P. 1
SM-17-11-web

SM-17-11-web

|Views: 107|Likes:
Published by Herniaty Erni

More info:

Published by: Herniaty Erni on Apr 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2015

pdf

text

original

SALAM REDAKSI
SUARA MUHAMMADIYAH MEMBIMBING DAN MENUNTUN

SAJIAN UTAMA
Islam berkemajuan, bagaimaan cara mengaktualkan kembali?

KALAM
Muhammadiyah, lokomotif kemajuan. Contoh kegiatannya?

WAWASAN MUHAMMADIYAH
Bagaimana kesiapan AMM dalam mewujudkan Islam berkemajuan?

TANYA JAWAB AGAMA
Bagaimana berkomunikasi dengan orang LDII?

Assalamu’alaikum wr. wb. Pembaca yang terhormat, sejak awal terbit sampai hari ini Suara Muhammadiyah adalah majalah tuntunan bagi warga dan Pimpinan Muhammadiyah. Suara Muhammadiyah selalu menjalankan misinya itu. Ini dapat dilihat bagaimana kami menampilkan rubrik seperti Tanya Jawab Agama, Tafsir, Hadits, Bina Akidah, Bina Akhlak, Pedoman, Kalam, Khutbah Jum’at. Instruksi PP Muhammadiyah dan lainnya, yang isinya dapat dijadikan tuntunan bagi warga dan pimpinan Muhammadiyah. Bahkan para muballigh Muhammadiyah dapat memanfaatkan isi Suara Muhammadiyah ketika mereka menuntun dan membimbing umatnya. Juga perlu diingat, Suara Muhammadiyah adalah majalah tuntunan resmi yang berada di bawah koordinasi langsung PP Muhammadiyah. Dengan demikian, para pembaca tidak perlu lagi meragukan isi Suara Muhammadiyah. Manfaatkan majalah ini dengan sebaik-baiknya, agar kita semua dapat maju. Dengan cara menyampaikan aspirasinya kepada Muhammadiyah. Demikianlah, sampai jumpa edisi mendatang. Wassalamu’alaikum wr. wb. (REDAKSI)

DIRASAH ISLAMIYAH
Pencerahan ilmu di Andalusia. Bagaimana prosesnya?

MENU
04 TAJUK RENCANA 06 SAJIAN UTAMA 12 BINGKAI 16 TANYA JAWAB AGAMA 16 PEDOMAN 19 KOLOM 22 DIALOG 26 KALAM 31 KHUTBAH 39 LAZIS 40 DIRASAH ISLAMIYAH 42 SOHIFAH 44 HUMANIORA 50 GAGASAN 56 WAWASAN MUHAMMADIYAH 59 DINAMIKA PERSYARIKATAN

SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011

3

TAJUK RENCANA

MUHAMMADIYAH:

MOBILISASI BESAR-BESARAN
uhammadiyah itu sebagai organisasi Islam modern terbesar hampir memiliki segalanya. Para pimpinan dan sumberdaya manusianya di atas rata-rata dalam banyak hal, bahkan banyak yang profesor doktor, sarjana, profesional, dan ustadz-ustadz ternama di setiap tingkatan. Infrastruktur dan jejaring organisasi dari Persyarikatan hingga Organisasi Otonom, Majelis, dan Lembaga sudah mapan dan meluas dengan para pimpinannya yang berkemampuan lebih dari memadai. Sementara amal usahanya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan soaial secara umum luar biasa dan relatif tak tertandingi oleh organisasi Islam lain. Pendek kata, apa yang tidak dimiliki gerakan Islam yang didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan ini? Tapi ironis, di banyak hal masih banyak panorama yang kurang menunjukkan kebesaran Muhammadiyah. Cabang dan Ranting kurang berkembang, malah ada yang hidup segan mati tak mau. Masjid dan musholla kurang terurus, malah diurus gerakan Islam lain yang tak sepaham. Organisasi Otonom Angkatan Muda kurang menggigit di akar-rumput. Kegiatan-kegiatannya kurang tajam dan tidak dikenal luas masyarakat, seperti temuan survey. Buku-buku bimbingan untuk umat masih kurang, apalagi seperti tafsir, buku Al-Islam, dan tuntunantuntunan praktis yang sangat dibutuhkan di bawah. Dan, yang paling sering terdengar dan klasik ialah kurang dana! Apakah sesulit itu Muhammadiyah untuk berkembang pesat setara dengan kebesarannya? Sebenarnya tidak. Muhammadiyah itu memiliki segalanya, tetapi yang kurang dimiliki dan memerlukan langkah terobosan ialah: memobilisasi potensi secara besar-besaran! Di sinilah problem sekaligus tantangan utama gerakan Islam yang besar ini. Bagaimana caranya agar seluruh potensi yang dimilikinya tadi benar-benar diurus, dikelola, dibina, ditingkatkan, dan dikembangkan secara lebih maksimal dan optimal. Tidak berjalan apa adanya, serba rutin, pas-pasan, dan alakadarnya seperti sering terlihat selama ini dari Pusat hingga Ranting di seluruh lini organisasi. Cobalah bagaimana amal usaha dimobilisasi. Dana disalurkan secara terorganisasi, tidak berserakan dan berjalan sendiri-sendiri seperti sekarang ini. Mereka yang bekerja di amal usaha masih banyak tidak aktif dalam Muhammadiyah di tempat tinggalnya. Sumberdaya manusianya yang lengkap belum termanfaatkan oleh Muhammadiyah dan lebih untuk kepentingan mobilitas dirinya. Masing-masing cenderung berjalan sendiri dan tidak berjaringan kuat satu sama lain. Sehingga laksana kerajaan-kerajaan sendiri. Belum menyangkut mobilisasi paham atau ideologi Muhammadiyah di amal usaha. Kita masih bisa bertanya bagaimana pimpinan Persyarikatan, Organisasi, Majelis, dan Lembaga, apakah para pimpinannya sudah aktif semuanya secara maksimal? Apakah sudah mengerahkan segala kemampuannya untuk membesarkan organisasi dan tidak sekadar sibuk sendiri-sendiri atau malah terpecah-pecah dengan kegiatan-kegiatan di tempat lain, sehingga kiprah bagi Muhammadiyah tinggal residu alias sisa? Apakah jejaring ke luar baik domestik maupun luar negeri sudah dimaksimalkan untuk kepentingan Muhammadiyah? Apakah kepandaian, ilmu, dan profesi yang dimiliki para anggota pimpinan dapat dikerahkan untuk menghasilkan buku-buku, pedoman-pedoman, dan tuntunan-tuntunan organisasi? Banyak pertanyaan seputar bagaimana memobilisasi potensi Muhammadiyah yang dapat diajukan sekaligus memerlukan jawaban pembuktian. Jika Muhammadiyah melalui Persyarikatan dan amal usahanya memiliki aset dana ratusan miliar hingga triliun, mampukan dimobilisasi atau dikelola secara kolektif sehingga menguntungkan organisasi? Demikian pula, potensi para pimpinannya yang berkemampuan dan berjaringan luas, apakah dapat dikerahkan untuk membesarkan Muhammadiyah? Haqqul-yakin, jika seluruh potensi yang dimiliki benar-benar dimobilisasi secara besar-besaran, sungguh Muhammadiyah akan menjadi kekuatan gerakan Islam yang dahsyat di negeri ini. Sebaliknya, kalau masih berserakan dan berjalan sendiri-sendiri dengan aktualisasi apa adanya, Muhammadiyah tentu sekadar berjalan di tempat. HNs.
PENASIHAT AHLI: H Din Syamsuddin, HM Amien Rais. PEMIMPIN UMUM: H Ahmad Syafii Maarif. WAKIL PEMIMPIN UMUM: HA Rosyad Sholeh. PEMIMPIN REDAKSI: H Haedar Nashir. WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: HM Muchlas Abror. PEMIMPIN PERUSAHAAN: Didik Sujarwo. DEWAN REDAKSI: HA Munir Mulkhan, Sjafri Sairin, HM Sukriyanto AR, Yusuf A Hasan, Immawan Wahyudi, M Izzul Muslimin. REDAKSI PELAKSANA: Mustofa W Hasyim. STAF REDAKSI: Amru HM, Asep Purnama Bahtiar, Deni Al-Asy'ari, Ahmad Mu'arif. SEKRETARIS REDAKSI: Isngadi Marwah. TATA LETAK/ARTISTIK: Dwi Agus M., Amin Mubarok, Elly Djamila. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN: Zuly Qodir. ARSIP & DOK: H Aulia Muhammad, A Nafian, EDITOR BAHASA: Imron Nasri, Ichwan Abror . Iklan & Pemasaran hubungi: Deni (081931727578), Triastuti (081904181912) ALAMAT REDAKSI/TATAUSAHA: Jalan KH Ahmad Dahlan 43 Yogyakarta 55122 Telp. (0274) 376955 Fax. (0274)411306 SMS: 081904181912 E-mail: redaksism@gmail.com Web: www.suara-muhammadiyah.com Terbit 2 kali sebulan. Harga langganan/eceran 1 nomor Rp. 12.500,- +ongkos kirim untuk: - Sumatera dan Bali Rp.500,- Kalimantan dan Sulawesi Rp.1.500 ,- NTT, NTB, Maluku dan Indonesia Timur Rp.2.500,Berlangganan sekurang-kurangnya 3 bulan (6 nomor) bayar di muka. "SM" menerima sumbangan tulisan dari para pembaca. Panjang tulisan 3-7 hal A4, diketik dua spasi penulis harus mencantumkan alamat lengkap, no. telp., dan no. rekening. Semua naskah masuk menjadi milik Suara Muhammadiyah dan tidak akan dikembalikan.
Melaksanakan Dakwah Islamiyah Amar Makruf Nahi Munkar. Dirintis KHA. Dahlan sejak tahun 1915 PENERBIT: Yayasan Badan Penerbit Pers "Suara Muhammadiyah" SIUPP: SK. Menpen RI No. 200/SK/Menpen/SIUPP/D.2/1986, tanggal 26 Juni 1986, Anggota SPS No. 1/1915/14/D/ 2002 // ISSN: 0215-7381

M

SM 17-2011
COVER: Amin Mubarok FOTO: -

BANKERS: BNI Trikora Rek. No. 0030436020 BRI Katamso Rek. No. 0245.01.000264.30.7 BRI Cik Ditiro Rek. No. 0029.01.000537.30.6 Giro Pos Rek. No. 550 000200 1 Bank Niaga Syariah Rek. No. 520-01-00185-00-4 BPD Rek. No. 001.111.000798 BNI Syariah Rek. No. 009.2196765 Bank Muamalat Rek. No. 531.0000515 Shar-E Rek. 902 69924 99 an. Drs. H Mulyadi Dicetak: Cahaya Timur Offset Telp. (0274) 376730, 380372

WARTAWAN "SUARA MUHAMMADIYAH"

TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER

SUARA PEMBACA AUM SEBAGAI LAHAN KADER
Perkembangan Muhammadiyah di semua tingkatan tidak dapat lepas dari yang namanya pengkaderan. Kader adalah seseorang yang dibina secara khusus dan terus menerus untuk dipersiapkan menjadi penerus perjuangan Muhammadiyah dengan citacitanya. Kalau Muhammadiyah tidak dapat menciptakan kader-kader penerus, maka sudah dapat dipastikan ke depan perjalanan Muhammadiyah akan semakin suram dan terpuruk. Salah satu pengkaderan bagi Muhammadiyah adalah karyawan-karyawan di semua AUM, yang tentunya diharapkan akan mampu menggairahkan dan menggembirakan kegiatan Muhammadiyah di semua tingkatan. Banyak keluhan dari pengurus dan pimpinan PDM, PCM dan PRM tentang sulitnya mencari kader, khususnya di tingkat Ranting, padahal banyak sekali karyawan AUM yang berdomisili di Ranting tersebut. Akan tetapi sangat tidak peduli tehadap kegiatan Muhammadiyah bahkan seakan menutup mata. Untuk itu sudah saatnya bagi Muhammadiyah bersikap tegas terhadap karyawan AUM yang mempunyai sikap acuh dan tidak peduli kepada Muhammadiyah. Sudah saatnya bagi Muhammadiyah untuk menciptakan kader dari AUM. Artinya, di samping mereka bekerja untuk mencari nafkah, juga punya kesadaran dan keikhlasan yang tinggi untuk berjuang membesarkan Muhammadiyah. Diharapkan melalui pengajianpengajian dan kegiatan yang

diadakan oleh Muhammadiyah, khususnya di tingkat Ranting di mana mereka berdomisili. Jika dikelola sesuai tujuan awal didirikannya AUM maka insya Allah Muhammadiyah tidak akan kering dengan yang namanya kader dan kegiatan Muhammadiyah akan semarak di semua tingkatan. Insya Allah. Abu Aqila NBM 946794 Kota Madiun Jatim.

INGIN BANGUN MASJID DAN TK ABA
Pimpinan Ranting dan anggota Muhammadiyah Kebon Kembang Desa Cipedes Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, merencanakan membeli lahan tanah seluas 560 m2, Rp 750 juta dan tanah di depan masjid 294 m2 dengan harga Rp 350 juta. Masjid yang sudah ada merupakan pemberian wakaf pada tahun 1967, yang bangunannya berlantai dua ukuran

6 x 8 m. Untuk keperluan pembangunannya telah dibentuk Panitia Pembangunan yang diketuai oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kebon Kembang, E Masrur Syah, Penasihat Haji Emdita Aming, Sekretaris H Dadang Aming, SE dan Bendahara Drs HI Sunarya. Panitia Pembangunan Masjid dan TK ABA sangat mengharapkan dukungan dari PDM Tasikmalaya, agar rencana tersebut dapat terwujud. Kepada donatur yang ingin berderma dan sedekah dapat dialamatkan ke BCA Cabang Tasikmalaya Rek. 2090120622 atas nama E Masrur Syah. Atas semua dukungan dan dorongan motivasinya kami mengucapkan terima kasih.Amin. Ketua PRM Kebon Kembang Cipedes E Masrur Syah NBM 940903 Kota Tasikmalaya 46133 Jawa Barat

SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011

5

SAJIAN UTAMA

Islam Berkemajuan,
Langkah Reaktualisasi Muhammadiyah I
slam berkemajuan, mendengar istilah itu tentu yang teringat adalah semangat Islam yang dikobarkan oleh KHA Dahlan. Yaitu Islam yang dipahami dan dipraktikkan bersama semangat zaman dan sebisa mungkin mendahului zaman. Dengan demikian, umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia umumnya akan terus terpicu dan terpacu untuk menjadikan dirinya sebagai umat saksi kemajuan zaman itu sendiri. Pandangan hidup dan perilakunya tidak ketinggalan zaman dan mampu selalu memberikan solusi alternatif atas persoalan hidup aktual sesuai dengan tantangan yang actual pula. masyarakat dan bangsa Indonesia dalam beragama, cara umat bermasyarakat dan berbangsa. Pada periode emas ini, apa yang dilakukan Muhammadiyah kemudian ditiru oleh elemen masyarakat dan bangsa. Gerakan Muhammadiyah menjadi mainstream. Pembaruan yang pernah dilakukan Muhammadiyah kemudian menjadi kegiatan sehari-hari. Sebagai gerakan dakwah, sebagai gerakan amal dan sebagai gerakan ilmu, pada periode itu Muhammadiyah sangat produktif. Termasuk dalam hal melahirkan simbol baru, juga dalam hal cara memandang dan mengerjakan kewajiban serta memenuhi kebutuhan keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaannya. Muhammadiyah, mampu mengatasi berbagai problem dan tekanan yang dilakukan oleh rezim Pemerintah yang kadang tidak berpihak pada Muhammadiyah, juga mampu mengatasi problem dan tekanan global dan lokal yang waktu itu belum terasa seberapa. Keadaan mulai berubah menjelang akhir abad usia Muhammadiyah. Islam berkemajuan yang sekaligus juga memunculkan Islam berkebaikan dan Islam berkeindahan mulai dilupakan, sebab yang ingin ditonjolkan oleh aktivis Muhammadiyah adalah Islam berkebenaran belaka. Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah masih menonjol, dan Islam sebagai gerakan amal usaha makin menonjol. Yang hilang gema dan nyalinya adalah Muhammadiyah sebagai gerakan ilmu. Akibatnya, Muhammadiyah terasa berkurang dalam hal perannya untuk memajukan umat, masyarakat dan bangsa. Sementara, orang menuduh Muhammadiyah makin ketinggalan dibanding gerakan Islam kontemporer yang banyak bermunculan. Ada kemandegan luar biasa di bidang pemikiran di Muhammadiyah. Inilah yang perlu diubah. Inilah yang perlu diperbaiki. Reaktualisasi Islam berkemajuan menjadi sesuatu yang mendesak untuk dilakukan. Lebih-lebih ketika Muhammadiyah sudah harus memasuki abad kedua usianya. Bagaimana caranya? Pengajian Ramadlan tahun ini membahas itu, dan berikut laporannya. Bahan dan tulisan: tof

Akarnya tentu saja kesediaan untuk melakukan perubaban, kemampuan untuk melahirkan ijtihad-ijtihad yang solutif bagi masalah keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan. Pada awal kelahirannya dan sampai dengan lebih dari paruh abad pertama sejak kelahirannya, Muhammadiyah mampu membuktikan bahwa dengan mengaktualkan dan mempraktikkan Islam berkemajuan, Muhammadiyah mampu melakukan banyak hal, termasuk memengaruhi secara siginifikan cara umat,
6
SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2- 16 SYAWAL 1432 H

Gagasan seperti ini persis dengan yang pernah dilakukan oleh Ali Syari’ati seorang ideolog revolusioner Islam Iran dengan memosisikan Islam bukan semata-mata sebagai kumpulan tradisi dan ritual keagamaan semata. Berangkat dari sini sangatlah nyata jika karakter gerakan Muhammadiyah yang sebenarnya adalah gerakan keagamaan yang meletakkan nilai-nilai Islam dan 7 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Potret sosial umat yang timpang dan diskriminatif tersebut. Sedangkan banyak masyarakat sulit untuk memperoleh pekerjaan yang layak. situasi sosial dan politik tidak sedikitpun berpihak pada kehidupan orang-orang miskin dan tertindas. Karena kehadiran Muhammadiyah yang awalnya diprakarsai oleh KH Ahmad Dahlan di lingkungan Kauman berangkat atas kondisi sosial yang tidak menguntungkan kehidupan rakyat banyak. baik Ali Syari’ati maupun KH Ahmad Dahlan dengan Muhammadiyah awalnya menjadikan Islam sebagai sebuah pandangan yang komprehensif serta meletakkannya sebagai kerangka pembebasan umat dari ketidakadilan dan ketimpangan sosial yang terjadi. Aktivitas sosial yang dilakukan Muhammadiyah dalam ranah pendidikan. bahwa saat awal lahirnya gerakan Muhammadiyah. U ntuk konteks Muhammadiyah pendapat Hobsbawm di atas tentu benar akan adanya. Eric Hobsbawm dalam sebuah studinya Primitive Rebels: Studies in the Arabic Forms of Social Movement in the Nineteenth and Twenteth Centuries (1971) meyakini bahwa semua gerakan sosial – termasuk gerakan keagamaaan – yang terdapat sekarang ini. Bahkan ketimpangan ekonomi dan pengetahuan begitu tajam dirasakan. Diketahui. Sumber ekonomi maupun pengetahuan hanya dikendalikan oleh segelintir orang (kolonial dan elit lokal pribumi).SAJIAN UTAMA Muhammadiyah dan Aktualisasi Islam Berkemajuan Eksistensi sebuah gerakan sosial. lahir atas respon dari kondisi sosial yang “menindas. memiliki korelasi yang kuat dengan kondisi zaman yang dihadapi dan dilalui. mendorong inisiatif yang kuat oleh KH Ahmad Dahlan untuk menjadikan Islam melalui Al-Qur’an dan Sunnah Nabi sebagai jalan pembebasan untuk membawa kemajuan umat. Oleh karena itu. meng- akses pendidikan serta memperoleh kesehatan yang memadai.15 SEPTEMBER 2011 . Salah satu cara dan langkah yang dilakukan oleh KH Ahmad Dahlan adalah menjadikan pendidikan sebagai sektor pembebasan serta perlunya melakukan reaktualisasi dan kontektualisasi terhadap ajaran Islam. namun jauh dari itu ia (baca: Islam) sebagai suatu keyakinan yang dipilih secara sadar untuk menjawab keperluan-keperluan yang timbul dan memecahkan masalahmasalah dalam suatu masyarakat (Kepemimpinan Mustad’afin: 2001). tidak lain sebagai upaya menumbuhkan keimanan dan kesadaran kolektif masyarakat tentang eksistensinya di tengah- tengah kehidupan sosial. Dalam beberapa kali KH Ahmad Dahlan memberikan satu pernyataan pemikiran tentang bagaimana pentingnya mewujudkan masyarakat yang berkemajuan tersebut.

kata-katanya bagus. tapi tidak jelas apa maksud dan tujuannya.” tambah Taufiq. “ Anda bisa lihat kalimat dan pemikiran dalam proposal ini. pilihan politik umat dan warga bangsa di belantara nasionalitas dalam pusaran peradaban global yang dihadapi. Oleh karenanya. Namun lebih sebagai misi pengusaha dan birokrat Islam. Penguasaan terhadap konsep dasar ajaran Islam tersebut. Namun. namun menjadi solusi kehidupan dalam 8 membangun peradaban umat sebagaimana misi awal yang didorong oleh KH Ahmad Dahlan. Muhammadiyah mampu menjadikan gerakannya sebagai keilmuan dan pengetahuan. Dengan begitu serius. Namun ia tidak lain sebagai bentuk penyimpangan yang sebenarnya dari hakikat ber-Muhammadiyah itu sendiri. Diantaranya adalah. masalah globalisasi dan sebagainya. Ari Anshari menyebutkan. yaitu dengan menguasasi Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Gagasan dan gerakan Muhammadiyah awal tersebut juga sampai menarik perhatian seorang peneliti asing. Akan tetapi justru disayangkan. memiliki makna bagaimana kemudian Muhammadiyah melakukan sebuah interpretasi dan kontektualisasi terhadap ajaran yang terkandung dalam membangun peradaban umat. (d) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . perubahan strategi pembangunan Muhammadiyah dari yang bersifat human capital menuju social capital.16 SYAWAL H . seperti lingkungan hidup. Karena dengan pembangunan social capital tersebut. masalah teknologi. penting kiranya bagi warga Muhammadiyah untuk melakukan langkah-langkah progresif dalam mewujudkan Islam berkemajuan. hlm 344-339) yang menyebutkan jika Dahlan sebagai tokoh liberal yang menekankan gerakan dan misi keagamaannya pada kepentingan kemanusiaan. Gejala dan model pewarisan gagasan yang demikian tentu saja sangat berbahaya terhadap eksistensi dan peran Muhammadiyah untuk membawa Islam yang berkemajuan bagi ummat. Muhammadiyah ke depan jangan konservatif dengan pemikiran-pemikiran yang aktual. tapi sekarang ini kita juga butuh peran-peran Muhammadiyah terkait pemikiran-pemikiran masalah kontemporer. 1840-1940. kurang tegas. gagasan dan aksi cemerlang KH Ahmad Dahlan dalam mengejawahtakan nilai-nilai keagamaan dalam gerakan sosialnya tersebut mengalami reduksi yang cukup serius ketika Muhammadiyah berada di tangan generasi mutakhir ini.SAJIAN UTAMA teologinya sebagai gerakan pembebasan serta pemihakan terhadap kaum yang terpinggirkan dan tertindas tanpa terjebak oleh kepetingan primordialisme keimanan yang sempit. harus dengan keyakinan memperjuangkan risalah Allah yang diwahyukan kepada Rasulullah saw. Tentunya untuk melakukan proses kontektualisasi tersebut.” tutur Prof Taufiq Abdullah saat diwawancarai SM. kesadaran keagamaan. Oxford Universty Press. membutuhkan pemikiran dan pengetahuan yang memadai. penguasaan terhadap Al-Qur’an maupun Sunnah al Maqbullah secara baik. Sebab human capital hanya akan mengarah pada pengembangan individu semata.” tuturnya dengan tanda tanya. Karena banyak orang ber-Muhammadiyah bukan lagi untuk menjalankan misi pembebasan Islam terhadap kehidupan yang timpang saat ini. Padahal umat butuh gagasan yang solutif dari Muhammadiyah. Aspek lain yang juga penting dirumuskan terkait mengaktualisasikan Islam yang berkemajuan tersebut adalah. Muhammadiyah secara organisatoris kurang memberikan perhatian yang lebih dalam aspek pemikiran terkait problemproblem aktual. dan ini tentu merupakan proses yang sangat lambat dalam menangani berbagai persoalan yang kompleks di atas. yang menerjemahkan uraian ringkas Ahmad Dahlan tersebut dalam The Unity of Human Life (Modernist Islam. dan kurang tegas terhadap persoalan kebangsaan dan keumatan. Untuk itu. tapi kurang menyentuh pada akar persoalan. Taufiq Abdullah mencontohkan pemikiran Muhammadiyah yang tertuang dalam proposal pengajian PP Muhammadiyah yang dinilai banyak yang kurang jelas. Dengan langkah ini semoga gerakan sosial Muhammadiyah mendapatkan tempat yang memuaskan bagi republik ini. Artinya disini. upaya pembangunan yang mengarah pada social capital merupakan kebutuhan yang harus dilakukan Muhammadiyah. setidaknya Muhammadiyah sudah bisa berlari cepat dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi. Karena model yang demikian sebenarnya bukan saja sebagai bentuk kebekuan. memang ini bagus pemikirannya. “Saya melihat gagasan Muhammadiyah terlalu di awang-awang. 2002. untuk mengaktualisasikan Islam yang berkemajuan. Lebih lanjut Taufiq Abdullah justru banyak mengkritik gagasan-gagasan Muhammadiyah yang dinilai terlalu mengawangawang. menurut Taufiq. Charles Kurzman. Agar Islam tidak hanya sekedar sebagai sebuah rutinitas. Sebab negara-negara maju yang berhasil membangun sebuah peradabannya. “ Kalau Muhammadiyah bergerak dalam bidang pendidikan betul positif. memiliki korelasi yang kuat dan investasi keilmuan yang diciptakan. Muhammadiyah mampu mengejewantahkan dirinya sebagai tenda kultural yang mengakomodasi beragam paham. Berangkat dari sini.

ushul ad-din dan ‘aqaid al diniyyah dan lain. Ada kecenderungan pimpinan gerakn selangkah lagi ke gerbang kekuasaan.SAJIAN UTAMA SIAP HADAPI PERUBAHAN DUNIA? S etiap kader Muhammadiyah yang berasal dari berbagi lini memerlukan kesiapan menghadapi perubahan dunia. agar butir-butir pemikiran. Islam berkemajuan sebagimana dicanangkan oleh KHA Dahlan dapat menjadi bekal untuk menghadapi semua itu.” kata Abdul Munir Mulkhan. Kader muda Muhamamdiyah dari AMM juga dituntut untuk menguasai ilmu-ilmu klasik Islam seperti ilmu ulum al hadist. didesain dengan mengutamakan kompetensi dan potensi. Artinya para kader itu jangan sampai rabun atau malahan buta terhadap perubahan yang setiap detik terus terjadi di sekeliling kita. negara dan internasional. sirah nabawiyah.” ungkapnya dalam Pengajian Ramadlan PP Muhammadiyah di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta lalu. bukan tradisi tutur. Apalagi kecenderungan pengembangan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah sangat berorientasi pendidikan umum daripada pendidikan agama.15 SEPTEMBER 2011 9 . “Pada saat yang sama gerakan Islam seolah diposisikan sebagai kebun suara. masyarakat. “Coba kita lihat bagaimana sekarang ini gerakan filantropi yang dirintis Kiai Haji Ahmad Dahlan di Muhammadiyah sekarang kalah populer dengan gerakan Dompet Dhuafa. bukan oleh gerakan Islam. tapi fasilitas sosekpol dinikmati SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Dalam mengkritisi gerakan sipil Islam. “Transformasi dilakukan dalam tradisi tulisan. Dra Siti Aisyah dari PP Aisyiyah menjelaskan kaderisasi sebagai proses transformasi tercermin dalam transformasi nilai untuk kemajuan yang mewarnai dan melekat dalam identitas Muslim baik sebagai individu. ulum al tafsir. keluarga. Darsem. pendekatan. Saleh P Daulay pada kesempatan yang sama. “Semua kita pasti mengatakan bahwa tugas ini adalah tugas yang sangat berat. Akibatnya. Dan transformasi antarAMM puteri maupun AMM ke Aisyiyah. Ruyati jusru dipecahkan oleh LSM. Perubahan kualitas. implementasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan dalam berbagai kegiatan dapat diinternalisasikan dan disosialisasikan dalam proses regenerasi. Dan yang paling nyata bagaimana kasus Prita. Pada saat yang sama pemecahan problem umat yang dulu diatasi dengan ijtihad sosialritual kreatif Kiai kini melemah bahkan tampak hampir mati. Kalau ini tidak dilakukan. kuantitas dan kompleksitas kehidupan yang makin menderas tidak boleh diabaikan. ada risiko gerakan keagamaan bakal ditinggalkan orang sebagaimana sekarang orang meninggalkan partai politik Islam. Juga tercermin dalam transformasi pemikiran Islam yang berkemajuan menjembatani gap antara normatifitas dan empirisitas.” kata Ketua PP Pemuda Muhammadiyah. Lantas bagaimana semua itu diproses? Aisyiyah memahami kaderisasi yang dipersiapkan sebagai perwujudan Islam berkemajuan sebagai proses transformasi. Prof Munir menunjukkan bagaimana ancaman terbesar gerakan keagamaan sebagai gerakan sipil ialah demokrasi liberal dalam politik transaksional. Prof DR Abdul Munir Mulkhan dalam pengajian itu mengajak para kader untuk melek realitas. Selain itu kader kita juga harus sekaligus menguasai peta perkembangan pemikiran modern yang ada di Negara-negara Barat. kekeluargaan dan mengakomodasi spesifikasi masing-masing institusi. alumnialumni lembaga pendidikan Muhmmadiyah banyak yang gagap ketika berbicara masalah penguasaan ilmu-ilmu klasik tersebut.

Aisyiyah menempuh strategi untuk memperkuat pilarnya. Keluarga Pimpinan Aisyiyah diharapkan menjadi kantong kader Aisyiyah. munculnya gejala berorganisasi yang tidak utuh dan menyeluruh secara internal. Yaitu perkaderan lewat jalur keluarga. Dengan demikian pada AUM selalu digiatkan Darul Arqam maupun Baitul Arqam. orang-orang Muhammadiyah sekarang perlu menyadari bahwa posisi kiai. lewat ijtihad sosial kreatif. Kita menyaksikan bagaimana media betul-betul menjadi penentu kapan seseorang diorbitkan sebagai kiai atau ustadz populer dan kapan posisinya dicabut atau dijatuhkan. Keluarga merupakan pilar penting bagi kaderisasi yang bermuatan Islam berkemajuan. Yang juga mendasar adalah bagaimana memahami dakwah dan dinamika politik aktual sekarang yang ditandai oleh gejala bagaimana partai Islam tidak lagi menjadi mainstream dan digantikan partai nasionalis yang mampu berkomunikasi dengan publik umat dengan elit yang dikenal sebagai orang Muslim. sementara kondisi internal Muhammadiyah seakanakan kehilangan daya dukungnya? Beberapa hal di Persyarikatan sudah menjadi fenomena. dan kaderisasi pimpinan. masa lalu di Ortom. “Dengan demikian siapa pun berhak menjadi ahli ilmu keagamaan dengan media pers elektronik atau cetak sebagai guru utama. dan ini sepertinya cukup parah. Para aktivisnya justru ada yang sibuk memilih jalan pintas kekuasaan. Gejala keempat. atau paling tidak. peci haji.” tambah Siti Aisyah. termasuk Muhammadiyah. pada saat yang sama kaum fuqoro dan masakin terus tergusur saat gerakan keagamaan cenderung tidak peduli pada mereka. bahkan sampai hamil dan dengan bangga mereka mengakui hal ini dan ini diterima sebagai hal biasa oleh publik yang mayoritas Muslim. Padahal arus kehidupan yang nyata bisa lebih dahsyat dari apa dapt kita bayangkan selama ini. kehidupan sosial kontemporer sekarang ini bagai panggung hiburan yang tidak selalu paralel dengan realitas otentik. Kedua. Saat ini tidak ada batasan dan syarat moral mempelajari ilmu keagamaan (syariat) yang setiap detik disajikan media. masih banyak yang memandang Muhammadiyah itu sebatas organisasi. 10 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Ketiga. Dalam dunia yang seperti ini timbul tenggelamnya tokoh politik dan juru dakwah amat tergantung pada media pers atau teve. Bila Muhammadiyah hanya dipahami sebagai sekadar organisasi. “Hanya sedikit yang memilih jalan dakwah atau jalan kebudayaan yang sunyi. “Pertama. masih ada gejala kenyamanan yang menjebak pada romantisme. adalah munculnya gejala orang Muhammadiyah tega dan tidak merasa bersalah ketika memperalat Muhammadiyah untuk kepentingan kelompoknya dan untuk meraup keuntungan pribadi. mereka yang aktif di amal usaha makin lama makin meningkat kualitas kerjanya sekaligus meningkat pula potensi dirinya sebagai kader Aisyiyah. dialog. simpton yang kontraproduktif dengan visi dan spirit Muhammadiyah yang berkemajuan tadi. Pandangan seperti ini selain mereduksi hakikat dan identitas Muhammadiyah juga bisa mengakibatkan tokoh atau warga Muhammadiyah mudah berpaling ke organisasi lain atau ‘berselingkuh’ dengan partai politik yang suka memperalat dakwah. Jangan lupa diamati.16 SYAWAL H Agar proses kaderisasi dapat efektif.” tambah Munir Mulkhan.” kata Munir setengah menggugat. dan membuka kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kualitas diri. Misalnya tidak tahu kalau Muhammadiyah itu memiliki hubungan yang fungsional dengan ortom. Perkembangan semacam ini jelas tidak dapat dikontrol oleh tokoh agama atau oleh lembaga keagamaan seperti Muhammadiyah. Bagi Muhammadiyah. Meski gerakan penyembelihan hewan qurban dan pembayaran zakat fitrah meningkat tetapi ini tidak berdampak secara signifikan terhadap nasib mereka. Persyarikatan yang semula lahir dengan daya panggil. dan melibatkan mereka dalam proses perkaderan struktural dan non srtruktural. Bagaimana semua ini dapat dijelaskan?” tanyanya. Dan pada saat yang sama sejumlah artis selingkuh atau berzina. sinergi dan jaringan dan kordinasi organisasi dengan ortom AMM. kini telah tergantikan oleh media. Ada juga yang puas memamah biak keberhasilan masa silam dengan membanggabanggakan hasil ijtihad sosial Kiai Dahlan yang sekarang sudah jadi tradisi sosial umat. Sebagai aktivis gerakan dakwah. kaderisasi amal usaha Aisyiyah. Dalam konteks ini bisakah narasi besar “Islam yang berkemajuan” itu masih “laik tanding dan laik sanding” dengan zaman yang tak kunjung surut. tetapi fungsional memecahkan masalah publik sekarang ruh gerakan yang demikian seakan-akan telah hilang. umrah dan haji setiap saat. AMM putri akan diberi wadah berupa kegiatan yang sesuai dengan minat kaum muda dan sesuai dengan spirit zaman. atau menikmati jalan kekuasaan yang glamour. ekonomi. Pada saat yang sama elit gerakan sipil Islam kini cenderung mulai menuntut umat pendukung agar menyediakan fasilitas seperti yang dinikmati oleh elit partai. Sebab di keluarga inilah nilai-nilai Islam berkemajuan dapat ditanamkan dengan kuat. (Bahan dan tulisan: tof) .” ungkapnya. tetapi justru digantikan dengan ritual simbolik seperti mengenakan baju koko. menurut Asep Purnama Bahtiar. yaitu tempat anak-anaknya memperoleh kesadaran dan proses pengkaderan yang intens. Kelima. Amal usaha Aisyiyah adalah medan perjuangan dan medan kaderisasi bagi Aisyiyah. “Untuk ini kami meningkatkan komunikasi. Kenyataan di atas sepertinya tidak nyambung dengan kecenderungan yang muncul di Persyarikatan. “Yang menyedihkan.SAJIAN UTAMA oleh elit partai. soalnya adalah bagaimana membuat jangkar peradaban Persyarikatan lebih bermakna dan menjadi referensi umat dalam memilih gaya hidup di bidang sosial. politik dan kebudayaan. Ketua MPK PP Muhammadiyah. zaman yang bergerak tentu menimbulkan konsekuansi dan risiko bagi semua unit dan entitas yang ada di dalamnya. Dengan demikian. Saat yang demikian muncul gejala bagaimana kesalehan otentik tidak lagi menjadi magnit sebagaimana dulu. lantas apa bedanya dengan organisasi atau perkumpulan yang gampang muncul dan gampang tenggelam itu?” tanya Asep. semakin menggejalanya persepsi dan anggapan yang parsial dan sektoral dalam struktur kepemimpinan. ulama dan ustadz sebagai sumber pengetahuan sebagaimana terjadi pada tahun 1970-an. Sedang Muhammadiyah sendiri. kaderisasi AMM. membuka jalur kegiatan.

Mubaligh kita mungkin kurang percaya diri untuk menampakkan kemampuan mereka dalam berdalil dengan Hadits-Hadits maupun dengan berbagai kitab berbahasa Arab. semangat itu jelas tidak terbantahkan oleh apa pun. Islam yang berkemajuan ini. Umat terpuaskan. (ies) I Haitami.15 SEPTEMBER 2011 11 . Iman saja tampaknya tidak cukup tetapi harus beramal. yang ada ayat Qur’annya kita amalkan seperti itu tetapi jangan diperluas ke lapangan yang lain. (ies) M ISLAM PERNAH MEMIMPIN PERADABAN ILMU JALAN DAKWAH HARUS TETAP DILALUI Abdul Karim. kita sekarang ini malah kalah dengan kaum Yahudi. Walaupun sebenarnya banyak dari kaum salafi itu tidak banyak juga kitab Hadits yang dikuasainya tetapi mereka percaya diri. Ketua Dewan Syariah Nangro Aceh Darussalam dan ketua PWM Aceh uhammadiyah sejak semula sudah menentukan Islam berkemajuan sebagai dasar gerakannya. Muhammadiyah mencita-citakan terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. (ies) M abad pertengahan sekitara abad ke-9 umat Islam sudah pernah menjadi jembatan emas kemajuan peradaban dunia. Muhammadiyah sudah keluar dan bisa dikatakan selesai dalam masalah mazhab. Ini berari tidak ada pilihan lain kecuali selalu istiqomah dalam jalan tajdid dan kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah. menyatu dalam ushul fiqihnya. pasti ada sebab lain. Para politisi yang tampaknya menggebu-gebu memperjuangkan Islam itu walau tidak semuanya pada kenyataannya malah lebih banyak merugikan Islam. termasuk yang menemukan angka nol yang merupakan lompatan terbesar dalam pengembangan pengetahun. Dalam sejarah. Apakah mereka membawa semangat Islam berkemajuan atau tidak itu tidak menjadi soal. kita. Untuk mencapai kemajuan tampaknya tidak ada lagi yang bisa kita lakukan selain memadukan iman dan amal. Masyarakat Islam masa Nabi Muhammad bukanlah rujukan yang pas untuk menggambarkan Masyarakat Islam yang sebenarbenarnya dalam konteks sekarang. yang jelas umat dan warga Muhammadiyah saat ini banyak yang terpuaskan dengan pengajianpengajian mereka (yang meskipun banyak kekurangannya juga). Jangan di semua lapangan kita perlakukan perempuan sebagai setengah laki-laki. Di penghargaan nobel. bukan jalan politik yang menggoda seperti sekarang ini. Misalnya. hanya tidak kita amalkan saja. karena dalam pengajian mereka selalu membawa Hadits dan dalil-dalil yang meyakinkan. Sampai saat ini sudah banyak buku tentang Islam dan HAM misalnya tetapi belum ada pembahasan Islam yang menyatu dengan HAM. (ies) MUBALIGH KITA KURANG MENGUASAI HADITS Agus Tri Sundani. terutama dari kelompok yang menamakan diri sebagai golongan salafi. Namun. Jalan dakwah yang ditempuh Muhammadiyah memang tidak akan menjanjikan kepentingan duniawi yang secara langsung dapat dirasakan. Al-Qur’an sudah jelas ingin mengangkat derajat kaum perempuan. Namun. untuk mewujudkan tatanan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. pada kenyataannya saat ini kita memang belum bisa maju-maju. itu juga hanya bisa mendekati hal itu saja. Tetapi sampai di mana derajat perempuan itu diangkat? Dalam mazhab dan salaf derajat pengangkatan derajat perempuan terhenti sampai pada setengah derajat laki-laki. Masalah-masalah yang lain seperti hal di atas masih banyak dan akan terus kita jumpai. Hal ini bisa disikapi dengan menentukan sikap. Semua ilmuwan yang merintis sains modern zaman itu hapir semuanya adalah umat Islam. semangat untuk maju yang ada dalam ajaran Islam tampaknya jauh lebih komplit dan banyak. umat Islam ini. sedangkan mubaligh kita kurang suka dengan hal-hal seperti itu. Apakah tajdid Muhammadiyah yang Islam berkemajuan itu juga hanya terhenti sampai di situ saja karena bunyi ayat Al-Qur’an memang begitu atau bagaimana? Ini selalu menjadi perdebatan. Semua ajaran untuk maju dan maju sudah ada dalam ajaran Islam di bandingkan dengan ajaran lain. pernah berjaya pada masa S SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . karena sekarang sudah perkembangan teknologi yang sangat membedakan dulu dan sekarang. tetapi tajdid yang seperti apa yang harus dirumuskan itu yang belum final. orang Yahudi yang jumlahnya jauh lebih sedikit daripada umat Islam justru mendapatkan jauh lebih banyak daripada kita. kenyataan sekarang kita sudah dilampaui oleh Kaum Yahudi yang belum pernah mempunyai sejarah sebesar umat Islam.SAJIAN UTAMA KONSISTEN DI J ALAN TAJDID Prof DR Alyasa’ Abu Bakar. Wakil Ketua PWM DKI uhammadiyah dengan semangat Islam berkemajuannya saat ini dapat dikatakan sedang mendapat tantangan yang serius. PDM Garut slam yang berkemajuan memang sangat ideal untuk kita wujudkan. misalnya. Untuk itu kita harus bisa memuaskan umat kita dengan bebagai Hadits dan kitab-kitab pendukung yang lebih komplit. Muhammadiyah untuk memilih jalan dakwah. Tetapi akibatnya akan jauh lebih banyak untuk masa depan umat Islam sekarang maupun yang akan datang. antara yang khalaf dan salaf memang harus selalu didialogkan. PWM Bangka Belitung aya sepakat. masalah etos dan sebab lainnya. Ini tentu bukan semata karena mereka sudah pernah memakan mana dan salwa. masyarakat masa Nabi memang menjadi bentuk masyarakat ideal pada masa itu tetapi tidak pada masa sekarang.

Label lain yang serupa Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid atau pembaruan. Ikhwanul Muslimin atau gerakan Tarbiyah. istilah Islam yang berkemajuan menurut Prof DR Amin Abdullah (2011) jauh lebih tepat bagi Muhammadiyah. yang jauh lebih mengena dengan karakter Muhammadiyah dan terkesan lebih “mempribumi”. MSI Muhammadiyah sejatinya menganut pandangan Islam yang berkemajuan. Jumlah tersebut telah menyentuh prosentase 22% dari pemeluk agama di dunia. Artinya keragaman pandangan tersebut tidak hanya melahirkan kategorisasi yang bercorak pemikiran. Di Indonesia. akan mengubah peta pemelukan agama yang berpengaruh terhadap dinamika Islam di masa depan. Sementara itu kalangan tradisionalis Islam juga menunjukkan dinamika baru.9% melebihi angka pertumbuhan penduduk dunia sebesar 2. sehingga jika dinisbahkan ke dalam sistem paham maka dapat dikatakan gerakan yang didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan tahun 1912 ini sebagai ideologi Islam yang berkemajuan. dan “berkemajuan” telah melekat dalam pergerakan Muhammadiyah sejak awal berdiri hingga dalam perjalanan berikutnya. tercantum kata “memajukan” dalam frasa tujuan Mu- . Gerakan-gerakan Islam yang di masa Orde Baru tiarap atau underground. tantangan. “memajukan”. Dinamika Islam di ranah global juga cukup mencengangkan.57 miliar dengan tingkat pertumbuhan 2. Laju pertumbuhan penduduk Muslim tersebut. dan lainlain yang sering dikategorisasikan mewakili neorevivalisme atau neofundamentalisme Islam. Rentangan keragaman pemikiran Islam dalam menghadapi isu-isu mutakhir seringkali berkembang demikian luas dan tajam.3%. Peluang untuk menjadi agama dengan pemeluk terbesar di dunia sangat mungkin terjadi. yang menunjukkan kecenderungan baru saling akomodasi dan negosisasi antara Islam dan Barat menggeser paradigma konflik atau benturan antara keduanya. yang lebih mirip dengan Islam progresif. bahkan kontradiksi dalam orientasi aksi gerakan dan pengelompokan umat secara 12 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . dan sosial baru yang tidak sederhana bagi umat Islam di masa depan. Dalam Statuten pertama kali tahun 1912. Perkembangan Islam mutakhir atau kontemporer menunjukkan dinamika yang luar biasa dalam ragam kecenderungan gerakan dengan sejumlah harapan.BINGKAI Pandangan Islam Yang Berkemajuan DR H HAEDAR NASHIR. Idiom “kemajuan”. Secara kuantitatif jumlah umat Islam tahun 2010 menurut perhitungan The Pew Forum’s mencapai sekitar 1. Dalam konteks perkembangan pemikiran Islam kontemporer. yakni nomor dua setelah Kristen yang menempati angka 33%. “maju”. Sejumlah bukti autentik dan historis dapat mendukung klaim ideologis itu. Front Pembela Islam. Dalam dinamika Islam yang penuh warna itulah Muhammadiyah saat ini berada dan diuji ketangguhannya sebagai gerakan Islam yang membawa misi ideologi yang berkemajuan. Hizbut Tahrir. termasuk di negeri-negeri Barat. bermunculan ke permukaan seperti NII. Muhammadiyah dengan pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan kini dihadapkan pada tantangan baru sehubungan dengan dinamika gerakan-gerakan Islam kontemporer setelah reformasi. Isu Islam versus Barat mulai bergeser ke Islam di Barat. dari yang moderat sampai radikal dalam genre neofundamentalisme Islam. yang sampai batas tertentu bahkan melampaui gerakan modernisme Islam yang dulu direspons secara dialektik atau diametral. yang sering menunjukkan fenomena yang oleh Tariq Ali (2002) disebut The Clash of Fundamentalism atau benturan antar kaum fundamentalis. yang memberi kemungkinan lain berupa beban moral. dan masalah yang sangat kompleks. Muhammadiyah dalam perspektif ideologi keagamaannya sesungguhnya menampilkan pandangan Islam yang berkemajuan. ementara dalam predikat yang lebih populer dari para ahli terutama peneliti dari luar Muhammadiyah disebut sebagai gerakan reformisme atau modernisme Islam. intelektual. setelah reformasi perkembangan gerakan-gerakan Islam mutakhir juga menunjukkan keragaman yang luar biasa dengan kemajemukan pemikiran dan aksi yang tidak jarang saling berbenturan satu sama lain. Dalam dinamika Islam kontemporer tersebut terjadi rivalitas baru yang masih ditunggu bagaimana prosesnya ke depan.16 SYAWAL H S saling menegasikan. Majelis Mujahidin. yang bergerak dari pendulum yang paling sekuler atau liberal hingga kalangan Islamis radikal. Di pendulum lain muncul gerakangerakan Islam yang mengusung ideologi Islam yang cenderung liberal.

dan 1929. Dalam tulisan itu. menunjuk empat faktor. Kiai Mas Mansur ketika menulis tentang “Sebab-sebab Kemunduran Ummat Islam” dalam Adil Nomor 52/IX tahun 1941 seperti dikutip Amir Hamzah W. sarta cocok kaliyan pikajenganipun jaman kemajengan. Ketika menjelaskan ciri kedua. Dari berbagai khutbah iftitah atau “Khutabtul Arsy” dari tahun 1921 hingga tahun 1971. Dalam tulisan utuh Kiai Dahlan tahun 1921 dan menurut informasi sebagai satu-satunya tulisan lengkap yang diwariskan pendiri Muhammadiyah ini. 1985).b. bahkan disebutkan tentang pentingnya “Memperluaskan Faham Agama” dinyatakan sebagai berikut: “Hendaklah faham agama yang sesungguhnya itu dibentangkan dengan arti yang seluasluasnya. 1928. Dan tujuannya ialah memahami dan melaksanakan agama Islam sebagai yang memang ajaran yang serta dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. ringan dan berguna. serta berbagai masalah yang dihadapi Muhammadiyah dan umat Islam. boleh diujikan dan diperbandingkan. umat yang tidak cerdas. Ketua PB Muhammadiyah tersebut menulis sebagai berikut: “Umat kita tiada mempunyai kecerdasan. berturut-turut diangkat tema dan ulasan tentang “Pandangan tentang Kemajuan Islam dan Pergerakan Muhammadiyah”. dalam huruf dan bahasa Jawa tertulis ucapan Kiai Dahlan: Awit miturut paugering agami kita Islam. Agamanya mengajak mereka pada kemajuan.15 SEPTEMBER 2011 13 . pimpinan yang hanya pandai gembar-gembor. artinya agama yang berkemajuan dalam pemikiran umatnya. yang mengupas berbagai pandangan Islam. salah satu cirinya ialah “Masyarakat berkemajuan”.. Dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua hasil Muktamar ke-46 (Muktamar Satu Abad) tahun 2010 di Yogyakarta dinyatakan secara tegas tentang “Pandangan Islam yang Berkemajuan”.”. dan di frasa itu menunjuk apa yang disebut “. kesempurnaan akal. Dengan demikian ajaran Islam yang suci dan benar itu dapat memberi nafas bagi kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya. yaitu Islam. dan perbedaan antara pintar dengan bodoh”.. Belum termasuk pikiran-pikiran dasar dan langkah-langkah awal Kiai Dahlan sejak meluruskan arah kiblat sampai mendirikan lembaga pendidikan Islam dan pranata-pranata amaliah sosial Islam yang bersifat modern. yaitu “. sehingga kita sekutu-sekutu Muhammadiyah mengerti perluasan Agama Islam. Dalam ciri kedua Dua Belas Langkah Muhammadiyah tahun 1938-1942. Menjadi Kiai. itulah yang paling benar. Seperti dikutip Kuntowijoyo (2005 ) sebagaimana tercantum dalam Suwara Muhammadijah edisi awal (tahun I nomor 2 halaman 29).. pendidikan akal. pemimpin kemajuan Islam. yakni umat yang tidak cerdas. karena itu setiap Muslim baik individual maupun kolektif berkewajiban menjadikan Islam sebagai agama kemajuan (din al-hadlarah) dan umat Islam sebagi pembawa misi kemajuan yang membawa rahmat bagi kehidupan. “Pandangan tentang Agama Islam dan Pergerakan Muhammadiyah”. Agamanya diserang oleh orang lain tidak diinsyafinya”. Kemajuan dalam pandangan Islam melekat dengan misi kekhalifahan manusia yang sejalan dengan sunatulah kehidupan. kemajuan umat Islam di Tanah Air dan belahan dunia.. (b) Masyarakat Islam membina semua sektor kehidupan secara serempak dan teratur/terkoordinir. Kiai menyebut “tali pengikat hidup manusia adalah pengetahuan yang terlalu amat besar bagi kemanusiaan umumnya. mereka sebaliknya malah mundur. kebutuhan manusia.”.. Keempat sebab itu ialah iman umat yang tipis. maka mendahulukanlah pekerjaan keagamaan itu” (PB Muhammadiyah Madjlis Taman Poestaka. tentang pentingnya Islam sebagai “agami nalar”. dan syi’ar agama yang kurang. Kiai Dahlan. serta sesuai dengan kemauan zaman kemajuan.. Munir Mulkhan. dan asasnya adalah ajaran Nabi Muhammad saw. seringkali mengungkapkan pentingnya berkemajuan. Dalam pidato iftitah HB Muhammadiyah tahun 1927. Makin kuat rujukan tentang ikon pandangan dan cita-cita Islam yang berkemajuan. yang ditandai oleh: “(a) Masyarakat Islam ialah masyarakat yang maju dan dinamis. tergambar betapa luas pandangan para tokoh Muhammadiyah dalam memahami ajaran Islam dan menghadapi kompleksitas kehidupan.”). Rata-rata umat Islam di Indonesia berada dalam kebodohan.. orang yang mempunyai akal. yang menarik hampir lebih separuh dari tulisan itu menguraikan tentang akal. yang dirujuk ialah Al-Qur’an yang dengannya manusia semestinya dapat menyatukan hati. sehingga memenuhi bumi”.(“Karena menurut tuntunan agama kita Islam. Istilah “berkemajuan” juga diperkenalkan dalam memberikan ciri tentang masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. agar supaya dapat menjalani kehidupan dunia sepanjang kemauan agama Islam. (c) Dalam pelaksanaannya masyarakat itu mengenal pentahapan dan pembagian pekerjaan”. Dalam Muktamar ke-37 tahun 1968 dikupas tentang karakter masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. ketika menjelaskan penisbahan Muhammadiyah dengan nama Nabi Muhammad memberikan uraian sebagai berikut: “Dengan nama itu dia bermaksud untuk menjelaskan bahwa pendukung organisasi itu ialah umat Muhammad. semuanya menunjukkan pada watak Islam yang berkemajuan. yang berpijak pada fondasi Al-Qur’an dan As-Sunnah yang maqbulah dengan mengembangankan pemikiran yang berkemajuan. Pak Djarnawi Hadikusuma dalam buku Matahari-Matahari Muhammadiyah. tetapi lantaran kekebalannya. 1939: 51). mereka tidak tahu hakikat agama. Di antara sembilan ciri masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Pada bagian Agenda Abad Kedua dinyatakan Muhammadiyah memandang bahwa Islam merupakan agama yang mengandung nilai-nilai ajaran tentang kemajuan untuk mewujudkan peradaban umat manusia yang utama. Dalam Majalah Suara Muhammadiyah tahun 1922. Kiai juga mengulas tentang pentingnya para pemimpin umat bersatu hati. Dari ciri masyarakat Islam yang berkemajuan itu jelas sekali bagaimana tujuan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid untuk membentuk masyarakat yang dicita-citakan. Memajoekan hal Igama kepada anggauta-anggautanja”.. yang berjudul “Tali Pengikat Hidup Manusia” (Syukriyanto AR & A. serta “Pandangan tentang Kemajuan Agama Islam dan Pergerakan Muhammadiyah Hindia Timur”. jadilah Kiai yang maju. ditulis dalam bahasa Jawa.BINGKAI hammadiyah. serta dapat menjadi contoh. Kemajuan dalam pandangan Islam bersifat multiaspek baik dalam kehidupan keagamaan maupun dalam seluruh dimensi SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . selain mengupas tentang persatuan pemimpin dan manusia sebagai makhluk Allah. ujar Kiai.

Adapun dakwah Islam sebagai upaya mewujudkan Islam dalam kehidupan diproyeksikan sebagai jalan perubahan (transformasi) ke arah terciptanya kemajuan. Islam merupakan agama yang berkemajuan (din al-hadlarah). yang dikenal luas sebagai ideologi reformisme dan modernisme Islam. yang kehadirannya membawa rahmat bagi semesta kehidupan. Pandangan Islam yang berkemajuan yang diperkenalkan oleh pendiri Muhammadiyah telah melahirkan ideologi kemajuan. dan kemanusiaan universal. keadilan. yang seluruhnya berpangkal dari gerakan kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah (al-ruju’ ila al-Qur’an wa al-Sunnah) untuk menghadapi perkembangan zaman. Inilah karakter utama Muhammadiyah. Muhammadiyah . Adapun dakwah dan tajdid bagi Muhammadiyah merupakan jalan perubahan untuk mewujudkan Islam sebagai agama bagi kemajuan hidup umat manusia sepanjang zaman. anti kekerasan. Jadi. kebaikan. ketertindasan. dan kemaslahatan hidup umat manusia tanpa membeda-bedakan ras. suku. 14 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. Islam yang secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku bangsa. penyalahgunaan kekuasaan. Dari rujukan-rujukan tertulis maupun berdasarkan fakta langkah-langkah Muhammadiyah yang melakukan tajdid atau pembaruan. maka Muhammadiyah tidak hanya berhasil melakukan peneguhan dan pengayaan makna tentang ajaran akidah. Bahwa Muhammadiyah memandang Islam merupakan agama yang mengandung nilai-nilai kemajuan untuk mewujudkan kehidupan umat manusia yang tercerahkan. Transformasi Islam bercorak kemajuan dan pencerahan itu merupakan wujud dari ikhtiar meneguhkan dan memperluas pandangan keagamaan yang bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan mengembangkan ijtihad di tengah tantangan kehidupan modern abad ke-21 yang sangat kompleks. Kini. yang muaranya melahirkan pencerahan bagi kehidupan. Dalam perspektif Muhammadiyah. bangsa. tetapi sekaligus mengandung unsur sistem perjuangan untuk mewujudkan paham tersebut dalam kehidupan. liberasi. agama. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. anti keterbelakangan. Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang melaksanakan fungsi utama dakwah dan tajdid dapat dikatakan sebagai gerakan Islam yang berkemajuan. yakni ideologi Islam yang berkemajuan. jika ditanyakan karakter ideologi Muhammadiyah. bangsa. anti terorisme. emansipasi. Kemajuan dalam pandangan Islam adalah kebaikan yang serba utama. dan kebudayaan umat manusia di muka bumi. Secara ideologis Islam yang berkemajuan untuk pencerahan merupakan bentuk transformasi Al-Ma’un untuk menghadirkan dakwah dan tajdid secara aktual dalam pergulatan hidup keumatan. kejumudan. Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia baik laki-laki maupun perempuan tanpa diksriminasi. dan dunia kemanusiaan universal. Dengan pandangan Islam yang berkemajuan dan menyebarluaskan pencerahan.BINGKAI kehidupan. kebaikan. pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan itu sering dikaitkan dengan gerakan Islam reformis. Secara sosiologis pandangan Islam yang berkemajuan dapat ditunjukkan dengan amaliah-amaliah pembaruan yang selama seratus tahun telah dilakukan Muhammadiyah untuk umat.16 SYAWAL H memberdayakan. yang melahirkan peradaban utama sebagai bentuk peradaban alternatif yang unggul secara lahiriah dan rohaniah. dan ketidakadilan hidup umat manusia. Ideologi Muhammadiyah berwatak dan membawa misi Islam yang berkemajuan. dan humanisasi yang terkandung dalam pesan Al-Qur’an surat Ali Imran 104 dan 110 yang menjadi inspirasi kelahiran Muhammadiyah. dan dunia kemanusiaan universal. kemakmuran. yang berwujud peneguhan dan pencerahan baik melalui amaliah pemikiran (dakwah bi-lisan) maupun amaliah praksis tindakan melalui berbagai usaha Muhammadiyah yang selama ini telah dilakukan untuk kemajuan umat. Islam yang berkemajuan menghadirkan Islam dan dakwah Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin dimuka bumi. Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang berkemajuan. maka dapat disimpulkan bahwa Muhammadiyah itu memiliki paham dan mendakwahkan Islam yang berkemajuan. keadilan. anti penindasan. dan memajukan kehidupan dari segala bentuk keterbelakangan. maka ideologi Muhammadiyah itu tidak lain sebagai ideologi yang berkemajuan. Dengan demikian. golongan. Dalam konotasi lain. yang melahirkan keunggulan hidup lahiriah dan rohaniah. Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mengembangkan pandangan dan misi Islam yang berkemajuan sebagaimana spirit awal kelahirannya tahun 1912. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi seperti korupsi. persoalannya bagaimana mewujudkan ideologi Islam yang berkemajuan yang bercorak reformis-modernis atau progresif itu dalam gerakan Muhammadiyah secara meluas dari atas hingga bawah dan di seluruh lini organisasi? Bahwa ideologi itu bukan sekadar sistem paham tentang kehidupan. kejahatan kemanusiaan. Paham Islam yang berkemajuan semakin meneguhkan perspektif tentang tajdid yang mengandung makna pemurnian (purifikasi) dan pengembangan (dinamisasi) dalam gerakan Muhammadiyah. dan sekat-sekat sosial lainnya. Islam yang berkemajuan menyemaikan benih-benih kebenaran. eksploitasi alam. Ideologi Muhammadiyah sebagai ideologi Islam yang berkemajuan secara substansi dapat dirujuk pada dokumendokumen resmi Muhammadiyah maupun gagasan-gagasan dasar Kiai Dahlan selaku pendiri gerakan Islam ini. Ideologi Islam yang berkemajuan itu diaktualisasikan melalui gerakan dakwah dan tajdid. modernis. tetapi sekaligus melakukan pembaruan dalam mu’amalat duniawiyah yang membawa perkembangan hidup sepanjang kemauan ajaran Islam. ibadah. kebangsaan. Islam yang menggelorakan misi anti perang. Pencerahan (tanwir) sebagai wujud dari Islam yang berkemajuan adalah jalan Islam yang membebaskan. kedamaian. Artinya Islam yang diyakini dan dipahami dalam Muhammadiyah itu harus diamalkan melalui sistem perjuangan yang bersifat kolektif dan terorganisasi sejalan dengan pandangan Islam yang berkemajuan. kemakmuran. ras. golongan. dan akhlak kaum Muslimin. kemaslahatan. Bahwa Islam yang berkemajuan memancarkan pencerahan bagi kehidupan. dan progresif. Islam yang berkemajuan dan melahirkan pencerahan secara teologis merupakan refleksi dari nilai-nilai transendensi.

yang secara substantif bermuara pada Islam yang berkemajuan. Hal serupa diperlukan ketika menghadapi masalah krisis moral dan spiritual yang diakibatkan oleh kehidupan modern yang kehilangan keseimbangan dalam peradaban umat manusia. hak asasi manusia. Muhammadiyah secara internal harus terlebih dulu memajukan dirinya sendiri sebelum memajukan orang lain. Bagaimana Muhammadiyah dengan pandangan Islam yang berkemajuan mampu mengukir kisah sukses edisi baru ketika di masa lalu dalam kepemimpinan Kiai Dahlan mampu menorehkan tinta emas pembaruan dalam kondisi yang penuh rintangan dan serba keterbatasan? Dalam konteks meneguhkan sekaligus mengembangkan pandangan Islam yang berkemajuan.15 SEPTEMBER 2011 15 . yang dapat dijadikan rujukan pokok bagi warga Persyarikatan maupun umat Islam dan para pihak yang ingin melakukan studi Islam. akhlak. ibadah. sedangkan dalam modelmodel praksis amaliah pun mulai ketinggalan baik dari gerakangerakan Islam baru maupun dari gerakan Islam tradisional yang dulu dikritiknya secara tajam. yang menawarkan pandangan Islam yang berkemajuan yang serba melintasi dan mengungguli. perspektif. meniscayakan kekayaan konsep. Namun kini dan ke depan usaha-usaha mewujudkan pandangan Islam yang berkemajuan itu dituntut untuk direvitalisasi bahkan lebih jauh lagi ditransformasi sehingga mencapai keunggulan yang tinggi baik dalam pemikiran. bangsa. Muhammadiyah dalam memasuki abad kedua dihadapkan pada masalah dan tantangan baru dalam kehidupan umat. maupun amaliah yang ditampilkan Muhammadiyah di tengah kehidupan yang serba kompleks dan sarat tantangan. kepribadian. Masalah demokrasi. disertai tuntunan-tuntunan ke-Islaman di bidang akidah.BINGKAI dengan pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan telah berkiprah mewujudkan cita-citanya membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. yakni kering dari pemikiran tidak sebagaimana kaum neomodernisme Islam. Muhammadiyah dengan paradigma tajdid yang berwawasan modernismereformisme dan reformis-moderat dituntut untuk memperkaya dan mempertajam orientasi tajdidnya yang bersifat pemurnian dan pengembangan. dan dunia kemanusiaan yang semakin kompleks. Dalam semangat pandangan Islam yang berkemajuan. dan kesadaran baru di tengah arus globalisasi memerlukan penghadapan tajdid Muhammadiyah. sebab betapa besar tanggung jawab dan konsekuensi mengusung ideologi atau pandangan Islam yang berkemajuan di tengah dinamika peradaban modern saat ini. jangan sampai terjebak pada kecenderungan yang tidak positif. Dakwah dan Tajdid menuju Peradaban Utama! SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . sehingga mampu menjadi gerakan alternatif di tengah lalulintas berbagai gerakan Islam dan gerakan sosialkemasyarakatan yang pusparagam. sehingga dari umat yang terbaik itu kemudian terwujud kehidupan yang baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur dalam semesta kehidupan. dan model-model gerakan yang harus lebih unggul ketimbang yang lain manakala ingin meneruskan gerakan dakwah dan tajdidnya yang selama satu abad telah mengukir kisah sukses. Muhammadiyah perlu koreksi diri. maka secara niscaya sangat mendesak waktunya Muhammadiyah wajib melahirkan karya monumental Risalah Islamiyah dan Tafsir Al-Quran yang komprehensif. Muhammadiyah dituntut untuk hadir sebagai ideologi Islam alternatif. kalah dalam militansi dan keteguhan sikap sebagaimana gerakan-gerakan neorevivalisme Islam. sekaligus menjadi instrumen penting dan strategis dalam memasuki abad kedua sebagaimana menjadi spirit Muktamar Satu Abad tahun 2010 di Yogyakarta: Gerak Melintasi Zaman. Di tengah banyak kutub ekstrem gerakan Islam kontemporer. dan mu’amalah-duniawiyah yang bersifat praktis. lebih-lebih untuk ke depan ketika Muhammadiyah menjalani abad kedua di tengah pergumulan kehidupan umat manusia yang bercorak pasca-modern. Bagaimanapun ideologi reformis-modernis Muhammadiyah yang berbasis pada Islam yang berkemajuan. Di sinilah pentingnya memahami dan melakukan aktualisasi kembali terhadap gagasan-gagasan dasar dan pandangan Islam yang selama ini dianutnya.

Pertama. 8. karena sebentar lagi saya mau menikah dengan wanita LDII. kami mengucapkan selamat kepada saudara karena telah menemukan wanita pilihannya untuk dinikahi. Kep. wb. 12.‘’Suatu paham atau aliran keagamaan dapat dinyatakan sesat bila memenuhi salah satu dari sepuluh kriteria. Melakukan penafsiran Al-Qur’an yang tidak berdasarkan kaidah tafsir 6.TANYA JAWAB AGAMA PANDANGAN MUHAMMADIYAH TENTANG LDII Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum wr. Yunahar Ilyas. 9. Haram mengaji Al-Qur’an dan Hadits kecuali kepada imam/amir mereka. 3. Mengingkari Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul terakhir 9.com (disidangkan pada hari Jum’at. Untuk diketahui. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan sepuluh kriteria suatu aliran dapat digolongkan tersesat. Kalau ada orang di luar kelompok mereka bertamu ke rumah mereka maka bekas tempat duduknya harus dicuci karena dianggap najis. Melecehkan dan atau merendahkan para Nabi dan Rasul 8. yakni menganggap semua orang Islam yang tidak bergabung ke dalam barisannya dianggap sebagai orang kafir. maka ada beberapa hal yang perlu perhatian. awalnya bernama Darul Hadis. Haram membagikan daging Qurban/ zakat fitrah kepada orang Islam di luar kelompoknya. Mengingkari kedudukan Hadits Nabi sebagai sumber ajaran Islam 7.-08/D.16 SYAWAL H .A/10. wb. Perempuan LDII kalau mau bertamu di rumah orang selain kelompoknya harus memilih waktu haid (dalam keadaan kotor). Haram menikahi orang di luar kelompoknya. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Qur’an 5. Dosa bisa ditebus kepada sang amir atau imam dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa yang diperbuat dan ditentukan oleh amir/imam. Namun. Al-Qur’an dan Hadits yang boleh diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut imam/amir mereka) selain itu haram diikuti. Mengingkari rukun iman dan rukun Islam 2. Mati dalam keadaan belum baiat kepada amir/imam LDII maka akan mati jahiliyah (kafir). saya ingin bertanya mengenai hal yang menurut saya sangat penting. termasuk kedua orangtua sekalipun. Dwi Purwanto alamat e-mail dwipurwant@gmail. Karena kembali meresahkan masyarakat. Meyakini turunnya wahyu setelah AlQur’an 4. akhirnya dilarang melalui SK Jaksa Agung RI No. kemudian berganti nama menjadi Islam Jama’ah. di Jakarta. Pokok-Pokok Ajaran Islam Jamaah / LDII adalah sebagai berikut: 1. 3. maka bekas tempat shalatnya dicuci karena dianggap sudah terkena najis. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar‘i (Al-Qur’an dan As-Sunnah). 5. Selain kepada mereka adalah haram. infak dan shadaqah yang sudah diberikan kepada amir/imam haram ditanyakan catatannya atau penggunaannya. Bagaimana pandangan Muhammadiyah terhadap ajaran LDII? Terima kasih atas jawabannya. Orang Islam di luar kelompok mereka adalah kafir dan najis. 1 Rajab 1432 H / 3 Juni 2011 M) Jawaban: Wa ‘alaikumus-salam wr. Haram shalat di belakang imam yang bukan dari kelompok mereka. setelah dinyatakan terlarang oleh Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Saya warga Muhammadiyah. Sepuluh Kriteria Aliran Sesat tersebut adalah: 1. 10. Kedua. shadaqah dan zakat kepada Amir/Imam mereka. Setelah itu berganti nama LEMKARI (Lembaga Karyawan Dakwah Islam). 4. zakat. 1971. Harta. karena kebetulan wanita pilihan saudara berasal dari kelompok Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). 7. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah Rubrik Tanya Jawab Agama Diasuh Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah 16 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . 14. dan sesuai dengan pertanyaan saudara di atas. tidak semua orang dapat memberikan penilaian suatu aliran dinyatakan keluar dari nilai-nilai dasar Islam. Bahwa LDII pernah ditetapkan sebagai aliran sesat. 2. Butir kesesatannya adalah karena di antara paham yang dikembangkan oleh LDII ini adalah paham takfir. Harus rajin membayar infak. 6. Wajib taat pada amir atau imam mereka. karena dianggap reinkarnasi dari Islam Jamaah. LDII yang didirikan oleh mendiang Nur Hasan Ubaidah Lubis. 11. 13. Kalau ada orang di luar kelompok mereka yang melakukan shalat di masjid mereka.’’ kata Ketua Panitia Pengarah Rakernas MUI Tahun 2007. pada tahun 1990 dalam Mubes di Asrama Haji Pondok Gede berganti nama menjadi LDII. kalaupun terpaksa tidak perlu wudlu dan harus diulang.

Dalam LDII juga tidak ada keamiran dan mau diimami oleh orang lain. “Kami punya paradigma baru. dan sudah mulai mau menyatu. Mengafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i Yang menarik. maka umat Islam dapat membuka diri termasuk Muhammadiyah. Drs H Mansyur MS. salah satunya menganggap orang di luar mereka kafir. Sebenarnya itikad baik LDII untuk keluar dari eksklusifisme sudah mulai terlihat. dan tidak mencuci tangannya lagi setelah bersalaman. asalkan bersedia menyampaikan surat pernyataan secara resmi. di mana sebagian dari mereka sudah mulai mau bersalaman. Namun. Tetapi MUI belum merehabilitasinya. Oleh karena itu. jika LDII berkeinginan kembali bergabung bersama ormas Islam lain.TANYA JAWAB AGAMA 10. Namun ketua MUI KH Ma’ruf Amin menyatakan bahwa memang saat ini LDII sedang berusaha untuk berada di dalam jajaran umat Islam dan ormas Islam lainnya. apabila sudah tidak lagi mengamalkan pokok-pokok ajaran yang 14 butir di atas. organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan ini tidak mengkafirkan atau menajiskan seseorang.15 SEPTEMBER 2011 17 . MUI akan membuka diri. dengan mengikuti ijtima’ ulama untuk melaksanakan taswiyah al-manhaj dan tansiq al-harakah. tidak akan berperilaku seperti yang dituduhkan selama ini. sebagaimana hasil Rakernas LDII 2007. dalam rangka tawashaw bil-haq wa tawashau bish-shabr. dan tidak ada indikasi ke arah aliran sesat. untuk batin mereka hanya Allah yang mengetahuinya. dan masjid yang dikelolanya terbuka untuk umum.” kata Ketua Wanhat DPD LDII Kota Cirebon. *fz) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .

” Ia juga 18 S menyebut dirinya seorang filsuf dan ekonom. Kini di Eropa. Breivik memiliki pandangan politik berhaluan kanan dan anti-Muslim. jumlah umat Islam mulai meningkat karena imigran dan mahasiswa. Norwegia adalah negara pertama yang memboikot produk-produk Israel beberapa waktu setelah kejadian invasi Israel ke Gaza pada awal tahun 2009. Orang-orang Muslim di Norwegia—tidak seperti di negara-negara Eropa lainnya—bisa membentuk berbagai macam insitusi Islam. “1984” (George Orwell).068 orang Islam di Norwegia. Bagaimana sebenarnya gerakan Islam di negara itu? Islam adalah agama minoritas terbesar di Norwegia. dengan keturunan Pakistan sebagai kelompok yang paling banyak dan dikenal. motif penyerangannya masih belum diketahui. Jan Kollsgaard. tetapi banyak masjid dikelola Dewan Islam Norwegia (Islamsk Rad Norge). Masyarakat Islam di Norwegia sangat beragam. (au-dari berbagai sumber) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Direktur perusahaan pertanian Felleskjoepet. Sampai akhirnya meledaklah peristiwa Breivik. Dia memiliki sebuah peternakan di kota kecil Rena. Pada tahun 2007. Sampai 1970.500. Terungkapnya aksi bejat Breivik mematahkan spekulasi yang beredar sebelumnya. umat Muslim di Norwegia benar-benar sangat minoritas. 56% tinggal di kabupaten Oslo dan Akershus. “Berdasarkan apa yang dia post di internet. Ia juga menulis berhaluan politik konservatif dan memiliki hobi berburu. Siapa pun yang mempunyai perasaan dengki terhadap Islam akan sangat takut karena sekarang tidak ada seorang pun yang dapat menyangkal. orang Islam di Norwegia sebagian besar memiliki latar belakang imigran. “Seorang yang memiliki keyakinan setara dengan kekuatan 100 ribu orang yang hanya memiliki rasa ketertarikan. beberapa orang Norwegia asli sendiri mulai masuk Islam. aksi teror itu didalangi kelompok militan Islam. Integrasi masyarakat Muslim di Norwegia terhadap negara itu merupakan yang paling baik dibandingkan di negaranegara lainnya.KRONIK DUNIA ISLAM TERORIS ANTI-ISLAM NORWEGIA Andersw Behring Breivik diketahui sebagai pelaku pengeboman di Oslo dan penembakan brutal di Pulau Utoya.16 SYAWAL H . Tertera di halaman Facebook-nya.0% dan 3. Seperti kebanyakan di negara Eropa. nama Anders Behring Breivik (32 tahun) boleh jadi menjadi yang paling dibenci. statistik pemerintah mencatat sekitar 79. dan menurut laporan terbaru. Selain itu.4% dari populasi seluruhnya.000. Breivik merupakan seorang Kristen fundamentalis yang memiliki pandangan politik kanan dan anti-Islam. kini Islam menjadi agama kedua yang terbesar dan agama tercepat berkembang di Norwegia. Agama kemudian menjadi isu yang sangat penting bagi rakyat Norwegia. yang terdiri antara 2. Setelah 1985. yang membantai puluhan orang di Pulau Utoya.000 dari 4. Sabtu.” kata Kepala polisi Nasional Norwegia. Patut diingat. Bahkan mereka juga bisa mendirikan yurisrudensi Islam. Penduduk Muslim di Norwegia tidak diketahui persis. Norwegia. Dia secara rutin membayar iuran anggota di partai itu. eperti dilansir Bloomberg. yang dinamai Breivik Geofarm. sekitar 10% lebih banyak dari tahun 2006. Pada 1999 sampai 2004 dia menjadi anggota Progress Party. mengatakan Breivik sempat membeli pupuk sebanyak 6 ton. dan “The Trial” (Franz Kafka). Namun. Breivik tampaknya orang yang resah akan kemajuan Islam di Norwegia. banyak yang meyakini. Wakil Kepala Kepolisian Oslo Roger Andresen menjelaskan pemuda ini tidak memiliki catatan tindak pidana apa pun selama ini. Breivik pernah mengenyam sekolah bisnis di barat Oslo. Sveinung Sponheim. Ditambah dalam beberapa tahun ini liputan media terhadap aktivitas keislaman di Norwegia menjadi sangat dominan. Propaganda anti-Islam di Norwegia tidak pernah begitu menganggu sebelumnya. sebagaimana dilansir laman Daily Mail. penembakan terhadap sekitar 70 orang bukannya tanpa ekses. Pada 17 Juli di twitter ia menulis. Hal ini disebabkan pemerintah Norwegia memberikan dukungan bagi mereka yang memiliki kesulitan dalam menyatu dengan masyarakat. yang dikabarkan menewaskan sedikitnya 93 orang. 23 Juli 2011. partai anti-imigran yang kini merupakan partai terbesar kedua di Norwegia. pada Mei lalu. Buku-buku favoritnya antara lain “On Liberty” karangan John Stuart Mill. mereka semua adalah Muslim. tetapi kira-kira 300. Namun.

KOLOM OM KOL OLOM BJ HABIBIE: Daya Saing Bangsa Tantangan dan Pilihan Kebijakan antan presiden ketiga RI Prof DR Ing BJ Habibie memberikan kuliah umum (Presidential Lecture) di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada hari Kamis. Grha Sabha Pramana. dan Puspitek hendak ditutup karena dinilai merugikan keuangan negara. “Saya akan membuat pesawat terbang yang lebih canggih dari ini. tetapi pemerintah tanpa berpikir panjang hendak menutupnya. Tahun 1989 lewat riset kerjasama dengan Spanyol. namun suaranya masih lantang dan tegas. Ketika itulah. 55 menit terbang tanpa cacat. Agar saya bisa bersatu lagi dengan orang yang saya cintai. dan yang kedua yang memasarkan barang yang memiliki nilai tambah tersebut.000 karyawan menyusut drastis menjadi 16. anggota dewan perwakilan rakyat. pertama di dunia di Indonesian Air Show 1996 (Pameran Pesawat Terbesar Ketiga di Dunia kala itu) Cengkareng. Ah… Saya ini lahir di era perjuangan kemerdekaan. “Sebagai generasi dari bangsa pejuang. Mereka bertanya. pejabat pemerintah daerah Yogyakarta. Teknologi dan komunikasi adalah kunci keberhasilan sebuah bangsa. Bagaimana mungkin negara yang baru saja lepas dari perang saudara dan tertatih-tatih mengurusi problem dalam negeri. Mereka menuding ini adalah proyek Habibie. Antrian pemesanan mulai berjejer. bisa tampil dalam pameran pesawat tingkat Internasional. menurut Habibie dapat dibagi pada dua kelompok. kenapa terlalu cepat menyusul saya. Habibie marah besar. Dalam ceramahnya. Beberapa teknokrat asing mendatangi Habibie. Namun.00 WIB. Tak hanya proyek N 250 yang terhenti.” Sejak momen itu. Habibie M bersama ribuan putra-putri terbaik bangsa mulai bekerja. IPTN yang kemudian berubah nama menjadi PT. buang saja tudingan-tudingan tak berdasar itu. telah membawanya mencapai puncak karier sebagai Wakil Presiden perusahaan penerbangan terbesar di Jerman. Peserta yang memadati lantai dua Grha Sabha Pramana terdiri atas kalangan akademisi UGM dan perguruan tinggi di Yogyakarta. Habibie merupakan generasi emas Indonesia yang terpilih berangkat ke Jerman pada 1954 untuk belajar teknologi sebagai planning Bung Karno yang menginginkan Indonesia bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain di dunia. IPTN ikut serta dalam Air Show di Paris. IPTN-pun mulai dibunuh perlahan. Kelompok pertama memberikan teknologi tepat guna yang membuat barang menjadi lebih mahal. Messerschmitt-Bölkow-Blohm. Bapak Teknologi Indonesia dan Bapak Demokrasi Indonesia tersebut menjelaskan tentang pentingnya daya saing bangsa dalam menghadapi tantangan global.15 SEPTEMBER 2011 19 . 10 Agustus 1995.” Dengan tekad yang bulat karena panggilan Ibu Pertiwi. Tak ada jaminan keberlangsungan kerja. “Sekarang Anda berangkat untuk belajar. Habibie mulai bekerja di Jerman. Saya diberangkatkan Bung Karno sekolah ke Jerman. Sementara Habibie itu adalah orang Orde Baru. Ceramah yang bertajuk “Membangun Daya Saing Bangsa: Tantangan dan Pilihan Kebijakan” tersebut dihadiri sekitar 2000 orang. Kemampuan dan prestasi yang dia tunjukkan. Dirgantara Indonesia. Pejuang itu tidak mengenal lelah dan menyerah. Saya menerima panggilan Pak Harto untuk menunaikan janji saya pada Ibu Pertiwi. maka Indonesia harus menguasai keduanya.” Manusia. dan kita ini semua adalah keturunan pejuang. Selama 2 jam ia kuat berdiri di atas podium gedung termegah di UGM. fly by wire. membuat sebagian enginer terbang ke luar negeri. Industri-industri strategis dibunuh satu per satu. CN 235 membuat banyak orang tercengang. Dari 48.” (dirangkum dari berbagai tulisan) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . IMF yang datang sebagai juru selamat menyisipkan klausul penghentian dana untuk IPTN. Apalagi pesawat ini sudah melewati pengujian 900 jam terbang. pertama yang membuat nilai tambah suatu barang. Meski berusia 75 tahun. Nanti harus siap pulang kapan saja apabila bangsa membutuhkan. Habibie terus bekerja bersama para ilmuwan anak negeri sendiri mempersiapkan kado spesial untuk 50 tahun kemerdekaan Indonesia. Lebih baik. Saya mengawal reformasi di saat keadaan teramat genting.000 karyawan. Kelompok kedua mereplikasi dan menduplikasi menjadi lebih banyak sehingga biaya produksi dan harga jual menjadi lebih murah. Tapi tentu Ibu Ainun pasti bertanya. Untuk menjadi maju. mahasiswa dan masyarakat umum. krisis ekonomi 1997 meluluhlantakkan impian besar itu. dalam rangka memperingati Dies Natalis UGM ke 62 dan Dies Natalis Sekolah Pascasarjana UGM ke 30. Saat ini kecenderungan Indonesia hanya menjadi kelompok kedua saja. Setahun berikutnya Gatot Koco menyita perhatian dunia karena digerakkan oleh teknologi brilian yang belum pernah ada sebelumnya. Habibie teringat dengan pesan Bung Karno yang dulu mengirimkannya sekolah ke Jerman. Industri pendukung yang terletak di Oklohama dan Stuggart sudah bersedia menyediakan tempat untuk produkis massal N 250. “Kita berjuang selama 45 tahun untuk mendirikan IPTN ini. Selesai merampungkan doktoral di RWTH Aachen. 26 Mei 2011 pukul 10. “Apa rencana Anda selanjutnya?” Dengan optimis ia menjawab. “Saya sebenarnya pengen mengikuti Bu Ainun. perhatian tertuju pada pertunjukkan spesial. Mulailah pusat-pusat penelitian didirikan. padahal masih banyak masalah yang membelit Ibu Pertiwi. N 250 Gatot Koco mengudara memecah cakrawala. pulanglah Habibie bersama keluarga. Pak Harto memanggil.

Jika ia salah menggunakannya ia akan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Orang yang jahat mengkhianati amanat itu dan membawa bencana kepada diri mereka sendiri. Mereka pun bersujud. Kalau disebutkan mereka menolak. bumi dan gunung-gunung. artinya adalah kehendak. Malaikat pun sempat mengajukan pertanyaan. simetris.HIDUP BERKEMAJUAN MENURUT AL-QUR’AN (1) PROF DR H MUHAMMAD CHIRZIN. tetapi kebebasan bertindaknya memantulkan adanya kehendak Penciptanya dengan sempurna. karena malaikat-malaikat disuruh sujud kepadanya. dari kalangan jin. Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Amanat itu mula-mula ditawarkan Allah SwT kepada langit. mereka akan diangkat ke pelbagai tingkat dan derajat yang lebih tinggi. MAg GURU BESAR UIN SUNAN KALIJAGA DAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA A llah SwT merancang penciptaan manusia di bumi untuk menjadi khalifah. dan kewajiban manusia ialah menjaga pola yang telah dibuat Allah untuk manusia itu. Allah SwT memberikan sifat terbaik dan paling murni kepada manusia. yakni makhluk Allah yang lain selain manusia. yang akan memberikan kebahagiaan yang lebih besar kepada mereka daripada harus memilih sendiri. Banyak orang yang begitu tinggi dan berkuasa di dunia. kodrat. Al-A’raf [7]: 11. menjadi orang-orang yang dekat kepada Allah SwT. gunung. (At-Tin [95]: 4-6). semua menolak untuk memikul amanat atau tanggung jawab itu. Hal itu segera ditepis Allah SwT. Tetapi dengan menempatkan manusia sebagai khalifah-Nya. “Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. karena ia tidak tahu ukuran kemampuan dan pengetahuannya.”(Al-Baqarah [2]: 30). Allah telah memuliakannya bahkan dengan kemungkinan besar lebih tinggi dari malaikat. “Apakah Engkau hendak menempatkan orang yang akan merusak dan membuat pertumpahan darah di sana. Khalifah yang sempurna ialah yang mempunyai kemampuan inisiatif sendiri. sebagaimana difirmankan Allah SwT. “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. bumi dan gunung-gunung. Al-Kahfi [18]: 50. bahwa kepada mereka tidak diberi pilihan lain: baik dan buruk. Allah SwT berfirman. bahwa Dia mengetahui apa yang tidak diketahui malaikat-malaikat-Nya. Mereka lebih suka menyerahkan semua kehendak itu kepada Allah.16 SYAWAL H . Thaha [20]: 116). Manusia diciptakan Allah dalam sebaikbaik pola acuan. (Abdullah Yusuf Ali. Posisi manusia sebagai khalifah juga membuatnya bebas dan punya kehendak untuk memilih. Allah SwT berfirman. 1994. Yang Maha Bijaksana dan Maha Sempurna. lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. 1096) Sungguh. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya. apakah Allah SwT hendak menciptakan makhluk yang bakal melakukan kerusakan di sana dan menumpahkan darah. dan barangkali dapat dibayangkan bahwa kebahagiaan bagi mereka itu jika tanpa harus memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Tugas khalifah ialah memakmurkan bumi. pemimpin atau penguasa. 20 Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit. Sungguh. bumi. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Langit. mereka akan jatuh begitu rendah disebabkan oleh dosadosa mereka. Khalifah dalam ayat itu bermakna pengganti. Manusia tampil menerima amanat itu. bentuk. tapi hidup shalih. memberikan penghormatan dan penghargaan. (AlBaqarah [2]: 34. (Al-Ahzab [33]: 72). manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh. Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat. Padahal kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia menjawab. Akibatnya adalah bahwa manusia sebagai satu ras jadi kacau-balau. dan sosok tubuhnya. maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya. tetapi tak satu pun yang menyanggupinya. meskipun manusia yang baik mampu menempatkan diri jauh di atas makhluk lain untuk menjadi almuqarrabin. Al-Isra‘ [17]: 61. Tetapi manusia terlalu berani dan bodoh untuk dapat memahami ini.” Mereka berkata. Allah SwT menciptakan manusia sebaik-baik ciptaan. Quran Terjemahan dan Tafsirnya. dan ada pula yang rendah. tetapi kehendak itu hanya terbatas pada pernyataan. kecuali Iblis. dengan pengetahuan tak sempurna. tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat).

direndahkan dan didlalimi. tetapi orang-orang munafik itu tidak mengetahui. akal dan agama.15 SEPTEMBER 2011 . namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik. akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. (Al-‘Alaq [96]: 1-5) Iqra‘ dapat berarti bacalah atau suarakanlah atau siarkanlah dengan nyaring wahyu Allah itu. Ia pantang dihina. Manusia dilahirkan dan datang ke dunia dalam keadaan polos. Bacalah. Sekiranya Ahli Kitab beriman. Di antara mereka ada yang beriman. 1995. (Al-Munafiqun [63]: 8) Kesadaran harga diri akan tampak dalam sikap menuntut kebaikan dan menjauhi kejahatan. Untuk itu manusia harus mengembangkan segala potensinya. Ia tak dapat membaca huruf-huruf duniawi. (Abdullah Yusuf Ali. 1980. Mereka memiliki hati. belajar dan terus belajar. Quran Terjemahan dan Tafsirnya. ia tidak bisa membaca. harus tampil ke dunia dan mengumumkan misinya. (Sayyid Sabiq. maka dialah yang mendapat petunjuk. nakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka memiliki mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah. agar kamu bersyukur. jika kita kembali ke Madinah (dari perang Bani Mustalik).” Kemuliaan itu hanyalah bagi Allah. dan mencegah dari yang munkar. (Sayyid Sabiq. Allah SwT berfirman. 1628). Di antara tanda-tanda tahu harga diri ialah semangat membela kebenaran. bahkan lebih rendah dari binatang. 1631). Sumber Kekuatan Islam. sebagai amanat suci ia harus menyampaikan wahyu Allah itu dan mengumumkannya. buta ilmu pengetahuan. (Ali Imran [3]: 110) Untuk meningkatkan kapasitas dan kualitasnya manusia niscaya memperluas cakrawalanya dengan belajar. kebahagiaan dan kelestarian hidupnya. dan Dia memberimu pendengaran. tetapi kalbu dan pikirannya sudah penuh dengan pengertian rohani. Mereka itulah orang-orang yang lengah. kira-kira 5 km sebelah utara dari Kota Makkah. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Mereka seperti hewan ternak.jatuh. Ketika wahyu pertama itu diturunkan kepada Nabi Muhammad saw di Gua Hira. berpegang pada sifat-sifat kesatria dan cita-cita tinggi dan luhur. Bersambung 21 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . maka merekalah orang-orang yang rugi. (Al-A’raf [7]: 179-180) Manusia memiliki kesadaran akan kemuliaan dan harga diri. pastilah orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari sana.Yang mengajar manusia dengan pena. Sedangkan sifat-sifat dan tingkah laku yang bertentangan dengan itu akan menurunkan derajat manusia ke tingkat yang rendah. 81-82). tentulah itu lebih baik bagi mereka. Allah SwT berfirman. telanjang. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. Seruan untuk belajar diturunkan pertama kali dalam wahyu Allah SwT kepada Nabi Muhammad saw dengan perintah untuk membaca. dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengarkan ayat-ayat Allah. tidak silau oleh kemegahankemegahan dan pangkat-pangkat kosong. Dan sungguh. Allah SwT berfirman. Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Sifat-sifat demikian itulah yang mengangkat manusia ke tingkat yang layak sebagai makhluk Allah yang termulia. Rasul-Nya dan bagi orang-orang Mukmin. Allah SwT berfirman. karena kamu menyuruh berbuat yang makruf. penglihatan. Sungguhpun demikian ia dibekali dengan kekuatan akal dan pancaindera sebagai persiapan untuk dapat belajar dan mengetahui. dan Tuhanmulah Yang MahaMulia. Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah. 98). tetapi tidak dipergu- Mereka berkata. Dengan kekuatankekuatan itu manusia dapat menjenguk alam yang luas untuk mengetahui rahasiarahasianya kemudian mengambil manfaat dari apa yang Allah bentangkan untuk kemakmuran. Rasul yang ummi itu pun bingung. dan hati nurani. dan barang siapa disesatkan Allah. dan beriman kepada Allah. Quran Terjemahan dan Tafsirnya. 1980. menolak kedlaliman dan menegakkan keadilan. “Sungguh. pancaindera. bahkan lebih sesat lagi. Sumber Kekuatan Islam. Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. (Abdullah Yusuf Ali. Untuk menjalankan tugas kekhilafahan Allah membekali manusia dengan potensipotensi instink. dan sekarang saatnya sudah tiba. bebas dari pengaruh hawa nafsu dan tidak terbelenggu oleh syahwat-syahwat duniawi. 1995. (An-Nahl [16]: 78). Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

Nabi saw menjawab: ”katakanlah aku beriman kepada Allah lalu berupayalah istiqamah” (Hadits riwayat Muslim dari Abi ‘Amr Sufyan bin Abdullah ra). Kandungan makna dalam Hadits ini sejalan dengan firman Allah dalam surah Fushilat ayat 30 dan surah Hud ayat 112. Tentang ayat yang terakhir ini Abdullah ibn Abbas mengabarkan “tidak ada dalam keseluruhan Al-Qur’an yang paling berat ditunaikan oleh Rasulullah kecuali ayat ini”. Ijtihad adalah gerak dinamis yang terus menerus dan berkelanjutan untuk meraih kemulian dan kemajuan. Ketika ijtihad berhenti maka kemajuan pun terhenti dengan sendirinya kemuliaan pun surut bahkan punah. Itulah sebabnya Nabi saw pernah bersabda:” Surah Hud dan rangkaiannya membuat kepala tumbuh uban”. Rasulullah saw bersabda yang artinya: Aku bertanya:”Wahai Rasulullah saw sampaikanlah kepada saya satu ajaran dalam Islam yang tidak akan aku tanyakan kepada seeorang pun. “syayyabatni huud wa akhwaatuha” (HR at-Turmudzi). Optimisme bagi seorang Muslim adalah berfikir positif bahwa Allah senantiasa menyertainya dalam kondisi apapun dan selalu membimbingnya dalam menapaki perjalanan panjang menuju kemuliaan dan kemajuan. “istiqamah adalah budi pekerti yang menyempurnakan seluruh kebajikan yang jika ditemukan dalam diri seseorang maka sempurnalah kebajikannya dan jika hilang maka kebajikannya lenyap”. Dia menyadari benar bahwa ketergesaan untuk memetik kesuksesan adalah perangkap dan jebakan yang dipasang syaithan.HADITS Istiqamah sebagai Conditio Sine Quanon Kemajuan WAWAN GUNAWAN ABDUL WAHID. Kalimat terakhir ini jembatan untuk memahami sabda lainnya tentang istiqamah “istaqiimuu wa lan tuhshuu” beristiqamah lah anda pasti anda tak dapat menghitung kebaikan anda” (HR Ibnu Majah). Pendek kata ijtihad adalah keniscayaan dalam meraih kemajuan. Al-Wasithi menambahkan. Orang yang belum meraih martabat istiqamah seluruh upaya yang dilakukannya sia-sia belaka. (2) berlaku istiqamah dalam melakukan pelbagai bentuk ketaatan kepada Allah seraya menuntaskan diri dari seluruh penyimpangan yang berselisih dengan spirit istiqamah. Istiqamah dalam optimisme (husn azhzhan) Dalam kata istiqamah tersirat makna upaya terus-menerus. Apa itu istiqamah? Istiqamah adalah martabat keimanan paripurna yang dengannya seluruh kebajikan dapat terjadi secara teratur. MA ALUMNI PESANTREN DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH GARUT STAF PENGAJAR FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM UIN SUNAN KALIJAGA Pendahuluan Sir Muhammad Iqbal. Karena itu salah satu ekspresi dari sikap optimis adalah absennya ketergesagesaan untuk ingin segera merasakan kesuksesan. Yang menjadi pertanyaan uraian Hadits kali ini adalah apa yang menopang ijtihad itu dapat berlangsung berkesinambungan? Hemat penulis jawabannya adalah kualitas istiqamah. Karena itu tatkala dalam satu tahapan upayanya itu dirasakannya sulit dan mendaki ia meyakini bahwa setelah puncak pendakian pasti diikuti jalan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Terkadang seseorang dalam rangkaian dan tahap-tahap upayanya untuk meraih kemajuan terselip rasa putus asa apakah ia dapat tiba di pantai kemajuan itu? Surah Fushilat ayat 30 dengan terang menjelaskan bahwa orang yang berlaku istiqamah tidak pernah terselip rasa pesimis. Hadits di atas mengajarkan setiap Muslim untuk (1) selalu memperbarui keimanannya dengan lisannya dan menjaganya untuk selamanya bersemayam dalam relung sukmanya. Jika kemajuan itu dimaknai sebagai suatu kualitas keadaan seseorang yang terus membaik dan kebaikannya terus meningkat maka penopang utama yang melahirkan dan menjaga kemajuan dalam suatu kesinambungan adalah kualitas istiqamah. Makna Hadits Ungkapan Hadits ini sangat singkat namun padat. Karena itu para ulama mengelompokannya sebagai salah satu ungkapan jawami’ul kalimnya Nabi saw.16 SYAWAL H . Imam Muhammad bin Ali bin Wahb alQuyasyri yang lebih dikenal dengan ibnu Daqiqil ‘Id menyatakan. menegaskan bahwa ajaran ijtihad dalam Islam adalah prinsip gerak dalam Islam. Sebaliknya ia melawan keadaan itu dengan optimisme. Filsuf Muslim modern asal Pakistan. Ada dua hal yang diajarkan oleh Rasulullah dalam 22 Hadits di atas: pertama menegaskan ikrar keimanan dan kedua bersikap istqamah.

Ia tidak hendak bersuka riang sendirian betapa pun sederhananya kebahagiaan yang dicicipinya. Sejak awal Sang Nabi telah mengingatkan supaya pasukan pemanah tidak bergerak kecuali atas perintahnya. Dengan budi pekertinya inilah Allah selalu mengiriminya fasilitas bantuan yang diperlukannya.) sehingga terbuka pengetahuan baru untuk menambah kuantitas dan kualitas kebahagiaannya. Siasat pun disusun komandan perang mereka yang terkenal Khalid bin Walid.HADITS menurun. Itulah sikap ihsan yang menjadi puncak kesabaran itu (An-Nahl [16]:126-128). Bahkan ia berikhtiar terus untuk memperluas pelayanannya itu kepada sebanyak orang. Itulah yang terjadi dengan peristiwa kegagalan kaum Muslmin dalam Perang Uhud. Ia sadar betul bahwa “Allah akan memberi bantuan kepada seorang hamba manakala ia memberi bantuan kepada saudaranya”. Mereka pun tunggang langgang meninggalkan berbagai perkakas dan harta benda yang melimpah. Mereka mengira bahwa perang sudah tuntas dengan pertempuran yang singkat. Armada Laut Inggris pun memutuskan untuk mundur dari pertempuran Dardanella yang terkenal itu. Demikianlah kedua misal di atas memperlihatkan bahwa kesuksesan atau kemajuan yang sudah di depan mata pun lenyap sia-sia karena daya tahan dan keteguhan hati (shabar) tidak tersedia dalam diri pelakunya. melayani. Istiqamah dalam keteguhan dan ketabahan (shabr) Hati-hatilah dengan kesuksesan dan kemajuan kecil karena ia acapkali menyilaukan pandangan yang berbuah malapetaka. karena sesungguhnya setiap kesulitan disertai kemudahan dan pastilah setiap kesulitan disertai kemudahan (AlInsyirah [94]:5-6). Tatkala pertempuran dimulai terlihat Pasukan Musyrikin Quraisy kewalahan akibat akumulasi tembakan anak panah yang terarah kepada mereka. Pendek kata kekeliruan yang dilakukan manusia istiqamah tidak menjadikannya terus surut dan bergelimang dosa. Istiqamah dalam “melayani” (‘amal shalih) Iman yang dimiliki oleh seorang yang bermartabat istiqamah adalah iman yang dicirikan dengan suka berbagi dan melayani orang lain. bersikap optimis. Pada saat yang sama pasukan pemanah ini rupanya tidak bersabar untuk menunggu aba-aba Nabi saw. mengevaluasi diri dan bersabar. Karena deposit kebajikan yang ditebarkan manusia istiqamah mengantarkannya tercatat di sisi Allah sebagai seorang mushin (Hud [11]:12-15) sebab itulah juga yang menjadikannya segera tersadar mengevaluasi dirinya untuk segera menghapus kekhilafannya itu dengan berbagai kebajikan baik itu dengan ibadah ritual maupun ibadah sosial (Ar-Ra’d [13]: 22). Itulah keimanan yang diikuti dengan amal shalih. Karena kekeliruan yang sempat dilakukannya malah menyadarkannya untuk membuka berbagai upaya perbaikan menuju perbaikan dan kebaikan yang menghasilkan kemajuan. Akhirul kalam Dari awal hingga akhir kiranya terungkap bahwa tiada kemuliaan berupa kesuksesan kemenangan sebagai isyarat terjadinya kemajuan tanpa sikap istiqamah. Boleh jadi ia mencoba untuk sementara waktu berpindah jalur ke jalan yang tampak lebih cepat dan sedikit onak duri. Mereka bahkan terpojok dalam jarak tembak Pasukan Turki. Orang-orang yang dilayaninya pun bertambah banyaknya. Wallahu A’lam bish-Shawab. Karena pada saat itu Pasukan Turki tinggal menyisakan amunisi yang cukup hanya untuk 60 detik tembakan meriam. Atau tatkala ia berkompetisi bersama saudara-saudaranya ia melakukan cara yang “menyimpang” dari ketentuan dan aturan main Allah dan Rasul-Nya. Senyatanya ia membawa pasukannya mundur sementara dengan memutar ke arah bukit tempat bersembunyi para pemanah itu. Bahkan mereka pun sudah bersiap-siap untuk menyerah kalah kepada Armada Laut Inggris Raya. antara lain. Manusia istiqamah menjadikan kekeliruan menjadi vitamin pahit yang berbuah keindahan. keimanan yang dicirikan senang melihat kebahagiaan yang dirasakannya juga dirasakan saudara-saudaranya. Tentu saja ia pun berterimakasih (baca: syukur) kepada Allah yang selalu membantunya.15 SEPTEMBER 2011 . Merekapun turun dari bukit tempat persembunyian nya untuk berebut ghanimah yang menyilaukan itu. Pada awalnya pertempuran berjalan seimbang.. Terkadang jebakan-jebakan baik yang tanpa disadarinya diciptakannya sendiri mengganggunya untuk merubah visi dan misinya tentang kemuliaan dan kemajuan. Dari kekuatan keteguhan hati selalu muncul kecerdasan menyiapkan diri dan kecakapan berhitung kualitas diri untuk modal berkompetisi dengan yang lain. 23 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Bahkan manakala dalam sekian tahapan dihadang ujian berupa kegagalan dia tidak akan melihatnya sebagai “malam pekat terakhir yang tidak akan disusuli matahari pagi menyingsing”. Istiqomah yang dieskpresikan dalam berbagai bentuknya. Tanda terimakasihnya ia tunjukkan dengan memelihara kesukaannya berbagi dan melayani orang lain. Karena massifnya dan sporadisnya serangan meriam yang dilancarkan Pasukan Turki membuat Armada Laut Inggris tidak dapat menjawab serangan secara maksimal. Khalid seolah hendak menarik pasukannya mengisyaratkan kekalahan. Armada Laut Inggris dihujani meriam pantai Angkatan Bersenjata Turki. Mereka tidak bersabar untuk bertahan dari gempuran meriam Pasukan Turki. Pada Perang Dunia Pertama saat Angkatan Laut Inggris Raya menyerang Turki tepatnya pada tanggal 15 Maret 1935 terjadi pertempuran sengit antara kedua belah pihak. Padahal jika itu mereka lakukan mereka tinggal menunggu hitungan menit saja untuk menyerang balik dan memenangkan perang. Dan kaum Muslimin pun menderita kalah perang karena merasa puas dengan kemajuan atau kesuksesan kecil yang belum tuntas itu. Karena ia suka bersilaturahmi Allah pun bersilturahmi kepadanya dengan mengirim malaikat pemberi inspirasi (tatanazzala ‘alayhim al-malaaikah. Istiqamah dalam mengevaluasi diri (muhasabah) Manusia bukan malaikat dalam dirinya ada dua potensi kebaikan dan kesalahan sekaligus.

melainkan ada faktor-faktor yang mendukung24 nya.Para sahabat besar. ia berumur 13 tahun. sehingga mempunyai banyak kesempatan untuk mendengarkan apa yang disampaikan Nabi saw serta menyaksikan peristiwa sebab nuzul Al-Qur’an. Kemudian dijelaskanlah makna ayat tersebut oleh Ibnu Abbas sebagai berikut: Dahulu langit adalah padu. anak paman Rasulullah saw. al-Hasymiy. Ketika Rasulullah saw wafat. berilah ia kedalaman ilmu tentang ad-din (agama) dan berilah ia ilmu tentang takwil. Kemudian orang itu pergi menemui Ibnu Abbas dan menanyakan makna ayat tesebut. tidak menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. II: 187).t. 3) Setelah Rasulullah saw wafat. t. Ia wafat pada tahun 68 H. antara lain ialah: 1) Doa dari Nabi saw: utan karena keluasan ilmu pengetahuannya. sehingga ia diibaratkan sebagaimana lautan ilmu dan sebagainya. Riwayat hidupnya: Nama lengkapnya: Abd Allah ibnu Abbas ibnu Abdil-Muthallib ibnu Hasyim ibnu Abdi Manaf al-Quraisyiy. Setelah penjelasan tersebut disampaikan kepada Ibnu Umar. saya yakin bahwa dia diberi ilmu SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . maka berkatalah ia: Keberanian Ibnu Abbas dalam menafsirkan Al-Qur’an benar-benar menakjubkan. 1976. dan di sana pula ia dikubur. sekalipun masih sangat muda usianya. Keahliannya: Ibnu Abbas adalah sahabat Nabi saw yang ilmunya sangat tinggi dan sangat luas sehingga ia dipanggil “alHibr” (tinta) dan “al-Bahr” (laut). tiga tahun sebelum hijrah Nabi ke Madinah. (as-Siyutiy. Hadits-Hadits yang tidak diterima langsung dari Nabi saw.” b) Ibnu al-Hanafiyyah menyatakan: “Ya Allah berilah ia ilmu tentang hikmah. Abd Allah ibn Abbas a. Lalu Ibnu Umar menyarankan kepada orang itu agar bertanya kepada Ibnu Abbas. Nama ibunya: Lubabah al-Kubra bintu al-Haris ibnu Husnin al-Hilaliyyah. baik mengenai Al-Qur’an. Ibnu Mas’ud pernah berkata: Ibnu Abbas adalah penerjemah AlQur’an yang paling baik. tidak menurunkan hujan.16 SYAWAL H . karena bibinya. demikian pula. serta paling mendalam ilmumu tentang Al-Qur’an.” c) Pada suatu ketika datanglah seorang kepada Ibnu Umar menanyakan makna ayat: “Ya Allah. Umar sangat menghargai pendapat Ibnu Abbas. 1: 67). kemudian kami pisahkan antara keduanya. Umar ibnu al-Khattab pernah berkata kepadanya: Kamu adalah pemuda yang paling baik wajati dan akhlaknya. misalnya: a) Mujahid menyatakan sebagai berikut: “Ibnu Abbas dinamakan la- “Bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu.KHAZANAH BIOGRAFI MUFASSIR DI KALANGAN SAHABAT NABI (II) PROF DRS SA’AD ABDUL WAHID 1. sehingga dapat memperoleh ilmu yang sangat banyak dari mereka. Maimunah adalah istri Nabi saw. bahasa maupun metode ijtihad.” (asSiyutiy. lalu langit itu dipecah oleh hujan dan bumi dipecah oleh tumbuh-tumbuhan. 4) Nilai penafsirannya: . 2) Ia dibesarkan di lingkungan Nabi saw dan sangat akrab dengan beliau. II: 188). ia peroleh dari para sahabat besar. b.” (Al-Anbiya’ [21]: 30). Kepandaian seseorang tidaklah datang dengan sendirinya.” Ibnu Abbas adalah tinta umat ini. Dilahirkan di Makkah. murid-muridnya dan para ulama menilai bahwa penafsiran Ibnu Abbas sangat tinggi nilainya.. (az-Zahabiy. ia sangat erat hubungannya dengan para sahabat besar. sehingga ia menjadi muara fatwa dan tafsir AlQur’an. Ilmunya tentang makna-makna AlQur’an sangat luas dan mempunyai keahlian dalam berijtihad. dalam usia 70 tahun di Thaif. Ia sangat akrab dengan Nabi saw. karena keluasan ilmunya.

(as-Siyutiy.KHAZANAH yang sangat luas. (Ditakhrijkan oleh al-Hasan). 5) Sikapnya terhadap Ahli Kitab Sikap Ibnu Abbas terhadap Ahli Kitab tidak berbeda dengan sikap para sahabat lainnya dalam memahami AlQur’an. sebab Allah SwT Maha Pemberi Taubat. “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan”. Ia juga merujuk kepada Ahli Kitab. kadang-kadang dalam Taurat dan Injil disebutkan secara rinci. Kitab tafsir tersebut telah dicetak berulang kali di Mesir. Hal-hal yang dalam Al-Qur’an disebutkan secara global. sebagian sahabat menjawab: Bahwa kita diperintahkan supaya bertahmid (memuji Allah) dan beristighfar (mohon ampun) apabila telah datang pertolongan dan kemenangan dari Allah SwT. tahmid dan istighfar. karena ada persamaannya antara Al-Qur’an. bahwa surat tersebut mengisyaratkan kedatangan pertolongan dan kemenangan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Keterangan yang diambil hanya mengenai masalah yang sesuai dengan Al-Qur’an dan AsSunnah. Maka kadang-kadang keterangan tersebut dibutuhkan.15 SEPTEMBER 2011 25 . As-Sunnah dan ijtihad. Allah SwT memerintahkannya supaya memperbanyak tasbih. d) Umar ibn al-Khattab pernah mengajukan pertanyaan kepada para sahabat tentang makna surat An-Nasr: dari Allah itu merupakan tanda dan alamat ajal Rasulullah saw. Kemudian Ibnu Abbas mengatakan. Karya tafsir yang dinyatakan sebagai karya Ibnu Abbas telah berhasil dikumpulkan oleh Abu Tahir Muhammad Ibnu Ya’qub al-Fairuz Abadi asy-Syafi’i. Di samping merujuk kepada Al-Qur’an. Maka berkatalah Umar kepada Ibnu Abbas: Saya tidak mengetahui makna surat tersebut kecuali dari engkau. dengan judul: “Tanwir al-Miqbas min Tafsir Ibnil Abbas”. Tetapi pengambilan keterangan dari Ahli Kitab sangat terbatas dan harus dilakukan secara berhati-hati. Taurat dan Injil dalam beberapa hal. II: 188). Maka. sehingga tidak terjerumus dalam kesalahan yang fatal.

Pada umumnya waktu itu ulama berpendapat bahwa ijtihad sudah tertutup. dalam rangka menyiapkan dan mendidik kader. teruskanlah belajar. Islam yang sebenarnya. mengapa kebanyakan dari kamu.dan mencerdaskan umat serta membawa cita-cita pembaruan dalam Islam. pada permulaan abad ke-20. Kiai memberi pendidikan agama Islam kepada mereka. Cahaya Islam menjadi redup. Islam tidak lagi menjadi keyakinan dan cita-cita hidup. ijtihad menjadi kunci kemajuan. “Muhammadiyah sekarang ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Kehadiran Muhammadiyah sangat jelas mencerahkan. Muhammadiyah dalam batas tertentu telah berhasil menjadi lokomotif kemajuan. Apalagi bagi perkembangan Muhammadiyah. KH 26 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . dan setelah itu kembalilah ke Muhammadiyah”. Maka teruslah kamu bersekolah. sehingga kita mempunyai dokter perempuan untuk kaum perempuan pula. Setelah kembali dari menunaikan ibadah haji yang kedua. Kiai bertanya kepada murid-muridnya yang perempuan. KH Ahmad Dahlan berpendapat bahwa pintu ijtihad tetap terbuka. Menurutnya. Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. Sehingga Muhammadiyah dalam perjalanan berada pada posisi barisan depan. Kemajuan berpikirnya mendahului umat Islam pada zamannya. Alangkah utamanya”. Selain itu. kalau sakit pergi ke dokter laki-laki.Umat Islam dalam kemiskinan. organisasi perempuan dalam Muhammadiyah yang memiliki peran penting dalam memajukan kaum perempuan di Indonesia. Pandangan berpikirnya ke depan. dan keterbelakangan. Pada waktu itu. dalam pandangan pendiri Muhammadiyah. apalagi kalau melahirkan anak ? Kalau benar-benar kamu malu. Siapa pun yang hendak mempelajari dan mendalami Islam harus dari kedua sumber itu dengan menggunakan akal pikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam. insinyur. meester. masjid-masjid di Indonesia umumnya dan khususnya di Yogyakarta arah kiblatnya ke barat lurus. bersifat dinamis. Ia yakin bahwa Islam yang sebenarnya adalah yang ajaran-ajarannya bersumber pada AlQur’an dan Sunnah Rasul. Jadi. Jadilah guru. Arah kiblatnya tidak ke barat lurus.K KALAM A L A M MUHAMMADIYAH LOKOMOTIF KEMAJUAN M MUCHLAS ABROR H AHMAD DAHLAN. Kiai melanjutkan. 26 . Wadah pengajian ini menjadi embrio berdirinya Aisyiyah. Nah. ia terpanggil untuk membetulkan atau meluruskan arah kiblat yang dipandangnya kurang tepat. tetapi condong ke arah barat laut sekian derajat. Ia memilih kedua macam sekolah itu karena menurut penilaiannya sangat strategis di samping menurut kita memperlihatkan kemajuannya berpikir dalam menatap masa depan. Dimulai dengan menggerakkan dan mengarahkan para gadis di kampung Kauman untuk menyebar masuk ke berbagai sekolah di pagi hari. Pada sore hari. ia memelopori pembetulan atau pelurusan arah kiblat. maka hidup mereka statis. Ketika ia memulai dan memelopori pembetulan arah kiblat itu menghadapi resiko sangat berat. tidak mengarah ke arah Masjidil Haram di Makkah. kalau auratmu sampai dilihat orang laki-laki ?”. Tetap terbukanya pintu ijtihad menunjukkan kedinamisan Islam untuk memenuhi tuntutan dan menjawab tantangan zaman. Kiai”. Jadikanlah dirimu seorang dokter. Sebagian besar dari mereka masih jauh dari menjalankan ajaran Islam yang sebenarnya. KH Ahmad Dahlan mempunyai kepedulian untuk memajukan kaum perempuan yang pada zamannya seolah kehilangan peran. adalah seorang alim dan berpikiran maju. misal. bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam hidup dalam penjajahan. menuntut ilmu pegetahuan di mana saja. Pada zaman itu. Kemudian dibuatkan wadah pengajian bagi mereka yang diberi nama Sopo Tresno. Bahkan secara khusus. Salah satu buktinya. Karena kesalahan pemahaman dalam ber-Islam. Antara ajaran dan praktik pengamalan bersimpang jalan. Pendidikan yang disampaikannya itu diterima secara baik dan mengesan di hati para anak didik. kebodohan. sebagai risalah Allah. KH Ahmad Dahlan secara aktif memberi pendidikan agama Islam kepada para siswa Kweekschool di Yogyakarta dan Osvia di Magelang. dll. dokter. Di samping ia sendiri banyak membaca buku-buku karya para tokohnya. ia mendengar nyaringnya gema suara gerakan pembaruan dalam Islam di Timur Tengah. dalam hal ini ahli falak yang pada zaman itu masih langka. “Wah. KH Ahmad Dahlan bulat tekadnya untuk melakukan pembaruan dalam Islam.16 SYAWAL H K Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah yang didirikannya memelopori kebangunan umat Islam dengan membawa dan menyebarluaskan Islam yang berkemajuan Dalam rangka menyosialisaikan pandangan dan pendiriannya itu. Padahal Islam. Pada suatu hari. “Malu atau tidakkah kamu. Islam yang berkemajuan yang dilakukan oleh pendiri Muhammadiyah itu berhasil membawa banyak perubahan. “Tetapi. sampai ia pernah menyatakan. pendiri Muhammadiyah. dan pudar. ia mendirikan sekolah yang diberikan pendidikan agama dan pengetahuan umum. Setelah itu. Ia mendorong dan menggerakkan anak-anak dan pemuda-pemudi untuk giat belajar dan menuntut ilmu. Kekolotan dan kebekuan umat ini dalam ber-Islam menyebabkan tidak mampu berdaya menghadapi tantangan zaman. suram. malu sekali. Pendapat yang telah sekian lama diikuti itu telah membawa kemunduran dan kebekuan umat Islam. Hal yang sama diteruskan oleh Muhammadiyah secara baik dan bertanggung jawab pula. tidak dinamis. Sebagai seorang yang berilmu. Sampai surau peninggalan ayahnya yang baru selesai direnovasi dan kiblatnya telah mengarah ke arah yang sebenarnya dirobohhancurkan oleh sejumlah orang. Islam tidak menjiwai umatnya dalam seluruh aspek hidup dan kehidupan. Mereka menjawab. Apalagi ketika sedang berhaji. jika ajaranajarannya dilaksanakan dengan konsekuen akan membawa kemajuan. Itulah beberapa bukti kemajuan berpikir KH Ahmad Dahlan.

Misalnya dengan menyumbangkan berbagai langkah alternatif untuk menghadapi ’ancaman’ ekonomi dari Negeri China. Ini semua ditandai oleh terbitnya fajar kebangkitan bangsa dan negara China dan India di tengah munculnya gejala kebangkrutan Amerika Serikat dan Eropa Barat. sumberdaya sejarag. basis ekonomi para aktivis Muhammadiyah ikut terpukul. Ajaran yang diyakini oleh hampir semua warga China mengandung serangkaian nilainilai unggul yang cocok diterapkan di zaman ini dan masa depan. sumberdaya nilai. Ketika Indonesia nyaris tidak siap dengan perjanjian perdagangan dengan China sekarang kita sudah merasakan akibatnya. meningkatkan produktivitas. Misalnya. t SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Itu semua sesungguhnya mirip dengan semangat Islam berkemajuan yang diformulasikan oleh Muhammadiyah. Dalam bahasa sekarang perubahan geoekonomi global semacam ini akan membawa dampak berupa perubahan geopolitik dan geobudaya di mana-mana. Lebih-lebih lagi kalau semua itu dipadukan dengan potensi kebangkitan berupa kekayaan sumberdaya alam. hemat dan disiplin. dengan penduduk di atas satu miliar orang sekarang sudah layak disebut sebagai negara superpower ekonomi kedua setelah Amerika Serikat. suvenir haji yang dulu diproduksi Indonesia sekarang telah tergantikan oleh suvenir haji buatan China. Kalau selama pasca kemerdekaan sampai dengan zaman Orde Baru dikenal sebagai zaman kemunduran bagi pengusaha dan pedagang Muslim (Muhammadiyah) maka sekarang ini yang terpukul mundur adalah sisa-sisa kekuatan ekonomi rakyat itu sendiri. sekarang ini kita tengah berada di zaman peralihan. Pertumbuhan ekonomi China misalnya rata-rata 9% pertahun. Tentu saja kita tidak dapat hanya melihat sisi buruk peralihan superpower ekonomi itu. pengangguran meningkat. Sebab dalam kenyataan. Dan masyarakat (Muslim dan Muhammadiyah) yang mengalami degradasi ekonomi jelas juga mengalami degradasi kemampuan dalam mengumpulkan dana untuk kepentingan umat dan Persyarikatan. Muhammadiyah juga dapat menawarkan benteng budaya yang kokoh. Termasuk untuk mengantisipasi peralihan superpower ekonomi global yang sekarang dampaknya sudah dapat kita rasakan bersama-sama. Bagaimana dengan kita? China.P E D O M A N DI TENGAH PERALIHAN SUPER POWER PROF DR DIN SYAMSUDDIN K ita semua menyaksikan. peralihan semacam ini disebut sebagai Allah akan mempergilirkan dominasi ekonomi dari satu bangsa ke bangsa lain. Dalam bahasa Muhammadiyah. amanah dan pengabdian yang total terhadap yang transendental. Selalu ada gelombang peralihan dalam skala global yang kalau sudah muncul nyaris tidak dapat dihadang lagi. Sebagai sama-sama bangsa Timur kita akan lebih mudah meniru China ketimbang bangsa lain yang ada di Barat. implikasi dari peralihan ini tidak main-main. pengorbanan. Di tengah Amerika Serikat yang mulai dibelit kesulitan ekonomi misalnya. benda eletronik dan bahan makanan termasuk buah-buahan. Mungkin secara simbolik dapat dikatakan. Gerak sejarah yang mirip dengan hukum besi perubahan ini terus menggelinding dan tidak mungkin dapat dicegah dan dihalang-halangi lagi. menghargai waktu. kekayaan negeri China makin terus meningkat. memaknakan posisi China yang makin bangkit dan makin mendominasi dunia sebagai sumber inspirasi. Menurut Al-Qur’an. Ajaran etika Kong Hu Chu yang menjadi akar dari spirit kebangkitan ekonomi China perlu dipelajari. dan sumberdaya jamaah. Sisi baik dari peralihan itu dapat kita munculkan. setelah era Robohnya Kedai Kami. kalau gejala dominasi perekonomian dan perdagangan China tidak diantisipasi kita dapat masuk kepada era Jebolnya Dompet Kami. China menjadi aktor penting dari perubahan itu. Barang-barang dari China mulai dari tekstil dan produk tekstil. Peralihan ini diyakini oleh banyak pengamat sebagai peralihan yang penuh kedamaian (peacefull) karena basisnya adalah kebangkitan ekonomi dan kebudayaan dari Asia Timur itu. Dampaknya jelas. Produk lokal Indonesia terpukul di pasar dalam negeri sendiri. Dalam Islam ada nilai ikhlas. sesungguhnya Muhammadiyah dapat berperan aktif. Dalam konteks di atas. Yaitu. Ketika Muhammadiyah mengenalkan dan menerapkan Islam berkemajuan sebagai konsep dan petunjuk perilaku warga Muhammadiyah yang andal. Bahkan akhir-kahir ini kita telah mengimpor ikan dari negeri China.15 SEPTEMBER 2011 27 . peralihan gravitasi pengaruh global dari yang semula berpusat di Asia Pasifik dan Eropa menuju pusat pengaruh global baru yang berpusat di Asia Timur dan Asia Selatan. Saya yakin kita semua dapat melakukan itu. Artinya. Tentu saja bagi Indonesia dan bagi Muhammadiyah. Etika ini sangat menekankan pada para pemeluknya untuk senantiasa bekerja keras. Bahkan nilai Islam boleh dikata lebih lengkap. Marilah kita buktikan bahwa kita pun dapat bangkit dari keterpurukan kemudian mengejar kemajuan dari negeri China itu. banyak perusahaan bangkrut. kita dapat menggali inspirasi dari proses sukses China secara ekonomi. Cadangan devisa sudah bergerak melampaui $ 14 Triliun.

Kemudian mulai dari yang paling terbuka sampai yang paling tertutup. peristiwa ini sangat jauh menusuk hati orang Islam. Karena sebagai civil society. akan tetapi fakta bahwa Yarussalem sebagai kota suci setelah kota Makkah dan Madinah yang diserang oleh Yahudi.Pd. karena praktis antara kita saling berbunuh-bunuhan. Peristiwa ini akhirnya membuat tradisi dendam dalam sejarah kita begitu kuat. mulai dari yang paling toleran hingga yang paling fundamentalis. . akan tapi kita curiga terhadap orientalis. terutama sekali di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Faktor ketiga adalah pengalaman domestik bangsa kita. Dulu misalnya.I beberapa hari yang lalu dengan Prof DR Taufiq Abdullah pakar sejarah dan ilmuan sosial LIPI Jakarta Dalam konteks kehidupan kontemporer sekarang ini. Muhammadiyah memiliki peluang dan kesempatan yang terbuka untuk menjalankan tugas dan perannya? antas bagaimanakah sesungguhnya potret Muhammadiyah menghadapi persoalan yang terjadi belakangan ini? Berikut petikan wawancara Deni al-Asy’ari. kita harus mengetahui dulu tentang latar belakang sejarah kehidupan bangsa ini khususnya umat Islam. Pertama. dilihat dari suasana internasional. S. Peristiwa demi peristiwa internasional yang begitu pahit dirasakan umat Islam. Kemudian pada tahap kedua kita mulai tahu. nyaris kita pecah dan saling dendam. kita tidak tahu apa-apa yang dikatakan oleh orang orientalis itu tentang kita. dan sekarang ini kita mulai berusaha untuk memahami bagaimana orientalis itu memahami kita. Ini memang sebuah gejala baru bagi bangsa kita. Karena masalah ini seperti 28 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H L duri dalam daging bagi umat Islam. kalau kita lihat gerakan Islam yang ada sekarang ini merupakan sebuah spektrum. dunia Islam sangat terpukul dengan masalah-masalah seperti Palestina. Jadi yang terakhir ini. membuat hati umat Islam bertambah sakit. Kedua. terjadi di negeri kita. membuat kita lebih bisa menerima kenyataan bahwa ada di kalangan orientalis itu yang berusaha memahami secara benar. MA dan Muarif. apalagi sejak kekalahan tahun 1967. Apalagi pada masa Orde Baru.Dialog PROF DR TAUFIQ ABDULLAH: Muhammadiyah “Miskin” Pemikiran? Menghadapi berbagai persoalan aktual keumatan dan bangsa. Sejak tahun 1945 hingga belakangan ini. proses re-Islamisasi pun juga terjadi. bagaimana anda memandang kemunculan berbagai gerakan Islam sekarang ini ? Seperti apa pula perbandinganya dengan ormas Islam seperti Muhammadiyah dan NU? Sebelum bicara masalah itu. Peristiwa ini merupakan peristiwa yang sangat mengerikan. Walaupun jelang Orde Baru berakhir. peran Muhammadiyah sebagai bagian dari kelompok civil society sangat dibutuhkan. Kemudian ditambah dengan terjadinya peristiwa penyerangan di Afghanistan dan peristiwa 11/09. walaupun di Palestina itu banyak agama Kristen dan agama lain. Apalagi saat itu beriringan dengan terjadinya proses de-Islamisasi di beberapa daerah. penguasa saat itu menggunakan pendekatan bersih diri dan bersih lingkungan. memengaruhi bagaimana kemudian kita melihat dinamika kehidupan keagamaan dan kebangsaan. seperti waktu terjadinya G30 S-PKI.

Muhammadiyah belum menghadapi orientasi gerakannya pada masalah-masalah lingkungan. Akan tetapi kehidupan ini tidak semata-mata butuh pekerjaan seperti itu. Salah satunya adalah ormas Islam seperti Muhammadiyah. apakah ada dalam sejarah sebuah ormas itu mati. justru kita cenderung menggunakan kata elit politik. Selain itu. tentang kenyataan pluralisme. Muhammadiyah cenderung diam aja. tentang masyarakat berbasis pengetahuan. belum menghadapi pada masalah bagaimana menciptakan masyarakat (bukan dalam arti sekolah) berdasarkan pengetahuan. dan tidak pernah tenang. terjadinya spiral kebodohan yang menukik ke bawah. Memang organisasi yang besar susah mengeluarkan pemikiran yang segar. tapi kenapa kemana-mana dan tidak jelas. Sebelum menjelaskan seperti apa peran atau tugasnya. dan lebih banyak ngomong di awang-awang serta kurang tegas. karena dua aspek ini berbeda. maka ke hatihatian itu perlu dilakukan dengan cara membentuk kelompokkelompok keilmuan. Seperti masalah lingkungan hidup. Sehingga tidak satu pun krisis yang terjadi bisa kita atasi. memperkenalkan dan menghidupkan kembali peran civil society. Selama ini saya lihat Muhammadiyah justru dalam konteks pemikiran masih konservatif. Kemudian peran apa yang mesti dilakukan oleh kelompok civil society ini? Di antaranya adalah. oleh karenanya saya menyarankan ormas-ormas besar itu menciptakan ormas kecil-kecil. Nah Muhammadiyah maupun NU harus melakukan peran yang seperti ini. Namun selagi masih aman. Kita bisa lihat sekarang ini. dan seharusnya ada anak-anak muda yang kreatif. hubungan atas bawah yang bersifat instruktif. krisis ketidakpercayaan ini terjadi dalam bentuk keterputusan hubungan antara pemimpin dan masyarakat. Bisa dijelaskan lebih jauh. Sekarang ini kita tidak lagi pernah menggunakan kata pemimpin. kedua. Apa contohnya dari pemikiran yang segar ini? Bisa anda jelaskan? Seperti saya katakan tadi. Bagaimana anda melihat peran Muhammadiyah sebagai kelompok civil society selama ini? Sudah optimal atau adakah indikasi sebagai organisasi gagal? Fakta Muhammadiyah mempunyai jumlah amal usaha yang begitu banyak. Tapi kalau elit itu. Sebagai organisasi jika dibandingkan dengan yang lain. kita harus membedakan dulu antara civil society dan masyarakat sipil. Muhammadiyah kurang banyak tampil dengan pemikiran yang segar. ini tidak salah. Makanya saya usulkan Muhammadiyah abad ke dua ini cukup memfokuskan gerakannya pada tiga kata dalam pembukaan UUD 1945 kita. dan krisis dari manajamen krisis. seperti menjawab persoalan-persoalan aktual yang terjadi sekarang ini. harus diakui dapat menjadi penopang bagi gerakan Muhammadiyah. Saya malah berpikir kenapa Pimpinan Pusat Muhammadiyah begini merumuskan proposal untuk pengajian pemikiran. resikonya juga besar. Dan Muhammadiyah sepertinya terlambat. Tapi memang kalau sudah masuk dalam hal yang sangat fundamental. mengisi halhal di luar tugas negara. Padahal bahasanya bagus. seperti keluarga dan kampung. Muhammadiyah juga bereaksi. ia adalah bagian dari civil society tersebut. tapi kalau ormas matinya akibat perpecahan di dalam. seperti konflik antarkampung atau antarkelompok. Apakah selama ini menurut pandangan anda gerak Muhammadiyah belum menyentuh ke arah sana? Saya melihat belakangan ini. Kalau mengeluarkan pemikiran yang anehaneh. Padahal kalau pemimpin itu ada hubungan emosional antara pemimpin dengan yang dipimpin. Bisa jadi karena Muhammadiyah sudah memiliki banyak hal. Menyinggung sedikit tentang matinya ormas. saya melihat kurang jelas. dan apa penyebabnya? Kalau partai banyak. Akibatnya. ketiga.15 SEPTEMBER 2011 29 . maka roda organisasinya akan terganggu. gerakan Muhammadiyah belum ada yang menyentuh ke arah sana. Lantas bagaimana solusi terhadap persoalan yang seperti ini? Bagaimana pula peran Muhammadiyah sebagai bagian dari kelompok civil society? Salah satu pemecahan dari malasah ini menurut saya adalah. tapi kehidupan ini membutuhkan juga akan pemikiran. pertama. melindungi warga negara dari kemungkinan tekanan negara. kalau NU ada LKIS dll. Tapi sekarang ini yang lebih penting apa yang dibuat oleh organisasi itu saat ini. Kita bisa lihat pada pemikiran dalam proposal seminar (pengajian) Muhammadiyah ini. Dan untuk Muhammadiyah dia punya kekuatan yang besar dan menghasilkan. mengisi kekosongan yang tidak bisa diisi oleh negara. Jadi kalau organisasi besar. Apakah ini karena kemapanan dari organisasi Muhammadiyah? Dan kenapa sebabnya organisasi mapan kecenderungannya sangat lamban dalam menanggapi persoalan aktual? Bagaimanapun ormas besar itu sangat memperhatikan keutuhan lembaganya. Dalam suasana demikianlah terjadinya spektrum gerakan Islam itu sekarang ini. d SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . maka tidak ada apa-apanya. kalau civil society adalah suatu wilayah antara negara dengan ikatan natural suatu masyarakat. yaitu suatu tindakan kebodohan yang ditimpali dengan tindakan kebodohan yang lain. Sebab sesuatu yang baru itu menggoyang keutuhan. dan tentang globalisasi. bangsa kita mengalami krisis manajamen. Implikasi lain adalah. pengertian konservatifnya Muhammadiyah ini? Konservatif yang saya maksud disini dalam arti kurangnya keterlibatan Muhammadiyah dalam perdebatan-perdebatan pemikiran.DIALOG Apa korelasinya dari berbagai fakta dan peristiwa sejarah tersebut terhadap spektrum dan dinamika gerakan Islam di tanah air? Jadi setelah kita melakukan reformasi. tapi kurang membumi dari persoalan bangsa yang ada. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. dan civil society itu berada di tengahtengahnya ini. pertama yang ditemukan hingga saat sekarang adalah terjadinya krisis saling ketidakpercayaan.

Perpus dll. Tahun 2006. a 30 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H . anak-anak muda yang punya komitmen tinggi dan kompetensi sesuai 2) SD Muhammadiyah Kadisuka. Dengan guru yang tinggal 18 orang sehingga oleh Dinas akan ditutup. Kharisma NS menjadi peserta Seleksi IMSO 2011. Karena sehingga pengembangan kurikulum itu kelas 1 dan kelas 3 tak ada siswanya. dan kultur budaya sekolah mendirikan SD Muh Condongcatur di Pakem tahun 2004. Bahasa. 61 guru. 2) Sarana UN terbaik se Kabupaten Sleman beberapa sekolahnya/sarana-prasarana PBM harus tahun terakhir. siswanya kebutuhan sekolah diajak bergabung di AUM. dan menghasilkan pengurus PCM Kalasan dan tokoh masyarakat menyerahkan prestasi yang baik pula. 2 ruang guru. seperti sekolah yang dikembangkan dengan 2006 pengelolaanya disatukan dengan SD Muh Condongcatur. dan dijadikan kelas jauh SD Muh SD Muhammadiyah Condongcatur Condongcatur. Biasiswa Magang pertama. 25 guru. Sekarang yang baik dan disiplin. Prestasi beberapa tahun terakhir Muhammadiyah yang harus dikembangkan. ruang Lab. Luas tanah pada awal 1001 m2 dikembangkan Juara 2 Futsal se Prov DIY. 11 guru/karyawan. Luas tanah. 25 guru. Sekarang SMP Muh 2 Depok 1) SD Muhammadiyah Condongcatur Pusat sebagai awal mempunyai 250 siswa dan 13 guru. diperlukan tambahan Tahun pertama murid bertambah 27 siswa. pelayanan baik dalam proses PBM. Sekarang mempunyai sekolah mampu menjawab keinginan dan sesuai selera 652 siswa dengan 38 guru. b) Innovative Teacher Competition 2011 Kepala Sekolah lam mengembangkan sekolah dengan stra. kelapa. tahun 2011 Rombel). SSi. Madina Setia Namira menjadi peserta IMSO untuk pengadaan. menjadi wakil DIY dalam OSN tingkat Nasional. 4) Pendanaannya/ dijadikan kelas jauh SD Muh Condongcatur. bekas gedung SMP Muh Pakem. Laboratorium IPA/Mtk. pengelolaan amanah. SMA Muh 2 Depok membantu sekolah-sekolah Muhammadiyah.tahun 2011 di Filiphina. biar pun sudah ada SDN RSBI. Pada tahun itu baik terjadi proses pembelajaran yang baik. maka sebuah keniscayaan. Gedung awal hanya 6 lokal kelas. 3) Materi/kurikulumnya harus 3) SD Muh Sleman. pembiayaannya. 1) siswa. MA tegi membangun kemandirian. sekarang Sains tingkat Kabupaten Sleman. Jepang. Sekarang memiliki 999 siswa (25 100%. SPd Juli 2011 berupa ICT. Condongcatur mampu mengembangkan dirinya dan mampu 5) SMP Muh 2 Depok berada di Kompleks Islamic Center mengembangkan pembinaan sekolah dengan “Sistem Klaster”. a) Sejak tahun 2005 selalu kerja keras sangat tinggi. dan September tahun 2011 atas nama dan keunggulan. Di sisi lain tetap mempunyai misi Persyarikatan mandiri kemudian dimandirikan. Prestasi: a) Nilai mempunyai kompetensi standar. tahun 2009 peringkat 3 OSN bidang kini menjadi 5500 m2.Science Olimpiad) meraih medali perunggu. pada tahun 2002. Siswanya peserta OSN tingkat sesuai dengan perkembangan zaman. dengan 4) Gedung SD Muh Pakem. punyai 27 siswa. Musik. Tahun 2005 dan dibangun terlebih dahulu adalah sikap untuk 2006 wakil Indonesia dalam IMSO (International Mathematics and berubah yang dalam prosesnya memun. Madina Setia Namira akan menjadi wakil Indonesia dalam IMSO SD Muhammadiyah Condongcatur da. Tahun menjadi bangkit kembali. namun dalam perjalanannya. dikembangkan menjadi 2500 m2. b) Dan Arif Junianto. Dengan 8 Harus seorang tenaga pendidik yang Unit Perumahan gurunya. semacam. bahkan tahun 2011 siswanya dan biaya operasional disubsidi pemerintah. Sekolah yang ‘mati’ tidak punya murid. masyarakat memerlukan keseriusan dan Komputer. Mempunyai prestasi terbaik di Kecamatan personal dan biaya investasi mampu ditanggung oleh masyarakat. pewarna yang sehat dll. atas nama Abdullah culkan kerja-kerja serius menuju kemandirian Syafiq dan Alqi Herfian. Kemandirian kedua. gulanya. Sehingga ketiga dapat 3 kelas. Kemandirian 2011 di Phuket Thailand. Prestasi: Juara 2 Pencak Silat tingkat Prov DIY. Regional Asia Pacific Education Innovation Forum Achmad Solikin. perpusberangkat di Kyoto. tahun kedua kelas 1 dapat 60 siswa. membangun kemandirian bidang tenaga pendidik. mencari di Jepang dalam pengembangan ICT atas nama Ratna Syifa. yaitu Karangasem. takaan dll. sekarang memiliki 338 masyarakat itu dengan mempersiapkan. Tahun 2002 mempunyai berusaha untuk menjawab tantangan siswa 18 dan 1 guru. dianggap sudah mampu masyarakatnya. Yang harus menjadi wakil DIY dalam OSN tingkat Nasional. tahun diapit oleh Kepala Sekolan dan Pembina. Tahun 2011 ini siswanya lulus pengembangan sekolah mandiri. sistem klaster adalah: terdiri dari 18 siswa dan 11 guru. Dan SMP muridnya tinggal 18 siswa. jaminan mutu baik akademik/ karena PCM Pakem belum mempunyai SD Muh diadakan MOU non akademik. pengelolaannya ke PCM Depok. Pakem. dulu 600 m2 Koki/gurunya. Maka seluruh biaya pendidikan berupa biaya memiliki 341 siswa. tahun 2003 memselalu dikembangkan dengan KTSP-nya. Nasional. atas nama Ari Budiyanto. tidak sembarang orang. berupa kemandirian pembiayaan. peringkat 11 pada Dengan bentuk kemandirian inilah SD Muhammadiyah seleksi tahap II bidang IPA.DI ANTARA KITA SD Muhammadiyah Condongcatur Sleman: SEKOLAH PARA JUARA KEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN KLASTER MERETAS sekolah mandiri dan dipercaya berlantai 3 dengan 26 ruang kelas.Winners Indonesia.

majunya penyebaran agama Islam di Inggris. Ada yang semakin bersemangat dalam bekerja mencari harta. dapat dikatakan sedaging dan sedarah. itu namanya menggunakan sesuatu pada tempat yang salah. Dari keyakinan Muhammadiyah. semakin hari harus semakin baik dalam bertindak menuruti perintah Allah. sangat tidak benar kalau yang satu merasa lebih daripada yang lain. kesenangan. yang semuanya itu berjalan dalam aturan-aturan Gusti Allah sendiri. Saudara-sauadara. SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . dengan sebisa-bisanya dan sesampai-sampainya. Misalnya rendahnya harga uang. tidak ada yang bisa menyelisihinya. pendapatnya juga bermacam-macam.15 SEPTEMBER 2011 35 . Terlebih lagi krtitik atau celaan yang menjelek-jelekkan. Akhirnya. Jadi. mundurnya perdagangan teman-teman yang di sini dan sebagainya. Sedang bagi Muhammadiyah sendiri. banyak kejadian yang berbeda dengan adat kebiasaan. supaya menjadi kebaikan. tidak mengajak berpisahpisah. Orang banyak itu bermacammacam. Sama saja dapat dikatakan mundur. Melihat kejadian akhir-akhir ini. sepertinya persatuan orang Islam sudah bisa diharapkan. Itu semua menggerakkan hati orang-orang disini.Hikmah isl am aga ma yang mengajak isla agam persa tu an ersatu tuan KIYAI IBRAHIM engan nama Allah yang Maha Murah dan Maha Kasih. Bentuknya bermacam-macam ada yang semakin bersemangat dalam menyiarkan agama.. Pada tahun-tahun terakhir ini. Semua itu sudah menjadi hal yang lumrah dan wajar. semoga hal itu bisa segera terlaksana. Qur’an itulah yang menjadi petunjuk dan pedoman kehidupan. Tetapi celaan dan pujian itu harus diambil pelajarannya. Ringkas kata bermacam-macam kemajuannya. Dia yang mempunyai kehendak supaya semua manusia berpegang pada tali Gusti Allah. bermacam-macam warna kulitnya. seluruh bangsa itu bersaudara. Adapun yang terakhir adalah Kanjeng Nabi Muhammad saw dengan dipinjami Kitab yang bernama Kitab Al-Qur’an. dalam arti mahalnya harga barang-barang. Saudara-saudara. marilah bersamasama berdoa . Misalnya. jangan sampai berjalan di jalan yang salah atau menyimpang dari jalan yang sudah ditetapkan Gusti Allah. karena yang menetapkan buruk dan baik itu hanyalah Gusti Allah sendiri. Dia yang sudah menciptakan alam dan seisinya. Mudah-mudahan pertambahan ini bisa terus-menerus dan lestari selamanya. keberanian Khalifah. Tidak hanya se-tanah Jawa atau se Hindia tetapi se.. menangnya Turki melawan Griekenland.. Muhammadiyah semakin lama semakin besar dan luas. Gusti Allah yang sudah menjadikan pikiran manusia menjadi bermacam-macam. maka saudara-saudara Muhammadiyah jangan sampai berkecil hati. Sudah menjadi watak manusia untuk suka mentang-mentang. dan jangan berkecil hati kalau dicela orang. Semua itu sudah pasti sesuai dengan kecakapan. karena dari kemurahan Gusti Allah. ada yang sangat rajin dalam ikut memperbincangkan para aparatur negara dan sebagainya. agama apa saja. Jangan sampai merasa suka kalau dipuji orang. Dia yang sudah menciptakan manusia menjadi bermacam-macam bangsa.jagad”. dan kemampuannya. ada yang mengatakan baik ada pula yang menyatakan jelek. dengan ketertiban dan keteraturan tanpa ada yang menyimpang. sesama sebagai umatnya Gusti Allah. saat ini sedang dalam sorotan orang banyak. padahal untuk mencelakakan yang lemah dengan sarana kekuatannya itu. Terhadap kemanusiaannya. Siapa yang kuat. agama Islam itu bisa menyelamatkan manusia mulai dari dunia sampai di akhirat. sama yang menurunkan. Perkumpulan Muhammadiyah pada dasarnya ikut berikhtiar supaya menjalankan perintah Allah. Juga sangat tidak benar apabila yang kuat mencelakakan yang lemah. Keadaan di luar tanah Jawa juga banyak yang terjadi berbeda D dengan kebiasaan. Semuanya itu. dan sebagainya. maka Gusti Allah menurunkan utusan dan juga Kitab. Pada tahun pertama ini banyak keadaan yang terlihat sepertinya akan menghalang-halangi kemajuan perkumpulan Islam. Akhirnya saya mengingatkan pada semuanya saja serta pada saya sendiri: “Agama Islam itu agama yang mengajak persatuan. berasal dari manusia yang sejodoh. yaitu Kakek (Eyang) kita semua Kanjeng Nabi Adam dan Sitti Hawa. Apalagi orang Islam itu seharusnya menjadi satu. jangan sampai kegiatan tahun yang akan dijalankan kalah baik dengan tahun yang telah dijalani karena kalau terjadi demikian itu namanya mundur. karena yang benar mestilah menolongnnya.

.

MT. Hadir dalam acara pembukaan Rakernas ini antara lain. Untuk radio diharapkan minimal 30% dari jumlah PDM seluruh Indonesia dan lima stasiun televisi di tingkat Pimpinan Wilayah. Pendirian Taman Pustaka Muhammadiyah di tingkat Cabang dan Ranting. Dalam bidang kepustakaan diantaranya. Selain itu. Muhammadiyah go open source (Mugos)dengan tujuan meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab Muhammadiyah terhadap penanggulangan pembajakan software di Indonesia. diharapkan terbentuknya koordinasi dan adanya sinergi dengan berbagai kelompok pengelola perpustakaan di lingkungan Muhammadiyah. Untuk ini. Dalam Rakernas ini juga dilakukan pelatihan pengelolaan website dan pengoperasian pembuatan KTA Muhammadiyah online. Inggris dan Arab). Dalam bidang pustaka.” ujar Din Syamsuddin mencontohkan. MT adalah. “Perkembangan teknologi informasi telah banyak mengubah dunia. Prof DR HM Din Syamsudin. akan menyediakan perpustakaan digital. akan membangun 1000 Taman Pustaka di seluruh Indonesia. diharapkan menjadi tempat untuk menyimpan dan merawat benda-benda bersejarah Muhammadiyah. Majelis Pustaka dan Informasi sedang merintis untuk berdirinya museum Muhammadiyah. Terutama di amal usaha Muhammadiyah bidang pendidikan seperti PTM dan Sekolah-sekolah. 2. Majelis Pustaka dan Informasi sedang merintis untuk berdirinya museum Muhammadiyah. Sedangkan untuk pengembangan dan pendirian museum Muhammadiyah.” lanjutnya. Din Syamsudin berharap agar ditumbuhkan gerakan gemar membaca . pengelolaan website Muhammadiyah secara terintegrasi dengan menampilkan website dalam tiga bahasa (Indonesia. Dengan adanya perpustakaan digital ini. Museum ini nantinya. beliau berharap agar dalam Rakernas ini menghasilkan program-program yang bisa diakses oleh masyarakat. Kalau dalam bidang pendidikan ada Bustanul Athfal. MT Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah dalam laporannya. pengembangan pengelolaan database Persyarikatan. meningkatkan kualitas sumber daya manusia perpustakaan yang profesional. diharapkan menjadi tempat untuk menyimpan dan merawat benda-benda bersejarah Muhammadiyah. Prof DR Dadang Kahmad. bisa kita saksikan saat ini juga di negara kita. 4. Dalam kaitan ini. dimana perubahan terjadi sangat cepat. Dalam sambutannya. Rakernas juga memutuskan beberapa program reguler yang harus dilakukan oleh Majelis Pustaka dan Informasi PWM dan PDM antara lain. maka dalam bidang gerakan gemar membaca ini. DR Ir Dwi Sulisworo. melalui pengembangan program-program open source versi Muhammadiyah. Rapat Kerja Nasional yang pertama ini.15 SEPTEMBER 2011 37 . Siti Hadiroh Ahmad dari Pimpinan Pusat Aisyiyah dan Wakil Rektor I Universitas Ahmad Dahlan. Masyarakat membutuhkan informasi yang bisa mencerahkan. Disamping itu. akan berbasis di Ranting-Ranting dan Cabang Muhammadiyah. im SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah. pembentukan media centre tingkat Pusat dan Wilayah. yang dilaksanakan di kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. juga merekomendasikan empat program unggulan untuk periode 2010-2015.DI ANTARA KITA RAKERNAS MPI PP MUHAMMADIYAH R apat Kerja Nasional Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah. Ketua PP Muhammadiyah. Selain itu. 3. Dalam rangka mengembangkan dakwah Islam dan mensosialisasikan program Muhammadiyah. Untuk itu MPI akan menyelenggarakan kegiatan penunjang berupa TOT pengelolaan perpustakaan Muhammadiyah. “Insya Allah dalam waktu dekat ini. “Sehingga kemajuan Muhammadiyah yang akan datang. Drs H Mukhlas. kita perlu mencanangkan Bustanul Qutub (Taman Bacaan). Majelis dan Lembaga PP Muhammadiyah. Apa yang terjadi di Timur Tengah saat ini. Ortom tingkat pusat dan beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah. Rapat Kerja Nasional MPI ini. magang dan diusahakan adanya bea siswa untuk program studi perpustakaan. Museum ini nantinya. jika memungkinkan pendirian museum ini bisa juga dilakukan oleh PWM-PWM diseluruh Indonesia.” ujar beliau. kita akan melaunching beberapa Taman Pustaka di beberapa wilayah sebagai pilot proyek. Pengembangan stasiun radio dan televisi di Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah. 1. Seribu Taman Pustaka ini. pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah online. Selain itu. Pendirian Museum Muhammadiyah di tingkat Pusat dan Wilayah. Mukhlas. Keempat program unggulan itu menurut Ketua MPI. menyampaikan bahwa salah satu program Majelis Pustaka dan Informasi adalah. dihadiri oleh Majelis Pustaka dan Informasi tingkat Wilayah seluruh Indonesia. Apalagi dalam perkembangan teknologi informasi. jika memungkinkan pendirian museum ini bisa juga dilakukan oleh PWMPWM diseluruh Indonesia. akan turut ditentukan dan dibantu oleh kemajuan teknologi informasi.

baik atau buruk. mengelak dakwaan. membaca Al-Qur’an tetapi tidak mengamalkan isinya. tulus. dan lupa mencari kesalahan diri. Pada suatu kali Nabi didatangi Washibah bin Ma’bad dan ditanya tentang kebaikan. Keempat. dan autentik. Tatkala hati tak pernah didengar aspirasinya. Akibatnya hukum pun menjadi serba tebang pilih. sementara keburukan begitu rupa murah. Tapi. penghalang. bangun tidak sibuk mencari aib orang lain . Manusia kadang memusuhi hatinya ketika hasrathasrat hewaniah mengalahkan kepentingankepentingan yang fitri dan bersahaja. dan hina laksana hewan. tetapi tak mampu memahaminya. Kesepuluh. pantas atau tidak pantas. dipermainkan. kebaikan itu sesuatu yang menyebabkan jiwa menjadi tenang dan menjadi tenang pulalah hati. Hukum yang diagung-agungkan pun dengan mudah disiasati. mengkhianati amanat rakyat. Suara hati dianggap sebagai penghambat. ketika itulah lama kelamaan hati itu akan beku. pantas dan tidak pantas banyak dibikin kabur. Ibarat pagar makan tanaman. Apa saja sepuluh perkara yang menyebabkan kematian hati? Pertama. Itulah ketika para penegak hukum dan abdi hukum kehilangan suara hati nurani yang jernih. Lalu. mengaku mencintai Rasulullah namun tidak mengikuti Sunnahnya. yang membuat para hamba tak dikabulkan doanya oleh Allah. merusak sumberdaya alam. Nuha . makan dari rizki Allah . ikut mengubur orang mati. biasanya suara hati sangatlah lirih dan sering tidak didengar. Sudah tahu salah dan dikritik banyak orang. yang sulit dikenali meskipun bersarang dalam diri sendiri. tetapi perangainya kerdil. Palsu memalsu. Sufi ternama. Nabi bersabda. fahum qulubun la yafqahuna biha. Adapun dosa ialah sesuatu yang terasa dalam diri dan apa-apa yang meragukan dalam dada meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya”. di tengah banyak orang hidup penuh ambisiambisi berlebihan untuk meraih materi. seperti dinukilkan Muhammad Amin al-Jundi mengemukakan hati yang mati disebabkan oleh sepuluh perkara. tetapi tidak mengambil pelajaran dari mereka. sedang perangai buruk dan munkar dalam sangkarbesi nafsu kian menguasai diri. mengakui adanya neraka tetapi tidak berusaha selalu menjauhinya. Kedua. ketika rakyat kecil kian susah. Dikritik jangan membangun gedung-gedung megah yang tak diperlukan. Hati bahkan lama kelamaan menjadi barang asing dalam diri. masih juga memaksakan. yang tentu sangat piawai merusaknya. Ketiga. A. baik dan buruk. antara benar dan salah. Hewan itu tak memiliki daya saring 38 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H B ruhaniah atau qalbiyah. meyakini kematian pasti datang tetapi tidak bersiap-siap menghadapinya. mafia anggaran. bahkan mengaku lupa ingatan permanen menjadi pemandangan umum. menggasak kekayaan negara. Bahkan. karena mana ada pelanggar hukum rela hati untuk di-hukum. di mana hati nurani atau kalbu yang fitri dalam dirinya? Kebaikan sungguh menjadi barang mahal di negeri ini. dan dirusak bahkan oleh para penegak hukum sendiri. Adakah mereka masih memiliki nurani? Nurani yang masih mampu berkata jujur. Jika penjahat menyiasati dan mengelak dari hukum tentu lumrah adanya. bahkan menjadi mati. baik. Ibrahim ibn Adham. lumpuh. meyakini surga itu benar adanya namun tidak berusaha untuk mencapainya. yang penting hajat terpenuhi. mengatakan setan sebagai musuh tetapi tidak memusuhinya. masih pula bebal. tajam ke bawah (orang-orang kecil) tetapi tumpul ke atas (orang-orang berkedudukan tinggi). mengaku sakit padahal sehat. Keenam. Kedelapan. Ketika hasrathasrat duniawi begitu membuncah melampaui takaran. Hati dalam wujud segumpal darah (mudhghah) memang masih utuh.‘ I B R A H ha ti yang m ati hati ma anyak orang di negeri ini begitu gampang berbuat kemunkaran tanpa perasaan bersalah. Kelima. kedudukan. korupsi. Al-Qur’an menyebutnya orang-orang yang memiliki hati. Melarikan uang rakyat. dan menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara dengan sikap tanpa merasa bersalah. “Mintalah pertimbangan pada hatimu. Manusia berjasad perkasa dan terhormat. Namun manakala para penegak hukum yang semestinya menjadi penjaga di garda paling depan mempermainkan hukum. Ketujuh. namun tidak mensyukurinya. menjadi mafia hukum. dan menjadi musuh. manusia tahu hak-hak Allah tetapi tidak mau menunaikannya. tak peduli benar atau salah. namun hati nurani yang selalu bersuara fitri sejatinya mati. dan kepentingan duniawi apakah hati nurani masih mau didengarkan suaranya yang jernih. dibohongi. benar. Sungguh. maka betapa parahnya sebuah negeri. apa yang diinginkannya diburu dengan sepenuh nafsu. tak mudah menghidupkan hati ketika sudah beku dan mati. Kesembilan.

15 SEPTEMBER 2011 39 .SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .

Kalau harus menyebut satu di antara momen penting yang paling mengesankan dari Rasulullah adalah saat malam ketika aku mendapat giliran tidur bersamanya. Juz 1/423. al-Qurthubi. tidak lebih dari sebuah layar kaca (Yasraf Amir Piliang. terutama di bidang telekomunikasi dan informasi. terutama dalam bidang seni dan budaya.DIRASAH ISLAMIYAH AKTUALISASI ISLAM BERKEMAJUAN DALAM SAINS TEKNOLOGI DAN SENI BUDAYA PROF DR DADANG KAHMAD Ketua PP Muhammadiyah. variatif dan inovatif. Pada malam itu. Juz 3/18) Menangkap semangat atau spirit zaman ini sangat penting. dipikirkan dan dicarikan rumusan aktualisasi barunya dalam berIslam yang berkemajuan. Bilal mendapati Rasul menangis. al-Alusi. Setelah itu. edisi III. Juz 5/ 8. Saya menangkap adanya relevansi pesan wahyu Ali Imran [3]: 190-191 di atas 40 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Dalam bidang seni budaya ini. yang dalam perkembangannya ekonomi kapitalisme ini menjadi penggerak utama roda sains teknologi. tapi tidak memikirkannya. Tidak menjadi pijakan ontologis. bukankah Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu dan yang akan datang. Televisi. tetapi juga. telepon. kecenderungan logika sains modern ini bahkan menentukan evolusi universal dari arah kapitalisme. hingga Rasul menyatakan “waylun liman qara`aha wa lam yatafakkar fîhâ” (sungguh celaka bagi siapa yang membaca. epistemologis dan aksiologis umat dalam memecahkan berbagai persoalan kehidupan dan kemanusiaan” D alam suatu riwayat. dan bertanya: Wahai Rasul apa gerangan yang membuat engkau menangis. al-Baihdawi. 160-161.. sementara teknologi memungkinkan akumulasi kekayaan secara tak terbatas dan pemuasan hasrat manusia yang lebih luas. lalu berdiri melaksanakan shalat dan menangis hingga membasahi jenggot beliau. 2011). Apa yang dapat membendung tangisku sedang semalam Allah telah menurunkan kepadaku ayat: inna fi khalq al-samâwâti… (Qs. (Bandung: Matahari. Inilah tanda-tanda zaman era kontemporer yang harus dibaca.16 SYAWAL H . Aisyah menangis dan menjawab: “Semua yang beliau lakukan mengesankan. (Tafsir Ibn Katsir. Pernyataan ini dapat dibaca (dalam bahasa sekarang) sebagai kekhawatiran Nabi apabila umatnya hanya menjadikan pesan ini sebagai bahan bacaan dan tidak menjadikannya sebagai pijakan ontologis. beliau tidur berdampingan denganku dan kulitnya menyentuh kulitku. Guru Besar Imu Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Gunungdjati Bandung “Aku khawatir pesan dalam Ali Imran (3) 190-19) ini hanya sekedar bahan bacaan. Perkembangan sains teknologi ini kemudian menggerakkan laju ekonomi kapitalisme global hingga berhasil memproduksi kesejahteraan materiil luar biasa. Dunia yang Dilipat. Atha’ menuturkan bahwa Ia bersama Ibnu Umar dan Ubayd bin Umayr pernah berkunjung kepada Aisyah ra Kami bertanya tentang pengalamannya yang paling mengesankan bersama Rasulullah. al-Kasyaf. komputer. Lalu. aku senang berada di sampingmu. Maka beliau pergi berwudlu. Sains telah berhasil menetapkan cakrawala keseragaman dari kemungkinankemungkinan produksi secara ekonomis. terjadi percepatan pembangunan dan kemajuan peradaban di berbagai bidang kehidupan. al-Dur al-Mantsur. waylun liman qara`aha wa lam yatafakkar fîhâ. internet. Juz 2/86. Bagian penting dari semangat zaman yang harus dibaca dalam konteks masyarakat modern atau post industri adalah perkembangan sains teknologi dan seni budaya. Rasul menjawab. wahai Bilal. tapi tidak memikirkannya). ‘Wahai Aisyah izinkanlah aku beribadah kepada Tuhanku’. Hp. Melalui sains teknologi dengan ekonomi kapitalisme sebagai penggerak utamanya inilah. lalu sujud dan menangis. al-Razi. Juz 1/ 361. 3: 190-191) Sungguh celaka bagi siapa yang membaca. yang belum pernah dicapai sebelumnya. sehingga menghasilkan model-model seni dan budaya yang melimpah. ‘Demi Allah. Aku menjawab. Bahkan. tetapi aku senang juga engkau beribadah kepada Tuhanmu’. lalu berbaring dan menangis. logika sains teknologi modern inilah yang menentukan evolusi universal dari arah kapitalisme. beliau berkata. Juz 2/189. tidak banyak air yang beliau gunakan. hal. Juz 4/310. Menurut Francis Fukuyama. Tamasya Melampaui Batas-batas Kebudayaan.). hingga membasahi lantai. tidak bolehkah aku menjadi seorang hamba yang bersyukur (apalâ akûna ‘abdan syakûran). Temuan-temuan sains modern telah melahirkan berbagai perkembangan teknologi yang luar biasa. epistemologis dan aksiologis dalam memecahkan berbagai persoalan kehidupan dan kemanusiaan. dan sejumlah teknologi mutakhir lainnya. Kedua unsur inilah yang sangat memengaruhi peradaban dewasa ini. bukan hanya menjadi desa global. Bilal datang untuk adzan shubuh. berbagai teknologi hiburan dan tontonan dicipta. Perkem- bangan teknologi ini mampu “melipat-lipat dunia”.

Ketiga. hal. Shalahuddin Jursyi dan para sarjana Muslim progresif lainnya. keharusan untuk pengembangan nalar. hal. kemaslahatan. ketertindasan. kejahatan kemanusiaan. Islam yang berkemajuan juga secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku bangsa. Bagi hemat saya. dan memajukan kehidupan dari segala bentuk keterbelakangan. halaqah budaya dan sebagainya. 14-15) Persoalannya adalah bagaimana aktualisasi Islam yang berkemajuan ini dalam konteks sains teknologi dan seni budaya. Jika aspek yang terpenting dalam pengembangan sains teknologi adalah nalar. anti kekerasan. anti keterbelakangan. serta secara positif melahirkan nilai-nilai keutamaan dalam memayungi kemajemukan. Keempat. ras. eksploitasi alam. yaitu pertama. serta terbuka dan toleran terhadap perbedaan. Dalam konteks hari ini adalah keharusan untuk mengembangkan sains teknologi. burhâni dan irfâni serta menghargai seni budaya yang berkembang di masyarakat. kejumudan. kedamaian. maka aspek yang terpenting dalam pengembangan seni budaya adalah rasa. Sejalan dengan gagasan sentral Islam progresif tersebut. yang dalam peradaban kontemporer berada dalam wilayah pengembangan seni budaya. (PP Muhammadiyah. Islam yang berkemajuan adalah Islam yang menyemaikan benih-benih kebenaran. 4. pendidikan perlu ditata bangun kembali agar menjadi tempat untuk menyemaikan benih-benih kebenaran. kemakmuran. atau paling tidak menyeimbangkannya dengan pengembangan sains keagamaan. hal. Dalam kerangka ini. dan keutamaan hidup secara dinamis. baik laki-laki maupun perempuan tanpa diksriminasi. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. dharâr (bahaya). serta pendirian lembaga-lembaga riset. anti kekerasan. Menurut pembacaan saya. Bukan sebagai tempat yang menyemai kebencian. logika dan pengetahuan (yatafakkar fi khalqi al-samâwâti wa al-ardh). Islam yang menggelorakan misi anti perang. jiwa dan ruh. dan kebudayaan umat manusia di muka bumi. baik laki-laki maupun perempuan tanpa diskriminasi. Tanfidz Keputusan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah (Muktamar ke-46). maka salah satu persyaratan penting untuk dapat mengaktualisasikan Islam berkemajuan dalam sains teknologi dan seni budaya adalah perlunya membangun kultur keilmuan dan tradisi intellectual discourse yang kondusif. Pendidikan adalah syarat utama untuk perwujudan Islam yang berkemajuan dalam sains teknologi dan seni budaya. Mengelorakan misi anti perang. kebaikan. Sedang strategi kebudayaan proeksistensi adalah sikap empati terhadap perkembangan seni budaya serta membuka ruang publik untuk mengembangkan seni budaya Islami seperti dengan penyelenggaraan festival-festival budaya. keadilan. anti penindasan. Dalam perspektif Muhammadiyah. keharusan untuk pengembangan dimensi rasa. perpustakaan yang representatif di berbagai daerah. setidaknya ada lima pemikiran yang perlu dipertimbangkan dan diskusikan lebih lanjut. Yaitu. Bahwa Islam merupakan agama kemajuan. seperti korupsi. transformasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan di atas melalui pendidikan. Dalam perspektif pustaka dan informasi. kedamaian. (Tanfidz Keputusan Muktamar. Noor.15 SEPTEMBER 2011 . Gagasan sentral ini merupakan panggilan Qur’an (Al-Nahl [16]: 90). hal. anti terorisme. Muhammadiyah memahami Islam yang berkemajuan itu sebagai berikut: 1. dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia.DIRASAH ISLAMIYAH dengan semangat zaman hari ini. anti keterbelakangan. anti penindasan. penting untuk mensosialisasikan pandangan dunia (worldview) Islam yang berkemajuan ini secara luas. Kelima. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. Wallahu a’lam. kebaikan. Strategi kebudayaan ko-eksistensi yang dimaksusdkan adalah lebih mendalami wawasan seni tradisi dengan pendekatan bayâni. jalan Islam yang membebaskan. sekaligus menjadi jantung (inti) dari tradisi Islam. gerakan penerjemahan buku-buku asing. Kedua. berorientasi ke masa depan. Pertama. Islam yang berkemajuan ini dapat disejajarkan dengan gagasan Islam progresif seperti yang diperkenalkan oleh Omid Safi.• 41 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. menurut Muhammadiyah muara dari Islam yang berkemajuan itu adalah pencerahan bagi kehidupan. (Tanfidz Keputusan Muktamar. 3. memberdayakan. permusuhan. Secara lebih luas. keduanya (tafakkur dan tadzakkur) merupakan nilai-nilai Islam yang berkemajuan yang diyakini akan dapat melahirkan keunggulan hidup lahiriah dan ruhaniah. jiwa dan ruh (yadzkur Allah). dan ketidakadilan hidup umat manusia. penerbitan. Farish A. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. 42-43. Gagasan sentral dari Islam atau Muslim progresif —sebagaimana penggunaan term progresif itu sendiri— adalah perjuangan tanpa henti menuju gagasan universal keadilan. kemakmuran. balai pelatihan dan pendidikan. logika dan pengetahuan.14) Dalam wacana ke-Islaman kontemporer. sepanjang sejalan dengan rambu-rambu seni budaya itu. golongan. anti terorisme. pesan orientasi kemasadepanan atau sebutlah Islam yang berkemajuan dalam ayat tersebut. jika merujuk kepada tradisi intelektual yang berkembang pada era Abbasiah dalam Islam dan tradisi Renaisans di Barat. menghargai rasionalitas dan nilai-nilai transendental. kemaslahatan. menuntut dua hal. 2. ‘ishyân (kedurhakaan) dan bâ’id ‘an Allâh (menjauhkan dari mengingat Allah). dalam bidang seni budaya penting untuk mempertimbangkan kembali dua strategi kebudayaan sebagaimana yang telah dirumuskan dalam Halaqah Tarjih di Solo tanggal 2 Nopember 2001 yaitu strategi kebudayaan ko-eksistensi dan pro-eksistensi. penyalahgunaan kekuasaan. penting kiranya untuk menumbuh-suburkan madrasah-madrasah atau halaqahhalaqah keilmuan. Pendidikan juga perlu ditata bangun kembali agar menjadi lembaga yang menjunjungtinggi kemuliaan martabat manusia. keadilan. yaitu tidak mengakibatkan fasâd (kerusakan). Islam yang berkemajuan adalah Islam yang menjunjungtinggi kemuliaan martabat manusia. sektarianisme dan ketidakadilan. reorientasi paradigma keilmuan dari paradigma yang masih menomorsatukan ilmu agama (sains naqliyah) kepada paradigma keilmuan yang lebih di arahkan pada pengembangan tradisi saintifik dan teknologi modern. 139) Kedua.

Walaupun undang-undang ini oleh mayoritas rakyat. untuk menyongsong Indonesia Baru dan tidak terjebak pada perdebatan masa lalu semata. Keberhasilan Pancasila sebagai suatu ideologi akan diukur dari terwujudnya kemajuan yang pesat. dan merasakan tidak puas dengan penyusunan kata-kata umum sila ini. pada masa pemaknaan yang lebih terbuka dan toleran. Dengan demikian. Agus Salim dan A.SOHIFAH Pancasila Dalam Perspektif Islam IMMAWAN WAHYUDI. judul di atas sekurang-kurangnya mengandung dua makna. MH Wakil Bupati Gunung Kidul DI Yogyakarta.. sering mendukung komitmen tegas kepada Islam sebagai agama negara.. sedang yang kedua mencoba memasukkan nilai-nilai Islam dalam Pancasila. Dalam hal ini Nurcholish Madjid (1995. Dalam hal ini penulis sependapat dengan pandangan Siswono Yudho Husodo. Tetapi Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa masih merupakan suatu pernyataan umum. masih harus kita lihat. bentuk perjuangan ideologi pada waktu ini berbeda dengan zaman berbenturannya nasionalisme dengan imperialisme. Penulis mencoba menyajikan kedua hal tersebut di atas. Wahid Hasyim. sosialisme dengan kapitalisme. yang berkedaulatan rakyat. Abdulkahar Muzakkir. dengan berdasarkan kepada: ke-Tuhanan. Siswono Yudho Husodo dalam Pancasila dan Keberlanjutan NKRI yang menyatakan. walaupun secara subyektif kepentingan kita kepada makna kedua jauh lebih besar. Muhammad Yamin. Sejalan dengan ungkapan di atas. cukup luas termasuk Islam.. Sukarno. hal itu diakui sebagai kompromi yang lemah.. Ahmad Subarjo. Kedua. untuk masa kebangkitan retorik saat ini (fase kerinduan).4) mengatakan bahwa dengan ideologi Pancasila. Kristen. Abikusno Cokrosuyoso. terminologi Ketuhanan akan menjadi isu panas atau tidak. menurut dasar kemanusiaan . Piagam Jakarta Perdebatan seru dan berlarut-larut tentang Pancasila khususnya sila Ketuhanan sangat mendalam. Dalam pemahaman penulis. pada masa-masa pembentukan republik. dilihat dari perspektif orang-orang Muslim. Namun melalui panitia kecil yang terdiri dari: Muhammad Hatta. Sila pertama adalah kepercayaan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila Ketuhanan Yang Maha Esa). Kandidat Doktor Ilmu Hukum pada Program S3 Ilmu Hukum UII. Hindu. kesejahteraan yang tinggi. Persoalan yang menjadi sumber perdebatan historis sejak harihari pertama perjuangan republik ini juga digambarkan oleh ulasan Michael Morfit (Harun Nasution dan Azyumardi Azra. 1985.5) menyatakan. dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya. membahas Pancasila. Ketiga. seakanakan melanjutkan perdebatan dialektis pada masa pembentukan republik adalah pada masa pemaksaan Pancasila sebagai satusatunya asas —yang ketika itu rezim penguasa secara efektif melipatgandakan kadigdayan Pancasila dan menggunakan Pancasila sebagai alat pengontrol dan penekan terhadap warga negara yang berbeda pendapat dengan Pemerintah. Walaupun. Kaum muslimin yang lebih ortodoks. 133) yang dimuat dalam Asian Survey dengan mengatakan. Kuntowijoyo (Kuntowijoyo. dari sudut agama telah dianggap netral. DRS. Maramis. yang tentu saja sangat mengganggu ingatan kolektif bangsa terhadap Piagam Jakarta. pada akhirnya dicapai satu rumusan sebagai jalan kompromi antar golongan. Pertama. ERSINGGUNGAN antara Islam dan Pancasila sekurangkurangnya dapat kita lihat dalam realita historis sebagai berikut. dan diurus oleh Departemen Agama. Indonesia menyatakan diri bukan negara agama tetapi juga bukan negara sekuler.. Sila ini merupakan sumber petentangan hebat. Pertama. dan Budha – agama-agama “besar” yang secara resmi diakui negara. 1997.16 SYAWAL H P masih meninggalkan jejak dalam pemahaman maupun dalam praktik berbangsa dan bernegara pada dewasa ini. dan antara demokrasi dengan totaliterianisme. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia. “Undang Undang Dasar 1945” dan “Pacasila” bukanlah titik akhir dari kontroversi ideologis Indonesia. orang-orang Islam terbiasa memandangnya sebagai bentuk lain dari kompromi antara mereka dengan orang-orang sekularis. tidak dapat menghindari kontroversi masa lalu yang sedikit atau banyak 42 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . dimana perdebatan terfokus pada perumusan sila pertama yang sangat seru dan radikal namun bermuara pada kompromi nasional yang anggun melalui rumusan Piagam Jakarta. Rumusan tersebut dikenal Piagam Jakarta yang rumusannya antara lain : “. nilai-nilai Pancasila dan relevansinya dengan nilai-nilai atau ajaran Islam. Kedua. tapi sedikit banyaknya undang-undang ini tetap memberikan tempat yang utama bagi status Islam di negara ini. Pancasila dalam konteks aspirasi politik umat Islam. Abd. negara Indonesia bukan negara sekuler dalam pengertian Barat. Keempat. yang antara lain ditandai adanya pemahaman bahwa Pancasila adalah suatu ideologi terbuka sebagaimana dinyatakan Nurcholish Madjid. Kandungan pertama bersifat historis-dialektis pada masa lalu yang kontroversial. dan persatuan yang mantap dari seluruh rakyat Indonesia Problem Dialektik Dalam konteks makna pertama.

tidak dibenarkan menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang telah digariskan-Nya. 5) Pemaknaan Menurut Islam Dalam konteks makna kedua sebagaimana penulis uraikan di atas. Teuku Hassan.yang antara lain mengatakan. Atas usul Ki Bagus tujuh kata diganti dengan Yang Maha Esa dengan pengertian Tauhid (Nurcholish Madjid 1995. Bahkan Pancasila itu sendiri bisa jadi “debu historisnya” republik bukan sebagai api dan filosofi hidup bangsa Indonesia yang futuristik. selanjutnya memberikan dalil-dalil AlQur’an dalam hubungannya dengan tiap sila yang terdapat dalam Pancasila. Ahmad Azhar Basyir. (1985: 9-10) . kajian tentang sila-sila dalam Pancasila banyak diberi pemaknaan berdasarkan ajaran Islam. Salah seorang pakar yang peduli untuk memberikan pemakanaan Pancasila dan relevansinya dengan ajaran Islam adalah Ahmad Azhar Basir. berasas Ketuhanan Yang Maha Esa antara lain berarti bahwa dalam menyelenggarakan kehidupan bernegara wajib memperhatikan dan menghormati petunjuk-petunjuk Tuhan Yang Esa. dasar moral bagi bangsa Indonesia dalam melakasanakan hidup bernegara dan bermasyarakat.SOHIFAH yang adil dan beradab.”Dari segi nilai yang terkandung dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. masyarakat Kristen dari Sulawesi Utara secara serius menolak rumusan “Ketuhanan dengan menjalankan Syari’at Islam bagi para pemeluknya”. hanya menutupi kecemerlangan Pancasila. kita perlu mengaca pada sejarah. Pada kenyataannnya.15 SEPTEMBER 2011 43 . Prof Kaelan mengkritik penyelenggaraan pendidikan dewasa ini yang lebih merespons kecenderungan pasar. Kasman Singodimejo. yang dinilai sebagai sesuatu yang kontradiktif dengan kecenderungan baru yang lebih dekat dengan sumber-sumber nilai terutama agama. Ketidakpedulian kita terhadap upaya yang nampak simplikatif ini berakibat serius. namun secara akademis maupun politis memiliki makna positif dalam kaitannya dengan membangun paradigma dan komitmen dalam melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara secara konsisten. Pada tanggal 18 Agustus 1945. Akhirnya. Demikian pula dalam bidang pendidikan. bahwa perdebatan tentang Pancasila yang cenderung subyektif dan bersifat klaim suatu kelompok yang merasa paling berjasa terhadap negara ini. banyak undang-undang yang bertentangan dengan semangat Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia karena besarnya semangat merespon pasar bebas. Ki Bagus Hadikusuma tujuh kata dalam Piagama Jakarta di hapus. Dalam kehidupan bernegara. Meskipun kesannya hal yang demikian ini bersifat simplifikasi. Contoh yang paling kongkret dalam hal ini adalah bahwa ketentuan pembentukan peraturan perundangundangan menyatakan setiap peraturan perundang-undangan harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. • SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Melalui perundingan yang melibatkan Muhammad Hatta. dapat disebutkan bahwa sila ini merupakan dasar kerohanian. persatuan Indonesia. Dalam satu seminar tentang Pancasila. dan kerakytan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Karena usia kami sudah kepala empat. Biar laki-laki yang melihatmu. di tilpunnya yang menggebu. Sejak kuliah dulu. Aku yang menggugatnya cerai. Ada juga teman mantan suamiku. dan kamu tetap sendiri selamanya” “Masuk akal juga asumsimu. aku harus pergi lagi. apa wajahku seperti itu?” “Kalau di penglihatanku. usai janjian ketemuan secara menggebu di sebuah kafe mall. kata Mala sahabatku. aku akan menolak tawaran mereka. Bahkan aku masih bisa bersyukur pada Tuhan dengan seluruh anugrah kecantikan ini. Di antara laki-laki yang mendekatiku itu. mereka sudah lari terbirit duluan. cermin bundar besar di kamar mandi hingga cermin mukibat raksasa model zaman kolonial. Tak ada senoktah pun yang aneh. Tapi aneh. tak ada yang suka. Gitu katanya” “Haha…masa sih? Aku merasa. Ia ucap wassalam sebelum sempat uluk salam. “Dengar. Dan lagi. ia cemas blingsatan dan nengok kiri kanan. sebelum aku ucapkan penolakan itu. benarkah wajahku mirip setan? Hingga para laki-laki sama takut melihatku. tak ada yang salah pada wajahku. Kupatut-patut wajahku disana. yang digandrungi anak-anak sedunia itu…Potter potter apah…” . bahkan pak hakim yang menceraikan kami itu juga mendekatiku. Swear! Dia bilang begitu dengan mimik menggidik takut”. dan sontak dia bilang ‘maaf sekali. warisan kakek buyutku. Ia lari tergopoh nuju mobilnya sembari sesekali melirik wajahku dengan mimik ketakutan. semacam tenung-tenung gitulah. Tapi hari gini gitu loh…masa masih main dukun?” “La itu. neneknya tokeklah. begitu ketakutannya wajah mereka melihatku. pilem apa yang tentang dukun-dukun itu. sebenarnya ada beberapa laki-laki yang coba menjalin hubungan denganku. seakan tengah berhadapan dengan kuntilanak siang hari. Seakan banyak paku nancap di kursinya. Sesekali matanya melirik ke arahku dengan mimik aneh. Keanehan demi keanehan. berkerut-merut seperti tokek. ada satu yang mantan teman sekampus. lalu angkat tilpun (sepertinya tak ada orang menilpunnya karena aku tak mendengar nada dering). Mulanya aku menimbang tawaran mereka untuk menjadi suami-istri.16 SYAWAL H Lain lagi kisah teman mantan suamiku. Sementara mantan kawan sekampusku dulu. Dari cermin China ukuran 6x6 cm bergambar dewi Kwan Im yang kubeli di sebuah Art Shop kenamaan di Hong Kong. ia pun bangkit dan minta pamit cepat-cepat. bukan waktunya lagi untuk pacaran atau sekedar te-te-em-an. Hidung sedang. Sudah kucoba semua untuk memastikan. Benar benar ketakutan. padahal belum ada pembicaraan apapun hatta kata pengantar. Ketiga laki-laki ini semua masih beristri. antara takjub dan takut. Ada kondisi darurat!’. Tapi dia bilang. ia ngacir tanpa salam. aku ini aktivis pergerakan perempuan. Seluruh diriku ini tak ada yang berubah. “Nenek 500 tahun? Bahkan 50 tahun aja belum genap usiaku” “Entahlah! Lagian mana ada usia ampe 500 tahun? Jin iprit kali ya. Tapi memang aneh. kamu malah makin cantik setelah pisah dari Mas Tom. 44 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Mungkin ia tak rela kamu ceraikan dan menjahatimu dengan apalah. Maka sekali lagi aku pergi ke depan cermin.”Dia bilang wajahmu kini seperti neneknenek usia 500 tahun. Tanpa nengok lagi padaku atau sekedar gutbai. Poligami? Tak terpikir di benakku bahwa aku bakal diajak poligami. Setelah mendehem berkali-kali. Sejak menjanda dua tahun lalu. Masa kini aku harus mengulang kisah hitam itu? Maka sudah pasti.HUMANIORA JODOH CERPEN: ABIDAH EL KHALIEQY Untuk kesekian kali aku mematut wajah di cermin. Wajah putihku mirip China dengan mata agak sipit dan kulit bersih mulus. perceraianku dengan suamiku adalah karena ia poligami. Bahkan pak hakim sampai lupa kunci mobilnya nyangkut di bantalan sofaku. di daerah Mongkok. lalu cermin bundar kecil di tempat bedakku. Ia duduk sekian menit di ruang tamu dan mulai menggaruki kepalanya. Rambut hitam tebal lurus dan belum tumbuh uban meski banyak teman sebaya sudah mulai ubanan. Sin!”. dengan niat serius untuk berumah-tangga tentunya. Duduknya mulai gelisah. seakan ketakutan melihatku. kulitmu seperti komodo eh tokek. Bibir merah delima asli sejak lahir tanpa lipstik. Menurutmu. yang tahu rahasia perceraian kami. ia datang ke rumah dengan persembahan seabrek-abrek untukku dan anakku semata wayang. baru duduk semenit di depanku. yang konon bisa menangkap bayangan jin yang melintas di depannya. La.

Ia lupa. bahwa wajah asliku mirip Mei Shin. jika Mas Tom melakukan hal itu. masih kurang. Jamaah meluap. dua kali hingga sepuluh kali. Di antara takbir dan tahmid. Jika ia mati. ya era perdukunan itu hehe. merah darah! Para mata terpana. malaikat serem akan menyiksanya siang malam. tak rampung rampung hingga ‘hari kebangkitan’. jika benar ia melakukan itu. Sinta? Berapa abad sudah kita tak jumpa?” Gerhana pun berlalu sudah. usai kena sihir mahabbah seorang perempuan yang ditolak cintanya. 2011 Rubrik Humaniora ini dipersembahkan oleh SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . si kakek buyut tokek itu? Menakutkan bagi tiap laki-laki yang bakal meminangku? Mungkin perlu memberi info pada mereka. Orang orang berhamburan menyesaki halaman sekolah dan tiap jiwa terpesona. duapuluh kali dan tigapuluh tiga kali sudah. Cemburu membutakan mata banyak orang di dunia yang kian menyempit ini. gerhana telah sempurna. sebaris demi sebaris melenyap nguap nuju ke wilayah rahasia. Akankah mereka percaya? Lagi pun. Begitulah! Mungkin perempuan itu puas telah sukses membuat Mbendhol syarap. La” “Iya puas. Yogyakarta. sendiri-ri! Alih alih memperoleh cintanya Mbendhol di alam barzakh.HUMANIORA “Harry Potter?” “Nah! Bukankah pilem tentang dukun dukun itu. Kalau tidak memukul balik. benarkah wajahku telah berumur 500 tahun? Kabarnya Nabi Nuh berumur lebih seribu tahun. Sin. apa aku perlu cara-cara CIA untuk menggali info?” CIA? Perlukah strategi CIA untuk mencari buktibukti? Kalau pun pada akhirnya terbukti Mas Tom telah ‘mengerjaiku’ seperti itu. aku berdoa tiga rius memohon Tuhan agar memukul balik para pemukulku yang tak salah ini. Menanti puluhan atau mungkin ratusan tahun lagi sampai ‘hari berbangkit’. Bagaimana menurutmu. Empat malam bahkan. Duhai agung Sang Pencipta. terkesima khidmat dan khusyuk meresapi keagungan Sang Pencipta. eh pada mas Tommu maksudku. setidaknya men’tawar’kan diriku dari segala pengaruh jahat terkutuk. nyatanya juga digandrungi banyak orang. Tul gak?” “Ah embuhlah! Aku cuma berpikir. Perempuan itu menangkup ludah Mbendhol dan membawanya ke dukun. tapi ingat. aku tak tahu seperti apa mengabarkannya. Jiwa jiwa sama berserah padaNya. Semesta terkesima. setan setan hitam yang jadi sohibnya dukun santet itulah yang bakal menemaninya melewatkan ‘hari hari ngeri bin nggegirisi’ di Alcatrac jelaga ‘sunyi ruri’. Kubaca sekali. Hii…! Tak ada yang bakal nengok nasibnya di penjara Guantanamo kuburan sepi. usai khutbah pendek sang imam shalat. Lalu Mbendhol majnun. Ada perasaan lega. Lalu dua malam insomnia. di bawah purnama yang gerhana. Ah aku jadi ingat Mbendhol!” “Mbendhol? Siapa dia?” “Cuma tetangga yang tiba tiba prilakunya ganjil. dari barat ampe timur. dari jiwaku yang merana. Ia menjadi kurang waras. aku berdoa sepenuh-penuh jiwa raga seturut gerhana kian sempurna. purnama berubah warna. menyapaku dengan senyuman Nabi Khidr. Di depanku Yusuf. kata ayahnya. untuk memperoleh ganjaran yang lebih sempurna…naarun jahiim hehe…opo ra wedhi? Di mana enaknya berkawan dukun dukun itu? Afala tatafakkarun?” “Nah itulah yang ingin kutanya padamu. bahwa ada pertanggung-jawaban kelak di mahkamah Maha Tinggi yang lebih menggiriskan. dapatkah strategi CIA juga kupakai untuk ‘membereskannya’? Semalaman insomnia. kok tega-teganya ya padaku yang tak berdosa ini?” “Bukan hanya padamu ia tega. Aku juga ternganga. Di jaman face book katanya. Saat gerhana bulan total dan aku ikut jamaah shalat khusuf di halaman sekolah di kampung. Tiga malam. Kasihan betul jika benar ia begitu. masih tergolong muda setara usia 40 tahun di jaman kini? Entahlah! Tetapi wajahku mengerikan? Mirip kerutan komodo. Dan yang tergelar cuma hasil rekayasa beberapa ekor jin dibantu dukun dukun terkutuk. Aku kembali mematut diri depan cermin. Kalau kalau aku ini reinkarnasi dari kaum Nuh? Boleh jadi 500 tahun di jaman itu. “Masih tinggal di belakang ring road. meneliti secermatnya. duda satu anak lulusan Madinah. Sampailah di malam kelima. bahkan pada dirinya sendiri kukira” “Lho kok bisa? Dia akan puas menyaksikanku tak laku-laku. hati mendesir-desir bahagia lalu kutatap ke atas. Di jaman internet. di lubang kecil hitam gelap kuburnya. akibat laku musriknya itu!” “Ia lupa akan semua itu. ada pertanggung-jawaban kelak saat ia harus menghadap Tuhan. Dunia virtual baru agaknya belum bisa menggantikan dunia virtual lama.15 SEPTEMBER 2011 45 . Allahumma inna naj’aluka fi nukhurihim wa na’udzubika min syururihim.

yang terjemahan luasnya: maka carilah. Demikian kritik AlQur’an. Bahwa manakala manusia secara serius mau memeras otak dan kecerdasannya serta tekun melakukan percobaan-percobaan dalam hal apa saja. Apa isi prinsip-prinsip tersebut? Pertama. sekaligus Maha Pengasih dan Maha Pemurah (rahmaan rahiim). Persaingan (kompetisi) yang sehat dan membangun (konstruktif). dimintai karunia-Nya. MAg idak jarang orang beranggapan. Karena itu peraihan untuk meningkat tersebut harus diukur dan dikoridori/dikontrol oleh rambu-rambu “khair” tersebut (Adl-Dluha [93]: 4). tidak pernah sepi dari hal itu. karena harus melewati jembatan “proses”. Menghadapi hal yang demikian ini seseorang harus tahan uji. dan sebagainya. Agama dan keyakinan rohani adalah wujud dari pernyataan perasaan. yang berarti mengangkat atau mendirikan. kemajuan kehidupan manusia banyak ditentukan oleh kekuatan filsafat. dan ukuran jumlahnya. Unggul di sini bukan berarti menang karena berhasil mengalahkan. melainkan unggul karena kompetisi dalam hal-hal yang baik dan konstruktif. Begitulah kira-kira ilustrasi anggapan banyak orang dewasa ini. Jadi. maka sangat mungkin terjadi halangan. bahwa pada hakikatnya kehidupan ini. dan kokoh kemauan. sedangkan kenikmatan akhirat itu lebih baik dan lebih banyak (An-Nisa’ [4]: 77).• SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . dalam setiap tempat dan zaman. Bahwa dasar bertindak untuk meraih kemajuan adalah: mengubah nasib. hanyalah 46 T fenomena “dahr”. Mengapa hal seperti ini. Atau dengan lain perkataan. atau menang untuk bangga atau untuk menganggap kecil pihak lain. maka berlombalobalah dalam berbuat kebajikan (AlBaqarah [2]: 148. nasib adalah kondisi (dalam hal ini hidup) yang perlu ditingkatkan. terbatas waktunya. diangkat lebih tinggi dari kondisi sebelumnya. Al-Qur’an mengajari manusia untuk meraih kemajuannya berdasar keyakinan rohani dan didukung oleh penggunaan potensi akal secara benar. “serba mekanis dan robotis”. apa yang disebut kepuasan itu baru lengkap dan menyeluruh kalau kepuasan pikiran digabung dengan kepuasan perasaan. Namun. Begitulah Al-Qur’an mengajari orang beriman meraih kemajuan hidupnya. maka kepada-Nyalah hati manusia perlu dilabuhkan. Sebaliknya. Atau dengan lain perkataan. berusaha untuk berubah atau tidak (Ar-Ra’d [13]: 11). temukan. Caranya: berdoa. namun Al-Qur’an tidak membenarkan manusia berpikir secaraekstrem. Orang tidak mudah patah semangat karenanya. tidak berdasar ilmu yang benar. dan jalankan usaha/pekerjaan/ tindakan/kreasi/metode/kemampuan yang diyakini dapat meningkatkan kondisi yang lebih tinggi lagi (Asy-Syarh [94]: 7). Jadi. keadaan yang serba paradoks. Dengan cara seperti itu harapan akan muncul dan menjadi kaya dalam ruang batin. mesti ada yang berusaha untuk mencari kebajikan. Lalu apa “yang diubah”? Al-Qur’an menegaskan: nasib. Sebab. Hal seperti ini digambarkan Al-Qur’an bahwa perhiasan dunia dengan segala gemerlap dan kemajuannya itu (mataa’u-‘d-dunyaa) sedikit. Kata kuncinya adalah: unggul. Banyak yang sangat percaya. yang ujung-ujungnya hanya bertaraf spekulatif tanpa fondasi. dunia kepuasan dan kesejukan hati. hasil kemajuan yang dicapai harus melalui proses persaingan. Hasil dari usaha untuk mencapai kemajuan hidup di atas adalah: meningkat lebih baik. Kata “nasib” ada keterkaitan dengan kosa kata “nashaban.B I N A A K I D A H HUBUNGAN ERAT ANTARA KEIMANAN DAN KEMAJUAN DR MOHAMMAD DAMAMI. dimintai pertolongan-Nya. Kedua. Bahwa untuk meraih kemajuan hidup. Tampaknya. Karena Allah SwT adalah Maha Kaya. Ketiga. yaitu “baik”. bahwa dengan temuan falsafah. Wallaahu a’lam bishshawaab. hasil dari usaha. maka berkembanglah ilmu pengetahuan yang beranak-kandung teknologi dengan pesatnya. seperti falsafah Rasionalisme dan Eksperimentalisme. maka akan majulah kehidupannya. kebelum-berhasilan/gagal. “kurang bermakna”. kaya harapan. (Asy-Syarh [94]: 8). tak jarang pula terdengar keluhan. bahwa justru setelah mencapai apa yang disebut “kemajuan kehidupan” tersebut malahan merasa makin jauh dari rasa puas dan tidak merasa sejuk hati. Ukuran mutu “baik” dan jumlah “banyak” ini dirangkum dengan istilah “khair” dalam Al-Qur’an. Di sini yang menjadi ukuran mutunya. hidup terasa makin “kering”. terjadi? Jawabannya adalah karena kekuatan agama yang berupa keyakinan rohani tidak dilibatkan. bahwa pencapaian kemajuan kehidupan manusia seperti sekarang ini didasarkan pada kemampuan dan kekuatan manusia dalam memanfaatkan olah falsafahnya.16 SYAWAL H . Al-Maidah [5]: 48). masa (Al-Jatsiyah [45]: 24). hambatan/ganjalan. Sekarang kita bertanya. dasar bertindak. yaitu “banyak”. Berfalsafah seperti itu dinyatakan hanya sebagai olah spekulasi (dhann). mati dan hidup. pasangsurut. Petunjuk tersebut berwujud prinsip-prinsip yang perlu dijadikan patokan ketika manusia beriman (Mukmin) akan meraih kemajuan hidupnya. Rumusannya dalam Al-Qur’an disebut “fa’stabiquu-’l-khairaat”. Perubahan yang bersifat teknis dinyatakan Al-Qur’an tergantung pada usaha manusia itu sendiri. untung-rugi. filsafat dan olah falsafah hanya menyuplai kepuasan otak dan pikiran belaka. hasil dari proses persaingan. “hilang tujuan hidup”. ketika kemajuan kehidupan telah dicapai. Inilah yang disebut keimanan terhadap petunjuk (hidayah) Allah SwT. didirikan/dibangun kondisi baru yang lebih meningkat. Hidup di dunia ini diliputi oleh keniscayaan untuk terjadi “perubahan”. mau berubah atau tidak. Keempat. bagaimana AlQur’an berbicara tentang hubungan antara masalah keimanan dan kemajuan hidup ini? Al-Qur’an tidak mengajari manusia untuk meraih kemajuan dalam hidupnya dengan berdasar berfalsafah secara ekstrem. dan sebagainya. kuat mental. Peningkatan yang lebih tinggi ini oleh Al-Qur’an justru diperintahkan dengan kalimat frasa “fa’nshab”. bukan proses yang berdiri sendiri. Untuk itu Al-Qur’an mengajari agar kaya harapan. seperti berspekulasi. Walaupun Al-Qur’an menghargai potensi akal yang menyebabkan manusia mampu berpikir.

Di samping itu pendidikan yang berke-Islaman juga berperan untuk menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi yang maslahat bagi umat. tidak sempit dan serba menyederhanakan. Ada sikap “ketidakpercayaan diri”. sementara kita (umat Islam) masih berteriak-teriak. Secara visioner KH Mas Mansur memiliki ide yang sama. Beliau juga — dengan gagah berani — mengkritik pemikiran yang tidak didasarkan pada penelusuran nalar secara mendalam hingga menumbuhkan sejumlah aksi yang —menurut A Syafii Ma’arif — ’kurang cerdas’. Perekonomian yang berjiwa dan berkarakter sehingga menciptakan sistem yang konstruktif. KH Mas Mansur memiliki ide yang lebih matang. apakah gagasan “Islam yang Berkemajuan”. pendidikan yang berke-Islaman diperlukan untuk membentuk sumberdaya manusia kompetitif dan religius. Kedua. Namun secara konseptual. Di antara gagasan ‘Islam yang Berkemajuan’ KH Mas Mansur yang sangat penting untuk dikaji lebih lanjut – menurut Nostalgiawan Wahyudhi – antara lain: Pertama. 14 September 2007) mengungkapkan bahwa KH Mas Mansur (1937) – sebagaimana KHA Dahlan — (dalam sebuah bukunya) juga telah menggagas ‘Islam yang Berkemajuan’ ini. Dua kutub ekstrem yang kadangkadang saling menafikan. Visi Kiai Dahlan sungguh jauh ke depan. dan di sisi lain ada yang — dengan sangat percaya diri — menggagas perlunya merujuk konsep ‘liberalisme’. Dan oleh karenanya bisa dikafir-kafirkan. Banyak orang yang merindukan kembalinya ’puritanisme’ dengan asumsi kembali kepada Sunnah Nabi saw. Kiai Dahlan begitu mendalam dan luas pandangannya. sebenarnya kita bisa belajar banyak dari pemikiran dan aksi KHA Dahlan dalam memahami dan memperjuangkan ajaran Islam sejak merintis berdirinya Muhammadiyah. Untuk menerjemahkan “api Islam”. umat Islam memberikan warna tersendiri bagi perekonomian dunia. Padahal. di Jepang praktik ’anti riba’ sudah diimplemantasikan. Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (2006) pernah menyatakan bahwa kondisi mental dan psikologi umat Islam Indonesia setelah zaman reformasi belum kunjung berubah. masih saja terus menghantui. utamanya para pemimpinnya? Ibda’ bi Nafsik!• SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Contoh lain. Meskipun mereka non-Muslim. baik di Indonesia bahkan di banyak belahan dunia. Mereka menggapai ’api Islam’ tanpa harus secara formal memeluk Islam. tetapi mentalnya ’minoritas’. Hingga memunculkan dua kelompok (ekstrem) Muslim: “Puritan dan Liberal”. yang justru menenggelamkan umat Islam ke dalam keterpurukan yang lebih parah. ketika menggagas arti pentingnya “sekolah”. Islam tetap terus berkembang dengan wajar. Padahal. mahasiswa Postgraduate Studies. Hal ini bisa diartikan bahwa yang diharapkan beliau bukanlah umat Islam yang menguasai ekonomi kapitalis dunia. identik dengan ’Belanda’ (baca: orang kafir). Sarlito Wirawan Sarwono. Ketiga. beliau menempatkan porsi keagamaan pada posisi terpenting sebagai fondasi awal untuk membangun peradaban. untuk menerjemahkan nilai-nilai Islam dengan lebih baik. karena kualitasnya. Padahal tawaran nilai-nilai Islam dalam Al-Qur’an (dan juga As-Sunnah) sangat ramah terhadap kemajuan zaman. dia menawarkan “Islam yang berkemajuan”. Dia katakan bahwa untuk mencapai Islam yang berkemajuan. Islam tidak boleh hanya terkonsentrasi pada sisi ekonomi (amal usaha). Dua karakter kepribadian ini sangat penting untuk membangun peradaban Islam. gagasan-gagasan KHA Dahlan tentang Islam sangatlah maju. masyarakat Islam di Indonesia ini ’mayoritas’ dalam kuantitas. bahwa Islam akan maju dan berpengaruh jika Islam hadir sebagai peradaban. Perasaan terus terkepung (siege mentality) oleh pelbagai isu. Penulis tidak tahu. Pada saat itu. Menjauh dari spirit Islam yang dikenalkan oleh Nabi saw sebagai “rahmatan lil ‘alamin”. beliau berani mengadopsi gagasan ’Barat’ yang waktu itu dianggap sebagai sikap “tasyabbuh”.15 SEPTEMBER 2011 47 . Misalnya pada gerakan The Green Peace. yang pernah dipraktikkan oleh KHA Dahlan dan juga KH Mas Mansur ini sudah benar-benar dipahami oleh warga Muhammadiyah. Namun dengan berani beliau menempatkan aspek ekonomi di bagian paling belakang pencapaian Islam berkemajuan. Misalnya. utamanya umat Islam. bukan Islam yang ’jumud’ (mandek). tetapi gerakan dan tindakan mereka selaras dengan nilai-nilai Islam. Bukan hanya menguasai pasar internasional. Lebih mengakar lagi. Islam menjadi terkotak-kotak dan menjauh dari porosnya. ekonomi yang berkeislaman sangat diperlukan untuk membangun karakter bisnis yang adil dan menguntungkan bagi semua pihak. Karena itu sangat penting membangun sebuah institusi pendidikan Islam yang berkualitas internasional untuk mencapai dua karakter sumber daya manusia tersebut.B I N A A K H L A K Menuju Islam (yang) Berkemajuan MUHSIN HARIYANTO Dosen Tetap FAI-UMY dan Dosen Tidak Tetap STIKES Aisyiyah Yogyakarta. Ide besar KH Mas Mansur sebenarnya telah memberikan kesempatan yang lebih bagi masyarakat Indonesia. Kita (baca: umat Islam) bisa belajar pada umat lain. LSM yang bekerja untuk penghijauan/pelestarian alam. tetapi dengan teknologi dan jiwa yang adil. Akibatnya. Nostalgiawan Wahyudhi. P Kulliyah of Political Science International Islamic University Malaysia dalam Republika (Jumat. umat Islam harus maju dalam semua bidang. tetapi umat Islam yang menguasai ekonomi Islam yang memengaruhi dunia.

dan Universitas Kordoba di Andalusia (Dinasti Umayah II). Terbukanya Andalusia dan kemenangan umat Islam atasnya tidak lepas dari peranan penduduk lokal. Namun demikian. Mereka yang selama ini diperintah oleh Raja Visigoth yang bernama Roderick tidak pernah mendapatkan hak-hak mereka sebagaimana laiknya. pembenaran dan pembuktiannya yang mengarah kepada Inna al-Dîna ‘indal’Lâhi’l Is- lâm. bahkan sampai sekarang. (mungkin) sampai sekarang!” (Hasan Syarqawi. Pusat keilmuan ini kemudian menjadi alur ekspansi pencerahan ilmu pengetahuan. Andalusia adalah jazirah Iberia atau yang sekarang bernama Spanyol. dan larinya Abdurrahman alDakhil ke Andalusia. 1988: 1/125 dan 133). para sarjana Islam menjadi rujukan pada masa-masa keemasan peradaban Islam. Selama kurun waktu tersebut. Hal ini diawali pada masa Dinasti Bani Umayah (alWalid bin Abdul Malik) hingga runtuhnya pusat pemerintahan Bani Umayah di Damaskus. SUDAN “Andai Andalusia tidak terbuka oleh (kaum Muslimin) Arab. ada beberapa anggapan bahwa Andalusia merupakan nisbah dari nama Andalus bin Tufan bin Yafeth bin Nuh yang mendiami Iberia (al-Maqqari. baik itu proyek Dinasti ataupun inisiatif pribadi. melainkan atas permintaan masyarakat Andalusia. yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka. Pun demikian. dari cerahnya peradaban Islam inilah kepercayaan masyarakat bangsa luar terhadap capaian-capaian Islam diharapkan tertularkan pada mereka – salah satu darinya adalah semenanjung Iberia atau Andalusia. niat usaha tersebut bukan berawal dari keinginan kekuasaan Islam. Demikian juga yang menjadi contoh terapannya tak lain adalah Rasulullah saw. Menjadi benar kemudian apa yang dimunculkan oleh para filsuf Muslim. Dimulai dari memberikan rasa keadilan. 1987: 1/323).” (Al-Jum’ah: 2) Dari terapan inilah. Kurun waktu yang tercatat dalam sejarah merekam.16 SYAWAL H . bahwa pendudukan Andalusia oleh kaum Muslimin berlangsung selama hampir 8 abad (711 M-1492 M). 1987: 228) alam sejarah. Inilah yang kemudian menjadi awal tonggak terbukanya jalur penyebaran Islam di Andalusia (al-Baladziri. bahwa ujung nilai manusia diukur dari hubungan antara human intellect (kecerdasan ‘akal’ manusia) dan divine intellect (kecerdasan spiritual). Hal ini diawali dengan invasi yang direncanakan Musa bin Nushair dan dijalankan oleh Tariq bin Ziyad dengan 12. 2004: 48) Persinggungan umat Islam dengan Barat bukanlah satu kebetulan. Andalusia merupakan salah satu wilayah penyebaran kekuasaan Islam. Nama tersebut menurut al-Bakriy diadaptasi dari kata Arab Andalusy untuk menyebut kaum Vandal yang mendiami Iberia. membantu mereka agar terlepas dari kelaliman penguasa Visigoth. Melalui penyampaiannya. Dari awal persinggungan inilah kemudian terjadi proses asimilasi antara nilai Islam dengan budaya lokal. Hingga akhirnya. yang merekam kemajuan dan pence- SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . penyebarannya. Kesadaran dan kemandirian para ilmuwan Muslim dalam capain ilmu. AlWaqidi menceritakan bahwa Thariq bin Ziyad melakukan invasi pada 92 H / 711 M dengan bantuan armada kapal dari Julian (Ilyan). Maka. menyucikan mereka (mencerahkan mereka dari kegelapan). Keleluasaan dan kemapanan umat Islam pada ilmu pengetahuan ketika itu tidak berdiri tanpa alas pijak. Hal ini dimunculkan dari upaya ekspansif pemerintah –kerajaan atau dinasti – Islam ketika itu dengan memerangi kekuasaan lalim yang melanda Eropa. Sehingga capaian ilmu pengetahuan tersebut mampu mencerahkan kegelapan: “Dialah yang telah mengutus kepada kaum yang ummi (yang tidak berpengetahuan) seorang Rasul di antara mereka. budaya. dan atau nilai-nilai agama Islam. umat Islam kembali memiliki pusat keilmuan yang diperhitungkan: Baitu’l Hikmah di Baghdad (Dinasti Abbasiyah). Masa periode yang cukup panjang lamanya.HADLARAH Andalusia dan Pencerahan Ilmu FAUZAN MUHAMMADI ALUMNI MADRASAH MUALLIMIN MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA / MAHASISWA PASCASARJANA OMDURMAN ISLAMIC UNIVERSITY.000 pasukan. merupakan implementasi atas pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an. Pendudukan ini kemudian diakhiri oleh dua Dinasti terakhir: alMurabithun dan al-Muwahhidûn. (Aaron Hughes. Universitas al-Qarawiyyin (Al Karaouine) di Fes (Maroko). Arus tersebut lantas membuahi kenyataan sejarah. banyak kemudian di antara mereka memeluk agama Islam. mengajarkan mereka Kitab dan hikmah. hal tersebut mereka dapatkan dari kekuasaan pemerintahan Islam. Eropa akan tetap terlelap dalam tidur panjangnya. membentuk Dinasti baru Umayah jilid dua. kebebasan memeluk agama dan memelihara tempat peribadatan mereka. Dan sesungguhnya mereka sebelumnya dalam kesesatan yang nyata. Dari perlakuan 48 D pemerintahan Islam yang bersifat keadilan dan toleran itulah.

Dalam hal ini terkhusus apa yang terjadi di Andalusia. Walaupun kenyataannya beberapa wilayah Andalusia masih diduduki oleh dua dinasti selepas Dinasti Umayyah II: Dinasti al-Murâbithûn dan alMuwahhidun. Hal ini berangsur terusmenerus hingga dilembagakannya sebuah Universitas pertama di Andalusia pada masa al-Hakam I. 1987: 226). (M. bahwa kenyataan peperangan yang terjadi antara umat Islam dengan Visigoth –Kristen Trinitarian– di Andalusia bukan menjadi model invasi yang berlangsung lama (adapun peperangan yang terjadi usai mapannya kekuasaan Islam di sana adalah usaha pertahanan). (Hasan Syarqawi. kita tidak pantas untuk berapologi: bahwa sebenarnya Islam menyumbangkan era kemajuan peradaban pada Barat. namun keadaannya telah berubah. di mana karya-karya mereka akhirnya menjadi rujukan oleh Barat dan melengkapi koleksi perpustakaan. dan instansi akademis di Sicilia. Universitas Kordoba di Andalusia.15 SEPTEMBER 2011 . untuk selanjutnya ia sebarkan ke seluruh Eropa. terlebih jika kita seharusnya menyimak dan merenungi firman Allah: “Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu. Justru terbukanya semenanjung Iberia ini menjadi faktor paling besar dalam hal persinggungan ilmiah. Pada akhirnya ia dituduh oleh khalayak ramai telah bersekutu dengan setan. (A. dan banyak lainnya. Satu pijakan tetap umat Islam adalah Al-Qur’an dan Sunnah.Andalusia menjadi tempat singgahan bagi masyarakat sekeliling negeri. 1185 M) dengan Hayy ibn Yaqzan-nya. yang masyhur dengan julukan ‘Elang Quraisy’. Dari pencerahan Andalusia. pada masa pencerahan ilmu di Andalusia tersebut. Setidaknya ada tiga instansi akademis yang menjadi pusat kegiatan belajar-mengajar: Universitas al-Qarawiyyin (Al Karaouine) di Fes (Maroko). dan nilai-nilai Islam. 1139 M) dengan Tadbîru’l Mutawahid-nya. 1977: 23) Proses transefer ilmu dari Timur ke Barat yang dirasa kentara tatkala jatuhnya Andalusia dan diserahkannya Toledo ke tangan Bangsa Frank. Pencerahan ilmu melalui Andalusia ini kemudian terbukti pada masa-masa keemasan Andalusia di bawah kepemimpinan Abdurrahman bin Muawiyah. serta pengetahuan bahasa Arab. Sampai pada 1492. baik ilmu. Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapatkan pelajaran). di samping sebagai suatu kebanggaan. Alfonso VI sebagai pemimpin Bangsa Frank mengumpulkan dan memerintahkan para sarjana Muslim untuk menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab ke dalam bahasa Latin dan bahasa Eropa lainnya. 1987: 223). 49 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Semua pada akhirnya diterjemahkan ke dalam bahasa latin. Maka. budaya. Ia kemudian mengenalkan untuk pertama kalinya angka-angka Arab di Eropa. dan melalui inilah tersebar bahasan-bahasan ilmu ke wilayah Eropa. paling tidak kita mengenal Ibnu Bajja (w. bertakwalah kamu kepada Allah. hanya karena ketertarikannya belajar ilmu pengetahuan. Beberapa instansi akademis ini yang notabene berbahasa pengantar Arab. dan bertakwalah kepada Allah. menulis. 1198 M) yang masyhur menulis komentar (syarah) atas karya Aristoteles. Salah satu mahasiswa dari beberapa Universitas tersebut adalah Paus Sylvester II. sampai pada penyebaran ilmu yang mengantar Eropa hingga masa pencerahannya (Hasan Syarqawi. di mana mereka menerjemahkan karya Yunani ke dalam Bahasa Arab. Kordoba yang menjadi Ibukota Andalusia kala itu praktis menjadi pusat belajar dan pusat ilmu pengetahuan. Di lain sisi. dan hendaknya setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.HADLARAH rahan umat Islam di Andalusia. 671 H). Berturut-turut dua dinasti tersebut disibukkan dengan pertahanan dari upaya reconquista (upaya penaklukan kembali wilayah Andalusia oleh Nasrani). Qur’an dan Hadits sebagai ilmu dasar. sumbangsih ataupun dorongan pemerintah Islam terhadap ilmu pengetahuan begitu besar dan nyata. Thomson dan M. Hal ini didukung pula oleh keberadaan sekolah terjemah yang lampau didirikan pemerintahan Islam di Toledo. 2004: 48-54). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu perbuat. Namun demikian. Kemakmuran tersebut menjadi papan reklame yang tersebar kemana-mana. ekonomi. Ibnu Tufail (w. aritmatika di masjidmasjid. dan supaya Allah mengetahui orangorang yang beriman dan supaya sebagian kamu (gugur sebagai) syuhada –sebagian ahli tafsir mengartikan: menjadi saksi atas manusia. Ibnu Rushd (w. Tentunya hal tersebut menunjukkan bahwa Andalusia kala itu telah memiliki beragam banyaknya guru-guru yang diminta khusus untuk mengajar. Hal ini lebih disebabkan karena kemakmuran Andalusia yang dicapai. Kemajuan yang dicapai umat Islam pada abad pertengahan seringkali dikisah ulangkan. Pada masa kepemimpinan Abdurrahman I. ‘Ata`ur Rahim. Dari sini pulalah meraka mengabdi sebagai murid di beberapa pusat ilmu yang dimiliki umat Islam. 233/234 H) yang fakih dan periwayat langsung al-Muwattha` Imam Malik. Abu Bakar al-Qurtubi (Kordoba) dengan tafsir Âyâtu’l Ahkâm-nya (w.” (Al-Hasyr: 18). Andalusia sepenuhnya telah digantikan kuasanya oleh umat Nasrani di bawah tampuk perintah Raja Ferdinand (dari Aragon) dan Ratu Isabella (dari Castilla). Shadiq Afifi. Toledo menjadi pusat ilmu dengan banyak perpustakaannya yang menyimpan koleksi ribuan jilid buku berbahasa Arab. umat Islam menghasilkan banyak sarjana Muslim. Terlepas dari positif dan negatif kepemimpinan kekuasaan Islam kala itu – yang menganut sistem kerajaan dengan mengatur tampuk kekuasaan berdasar pada keturunan. Dan Allah tidak menyukai orangorang yang dlalim” (Ali Imran: 140) “Wahai orang-orang yang beriman. Imam Al-Laitsi (w. masyarakat Eropa mulai mengenal keagungan khazanah intelektual yang dimiliki umat Islam. Seperti halnya pernyataan Hasan Syarqawi. Dari ‘ilmiahnya’ Andalusia tersebut. Semua anak-anak diajari membaca. dengan catatan tambahan dan penjelasannya. dan pantasnya justru mereka berterimakasih. mengantarkan secara resmi bahwa bahasa ilmu pengetahuan atau bahasa ilmiah dunia kala itu adalah bahasa Arab.

anti keterbelakangan. Di atas itu semua adalah bertambahnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya harkat dan martabat manusia (human dignity). tetapi juga negatif. ras. kedamaian. Respons Intelektual Muslim terhadap perubahan sosial kontemporer. keadilan. Petikan manifesto atau Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua di atas. penyalahgunaan kekuasaan. analis. secara lamat-lamat menginformasikan makna Islam Progressive yang dirumuskan beberapa pemikir Muslim kontemporer. Oleh karenanya. jika istilah “Islam Berkemajoean” awal abad ke 20 disandingkan dengan istilah “Islam Progressive” (Islam yang Maju atau Islam Berkemajuan) yang digunakan oleh para ahli studi keislaman pada akhir abad ke 20.16 SYAWAL H pikiran keagamaan tradisional. karena dalam perjalanan waktu apa yang disebut para pengamat dan peneliti sebagai Islam “tradisional” mengandung elemenelemen pikiran keagamaan modern. peneliti gerakan sosial-keagamaan dan sosialke-Islaman dan kemudian diikuti oleh para Indonesianist. belum lagi kesetaraan gender dan begitu seterusnya. agama. munculnya konsep negara-bangsa yang berdampak pada kesetaraan dan perlakuan yang sama kepada semua warga negara (equal citizenship). kejahatan kemanusiaan. kebaikan. Perubahan sosial yang dahsyat tersebut berdampak luar biasa dan mengubah pola berpikir dan pandangan keagamaan (religious worldview) baik di lingkungan umat Islam maupun umat beragama yang lain. Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia baik lakilaki maupun perempuan tanpa diskriminasi. Istilah “Islam yang Berkemajoean” yang digunakan oleh Muhammadiyah di awal abad ke 20 (1912) memang terasa lebih nyaman digunakan dari pada istilah Islam “modern”. Perubahan yang dahsyat dalam perkembangan ilmu pengetahuan. kemaslahatan. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. Apa yang membedakan dan apa yang menyamakan antara keduanya akan berguna untuk diketahui oleh para pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah pada setiap jenjangnya dan juga para pimpinan organisasi Islam yang lain di Tanah Air. climate change. pendidikan umum dan tingkat literasi. seperti korupsi. Kerusakan ekologi. Islam yang menggelorakan misi anti perang. migrasi penduduk. perjumpaan yang lebih dekat antarumat beragama (greater inter-faith interaction). Tidak ada yang dapat menyangkal jika dikatakan bahwa dalam 150 sampai 200 tahun terakhir. menurut Abdullah Saeed. Terjadi perubahan yang luar biasa dalam sejarah manusia dalam mengatur dan memperbaiki kualitas kehidupannya. anti terorisme. penemuan-penemuan arkeologis. tata kota. dan lebih-lebih lagi pada abad ke-21. antara lain terkait dengan globalisasi. tapi bukan dari kalangan pendiri Persyarikatan sendiri.GAGASAN REAKTUALISASI ISLAM YANG ‘BERKEMAJUAN’ Agenda Strategis Muhammadiyah Ditengah Gerakan Keagamaan Kontemporer PROF DR HM AMIN ABDULLAH “Islam berkemajuan menyemaikan benih-benih kebenaran. Dalam . demografi. Dugaan saya. klasifikasi atau kategorisasi “modern” dan “tradisional” tersebut berasal dari para pengamat. dan apa yang dikategorikan sebagai Islam “modern”. sejarah umat manusia mengalami perubahan yang luar biasa. hukum. evolusi dan genetika. tatanan sosial-politik dan sosial-ekonomi. Istilah “modern” yang dilekatkan kepada Muhammadiyah – sebagai timbangan dari Islam “tradisional” tidak terasa nyaman digunakan. akan menarik dan mungkin akan lebih tajam. eksplorasi ruang angkasa. kemajuan sains dan teknologi. lingkungan hidup dan begitu seterusnya. kemakmuran. dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. Perubahan dimaksud tidak mesti bermakna positif. antikekerasan. Islam yang secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku. golongan dan kebudayaan umat manusia di muka bumi” (Di kutip dari Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua. Produk Muktamar ke-46 (2010)). bangsa. eksploitasi alam. ternyata mengandung elemen-elemen 50 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . anti penindasan. Perubahan dahsyat tersebut. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. dehumanisasi. etnis dan begitu seterusnya. tindak kekerasan (violence) atas nama negara.

Fatimah Mernissi (Marokko). Pemikir Muslim kontemporer yang lain masih banyak lagi. Belakangan di lingkungan khazanah keilmuan antropologi (agama). Sudah barang tentu masih banyak sekali pemikir Muslim kontemporer yang lain yang mempunyai concern dan keprihatinan yang sama. Farid Esack (Afrika Selatan). berikut sistem epistemologi yang menyertainya dapat dioperasionalisasikan di lapangan ketika umat Islam menghadapi perubahan sosial di era globalisasi yang begitu dahsyat. Adalah merupakan pertanyaan yang sulit dijawab bagaimana kedua atau ketiga alat logika berpikir dalam berbagai disiplin keilmuan tersebut. Muhammad Abduh. Fazlur Rahman. Abdullah Saeed dari Australia. Masih jauh dari upaya ke arah perkembangan menuju ke dialog dan integrasi. Yaitu. wilayah akidah dan ibadah) dan Falsafah (philosophy) (wilayah sains. Tariq Ramadan (Swiss). Perlu ada kesediaan dan mentalitas untuk saling ‘take’ and ‘give’. yakni Islam yang sedang berhadapan dengan isu-isu baru atau al-Mutaghayyirat.memurtadkan dan bahkan saling kafir-mengkafirkan . biasa disebut perbedaan antara Qath’y (Qath’iyyat) dan Dzanny (Dzanniyyat). seperti Mohammad Shahrur (Syiria). lebih-lebih pada tingkat sosial dan kelompokkelompok. Sedang dalam pendekatan Falsafah (philosophy). sejak Aristotle hingga sekarang. mendarah-mendaging dan dalam batas-batas tertentu bahkan membelenggu. Tidak boleh ada pula ada perasaan ditinggal. yakni usul al-Fiqih (wilayah agama.GAGASAN khazanah pemikiran keagamaan Islam. diyakini sebagai bersifat dzanniy? Apakah dalam gerak perubahan tidak ada lagi menyisakan hal-hal yang tetap? Dalam praktiknya. Dalam bingkai payung besar perspektif seperti itu. Ebrahim Moosa (Afrika Selatan). termasuk Fethullah Gulen dari Turki. proporsional dan bijak. Jasser Auda dari London. Mohammad Iqbal. dikembangkan analisis pola pikir yang biasa disebut General Pattern dan Particular Pattern. saling mendekat. mendekatkan dan mempertemukan antara keduanya secara adil. Mengangkat tema Reaktualisasi Islam yang Berkemajuan dalam satu keutuhan pembahasan mempersyaratkan adanya kesediaan para pencetus. Tidak bisa membicarakan yang satu dan meninggalkan yang lain.Fiqh pada wilayah Qath’iy dengan menepikan wilayah Dzanny atau hanya membahas Islam (Berkemajuan) saja. juga dikenal apa yang disebut “Form” and “Matter”. adalah merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan untuk mempersentuhkan. kalau topik pembahasan diubah menjadi hanya membicarakan salah satu diantara kedua tema tersebut. khususnya dalam pendekatan Usul al Fiqih. yaitu antara struktur bangunan dasar yang melandasi cara berpikir dan pengalaman umat manusia secara umum (universal) dan struktur bangunan dasar cara berpikir keagamaan Islam secara khusus (particular). hukum dan begitu seterusnya.15 SEPTEMBER 2011 51 . Abdullahi Ahmed al-Naim (Sudan). dengan mengetepikan wilayah Al-Tsawabit). Oleh karenanya. dakwah. sedang ketika kita menyebut Berkemajuan – yang melibatkan pengalaman umat manusia pada umumnya (human experience) . Oleh karenanya. Afrika. dipersyaratkan untuk bersedia mendialogkan. Riffat Hassan (Pakistan). sosial dan budaya) – belum lagi di tambah Antropologi . Perbedaan yang tajam antara kedua tradisi keilmuan dan corak berpikir dalam menganalisis dan memetakan persoalan sosial-keagamaan yang dihadapi dan jalan keluar yang hendak diambil inilah yang menjadi topik sentral dalam rancang bangun epistemologi keilmuan Islam kontemporer. sejak dari Australia. pemilik. karena masing-masing orang dan kelompok telah terkurung dalam preunderstanding yang telah dimiliki. Omit Safi dan Khaled Aboe el-Fadl (Amerika SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Amerika. Abdul Karim Soroush (Iran). dan pemikir Muslim kontemporer seperti yang sebagian pemikirannya akan saya bicarakan di sini. dikenal istilah al-Tsawabit (hal-hal yang diyakini atau dianggap “tetap”. mau tidak mau kita harus bersentuhan dengan bangunan keilmuan atau pendekatan Usul al-Fiqh. Ada juga yang menyebutnya sebagai “ al-Tsabit” wa “alMutahawwil”. kompromi dan negosiasi. Eropa maupun Asia. membudaya. dalam tulisan ini. Hasan Hanafi (Mesir). yakni hanya dalam tradisi Fiqh dan Usul al. dialog. Nasr Hamid Abu Zaid (Mesir). al-mutahawwil. Membicarakan (epistemologi) Islam secara parsial. Apa yang masih harus dianggap dan diyakini sebagai yang “tetap” dan apa yang tidak bisa tidak harus “berubah”? Apakah yang dianggap dan dipercayai sebagai qat’iy (yang pasti atau tetap) dalam fiqh dan usul al-fiqh sama dengan apa yang dianggap al-tsabit (yang tetap) dalam budaya dan ilmu pengetahuan? Begitu juga dalam hal yang dianggap . sehingga harus bersentuhan dan berkenalan dengan metode filsafat dan metode berpikir sains pada umumnya. tidak mudah mengoperasionalisasikannya di lapangan pendidikan. tanpa sekaligus melibatkan pembicaraan tentang yang berubah (matter. dengan kebeningan dan kejernihan hati. Abdullah Saeed dan Jasser Auda. Lebih populer. mempertemukan dan mendialogkan antara kedua entitas pola pikir tersebut. tidak tetap). Tidak bisa hanya membahas yang tetap-tetap saja (form. al-tsawabit. tidak berubah) wa al-Mutaghayyirat (hal-hal yang diyakini atau dianggap “berubah-ubah”. berbenturan dan berseberangan. ada di berbagai negara-negara di dunia. komunikasi. khususnya dalam lingkup kajian penomenologi.mau tidak mau kita perlu mengenal cara berpikir secara lebih umum ruang lingkupnya.baik pada tingkat person-person atau individu-individu. qat’iyyat). jika persoalan cara berpikir ini tidak dijelaskan dengan baik – meskipun tidak memuaskan seluruhnya – akan muncul banyak keraguan dan benturan di sana-sini – mengikuti bahasa populer digunakan dalam dunia maya: saling membid’ahkan. dzanniyyat). karena para pelaku atau aktor di lapangan. general pattern.bertentangan. yang sedang dicoba dirumuskan ulang secara serius oleh para pembaru pemikiran Islam. Kecuali. Ketika menyebut (Epistemologi) Islam. particular pattern. saya akan membawa peta percaturan dunia epistemologi Islam dalam menghadapi dunia global lewat prisma model berpikir dua pemikir Muslim kontemporer. Di sini sulitnya mengangkat tema pembahasan diatas. Seringkali kedua atau ketiga alat analisis entitas berpikir dalam dua tradisi khazanah keilmuan yang berbeda ini. konsensus. Tidak boleh ada pemaksaan kehendak atas nama apapun. murtad . yang mampu memberi inspirasi pendirian sekolah-sekolah bilingual secara lintas negara. Antara lain seperti. pendukung dan penggemarnya untuk mempertemukan dan mendialogkan antara kedua model entitas berpikir yang sulit diatas.

di wilayah mayoritas non-Muslim. yang sehari-hari memang tinggal dan hidup di negaranegara sumber dari globalisasi itu sendiri. yaitu Australia dan Eropa. Kedua. mencari penghidupan. Islam progressif adalah merupakan upaya untuk mengaktifkan kembali dimensi progressifitas Islam yang dalam kurun waktu yang cukup lama mati suri ditindas oleh dominasi teks yang dibaca secara literal . belum masuk dalam wilayah praktik. Selain itu. Pada dirinya ada spirit bagaimana ajaranajaran Islam itu bisa shalih li kulli zaman wa makan. bahwa disana ada genre baru kelompok masyarakat dan corak intelektual Muslim yang tumbuh berkembang di wilayah benuabenua yang berpenduduk non-Muslim. antara being a true Muslim dan being a member of global citizenship sekaligus. Pertama. Washington DC. ilmu pengetahuan . Jakarta.dalam kadar yang berbeda-beda . berkontemplasi. dan tidak atau belum merasakan bagaimana tinggal dan hidup sehari-hari di negara-negara non-Muslim. dipertemukan dengan sungguhsungguh . (2)The Theological Puritans (Teologi Islam Puritan). baik dari segi transportasi. berpikir. Titik tekannya ada pada hukumhukum fiqh yang ditafsirkan dan dikembangkan oleh para ulama periode pra Modern. globalisasi dan perubahan sosial dalam praktik hidup seharihari. Tafsir. Sebelum dipaparkan bagaimana kerangka kerja Progressif-Ijtihadi dalam melakukan penafsiran Al-Qur’an. belum lagi para pemikir Muslim dari tanah air. tidak lagi cukup. mereka sengaja dipilih untuk mewakili suara ‘intelektual’ minoritas Muslim yang hidup di dunia baru. Kecenderungan pemikirannya adalah pada aspek politik Islam dengan tujuan akhir mendirikan negara Islam. Ulum al Din (Kalam. Spirit semacam inilah yang ia sebut sebagai Islam Progressif. ada enam kelompok pemikir Muslim era sekarang. Lewat lensa pandang seperti itu. Saeed sangat konsern dengan dunia Islam kontemporer. budaya dan begitu seterusnya. Fiqh. yaitu pendidikan di Saudi Arabia dan karir akademik di Melbourne Australia menjadikannya kompeten untuk menilai dunia Barat dan Timur secara objektif. Metode berpikir yang digunakan oleh Muslim Progressif inilah yang disebutnya dengan istilah progressif . bahkan tidak lagi valid. ada hal lain yang hendak ditegaskan pula di sini bahwa manusia Muslim yang hidup saat sekarang ini di mana pun mereka berada adalah warga dunia (global citizenship). Fokus pemikirannya ada pada dimensi etika dan doktrin Islam. Melbourne. New York. Karachi. untuk tidak mengatakan hanya terbatas 52 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . berperilaku. berkomunitas. Dominasi teks ini oleh Mohammad Abid al-Jabiry disebut sebagai dominasi epistemologi atau nalar Bayani dalam pemikiran Islam. Berlin. dan peneliti tersebut . Bicara umat Islam sekarang ini. (4) The Islamist Extremists (Islam Garis Keras). Koln. Teheran. hanya menyebut atau membayangkan secara konvensional seperti Kairo. globalisasi yang masih dalam tarap teori. berinteraksi dengan negara dan warga setempat. ekonomi. mereka datang dari berbagai belahan dunia dan benua yang berbeda. penulis. Dunia baru tempat mereka tinggal dan hidup seharihari bekerja. berijtihad. Hadits) yang telah didialogkan . New Jersey. ada dinamika dan dialektika antara keduanya. Ada beberapa alasan mengapa dipilih dua pemikir Muslim kontemporer tersebut. Kombinasi institusi pendidikan yang diikuti. dan bukannya globalisasi dalam Theory. Muhammad Abid al-Jabiry (Marokko). social sciences dan humanities kontemporer sebagai pisau analisisnya dan cara berpikir keagamaannya. bertindak dan berperilaku dalam dunia global. Sudah barang tentu. Paris. Michigan. tanpa harus menunggu petunjuk dan fatwa-fatwa keagamaan dari dunia mayoritas Muslim. Keempat. Islam yang Berkemajuan yang dinyatakan dalam judul tulisan ini adalah Islam yang berada ditengah-tengah arus putaran Globalisasi dalam Praxis. teknologi. namun keduanya menguasai khazanah intelektual Islam klasik-tengah-modern-posmodern dan mempunyai basis pendidikan Islam di Timur Tengah (Saudi Arabia dan Mesir).untuk tidak menyebutnya diintegrasikan . dalam perjumpaaan antara local dan global citizenship ini ada pergumulan dan pergulatan identitas yang tidak mudah. Huston. Mereka hidup di tempat yang sama sekali berbeda dari tempat mayoritas Muslim dimanapun mereka berada. Bukan globalisasi yang diteoritisasikan dan dibayangkan oleh para intelektual Muslim yang tinggal dan hidup di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. di tengah-tengah arus deras era perubahan sosial yang mengglobal seperti saat sekarang ini. komunikasi. Menurut Saeed. Memiliki kecenderungan menggunakan .GAGASAN Serikat)dan lain-lain seperti Mohammad Arkoun (Perancis). bertindak.dengan Dirasat Islamiyyah yang menggunakan metode sains modern. yang corak pemikiran keagamaan berikut epistemologinya berbeda-beda (l) The Legalist-traditionalist (Hukum (fiqh) Tradisional). yang berujung pada pencarian sintesis baru yang dapat memayungi dan menjadi jangkar spiritual bagi mereka yang hidup dalam dunia baru dan dalam arus pusaran perubahan sosial yang global sifatnya. tulisan ini juga ingin menyadarkan manusia Muslim yang tinggal di negara-negara Muslim mayoritas. kedua pemikir.tanpa pemahaman kontekstual. Progressif-Ijtihadi dalam tafsir Al-Qur’an Abdullah Saeed adalah cendekiawan Muslim yang berlatar belakang pendidikan bahasa dan sastra Arab serta studi Timur Tengah. bergaul. ada baiknya dilihat di mana posisi Muslim progressif dalam trend pemikiran Islam yang ada saat ini. melakukan penelitian. Apa arti Berkemajuan bagi mereka? Kedua-duanya mengalami sendiri bagaimana mereka harus berpikir. pencetus dan penggerak roda globalisasi. Chicago dan lain-lain. Yaitu dunia global seperti yang benar-benar dialami dan dirasakan sendiri oleh para pelakunya di lapangan. Istanbul atau Riyadh tetapi sekarang kita juga perlu belajar menerima kehadiran Muslim dari London. Subjeknya disebut Muslim Progressif. adalah karena mereka hidup di tengah-tengah era kontemporer.ijtihadi. menggunakan terma dokumen persyarikatan yang dikutip diatas. Sebutlah era Berkemajuan. dalam paham minoritas Muslim yang tinggal di negara Barat. al-Fikr al-Islamiy dan Dirasat Islamiyyah kontemporer dengan baik. Ketiga. Kualalumpur.mempunyai kemampuan untuk mendialogkan dan mempertautkan antara paradigma Ulum al-Din. (3) The Political Islamist (Politik Islam).16 SYAWAL H sebagai warga lokal (local citizenship). Dengan kata lain. berinteraksi. Yakni. Ulum Al-Qur’an. mengambil keputusan.

Abdullah Saeed memang tidak menyebut penggunaaan metode dan pendekatan tersebut secara eksplisit disitu. Sekilas tampak jelas bahwa corak epistemologi keilmuan Islam kontemporer. Pakistan. (2) mereka cenderung mendukung perlunya fresh ijtihad dan metodologi baru dalam ijtihad untuk menjawab permasalahan-permasalahan kontemporer.15 SEPTEMBER 2011 53 . Bagaimana reaktualisasinya dalam praktik pendidikan di lingkungan perguruan (tinggi) Muhammadiyah? Jika kriteria. Menghadapi dan merespons gerakan Ahmadiyah di Indonesia juga menjadi salah satu agenda besar umat. Kategorisasi dan klasifikasi trend pemikiran Islam oleh Saeed dan Tariq Ramadan ini memang berbeda dari yang biasa dikenal di tanah air tahun 80an. maka perlu ditekankan perlunya kata fresh di situ. Kedua. tetapi metode penafsirannya telah didialogkan. yang terdiri dari Hadits. Dalam Epilogue. HAM dan hubungan yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim. dan berupaya menafsir ulang pemahaman agama (lewat ijtihad) dengan menggunakan perangkat metodologi ilmu-ilmu modern (sains. h. cara kerja dan paradigma yang lama. Ketiga. dikunyah dan disimpulkan dengan baik . Tampak jelas bahwa Abdullah Saeed meneruskan dan mengembangkan lebih lanjut metode tafsir Al-Qur’an. adalah berbeda dari corak epistemologi keilmuan Islam tradisional. (Abdullah Saeed. social sciences dan humanities) agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat muslim kontemporer. HAM. bagaimana membangun sikap sosial seorang Muslim merespons perbedaan adalah agenda yang belum tuntas dan menjadi pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya. h. (Tariq Ramadan. keadilan gender. Bab 12. Penggunaan metode kesarjanaan dan epistemologi tradisional masih ada. Abdullah Saeed menambahnya dengan katakata “fresh” ijtihad. Hanya bedanya. yang pasti menyamakan antara keduanya adalah perlunya “ijtihad”. lebih-lebih keadilan Gender.) Abdullah Saeed menjelaskan pandangan dan kritiknya terhadap Ilmu-ilmu Syari’ah (lama). tidak bisa merubah pola pikir dan mind set. baik Muslim ataupun non-Muslim. maka kita akan lebih mudah untuk melakukan benchmarking atau perbandingan antara keduanya. hukum. Persoalan humanities kontemporer tidak akan dapat dipahami. usul al-fiqh dan tafsir jika hanya berhenti dan puas dengan menggunakan metode. dan relasi yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim. 2004. Mungkin untuk konteks keindonesiaan dapat ditambahkan tidak terjebak pada aliran atau partai politik tertentu. dan (6) mereka meletakkan titik tekan pemikirannya pada keadilan sosial. 2006. Bandingkan dengan pandangan Ibrahim Abu-Rabi’ yang mengkritik model pendidikan Islam Tradisional dan Literalist era sekarang yang masih mem-bid’ah-kan kajian ilmu-ilmu sosial (sociology. yang dirumuskan oleh Abdullah Saeed tersebut dipersandingkan dan didialogkan dengan konsep Islam yang Berkemajuan menurut Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua. Salafi Literalism. tetapi pencantuman dan penggunaaan istilah ‘pendidikan Barat modern’ adalah salah satu indikasi pintu masuk yang dapat mengantarkan para pecinta studi Islam kontemporer ke arah yang saya maksud. baik pada ranah intelektual. Salafi Reformism. Hubungan antara Islam Sunni dan Syi’iy tidak selalu harmonis di berbagai tempat. (5) mereka tidak mengikutkan dirinya pada dogmatism atau madzhab hukum dan teologi tertentu dalam pendekatan kajiannya. harus direfleksikan dalam hukum Islam. tetapi jalan di tempat. Hukum Islam tradisional memerlukan perubahan dan reformasi substansial dalam rangka menyesuaikan dengan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . ekonomi atau teknologi. h. dari pendahulunya Fazlur Rahman. Ini tidak mudah dalam praktiknya. ibid. h. Kemudian. Yaitu para pemikir muslim kontemporer yang mempunyai penguasaan khazanah Islam klasik (classical period) yang cukup. Liberal or Rational Reformism. Fanatisme kelompok atau semangat thai’ifiyyah dihindari oleh Islam Progessive atau Berkemajuan. dan (6) The Progressive Ijtihadists (Muslim Progressif-ijtihadis). dimana nash-nash Al-Qur’an menjadi titik sentral berangkatnya. 2003. Karakteristik pemikiran Muslim progressif-ijtihadis. Pertama. (Abdullah Saeed. 142154). yang lebih bernuansa hermeneutis. maupun Indonesia. Political Literalist Salafism. (Abdullah Saeed. keduanya sama-sama tidak ingin terjebak pada dogmatism madzhab hukum atau paham teologi tertentu. (4) mereka secara teguh berkeyakinan bahwa perubahan sosial. Beranggapan bahwa agama merupakan urusan pribadi (private matter).). dalam hal tafsir. jika epistemologi keilmuan Islam masih menggunakan metode dan pendekatan Ulum al-Din lama. anthropology) dan filsafat kritis (Critical Philosophy) dalam pendidikan Islam pada level apapun. 2006. Tariq Ramadan juga menengarai ada 6 kecenderungan pemikiran Islam abad akhir abad ke 20 dan abad ke 21. yang kemudian muncul dalam nama mata kuliah seperti Aliran Modern dalam Islam (Modern Trend in Islam). Omit Safi (Ed. Juga isu-isu dan persoalan-persoalan Humanities kontemporer terlihat nyata ketika Saeed menyebut Keadilan sosial. prasyarat keilmuan dan langkah-langkah metodologis yang digunakan oleh Islam Progressive atau Islam yang Maju. ketika para ilmuan lebih menekankan pada perbedaan antara Traditionalism dan Modernism. (5) The Secular Muslims (Muslim Sekuler). dan Sufism. baik di Timur Tengah. moral. Apakah ada ijtihad yang tidak fresh? Bisa jadi memang ada. Jika ditarik ke atas. Ijtihad dilakukan. 142-50. 142-154. dalam pandangan Saeed. yang melibatkan social sciences dan humanities kontemporer dan filsafat kritis (Critical Philosophy). dijelaskan oleh Saeed dalam bukunya Islamic Thought adalah sebagai berikut: (1) mereka mengadopsi pandangan bahwa beberapa bidang hukum Islam tradisional memerlukan perubahan dan reformasi substansial dalam rangka menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Muslim saat ini. (3) beberapa diantara mereka juga mengkombinasikan kesarjanaan Islam tradisional dengan pemikiran dan pendidikan Barat modern.GAGASAN kekerasan untuk melawan setiap individu dan kelompok yang dianggapnya sebagai lawan. 24-28). dia mengajukan metode alternatif untuk dapat memahami teks-teks kitab suci sesuai dengan perkembangan dan tuntutan tingkat pendidikan umat manusia era sekarang ini. yaitu Scholastic Traditionalism. dikawinkan dan diintegrasikan dengan penggunaan epistemologi baru. Karena biasanya memang ada ijtihad tetapi tidak fresh. Pada kategori yang terakhir inilah posisi Muslim progressif berada.

akhlak. .16 SYAWAL H Dalam dunia keagamaan dan sosial. baik di lingkungan Pimpinan Pusat. seperti tersebut diatas . 2010.telah dilakukan oleh Muhammadiyah. Yang perlu dicermati adalah kenyataan bahwa Persyarikatan Muhammadiyah sudah “gemuk”. Kedua. Kesarjanaan dan khazanah Islam tradisional dikuasai dengan baik dan matang. Poin ini dalam batas-batas tertentu . khususnya di bidang ibadah. Apalagi. New York: Palgrave Macmillan. baik dari segi amal usaha maupun pengurusnya. tetapi sekaligus didialogkan dan dikombinasikan dengan pemikiran dan kesarjanaan pendidikan Barat ( baca: sains.).belum menyebut secara eksplisit “relasi yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim”. aplikasi dan reaktualisasinya di lapangan ditemui kejanggalan dan keanehan-keanehan dalam ber-Muhammadiyah. Artinya. Linnan (Ed. atau berbeda seratus persen. ibadah dan lain sebagainya. Hadits. lebih-lebih di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah untuk membuat check list sejauhmana criteria Islam yang Berkemajuan yang termaktub dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua. Belum lagi mengenal kebutuhan sosial masyarakat Muslim minoritas di negara-negara Barat.H. keadilan gender. tetapi – kalau saya tidak salah mengutip dari proposal pengajian Ramadlan pimpinan Pusat Muhammadiyah . problem dikotomi ilmu-ilmu umum dan ilmu-ilmu agama di lingkungan perguruan (tinggi) Muhammadiyah. Badan. Apakah fiqh aghlabiyyah atau aktsariyyah (mayoritas) dalam hal mu’amalah ijtimai’yyah ( hubungan sosialkemasyarakatan) harus berlaku utuh dalam masyarakat minoritas Muslim di negara-negara mayoritas non-Muslim adalah merupakan pertanyaan yang belum terjawab secara memuaskan.) Adalah tugas para pakar di lingkungan Muhammadiyah. dalam praktik. didiskusikan dan dicari titik temu antara konsep Islam Progressive dan Islam yang Berkemajuan Muhammadiyah adalah sebagai berikut: Pertama. karena Muhammadiyah tidak hidup dalam ruang kosong. pada tahun 2007. Tahu-tahu. baik itu tafsir. Tanpa upaya seperti itu. tidak ada memang yang dapat dikatakan sama seratus persen. ilmu-ilmu sosial dan humaniora). Akibatnya. Adapun hal-hal yang masih perlu diolah. mi’ah min mi’ah. dengan cara menyelipkan ‘ideologi’ lain yang tidak sejalan dengan Pernyataan Pikiran yang bernas diatas. baik di lingkungan intern fakultas agama maupun di lingkungan fakultas umum. mengambil jalan sendiri dalam penerapannya. yang menegaskan perlunya hubungan yang harmonis antara Islam dan Kristen berlandaskan Love of God (Mencintai Tuhan) dan Love of the Neighbour (Mencintai Tetangga). “jalan lurus” bermuhammadiyah dan gap antara yang seharusnya (das sollen) yang tercatum dalam Pernyataan Pikiran dan apa yang senyatanya (das sein) dalam alam praktik dapat dijembatani lewat mediasi al-tawashi bi al-haq wa al-tawasyi bi al-sabr. sebagian aktivis Muhammadiyah tidak lagi dapat menyandang predikat “Berkemajuan”.E.(A Common Word Between Us and You. dan juga dinamika gerakan Islam transnasional di luar Muhammadiyah sedikit banyak akan berpengaruh pada dinamika intern dalam persarikatan Muhammadiyah. dokumen Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua telah secara tegas menyebut perlunya keadilan sosial. khususnya di bidang pendidikan. 2007 C. dokumen pernyataan atau statement organisasi hanyalah dokumen umum. jika tidak salah. tetapi belum memerinci bagaimana pendekatan (approach) dan metode (method). karena istilah “berkemajoean” memang dulunya pada tahun 1912 sangat asing (bada’a ghariban) dan istilah itu sekarang pun kembali menjadi terasa asing (ya’udu ghariban) pada awal abad ke 21 ini. antara yang satu komunitas dan lainnya. “Reaktualisasi Islam yang Berkemajuan” di lapangan paska perhelatan muktamar masih perlu dibarengi dan diikuti cara kerja keilmuan studi ke-Islaman yang sistimatis. 1428 A. dari Bustanul Atfal sampai perguruan tinggi. juga Waleed El-Ansary dan David K. tekun dan berkesinambungan agar dalam penerapannya di lapangan tidak salah arah. produk Muktamar ke-46 (2010) tersebut parallel. pengikut agama apapun dan dimanapun tidak bisa menghindar untuk tidak mengangkat isu ini. tetapi warga Muhammadiyah pada umumnya belum dapat memahami secara utuh dan bagaimana cara mengelola berbagai perbedaan di lingkungan intern umat Islam maupun ekstern dengan non-Muslim. apalagi sampai ke theoretical framework. Dalam era global citizenship dan borderless society seperti saat sekarang ini. yang digunakan jika ingin diaplikasikan di lapangan dalam bidang-bidang kajian keagamaan Islam. Dalam Islam Progessif. Muslim and Christian Understanding: Theory and Application of “A Common Word”. tetapi aktualisasi dan reaktualisasinya di lapangan adalah hal lain. lembaga dan amal usaha yang telah terlanjur gemuk. Ortom dan lain-lain. dokumen sejarah yang sangat penting dalam perguliran Muhammadiyah memasuki abad kedua dikhawatirkan akan berbelok arah. sehaluan. sehingga memengaruhi cara dan metode melakukan fresh ijtihad diatas dalam mencari dan merumuskan model keberagamaan kontemporer.GAGASAN kebutuhan masyarakat Muslim kontemporer saat ini. Tetapi barometer dan kompas petunjuk arah adalah perlu. Dinamika sosial-politik (keagamaan) dan dinamika organisasi sosial-keagamaan di tanah air. Pernyataan Pikiran Muhammadiyah memasuki abad kedua adalah satu hal. Akan sangat mudah ‘lemak’ menempel di badan.. kalam. tidak ada dikotomi antara keduanya. hak asasi manusia.. layanan kesehatan dan lain-lainnya. menyalip dalam tikungan kepentingan para aktor dan aplikator di lapangan – karena dalam realitas di lapangan setidaknya memang ada enam (6) trend pemikiran Islam. Jordan: The Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought. Daerah dengan berbagai Majelis. berbeda atau berseberangan dengan apa yang disebut-sebut sebagai Islam Progressif dalam dunia akademik kajian ke-Islaman kontemporer. Ada dokumen yang ditandatangani 139 intelektual dan ulama Islam dari seluruh dunia. Bahkan tidak menutup kemungkinan aplikator di lapangan malah mengambil jalan lain – untuk tidak menyebutnya berbalik arah – tidak seperti yang diharapkan dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua yang ‘disepakati’ oleh muktamirin dan Pimpinan Pusat Persyarikatan serta masuk dalam dokumen resmi Muktamar ke 46 di Yogyakarta. sebagai petunjuk umum warganya. 54 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Semoga dalam forum-forum seperti Pengajian Ramadlan seperti ini. Wilayah. Masih terasa di lingkungan Muhammadiyah adanya cleavage (keterpisahan) atau gap antara keduanya.

15 SEPTEMBER 2011 55 .SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .

Secara umum. ilmu pengetahuan dan lain-lain.16 SYAWAL H P Sebagai organisasi modern terbesar di dunia. tantangan yang pertama. agak sedikit sulit dikenali karena sifatnya yang invisible. baik yang bertujuan destruktif maupun konstruktif. Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah. Tetapi persoalannya adalah pemikiran yang dianggap baik di luar sana belum tentu tepat dan baik untuk Muhammadiyah. seperti. Muhammadiyah memiliki seperangkat nilai dan konsep-konsep baku yang menjadi landasan bagi aktivisnya dalam ber-Muhammadiyah. dan berada pada wilayah abu-abu (gray area). Penggunaan istilah-istilah tersebut. sebagai ungkapan otentik KH Ahmad Dahlan.WAWASAN MUHAMMADIYAH Kesiapan AMM dalam Upaya Revitalisasi Islam yang Berkemajuan SALEH P. dan tantangan yang sifatnya mengganggu perkembangan amal usaha Muhammadiyah. ada dua jenis ideologi yang perlu dicermati dan dikaji secara mendalam. dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. dan lain-lain. dan pembaruan (tajdid) gerakan sosial kemasyarakatan di pihak lain. juga menimbulkan kontroversi karena pada tataran praksis seringkali atributatribut tersebut cenderung berimplikasi negatif terhadap citra Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. politik. Islam modernis. 56 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . upaya infiltrasi ideologi lain ke dalam Muhammadiyah harus diantisipasi dan diwaspadai. abstrak. Berkenaan dengan tantangan terhadap ideologi. Muhammadiyah bisa jadi dianggap sebagai ancaman bagi munculnya gerakangerakan sosial lain yang ada di tengah masyarakat. Bandingkan dengan penggunaan atribut lain terhadap Islam. Mukaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. maupun pengembangan gerakan ideologi lain. Akan tetapi. sampai saat ini dijadikan sebagai referensi utama dalam mengayunkan langkah pengembangan gerakan dakwah Muhammadiyah. Islam neomodernis. Kepribadian Muhammadiyah. Muhammadiyah memiliki daya pikat tersendiri bagi dunia luar. Bagi yang bertujuan destruktif. Islam neo-tradisionalis. Banyak kepentingan luar terhadap Muhammadiyah. ekonomi. di samping multiinterpretasi. Khittah Perjuangan Muhammadiyah. teknologi informasi. Islam yang berkemajuan selalu membuka diri bagi munculnya ide-ide baru dalam menyikapi perkembangan sosial. Pada tataran aplikasi gagasan. tantangan Muhammadiyah dibagi ke dalam dua bentuk: tantangan yang sifatnya merusak tatanan ideologi Muhammadiyah. Sejalan dengan arus perkembangan ideologi di pentas global. agama. Tantangan kedua umumnya mudah diidentifikasi karena bisa dirasakan dan dibuktikan secara faktual melalui evaluasi-evaluasi berkala terhadap perkembangan AUM. Terbuka dan Infiltrasi Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan atribut Islam yang berkemajuan telah membawa implikasi yang sangat positif dalam pengembangan gerakan dakwah Muhammadiyah. maka istilah Islam yang berkemajuan adalah atribut yang paling tepat digunakan dalam menggambarkan purifikasi Islam di satu pihak. di antaranya. Sementara yang bertujuan konstruktif bisa jadi menilai apa yang dilakukan Muhammadiyah selama ini perlu disempurnakan agar sesuai dengan tuntutan zaman. Ideologi yang dianut . Tidak jarang di kalangan aktivis Muhammadiyah sering sekali muncul stigmatisasi terhadap sikap dan paham keberagamaan seorang warga Muhammadiyah lainnya. maka tidak tertutup kemungkinan akan adanya infiltrasi ideide yang bertentangan dengan ideologi Muhammadiyah. Hasil karya Muhammadiyah selama seratus tahun terakhir ini merupakan bukti kongkret dari implikasi positif tersebut. Islam liberal. Islam tradisionalis. Islam radikal. Pertama adalah ideologi yang diidentifikasi bersumber dari praktik dan paham keagamaan masyarakat Islam Timur Tengah. Islam fundamentalis. Oleh karena terbuka kepada ide-ide baru. baik berupa gerakan politik. Bila dilihat dari sisi atribut yang disematkan kepada Islam. yang dalam banyak literatur disebut dengan Arabisme. Namun perlu dicermati bahwa gagasan Islam yang berkemajuan juga memiliki tantangan tersendiri. DAULAY enggunaan istilah Islam yang berkemajuan. Ketepatan penggunaan istilah tersebut terbukti dari sedikitnya perdebatan konseptual yang mengitari penggunaan istilah ini dalam literatur-literatur Kemuhammadiyahan.

kaderisasi di Muhammadiyah juga harus diorientasikan ada penguasaan ideologi-ideologi di luar Muhammadiyah. Landasan berpikir mereka dalam menerapkan ajaran Islam adalah humanisme. Persoalannya adalah kaderkader Muhammadiyah belum banyak yang memiliki pengetahuan khusus tentang isu-isu tersebut sehingga tidak berani bersuara lantang. Semua kita pasti mengatakan bahwa tugas ini adalah tugas yang sangat berat. dan pemikiranpemikiran yang bersumber dari khazanah filsafat Barat. Kedua adalah ideologi yang diidentifikasi bersumber dari cara pandang (world view) masyarakat Barat. Melihat kondisi ini. Beranjak dari titik ini. tidak jarang terjadi perpecahan dan pertengkaran antara mereka dengan kelompok masyarakat Islam lainnya. Pertanyaannya. salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah kaderisasi sebagai sarana paling strategis dalam menyiapkan kader-kader militan Muhammadiyah. kaderisasi di Muhammadiyah juga perlu dilengkapi dengan kajian-kajian terhadap isu-isu kontemporer antara lain tentang ekoteologi dan perubahan iklim. ideologi yang dianut oleh kelompok ini sangat liberal. aktivis AMM tidak hanya membutuhkan pengetahuan yang komprehensif tentang ideologi Muhammadiyah. aktivis AMM membutuhkan pengetahuan yang memadai terhadap paham keagamaan kedua kelompok ini. Kesiapan AMM Terlepas dari kontroversi yang mengitari kedua jenis ideologi tersebut. Padahal. substansi. Muhammadiyah memiliki pekerjaan rumah yang cukup banyak untuk membekali para aktivis muda Muhammadiyah dengan sederet pengetahuan klasik dan pengetahuan Barat. Adalah fakta yang nyata bahwa LSM-LSM kecil kelihatannya lebih sensitif terhadap isu-isu tersebut. aktivis AMM dengan demikian tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu-ilmu klasik Islam. Berkaitan dengan hal itu pula. Berbeda secara diametral dengan jenis yang pertama. tetapi juga harus menguasai peta perkembangan pemikiran modern yang ada di negara-negara Barat. Lebih dari itu. ilmu al-tafsir. Dalam banyak kesempatan. demokrasi. mereka menilai bahwa paham keagamaan yang berbeda dengan yang mereka pahami adalah salah dan keluar dari ajaran Islam sebenarnya. Akibatnya. pendidikan. Dengan mengetahui kebaikan dan keburukan ideologi luar tersebut.• ______________________________________________ Penulis adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. bila disuarakan oleh Muhammadiyah pasti akan memiliki dampak yang lebih besar. Hanya dengan menguasai frame work berpikir mereka. pengangguran. Secara agressif. menurut saya. lalu kita bisa berargumentasi dan membentengi diri dari infiltrasi ideologi yang mereka tawarkan. apakah Angkatan Muda Muhammadiyah sudah siap menghalau dan meluruskan paham keberagamaan mereka? Agar bisa berdebat dengan mereka.WAWASAN MUHAMMADIYAH oleh kelompok ini sangat radikal dan cenderung fundamental. Bahkan. yang sering juga disebut sebagai westernisasi. Tidak mungkin kita bisa menolak ideologi mereka secara tegas tanpa mengetahui metodologi. ushul al-din dan ‘aqaid al-diniyyah dan lainlain. Dalam banyak kesempatan. Klaim kebenaran antara satu kelompok dengan kelompok yang lain menjadi tidak terhindarkan. SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . lihatlah misalnya ICW yang sangat nyaring bersuara dalam memberantas korupsi serta WALHI dan Greenpeace dalam bidang advokasi lingkungan. kesetaraan. seperti ulum al-hadits. kelompok ini tidak segansegan melakukan penafsiran-penafsiran baru terhadap paham keagamaan yang telah mapan di tengah-tengah masyarakat. mereka tidak segan-segan untuk mempertanyakan otoritas dan kebenaran teks-teks suci yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. korupsi dan kemiskinan. Bila dahulu orientasi kaderisasi lebih diarahkan pada semata-mata pembumian ideologi Muhammadiyah. Ideologi dan paham keagamaan semacam ini tentu saja sangat meresahkan kelompok yang pertama. dan isu-isu kemanusiaan lainnya. dan cakrawala berpikir mereka. maka ke depan. maka aktivis Muhammadiyah dapat memahami ajaran Islam yang sebenar-benarnya. sirah nabawiyah. Banyak sudah kajian akademik yang dilakukan dalam melihat dan menjustifikasi keberadaan kedua jenis kelompok ini.15 SEPTEMBER 2011 57 . mereka berlomba-lomba untuk mengajak kelompok-kelompok lain untuk menerima dan mengikuti paham dan keyakinan mereka. fakta menunjukkan bahwa kedua ideologi ini cukup berkembang di tengah-tengah masyarakat. Dalam konteks reaktualisasi konsep Islam yang Berkemajuan. Untuk sekedar menyebut.

Ant. di Sengkang. di Karangkajen. Heriyah dengan Ardiansyah Rustan. Jawa Tengah. Sulawesi Selatan. di Liwa. MA. Karena dinilai lamban dalam kasus pemalsuan surat putusan MK. Paling calonnya. benar dong. anak ketiga pasangan Robby H Abror. MENIKAH: A Agustaf Mayang. Mergangsan. bagaimana supaya UAN nilainya tinggi. 16 Juli 2011.. Ditambah mendung dan gelap. Kalimantan Barat. dan harus memberikan contoh. Nasriani Dwi Yulianti. SPd. anak kedua dari Mashuri Mashuda dengan Elyusra. 16 Juli 2011 di Yogyakarta Astuti dengan Debby Arisandi. S.. Hj Ramlah Nasution Batubara. Sulawesi Selatan. Djermani (75 tahun). di Sengkang. di Yogyakarta. DPR ancam potong dana Polri. *** Presiden: Demokrasi harus tetap hidup. *** DPR: Kabut kasus Bank Century semakin tebal. 6 Juli 2011. *** Menkum HAM: Muhammadiyah harus dorong clean government Betul. Agustina Pasaribu binti H Wardani Pasaribu dengan Muhammad Rangga Sukarno bin HM Abduh Norlias. *** BUNG SANTRI 58 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . 19 Juli 2011. 4 Agustus 2011. di Sengkang. SH. KPH H Gondhokusumo (70 tahun).Keb dengan Praka Yakub Lani. SAg. di Belawa. di Yogyakarta. Sulawesi Selatan. di Yogyakarta. Wajo. SH dengan A Anugrah. 11 Juli 2011. 3 Agustus 2011.. anggota DPR nyambi jadi makelar. Wajo.Farm. 20 Juli 2011. di Pati. *** JALAN PINGGIR Pemilihan Umum masih tiga tahun lagi. 26 Juli 2011. 30 Juli 2011. Motivasinya. Hidup dalam keragu-raguan.. *** Menurut hasil survei internasional. Lampung Barat. MENINGGAL: M Noer Shaleh (69 tahun). Yogyakarta. 7 Juli 2011 Ayman Nour Ramadan. di Yogyakarta. Sulawesi Selatan. 8 Agustus 2011. Tapi pembicaraan tentang Presiden sudah mulai ramai. 30 Juli 2011. Rabinranat Arsyad. di Pontianak. S. 21 Juli. Tidak usah heran.Farm. Apt. 23 Juli 2011. Ari Mantoro.. di Jakarta.S I L A T U R A H I M LAHIR: Maheswara El Fawwaz. Nurhayati Ikbal.16 SYAWAL H . Apt dengan Andi Nawir Mamala. Mhum dan Nanum Sofia. Indonesia masih termasuk negara terkorup di dunia. Ny Fatkhiyah Memed binti H Jazari Hisyam. SPsi. 2 Juli 2011. S. Ny Harikah Muhani binti Ki Bagus Hadikusuma. ST bin Muji Harjono dengan Drh Isti Widayati binti Sudarsono. karena korupsi sudah menjadi pekerjaan. di Makasar. Wajo. Polri mengancam akan menangkap anggota DPR yang memotong dana. yang itu-itu juga. Sulawesi Selatan. *** Yulianis: Proyek wisma atlit ’dibeli’ dari DPR Kalau begitu. *** Mendiknas Mohammad Nuh meminta guru memberikan motivasi kepada siswanya. Wajo. AM.

“Manakala kita ikhlas. Allah akan memberikan kemudahan. diisi pengajian umum oleh Wakil Ketua PDM. Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Medan Baru. PW IPM DIY mengadakan launching lagu dan buku panduan IPM. H Muniri. Sumatera Utara. dilakukan sera terima jabatan dari pengurus lama ke pengurus baru masing-masing majelis dan lembaga. Usai pelantikan. baru kali ini ada pelantikan pengurus Majelis dan Lem- baga. bahwa sepanjang sejarah Muhammadiyah Cirebon. Adapun Ketua terpilih dalam musyawarah Cabang Aisyiyah Medan Baru adalah Fatimah Satmoko. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon periode 2010-2015. H Yursalim Nasution. Demikian pula PD IPM Kota Surabaya mengadakan peringatan Milad setengah abad IPM. Dalam acara baksos ini. terpilih sebagai Ketua PCM Medan Baru periode 2010-2015. Rifian K KETUA PDM LANTIK PENGURUS MAJELIS DAN LEMBAGA CIREBON. dilaksanakan pengobatan massal secara gratis. Acara yang diketuai Lina Hanifah ini . ron AKTIVITAS AMAL USAHA Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan beberapa waktu yang lalu mengadakan bakti sosial. BSc. KH Herman Abdullah. Slamet Nur Ahmad Effendi. dan H Rustam Manan. PD IPM Bantul. Pelantikan Majelis dan Lembaga ini. Drs Ahmad Dahlan. Drs Ali Asman Harahap. Rasa syukur itu harus ditunjukkan dengan kinerja yang berkualitas dari pengurus secara kontinyu dalam menggerakkan Muhammadiyah Abad kedua ini.” ujar beliau. mulai dari SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011 59 . Drs H Ibnu Hajar Harahap dan Ir H Syahrul Jalal dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan. Namun harus tetap kritis. dengan mengadakan tiga acara. PD IPM Gunungkidul dan PD IPM Kota Yogyakarta. Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Labuhanbilik. Ketua Majelis Ulama Kecamatan Panai Tengah.. Dalam sambutannya beliau mengatakan. Labuhanbatu. Muscab yang diawali dengan pawai ta’aruf mengelilingi kota Labuhanbilik ini. PW IPM DIY mengadakan pertemuan lintas daerah IPM DIY. Pimpinan Ranting beserta Ortom se-Cabang Muhammadiyah Medan Baru. bazar akbar dan pameran pendidikan. kunci sukses mengurus Muhammadiyah adalah keikhlasan. Sedangkan anggota pimpinan adalah. bertempat di Universitas Muhammadiyah Surabaya. MAg beberapa waktu yang lalu melantik jajaran pengurus Majelis dan Lembaga dilingkungan PDM Cirebon. Baik dari segi perekonomian maupun dari segi religius. Hadir dalam Muscab ini. Yaitu. alumni PW IPM DIY. PD IPM Kulonprogo. dilakukan untuk pertama kalinya selama kepengurusan Muhammadiyah di Cirebon. Surya Utama Lubis. dilaksanakan di aula PWM DIY. diiikuti oleh seluruh unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Medan Baru. Dipilihnya tempat ini karena termasuk daerah minus. tingkat SMP/MTs dan SMA/ SMK se-Kota Surabaya. Fachruddin Lubis. Sekretaris Camat Panai Tengah. dimeriahkan oleh pasukan drumband.PAWAI TA’ARUF MERIAHKAN MUSCAB MUHAMMADIYAH DAN AISYIYAH LABUHANBILIK. Drs Lahmudin Lubis dan Ir Dalius M Nur. H Rustam Manan MUSCAB MUHAMMADIYAH DAN A ISYIYAH MEDAN BARU MEDAN. dalam sambutannya mengatakan. yang diikuti oleh rombongan PDM dan PDA Labuhanbatu. Drs Ahmad Dahlan. belum lama ini telah dilaksanakan di kompleks Masjid Taqwa Labuhanbilik. AMd. Lc. Ketua PDM Cirebon. Bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. pagelaran seni pelajar dan olimpiade matematika – fisika. dibuka oleh Ketua PDM Labuhanbatu. Kecamatan Bluluk. Musyawarah Cabang yang dilaksanakan di kompleks Perguruan Muhammadiyah PRM Sei Putih Barat ini. Musyawarah Cabang dan Aisyiyah kali ini berhasil memilih H Lukmanul Hakim sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Dahniati sebagai Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah periode 20102015. Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah ini. MAg. Untuk itu. Hadir dalam acara ini Ketua Umum PP IPM. Drs Ali Amin Tanjung. Sebelumnya. serta undangan lainnya. Dalam Musyawarah Cabang Muhammadiyah kali ini. Acara yang dilaksanakan di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon ini. Kegiatan ini diikuti PW IPM DIY. beliau mengajak untuk bersyukur dengan terselenggaranya acara ini. Deny Rochman MILAD IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH Dalam rangka memperingati Milad IPM yang ke-50. Kota Medan baru-baru ini telah melaksanakan Musyawarah Cabang. Hadir dalam acara ini. Muscab ini dihadiri sekitar 250 orang dari keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah. Kabupaten Lamongan. Dan kepada seluruh keluarga Muhammadiyah agar menjadi mitra Pemerintah. Bakti sosial kali ini dilaksanakan di Desa Kuwurejo. H Agustiar mewakili Camat.

dosen. tugas yang akan diemban 5 tahun ke depan akan terasa lebih ringan. STIE Muhammadiyah Cilacap. pentingnya menjadi kader Aisyiyah yang mampu mewarnai nilainilai kebudayaan Islam yang selaras dengan zaman. Prof DR H Yunahar Ilyas.” ujar Eko Wuryanto. Sementara itu. Kegiatan ini diikuti oleh segenap civitas akademika STIE Muhammadiyah. di antaranya gerakan keluarga membaca. yang terdiri dari pimpinan. baru-baru ini mengadakan kegiatan Baitul Arqam bertempat di kompleks Universitas Muhammadiyah Purwokerto. yang dilaksanakan di kompleks Muhammadiyah Ranting Bakti Karya Pasar 4 ini. Dengan demikian. yang didalamnya terdapat ada sarasehan. Umbulharjo Yogyakarta berupa adanya perpustakaan. Drs Azar Aswadi. Bakti sosial kali ini bertema. Rapat Kerja ini dilaksanakan di aula Gedung PWA DIY. belum lama ini mengadakan taaruf. serta perwakilan dari IMM. aparat desa dan warga desa Kuwurejo. Dalam rangka pembinaan umat. Di samping juga harus istiqomah dan ikhlas dalam ber-Muhammadiyah. Dalam tausiyahnya beliau mengingatkan.pemeriksaan gigi. diisi tausiyah yang disampaikan oleh Prof DR H Yunahar Ilyas. kompetisi dolanan tradisional dan juga pameran alat pembelajaran anak yang lebih dekat dengan nilai lokal. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini. Acara ini menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. dan dihadiri oleh 400 anggota dan simpatisan Muhammadiyah. Selan itu. Hadir juga dalam acara ini. yang dimulai dengan gerakan wakaf buku. dikelola langsung oleh Majelis Pendidikan Kader PWM Jawa Tengah. Islami dan mampu menjadi duta bangsa demi syiar Islam yang majemuk dan toleran. Dra Hj Cholifah Sukri. sampai kegiatan yang digelar saat itu. Guna meningkatkan budaya pikir dan keteraturan membaca yangb selama ini mulai hilang dari generasi anak bangsa. dalam acara rapat kerja Lembaga Kebudayaan PW Aisyiyah DIY.16 SYAWAL 1432 H . Ketua Lembaga Seni. “Membangun Sikap Peduli Kepada Sesama yang Mensejahterakan dan Membahagiakan”. terdiri dari pemuka agama. Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Binjai. Drs H Muhammad Idaham yang telah banyak membantu kegiatan Muhammadiyah. Fuad 60 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2. pembagian sembako sebanyak 300 paket kepada warga desa. Wakil Ketua PD Muhammadiyah Lamongan. Mulai dari pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Binjai. im RAPAT KERJA LEMBAGA KEBUDAYAAN PW AISYIYAH DIY YOGYAKARTA. Walikota Binjai dalam sambutannya mengharapkan kerjasama Muhammadiyah dan Pemerintah Daerah terus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Lc. “Dakwah itu harus menggembirakan dan memberikan solusi. Demikian pula. karyawan. Cholifah Syukri mengatakan. Pilot proyeknya di PRA Warungboto. sekaligus pengajian perdana keluarga besar Muhammadiyah se-Kota Binjai. sebagai wujud pengembangan perempuan berbudaya mandiri. MAg mengucapkan terima kasih kepada Walikota Binjai. khitanan massal. Ketua PDM Binjai periode 2010-2015. Ketua Lembaga Kebudayaan PP Aisyiyah. Lembaga Kebudayaan. dalam paparan programnya merencanakan serangkaian kegiatan. Dalam sambutannya. dengan menghadirkan beberapa pembicara baik dari PP Muhammadiyah maupun dari PWM Jawa Tengah. Acara puncak disamping ta’aruf PDM dan PDA Binjai periode 2010-2015. Karena dilaksanakan secara bersama-sama. Budaya dan Olah Raga PWM DIY. Dihadiri oleh 500 jamaah. Rangkaian baksos ini diakhiri dengan pengajian akbar yang disampaikan olehAbdul Hamid Muhanan. Jangan sampai kader Aisyiyah hanya mampu diwarnai oleh budaya yang semakin lama justru menggiring kearah konsumerisme dan juga kebarat-baratan atau cenderung berideologi pribumi yang jauh dari nilai-nilai Islam. pemeriksaan katarak. Khususnya umat Islam di Kota Binjai. pemberian paket sekolah yang diberikan kepada sekitar 150 siswa yang membutuhkan. bahwa anggota dan pengurus Muhammadiyah harus tetap amanah dalam segala hal. Terakhir adalah festival dolanan anak. juga gerakan melek media dan pemilihan Putri Aisyiyah. Dalam kesempatan ini. Miet TA’ARUF PDM DAN PDA BINJAI BINJAI.

” ungkap sumber “SM”. Amin Parakkasi. belum lama lalu. Moh Nasihin. Palu.” tandasnya. PWPM Sulteng Rapat Kerja pertama berlangsung di Sekretariat PWPM di Komplek Alfurqan Muhammadiyah Jalan KH Ahmad Dahan 12. pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah. Demikian pula. selain kemampuannya membangun jaringan organisasi yang cukup besar dan kemampuannya menghasilkan karya amal usaha. Di tengah-tengah situasi dan kondisi masyarakat Sambas Kalimantan Barat yang mayoritas non Muslim. “Kita menjadi pelopor. Kader-kader Muhammadiyah yang bakal memimpin Muhammadiyah di HSU dilahirkan lewat amal usaha Pondok Pesantren Muhammadiyah “Al Muslimun” yang terletak di Desa Damar Amuntai Selatan. Wakil Ketua PWM. dalam sebuah Musyawarah Wilayah IX yang berlangsung di Asrama Haji Transit Palu. Mh Riyad. Kehadiran Klinik Bersalin Aisyiyah ini cukup memberi warna lain yang dapat menunjukkan Aisyiyah bergerak aktif menyantuni kaum pinggiran dan tidak mampu lewat gerakan sosial. Peran ormas dakwah ini semakin dinamis dengan diwarnai gerakan Aisyiyah lewat aksi pelayanan sosial. masa kepemimpinannya merupakan jalan jihad dalam perjuangan Islam. Prof Dr Juraji MHum. “Doakan Muhammadiyah di Hulu Sungai Utara mampu menunjukkan prestasi yang lebih baik di masa mendatang. untuk memberi arti penting akan kehadiran Muhammadiyah dengan gerakannya. belum lama lalu. didampingi oleh Mulkus Kisman. Kabupaten Hulu Sungai Utara. Hulu Sungai Utara merupakan salah satu basis Muhammadiyah yang kuat di daratan Kalimantan Selatan. “Pelayanan kesehatan ini memberi harapan masyarakat akan sikap kepedulian Aisyiyah terhadap derajat kesehatan masyarakat. M Ziyad. dengan keberadaan Aisyiyah. Pembuktian-pembuktian tentang karya Muhammadiyah dari daerah ini sudah teruji dan menjadi obyek studi banding dari luar. Di bagian pendidikan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gorontalo dikenal sangat kuat dalam membangun SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011 61 . Karena itu jajaran pimpinan. dan Ketua KNPI Yahdi Basma. namun dengan gerakan amal usaha cukup memberi arti penting keberadaannya. Amin Parakkasi.AMIN KETUA PEMUDA SULTENG PALU. PWPM Kalteng dilantik resmi oleh PP Pemuda Muhammadiyah. am KAB GORONTALO SIGAP KELOLA PANTI GORONTALO. Dalam acara pelantikan tersebut hadir Asisten I Gubernur Sulawesi Tengah. ap AISYIYAH SAMBAS BERPERAN SAMBAS. Kehadirannya memberi dukungan terhadap gerakan Muhammadiyah yang juga tidak lepas dari gerakan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat. secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah periode 2010-2014. Sapri. Ketua terpilih yang sebelumnya adalah Ketua Formatur. Msi. berharap. Abdul Hanif.” ujar salah seorang pengelola klinik. Sambas. Kekompakan kerja terus dipelihara dengan ikhlas untuk berdakwah. Feri H. Drs H Baharuddin HT. Muhammadiyah HSU sudah mampu mengangkat sekolah menjadi unggulan di Kalimantan Selatan bersaing dengan sekolah swasta lain. Aisyiyah mendirikan Klinik Bersalin Aisyiyah di Jalan Kuala Singkawang. Ketua PWPM. Muhammadiyah dan Aisyiyah saling membahu untuk meningkatkan dakwah Islamiyah. Kendati tidak seberapa besar jaringan yang dibangun oleh Muhammadiyah lewat jaringan Cabang dan Ranting. pengelola dan santri sangat termotivasi untuk mengembangkan Muhammadiyah agar dapat terus terbina dengan baik. ternyata juga mampu menyiapkan kader-kader pimpinan yang cukup tangguh. Arwin Arsyad. am HSU MILIKI PESANTREN AL MUSLIMUN HULU SUNGAI UTARA. Karena itu antara pengembangan pendidikan dan pengembangan pesantren menjadi dua titik perhatian yang bersinergi untuk meningkatkan kualitas ber-Muhammadiyah di HSU. MA dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Moh Buyung dan Mahfud Kambay.

Itulah sebabnya dukungan dan suport dari jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah di Denpasar untuk membimbing dan mengarahkan gerakan Muhammadiyah di Negara sangat diperlukan intensitasnya. Rektor Irwan. BSc. Pulubala. dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu. Maka diharapkan kedua lembaga pelayanan kesehatan ini. Mamuju. H Fauziansyah. Batudaa Pantai. Telaga Biru. dan Suriansyah. Tolangohula. Bukhari. Bahwa keberadaan Muhammadiyah dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di daerah terutama dalam melayani derajat kemampuan kemandirian dan kesehatan masyarakat. lewat pendirian POS Keluarga Berencana Aisyiyah. Balai Kesehatan Ibu Anak Aisyiyah. SAg. Kehadiran Panti Asuhan Yatim “Siti Khadijah Aisyiyah” di Jalan Monginsidi 39 Pinrang. am 62 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2. Drs H Difriadi. akhlak. Tugasnya sebagai risalah Rasulullah dalam dakwah membangun akidah.” katanya. “ papar sumber “SM”. husni H ADRIANSYAH KETUA PCM BATULICIN TANAH BUMBU. DR H Irwan Akib. Kehadiran Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah di Banyubiru. Di Negara bagian dari daerah Pulau Bali. Cukup besar memang jika dilihat dari jaringannya. ST. Tak terbilang anak tidak mampu yang diasuh oleh Muhammadiyah mampu hidup mandiri di kemudian hari. H Kamaruddin. Satiyo Hadi Saputra. Keberadaan Panti Asuhan Muhammadiyah yang ada di Jalan Buton 4 Denpasar Bali. Bongomeme. Namun juga tangkas dalam menyiasati strategi dakwahnya lewat pengelolaan panti asuhan dan pelayanan kesehatan yang dapat menyantuni masyarakat miskin. am NEGARA MILIKI PANTI ASUHAN NEGARA. Andalas. akan saling mendukung untuk melayani kebutuhan masyarakat akan bentuk pelayanan kesehatan yang Islami. karena juga mampu bergerak aktif membina kesehatan masyarakat di kota Gorontalo. Muh Said Ya’qub. Tibawa. Gerakan Aisyiyahnya pun tidak kalah majunya. diharapkan dapat menjadi wadah bagi pengembangan anak-anak yatim dengan bekal ilmu dan keterampilan yang unggul. SPd. Pelepasan berlangsung di Ruang VIP FKIP. BSc. kendati belum memiliki jaringan organisasi Muhammadiyah yang dapat mendukung gerakannya. Sulawesi Selatan sangat peduli terhadap masa depan anak-anak yatim yang ada di daerahnya. Kwandong. Namun dengan kasat mata gerakan Muhammadiyah ada dan terus bergerak aktif berdakwah. Limboto.16 SYAWAL 1432 H . yaitu menjadikan anak asuhnya agar survive dan mandiri membuka lapangan kerja sendiri di tengah-tengah masyarakat luas. Ir Marwan Djalal. ibadah dan muamalah umat Islam. Abdul Wadud. Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar. Simbol kepedulian Muhammadiyah terhadap peningkatan pelayanan santunan masyarakat dilakukan dengan mendirikan Panti Asuhan Muhammadiyah di Kecamatan Kota Selatan.. belum lama lalu. am AISYIYAH PINRANG PEDULI MASA DEPAN ANAK YATIM PINRANG.jaringan Persyarikatan Muhammadiyah lewat pendirian Cabang dan ranting. Kecamatan Negara atau di Jalan Udayana 80 Bali mencoba meyakinkan masyarakat. SD. Elemen Muhammadiyah di Negara yakin. Nawari Yanudin. dengan Ketua H Adriansyah. Musyawarah Cabang Batulicin akhirnya berhasil menyusun kepemimpinan PCM Batulicin periode 2010-2015. Daelam Syafudi. MPd melepas 62 orang mubaligh hijrah mahasiswa yang bertugas selama satu bulan di 23 kabupaten/ kota Polman. sehingga sangat efektif mengembangkan gerakan dakwah ke semua lini dan elemen masyarakat. Sementara itu. Sikap kepedulian ditunjukkan dengan sabar menyantuni mereka untuk dibina di panti asuhan dengan kemampuan bekal keterampilan yang memadai untuk hidup mandiri di tengah-tengah masyarakat. Adriansyah didukung anggota Drs Sunargo. SAg. “Kita mencoba terus untuk mengembangkan metode dan sistem pendidikan di panti. Barat. Kabupaten Gorontalo membangun jaringan di seluruh kecamatan yang ada. SPdI. H Ahmad Raichani. paling tidak dapat memberi dorongan motivasi semangat para pimpinan Muhammadiyah di Negara untuk berlomba-lomba mencari kebaikan dan menyejahterakan masyarakat. Sumalata. Muhammadiyah dan juga Aisyiyah berada di tengah-tengah mayoritas kaum Muslim Sulawesi Selatan. dan PAY Marhamah di Jalan Kusno Danupoyo 131 Ipilo Gorontalo. Tujuan dan misi pengelolaan panti di Pinrang sangat jelas. am PELEPASAN MUBALIGH HIJRAH MAKASSAR. Herry Susilo. Jajaran Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pinrang. Robin Nawi Husin. PCM berdiri di Kecamatan Telaga. Selatan Timur dan Dungiugi. namun demikian keseriusan dan ketegasan dalam mengelola sebuah panti asuhan sangat diperlukan untuk membentuk karakter dan jiwa anak yatim agar tidak mudah menggantungkan hidup kepada orang lain atau lembaga lain. Raksapati. yatim dan mengangkat derajat kesehatannya. Rumah Bersalin Sitti Khadijah di Jalan A Yani 27 dan Balai Pengobatan/Poliklinik Umum di tengah Kota Gorontalo. Musyawarah Cabang Muhammadiyah ke-3 Batulicin yang berlangsung di SMP Muhammadiyah Simpang Empat. menjadi mubaligh hijrah memiliki tugas yang sangat mulia. dengan kepemimpinan Ketua PWM Provinsi Bali. Dukungan jaringan organisasi PC Muhammadiyah Kota tersebar di Kota Utara. Palu dan Sorong. Batudaa. “Mubaligh dalam berdakwah harus cerdas dan memiliki kemandirian dengan pendekatan bil hikmah. dan Boliyabuto. Haji Mafrukin dapat memberikan perhatian serius akan titik perkembangan jaringan Muhammadiyah di Negara. Kendari. Majene. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pinrang sendiri sudah mendirikan Balai Pengobatan Muhammadiyah yang ada di Jalan Sultan Hasanuddin Pinrang. mengingatkan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->