan pemikiran. Ide pluralitas bukan hanya dalam diskursus mengenai wacana suci namun juga tentang Allah sendiri. namun interpertasi sangat terikat dengan kondisi kultural. manajemen.com/apps/blog/show/5532697-postmodernisme-kritik-terhadap-modernisme). ISOMERISTIK Yaitu pendekatan yang menggabungkan berbagai unsur yang saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang lebih bermakna.Isu kedua dari teologi postmodernisme adalah makna dan kebenaran. [2] pentingnya menghargai interpertasi pihak lain. mengakui keunikan kebenaran itu dalam relasi dengan agama lain.ac. Seringkali penganut eksklusivis menuduh kaum pluralis mengabaikan keunikan dalam agama-agama. Bagi kaum pluralis. Isomeristik. Artinya. dsb. 2 susunan yang teratur dari pandangan. teori. tidak sertamerta mengabaikan keunikan kebenaran agama. kontekstual dan historis di mana manusia berada.webs. asas. sungguh memberi kemungkinan teologis yang besar bagi sebuah theologia religionum yang sehat.) ke dalam suatu kesatuan tersendiri (http://blog. yaitu pendekatan yang menggabungkan berbagai kajian/bidang keilmuan (psikologi. ekonomi. SISTEM Sistem berdasarkan KBBI (2005: 1362). mengakui kebenaran yang diyakini bersifat relatif di tengah arena agama-agama lain.

(Warijan. SUBSISTEM adalah Sistem didalam suatu sistem di mana sistem berada pada lebih dari satu tingkat. Sistem adalah pengkoordinasian (pengorganisasian) seluruh komponen serta kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan lebih dulu. komponen. 2) Unsur-unsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan. Kamus Besar BI (2005: 75). Berdasarkan KBBI (2005:1362) sistemik berarti (a) 1 bertalian atau berhubungan dengan suatu sistem atau susunan yang teratur. SISTEMATIK . Sebagai contoh. sistem adalah sekumpulan unsur/elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. mendefinisikan anomali: ketidaknormalan. atau variabel yang terorganisir. Mengacu pada beberapa definisi sistem di atas. dan terpadu. Dari defenisi ini dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem secara umum. Sistem pada dasarnya adalah sekolompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain. dalam sistem komputer terdapat software (perangkat lunak). Sekumpulan elemen yang saling berkaitan & saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. penyimpangan dari normal. yang berfungsi bersamasama untuk mencapai tujuan tertentu.telah ditetapkan lebih dahulu. hardware (perangkat keras). Kast. saling berinteraksi. yaitu: 1) Setiap sistem terdiri dari unsur-unsur. 1973: 4).Berdasarkan KBBI (2005:1362) sistemik berarti (a) teratur menurut sistem. saling tergantung satu sama lain. Suatu sistem adalah bagian dari sistem yang lebih besar. dan 4) Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar. dkk.Secara sederhana.. dan brainware (sumber daya manusia). Arti lain dari Anomali adalah penyimpangan atau keanehan yang terjadi atau dengan kata lain tidak seperti biasanya . memakai sistem. suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur. dapat juga diartikan. SISTEMIK. 3) Unsur sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem. dan Rosenzweig. an assemblage or combination of things or parts forming a complex or unitary whole (Johnson. ANOMALI. A system is an organized or complex whole. sistem yang lebih besar itu adalah SUPERSISTEM. dengan cara yang diatur baik-baik. kelainan. 2 terdiri atas beberapa subsistem. 1984: 1).

DEFINISI KEPUTUSAN. yakni unsur penentuan.org/wiki/Anomali). sedangkan yang lain mewakili unsur formal. keputusan adalah suatu ketetapan yang diambil oleh organ yang berwenang berdasarkan kewenangan yang ada padanya. Setiap keputusan akan membuat pilihan terakhir.ac. HOLISTIK. Hakikat keputusan adalah menyelenggarakan sintesis. Keputusan adalah suatu reaksi terhadap beberapa solusi alternatif yang dilakukan secara sadar dengan cara menganalisa kemungkinan-kemungkinan dari alternatif tersebut bersama konsekuensinya. dapat berupa tindakan atau opini. Itu semua bermula ketika kita perlu untuk melakukan sesuatu tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan. (Sumber : http://id. Proses ini disebut sintesis konkretiva. Sintesis ini adalah suatu aktivitas mengumpulkan atau memperbandingkan dua buah konsep. Apabila kemudian kita membuat kegiatan penyatuan konsep-konsep di mana kita mengakui atau menolak hubungan yang ada.wikipedia. Untuk itu keputusan dapat dirasakan rasional atau irrasional dan dapat berdasarkan asumsi kuat atau asumsi lemah. Aktivitas tersebut bermaksud untuk menangkap hubungan yang ada dan hendak menentukan hubungan antara dua konsep tadi. maka . dapat berupa tindakan atau opini. SINERGISTIK.wikipedia. Holistik juga berarti yang menyatakan bahwa keseluruhan lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya.tp. Sinergistik adalah pendekatan yaitu yang menjamin adanya nilai tambah dari keseluruhan kegiatan dibandingkan dengan bila kegiatan itu dijalankan sendiri-sendiri (http://blog.(http://id. Suatu kondisi yang menekankan hubungan organik atau fungsional antara bagian yang satu dengan lainnya dalam suatu keseluruhan. Setiap keputusan akan membuat pilihan terakhir. Untuk itu keputusan dapat dirasakan rasional atau irrasional dan dapat berdasarkan asumsi kuat atau asumsi lemah. yang satu mewakili unsur yang akan ditentukan. yakni yang disebut kegiatan memutuskan.id/kontribusi-teknologi-pendidikan-dalam-pembangunan-pendidikan). Dua konsep yang berada di dalam pikiran kita tadi. Itu semua bermula ketika kita perlu untuk melakukan sesuatu tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan.org/wiki/Keputusan) Keputusan adalah suatu reaksi terhadap beberapa solusi alternatif yang dilakukan secara sadar dengan cara menganalisa kemungkinan-kemungkinan dari alternatif tersebut bersama konsekuensinya.

Anderson.Anderson (1979) mendefinisikan “kebijakan adalah suatu rangkaian kegiatan dan maksud tertentu yang diikuti oleh seorang atau seperangkat pemeran (aktor) dalam mengatasi satu masalah mengenai satu hal “(p. dan tidak diuji kebenarannya. 3) pengakuan atau penolakan. sehingga kebenarannya tidak perlu dibuktikan lagi.Second Edition (New York: Praeger Publishers1978) 3. 1996:47). Subjek dan predikat merupakan materi keputusan sedangkan bnetuk keputusan terdiri dari pengakuan atau penolakan. 1995:291).Heinz Eulau dan Kenneth Prewitt mendefinisikan bahwa “kebijakan adalah “ keputusan tetap” yang dicirikan oleh konsistensi dan pengulangan (repetitiveness) tingkah laku dari mereka yang membuat dan dari mereka yang mematuhi keputusan tersebut “(Jones.Lasswell mengatakan ”kebijakan merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menunjukkan pilihan paling penting yang dibuat baik oleh organisasi maupun dalam kehidupan sehari-hari” (Lane. dan tidak saling bertentangan. tidak berdiri sendiri. keputusan adalah kegiatan manusia melalui akal budinya tempat ia mempersatukan karena mengakui (identitasnya) atau memisahkan karena menolak (identitasnya). Charles . (Jones. dapat membangun sistem tersebut . Apabila unsur-unsur keputusan diuraikan maka dapat ditemukan tiga buah unsur : 1) subjek.Contoh Beberapa aksioma yang diperlukan dalam geometri ruang dikemukakan oleh EUKLIDES.Public policy making. Sekelompok aksioma dalam suatu sistem harus konsisten. 2. atau Aksioma yaitu suatu pernyataan yang diterima sebagai kebenaran dan bersifat umum. DEFINISI AKSIOMA Aksioma adalah pendapat yang dijadikan pedoman dasar dan merupakan Dalil Pemula. Jadi kalau dirumuskan kembali. Aksioma hanya memuat istilah dasar dan istilah terdefinisi. 2) predikat.3). tanpa memerlukan pembuktian. Aksioma adalah suatu pernyataan yang diandaikan benar pada suatu sistem dan diterima tanpa pembuktian.kita menyelenggarakan sintesis objektiva. DEFINISI KEBIJAKAN 1. (James E.

229-230). baik dalam hubungan dengan unit organisasi pelaksana maupun dengan kelompok sasaran yang dimaksudkan (p. Kompetensi ( bukan kewenangan ) diindikasikan dengan kinerja yang baik atau lebih baik sebagai hasil dari kemampuan menerapkan pengetahuan. A. keterampilan dan sikapperilaku secara bermakna dalam kehidupan. Kemampuan atau kapabilitas disebut oleh sebagian praktisi pembelajaran sebagai kompetensi dasar karena menjadi dasar untuk mencapai kompetensi. yang harus dilakukan baik kelompok sasaran ataupun unit organisasi pelaksana kebijaksanaan. 2002). berisikan ketentuan-ketentuan yang dapat dijadikan pedoman berprilaku dalam (a) pengambilan keputusan lebih lanjut. Raja Grafindo Persada. 2011) . (Atwi Suparman. 5.(Mustopadidjaya. Lembaga Administrasi Negara. KOMPETENSI.Hoogerwerf (1983) menggambarkan kebijakan sebagai “usaha untuk mencapai tujuan tertentu dengan sarana tertentu dan dalam urutan waktu tertentu” ”(p.16-17). Manajemen Proses Kebijakan Publik: Formulasi. 6. Implementasi dan Evaluasi Kerja.3-4). PT. dan (b) penerapan atau pelaksanaan dari suatu kebijaksanaan yang telah ditetapkan. Jakarta.Mustofadijaya (1992) merumuskan batasan kebijakan sebagai berikut:Keputusan suatu organisasi (publik atau bisnis) yang bertujuan mengatasi permasalahan tertentu atau mencapai tujuan tertentu.Pengantar Kebijakan Publik (Public Policy).R.O. Jakarta.Isworo (1996) menyebutkan bahwa “kebijakan adalah hasil dari suatu keputusan setelah melalui pemilihan alternatif yang tersedia dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif” (p. 1996.) 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful