BAB I RINGKASAN MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN DENGAN HARGA MUTLAK

A. PERSAMAAN DENGAN HARGA MUTLAK 1. Harga Mutlak Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita diharapkan pada permasalahan yang berhubungan dengan jarak. Misalnya kita ingin menghitung jarak antara kota yang satu dengan kota yang lainya, atau jarak antara dua patok tertentu. Dalam kaitannya dengan pengukuran jarak antara dua tempat ini, timbulah sesuatu keistimewaan, bahwa jarak ini harganya selalu positif. Dengan kata lain pengukuran jarak antara dua tempat nilainya tidak pernah negatif. Secara khusus, dalam matematika untuk memberikan jaminan bahwa sesuatu itu nilainya selalu positif diberikanlah suatu pengertian yang sering kita namakan sebagai harga mutlak. Jadi, harga mutlak atau nilai mutlak adalah suatu konsep dalam matematika yang menyatakan selalu positif. Secara matematis pengertian harga mutlak dari setiap bilangan real x yang ditulis dengan simbol │x│, ialah nilai positif dari nilai x dan -x. Untuk lebih jelasnya lagi, kita akan merancang konsep harga mutlak dari suatu bilangan real x hubungannya dengan konsep jarak secara geometri dari x ke 0. Sekarang kita perhatikan penjelasan untuk jarak pada garis bilangan seperti berikut ini Untuk setiap bilanga real x, harga mutlak dari x ditulis │x│dan x,x>0 │x│= -x , x < 0

1

maka √x2 = -x.R(x) C. P(x) +R(x) = Q(x) +R(x) untuk x € {x/ R(x) ≠ 0 B. maka untuk setiap nilai x. bahwamuntuk setiap bilangan real x. dan juga jika x ≥ 0 maka √x2 = x karena x adalah satu-satunya bilangan yang tidak negatif dan kuadratnya sama dengan x2. kita akan melihat beberapa teorema harga mutlak. karena (-x) > 0 dan (-x)2 = x2. bahwa √x2 real dan tidak negatif.3 .Contoh: (a)│3│ = 3 (b)│(-3)│= -(-3)= 3 (c) │ │= (d) │0│= 0 (e) ││-2│-│-6││= │2-6│=│-4│= 4 (f) 13 + │-1-4│-3-│-8│=13+│-5│-3-8 = 13 + 5 . P(x) . Selanjutnya dengan memperhatikan definisi harga mutlak dan kaitannya dengan penarikan akar di atas. Persamaan dan Kesamaan Teorema 1 Jika P(x). Persamaan Harga Mutlak Sebagaimana telah kita ketahui dalam membahas fungsi rasional. diantaranya: 2 .R(x) = Q(x) .8 = 7 2. Jika x < 0. yang mana P(x). 3. Q(x) dan R(x) real. Q(x). Jadi untuk setiap bilangan real x √x2 = │x│= x jika x ≥ 0 = -x jika x < 0 (Ingat bentuk-bentuk akar dan bilangan berpangkat). kalimat terbuka P(x) = R(x) adalah ekuvalen dengan tiap-tiap dari yang berikut : A. dan R(x) bentuk-bentuk akar dalam x.

Teorema 2 Untuk setiap bilangan real x berlaku (a) │x│=│-x │ (b)│x2 │= │-x2 │= x Bukti (a) : │x │= √x2 = √(-x2) = │-x│ Bukti (b) : │x│2= (√x2) 2 = (x) 2 jika x > 0 = (-x) 2 jika x < 0 = x2 ………………(1) │x2│= √(x2) 2 = (x2 ) sebab x 2 > 0 = x2 …………….│y│ (b) | |= 3 .(2) Dari (1) dan (2) │x│2 │x2 │= x2 Teorema 3 Untuk setiap x € R dan y € R (himpunan bilangan real).. maka berlaku (a) │xy│=│x│.

x + 2 > x + 1 (3). x2 + 2 ≤ 0 (2). -3x2 .B. -(x . Pertidaksamaan mutlak ini sering pula disebut ketidaksamaan dan tentunya ketidaksamaan ini merupakan kalimat matematika tertutup. suatu pertidaksamaan mutlak atau pertidaksamaan absolut adalah suatu pertidaksamaan yang selalu benar untuk setiap nilai pengganti variabelnya. y € R (himpunan bilangan real).dan sebagainya .7x .3│ > -│-x│ 4 . 6 (e) │1 – x│> 2. Sedangkan ketidaksamaan atau pertidaksamaan mutlak (absolut) adalah pertidaksamaan yang selalu benar untuk setiap nilai pengganti variabelnya. <.1)2 ≤ 0 (5). Contoh: (a) x ≠ y (b) x < y (c) 2x ≥ 5 (d) x2 . atau ≤. Suatu pertidaksamaan yang selalu salah untuk setiap pengganti variabelnya disebut pertidaksamaan palsu. Contoh : (1). Sebaliknya. Seperti pada persamaan dalam pertidaksamaan tidak berlaku untuk setiap pengganti variabelnya.│ -1│ Selain itu ada pula suatu pertidaksamaan yang selalu salah untuk setiap pengganti variabelnya yang disebut pertidaksamaan palsu. Nilai-nilai variabel yang memenuhi pertidaksamaan disebut penyelesaian. PERTIDAKSAMAAN DENGAN HARGA MUTLAK 1. ≥.│3x–4│ > . x + 2 ≥ x + 3 (3). (x .1)2 ≥ 0 (2). untuk setiap x. dan himpunan semua pengganti variabel yang menyebabkan pertidaksamaan itu menjadi kalimat tertutup yang benar disebut himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan.│2x .6 < 0 (4).2)2 < 0 (4). (x . Contoh: (1). Pertidaksamaan Pertidaksamaan adalah kalimat matematika terbuka yang memuat ungkapan >.5 + 6 ≤.

maka untuk semua harga-harga x. a € R. Sifat-sifat Pertidaksamaan Teorema 4 Jika P(x). R(x) untuk x € { x/R(x) > 0 } E. maka -a < x < a (terbukti). kalimat terbuka P(x) < Q(x) adalah ekivalen dengan tiap-tiap dari yang berikut: A. 5 . P(x). Pertidaksamaan Harga Mutlak Teorema 5 Jika x € R. Karena -a < │ x │.2. P(x). demikian pula untuk kalimat terbuka P(x) ≤ Q(x) adalah ekuivalen dengan kalimatkalimat terbuka dari bentuk A sampai bentuk E dengan mengganti < (atau >) dengan ≤ (atau ≥) dengan syarat yang sama pula. Q(x). R(x) < Q(x) . Sekarang kita pandang dulu untuk x > 0. Kalikan dengan (-1). R(x) > Q(x) .│x│ = x.│x│ ≥ 0. R(x) untuk x € { x/R(x) > 0 } C. maka -a < x < a.│x│ = x. 3. Sekarang kita pandang untuk x < 0 Dalam hal ini │ x│= -x. Untuk membuktikan teorema ini harus dibuktikan dua bagian. dan R(x) adalah ungkapan-ungkapan dalam x. Karena a > 0. Karena -a < │x│ . dan │x│< a. maka -a < -x < a. Dalam hal ini. diperoleh a > x > -a atau -a < x < a (terbukti). │ x│ = -x. Q(x). Jika│x│< a. maka │x│ < a Bukti: Untuk tiap x € R. jika dan hanya jika -a < x < a. D. dan R(x) yang real. dan a > 0. -a <│x│ . dan │x│< a. maka x < a. yaitu: (1). (2). yaitu R(x) > 0 dan R(x) < 0 seperti di atas. Jika -a < x < a. P(x) + R(x) < Q(x) + R(x) B. maka -a < 0 Jadi untuk tiap x. P(x) .

Teorema 8 Jika x R. dan a > 0. │x . x ≤ │x│. sebab │x│≥ 0 Jadi dalam hal ini x ≤ │x│ .x > a. │x +y│≤ │x│+│y│ 6 . Sebaliknya jika – a > x > a maka x > a dan . a € R.Teorema 6 Jika x € R. Penyelesaian : Menurut teorema 5.y│≥│x│-│y│ (2). Teorema 7 Untuk setiap R. maka x < │x │. Bukti : Jika x ≥ 0. Buktinya: Misalnya │x│> a → x > a dan – a > x -a > x ↔ x > a. Jika dan hanya jika -3 < x + 1 < 3 Tiap ruas ditambah dengan -1. Jadi kita mempunyai – a > x > a. jika dan hanya jika x < -a atau x > a. y R. Sehingga │x│> a Contoh: Carilah himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan│ x + 1│< 3. │ x + 1│< 3. didapat -4 < x < 2 Jadi himpunan penyelesaiannya { x / -4 < x < 2 } Himpunan penyelesaian dapat pula ditulis dengan menggunakan simbul irisan : { x / x > -4 } ∩ { x / x < 2 }. maka│x│> a. maka (1). maka x = │x│(definisi) Jika x < 0.

│y│ = √x2 . Pertanyaan 1. √y2 = √x2. maka (a).y│≥│x│-│y│ (b).BAB II PERTANYAAN DAN JAWABAN Diketahui. y R. │x +y│≤ │x│+│y│ B. │x . maka berlaku (a) │xy│=│x│.│y│ ( Terbukti ) Atau │x│.│y│ (b) │= │ │ (c) │x-y│=│y-x│ 2.y2 = √(xy)2 =│xy│( Terbukti ) (b) = Atau √ √ │=√( ) =√ = √ = =√ √ = ( Terbukti ) =√( ) = ( Terbukti) 7 .y2 = √x2 . Persamaan Nilai Mutlak : (a) xy = x . sifat-sifat persamaan dan pertidaksamaan harga nilai mutlak: A. Persamaan Nilai Mutlak : Untuk setiap x € R dan y € R (himpunan bilangan real). Pertidaksamaan Nilai Mutlak : Jika x R. √y2 =│x│. Jawaban 1. y │xy│ = √(xy)2 = √x2.

Dari kedua kombinasi ini kita dapatkan yang akan dibuktikan.|y|│≤│x . Kemudian dari │y│=│y – x + x│≤│y – x│+│x│. Pertidaksamaan Nilai Mutlak : (a).(-y)| < | x | + | y | Menurut teorema 2(a) : | y | = | -y |.2.y│+│y│.y│≤│x│+│y│ Menurut teorema 7 diatas x ≤ |x| dan –x ≤ |-x| karena |–x| = |x| = x juga -y ≤ |-y| = |y| dan y ≤ |y| Dengan menjumlahkan didapat : x – y ≤ |x| + |y| dan (-x+y) = . │x +y│ ≤ │x│+│y│ | x + y | = | x . Jadi │x│-│y│≤│x . Jadi -│x – y│= -│y – x│≤│x│-│y│. 8 . │|x| .y│dan -│y – x│≤│x│-│y│maka │|x| .y│ Tulis x = (x – y) + y maka. │x . Yakni: karena │x│-│y│≤│x .y│ .y│.(x – y ) ≤ |x| + |y| dan menurut teorema 8 bagian 1 │x – y│≤│x│+│y│ (Terbukti) (b).|y|│≤│x . maka | x + y | < | x | + | y | (Terbukti) (c). dengan menggunakan ketaksamaan segitiga akan dapat : │x│ = │(x – y) + y│≤│x .

com/pelajaran-sekolah/pelajaran-matematika/pertidaksamaan/ http://books.google.co.id/books?id=fA7YQjBuyz0C&pg=PA9&lpg=PA9&dq=sifat+pertidak samaan+nilai+mutlak&source=bl&ots=e8vUWSO5Zs&sig=Voox4b61cRA3vYYPlDNuSCEYYw&hl=id&ei=e1zDTpI90eOsB7Ss7MwL&sa=X&oi=book_result& ct=result&resnum=10&ved=0CDkQ6AEwCTgU#v=onepage&q=sifat%20pertidaksamaan% 20nilai%20mutlak&f=false 9 .DAFTAR PUSTAKA http//.google/persamaandanpertidaksamaannilaihargamutlak/Modul 9 S1 PGSDpdf/ http://klikbelajar.

id 2011 10 . Pemuda No. S. Cita Pramudiana Kelasa : 1K 111070120 111070225 111070096 111070270 111070267 PRODI MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI Jl.P Diah Lutfiahtul H. (0231) 236742 Cirebon 45131 E-mail : unswagati@unswagati-ac.ac.id www://unswagati-crb. 32 Telp.Pd Disusun oleh : Arie Koesherawati Eryanti Fagil Rachman D..S. (0231) 206558 Fax.MAKALAH Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Harga Mutlak Diajukan untuk memenuhi tugas “Kapita Selekta Matematika SL I” Semester 1 Tahun Akademik 2011/2012 Dosen : Dina Pratiwi D.

............ 9 11 I .................................................................................... 4 2........................................................................................................ 7 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 1 A....... 1 2........... PERSAMAAN DENGAN HARGA MUTLAK ....... Pertidaksamaan Harga Mutlak .......................................................................................... Pertidaksamaan ......................................................... Harga Mutlak ......................................... Persamaan Harga Mutlak ....................... 2 B............................. I BAB I (RINGKASAN MATERI) PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN DENGAN HARGA MUTLAK ............................................................. PERTIDAKSAMAAN DENGAN HARGA MUTLAK ......... Persamaan dan Kesamaan ..........................................................................................................................................................................DAFTAR ISI DAFTAR ISI ................... 5 3........ 1 1................................................ Sifat-sifat Pertidaksamaan . 5 BAB II (PERTANYAAN DAN JAWABAN)...... 2 3.......................... 4 1..............................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful