KONSUMSI & TABUNGAN ayunitasari December 8, 2010 Seorang ahli ilmu ekonomi JM.

Keynes, mengatakan bahwa Pengeluaran seseorang untuk konsumsi dan tabungan dipengaruhi oleh pendapatannya. Semakin besar pendapatan seseorang maka akan semakin banyak tingkat konsumsinya pula, dan tingkat tabungannya pun akan semakin bertambah. dan sebaliknya apabila tingkat pendapatan seseorang semakin kecil, maka seluruh pendapatannya digunakan untuk konsumsi sehingga tingkat tabungannya nol. Menerut JM. Keynes, pendatan suatu negara terdiri atas dua hal, yaitu : (1). Pendapatan Perseorangan ( Y=C+S) dan (2). Pendapatan Perusahaan (Y=C+I). Karena pembahasan kita kali ini berkaitan dengan fungsi konsumsi dan tabungan, maka pokok bahasan kita kali berkaitan dengan pendapatan perseorangan (Y=C+S) dan kaitannya dengan fungsi konsumsi dan tabungan. Apabila pendapatan berubah, maka perubahan tersebut akan berpengaruh terhadap konsumsi dan tabungan Perbandingan antara pertambahan konsumsi (∆C) yang dilakukan dengan pertambahan pendapatan disposible (∆Yd) yang diperoleh disebut kecondongan mengkonsumsi marjinal (MPC = Marginal Propensity to Consume). Perbandingan antara pertambahan tabungan (∆S) dengan pertambahan pendapatan disposibel (∆Yd) yang diperoleh disebut kecondongan menabung marjinal (MPS = Marginal Propensity to Save). untuk mengetahui perubahan tingkat konsumsi, maka dapat digunakan rumus : ===> MPC = ∆C / ∆Y dan APC = C / Y dan untuk mengetahui perubahan tingkat konsumsi, maka dapat digunakan rumus : ===> MPC = ∆S / ∆Y dan APC = S / Y Fungsi konsumsi adalah suatu fungsi yang menggambarkan hubungan antara tingkat konsumsi rumah tangga dengan pendapatan nasional dalam perekonomian. Sedangkan fungsi tabungan adalah suatu fungsi yang menggambarkan hubungan antara tingkat tabungan rumah tangga dan pendapatan nasional dalam perekonomian. Persamaan antara hubungan itu adalah : Fungsi Konsumsi : C = a + bY Fungsi Tabungan : S = -a + (1-b)Y dimana : a = konsumsi rumah tangga secara nasional pada saat pendapatan nasional = 0 b = kecondongan konsumsi marginal (MPC) C = tingkat konsumsi S = tingkat tabungan Y = tingkat pendapatan nasional. untuk lebih jelasnya tentang fungsi konsumsi dan tabungan, mari kita bahas soal-soal Olimpiade Sains Ekonomi yang ada kaitannya dengan fungsi konsumsi dan tabungan : Soal pertama : (Soal Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) Ekonomi 2009). • Sebelum bekerja pengeluaran Daniel sebesar Rp. 1.500.000,00 sebulan. setelah bekerja dengan penghasilan sebesar Rp. 5.000.000,00 pengeluarannya sebesar Rp. 4.500.000,00. Fungsi konsumsi Daniel adalah…. Pembahasan : dik : - a = 1.500.000 (Konsumsi pada saat y=0) - ∆C = C1 – C0 = 4.500.000 – 1.500.000 = 3.000.000 - Y = Y1 – Y0 = 5.000.000 - ∆Y = 5.000.000 – 0 = 5.000.000 dit : Fungsi Konsumsi ? jawab : Fungsi konsumsi dinyatakan dengan : C = a + bY atau C a + mpcY

untuk mencari nilai Y maka kita bisa menggunakan fungsi tabungan dan nilai tabungannya.70Y Ditanya : besarnya tabungan (S) ? Jawab : untuk mengetahui besarnya nilai tabungan (S) maka langkah pertama yang harus kita lakukan adalah merubah fungsi konsumsi kedalam fungsi tabungan kemudian memasukan nilai pendapatan (Y) kedalam fungsi tabungan.2Y 0.2 Y = 250 Langkah selanjutnya untuk mencari besarnya konsumsi (C) adalah kita memasukan nilai Y kedalam fungsi konsumsi. Soal Ketiga : (Soal Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) Ekonomi 2008). jadi langkah selanjutnya kita mencari MPC MPC = ∆C / ∆Y MPC = 3. Pembahasan: Diketahui : Y = 8.000 + 0.500.000 = 3/6 MPC = 0.6 setelah MPC kita ketahui.00 sebulan.000 + 0.2Y = 50 Y = 50 / 0.8(250) C = 30 + 200 C = 230 ======= Jadi besarnya konsumsi (C) adalah 230. dengan pola konsumsi yang dinyatakan dengan fungsi C = 1.000. maka fungsi konsumsi untuk Daniel dapat kita tentukan sebagai berikut : C = a + mpcY. C = 30 + 0. maka langkah yang paling pertama adalah kita harus mencari terlebih dahulu berapakah nilai Pendapatan (Y) dari fungsi tersebut.6Y ================= Soal Kedua : (Soal Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) Ekonomi 2009).8Y C = 30 + 0.500. C = 30 + 0.2Y diketahui nilai S = 20. lalu kita masukan kedalam fungsi tabungan (S) untuk memperoleh nilai Y S = -30 + 0.000.20. • Keluarga Ibu Tutik mempunyai penghasilan Rp.pada soal diatas sudah diketahui nilai a.8Y.000. . Pembahasan : dik : – fungsi konsumsi C = 30 + 0. C = 1.000 + 0. Y. ================ C = 1.8Y maka fungsi tabungannya adalah S = -a + (1 – MPC)Y==&gt. bila tabungan sebesar Rp. S = -30 + 0. ∆Y.2Y = 20 + 30 0. • Konsumsi masyarakat suatu negara ditunjukan oleh persamaan C = 30 + 0.000. 8. Berdasarkan data tersebut maka besarnya tabungan keluarga ibu Tutik adalah ….70Y.tabungan S = 20 dit : Besar Konsumsi (C) ? Jawab : untuk mengetahui besarnya konsumsi.8Y .00 maka besarnya konsumsi adalah ….2Y 20 = -30 + 0. dan ∆C.000 / 5.500.000.000 Fungsi Konsumsi ==&gt.

maka besarnya Marginal Propensity to Consume (MPC) adalah…. untuk membahas soal ini kita hanya membutuhkan waktu 30 detik.2 =========================================== Demkian saja pembahasan mengenai fungsi konsumsi dan tabungan mudahmudahan bermanfaat ^_* Uncategorized . diketahui MPS = 0.500.000 S = 900.8Y.500. Diketahui MPC = 0. Pembahasan: Sama dengan soal sebelumnya.000 + 0.85 soal selanjutnya : (Soal Olimpiade Sains Propinsi (OSP) Ekonomi 2007) 1. kita hanya memerlukan waktu 30detik.15Yd.000) S = -1.000 + 2.15 MPC = 0. Bila diketahui.2 ======== Jadi besarnya Marginal Propensity to Save (MPS) adalah 0.30Y untuk mencari besarnya tabungan (S) ibu tutik maka kita masukan nila Y kedalam fungsi konsumsi: S = -1. Pembahasan : untuk menjawab pertanyaan diatas. Fungsi konsumsi C = 200 + 0..70Y maka fungsi tabungannya adalah : S = -a + (1-MPC)Y S = – 1.8 MPS = 0. maka besarnya Marginal Propensity to Save (MPS) adalah….400.000 ============ Jadi besarnya Tabungan keluarga ibu Tutik adalah Rp.500.000.30(8.500.00 Soal Keempat : (Soal Olimpiade Sains Propinsi (OSP) Ekonomi 2008) • Bila diketahui fungsi tabungan : S = -50 + 0.900.000 + 0.000.8 Maka MPS = 1 – MPC MPS = 1 – 0.85 =========== Jadi besarnya Marginal Propensity to Consume (MPC) adalah 0.C = 1.15 maka MPC = 1 – MPS MPC = 1 – 0.000 + 0.