SALAM REDAKSI
SUARA MUHAMMADIYAH MEMBIMBING DAN MENUNTUN

SAJIAN UTAMA
Islam berkemajuan, bagaimaan cara mengaktualkan kembali?

KALAM
Muhammadiyah, lokomotif kemajuan. Contoh kegiatannya?

WAWASAN MUHAMMADIYAH
Bagaimana kesiapan AMM dalam mewujudkan Islam berkemajuan?

TANYA JAWAB AGAMA
Bagaimana berkomunikasi dengan orang LDII?

Assalamu’alaikum wr. wb. Pembaca yang terhormat, sejak awal terbit sampai hari ini Suara Muhammadiyah adalah majalah tuntunan bagi warga dan Pimpinan Muhammadiyah. Suara Muhammadiyah selalu menjalankan misinya itu. Ini dapat dilihat bagaimana kami menampilkan rubrik seperti Tanya Jawab Agama, Tafsir, Hadits, Bina Akidah, Bina Akhlak, Pedoman, Kalam, Khutbah Jum’at. Instruksi PP Muhammadiyah dan lainnya, yang isinya dapat dijadikan tuntunan bagi warga dan pimpinan Muhammadiyah. Bahkan para muballigh Muhammadiyah dapat memanfaatkan isi Suara Muhammadiyah ketika mereka menuntun dan membimbing umatnya. Juga perlu diingat, Suara Muhammadiyah adalah majalah tuntunan resmi yang berada di bawah koordinasi langsung PP Muhammadiyah. Dengan demikian, para pembaca tidak perlu lagi meragukan isi Suara Muhammadiyah. Manfaatkan majalah ini dengan sebaik-baiknya, agar kita semua dapat maju. Dengan cara menyampaikan aspirasinya kepada Muhammadiyah. Demikianlah, sampai jumpa edisi mendatang. Wassalamu’alaikum wr. wb. (REDAKSI)

DIRASAH ISLAMIYAH
Pencerahan ilmu di Andalusia. Bagaimana prosesnya?

MENU
04 TAJUK RENCANA 06 SAJIAN UTAMA 12 BINGKAI 16 TANYA JAWAB AGAMA 16 PEDOMAN 19 KOLOM 22 DIALOG 26 KALAM 31 KHUTBAH 39 LAZIS 40 DIRASAH ISLAMIYAH 42 SOHIFAH 44 HUMANIORA 50 GAGASAN 56 WAWASAN MUHAMMADIYAH 59 DINAMIKA PERSYARIKATAN

SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011

3

TAJUK RENCANA

MUHAMMADIYAH:

MOBILISASI BESAR-BESARAN
uhammadiyah itu sebagai organisasi Islam modern terbesar hampir memiliki segalanya. Para pimpinan dan sumberdaya manusianya di atas rata-rata dalam banyak hal, bahkan banyak yang profesor doktor, sarjana, profesional, dan ustadz-ustadz ternama di setiap tingkatan. Infrastruktur dan jejaring organisasi dari Persyarikatan hingga Organisasi Otonom, Majelis, dan Lembaga sudah mapan dan meluas dengan para pimpinannya yang berkemampuan lebih dari memadai. Sementara amal usahanya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan soaial secara umum luar biasa dan relatif tak tertandingi oleh organisasi Islam lain. Pendek kata, apa yang tidak dimiliki gerakan Islam yang didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan ini? Tapi ironis, di banyak hal masih banyak panorama yang kurang menunjukkan kebesaran Muhammadiyah. Cabang dan Ranting kurang berkembang, malah ada yang hidup segan mati tak mau. Masjid dan musholla kurang terurus, malah diurus gerakan Islam lain yang tak sepaham. Organisasi Otonom Angkatan Muda kurang menggigit di akar-rumput. Kegiatan-kegiatannya kurang tajam dan tidak dikenal luas masyarakat, seperti temuan survey. Buku-buku bimbingan untuk umat masih kurang, apalagi seperti tafsir, buku Al-Islam, dan tuntunantuntunan praktis yang sangat dibutuhkan di bawah. Dan, yang paling sering terdengar dan klasik ialah kurang dana! Apakah sesulit itu Muhammadiyah untuk berkembang pesat setara dengan kebesarannya? Sebenarnya tidak. Muhammadiyah itu memiliki segalanya, tetapi yang kurang dimiliki dan memerlukan langkah terobosan ialah: memobilisasi potensi secara besar-besaran! Di sinilah problem sekaligus tantangan utama gerakan Islam yang besar ini. Bagaimana caranya agar seluruh potensi yang dimilikinya tadi benar-benar diurus, dikelola, dibina, ditingkatkan, dan dikembangkan secara lebih maksimal dan optimal. Tidak berjalan apa adanya, serba rutin, pas-pasan, dan alakadarnya seperti sering terlihat selama ini dari Pusat hingga Ranting di seluruh lini organisasi. Cobalah bagaimana amal usaha dimobilisasi. Dana disalurkan secara terorganisasi, tidak berserakan dan berjalan sendiri-sendiri seperti sekarang ini. Mereka yang bekerja di amal usaha masih banyak tidak aktif dalam Muhammadiyah di tempat tinggalnya. Sumberdaya manusianya yang lengkap belum termanfaatkan oleh Muhammadiyah dan lebih untuk kepentingan mobilitas dirinya. Masing-masing cenderung berjalan sendiri dan tidak berjaringan kuat satu sama lain. Sehingga laksana kerajaan-kerajaan sendiri. Belum menyangkut mobilisasi paham atau ideologi Muhammadiyah di amal usaha. Kita masih bisa bertanya bagaimana pimpinan Persyarikatan, Organisasi, Majelis, dan Lembaga, apakah para pimpinannya sudah aktif semuanya secara maksimal? Apakah sudah mengerahkan segala kemampuannya untuk membesarkan organisasi dan tidak sekadar sibuk sendiri-sendiri atau malah terpecah-pecah dengan kegiatan-kegiatan di tempat lain, sehingga kiprah bagi Muhammadiyah tinggal residu alias sisa? Apakah jejaring ke luar baik domestik maupun luar negeri sudah dimaksimalkan untuk kepentingan Muhammadiyah? Apakah kepandaian, ilmu, dan profesi yang dimiliki para anggota pimpinan dapat dikerahkan untuk menghasilkan buku-buku, pedoman-pedoman, dan tuntunan-tuntunan organisasi? Banyak pertanyaan seputar bagaimana memobilisasi potensi Muhammadiyah yang dapat diajukan sekaligus memerlukan jawaban pembuktian. Jika Muhammadiyah melalui Persyarikatan dan amal usahanya memiliki aset dana ratusan miliar hingga triliun, mampukan dimobilisasi atau dikelola secara kolektif sehingga menguntungkan organisasi? Demikian pula, potensi para pimpinannya yang berkemampuan dan berjaringan luas, apakah dapat dikerahkan untuk membesarkan Muhammadiyah? Haqqul-yakin, jika seluruh potensi yang dimiliki benar-benar dimobilisasi secara besar-besaran, sungguh Muhammadiyah akan menjadi kekuatan gerakan Islam yang dahsyat di negeri ini. Sebaliknya, kalau masih berserakan dan berjalan sendiri-sendiri dengan aktualisasi apa adanya, Muhammadiyah tentu sekadar berjalan di tempat. HNs.
PENASIHAT AHLI: H Din Syamsuddin, HM Amien Rais. PEMIMPIN UMUM: H Ahmad Syafii Maarif. WAKIL PEMIMPIN UMUM: HA Rosyad Sholeh. PEMIMPIN REDAKSI: H Haedar Nashir. WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: HM Muchlas Abror. PEMIMPIN PERUSAHAAN: Didik Sujarwo. DEWAN REDAKSI: HA Munir Mulkhan, Sjafri Sairin, HM Sukriyanto AR, Yusuf A Hasan, Immawan Wahyudi, M Izzul Muslimin. REDAKSI PELAKSANA: Mustofa W Hasyim. STAF REDAKSI: Amru HM, Asep Purnama Bahtiar, Deni Al-Asy'ari, Ahmad Mu'arif. SEKRETARIS REDAKSI: Isngadi Marwah. TATA LETAK/ARTISTIK: Dwi Agus M., Amin Mubarok, Elly Djamila. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN: Zuly Qodir. ARSIP & DOK: H Aulia Muhammad, A Nafian, EDITOR BAHASA: Imron Nasri, Ichwan Abror . Iklan & Pemasaran hubungi: Deni (081931727578), Triastuti (081904181912) ALAMAT REDAKSI/TATAUSAHA: Jalan KH Ahmad Dahlan 43 Yogyakarta 55122 Telp. (0274) 376955 Fax. (0274)411306 SMS: 081904181912 E-mail: redaksism@gmail.com Web: www.suara-muhammadiyah.com Terbit 2 kali sebulan. Harga langganan/eceran 1 nomor Rp. 12.500,- +ongkos kirim untuk: - Sumatera dan Bali Rp.500,- Kalimantan dan Sulawesi Rp.1.500 ,- NTT, NTB, Maluku dan Indonesia Timur Rp.2.500,Berlangganan sekurang-kurangnya 3 bulan (6 nomor) bayar di muka. "SM" menerima sumbangan tulisan dari para pembaca. Panjang tulisan 3-7 hal A4, diketik dua spasi penulis harus mencantumkan alamat lengkap, no. telp., dan no. rekening. Semua naskah masuk menjadi milik Suara Muhammadiyah dan tidak akan dikembalikan.
Melaksanakan Dakwah Islamiyah Amar Makruf Nahi Munkar. Dirintis KHA. Dahlan sejak tahun 1915 PENERBIT: Yayasan Badan Penerbit Pers "Suara Muhammadiyah" SIUPP: SK. Menpen RI No. 200/SK/Menpen/SIUPP/D.2/1986, tanggal 26 Juni 1986, Anggota SPS No. 1/1915/14/D/ 2002 // ISSN: 0215-7381

M

SM 17-2011
COVER: Amin Mubarok FOTO: -

BANKERS: BNI Trikora Rek. No. 0030436020 BRI Katamso Rek. No. 0245.01.000264.30.7 BRI Cik Ditiro Rek. No. 0029.01.000537.30.6 Giro Pos Rek. No. 550 000200 1 Bank Niaga Syariah Rek. No. 520-01-00185-00-4 BPD Rek. No. 001.111.000798 BNI Syariah Rek. No. 009.2196765 Bank Muamalat Rek. No. 531.0000515 Shar-E Rek. 902 69924 99 an. Drs. H Mulyadi Dicetak: Cahaya Timur Offset Telp. (0274) 376730, 380372

WARTAWAN "SUARA MUHAMMADIYAH"

TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER

SUARA PEMBACA AUM SEBAGAI LAHAN KADER
Perkembangan Muhammadiyah di semua tingkatan tidak dapat lepas dari yang namanya pengkaderan. Kader adalah seseorang yang dibina secara khusus dan terus menerus untuk dipersiapkan menjadi penerus perjuangan Muhammadiyah dengan citacitanya. Kalau Muhammadiyah tidak dapat menciptakan kader-kader penerus, maka sudah dapat dipastikan ke depan perjalanan Muhammadiyah akan semakin suram dan terpuruk. Salah satu pengkaderan bagi Muhammadiyah adalah karyawan-karyawan di semua AUM, yang tentunya diharapkan akan mampu menggairahkan dan menggembirakan kegiatan Muhammadiyah di semua tingkatan. Banyak keluhan dari pengurus dan pimpinan PDM, PCM dan PRM tentang sulitnya mencari kader, khususnya di tingkat Ranting, padahal banyak sekali karyawan AUM yang berdomisili di Ranting tersebut. Akan tetapi sangat tidak peduli tehadap kegiatan Muhammadiyah bahkan seakan menutup mata. Untuk itu sudah saatnya bagi Muhammadiyah bersikap tegas terhadap karyawan AUM yang mempunyai sikap acuh dan tidak peduli kepada Muhammadiyah. Sudah saatnya bagi Muhammadiyah untuk menciptakan kader dari AUM. Artinya, di samping mereka bekerja untuk mencari nafkah, juga punya kesadaran dan keikhlasan yang tinggi untuk berjuang membesarkan Muhammadiyah. Diharapkan melalui pengajianpengajian dan kegiatan yang

diadakan oleh Muhammadiyah, khususnya di tingkat Ranting di mana mereka berdomisili. Jika dikelola sesuai tujuan awal didirikannya AUM maka insya Allah Muhammadiyah tidak akan kering dengan yang namanya kader dan kegiatan Muhammadiyah akan semarak di semua tingkatan. Insya Allah. Abu Aqila NBM 946794 Kota Madiun Jatim.

INGIN BANGUN MASJID DAN TK ABA
Pimpinan Ranting dan anggota Muhammadiyah Kebon Kembang Desa Cipedes Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, merencanakan membeli lahan tanah seluas 560 m2, Rp 750 juta dan tanah di depan masjid 294 m2 dengan harga Rp 350 juta. Masjid yang sudah ada merupakan pemberian wakaf pada tahun 1967, yang bangunannya berlantai dua ukuran

6 x 8 m. Untuk keperluan pembangunannya telah dibentuk Panitia Pembangunan yang diketuai oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kebon Kembang, E Masrur Syah, Penasihat Haji Emdita Aming, Sekretaris H Dadang Aming, SE dan Bendahara Drs HI Sunarya. Panitia Pembangunan Masjid dan TK ABA sangat mengharapkan dukungan dari PDM Tasikmalaya, agar rencana tersebut dapat terwujud. Kepada donatur yang ingin berderma dan sedekah dapat dialamatkan ke BCA Cabang Tasikmalaya Rek. 2090120622 atas nama E Masrur Syah. Atas semua dukungan dan dorongan motivasinya kami mengucapkan terima kasih.Amin. Ketua PRM Kebon Kembang Cipedes E Masrur Syah NBM 940903 Kota Tasikmalaya 46133 Jawa Barat

SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011

5

SAJIAN UTAMA

Islam Berkemajuan,
Langkah Reaktualisasi Muhammadiyah I
slam berkemajuan, mendengar istilah itu tentu yang teringat adalah semangat Islam yang dikobarkan oleh KHA Dahlan. Yaitu Islam yang dipahami dan dipraktikkan bersama semangat zaman dan sebisa mungkin mendahului zaman. Dengan demikian, umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia umumnya akan terus terpicu dan terpacu untuk menjadikan dirinya sebagai umat saksi kemajuan zaman itu sendiri. Pandangan hidup dan perilakunya tidak ketinggalan zaman dan mampu selalu memberikan solusi alternatif atas persoalan hidup aktual sesuai dengan tantangan yang actual pula. masyarakat dan bangsa Indonesia dalam beragama, cara umat bermasyarakat dan berbangsa. Pada periode emas ini, apa yang dilakukan Muhammadiyah kemudian ditiru oleh elemen masyarakat dan bangsa. Gerakan Muhammadiyah menjadi mainstream. Pembaruan yang pernah dilakukan Muhammadiyah kemudian menjadi kegiatan sehari-hari. Sebagai gerakan dakwah, sebagai gerakan amal dan sebagai gerakan ilmu, pada periode itu Muhammadiyah sangat produktif. Termasuk dalam hal melahirkan simbol baru, juga dalam hal cara memandang dan mengerjakan kewajiban serta memenuhi kebutuhan keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaannya. Muhammadiyah, mampu mengatasi berbagai problem dan tekanan yang dilakukan oleh rezim Pemerintah yang kadang tidak berpihak pada Muhammadiyah, juga mampu mengatasi problem dan tekanan global dan lokal yang waktu itu belum terasa seberapa. Keadaan mulai berubah menjelang akhir abad usia Muhammadiyah. Islam berkemajuan yang sekaligus juga memunculkan Islam berkebaikan dan Islam berkeindahan mulai dilupakan, sebab yang ingin ditonjolkan oleh aktivis Muhammadiyah adalah Islam berkebenaran belaka. Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah masih menonjol, dan Islam sebagai gerakan amal usaha makin menonjol. Yang hilang gema dan nyalinya adalah Muhammadiyah sebagai gerakan ilmu. Akibatnya, Muhammadiyah terasa berkurang dalam hal perannya untuk memajukan umat, masyarakat dan bangsa. Sementara, orang menuduh Muhammadiyah makin ketinggalan dibanding gerakan Islam kontemporer yang banyak bermunculan. Ada kemandegan luar biasa di bidang pemikiran di Muhammadiyah. Inilah yang perlu diubah. Inilah yang perlu diperbaiki. Reaktualisasi Islam berkemajuan menjadi sesuatu yang mendesak untuk dilakukan. Lebih-lebih ketika Muhammadiyah sudah harus memasuki abad kedua usianya. Bagaimana caranya? Pengajian Ramadlan tahun ini membahas itu, dan berikut laporannya. Bahan dan tulisan: tof

Akarnya tentu saja kesediaan untuk melakukan perubaban, kemampuan untuk melahirkan ijtihad-ijtihad yang solutif bagi masalah keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan. Pada awal kelahirannya dan sampai dengan lebih dari paruh abad pertama sejak kelahirannya, Muhammadiyah mampu membuktikan bahwa dengan mengaktualkan dan mempraktikkan Islam berkemajuan, Muhammadiyah mampu melakukan banyak hal, termasuk memengaruhi secara siginifikan cara umat,
6
SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2- 16 SYAWAL 1432 H

lahir atas respon dari kondisi sosial yang “menindas. bahwa saat awal lahirnya gerakan Muhammadiyah. Berangkat dari sini sangatlah nyata jika karakter gerakan Muhammadiyah yang sebenarnya adalah gerakan keagamaan yang meletakkan nilai-nilai Islam dan 7 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Diketahui.SAJIAN UTAMA Muhammadiyah dan Aktualisasi Islam Berkemajuan Eksistensi sebuah gerakan sosial. Dalam beberapa kali KH Ahmad Dahlan memberikan satu pernyataan pemikiran tentang bagaimana pentingnya mewujudkan masyarakat yang berkemajuan tersebut. Bahkan ketimpangan ekonomi dan pengetahuan begitu tajam dirasakan. Sumber ekonomi maupun pengetahuan hanya dikendalikan oleh segelintir orang (kolonial dan elit lokal pribumi). Potret sosial umat yang timpang dan diskriminatif tersebut. namun jauh dari itu ia (baca: Islam) sebagai suatu keyakinan yang dipilih secara sadar untuk menjawab keperluan-keperluan yang timbul dan memecahkan masalahmasalah dalam suatu masyarakat (Kepemimpinan Mustad’afin: 2001). Karena kehadiran Muhammadiyah yang awalnya diprakarsai oleh KH Ahmad Dahlan di lingkungan Kauman berangkat atas kondisi sosial yang tidak menguntungkan kehidupan rakyat banyak. memiliki korelasi yang kuat dengan kondisi zaman yang dihadapi dan dilalui. tidak lain sebagai upaya menumbuhkan keimanan dan kesadaran kolektif masyarakat tentang eksistensinya di tengah- tengah kehidupan sosial. Gagasan seperti ini persis dengan yang pernah dilakukan oleh Ali Syari’ati seorang ideolog revolusioner Islam Iran dengan memosisikan Islam bukan semata-mata sebagai kumpulan tradisi dan ritual keagamaan semata.15 SEPTEMBER 2011 . Eric Hobsbawm dalam sebuah studinya Primitive Rebels: Studies in the Arabic Forms of Social Movement in the Nineteenth and Twenteth Centuries (1971) meyakini bahwa semua gerakan sosial – termasuk gerakan keagamaaan – yang terdapat sekarang ini. Sedangkan banyak masyarakat sulit untuk memperoleh pekerjaan yang layak. situasi sosial dan politik tidak sedikitpun berpihak pada kehidupan orang-orang miskin dan tertindas. Oleh karena itu. Salah satu cara dan langkah yang dilakukan oleh KH Ahmad Dahlan adalah menjadikan pendidikan sebagai sektor pembebasan serta perlunya melakukan reaktualisasi dan kontektualisasi terhadap ajaran Islam. mendorong inisiatif yang kuat oleh KH Ahmad Dahlan untuk menjadikan Islam melalui Al-Qur’an dan Sunnah Nabi sebagai jalan pembebasan untuk membawa kemajuan umat. meng- akses pendidikan serta memperoleh kesehatan yang memadai. Aktivitas sosial yang dilakukan Muhammadiyah dalam ranah pendidikan. baik Ali Syari’ati maupun KH Ahmad Dahlan dengan Muhammadiyah awalnya menjadikan Islam sebagai sebuah pandangan yang komprehensif serta meletakkannya sebagai kerangka pembebasan umat dari ketidakadilan dan ketimpangan sosial yang terjadi. U ntuk konteks Muhammadiyah pendapat Hobsbawm di atas tentu benar akan adanya.

dan kurang tegas terhadap persoalan kebangsaan dan keumatan.SAJIAN UTAMA teologinya sebagai gerakan pembebasan serta pemihakan terhadap kaum yang terpinggirkan dan tertindas tanpa terjebak oleh kepetingan primordialisme keimanan yang sempit. Berangkat dari sini. Ari Anshari menyebutkan. Padahal umat butuh gagasan yang solutif dari Muhammadiyah. “ Anda bisa lihat kalimat dan pemikiran dalam proposal ini. kata-katanya bagus. perubahan strategi pembangunan Muhammadiyah dari yang bersifat human capital menuju social capital. Muhammadiyah mampu mengejewantahkan dirinya sebagai tenda kultural yang mengakomodasi beragam paham.16 SYAWAL H . memiliki makna bagaimana kemudian Muhammadiyah melakukan sebuah interpretasi dan kontektualisasi terhadap ajaran yang terkandung dalam membangun peradaban umat. Penguasaan terhadap konsep dasar ajaran Islam tersebut. tapi tidak jelas apa maksud dan tujuannya. seperti lingkungan hidup.” tambah Taufiq. yang menerjemahkan uraian ringkas Ahmad Dahlan tersebut dalam The Unity of Human Life (Modernist Islam. penguasaan terhadap Al-Qur’an maupun Sunnah al Maqbullah secara baik. membutuhkan pemikiran dan pengetahuan yang memadai. setidaknya Muhammadiyah sudah bisa berlari cepat dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi. upaya pembangunan yang mengarah pada social capital merupakan kebutuhan yang harus dilakukan Muhammadiyah. Gejala dan model pewarisan gagasan yang demikian tentu saja sangat berbahaya terhadap eksistensi dan peran Muhammadiyah untuk membawa Islam yang berkemajuan bagi ummat. Oleh karenanya. Taufiq Abdullah mencontohkan pemikiran Muhammadiyah yang tertuang dalam proposal pengajian PP Muhammadiyah yang dinilai banyak yang kurang jelas. tapi sekarang ini kita juga butuh peran-peran Muhammadiyah terkait pemikiran-pemikiran masalah kontemporer. 2002. Muhammadiyah mampu menjadikan gerakannya sebagai keilmuan dan pengetahuan. dan ini tentu merupakan proses yang sangat lambat dalam menangani berbagai persoalan yang kompleks di atas. Agar Islam tidak hanya sekedar sebagai sebuah rutinitas. menurut Taufiq. Dengan begitu serius. Karena model yang demikian sebenarnya bukan saja sebagai bentuk kebekuan. Artinya disini. pilihan politik umat dan warga bangsa di belantara nasionalitas dalam pusaran peradaban global yang dihadapi. 1840-1940. Oxford Universty Press. Sebab human capital hanya akan mengarah pada pengembangan individu semata. untuk mengaktualisasikan Islam yang berkemajuan. Lebih lanjut Taufiq Abdullah justru banyak mengkritik gagasan-gagasan Muhammadiyah yang dinilai terlalu mengawangawang. Karena dengan pembangunan social capital tersebut. hlm 344-339) yang menyebutkan jika Dahlan sebagai tokoh liberal yang menekankan gerakan dan misi keagamaannya pada kepentingan kemanusiaan. Namun.” tuturnya dengan tanda tanya. Dengan langkah ini semoga gerakan sosial Muhammadiyah mendapatkan tempat yang memuaskan bagi republik ini. memang ini bagus pemikirannya. Karena banyak orang ber-Muhammadiyah bukan lagi untuk menjalankan misi pembebasan Islam terhadap kehidupan yang timpang saat ini. “Saya melihat gagasan Muhammadiyah terlalu di awang-awang. (d) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . gagasan dan aksi cemerlang KH Ahmad Dahlan dalam mengejawahtakan nilai-nilai keagamaan dalam gerakan sosialnya tersebut mengalami reduksi yang cukup serius ketika Muhammadiyah berada di tangan generasi mutakhir ini. Untuk itu. “ Kalau Muhammadiyah bergerak dalam bidang pendidikan betul positif. Namun lebih sebagai misi pengusaha dan birokrat Islam. penting kiranya bagi warga Muhammadiyah untuk melakukan langkah-langkah progresif dalam mewujudkan Islam berkemajuan. Diantaranya adalah. memiliki korelasi yang kuat dan investasi keilmuan yang diciptakan. tapi kurang menyentuh pada akar persoalan. masalah globalisasi dan sebagainya. Sebab negara-negara maju yang berhasil membangun sebuah peradabannya.” tutur Prof Taufiq Abdullah saat diwawancarai SM. kesadaran keagamaan. Tentunya untuk melakukan proses kontektualisasi tersebut. Namun ia tidak lain sebagai bentuk penyimpangan yang sebenarnya dari hakikat ber-Muhammadiyah itu sendiri. Muhammadiyah ke depan jangan konservatif dengan pemikiran-pemikiran yang aktual. Akan tetapi justru disayangkan. kurang tegas. masalah teknologi. Aspek lain yang juga penting dirumuskan terkait mengaktualisasikan Islam yang berkemajuan tersebut adalah. namun menjadi solusi kehidupan dalam 8 membangun peradaban umat sebagaimana misi awal yang didorong oleh KH Ahmad Dahlan. Muhammadiyah secara organisatoris kurang memberikan perhatian yang lebih dalam aspek pemikiran terkait problemproblem aktual. yaitu dengan menguasasi Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Charles Kurzman. harus dengan keyakinan memperjuangkan risalah Allah yang diwahyukan kepada Rasulullah saw. Gagasan dan gerakan Muhammadiyah awal tersebut juga sampai menarik perhatian seorang peneliti asing.

tapi fasilitas sosekpol dinikmati SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . bukan oleh gerakan Islam. Ruyati jusru dipecahkan oleh LSM. Kader muda Muhamamdiyah dari AMM juga dituntut untuk menguasai ilmu-ilmu klasik Islam seperti ilmu ulum al hadist. Apalagi kecenderungan pengembangan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah sangat berorientasi pendidikan umum daripada pendidikan agama. masyarakat. “Pada saat yang sama gerakan Islam seolah diposisikan sebagai kebun suara. Artinya para kader itu jangan sampai rabun atau malahan buta terhadap perubahan yang setiap detik terus terjadi di sekeliling kita. Dalam mengkritisi gerakan sipil Islam. sirah nabawiyah. bukan tradisi tutur. Selain itu kader kita juga harus sekaligus menguasai peta perkembangan pemikiran modern yang ada di Negara-negara Barat. Kalau ini tidak dilakukan.SAJIAN UTAMA SIAP HADAPI PERUBAHAN DUNIA? S etiap kader Muhammadiyah yang berasal dari berbagi lini memerlukan kesiapan menghadapi perubahan dunia.15 SEPTEMBER 2011 9 . “Coba kita lihat bagaimana sekarang ini gerakan filantropi yang dirintis Kiai Haji Ahmad Dahlan di Muhammadiyah sekarang kalah populer dengan gerakan Dompet Dhuafa.” kata Abdul Munir Mulkhan. Dra Siti Aisyah dari PP Aisyiyah menjelaskan kaderisasi sebagai proses transformasi tercermin dalam transformasi nilai untuk kemajuan yang mewarnai dan melekat dalam identitas Muslim baik sebagai individu. Dan transformasi antarAMM puteri maupun AMM ke Aisyiyah. ushul ad-din dan ‘aqaid al diniyyah dan lain. didesain dengan mengutamakan kompetensi dan potensi. Lantas bagaimana semua itu diproses? Aisyiyah memahami kaderisasi yang dipersiapkan sebagai perwujudan Islam berkemajuan sebagai proses transformasi. alumnialumni lembaga pendidikan Muhmmadiyah banyak yang gagap ketika berbicara masalah penguasaan ilmu-ilmu klasik tersebut. Perubahan kualitas. Dan yang paling nyata bagaimana kasus Prita. Akibatnya. Islam berkemajuan sebagimana dicanangkan oleh KHA Dahlan dapat menjadi bekal untuk menghadapi semua itu. implementasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan dalam berbagai kegiatan dapat diinternalisasikan dan disosialisasikan dalam proses regenerasi. ulum al tafsir. pendekatan. negara dan internasional. keluarga. Saleh P Daulay pada kesempatan yang sama. Ada kecenderungan pimpinan gerakn selangkah lagi ke gerbang kekuasaan. Juga tercermin dalam transformasi pemikiran Islam yang berkemajuan menjembatani gap antara normatifitas dan empirisitas. kuantitas dan kompleksitas kehidupan yang makin menderas tidak boleh diabaikan. kekeluargaan dan mengakomodasi spesifikasi masing-masing institusi. Darsem. “Semua kita pasti mengatakan bahwa tugas ini adalah tugas yang sangat berat. Pada saat yang sama pemecahan problem umat yang dulu diatasi dengan ijtihad sosialritual kreatif Kiai kini melemah bahkan tampak hampir mati.” ungkapnya dalam Pengajian Ramadlan PP Muhammadiyah di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta lalu.” kata Ketua PP Pemuda Muhammadiyah. Prof Munir menunjukkan bagaimana ancaman terbesar gerakan keagamaan sebagai gerakan sipil ialah demokrasi liberal dalam politik transaksional. agar butir-butir pemikiran. ada risiko gerakan keagamaan bakal ditinggalkan orang sebagaimana sekarang orang meninggalkan partai politik Islam. “Transformasi dilakukan dalam tradisi tulisan. Prof DR Abdul Munir Mulkhan dalam pengajian itu mengajak para kader untuk melek realitas.

16 SYAWAL H Agar proses kaderisasi dapat efektif. masa lalu di Ortom. membuka jalur kegiatan. peci haji. zaman yang bergerak tentu menimbulkan konsekuansi dan risiko bagi semua unit dan entitas yang ada di dalamnya. Perkembangan semacam ini jelas tidak dapat dikontrol oleh tokoh agama atau oleh lembaga keagamaan seperti Muhammadiyah. Sebab di keluarga inilah nilai-nilai Islam berkemajuan dapat ditanamkan dengan kuat. kini telah tergantikan oleh media. Kedua. Ada juga yang puas memamah biak keberhasilan masa silam dengan membanggabanggakan hasil ijtihad sosial Kiai Dahlan yang sekarang sudah jadi tradisi sosial umat. ekonomi. atau paling tidak.” tambah Siti Aisyah. lantas apa bedanya dengan organisasi atau perkumpulan yang gampang muncul dan gampang tenggelam itu?” tanya Asep. Dalam dunia yang seperti ini timbul tenggelamnya tokoh politik dan juru dakwah amat tergantung pada media pers atau teve. Keluarga Pimpinan Aisyiyah diharapkan menjadi kantong kader Aisyiyah. Para aktivisnya justru ada yang sibuk memilih jalan pintas kekuasaan.” ungkapnya. tetapi fungsional memecahkan masalah publik sekarang ruh gerakan yang demikian seakan-akan telah hilang. adalah munculnya gejala orang Muhammadiyah tega dan tidak merasa bersalah ketika memperalat Muhammadiyah untuk kepentingan kelompoknya dan untuk meraup keuntungan pribadi. Bila Muhammadiyah hanya dipahami sebagai sekadar organisasi. orang-orang Muhammadiyah sekarang perlu menyadari bahwa posisi kiai. Ketua MPK PP Muhammadiyah. 10 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 .” tambah Munir Mulkhan. masih ada gejala kenyamanan yang menjebak pada romantisme. sementara kondisi internal Muhammadiyah seakanakan kehilangan daya dukungnya? Beberapa hal di Persyarikatan sudah menjadi fenomena. “Yang menyedihkan. kaderisasi AMM. termasuk Muhammadiyah. dan kaderisasi pimpinan. dan ini sepertinya cukup parah. Persyarikatan yang semula lahir dengan daya panggil. Dan pada saat yang sama sejumlah artis selingkuh atau berzina. “Pertama. kaderisasi amal usaha Aisyiyah. dialog. dan membuka kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kualitas diri. munculnya gejala berorganisasi yang tidak utuh dan menyeluruh secara internal. dan melibatkan mereka dalam proses perkaderan struktural dan non srtruktural. Keluarga merupakan pilar penting bagi kaderisasi yang bermuatan Islam berkemajuan. Aisyiyah menempuh strategi untuk memperkuat pilarnya. Yang juga mendasar adalah bagaimana memahami dakwah dan dinamika politik aktual sekarang yang ditandai oleh gejala bagaimana partai Islam tidak lagi menjadi mainstream dan digantikan partai nasionalis yang mampu berkomunikasi dengan publik umat dengan elit yang dikenal sebagai orang Muslim. Yaitu perkaderan lewat jalur keluarga. “Dengan demikian siapa pun berhak menjadi ahli ilmu keagamaan dengan media pers elektronik atau cetak sebagai guru utama. Amal usaha Aisyiyah adalah medan perjuangan dan medan kaderisasi bagi Aisyiyah. Jangan lupa diamati. Sedang Muhammadiyah sendiri. menurut Asep Purnama Bahtiar. simpton yang kontraproduktif dengan visi dan spirit Muhammadiyah yang berkemajuan tadi. Bagaimana semua ini dapat dijelaskan?” tanyanya. umrah dan haji setiap saat. Saat ini tidak ada batasan dan syarat moral mempelajari ilmu keagamaan (syariat) yang setiap detik disajikan media. Ketiga. Dengan demikian. lewat ijtihad sosial kreatif. mereka yang aktif di amal usaha makin lama makin meningkat kualitas kerjanya sekaligus meningkat pula potensi dirinya sebagai kader Aisyiyah. Sebagai aktivis gerakan dakwah. pada saat yang sama kaum fuqoro dan masakin terus tergusur saat gerakan keagamaan cenderung tidak peduli pada mereka. atau menikmati jalan kekuasaan yang glamour. Meski gerakan penyembelihan hewan qurban dan pembayaran zakat fitrah meningkat tetapi ini tidak berdampak secara signifikan terhadap nasib mereka. politik dan kebudayaan. Kita menyaksikan bagaimana media betul-betul menjadi penentu kapan seseorang diorbitkan sebagai kiai atau ustadz populer dan kapan posisinya dicabut atau dijatuhkan. Pada saat yang sama elit gerakan sipil Islam kini cenderung mulai menuntut umat pendukung agar menyediakan fasilitas seperti yang dinikmati oleh elit partai. bahkan sampai hamil dan dengan bangga mereka mengakui hal ini dan ini diterima sebagai hal biasa oleh publik yang mayoritas Muslim. Dalam konteks ini bisakah narasi besar “Islam yang berkemajuan” itu masih “laik tanding dan laik sanding” dengan zaman yang tak kunjung surut.” kata Munir setengah menggugat. tetapi justru digantikan dengan ritual simbolik seperti mengenakan baju koko. ulama dan ustadz sebagai sumber pengetahuan sebagaimana terjadi pada tahun 1970-an. “Untuk ini kami meningkatkan komunikasi. Saat yang demikian muncul gejala bagaimana kesalehan otentik tidak lagi menjadi magnit sebagaimana dulu. (Bahan dan tulisan: tof) . soalnya adalah bagaimana membuat jangkar peradaban Persyarikatan lebih bermakna dan menjadi referensi umat dalam memilih gaya hidup di bidang sosial. sinergi dan jaringan dan kordinasi organisasi dengan ortom AMM. Bagi Muhammadiyah. Padahal arus kehidupan yang nyata bisa lebih dahsyat dari apa dapt kita bayangkan selama ini. “Hanya sedikit yang memilih jalan dakwah atau jalan kebudayaan yang sunyi. Misalnya tidak tahu kalau Muhammadiyah itu memiliki hubungan yang fungsional dengan ortom. Dengan demikian pada AUM selalu digiatkan Darul Arqam maupun Baitul Arqam. Gejala keempat.SAJIAN UTAMA oleh elit partai. AMM putri akan diberi wadah berupa kegiatan yang sesuai dengan minat kaum muda dan sesuai dengan spirit zaman. Kelima. Kenyataan di atas sepertinya tidak nyambung dengan kecenderungan yang muncul di Persyarikatan. yaitu tempat anak-anaknya memperoleh kesadaran dan proses pengkaderan yang intens. semakin menggejalanya persepsi dan anggapan yang parsial dan sektoral dalam struktur kepemimpinan. Pandangan seperti ini selain mereduksi hakikat dan identitas Muhammadiyah juga bisa mengakibatkan tokoh atau warga Muhammadiyah mudah berpaling ke organisasi lain atau ‘berselingkuh’ dengan partai politik yang suka memperalat dakwah. kehidupan sosial kontemporer sekarang ini bagai panggung hiburan yang tidak selalu paralel dengan realitas otentik. masih banyak yang memandang Muhammadiyah itu sebatas organisasi.

semangat untuk maju yang ada dalam ajaran Islam tampaknya jauh lebih komplit dan banyak. misalnya. Iman saja tampaknya tidak cukup tetapi harus beramal. sedangkan mubaligh kita kurang suka dengan hal-hal seperti itu. Semua ajaran untuk maju dan maju sudah ada dalam ajaran Islam di bandingkan dengan ajaran lain. antara yang khalaf dan salaf memang harus selalu didialogkan. Untuk mencapai kemajuan tampaknya tidak ada lagi yang bisa kita lakukan selain memadukan iman dan amal. tetapi tajdid yang seperti apa yang harus dirumuskan itu yang belum final. terutama dari kelompok yang menamakan diri sebagai golongan salafi. menyatu dalam ushul fiqihnya. Di penghargaan nobel. Islam yang berkemajuan ini. Sampai saat ini sudah banyak buku tentang Islam dan HAM misalnya tetapi belum ada pembahasan Islam yang menyatu dengan HAM. masalah etos dan sebab lainnya. hanya tidak kita amalkan saja. Jalan dakwah yang ditempuh Muhammadiyah memang tidak akan menjanjikan kepentingan duniawi yang secara langsung dapat dirasakan. Semua ilmuwan yang merintis sains modern zaman itu hapir semuanya adalah umat Islam. Masyarakat Islam masa Nabi Muhammad bukanlah rujukan yang pas untuk menggambarkan Masyarakat Islam yang sebenarbenarnya dalam konteks sekarang. Ketua Dewan Syariah Nangro Aceh Darussalam dan ketua PWM Aceh uhammadiyah sejak semula sudah menentukan Islam berkemajuan sebagai dasar gerakannya. kita. karena sekarang sudah perkembangan teknologi yang sangat membedakan dulu dan sekarang. PDM Garut slam yang berkemajuan memang sangat ideal untuk kita wujudkan. karena dalam pengajian mereka selalu membawa Hadits dan dalil-dalil yang meyakinkan. PWM Bangka Belitung aya sepakat. Hal ini bisa disikapi dengan menentukan sikap.15 SEPTEMBER 2011 11 . yang ada ayat Qur’annya kita amalkan seperti itu tetapi jangan diperluas ke lapangan yang lain. Jangan di semua lapangan kita perlakukan perempuan sebagai setengah laki-laki. Mubaligh kita mungkin kurang percaya diri untuk menampakkan kemampuan mereka dalam berdalil dengan Hadits-Hadits maupun dengan berbagai kitab berbahasa Arab. (ies) M ISLAM PERNAH MEMIMPIN PERADABAN ILMU JALAN DAKWAH HARUS TETAP DILALUI Abdul Karim. pasti ada sebab lain. Al-Qur’an sudah jelas ingin mengangkat derajat kaum perempuan. (ies) M abad pertengahan sekitara abad ke-9 umat Islam sudah pernah menjadi jembatan emas kemajuan peradaban dunia. Tetapi sampai di mana derajat perempuan itu diangkat? Dalam mazhab dan salaf derajat pengangkatan derajat perempuan terhenti sampai pada setengah derajat laki-laki. Muhammadiyah mencita-citakan terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. untuk mewujudkan tatanan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Muhammadiyah untuk memilih jalan dakwah. Ini tentu bukan semata karena mereka sudah pernah memakan mana dan salwa. Para politisi yang tampaknya menggebu-gebu memperjuangkan Islam itu walau tidak semuanya pada kenyataannya malah lebih banyak merugikan Islam. masyarakat masa Nabi memang menjadi bentuk masyarakat ideal pada masa itu tetapi tidak pada masa sekarang. Tetapi akibatnya akan jauh lebih banyak untuk masa depan umat Islam sekarang maupun yang akan datang. Ini berari tidak ada pilihan lain kecuali selalu istiqomah dalam jalan tajdid dan kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Apakah mereka membawa semangat Islam berkemajuan atau tidak itu tidak menjadi soal. Wakil Ketua PWM DKI uhammadiyah dengan semangat Islam berkemajuannya saat ini dapat dikatakan sedang mendapat tantangan yang serius. Walaupun sebenarnya banyak dari kaum salafi itu tidak banyak juga kitab Hadits yang dikuasainya tetapi mereka percaya diri. yang jelas umat dan warga Muhammadiyah saat ini banyak yang terpuaskan dengan pengajianpengajian mereka (yang meskipun banyak kekurangannya juga). (ies) I Haitami. umat Islam ini. pernah berjaya pada masa S SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .SAJIAN UTAMA KONSISTEN DI J ALAN TAJDID Prof DR Alyasa’ Abu Bakar. Misalnya. kita sekarang ini malah kalah dengan kaum Yahudi. kenyataan sekarang kita sudah dilampaui oleh Kaum Yahudi yang belum pernah mempunyai sejarah sebesar umat Islam. (ies) MUBALIGH KITA KURANG MENGUASAI HADITS Agus Tri Sundani. Masalah-masalah yang lain seperti hal di atas masih banyak dan akan terus kita jumpai. pada kenyataannya saat ini kita memang belum bisa maju-maju. Untuk itu kita harus bisa memuaskan umat kita dengan bebagai Hadits dan kitab-kitab pendukung yang lebih komplit. bukan jalan politik yang menggoda seperti sekarang ini. Namun. Muhammadiyah sudah keluar dan bisa dikatakan selesai dalam masalah mazhab. Umat terpuaskan. Dalam sejarah. orang Yahudi yang jumlahnya jauh lebih sedikit daripada umat Islam justru mendapatkan jauh lebih banyak daripada kita. semangat itu jelas tidak terbantahkan oleh apa pun. termasuk yang menemukan angka nol yang merupakan lompatan terbesar dalam pengembangan pengetahun. itu juga hanya bisa mendekati hal itu saja. Apakah tajdid Muhammadiyah yang Islam berkemajuan itu juga hanya terhenti sampai di situ saja karena bunyi ayat Al-Qur’an memang begitu atau bagaimana? Ini selalu menjadi perdebatan. Namun.

dan sosial baru yang tidak sederhana bagi umat Islam di masa depan. Sejumlah bukti autentik dan historis dapat mendukung klaim ideologis itu. yang sampai batas tertentu bahkan melampaui gerakan modernisme Islam yang dulu direspons secara dialektik atau diametral. Secara kuantitatif jumlah umat Islam tahun 2010 menurut perhitungan The Pew Forum’s mencapai sekitar 1. Dalam Statuten pertama kali tahun 1912. Di Indonesia. Dalam dinamika Islam yang penuh warna itulah Muhammadiyah saat ini berada dan diuji ketangguhannya sebagai gerakan Islam yang membawa misi ideologi yang berkemajuan. dan “berkemajuan” telah melekat dalam pergerakan Muhammadiyah sejak awal berdiri hingga dalam perjalanan berikutnya. istilah Islam yang berkemajuan menurut Prof DR Amin Abdullah (2011) jauh lebih tepat bagi Muhammadiyah.3%. intelektual. MSI Muhammadiyah sejatinya menganut pandangan Islam yang berkemajuan. Idiom “kemajuan”. setelah reformasi perkembangan gerakan-gerakan Islam mutakhir juga menunjukkan keragaman yang luar biasa dengan kemajemukan pemikiran dan aksi yang tidak jarang saling berbenturan satu sama lain. tantangan. yang menunjukkan kecenderungan baru saling akomodasi dan negosisasi antara Islam dan Barat menggeser paradigma konflik atau benturan antara keduanya. Majelis Mujahidin.16 SYAWAL H S saling menegasikan. ementara dalam predikat yang lebih populer dari para ahli terutama peneliti dari luar Muhammadiyah disebut sebagai gerakan reformisme atau modernisme Islam. Artinya keragaman pandangan tersebut tidak hanya melahirkan kategorisasi yang bercorak pemikiran.57 miliar dengan tingkat pertumbuhan 2. Front Pembela Islam. yang memberi kemungkinan lain berupa beban moral. dari yang moderat sampai radikal dalam genre neofundamentalisme Islam. “maju”. Gerakan-gerakan Islam yang di masa Orde Baru tiarap atau underground. Rentangan keragaman pemikiran Islam dalam menghadapi isu-isu mutakhir seringkali berkembang demikian luas dan tajam. Label lain yang serupa Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid atau pembaruan. akan mengubah peta pemelukan agama yang berpengaruh terhadap dinamika Islam di masa depan.BINGKAI Pandangan Islam Yang Berkemajuan DR H HAEDAR NASHIR. yang sering menunjukkan fenomena yang oleh Tariq Ali (2002) disebut The Clash of Fundamentalism atau benturan antar kaum fundamentalis. Di pendulum lain muncul gerakangerakan Islam yang mengusung ideologi Islam yang cenderung liberal. dan lainlain yang sering dikategorisasikan mewakili neorevivalisme atau neofundamentalisme Islam. tercantum kata “memajukan” dalam frasa tujuan Mu- . Jumlah tersebut telah menyentuh prosentase 22% dari pemeluk agama di dunia. Isu Islam versus Barat mulai bergeser ke Islam di Barat. termasuk di negeri-negeri Barat. Dalam konteks perkembangan pemikiran Islam kontemporer. Ikhwanul Muslimin atau gerakan Tarbiyah. Peluang untuk menjadi agama dengan pemeluk terbesar di dunia sangat mungkin terjadi. yang bergerak dari pendulum yang paling sekuler atau liberal hingga kalangan Islamis radikal. Perkembangan Islam mutakhir atau kontemporer menunjukkan dinamika yang luar biasa dalam ragam kecenderungan gerakan dengan sejumlah harapan. Dalam dinamika Islam kontemporer tersebut terjadi rivalitas baru yang masih ditunggu bagaimana prosesnya ke depan. Muhammadiyah dengan pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan kini dihadapkan pada tantangan baru sehubungan dengan dinamika gerakan-gerakan Islam kontemporer setelah reformasi. yang lebih mirip dengan Islam progresif. Muhammadiyah dalam perspektif ideologi keagamaannya sesungguhnya menampilkan pandangan Islam yang berkemajuan.9% melebihi angka pertumbuhan penduduk dunia sebesar 2. sehingga jika dinisbahkan ke dalam sistem paham maka dapat dikatakan gerakan yang didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan tahun 1912 ini sebagai ideologi Islam yang berkemajuan. Hizbut Tahrir. yakni nomor dua setelah Kristen yang menempati angka 33%. Sementara itu kalangan tradisionalis Islam juga menunjukkan dinamika baru. bermunculan ke permukaan seperti NII. “memajukan”. Dinamika Islam di ranah global juga cukup mencengangkan. yang jauh lebih mengena dengan karakter Muhammadiyah dan terkesan lebih “mempribumi”. Laju pertumbuhan penduduk Muslim tersebut. dan masalah yang sangat kompleks. bahkan kontradiksi dalam orientasi aksi gerakan dan pengelompokan umat secara 12 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 .

Dalam tulisan itu. kebutuhan manusia.”). dan di frasa itu menunjuk apa yang disebut “. tentang pentingnya Islam sebagai “agami nalar”. serta sesuai dengan kemauan zaman kemajuan. pimpinan yang hanya pandai gembar-gembor. serta “Pandangan tentang Kemajuan Agama Islam dan Pergerakan Muhammadiyah Hindia Timur”. Ketua PB Muhammadiyah tersebut menulis sebagai berikut: “Umat kita tiada mempunyai kecerdasan. Kemajuan dalam pandangan Islam bersifat multiaspek baik dalam kehidupan keagamaan maupun dalam seluruh dimensi SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . “Pandangan tentang Agama Islam dan Pergerakan Muhammadiyah”. serta berbagai masalah yang dihadapi Muhammadiyah dan umat Islam.. mereka sebaliknya malah mundur.. 1985). Ketika menjelaskan ciri kedua. yang ditandai oleh: “(a) Masyarakat Islam ialah masyarakat yang maju dan dinamis. Kiai Mas Mansur ketika menulis tentang “Sebab-sebab Kemunduran Ummat Islam” dalam Adil Nomor 52/IX tahun 1941 seperti dikutip Amir Hamzah W. sehingga memenuhi bumi”. maka mendahulukanlah pekerjaan keagamaan itu” (PB Muhammadiyah Madjlis Taman Poestaka.. tetapi lantaran kekebalannya. mereka tidak tahu hakikat agama. menunjuk empat faktor. sehingga kita sekutu-sekutu Muhammadiyah mengerti perluasan Agama Islam. Dari berbagai khutbah iftitah atau “Khutabtul Arsy” dari tahun 1921 hingga tahun 1971. yang menarik hampir lebih separuh dari tulisan itu menguraikan tentang akal. Dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua hasil Muktamar ke-46 (Muktamar Satu Abad) tahun 2010 di Yogyakarta dinyatakan secara tegas tentang “Pandangan Islam yang Berkemajuan”.15 SEPTEMBER 2011 13 . agar supaya dapat menjalani kehidupan dunia sepanjang kemauan agama Islam. artinya agama yang berkemajuan dalam pemikiran umatnya. boleh diujikan dan diperbandingkan. Memajoekan hal Igama kepada anggauta-anggautanja”.BINGKAI hammadiyah. Keempat sebab itu ialah iman umat yang tipis. yaitu Islam. Kemajuan dalam pandangan Islam melekat dengan misi kekhalifahan manusia yang sejalan dengan sunatulah kehidupan. salah satu cirinya ialah “Masyarakat berkemajuan”. yakni umat yang tidak cerdas.. dalam huruf dan bahasa Jawa tertulis ucapan Kiai Dahlan: Awit miturut paugering agami kita Islam. umat yang tidak cerdas. Istilah “berkemajuan” juga diperkenalkan dalam memberikan ciri tentang masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Dalam Muktamar ke-37 tahun 1968 dikupas tentang karakter masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Menjadi Kiai. selain mengupas tentang persatuan pemimpin dan manusia sebagai makhluk Allah. jadilah Kiai yang maju. berturut-turut diangkat tema dan ulasan tentang “Pandangan tentang Kemajuan Islam dan Pergerakan Muhammadiyah”. Dengan demikian ajaran Islam yang suci dan benar itu dapat memberi nafas bagi kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya. yang berpijak pada fondasi Al-Qur’an dan As-Sunnah yang maqbulah dengan mengembangankan pemikiran yang berkemajuan. Munir Mulkhan. Seperti dikutip Kuntowijoyo (2005 ) sebagaimana tercantum dalam Suwara Muhammadijah edisi awal (tahun I nomor 2 halaman 29). (c) Dalam pelaksanaannya masyarakat itu mengenal pentahapan dan pembagian pekerjaan”. kemajuan umat Islam di Tanah Air dan belahan dunia.. kesempurnaan akal.. dan syi’ar agama yang kurang.”. yaitu “. dan asasnya adalah ajaran Nabi Muhammad saw. Rata-rata umat Islam di Indonesia berada dalam kebodohan. itulah yang paling benar. Agamanya mengajak mereka pada kemajuan. karena itu setiap Muslim baik individual maupun kolektif berkewajiban menjadikan Islam sebagai agama kemajuan (din al-hadlarah) dan umat Islam sebagi pembawa misi kemajuan yang membawa rahmat bagi kehidupan.. Kiai menyebut “tali pengikat hidup manusia adalah pengetahuan yang terlalu amat besar bagi kemanusiaan umumnya. ditulis dalam bahasa Jawa. Pak Djarnawi Hadikusuma dalam buku Matahari-Matahari Muhammadiyah.”.. ringan dan berguna. 1928. (b) Masyarakat Islam membina semua sektor kehidupan secara serempak dan teratur/terkoordinir. Kiai juga mengulas tentang pentingnya para pemimpin umat bersatu hati. Makin kuat rujukan tentang ikon pandangan dan cita-cita Islam yang berkemajuan. Di antara sembilan ciri masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Dan tujuannya ialah memahami dan melaksanakan agama Islam sebagai yang memang ajaran yang serta dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. yang berjudul “Tali Pengikat Hidup Manusia” (Syukriyanto AR & A. Dalam pidato iftitah HB Muhammadiyah tahun 1927. tergambar betapa luas pandangan para tokoh Muhammadiyah dalam memahami ajaran Islam dan menghadapi kompleksitas kehidupan. dan 1929. pendidikan akal. bahkan disebutkan tentang pentingnya “Memperluaskan Faham Agama” dinyatakan sebagai berikut: “Hendaklah faham agama yang sesungguhnya itu dibentangkan dengan arti yang seluasluasnya. serta dapat menjadi contoh. Kiai Dahlan. ketika menjelaskan penisbahan Muhammadiyah dengan nama Nabi Muhammad memberikan uraian sebagai berikut: “Dengan nama itu dia bermaksud untuk menjelaskan bahwa pendukung organisasi itu ialah umat Muhammad. ujar Kiai. Dari ciri masyarakat Islam yang berkemajuan itu jelas sekali bagaimana tujuan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid untuk membentuk masyarakat yang dicita-citakan. Dalam tulisan utuh Kiai Dahlan tahun 1921 dan menurut informasi sebagai satu-satunya tulisan lengkap yang diwariskan pendiri Muhammadiyah ini. seringkali mengungkapkan pentingnya berkemajuan. sarta cocok kaliyan pikajenganipun jaman kemajengan. yang dirujuk ialah Al-Qur’an yang dengannya manusia semestinya dapat menyatukan hati. orang yang mempunyai akal. Agamanya diserang oleh orang lain tidak diinsyafinya”. pemimpin kemajuan Islam. Dalam ciri kedua Dua Belas Langkah Muhammadiyah tahun 1938-1942. Belum termasuk pikiran-pikiran dasar dan langkah-langkah awal Kiai Dahlan sejak meluruskan arah kiblat sampai mendirikan lembaga pendidikan Islam dan pranata-pranata amaliah sosial Islam yang bersifat modern. semuanya menunjukkan pada watak Islam yang berkemajuan. 1939: 51). Pada bagian Agenda Abad Kedua dinyatakan Muhammadiyah memandang bahwa Islam merupakan agama yang mengandung nilai-nilai ajaran tentang kemajuan untuk mewujudkan peradaban umat manusia yang utama.(“Karena menurut tuntunan agama kita Islam.b. dan perbedaan antara pintar dengan bodoh”. Dalam Majalah Suara Muhammadiyah tahun 1922. yang mengupas berbagai pandangan Islam.

emansipasi. Dalam perspektif Muhammadiyah. anti terorisme. Secara ideologis Islam yang berkemajuan untuk pencerahan merupakan bentuk transformasi Al-Ma’un untuk menghadirkan dakwah dan tajdid secara aktual dalam pergulatan hidup keumatan. kebangsaan. bangsa. Ideologi Islam yang berkemajuan itu diaktualisasikan melalui gerakan dakwah dan tajdid.16 SYAWAL H memberdayakan. kejumudan. dan sekat-sekat sosial lainnya. anti penindasan. kebaikan. maka Muhammadiyah tidak hanya berhasil melakukan peneguhan dan pengayaan makna tentang ajaran akidah. anti keterbelakangan. kemakmuran. yang berwujud peneguhan dan pencerahan baik melalui amaliah pemikiran (dakwah bi-lisan) maupun amaliah praksis tindakan melalui berbagai usaha Muhammadiyah yang selama ini telah dilakukan untuk kemajuan umat. Bahwa Islam yang berkemajuan memancarkan pencerahan bagi kehidupan. Dalam konotasi lain. Bahwa Muhammadiyah memandang Islam merupakan agama yang mengandung nilai-nilai kemajuan untuk mewujudkan kehidupan umat manusia yang tercerahkan. dan memajukan kehidupan dari segala bentuk keterbelakangan. eksploitasi alam. maka ideologi Muhammadiyah itu tidak lain sebagai ideologi yang berkemajuan. dan kemaslahatan hidup umat manusia tanpa membeda-bedakan ras. liberasi. Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang berkemajuan.BINGKAI kehidupan. pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan itu sering dikaitkan dengan gerakan Islam reformis. keadilan. ibadah. golongan. Paham Islam yang berkemajuan semakin meneguhkan perspektif tentang tajdid yang mengandung makna pemurnian (purifikasi) dan pengembangan (dinamisasi) dalam gerakan Muhammadiyah. agama. Islam yang berkemajuan dan melahirkan pencerahan secara teologis merupakan refleksi dari nilai-nilai transendensi. dan dunia kemanusiaan universal. ras. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. dan kebudayaan umat manusia di muka bumi. anti kekerasan. Kemajuan dalam pandangan Islam adalah kebaikan yang serba utama. Secara sosiologis pandangan Islam yang berkemajuan dapat ditunjukkan dengan amaliah-amaliah pembaruan yang selama seratus tahun telah dilakukan Muhammadiyah untuk umat. Adapun dakwah Islam sebagai upaya mewujudkan Islam dalam kehidupan diproyeksikan sebagai jalan perubahan (transformasi) ke arah terciptanya kemajuan. bangsa. Adapun dakwah dan tajdid bagi Muhammadiyah merupakan jalan perubahan untuk mewujudkan Islam sebagai agama bagi kemajuan hidup umat manusia sepanjang zaman. Kini. yang seluruhnya berpangkal dari gerakan kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah (al-ruju’ ila al-Qur’an wa al-Sunnah) untuk menghadapi perkembangan zaman. Islam yang berkemajuan menyemaikan benih-benih kebenaran. Artinya Islam yang diyakini dan dipahami dalam Muhammadiyah itu harus diamalkan melalui sistem perjuangan yang bersifat kolektif dan terorganisasi sejalan dengan pandangan Islam yang berkemajuan. Inilah karakter utama Muhammadiyah. keadilan. Muhammadiyah . Dengan pandangan Islam yang berkemajuan dan menyebarluaskan pencerahan. Pencerahan (tanwir) sebagai wujud dari Islam yang berkemajuan adalah jalan Islam yang membebaskan. Ideologi Muhammadiyah berwatak dan membawa misi Islam yang berkemajuan. 14 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . yang melahirkan keunggulan hidup lahiriah dan rohaniah. tetapi sekaligus mengandung unsur sistem perjuangan untuk mewujudkan paham tersebut dalam kehidupan. golongan. penyalahgunaan kekuasaan. kebaikan. Islam merupakan agama yang berkemajuan (din al-hadlarah). yang kehadirannya membawa rahmat bagi semesta kehidupan. tetapi sekaligus melakukan pembaruan dalam mu’amalat duniawiyah yang membawa perkembangan hidup sepanjang kemauan ajaran Islam. Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia baik laki-laki maupun perempuan tanpa diksriminasi. yang muaranya melahirkan pencerahan bagi kehidupan. modernis. kedamaian. Islam yang secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku bangsa. Islam yang menggelorakan misi anti perang. Pandangan Islam yang berkemajuan yang diperkenalkan oleh pendiri Muhammadiyah telah melahirkan ideologi kemajuan. jika ditanyakan karakter ideologi Muhammadiyah. dan kemanusiaan universal. yang dikenal luas sebagai ideologi reformisme dan modernisme Islam. Ideologi Muhammadiyah sebagai ideologi Islam yang berkemajuan secara substansi dapat dirujuk pada dokumendokumen resmi Muhammadiyah maupun gagasan-gagasan dasar Kiai Dahlan selaku pendiri gerakan Islam ini. Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang melaksanakan fungsi utama dakwah dan tajdid dapat dikatakan sebagai gerakan Islam yang berkemajuan. Dari rujukan-rujukan tertulis maupun berdasarkan fakta langkah-langkah Muhammadiyah yang melakukan tajdid atau pembaruan. dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. Dengan demikian. dan dunia kemanusiaan universal. dan progresif. Islam yang berkemajuan menghadirkan Islam dan dakwah Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin dimuka bumi. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi seperti korupsi. persoalannya bagaimana mewujudkan ideologi Islam yang berkemajuan yang bercorak reformis-modernis atau progresif itu dalam gerakan Muhammadiyah secara meluas dari atas hingga bawah dan di seluruh lini organisasi? Bahwa ideologi itu bukan sekadar sistem paham tentang kehidupan. suku. dan ketidakadilan hidup umat manusia. dan humanisasi yang terkandung dalam pesan Al-Qur’an surat Ali Imran 104 dan 110 yang menjadi inspirasi kelahiran Muhammadiyah. Transformasi Islam bercorak kemajuan dan pencerahan itu merupakan wujud dari ikhtiar meneguhkan dan memperluas pandangan keagamaan yang bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan mengembangkan ijtihad di tengah tantangan kehidupan modern abad ke-21 yang sangat kompleks. yang melahirkan peradaban utama sebagai bentuk peradaban alternatif yang unggul secara lahiriah dan rohaniah. maka dapat disimpulkan bahwa Muhammadiyah itu memiliki paham dan mendakwahkan Islam yang berkemajuan. Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mengembangkan pandangan dan misi Islam yang berkemajuan sebagaimana spirit awal kelahirannya tahun 1912. yakni ideologi Islam yang berkemajuan. ketertindasan. Jadi. dan akhlak kaum Muslimin. kemakmuran. kejahatan kemanusiaan. kemaslahatan.

akhlak. dan mu’amalah-duniawiyah yang bersifat praktis. Dalam semangat pandangan Islam yang berkemajuan. Bagaimana Muhammadiyah dengan pandangan Islam yang berkemajuan mampu mengukir kisah sukses edisi baru ketika di masa lalu dalam kepemimpinan Kiai Dahlan mampu menorehkan tinta emas pembaruan dalam kondisi yang penuh rintangan dan serba keterbatasan? Dalam konteks meneguhkan sekaligus mengembangkan pandangan Islam yang berkemajuan. disertai tuntunan-tuntunan ke-Islaman di bidang akidah. bangsa. kepribadian. maupun amaliah yang ditampilkan Muhammadiyah di tengah kehidupan yang serba kompleks dan sarat tantangan. Muhammadiyah secara internal harus terlebih dulu memajukan dirinya sendiri sebelum memajukan orang lain. Muhammadiyah dituntut untuk hadir sebagai ideologi Islam alternatif. sekaligus menjadi instrumen penting dan strategis dalam memasuki abad kedua sebagaimana menjadi spirit Muktamar Satu Abad tahun 2010 di Yogyakarta: Gerak Melintasi Zaman. sehingga mampu menjadi gerakan alternatif di tengah lalulintas berbagai gerakan Islam dan gerakan sosialkemasyarakatan yang pusparagam. dan dunia kemanusiaan yang semakin kompleks. kalah dalam militansi dan keteguhan sikap sebagaimana gerakan-gerakan neorevivalisme Islam. sebab betapa besar tanggung jawab dan konsekuensi mengusung ideologi atau pandangan Islam yang berkemajuan di tengah dinamika peradaban modern saat ini. yang secara substantif bermuara pada Islam yang berkemajuan. dan model-model gerakan yang harus lebih unggul ketimbang yang lain manakala ingin meneruskan gerakan dakwah dan tajdidnya yang selama satu abad telah mengukir kisah sukses. Bagaimanapun ideologi reformis-modernis Muhammadiyah yang berbasis pada Islam yang berkemajuan. perspektif. Muhammadiyah perlu koreksi diri. dan kesadaran baru di tengah arus globalisasi memerlukan penghadapan tajdid Muhammadiyah. Di sinilah pentingnya memahami dan melakukan aktualisasi kembali terhadap gagasan-gagasan dasar dan pandangan Islam yang selama ini dianutnya.15 SEPTEMBER 2011 15 . Masalah demokrasi. Dakwah dan Tajdid menuju Peradaban Utama! SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Muhammadiyah dalam memasuki abad kedua dihadapkan pada masalah dan tantangan baru dalam kehidupan umat. hak asasi manusia. yang dapat dijadikan rujukan pokok bagi warga Persyarikatan maupun umat Islam dan para pihak yang ingin melakukan studi Islam. sehingga dari umat yang terbaik itu kemudian terwujud kehidupan yang baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur dalam semesta kehidupan. Namun kini dan ke depan usaha-usaha mewujudkan pandangan Islam yang berkemajuan itu dituntut untuk direvitalisasi bahkan lebih jauh lagi ditransformasi sehingga mencapai keunggulan yang tinggi baik dalam pemikiran. sedangkan dalam modelmodel praksis amaliah pun mulai ketinggalan baik dari gerakangerakan Islam baru maupun dari gerakan Islam tradisional yang dulu dikritiknya secara tajam.BINGKAI dengan pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan telah berkiprah mewujudkan cita-citanya membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. lebih-lebih untuk ke depan ketika Muhammadiyah menjalani abad kedua di tengah pergumulan kehidupan umat manusia yang bercorak pasca-modern. jangan sampai terjebak pada kecenderungan yang tidak positif. Muhammadiyah dengan paradigma tajdid yang berwawasan modernismereformisme dan reformis-moderat dituntut untuk memperkaya dan mempertajam orientasi tajdidnya yang bersifat pemurnian dan pengembangan. maka secara niscaya sangat mendesak waktunya Muhammadiyah wajib melahirkan karya monumental Risalah Islamiyah dan Tafsir Al-Quran yang komprehensif. yang menawarkan pandangan Islam yang berkemajuan yang serba melintasi dan mengungguli. Di tengah banyak kutub ekstrem gerakan Islam kontemporer. ibadah. meniscayakan kekayaan konsep. Hal serupa diperlukan ketika menghadapi masalah krisis moral dan spiritual yang diakibatkan oleh kehidupan modern yang kehilangan keseimbangan dalam peradaban umat manusia. yakni kering dari pemikiran tidak sebagaimana kaum neomodernisme Islam.

kalaupun terpaksa tidak perlu wudlu dan harus diulang. Wajib taat pada amir atau imam mereka. Meyakini turunnya wahyu setelah AlQur’an 4. Dwi Purwanto alamat e-mail dwipurwant@gmail. karena dianggap reinkarnasi dari Islam Jamaah. Melecehkan dan atau merendahkan para Nabi dan Rasul 8.A/10. Al-Qur’an dan Hadits yang boleh diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut imam/amir mereka) selain itu haram diikuti. Haram membagikan daging Qurban/ zakat fitrah kepada orang Islam di luar kelompoknya. Kedua. Kalau ada orang di luar kelompok mereka yang melakukan shalat di masjid mereka. 7. Setelah itu berganti nama LEMKARI (Lembaga Karyawan Dakwah Islam). 1 Rajab 1432 H / 3 Juni 2011 M) Jawaban: Wa ‘alaikumus-salam wr. 3.’’ kata Ketua Panitia Pengarah Rakernas MUI Tahun 2007. akhirnya dilarang melalui SK Jaksa Agung RI No. karena kebetulan wanita pilihan saudara berasal dari kelompok Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). 2. LDII yang didirikan oleh mendiang Nur Hasan Ubaidah Lubis. 4. Kep. Butir kesesatannya adalah karena di antara paham yang dikembangkan oleh LDII ini adalah paham takfir. 13. Perempuan LDII kalau mau bertamu di rumah orang selain kelompoknya harus memilih waktu haid (dalam keadaan kotor). shadaqah dan zakat kepada Amir/Imam mereka. Untuk diketahui.16 SYAWAL H . Selain kepada mereka adalah haram. 6. karena sebentar lagi saya mau menikah dengan wanita LDII. pada tahun 1990 dalam Mubes di Asrama Haji Pondok Gede berganti nama menjadi LDII. Mati dalam keadaan belum baiat kepada amir/imam LDII maka akan mati jahiliyah (kafir). Namun. kemudian berganti nama menjadi Islam Jama’ah. Saya warga Muhammadiyah. Haram shalat di belakang imam yang bukan dari kelompok mereka.com (disidangkan pada hari Jum’at. zakat. tidak semua orang dapat memberikan penilaian suatu aliran dinyatakan keluar dari nilai-nilai dasar Islam. Pokok-Pokok Ajaran Islam Jamaah / LDII adalah sebagai berikut: 1. Karena kembali meresahkan masyarakat. Melakukan penafsiran Al-Qur’an yang tidak berdasarkan kaidah tafsir 6. maka bekas tempat shalatnya dicuci karena dianggap sudah terkena najis. Haram menikahi orang di luar kelompoknya. wb. Harta. yakni menganggap semua orang Islam yang tidak bergabung ke dalam barisannya dianggap sebagai orang kafir. setelah dinyatakan terlarang oleh Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar‘i (Al-Qur’an dan As-Sunnah). di Jakarta. 11. 5. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan sepuluh kriteria suatu aliran dapat digolongkan tersesat.-08/D. termasuk kedua orangtua sekalipun. 1971. Orang Islam di luar kelompok mereka adalah kafir dan najis. Harus rajin membayar infak. 8. dan sesuai dengan pertanyaan saudara di atas. wb. Bahwa LDII pernah ditetapkan sebagai aliran sesat.‘’Suatu paham atau aliran keagamaan dapat dinyatakan sesat bila memenuhi salah satu dari sepuluh kriteria. 3. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Qur’an 5. maka ada beberapa hal yang perlu perhatian. saya ingin bertanya mengenai hal yang menurut saya sangat penting. Sepuluh Kriteria Aliran Sesat tersebut adalah: 1. Mengingkari Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul terakhir 9. 14. Mengingkari kedudukan Hadits Nabi sebagai sumber ajaran Islam 7. 12. Haram mengaji Al-Qur’an dan Hadits kecuali kepada imam/amir mereka.TANYA JAWAB AGAMA PANDANGAN MUHAMMADIYAH TENTANG LDII Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum wr. kami mengucapkan selamat kepada saudara karena telah menemukan wanita pilihannya untuk dinikahi. awalnya bernama Darul Hadis. Dosa bisa ditebus kepada sang amir atau imam dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa yang diperbuat dan ditentukan oleh amir/imam. infak dan shadaqah yang sudah diberikan kepada amir/imam haram ditanyakan catatannya atau penggunaannya. 9. Pertama. 10. Kalau ada orang di luar kelompok mereka bertamu ke rumah mereka maka bekas tempat duduknya harus dicuci karena dianggap najis. Yunahar Ilyas. Mengingkari rukun iman dan rukun Islam 2. Bagaimana pandangan Muhammadiyah terhadap ajaran LDII? Terima kasih atas jawabannya. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah Rubrik Tanya Jawab Agama Diasuh Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah 16 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 .

MUI akan membuka diri. dan tidak mencuci tangannya lagi setelah bersalaman. Drs H Mansyur MS. maka umat Islam dapat membuka diri termasuk Muhammadiyah. dan sudah mulai mau menyatu. “Kami punya paradigma baru. Oleh karena itu. Namun. untuk batin mereka hanya Allah yang mengetahuinya. Dalam LDII juga tidak ada keamiran dan mau diimami oleh orang lain. dengan mengikuti ijtima’ ulama untuk melaksanakan taswiyah al-manhaj dan tansiq al-harakah. Tetapi MUI belum merehabilitasinya. salah satunya menganggap orang di luar mereka kafir. Mengafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i Yang menarik. organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan ini tidak mengkafirkan atau menajiskan seseorang. asalkan bersedia menyampaikan surat pernyataan secara resmi.TANYA JAWAB AGAMA 10. sebagaimana hasil Rakernas LDII 2007. dalam rangka tawashaw bil-haq wa tawashau bish-shabr.” kata Ketua Wanhat DPD LDII Kota Cirebon.15 SEPTEMBER 2011 17 . dan tidak ada indikasi ke arah aliran sesat. Namun ketua MUI KH Ma’ruf Amin menyatakan bahwa memang saat ini LDII sedang berusaha untuk berada di dalam jajaran umat Islam dan ormas Islam lainnya. *fz) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . jika LDII berkeinginan kembali bergabung bersama ormas Islam lain. apabila sudah tidak lagi mengamalkan pokok-pokok ajaran yang 14 butir di atas. di mana sebagian dari mereka sudah mulai mau bersalaman. tidak akan berperilaku seperti yang dituduhkan selama ini. Sebenarnya itikad baik LDII untuk keluar dari eksklusifisme sudah mulai terlihat. dan masjid yang dikelolanya terbuka untuk umum.

Namun. yang dinamai Breivik Geofarm. mereka semua adalah Muslim. Tertera di halaman Facebook-nya.500. yang dikabarkan menewaskan sedikitnya 93 orang. orang Islam di Norwegia sebagian besar memiliki latar belakang imigran. Integrasi masyarakat Muslim di Norwegia terhadap negara itu merupakan yang paling baik dibandingkan di negaranegara lainnya.0% dan 3. partai anti-imigran yang kini merupakan partai terbesar kedua di Norwegia. statistik pemerintah mencatat sekitar 79. Ditambah dalam beberapa tahun ini liputan media terhadap aktivitas keislaman di Norwegia menjadi sangat dominan. Sampai akhirnya meledaklah peristiwa Breivik.16 SYAWAL H . Breivik tampaknya orang yang resah akan kemajuan Islam di Norwegia. nama Anders Behring Breivik (32 tahun) boleh jadi menjadi yang paling dibenci. motif penyerangannya masih belum diketahui. Jan Kollsgaard. (au-dari berbagai sumber) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Bahkan mereka juga bisa mendirikan yurisrudensi Islam. Agama kemudian menjadi isu yang sangat penting bagi rakyat Norwegia. Hal ini disebabkan pemerintah Norwegia memberikan dukungan bagi mereka yang memiliki kesulitan dalam menyatu dengan masyarakat. Bagaimana sebenarnya gerakan Islam di negara itu? Islam adalah agama minoritas terbesar di Norwegia. kini Islam menjadi agama kedua yang terbesar dan agama tercepat berkembang di Norwegia. Patut diingat. aksi teror itu didalangi kelompok militan Islam. Penduduk Muslim di Norwegia tidak diketahui persis. Wakil Kepala Kepolisian Oslo Roger Andresen menjelaskan pemuda ini tidak memiliki catatan tindak pidana apa pun selama ini. beberapa orang Norwegia asli sendiri mulai masuk Islam. Dia memiliki sebuah peternakan di kota kecil Rena. Norwegia adalah negara pertama yang memboikot produk-produk Israel beberapa waktu setelah kejadian invasi Israel ke Gaza pada awal tahun 2009. 23 Juli 2011. yang terdiri antara 2. Pada 1999 sampai 2004 dia menjadi anggota Progress Party. “Berdasarkan apa yang dia post di internet. Kini di Eropa. umat Muslim di Norwegia benar-benar sangat minoritas. Siapa pun yang mempunyai perasaan dengki terhadap Islam akan sangat takut karena sekarang tidak ada seorang pun yang dapat menyangkal.KRONIK DUNIA ISLAM TERORIS ANTI-ISLAM NORWEGIA Andersw Behring Breivik diketahui sebagai pelaku pengeboman di Oslo dan penembakan brutal di Pulau Utoya. Dia secara rutin membayar iuran anggota di partai itu. dengan keturunan Pakistan sebagai kelompok yang paling banyak dan dikenal. Breivik pernah mengenyam sekolah bisnis di barat Oslo. tetapi banyak masjid dikelola Dewan Islam Norwegia (Islamsk Rad Norge).000 dari 4. sekitar 10% lebih banyak dari tahun 2006. Sveinung Sponheim. dan “The Trial” (Franz Kafka). Direktur perusahaan pertanian Felleskjoepet. “Seorang yang memiliki keyakinan setara dengan kekuatan 100 ribu orang yang hanya memiliki rasa ketertarikan. penembakan terhadap sekitar 70 orang bukannya tanpa ekses. “1984” (George Orwell). Breivik merupakan seorang Kristen fundamentalis yang memiliki pandangan politik kanan dan anti-Islam. tetapi kira-kira 300. Norwegia. Breivik memiliki pandangan politik berhaluan kanan dan anti-Muslim. Seperti kebanyakan di negara Eropa. Pada tahun 2007. Sampai 1970.” Ia juga 18 S menyebut dirinya seorang filsuf dan ekonom. 56% tinggal di kabupaten Oslo dan Akershus. banyak yang meyakini. Ia juga menulis berhaluan politik konservatif dan memiliki hobi berburu.000. Sabtu. Propaganda anti-Islam di Norwegia tidak pernah begitu menganggu sebelumnya. Orang-orang Muslim di Norwegia—tidak seperti di negara-negara Eropa lainnya—bisa membentuk berbagai macam insitusi Islam. Masyarakat Islam di Norwegia sangat beragam. eperti dilansir Bloomberg. Namun. mengatakan Breivik sempat membeli pupuk sebanyak 6 ton.” kata Kepala polisi Nasional Norwegia. Terungkapnya aksi bejat Breivik mematahkan spekulasi yang beredar sebelumnya. sebagaimana dilansir laman Daily Mail.068 orang Islam di Norwegia. Buku-buku favoritnya antara lain “On Liberty” karangan John Stuart Mill. dan menurut laporan terbaru. yang membantai puluhan orang di Pulau Utoya. Pada 17 Juli di twitter ia menulis. pada Mei lalu. jumlah umat Islam mulai meningkat karena imigran dan mahasiswa.4% dari populasi seluruhnya. Selain itu. Setelah 1985.

Grha Sabha Pramana. dan yang kedua yang memasarkan barang yang memiliki nilai tambah tersebut. Sementara Habibie itu adalah orang Orde Baru. “Saya sebenarnya pengen mengikuti Bu Ainun. Saat ini kecenderungan Indonesia hanya menjadi kelompok kedua saja. padahal masih banyak masalah yang membelit Ibu Pertiwi. Habibie M bersama ribuan putra-putri terbaik bangsa mulai bekerja. Antrian pemesanan mulai berjejer. Saya menerima panggilan Pak Harto untuk menunaikan janji saya pada Ibu Pertiwi. N 250 Gatot Koco mengudara memecah cakrawala. pejabat pemerintah daerah Yogyakarta. “Apa rencana Anda selanjutnya?” Dengan optimis ia menjawab. Selama 2 jam ia kuat berdiri di atas podium gedung termegah di UGM. Mereka menuding ini adalah proyek Habibie. dan Puspitek hendak ditutup karena dinilai merugikan keuangan negara. kenapa terlalu cepat menyusul saya. 26 Mei 2011 pukul 10. perhatian tertuju pada pertunjukkan spesial. pertama di dunia di Indonesian Air Show 1996 (Pameran Pesawat Terbesar Ketiga di Dunia kala itu) Cengkareng. IPTN-pun mulai dibunuh perlahan. namun suaranya masih lantang dan tegas. Bagaimana mungkin negara yang baru saja lepas dari perang saudara dan tertatih-tatih mengurusi problem dalam negeri. mahasiswa dan masyarakat umum. Ceramah yang bertajuk “Membangun Daya Saing Bangsa: Tantangan dan Pilihan Kebijakan” tersebut dihadiri sekitar 2000 orang.” Sejak momen itu. IPTN ikut serta dalam Air Show di Paris. Untuk menjadi maju. Bapak Teknologi Indonesia dan Bapak Demokrasi Indonesia tersebut menjelaskan tentang pentingnya daya saing bangsa dalam menghadapi tantangan global. Teknologi dan komunikasi adalah kunci keberhasilan sebuah bangsa.KOLOM OM KOL OLOM BJ HABIBIE: Daya Saing Bangsa Tantangan dan Pilihan Kebijakan antan presiden ketiga RI Prof DR Ing BJ Habibie memberikan kuliah umum (Presidential Lecture) di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada hari Kamis.000 karyawan menyusut drastis menjadi 16. Beberapa teknokrat asing mendatangi Habibie. Dari 48. Dirgantara Indonesia. “Sebagai generasi dari bangsa pejuang. IMF yang datang sebagai juru selamat menyisipkan klausul penghentian dana untuk IPTN. fly by wire. “Kita berjuang selama 45 tahun untuk mendirikan IPTN ini. Nanti harus siap pulang kapan saja apabila bangsa membutuhkan. “Saya akan membuat pesawat terbang yang lebih canggih dari ini. Selesai merampungkan doktoral di RWTH Aachen. Mereka bertanya.” Manusia. Kelompok kedua mereplikasi dan menduplikasi menjadi lebih banyak sehingga biaya produksi dan harga jual menjadi lebih murah. Habibie mulai bekerja di Jerman. IPTN yang kemudian berubah nama menjadi PT. Tak hanya proyek N 250 yang terhenti. Tak ada jaminan keberlangsungan kerja.00 WIB. Ketika itulah. Meski berusia 75 tahun. Messerschmitt-Bölkow-Blohm. telah membawanya mencapai puncak karier sebagai Wakil Presiden perusahaan penerbangan terbesar di Jerman. pertama yang membuat nilai tambah suatu barang. Industri pendukung yang terletak di Oklohama dan Stuggart sudah bersedia menyediakan tempat untuk produkis massal N 250. krisis ekonomi 1997 meluluhlantakkan impian besar itu. Tapi tentu Ibu Ainun pasti bertanya. Habibie marah besar.” Dengan tekad yang bulat karena panggilan Ibu Pertiwi. Namun. Tahun 1989 lewat riset kerjasama dengan Spanyol.15 SEPTEMBER 2011 19 . pulanglah Habibie bersama keluarga.000 karyawan. Kelompok pertama memberikan teknologi tepat guna yang membuat barang menjadi lebih mahal. Habibie merupakan generasi emas Indonesia yang terpilih berangkat ke Jerman pada 1954 untuk belajar teknologi sebagai planning Bung Karno yang menginginkan Indonesia bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain di dunia.” (dirangkum dari berbagai tulisan) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Agar saya bisa bersatu lagi dengan orang yang saya cintai. dan kita ini semua adalah keturunan pejuang. maka Indonesia harus menguasai keduanya. Apalagi pesawat ini sudah melewati pengujian 900 jam terbang. Industri-industri strategis dibunuh satu per satu. Pak Harto memanggil. Saya mengawal reformasi di saat keadaan teramat genting. dalam rangka memperingati Dies Natalis UGM ke 62 dan Dies Natalis Sekolah Pascasarjana UGM ke 30. Habibie teringat dengan pesan Bung Karno yang dulu mengirimkannya sekolah ke Jerman. Mulailah pusat-pusat penelitian didirikan. tetapi pemerintah tanpa berpikir panjang hendak menutupnya. Ah… Saya ini lahir di era perjuangan kemerdekaan. menurut Habibie dapat dibagi pada dua kelompok. membuat sebagian enginer terbang ke luar negeri. anggota dewan perwakilan rakyat. “Sekarang Anda berangkat untuk belajar. Peserta yang memadati lantai dua Grha Sabha Pramana terdiri atas kalangan akademisi UGM dan perguruan tinggi di Yogyakarta. Setahun berikutnya Gatot Koco menyita perhatian dunia karena digerakkan oleh teknologi brilian yang belum pernah ada sebelumnya. 55 menit terbang tanpa cacat. Kemampuan dan prestasi yang dia tunjukkan. CN 235 membuat banyak orang tercengang. bisa tampil dalam pameran pesawat tingkat Internasional. 10 Agustus 1995. Saya diberangkatkan Bung Karno sekolah ke Jerman. Pejuang itu tidak mengenal lelah dan menyerah. Dalam ceramahnya. Lebih baik. buang saja tudingan-tudingan tak berdasar itu. Habibie terus bekerja bersama para ilmuwan anak negeri sendiri mempersiapkan kado spesial untuk 50 tahun kemerdekaan Indonesia.

kecuali Iblis. 20 Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit. Allah SwT berfirman. karena ia tidak tahu ukuran kemampuan dan pengetahuannya. Sungguh. Langit. yakni makhluk Allah yang lain selain manusia. Tugas khalifah ialah memakmurkan bumi. Yang Maha Bijaksana dan Maha Sempurna. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya. Allah SwT berfirman. 1994. sebagaimana difirmankan Allah SwT. Allah telah memuliakannya bahkan dengan kemungkinan besar lebih tinggi dari malaikat. “Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Tetapi dengan menempatkan manusia sebagai khalifah-Nya. Padahal kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia menjawab. Malaikat pun sempat mengajukan pertanyaan. Manusia tampil menerima amanat itu. “Apakah Engkau hendak menempatkan orang yang akan merusak dan membuat pertumpahan darah di sana. (At-Tin [95]: 4-6). maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.” Mereka berkata. Al-Kahfi [18]: 50. apakah Allah SwT hendak menciptakan makhluk yang bakal melakukan kerusakan di sana dan menumpahkan darah. Kalau disebutkan mereka menolak. Khalifah dalam ayat itu bermakna pengganti. bumi dan gunung-gunung. bentuk.”(Al-Baqarah [2]: 30). simetris. Hal itu segera ditepis Allah SwT. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. (Al-Ahzab [33]: 72). dan sosok tubuhnya. Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Quran Terjemahan dan Tafsirnya. yang akan memberikan kebahagiaan yang lebih besar kepada mereka daripada harus memilih sendiri. Jika ia salah menggunakannya ia akan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Manusia diciptakan Allah dalam sebaikbaik pola acuan. Thaha [20]: 116). karena malaikat-malaikat disuruh sujud kepadanya. Allah SwT menciptakan manusia sebaik-baik ciptaan. Banyak orang yang begitu tinggi dan berkuasa di dunia. lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. tapi hidup shalih. bumi. kodrat. tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat). bumi dan gunung-gunung. artinya adalah kehendak. Tetapi manusia terlalu berani dan bodoh untuk dapat memahami ini. Amanat itu mula-mula ditawarkan Allah SwT kepada langit. Khalifah yang sempurna ialah yang mempunyai kemampuan inisiatif sendiri. mereka akan jatuh begitu rendah disebabkan oleh dosadosa mereka. (Abdullah Yusuf Ali. “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. bahwa Dia mengetahui apa yang tidak diketahui malaikat-malaikat-Nya. Al-A’raf [7]: 11. Mereka lebih suka menyerahkan semua kehendak itu kepada Allah. dan barangkali dapat dibayangkan bahwa kebahagiaan bagi mereka itu jika tanpa harus memilih mana yang baik dan mana yang buruk. dengan pengetahuan tak sempurna. menjadi orang-orang yang dekat kepada Allah SwT. Allah SwT memberikan sifat terbaik dan paling murni kepada manusia. mereka akan diangkat ke pelbagai tingkat dan derajat yang lebih tinggi. Mereka pun bersujud. dari kalangan jin. bahwa kepada mereka tidak diberi pilihan lain: baik dan buruk. Al-Isra‘ [17]: 61. gunung. Posisi manusia sebagai khalifah juga membuatnya bebas dan punya kehendak untuk memilih. tetapi kebebasan bertindaknya memantulkan adanya kehendak Penciptanya dengan sempurna. dan kewajiban manusia ialah menjaga pola yang telah dibuat Allah untuk manusia itu. pemimpin atau penguasa. Orang yang jahat mengkhianati amanat itu dan membawa bencana kepada diri mereka sendiri. semua menolak untuk memikul amanat atau tanggung jawab itu. manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh. memberikan penghormatan dan penghargaan. (AlBaqarah [2]: 34. 1096) Sungguh.HIDUP BERKEMAJUAN MENURUT AL-QUR’AN (1) PROF DR H MUHAMMAD CHIRZIN. tetapi kehendak itu hanya terbatas pada pernyataan. dan ada pula yang rendah. tetapi tak satu pun yang menyanggupinya. Akibatnya adalah bahwa manusia sebagai satu ras jadi kacau-balau. Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat.16 SYAWAL H . meskipun manusia yang baik mampu menempatkan diri jauh di atas makhluk lain untuk menjadi almuqarrabin. MAg GURU BESAR UIN SUNAN KALIJAGA DAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA A llah SwT merancang penciptaan manusia di bumi untuk menjadi khalifah.

jatuh. buta ilmu pengetahuan. dan barang siapa disesatkan Allah. belajar dan terus belajar. Allah SwT berfirman.15 SEPTEMBER 2011 . dan Tuhanmulah Yang MahaMulia. berpegang pada sifat-sifat kesatria dan cita-cita tinggi dan luhur. (Al-Munafiqun [63]: 8) Kesadaran harga diri akan tampak dalam sikap menuntut kebaikan dan menjauhi kejahatan. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. maka merekalah orang-orang yang rugi. Allah SwT berfirman. kira-kira 5 km sebelah utara dari Kota Makkah. Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia. dan beriman kepada Allah. Sungguhpun demikian ia dibekali dengan kekuatan akal dan pancaindera sebagai persiapan untuk dapat belajar dan mengetahui. dan hati nurani. (Abdullah Yusuf Ali. dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengarkan ayat-ayat Allah. 1995. telanjang. harus tampil ke dunia dan mengumumkan misinya. Rasul-Nya dan bagi orang-orang Mukmin.Yang mengajar manusia dengan pena. “Sungguh. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Sumber Kekuatan Islam. Sedangkan sifat-sifat dan tingkah laku yang bertentangan dengan itu akan menurunkan derajat manusia ke tingkat yang rendah. Sekiranya Ahli Kitab beriman. Manusia dilahirkan dan datang ke dunia dalam keadaan polos. penglihatan. (Sayyid Sabiq. Untuk itu manusia harus mengembangkan segala potensinya. Di antara tanda-tanda tahu harga diri ialah semangat membela kebenaran. Seruan untuk belajar diturunkan pertama kali dalam wahyu Allah SwT kepada Nabi Muhammad saw dengan perintah untuk membaca. Untuk menjalankan tugas kekhilafahan Allah membekali manusia dengan potensipotensi instink. akal dan agama. Sumber Kekuatan Islam. dan sekarang saatnya sudah tiba. Sifat-sifat demikian itulah yang mengangkat manusia ke tingkat yang layak sebagai makhluk Allah yang termulia. (Al-‘Alaq [96]: 1-5) Iqra‘ dapat berarti bacalah atau suarakanlah atau siarkanlah dengan nyaring wahyu Allah itu. pancaindera. 1980. nakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka memiliki mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah. pastilah orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari sana. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Dan sungguh. 1628). (Abdullah Yusuf Ali. Rasul yang ummi itu pun bingung.” Kemuliaan itu hanyalah bagi Allah. 81-82). jika kita kembali ke Madinah (dari perang Bani Mustalik). bahkan lebih sesat lagi. kebahagiaan dan kelestarian hidupnya. 98). Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah. direndahkan dan didlalimi. Allah SwT berfirman. 1980. Allah SwT berfirman. tetapi kalbu dan pikirannya sudah penuh dengan pengertian rohani. 1631). Ketika wahyu pertama itu diturunkan kepada Nabi Muhammad saw di Gua Hira. (Al-A’raf [7]: 179-180) Manusia memiliki kesadaran akan kemuliaan dan harga diri. namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik. (An-Nahl [16]: 78). Quran Terjemahan dan Tafsirnya. Dengan kekuatankekuatan itu manusia dapat menjenguk alam yang luas untuk mengetahui rahasiarahasianya kemudian mengambil manfaat dari apa yang Allah bentangkan untuk kemakmuran. tentulah itu lebih baik bagi mereka. menolak kedlaliman dan menegakkan keadilan. Bacalah. (Sayyid Sabiq. ia tidak bisa membaca. Di antara mereka ada yang beriman. tetapi tidak dipergu- Mereka berkata. bebas dari pengaruh hawa nafsu dan tidak terbelenggu oleh syahwat-syahwat duniawi. dan Dia memberimu pendengaran. agar kamu bersyukur. Ia pantang dihina. maka dialah yang mendapat petunjuk. Mereka itulah orang-orang yang lengah. Quran Terjemahan dan Tafsirnya. Mereka memiliki hati. Ia tak dapat membaca huruf-huruf duniawi. karena kamu menyuruh berbuat yang makruf. dan mencegah dari yang munkar. (Ali Imran [3]: 110) Untuk meningkatkan kapasitas dan kualitasnya manusia niscaya memperluas cakrawalanya dengan belajar. bahkan lebih rendah dari binatang. sebagai amanat suci ia harus menyampaikan wahyu Allah itu dan mengumumkannya. tidak silau oleh kemegahankemegahan dan pangkat-pangkat kosong. akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka seperti hewan ternak. Bersambung 21 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. 1995. tetapi orang-orang munafik itu tidak mengetahui.

Karena itu para ulama mengelompokannya sebagai salah satu ungkapan jawami’ul kalimnya Nabi saw. Rasulullah saw bersabda yang artinya: Aku bertanya:”Wahai Rasulullah saw sampaikanlah kepada saya satu ajaran dalam Islam yang tidak akan aku tanyakan kepada seeorang pun. Orang yang belum meraih martabat istiqamah seluruh upaya yang dilakukannya sia-sia belaka. Makna Hadits Ungkapan Hadits ini sangat singkat namun padat. Filsuf Muslim modern asal Pakistan. Karena itu salah satu ekspresi dari sikap optimis adalah absennya ketergesagesaan untuk ingin segera merasakan kesuksesan. “syayyabatni huud wa akhwaatuha” (HR at-Turmudzi). Sebaliknya ia melawan keadaan itu dengan optimisme. Ketika ijtihad berhenti maka kemajuan pun terhenti dengan sendirinya kemuliaan pun surut bahkan punah. menegaskan bahwa ajaran ijtihad dalam Islam adalah prinsip gerak dalam Islam. Karena itu tatkala dalam satu tahapan upayanya itu dirasakannya sulit dan mendaki ia meyakini bahwa setelah puncak pendakian pasti diikuti jalan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Nabi saw menjawab: ”katakanlah aku beriman kepada Allah lalu berupayalah istiqamah” (Hadits riwayat Muslim dari Abi ‘Amr Sufyan bin Abdullah ra). Pendek kata ijtihad adalah keniscayaan dalam meraih kemajuan. Dia menyadari benar bahwa ketergesaan untuk memetik kesuksesan adalah perangkap dan jebakan yang dipasang syaithan. MA ALUMNI PESANTREN DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH GARUT STAF PENGAJAR FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM UIN SUNAN KALIJAGA Pendahuluan Sir Muhammad Iqbal. Optimisme bagi seorang Muslim adalah berfikir positif bahwa Allah senantiasa menyertainya dalam kondisi apapun dan selalu membimbingnya dalam menapaki perjalanan panjang menuju kemuliaan dan kemajuan. Istiqamah dalam optimisme (husn azhzhan) Dalam kata istiqamah tersirat makna upaya terus-menerus. Itulah sebabnya Nabi saw pernah bersabda:” Surah Hud dan rangkaiannya membuat kepala tumbuh uban”. Al-Wasithi menambahkan. “istiqamah adalah budi pekerti yang menyempurnakan seluruh kebajikan yang jika ditemukan dalam diri seseorang maka sempurnalah kebajikannya dan jika hilang maka kebajikannya lenyap”. Hadits di atas mengajarkan setiap Muslim untuk (1) selalu memperbarui keimanannya dengan lisannya dan menjaganya untuk selamanya bersemayam dalam relung sukmanya. Imam Muhammad bin Ali bin Wahb alQuyasyri yang lebih dikenal dengan ibnu Daqiqil ‘Id menyatakan. Kandungan makna dalam Hadits ini sejalan dengan firman Allah dalam surah Fushilat ayat 30 dan surah Hud ayat 112. Apa itu istiqamah? Istiqamah adalah martabat keimanan paripurna yang dengannya seluruh kebajikan dapat terjadi secara teratur. (2) berlaku istiqamah dalam melakukan pelbagai bentuk ketaatan kepada Allah seraya menuntaskan diri dari seluruh penyimpangan yang berselisih dengan spirit istiqamah. Yang menjadi pertanyaan uraian Hadits kali ini adalah apa yang menopang ijtihad itu dapat berlangsung berkesinambungan? Hemat penulis jawabannya adalah kualitas istiqamah. Kalimat terakhir ini jembatan untuk memahami sabda lainnya tentang istiqamah “istaqiimuu wa lan tuhshuu” beristiqamah lah anda pasti anda tak dapat menghitung kebaikan anda” (HR Ibnu Majah).HADITS Istiqamah sebagai Conditio Sine Quanon Kemajuan WAWAN GUNAWAN ABDUL WAHID. Terkadang seseorang dalam rangkaian dan tahap-tahap upayanya untuk meraih kemajuan terselip rasa putus asa apakah ia dapat tiba di pantai kemajuan itu? Surah Fushilat ayat 30 dengan terang menjelaskan bahwa orang yang berlaku istiqamah tidak pernah terselip rasa pesimis. Ada dua hal yang diajarkan oleh Rasulullah dalam 22 Hadits di atas: pertama menegaskan ikrar keimanan dan kedua bersikap istqamah. Jika kemajuan itu dimaknai sebagai suatu kualitas keadaan seseorang yang terus membaik dan kebaikannya terus meningkat maka penopang utama yang melahirkan dan menjaga kemajuan dalam suatu kesinambungan adalah kualitas istiqamah.16 SYAWAL H . Tentang ayat yang terakhir ini Abdullah ibn Abbas mengabarkan “tidak ada dalam keseluruhan Al-Qur’an yang paling berat ditunaikan oleh Rasulullah kecuali ayat ini”. Ijtihad adalah gerak dinamis yang terus menerus dan berkelanjutan untuk meraih kemulian dan kemajuan.

Dengan budi pekertinya inilah Allah selalu mengiriminya fasilitas bantuan yang diperlukannya. mengevaluasi diri dan bersabar. Tentu saja ia pun berterimakasih (baca: syukur) kepada Allah yang selalu membantunya. Pada saat yang sama pasukan pemanah ini rupanya tidak bersabar untuk menunggu aba-aba Nabi saw. melayani. Istiqomah yang dieskpresikan dalam berbagai bentuknya. Pada awalnya pertempuran berjalan seimbang.HADITS menurun. Karena kekeliruan yang sempat dilakukannya malah menyadarkannya untuk membuka berbagai upaya perbaikan menuju perbaikan dan kebaikan yang menghasilkan kemajuan. Boleh jadi ia mencoba untuk sementara waktu berpindah jalur ke jalan yang tampak lebih cepat dan sedikit onak duri. bersikap optimis. Mereka tidak bersabar untuk bertahan dari gempuran meriam Pasukan Turki.. Istiqamah dalam keteguhan dan ketabahan (shabr) Hati-hatilah dengan kesuksesan dan kemajuan kecil karena ia acapkali menyilaukan pandangan yang berbuah malapetaka. Armada Laut Inggris pun memutuskan untuk mundur dari pertempuran Dardanella yang terkenal itu. Sejak awal Sang Nabi telah mengingatkan supaya pasukan pemanah tidak bergerak kecuali atas perintahnya. Mereka mengira bahwa perang sudah tuntas dengan pertempuran yang singkat. Pendek kata kekeliruan yang dilakukan manusia istiqamah tidak menjadikannya terus surut dan bergelimang dosa. Senyatanya ia membawa pasukannya mundur sementara dengan memutar ke arah bukit tempat bersembunyi para pemanah itu. Wallahu A’lam bish-Shawab. karena sesungguhnya setiap kesulitan disertai kemudahan dan pastilah setiap kesulitan disertai kemudahan (AlInsyirah [94]:5-6). Orang-orang yang dilayaninya pun bertambah banyaknya. Karena pada saat itu Pasukan Turki tinggal menyisakan amunisi yang cukup hanya untuk 60 detik tembakan meriam. keimanan yang dicirikan senang melihat kebahagiaan yang dirasakannya juga dirasakan saudara-saudaranya. Mereka bahkan terpojok dalam jarak tembak Pasukan Turki.15 SEPTEMBER 2011 . Bahkan mereka pun sudah bersiap-siap untuk menyerah kalah kepada Armada Laut Inggris Raya. Manusia istiqamah menjadikan kekeliruan menjadi vitamin pahit yang berbuah keindahan. Demikianlah kedua misal di atas memperlihatkan bahwa kesuksesan atau kemajuan yang sudah di depan mata pun lenyap sia-sia karena daya tahan dan keteguhan hati (shabar) tidak tersedia dalam diri pelakunya.) sehingga terbuka pengetahuan baru untuk menambah kuantitas dan kualitas kebahagiaannya. Karena deposit kebajikan yang ditebarkan manusia istiqamah mengantarkannya tercatat di sisi Allah sebagai seorang mushin (Hud [11]:12-15) sebab itulah juga yang menjadikannya segera tersadar mengevaluasi dirinya untuk segera menghapus kekhilafannya itu dengan berbagai kebajikan baik itu dengan ibadah ritual maupun ibadah sosial (Ar-Ra’d [13]: 22). antara lain. Padahal jika itu mereka lakukan mereka tinggal menunggu hitungan menit saja untuk menyerang balik dan memenangkan perang. Itulah yang terjadi dengan peristiwa kegagalan kaum Muslmin dalam Perang Uhud. Pada Perang Dunia Pertama saat Angkatan Laut Inggris Raya menyerang Turki tepatnya pada tanggal 15 Maret 1935 terjadi pertempuran sengit antara kedua belah pihak. Dan kaum Muslimin pun menderita kalah perang karena merasa puas dengan kemajuan atau kesuksesan kecil yang belum tuntas itu. Tatkala pertempuran dimulai terlihat Pasukan Musyrikin Quraisy kewalahan akibat akumulasi tembakan anak panah yang terarah kepada mereka. Akhirul kalam Dari awal hingga akhir kiranya terungkap bahwa tiada kemuliaan berupa kesuksesan kemenangan sebagai isyarat terjadinya kemajuan tanpa sikap istiqamah. Ia sadar betul bahwa “Allah akan memberi bantuan kepada seorang hamba manakala ia memberi bantuan kepada saudaranya”. Atau tatkala ia berkompetisi bersama saudara-saudaranya ia melakukan cara yang “menyimpang” dari ketentuan dan aturan main Allah dan Rasul-Nya. Khalid seolah hendak menarik pasukannya mengisyaratkan kekalahan. 23 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Itulah keimanan yang diikuti dengan amal shalih. Bahkan manakala dalam sekian tahapan dihadang ujian berupa kegagalan dia tidak akan melihatnya sebagai “malam pekat terakhir yang tidak akan disusuli matahari pagi menyingsing”. Istiqamah dalam mengevaluasi diri (muhasabah) Manusia bukan malaikat dalam dirinya ada dua potensi kebaikan dan kesalahan sekaligus. Mereka pun tunggang langgang meninggalkan berbagai perkakas dan harta benda yang melimpah. Merekapun turun dari bukit tempat persembunyian nya untuk berebut ghanimah yang menyilaukan itu. Istiqamah dalam “melayani” (‘amal shalih) Iman yang dimiliki oleh seorang yang bermartabat istiqamah adalah iman yang dicirikan dengan suka berbagi dan melayani orang lain. Tanda terimakasihnya ia tunjukkan dengan memelihara kesukaannya berbagi dan melayani orang lain. Karena ia suka bersilaturahmi Allah pun bersilturahmi kepadanya dengan mengirim malaikat pemberi inspirasi (tatanazzala ‘alayhim al-malaaikah. Terkadang jebakan-jebakan baik yang tanpa disadarinya diciptakannya sendiri mengganggunya untuk merubah visi dan misinya tentang kemuliaan dan kemajuan. Bahkan ia berikhtiar terus untuk memperluas pelayanannya itu kepada sebanyak orang. Ia tidak hendak bersuka riang sendirian betapa pun sederhananya kebahagiaan yang dicicipinya. Armada Laut Inggris dihujani meriam pantai Angkatan Bersenjata Turki. Siasat pun disusun komandan perang mereka yang terkenal Khalid bin Walid. Karena massifnya dan sporadisnya serangan meriam yang dilancarkan Pasukan Turki membuat Armada Laut Inggris tidak dapat menjawab serangan secara maksimal. Itulah sikap ihsan yang menjadi puncak kesabaran itu (An-Nahl [16]:126-128). Dari kekuatan keteguhan hati selalu muncul kecerdasan menyiapkan diri dan kecakapan berhitung kualitas diri untuk modal berkompetisi dengan yang lain.

sekalipun masih sangat muda usianya. baik mengenai Al-Qur’an. sehingga dapat memperoleh ilmu yang sangat banyak dari mereka. 3) Setelah Rasulullah saw wafat. (as-Siyutiy.” (asSiyutiy. demikian pula. Riwayat hidupnya: Nama lengkapnya: Abd Allah ibnu Abbas ibnu Abdil-Muthallib ibnu Hasyim ibnu Abdi Manaf al-Quraisyiy. sehingga ia diibaratkan sebagaimana lautan ilmu dan sebagainya.Para sahabat besar. al-Hasymiy. Umar sangat menghargai pendapat Ibnu Abbas. sehingga ia menjadi muara fatwa dan tafsir AlQur’an. ia sangat erat hubungannya dengan para sahabat besar. serta paling mendalam ilmumu tentang Al-Qur’an. Kemudian orang itu pergi menemui Ibnu Abbas dan menanyakan makna ayat tesebut. berilah ia kedalaman ilmu tentang ad-din (agama) dan berilah ia ilmu tentang takwil.KHAZANAH BIOGRAFI MUFASSIR DI KALANGAN SAHABAT NABI (II) PROF DRS SA’AD ABDUL WAHID 1. II: 187). t. misalnya: a) Mujahid menyatakan sebagai berikut: “Ibnu Abbas dinamakan la- “Bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu. karena bibinya. Maimunah adalah istri Nabi saw. antara lain ialah: 1) Doa dari Nabi saw: utan karena keluasan ilmu pengetahuannya. melainkan ada faktor-faktor yang mendukung24 nya. Nama ibunya: Lubabah al-Kubra bintu al-Haris ibnu Husnin al-Hilaliyyah. Lalu Ibnu Umar menyarankan kepada orang itu agar bertanya kepada Ibnu Abbas.. 2) Ia dibesarkan di lingkungan Nabi saw dan sangat akrab dengan beliau. tiga tahun sebelum hijrah Nabi ke Madinah.” Ibnu Abbas adalah tinta umat ini. Hadits-Hadits yang tidak diterima langsung dari Nabi saw. sehingga mempunyai banyak kesempatan untuk mendengarkan apa yang disampaikan Nabi saw serta menyaksikan peristiwa sebab nuzul Al-Qur’an. ia peroleh dari para sahabat besar. tidak menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.16 SYAWAL H . b. Dilahirkan di Makkah.” c) Pada suatu ketika datanglah seorang kepada Ibnu Umar menanyakan makna ayat: “Ya Allah. Keahliannya: Ibnu Abbas adalah sahabat Nabi saw yang ilmunya sangat tinggi dan sangat luas sehingga ia dipanggil “alHibr” (tinta) dan “al-Bahr” (laut).” (Al-Anbiya’ [21]: 30). Ilmunya tentang makna-makna AlQur’an sangat luas dan mempunyai keahlian dalam berijtihad. Ia wafat pada tahun 68 H. dalam usia 70 tahun di Thaif. (az-Zahabiy. saya yakin bahwa dia diberi ilmu SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Abd Allah ibn Abbas a. 1: 67). 1976. karena keluasan ilmunya. Setelah penjelasan tersebut disampaikan kepada Ibnu Umar. Ia sangat akrab dengan Nabi saw. murid-muridnya dan para ulama menilai bahwa penafsiran Ibnu Abbas sangat tinggi nilainya. tidak menurunkan hujan. 4) Nilai penafsirannya: .t. bahasa maupun metode ijtihad. Ketika Rasulullah saw wafat. Kepandaian seseorang tidaklah datang dengan sendirinya. ia berumur 13 tahun. lalu langit itu dipecah oleh hujan dan bumi dipecah oleh tumbuh-tumbuhan. kemudian kami pisahkan antara keduanya.” b) Ibnu al-Hanafiyyah menyatakan: “Ya Allah berilah ia ilmu tentang hikmah. Umar ibnu al-Khattab pernah berkata kepadanya: Kamu adalah pemuda yang paling baik wajati dan akhlaknya. II: 188). Ibnu Mas’ud pernah berkata: Ibnu Abbas adalah penerjemah AlQur’an yang paling baik. dan di sana pula ia dikubur. anak paman Rasulullah saw. Kemudian dijelaskanlah makna ayat tersebut oleh Ibnu Abbas sebagai berikut: Dahulu langit adalah padu. maka berkatalah ia: Keberanian Ibnu Abbas dalam menafsirkan Al-Qur’an benar-benar menakjubkan.

Tetapi pengambilan keterangan dari Ahli Kitab sangat terbatas dan harus dilakukan secara berhati-hati. Kemudian Ibnu Abbas mengatakan. Maka berkatalah Umar kepada Ibnu Abbas: Saya tidak mengetahui makna surat tersebut kecuali dari engkau. Allah SwT memerintahkannya supaya memperbanyak tasbih. karena ada persamaannya antara Al-Qur’an. “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan”. Ia juga merujuk kepada Ahli Kitab. As-Sunnah dan ijtihad. Maka.15 SEPTEMBER 2011 25 . Karya tafsir yang dinyatakan sebagai karya Ibnu Abbas telah berhasil dikumpulkan oleh Abu Tahir Muhammad Ibnu Ya’qub al-Fairuz Abadi asy-Syafi’i. 5) Sikapnya terhadap Ahli Kitab Sikap Ibnu Abbas terhadap Ahli Kitab tidak berbeda dengan sikap para sahabat lainnya dalam memahami AlQur’an. Maka kadang-kadang keterangan tersebut dibutuhkan.KHAZANAH yang sangat luas. sebab Allah SwT Maha Pemberi Taubat. Kitab tafsir tersebut telah dicetak berulang kali di Mesir. sehingga tidak terjerumus dalam kesalahan yang fatal. Keterangan yang diambil hanya mengenai masalah yang sesuai dengan Al-Qur’an dan AsSunnah. tahmid dan istighfar. Taurat dan Injil dalam beberapa hal. dengan judul: “Tanwir al-Miqbas min Tafsir Ibnil Abbas”. d) Umar ibn al-Khattab pernah mengajukan pertanyaan kepada para sahabat tentang makna surat An-Nasr: dari Allah itu merupakan tanda dan alamat ajal Rasulullah saw. II: 188). Di samping merujuk kepada Al-Qur’an. (Ditakhrijkan oleh al-Hasan). (as-Siyutiy. sebagian sahabat menjawab: Bahwa kita diperintahkan supaya bertahmid (memuji Allah) dan beristighfar (mohon ampun) apabila telah datang pertolongan dan kemenangan dari Allah SwT. kadang-kadang dalam Taurat dan Injil disebutkan secara rinci. Hal-hal yang dalam Al-Qur’an disebutkan secara global. bahwa surat tersebut mengisyaratkan kedatangan pertolongan dan kemenangan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .

Kehadiran Muhammadiyah sangat jelas mencerahkan. Cahaya Islam menjadi redup. Sebagai seorang yang berilmu. Alangkah utamanya”. misal. Salah satu buktinya. “Tetapi. Karena kesalahan pemahaman dalam ber-Islam. “Malu atau tidakkah kamu. Jadi. dalam rangka menyiapkan dan mendidik kader.dan mencerdaskan umat serta membawa cita-cita pembaruan dalam Islam. Kiai melanjutkan. masjid-masjid di Indonesia umumnya dan khususnya di Yogyakarta arah kiblatnya ke barat lurus. kebodohan. dan pudar. Sebagian besar dari mereka masih jauh dari menjalankan ajaran Islam yang sebenarnya. KH Ahmad Dahlan mempunyai kepedulian untuk memajukan kaum perempuan yang pada zamannya seolah kehilangan peran. sehingga kita mempunyai dokter perempuan untuk kaum perempuan pula. teruskanlah belajar. Pada waktu itu. Pendidikan yang disampaikannya itu diterima secara baik dan mengesan di hati para anak didik. Pandangan berpikirnya ke depan. Pendapat yang telah sekian lama diikuti itu telah membawa kemunduran dan kebekuan umat Islam. kalau auratmu sampai dilihat orang laki-laki ?”. Apalagi ketika sedang berhaji. Islam tidak menjiwai umatnya dalam seluruh aspek hidup dan kehidupan. Dimulai dengan menggerakkan dan mengarahkan para gadis di kampung Kauman untuk menyebar masuk ke berbagai sekolah di pagi hari. ia terpanggil untuk membetulkan atau meluruskan arah kiblat yang dipandangnya kurang tepat. Itulah beberapa bukti kemajuan berpikir KH Ahmad Dahlan. tidak dinamis. Wadah pengajian ini menjadi embrio berdirinya Aisyiyah. dan keterbelakangan. bersifat dinamis. Padahal Islam. Islam tidak lagi menjadi keyakinan dan cita-cita hidup. Pada suatu hari. pendiri Muhammadiyah. ijtihad menjadi kunci kemajuan. Sampai surau peninggalan ayahnya yang baru selesai direnovasi dan kiblatnya telah mengarah ke arah yang sebenarnya dirobohhancurkan oleh sejumlah orang. Pada umumnya waktu itu ulama berpendapat bahwa ijtihad sudah tertutup. sebagai risalah Allah. Ia mendorong dan menggerakkan anak-anak dan pemuda-pemudi untuk giat belajar dan menuntut ilmu. kalau sakit pergi ke dokter laki-laki. Pada sore hari. Arah kiblatnya tidak ke barat lurus. Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. malu sekali. bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam hidup dalam penjajahan.K KALAM A L A M MUHAMMADIYAH LOKOMOTIF KEMAJUAN M MUCHLAS ABROR H AHMAD DAHLAN. Antara ajaran dan praktik pengamalan bersimpang jalan. Pada zaman itu. sampai ia pernah menyatakan. Setelah itu. Jadikanlah dirimu seorang dokter. 26 . Kiai bertanya kepada murid-muridnya yang perempuan. apalagi kalau melahirkan anak ? Kalau benar-benar kamu malu. Nah. KH 26 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Kiai”. ia mendengar nyaringnya gema suara gerakan pembaruan dalam Islam di Timur Tengah. Tetap terbukanya pintu ijtihad menunjukkan kedinamisan Islam untuk memenuhi tuntutan dan menjawab tantangan zaman. Islam yang berkemajuan yang dilakukan oleh pendiri Muhammadiyah itu berhasil membawa banyak perubahan. maka hidup mereka statis. Apalagi bagi perkembangan Muhammadiyah. Ketika ia memulai dan memelopori pembetulan arah kiblat itu menghadapi resiko sangat berat. suram. Hal yang sama diteruskan oleh Muhammadiyah secara baik dan bertanggung jawab pula. Ia yakin bahwa Islam yang sebenarnya adalah yang ajaran-ajarannya bersumber pada AlQur’an dan Sunnah Rasul. Siapa pun yang hendak mempelajari dan mendalami Islam harus dari kedua sumber itu dengan menggunakan akal pikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam. dalam hal ini ahli falak yang pada zaman itu masih langka. meester. dan setelah itu kembalilah ke Muhammadiyah”. Menurutnya. adalah seorang alim dan berpikiran maju. KH Ahmad Dahlan bulat tekadnya untuk melakukan pembaruan dalam Islam. dalam pandangan pendiri Muhammadiyah. Kemajuan berpikirnya mendahului umat Islam pada zamannya. ia memelopori pembetulan atau pelurusan arah kiblat. KH Ahmad Dahlan secara aktif memberi pendidikan agama Islam kepada para siswa Kweekschool di Yogyakarta dan Osvia di Magelang. Maka teruslah kamu bersekolah. mengapa kebanyakan dari kamu. organisasi perempuan dalam Muhammadiyah yang memiliki peran penting dalam memajukan kaum perempuan di Indonesia. Ia memilih kedua macam sekolah itu karena menurut penilaiannya sangat strategis di samping menurut kita memperlihatkan kemajuannya berpikir dalam menatap masa depan. Setelah kembali dari menunaikan ibadah haji yang kedua. Muhammadiyah dalam batas tertentu telah berhasil menjadi lokomotif kemajuan. dokter. Jadilah guru. Kiai memberi pendidikan agama Islam kepada mereka. dll. Mereka menjawab. tidak mengarah ke arah Masjidil Haram di Makkah. Kekolotan dan kebekuan umat ini dalam ber-Islam menyebabkan tidak mampu berdaya menghadapi tantangan zaman. insinyur. Islam yang sebenarnya. Bahkan secara khusus. Selain itu. Di samping ia sendiri banyak membaca buku-buku karya para tokohnya. menuntut ilmu pegetahuan di mana saja. Kemudian dibuatkan wadah pengajian bagi mereka yang diberi nama Sopo Tresno.16 SYAWAL H K Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah yang didirikannya memelopori kebangunan umat Islam dengan membawa dan menyebarluaskan Islam yang berkemajuan Dalam rangka menyosialisaikan pandangan dan pendiriannya itu. jika ajaranajarannya dilaksanakan dengan konsekuen akan membawa kemajuan. KH Ahmad Dahlan berpendapat bahwa pintu ijtihad tetap terbuka.Umat Islam dalam kemiskinan. “Wah. tetapi condong ke arah barat laut sekian derajat. ia mendirikan sekolah yang diberikan pendidikan agama dan pengetahuan umum. pada permulaan abad ke-20. Sehingga Muhammadiyah dalam perjalanan berada pada posisi barisan depan. “Muhammadiyah sekarang ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang.

memaknakan posisi China yang makin bangkit dan makin mendominasi dunia sebagai sumber inspirasi. Sebab dalam kenyataan. basis ekonomi para aktivis Muhammadiyah ikut terpukul. Ajaran yang diyakini oleh hampir semua warga China mengandung serangkaian nilainilai unggul yang cocok diterapkan di zaman ini dan masa depan. Itu semua sesungguhnya mirip dengan semangat Islam berkemajuan yang diformulasikan oleh Muhammadiyah. Yaitu. menghargai waktu. pengorbanan. kita dapat menggali inspirasi dari proses sukses China secara ekonomi. Bahkan nilai Islam boleh dikata lebih lengkap. pengangguran meningkat. Misalnya. Ini semua ditandai oleh terbitnya fajar kebangkitan bangsa dan negara China dan India di tengah munculnya gejala kebangkrutan Amerika Serikat dan Eropa Barat. Muhammadiyah juga dapat menawarkan benteng budaya yang kokoh. Dampaknya jelas. Sisi baik dari peralihan itu dapat kita munculkan. Gerak sejarah yang mirip dengan hukum besi perubahan ini terus menggelinding dan tidak mungkin dapat dicegah dan dihalang-halangi lagi. Artinya. Ajaran etika Kong Hu Chu yang menjadi akar dari spirit kebangkitan ekonomi China perlu dipelajari. Menurut Al-Qur’an. Lebih-lebih lagi kalau semua itu dipadukan dengan potensi kebangkitan berupa kekayaan sumberdaya alam. sesungguhnya Muhammadiyah dapat berperan aktif. dengan penduduk di atas satu miliar orang sekarang sudah layak disebut sebagai negara superpower ekonomi kedua setelah Amerika Serikat. Sebagai sama-sama bangsa Timur kita akan lebih mudah meniru China ketimbang bangsa lain yang ada di Barat. Termasuk untuk mengantisipasi peralihan superpower ekonomi global yang sekarang dampaknya sudah dapat kita rasakan bersama-sama. Ketika Muhammadiyah mengenalkan dan menerapkan Islam berkemajuan sebagai konsep dan petunjuk perilaku warga Muhammadiyah yang andal. Etika ini sangat menekankan pada para pemeluknya untuk senantiasa bekerja keras. sumberdaya sejarag. amanah dan pengabdian yang total terhadap yang transendental. Pertumbuhan ekonomi China misalnya rata-rata 9% pertahun. Marilah kita buktikan bahwa kita pun dapat bangkit dari keterpurukan kemudian mengejar kemajuan dari negeri China itu. Tentu saja kita tidak dapat hanya melihat sisi buruk peralihan superpower ekonomi itu. Dalam Islam ada nilai ikhlas. Mungkin secara simbolik dapat dikatakan. Bahkan akhir-kahir ini kita telah mengimpor ikan dari negeri China. dan sumberdaya jamaah.P E D O M A N DI TENGAH PERALIHAN SUPER POWER PROF DR DIN SYAMSUDDIN K ita semua menyaksikan. Produk lokal Indonesia terpukul di pasar dalam negeri sendiri. peralihan gravitasi pengaruh global dari yang semula berpusat di Asia Pasifik dan Eropa menuju pusat pengaruh global baru yang berpusat di Asia Timur dan Asia Selatan. Dan masyarakat (Muslim dan Muhammadiyah) yang mengalami degradasi ekonomi jelas juga mengalami degradasi kemampuan dalam mengumpulkan dana untuk kepentingan umat dan Persyarikatan. benda eletronik dan bahan makanan termasuk buah-buahan. implikasi dari peralihan ini tidak main-main. Barang-barang dari China mulai dari tekstil dan produk tekstil. kekayaan negeri China makin terus meningkat. Dalam bahasa sekarang perubahan geoekonomi global semacam ini akan membawa dampak berupa perubahan geopolitik dan geobudaya di mana-mana. Dalam bahasa Muhammadiyah. Di tengah Amerika Serikat yang mulai dibelit kesulitan ekonomi misalnya. peralihan semacam ini disebut sebagai Allah akan mempergilirkan dominasi ekonomi dari satu bangsa ke bangsa lain. Ketika Indonesia nyaris tidak siap dengan perjanjian perdagangan dengan China sekarang kita sudah merasakan akibatnya. sekarang ini kita tengah berada di zaman peralihan. Tentu saja bagi Indonesia dan bagi Muhammadiyah. t SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . setelah era Robohnya Kedai Kami. sumberdaya nilai. China menjadi aktor penting dari perubahan itu. suvenir haji yang dulu diproduksi Indonesia sekarang telah tergantikan oleh suvenir haji buatan China. hemat dan disiplin. Selalu ada gelombang peralihan dalam skala global yang kalau sudah muncul nyaris tidak dapat dihadang lagi. banyak perusahaan bangkrut. kalau gejala dominasi perekonomian dan perdagangan China tidak diantisipasi kita dapat masuk kepada era Jebolnya Dompet Kami. Bagaimana dengan kita? China. meningkatkan produktivitas. Misalnya dengan menyumbangkan berbagai langkah alternatif untuk menghadapi ’ancaman’ ekonomi dari Negeri China.15 SEPTEMBER 2011 27 . Dalam konteks di atas. Peralihan ini diyakini oleh banyak pengamat sebagai peralihan yang penuh kedamaian (peacefull) karena basisnya adalah kebangkitan ekonomi dan kebudayaan dari Asia Timur itu. Cadangan devisa sudah bergerak melampaui $ 14 Triliun. Saya yakin kita semua dapat melakukan itu. Kalau selama pasca kemerdekaan sampai dengan zaman Orde Baru dikenal sebagai zaman kemunduran bagi pengusaha dan pedagang Muslim (Muhammadiyah) maka sekarang ini yang terpukul mundur adalah sisa-sisa kekuatan ekonomi rakyat itu sendiri.

akan tapi kita curiga terhadap orientalis.Pd.I beberapa hari yang lalu dengan Prof DR Taufiq Abdullah pakar sejarah dan ilmuan sosial LIPI Jakarta Dalam konteks kehidupan kontemporer sekarang ini. Walaupun jelang Orde Baru berakhir. membuat hati umat Islam bertambah sakit. dan sekarang ini kita mulai berusaha untuk memahami bagaimana orientalis itu memahami kita. terutama sekali di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Ini memang sebuah gejala baru bagi bangsa kita. kita tidak tahu apa-apa yang dikatakan oleh orang orientalis itu tentang kita. mulai dari yang paling toleran hingga yang paling fundamentalis. apalagi sejak kekalahan tahun 1967. . bagaimana anda memandang kemunculan berbagai gerakan Islam sekarang ini ? Seperti apa pula perbandinganya dengan ormas Islam seperti Muhammadiyah dan NU? Sebelum bicara masalah itu. Peristiwa ini akhirnya membuat tradisi dendam dalam sejarah kita begitu kuat. proses re-Islamisasi pun juga terjadi. Peristiwa ini merupakan peristiwa yang sangat mengerikan. karena praktis antara kita saling berbunuh-bunuhan. Apalagi saat itu beriringan dengan terjadinya proses de-Islamisasi di beberapa daerah. dunia Islam sangat terpukul dengan masalah-masalah seperti Palestina. Jadi yang terakhir ini. nyaris kita pecah dan saling dendam. dilihat dari suasana internasional. kita harus mengetahui dulu tentang latar belakang sejarah kehidupan bangsa ini khususnya umat Islam. walaupun di Palestina itu banyak agama Kristen dan agama lain. Sejak tahun 1945 hingga belakangan ini. peran Muhammadiyah sebagai bagian dari kelompok civil society sangat dibutuhkan. akan tetapi fakta bahwa Yarussalem sebagai kota suci setelah kota Makkah dan Madinah yang diserang oleh Yahudi. Dulu misalnya. Apalagi pada masa Orde Baru. Faktor ketiga adalah pengalaman domestik bangsa kita. MA dan Muarif. Kemudian ditambah dengan terjadinya peristiwa penyerangan di Afghanistan dan peristiwa 11/09. Karena sebagai civil society. kalau kita lihat gerakan Islam yang ada sekarang ini merupakan sebuah spektrum. Pertama. memengaruhi bagaimana kemudian kita melihat dinamika kehidupan keagamaan dan kebangsaan. peristiwa ini sangat jauh menusuk hati orang Islam. Kemudian pada tahap kedua kita mulai tahu. seperti waktu terjadinya G30 S-PKI. Kedua.Dialog PROF DR TAUFIQ ABDULLAH: Muhammadiyah “Miskin” Pemikiran? Menghadapi berbagai persoalan aktual keumatan dan bangsa. Karena masalah ini seperti 28 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H L duri dalam daging bagi umat Islam. Kemudian mulai dari yang paling terbuka sampai yang paling tertutup. Muhammadiyah memiliki peluang dan kesempatan yang terbuka untuk menjalankan tugas dan perannya? antas bagaimanakah sesungguhnya potret Muhammadiyah menghadapi persoalan yang terjadi belakangan ini? Berikut petikan wawancara Deni al-Asy’ari. S. penguasa saat itu menggunakan pendekatan bersih diri dan bersih lingkungan. Peristiwa demi peristiwa internasional yang begitu pahit dirasakan umat Islam. membuat kita lebih bisa menerima kenyataan bahwa ada di kalangan orientalis itu yang berusaha memahami secara benar. terjadi di negeri kita.

hubungan atas bawah yang bersifat instruktif. Selama ini saya lihat Muhammadiyah justru dalam konteks pemikiran masih konservatif. Namun selagi masih aman. Memang organisasi yang besar susah mengeluarkan pemikiran yang segar. Nah Muhammadiyah maupun NU harus melakukan peran yang seperti ini. Apa contohnya dari pemikiran yang segar ini? Bisa anda jelaskan? Seperti saya katakan tadi.DIALOG Apa korelasinya dari berbagai fakta dan peristiwa sejarah tersebut terhadap spektrum dan dinamika gerakan Islam di tanah air? Jadi setelah kita melakukan reformasi. tentang masyarakat berbasis pengetahuan. Bisa jadi karena Muhammadiyah sudah memiliki banyak hal. saya melihat kurang jelas. dan krisis dari manajamen krisis.15 SEPTEMBER 2011 29 . kita harus membedakan dulu antara civil society dan masyarakat sipil. memperkenalkan dan menghidupkan kembali peran civil society. maka tidak ada apa-apanya. kalau NU ada LKIS dll. tapi kehidupan ini membutuhkan juga akan pemikiran. Seperti masalah lingkungan hidup. karena dua aspek ini berbeda. Dan untuk Muhammadiyah dia punya kekuatan yang besar dan menghasilkan. Sebab sesuatu yang baru itu menggoyang keutuhan. Dan Muhammadiyah sepertinya terlambat. maka roda organisasinya akan terganggu. ketiga. seperti keluarga dan kampung. krisis ketidakpercayaan ini terjadi dalam bentuk keterputusan hubungan antara pemimpin dan masyarakat. resikonya juga besar. pengertian konservatifnya Muhammadiyah ini? Konservatif yang saya maksud disini dalam arti kurangnya keterlibatan Muhammadiyah dalam perdebatan-perdebatan pemikiran. Muhammadiyah belum menghadapi orientasi gerakannya pada masalah-masalah lingkungan. Apakah ini karena kemapanan dari organisasi Muhammadiyah? Dan kenapa sebabnya organisasi mapan kecenderungannya sangat lamban dalam menanggapi persoalan aktual? Bagaimanapun ormas besar itu sangat memperhatikan keutuhan lembaganya. dan apa penyebabnya? Kalau partai banyak. Kita bisa lihat sekarang ini. Saya malah berpikir kenapa Pimpinan Pusat Muhammadiyah begini merumuskan proposal untuk pengajian pemikiran. bangsa kita mengalami krisis manajamen. ini tidak salah. dan seharusnya ada anak-anak muda yang kreatif. seperti menjawab persoalan-persoalan aktual yang terjadi sekarang ini. Tapi sekarang ini yang lebih penting apa yang dibuat oleh organisasi itu saat ini. Akibatnya. gerakan Muhammadiyah belum ada yang menyentuh ke arah sana. Menyinggung sedikit tentang matinya ormas. Tapi memang kalau sudah masuk dalam hal yang sangat fundamental. justru kita cenderung menggunakan kata elit politik. Padahal bahasanya bagus. Lantas bagaimana solusi terhadap persoalan yang seperti ini? Bagaimana pula peran Muhammadiyah sebagai bagian dari kelompok civil society? Salah satu pemecahan dari malasah ini menurut saya adalah. Kemudian peran apa yang mesti dilakukan oleh kelompok civil society ini? Di antaranya adalah. Makanya saya usulkan Muhammadiyah abad ke dua ini cukup memfokuskan gerakannya pada tiga kata dalam pembukaan UUD 1945 kita. mengisi halhal di luar tugas negara. Sebelum menjelaskan seperti apa peran atau tugasnya. tentang kenyataan pluralisme. melindungi warga negara dari kemungkinan tekanan negara. Akan tetapi kehidupan ini tidak semata-mata butuh pekerjaan seperti itu. tapi kenapa kemana-mana dan tidak jelas. Sehingga tidak satu pun krisis yang terjadi bisa kita atasi. pertama yang ditemukan hingga saat sekarang adalah terjadinya krisis saling ketidakpercayaan. kalau civil society adalah suatu wilayah antara negara dengan ikatan natural suatu masyarakat. belum menghadapi pada masalah bagaimana menciptakan masyarakat (bukan dalam arti sekolah) berdasarkan pengetahuan. harus diakui dapat menjadi penopang bagi gerakan Muhammadiyah. kedua. Dalam suasana demikianlah terjadinya spektrum gerakan Islam itu sekarang ini. dan tidak pernah tenang. seperti konflik antarkampung atau antarkelompok. Kalau mengeluarkan pemikiran yang anehaneh. terjadinya spiral kebodohan yang menukik ke bawah. Tapi kalau elit itu. Sebagai organisasi jika dibandingkan dengan yang lain. Muhammadiyah kurang banyak tampil dengan pemikiran yang segar. Muhammadiyah juga bereaksi. dan civil society itu berada di tengahtengahnya ini. tapi kurang membumi dari persoalan bangsa yang ada. tapi kalau ormas matinya akibat perpecahan di dalam. Bagaimana anda melihat peran Muhammadiyah sebagai kelompok civil society selama ini? Sudah optimal atau adakah indikasi sebagai organisasi gagal? Fakta Muhammadiyah mempunyai jumlah amal usaha yang begitu banyak. Jadi kalau organisasi besar. oleh karenanya saya menyarankan ormas-ormas besar itu menciptakan ormas kecil-kecil. Implikasi lain adalah. dan lebih banyak ngomong di awang-awang serta kurang tegas. yaitu suatu tindakan kebodohan yang ditimpali dengan tindakan kebodohan yang lain. Apakah selama ini menurut pandangan anda gerak Muhammadiyah belum menyentuh ke arah sana? Saya melihat belakangan ini. Muhammadiyah cenderung diam aja. d SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . pertama. Salah satunya adalah ormas Islam seperti Muhammadiyah. Sekarang ini kita tidak lagi pernah menggunakan kata pemimpin. maka ke hatihatian itu perlu dilakukan dengan cara membentuk kelompokkelompok keilmuan. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. mengisi kekosongan yang tidak bisa diisi oleh negara. Bisa dijelaskan lebih jauh. Kita bisa lihat pada pemikiran dalam proposal seminar (pengajian) Muhammadiyah ini. ia adalah bagian dari civil society tersebut. apakah ada dalam sejarah sebuah ormas itu mati. dan tentang globalisasi. Padahal kalau pemimpin itu ada hubungan emosional antara pemimpin dengan yang dipimpin. Selain itu.

masyarakat memerlukan keseriusan dan Komputer. Perpus dll. dulu 600 m2 Koki/gurunya. SPd Juli 2011 berupa ICT. b) Dan Arif Junianto. pewarna yang sehat dll. Di sisi lain tetap mempunyai misi Persyarikatan mandiri kemudian dimandirikan. Mempunyai prestasi terbaik di Kecamatan personal dan biaya investasi mampu ditanggung oleh masyarakat. Sekolah yang ‘mati’ tidak punya murid. Pakem. Dengan guru yang tinggal 18 orang sehingga oleh Dinas akan ditutup. Prestasi: Juara 2 Pencak Silat tingkat Prov DIY. namun dalam perjalanannya. tahun 2011 Rombel). b) Innovative Teacher Competition 2011 Kepala Sekolah lam mengembangkan sekolah dengan stra. Gedung awal hanya 6 lokal kelas. ruang Lab.tahun 2011 di Filiphina. Sekarang yang baik dan disiplin. gulanya. 2 ruang guru. tahun 2003 memselalu dikembangkan dengan KTSP-nya. 25 guru. Tahun 2005 dan dibangun terlebih dahulu adalah sikap untuk 2006 wakil Indonesia dalam IMSO (International Mathematics and berubah yang dalam prosesnya memun. tahun diapit oleh Kepala Sekolan dan Pembina. maka sebuah keniscayaan. Sehingga ketiga dapat 3 kelas. Yang harus menjadi wakil DIY dalam OSN tingkat Nasional. diperlukan tambahan Tahun pertama murid bertambah 27 siswa. Luas tanah. bekas gedung SMP Muh Pakem. 4) Pendanaannya/ dijadikan kelas jauh SD Muh Condongcatur. anak-anak muda yang punya komitmen tinggi dan kompetensi sesuai 2) SD Muhammadiyah Kadisuka. dan September tahun 2011 atas nama dan keunggulan. jaminan mutu baik akademik/ karena PCM Pakem belum mempunyai SD Muh diadakan MOU non akademik. sekarang memiliki 338 masyarakat itu dengan mempersiapkan.DI ANTARA KITA SD Muhammadiyah Condongcatur Sleman: SEKOLAH PARA JUARA KEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN KLASTER MERETAS sekolah mandiri dan dipercaya berlantai 3 dengan 26 ruang kelas. pembiayaannya. 25 guru. 11 guru/karyawan. berupa kemandirian pembiayaan. Sekarang SMP Muh 2 Depok 1) SD Muhammadiyah Condongcatur Pusat sebagai awal mempunyai 250 siswa dan 13 guru. Tahun 2011 ini siswanya lulus pengembangan sekolah mandiri. a) Sejak tahun 2005 selalu kerja keras sangat tinggi. atas nama Abdullah culkan kerja-kerja serius menuju kemandirian Syafiq dan Alqi Herfian. Dengan 8 Harus seorang tenaga pendidik yang Unit Perumahan gurunya. dan menghasilkan pengurus PCM Kalasan dan tokoh masyarakat menyerahkan prestasi yang baik pula. 1) siswa. 61 guru. pengelolaan amanah. dan kultur budaya sekolah mendirikan SD Muh Condongcatur di Pakem tahun 2004. SSi. 2) Sarana UN terbaik se Kabupaten Sleman beberapa sekolahnya/sarana-prasarana PBM harus tahun terakhir. seperti sekolah yang dikembangkan dengan 2006 pengelolaanya disatukan dengan SD Muh Condongcatur. Madina Setia Namira menjadi peserta IMSO untuk pengadaan. a 30 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H . Laboratorium IPA/Mtk. SMA Muh 2 Depok membantu sekolah-sekolah Muhammadiyah. tahun 2009 peringkat 3 OSN bidang kini menjadi 5500 m2. Regional Asia Pacific Education Innovation Forum Achmad Solikin. Prestasi: a) Nilai mempunyai kompetensi standar. sekarang Sains tingkat Kabupaten Sleman. dan dijadikan kelas jauh SD Muh SD Muhammadiyah Condongcatur Condongcatur. membangun kemandirian bidang tenaga pendidik. dianggap sudah mampu masyarakatnya.Winners Indonesia. perpusberangkat di Kyoto. punyai 27 siswa. dikembangkan menjadi 2500 m2. tahun kedua kelas 1 dapat 60 siswa. Tahun menjadi bangkit kembali. pengelolaannya ke PCM Depok. Sekarang memiliki 999 siswa (25 100%. bahkan tahun 2011 siswanya dan biaya operasional disubsidi pemerintah. Jepang. menjadi wakil DIY dalam OSN tingkat Nasional. Maka seluruh biaya pendidikan berupa biaya memiliki 341 siswa. Kemandirian kedua. Condongcatur mampu mengembangkan dirinya dan mampu 5) SMP Muh 2 Depok berada di Kompleks Islamic Center mengembangkan pembinaan sekolah dengan “Sistem Klaster”. Pada tahun itu baik terjadi proses pembelajaran yang baik. Siswanya peserta OSN tingkat sesuai dengan perkembangan zaman. biar pun sudah ada SDN RSBI. Nasional. Karena sehingga pengembangan kurikulum itu kelas 1 dan kelas 3 tak ada siswanya. Bahasa. Biasiswa Magang pertama. semacam. peringkat 11 pada Dengan bentuk kemandirian inilah SD Muhammadiyah seleksi tahap II bidang IPA. tidak sembarang orang. Tahun 2006. Prestasi beberapa tahun terakhir Muhammadiyah yang harus dikembangkan. siswanya kebutuhan sekolah diajak bergabung di AUM. Dan SMP muridnya tinggal 18 siswa. sistem klaster adalah: terdiri dari 18 siswa dan 11 guru. Musik. Kharisma NS menjadi peserta Seleksi IMSO 2011. takaan dll. Kemandirian 2011 di Phuket Thailand. mencari di Jepang dalam pengembangan ICT atas nama Ratna Syifa. 3) Materi/kurikulumnya harus 3) SD Muh Sleman. Madina Setia Namira akan menjadi wakil Indonesia dalam IMSO SD Muhammadiyah Condongcatur da. MA tegi membangun kemandirian. Tahun 2002 mempunyai berusaha untuk menjawab tantangan siswa 18 dan 1 guru. kelapa.Science Olimpiad) meraih medali perunggu. dengan 4) Gedung SD Muh Pakem. pelayanan baik dalam proses PBM. pada tahun 2002. atas nama Ari Budiyanto. yaitu Karangasem. Luas tanah pada awal 1001 m2 dikembangkan Juara 2 Futsal se Prov DIY. Sekarang mempunyai sekolah mampu menjawab keinginan dan sesuai selera 652 siswa dengan 38 guru.

karena dari kemurahan Gusti Allah. Dia yang mempunyai kehendak supaya semua manusia berpegang pada tali Gusti Allah. dan jangan berkecil hati kalau dicela orang. Terlebih lagi krtitik atau celaan yang menjelek-jelekkan. yaitu Kakek (Eyang) kita semua Kanjeng Nabi Adam dan Sitti Hawa.jagad”. ada yang mengatakan baik ada pula yang menyatakan jelek. jangan sampai berjalan di jalan yang salah atau menyimpang dari jalan yang sudah ditetapkan Gusti Allah. Akhirnya saya mengingatkan pada semuanya saja serta pada saya sendiri: “Agama Islam itu agama yang mengajak persatuan.. Muhammadiyah semakin lama semakin besar dan luas. padahal untuk mencelakakan yang lemah dengan sarana kekuatannya itu. jangan sampai kegiatan tahun yang akan dijalankan kalah baik dengan tahun yang telah dijalani karena kalau terjadi demikian itu namanya mundur. karena yang benar mestilah menolongnnya. Siapa yang kuat. Misalnya rendahnya harga uang. tidak mengajak berpisahpisah. dan sebagainya. agama Islam itu bisa menyelamatkan manusia mulai dari dunia sampai di akhirat. Gusti Allah yang sudah menjadikan pikiran manusia menjadi bermacam-macam. Pada tahun-tahun terakhir ini. Mudah-mudahan pertambahan ini bisa terus-menerus dan lestari selamanya. majunya penyebaran agama Islam di Inggris. Perkumpulan Muhammadiyah pada dasarnya ikut berikhtiar supaya menjalankan perintah Allah. Sudah menjadi watak manusia untuk suka mentang-mentang. Saudara-sauadara. tidak ada yang bisa menyelisihinya. maka saudara-saudara Muhammadiyah jangan sampai berkecil hati. dan kemampuannya. kesenangan. Misalnya. dalam arti mahalnya harga barang-barang. Saudara-saudara. keberanian Khalifah. Tidak hanya se-tanah Jawa atau se Hindia tetapi se. Juga sangat tidak benar apabila yang kuat mencelakakan yang lemah. Semua itu sudah menjadi hal yang lumrah dan wajar. yang semuanya itu berjalan dalam aturan-aturan Gusti Allah sendiri. Keadaan di luar tanah Jawa juga banyak yang terjadi berbeda D dengan kebiasaan. agama apa saja. seluruh bangsa itu bersaudara. bermacam-macam warna kulitnya. Terhadap kemanusiaannya. dengan ketertiban dan keteraturan tanpa ada yang menyimpang. itu namanya menggunakan sesuatu pada tempat yang salah. Dari keyakinan Muhammadiyah. Akhirnya. sesama sebagai umatnya Gusti Allah. sepertinya persatuan orang Islam sudah bisa diharapkan. Orang banyak itu bermacammacam. Semua itu sudah pasti sesuai dengan kecakapan. Jadi. Sama saja dapat dikatakan mundur. semoga hal itu bisa segera terlaksana. sangat tidak benar kalau yang satu merasa lebih daripada yang lain. maka Gusti Allah menurunkan utusan dan juga Kitab. Itu semua menggerakkan hati orang-orang disini. Adapun yang terakhir adalah Kanjeng Nabi Muhammad saw dengan dipinjami Kitab yang bernama Kitab Al-Qur’an. marilah bersamasama berdoa . Bentuknya bermacam-macam ada yang semakin bersemangat dalam menyiarkan agama. Sedang bagi Muhammadiyah sendiri. dapat dikatakan sedaging dan sedarah.. banyak kejadian yang berbeda dengan adat kebiasaan.15 SEPTEMBER 2011 35 . Ada yang semakin bersemangat dalam bekerja mencari harta. semakin hari harus semakin baik dalam bertindak menuruti perintah Allah. karena yang menetapkan buruk dan baik itu hanyalah Gusti Allah sendiri. Tetapi celaan dan pujian itu harus diambil pelajarannya. dengan sebisa-bisanya dan sesampai-sampainya. Dia yang sudah menciptakan alam dan seisinya. Qur’an itulah yang menjadi petunjuk dan pedoman kehidupan. saat ini sedang dalam sorotan orang banyak. Melihat kejadian akhir-akhir ini. SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . pendapatnya juga bermacam-macam. Dia yang sudah menciptakan manusia menjadi bermacam-macam bangsa. Apalagi orang Islam itu seharusnya menjadi satu. berasal dari manusia yang sejodoh. Pada tahun pertama ini banyak keadaan yang terlihat sepertinya akan menghalang-halangi kemajuan perkumpulan Islam. ada yang sangat rajin dalam ikut memperbincangkan para aparatur negara dan sebagainya. sama yang menurunkan. Semuanya itu. Ringkas kata bermacam-macam kemajuannya.Hikmah isl am aga ma yang mengajak isla agam persa tu an ersatu tuan KIYAI IBRAHIM engan nama Allah yang Maha Murah dan Maha Kasih. Jangan sampai merasa suka kalau dipuji orang.. mundurnya perdagangan teman-teman yang di sini dan sebagainya. menangnya Turki melawan Griekenland. supaya menjadi kebaikan.

.

pengelolaan website Muhammadiyah secara terintegrasi dengan menampilkan website dalam tiga bahasa (Indonesia. Hadir dalam acara pembukaan Rakernas ini antara lain. akan membangun 1000 Taman Pustaka di seluruh Indonesia. Dalam rangka mengembangkan dakwah Islam dan mensosialisasikan program Muhammadiyah. Apa yang terjadi di Timur Tengah saat ini. Prof DR Dadang Kahmad. akan turut ditentukan dan dibantu oleh kemajuan teknologi informasi. Untuk radio diharapkan minimal 30% dari jumlah PDM seluruh Indonesia dan lima stasiun televisi di tingkat Pimpinan Wilayah. Drs H Mukhlas. bisa kita saksikan saat ini juga di negara kita. yang dilaksanakan di kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan. Kalau dalam bidang pendidikan ada Bustanul Athfal. “Sehingga kemajuan Muhammadiyah yang akan datang. juga merekomendasikan empat program unggulan untuk periode 2010-2015. Seribu Taman Pustaka ini. 3. Untuk ini. 4. Dalam bidang pustaka. Pendirian Taman Pustaka Muhammadiyah di tingkat Cabang dan Ranting. Ortom tingkat pusat dan beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah. Selain itu. diharapkan menjadi tempat untuk menyimpan dan merawat benda-benda bersejarah Muhammadiyah. 2. Terutama di amal usaha Muhammadiyah bidang pendidikan seperti PTM dan Sekolah-sekolah. kita akan melaunching beberapa Taman Pustaka di beberapa wilayah sebagai pilot proyek. Disamping itu. MT Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah dalam laporannya. Pendirian Museum Muhammadiyah di tingkat Pusat dan Wilayah. Rapat Kerja Nasional yang pertama ini. kita perlu mencanangkan Bustanul Qutub (Taman Bacaan). dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah. dimana perubahan terjadi sangat cepat. Siti Hadiroh Ahmad dari Pimpinan Pusat Aisyiyah dan Wakil Rektor I Universitas Ahmad Dahlan. Selain itu. pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah online. Museum ini nantinya. Ketua PP Muhammadiyah. diharapkan terbentuknya koordinasi dan adanya sinergi dengan berbagai kelompok pengelola perpustakaan di lingkungan Muhammadiyah. akan berbasis di Ranting-Ranting dan Cabang Muhammadiyah. jika memungkinkan pendirian museum ini bisa juga dilakukan oleh PWMPWM diseluruh Indonesia. pembentukan media centre tingkat Pusat dan Wilayah. Din Syamsudin berharap agar ditumbuhkan gerakan gemar membaca . Dalam sambutannya. pengembangan pengelolaan database Persyarikatan. menyampaikan bahwa salah satu program Majelis Pustaka dan Informasi adalah. Keempat program unggulan itu menurut Ketua MPI. Dalam kaitan ini. Majelis Pustaka dan Informasi sedang merintis untuk berdirinya museum Muhammadiyah. im SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .” ujar beliau. DR Ir Dwi Sulisworo. meningkatkan kualitas sumber daya manusia perpustakaan yang profesional. beliau berharap agar dalam Rakernas ini menghasilkan program-program yang bisa diakses oleh masyarakat. maka dalam bidang gerakan gemar membaca ini. Muhammadiyah go open source (Mugos)dengan tujuan meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab Muhammadiyah terhadap penanggulangan pembajakan software di Indonesia.DI ANTARA KITA RAKERNAS MPI PP MUHAMMADIYAH R apat Kerja Nasional Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah. melalui pengembangan program-program open source versi Muhammadiyah. dihadiri oleh Majelis Pustaka dan Informasi tingkat Wilayah seluruh Indonesia. Masyarakat membutuhkan informasi yang bisa mencerahkan. Apalagi dalam perkembangan teknologi informasi. Dalam bidang kepustakaan diantaranya. MT. diharapkan menjadi tempat untuk menyimpan dan merawat benda-benda bersejarah Muhammadiyah. “Insya Allah dalam waktu dekat ini.15 SEPTEMBER 2011 37 . Mukhlas. Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.” ujar Din Syamsuddin mencontohkan. MT adalah. Dalam Rakernas ini juga dilakukan pelatihan pengelolaan website dan pengoperasian pembuatan KTA Muhammadiyah online. Inggris dan Arab). jika memungkinkan pendirian museum ini bisa juga dilakukan oleh PWM-PWM diseluruh Indonesia. Prof DR HM Din Syamsudin.” lanjutnya. Pengembangan stasiun radio dan televisi di Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah. Untuk itu MPI akan menyelenggarakan kegiatan penunjang berupa TOT pengelolaan perpustakaan Muhammadiyah. Rapat Kerja Nasional MPI ini. magang dan diusahakan adanya bea siswa untuk program studi perpustakaan. “Perkembangan teknologi informasi telah banyak mengubah dunia. Majelis Pustaka dan Informasi sedang merintis untuk berdirinya museum Muhammadiyah. Museum ini nantinya. Rakernas juga memutuskan beberapa program reguler yang harus dilakukan oleh Majelis Pustaka dan Informasi PWM dan PDM antara lain. Dengan adanya perpustakaan digital ini. Selain itu. akan menyediakan perpustakaan digital. Majelis dan Lembaga PP Muhammadiyah. Sedangkan untuk pengembangan dan pendirian museum Muhammadiyah. 1.

seperti dinukilkan Muhammad Amin al-Jundi mengemukakan hati yang mati disebabkan oleh sepuluh perkara. tetapi tidak mengambil pelajaran dari mereka. tajam ke bawah (orang-orang kecil) tetapi tumpul ke atas (orang-orang berkedudukan tinggi). ketika itulah lama kelamaan hati itu akan beku. Kesembilan. dan dirusak bahkan oleh para penegak hukum sendiri. karena mana ada pelanggar hukum rela hati untuk di-hukum. kedudukan. Hewan itu tak memiliki daya saring 38 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H B ruhaniah atau qalbiyah. tetapi tak mampu memahaminya. pantas dan tidak pantas banyak dibikin kabur. bahkan menjadi mati. Adakah mereka masih memiliki nurani? Nurani yang masih mampu berkata jujur. Keempat. sedang perangai buruk dan munkar dalam sangkarbesi nafsu kian menguasai diri. makan dari rizki Allah . dan menjadi musuh. masih juga memaksakan. bahkan mengaku lupa ingatan permanen menjadi pemandangan umum. di tengah banyak orang hidup penuh ambisiambisi berlebihan untuk meraih materi. Apa saja sepuluh perkara yang menyebabkan kematian hati? Pertama. Itulah ketika para penegak hukum dan abdi hukum kehilangan suara hati nurani yang jernih. mafia anggaran. dan menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara dengan sikap tanpa merasa bersalah. masih pula bebal. korupsi. mengaku sakit padahal sehat. Tapi. Ketujuh. meyakini kematian pasti datang tetapi tidak bersiap-siap menghadapinya. Manusia berjasad perkasa dan terhormat. antara benar dan salah. Adapun dosa ialah sesuatu yang terasa dalam diri dan apa-apa yang meragukan dalam dada meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya”. A. Nabi bersabda. Palsu memalsu. Al-Qur’an menyebutnya orang-orang yang memiliki hati. Suara hati dianggap sebagai penghambat. menjadi mafia hukum. dan kepentingan duniawi apakah hati nurani masih mau didengarkan suaranya yang jernih. penghalang. fahum qulubun la yafqahuna biha. kebaikan itu sesuatu yang menyebabkan jiwa menjadi tenang dan menjadi tenang pulalah hati. dibohongi. benar. mengelak dakwaan. lumpuh. sementara keburukan begitu rupa murah. manusia tahu hak-hak Allah tetapi tidak mau menunaikannya. Jika penjahat menyiasati dan mengelak dari hukum tentu lumrah adanya. baik. Hati dalam wujud segumpal darah (mudhghah) memang masih utuh. tak peduli benar atau salah. dan hina laksana hewan. mengkhianati amanat rakyat. Pada suatu kali Nabi didatangi Washibah bin Ma’bad dan ditanya tentang kebaikan. bangun tidak sibuk mencari aib orang lain . yang tentu sangat piawai merusaknya. apa yang diinginkannya diburu dengan sepenuh nafsu. Dikritik jangan membangun gedung-gedung megah yang tak diperlukan. merusak sumberdaya alam. Lalu. yang penting hajat terpenuhi. yang sulit dikenali meskipun bersarang dalam diri sendiri. namun tidak mensyukurinya. Ibrahim ibn Adham. meyakini surga itu benar adanya namun tidak berusaha untuk mencapainya. mengaku mencintai Rasulullah namun tidak mengikuti Sunnahnya. ketika rakyat kecil kian susah. maka betapa parahnya sebuah negeri. di mana hati nurani atau kalbu yang fitri dalam dirinya? Kebaikan sungguh menjadi barang mahal di negeri ini. Sudah tahu salah dan dikritik banyak orang. Hukum yang diagung-agungkan pun dengan mudah disiasati. yang membuat para hamba tak dikabulkan doanya oleh Allah. menggasak kekayaan negara. Manusia kadang memusuhi hatinya ketika hasrathasrat hewaniah mengalahkan kepentingankepentingan yang fitri dan bersahaja. Kelima. Namun manakala para penegak hukum yang semestinya menjadi penjaga di garda paling depan mempermainkan hukum. ikut mengubur orang mati. mengakui adanya neraka tetapi tidak berusaha selalu menjauhinya. tulus. dipermainkan. Kedelapan. biasanya suara hati sangatlah lirih dan sering tidak didengar. Nuha . baik dan buruk. membaca Al-Qur’an tetapi tidak mengamalkan isinya.‘ I B R A H ha ti yang m ati hati ma anyak orang di negeri ini begitu gampang berbuat kemunkaran tanpa perasaan bersalah. Ketiga. “Mintalah pertimbangan pada hatimu. Sungguh. Melarikan uang rakyat. Keenam. Hati bahkan lama kelamaan menjadi barang asing dalam diri. Kesepuluh. Ketika hasrathasrat duniawi begitu membuncah melampaui takaran. mengatakan setan sebagai musuh tetapi tidak memusuhinya. dan autentik. dan lupa mencari kesalahan diri. Kedua. Bahkan. namun hati nurani yang selalu bersuara fitri sejatinya mati. baik atau buruk. tak mudah menghidupkan hati ketika sudah beku dan mati. Tatkala hati tak pernah didengar aspirasinya. Sufi ternama. Ibarat pagar makan tanaman. Akibatnya hukum pun menjadi serba tebang pilih. tetapi perangainya kerdil. pantas atau tidak pantas.

15 SEPTEMBER 2011 39 .SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .

Juz 5/ 8. Atha’ menuturkan bahwa Ia bersama Ibnu Umar dan Ubayd bin Umayr pernah berkunjung kepada Aisyah ra Kami bertanya tentang pengalamannya yang paling mengesankan bersama Rasulullah. tidak bolehkah aku menjadi seorang hamba yang bersyukur (apalâ akûna ‘abdan syakûran). Televisi. Menurut Francis Fukuyama. telepon. (Tafsir Ibn Katsir. aku senang berada di sampingmu.. sehingga menghasilkan model-model seni dan budaya yang melimpah. berbagai teknologi hiburan dan tontonan dicipta. beliau tidur berdampingan denganku dan kulitnya menyentuh kulitku. Dalam bidang seni budaya ini. Perkem- bangan teknologi ini mampu “melipat-lipat dunia”. al-Razi. (Bandung: Matahari. dan bertanya: Wahai Rasul apa gerangan yang membuat engkau menangis. Perkembangan sains teknologi ini kemudian menggerakkan laju ekonomi kapitalisme global hingga berhasil memproduksi kesejahteraan materiil luar biasa. Pernyataan ini dapat dibaca (dalam bahasa sekarang) sebagai kekhawatiran Nabi apabila umatnya hanya menjadikan pesan ini sebagai bahan bacaan dan tidak menjadikannya sebagai pijakan ontologis. Juz 2/189. yang dalam perkembangannya ekonomi kapitalisme ini menjadi penggerak utama roda sains teknologi. Melalui sains teknologi dengan ekonomi kapitalisme sebagai penggerak utamanya inilah. sementara teknologi memungkinkan akumulasi kekayaan secara tak terbatas dan pemuasan hasrat manusia yang lebih luas. komputer. lalu sujud dan menangis. hingga Rasul menyatakan “waylun liman qara`aha wa lam yatafakkar fîhâ” (sungguh celaka bagi siapa yang membaca. ‘Demi Allah. Tamasya Melampaui Batas-batas Kebudayaan. hingga membasahi lantai.). Lalu. tetapi aku senang juga engkau beribadah kepada Tuhanmu’. Juz 2/86. Aisyah menangis dan menjawab: “Semua yang beliau lakukan mengesankan. Apa yang dapat membendung tangisku sedang semalam Allah telah menurunkan kepadaku ayat: inna fi khalq al-samâwâti… (Qs. Maka beliau pergi berwudlu. Pada malam itu. terjadi percepatan pembangunan dan kemajuan peradaban di berbagai bidang kehidupan. al-Qurthubi. Bahkan. Sains telah berhasil menetapkan cakrawala keseragaman dari kemungkinankemungkinan produksi secara ekonomis. tapi tidak memikirkannya). Bagian penting dari semangat zaman yang harus dibaca dalam konteks masyarakat modern atau post industri adalah perkembangan sains teknologi dan seni budaya. bukankah Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu dan yang akan datang. dan sejumlah teknologi mutakhir lainnya. Bilal mendapati Rasul menangis. Rasul menjawab. bukan hanya menjadi desa global. terutama dalam bidang seni dan budaya. edisi III. Juz 3/18) Menangkap semangat atau spirit zaman ini sangat penting. 2011). al-Alusi. tetapi juga. ‘Wahai Aisyah izinkanlah aku beribadah kepada Tuhanku’. internet. Kalau harus menyebut satu di antara momen penting yang paling mengesankan dari Rasulullah adalah saat malam ketika aku mendapat giliran tidur bersamanya. dipikirkan dan dicarikan rumusan aktualisasi barunya dalam berIslam yang berkemajuan. terutama di bidang telekomunikasi dan informasi. tidak lebih dari sebuah layar kaca (Yasraf Amir Piliang. Dunia yang Dilipat.DIRASAH ISLAMIYAH AKTUALISASI ISLAM BERKEMAJUAN DALAM SAINS TEKNOLOGI DAN SENI BUDAYA PROF DR DADANG KAHMAD Ketua PP Muhammadiyah. Inilah tanda-tanda zaman era kontemporer yang harus dibaca. yang belum pernah dicapai sebelumnya. Aku menjawab. al-Kasyaf. al-Dur al-Mantsur. beliau berkata. Bilal datang untuk adzan shubuh. al-Baihdawi. Juz 4/310. kecenderungan logika sains modern ini bahkan menentukan evolusi universal dari arah kapitalisme. epistemologis dan aksiologis umat dalam memecahkan berbagai persoalan kehidupan dan kemanusiaan” D alam suatu riwayat. 160-161. epistemologis dan aksiologis dalam memecahkan berbagai persoalan kehidupan dan kemanusiaan. hal. tidak banyak air yang beliau gunakan. variatif dan inovatif.16 SYAWAL H . 3: 190-191) Sungguh celaka bagi siapa yang membaca. lalu berdiri melaksanakan shalat dan menangis hingga membasahi jenggot beliau. logika sains teknologi modern inilah yang menentukan evolusi universal dari arah kapitalisme. Setelah itu. Juz 1/423. tapi tidak memikirkannya. Tidak menjadi pijakan ontologis. Guru Besar Imu Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Gunungdjati Bandung “Aku khawatir pesan dalam Ali Imran (3) 190-19) ini hanya sekedar bahan bacaan. lalu berbaring dan menangis. wahai Bilal. Saya menangkap adanya relevansi pesan wahyu Ali Imran [3]: 190-191 di atas 40 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Juz 1/ 361. waylun liman qara`aha wa lam yatafakkar fîhâ. Temuan-temuan sains modern telah melahirkan berbagai perkembangan teknologi yang luar biasa. Kedua unsur inilah yang sangat memengaruhi peradaban dewasa ini. Hp.

pendidikan perlu ditata bangun kembali agar menjadi tempat untuk menyemaikan benih-benih kebenaran. keadilan. menurut Muhammadiyah muara dari Islam yang berkemajuan itu adalah pencerahan bagi kehidupan. 139) Kedua.• 41 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . keduanya (tafakkur dan tadzakkur) merupakan nilai-nilai Islam yang berkemajuan yang diyakini akan dapat melahirkan keunggulan hidup lahiriah dan ruhaniah. reorientasi paradigma keilmuan dari paradigma yang masih menomorsatukan ilmu agama (sains naqliyah) kepada paradigma keilmuan yang lebih di arahkan pada pengembangan tradisi saintifik dan teknologi modern. anti penindasan. dan ketidakadilan hidup umat manusia. Islam yang berkemajuan adalah Islam yang menyemaikan benih-benih kebenaran. keharusan untuk pengembangan dimensi rasa. Pendidikan adalah syarat utama untuk perwujudan Islam yang berkemajuan dalam sains teknologi dan seni budaya. serta terbuka dan toleran terhadap perbedaan. serta pendirian lembaga-lembaga riset. Islam yang berkemajuan ini dapat disejajarkan dengan gagasan Islam progresif seperti yang diperkenalkan oleh Omid Safi. penting untuk mensosialisasikan pandangan dunia (worldview) Islam yang berkemajuan ini secara luas.14) Dalam wacana ke-Islaman kontemporer. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. penerbitan. Gagasan sentral ini merupakan panggilan Qur’an (Al-Nahl [16]: 90). permusuhan. berorientasi ke masa depan. dan memajukan kehidupan dari segala bentuk keterbelakangan. serta secara positif melahirkan nilai-nilai keutamaan dalam memayungi kemajemukan. Dalam konteks hari ini adalah keharusan untuk mengembangkan sains teknologi.15 SEPTEMBER 2011 . sepanjang sejalan dengan rambu-rambu seni budaya itu. setidaknya ada lima pemikiran yang perlu dipertimbangkan dan diskusikan lebih lanjut. Wallahu a’lam. anti terorisme. memberdayakan. anti penindasan.DIRASAH ISLAMIYAH dengan semangat zaman hari ini. atau paling tidak menyeimbangkannya dengan pengembangan sains keagamaan. hal. Bahwa Islam merupakan agama kemajuan. transformasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan di atas melalui pendidikan. Islam yang berkemajuan adalah Islam yang menjunjungtinggi kemuliaan martabat manusia. maka salah satu persyaratan penting untuk dapat mengaktualisasikan Islam berkemajuan dalam sains teknologi dan seni budaya adalah perlunya membangun kultur keilmuan dan tradisi intellectual discourse yang kondusif. Dalam perspektif Muhammadiyah. kedamaian. hal. Dalam perspektif pustaka dan informasi. sekaligus menjadi jantung (inti) dari tradisi Islam. baik laki-laki maupun perempuan tanpa diksriminasi. anti terorisme. kejahatan kemanusiaan. gerakan penerjemahan buku-buku asing. (Tanfidz Keputusan Muktamar. 4. ras. (PP Muhammadiyah. kebaikan. pesan orientasi kemasadepanan atau sebutlah Islam yang berkemajuan dalam ayat tersebut. Pendidikan juga perlu ditata bangun kembali agar menjadi lembaga yang menjunjungtinggi kemuliaan martabat manusia. jiwa dan ruh. perpustakaan yang representatif di berbagai daerah. kebaikan. Bagi hemat saya. keadilan. Islam yang berkemajuan juga secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku bangsa. Ketiga. Yaitu. jiwa dan ruh (yadzkur Allah). dan kebudayaan umat manusia di muka bumi. baik laki-laki maupun perempuan tanpa diskriminasi. 2. Muhammadiyah memahami Islam yang berkemajuan itu sebagai berikut: 1. yaitu tidak mengakibatkan fasâd (kerusakan). keharusan untuk pengembangan nalar. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Gagasan sentral dari Islam atau Muslim progresif —sebagaimana penggunaan term progresif itu sendiri— adalah perjuangan tanpa henti menuju gagasan universal keadilan. Keempat. sektarianisme dan ketidakadilan. Farish A. Menurut pembacaan saya. halaqah budaya dan sebagainya. Sedang strategi kebudayaan proeksistensi adalah sikap empati terhadap perkembangan seni budaya serta membuka ruang publik untuk mengembangkan seni budaya Islami seperti dengan penyelenggaraan festival-festival budaya. dharâr (bahaya). kemaslahatan. kemakmuran. 3. eksploitasi alam. menghargai rasionalitas dan nilai-nilai transendental. kemakmuran. dalam bidang seni budaya penting untuk mempertimbangkan kembali dua strategi kebudayaan sebagaimana yang telah dirumuskan dalam Halaqah Tarjih di Solo tanggal 2 Nopember 2001 yaitu strategi kebudayaan ko-eksistensi dan pro-eksistensi. anti keterbelakangan. Bukan sebagai tempat yang menyemai kebencian. ketertindasan. kedamaian. Mengelorakan misi anti perang. golongan. (Tanfidz Keputusan Muktamar. Kedua. burhâni dan irfâni serta menghargai seni budaya yang berkembang di masyarakat. penyalahgunaan kekuasaan. yaitu pertama. hal. anti kekerasan. kemaslahatan. dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. Islam yang menggelorakan misi anti perang. logika dan pengetahuan. 42-43. Noor. Pertama. ‘ishyân (kedurhakaan) dan bâ’id ‘an Allâh (menjauhkan dari mengingat Allah). logika dan pengetahuan (yatafakkar fi khalqi al-samâwâti wa al-ardh). Tanfidz Keputusan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah (Muktamar ke-46). dan keutamaan hidup secara dinamis. 14-15) Persoalannya adalah bagaimana aktualisasi Islam yang berkemajuan ini dalam konteks sains teknologi dan seni budaya. yang dalam peradaban kontemporer berada dalam wilayah pengembangan seni budaya. anti kekerasan. Strategi kebudayaan ko-eksistensi yang dimaksusdkan adalah lebih mendalami wawasan seni tradisi dengan pendekatan bayâni. jika merujuk kepada tradisi intelektual yang berkembang pada era Abbasiah dalam Islam dan tradisi Renaisans di Barat. kejumudan. Kelima. seperti korupsi. jalan Islam yang membebaskan. maka aspek yang terpenting dalam pengembangan seni budaya adalah rasa. Secara lebih luas. anti keterbelakangan. penting kiranya untuk menumbuh-suburkan madrasah-madrasah atau halaqahhalaqah keilmuan. Jika aspek yang terpenting dalam pengembangan sains teknologi adalah nalar. balai pelatihan dan pendidikan. Dalam kerangka ini. menuntut dua hal. Shalahuddin Jursyi dan para sarjana Muslim progresif lainnya. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. Sejalan dengan gagasan sentral Islam progresif tersebut. hal.

dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Walaupun undang-undang ini oleh mayoritas rakyat. judul di atas sekurang-kurangnya mengandung dua makna. pada masa-masa pembentukan republik. 133) yang dimuat dalam Asian Survey dengan mengatakan. Ahmad Subarjo. Indonesia menyatakan diri bukan negara agama tetapi juga bukan negara sekuler.. “Undang Undang Dasar 1945” dan “Pacasila” bukanlah titik akhir dari kontroversi ideologis Indonesia. Abikusno Cokrosuyoso. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia. Pertama. Keberhasilan Pancasila sebagai suatu ideologi akan diukur dari terwujudnya kemajuan yang pesat.. sering mendukung komitmen tegas kepada Islam sebagai agama negara. dan persatuan yang mantap dari seluruh rakyat Indonesia Problem Dialektik Dalam konteks makna pertama. hal itu diakui sebagai kompromi yang lemah. Kandidat Doktor Ilmu Hukum pada Program S3 Ilmu Hukum UII. dan merasakan tidak puas dengan penyusunan kata-kata umum sila ini. Namun melalui panitia kecil yang terdiri dari: Muhammad Hatta. terminologi Ketuhanan akan menjadi isu panas atau tidak. dan diurus oleh Departemen Agama. Tetapi Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa masih merupakan suatu pernyataan umum. Kandungan pertama bersifat historis-dialektis pada masa lalu yang kontroversial. Sila pertama adalah kepercayaan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila Ketuhanan Yang Maha Esa). Sukarno. yang antara lain ditandai adanya pemahaman bahwa Pancasila adalah suatu ideologi terbuka sebagaimana dinyatakan Nurcholish Madjid.5) menyatakan. Keempat. kesejahteraan yang tinggi. nilai-nilai Pancasila dan relevansinya dengan nilai-nilai atau ajaran Islam. Kuntowijoyo (Kuntowijoyo. Kaum muslimin yang lebih ortodoks. DRS. Abdulkahar Muzakkir. Maramis. Dalam pemahaman penulis. Dalam hal ini penulis sependapat dengan pandangan Siswono Yudho Husodo.16 SYAWAL H P masih meninggalkan jejak dalam pemahaman maupun dalam praktik berbangsa dan bernegara pada dewasa ini. dari sudut agama telah dianggap netral. Kedua. Sila ini merupakan sumber petentangan hebat. Abd. walaupun secara subyektif kepentingan kita kepada makna kedua jauh lebih besar.. untuk masa kebangkitan retorik saat ini (fase kerinduan). dan Budha – agama-agama “besar” yang secara resmi diakui negara. dimana perdebatan terfokus pada perumusan sila pertama yang sangat seru dan radikal namun bermuara pada kompromi nasional yang anggun melalui rumusan Piagam Jakarta. sedang yang kedua mencoba memasukkan nilai-nilai Islam dalam Pancasila. MH Wakil Bupati Gunung Kidul DI Yogyakarta. negara Indonesia bukan negara sekuler dalam pengertian Barat. Hindu. yang tentu saja sangat mengganggu ingatan kolektif bangsa terhadap Piagam Jakarta. Siswono Yudho Husodo dalam Pancasila dan Keberlanjutan NKRI yang menyatakan. pada akhirnya dicapai satu rumusan sebagai jalan kompromi antar golongan. dengan berdasarkan kepada: ke-Tuhanan. orang-orang Islam terbiasa memandangnya sebagai bentuk lain dari kompromi antara mereka dengan orang-orang sekularis.4) mengatakan bahwa dengan ideologi Pancasila... tidak dapat menghindari kontroversi masa lalu yang sedikit atau banyak 42 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Rumusan tersebut dikenal Piagam Jakarta yang rumusannya antara lain : “. seakanakan melanjutkan perdebatan dialektis pada masa pembentukan republik adalah pada masa pemaksaan Pancasila sebagai satusatunya asas —yang ketika itu rezim penguasa secara efektif melipatgandakan kadigdayan Pancasila dan menggunakan Pancasila sebagai alat pengontrol dan penekan terhadap warga negara yang berbeda pendapat dengan Pemerintah. Muhammad Yamin. masih harus kita lihat. membahas Pancasila. Ketiga. 1997. Piagam Jakarta Perdebatan seru dan berlarut-larut tentang Pancasila khususnya sila Ketuhanan sangat mendalam. menurut dasar kemanusiaan . Pertama. sosialisme dengan kapitalisme. Dalam hal ini Nurcholish Madjid (1995. dilihat dari perspektif orang-orang Muslim. Kristen. Sejalan dengan ungkapan di atas. Agus Salim dan A.SOHIFAH Pancasila Dalam Perspektif Islam IMMAWAN WAHYUDI. Dengan demikian. Penulis mencoba menyajikan kedua hal tersebut di atas. Kedua. untuk menyongsong Indonesia Baru dan tidak terjebak pada perdebatan masa lalu semata. yang berkedaulatan rakyat. dan antara demokrasi dengan totaliterianisme. pada masa pemaknaan yang lebih terbuka dan toleran. Walaupun. tapi sedikit banyaknya undang-undang ini tetap memberikan tempat yang utama bagi status Islam di negara ini. cukup luas termasuk Islam. Persoalan yang menjadi sumber perdebatan historis sejak harihari pertama perjuangan republik ini juga digambarkan oleh ulasan Michael Morfit (Harun Nasution dan Azyumardi Azra. bentuk perjuangan ideologi pada waktu ini berbeda dengan zaman berbenturannya nasionalisme dengan imperialisme. 1985. ERSINGGUNGAN antara Islam dan Pancasila sekurangkurangnya dapat kita lihat dalam realita historis sebagai berikut. Wahid Hasyim. Pancasila dalam konteks aspirasi politik umat Islam.

Melalui perundingan yang melibatkan Muhammad Hatta. bahwa perdebatan tentang Pancasila yang cenderung subyektif dan bersifat klaim suatu kelompok yang merasa paling berjasa terhadap negara ini. namun secara akademis maupun politis memiliki makna positif dalam kaitannya dengan membangun paradigma dan komitmen dalam melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara secara konsisten. • SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Prof Kaelan mengkritik penyelenggaraan pendidikan dewasa ini yang lebih merespons kecenderungan pasar. Ahmad Azhar Basyir. Salah seorang pakar yang peduli untuk memberikan pemakanaan Pancasila dan relevansinya dengan ajaran Islam adalah Ahmad Azhar Basir. yang dinilai sebagai sesuatu yang kontradiktif dengan kecenderungan baru yang lebih dekat dengan sumber-sumber nilai terutama agama. Akhirnya. banyak undang-undang yang bertentangan dengan semangat Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia karena besarnya semangat merespon pasar bebas. Bahkan Pancasila itu sendiri bisa jadi “debu historisnya” republik bukan sebagai api dan filosofi hidup bangsa Indonesia yang futuristik. 5) Pemaknaan Menurut Islam Dalam konteks makna kedua sebagaimana penulis uraikan di atas. selanjutnya memberikan dalil-dalil AlQur’an dalam hubungannya dengan tiap sila yang terdapat dalam Pancasila. Pada kenyataannnya. masyarakat Kristen dari Sulawesi Utara secara serius menolak rumusan “Ketuhanan dengan menjalankan Syari’at Islam bagi para pemeluknya”. Pada tanggal 18 Agustus 1945. berasas Ketuhanan Yang Maha Esa antara lain berarti bahwa dalam menyelenggarakan kehidupan bernegara wajib memperhatikan dan menghormati petunjuk-petunjuk Tuhan Yang Esa. Ketidakpedulian kita terhadap upaya yang nampak simplikatif ini berakibat serius. kita perlu mengaca pada sejarah. Atas usul Ki Bagus tujuh kata diganti dengan Yang Maha Esa dengan pengertian Tauhid (Nurcholish Madjid 1995.”Dari segi nilai yang terkandung dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam kehidupan bernegara. Demikian pula dalam bidang pendidikan. Ki Bagus Hadikusuma tujuh kata dalam Piagama Jakarta di hapus. Contoh yang paling kongkret dalam hal ini adalah bahwa ketentuan pembentukan peraturan perundangundangan menyatakan setiap peraturan perundang-undangan harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. hanya menutupi kecemerlangan Pancasila.SOHIFAH yang adil dan beradab. Teuku Hassan. (1985: 9-10) . Kasman Singodimejo. dan kerakytan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.15 SEPTEMBER 2011 43 . Meskipun kesannya hal yang demikian ini bersifat simplifikasi. kajian tentang sila-sila dalam Pancasila banyak diberi pemaknaan berdasarkan ajaran Islam. Dalam satu seminar tentang Pancasila. persatuan Indonesia.yang antara lain mengatakan. tidak dibenarkan menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang telah digariskan-Nya. dapat disebutkan bahwa sila ini merupakan dasar kerohanian. dasar moral bagi bangsa Indonesia dalam melakasanakan hidup bernegara dan bermasyarakat.

Mungkin ia tak rela kamu ceraikan dan menjahatimu dengan apalah. sebelum aku ucapkan penolakan itu. Tapi memang aneh. seakan tengah berhadapan dengan kuntilanak siang hari. Bahkan aku masih bisa bersyukur pada Tuhan dengan seluruh anugrah kecantikan ini. dengan niat serius untuk berumah-tangga tentunya. Sejak menjanda dua tahun lalu. antara takjub dan takut. Kupatut-patut wajahku disana. warisan kakek buyutku. bahkan pak hakim yang menceraikan kami itu juga mendekatiku. kamu malah makin cantik setelah pisah dari Mas Tom. berkerut-merut seperti tokek. Biar laki-laki yang melihatmu. Dari cermin China ukuran 6x6 cm bergambar dewi Kwan Im yang kubeli di sebuah Art Shop kenamaan di Hong Kong. benarkah wajahku mirip setan? Hingga para laki-laki sama takut melihatku. Ketiga laki-laki ini semua masih beristri. tak ada yang suka. Aku yang menggugatnya cerai. usai janjian ketemuan secara menggebu di sebuah kafe mall. lalu angkat tilpun (sepertinya tak ada orang menilpunnya karena aku tak mendengar nada dering). Menurutmu. Sesekali matanya melirik ke arahku dengan mimik aneh. Keanehan demi keanehan. Tanpa nengok lagi padaku atau sekedar gutbai. aku akan menolak tawaran mereka. Ia duduk sekian menit di ruang tamu dan mulai menggaruki kepalanya. Sejak kuliah dulu. Sudah kucoba semua untuk memastikan. Tapi dia bilang. di tilpunnya yang menggebu. begitu ketakutannya wajah mereka melihatku. pilem apa yang tentang dukun-dukun itu. ia ngacir tanpa salam. apa wajahku seperti itu?” “Kalau di penglihatanku. mereka sudah lari terbirit duluan. Ada kondisi darurat!’. bukan waktunya lagi untuk pacaran atau sekedar te-te-em-an. Poligami? Tak terpikir di benakku bahwa aku bakal diajak poligami. aku ini aktivis pergerakan perempuan. tak ada yang salah pada wajahku. yang konon bisa menangkap bayangan jin yang melintas di depannya. yang digandrungi anak-anak sedunia itu…Potter potter apah…” . Seakan banyak paku nancap di kursinya. dan sontak dia bilang ‘maaf sekali. Dan lagi. Tapi aneh. cermin bundar besar di kamar mandi hingga cermin mukibat raksasa model zaman kolonial. perceraianku dengan suamiku adalah karena ia poligami. Karena usia kami sudah kepala empat. Sementara mantan kawan sekampusku dulu. Sin!”. Tak ada senoktah pun yang aneh. Mulanya aku menimbang tawaran mereka untuk menjadi suami-istri. di daerah Mongkok. ada satu yang mantan teman sekampus. Gitu katanya” “Haha…masa sih? Aku merasa. semacam tenung-tenung gitulah. ia datang ke rumah dengan persembahan seabrek-abrek untukku dan anakku semata wayang.HUMANIORA JODOH CERPEN: ABIDAH EL KHALIEQY Untuk kesekian kali aku mematut wajah di cermin. Tapi hari gini gitu loh…masa masih main dukun?” “La itu. seakan ketakutan melihatku. “Dengar. Seluruh diriku ini tak ada yang berubah. Hidung sedang. sebenarnya ada beberapa laki-laki yang coba menjalin hubungan denganku. Ia lari tergopoh nuju mobilnya sembari sesekali melirik wajahku dengan mimik ketakutan. Maka sekali lagi aku pergi ke depan cermin. Ia ucap wassalam sebelum sempat uluk salam. 44 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Bahkan pak hakim sampai lupa kunci mobilnya nyangkut di bantalan sofaku. yang tahu rahasia perceraian kami. dan kamu tetap sendiri selamanya” “Masuk akal juga asumsimu. La. kulitmu seperti komodo eh tokek. Bibir merah delima asli sejak lahir tanpa lipstik. Duduknya mulai gelisah. Masa kini aku harus mengulang kisah hitam itu? Maka sudah pasti. ia cemas blingsatan dan nengok kiri kanan. aku harus pergi lagi. Rambut hitam tebal lurus dan belum tumbuh uban meski banyak teman sebaya sudah mulai ubanan. Benar benar ketakutan. padahal belum ada pembicaraan apapun hatta kata pengantar. Wajah putihku mirip China dengan mata agak sipit dan kulit bersih mulus. Ada juga teman mantan suamiku. neneknya tokeklah. baru duduk semenit di depanku.16 SYAWAL H Lain lagi kisah teman mantan suamiku. Di antara laki-laki yang mendekatiku itu. “Nenek 500 tahun? Bahkan 50 tahun aja belum genap usiaku” “Entahlah! Lagian mana ada usia ampe 500 tahun? Jin iprit kali ya. ia pun bangkit dan minta pamit cepat-cepat. Setelah mendehem berkali-kali. Swear! Dia bilang begitu dengan mimik menggidik takut”. kata Mala sahabatku.”Dia bilang wajahmu kini seperti neneknenek usia 500 tahun. lalu cermin bundar kecil di tempat bedakku.

hati mendesir-desir bahagia lalu kutatap ke atas. Jika ia mati. Ah aku jadi ingat Mbendhol!” “Mbendhol? Siapa dia?” “Cuma tetangga yang tiba tiba prilakunya ganjil. bahwa ada pertanggung-jawaban kelak di mahkamah Maha Tinggi yang lebih menggiriskan. Sin. dari barat ampe timur. Aku juga ternganga. Akankah mereka percaya? Lagi pun. La” “Iya puas. di bawah purnama yang gerhana. bahkan pada dirinya sendiri kukira” “Lho kok bisa? Dia akan puas menyaksikanku tak laku-laku. Kubaca sekali. duda satu anak lulusan Madinah. Aku kembali mematut diri depan cermin. Allahumma inna naj’aluka fi nukhurihim wa na’udzubika min syururihim.HUMANIORA “Harry Potter?” “Nah! Bukankah pilem tentang dukun dukun itu. jika benar ia melakukan itu. dapatkah strategi CIA juga kupakai untuk ‘membereskannya’? Semalaman insomnia. tapi ingat. ya era perdukunan itu hehe. si kakek buyut tokek itu? Menakutkan bagi tiap laki-laki yang bakal meminangku? Mungkin perlu memberi info pada mereka. 2011 Rubrik Humaniora ini dipersembahkan oleh SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Jiwa jiwa sama berserah padaNya. malaikat serem akan menyiksanya siang malam. aku tak tahu seperti apa mengabarkannya. di lubang kecil hitam gelap kuburnya. bahwa wajah asliku mirip Mei Shin. benarkah wajahku telah berumur 500 tahun? Kabarnya Nabi Nuh berumur lebih seribu tahun. akibat laku musriknya itu!” “Ia lupa akan semua itu. “Masih tinggal di belakang ring road. jika Mas Tom melakukan hal itu. Ia lupa. Duhai agung Sang Pencipta. kok tega-teganya ya padaku yang tak berdosa ini?” “Bukan hanya padamu ia tega. apa aku perlu cara-cara CIA untuk menggali info?” CIA? Perlukah strategi CIA untuk mencari buktibukti? Kalau pun pada akhirnya terbukti Mas Tom telah ‘mengerjaiku’ seperti itu. purnama berubah warna. setidaknya men’tawar’kan diriku dari segala pengaruh jahat terkutuk. Jamaah meluap. Perempuan itu menangkup ludah Mbendhol dan membawanya ke dukun. Kalau tidak memukul balik. Empat malam bahkan. Begitulah! Mungkin perempuan itu puas telah sukses membuat Mbendhol syarap. tak rampung rampung hingga ‘hari kebangkitan’. nyatanya juga digandrungi banyak orang. Yogyakarta.15 SEPTEMBER 2011 45 . merah darah! Para mata terpana. terkesima khidmat dan khusyuk meresapi keagungan Sang Pencipta. Semesta terkesima. Menanti puluhan atau mungkin ratusan tahun lagi sampai ‘hari berbangkit’. Orang orang berhamburan menyesaki halaman sekolah dan tiap jiwa terpesona. usai khutbah pendek sang imam shalat. Ada perasaan lega. Cemburu membutakan mata banyak orang di dunia yang kian menyempit ini. masih kurang. Kalau kalau aku ini reinkarnasi dari kaum Nuh? Boleh jadi 500 tahun di jaman itu. eh pada mas Tommu maksudku. Bagaimana menurutmu. Di antara takbir dan tahmid. Hii…! Tak ada yang bakal nengok nasibnya di penjara Guantanamo kuburan sepi. ada pertanggung-jawaban kelak saat ia harus menghadap Tuhan. Di depanku Yusuf. sendiri-ri! Alih alih memperoleh cintanya Mbendhol di alam barzakh. Di jaman internet. Di jaman face book katanya. Lalu Mbendhol majnun. setan setan hitam yang jadi sohibnya dukun santet itulah yang bakal menemaninya melewatkan ‘hari hari ngeri bin nggegirisi’ di Alcatrac jelaga ‘sunyi ruri’. Dunia virtual baru agaknya belum bisa menggantikan dunia virtual lama. Tul gak?” “Ah embuhlah! Aku cuma berpikir. meneliti secermatnya. kata ayahnya. dua kali hingga sepuluh kali. masih tergolong muda setara usia 40 tahun di jaman kini? Entahlah! Tetapi wajahku mengerikan? Mirip kerutan komodo. aku berdoa sepenuh-penuh jiwa raga seturut gerhana kian sempurna. Sinta? Berapa abad sudah kita tak jumpa?” Gerhana pun berlalu sudah. menyapaku dengan senyuman Nabi Khidr. Dan yang tergelar cuma hasil rekayasa beberapa ekor jin dibantu dukun dukun terkutuk. sebaris demi sebaris melenyap nguap nuju ke wilayah rahasia. usai kena sihir mahabbah seorang perempuan yang ditolak cintanya. Saat gerhana bulan total dan aku ikut jamaah shalat khusuf di halaman sekolah di kampung. Tiga malam. Lalu dua malam insomnia. aku berdoa tiga rius memohon Tuhan agar memukul balik para pemukulku yang tak salah ini. untuk memperoleh ganjaran yang lebih sempurna…naarun jahiim hehe…opo ra wedhi? Di mana enaknya berkawan dukun dukun itu? Afala tatafakkarun?” “Nah itulah yang ingin kutanya padamu. Ia menjadi kurang waras. Sampailah di malam kelima. duapuluh kali dan tigapuluh tiga kali sudah. Kasihan betul jika benar ia begitu. gerhana telah sempurna. dari jiwaku yang merana.

Sekarang kita bertanya. sekaligus Maha Pengasih dan Maha Pemurah (rahmaan rahiim). Al-Maidah [5]: 48). Al-Qur’an mengajari manusia untuk meraih kemajuannya berdasar keyakinan rohani dan didukung oleh penggunaan potensi akal secara benar. maka sangat mungkin terjadi halangan. Atau dengan lain perkataan. mesti ada yang berusaha untuk mencari kebajikan. kaya harapan. Unggul di sini bukan berarti menang karena berhasil mengalahkan. Hal seperti ini digambarkan Al-Qur’an bahwa perhiasan dunia dengan segala gemerlap dan kemajuannya itu (mataa’u-‘d-dunyaa) sedikit. Wallaahu a’lam bishshawaab.• SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Di sini yang menjadi ukuran mutunya. Karena itu peraihan untuk meningkat tersebut harus diukur dan dikoridori/dikontrol oleh rambu-rambu “khair” tersebut (Adl-Dluha [93]: 4). melainkan unggul karena kompetisi dalam hal-hal yang baik dan konstruktif. Peningkatan yang lebih tinggi ini oleh Al-Qur’an justru diperintahkan dengan kalimat frasa “fa’nshab”. nasib adalah kondisi (dalam hal ini hidup) yang perlu ditingkatkan. bahwa dengan temuan falsafah. Petunjuk tersebut berwujud prinsip-prinsip yang perlu dijadikan patokan ketika manusia beriman (Mukmin) akan meraih kemajuan hidupnya. hambatan/ganjalan. Ketiga. tidak berdasar ilmu yang benar. dan sebagainya. Sebaliknya. Agama dan keyakinan rohani adalah wujud dari pernyataan perasaan. Orang tidak mudah patah semangat karenanya. Persaingan (kompetisi) yang sehat dan membangun (konstruktif). tidak pernah sepi dari hal itu. Begitulah Al-Qur’an mengajari orang beriman meraih kemajuan hidupnya. kuat mental.16 SYAWAL H . terbatas waktunya. bahwa pada hakikatnya kehidupan ini. Ukuran mutu “baik” dan jumlah “banyak” ini dirangkum dengan istilah “khair” dalam Al-Qur’an. dan sebagainya. yaitu “banyak”. dalam setiap tempat dan zaman.B I N A A K I D A H HUBUNGAN ERAT ANTARA KEIMANAN DAN KEMAJUAN DR MOHAMMAD DAMAMI. bahwa pencapaian kemajuan kehidupan manusia seperti sekarang ini didasarkan pada kemampuan dan kekuatan manusia dalam memanfaatkan olah falsafahnya. atau menang untuk bangga atau untuk menganggap kecil pihak lain. dan kokoh kemauan. Untuk itu Al-Qur’an mengajari agar kaya harapan. Menghadapi hal yang demikian ini seseorang harus tahan uji. dan jalankan usaha/pekerjaan/ tindakan/kreasi/metode/kemampuan yang diyakini dapat meningkatkan kondisi yang lebih tinggi lagi (Asy-Syarh [94]: 7). “kurang bermakna”. seperti berspekulasi. Berfalsafah seperti itu dinyatakan hanya sebagai olah spekulasi (dhann). dasar bertindak. bagaimana AlQur’an berbicara tentang hubungan antara masalah keimanan dan kemajuan hidup ini? Al-Qur’an tidak mengajari manusia untuk meraih kemajuan dalam hidupnya dengan berdasar berfalsafah secara ekstrem. MAg idak jarang orang beranggapan. dimintai karunia-Nya. temukan. ketika kemajuan kehidupan telah dicapai. Hidup di dunia ini diliputi oleh keniscayaan untuk terjadi “perubahan”. seperti falsafah Rasionalisme dan Eksperimentalisme. Demikian kritik AlQur’an. untung-rugi. hidup terasa makin “kering”. didirikan/dibangun kondisi baru yang lebih meningkat. karena harus melewati jembatan “proses”. yang ujung-ujungnya hanya bertaraf spekulatif tanpa fondasi. mati dan hidup. maka kepada-Nyalah hati manusia perlu dilabuhkan. Kata kuncinya adalah: unggul. hasil kemajuan yang dicapai harus melalui proses persaingan. Bahwa manakala manusia secara serius mau memeras otak dan kecerdasannya serta tekun melakukan percobaan-percobaan dalam hal apa saja. Rumusannya dalam Al-Qur’an disebut “fa’stabiquu-’l-khairaat”. keadaan yang serba paradoks. Lalu apa “yang diubah”? Al-Qur’an menegaskan: nasib. bukan proses yang berdiri sendiri. terjadi? Jawabannya adalah karena kekuatan agama yang berupa keyakinan rohani tidak dilibatkan. Hasil dari usaha untuk mencapai kemajuan hidup di atas adalah: meningkat lebih baik. tak jarang pula terdengar keluhan. Caranya: berdoa. Keempat. hasil dari proses persaingan. Namun. pasangsurut. dan ukuran jumlahnya. berusaha untuk berubah atau tidak (Ar-Ra’d [13]: 11). Perubahan yang bersifat teknis dinyatakan Al-Qur’an tergantung pada usaha manusia itu sendiri. masa (Al-Jatsiyah [45]: 24). Atau dengan lain perkataan. “serba mekanis dan robotis”. Apa isi prinsip-prinsip tersebut? Pertama. Jadi. maka berkembanglah ilmu pengetahuan yang beranak-kandung teknologi dengan pesatnya. Walaupun Al-Qur’an menghargai potensi akal yang menyebabkan manusia mampu berpikir. yang terjemahan luasnya: maka carilah. Bahwa untuk meraih kemajuan hidup. Karena Allah SwT adalah Maha Kaya. dimintai pertolongan-Nya. Inilah yang disebut keimanan terhadap petunjuk (hidayah) Allah SwT. “hilang tujuan hidup”. apa yang disebut kepuasan itu baru lengkap dan menyeluruh kalau kepuasan pikiran digabung dengan kepuasan perasaan. Begitulah kira-kira ilustrasi anggapan banyak orang dewasa ini. kemajuan kehidupan manusia banyak ditentukan oleh kekuatan filsafat. namun Al-Qur’an tidak membenarkan manusia berpikir secaraekstrem. bahwa justru setelah mencapai apa yang disebut “kemajuan kehidupan” tersebut malahan merasa makin jauh dari rasa puas dan tidak merasa sejuk hati. dunia kepuasan dan kesejukan hati. Banyak yang sangat percaya. Kedua. diangkat lebih tinggi dari kondisi sebelumnya. kebelum-berhasilan/gagal. yaitu “baik”. (Asy-Syarh [94]: 8). Tampaknya. hasil dari usaha. Kata “nasib” ada keterkaitan dengan kosa kata “nashaban. Mengapa hal seperti ini. Jadi. sedangkan kenikmatan akhirat itu lebih baik dan lebih banyak (An-Nisa’ [4]: 77). yang berarti mengangkat atau mendirikan. Bahwa dasar bertindak untuk meraih kemajuan adalah: mengubah nasib. mau berubah atau tidak. hanyalah 46 T fenomena “dahr”. maka akan majulah kehidupannya. maka berlombalobalah dalam berbuat kebajikan (AlBaqarah [2]: 148. Dengan cara seperti itu harapan akan muncul dan menjadi kaya dalam ruang batin. Sebab. filsafat dan olah falsafah hanya menyuplai kepuasan otak dan pikiran belaka.

ekonomi yang berkeislaman sangat diperlukan untuk membangun karakter bisnis yang adil dan menguntungkan bagi semua pihak. Pada saat itu.15 SEPTEMBER 2011 47 . Kiai Dahlan begitu mendalam dan luas pandangannya. tetapi dengan teknologi dan jiwa yang adil. Di antara gagasan ‘Islam yang Berkemajuan’ KH Mas Mansur yang sangat penting untuk dikaji lebih lanjut – menurut Nostalgiawan Wahyudhi – antara lain: Pertama. utamanya para pemimpinnya? Ibda’ bi Nafsik!• SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Meskipun mereka non-Muslim. Perasaan terus terkepung (siege mentality) oleh pelbagai isu. Karena itu sangat penting membangun sebuah institusi pendidikan Islam yang berkualitas internasional untuk mencapai dua karakter sumber daya manusia tersebut. Akibatnya. yang justru menenggelamkan umat Islam ke dalam keterpurukan yang lebih parah. Padahal. tidak sempit dan serba menyederhanakan. pendidikan yang berke-Islaman diperlukan untuk membentuk sumberdaya manusia kompetitif dan religius. LSM yang bekerja untuk penghijauan/pelestarian alam. Islam tidak boleh hanya terkonsentrasi pada sisi ekonomi (amal usaha). mahasiswa Postgraduate Studies. Misalnya pada gerakan The Green Peace. beliau berani mengadopsi gagasan ’Barat’ yang waktu itu dianggap sebagai sikap “tasyabbuh”. Di samping itu pendidikan yang berke-Islaman juga berperan untuk menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi yang maslahat bagi umat.B I N A A K H L A K Menuju Islam (yang) Berkemajuan MUHSIN HARIYANTO Dosen Tetap FAI-UMY dan Dosen Tidak Tetap STIKES Aisyiyah Yogyakarta. utamanya umat Islam. apakah gagasan “Islam yang Berkemajuan”. karena kualitasnya. sementara kita (umat Islam) masih berteriak-teriak. Contoh lain. Kita (baca: umat Islam) bisa belajar pada umat lain. Dua karakter kepribadian ini sangat penting untuk membangun peradaban Islam. dan di sisi lain ada yang — dengan sangat percaya diri — menggagas perlunya merujuk konsep ‘liberalisme’. ketika menggagas arti pentingnya “sekolah”. Penulis tidak tahu. masyarakat Islam di Indonesia ini ’mayoritas’ dalam kuantitas. umat Islam memberikan warna tersendiri bagi perekonomian dunia. bahwa Islam akan maju dan berpengaruh jika Islam hadir sebagai peradaban. sebenarnya kita bisa belajar banyak dari pemikiran dan aksi KHA Dahlan dalam memahami dan memperjuangkan ajaran Islam sejak merintis berdirinya Muhammadiyah. Namun secara konseptual. Ada sikap “ketidakpercayaan diri”. Kedua. Menjauh dari spirit Islam yang dikenalkan oleh Nabi saw sebagai “rahmatan lil ‘alamin”. Dia katakan bahwa untuk mencapai Islam yang berkemajuan. Nostalgiawan Wahyudhi. Sarlito Wirawan Sarwono. Dua kutub ekstrem yang kadangkadang saling menafikan. tetapi gerakan dan tindakan mereka selaras dengan nilai-nilai Islam. untuk menerjemahkan nilai-nilai Islam dengan lebih baik. Padahal tawaran nilai-nilai Islam dalam Al-Qur’an (dan juga As-Sunnah) sangat ramah terhadap kemajuan zaman. KH Mas Mansur memiliki ide yang lebih matang. Lebih mengakar lagi. identik dengan ’Belanda’ (baca: orang kafir). dia menawarkan “Islam yang berkemajuan”. Mereka menggapai ’api Islam’ tanpa harus secara formal memeluk Islam. masih saja terus menghantui. Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (2006) pernah menyatakan bahwa kondisi mental dan psikologi umat Islam Indonesia setelah zaman reformasi belum kunjung berubah. Secara visioner KH Mas Mansur memiliki ide yang sama. baik di Indonesia bahkan di banyak belahan dunia. Padahal. Misalnya. Ide besar KH Mas Mansur sebenarnya telah memberikan kesempatan yang lebih bagi masyarakat Indonesia. umat Islam harus maju dalam semua bidang. Banyak orang yang merindukan kembalinya ’puritanisme’ dengan asumsi kembali kepada Sunnah Nabi saw. Dan oleh karenanya bisa dikafir-kafirkan. Visi Kiai Dahlan sungguh jauh ke depan. Islam menjadi terkotak-kotak dan menjauh dari porosnya. Islam tetap terus berkembang dengan wajar. gagasan-gagasan KHA Dahlan tentang Islam sangatlah maju. Namun dengan berani beliau menempatkan aspek ekonomi di bagian paling belakang pencapaian Islam berkemajuan. 14 September 2007) mengungkapkan bahwa KH Mas Mansur (1937) – sebagaimana KHA Dahlan — (dalam sebuah bukunya) juga telah menggagas ‘Islam yang Berkemajuan’ ini. tetapi mentalnya ’minoritas’. Untuk menerjemahkan “api Islam”. Bukan hanya menguasai pasar internasional. Beliau juga — dengan gagah berani — mengkritik pemikiran yang tidak didasarkan pada penelusuran nalar secara mendalam hingga menumbuhkan sejumlah aksi yang —menurut A Syafii Ma’arif — ’kurang cerdas’. Hal ini bisa diartikan bahwa yang diharapkan beliau bukanlah umat Islam yang menguasai ekonomi kapitalis dunia. P Kulliyah of Political Science International Islamic University Malaysia dalam Republika (Jumat. bukan Islam yang ’jumud’ (mandek). Perekonomian yang berjiwa dan berkarakter sehingga menciptakan sistem yang konstruktif. beliau menempatkan porsi keagamaan pada posisi terpenting sebagai fondasi awal untuk membangun peradaban. tetapi umat Islam yang menguasai ekonomi Islam yang memengaruhi dunia. Ketiga. di Jepang praktik ’anti riba’ sudah diimplemantasikan. yang pernah dipraktikkan oleh KHA Dahlan dan juga KH Mas Mansur ini sudah benar-benar dipahami oleh warga Muhammadiyah. Hingga memunculkan dua kelompok (ekstrem) Muslim: “Puritan dan Liberal”.

menyucikan mereka (mencerahkan mereka dari kegelapan). bahwa ujung nilai manusia diukur dari hubungan antara human intellect (kecerdasan ‘akal’ manusia) dan divine intellect (kecerdasan spiritual).” (Al-Jum’ah: 2) Dari terapan inilah. para sarjana Islam menjadi rujukan pada masa-masa keemasan peradaban Islam. (mungkin) sampai sekarang!” (Hasan Syarqawi. Universitas al-Qarawiyyin (Al Karaouine) di Fes (Maroko). Pusat keilmuan ini kemudian menjadi alur ekspansi pencerahan ilmu pengetahuan. 1988: 1/125 dan 133). Hal ini dimunculkan dari upaya ekspansif pemerintah –kerajaan atau dinasti – Islam ketika itu dengan memerangi kekuasaan lalim yang melanda Eropa. membantu mereka agar terlepas dari kelaliman penguasa Visigoth. AlWaqidi menceritakan bahwa Thariq bin Ziyad melakukan invasi pada 92 H / 711 M dengan bantuan armada kapal dari Julian (Ilyan). Inilah yang kemudian menjadi awal tonggak terbukanya jalur penyebaran Islam di Andalusia (al-Baladziri.000 pasukan. Masa periode yang cukup panjang lamanya. mengajarkan mereka Kitab dan hikmah. melainkan atas permintaan masyarakat Andalusia. yang merekam kemajuan dan pence- SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Dan sesungguhnya mereka sebelumnya dalam kesesatan yang nyata. Demikian juga yang menjadi contoh terapannya tak lain adalah Rasulullah saw. budaya. Hingga akhirnya. Andalusia adalah jazirah Iberia atau yang sekarang bernama Spanyol. Kesadaran dan kemandirian para ilmuwan Muslim dalam capain ilmu. Hal ini diawali dengan invasi yang direncanakan Musa bin Nushair dan dijalankan oleh Tariq bin Ziyad dengan 12. Arus tersebut lantas membuahi kenyataan sejarah. 2004: 48) Persinggungan umat Islam dengan Barat bukanlah satu kebetulan. banyak kemudian di antara mereka memeluk agama Islam. (Aaron Hughes. penyebarannya. Sehingga capaian ilmu pengetahuan tersebut mampu mencerahkan kegelapan: “Dialah yang telah mengutus kepada kaum yang ummi (yang tidak berpengetahuan) seorang Rasul di antara mereka. Andalusia merupakan salah satu wilayah penyebaran kekuasaan Islam. Hal ini diawali pada masa Dinasti Bani Umayah (alWalid bin Abdul Malik) hingga runtuhnya pusat pemerintahan Bani Umayah di Damaskus. pembenaran dan pembuktiannya yang mengarah kepada Inna al-Dîna ‘indal’Lâhi’l Is- lâm. 1987: 228) alam sejarah. Dari perlakuan 48 D pemerintahan Islam yang bersifat keadilan dan toleran itulah. bahkan sampai sekarang. yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka. Mereka yang selama ini diperintah oleh Raja Visigoth yang bernama Roderick tidak pernah mendapatkan hak-hak mereka sebagaimana laiknya. Eropa akan tetap terlelap dalam tidur panjangnya. dan Universitas Kordoba di Andalusia (Dinasti Umayah II). dan atau nilai-nilai agama Islam. Dari awal persinggungan inilah kemudian terjadi proses asimilasi antara nilai Islam dengan budaya lokal.16 SYAWAL H . Maka. baik itu proyek Dinasti ataupun inisiatif pribadi. Pun demikian. hal tersebut mereka dapatkan dari kekuasaan pemerintahan Islam. 1987: 1/323). Menjadi benar kemudian apa yang dimunculkan oleh para filsuf Muslim. membentuk Dinasti baru Umayah jilid dua. kebebasan memeluk agama dan memelihara tempat peribadatan mereka. Selama kurun waktu tersebut. Kurun waktu yang tercatat dalam sejarah merekam. dari cerahnya peradaban Islam inilah kepercayaan masyarakat bangsa luar terhadap capaian-capaian Islam diharapkan tertularkan pada mereka – salah satu darinya adalah semenanjung Iberia atau Andalusia. niat usaha tersebut bukan berawal dari keinginan kekuasaan Islam. bahwa pendudukan Andalusia oleh kaum Muslimin berlangsung selama hampir 8 abad (711 M-1492 M). Nama tersebut menurut al-Bakriy diadaptasi dari kata Arab Andalusy untuk menyebut kaum Vandal yang mendiami Iberia. umat Islam kembali memiliki pusat keilmuan yang diperhitungkan: Baitu’l Hikmah di Baghdad (Dinasti Abbasiyah). Pendudukan ini kemudian diakhiri oleh dua Dinasti terakhir: alMurabithun dan al-Muwahhidûn. Terbukanya Andalusia dan kemenangan umat Islam atasnya tidak lepas dari peranan penduduk lokal. dan larinya Abdurrahman alDakhil ke Andalusia. merupakan implementasi atas pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an. Melalui penyampaiannya.HADLARAH Andalusia dan Pencerahan Ilmu FAUZAN MUHAMMADI ALUMNI MADRASAH MUALLIMIN MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA / MAHASISWA PASCASARJANA OMDURMAN ISLAMIC UNIVERSITY. Keleluasaan dan kemapanan umat Islam pada ilmu pengetahuan ketika itu tidak berdiri tanpa alas pijak. Namun demikian. Dimulai dari memberikan rasa keadilan. ada beberapa anggapan bahwa Andalusia merupakan nisbah dari nama Andalus bin Tufan bin Yafeth bin Nuh yang mendiami Iberia (al-Maqqari. SUDAN “Andai Andalusia tidak terbuka oleh (kaum Muslimin) Arab.

di mana karya-karya mereka akhirnya menjadi rujukan oleh Barat dan melengkapi koleksi perpustakaan. 49 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . (A. di samping sebagai suatu kebanggaan. aritmatika di masjidmasjid. di mana mereka menerjemahkan karya Yunani ke dalam Bahasa Arab. dan bertakwalah kepada Allah. Hal ini didukung pula oleh keberadaan sekolah terjemah yang lampau didirikan pemerintahan Islam di Toledo. Di lain sisi. dan pantasnya justru mereka berterimakasih. Semua pada akhirnya diterjemahkan ke dalam bahasa latin. ekonomi. Dan Allah tidak menyukai orangorang yang dlalim” (Ali Imran: 140) “Wahai orang-orang yang beriman. Imam Al-Laitsi (w. Hal ini berangsur terusmenerus hingga dilembagakannya sebuah Universitas pertama di Andalusia pada masa al-Hakam I. Kemajuan yang dicapai umat Islam pada abad pertengahan seringkali dikisah ulangkan. Dalam hal ini terkhusus apa yang terjadi di Andalusia. 233/234 H) yang fakih dan periwayat langsung al-Muwattha` Imam Malik. Dari pencerahan Andalusia. menulis. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu perbuat. Berturut-turut dua dinasti tersebut disibukkan dengan pertahanan dari upaya reconquista (upaya penaklukan kembali wilayah Andalusia oleh Nasrani). Setidaknya ada tiga instansi akademis yang menjadi pusat kegiatan belajar-mengajar: Universitas al-Qarawiyyin (Al Karaouine) di Fes (Maroko). dan hendaknya setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. budaya. Justru terbukanya semenanjung Iberia ini menjadi faktor paling besar dalam hal persinggungan ilmiah. umat Islam menghasilkan banyak sarjana Muslim. Kemakmuran tersebut menjadi papan reklame yang tersebar kemana-mana. namun keadaannya telah berubah. bertakwalah kamu kepada Allah. Namun demikian. Ia kemudian mengenalkan untuk pertama kalinya angka-angka Arab di Eropa. 1139 M) dengan Tadbîru’l Mutawahid-nya. Thomson dan M. untuk selanjutnya ia sebarkan ke seluruh Eropa. Abu Bakar al-Qurtubi (Kordoba) dengan tafsir Âyâtu’l Ahkâm-nya (w. 1987: 226). pada masa pencerahan ilmu di Andalusia tersebut. (M. Pada masa kepemimpinan Abdurrahman I. 1185 M) dengan Hayy ibn Yaqzan-nya. Universitas Kordoba di Andalusia. dan nilai-nilai Islam. Pada akhirnya ia dituduh oleh khalayak ramai telah bersekutu dengan setan. Kordoba yang menjadi Ibukota Andalusia kala itu praktis menjadi pusat belajar dan pusat ilmu pengetahuan. sampai pada penyebaran ilmu yang mengantar Eropa hingga masa pencerahannya (Hasan Syarqawi. Seperti halnya pernyataan Hasan Syarqawi. 1198 M) yang masyhur menulis komentar (syarah) atas karya Aristoteles. yang masyhur dengan julukan ‘Elang Quraisy’. Semua anak-anak diajari membaca. Satu pijakan tetap umat Islam adalah Al-Qur’an dan Sunnah. terlebih jika kita seharusnya menyimak dan merenungi firman Allah: “Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu. baik ilmu. Maka. 671 H). Shadiq Afifi. Walaupun kenyataannya beberapa wilayah Andalusia masih diduduki oleh dua dinasti selepas Dinasti Umayyah II: Dinasti al-Murâbithûn dan alMuwahhidun. Dari ‘ilmiahnya’ Andalusia tersebut. Salah satu mahasiswa dari beberapa Universitas tersebut adalah Paus Sylvester II. dengan catatan tambahan dan penjelasannya. Sampai pada 1492. Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapatkan pelajaran). hanya karena ketertarikannya belajar ilmu pengetahuan. Toledo menjadi pusat ilmu dengan banyak perpustakaannya yang menyimpan koleksi ribuan jilid buku berbahasa Arab.15 SEPTEMBER 2011 . kita tidak pantas untuk berapologi: bahwa sebenarnya Islam menyumbangkan era kemajuan peradaban pada Barat. dan supaya Allah mengetahui orangorang yang beriman dan supaya sebagian kamu (gugur sebagai) syuhada –sebagian ahli tafsir mengartikan: menjadi saksi atas manusia. 2004: 48-54). sumbangsih ataupun dorongan pemerintah Islam terhadap ilmu pengetahuan begitu besar dan nyata. Beberapa instansi akademis ini yang notabene berbahasa pengantar Arab. Tentunya hal tersebut menunjukkan bahwa Andalusia kala itu telah memiliki beragam banyaknya guru-guru yang diminta khusus untuk mengajar. dan melalui inilah tersebar bahasan-bahasan ilmu ke wilayah Eropa. Terlepas dari positif dan negatif kepemimpinan kekuasaan Islam kala itu – yang menganut sistem kerajaan dengan mengatur tampuk kekuasaan berdasar pada keturunan. (Hasan Syarqawi. Alfonso VI sebagai pemimpin Bangsa Frank mengumpulkan dan memerintahkan para sarjana Muslim untuk menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab ke dalam bahasa Latin dan bahasa Eropa lainnya. Ibnu Rushd (w.HADLARAH rahan umat Islam di Andalusia. serta pengetahuan bahasa Arab. bahwa kenyataan peperangan yang terjadi antara umat Islam dengan Visigoth –Kristen Trinitarian– di Andalusia bukan menjadi model invasi yang berlangsung lama (adapun peperangan yang terjadi usai mapannya kekuasaan Islam di sana adalah usaha pertahanan). ‘Ata`ur Rahim. 1977: 23) Proses transefer ilmu dari Timur ke Barat yang dirasa kentara tatkala jatuhnya Andalusia dan diserahkannya Toledo ke tangan Bangsa Frank. Dari sini pulalah meraka mengabdi sebagai murid di beberapa pusat ilmu yang dimiliki umat Islam. dan banyak lainnya. Andalusia sepenuhnya telah digantikan kuasanya oleh umat Nasrani di bawah tampuk perintah Raja Ferdinand (dari Aragon) dan Ratu Isabella (dari Castilla). Qur’an dan Hadits sebagai ilmu dasar. dan instansi akademis di Sicilia. masyarakat Eropa mulai mengenal keagungan khazanah intelektual yang dimiliki umat Islam. 1987: 223).Andalusia menjadi tempat singgahan bagi masyarakat sekeliling negeri.” (Al-Hasyr: 18). Hal ini lebih disebabkan karena kemakmuran Andalusia yang dicapai. Ibnu Tufail (w. mengantarkan secara resmi bahwa bahasa ilmu pengetahuan atau bahasa ilmiah dunia kala itu adalah bahasa Arab. paling tidak kita mengenal Ibnu Bajja (w. Pencerahan ilmu melalui Andalusia ini kemudian terbukti pada masa-masa keemasan Andalusia di bawah kepemimpinan Abdurrahman bin Muawiyah.

bangsa. anti penindasan. tatanan sosial-politik dan sosial-ekonomi. antikekerasan. antara lain terkait dengan globalisasi. Oleh karenanya. Respons Intelektual Muslim terhadap perubahan sosial kontemporer. kemajuan sains dan teknologi. ternyata mengandung elemen-elemen 50 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . demografi. Di atas itu semua adalah bertambahnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya harkat dan martabat manusia (human dignity). eksploitasi alam. munculnya konsep negara-bangsa yang berdampak pada kesetaraan dan perlakuan yang sama kepada semua warga negara (equal citizenship). migrasi penduduk. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. golongan dan kebudayaan umat manusia di muka bumi” (Di kutip dari Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua. Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia baik lakilaki maupun perempuan tanpa diskriminasi. Produk Muktamar ke-46 (2010)). Istilah “modern” yang dilekatkan kepada Muhammadiyah – sebagai timbangan dari Islam “tradisional” tidak terasa nyaman digunakan. penyalahgunaan kekuasaan. Terjadi perubahan yang luar biasa dalam sejarah manusia dalam mengatur dan memperbaiki kualitas kehidupannya. agama. tapi bukan dari kalangan pendiri Persyarikatan sendiri. tetapi juga negatif. secara lamat-lamat menginformasikan makna Islam Progressive yang dirumuskan beberapa pemikir Muslim kontemporer. kejahatan kemanusiaan. eksplorasi ruang angkasa. Dugaan saya. Perubahan sosial yang dahsyat tersebut berdampak luar biasa dan mengubah pola berpikir dan pandangan keagamaan (religious worldview) baik di lingkungan umat Islam maupun umat beragama yang lain. Tidak ada yang dapat menyangkal jika dikatakan bahwa dalam 150 sampai 200 tahun terakhir. Dalam . kemakmuran. jika istilah “Islam Berkemajoean” awal abad ke 20 disandingkan dengan istilah “Islam Progressive” (Islam yang Maju atau Islam Berkemajuan) yang digunakan oleh para ahli studi keislaman pada akhir abad ke 20. dehumanisasi. akan menarik dan mungkin akan lebih tajam. pendidikan umum dan tingkat literasi. Petikan manifesto atau Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua di atas. Istilah “Islam yang Berkemajoean” yang digunakan oleh Muhammadiyah di awal abad ke 20 (1912) memang terasa lebih nyaman digunakan dari pada istilah Islam “modern”. belum lagi kesetaraan gender dan begitu seterusnya. Perubahan dahsyat tersebut. Perubahan dimaksud tidak mesti bermakna positif. Kerusakan ekologi. dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. analis. kebaikan. Perubahan yang dahsyat dalam perkembangan ilmu pengetahuan. keadilan. hukum. etnis dan begitu seterusnya. dan lebih-lebih lagi pada abad ke-21. klasifikasi atau kategorisasi “modern” dan “tradisional” tersebut berasal dari para pengamat. anti terorisme. Apa yang membedakan dan apa yang menyamakan antara keduanya akan berguna untuk diketahui oleh para pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah pada setiap jenjangnya dan juga para pimpinan organisasi Islam yang lain di Tanah Air. dan apa yang dikategorikan sebagai Islam “modern”. penemuan-penemuan arkeologis. tindak kekerasan (violence) atas nama negara.16 SYAWAL H pikiran keagamaan tradisional. Islam yang menggelorakan misi anti perang. karena dalam perjalanan waktu apa yang disebut para pengamat dan peneliti sebagai Islam “tradisional” mengandung elemenelemen pikiran keagamaan modern. kemaslahatan. ras. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. climate change. evolusi dan genetika. perjumpaan yang lebih dekat antarumat beragama (greater inter-faith interaction). seperti korupsi. peneliti gerakan sosial-keagamaan dan sosialke-Islaman dan kemudian diikuti oleh para Indonesianist. kedamaian. menurut Abdullah Saeed. sejarah umat manusia mengalami perubahan yang luar biasa. Islam yang secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku.GAGASAN REAKTUALISASI ISLAM YANG ‘BERKEMAJUAN’ Agenda Strategis Muhammadiyah Ditengah Gerakan Keagamaan Kontemporer PROF DR HM AMIN ABDULLAH “Islam berkemajuan menyemaikan benih-benih kebenaran. tata kota. anti keterbelakangan. lingkungan hidup dan begitu seterusnya.

Ebrahim Moosa (Afrika Selatan). particular pattern. komunikasi. Omit Safi dan Khaled Aboe el-Fadl (Amerika SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Sedang dalam pendekatan Falsafah (philosophy). mendekatkan dan mempertemukan antara keduanya secara adil. tidak tetap). tidak mudah mengoperasionalisasikannya di lapangan pendidikan. mempertemukan dan mendialogkan antara kedua entitas pola pikir tersebut. Kecuali. konsensus. Apa yang masih harus dianggap dan diyakini sebagai yang “tetap” dan apa yang tidak bisa tidak harus “berubah”? Apakah yang dianggap dan dipercayai sebagai qat’iy (yang pasti atau tetap) dalam fiqh dan usul al-fiqh sama dengan apa yang dianggap al-tsabit (yang tetap) dalam budaya dan ilmu pengetahuan? Begitu juga dalam hal yang dianggap . Abdullahi Ahmed al-Naim (Sudan). dialog. mau tidak mau kita harus bersentuhan dengan bangunan keilmuan atau pendekatan Usul al-Fiqh. khususnya dalam pendekatan Usul al Fiqih. saya akan membawa peta percaturan dunia epistemologi Islam dalam menghadapi dunia global lewat prisma model berpikir dua pemikir Muslim kontemporer. kompromi dan negosiasi. hukum dan begitu seterusnya. Membicarakan (epistemologi) Islam secara parsial. berikut sistem epistemologi yang menyertainya dapat dioperasionalisasikan di lapangan ketika umat Islam menghadapi perubahan sosial di era globalisasi yang begitu dahsyat.GAGASAN khazanah pemikiran keagamaan Islam.mau tidak mau kita perlu mengenal cara berpikir secara lebih umum ruang lingkupnya. sedang ketika kita menyebut Berkemajuan – yang melibatkan pengalaman umat manusia pada umumnya (human experience) . diyakini sebagai bersifat dzanniy? Apakah dalam gerak perubahan tidak ada lagi menyisakan hal-hal yang tetap? Dalam praktiknya. Ketika menyebut (Epistemologi) Islam. sejak Aristotle hingga sekarang.baik pada tingkat person-person atau individu-individu. Belakangan di lingkungan khazanah keilmuan antropologi (agama). Oleh karenanya. Sudah barang tentu masih banyak sekali pemikir Muslim kontemporer yang lain yang mempunyai concern dan keprihatinan yang sama. lebih-lebih pada tingkat sosial dan kelompokkelompok. wilayah akidah dan ibadah) dan Falsafah (philosophy) (wilayah sains. Ada juga yang menyebutnya sebagai “ al-Tsabit” wa “alMutahawwil”. Tariq Ramadan (Swiss). juga dikenal apa yang disebut “Form” and “Matter”. yang mampu memberi inspirasi pendirian sekolah-sekolah bilingual secara lintas negara. Nasr Hamid Abu Zaid (Mesir). Muhammad Abduh. seperti Mohammad Shahrur (Syiria). Fazlur Rahman. yakni hanya dalam tradisi Fiqh dan Usul al. sejak dari Australia. Dalam bingkai payung besar perspektif seperti itu. termasuk Fethullah Gulen dari Turki. murtad . dakwah. Tidak boleh ada pula ada perasaan ditinggal. dalam tulisan ini. Oleh karenanya. dzanniyyat). Perbedaan yang tajam antara kedua tradisi keilmuan dan corak berpikir dalam menganalisis dan memetakan persoalan sosial-keagamaan yang dihadapi dan jalan keluar yang hendak diambil inilah yang menjadi topik sentral dalam rancang bangun epistemologi keilmuan Islam kontemporer. yakni usul al-Fiqih (wilayah agama. Tidak bisa membicarakan yang satu dan meninggalkan yang lain. yakni Islam yang sedang berhadapan dengan isu-isu baru atau al-Mutaghayyirat. tidak berubah) wa al-Mutaghayyirat (hal-hal yang diyakini atau dianggap “berubah-ubah”. mendarah-mendaging dan dalam batas-batas tertentu bahkan membelenggu. qat’iyyat). Eropa maupun Asia. tanpa sekaligus melibatkan pembicaraan tentang yang berubah (matter. general pattern. Abdullah Saeed dan Jasser Auda. karena para pelaku atau aktor di lapangan. Perlu ada kesediaan dan mentalitas untuk saling ‘take’ and ‘give’. al-tsawabit. Yaitu. Pemikir Muslim kontemporer yang lain masih banyak lagi. yaitu antara struktur bangunan dasar yang melandasi cara berpikir dan pengalaman umat manusia secara umum (universal) dan struktur bangunan dasar cara berpikir keagamaan Islam secara khusus (particular). Amerika. Jasser Auda dari London.15 SEPTEMBER 2011 51 .memurtadkan dan bahkan saling kafir-mengkafirkan . dikembangkan analisis pola pikir yang biasa disebut General Pattern dan Particular Pattern. Adalah merupakan pertanyaan yang sulit dijawab bagaimana kedua atau ketiga alat logika berpikir dalam berbagai disiplin keilmuan tersebut. dipersyaratkan untuk bersedia mendialogkan. Antara lain seperti. Tidak bisa hanya membahas yang tetap-tetap saja (form. Mohammad Iqbal.bertentangan. Fatimah Mernissi (Marokko). pendukung dan penggemarnya untuk mempertemukan dan mendialogkan antara kedua model entitas berpikir yang sulit diatas. pemilik. kalau topik pembahasan diubah menjadi hanya membicarakan salah satu diantara kedua tema tersebut. berbenturan dan berseberangan. dengan mengetepikan wilayah Al-Tsawabit). Afrika. yang sedang dicoba dirumuskan ulang secara serius oleh para pembaru pemikiran Islam. jika persoalan cara berpikir ini tidak dijelaskan dengan baik – meskipun tidak memuaskan seluruhnya – akan muncul banyak keraguan dan benturan di sana-sini – mengikuti bahasa populer digunakan dalam dunia maya: saling membid’ahkan. Tidak boleh ada pemaksaan kehendak atas nama apapun. Mengangkat tema Reaktualisasi Islam yang Berkemajuan dalam satu keutuhan pembahasan mempersyaratkan adanya kesediaan para pencetus. Farid Esack (Afrika Selatan). proporsional dan bijak. Lebih populer. Abdullah Saeed dari Australia. khususnya dalam lingkup kajian penomenologi. dengan kebeningan dan kejernihan hati. sosial dan budaya) – belum lagi di tambah Antropologi . Seringkali kedua atau ketiga alat analisis entitas berpikir dalam dua tradisi khazanah keilmuan yang berbeda ini. al-mutahawwil. Masih jauh dari upaya ke arah perkembangan menuju ke dialog dan integrasi. Di sini sulitnya mengangkat tema pembahasan diatas. sehingga harus bersentuhan dan berkenalan dengan metode filsafat dan metode berpikir sains pada umumnya.Fiqh pada wilayah Qath’iy dengan menepikan wilayah Dzanny atau hanya membahas Islam (Berkemajuan) saja. dikenal istilah al-Tsawabit (hal-hal yang diyakini atau dianggap “tetap”. saling mendekat. Hasan Hanafi (Mesir). ada di berbagai negara-negara di dunia. biasa disebut perbedaan antara Qath’y (Qath’iyyat) dan Dzanny (Dzanniyyat). karena masing-masing orang dan kelompok telah terkurung dalam preunderstanding yang telah dimiliki. membudaya. Riffat Hassan (Pakistan). Abdul Karim Soroush (Iran). dan pemikir Muslim kontemporer seperti yang sebagian pemikirannya akan saya bicarakan di sini. adalah merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan untuk mempersentuhkan.

Pada dirinya ada spirit bagaimana ajaranajaran Islam itu bisa shalih li kulli zaman wa makan.tanpa pemahaman kontekstual. Keempat. Tafsir. Dunia baru tempat mereka tinggal dan hidup seharihari bekerja.16 SYAWAL H sebagai warga lokal (local citizenship). di tengah-tengah arus deras era perubahan sosial yang mengglobal seperti saat sekarang ini. Bukan globalisasi yang diteoritisasikan dan dibayangkan oleh para intelektual Muslim yang tinggal dan hidup di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. berkontemplasi. tanpa harus menunggu petunjuk dan fatwa-fatwa keagamaan dari dunia mayoritas Muslim. dalam perjumpaaan antara local dan global citizenship ini ada pergumulan dan pergulatan identitas yang tidak mudah. berinteraksi. Progressif-Ijtihadi dalam tafsir Al-Qur’an Abdullah Saeed adalah cendekiawan Muslim yang berlatar belakang pendidikan bahasa dan sastra Arab serta studi Timur Tengah. Sudah barang tentu. Istanbul atau Riyadh tetapi sekarang kita juga perlu belajar menerima kehadiran Muslim dari London. bahkan tidak lagi valid. bergaul. berpikir. Metode berpikir yang digunakan oleh Muslim Progressif inilah yang disebutnya dengan istilah progressif . Koln. kedua pemikir. al-Fikr al-Islamiy dan Dirasat Islamiyyah kontemporer dengan baik. Saeed sangat konsern dengan dunia Islam kontemporer. Washington DC. Pertama. yaitu pendidikan di Saudi Arabia dan karir akademik di Melbourne Australia menjadikannya kompeten untuk menilai dunia Barat dan Timur secara objektif. (4) The Islamist Extremists (Islam Garis Keras). yang berujung pada pencarian sintesis baru yang dapat memayungi dan menjadi jangkar spiritual bagi mereka yang hidup dalam dunia baru dan dalam arus pusaran perubahan sosial yang global sifatnya. yaitu Australia dan Eropa. Ulum Al-Qur’an. Dengan kata lain. globalisasi dan perubahan sosial dalam praktik hidup seharihari.untuk tidak menyebutnya diintegrasikan . (2)The Theological Puritans (Teologi Islam Puritan). Yaitu dunia global seperti yang benar-benar dialami dan dirasakan sendiri oleh para pelakunya di lapangan. New Jersey. Subjeknya disebut Muslim Progressif. komunikasi. ekonomi. belum masuk dalam wilayah praktik.dengan Dirasat Islamiyyah yang menggunakan metode sains modern. (3) The Political Islamist (Politik Islam). dipertemukan dengan sungguhsungguh . Melbourne. antara being a true Muslim dan being a member of global citizenship sekaligus. teknologi. Apa arti Berkemajuan bagi mereka? Kedua-duanya mengalami sendiri bagaimana mereka harus berpikir.mempunyai kemampuan untuk mendialogkan dan mempertautkan antara paradigma Ulum al-Din. Yakni. Titik tekannya ada pada hukumhukum fiqh yang ditafsirkan dan dikembangkan oleh para ulama periode pra Modern. Jakarta. mengambil keputusan. Sebutlah era Berkemajuan. Kecenderungan pemikirannya adalah pada aspek politik Islam dengan tujuan akhir mendirikan negara Islam. mencari penghidupan. social sciences dan humanities kontemporer sebagai pisau analisisnya dan cara berpikir keagamaannya. Fiqh. dan bukannya globalisasi dalam Theory. berinteraksi dengan negara dan warga setempat. Memiliki kecenderungan menggunakan . New York. untuk tidak mengatakan hanya terbatas 52 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . ada enam kelompok pemikir Muslim era sekarang. bahwa disana ada genre baru kelompok masyarakat dan corak intelektual Muslim yang tumbuh berkembang di wilayah benuabenua yang berpenduduk non-Muslim. Sebelum dipaparkan bagaimana kerangka kerja Progressif-Ijtihadi dalam melakukan penafsiran Al-Qur’an. ada hal lain yang hendak ditegaskan pula di sini bahwa manusia Muslim yang hidup saat sekarang ini di mana pun mereka berada adalah warga dunia (global citizenship). dan tidak atau belum merasakan bagaimana tinggal dan hidup sehari-hari di negara-negara non-Muslim. ada baiknya dilihat di mana posisi Muslim progressif dalam trend pemikiran Islam yang ada saat ini. di wilayah mayoritas non-Muslim. adalah karena mereka hidup di tengah-tengah era kontemporer. berkomunitas. bertindak.dalam kadar yang berbeda-beda . Ulum al Din (Kalam. Kualalumpur. Fokus pemikirannya ada pada dimensi etika dan doktrin Islam. budaya dan begitu seterusnya. globalisasi yang masih dalam tarap teori.GAGASAN Serikat)dan lain-lain seperti Mohammad Arkoun (Perancis). hanya menyebut atau membayangkan secara konvensional seperti Kairo. Hadits) yang telah didialogkan . Berlin. Ketiga. berperilaku. melakukan penelitian. Selain itu. Mereka hidup di tempat yang sama sekali berbeda dari tempat mayoritas Muslim dimanapun mereka berada. tulisan ini juga ingin menyadarkan manusia Muslim yang tinggal di negara-negara Muslim mayoritas. Kedua. Bicara umat Islam sekarang ini. Paris. penulis. baik dari segi transportasi. dan peneliti tersebut . ada dinamika dan dialektika antara keduanya. Teheran. Menurut Saeed. belum lagi para pemikir Muslim dari tanah air. ilmu pengetahuan . Lewat lensa pandang seperti itu.ijtihadi. Dominasi teks ini oleh Mohammad Abid al-Jabiry disebut sebagai dominasi epistemologi atau nalar Bayani dalam pemikiran Islam. mereka sengaja dipilih untuk mewakili suara ‘intelektual’ minoritas Muslim yang hidup di dunia baru. Islam yang Berkemajuan yang dinyatakan dalam judul tulisan ini adalah Islam yang berada ditengah-tengah arus putaran Globalisasi dalam Praxis. mereka datang dari berbagai belahan dunia dan benua yang berbeda. dalam paham minoritas Muslim yang tinggal di negara Barat. Michigan. yang sehari-hari memang tinggal dan hidup di negaranegara sumber dari globalisasi itu sendiri. Ada beberapa alasan mengapa dipilih dua pemikir Muslim kontemporer tersebut. Muhammad Abid al-Jabiry (Marokko). Spirit semacam inilah yang ia sebut sebagai Islam Progressif. bertindak dan berperilaku dalam dunia global. menggunakan terma dokumen persyarikatan yang dikutip diatas. yang corak pemikiran keagamaan berikut epistemologinya berbeda-beda (l) The Legalist-traditionalist (Hukum (fiqh) Tradisional). pencetus dan penggerak roda globalisasi. berijtihad. Chicago dan lain-lain. namun keduanya menguasai khazanah intelektual Islam klasik-tengah-modern-posmodern dan mempunyai basis pendidikan Islam di Timur Tengah (Saudi Arabia dan Mesir). tidak lagi cukup. Karachi. Kombinasi institusi pendidikan yang diikuti. Huston. Islam progressif adalah merupakan upaya untuk mengaktifkan kembali dimensi progressifitas Islam yang dalam kurun waktu yang cukup lama mati suri ditindas oleh dominasi teks yang dibaca secara literal .

Hukum Islam tradisional memerlukan perubahan dan reformasi substansial dalam rangka menyesuaikan dengan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . maka perlu ditekankan perlunya kata fresh di situ. bagaimana membangun sikap sosial seorang Muslim merespons perbedaan adalah agenda yang belum tuntas dan menjadi pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya. tetapi jalan di tempat. Political Literalist Salafism. Jika ditarik ke atas. dan berupaya menafsir ulang pemahaman agama (lewat ijtihad) dengan menggunakan perangkat metodologi ilmu-ilmu modern (sains. maka kita akan lebih mudah untuk melakukan benchmarking atau perbandingan antara keduanya. yang lebih bernuansa hermeneutis. Liberal or Rational Reformism. yang melibatkan social sciences dan humanities kontemporer dan filsafat kritis (Critical Philosophy). Kedua.). Ijtihad dilakukan. Yaitu para pemikir muslim kontemporer yang mempunyai penguasaan khazanah Islam klasik (classical period) yang cukup. (Tariq Ramadan. dikawinkan dan diintegrasikan dengan penggunaan epistemologi baru. h. keadilan gender. Menghadapi dan merespons gerakan Ahmadiyah di Indonesia juga menjadi salah satu agenda besar umat. usul al-fiqh dan tafsir jika hanya berhenti dan puas dengan menggunakan metode. baik pada ranah intelektual. lebih-lebih keadilan Gender. 142-154. dan relasi yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim. Salafi Literalism. yaitu Scholastic Traditionalism. Fanatisme kelompok atau semangat thai’ifiyyah dihindari oleh Islam Progessive atau Berkemajuan. adalah berbeda dari corak epistemologi keilmuan Islam tradisional. hukum. Karena biasanya memang ada ijtihad tetapi tidak fresh. harus direfleksikan dalam hukum Islam. keduanya sama-sama tidak ingin terjebak pada dogmatism madzhab hukum atau paham teologi tertentu. (Abdullah Saeed. dia mengajukan metode alternatif untuk dapat memahami teks-teks kitab suci sesuai dengan perkembangan dan tuntutan tingkat pendidikan umat manusia era sekarang ini. dan (6) mereka meletakkan titik tekan pemikirannya pada keadilan sosial. Pertama. Bab 12. Dalam Epilogue. tetapi metode penafsirannya telah didialogkan. dimana nash-nash Al-Qur’an menjadi titik sentral berangkatnya. tidak bisa merubah pola pikir dan mind set. Ini tidak mudah dalam praktiknya. h. Penggunaan metode kesarjanaan dan epistemologi tradisional masih ada. Apakah ada ijtihad yang tidak fresh? Bisa jadi memang ada. moral. maupun Indonesia. Mungkin untuk konteks keindonesiaan dapat ditambahkan tidak terjebak pada aliran atau partai politik tertentu. h. dikunyah dan disimpulkan dengan baik . dalam hal tafsir. Bandingkan dengan pandangan Ibrahim Abu-Rabi’ yang mengkritik model pendidikan Islam Tradisional dan Literalist era sekarang yang masih mem-bid’ah-kan kajian ilmu-ilmu sosial (sociology. (4) mereka secara teguh berkeyakinan bahwa perubahan sosial. (2) mereka cenderung mendukung perlunya fresh ijtihad dan metodologi baru dalam ijtihad untuk menjawab permasalahan-permasalahan kontemporer. social sciences dan humanities) agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat muslim kontemporer. prasyarat keilmuan dan langkah-langkah metodologis yang digunakan oleh Islam Progressive atau Islam yang Maju. tetapi pencantuman dan penggunaaan istilah ‘pendidikan Barat modern’ adalah salah satu indikasi pintu masuk yang dapat mengantarkan para pecinta studi Islam kontemporer ke arah yang saya maksud. Abdullah Saeed menambahnya dengan katakata “fresh” ijtihad.15 SEPTEMBER 2011 53 . (3) beberapa diantara mereka juga mengkombinasikan kesarjanaan Islam tradisional dengan pemikiran dan pendidikan Barat modern. Juga isu-isu dan persoalan-persoalan Humanities kontemporer terlihat nyata ketika Saeed menyebut Keadilan sosial. dan (6) The Progressive Ijtihadists (Muslim Progressif-ijtihadis). HAM dan hubungan yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim. yang terdiri dari Hadits. baik Muslim ataupun non-Muslim. jika epistemologi keilmuan Islam masih menggunakan metode dan pendekatan Ulum al-Din lama. 24-28). Pada kategori yang terakhir inilah posisi Muslim progressif berada. cara kerja dan paradigma yang lama. 2006. (5) The Secular Muslims (Muslim Sekuler). (Abdullah Saeed. Pakistan. 142154). baik di Timur Tengah. ibid. Persoalan humanities kontemporer tidak akan dapat dipahami. Ketiga. Hubungan antara Islam Sunni dan Syi’iy tidak selalu harmonis di berbagai tempat. Tariq Ramadan juga menengarai ada 6 kecenderungan pemikiran Islam abad akhir abad ke 20 dan abad ke 21. dan Sufism. Omit Safi (Ed. Hanya bedanya. yang pasti menyamakan antara keduanya adalah perlunya “ijtihad”. Kategorisasi dan klasifikasi trend pemikiran Islam oleh Saeed dan Tariq Ramadan ini memang berbeda dari yang biasa dikenal di tanah air tahun 80an. anthropology) dan filsafat kritis (Critical Philosophy) dalam pendidikan Islam pada level apapun. h. yang dirumuskan oleh Abdullah Saeed tersebut dipersandingkan dan didialogkan dengan konsep Islam yang Berkemajuan menurut Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua. dalam pandangan Saeed. dijelaskan oleh Saeed dalam bukunya Islamic Thought adalah sebagai berikut: (1) mereka mengadopsi pandangan bahwa beberapa bidang hukum Islam tradisional memerlukan perubahan dan reformasi substansial dalam rangka menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Muslim saat ini.GAGASAN kekerasan untuk melawan setiap individu dan kelompok yang dianggapnya sebagai lawan. (Abdullah Saeed. Salafi Reformism. (5) mereka tidak mengikutkan dirinya pada dogmatism atau madzhab hukum dan teologi tertentu dalam pendekatan kajiannya. Beranggapan bahwa agama merupakan urusan pribadi (private matter). yang kemudian muncul dalam nama mata kuliah seperti Aliran Modern dalam Islam (Modern Trend in Islam). 2006. 142-50. Tampak jelas bahwa Abdullah Saeed meneruskan dan mengembangkan lebih lanjut metode tafsir Al-Qur’an. ekonomi atau teknologi. 2003. Sekilas tampak jelas bahwa corak epistemologi keilmuan Islam kontemporer. dari pendahulunya Fazlur Rahman. Karakteristik pemikiran Muslim progressif-ijtihadis.) Abdullah Saeed menjelaskan pandangan dan kritiknya terhadap Ilmu-ilmu Syari’ah (lama). ketika para ilmuan lebih menekankan pada perbedaan antara Traditionalism dan Modernism. Abdullah Saeed memang tidak menyebut penggunaaan metode dan pendekatan tersebut secara eksplisit disitu. HAM. Kemudian. 2004. Bagaimana reaktualisasinya dalam praktik pendidikan di lingkungan perguruan (tinggi) Muhammadiyah? Jika kriteria.

jika tidak salah. dalam praktik. New York: Palgrave Macmillan. Apakah fiqh aghlabiyyah atau aktsariyyah (mayoritas) dalam hal mu’amalah ijtimai’yyah ( hubungan sosialkemasyarakatan) harus berlaku utuh dalam masyarakat minoritas Muslim di negara-negara mayoritas non-Muslim adalah merupakan pertanyaan yang belum terjawab secara memuaskan. ibadah dan lain sebagainya. dari Bustanul Atfal sampai perguruan tinggi. aplikasi dan reaktualisasinya di lapangan ditemui kejanggalan dan keanehan-keanehan dalam ber-Muhammadiyah.. khususnya di bidang pendidikan.. “Reaktualisasi Islam yang Berkemajuan” di lapangan paska perhelatan muktamar masih perlu dibarengi dan diikuti cara kerja keilmuan studi ke-Islaman yang sistimatis. Ada dokumen yang ditandatangani 139 intelektual dan ulama Islam dari seluruh dunia. problem dikotomi ilmu-ilmu umum dan ilmu-ilmu agama di lingkungan perguruan (tinggi) Muhammadiyah. ilmu-ilmu sosial dan humaniora). Poin ini dalam batas-batas tertentu . didiskusikan dan dicari titik temu antara konsep Islam Progressive dan Islam yang Berkemajuan Muhammadiyah adalah sebagai berikut: Pertama. Tanpa upaya seperti itu. Akibatnya. mengambil jalan sendiri dalam penerapannya. Kesarjanaan dan khazanah Islam tradisional dikuasai dengan baik dan matang. 1428 A. Dinamika sosial-politik (keagamaan) dan dinamika organisasi sosial-keagamaan di tanah air. Daerah dengan berbagai Majelis. Bahkan tidak menutup kemungkinan aplikator di lapangan malah mengambil jalan lain – untuk tidak menyebutnya berbalik arah – tidak seperti yang diharapkan dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua yang ‘disepakati’ oleh muktamirin dan Pimpinan Pusat Persyarikatan serta masuk dalam dokumen resmi Muktamar ke 46 di Yogyakarta. Ortom dan lain-lain. kalam. yang digunakan jika ingin diaplikasikan di lapangan dalam bidang-bidang kajian keagamaan Islam. Dalam era global citizenship dan borderless society seperti saat sekarang ini. Semoga dalam forum-forum seperti Pengajian Ramadlan seperti ini. produk Muktamar ke-46 (2010) tersebut parallel. akhlak.telah dilakukan oleh Muhammadiyah. sebagai petunjuk umum warganya. tetapi aktualisasi dan reaktualisasinya di lapangan adalah hal lain. juga Waleed El-Ansary dan David K. antara yang satu komunitas dan lainnya. lembaga dan amal usaha yang telah terlanjur gemuk. Kedua. sehingga memengaruhi cara dan metode melakukan fresh ijtihad diatas dalam mencari dan merumuskan model keberagamaan kontemporer. Tetapi barometer dan kompas petunjuk arah adalah perlu. Tahu-tahu. Hadits. dengan cara menyelipkan ‘ideologi’ lain yang tidak sejalan dengan Pernyataan Pikiran yang bernas diatas. dokumen pernyataan atau statement organisasi hanyalah dokumen umum. pengikut agama apapun dan dimanapun tidak bisa menghindar untuk tidak mengangkat isu ini. Muslim and Christian Understanding: Theory and Application of “A Common Word”. dokumen sejarah yang sangat penting dalam perguliran Muhammadiyah memasuki abad kedua dikhawatirkan akan berbelok arah. menyalip dalam tikungan kepentingan para aktor dan aplikator di lapangan – karena dalam realitas di lapangan setidaknya memang ada enam (6) trend pemikiran Islam.H. Linnan (Ed. sehaluan. Pernyataan Pikiran Muhammadiyah memasuki abad kedua adalah satu hal. 54 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 .belum menyebut secara eksplisit “relasi yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim”. tetapi – kalau saya tidak salah mengutip dari proposal pengajian Ramadlan pimpinan Pusat Muhammadiyah . atau berbeda seratus persen. layanan kesehatan dan lain-lainnya. tetapi belum memerinci bagaimana pendekatan (approach) dan metode (method). tetapi warga Muhammadiyah pada umumnya belum dapat memahami secara utuh dan bagaimana cara mengelola berbagai perbedaan di lingkungan intern umat Islam maupun ekstern dengan non-Muslim. dokumen Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua telah secara tegas menyebut perlunya keadilan sosial. Artinya.(A Common Word Between Us and You. baik dari segi amal usaha maupun pengurusnya. baik di lingkungan intern fakultas agama maupun di lingkungan fakultas umum. “jalan lurus” bermuhammadiyah dan gap antara yang seharusnya (das sollen) yang tercatum dalam Pernyataan Pikiran dan apa yang senyatanya (das sein) dalam alam praktik dapat dijembatani lewat mediasi al-tawashi bi al-haq wa al-tawasyi bi al-sabr. Dalam Islam Progessif.GAGASAN kebutuhan masyarakat Muslim kontemporer saat ini. keadilan gender. 2007 C. baik di lingkungan Pimpinan Pusat. Badan.) Adalah tugas para pakar di lingkungan Muhammadiyah. baik itu tafsir. Akan sangat mudah ‘lemak’ menempel di badan. Apalagi.). sebagian aktivis Muhammadiyah tidak lagi dapat menyandang predikat “Berkemajuan”. karena istilah “berkemajoean” memang dulunya pada tahun 1912 sangat asing (bada’a ghariban) dan istilah itu sekarang pun kembali menjadi terasa asing (ya’udu ghariban) pada awal abad ke 21 ini. Jordan: The Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought. dan juga dinamika gerakan Islam transnasional di luar Muhammadiyah sedikit banyak akan berpengaruh pada dinamika intern dalam persarikatan Muhammadiyah. . Adapun hal-hal yang masih perlu diolah. tidak ada dikotomi antara keduanya.E. Belum lagi mengenal kebutuhan sosial masyarakat Muslim minoritas di negara-negara Barat. pada tahun 2007. apalagi sampai ke theoretical framework. lebih-lebih di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah untuk membuat check list sejauhmana criteria Islam yang Berkemajuan yang termaktub dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua.16 SYAWAL H Dalam dunia keagamaan dan sosial. Wilayah. yang menegaskan perlunya hubungan yang harmonis antara Islam dan Kristen berlandaskan Love of God (Mencintai Tuhan) dan Love of the Neighbour (Mencintai Tetangga). 2010. hak asasi manusia. tidak ada memang yang dapat dikatakan sama seratus persen. tekun dan berkesinambungan agar dalam penerapannya di lapangan tidak salah arah. berbeda atau berseberangan dengan apa yang disebut-sebut sebagai Islam Progressif dalam dunia akademik kajian ke-Islaman kontemporer. Yang perlu dicermati adalah kenyataan bahwa Persyarikatan Muhammadiyah sudah “gemuk”. karena Muhammadiyah tidak hidup dalam ruang kosong. tetapi sekaligus didialogkan dan dikombinasikan dengan pemikiran dan kesarjanaan pendidikan Barat ( baca: sains. mi’ah min mi’ah. Masih terasa di lingkungan Muhammadiyah adanya cleavage (keterpisahan) atau gap antara keduanya. khususnya di bidang ibadah. seperti tersebut diatas .

15 SEPTEMBER 2011 55 .SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .

tantangan Muhammadiyah dibagi ke dalam dua bentuk: tantangan yang sifatnya merusak tatanan ideologi Muhammadiyah. di samping multiinterpretasi. Berkenaan dengan tantangan terhadap ideologi. sampai saat ini dijadikan sebagai referensi utama dalam mengayunkan langkah pengembangan gerakan dakwah Muhammadiyah. politik. Muhammadiyah memiliki daya pikat tersendiri bagi dunia luar. dan lain-lain. Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah.WAWASAN MUHAMMADIYAH Kesiapan AMM dalam Upaya Revitalisasi Islam yang Berkemajuan SALEH P. Penggunaan istilah-istilah tersebut. Akan tetapi. maupun pengembangan gerakan ideologi lain. Tantangan kedua umumnya mudah diidentifikasi karena bisa dirasakan dan dibuktikan secara faktual melalui evaluasi-evaluasi berkala terhadap perkembangan AUM. Bila dilihat dari sisi atribut yang disematkan kepada Islam. seperti. yang dalam banyak literatur disebut dengan Arabisme. Hasil karya Muhammadiyah selama seratus tahun terakhir ini merupakan bukti kongkret dari implikasi positif tersebut. DAULAY enggunaan istilah Islam yang berkemajuan. Tetapi persoalannya adalah pemikiran yang dianggap baik di luar sana belum tentu tepat dan baik untuk Muhammadiyah. Kepribadian Muhammadiyah. tantangan yang pertama. Banyak kepentingan luar terhadap Muhammadiyah. baik yang bertujuan destruktif maupun konstruktif. Oleh karena terbuka kepada ide-ide baru. Muhammadiyah bisa jadi dianggap sebagai ancaman bagi munculnya gerakangerakan sosial lain yang ada di tengah masyarakat.16 SYAWAL H P Sebagai organisasi modern terbesar di dunia. Ideologi yang dianut . Islam neomodernis. 56 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Namun perlu dicermati bahwa gagasan Islam yang berkemajuan juga memiliki tantangan tersendiri. Sementara yang bertujuan konstruktif bisa jadi menilai apa yang dilakukan Muhammadiyah selama ini perlu disempurnakan agar sesuai dengan tuntutan zaman. sebagai ungkapan otentik KH Ahmad Dahlan. dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. maka istilah Islam yang berkemajuan adalah atribut yang paling tepat digunakan dalam menggambarkan purifikasi Islam di satu pihak. abstrak. Islam neo-tradisionalis. Bagi yang bertujuan destruktif. di antaranya. Tidak jarang di kalangan aktivis Muhammadiyah sering sekali muncul stigmatisasi terhadap sikap dan paham keberagamaan seorang warga Muhammadiyah lainnya. Pada tataran aplikasi gagasan. Islam liberal. dan berada pada wilayah abu-abu (gray area). ada dua jenis ideologi yang perlu dicermati dan dikaji secara mendalam. agama. teknologi informasi. Terbuka dan Infiltrasi Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan atribut Islam yang berkemajuan telah membawa implikasi yang sangat positif dalam pengembangan gerakan dakwah Muhammadiyah. Khittah Perjuangan Muhammadiyah. Sejalan dengan arus perkembangan ideologi di pentas global. juga menimbulkan kontroversi karena pada tataran praksis seringkali atributatribut tersebut cenderung berimplikasi negatif terhadap citra Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. Islam tradisionalis. Pertama adalah ideologi yang diidentifikasi bersumber dari praktik dan paham keagamaan masyarakat Islam Timur Tengah. ilmu pengetahuan dan lain-lain. Secara umum. Islam fundamentalis. dan tantangan yang sifatnya mengganggu perkembangan amal usaha Muhammadiyah. maka tidak tertutup kemungkinan akan adanya infiltrasi ideide yang bertentangan dengan ideologi Muhammadiyah. baik berupa gerakan politik. agak sedikit sulit dikenali karena sifatnya yang invisible. upaya infiltrasi ideologi lain ke dalam Muhammadiyah harus diantisipasi dan diwaspadai. dan pembaruan (tajdid) gerakan sosial kemasyarakatan di pihak lain. Islam radikal. Muhammadiyah memiliki seperangkat nilai dan konsep-konsep baku yang menjadi landasan bagi aktivisnya dalam ber-Muhammadiyah. Islam yang berkemajuan selalu membuka diri bagi munculnya ide-ide baru dalam menyikapi perkembangan sosial. Bandingkan dengan penggunaan atribut lain terhadap Islam. Islam modernis. ekonomi. Mukaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. Ketepatan penggunaan istilah tersebut terbukti dari sedikitnya perdebatan konseptual yang mengitari penggunaan istilah ini dalam literatur-literatur Kemuhammadiyahan.

Banyak sudah kajian akademik yang dilakukan dalam melihat dan menjustifikasi keberadaan kedua jenis kelompok ini.WAWASAN MUHAMMADIYAH oleh kelompok ini sangat radikal dan cenderung fundamental. mereka tidak segan-segan untuk mempertanyakan otoritas dan kebenaran teks-teks suci yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam banyak kesempatan. Kedua adalah ideologi yang diidentifikasi bersumber dari cara pandang (world view) masyarakat Barat. Beranjak dari titik ini.• ______________________________________________ Penulis adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. tetapi juga harus menguasai peta perkembangan pemikiran modern yang ada di negara-negara Barat. Bahkan. Berbeda secara diametral dengan jenis yang pertama. mereka menilai bahwa paham keagamaan yang berbeda dengan yang mereka pahami adalah salah dan keluar dari ajaran Islam sebenarnya. seperti ulum al-hadits. Akibatnya. lihatlah misalnya ICW yang sangat nyaring bersuara dalam memberantas korupsi serta WALHI dan Greenpeace dalam bidang advokasi lingkungan. Muhammadiyah memiliki pekerjaan rumah yang cukup banyak untuk membekali para aktivis muda Muhammadiyah dengan sederet pengetahuan klasik dan pengetahuan Barat. Semua kita pasti mengatakan bahwa tugas ini adalah tugas yang sangat berat. substansi. fakta menunjukkan bahwa kedua ideologi ini cukup berkembang di tengah-tengah masyarakat. Dalam konteks reaktualisasi konsep Islam yang Berkemajuan. kaderisasi di Muhammadiyah juga harus diorientasikan ada penguasaan ideologi-ideologi di luar Muhammadiyah. ushul al-din dan ‘aqaid al-diniyyah dan lainlain. Melihat kondisi ini. Secara agressif. kaderisasi di Muhammadiyah juga perlu dilengkapi dengan kajian-kajian terhadap isu-isu kontemporer antara lain tentang ekoteologi dan perubahan iklim. Kesiapan AMM Terlepas dari kontroversi yang mengitari kedua jenis ideologi tersebut. SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Klaim kebenaran antara satu kelompok dengan kelompok yang lain menjadi tidak terhindarkan. pengangguran. dan isu-isu kemanusiaan lainnya. Dalam banyak kesempatan. kelompok ini tidak segansegan melakukan penafsiran-penafsiran baru terhadap paham keagamaan yang telah mapan di tengah-tengah masyarakat. Pertanyaannya. Dengan mengetahui kebaikan dan keburukan ideologi luar tersebut. Lebih dari itu. Persoalannya adalah kaderkader Muhammadiyah belum banyak yang memiliki pengetahuan khusus tentang isu-isu tersebut sehingga tidak berani bersuara lantang. Padahal. pendidikan. dan cakrawala berpikir mereka. apakah Angkatan Muda Muhammadiyah sudah siap menghalau dan meluruskan paham keberagamaan mereka? Agar bisa berdebat dengan mereka. Landasan berpikir mereka dalam menerapkan ajaran Islam adalah humanisme. Adalah fakta yang nyata bahwa LSM-LSM kecil kelihatannya lebih sensitif terhadap isu-isu tersebut. ideologi yang dianut oleh kelompok ini sangat liberal. maka ke depan. Tidak mungkin kita bisa menolak ideologi mereka secara tegas tanpa mengetahui metodologi. bila disuarakan oleh Muhammadiyah pasti akan memiliki dampak yang lebih besar. korupsi dan kemiskinan. ilmu al-tafsir. maka aktivis Muhammadiyah dapat memahami ajaran Islam yang sebenar-benarnya. Berkaitan dengan hal itu pula. mereka berlomba-lomba untuk mengajak kelompok-kelompok lain untuk menerima dan mengikuti paham dan keyakinan mereka. aktivis AMM tidak hanya membutuhkan pengetahuan yang komprehensif tentang ideologi Muhammadiyah. sirah nabawiyah. demokrasi. aktivis AMM dengan demikian tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu-ilmu klasik Islam.15 SEPTEMBER 2011 57 . Hanya dengan menguasai frame work berpikir mereka. aktivis AMM membutuhkan pengetahuan yang memadai terhadap paham keagamaan kedua kelompok ini. Ideologi dan paham keagamaan semacam ini tentu saja sangat meresahkan kelompok yang pertama. salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah kaderisasi sebagai sarana paling strategis dalam menyiapkan kader-kader militan Muhammadiyah. Bila dahulu orientasi kaderisasi lebih diarahkan pada semata-mata pembumian ideologi Muhammadiyah. menurut saya. lalu kita bisa berargumentasi dan membentengi diri dari infiltrasi ideologi yang mereka tawarkan. kesetaraan. Untuk sekedar menyebut. dan pemikiranpemikiran yang bersumber dari khazanah filsafat Barat. yang sering juga disebut sebagai westernisasi. tidak jarang terjadi perpecahan dan pertengkaran antara mereka dengan kelompok masyarakat Islam lainnya.

4 Agustus 2011. S. 16 Juli 2011 di Yogyakarta Astuti dengan Debby Arisandi. Lampung Barat. Sulawesi Selatan. Karena dinilai lamban dalam kasus pemalsuan surat putusan MK. *** BUNG SANTRI 58 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . SPsi. anak ketiga pasangan Robby H Abror. Wajo. Ny Harikah Muhani binti Ki Bagus Hadikusuma. 3 Agustus 2011. di Pontianak. di Jakarta. Paling calonnya. Rabinranat Arsyad. di Liwa. 26 Juli 2011. Wajo. *** DPR: Kabut kasus Bank Century semakin tebal. Indonesia masih termasuk negara terkorup di dunia. Hidup dalam keragu-raguan. di Yogyakarta. *** Yulianis: Proyek wisma atlit ’dibeli’ dari DPR Kalau begitu. Mergangsan. Heriyah dengan Ardiansyah Rustan. Agustina Pasaribu binti H Wardani Pasaribu dengan Muhammad Rangga Sukarno bin HM Abduh Norlias.Keb dengan Praka Yakub Lani. Jawa Tengah. ST bin Muji Harjono dengan Drh Isti Widayati binti Sudarsono. MENINGGAL: M Noer Shaleh (69 tahun). karena korupsi sudah menjadi pekerjaan. Apt dengan Andi Nawir Mamala. di Makasar. Ditambah mendung dan gelap. Motivasinya.Ant. Nurhayati Ikbal. 2 Juli 2011. Ny Fatkhiyah Memed binti H Jazari Hisyam. KPH H Gondhokusumo (70 tahun). dan harus memberikan contoh. 21 Juli. di Sengkang. *** Menkum HAM: Muhammadiyah harus dorong clean government Betul.16 SYAWAL H .. S. *** Menurut hasil survei internasional. SAg. benar dong. Tidak usah heran. Sulawesi Selatan. SH. bagaimana supaya UAN nilainya tinggi. Ari Mantoro. Djermani (75 tahun). 6 Juli 2011. anak kedua dari Mashuri Mashuda dengan Elyusra. Yogyakarta. DPR ancam potong dana Polri. Sulawesi Selatan. Kalimantan Barat. 8 Agustus 2011. 19 Juli 2011. di Yogyakarta. Mhum dan Nanum Sofia.S I L A T U R A H I M LAHIR: Maheswara El Fawwaz. *** JALAN PINGGIR Pemilihan Umum masih tiga tahun lagi. 7 Juli 2011 Ayman Nour Ramadan..Farm. Wajo. di Sengkang. *** Presiden: Demokrasi harus tetap hidup. di Yogyakarta. Apt. di Pati. di Karangkajen.. Hj Ramlah Nasution Batubara.Farm. Polri mengancam akan menangkap anggota DPR yang memotong dana. 11 Juli 2011. di Yogyakarta. S.. SH dengan A Anugrah. di Sengkang. 30 Juli 2011. anggota DPR nyambi jadi makelar. yang itu-itu juga. SPd. di Belawa. Sulawesi Selatan. MENIKAH: A Agustaf Mayang. Tapi pembicaraan tentang Presiden sudah mulai ramai. MA. 20 Juli 2011. *** Mendiknas Mohammad Nuh meminta guru memberikan motivasi kepada siswanya. AM. Sulawesi Selatan. Wajo. 16 Juli 2011. 23 Juli 2011. 30 Juli 2011.. Nasriani Dwi Yulianti.

PD IPM Gunungkidul dan PD IPM Kota Yogyakarta. Hadir dalam Muscab ini.. Lc. Pelantikan Majelis dan Lembaga ini. Musyawarah Cabang yang dilaksanakan di kompleks Perguruan Muhammadiyah PRM Sei Putih Barat ini. Drs Ahmad Dahlan. Drs Lahmudin Lubis dan Ir Dalius M Nur. Bakti sosial kali ini dilaksanakan di Desa Kuwurejo. terpilih sebagai Ketua PCM Medan Baru periode 2010-2015. beliau mengajak untuk bersyukur dengan terselenggaranya acara ini. MAg. Kabupaten Lamongan. Dipilihnya tempat ini karena termasuk daerah minus. Acara yang diketuai Lina Hanifah ini . Namun harus tetap kritis. serta undangan lainnya. dengan mengadakan tiga acara. Hadir dalam acara ini Ketua Umum PP IPM. Muscab ini dihadiri sekitar 250 orang dari keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah. Sebelumnya. diiikuti oleh seluruh unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Medan Baru. Kecamatan Bluluk. Baik dari segi perekonomian maupun dari segi religius. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon periode 2010-2015. kunci sukses mengurus Muhammadiyah adalah keikhlasan.” ujar beliau. tingkat SMP/MTs dan SMA/ SMK se-Kota Surabaya. Demikian pula PD IPM Kota Surabaya mengadakan peringatan Milad setengah abad IPM. dilaksanakan pengobatan massal secara gratis. Rasa syukur itu harus ditunjukkan dengan kinerja yang berkualitas dari pengurus secara kontinyu dalam menggerakkan Muhammadiyah Abad kedua ini. dilakukan untuk pertama kalinya selama kepengurusan Muhammadiyah di Cirebon. Acara yang dilaksanakan di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon ini. BSc. Sekretaris Camat Panai Tengah. Bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Surya Utama Lubis. bertempat di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dalam acara baksos ini. Rifian K KETUA PDM LANTIK PENGURUS MAJELIS DAN LEMBAGA CIREBON. MAg beberapa waktu yang lalu melantik jajaran pengurus Majelis dan Lembaga dilingkungan PDM Cirebon. dilakukan sera terima jabatan dari pengurus lama ke pengurus baru masing-masing majelis dan lembaga. yang diikuti oleh rombongan PDM dan PDA Labuhanbatu. H Muniri. Adapun Ketua terpilih dalam musyawarah Cabang Aisyiyah Medan Baru adalah Fatimah Satmoko. H Agustiar mewakili Camat. Drs Ahmad Dahlan. Labuhanbatu. Ketua PDM Cirebon. Dalam Musyawarah Cabang Muhammadiyah kali ini. dimeriahkan oleh pasukan drumband. Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah ini. dalam sambutannya mengatakan. Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Labuhanbilik. Dan kepada seluruh keluarga Muhammadiyah agar menjadi mitra Pemerintah. Slamet Nur Ahmad Effendi. Untuk itu. dan H Rustam Manan. Kota Medan baru-baru ini telah melaksanakan Musyawarah Cabang. Drs H Ibnu Hajar Harahap dan Ir H Syahrul Jalal dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan. Drs Ali Asman Harahap. dibuka oleh Ketua PDM Labuhanbatu. Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Medan Baru. “Manakala kita ikhlas. Allah akan memberikan kemudahan. KH Herman Abdullah. alumni PW IPM DIY. baru kali ini ada pelantikan pengurus Majelis dan Lem- baga. PW IPM DIY mengadakan launching lagu dan buku panduan IPM. H Rustam Manan MUSCAB MUHAMMADIYAH DAN A ISYIYAH MEDAN BARU MEDAN. Muscab yang diawali dengan pawai ta’aruf mengelilingi kota Labuhanbilik ini. Yaitu. belum lama ini telah dilaksanakan di kompleks Masjid Taqwa Labuhanbilik. Usai pelantikan. bahwa sepanjang sejarah Muhammadiyah Cirebon. dilaksanakan di aula PWM DIY. Deny Rochman MILAD IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH Dalam rangka memperingati Milad IPM yang ke-50. PW IPM DIY mengadakan pertemuan lintas daerah IPM DIY. mulai dari SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011 59 . Dalam sambutannya beliau mengatakan. Fachruddin Lubis. Kegiatan ini diikuti PW IPM DIY. diisi pengajian umum oleh Wakil Ketua PDM. Hadir dalam acara ini. PD IPM Bantul. PD IPM Kulonprogo.PAWAI TA’ARUF MERIAHKAN MUSCAB MUHAMMADIYAH DAN AISYIYAH LABUHANBILIK. Sumatera Utara. Pimpinan Ranting beserta Ortom se-Cabang Muhammadiyah Medan Baru. Sedangkan anggota pimpinan adalah. H Yursalim Nasution. bazar akbar dan pameran pendidikan. ron AKTIVITAS AMAL USAHA Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan beberapa waktu yang lalu mengadakan bakti sosial. Ketua Majelis Ulama Kecamatan Panai Tengah. AMd. Drs Ali Amin Tanjung. pagelaran seni pelajar dan olimpiade matematika – fisika. Musyawarah Cabang dan Aisyiyah kali ini berhasil memilih H Lukmanul Hakim sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Dahniati sebagai Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah periode 20102015.

Ketua Lembaga Kebudayaan PP Aisyiyah. kompetisi dolanan tradisional dan juga pameran alat pembelajaran anak yang lebih dekat dengan nilai lokal. aparat desa dan warga desa Kuwurejo. Selan itu. STIE Muhammadiyah Cilacap. dalam acara rapat kerja Lembaga Kebudayaan PW Aisyiyah DIY. belum lama ini mengadakan taaruf. di antaranya gerakan keluarga membaca. “Dakwah itu harus menggembirakan dan memberikan solusi. im RAPAT KERJA LEMBAGA KEBUDAYAAN PW AISYIYAH DIY YOGYAKARTA. Acara puncak disamping ta’aruf PDM dan PDA Binjai periode 2010-2015. serta perwakilan dari IMM. dosen. yang dilaksanakan di kompleks Muhammadiyah Ranting Bakti Karya Pasar 4 ini. bahwa anggota dan pengurus Muhammadiyah harus tetap amanah dalam segala hal. yang terdiri dari pimpinan. Acara ini menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Fuad 60 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2. tugas yang akan diemban 5 tahun ke depan akan terasa lebih ringan.16 SYAWAL 1432 H . MAg mengucapkan terima kasih kepada Walikota Binjai. karyawan. Drs H Muhammad Idaham yang telah banyak membantu kegiatan Muhammadiyah. “Membangun Sikap Peduli Kepada Sesama yang Mensejahterakan dan Membahagiakan”. dikelola langsung oleh Majelis Pendidikan Kader PWM Jawa Tengah. Rapat Kerja ini dilaksanakan di aula Gedung PWA DIY. Drs Azar Aswadi. Dalam rangka pembinaan umat. pemberian paket sekolah yang diberikan kepada sekitar 150 siswa yang membutuhkan. Hadir juga dalam acara ini. Mulai dari pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Binjai. baru-baru ini mengadakan kegiatan Baitul Arqam bertempat di kompleks Universitas Muhammadiyah Purwokerto.” ujar Eko Wuryanto. Dalam sambutannya. sampai kegiatan yang digelar saat itu. Dalam kesempatan ini. Karena dilaksanakan secara bersama-sama. pemeriksaan katarak. Rangkaian baksos ini diakhiri dengan pengajian akbar yang disampaikan olehAbdul Hamid Muhanan. Demikian pula. Kegiatan ini diikuti oleh segenap civitas akademika STIE Muhammadiyah. Islami dan mampu menjadi duta bangsa demi syiar Islam yang majemuk dan toleran. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini.pemeriksaan gigi. Sementara itu. Wakil Ketua PD Muhammadiyah Lamongan. Bakti sosial kali ini bertema. sekaligus pengajian perdana keluarga besar Muhammadiyah se-Kota Binjai. Walikota Binjai dalam sambutannya mengharapkan kerjasama Muhammadiyah dan Pemerintah Daerah terus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Pilot proyeknya di PRA Warungboto. pembagian sembako sebanyak 300 paket kepada warga desa. yang dimulai dengan gerakan wakaf buku. yang didalamnya terdapat ada sarasehan. Dihadiri oleh 500 jamaah. Dalam tausiyahnya beliau mengingatkan. Budaya dan Olah Raga PWM DIY. Dra Hj Cholifah Sukri. Di samping juga harus istiqomah dan ikhlas dalam ber-Muhammadiyah. Lc. juga gerakan melek media dan pemilihan Putri Aisyiyah. Khususnya umat Islam di Kota Binjai. Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Binjai. dan dihadiri oleh 400 anggota dan simpatisan Muhammadiyah. Ketua Lembaga Seni. Ketua PDM Binjai periode 2010-2015. Guna meningkatkan budaya pikir dan keteraturan membaca yangb selama ini mulai hilang dari generasi anak bangsa. Prof DR H Yunahar Ilyas. Jangan sampai kader Aisyiyah hanya mampu diwarnai oleh budaya yang semakin lama justru menggiring kearah konsumerisme dan juga kebarat-baratan atau cenderung berideologi pribumi yang jauh dari nilai-nilai Islam. dengan menghadirkan beberapa pembicara baik dari PP Muhammadiyah maupun dari PWM Jawa Tengah. diisi tausiyah yang disampaikan oleh Prof DR H Yunahar Ilyas. Umbulharjo Yogyakarta berupa adanya perpustakaan. Miet TA’ARUF PDM DAN PDA BINJAI BINJAI. Terakhir adalah festival dolanan anak. Lembaga Kebudayaan. sebagai wujud pengembangan perempuan berbudaya mandiri. terdiri dari pemuka agama. pentingnya menjadi kader Aisyiyah yang mampu mewarnai nilainilai kebudayaan Islam yang selaras dengan zaman. dalam paparan programnya merencanakan serangkaian kegiatan. Dengan demikian. Cholifah Syukri mengatakan. khitanan massal.

M Ziyad. Kehadiran Klinik Bersalin Aisyiyah ini cukup memberi warna lain yang dapat menunjukkan Aisyiyah bergerak aktif menyantuni kaum pinggiran dan tidak mampu lewat gerakan sosial. Kehadirannya memberi dukungan terhadap gerakan Muhammadiyah yang juga tidak lepas dari gerakan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat. Di tengah-tengah situasi dan kondisi masyarakat Sambas Kalimantan Barat yang mayoritas non Muslim. Prof Dr Juraji MHum. Sambas. Feri H. untuk memberi arti penting akan kehadiran Muhammadiyah dengan gerakannya.” ujar salah seorang pengelola klinik. Arwin Arsyad. Kekompakan kerja terus dipelihara dengan ikhlas untuk berdakwah.” ungkap sumber “SM”. ternyata juga mampu menyiapkan kader-kader pimpinan yang cukup tangguh. am KAB GORONTALO SIGAP KELOLA PANTI GORONTALO. Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sapri. Muhammadiyah dan Aisyiyah saling membahu untuk meningkatkan dakwah Islamiyah. Amin Parakkasi. Moh Buyung dan Mahfud Kambay. Demikian pula. Ketua terpilih yang sebelumnya adalah Ketua Formatur. am HSU MILIKI PESANTREN AL MUSLIMUN HULU SUNGAI UTARA. Palu. selain kemampuannya membangun jaringan organisasi yang cukup besar dan kemampuannya menghasilkan karya amal usaha. ap AISYIYAH SAMBAS BERPERAN SAMBAS. “Pelayanan kesehatan ini memberi harapan masyarakat akan sikap kepedulian Aisyiyah terhadap derajat kesehatan masyarakat. Kader-kader Muhammadiyah yang bakal memimpin Muhammadiyah di HSU dilahirkan lewat amal usaha Pondok Pesantren Muhammadiyah “Al Muslimun” yang terletak di Desa Damar Amuntai Selatan. dan Ketua KNPI Yahdi Basma. berharap. pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah. Karena itu jajaran pimpinan. Aisyiyah mendirikan Klinik Bersalin Aisyiyah di Jalan Kuala Singkawang. pengelola dan santri sangat termotivasi untuk mengembangkan Muhammadiyah agar dapat terus terbina dengan baik. Dalam acara pelantikan tersebut hadir Asisten I Gubernur Sulawesi Tengah. belum lama lalu. “Kita menjadi pelopor. didampingi oleh Mulkus Kisman. Karena itu antara pengembangan pendidikan dan pengembangan pesantren menjadi dua titik perhatian yang bersinergi untuk meningkatkan kualitas ber-Muhammadiyah di HSU.” tandasnya. Mh Riyad. PWPM Kalteng dilantik resmi oleh PP Pemuda Muhammadiyah. dalam sebuah Musyawarah Wilayah IX yang berlangsung di Asrama Haji Transit Palu. Moh Nasihin. MA dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Hulu Sungai Utara merupakan salah satu basis Muhammadiyah yang kuat di daratan Kalimantan Selatan. Di bagian pendidikan. namun dengan gerakan amal usaha cukup memberi arti penting keberadaannya. Amin Parakkasi. Drs H Baharuddin HT. Ketua PWPM. Peran ormas dakwah ini semakin dinamis dengan diwarnai gerakan Aisyiyah lewat aksi pelayanan sosial. belum lama lalu. dengan keberadaan Aisyiyah.AMIN KETUA PEMUDA SULTENG PALU. Pembuktian-pembuktian tentang karya Muhammadiyah dari daerah ini sudah teruji dan menjadi obyek studi banding dari luar. PWPM Sulteng Rapat Kerja pertama berlangsung di Sekretariat PWPM di Komplek Alfurqan Muhammadiyah Jalan KH Ahmad Dahan 12. “Doakan Muhammadiyah di Hulu Sungai Utara mampu menunjukkan prestasi yang lebih baik di masa mendatang. Wakil Ketua PWM. secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah periode 2010-2014. masa kepemimpinannya merupakan jalan jihad dalam perjuangan Islam. Kendati tidak seberapa besar jaringan yang dibangun oleh Muhammadiyah lewat jaringan Cabang dan Ranting. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gorontalo dikenal sangat kuat dalam membangun SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011 61 . Abdul Hanif. Muhammadiyah HSU sudah mampu mengangkat sekolah menjadi unggulan di Kalimantan Selatan bersaing dengan sekolah swasta lain. Msi.

H Ahmad Raichani. yaitu menjadikan anak asuhnya agar survive dan mandiri membuka lapangan kerja sendiri di tengah-tengah masyarakat luas. dan PAY Marhamah di Jalan Kusno Danupoyo 131 Ipilo Gorontalo. namun demikian keseriusan dan ketegasan dalam mengelola sebuah panti asuhan sangat diperlukan untuk membentuk karakter dan jiwa anak yatim agar tidak mudah menggantungkan hidup kepada orang lain atau lembaga lain. Muh Said Ya’qub. SPdI. Balai Kesehatan Ibu Anak Aisyiyah. Bukhari. Kehadiran Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah di Banyubiru. Keberadaan Panti Asuhan Muhammadiyah yang ada di Jalan Buton 4 Denpasar Bali. “ papar sumber “SM”. Robin Nawi Husin. Raksapati. Limboto. Tibawa.jaringan Persyarikatan Muhammadiyah lewat pendirian Cabang dan ranting. Kecamatan Negara atau di Jalan Udayana 80 Bali mencoba meyakinkan masyarakat. Satiyo Hadi Saputra. SD. am NEGARA MILIKI PANTI ASUHAN NEGARA. Sumalata. “Mubaligh dalam berdakwah harus cerdas dan memiliki kemandirian dengan pendekatan bil hikmah. dengan Ketua H Adriansyah. Gerakan Aisyiyahnya pun tidak kalah majunya. Sikap kepedulian ditunjukkan dengan sabar menyantuni mereka untuk dibina di panti asuhan dengan kemampuan bekal keterampilan yang memadai untuk hidup mandiri di tengah-tengah masyarakat. ST. Cukup besar memang jika dilihat dari jaringannya. karena juga mampu bergerak aktif membina kesehatan masyarakat di kota Gorontalo. diharapkan dapat menjadi wadah bagi pengembangan anak-anak yatim dengan bekal ilmu dan keterampilan yang unggul. Bongomeme. Rumah Bersalin Sitti Khadijah di Jalan A Yani 27 dan Balai Pengobatan/Poliklinik Umum di tengah Kota Gorontalo. Di Negara bagian dari daerah Pulau Bali. Kabupaten Gorontalo membangun jaringan di seluruh kecamatan yang ada. dan Suriansyah. SAg. dengan kepemimpinan Ketua PWM Provinsi Bali. yatim dan mengangkat derajat kesehatannya. akhlak. Namun dengan kasat mata gerakan Muhammadiyah ada dan terus bergerak aktif berdakwah. Batudaa. Itulah sebabnya dukungan dan suport dari jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah di Denpasar untuk membimbing dan mengarahkan gerakan Muhammadiyah di Negara sangat diperlukan intensitasnya. Tugasnya sebagai risalah Rasulullah dalam dakwah membangun akidah. Musyawarah Cabang Batulicin akhirnya berhasil menyusun kepemimpinan PCM Batulicin periode 2010-2015. Mamuju. DR H Irwan Akib. Musyawarah Cabang Muhammadiyah ke-3 Batulicin yang berlangsung di SMP Muhammadiyah Simpang Empat. Simbol kepedulian Muhammadiyah terhadap peningkatan pelayanan santunan masyarakat dilakukan dengan mendirikan Panti Asuhan Muhammadiyah di Kecamatan Kota Selatan. “Kita mencoba terus untuk mengembangkan metode dan sistem pendidikan di panti. H Kamaruddin. Majene. ibadah dan muamalah umat Islam. mengingatkan. am PELEPASAN MUBALIGH HIJRAH MAKASSAR. Bahwa keberadaan Muhammadiyah dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di daerah terutama dalam melayani derajat kemampuan kemandirian dan kesehatan masyarakat. Tolangohula. Haji Mafrukin dapat memberikan perhatian serius akan titik perkembangan jaringan Muhammadiyah di Negara. Kwandong. Kehadiran Panti Asuhan Yatim “Siti Khadijah Aisyiyah” di Jalan Monginsidi 39 Pinrang. Elemen Muhammadiyah di Negara yakin. dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu. H Fauziansyah. Pelepasan berlangsung di Ruang VIP FKIP. Kendari. Nawari Yanudin. Barat. Telaga Biru. BSc. Herry Susilo. MPd melepas 62 orang mubaligh hijrah mahasiswa yang bertugas selama satu bulan di 23 kabupaten/ kota Polman. menjadi mubaligh hijrah memiliki tugas yang sangat mulia. SPd. Adriansyah didukung anggota Drs Sunargo. Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar. Ir Marwan Djalal. dan Boliyabuto.” katanya. am AISYIYAH PINRANG PEDULI MASA DEPAN ANAK YATIM PINRANG. PCM berdiri di Kecamatan Telaga. Dukungan jaringan organisasi PC Muhammadiyah Kota tersebar di Kota Utara. Andalas. Selatan Timur dan Dungiugi. lewat pendirian POS Keluarga Berencana Aisyiyah. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pinrang sendiri sudah mendirikan Balai Pengobatan Muhammadiyah yang ada di Jalan Sultan Hasanuddin Pinrang. Pulubala. paling tidak dapat memberi dorongan motivasi semangat para pimpinan Muhammadiyah di Negara untuk berlomba-lomba mencari kebaikan dan menyejahterakan masyarakat. Drs H Difriadi. Rektor Irwan. Batudaa Pantai. BSc. husni H ADRIANSYAH KETUA PCM BATULICIN TANAH BUMBU. Tak terbilang anak tidak mampu yang diasuh oleh Muhammadiyah mampu hidup mandiri di kemudian hari. Sementara itu.. SAg. Muhammadiyah dan juga Aisyiyah berada di tengah-tengah mayoritas kaum Muslim Sulawesi Selatan. Namun juga tangkas dalam menyiasati strategi dakwahnya lewat pengelolaan panti asuhan dan pelayanan kesehatan yang dapat menyantuni masyarakat miskin. sehingga sangat efektif mengembangkan gerakan dakwah ke semua lini dan elemen masyarakat. kendati belum memiliki jaringan organisasi Muhammadiyah yang dapat mendukung gerakannya. belum lama lalu. akan saling mendukung untuk melayani kebutuhan masyarakat akan bentuk pelayanan kesehatan yang Islami. Jajaran Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pinrang. am 62 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2.16 SYAWAL 1432 H . Abdul Wadud. Sulawesi Selatan sangat peduli terhadap masa depan anak-anak yatim yang ada di daerahnya. Palu dan Sorong. Tujuan dan misi pengelolaan panti di Pinrang sangat jelas. Maka diharapkan kedua lembaga pelayanan kesehatan ini. Daelam Syafudi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful