SALAM REDAKSI
SUARA MUHAMMADIYAH MEMBIMBING DAN MENUNTUN

SAJIAN UTAMA
Islam berkemajuan, bagaimaan cara mengaktualkan kembali?

KALAM
Muhammadiyah, lokomotif kemajuan. Contoh kegiatannya?

WAWASAN MUHAMMADIYAH
Bagaimana kesiapan AMM dalam mewujudkan Islam berkemajuan?

TANYA JAWAB AGAMA
Bagaimana berkomunikasi dengan orang LDII?

Assalamu’alaikum wr. wb. Pembaca yang terhormat, sejak awal terbit sampai hari ini Suara Muhammadiyah adalah majalah tuntunan bagi warga dan Pimpinan Muhammadiyah. Suara Muhammadiyah selalu menjalankan misinya itu. Ini dapat dilihat bagaimana kami menampilkan rubrik seperti Tanya Jawab Agama, Tafsir, Hadits, Bina Akidah, Bina Akhlak, Pedoman, Kalam, Khutbah Jum’at. Instruksi PP Muhammadiyah dan lainnya, yang isinya dapat dijadikan tuntunan bagi warga dan pimpinan Muhammadiyah. Bahkan para muballigh Muhammadiyah dapat memanfaatkan isi Suara Muhammadiyah ketika mereka menuntun dan membimbing umatnya. Juga perlu diingat, Suara Muhammadiyah adalah majalah tuntunan resmi yang berada di bawah koordinasi langsung PP Muhammadiyah. Dengan demikian, para pembaca tidak perlu lagi meragukan isi Suara Muhammadiyah. Manfaatkan majalah ini dengan sebaik-baiknya, agar kita semua dapat maju. Dengan cara menyampaikan aspirasinya kepada Muhammadiyah. Demikianlah, sampai jumpa edisi mendatang. Wassalamu’alaikum wr. wb. (REDAKSI)

DIRASAH ISLAMIYAH
Pencerahan ilmu di Andalusia. Bagaimana prosesnya?

MENU
04 TAJUK RENCANA 06 SAJIAN UTAMA 12 BINGKAI 16 TANYA JAWAB AGAMA 16 PEDOMAN 19 KOLOM 22 DIALOG 26 KALAM 31 KHUTBAH 39 LAZIS 40 DIRASAH ISLAMIYAH 42 SOHIFAH 44 HUMANIORA 50 GAGASAN 56 WAWASAN MUHAMMADIYAH 59 DINAMIKA PERSYARIKATAN

SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011

3

TAJUK RENCANA

MUHAMMADIYAH:

MOBILISASI BESAR-BESARAN
uhammadiyah itu sebagai organisasi Islam modern terbesar hampir memiliki segalanya. Para pimpinan dan sumberdaya manusianya di atas rata-rata dalam banyak hal, bahkan banyak yang profesor doktor, sarjana, profesional, dan ustadz-ustadz ternama di setiap tingkatan. Infrastruktur dan jejaring organisasi dari Persyarikatan hingga Organisasi Otonom, Majelis, dan Lembaga sudah mapan dan meluas dengan para pimpinannya yang berkemampuan lebih dari memadai. Sementara amal usahanya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan soaial secara umum luar biasa dan relatif tak tertandingi oleh organisasi Islam lain. Pendek kata, apa yang tidak dimiliki gerakan Islam yang didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan ini? Tapi ironis, di banyak hal masih banyak panorama yang kurang menunjukkan kebesaran Muhammadiyah. Cabang dan Ranting kurang berkembang, malah ada yang hidup segan mati tak mau. Masjid dan musholla kurang terurus, malah diurus gerakan Islam lain yang tak sepaham. Organisasi Otonom Angkatan Muda kurang menggigit di akar-rumput. Kegiatan-kegiatannya kurang tajam dan tidak dikenal luas masyarakat, seperti temuan survey. Buku-buku bimbingan untuk umat masih kurang, apalagi seperti tafsir, buku Al-Islam, dan tuntunantuntunan praktis yang sangat dibutuhkan di bawah. Dan, yang paling sering terdengar dan klasik ialah kurang dana! Apakah sesulit itu Muhammadiyah untuk berkembang pesat setara dengan kebesarannya? Sebenarnya tidak. Muhammadiyah itu memiliki segalanya, tetapi yang kurang dimiliki dan memerlukan langkah terobosan ialah: memobilisasi potensi secara besar-besaran! Di sinilah problem sekaligus tantangan utama gerakan Islam yang besar ini. Bagaimana caranya agar seluruh potensi yang dimilikinya tadi benar-benar diurus, dikelola, dibina, ditingkatkan, dan dikembangkan secara lebih maksimal dan optimal. Tidak berjalan apa adanya, serba rutin, pas-pasan, dan alakadarnya seperti sering terlihat selama ini dari Pusat hingga Ranting di seluruh lini organisasi. Cobalah bagaimana amal usaha dimobilisasi. Dana disalurkan secara terorganisasi, tidak berserakan dan berjalan sendiri-sendiri seperti sekarang ini. Mereka yang bekerja di amal usaha masih banyak tidak aktif dalam Muhammadiyah di tempat tinggalnya. Sumberdaya manusianya yang lengkap belum termanfaatkan oleh Muhammadiyah dan lebih untuk kepentingan mobilitas dirinya. Masing-masing cenderung berjalan sendiri dan tidak berjaringan kuat satu sama lain. Sehingga laksana kerajaan-kerajaan sendiri. Belum menyangkut mobilisasi paham atau ideologi Muhammadiyah di amal usaha. Kita masih bisa bertanya bagaimana pimpinan Persyarikatan, Organisasi, Majelis, dan Lembaga, apakah para pimpinannya sudah aktif semuanya secara maksimal? Apakah sudah mengerahkan segala kemampuannya untuk membesarkan organisasi dan tidak sekadar sibuk sendiri-sendiri atau malah terpecah-pecah dengan kegiatan-kegiatan di tempat lain, sehingga kiprah bagi Muhammadiyah tinggal residu alias sisa? Apakah jejaring ke luar baik domestik maupun luar negeri sudah dimaksimalkan untuk kepentingan Muhammadiyah? Apakah kepandaian, ilmu, dan profesi yang dimiliki para anggota pimpinan dapat dikerahkan untuk menghasilkan buku-buku, pedoman-pedoman, dan tuntunan-tuntunan organisasi? Banyak pertanyaan seputar bagaimana memobilisasi potensi Muhammadiyah yang dapat diajukan sekaligus memerlukan jawaban pembuktian. Jika Muhammadiyah melalui Persyarikatan dan amal usahanya memiliki aset dana ratusan miliar hingga triliun, mampukan dimobilisasi atau dikelola secara kolektif sehingga menguntungkan organisasi? Demikian pula, potensi para pimpinannya yang berkemampuan dan berjaringan luas, apakah dapat dikerahkan untuk membesarkan Muhammadiyah? Haqqul-yakin, jika seluruh potensi yang dimiliki benar-benar dimobilisasi secara besar-besaran, sungguh Muhammadiyah akan menjadi kekuatan gerakan Islam yang dahsyat di negeri ini. Sebaliknya, kalau masih berserakan dan berjalan sendiri-sendiri dengan aktualisasi apa adanya, Muhammadiyah tentu sekadar berjalan di tempat. HNs.
PENASIHAT AHLI: H Din Syamsuddin, HM Amien Rais. PEMIMPIN UMUM: H Ahmad Syafii Maarif. WAKIL PEMIMPIN UMUM: HA Rosyad Sholeh. PEMIMPIN REDAKSI: H Haedar Nashir. WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: HM Muchlas Abror. PEMIMPIN PERUSAHAAN: Didik Sujarwo. DEWAN REDAKSI: HA Munir Mulkhan, Sjafri Sairin, HM Sukriyanto AR, Yusuf A Hasan, Immawan Wahyudi, M Izzul Muslimin. REDAKSI PELAKSANA: Mustofa W Hasyim. STAF REDAKSI: Amru HM, Asep Purnama Bahtiar, Deni Al-Asy'ari, Ahmad Mu'arif. SEKRETARIS REDAKSI: Isngadi Marwah. TATA LETAK/ARTISTIK: Dwi Agus M., Amin Mubarok, Elly Djamila. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN: Zuly Qodir. ARSIP & DOK: H Aulia Muhammad, A Nafian, EDITOR BAHASA: Imron Nasri, Ichwan Abror . Iklan & Pemasaran hubungi: Deni (081931727578), Triastuti (081904181912) ALAMAT REDAKSI/TATAUSAHA: Jalan KH Ahmad Dahlan 43 Yogyakarta 55122 Telp. (0274) 376955 Fax. (0274)411306 SMS: 081904181912 E-mail: redaksism@gmail.com Web: www.suara-muhammadiyah.com Terbit 2 kali sebulan. Harga langganan/eceran 1 nomor Rp. 12.500,- +ongkos kirim untuk: - Sumatera dan Bali Rp.500,- Kalimantan dan Sulawesi Rp.1.500 ,- NTT, NTB, Maluku dan Indonesia Timur Rp.2.500,Berlangganan sekurang-kurangnya 3 bulan (6 nomor) bayar di muka. "SM" menerima sumbangan tulisan dari para pembaca. Panjang tulisan 3-7 hal A4, diketik dua spasi penulis harus mencantumkan alamat lengkap, no. telp., dan no. rekening. Semua naskah masuk menjadi milik Suara Muhammadiyah dan tidak akan dikembalikan.
Melaksanakan Dakwah Islamiyah Amar Makruf Nahi Munkar. Dirintis KHA. Dahlan sejak tahun 1915 PENERBIT: Yayasan Badan Penerbit Pers "Suara Muhammadiyah" SIUPP: SK. Menpen RI No. 200/SK/Menpen/SIUPP/D.2/1986, tanggal 26 Juni 1986, Anggota SPS No. 1/1915/14/D/ 2002 // ISSN: 0215-7381

M

SM 17-2011
COVER: Amin Mubarok FOTO: -

BANKERS: BNI Trikora Rek. No. 0030436020 BRI Katamso Rek. No. 0245.01.000264.30.7 BRI Cik Ditiro Rek. No. 0029.01.000537.30.6 Giro Pos Rek. No. 550 000200 1 Bank Niaga Syariah Rek. No. 520-01-00185-00-4 BPD Rek. No. 001.111.000798 BNI Syariah Rek. No. 009.2196765 Bank Muamalat Rek. No. 531.0000515 Shar-E Rek. 902 69924 99 an. Drs. H Mulyadi Dicetak: Cahaya Timur Offset Telp. (0274) 376730, 380372

WARTAWAN "SUARA MUHAMMADIYAH"

TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER

SUARA PEMBACA AUM SEBAGAI LAHAN KADER
Perkembangan Muhammadiyah di semua tingkatan tidak dapat lepas dari yang namanya pengkaderan. Kader adalah seseorang yang dibina secara khusus dan terus menerus untuk dipersiapkan menjadi penerus perjuangan Muhammadiyah dengan citacitanya. Kalau Muhammadiyah tidak dapat menciptakan kader-kader penerus, maka sudah dapat dipastikan ke depan perjalanan Muhammadiyah akan semakin suram dan terpuruk. Salah satu pengkaderan bagi Muhammadiyah adalah karyawan-karyawan di semua AUM, yang tentunya diharapkan akan mampu menggairahkan dan menggembirakan kegiatan Muhammadiyah di semua tingkatan. Banyak keluhan dari pengurus dan pimpinan PDM, PCM dan PRM tentang sulitnya mencari kader, khususnya di tingkat Ranting, padahal banyak sekali karyawan AUM yang berdomisili di Ranting tersebut. Akan tetapi sangat tidak peduli tehadap kegiatan Muhammadiyah bahkan seakan menutup mata. Untuk itu sudah saatnya bagi Muhammadiyah bersikap tegas terhadap karyawan AUM yang mempunyai sikap acuh dan tidak peduli kepada Muhammadiyah. Sudah saatnya bagi Muhammadiyah untuk menciptakan kader dari AUM. Artinya, di samping mereka bekerja untuk mencari nafkah, juga punya kesadaran dan keikhlasan yang tinggi untuk berjuang membesarkan Muhammadiyah. Diharapkan melalui pengajianpengajian dan kegiatan yang

diadakan oleh Muhammadiyah, khususnya di tingkat Ranting di mana mereka berdomisili. Jika dikelola sesuai tujuan awal didirikannya AUM maka insya Allah Muhammadiyah tidak akan kering dengan yang namanya kader dan kegiatan Muhammadiyah akan semarak di semua tingkatan. Insya Allah. Abu Aqila NBM 946794 Kota Madiun Jatim.

INGIN BANGUN MASJID DAN TK ABA
Pimpinan Ranting dan anggota Muhammadiyah Kebon Kembang Desa Cipedes Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, merencanakan membeli lahan tanah seluas 560 m2, Rp 750 juta dan tanah di depan masjid 294 m2 dengan harga Rp 350 juta. Masjid yang sudah ada merupakan pemberian wakaf pada tahun 1967, yang bangunannya berlantai dua ukuran

6 x 8 m. Untuk keperluan pembangunannya telah dibentuk Panitia Pembangunan yang diketuai oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kebon Kembang, E Masrur Syah, Penasihat Haji Emdita Aming, Sekretaris H Dadang Aming, SE dan Bendahara Drs HI Sunarya. Panitia Pembangunan Masjid dan TK ABA sangat mengharapkan dukungan dari PDM Tasikmalaya, agar rencana tersebut dapat terwujud. Kepada donatur yang ingin berderma dan sedekah dapat dialamatkan ke BCA Cabang Tasikmalaya Rek. 2090120622 atas nama E Masrur Syah. Atas semua dukungan dan dorongan motivasinya kami mengucapkan terima kasih.Amin. Ketua PRM Kebon Kembang Cipedes E Masrur Syah NBM 940903 Kota Tasikmalaya 46133 Jawa Barat

SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011

5

SAJIAN UTAMA

Islam Berkemajuan,
Langkah Reaktualisasi Muhammadiyah I
slam berkemajuan, mendengar istilah itu tentu yang teringat adalah semangat Islam yang dikobarkan oleh KHA Dahlan. Yaitu Islam yang dipahami dan dipraktikkan bersama semangat zaman dan sebisa mungkin mendahului zaman. Dengan demikian, umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia umumnya akan terus terpicu dan terpacu untuk menjadikan dirinya sebagai umat saksi kemajuan zaman itu sendiri. Pandangan hidup dan perilakunya tidak ketinggalan zaman dan mampu selalu memberikan solusi alternatif atas persoalan hidup aktual sesuai dengan tantangan yang actual pula. masyarakat dan bangsa Indonesia dalam beragama, cara umat bermasyarakat dan berbangsa. Pada periode emas ini, apa yang dilakukan Muhammadiyah kemudian ditiru oleh elemen masyarakat dan bangsa. Gerakan Muhammadiyah menjadi mainstream. Pembaruan yang pernah dilakukan Muhammadiyah kemudian menjadi kegiatan sehari-hari. Sebagai gerakan dakwah, sebagai gerakan amal dan sebagai gerakan ilmu, pada periode itu Muhammadiyah sangat produktif. Termasuk dalam hal melahirkan simbol baru, juga dalam hal cara memandang dan mengerjakan kewajiban serta memenuhi kebutuhan keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaannya. Muhammadiyah, mampu mengatasi berbagai problem dan tekanan yang dilakukan oleh rezim Pemerintah yang kadang tidak berpihak pada Muhammadiyah, juga mampu mengatasi problem dan tekanan global dan lokal yang waktu itu belum terasa seberapa. Keadaan mulai berubah menjelang akhir abad usia Muhammadiyah. Islam berkemajuan yang sekaligus juga memunculkan Islam berkebaikan dan Islam berkeindahan mulai dilupakan, sebab yang ingin ditonjolkan oleh aktivis Muhammadiyah adalah Islam berkebenaran belaka. Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah masih menonjol, dan Islam sebagai gerakan amal usaha makin menonjol. Yang hilang gema dan nyalinya adalah Muhammadiyah sebagai gerakan ilmu. Akibatnya, Muhammadiyah terasa berkurang dalam hal perannya untuk memajukan umat, masyarakat dan bangsa. Sementara, orang menuduh Muhammadiyah makin ketinggalan dibanding gerakan Islam kontemporer yang banyak bermunculan. Ada kemandegan luar biasa di bidang pemikiran di Muhammadiyah. Inilah yang perlu diubah. Inilah yang perlu diperbaiki. Reaktualisasi Islam berkemajuan menjadi sesuatu yang mendesak untuk dilakukan. Lebih-lebih ketika Muhammadiyah sudah harus memasuki abad kedua usianya. Bagaimana caranya? Pengajian Ramadlan tahun ini membahas itu, dan berikut laporannya. Bahan dan tulisan: tof

Akarnya tentu saja kesediaan untuk melakukan perubaban, kemampuan untuk melahirkan ijtihad-ijtihad yang solutif bagi masalah keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan. Pada awal kelahirannya dan sampai dengan lebih dari paruh abad pertama sejak kelahirannya, Muhammadiyah mampu membuktikan bahwa dengan mengaktualkan dan mempraktikkan Islam berkemajuan, Muhammadiyah mampu melakukan banyak hal, termasuk memengaruhi secara siginifikan cara umat,
6
SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2- 16 SYAWAL 1432 H

memiliki korelasi yang kuat dengan kondisi zaman yang dihadapi dan dilalui. Oleh karena itu. Sumber ekonomi maupun pengetahuan hanya dikendalikan oleh segelintir orang (kolonial dan elit lokal pribumi). Potret sosial umat yang timpang dan diskriminatif tersebut.SAJIAN UTAMA Muhammadiyah dan Aktualisasi Islam Berkemajuan Eksistensi sebuah gerakan sosial. mendorong inisiatif yang kuat oleh KH Ahmad Dahlan untuk menjadikan Islam melalui Al-Qur’an dan Sunnah Nabi sebagai jalan pembebasan untuk membawa kemajuan umat. lahir atas respon dari kondisi sosial yang “menindas. meng- akses pendidikan serta memperoleh kesehatan yang memadai. Salah satu cara dan langkah yang dilakukan oleh KH Ahmad Dahlan adalah menjadikan pendidikan sebagai sektor pembebasan serta perlunya melakukan reaktualisasi dan kontektualisasi terhadap ajaran Islam. Karena kehadiran Muhammadiyah yang awalnya diprakarsai oleh KH Ahmad Dahlan di lingkungan Kauman berangkat atas kondisi sosial yang tidak menguntungkan kehidupan rakyat banyak. Gagasan seperti ini persis dengan yang pernah dilakukan oleh Ali Syari’ati seorang ideolog revolusioner Islam Iran dengan memosisikan Islam bukan semata-mata sebagai kumpulan tradisi dan ritual keagamaan semata. bahwa saat awal lahirnya gerakan Muhammadiyah.15 SEPTEMBER 2011 . Sedangkan banyak masyarakat sulit untuk memperoleh pekerjaan yang layak. baik Ali Syari’ati maupun KH Ahmad Dahlan dengan Muhammadiyah awalnya menjadikan Islam sebagai sebuah pandangan yang komprehensif serta meletakkannya sebagai kerangka pembebasan umat dari ketidakadilan dan ketimpangan sosial yang terjadi. Diketahui. Dalam beberapa kali KH Ahmad Dahlan memberikan satu pernyataan pemikiran tentang bagaimana pentingnya mewujudkan masyarakat yang berkemajuan tersebut. U ntuk konteks Muhammadiyah pendapat Hobsbawm di atas tentu benar akan adanya. tidak lain sebagai upaya menumbuhkan keimanan dan kesadaran kolektif masyarakat tentang eksistensinya di tengah- tengah kehidupan sosial. Aktivitas sosial yang dilakukan Muhammadiyah dalam ranah pendidikan. Berangkat dari sini sangatlah nyata jika karakter gerakan Muhammadiyah yang sebenarnya adalah gerakan keagamaan yang meletakkan nilai-nilai Islam dan 7 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Eric Hobsbawm dalam sebuah studinya Primitive Rebels: Studies in the Arabic Forms of Social Movement in the Nineteenth and Twenteth Centuries (1971) meyakini bahwa semua gerakan sosial – termasuk gerakan keagamaaan – yang terdapat sekarang ini. namun jauh dari itu ia (baca: Islam) sebagai suatu keyakinan yang dipilih secara sadar untuk menjawab keperluan-keperluan yang timbul dan memecahkan masalahmasalah dalam suatu masyarakat (Kepemimpinan Mustad’afin: 2001). Bahkan ketimpangan ekonomi dan pengetahuan begitu tajam dirasakan. situasi sosial dan politik tidak sedikitpun berpihak pada kehidupan orang-orang miskin dan tertindas.

Tentunya untuk melakukan proses kontektualisasi tersebut. Taufiq Abdullah mencontohkan pemikiran Muhammadiyah yang tertuang dalam proposal pengajian PP Muhammadiyah yang dinilai banyak yang kurang jelas. menurut Taufiq. Sebab negara-negara maju yang berhasil membangun sebuah peradabannya. untuk mengaktualisasikan Islam yang berkemajuan. Namun ia tidak lain sebagai bentuk penyimpangan yang sebenarnya dari hakikat ber-Muhammadiyah itu sendiri. gagasan dan aksi cemerlang KH Ahmad Dahlan dalam mengejawahtakan nilai-nilai keagamaan dalam gerakan sosialnya tersebut mengalami reduksi yang cukup serius ketika Muhammadiyah berada di tangan generasi mutakhir ini. memiliki korelasi yang kuat dan investasi keilmuan yang diciptakan. 2002. “ Kalau Muhammadiyah bergerak dalam bidang pendidikan betul positif. harus dengan keyakinan memperjuangkan risalah Allah yang diwahyukan kepada Rasulullah saw. Dengan begitu serius. Dengan langkah ini semoga gerakan sosial Muhammadiyah mendapatkan tempat yang memuaskan bagi republik ini. Padahal umat butuh gagasan yang solutif dari Muhammadiyah. Namun. seperti lingkungan hidup. Karena model yang demikian sebenarnya bukan saja sebagai bentuk kebekuan. yang menerjemahkan uraian ringkas Ahmad Dahlan tersebut dalam The Unity of Human Life (Modernist Islam. (d) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . tapi sekarang ini kita juga butuh peran-peran Muhammadiyah terkait pemikiran-pemikiran masalah kontemporer. dan kurang tegas terhadap persoalan kebangsaan dan keumatan. Oleh karenanya. Ari Anshari menyebutkan. kurang tegas. setidaknya Muhammadiyah sudah bisa berlari cepat dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi. Muhammadiyah mampu menjadikan gerakannya sebagai keilmuan dan pengetahuan.” tambah Taufiq. tapi kurang menyentuh pada akar persoalan. pilihan politik umat dan warga bangsa di belantara nasionalitas dalam pusaran peradaban global yang dihadapi. kata-katanya bagus. Charles Kurzman. 1840-1940. Lebih lanjut Taufiq Abdullah justru banyak mengkritik gagasan-gagasan Muhammadiyah yang dinilai terlalu mengawangawang. tapi tidak jelas apa maksud dan tujuannya.” tutur Prof Taufiq Abdullah saat diwawancarai SM.16 SYAWAL H . “ Anda bisa lihat kalimat dan pemikiran dalam proposal ini. Berangkat dari sini. Karena banyak orang ber-Muhammadiyah bukan lagi untuk menjalankan misi pembebasan Islam terhadap kehidupan yang timpang saat ini. masalah teknologi. Karena dengan pembangunan social capital tersebut. perubahan strategi pembangunan Muhammadiyah dari yang bersifat human capital menuju social capital. yaitu dengan menguasasi Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Aspek lain yang juga penting dirumuskan terkait mengaktualisasikan Islam yang berkemajuan tersebut adalah. Artinya disini. upaya pembangunan yang mengarah pada social capital merupakan kebutuhan yang harus dilakukan Muhammadiyah. Gagasan dan gerakan Muhammadiyah awal tersebut juga sampai menarik perhatian seorang peneliti asing.SAJIAN UTAMA teologinya sebagai gerakan pembebasan serta pemihakan terhadap kaum yang terpinggirkan dan tertindas tanpa terjebak oleh kepetingan primordialisme keimanan yang sempit. Muhammadiyah ke depan jangan konservatif dengan pemikiran-pemikiran yang aktual. kesadaran keagamaan. Sebab human capital hanya akan mengarah pada pengembangan individu semata. penguasaan terhadap Al-Qur’an maupun Sunnah al Maqbullah secara baik. Muhammadiyah secara organisatoris kurang memberikan perhatian yang lebih dalam aspek pemikiran terkait problemproblem aktual. hlm 344-339) yang menyebutkan jika Dahlan sebagai tokoh liberal yang menekankan gerakan dan misi keagamaannya pada kepentingan kemanusiaan. Agar Islam tidak hanya sekedar sebagai sebuah rutinitas. masalah globalisasi dan sebagainya. memiliki makna bagaimana kemudian Muhammadiyah melakukan sebuah interpretasi dan kontektualisasi terhadap ajaran yang terkandung dalam membangun peradaban umat. memang ini bagus pemikirannya. Akan tetapi justru disayangkan. membutuhkan pemikiran dan pengetahuan yang memadai. Diantaranya adalah. Penguasaan terhadap konsep dasar ajaran Islam tersebut. Namun lebih sebagai misi pengusaha dan birokrat Islam. Muhammadiyah mampu mengejewantahkan dirinya sebagai tenda kultural yang mengakomodasi beragam paham. namun menjadi solusi kehidupan dalam 8 membangun peradaban umat sebagaimana misi awal yang didorong oleh KH Ahmad Dahlan. Oxford Universty Press. Gejala dan model pewarisan gagasan yang demikian tentu saja sangat berbahaya terhadap eksistensi dan peran Muhammadiyah untuk membawa Islam yang berkemajuan bagi ummat.” tuturnya dengan tanda tanya. penting kiranya bagi warga Muhammadiyah untuk melakukan langkah-langkah progresif dalam mewujudkan Islam berkemajuan. dan ini tentu merupakan proses yang sangat lambat dalam menangani berbagai persoalan yang kompleks di atas. Untuk itu. “Saya melihat gagasan Muhammadiyah terlalu di awang-awang.

Selain itu kader kita juga harus sekaligus menguasai peta perkembangan pemikiran modern yang ada di Negara-negara Barat. Dan yang paling nyata bagaimana kasus Prita. Artinya para kader itu jangan sampai rabun atau malahan buta terhadap perubahan yang setiap detik terus terjadi di sekeliling kita. Darsem. Dra Siti Aisyah dari PP Aisyiyah menjelaskan kaderisasi sebagai proses transformasi tercermin dalam transformasi nilai untuk kemajuan yang mewarnai dan melekat dalam identitas Muslim baik sebagai individu. Perubahan kualitas. bukan oleh gerakan Islam. keluarga. Islam berkemajuan sebagimana dicanangkan oleh KHA Dahlan dapat menjadi bekal untuk menghadapi semua itu. Pada saat yang sama pemecahan problem umat yang dulu diatasi dengan ijtihad sosialritual kreatif Kiai kini melemah bahkan tampak hampir mati. ada risiko gerakan keagamaan bakal ditinggalkan orang sebagaimana sekarang orang meninggalkan partai politik Islam. Juga tercermin dalam transformasi pemikiran Islam yang berkemajuan menjembatani gap antara normatifitas dan empirisitas. Ada kecenderungan pimpinan gerakn selangkah lagi ke gerbang kekuasaan.” ungkapnya dalam Pengajian Ramadlan PP Muhammadiyah di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta lalu. implementasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan dalam berbagai kegiatan dapat diinternalisasikan dan disosialisasikan dalam proses regenerasi.15 SEPTEMBER 2011 9 . pendekatan. Kalau ini tidak dilakukan. Saleh P Daulay pada kesempatan yang sama. Dan transformasi antarAMM puteri maupun AMM ke Aisyiyah. didesain dengan mengutamakan kompetensi dan potensi. negara dan internasional. Prof DR Abdul Munir Mulkhan dalam pengajian itu mengajak para kader untuk melek realitas. Lantas bagaimana semua itu diproses? Aisyiyah memahami kaderisasi yang dipersiapkan sebagai perwujudan Islam berkemajuan sebagai proses transformasi. “Pada saat yang sama gerakan Islam seolah diposisikan sebagai kebun suara. “Semua kita pasti mengatakan bahwa tugas ini adalah tugas yang sangat berat. bukan tradisi tutur. ushul ad-din dan ‘aqaid al diniyyah dan lain. tapi fasilitas sosekpol dinikmati SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .SAJIAN UTAMA SIAP HADAPI PERUBAHAN DUNIA? S etiap kader Muhammadiyah yang berasal dari berbagi lini memerlukan kesiapan menghadapi perubahan dunia. Prof Munir menunjukkan bagaimana ancaman terbesar gerakan keagamaan sebagai gerakan sipil ialah demokrasi liberal dalam politik transaksional. “Transformasi dilakukan dalam tradisi tulisan. sirah nabawiyah. Akibatnya. Kader muda Muhamamdiyah dari AMM juga dituntut untuk menguasai ilmu-ilmu klasik Islam seperti ilmu ulum al hadist. masyarakat. kuantitas dan kompleksitas kehidupan yang makin menderas tidak boleh diabaikan. “Coba kita lihat bagaimana sekarang ini gerakan filantropi yang dirintis Kiai Haji Ahmad Dahlan di Muhammadiyah sekarang kalah populer dengan gerakan Dompet Dhuafa.” kata Ketua PP Pemuda Muhammadiyah. alumnialumni lembaga pendidikan Muhmmadiyah banyak yang gagap ketika berbicara masalah penguasaan ilmu-ilmu klasik tersebut. Apalagi kecenderungan pengembangan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah sangat berorientasi pendidikan umum daripada pendidikan agama.” kata Abdul Munir Mulkhan. ulum al tafsir. agar butir-butir pemikiran. kekeluargaan dan mengakomodasi spesifikasi masing-masing institusi. Dalam mengkritisi gerakan sipil Islam. Ruyati jusru dipecahkan oleh LSM.

kini telah tergantikan oleh media. yaitu tempat anak-anaknya memperoleh kesadaran dan proses pengkaderan yang intens. Pada saat yang sama elit gerakan sipil Islam kini cenderung mulai menuntut umat pendukung agar menyediakan fasilitas seperti yang dinikmati oleh elit partai. Jangan lupa diamati. membuka jalur kegiatan. Dengan demikian pada AUM selalu digiatkan Darul Arqam maupun Baitul Arqam. Dalam konteks ini bisakah narasi besar “Islam yang berkemajuan” itu masih “laik tanding dan laik sanding” dengan zaman yang tak kunjung surut. sinergi dan jaringan dan kordinasi organisasi dengan ortom AMM. lantas apa bedanya dengan organisasi atau perkumpulan yang gampang muncul dan gampang tenggelam itu?” tanya Asep.SAJIAN UTAMA oleh elit partai. kaderisasi AMM. Amal usaha Aisyiyah adalah medan perjuangan dan medan kaderisasi bagi Aisyiyah. semakin menggejalanya persepsi dan anggapan yang parsial dan sektoral dalam struktur kepemimpinan. Ada juga yang puas memamah biak keberhasilan masa silam dengan membanggabanggakan hasil ijtihad sosial Kiai Dahlan yang sekarang sudah jadi tradisi sosial umat. Sedang Muhammadiyah sendiri. Perkembangan semacam ini jelas tidak dapat dikontrol oleh tokoh agama atau oleh lembaga keagamaan seperti Muhammadiyah. Dalam dunia yang seperti ini timbul tenggelamnya tokoh politik dan juru dakwah amat tergantung pada media pers atau teve. lewat ijtihad sosial kreatif. “Yang menyedihkan. ulama dan ustadz sebagai sumber pengetahuan sebagaimana terjadi pada tahun 1970-an. masih ada gejala kenyamanan yang menjebak pada romantisme.” tambah Siti Aisyah.” ungkapnya. Kita menyaksikan bagaimana media betul-betul menjadi penentu kapan seseorang diorbitkan sebagai kiai atau ustadz populer dan kapan posisinya dicabut atau dijatuhkan. atau paling tidak. Sebagai aktivis gerakan dakwah. soalnya adalah bagaimana membuat jangkar peradaban Persyarikatan lebih bermakna dan menjadi referensi umat dalam memilih gaya hidup di bidang sosial. Para aktivisnya justru ada yang sibuk memilih jalan pintas kekuasaan. Dengan demikian. termasuk Muhammadiyah. munculnya gejala berorganisasi yang tidak utuh dan menyeluruh secara internal. masa lalu di Ortom. Aisyiyah menempuh strategi untuk memperkuat pilarnya. Saat yang demikian muncul gejala bagaimana kesalehan otentik tidak lagi menjadi magnit sebagaimana dulu. Kelima. Bila Muhammadiyah hanya dipahami sebagai sekadar organisasi. dan ini sepertinya cukup parah. peci haji. masih banyak yang memandang Muhammadiyah itu sebatas organisasi. AMM putri akan diberi wadah berupa kegiatan yang sesuai dengan minat kaum muda dan sesuai dengan spirit zaman. Dan pada saat yang sama sejumlah artis selingkuh atau berzina. Keluarga merupakan pilar penting bagi kaderisasi yang bermuatan Islam berkemajuan. Meski gerakan penyembelihan hewan qurban dan pembayaran zakat fitrah meningkat tetapi ini tidak berdampak secara signifikan terhadap nasib mereka. atau menikmati jalan kekuasaan yang glamour. simpton yang kontraproduktif dengan visi dan spirit Muhammadiyah yang berkemajuan tadi. adalah munculnya gejala orang Muhammadiyah tega dan tidak merasa bersalah ketika memperalat Muhammadiyah untuk kepentingan kelompoknya dan untuk meraup keuntungan pribadi. menurut Asep Purnama Bahtiar. mereka yang aktif di amal usaha makin lama makin meningkat kualitas kerjanya sekaligus meningkat pula potensi dirinya sebagai kader Aisyiyah. “Hanya sedikit yang memilih jalan dakwah atau jalan kebudayaan yang sunyi. kehidupan sosial kontemporer sekarang ini bagai panggung hiburan yang tidak selalu paralel dengan realitas otentik. Yang juga mendasar adalah bagaimana memahami dakwah dan dinamika politik aktual sekarang yang ditandai oleh gejala bagaimana partai Islam tidak lagi menjadi mainstream dan digantikan partai nasionalis yang mampu berkomunikasi dengan publik umat dengan elit yang dikenal sebagai orang Muslim. tetapi justru digantikan dengan ritual simbolik seperti mengenakan baju koko. dialog. Persyarikatan yang semula lahir dengan daya panggil. “Untuk ini kami meningkatkan komunikasi. Kedua. zaman yang bergerak tentu menimbulkan konsekuansi dan risiko bagi semua unit dan entitas yang ada di dalamnya. Bagaimana semua ini dapat dijelaskan?” tanyanya. dan melibatkan mereka dalam proses perkaderan struktural dan non srtruktural. “Dengan demikian siapa pun berhak menjadi ahli ilmu keagamaan dengan media pers elektronik atau cetak sebagai guru utama. politik dan kebudayaan.” tambah Munir Mulkhan.” kata Munir setengah menggugat. Misalnya tidak tahu kalau Muhammadiyah itu memiliki hubungan yang fungsional dengan ortom. pada saat yang sama kaum fuqoro dan masakin terus tergusur saat gerakan keagamaan cenderung tidak peduli pada mereka. Ketiga. dan kaderisasi pimpinan. dan membuka kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kualitas diri. sementara kondisi internal Muhammadiyah seakanakan kehilangan daya dukungnya? Beberapa hal di Persyarikatan sudah menjadi fenomena. Saat ini tidak ada batasan dan syarat moral mempelajari ilmu keagamaan (syariat) yang setiap detik disajikan media. kaderisasi amal usaha Aisyiyah. Yaitu perkaderan lewat jalur keluarga. Sebab di keluarga inilah nilai-nilai Islam berkemajuan dapat ditanamkan dengan kuat. bahkan sampai hamil dan dengan bangga mereka mengakui hal ini dan ini diterima sebagai hal biasa oleh publik yang mayoritas Muslim. Padahal arus kehidupan yang nyata bisa lebih dahsyat dari apa dapt kita bayangkan selama ini. “Pertama. Bagi Muhammadiyah. umrah dan haji setiap saat. Pandangan seperti ini selain mereduksi hakikat dan identitas Muhammadiyah juga bisa mengakibatkan tokoh atau warga Muhammadiyah mudah berpaling ke organisasi lain atau ‘berselingkuh’ dengan partai politik yang suka memperalat dakwah. Kenyataan di atas sepertinya tidak nyambung dengan kecenderungan yang muncul di Persyarikatan.16 SYAWAL H Agar proses kaderisasi dapat efektif. ekonomi. tetapi fungsional memecahkan masalah publik sekarang ruh gerakan yang demikian seakan-akan telah hilang. Gejala keempat. Keluarga Pimpinan Aisyiyah diharapkan menjadi kantong kader Aisyiyah. orang-orang Muhammadiyah sekarang perlu menyadari bahwa posisi kiai. 10 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . (Bahan dan tulisan: tof) . Ketua MPK PP Muhammadiyah.

Semua ilmuwan yang merintis sains modern zaman itu hapir semuanya adalah umat Islam. Mubaligh kita mungkin kurang percaya diri untuk menampakkan kemampuan mereka dalam berdalil dengan Hadits-Hadits maupun dengan berbagai kitab berbahasa Arab. yang ada ayat Qur’annya kita amalkan seperti itu tetapi jangan diperluas ke lapangan yang lain. pada kenyataannya saat ini kita memang belum bisa maju-maju. itu juga hanya bisa mendekati hal itu saja. tetapi tajdid yang seperti apa yang harus dirumuskan itu yang belum final. masyarakat masa Nabi memang menjadi bentuk masyarakat ideal pada masa itu tetapi tidak pada masa sekarang. menyatu dalam ushul fiqihnya. Ini tentu bukan semata karena mereka sudah pernah memakan mana dan salwa. Namun. Iman saja tampaknya tidak cukup tetapi harus beramal. (ies) M abad pertengahan sekitara abad ke-9 umat Islam sudah pernah menjadi jembatan emas kemajuan peradaban dunia. PWM Bangka Belitung aya sepakat. semangat untuk maju yang ada dalam ajaran Islam tampaknya jauh lebih komplit dan banyak. Tetapi akibatnya akan jauh lebih banyak untuk masa depan umat Islam sekarang maupun yang akan datang. hanya tidak kita amalkan saja. (ies) M ISLAM PERNAH MEMIMPIN PERADABAN ILMU JALAN DAKWAH HARUS TETAP DILALUI Abdul Karim. PDM Garut slam yang berkemajuan memang sangat ideal untuk kita wujudkan. Para politisi yang tampaknya menggebu-gebu memperjuangkan Islam itu walau tidak semuanya pada kenyataannya malah lebih banyak merugikan Islam. kenyataan sekarang kita sudah dilampaui oleh Kaum Yahudi yang belum pernah mempunyai sejarah sebesar umat Islam. yang jelas umat dan warga Muhammadiyah saat ini banyak yang terpuaskan dengan pengajianpengajian mereka (yang meskipun banyak kekurangannya juga). Misalnya. masalah etos dan sebab lainnya. semangat itu jelas tidak terbantahkan oleh apa pun. Muhammadiyah untuk memilih jalan dakwah. Hal ini bisa disikapi dengan menentukan sikap. Apakah mereka membawa semangat Islam berkemajuan atau tidak itu tidak menjadi soal. Masyarakat Islam masa Nabi Muhammad bukanlah rujukan yang pas untuk menggambarkan Masyarakat Islam yang sebenarbenarnya dalam konteks sekarang. Muhammadiyah mencita-citakan terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Wakil Ketua PWM DKI uhammadiyah dengan semangat Islam berkemajuannya saat ini dapat dikatakan sedang mendapat tantangan yang serius. (ies) MUBALIGH KITA KURANG MENGUASAI HADITS Agus Tri Sundani. sedangkan mubaligh kita kurang suka dengan hal-hal seperti itu. Jangan di semua lapangan kita perlakukan perempuan sebagai setengah laki-laki. termasuk yang menemukan angka nol yang merupakan lompatan terbesar dalam pengembangan pengetahun. Islam yang berkemajuan ini. Tetapi sampai di mana derajat perempuan itu diangkat? Dalam mazhab dan salaf derajat pengangkatan derajat perempuan terhenti sampai pada setengah derajat laki-laki. pernah berjaya pada masa S SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Dalam sejarah. Ini berari tidak ada pilihan lain kecuali selalu istiqomah dalam jalan tajdid dan kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah. bukan jalan politik yang menggoda seperti sekarang ini. Al-Qur’an sudah jelas ingin mengangkat derajat kaum perempuan. kita. karena dalam pengajian mereka selalu membawa Hadits dan dalil-dalil yang meyakinkan. Semua ajaran untuk maju dan maju sudah ada dalam ajaran Islam di bandingkan dengan ajaran lain. Untuk mencapai kemajuan tampaknya tidak ada lagi yang bisa kita lakukan selain memadukan iman dan amal. antara yang khalaf dan salaf memang harus selalu didialogkan. pasti ada sebab lain. Umat terpuaskan. Di penghargaan nobel. Namun. untuk mewujudkan tatanan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Apakah tajdid Muhammadiyah yang Islam berkemajuan itu juga hanya terhenti sampai di situ saja karena bunyi ayat Al-Qur’an memang begitu atau bagaimana? Ini selalu menjadi perdebatan. Ketua Dewan Syariah Nangro Aceh Darussalam dan ketua PWM Aceh uhammadiyah sejak semula sudah menentukan Islam berkemajuan sebagai dasar gerakannya. umat Islam ini. Untuk itu kita harus bisa memuaskan umat kita dengan bebagai Hadits dan kitab-kitab pendukung yang lebih komplit. kita sekarang ini malah kalah dengan kaum Yahudi. (ies) I Haitami. Walaupun sebenarnya banyak dari kaum salafi itu tidak banyak juga kitab Hadits yang dikuasainya tetapi mereka percaya diri. misalnya. orang Yahudi yang jumlahnya jauh lebih sedikit daripada umat Islam justru mendapatkan jauh lebih banyak daripada kita. Jalan dakwah yang ditempuh Muhammadiyah memang tidak akan menjanjikan kepentingan duniawi yang secara langsung dapat dirasakan. Muhammadiyah sudah keluar dan bisa dikatakan selesai dalam masalah mazhab. Sampai saat ini sudah banyak buku tentang Islam dan HAM misalnya tetapi belum ada pembahasan Islam yang menyatu dengan HAM.SAJIAN UTAMA KONSISTEN DI J ALAN TAJDID Prof DR Alyasa’ Abu Bakar. terutama dari kelompok yang menamakan diri sebagai golongan salafi. karena sekarang sudah perkembangan teknologi yang sangat membedakan dulu dan sekarang. Masalah-masalah yang lain seperti hal di atas masih banyak dan akan terus kita jumpai.15 SEPTEMBER 2011 11 .

dan “berkemajuan” telah melekat dalam pergerakan Muhammadiyah sejak awal berdiri hingga dalam perjalanan berikutnya. Majelis Mujahidin. Peluang untuk menjadi agama dengan pemeluk terbesar di dunia sangat mungkin terjadi. Gerakan-gerakan Islam yang di masa Orde Baru tiarap atau underground.57 miliar dengan tingkat pertumbuhan 2. Ikhwanul Muslimin atau gerakan Tarbiyah. Sementara itu kalangan tradisionalis Islam juga menunjukkan dinamika baru.BINGKAI Pandangan Islam Yang Berkemajuan DR H HAEDAR NASHIR. tercantum kata “memajukan” dalam frasa tujuan Mu- . MSI Muhammadiyah sejatinya menganut pandangan Islam yang berkemajuan. dan masalah yang sangat kompleks. Dalam dinamika Islam kontemporer tersebut terjadi rivalitas baru yang masih ditunggu bagaimana prosesnya ke depan.3%. Dalam Statuten pertama kali tahun 1912. Dalam dinamika Islam yang penuh warna itulah Muhammadiyah saat ini berada dan diuji ketangguhannya sebagai gerakan Islam yang membawa misi ideologi yang berkemajuan. akan mengubah peta pemelukan agama yang berpengaruh terhadap dinamika Islam di masa depan. Isu Islam versus Barat mulai bergeser ke Islam di Barat. Perkembangan Islam mutakhir atau kontemporer menunjukkan dinamika yang luar biasa dalam ragam kecenderungan gerakan dengan sejumlah harapan. Idiom “kemajuan”. Dinamika Islam di ranah global juga cukup mencengangkan. dari yang moderat sampai radikal dalam genre neofundamentalisme Islam. bahkan kontradiksi dalam orientasi aksi gerakan dan pengelompokan umat secara 12 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . sehingga jika dinisbahkan ke dalam sistem paham maka dapat dikatakan gerakan yang didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan tahun 1912 ini sebagai ideologi Islam yang berkemajuan. “maju”. yang menunjukkan kecenderungan baru saling akomodasi dan negosisasi antara Islam dan Barat menggeser paradigma konflik atau benturan antara keduanya. Sejumlah bukti autentik dan historis dapat mendukung klaim ideologis itu. Di Indonesia. yang jauh lebih mengena dengan karakter Muhammadiyah dan terkesan lebih “mempribumi”. setelah reformasi perkembangan gerakan-gerakan Islam mutakhir juga menunjukkan keragaman yang luar biasa dengan kemajemukan pemikiran dan aksi yang tidak jarang saling berbenturan satu sama lain. dan sosial baru yang tidak sederhana bagi umat Islam di masa depan. yakni nomor dua setelah Kristen yang menempati angka 33%. Di pendulum lain muncul gerakangerakan Islam yang mengusung ideologi Islam yang cenderung liberal. Label lain yang serupa Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid atau pembaruan. yang bergerak dari pendulum yang paling sekuler atau liberal hingga kalangan Islamis radikal. yang sampai batas tertentu bahkan melampaui gerakan modernisme Islam yang dulu direspons secara dialektik atau diametral. Artinya keragaman pandangan tersebut tidak hanya melahirkan kategorisasi yang bercorak pemikiran. istilah Islam yang berkemajuan menurut Prof DR Amin Abdullah (2011) jauh lebih tepat bagi Muhammadiyah. dan lainlain yang sering dikategorisasikan mewakili neorevivalisme atau neofundamentalisme Islam. Jumlah tersebut telah menyentuh prosentase 22% dari pemeluk agama di dunia. yang lebih mirip dengan Islam progresif. tantangan. termasuk di negeri-negeri Barat. Front Pembela Islam. Hizbut Tahrir. Muhammadiyah dalam perspektif ideologi keagamaannya sesungguhnya menampilkan pandangan Islam yang berkemajuan.9% melebihi angka pertumbuhan penduduk dunia sebesar 2. Laju pertumbuhan penduduk Muslim tersebut. Muhammadiyah dengan pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan kini dihadapkan pada tantangan baru sehubungan dengan dinamika gerakan-gerakan Islam kontemporer setelah reformasi. Rentangan keragaman pemikiran Islam dalam menghadapi isu-isu mutakhir seringkali berkembang demikian luas dan tajam. bermunculan ke permukaan seperti NII. intelektual. Dalam konteks perkembangan pemikiran Islam kontemporer. ementara dalam predikat yang lebih populer dari para ahli terutama peneliti dari luar Muhammadiyah disebut sebagai gerakan reformisme atau modernisme Islam. Secara kuantitatif jumlah umat Islam tahun 2010 menurut perhitungan The Pew Forum’s mencapai sekitar 1.16 SYAWAL H S saling menegasikan. yang sering menunjukkan fenomena yang oleh Tariq Ali (2002) disebut The Clash of Fundamentalism atau benturan antar kaum fundamentalis. “memajukan”. yang memberi kemungkinan lain berupa beban moral.

. Di antara sembilan ciri masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. yang menarik hampir lebih separuh dari tulisan itu menguraikan tentang akal. Dalam ciri kedua Dua Belas Langkah Muhammadiyah tahun 1938-1942. 1939: 51). Makin kuat rujukan tentang ikon pandangan dan cita-cita Islam yang berkemajuan. Dengan demikian ajaran Islam yang suci dan benar itu dapat memberi nafas bagi kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya. Dalam Muktamar ke-37 tahun 1968 dikupas tentang karakter masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. yang ditandai oleh: “(a) Masyarakat Islam ialah masyarakat yang maju dan dinamis. Seperti dikutip Kuntowijoyo (2005 ) sebagaimana tercantum dalam Suwara Muhammadijah edisi awal (tahun I nomor 2 halaman 29). karena itu setiap Muslim baik individual maupun kolektif berkewajiban menjadikan Islam sebagai agama kemajuan (din al-hadlarah) dan umat Islam sebagi pembawa misi kemajuan yang membawa rahmat bagi kehidupan. Keempat sebab itu ialah iman umat yang tipis. Kiai juga mengulas tentang pentingnya para pemimpin umat bersatu hati. tetapi lantaran kekebalannya. sehingga memenuhi bumi”.. Pada bagian Agenda Abad Kedua dinyatakan Muhammadiyah memandang bahwa Islam merupakan agama yang mengandung nilai-nilai ajaran tentang kemajuan untuk mewujudkan peradaban umat manusia yang utama. pemimpin kemajuan Islam. dan di frasa itu menunjuk apa yang disebut “.. ditulis dalam bahasa Jawa. yaitu “. Dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua hasil Muktamar ke-46 (Muktamar Satu Abad) tahun 2010 di Yogyakarta dinyatakan secara tegas tentang “Pandangan Islam yang Berkemajuan”..”. tentang pentingnya Islam sebagai “agami nalar”. Munir Mulkhan. Dan tujuannya ialah memahami dan melaksanakan agama Islam sebagai yang memang ajaran yang serta dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw.15 SEPTEMBER 2011 13 .”). “Pandangan tentang Agama Islam dan Pergerakan Muhammadiyah”. yang berjudul “Tali Pengikat Hidup Manusia” (Syukriyanto AR & A. ringan dan berguna. itulah yang paling benar. dan perbedaan antara pintar dengan bodoh”. maka mendahulukanlah pekerjaan keagamaan itu” (PB Muhammadiyah Madjlis Taman Poestaka. Dalam pidato iftitah HB Muhammadiyah tahun 1927.. Agamanya mengajak mereka pada kemajuan. (b) Masyarakat Islam membina semua sektor kehidupan secara serempak dan teratur/terkoordinir. Dari berbagai khutbah iftitah atau “Khutabtul Arsy” dari tahun 1921 hingga tahun 1971. Dalam Majalah Suara Muhammadiyah tahun 1922. dan syi’ar agama yang kurang. agar supaya dapat menjalani kehidupan dunia sepanjang kemauan agama Islam. bahkan disebutkan tentang pentingnya “Memperluaskan Faham Agama” dinyatakan sebagai berikut: “Hendaklah faham agama yang sesungguhnya itu dibentangkan dengan arti yang seluasluasnya. salah satu cirinya ialah “Masyarakat berkemajuan”. artinya agama yang berkemajuan dalam pemikiran umatnya. mereka sebaliknya malah mundur.. ketika menjelaskan penisbahan Muhammadiyah dengan nama Nabi Muhammad memberikan uraian sebagai berikut: “Dengan nama itu dia bermaksud untuk menjelaskan bahwa pendukung organisasi itu ialah umat Muhammad. serta dapat menjadi contoh. sarta cocok kaliyan pikajenganipun jaman kemajengan.”. boleh diujikan dan diperbandingkan. orang yang mempunyai akal. kebutuhan manusia. Istilah “berkemajuan” juga diperkenalkan dalam memberikan ciri tentang masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Kemajuan dalam pandangan Islam melekat dengan misi kekhalifahan manusia yang sejalan dengan sunatulah kehidupan.. Kiai menyebut “tali pengikat hidup manusia adalah pengetahuan yang terlalu amat besar bagi kemanusiaan umumnya. ujar Kiai. Dari ciri masyarakat Islam yang berkemajuan itu jelas sekali bagaimana tujuan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid untuk membentuk masyarakat yang dicita-citakan. berturut-turut diangkat tema dan ulasan tentang “Pandangan tentang Kemajuan Islam dan Pergerakan Muhammadiyah”. Ketika menjelaskan ciri kedua. kemajuan umat Islam di Tanah Air dan belahan dunia.(“Karena menurut tuntunan agama kita Islam. (c) Dalam pelaksanaannya masyarakat itu mengenal pentahapan dan pembagian pekerjaan”. semuanya menunjukkan pada watak Islam yang berkemajuan. Dalam tulisan itu. yang dirujuk ialah Al-Qur’an yang dengannya manusia semestinya dapat menyatukan hati. sehingga kita sekutu-sekutu Muhammadiyah mengerti perluasan Agama Islam. selain mengupas tentang persatuan pemimpin dan manusia sebagai makhluk Allah. mereka tidak tahu hakikat agama. umat yang tidak cerdas. tergambar betapa luas pandangan para tokoh Muhammadiyah dalam memahami ajaran Islam dan menghadapi kompleksitas kehidupan. kesempurnaan akal. yakni umat yang tidak cerdas. serta sesuai dengan kemauan zaman kemajuan. yaitu Islam. Pak Djarnawi Hadikusuma dalam buku Matahari-Matahari Muhammadiyah. serta “Pandangan tentang Kemajuan Agama Islam dan Pergerakan Muhammadiyah Hindia Timur”. 1928. Memajoekan hal Igama kepada anggauta-anggautanja”.. Dalam tulisan utuh Kiai Dahlan tahun 1921 dan menurut informasi sebagai satu-satunya tulisan lengkap yang diwariskan pendiri Muhammadiyah ini. yang berpijak pada fondasi Al-Qur’an dan As-Sunnah yang maqbulah dengan mengembangankan pemikiran yang berkemajuan. menunjuk empat faktor. jadilah Kiai yang maju.BINGKAI hammadiyah. Belum termasuk pikiran-pikiran dasar dan langkah-langkah awal Kiai Dahlan sejak meluruskan arah kiblat sampai mendirikan lembaga pendidikan Islam dan pranata-pranata amaliah sosial Islam yang bersifat modern. serta berbagai masalah yang dihadapi Muhammadiyah dan umat Islam. pendidikan akal. Agamanya diserang oleh orang lain tidak diinsyafinya”. yang mengupas berbagai pandangan Islam. dan 1929. dalam huruf dan bahasa Jawa tertulis ucapan Kiai Dahlan: Awit miturut paugering agami kita Islam. pimpinan yang hanya pandai gembar-gembor. Kiai Dahlan. dan asasnya adalah ajaran Nabi Muhammad saw. Menjadi Kiai. 1985). Ketua PB Muhammadiyah tersebut menulis sebagai berikut: “Umat kita tiada mempunyai kecerdasan.b. Kemajuan dalam pandangan Islam bersifat multiaspek baik dalam kehidupan keagamaan maupun dalam seluruh dimensi SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . seringkali mengungkapkan pentingnya berkemajuan. Kiai Mas Mansur ketika menulis tentang “Sebab-sebab Kemunduran Ummat Islam” dalam Adil Nomor 52/IX tahun 1941 seperti dikutip Amir Hamzah W. Rata-rata umat Islam di Indonesia berada dalam kebodohan.

yakni ideologi Islam yang berkemajuan. Inilah karakter utama Muhammadiyah. anti kekerasan. dan kebudayaan umat manusia di muka bumi. agama. Islam merupakan agama yang berkemajuan (din al-hadlarah). Kini. Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia baik laki-laki maupun perempuan tanpa diksriminasi. ras. Muhammadiyah . Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mengembangkan pandangan dan misi Islam yang berkemajuan sebagaimana spirit awal kelahirannya tahun 1912. kejumudan. dan akhlak kaum Muslimin. yang berwujud peneguhan dan pencerahan baik melalui amaliah pemikiran (dakwah bi-lisan) maupun amaliah praksis tindakan melalui berbagai usaha Muhammadiyah yang selama ini telah dilakukan untuk kemajuan umat. jika ditanyakan karakter ideologi Muhammadiyah. yang dikenal luas sebagai ideologi reformisme dan modernisme Islam. 14 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Jadi. dan progresif. Dengan pandangan Islam yang berkemajuan dan menyebarluaskan pencerahan. dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. dan ketidakadilan hidup umat manusia. keadilan. Dari rujukan-rujukan tertulis maupun berdasarkan fakta langkah-langkah Muhammadiyah yang melakukan tajdid atau pembaruan. anti terorisme. kejahatan kemanusiaan. Islam yang menggelorakan misi anti perang. Transformasi Islam bercorak kemajuan dan pencerahan itu merupakan wujud dari ikhtiar meneguhkan dan memperluas pandangan keagamaan yang bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan mengembangkan ijtihad di tengah tantangan kehidupan modern abad ke-21 yang sangat kompleks. eksploitasi alam. maka dapat disimpulkan bahwa Muhammadiyah itu memiliki paham dan mendakwahkan Islam yang berkemajuan. Ideologi Islam yang berkemajuan itu diaktualisasikan melalui gerakan dakwah dan tajdid. anti penindasan. kemaslahatan. penyalahgunaan kekuasaan. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi seperti korupsi. Islam yang secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku bangsa. golongan. Ideologi Muhammadiyah berwatak dan membawa misi Islam yang berkemajuan. Paham Islam yang berkemajuan semakin meneguhkan perspektif tentang tajdid yang mengandung makna pemurnian (purifikasi) dan pengembangan (dinamisasi) dalam gerakan Muhammadiyah. yang muaranya melahirkan pencerahan bagi kehidupan. yang seluruhnya berpangkal dari gerakan kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah (al-ruju’ ila al-Qur’an wa al-Sunnah) untuk menghadapi perkembangan zaman. Dengan demikian. dan kemaslahatan hidup umat manusia tanpa membeda-bedakan ras. emansipasi. Adapun dakwah Islam sebagai upaya mewujudkan Islam dalam kehidupan diproyeksikan sebagai jalan perubahan (transformasi) ke arah terciptanya kemajuan.16 SYAWAL H memberdayakan. kebaikan. Dalam perspektif Muhammadiyah. suku. maka ideologi Muhammadiyah itu tidak lain sebagai ideologi yang berkemajuan. persoalannya bagaimana mewujudkan ideologi Islam yang berkemajuan yang bercorak reformis-modernis atau progresif itu dalam gerakan Muhammadiyah secara meluas dari atas hingga bawah dan di seluruh lini organisasi? Bahwa ideologi itu bukan sekadar sistem paham tentang kehidupan. tetapi sekaligus melakukan pembaruan dalam mu’amalat duniawiyah yang membawa perkembangan hidup sepanjang kemauan ajaran Islam. tetapi sekaligus mengandung unsur sistem perjuangan untuk mewujudkan paham tersebut dalam kehidupan. dan kemanusiaan universal. Bahwa Muhammadiyah memandang Islam merupakan agama yang mengandung nilai-nilai kemajuan untuk mewujudkan kehidupan umat manusia yang tercerahkan. Bahwa Islam yang berkemajuan memancarkan pencerahan bagi kehidupan. Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang melaksanakan fungsi utama dakwah dan tajdid dapat dikatakan sebagai gerakan Islam yang berkemajuan. Pandangan Islam yang berkemajuan yang diperkenalkan oleh pendiri Muhammadiyah telah melahirkan ideologi kemajuan. ketertindasan. Dalam konotasi lain. Ideologi Muhammadiyah sebagai ideologi Islam yang berkemajuan secara substansi dapat dirujuk pada dokumendokumen resmi Muhammadiyah maupun gagasan-gagasan dasar Kiai Dahlan selaku pendiri gerakan Islam ini. dan sekat-sekat sosial lainnya. liberasi. dan dunia kemanusiaan universal. Islam yang berkemajuan dan melahirkan pencerahan secara teologis merupakan refleksi dari nilai-nilai transendensi. Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang berkemajuan. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. dan humanisasi yang terkandung dalam pesan Al-Qur’an surat Ali Imran 104 dan 110 yang menjadi inspirasi kelahiran Muhammadiyah. bangsa. golongan. yang kehadirannya membawa rahmat bagi semesta kehidupan. yang melahirkan peradaban utama sebagai bentuk peradaban alternatif yang unggul secara lahiriah dan rohaniah. Artinya Islam yang diyakini dan dipahami dalam Muhammadiyah itu harus diamalkan melalui sistem perjuangan yang bersifat kolektif dan terorganisasi sejalan dengan pandangan Islam yang berkemajuan. anti keterbelakangan. kebangsaan. Kemajuan dalam pandangan Islam adalah kebaikan yang serba utama. Islam yang berkemajuan menyemaikan benih-benih kebenaran. kebaikan. Secara ideologis Islam yang berkemajuan untuk pencerahan merupakan bentuk transformasi Al-Ma’un untuk menghadirkan dakwah dan tajdid secara aktual dalam pergulatan hidup keumatan. Secara sosiologis pandangan Islam yang berkemajuan dapat ditunjukkan dengan amaliah-amaliah pembaruan yang selama seratus tahun telah dilakukan Muhammadiyah untuk umat.BINGKAI kehidupan. yang melahirkan keunggulan hidup lahiriah dan rohaniah. bangsa. maka Muhammadiyah tidak hanya berhasil melakukan peneguhan dan pengayaan makna tentang ajaran akidah. kemakmuran. Adapun dakwah dan tajdid bagi Muhammadiyah merupakan jalan perubahan untuk mewujudkan Islam sebagai agama bagi kemajuan hidup umat manusia sepanjang zaman. kedamaian. kemakmuran. Islam yang berkemajuan menghadirkan Islam dan dakwah Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin dimuka bumi. modernis. dan dunia kemanusiaan universal. pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan itu sering dikaitkan dengan gerakan Islam reformis. ibadah. keadilan. Pencerahan (tanwir) sebagai wujud dari Islam yang berkemajuan adalah jalan Islam yang membebaskan. dan memajukan kehidupan dari segala bentuk keterbelakangan.

Muhammadiyah dalam memasuki abad kedua dihadapkan pada masalah dan tantangan baru dalam kehidupan umat. hak asasi manusia. kalah dalam militansi dan keteguhan sikap sebagaimana gerakan-gerakan neorevivalisme Islam. dan model-model gerakan yang harus lebih unggul ketimbang yang lain manakala ingin meneruskan gerakan dakwah dan tajdidnya yang selama satu abad telah mengukir kisah sukses. sedangkan dalam modelmodel praksis amaliah pun mulai ketinggalan baik dari gerakangerakan Islam baru maupun dari gerakan Islam tradisional yang dulu dikritiknya secara tajam. sebab betapa besar tanggung jawab dan konsekuensi mengusung ideologi atau pandangan Islam yang berkemajuan di tengah dinamika peradaban modern saat ini. Dalam semangat pandangan Islam yang berkemajuan. sekaligus menjadi instrumen penting dan strategis dalam memasuki abad kedua sebagaimana menjadi spirit Muktamar Satu Abad tahun 2010 di Yogyakarta: Gerak Melintasi Zaman. kepribadian. Muhammadiyah perlu koreksi diri. maupun amaliah yang ditampilkan Muhammadiyah di tengah kehidupan yang serba kompleks dan sarat tantangan. sehingga mampu menjadi gerakan alternatif di tengah lalulintas berbagai gerakan Islam dan gerakan sosialkemasyarakatan yang pusparagam. yang secara substantif bermuara pada Islam yang berkemajuan. jangan sampai terjebak pada kecenderungan yang tidak positif. maka secara niscaya sangat mendesak waktunya Muhammadiyah wajib melahirkan karya monumental Risalah Islamiyah dan Tafsir Al-Quran yang komprehensif.BINGKAI dengan pandangan atau ideologi Islam yang berkemajuan telah berkiprah mewujudkan cita-citanya membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. perspektif. Di sinilah pentingnya memahami dan melakukan aktualisasi kembali terhadap gagasan-gagasan dasar dan pandangan Islam yang selama ini dianutnya. ibadah. Hal serupa diperlukan ketika menghadapi masalah krisis moral dan spiritual yang diakibatkan oleh kehidupan modern yang kehilangan keseimbangan dalam peradaban umat manusia. Muhammadiyah secara internal harus terlebih dulu memajukan dirinya sendiri sebelum memajukan orang lain. akhlak. disertai tuntunan-tuntunan ke-Islaman di bidang akidah. lebih-lebih untuk ke depan ketika Muhammadiyah menjalani abad kedua di tengah pergumulan kehidupan umat manusia yang bercorak pasca-modern. Masalah demokrasi. bangsa. yakni kering dari pemikiran tidak sebagaimana kaum neomodernisme Islam. meniscayakan kekayaan konsep. dan kesadaran baru di tengah arus globalisasi memerlukan penghadapan tajdid Muhammadiyah. yang dapat dijadikan rujukan pokok bagi warga Persyarikatan maupun umat Islam dan para pihak yang ingin melakukan studi Islam. Dakwah dan Tajdid menuju Peradaban Utama! SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . dan mu’amalah-duniawiyah yang bersifat praktis. Bagaimana Muhammadiyah dengan pandangan Islam yang berkemajuan mampu mengukir kisah sukses edisi baru ketika di masa lalu dalam kepemimpinan Kiai Dahlan mampu menorehkan tinta emas pembaruan dalam kondisi yang penuh rintangan dan serba keterbatasan? Dalam konteks meneguhkan sekaligus mengembangkan pandangan Islam yang berkemajuan. Namun kini dan ke depan usaha-usaha mewujudkan pandangan Islam yang berkemajuan itu dituntut untuk direvitalisasi bahkan lebih jauh lagi ditransformasi sehingga mencapai keunggulan yang tinggi baik dalam pemikiran. Bagaimanapun ideologi reformis-modernis Muhammadiyah yang berbasis pada Islam yang berkemajuan. Muhammadiyah dengan paradigma tajdid yang berwawasan modernismereformisme dan reformis-moderat dituntut untuk memperkaya dan mempertajam orientasi tajdidnya yang bersifat pemurnian dan pengembangan. Muhammadiyah dituntut untuk hadir sebagai ideologi Islam alternatif. dan dunia kemanusiaan yang semakin kompleks. yang menawarkan pandangan Islam yang berkemajuan yang serba melintasi dan mengungguli. Di tengah banyak kutub ekstrem gerakan Islam kontemporer.15 SEPTEMBER 2011 15 . sehingga dari umat yang terbaik itu kemudian terwujud kehidupan yang baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur dalam semesta kehidupan.

Bagaimana pandangan Muhammadiyah terhadap ajaran LDII? Terima kasih atas jawabannya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan sepuluh kriteria suatu aliran dapat digolongkan tersesat. Sepuluh Kriteria Aliran Sesat tersebut adalah: 1. Karena kembali meresahkan masyarakat. 9. 4. 14. Pokok-Pokok Ajaran Islam Jamaah / LDII adalah sebagai berikut: 1. 1 Rajab 1432 H / 3 Juni 2011 M) Jawaban: Wa ‘alaikumus-salam wr. maka bekas tempat shalatnya dicuci karena dianggap sudah terkena najis. Mati dalam keadaan belum baiat kepada amir/imam LDII maka akan mati jahiliyah (kafir). infak dan shadaqah yang sudah diberikan kepada amir/imam haram ditanyakan catatannya atau penggunaannya. karena dianggap reinkarnasi dari Islam Jamaah. Haram mengaji Al-Qur’an dan Hadits kecuali kepada imam/amir mereka. wb. Mengingkari Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul terakhir 9.-08/D. zakat. 11. 1971. Saya warga Muhammadiyah.‘’Suatu paham atau aliran keagamaan dapat dinyatakan sesat bila memenuhi salah satu dari sepuluh kriteria. di Jakarta.com (disidangkan pada hari Jum’at. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar‘i (Al-Qur’an dan As-Sunnah). tidak semua orang dapat memberikan penilaian suatu aliran dinyatakan keluar dari nilai-nilai dasar Islam. Haram membagikan daging Qurban/ zakat fitrah kepada orang Islam di luar kelompoknya.A/10. saya ingin bertanya mengenai hal yang menurut saya sangat penting. Al-Qur’an dan Hadits yang boleh diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut imam/amir mereka) selain itu haram diikuti. karena sebentar lagi saya mau menikah dengan wanita LDII. wb. Melakukan penafsiran Al-Qur’an yang tidak berdasarkan kaidah tafsir 6. 3. kami mengucapkan selamat kepada saudara karena telah menemukan wanita pilihannya untuk dinikahi. Mengingkari kedudukan Hadits Nabi sebagai sumber ajaran Islam 7. Meyakini turunnya wahyu setelah AlQur’an 4. Dwi Purwanto alamat e-mail dwipurwant@gmail. 10. kalaupun terpaksa tidak perlu wudlu dan harus diulang. Butir kesesatannya adalah karena di antara paham yang dikembangkan oleh LDII ini adalah paham takfir. Kalau ada orang di luar kelompok mereka yang melakukan shalat di masjid mereka. Namun. yakni menganggap semua orang Islam yang tidak bergabung ke dalam barisannya dianggap sebagai orang kafir. maka ada beberapa hal yang perlu perhatian. Haram menikahi orang di luar kelompoknya. akhirnya dilarang melalui SK Jaksa Agung RI No. 7. pada tahun 1990 dalam Mubes di Asrama Haji Pondok Gede berganti nama menjadi LDII. Pertama. termasuk kedua orangtua sekalipun. Kalau ada orang di luar kelompok mereka bertamu ke rumah mereka maka bekas tempat duduknya harus dicuci karena dianggap najis. Dosa bisa ditebus kepada sang amir atau imam dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa yang diperbuat dan ditentukan oleh amir/imam. LDII yang didirikan oleh mendiang Nur Hasan Ubaidah Lubis. Kedua. Haram shalat di belakang imam yang bukan dari kelompok mereka. shadaqah dan zakat kepada Amir/Imam mereka. Harus rajin membayar infak. Perempuan LDII kalau mau bertamu di rumah orang selain kelompoknya harus memilih waktu haid (dalam keadaan kotor). Untuk diketahui. 13. Selain kepada mereka adalah haram. Wajib taat pada amir atau imam mereka. 3. Mengingkari rukun iman dan rukun Islam 2. Yunahar Ilyas. Melecehkan dan atau merendahkan para Nabi dan Rasul 8. awalnya bernama Darul Hadis. Kep. karena kebetulan wanita pilihan saudara berasal dari kelompok Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). setelah dinyatakan terlarang oleh Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Bahwa LDII pernah ditetapkan sebagai aliran sesat.’’ kata Ketua Panitia Pengarah Rakernas MUI Tahun 2007. Orang Islam di luar kelompok mereka adalah kafir dan najis. dan sesuai dengan pertanyaan saudara di atas. 2. 6. Harta. Setelah itu berganti nama LEMKARI (Lembaga Karyawan Dakwah Islam).16 SYAWAL H . Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Qur’an 5. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah Rubrik Tanya Jawab Agama Diasuh Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah 16 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 .TANYA JAWAB AGAMA PANDANGAN MUHAMMADIYAH TENTANG LDII Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum wr. kemudian berganti nama menjadi Islam Jama’ah. 12. 8. 5.

untuk batin mereka hanya Allah yang mengetahuinya. dalam rangka tawashaw bil-haq wa tawashau bish-shabr. asalkan bersedia menyampaikan surat pernyataan secara resmi. Drs H Mansyur MS. Sebenarnya itikad baik LDII untuk keluar dari eksklusifisme sudah mulai terlihat. apabila sudah tidak lagi mengamalkan pokok-pokok ajaran yang 14 butir di atas. dan masjid yang dikelolanya terbuka untuk umum. Mengafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i Yang menarik. dan tidak mencuci tangannya lagi setelah bersalaman. salah satunya menganggap orang di luar mereka kafir. di mana sebagian dari mereka sudah mulai mau bersalaman. tidak akan berperilaku seperti yang dituduhkan selama ini. Oleh karena itu.15 SEPTEMBER 2011 17 . “Kami punya paradigma baru. dan sudah mulai mau menyatu. Namun ketua MUI KH Ma’ruf Amin menyatakan bahwa memang saat ini LDII sedang berusaha untuk berada di dalam jajaran umat Islam dan ormas Islam lainnya. Tetapi MUI belum merehabilitasinya. organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan ini tidak mengkafirkan atau menajiskan seseorang. dengan mengikuti ijtima’ ulama untuk melaksanakan taswiyah al-manhaj dan tansiq al-harakah. MUI akan membuka diri. *fz) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . jika LDII berkeinginan kembali bergabung bersama ormas Islam lain. Namun. maka umat Islam dapat membuka diri termasuk Muhammadiyah. dan tidak ada indikasi ke arah aliran sesat. sebagaimana hasil Rakernas LDII 2007.” kata Ketua Wanhat DPD LDII Kota Cirebon. Dalam LDII juga tidak ada keamiran dan mau diimami oleh orang lain.TANYA JAWAB AGAMA 10.

Namun. Sabtu. Patut diingat. Breivik tampaknya orang yang resah akan kemajuan Islam di Norwegia. tetapi banyak masjid dikelola Dewan Islam Norwegia (Islamsk Rad Norge). Jan Kollsgaard. Seperti kebanyakan di negara Eropa. Norwegia. dan “The Trial” (Franz Kafka). Ditambah dalam beberapa tahun ini liputan media terhadap aktivitas keislaman di Norwegia menjadi sangat dominan. partai anti-imigran yang kini merupakan partai terbesar kedua di Norwegia. dan menurut laporan terbaru. Pada 1999 sampai 2004 dia menjadi anggota Progress Party. Bahkan mereka juga bisa mendirikan yurisrudensi Islam.000 dari 4. Pada tahun 2007. Integrasi masyarakat Muslim di Norwegia terhadap negara itu merupakan yang paling baik dibandingkan di negaranegara lainnya. Propaganda anti-Islam di Norwegia tidak pernah begitu menganggu sebelumnya. sekitar 10% lebih banyak dari tahun 2006. Norwegia adalah negara pertama yang memboikot produk-produk Israel beberapa waktu setelah kejadian invasi Israel ke Gaza pada awal tahun 2009. Agama kemudian menjadi isu yang sangat penting bagi rakyat Norwegia. “1984” (George Orwell). banyak yang meyakini. umat Muslim di Norwegia benar-benar sangat minoritas. Breivik merupakan seorang Kristen fundamentalis yang memiliki pandangan politik kanan dan anti-Islam. Wakil Kepala Kepolisian Oslo Roger Andresen menjelaskan pemuda ini tidak memiliki catatan tindak pidana apa pun selama ini. Terungkapnya aksi bejat Breivik mematahkan spekulasi yang beredar sebelumnya.068 orang Islam di Norwegia. kini Islam menjadi agama kedua yang terbesar dan agama tercepat berkembang di Norwegia. statistik pemerintah mencatat sekitar 79. mereka semua adalah Muslim. 56% tinggal di kabupaten Oslo dan Akershus. nama Anders Behring Breivik (32 tahun) boleh jadi menjadi yang paling dibenci.000.KRONIK DUNIA ISLAM TERORIS ANTI-ISLAM NORWEGIA Andersw Behring Breivik diketahui sebagai pelaku pengeboman di Oslo dan penembakan brutal di Pulau Utoya. mengatakan Breivik sempat membeli pupuk sebanyak 6 ton. Sveinung Sponheim. Buku-buku favoritnya antara lain “On Liberty” karangan John Stuart Mill. Pada 17 Juli di twitter ia menulis. tetapi kira-kira 300.500. dengan keturunan Pakistan sebagai kelompok yang paling banyak dan dikenal. Dia secara rutin membayar iuran anggota di partai itu. Ia juga menulis berhaluan politik konservatif dan memiliki hobi berburu. beberapa orang Norwegia asli sendiri mulai masuk Islam.4% dari populasi seluruhnya. yang dinamai Breivik Geofarm. Direktur perusahaan pertanian Felleskjoepet. jumlah umat Islam mulai meningkat karena imigran dan mahasiswa. Bagaimana sebenarnya gerakan Islam di negara itu? Islam adalah agama minoritas terbesar di Norwegia. Penduduk Muslim di Norwegia tidak diketahui persis.0% dan 3. “Berdasarkan apa yang dia post di internet. yang terdiri antara 2. Siapa pun yang mempunyai perasaan dengki terhadap Islam akan sangat takut karena sekarang tidak ada seorang pun yang dapat menyangkal. penembakan terhadap sekitar 70 orang bukannya tanpa ekses. eperti dilansir Bloomberg. orang Islam di Norwegia sebagian besar memiliki latar belakang imigran. Setelah 1985. Kini di Eropa. Tertera di halaman Facebook-nya. Masyarakat Islam di Norwegia sangat beragam.” Ia juga 18 S menyebut dirinya seorang filsuf dan ekonom. Sampai 1970. Sampai akhirnya meledaklah peristiwa Breivik. 23 Juli 2011. Hal ini disebabkan pemerintah Norwegia memberikan dukungan bagi mereka yang memiliki kesulitan dalam menyatu dengan masyarakat. Breivik memiliki pandangan politik berhaluan kanan dan anti-Muslim. yang dikabarkan menewaskan sedikitnya 93 orang. Breivik pernah mengenyam sekolah bisnis di barat Oslo. pada Mei lalu. Dia memiliki sebuah peternakan di kota kecil Rena. motif penyerangannya masih belum diketahui. yang membantai puluhan orang di Pulau Utoya. “Seorang yang memiliki keyakinan setara dengan kekuatan 100 ribu orang yang hanya memiliki rasa ketertarikan. Namun.” kata Kepala polisi Nasional Norwegia. Selain itu. sebagaimana dilansir laman Daily Mail. Orang-orang Muslim di Norwegia—tidak seperti di negara-negara Eropa lainnya—bisa membentuk berbagai macam insitusi Islam.16 SYAWAL H . aksi teror itu didalangi kelompok militan Islam. (au-dari berbagai sumber) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 .

“Kita berjuang selama 45 tahun untuk mendirikan IPTN ini. tetapi pemerintah tanpa berpikir panjang hendak menutupnya. Sementara Habibie itu adalah orang Orde Baru. pejabat pemerintah daerah Yogyakarta. Dirgantara Indonesia. krisis ekonomi 1997 meluluhlantakkan impian besar itu. Grha Sabha Pramana. Messerschmitt-Bölkow-Blohm. Mereka bertanya. Mulailah pusat-pusat penelitian didirikan. Pak Harto memanggil. 10 Agustus 1995. dan yang kedua yang memasarkan barang yang memiliki nilai tambah tersebut. Habibie mulai bekerja di Jerman. Dalam ceramahnya. IMF yang datang sebagai juru selamat menyisipkan klausul penghentian dana untuk IPTN. menurut Habibie dapat dibagi pada dua kelompok. dalam rangka memperingati Dies Natalis UGM ke 62 dan Dies Natalis Sekolah Pascasarjana UGM ke 30. maka Indonesia harus menguasai keduanya. “Sebagai generasi dari bangsa pejuang. Apalagi pesawat ini sudah melewati pengujian 900 jam terbang.00 WIB. Bapak Teknologi Indonesia dan Bapak Demokrasi Indonesia tersebut menjelaskan tentang pentingnya daya saing bangsa dalam menghadapi tantangan global. Saya diberangkatkan Bung Karno sekolah ke Jerman. bisa tampil dalam pameran pesawat tingkat Internasional. pertama di dunia di Indonesian Air Show 1996 (Pameran Pesawat Terbesar Ketiga di Dunia kala itu) Cengkareng. 26 Mei 2011 pukul 10. padahal masih banyak masalah yang membelit Ibu Pertiwi. perhatian tertuju pada pertunjukkan spesial. “Apa rencana Anda selanjutnya?” Dengan optimis ia menjawab.” Sejak momen itu. Tak hanya proyek N 250 yang terhenti. Agar saya bisa bersatu lagi dengan orang yang saya cintai. Kelompok pertama memberikan teknologi tepat guna yang membuat barang menjadi lebih mahal. anggota dewan perwakilan rakyat. Saya menerima panggilan Pak Harto untuk menunaikan janji saya pada Ibu Pertiwi. Habibie M bersama ribuan putra-putri terbaik bangsa mulai bekerja. Peserta yang memadati lantai dua Grha Sabha Pramana terdiri atas kalangan akademisi UGM dan perguruan tinggi di Yogyakarta. dan Puspitek hendak ditutup karena dinilai merugikan keuangan negara. pulanglah Habibie bersama keluarga.KOLOM OM KOL OLOM BJ HABIBIE: Daya Saing Bangsa Tantangan dan Pilihan Kebijakan antan presiden ketiga RI Prof DR Ing BJ Habibie memberikan kuliah umum (Presidential Lecture) di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada hari Kamis. CN 235 membuat banyak orang tercengang. Saat ini kecenderungan Indonesia hanya menjadi kelompok kedua saja. Selama 2 jam ia kuat berdiri di atas podium gedung termegah di UGM.” Manusia. Nanti harus siap pulang kapan saja apabila bangsa membutuhkan. Ah… Saya ini lahir di era perjuangan kemerdekaan. Ceramah yang bertajuk “Membangun Daya Saing Bangsa: Tantangan dan Pilihan Kebijakan” tersebut dihadiri sekitar 2000 orang. Bagaimana mungkin negara yang baru saja lepas dari perang saudara dan tertatih-tatih mengurusi problem dalam negeri.” Dengan tekad yang bulat karena panggilan Ibu Pertiwi.000 karyawan. Dari 48. Kelompok kedua mereplikasi dan menduplikasi menjadi lebih banyak sehingga biaya produksi dan harga jual menjadi lebih murah. Habibie teringat dengan pesan Bung Karno yang dulu mengirimkannya sekolah ke Jerman. pertama yang membuat nilai tambah suatu barang. Kemampuan dan prestasi yang dia tunjukkan. Tahun 1989 lewat riset kerjasama dengan Spanyol. telah membawanya mencapai puncak karier sebagai Wakil Presiden perusahaan penerbangan terbesar di Jerman. “Saya sebenarnya pengen mengikuti Bu Ainun. N 250 Gatot Koco mengudara memecah cakrawala. IPTN yang kemudian berubah nama menjadi PT. kenapa terlalu cepat menyusul saya. Untuk menjadi maju. membuat sebagian enginer terbang ke luar negeri. Saya mengawal reformasi di saat keadaan teramat genting. IPTN-pun mulai dibunuh perlahan. Industri-industri strategis dibunuh satu per satu. Ketika itulah. IPTN ikut serta dalam Air Show di Paris. Beberapa teknokrat asing mendatangi Habibie. Industri pendukung yang terletak di Oklohama dan Stuggart sudah bersedia menyediakan tempat untuk produkis massal N 250. Mereka menuding ini adalah proyek Habibie. namun suaranya masih lantang dan tegas. Setahun berikutnya Gatot Koco menyita perhatian dunia karena digerakkan oleh teknologi brilian yang belum pernah ada sebelumnya. Habibie terus bekerja bersama para ilmuwan anak negeri sendiri mempersiapkan kado spesial untuk 50 tahun kemerdekaan Indonesia. Teknologi dan komunikasi adalah kunci keberhasilan sebuah bangsa. Pejuang itu tidak mengenal lelah dan menyerah. Antrian pemesanan mulai berjejer. dan kita ini semua adalah keturunan pejuang. Habibie merupakan generasi emas Indonesia yang terpilih berangkat ke Jerman pada 1954 untuk belajar teknologi sebagai planning Bung Karno yang menginginkan Indonesia bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain di dunia. buang saja tudingan-tudingan tak berdasar itu. Selesai merampungkan doktoral di RWTH Aachen. Tapi tentu Ibu Ainun pasti bertanya.15 SEPTEMBER 2011 19 .000 karyawan menyusut drastis menjadi 16. Lebih baik. mahasiswa dan masyarakat umum.” (dirangkum dari berbagai tulisan) SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Namun. “Sekarang Anda berangkat untuk belajar. Habibie marah besar. fly by wire. Meski berusia 75 tahun. “Saya akan membuat pesawat terbang yang lebih canggih dari ini. 55 menit terbang tanpa cacat. Tak ada jaminan keberlangsungan kerja.

Tugas khalifah ialah memakmurkan bumi. Thaha [20]: 116). dan kewajiban manusia ialah menjaga pola yang telah dibuat Allah untuk manusia itu. Kalau disebutkan mereka menolak. Yang Maha Bijaksana dan Maha Sempurna. tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat). Manusia tampil menerima amanat itu. tetapi kebebasan bertindaknya memantulkan adanya kehendak Penciptanya dengan sempurna. Allah telah memuliakannya bahkan dengan kemungkinan besar lebih tinggi dari malaikat. bahwa kepada mereka tidak diberi pilihan lain: baik dan buruk. “Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Mereka lebih suka menyerahkan semua kehendak itu kepada Allah. 1994. Orang yang jahat mengkhianati amanat itu dan membawa bencana kepada diri mereka sendiri. sebagaimana difirmankan Allah SwT. tetapi tak satu pun yang menyanggupinya. memberikan penghormatan dan penghargaan. simetris. Mereka pun bersujud. dari kalangan jin. Akibatnya adalah bahwa manusia sebagai satu ras jadi kacau-balau. meskipun manusia yang baik mampu menempatkan diri jauh di atas makhluk lain untuk menjadi almuqarrabin. menjadi orang-orang yang dekat kepada Allah SwT. dan ada pula yang rendah. Posisi manusia sebagai khalifah juga membuatnya bebas dan punya kehendak untuk memilih. yang akan memberikan kebahagiaan yang lebih besar kepada mereka daripada harus memilih sendiri. Quran Terjemahan dan Tafsirnya. Al-A’raf [7]: 11.HIDUP BERKEMAJUAN MENURUT AL-QUR’AN (1) PROF DR H MUHAMMAD CHIRZIN. dan sosok tubuhnya. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. bumi dan gunung-gunung. bumi dan gunung-gunung. Khalifah dalam ayat itu bermakna pengganti. semua menolak untuk memikul amanat atau tanggung jawab itu. artinya adalah kehendak. Sungguh. tetapi kehendak itu hanya terbatas pada pernyataan. Tetapi dengan menempatkan manusia sebagai khalifah-Nya. mereka akan diangkat ke pelbagai tingkat dan derajat yang lebih tinggi. dan barangkali dapat dibayangkan bahwa kebahagiaan bagi mereka itu jika tanpa harus memilih mana yang baik dan mana yang buruk. kodrat. MAg GURU BESAR UIN SUNAN KALIJAGA DAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA A llah SwT merancang penciptaan manusia di bumi untuk menjadi khalifah. “Apakah Engkau hendak menempatkan orang yang akan merusak dan membuat pertumpahan darah di sana. tapi hidup shalih. gunung. dengan pengetahuan tak sempurna. (Abdullah Yusuf Ali.16 SYAWAL H . Allah SwT memberikan sifat terbaik dan paling murni kepada manusia. kecuali Iblis. Al-Kahfi [18]: 50. Allah SwT berfirman.”(Al-Baqarah [2]: 30). Amanat itu mula-mula ditawarkan Allah SwT kepada langit. Allah SwT berfirman. Langit. Khalifah yang sempurna ialah yang mempunyai kemampuan inisiatif sendiri. Manusia diciptakan Allah dalam sebaikbaik pola acuan. apakah Allah SwT hendak menciptakan makhluk yang bakal melakukan kerusakan di sana dan menumpahkan darah. 20 Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit. lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. Allah SwT menciptakan manusia sebaik-baik ciptaan. pemimpin atau penguasa. mereka akan jatuh begitu rendah disebabkan oleh dosadosa mereka. yakni makhluk Allah yang lain selain manusia. Jika ia salah menggunakannya ia akan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Banyak orang yang begitu tinggi dan berkuasa di dunia. bahwa Dia mengetahui apa yang tidak diketahui malaikat-malaikat-Nya. Tetapi manusia terlalu berani dan bodoh untuk dapat memahami ini. bumi. Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat. bentuk. Al-Isra‘ [17]: 61. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya. Padahal kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia menjawab. (At-Tin [95]: 4-6). karena malaikat-malaikat disuruh sujud kepadanya. maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya. manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh. Hal itu segera ditepis Allah SwT. 1096) Sungguh. (Al-Ahzab [33]: 72). Malaikat pun sempat mengajukan pertanyaan. karena ia tidak tahu ukuran kemampuan dan pengetahuannya.” Mereka berkata. (AlBaqarah [2]: 34.

Dan sungguh.Yang mengajar manusia dengan pena. Seruan untuk belajar diturunkan pertama kali dalam wahyu Allah SwT kepada Nabi Muhammad saw dengan perintah untuk membaca. (Al-Munafiqun [63]: 8) Kesadaran harga diri akan tampak dalam sikap menuntut kebaikan dan menjauhi kejahatan. Untuk menjalankan tugas kekhilafahan Allah membekali manusia dengan potensipotensi instink. Rasul-Nya dan bagi orang-orang Mukmin. Quran Terjemahan dan Tafsirnya. dan Tuhanmulah Yang MahaMulia. tetapi tidak dipergu- Mereka berkata. dan beriman kepada Allah. (Abdullah Yusuf Ali. (Al-A’raf [7]: 179-180) Manusia memiliki kesadaran akan kemuliaan dan harga diri. Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Mereka memiliki hati. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. telanjang. dan barang siapa disesatkan Allah. Bersambung 21 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . “Sungguh. agar kamu bersyukur. 1995. 98). pastilah orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari sana. tetapi orang-orang munafik itu tidak mengetahui. karena kamu menyuruh berbuat yang makruf. Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah. Mereka seperti hewan ternak. Ketika wahyu pertama itu diturunkan kepada Nabi Muhammad saw di Gua Hira. Rasul yang ummi itu pun bingung. jika kita kembali ke Madinah (dari perang Bani Mustalik). Allah SwT berfirman. Allah SwT berfirman. Allah SwT berfirman. buta ilmu pengetahuan. 1995. dan Dia memberimu pendengaran. Sekiranya Ahli Kitab beriman. tidak silau oleh kemegahankemegahan dan pangkat-pangkat kosong. bahkan lebih rendah dari binatang. namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik. (Sayyid Sabiq. Ia pantang dihina. Sedangkan sifat-sifat dan tingkah laku yang bertentangan dengan itu akan menurunkan derajat manusia ke tingkat yang rendah. 1628). kira-kira 5 km sebelah utara dari Kota Makkah. 81-82). nakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka memiliki mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah.jatuh. dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengarkan ayat-ayat Allah. belajar dan terus belajar. maka dialah yang mendapat petunjuk. harus tampil ke dunia dan mengumumkan misinya. (An-Nahl [16]: 78). sebagai amanat suci ia harus menyampaikan wahyu Allah itu dan mengumumkannya. direndahkan dan didlalimi. bahkan lebih sesat lagi. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. tetapi kalbu dan pikirannya sudah penuh dengan pengertian rohani.15 SEPTEMBER 2011 . tentulah itu lebih baik bagi mereka. Untuk itu manusia harus mengembangkan segala potensinya. Manusia dilahirkan dan datang ke dunia dalam keadaan polos. kebahagiaan dan kelestarian hidupnya. maka merekalah orang-orang yang rugi. dan sekarang saatnya sudah tiba. 1631).” Kemuliaan itu hanyalah bagi Allah. Bacalah. penglihatan. Di antara mereka ada yang beriman. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. dan mencegah dari yang munkar. Sumber Kekuatan Islam. Di antara tanda-tanda tahu harga diri ialah semangat membela kebenaran. bebas dari pengaruh hawa nafsu dan tidak terbelenggu oleh syahwat-syahwat duniawi. Sungguhpun demikian ia dibekali dengan kekuatan akal dan pancaindera sebagai persiapan untuk dapat belajar dan mengetahui. akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. (Abdullah Yusuf Ali. Dengan kekuatankekuatan itu manusia dapat menjenguk alam yang luas untuk mengetahui rahasiarahasianya kemudian mengambil manfaat dari apa yang Allah bentangkan untuk kemakmuran. berpegang pada sifat-sifat kesatria dan cita-cita tinggi dan luhur. Allah SwT berfirman. pancaindera. Quran Terjemahan dan Tafsirnya. ia tidak bisa membaca. 1980. (Al-‘Alaq [96]: 1-5) Iqra‘ dapat berarti bacalah atau suarakanlah atau siarkanlah dengan nyaring wahyu Allah itu. menolak kedlaliman dan menegakkan keadilan. Mereka itulah orang-orang yang lengah. Sifat-sifat demikian itulah yang mengangkat manusia ke tingkat yang layak sebagai makhluk Allah yang termulia. dan hati nurani. 1980. Sumber Kekuatan Islam. (Ali Imran [3]: 110) Untuk meningkatkan kapasitas dan kualitasnya manusia niscaya memperluas cakrawalanya dengan belajar. Ia tak dapat membaca huruf-huruf duniawi. akal dan agama. (Sayyid Sabiq.

“istiqamah adalah budi pekerti yang menyempurnakan seluruh kebajikan yang jika ditemukan dalam diri seseorang maka sempurnalah kebajikannya dan jika hilang maka kebajikannya lenyap”. Ketika ijtihad berhenti maka kemajuan pun terhenti dengan sendirinya kemuliaan pun surut bahkan punah. Orang yang belum meraih martabat istiqamah seluruh upaya yang dilakukannya sia-sia belaka. Pendek kata ijtihad adalah keniscayaan dalam meraih kemajuan. Terkadang seseorang dalam rangkaian dan tahap-tahap upayanya untuk meraih kemajuan terselip rasa putus asa apakah ia dapat tiba di pantai kemajuan itu? Surah Fushilat ayat 30 dengan terang menjelaskan bahwa orang yang berlaku istiqamah tidak pernah terselip rasa pesimis.HADITS Istiqamah sebagai Conditio Sine Quanon Kemajuan WAWAN GUNAWAN ABDUL WAHID. Istiqamah dalam optimisme (husn azhzhan) Dalam kata istiqamah tersirat makna upaya terus-menerus.16 SYAWAL H . Hadits di atas mengajarkan setiap Muslim untuk (1) selalu memperbarui keimanannya dengan lisannya dan menjaganya untuk selamanya bersemayam dalam relung sukmanya. Jika kemajuan itu dimaknai sebagai suatu kualitas keadaan seseorang yang terus membaik dan kebaikannya terus meningkat maka penopang utama yang melahirkan dan menjaga kemajuan dalam suatu kesinambungan adalah kualitas istiqamah. menegaskan bahwa ajaran ijtihad dalam Islam adalah prinsip gerak dalam Islam. Karena itu tatkala dalam satu tahapan upayanya itu dirasakannya sulit dan mendaki ia meyakini bahwa setelah puncak pendakian pasti diikuti jalan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Kandungan makna dalam Hadits ini sejalan dengan firman Allah dalam surah Fushilat ayat 30 dan surah Hud ayat 112. Rasulullah saw bersabda yang artinya: Aku bertanya:”Wahai Rasulullah saw sampaikanlah kepada saya satu ajaran dalam Islam yang tidak akan aku tanyakan kepada seeorang pun. Imam Muhammad bin Ali bin Wahb alQuyasyri yang lebih dikenal dengan ibnu Daqiqil ‘Id menyatakan. (2) berlaku istiqamah dalam melakukan pelbagai bentuk ketaatan kepada Allah seraya menuntaskan diri dari seluruh penyimpangan yang berselisih dengan spirit istiqamah. Sebaliknya ia melawan keadaan itu dengan optimisme. Nabi saw menjawab: ”katakanlah aku beriman kepada Allah lalu berupayalah istiqamah” (Hadits riwayat Muslim dari Abi ‘Amr Sufyan bin Abdullah ra). Ada dua hal yang diajarkan oleh Rasulullah dalam 22 Hadits di atas: pertama menegaskan ikrar keimanan dan kedua bersikap istqamah. Itulah sebabnya Nabi saw pernah bersabda:” Surah Hud dan rangkaiannya membuat kepala tumbuh uban”. Apa itu istiqamah? Istiqamah adalah martabat keimanan paripurna yang dengannya seluruh kebajikan dapat terjadi secara teratur. Yang menjadi pertanyaan uraian Hadits kali ini adalah apa yang menopang ijtihad itu dapat berlangsung berkesinambungan? Hemat penulis jawabannya adalah kualitas istiqamah. Al-Wasithi menambahkan. Makna Hadits Ungkapan Hadits ini sangat singkat namun padat. Optimisme bagi seorang Muslim adalah berfikir positif bahwa Allah senantiasa menyertainya dalam kondisi apapun dan selalu membimbingnya dalam menapaki perjalanan panjang menuju kemuliaan dan kemajuan. Kalimat terakhir ini jembatan untuk memahami sabda lainnya tentang istiqamah “istaqiimuu wa lan tuhshuu” beristiqamah lah anda pasti anda tak dapat menghitung kebaikan anda” (HR Ibnu Majah). Filsuf Muslim modern asal Pakistan. “syayyabatni huud wa akhwaatuha” (HR at-Turmudzi). Dia menyadari benar bahwa ketergesaan untuk memetik kesuksesan adalah perangkap dan jebakan yang dipasang syaithan. Karena itu para ulama mengelompokannya sebagai salah satu ungkapan jawami’ul kalimnya Nabi saw. MA ALUMNI PESANTREN DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH GARUT STAF PENGAJAR FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM UIN SUNAN KALIJAGA Pendahuluan Sir Muhammad Iqbal. Karena itu salah satu ekspresi dari sikap optimis adalah absennya ketergesagesaan untuk ingin segera merasakan kesuksesan. Tentang ayat yang terakhir ini Abdullah ibn Abbas mengabarkan “tidak ada dalam keseluruhan Al-Qur’an yang paling berat ditunaikan oleh Rasulullah kecuali ayat ini”. Ijtihad adalah gerak dinamis yang terus menerus dan berkelanjutan untuk meraih kemulian dan kemajuan.

Bahkan manakala dalam sekian tahapan dihadang ujian berupa kegagalan dia tidak akan melihatnya sebagai “malam pekat terakhir yang tidak akan disusuli matahari pagi menyingsing”. Bahkan ia berikhtiar terus untuk memperluas pelayanannya itu kepada sebanyak orang. Karena deposit kebajikan yang ditebarkan manusia istiqamah mengantarkannya tercatat di sisi Allah sebagai seorang mushin (Hud [11]:12-15) sebab itulah juga yang menjadikannya segera tersadar mengevaluasi dirinya untuk segera menghapus kekhilafannya itu dengan berbagai kebajikan baik itu dengan ibadah ritual maupun ibadah sosial (Ar-Ra’d [13]: 22). Mereka bahkan terpojok dalam jarak tembak Pasukan Turki.15 SEPTEMBER 2011 . Khalid seolah hendak menarik pasukannya mengisyaratkan kekalahan. Akhirul kalam Dari awal hingga akhir kiranya terungkap bahwa tiada kemuliaan berupa kesuksesan kemenangan sebagai isyarat terjadinya kemajuan tanpa sikap istiqamah. Terkadang jebakan-jebakan baik yang tanpa disadarinya diciptakannya sendiri mengganggunya untuk merubah visi dan misinya tentang kemuliaan dan kemajuan. Karena kekeliruan yang sempat dilakukannya malah menyadarkannya untuk membuka berbagai upaya perbaikan menuju perbaikan dan kebaikan yang menghasilkan kemajuan. Tatkala pertempuran dimulai terlihat Pasukan Musyrikin Quraisy kewalahan akibat akumulasi tembakan anak panah yang terarah kepada mereka. Pendek kata kekeliruan yang dilakukan manusia istiqamah tidak menjadikannya terus surut dan bergelimang dosa. Senyatanya ia membawa pasukannya mundur sementara dengan memutar ke arah bukit tempat bersembunyi para pemanah itu. Armada Laut Inggris dihujani meriam pantai Angkatan Bersenjata Turki. Karena massifnya dan sporadisnya serangan meriam yang dilancarkan Pasukan Turki membuat Armada Laut Inggris tidak dapat menjawab serangan secara maksimal. Pada Perang Dunia Pertama saat Angkatan Laut Inggris Raya menyerang Turki tepatnya pada tanggal 15 Maret 1935 terjadi pertempuran sengit antara kedua belah pihak. Ia sadar betul bahwa “Allah akan memberi bantuan kepada seorang hamba manakala ia memberi bantuan kepada saudaranya”. Itulah keimanan yang diikuti dengan amal shalih. Dari kekuatan keteguhan hati selalu muncul kecerdasan menyiapkan diri dan kecakapan berhitung kualitas diri untuk modal berkompetisi dengan yang lain. Mereka pun tunggang langgang meninggalkan berbagai perkakas dan harta benda yang melimpah. Atau tatkala ia berkompetisi bersama saudara-saudaranya ia melakukan cara yang “menyimpang” dari ketentuan dan aturan main Allah dan Rasul-Nya.HADITS menurun. Itulah yang terjadi dengan peristiwa kegagalan kaum Muslmin dalam Perang Uhud. Dengan budi pekertinya inilah Allah selalu mengiriminya fasilitas bantuan yang diperlukannya. Demikianlah kedua misal di atas memperlihatkan bahwa kesuksesan atau kemajuan yang sudah di depan mata pun lenyap sia-sia karena daya tahan dan keteguhan hati (shabar) tidak tersedia dalam diri pelakunya. Istiqomah yang dieskpresikan dalam berbagai bentuknya. Mereka mengira bahwa perang sudah tuntas dengan pertempuran yang singkat. Istiqamah dalam keteguhan dan ketabahan (shabr) Hati-hatilah dengan kesuksesan dan kemajuan kecil karena ia acapkali menyilaukan pandangan yang berbuah malapetaka. Pada awalnya pertempuran berjalan seimbang. Istiqamah dalam mengevaluasi diri (muhasabah) Manusia bukan malaikat dalam dirinya ada dua potensi kebaikan dan kesalahan sekaligus.. Armada Laut Inggris pun memutuskan untuk mundur dari pertempuran Dardanella yang terkenal itu. antara lain.) sehingga terbuka pengetahuan baru untuk menambah kuantitas dan kualitas kebahagiaannya. karena sesungguhnya setiap kesulitan disertai kemudahan dan pastilah setiap kesulitan disertai kemudahan (AlInsyirah [94]:5-6). Bahkan mereka pun sudah bersiap-siap untuk menyerah kalah kepada Armada Laut Inggris Raya. Istiqamah dalam “melayani” (‘amal shalih) Iman yang dimiliki oleh seorang yang bermartabat istiqamah adalah iman yang dicirikan dengan suka berbagi dan melayani orang lain. Sejak awal Sang Nabi telah mengingatkan supaya pasukan pemanah tidak bergerak kecuali atas perintahnya. Tentu saja ia pun berterimakasih (baca: syukur) kepada Allah yang selalu membantunya. Tanda terimakasihnya ia tunjukkan dengan memelihara kesukaannya berbagi dan melayani orang lain. Wallahu A’lam bish-Shawab. Dan kaum Muslimin pun menderita kalah perang karena merasa puas dengan kemajuan atau kesuksesan kecil yang belum tuntas itu. 23 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Orang-orang yang dilayaninya pun bertambah banyaknya. Itulah sikap ihsan yang menjadi puncak kesabaran itu (An-Nahl [16]:126-128). melayani. Ia tidak hendak bersuka riang sendirian betapa pun sederhananya kebahagiaan yang dicicipinya. Pada saat yang sama pasukan pemanah ini rupanya tidak bersabar untuk menunggu aba-aba Nabi saw. keimanan yang dicirikan senang melihat kebahagiaan yang dirasakannya juga dirasakan saudara-saudaranya. Padahal jika itu mereka lakukan mereka tinggal menunggu hitungan menit saja untuk menyerang balik dan memenangkan perang. Karena pada saat itu Pasukan Turki tinggal menyisakan amunisi yang cukup hanya untuk 60 detik tembakan meriam. Karena ia suka bersilaturahmi Allah pun bersilturahmi kepadanya dengan mengirim malaikat pemberi inspirasi (tatanazzala ‘alayhim al-malaaikah. Mereka tidak bersabar untuk bertahan dari gempuran meriam Pasukan Turki. Manusia istiqamah menjadikan kekeliruan menjadi vitamin pahit yang berbuah keindahan. Merekapun turun dari bukit tempat persembunyian nya untuk berebut ghanimah yang menyilaukan itu. Boleh jadi ia mencoba untuk sementara waktu berpindah jalur ke jalan yang tampak lebih cepat dan sedikit onak duri. mengevaluasi diri dan bersabar. Siasat pun disusun komandan perang mereka yang terkenal Khalid bin Walid. bersikap optimis.

” (Al-Anbiya’ [21]: 30). (az-Zahabiy. 2) Ia dibesarkan di lingkungan Nabi saw dan sangat akrab dengan beliau. Lalu Ibnu Umar menyarankan kepada orang itu agar bertanya kepada Ibnu Abbas. sehingga mempunyai banyak kesempatan untuk mendengarkan apa yang disampaikan Nabi saw serta menyaksikan peristiwa sebab nuzul Al-Qur’an. Umar ibnu al-Khattab pernah berkata kepadanya: Kamu adalah pemuda yang paling baik wajati dan akhlaknya. 3) Setelah Rasulullah saw wafat. Ketika Rasulullah saw wafat. Ia sangat akrab dengan Nabi saw. berilah ia kedalaman ilmu tentang ad-din (agama) dan berilah ia ilmu tentang takwil. Riwayat hidupnya: Nama lengkapnya: Abd Allah ibnu Abbas ibnu Abdil-Muthallib ibnu Hasyim ibnu Abdi Manaf al-Quraisyiy. antara lain ialah: 1) Doa dari Nabi saw: utan karena keluasan ilmu pengetahuannya. (as-Siyutiy. II: 188). II: 187).” (asSiyutiy. misalnya: a) Mujahid menyatakan sebagai berikut: “Ibnu Abbas dinamakan la- “Bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu.16 SYAWAL H .t.. tiga tahun sebelum hijrah Nabi ke Madinah. melainkan ada faktor-faktor yang mendukung24 nya. Maimunah adalah istri Nabi saw. Setelah penjelasan tersebut disampaikan kepada Ibnu Umar. 1976. demikian pula. ia berumur 13 tahun. Kemudian dijelaskanlah makna ayat tersebut oleh Ibnu Abbas sebagai berikut: Dahulu langit adalah padu. tidak menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. ia sangat erat hubungannya dengan para sahabat besar. b. kemudian kami pisahkan antara keduanya. baik mengenai Al-Qur’an. t. Dilahirkan di Makkah.” c) Pada suatu ketika datanglah seorang kepada Ibnu Umar menanyakan makna ayat: “Ya Allah. maka berkatalah ia: Keberanian Ibnu Abbas dalam menafsirkan Al-Qur’an benar-benar menakjubkan. sehingga ia menjadi muara fatwa dan tafsir AlQur’an. Abd Allah ibn Abbas a.Para sahabat besar. lalu langit itu dipecah oleh hujan dan bumi dipecah oleh tumbuh-tumbuhan. Kepandaian seseorang tidaklah datang dengan sendirinya. bahasa maupun metode ijtihad. sekalipun masih sangat muda usianya. tidak menurunkan hujan. karena keluasan ilmunya.KHAZANAH BIOGRAFI MUFASSIR DI KALANGAN SAHABAT NABI (II) PROF DRS SA’AD ABDUL WAHID 1. Ilmunya tentang makna-makna AlQur’an sangat luas dan mempunyai keahlian dalam berijtihad. sehingga dapat memperoleh ilmu yang sangat banyak dari mereka. dalam usia 70 tahun di Thaif. Ibnu Mas’ud pernah berkata: Ibnu Abbas adalah penerjemah AlQur’an yang paling baik. karena bibinya. 4) Nilai penafsirannya: . Ia wafat pada tahun 68 H. dan di sana pula ia dikubur. al-Hasymiy. Nama ibunya: Lubabah al-Kubra bintu al-Haris ibnu Husnin al-Hilaliyyah. ia peroleh dari para sahabat besar. 1: 67). Keahliannya: Ibnu Abbas adalah sahabat Nabi saw yang ilmunya sangat tinggi dan sangat luas sehingga ia dipanggil “alHibr” (tinta) dan “al-Bahr” (laut). anak paman Rasulullah saw.” b) Ibnu al-Hanafiyyah menyatakan: “Ya Allah berilah ia ilmu tentang hikmah. Kemudian orang itu pergi menemui Ibnu Abbas dan menanyakan makna ayat tesebut. murid-muridnya dan para ulama menilai bahwa penafsiran Ibnu Abbas sangat tinggi nilainya. serta paling mendalam ilmumu tentang Al-Qur’an. Hadits-Hadits yang tidak diterima langsung dari Nabi saw. Umar sangat menghargai pendapat Ibnu Abbas. sehingga ia diibaratkan sebagaimana lautan ilmu dan sebagainya. saya yakin bahwa dia diberi ilmu SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 .” Ibnu Abbas adalah tinta umat ini.

(Ditakhrijkan oleh al-Hasan). Keterangan yang diambil hanya mengenai masalah yang sesuai dengan Al-Qur’an dan AsSunnah. Ia juga merujuk kepada Ahli Kitab. sebab Allah SwT Maha Pemberi Taubat. Maka. Di samping merujuk kepada Al-Qur’an.KHAZANAH yang sangat luas. Tetapi pengambilan keterangan dari Ahli Kitab sangat terbatas dan harus dilakukan secara berhati-hati. sebagian sahabat menjawab: Bahwa kita diperintahkan supaya bertahmid (memuji Allah) dan beristighfar (mohon ampun) apabila telah datang pertolongan dan kemenangan dari Allah SwT. Kemudian Ibnu Abbas mengatakan.15 SEPTEMBER 2011 25 . Maka kadang-kadang keterangan tersebut dibutuhkan. tahmid dan istighfar. karena ada persamaannya antara Al-Qur’an. d) Umar ibn al-Khattab pernah mengajukan pertanyaan kepada para sahabat tentang makna surat An-Nasr: dari Allah itu merupakan tanda dan alamat ajal Rasulullah saw. kadang-kadang dalam Taurat dan Injil disebutkan secara rinci. Allah SwT memerintahkannya supaya memperbanyak tasbih. Karya tafsir yang dinyatakan sebagai karya Ibnu Abbas telah berhasil dikumpulkan oleh Abu Tahir Muhammad Ibnu Ya’qub al-Fairuz Abadi asy-Syafi’i. sehingga tidak terjerumus dalam kesalahan yang fatal. (as-Siyutiy. As-Sunnah dan ijtihad. II: 188). Hal-hal yang dalam Al-Qur’an disebutkan secara global. Kitab tafsir tersebut telah dicetak berulang kali di Mesir. “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan”. bahwa surat tersebut mengisyaratkan kedatangan pertolongan dan kemenangan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Taurat dan Injil dalam beberapa hal. dengan judul: “Tanwir al-Miqbas min Tafsir Ibnil Abbas”. Maka berkatalah Umar kepada Ibnu Abbas: Saya tidak mengetahui makna surat tersebut kecuali dari engkau. 5) Sikapnya terhadap Ahli Kitab Sikap Ibnu Abbas terhadap Ahli Kitab tidak berbeda dengan sikap para sahabat lainnya dalam memahami AlQur’an.

jika ajaranajarannya dilaksanakan dengan konsekuen akan membawa kemajuan. dll. Jadikanlah dirimu seorang dokter. Arah kiblatnya tidak ke barat lurus. malu sekali. apalagi kalau melahirkan anak ? Kalau benar-benar kamu malu. 26 . Ketika ia memulai dan memelopori pembetulan arah kiblat itu menghadapi resiko sangat berat. Ia memilih kedua macam sekolah itu karena menurut penilaiannya sangat strategis di samping menurut kita memperlihatkan kemajuannya berpikir dalam menatap masa depan. Maka teruslah kamu bersekolah. Muhammadiyah dalam batas tertentu telah berhasil menjadi lokomotif kemajuan. dokter. ijtihad menjadi kunci kemajuan. Islam tidak lagi menjadi keyakinan dan cita-cita hidup. Pandangan berpikirnya ke depan. Pada zaman itu. suram. dalam pandangan pendiri Muhammadiyah. Islam yang berkemajuan yang dilakukan oleh pendiri Muhammadiyah itu berhasil membawa banyak perubahan. Islam yang sebenarnya. KH Ahmad Dahlan secara aktif memberi pendidikan agama Islam kepada para siswa Kweekschool di Yogyakarta dan Osvia di Magelang. tidak mengarah ke arah Masjidil Haram di Makkah. “Malu atau tidakkah kamu. Hal yang sama diteruskan oleh Muhammadiyah secara baik dan bertanggung jawab pula. misal. ia mendengar nyaringnya gema suara gerakan pembaruan dalam Islam di Timur Tengah.K KALAM A L A M MUHAMMADIYAH LOKOMOTIF KEMAJUAN M MUCHLAS ABROR H AHMAD DAHLAN. Kekolotan dan kebekuan umat ini dalam ber-Islam menyebabkan tidak mampu berdaya menghadapi tantangan zaman. Sehingga Muhammadiyah dalam perjalanan berada pada posisi barisan depan. sampai ia pernah menyatakan. Wadah pengajian ini menjadi embrio berdirinya Aisyiyah.dan mencerdaskan umat serta membawa cita-cita pembaruan dalam Islam. Pada suatu hari. Kiai melanjutkan. Kiai”. ia memelopori pembetulan atau pelurusan arah kiblat. sebagai risalah Allah. dan setelah itu kembalilah ke Muhammadiyah”. Siapa pun yang hendak mempelajari dan mendalami Islam harus dari kedua sumber itu dengan menggunakan akal pikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam. Itulah beberapa bukti kemajuan berpikir KH Ahmad Dahlan. Sampai surau peninggalan ayahnya yang baru selesai direnovasi dan kiblatnya telah mengarah ke arah yang sebenarnya dirobohhancurkan oleh sejumlah orang. Padahal Islam. Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. KH Ahmad Dahlan berpendapat bahwa pintu ijtihad tetap terbuka. Kehadiran Muhammadiyah sangat jelas mencerahkan. adalah seorang alim dan berpikiran maju. Cahaya Islam menjadi redup. Alangkah utamanya”. Di samping ia sendiri banyak membaca buku-buku karya para tokohnya. “Muhammadiyah sekarang ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. KH 26 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Pendapat yang telah sekian lama diikuti itu telah membawa kemunduran dan kebekuan umat Islam. mengapa kebanyakan dari kamu. Ia mendorong dan menggerakkan anak-anak dan pemuda-pemudi untuk giat belajar dan menuntut ilmu. tidak dinamis. Mereka menjawab. pada permulaan abad ke-20. ia terpanggil untuk membetulkan atau meluruskan arah kiblat yang dipandangnya kurang tepat. Tetap terbukanya pintu ijtihad menunjukkan kedinamisan Islam untuk memenuhi tuntutan dan menjawab tantangan zaman. dan pudar. Kemajuan berpikirnya mendahului umat Islam pada zamannya. Islam tidak menjiwai umatnya dalam seluruh aspek hidup dan kehidupan. bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam hidup dalam penjajahan. masjid-masjid di Indonesia umumnya dan khususnya di Yogyakarta arah kiblatnya ke barat lurus. KH Ahmad Dahlan bulat tekadnya untuk melakukan pembaruan dalam Islam. dalam rangka menyiapkan dan mendidik kader. kalau sakit pergi ke dokter laki-laki. Setelah itu. ia mendirikan sekolah yang diberikan pendidikan agama dan pengetahuan umum. bersifat dinamis. organisasi perempuan dalam Muhammadiyah yang memiliki peran penting dalam memajukan kaum perempuan di Indonesia. Pendidikan yang disampaikannya itu diterima secara baik dan mengesan di hati para anak didik. pendiri Muhammadiyah. KH Ahmad Dahlan mempunyai kepedulian untuk memajukan kaum perempuan yang pada zamannya seolah kehilangan peran. Pada umumnya waktu itu ulama berpendapat bahwa ijtihad sudah tertutup. sehingga kita mempunyai dokter perempuan untuk kaum perempuan pula. “Tetapi. Sebagian besar dari mereka masih jauh dari menjalankan ajaran Islam yang sebenarnya. maka hidup mereka statis. Dimulai dengan menggerakkan dan mengarahkan para gadis di kampung Kauman untuk menyebar masuk ke berbagai sekolah di pagi hari. menuntut ilmu pegetahuan di mana saja. Bahkan secara khusus. insinyur. kalau auratmu sampai dilihat orang laki-laki ?”. Apalagi ketika sedang berhaji. Kiai memberi pendidikan agama Islam kepada mereka. Pada waktu itu. kebodohan. Sebagai seorang yang berilmu. tetapi condong ke arah barat laut sekian derajat. Menurutnya. dalam hal ini ahli falak yang pada zaman itu masih langka. Karena kesalahan pemahaman dalam ber-Islam. dan keterbelakangan. Kemudian dibuatkan wadah pengajian bagi mereka yang diberi nama Sopo Tresno.16 SYAWAL H K Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah yang didirikannya memelopori kebangunan umat Islam dengan membawa dan menyebarluaskan Islam yang berkemajuan Dalam rangka menyosialisaikan pandangan dan pendiriannya itu. Jadi. “Wah. Ia yakin bahwa Islam yang sebenarnya adalah yang ajaran-ajarannya bersumber pada AlQur’an dan Sunnah Rasul. Kiai bertanya kepada murid-muridnya yang perempuan. Selain itu. Setelah kembali dari menunaikan ibadah haji yang kedua. meester. Apalagi bagi perkembangan Muhammadiyah. Nah. teruskanlah belajar. Pada sore hari. Salah satu buktinya.Umat Islam dalam kemiskinan. Jadilah guru. Antara ajaran dan praktik pengamalan bersimpang jalan.

Selalu ada gelombang peralihan dalam skala global yang kalau sudah muncul nyaris tidak dapat dihadang lagi. Ajaran etika Kong Hu Chu yang menjadi akar dari spirit kebangkitan ekonomi China perlu dipelajari. amanah dan pengabdian yang total terhadap yang transendental. Dalam bahasa sekarang perubahan geoekonomi global semacam ini akan membawa dampak berupa perubahan geopolitik dan geobudaya di mana-mana. Tentu saja kita tidak dapat hanya melihat sisi buruk peralihan superpower ekonomi itu. banyak perusahaan bangkrut. Tentu saja bagi Indonesia dan bagi Muhammadiyah. Sisi baik dari peralihan itu dapat kita munculkan. suvenir haji yang dulu diproduksi Indonesia sekarang telah tergantikan oleh suvenir haji buatan China. sumberdaya nilai. Menurut Al-Qur’an. Di tengah Amerika Serikat yang mulai dibelit kesulitan ekonomi misalnya. hemat dan disiplin. Itu semua sesungguhnya mirip dengan semangat Islam berkemajuan yang diformulasikan oleh Muhammadiyah. Yaitu. Peralihan ini diyakini oleh banyak pengamat sebagai peralihan yang penuh kedamaian (peacefull) karena basisnya adalah kebangkitan ekonomi dan kebudayaan dari Asia Timur itu.P E D O M A N DI TENGAH PERALIHAN SUPER POWER PROF DR DIN SYAMSUDDIN K ita semua menyaksikan. Dampaknya jelas. dan sumberdaya jamaah. Kalau selama pasca kemerdekaan sampai dengan zaman Orde Baru dikenal sebagai zaman kemunduran bagi pengusaha dan pedagang Muslim (Muhammadiyah) maka sekarang ini yang terpukul mundur adalah sisa-sisa kekuatan ekonomi rakyat itu sendiri. Dalam bahasa Muhammadiyah. Ketika Muhammadiyah mengenalkan dan menerapkan Islam berkemajuan sebagai konsep dan petunjuk perilaku warga Muhammadiyah yang andal. meningkatkan produktivitas. Lebih-lebih lagi kalau semua itu dipadukan dengan potensi kebangkitan berupa kekayaan sumberdaya alam. Artinya. benda eletronik dan bahan makanan termasuk buah-buahan. Ini semua ditandai oleh terbitnya fajar kebangkitan bangsa dan negara China dan India di tengah munculnya gejala kebangkrutan Amerika Serikat dan Eropa Barat. pengangguran meningkat. Bagaimana dengan kita? China. peralihan gravitasi pengaruh global dari yang semula berpusat di Asia Pasifik dan Eropa menuju pusat pengaruh global baru yang berpusat di Asia Timur dan Asia Selatan. kita dapat menggali inspirasi dari proses sukses China secara ekonomi. Dan masyarakat (Muslim dan Muhammadiyah) yang mengalami degradasi ekonomi jelas juga mengalami degradasi kemampuan dalam mengumpulkan dana untuk kepentingan umat dan Persyarikatan. Marilah kita buktikan bahwa kita pun dapat bangkit dari keterpurukan kemudian mengejar kemajuan dari negeri China itu. Gerak sejarah yang mirip dengan hukum besi perubahan ini terus menggelinding dan tidak mungkin dapat dicegah dan dihalang-halangi lagi. peralihan semacam ini disebut sebagai Allah akan mempergilirkan dominasi ekonomi dari satu bangsa ke bangsa lain. menghargai waktu. sekarang ini kita tengah berada di zaman peralihan. kekayaan negeri China makin terus meningkat. setelah era Robohnya Kedai Kami. Mungkin secara simbolik dapat dikatakan. sesungguhnya Muhammadiyah dapat berperan aktif. Barang-barang dari China mulai dari tekstil dan produk tekstil. Muhammadiyah juga dapat menawarkan benteng budaya yang kokoh. Dalam konteks di atas. sumberdaya sejarag. memaknakan posisi China yang makin bangkit dan makin mendominasi dunia sebagai sumber inspirasi. basis ekonomi para aktivis Muhammadiyah ikut terpukul. kalau gejala dominasi perekonomian dan perdagangan China tidak diantisipasi kita dapat masuk kepada era Jebolnya Dompet Kami. Termasuk untuk mengantisipasi peralihan superpower ekonomi global yang sekarang dampaknya sudah dapat kita rasakan bersama-sama. Ajaran yang diyakini oleh hampir semua warga China mengandung serangkaian nilainilai unggul yang cocok diterapkan di zaman ini dan masa depan. Bahkan akhir-kahir ini kita telah mengimpor ikan dari negeri China. Bahkan nilai Islam boleh dikata lebih lengkap. dengan penduduk di atas satu miliar orang sekarang sudah layak disebut sebagai negara superpower ekonomi kedua setelah Amerika Serikat. Sebab dalam kenyataan. Misalnya.15 SEPTEMBER 2011 27 . Ketika Indonesia nyaris tidak siap dengan perjanjian perdagangan dengan China sekarang kita sudah merasakan akibatnya. Cadangan devisa sudah bergerak melampaui $ 14 Triliun. t SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . implikasi dari peralihan ini tidak main-main. Etika ini sangat menekankan pada para pemeluknya untuk senantiasa bekerja keras. Dalam Islam ada nilai ikhlas. pengorbanan. Produk lokal Indonesia terpukul di pasar dalam negeri sendiri. Misalnya dengan menyumbangkan berbagai langkah alternatif untuk menghadapi ’ancaman’ ekonomi dari Negeri China. Sebagai sama-sama bangsa Timur kita akan lebih mudah meniru China ketimbang bangsa lain yang ada di Barat. Pertumbuhan ekonomi China misalnya rata-rata 9% pertahun. Saya yakin kita semua dapat melakukan itu. China menjadi aktor penting dari perubahan itu.

Pertama. Kemudian pada tahap kedua kita mulai tahu.I beberapa hari yang lalu dengan Prof DR Taufiq Abdullah pakar sejarah dan ilmuan sosial LIPI Jakarta Dalam konteks kehidupan kontemporer sekarang ini. Peristiwa ini akhirnya membuat tradisi dendam dalam sejarah kita begitu kuat. kalau kita lihat gerakan Islam yang ada sekarang ini merupakan sebuah spektrum. terjadi di negeri kita. kita tidak tahu apa-apa yang dikatakan oleh orang orientalis itu tentang kita. Kemudian mulai dari yang paling terbuka sampai yang paling tertutup. karena praktis antara kita saling berbunuh-bunuhan. Kemudian ditambah dengan terjadinya peristiwa penyerangan di Afghanistan dan peristiwa 11/09. . peran Muhammadiyah sebagai bagian dari kelompok civil society sangat dibutuhkan. Kedua. MA dan Muarif. akan tapi kita curiga terhadap orientalis. Muhammadiyah memiliki peluang dan kesempatan yang terbuka untuk menjalankan tugas dan perannya? antas bagaimanakah sesungguhnya potret Muhammadiyah menghadapi persoalan yang terjadi belakangan ini? Berikut petikan wawancara Deni al-Asy’ari. penguasa saat itu menggunakan pendekatan bersih diri dan bersih lingkungan. Jadi yang terakhir ini. apalagi sejak kekalahan tahun 1967. peristiwa ini sangat jauh menusuk hati orang Islam. nyaris kita pecah dan saling dendam. Peristiwa ini merupakan peristiwa yang sangat mengerikan. membuat hati umat Islam bertambah sakit. Sejak tahun 1945 hingga belakangan ini. S. Peristiwa demi peristiwa internasional yang begitu pahit dirasakan umat Islam. membuat kita lebih bisa menerima kenyataan bahwa ada di kalangan orientalis itu yang berusaha memahami secara benar. kita harus mengetahui dulu tentang latar belakang sejarah kehidupan bangsa ini khususnya umat Islam. terutama sekali di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. bagaimana anda memandang kemunculan berbagai gerakan Islam sekarang ini ? Seperti apa pula perbandinganya dengan ormas Islam seperti Muhammadiyah dan NU? Sebelum bicara masalah itu. Faktor ketiga adalah pengalaman domestik bangsa kita. Apalagi saat itu beriringan dengan terjadinya proses de-Islamisasi di beberapa daerah. dunia Islam sangat terpukul dengan masalah-masalah seperti Palestina.Dialog PROF DR TAUFIQ ABDULLAH: Muhammadiyah “Miskin” Pemikiran? Menghadapi berbagai persoalan aktual keumatan dan bangsa. Ini memang sebuah gejala baru bagi bangsa kita. mulai dari yang paling toleran hingga yang paling fundamentalis. dan sekarang ini kita mulai berusaha untuk memahami bagaimana orientalis itu memahami kita.Pd. Apalagi pada masa Orde Baru. Dulu misalnya. Karena masalah ini seperti 28 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H L duri dalam daging bagi umat Islam. Walaupun jelang Orde Baru berakhir. dilihat dari suasana internasional. walaupun di Palestina itu banyak agama Kristen dan agama lain. memengaruhi bagaimana kemudian kita melihat dinamika kehidupan keagamaan dan kebangsaan. Karena sebagai civil society. seperti waktu terjadinya G30 S-PKI. proses re-Islamisasi pun juga terjadi. akan tetapi fakta bahwa Yarussalem sebagai kota suci setelah kota Makkah dan Madinah yang diserang oleh Yahudi.

ini tidak salah. Muhammadiyah belum menghadapi orientasi gerakannya pada masalah-masalah lingkungan. dan tentang globalisasi. dan seharusnya ada anak-anak muda yang kreatif. saya melihat kurang jelas. Nah Muhammadiyah maupun NU harus melakukan peran yang seperti ini. resikonya juga besar. bangsa kita mengalami krisis manajamen. Sebelum menjelaskan seperti apa peran atau tugasnya. gerakan Muhammadiyah belum ada yang menyentuh ke arah sana. kedua. kalau civil society adalah suatu wilayah antara negara dengan ikatan natural suatu masyarakat. Muhammadiyah cenderung diam aja. Kita bisa lihat sekarang ini. memperkenalkan dan menghidupkan kembali peran civil society. tapi kurang membumi dari persoalan bangsa yang ada. pertama yang ditemukan hingga saat sekarang adalah terjadinya krisis saling ketidakpercayaan. Selama ini saya lihat Muhammadiyah justru dalam konteks pemikiran masih konservatif. Sebab sesuatu yang baru itu menggoyang keutuhan. Tapi memang kalau sudah masuk dalam hal yang sangat fundamental. Apakah selama ini menurut pandangan anda gerak Muhammadiyah belum menyentuh ke arah sana? Saya melihat belakangan ini. Menyinggung sedikit tentang matinya ormas. Saya malah berpikir kenapa Pimpinan Pusat Muhammadiyah begini merumuskan proposal untuk pengajian pemikiran. tapi kehidupan ini membutuhkan juga akan pemikiran. Muhammadiyah kurang banyak tampil dengan pemikiran yang segar. maka tidak ada apa-apanya. Implikasi lain adalah. Tapi sekarang ini yang lebih penting apa yang dibuat oleh organisasi itu saat ini. Akan tetapi kehidupan ini tidak semata-mata butuh pekerjaan seperti itu. Jadi kalau organisasi besar. maka ke hatihatian itu perlu dilakukan dengan cara membentuk kelompokkelompok keilmuan. Lantas bagaimana solusi terhadap persoalan yang seperti ini? Bagaimana pula peran Muhammadiyah sebagai bagian dari kelompok civil society? Salah satu pemecahan dari malasah ini menurut saya adalah. maka roda organisasinya akan terganggu. Muhammadiyah juga bereaksi. terjadinya spiral kebodohan yang menukik ke bawah. Dan untuk Muhammadiyah dia punya kekuatan yang besar dan menghasilkan. Sekarang ini kita tidak lagi pernah menggunakan kata pemimpin. kita harus membedakan dulu antara civil society dan masyarakat sipil. tentang masyarakat berbasis pengetahuan. seperti menjawab persoalan-persoalan aktual yang terjadi sekarang ini. Tapi kalau elit itu. harus diakui dapat menjadi penopang bagi gerakan Muhammadiyah. Bisa jadi karena Muhammadiyah sudah memiliki banyak hal. pengertian konservatifnya Muhammadiyah ini? Konservatif yang saya maksud disini dalam arti kurangnya keterlibatan Muhammadiyah dalam perdebatan-perdebatan pemikiran. dan lebih banyak ngomong di awang-awang serta kurang tegas. yaitu suatu tindakan kebodohan yang ditimpali dengan tindakan kebodohan yang lain. dan apa penyebabnya? Kalau partai banyak. mengisi kekosongan yang tidak bisa diisi oleh negara. ketiga. tapi kenapa kemana-mana dan tidak jelas. oleh karenanya saya menyarankan ormas-ormas besar itu menciptakan ormas kecil-kecil. justru kita cenderung menggunakan kata elit politik. apakah ada dalam sejarah sebuah ormas itu mati. seperti konflik antarkampung atau antarkelompok. Apakah ini karena kemapanan dari organisasi Muhammadiyah? Dan kenapa sebabnya organisasi mapan kecenderungannya sangat lamban dalam menanggapi persoalan aktual? Bagaimanapun ormas besar itu sangat memperhatikan keutuhan lembaganya. Akibatnya. Sebagai organisasi jika dibandingkan dengan yang lain. yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. seperti keluarga dan kampung. Kalau mengeluarkan pemikiran yang anehaneh. Namun selagi masih aman. melindungi warga negara dari kemungkinan tekanan negara. d SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . tapi kalau ormas matinya akibat perpecahan di dalam. belum menghadapi pada masalah bagaimana menciptakan masyarakat (bukan dalam arti sekolah) berdasarkan pengetahuan. Dan Muhammadiyah sepertinya terlambat. Makanya saya usulkan Muhammadiyah abad ke dua ini cukup memfokuskan gerakannya pada tiga kata dalam pembukaan UUD 1945 kita. pertama.DIALOG Apa korelasinya dari berbagai fakta dan peristiwa sejarah tersebut terhadap spektrum dan dinamika gerakan Islam di tanah air? Jadi setelah kita melakukan reformasi. Kita bisa lihat pada pemikiran dalam proposal seminar (pengajian) Muhammadiyah ini. Sehingga tidak satu pun krisis yang terjadi bisa kita atasi. hubungan atas bawah yang bersifat instruktif. mengisi halhal di luar tugas negara. Selain itu. Bagaimana anda melihat peran Muhammadiyah sebagai kelompok civil society selama ini? Sudah optimal atau adakah indikasi sebagai organisasi gagal? Fakta Muhammadiyah mempunyai jumlah amal usaha yang begitu banyak. Bisa dijelaskan lebih jauh. Kemudian peran apa yang mesti dilakukan oleh kelompok civil society ini? Di antaranya adalah. Salah satunya adalah ormas Islam seperti Muhammadiyah. dan tidak pernah tenang. Memang organisasi yang besar susah mengeluarkan pemikiran yang segar. Padahal kalau pemimpin itu ada hubungan emosional antara pemimpin dengan yang dipimpin. ia adalah bagian dari civil society tersebut. tentang kenyataan pluralisme. krisis ketidakpercayaan ini terjadi dalam bentuk keterputusan hubungan antara pemimpin dan masyarakat. Apa contohnya dari pemikiran yang segar ini? Bisa anda jelaskan? Seperti saya katakan tadi. Seperti masalah lingkungan hidup. kalau NU ada LKIS dll.15 SEPTEMBER 2011 29 . Padahal bahasanya bagus. Dalam suasana demikianlah terjadinya spektrum gerakan Islam itu sekarang ini. dan krisis dari manajamen krisis. dan civil society itu berada di tengahtengahnya ini. karena dua aspek ini berbeda.

namun dalam perjalanannya. Dan SMP muridnya tinggal 18 siswa. pada tahun 2002. Jepang. 3) Materi/kurikulumnya harus 3) SD Muh Sleman. Madina Setia Namira menjadi peserta IMSO untuk pengadaan. Prestasi: Juara 2 Pencak Silat tingkat Prov DIY. 61 guru. mencari di Jepang dalam pengembangan ICT atas nama Ratna Syifa. takaan dll. Laboratorium IPA/Mtk. Luas tanah pada awal 1001 m2 dikembangkan Juara 2 Futsal se Prov DIY. Bahasa. Tahun 2002 mempunyai berusaha untuk menjawab tantangan siswa 18 dan 1 guru. dan September tahun 2011 atas nama dan keunggulan. pewarna yang sehat dll.Winners Indonesia. a 30 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H . SMA Muh 2 Depok membantu sekolah-sekolah Muhammadiyah. Sekolah yang ‘mati’ tidak punya murid. Sekarang yang baik dan disiplin. diperlukan tambahan Tahun pertama murid bertambah 27 siswa. dengan 4) Gedung SD Muh Pakem. Di sisi lain tetap mempunyai misi Persyarikatan mandiri kemudian dimandirikan. Mempunyai prestasi terbaik di Kecamatan personal dan biaya investasi mampu ditanggung oleh masyarakat. 4) Pendanaannya/ dijadikan kelas jauh SD Muh Condongcatur. peringkat 11 pada Dengan bentuk kemandirian inilah SD Muhammadiyah seleksi tahap II bidang IPA. Biasiswa Magang pertama. pengelolaannya ke PCM Depok. Luas tanah. seperti sekolah yang dikembangkan dengan 2006 pengelolaanya disatukan dengan SD Muh Condongcatur.tahun 2011 di Filiphina. SPd Juli 2011 berupa ICT. Tahun menjadi bangkit kembali. Pakem. Maka seluruh biaya pendidikan berupa biaya memiliki 341 siswa. yaitu Karangasem. dikembangkan menjadi 2500 m2. MA tegi membangun kemandirian. Nasional. Sehingga ketiga dapat 3 kelas. Kharisma NS menjadi peserta Seleksi IMSO 2011. Yang harus menjadi wakil DIY dalam OSN tingkat Nasional. Pada tahun itu baik terjadi proses pembelajaran yang baik. perpusberangkat di Kyoto. Kemandirian 2011 di Phuket Thailand. Gedung awal hanya 6 lokal kelas. Condongcatur mampu mengembangkan dirinya dan mampu 5) SMP Muh 2 Depok berada di Kompleks Islamic Center mengembangkan pembinaan sekolah dengan “Sistem Klaster”. ruang Lab. tahun diapit oleh Kepala Sekolan dan Pembina. maka sebuah keniscayaan. Dengan guru yang tinggal 18 orang sehingga oleh Dinas akan ditutup. Kemandirian kedua.Science Olimpiad) meraih medali perunggu. membangun kemandirian bidang tenaga pendidik. a) Sejak tahun 2005 selalu kerja keras sangat tinggi. tahun 2009 peringkat 3 OSN bidang kini menjadi 5500 m2. sistem klaster adalah: terdiri dari 18 siswa dan 11 guru. menjadi wakil DIY dalam OSN tingkat Nasional. Tahun 2011 ini siswanya lulus pengembangan sekolah mandiri. Sekarang SMP Muh 2 Depok 1) SD Muhammadiyah Condongcatur Pusat sebagai awal mempunyai 250 siswa dan 13 guru. Tahun 2005 dan dibangun terlebih dahulu adalah sikap untuk 2006 wakil Indonesia dalam IMSO (International Mathematics and berubah yang dalam prosesnya memun. SSi. 1) siswa. pelayanan baik dalam proses PBM. Prestasi: a) Nilai mempunyai kompetensi standar. bekas gedung SMP Muh Pakem. tahun kedua kelas 1 dapat 60 siswa. pembiayaannya. Karena sehingga pengembangan kurikulum itu kelas 1 dan kelas 3 tak ada siswanya. 2) Sarana UN terbaik se Kabupaten Sleman beberapa sekolahnya/sarana-prasarana PBM harus tahun terakhir. gulanya. masyarakat memerlukan keseriusan dan Komputer. b) Innovative Teacher Competition 2011 Kepala Sekolah lam mengembangkan sekolah dengan stra. dianggap sudah mampu masyarakatnya. pengelolaan amanah. Tahun 2006. b) Dan Arif Junianto. bahkan tahun 2011 siswanya dan biaya operasional disubsidi pemerintah. Prestasi beberapa tahun terakhir Muhammadiyah yang harus dikembangkan. Madina Setia Namira akan menjadi wakil Indonesia dalam IMSO SD Muhammadiyah Condongcatur da. dan menghasilkan pengurus PCM Kalasan dan tokoh masyarakat menyerahkan prestasi yang baik pula. Dengan 8 Harus seorang tenaga pendidik yang Unit Perumahan gurunya. atas nama Ari Budiyanto. 25 guru. atas nama Abdullah culkan kerja-kerja serius menuju kemandirian Syafiq dan Alqi Herfian. 2 ruang guru. semacam. siswanya kebutuhan sekolah diajak bergabung di AUM. 25 guru. tahun 2003 memselalu dikembangkan dengan KTSP-nya. dan dijadikan kelas jauh SD Muh SD Muhammadiyah Condongcatur Condongcatur. sekarang memiliki 338 masyarakat itu dengan mempersiapkan. Siswanya peserta OSN tingkat sesuai dengan perkembangan zaman. punyai 27 siswa. Perpus dll. sekarang Sains tingkat Kabupaten Sleman. Musik. berupa kemandirian pembiayaan. tahun 2011 Rombel). dan kultur budaya sekolah mendirikan SD Muh Condongcatur di Pakem tahun 2004. 11 guru/karyawan.DI ANTARA KITA SD Muhammadiyah Condongcatur Sleman: SEKOLAH PARA JUARA KEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN KLASTER MERETAS sekolah mandiri dan dipercaya berlantai 3 dengan 26 ruang kelas. anak-anak muda yang punya komitmen tinggi dan kompetensi sesuai 2) SD Muhammadiyah Kadisuka. Sekarang memiliki 999 siswa (25 100%. kelapa. tidak sembarang orang. Regional Asia Pacific Education Innovation Forum Achmad Solikin. Sekarang mempunyai sekolah mampu menjawab keinginan dan sesuai selera 652 siswa dengan 38 guru. dulu 600 m2 Koki/gurunya. jaminan mutu baik akademik/ karena PCM Pakem belum mempunyai SD Muh diadakan MOU non akademik. biar pun sudah ada SDN RSBI.

Akhirnya. Ringkas kata bermacam-macam kemajuannya. Terhadap kemanusiaannya. Gusti Allah yang sudah menjadikan pikiran manusia menjadi bermacam-macam. jangan sampai kegiatan tahun yang akan dijalankan kalah baik dengan tahun yang telah dijalani karena kalau terjadi demikian itu namanya mundur. dalam arti mahalnya harga barang-barang. semoga hal itu bisa segera terlaksana. Sedang bagi Muhammadiyah sendiri. banyak kejadian yang berbeda dengan adat kebiasaan. Terlebih lagi krtitik atau celaan yang menjelek-jelekkan. Semuanya itu. Dia yang mempunyai kehendak supaya semua manusia berpegang pada tali Gusti Allah. Apalagi orang Islam itu seharusnya menjadi satu. karena dari kemurahan Gusti Allah. Keadaan di luar tanah Jawa juga banyak yang terjadi berbeda D dengan kebiasaan.. sepertinya persatuan orang Islam sudah bisa diharapkan. tidak ada yang bisa menyelisihinya. maka saudara-saudara Muhammadiyah jangan sampai berkecil hati. Semua itu sudah pasti sesuai dengan kecakapan. dan kemampuannya. itu namanya menggunakan sesuatu pada tempat yang salah. yang semuanya itu berjalan dalam aturan-aturan Gusti Allah sendiri. majunya penyebaran agama Islam di Inggris. marilah bersamasama berdoa . dengan ketertiban dan keteraturan tanpa ada yang menyimpang. Mudah-mudahan pertambahan ini bisa terus-menerus dan lestari selamanya. Semua itu sudah menjadi hal yang lumrah dan wajar. ada yang sangat rajin dalam ikut memperbincangkan para aparatur negara dan sebagainya. pendapatnya juga bermacam-macam. Dia yang sudah menciptakan manusia menjadi bermacam-macam bangsa. karena yang menetapkan buruk dan baik itu hanyalah Gusti Allah sendiri. Jadi. dapat dikatakan sedaging dan sedarah. Adapun yang terakhir adalah Kanjeng Nabi Muhammad saw dengan dipinjami Kitab yang bernama Kitab Al-Qur’an.jagad”. Dari keyakinan Muhammadiyah. dengan sebisa-bisanya dan sesampai-sampainya. Sudah menjadi watak manusia untuk suka mentang-mentang. Akhirnya saya mengingatkan pada semuanya saja serta pada saya sendiri: “Agama Islam itu agama yang mengajak persatuan. seluruh bangsa itu bersaudara. Misalnya rendahnya harga uang. yaitu Kakek (Eyang) kita semua Kanjeng Nabi Adam dan Sitti Hawa. semakin hari harus semakin baik dalam bertindak menuruti perintah Allah. Dia yang sudah menciptakan alam dan seisinya. ada yang mengatakan baik ada pula yang menyatakan jelek. Saudara-sauadara. SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Sama saja dapat dikatakan mundur. Bentuknya bermacam-macam ada yang semakin bersemangat dalam menyiarkan agama. bermacam-macam warna kulitnya. Perkumpulan Muhammadiyah pada dasarnya ikut berikhtiar supaya menjalankan perintah Allah. saat ini sedang dalam sorotan orang banyak. jangan sampai berjalan di jalan yang salah atau menyimpang dari jalan yang sudah ditetapkan Gusti Allah. dan sebagainya. Ada yang semakin bersemangat dalam bekerja mencari harta. kesenangan. sesama sebagai umatnya Gusti Allah. keberanian Khalifah. Orang banyak itu bermacammacam. agama apa saja. Tidak hanya se-tanah Jawa atau se Hindia tetapi se. Qur’an itulah yang menjadi petunjuk dan pedoman kehidupan. berasal dari manusia yang sejodoh. sangat tidak benar kalau yang satu merasa lebih daripada yang lain. Saudara-saudara. Melihat kejadian akhir-akhir ini. Muhammadiyah semakin lama semakin besar dan luas. Jangan sampai merasa suka kalau dipuji orang. dan jangan berkecil hati kalau dicela orang. Siapa yang kuat. Misalnya. Juga sangat tidak benar apabila yang kuat mencelakakan yang lemah.Hikmah isl am aga ma yang mengajak isla agam persa tu an ersatu tuan KIYAI IBRAHIM engan nama Allah yang Maha Murah dan Maha Kasih. sama yang menurunkan. Tetapi celaan dan pujian itu harus diambil pelajarannya. mundurnya perdagangan teman-teman yang di sini dan sebagainya. agama Islam itu bisa menyelamatkan manusia mulai dari dunia sampai di akhirat.. tidak mengajak berpisahpisah. menangnya Turki melawan Griekenland. karena yang benar mestilah menolongnnya. Itu semua menggerakkan hati orang-orang disini. Pada tahun-tahun terakhir ini. padahal untuk mencelakakan yang lemah dengan sarana kekuatannya itu. Pada tahun pertama ini banyak keadaan yang terlihat sepertinya akan menghalang-halangi kemajuan perkumpulan Islam. maka Gusti Allah menurunkan utusan dan juga Kitab..15 SEPTEMBER 2011 35 . supaya menjadi kebaikan.

.

Apalagi dalam perkembangan teknologi informasi. diharapkan menjadi tempat untuk menyimpan dan merawat benda-benda bersejarah Muhammadiyah. akan menyediakan perpustakaan digital. im SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Untuk ini. yang dilaksanakan di kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan. “Insya Allah dalam waktu dekat ini. “Sehingga kemajuan Muhammadiyah yang akan datang. MT adalah. kita akan melaunching beberapa Taman Pustaka di beberapa wilayah sebagai pilot proyek. Pendirian Museum Muhammadiyah di tingkat Pusat dan Wilayah. Museum ini nantinya. Rakernas juga memutuskan beberapa program reguler yang harus dilakukan oleh Majelis Pustaka dan Informasi PWM dan PDM antara lain. magang dan diusahakan adanya bea siswa untuk program studi perpustakaan. Keempat program unggulan itu menurut Ketua MPI. juga merekomendasikan empat program unggulan untuk periode 2010-2015. dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah. pembentukan media centre tingkat Pusat dan Wilayah. Prof DR HM Din Syamsudin. Ortom tingkat pusat dan beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah. Mukhlas. Selain itu. pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah online. pengelolaan website Muhammadiyah secara terintegrasi dengan menampilkan website dalam tiga bahasa (Indonesia.DI ANTARA KITA RAKERNAS MPI PP MUHAMMADIYAH R apat Kerja Nasional Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah. MT Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah dalam laporannya.” lanjutnya. Selain itu. 4. dimana perubahan terjadi sangat cepat. Hadir dalam acara pembukaan Rakernas ini antara lain. bisa kita saksikan saat ini juga di negara kita.15 SEPTEMBER 2011 37 . Din Syamsudin berharap agar ditumbuhkan gerakan gemar membaca . Seribu Taman Pustaka ini. Dalam bidang pustaka. Dalam rangka mengembangkan dakwah Islam dan mensosialisasikan program Muhammadiyah. Apa yang terjadi di Timur Tengah saat ini. Inggris dan Arab). diharapkan terbentuknya koordinasi dan adanya sinergi dengan berbagai kelompok pengelola perpustakaan di lingkungan Muhammadiyah. Majelis Pustaka dan Informasi sedang merintis untuk berdirinya museum Muhammadiyah. Dalam Rakernas ini juga dilakukan pelatihan pengelolaan website dan pengoperasian pembuatan KTA Muhammadiyah online. beliau berharap agar dalam Rakernas ini menghasilkan program-program yang bisa diakses oleh masyarakat. Dalam kaitan ini. jika memungkinkan pendirian museum ini bisa juga dilakukan oleh PWM-PWM diseluruh Indonesia. menyampaikan bahwa salah satu program Majelis Pustaka dan Informasi adalah. Untuk radio diharapkan minimal 30% dari jumlah PDM seluruh Indonesia dan lima stasiun televisi di tingkat Pimpinan Wilayah. “Perkembangan teknologi informasi telah banyak mengubah dunia. Sedangkan untuk pengembangan dan pendirian museum Muhammadiyah. Siti Hadiroh Ahmad dari Pimpinan Pusat Aisyiyah dan Wakil Rektor I Universitas Ahmad Dahlan. Dalam bidang kepustakaan diantaranya. Museum ini nantinya. Ketua PP Muhammadiyah. Selain itu. Pengembangan stasiun radio dan televisi di Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah. akan turut ditentukan dan dibantu oleh kemajuan teknologi informasi. akan membangun 1000 Taman Pustaka di seluruh Indonesia. Dengan adanya perpustakaan digital ini. Majelis Pustaka dan Informasi sedang merintis untuk berdirinya museum Muhammadiyah. Kalau dalam bidang pendidikan ada Bustanul Athfal. Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. Rapat Kerja Nasional MPI ini. Dalam sambutannya. 2. Untuk itu MPI akan menyelenggarakan kegiatan penunjang berupa TOT pengelolaan perpustakaan Muhammadiyah. Pendirian Taman Pustaka Muhammadiyah di tingkat Cabang dan Ranting. MT. akan berbasis di Ranting-Ranting dan Cabang Muhammadiyah. Masyarakat membutuhkan informasi yang bisa mencerahkan. diharapkan menjadi tempat untuk menyimpan dan merawat benda-benda bersejarah Muhammadiyah. DR Ir Dwi Sulisworo. Terutama di amal usaha Muhammadiyah bidang pendidikan seperti PTM dan Sekolah-sekolah. meningkatkan kualitas sumber daya manusia perpustakaan yang profesional. Muhammadiyah go open source (Mugos)dengan tujuan meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab Muhammadiyah terhadap penanggulangan pembajakan software di Indonesia. kita perlu mencanangkan Bustanul Qutub (Taman Bacaan). pengembangan pengelolaan database Persyarikatan. Drs H Mukhlas. Rapat Kerja Nasional yang pertama ini.” ujar beliau. jika memungkinkan pendirian museum ini bisa juga dilakukan oleh PWMPWM diseluruh Indonesia. melalui pengembangan program-program open source versi Muhammadiyah. dihadiri oleh Majelis Pustaka dan Informasi tingkat Wilayah seluruh Indonesia. Disamping itu. maka dalam bidang gerakan gemar membaca ini. 3.” ujar Din Syamsuddin mencontohkan. 1. Majelis dan Lembaga PP Muhammadiyah. Prof DR Dadang Kahmad.

dipermainkan. Keenam. dan lupa mencari kesalahan diri. Kedelapan. dibohongi. baik atau buruk. Kelima. Manusia kadang memusuhi hatinya ketika hasrathasrat hewaniah mengalahkan kepentingankepentingan yang fitri dan bersahaja. tajam ke bawah (orang-orang kecil) tetapi tumpul ke atas (orang-orang berkedudukan tinggi). mengaku sakit padahal sehat. Jika penjahat menyiasati dan mengelak dari hukum tentu lumrah adanya. Bahkan. Hati dalam wujud segumpal darah (mudhghah) memang masih utuh. Keempat. seperti dinukilkan Muhammad Amin al-Jundi mengemukakan hati yang mati disebabkan oleh sepuluh perkara. Hukum yang diagung-agungkan pun dengan mudah disiasati. Kedua. bahkan mengaku lupa ingatan permanen menjadi pemandangan umum. Al-Qur’an menyebutnya orang-orang yang memiliki hati. penghalang. yang membuat para hamba tak dikabulkan doanya oleh Allah. mengelak dakwaan. Palsu memalsu. Kesepuluh. Itulah ketika para penegak hukum dan abdi hukum kehilangan suara hati nurani yang jernih. yang tentu sangat piawai merusaknya. dan hina laksana hewan. Hati bahkan lama kelamaan menjadi barang asing dalam diri. makan dari rizki Allah . antara benar dan salah. Manusia berjasad perkasa dan terhormat. ikut mengubur orang mati. Ibrahim ibn Adham. tak mudah menghidupkan hati ketika sudah beku dan mati. mengakui adanya neraka tetapi tidak berusaha selalu menjauhinya. dan dirusak bahkan oleh para penegak hukum sendiri. masih juga memaksakan. Tatkala hati tak pernah didengar aspirasinya. mengatakan setan sebagai musuh tetapi tidak memusuhinya. A. dan kepentingan duniawi apakah hati nurani masih mau didengarkan suaranya yang jernih. Tapi. Pada suatu kali Nabi didatangi Washibah bin Ma’bad dan ditanya tentang kebaikan. ketika rakyat kecil kian susah. Suara hati dianggap sebagai penghambat. Dikritik jangan membangun gedung-gedung megah yang tak diperlukan. namun tidak mensyukurinya. korupsi. sedang perangai buruk dan munkar dalam sangkarbesi nafsu kian menguasai diri. Nabi bersabda. membaca Al-Qur’an tetapi tidak mengamalkan isinya. tak peduli benar atau salah. Ibarat pagar makan tanaman. Ketiga. tetapi perangainya kerdil. apa yang diinginkannya diburu dengan sepenuh nafsu. bangun tidak sibuk mencari aib orang lain . Nuha . Ketujuh. meyakini kematian pasti datang tetapi tidak bersiap-siap menghadapinya. karena mana ada pelanggar hukum rela hati untuk di-hukum. baik dan buruk. pantas atau tidak pantas. menjadi mafia hukum. merusak sumberdaya alam. dan autentik. Ketika hasrathasrat duniawi begitu membuncah melampaui takaran. mengaku mencintai Rasulullah namun tidak mengikuti Sunnahnya. Akibatnya hukum pun menjadi serba tebang pilih. Adapun dosa ialah sesuatu yang terasa dalam diri dan apa-apa yang meragukan dalam dada meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya”. Sufi ternama. maka betapa parahnya sebuah negeri. manusia tahu hak-hak Allah tetapi tidak mau menunaikannya. kedudukan. meyakini surga itu benar adanya namun tidak berusaha untuk mencapainya. Kesembilan. sementara keburukan begitu rupa murah. tetapi tak mampu memahaminya.‘ I B R A H ha ti yang m ati hati ma anyak orang di negeri ini begitu gampang berbuat kemunkaran tanpa perasaan bersalah. lumpuh. Apa saja sepuluh perkara yang menyebabkan kematian hati? Pertama. yang sulit dikenali meskipun bersarang dalam diri sendiri. mafia anggaran. dan menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara dengan sikap tanpa merasa bersalah. biasanya suara hati sangatlah lirih dan sering tidak didengar. Hewan itu tak memiliki daya saring 38 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2-16 SYAWAL 1432 H B ruhaniah atau qalbiyah. Sudah tahu salah dan dikritik banyak orang. fahum qulubun la yafqahuna biha. baik. masih pula bebal. tetapi tidak mengambil pelajaran dari mereka. Adakah mereka masih memiliki nurani? Nurani yang masih mampu berkata jujur. Melarikan uang rakyat. menggasak kekayaan negara. Sungguh. bahkan menjadi mati. pantas dan tidak pantas banyak dibikin kabur. namun hati nurani yang selalu bersuara fitri sejatinya mati. benar. “Mintalah pertimbangan pada hatimu. yang penting hajat terpenuhi. mengkhianati amanat rakyat. Lalu. Namun manakala para penegak hukum yang semestinya menjadi penjaga di garda paling depan mempermainkan hukum. dan menjadi musuh. kebaikan itu sesuatu yang menyebabkan jiwa menjadi tenang dan menjadi tenang pulalah hati. tulus. ketika itulah lama kelamaan hati itu akan beku. di tengah banyak orang hidup penuh ambisiambisi berlebihan untuk meraih materi. di mana hati nurani atau kalbu yang fitri dalam dirinya? Kebaikan sungguh menjadi barang mahal di negeri ini.

SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .15 SEPTEMBER 2011 39 .

Tamasya Melampaui Batas-batas Kebudayaan. Juz 1/423. Tidak menjadi pijakan ontologis. al-Razi. al-Kasyaf. Menurut Francis Fukuyama. ‘Demi Allah.16 SYAWAL H . hingga Rasul menyatakan “waylun liman qara`aha wa lam yatafakkar fîhâ” (sungguh celaka bagi siapa yang membaca. Juz 5/ 8. terutama di bidang telekomunikasi dan informasi. Televisi. variatif dan inovatif. tetapi aku senang juga engkau beribadah kepada Tuhanmu’. sehingga menghasilkan model-model seni dan budaya yang melimpah. Hp. terjadi percepatan pembangunan dan kemajuan peradaban di berbagai bidang kehidupan. 3: 190-191) Sungguh celaka bagi siapa yang membaca. al-Qurthubi. Rasul menjawab. Melalui sains teknologi dengan ekonomi kapitalisme sebagai penggerak utamanya inilah. Perkem- bangan teknologi ini mampu “melipat-lipat dunia”. al-Alusi. tapi tidak memikirkannya). Apa yang dapat membendung tangisku sedang semalam Allah telah menurunkan kepadaku ayat: inna fi khalq al-samâwâti… (Qs. wahai Bilal. dan sejumlah teknologi mutakhir lainnya. bukan hanya menjadi desa global. Bagian penting dari semangat zaman yang harus dibaca dalam konteks masyarakat modern atau post industri adalah perkembangan sains teknologi dan seni budaya. Guru Besar Imu Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Gunungdjati Bandung “Aku khawatir pesan dalam Ali Imran (3) 190-19) ini hanya sekedar bahan bacaan. logika sains teknologi modern inilah yang menentukan evolusi universal dari arah kapitalisme. Aisyah menangis dan menjawab: “Semua yang beliau lakukan mengesankan. (Bandung: Matahari. ‘Wahai Aisyah izinkanlah aku beribadah kepada Tuhanku’. 160-161. Kedua unsur inilah yang sangat memengaruhi peradaban dewasa ini. Pada malam itu. aku senang berada di sampingmu. Perkembangan sains teknologi ini kemudian menggerakkan laju ekonomi kapitalisme global hingga berhasil memproduksi kesejahteraan materiil luar biasa. Juz 4/310. Temuan-temuan sains modern telah melahirkan berbagai perkembangan teknologi yang luar biasa. telepon. Kalau harus menyebut satu di antara momen penting yang paling mengesankan dari Rasulullah adalah saat malam ketika aku mendapat giliran tidur bersamanya. epistemologis dan aksiologis dalam memecahkan berbagai persoalan kehidupan dan kemanusiaan. Atha’ menuturkan bahwa Ia bersama Ibnu Umar dan Ubayd bin Umayr pernah berkunjung kepada Aisyah ra Kami bertanya tentang pengalamannya yang paling mengesankan bersama Rasulullah. tapi tidak memikirkannya. berbagai teknologi hiburan dan tontonan dicipta. Bilal datang untuk adzan shubuh. waylun liman qara`aha wa lam yatafakkar fîhâ. Setelah itu. Pernyataan ini dapat dibaca (dalam bahasa sekarang) sebagai kekhawatiran Nabi apabila umatnya hanya menjadikan pesan ini sebagai bahan bacaan dan tidak menjadikannya sebagai pijakan ontologis.. sementara teknologi memungkinkan akumulasi kekayaan secara tak terbatas dan pemuasan hasrat manusia yang lebih luas. Inilah tanda-tanda zaman era kontemporer yang harus dibaca. Juz 1/ 361. Dalam bidang seni budaya ini.). dan bertanya: Wahai Rasul apa gerangan yang membuat engkau menangis. epistemologis dan aksiologis umat dalam memecahkan berbagai persoalan kehidupan dan kemanusiaan” D alam suatu riwayat. dipikirkan dan dicarikan rumusan aktualisasi barunya dalam berIslam yang berkemajuan. edisi III. terutama dalam bidang seni dan budaya. Juz 2/86. tidak bolehkah aku menjadi seorang hamba yang bersyukur (apalâ akûna ‘abdan syakûran). Juz 2/189. Aku menjawab. hal. kecenderungan logika sains modern ini bahkan menentukan evolusi universal dari arah kapitalisme. bukankah Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu dan yang akan datang.DIRASAH ISLAMIYAH AKTUALISASI ISLAM BERKEMAJUAN DALAM SAINS TEKNOLOGI DAN SENI BUDAYA PROF DR DADANG KAHMAD Ketua PP Muhammadiyah. beliau berkata. Bahkan. al-Baihdawi. tidak banyak air yang beliau gunakan. tidak lebih dari sebuah layar kaca (Yasraf Amir Piliang. Lalu. lalu berdiri melaksanakan shalat dan menangis hingga membasahi jenggot beliau. Maka beliau pergi berwudlu. lalu berbaring dan menangis. Dunia yang Dilipat. beliau tidur berdampingan denganku dan kulitnya menyentuh kulitku. 2011). tetapi juga. al-Dur al-Mantsur. hingga membasahi lantai. yang belum pernah dicapai sebelumnya. Juz 3/18) Menangkap semangat atau spirit zaman ini sangat penting. Saya menangkap adanya relevansi pesan wahyu Ali Imran [3]: 190-191 di atas 40 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Bilal mendapati Rasul menangis. komputer. yang dalam perkembangannya ekonomi kapitalisme ini menjadi penggerak utama roda sains teknologi. lalu sujud dan menangis. internet. (Tafsir Ibn Katsir. Sains telah berhasil menetapkan cakrawala keseragaman dari kemungkinankemungkinan produksi secara ekonomis.

2. Bagi hemat saya. Islam yang menggelorakan misi anti perang. jalan Islam yang membebaskan. Gagasan sentral ini merupakan panggilan Qur’an (Al-Nahl [16]: 90). Dalam perspektif pustaka dan informasi. jiwa dan ruh (yadzkur Allah). kebaikan. sektarianisme dan ketidakadilan. anti terorisme. serta terbuka dan toleran terhadap perbedaan. Islam yang berkemajuan adalah Islam yang menjunjungtinggi kemuliaan martabat manusia. dan memajukan kehidupan dari segala bentuk keterbelakangan. maka aspek yang terpenting dalam pengembangan seni budaya adalah rasa. kejumudan. menurut Muhammadiyah muara dari Islam yang berkemajuan itu adalah pencerahan bagi kehidupan. eksploitasi alam. 4. 14-15) Persoalannya adalah bagaimana aktualisasi Islam yang berkemajuan ini dalam konteks sains teknologi dan seni budaya. golongan. penting kiranya untuk menumbuh-suburkan madrasah-madrasah atau halaqahhalaqah keilmuan. kemaslahatan. 139) Kedua. Kedua. Gagasan sentral dari Islam atau Muslim progresif —sebagaimana penggunaan term progresif itu sendiri— adalah perjuangan tanpa henti menuju gagasan universal keadilan. jiwa dan ruh. Bahwa Islam merupakan agama kemajuan. atau paling tidak menyeimbangkannya dengan pengembangan sains keagamaan. jika merujuk kepada tradisi intelektual yang berkembang pada era Abbasiah dalam Islam dan tradisi Renaisans di Barat. ‘ishyân (kedurhakaan) dan bâ’id ‘an Allâh (menjauhkan dari mengingat Allah). dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. burhâni dan irfâni serta menghargai seni budaya yang berkembang di masyarakat. (Tanfidz Keputusan Muktamar. kejahatan kemanusiaan. pendidikan perlu ditata bangun kembali agar menjadi tempat untuk menyemaikan benih-benih kebenaran. dan kebudayaan umat manusia di muka bumi. yang dalam peradaban kontemporer berada dalam wilayah pengembangan seni budaya. baik laki-laki maupun perempuan tanpa diksriminasi. serta pendirian lembaga-lembaga riset. Sejalan dengan gagasan sentral Islam progresif tersebut. transformasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan di atas melalui pendidikan. Yaitu. Pertama. kemaslahatan. maka salah satu persyaratan penting untuk dapat mengaktualisasikan Islam berkemajuan dalam sains teknologi dan seni budaya adalah perlunya membangun kultur keilmuan dan tradisi intellectual discourse yang kondusif. keadilan. menghargai rasionalitas dan nilai-nilai transendental.DIRASAH ISLAMIYAH dengan semangat zaman hari ini. dharâr (bahaya). Dalam kerangka ini. keharusan untuk pengembangan dimensi rasa. (Tanfidz Keputusan Muktamar. kedamaian. anti keterbelakangan. Shalahuddin Jursyi dan para sarjana Muslim progresif lainnya. gerakan penerjemahan buku-buku asing. Kelima. halaqah budaya dan sebagainya. kemakmuran. Jika aspek yang terpenting dalam pengembangan sains teknologi adalah nalar. Wallahu a’lam. Islam yang berkemajuan juga secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku bangsa. ras. Strategi kebudayaan ko-eksistensi yang dimaksusdkan adalah lebih mendalami wawasan seni tradisi dengan pendekatan bayâni. logika dan pengetahuan. dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. sepanjang sejalan dengan rambu-rambu seni budaya itu. Islam yang berkemajuan ini dapat disejajarkan dengan gagasan Islam progresif seperti yang diperkenalkan oleh Omid Safi. menuntut dua hal. Farish A. keharusan untuk pengembangan nalar. Islam yang berkemajuan adalah Islam yang menyemaikan benih-benih kebenaran. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. Secara lebih luas. berorientasi ke masa depan. baik laki-laki maupun perempuan tanpa diskriminasi. Tanfidz Keputusan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah (Muktamar ke-46). keduanya (tafakkur dan tadzakkur) merupakan nilai-nilai Islam yang berkemajuan yang diyakini akan dapat melahirkan keunggulan hidup lahiriah dan ruhaniah. ketertindasan. 42-43. anti penindasan. anti keterbelakangan. Noor. yaitu tidak mengakibatkan fasâd (kerusakan). Dalam perspektif Muhammadiyah. sekaligus menjadi jantung (inti) dari tradisi Islam. Sedang strategi kebudayaan proeksistensi adalah sikap empati terhadap perkembangan seni budaya serta membuka ruang publik untuk mengembangkan seni budaya Islami seperti dengan penyelenggaraan festival-festival budaya. reorientasi paradigma keilmuan dari paradigma yang masih menomorsatukan ilmu agama (sains naqliyah) kepada paradigma keilmuan yang lebih di arahkan pada pengembangan tradisi saintifik dan teknologi modern. keadilan. dan keutamaan hidup secara dinamis. balai pelatihan dan pendidikan. Menurut pembacaan saya. anti penindasan. serta secara positif melahirkan nilai-nilai keutamaan dalam memayungi kemajemukan.14) Dalam wacana ke-Islaman kontemporer. Muhammadiyah memahami Islam yang berkemajuan itu sebagai berikut: 1. hal. Dalam konteks hari ini adalah keharusan untuk mengembangkan sains teknologi. memberdayakan. Pendidikan adalah syarat utama untuk perwujudan Islam yang berkemajuan dalam sains teknologi dan seni budaya. anti terorisme. kemakmuran. 3. penting untuk mensosialisasikan pandangan dunia (worldview) Islam yang berkemajuan ini secara luas. penyalahgunaan kekuasaan. setidaknya ada lima pemikiran yang perlu dipertimbangkan dan diskusikan lebih lanjut. Keempat. Mengelorakan misi anti perang.15 SEPTEMBER 2011 . penerbitan. (PP Muhammadiyah. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. dan ketidakadilan hidup umat manusia. kebaikan. logika dan pengetahuan (yatafakkar fi khalqi al-samâwâti wa al-ardh). hal. kedamaian. hal.• 41 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Ketiga. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. hal. dalam bidang seni budaya penting untuk mempertimbangkan kembali dua strategi kebudayaan sebagaimana yang telah dirumuskan dalam Halaqah Tarjih di Solo tanggal 2 Nopember 2001 yaitu strategi kebudayaan ko-eksistensi dan pro-eksistensi. anti kekerasan. Bukan sebagai tempat yang menyemai kebencian. yaitu pertama. perpustakaan yang representatif di berbagai daerah. anti kekerasan. Pendidikan juga perlu ditata bangun kembali agar menjadi lembaga yang menjunjungtinggi kemuliaan martabat manusia. permusuhan. pesan orientasi kemasadepanan atau sebutlah Islam yang berkemajuan dalam ayat tersebut. seperti korupsi.

Kandungan pertama bersifat historis-dialektis pada masa lalu yang kontroversial. Agus Salim dan A. 1997. Pertama. seakanakan melanjutkan perdebatan dialektis pada masa pembentukan republik adalah pada masa pemaksaan Pancasila sebagai satusatunya asas —yang ketika itu rezim penguasa secara efektif melipatgandakan kadigdayan Pancasila dan menggunakan Pancasila sebagai alat pengontrol dan penekan terhadap warga negara yang berbeda pendapat dengan Pemerintah. Walaupun. dilihat dari perspektif orang-orang Muslim. untuk menyongsong Indonesia Baru dan tidak terjebak pada perdebatan masa lalu semata. Hindu. dari sudut agama telah dianggap netral. membahas Pancasila. 133) yang dimuat dalam Asian Survey dengan mengatakan. yang antara lain ditandai adanya pemahaman bahwa Pancasila adalah suatu ideologi terbuka sebagaimana dinyatakan Nurcholish Madjid. Penulis mencoba menyajikan kedua hal tersebut di atas. Pancasila dalam konteks aspirasi politik umat Islam. dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya. pada masa-masa pembentukan republik..5) menyatakan. sosialisme dengan kapitalisme.. kesejahteraan yang tinggi. dan Budha – agama-agama “besar” yang secara resmi diakui negara. MH Wakil Bupati Gunung Kidul DI Yogyakarta. Walaupun undang-undang ini oleh mayoritas rakyat. negara Indonesia bukan negara sekuler dalam pengertian Barat.. Kedua. Rumusan tersebut dikenal Piagam Jakarta yang rumusannya antara lain : “.16 SYAWAL H P masih meninggalkan jejak dalam pemahaman maupun dalam praktik berbangsa dan bernegara pada dewasa ini. Sila ini merupakan sumber petentangan hebat. Kuntowijoyo (Kuntowijoyo. yang tentu saja sangat mengganggu ingatan kolektif bangsa terhadap Piagam Jakarta. DRS. Sejalan dengan ungkapan di atas. Muhammad Yamin. dan persatuan yang mantap dari seluruh rakyat Indonesia Problem Dialektik Dalam konteks makna pertama. Keberhasilan Pancasila sebagai suatu ideologi akan diukur dari terwujudnya kemajuan yang pesat. sering mendukung komitmen tegas kepada Islam sebagai agama negara. Kristen. Dalam pemahaman penulis. menurut dasar kemanusiaan . 1985. tapi sedikit banyaknya undang-undang ini tetap memberikan tempat yang utama bagi status Islam di negara ini. Ketiga. Kaum muslimin yang lebih ortodoks. Sila pertama adalah kepercayaan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila Ketuhanan Yang Maha Esa). sedang yang kedua mencoba memasukkan nilai-nilai Islam dalam Pancasila. Namun melalui panitia kecil yang terdiri dari: Muhammad Hatta. pada masa pemaknaan yang lebih terbuka dan toleran. Piagam Jakarta Perdebatan seru dan berlarut-larut tentang Pancasila khususnya sila Ketuhanan sangat mendalam. Persoalan yang menjadi sumber perdebatan historis sejak harihari pertama perjuangan republik ini juga digambarkan oleh ulasan Michael Morfit (Harun Nasution dan Azyumardi Azra. dan diurus oleh Departemen Agama. cukup luas termasuk Islam. dan antara demokrasi dengan totaliterianisme. Tetapi Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa masih merupakan suatu pernyataan umum. Kandidat Doktor Ilmu Hukum pada Program S3 Ilmu Hukum UII. Maramis. Siswono Yudho Husodo dalam Pancasila dan Keberlanjutan NKRI yang menyatakan. Wahid Hasyim. Ahmad Subarjo. judul di atas sekurang-kurangnya mengandung dua makna. pada akhirnya dicapai satu rumusan sebagai jalan kompromi antar golongan. hal itu diakui sebagai kompromi yang lemah. Indonesia menyatakan diri bukan negara agama tetapi juga bukan negara sekuler. Dengan demikian. dan merasakan tidak puas dengan penyusunan kata-kata umum sila ini. tidak dapat menghindari kontroversi masa lalu yang sedikit atau banyak 42 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . terminologi Ketuhanan akan menjadi isu panas atau tidak. Sukarno. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia. Keempat. dengan berdasarkan kepada: ke-Tuhanan. bentuk perjuangan ideologi pada waktu ini berbeda dengan zaman berbenturannya nasionalisme dengan imperialisme. dimana perdebatan terfokus pada perumusan sila pertama yang sangat seru dan radikal namun bermuara pada kompromi nasional yang anggun melalui rumusan Piagam Jakarta.4) mengatakan bahwa dengan ideologi Pancasila. Abdulkahar Muzakkir. ERSINGGUNGAN antara Islam dan Pancasila sekurangkurangnya dapat kita lihat dalam realita historis sebagai berikut. Dalam hal ini penulis sependapat dengan pandangan Siswono Yudho Husodo. “Undang Undang Dasar 1945” dan “Pacasila” bukanlah titik akhir dari kontroversi ideologis Indonesia. nilai-nilai Pancasila dan relevansinya dengan nilai-nilai atau ajaran Islam. masih harus kita lihat. Abikusno Cokrosuyoso. Abd. walaupun secara subyektif kepentingan kita kepada makna kedua jauh lebih besar. yang berkedaulatan rakyat. Pertama. orang-orang Islam terbiasa memandangnya sebagai bentuk lain dari kompromi antara mereka dengan orang-orang sekularis. Dalam hal ini Nurcholish Madjid (1995. Kedua. untuk masa kebangkitan retorik saat ini (fase kerinduan).SOHIFAH Pancasila Dalam Perspektif Islam IMMAWAN WAHYUDI...

SOHIFAH yang adil dan beradab. dan kerakytan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ketidakpedulian kita terhadap upaya yang nampak simplikatif ini berakibat serius. Dalam satu seminar tentang Pancasila. • SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Ki Bagus Hadikusuma tujuh kata dalam Piagama Jakarta di hapus. Salah seorang pakar yang peduli untuk memberikan pemakanaan Pancasila dan relevansinya dengan ajaran Islam adalah Ahmad Azhar Basir.yang antara lain mengatakan. selanjutnya memberikan dalil-dalil AlQur’an dalam hubungannya dengan tiap sila yang terdapat dalam Pancasila. Melalui perundingan yang melibatkan Muhammad Hatta. (1985: 9-10) . bahwa perdebatan tentang Pancasila yang cenderung subyektif dan bersifat klaim suatu kelompok yang merasa paling berjasa terhadap negara ini. masyarakat Kristen dari Sulawesi Utara secara serius menolak rumusan “Ketuhanan dengan menjalankan Syari’at Islam bagi para pemeluknya”. tidak dibenarkan menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang telah digariskan-Nya. Teuku Hassan.”Dari segi nilai yang terkandung dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. kita perlu mengaca pada sejarah. banyak undang-undang yang bertentangan dengan semangat Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia karena besarnya semangat merespon pasar bebas. kajian tentang sila-sila dalam Pancasila banyak diberi pemaknaan berdasarkan ajaran Islam. Atas usul Ki Bagus tujuh kata diganti dengan Yang Maha Esa dengan pengertian Tauhid (Nurcholish Madjid 1995. Pada tanggal 18 Agustus 1945. Pada kenyataannnya. Contoh yang paling kongkret dalam hal ini adalah bahwa ketentuan pembentukan peraturan perundangundangan menyatakan setiap peraturan perundang-undangan harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Meskipun kesannya hal yang demikian ini bersifat simplifikasi.15 SEPTEMBER 2011 43 . hanya menutupi kecemerlangan Pancasila. persatuan Indonesia. Prof Kaelan mengkritik penyelenggaraan pendidikan dewasa ini yang lebih merespons kecenderungan pasar. Akhirnya. namun secara akademis maupun politis memiliki makna positif dalam kaitannya dengan membangun paradigma dan komitmen dalam melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara secara konsisten. Bahkan Pancasila itu sendiri bisa jadi “debu historisnya” republik bukan sebagai api dan filosofi hidup bangsa Indonesia yang futuristik. Dalam kehidupan bernegara. yang dinilai sebagai sesuatu yang kontradiktif dengan kecenderungan baru yang lebih dekat dengan sumber-sumber nilai terutama agama. dasar moral bagi bangsa Indonesia dalam melakasanakan hidup bernegara dan bermasyarakat. Demikian pula dalam bidang pendidikan. dapat disebutkan bahwa sila ini merupakan dasar kerohanian. 5) Pemaknaan Menurut Islam Dalam konteks makna kedua sebagaimana penulis uraikan di atas. berasas Ketuhanan Yang Maha Esa antara lain berarti bahwa dalam menyelenggarakan kehidupan bernegara wajib memperhatikan dan menghormati petunjuk-petunjuk Tuhan Yang Esa. Ahmad Azhar Basyir. Kasman Singodimejo.

aku harus pergi lagi. Seluruh diriku ini tak ada yang berubah. usai janjian ketemuan secara menggebu di sebuah kafe mall. aku akan menolak tawaran mereka. mereka sudah lari terbirit duluan. La. seakan tengah berhadapan dengan kuntilanak siang hari. yang tahu rahasia perceraian kami. Sementara mantan kawan sekampusku dulu. lalu angkat tilpun (sepertinya tak ada orang menilpunnya karena aku tak mendengar nada dering). Keanehan demi keanehan. Ketiga laki-laki ini semua masih beristri. begitu ketakutannya wajah mereka melihatku.HUMANIORA JODOH CERPEN: ABIDAH EL KHALIEQY Untuk kesekian kali aku mematut wajah di cermin. 44 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Dari cermin China ukuran 6x6 cm bergambar dewi Kwan Im yang kubeli di sebuah Art Shop kenamaan di Hong Kong. ia datang ke rumah dengan persembahan seabrek-abrek untukku dan anakku semata wayang. tak ada yang suka. Tapi memang aneh. Biar laki-laki yang melihatmu. kulitmu seperti komodo eh tokek. Rambut hitam tebal lurus dan belum tumbuh uban meski banyak teman sebaya sudah mulai ubanan.”Dia bilang wajahmu kini seperti neneknenek usia 500 tahun. Mungkin ia tak rela kamu ceraikan dan menjahatimu dengan apalah. Sejak kuliah dulu. benarkah wajahku mirip setan? Hingga para laki-laki sama takut melihatku. Ia lari tergopoh nuju mobilnya sembari sesekali melirik wajahku dengan mimik ketakutan. warisan kakek buyutku.16 SYAWAL H Lain lagi kisah teman mantan suamiku. Wajah putihku mirip China dengan mata agak sipit dan kulit bersih mulus. Tapi hari gini gitu loh…masa masih main dukun?” “La itu. yang digandrungi anak-anak sedunia itu…Potter potter apah…” . Gitu katanya” “Haha…masa sih? Aku merasa. Seakan banyak paku nancap di kursinya. seakan ketakutan melihatku. neneknya tokeklah. semacam tenung-tenung gitulah. di daerah Mongkok. Sudah kucoba semua untuk memastikan. Setelah mendehem berkali-kali. “Nenek 500 tahun? Bahkan 50 tahun aja belum genap usiaku” “Entahlah! Lagian mana ada usia ampe 500 tahun? Jin iprit kali ya. Bahkan pak hakim sampai lupa kunci mobilnya nyangkut di bantalan sofaku. Duduknya mulai gelisah. kata Mala sahabatku. tak ada yang salah pada wajahku. kamu malah makin cantik setelah pisah dari Mas Tom. lalu cermin bundar kecil di tempat bedakku. Tanpa nengok lagi padaku atau sekedar gutbai. Dan lagi. pilem apa yang tentang dukun-dukun itu. di tilpunnya yang menggebu. Poligami? Tak terpikir di benakku bahwa aku bakal diajak poligami. Hidung sedang. baru duduk semenit di depanku. Ada juga teman mantan suamiku. sebenarnya ada beberapa laki-laki yang coba menjalin hubungan denganku. Sesekali matanya melirik ke arahku dengan mimik aneh. Tak ada senoktah pun yang aneh. dengan niat serius untuk berumah-tangga tentunya. padahal belum ada pembicaraan apapun hatta kata pengantar. apa wajahku seperti itu?” “Kalau di penglihatanku. antara takjub dan takut. dan sontak dia bilang ‘maaf sekali. Bibir merah delima asli sejak lahir tanpa lipstik. aku ini aktivis pergerakan perempuan. Di antara laki-laki yang mendekatiku itu. Tapi aneh. perceraianku dengan suamiku adalah karena ia poligami. ia cemas blingsatan dan nengok kiri kanan. Swear! Dia bilang begitu dengan mimik menggidik takut”. Karena usia kami sudah kepala empat. Ada kondisi darurat!’. Bahkan aku masih bisa bersyukur pada Tuhan dengan seluruh anugrah kecantikan ini. cermin bundar besar di kamar mandi hingga cermin mukibat raksasa model zaman kolonial. Sin!”. Ia duduk sekian menit di ruang tamu dan mulai menggaruki kepalanya. Mulanya aku menimbang tawaran mereka untuk menjadi suami-istri. “Dengar. sebelum aku ucapkan penolakan itu. yang konon bisa menangkap bayangan jin yang melintas di depannya. Kupatut-patut wajahku disana. ada satu yang mantan teman sekampus. bahkan pak hakim yang menceraikan kami itu juga mendekatiku. dan kamu tetap sendiri selamanya” “Masuk akal juga asumsimu. Aku yang menggugatnya cerai. ia pun bangkit dan minta pamit cepat-cepat. ia ngacir tanpa salam. Maka sekali lagi aku pergi ke depan cermin. Benar benar ketakutan. Masa kini aku harus mengulang kisah hitam itu? Maka sudah pasti. Menurutmu. bukan waktunya lagi untuk pacaran atau sekedar te-te-em-an. Tapi dia bilang. Sejak menjanda dua tahun lalu. berkerut-merut seperti tokek. Ia ucap wassalam sebelum sempat uluk salam.

nyatanya juga digandrungi banyak orang. aku tak tahu seperti apa mengabarkannya. Menanti puluhan atau mungkin ratusan tahun lagi sampai ‘hari berbangkit’. Empat malam bahkan. untuk memperoleh ganjaran yang lebih sempurna…naarun jahiim hehe…opo ra wedhi? Di mana enaknya berkawan dukun dukun itu? Afala tatafakkarun?” “Nah itulah yang ingin kutanya padamu. dua kali hingga sepuluh kali. Ia lupa. di bawah purnama yang gerhana. Begitulah! Mungkin perempuan itu puas telah sukses membuat Mbendhol syarap. Akankah mereka percaya? Lagi pun.HUMANIORA “Harry Potter?” “Nah! Bukankah pilem tentang dukun dukun itu. Dan yang tergelar cuma hasil rekayasa beberapa ekor jin dibantu dukun dukun terkutuk. merah darah! Para mata terpana. Lalu Mbendhol majnun. Lalu dua malam insomnia. ada pertanggung-jawaban kelak saat ia harus menghadap Tuhan. tak rampung rampung hingga ‘hari kebangkitan’.15 SEPTEMBER 2011 45 . setan setan hitam yang jadi sohibnya dukun santet itulah yang bakal menemaninya melewatkan ‘hari hari ngeri bin nggegirisi’ di Alcatrac jelaga ‘sunyi ruri’. Kalau kalau aku ini reinkarnasi dari kaum Nuh? Boleh jadi 500 tahun di jaman itu. sebaris demi sebaris melenyap nguap nuju ke wilayah rahasia. jika Mas Tom melakukan hal itu. apa aku perlu cara-cara CIA untuk menggali info?” CIA? Perlukah strategi CIA untuk mencari buktibukti? Kalau pun pada akhirnya terbukti Mas Tom telah ‘mengerjaiku’ seperti itu. Semesta terkesima. sendiri-ri! Alih alih memperoleh cintanya Mbendhol di alam barzakh. Cemburu membutakan mata banyak orang di dunia yang kian menyempit ini. tapi ingat. Sin. Allahumma inna naj’aluka fi nukhurihim wa na’udzubika min syururihim. kata ayahnya. terkesima khidmat dan khusyuk meresapi keagungan Sang Pencipta. akibat laku musriknya itu!” “Ia lupa akan semua itu. si kakek buyut tokek itu? Menakutkan bagi tiap laki-laki yang bakal meminangku? Mungkin perlu memberi info pada mereka. Di jaman internet. kok tega-teganya ya padaku yang tak berdosa ini?” “Bukan hanya padamu ia tega. dari jiwaku yang merana. bahkan pada dirinya sendiri kukira” “Lho kok bisa? Dia akan puas menyaksikanku tak laku-laku. Kalau tidak memukul balik. bahwa wajah asliku mirip Mei Shin. dari barat ampe timur. Saat gerhana bulan total dan aku ikut jamaah shalat khusuf di halaman sekolah di kampung. Jamaah meluap. “Masih tinggal di belakang ring road. Aku kembali mematut diri depan cermin. eh pada mas Tommu maksudku. Bagaimana menurutmu. 2011 Rubrik Humaniora ini dipersembahkan oleh SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . menyapaku dengan senyuman Nabi Khidr. masih kurang. Aku juga ternganga. masih tergolong muda setara usia 40 tahun di jaman kini? Entahlah! Tetapi wajahku mengerikan? Mirip kerutan komodo. dapatkah strategi CIA juga kupakai untuk ‘membereskannya’? Semalaman insomnia. malaikat serem akan menyiksanya siang malam. Ah aku jadi ingat Mbendhol!” “Mbendhol? Siapa dia?” “Cuma tetangga yang tiba tiba prilakunya ganjil. Di jaman face book katanya. Jika ia mati. Kubaca sekali. Hii…! Tak ada yang bakal nengok nasibnya di penjara Guantanamo kuburan sepi. meneliti secermatnya. gerhana telah sempurna. aku berdoa tiga rius memohon Tuhan agar memukul balik para pemukulku yang tak salah ini. Tiga malam. setidaknya men’tawar’kan diriku dari segala pengaruh jahat terkutuk. purnama berubah warna. usai kena sihir mahabbah seorang perempuan yang ditolak cintanya. Sampailah di malam kelima. Tul gak?” “Ah embuhlah! Aku cuma berpikir. usai khutbah pendek sang imam shalat. hati mendesir-desir bahagia lalu kutatap ke atas. Orang orang berhamburan menyesaki halaman sekolah dan tiap jiwa terpesona. Di depanku Yusuf. bahwa ada pertanggung-jawaban kelak di mahkamah Maha Tinggi yang lebih menggiriskan. Dunia virtual baru agaknya belum bisa menggantikan dunia virtual lama. La” “Iya puas. jika benar ia melakukan itu. Duhai agung Sang Pencipta. benarkah wajahku telah berumur 500 tahun? Kabarnya Nabi Nuh berumur lebih seribu tahun. Kasihan betul jika benar ia begitu. Jiwa jiwa sama berserah padaNya. ya era perdukunan itu hehe. Sinta? Berapa abad sudah kita tak jumpa?” Gerhana pun berlalu sudah. Yogyakarta. Perempuan itu menangkup ludah Mbendhol dan membawanya ke dukun. di lubang kecil hitam gelap kuburnya. Di antara takbir dan tahmid. duda satu anak lulusan Madinah. duapuluh kali dan tigapuluh tiga kali sudah. Ia menjadi kurang waras. aku berdoa sepenuh-penuh jiwa raga seturut gerhana kian sempurna. Ada perasaan lega.

yang ujung-ujungnya hanya bertaraf spekulatif tanpa fondasi. Di sini yang menjadi ukuran mutunya. terjadi? Jawabannya adalah karena kekuatan agama yang berupa keyakinan rohani tidak dilibatkan.B I N A A K I D A H HUBUNGAN ERAT ANTARA KEIMANAN DAN KEMAJUAN DR MOHAMMAD DAMAMI. nasib adalah kondisi (dalam hal ini hidup) yang perlu ditingkatkan. hasil dari proses persaingan. tidak pernah sepi dari hal itu.• SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . MAg idak jarang orang beranggapan. hasil dari usaha. bagaimana AlQur’an berbicara tentang hubungan antara masalah keimanan dan kemajuan hidup ini? Al-Qur’an tidak mengajari manusia untuk meraih kemajuan dalam hidupnya dengan berdasar berfalsafah secara ekstrem. hambatan/ganjalan. kemajuan kehidupan manusia banyak ditentukan oleh kekuatan filsafat. Jadi. Banyak yang sangat percaya. dasar bertindak. filsafat dan olah falsafah hanya menyuplai kepuasan otak dan pikiran belaka. Ketiga. tak jarang pula terdengar keluhan. Petunjuk tersebut berwujud prinsip-prinsip yang perlu dijadikan patokan ketika manusia beriman (Mukmin) akan meraih kemajuan hidupnya. Demikian kritik AlQur’an. Al-Qur’an mengajari manusia untuk meraih kemajuannya berdasar keyakinan rohani dan didukung oleh penggunaan potensi akal secara benar. dunia kepuasan dan kesejukan hati. pasangsurut. seperti berspekulasi. temukan. bahwa dengan temuan falsafah. didirikan/dibangun kondisi baru yang lebih meningkat. yang berarti mengangkat atau mendirikan. ketika kemajuan kehidupan telah dicapai. mati dan hidup. hanyalah 46 T fenomena “dahr”. maka berlombalobalah dalam berbuat kebajikan (AlBaqarah [2]: 148. Walaupun Al-Qur’an menghargai potensi akal yang menyebabkan manusia mampu berpikir. Tampaknya. Bahwa untuk meraih kemajuan hidup. Caranya: berdoa. dimintai karunia-Nya. yaitu “baik”. Dengan cara seperti itu harapan akan muncul dan menjadi kaya dalam ruang batin. sekaligus Maha Pengasih dan Maha Pemurah (rahmaan rahiim). yaitu “banyak”. bahwa pada hakikatnya kehidupan ini. Hal seperti ini digambarkan Al-Qur’an bahwa perhiasan dunia dengan segala gemerlap dan kemajuannya itu (mataa’u-‘d-dunyaa) sedikit. seperti falsafah Rasionalisme dan Eksperimentalisme. Bahwa dasar bertindak untuk meraih kemajuan adalah: mengubah nasib. hasil kemajuan yang dicapai harus melalui proses persaingan. hidup terasa makin “kering”. Agama dan keyakinan rohani adalah wujud dari pernyataan perasaan. bukan proses yang berdiri sendiri. dan kokoh kemauan. Jadi. dan sebagainya. Ukuran mutu “baik” dan jumlah “banyak” ini dirangkum dengan istilah “khair” dalam Al-Qur’an. Karena Allah SwT adalah Maha Kaya. dan ukuran jumlahnya. terbatas waktunya. “serba mekanis dan robotis”. “hilang tujuan hidup”. maka sangat mungkin terjadi halangan. Al-Maidah [5]: 48). Atau dengan lain perkataan. tidak berdasar ilmu yang benar. Hasil dari usaha untuk mencapai kemajuan hidup di atas adalah: meningkat lebih baik. (Asy-Syarh [94]: 8). Lalu apa “yang diubah”? Al-Qur’an menegaskan: nasib. keadaan yang serba paradoks. atau menang untuk bangga atau untuk menganggap kecil pihak lain. dalam setiap tempat dan zaman. Hidup di dunia ini diliputi oleh keniscayaan untuk terjadi “perubahan”. Unggul di sini bukan berarti menang karena berhasil mengalahkan. kebelum-berhasilan/gagal. Wallaahu a’lam bishshawaab. Sebab. Untuk itu Al-Qur’an mengajari agar kaya harapan. dan jalankan usaha/pekerjaan/ tindakan/kreasi/metode/kemampuan yang diyakini dapat meningkatkan kondisi yang lebih tinggi lagi (Asy-Syarh [94]: 7). maka kepada-Nyalah hati manusia perlu dilabuhkan. maka berkembanglah ilmu pengetahuan yang beranak-kandung teknologi dengan pesatnya. untung-rugi. dimintai pertolongan-Nya. diangkat lebih tinggi dari kondisi sebelumnya. dan sebagainya. kuat mental. Persaingan (kompetisi) yang sehat dan membangun (konstruktif). Kata kuncinya adalah: unggul. kaya harapan. Rumusannya dalam Al-Qur’an disebut “fa’stabiquu-’l-khairaat”. Menghadapi hal yang demikian ini seseorang harus tahan uji. sedangkan kenikmatan akhirat itu lebih baik dan lebih banyak (An-Nisa’ [4]: 77). mau berubah atau tidak. melainkan unggul karena kompetisi dalam hal-hal yang baik dan konstruktif. Bahwa manakala manusia secara serius mau memeras otak dan kecerdasannya serta tekun melakukan percobaan-percobaan dalam hal apa saja. Sekarang kita bertanya. Begitulah kira-kira ilustrasi anggapan banyak orang dewasa ini. Mengapa hal seperti ini. Namun. Peningkatan yang lebih tinggi ini oleh Al-Qur’an justru diperintahkan dengan kalimat frasa “fa’nshab”. namun Al-Qur’an tidak membenarkan manusia berpikir secaraekstrem. karena harus melewati jembatan “proses”. “kurang bermakna”. maka akan majulah kehidupannya. Perubahan yang bersifat teknis dinyatakan Al-Qur’an tergantung pada usaha manusia itu sendiri. bahwa pencapaian kemajuan kehidupan manusia seperti sekarang ini didasarkan pada kemampuan dan kekuatan manusia dalam memanfaatkan olah falsafahnya. Karena itu peraihan untuk meningkat tersebut harus diukur dan dikoridori/dikontrol oleh rambu-rambu “khair” tersebut (Adl-Dluha [93]: 4). apa yang disebut kepuasan itu baru lengkap dan menyeluruh kalau kepuasan pikiran digabung dengan kepuasan perasaan. Orang tidak mudah patah semangat karenanya. mesti ada yang berusaha untuk mencari kebajikan. Keempat. Apa isi prinsip-prinsip tersebut? Pertama. berusaha untuk berubah atau tidak (Ar-Ra’d [13]: 11). masa (Al-Jatsiyah [45]: 24). Kata “nasib” ada keterkaitan dengan kosa kata “nashaban. Inilah yang disebut keimanan terhadap petunjuk (hidayah) Allah SwT. Kedua. yang terjemahan luasnya: maka carilah. Begitulah Al-Qur’an mengajari orang beriman meraih kemajuan hidupnya. Berfalsafah seperti itu dinyatakan hanya sebagai olah spekulasi (dhann). Sebaliknya. Atau dengan lain perkataan. bahwa justru setelah mencapai apa yang disebut “kemajuan kehidupan” tersebut malahan merasa makin jauh dari rasa puas dan tidak merasa sejuk hati.16 SYAWAL H .

untuk menerjemahkan nilai-nilai Islam dengan lebih baik. Menjauh dari spirit Islam yang dikenalkan oleh Nabi saw sebagai “rahmatan lil ‘alamin”. Namun secara konseptual. Beliau juga — dengan gagah berani — mengkritik pemikiran yang tidak didasarkan pada penelusuran nalar secara mendalam hingga menumbuhkan sejumlah aksi yang —menurut A Syafii Ma’arif — ’kurang cerdas’. tetapi mentalnya ’minoritas’. Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (2006) pernah menyatakan bahwa kondisi mental dan psikologi umat Islam Indonesia setelah zaman reformasi belum kunjung berubah. baik di Indonesia bahkan di banyak belahan dunia. P Kulliyah of Political Science International Islamic University Malaysia dalam Republika (Jumat. Akibatnya. pendidikan yang berke-Islaman diperlukan untuk membentuk sumberdaya manusia kompetitif dan religius. Ada sikap “ketidakpercayaan diri”. Padahal. 14 September 2007) mengungkapkan bahwa KH Mas Mansur (1937) – sebagaimana KHA Dahlan — (dalam sebuah bukunya) juga telah menggagas ‘Islam yang Berkemajuan’ ini. Padahal. bukan Islam yang ’jumud’ (mandek).15 SEPTEMBER 2011 47 . sementara kita (umat Islam) masih berteriak-teriak. masyarakat Islam di Indonesia ini ’mayoritas’ dalam kuantitas. Mereka menggapai ’api Islam’ tanpa harus secara formal memeluk Islam. umat Islam harus maju dalam semua bidang. Nostalgiawan Wahyudhi. Misalnya pada gerakan The Green Peace. sebenarnya kita bisa belajar banyak dari pemikiran dan aksi KHA Dahlan dalam memahami dan memperjuangkan ajaran Islam sejak merintis berdirinya Muhammadiyah. Ide besar KH Mas Mansur sebenarnya telah memberikan kesempatan yang lebih bagi masyarakat Indonesia. beliau menempatkan porsi keagamaan pada posisi terpenting sebagai fondasi awal untuk membangun peradaban. Penulis tidak tahu. Dia katakan bahwa untuk mencapai Islam yang berkemajuan. KH Mas Mansur memiliki ide yang lebih matang. Contoh lain. Lebih mengakar lagi. gagasan-gagasan KHA Dahlan tentang Islam sangatlah maju. Dua kutub ekstrem yang kadangkadang saling menafikan. Bukan hanya menguasai pasar internasional. yang justru menenggelamkan umat Islam ke dalam keterpurukan yang lebih parah. Pada saat itu. umat Islam memberikan warna tersendiri bagi perekonomian dunia. Visi Kiai Dahlan sungguh jauh ke depan. dan di sisi lain ada yang — dengan sangat percaya diri — menggagas perlunya merujuk konsep ‘liberalisme’. mahasiswa Postgraduate Studies. Di samping itu pendidikan yang berke-Islaman juga berperan untuk menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi yang maslahat bagi umat. Hal ini bisa diartikan bahwa yang diharapkan beliau bukanlah umat Islam yang menguasai ekonomi kapitalis dunia. Namun dengan berani beliau menempatkan aspek ekonomi di bagian paling belakang pencapaian Islam berkemajuan. Misalnya. Secara visioner KH Mas Mansur memiliki ide yang sama.B I N A A K H L A K Menuju Islam (yang) Berkemajuan MUHSIN HARIYANTO Dosen Tetap FAI-UMY dan Dosen Tidak Tetap STIKES Aisyiyah Yogyakarta. tetapi dengan teknologi dan jiwa yang adil. tidak sempit dan serba menyederhanakan. Di antara gagasan ‘Islam yang Berkemajuan’ KH Mas Mansur yang sangat penting untuk dikaji lebih lanjut – menurut Nostalgiawan Wahyudhi – antara lain: Pertama. dia menawarkan “Islam yang berkemajuan”. tetapi gerakan dan tindakan mereka selaras dengan nilai-nilai Islam. utamanya umat Islam. Kita (baca: umat Islam) bisa belajar pada umat lain. apakah gagasan “Islam yang Berkemajuan”. Untuk menerjemahkan “api Islam”. Islam tetap terus berkembang dengan wajar. utamanya para pemimpinnya? Ibda’ bi Nafsik!• SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . Sarlito Wirawan Sarwono. Dua karakter kepribadian ini sangat penting untuk membangun peradaban Islam. Padahal tawaran nilai-nilai Islam dalam Al-Qur’an (dan juga As-Sunnah) sangat ramah terhadap kemajuan zaman. Banyak orang yang merindukan kembalinya ’puritanisme’ dengan asumsi kembali kepada Sunnah Nabi saw. Islam menjadi terkotak-kotak dan menjauh dari porosnya. Perasaan terus terkepung (siege mentality) oleh pelbagai isu. ketika menggagas arti pentingnya “sekolah”. ekonomi yang berkeislaman sangat diperlukan untuk membangun karakter bisnis yang adil dan menguntungkan bagi semua pihak. tetapi umat Islam yang menguasai ekonomi Islam yang memengaruhi dunia. bahwa Islam akan maju dan berpengaruh jika Islam hadir sebagai peradaban. yang pernah dipraktikkan oleh KHA Dahlan dan juga KH Mas Mansur ini sudah benar-benar dipahami oleh warga Muhammadiyah. Dan oleh karenanya bisa dikafir-kafirkan. Karena itu sangat penting membangun sebuah institusi pendidikan Islam yang berkualitas internasional untuk mencapai dua karakter sumber daya manusia tersebut. Ketiga. LSM yang bekerja untuk penghijauan/pelestarian alam. di Jepang praktik ’anti riba’ sudah diimplemantasikan. Kedua. Hingga memunculkan dua kelompok (ekstrem) Muslim: “Puritan dan Liberal”. masih saja terus menghantui. identik dengan ’Belanda’ (baca: orang kafir). Kiai Dahlan begitu mendalam dan luas pandangannya. Perekonomian yang berjiwa dan berkarakter sehingga menciptakan sistem yang konstruktif. Meskipun mereka non-Muslim. karena kualitasnya. Islam tidak boleh hanya terkonsentrasi pada sisi ekonomi (amal usaha). beliau berani mengadopsi gagasan ’Barat’ yang waktu itu dianggap sebagai sikap “tasyabbuh”.

ada beberapa anggapan bahwa Andalusia merupakan nisbah dari nama Andalus bin Tufan bin Yafeth bin Nuh yang mendiami Iberia (al-Maqqari. melainkan atas permintaan masyarakat Andalusia. 1988: 1/125 dan 133). Andalusia merupakan salah satu wilayah penyebaran kekuasaan Islam. membentuk Dinasti baru Umayah jilid dua. Universitas al-Qarawiyyin (Al Karaouine) di Fes (Maroko). Hal ini diawali dengan invasi yang direncanakan Musa bin Nushair dan dijalankan oleh Tariq bin Ziyad dengan 12. budaya. Melalui penyampaiannya. Hal ini diawali pada masa Dinasti Bani Umayah (alWalid bin Abdul Malik) hingga runtuhnya pusat pemerintahan Bani Umayah di Damaskus. 1987: 228) alam sejarah. penyebarannya. Hingga akhirnya. Arus tersebut lantas membuahi kenyataan sejarah. dan Universitas Kordoba di Andalusia (Dinasti Umayah II). Sehingga capaian ilmu pengetahuan tersebut mampu mencerahkan kegelapan: “Dialah yang telah mengutus kepada kaum yang ummi (yang tidak berpengetahuan) seorang Rasul di antara mereka. membantu mereka agar terlepas dari kelaliman penguasa Visigoth. mengajarkan mereka Kitab dan hikmah. pembenaran dan pembuktiannya yang mengarah kepada Inna al-Dîna ‘indal’Lâhi’l Is- lâm. Nama tersebut menurut al-Bakriy diadaptasi dari kata Arab Andalusy untuk menyebut kaum Vandal yang mendiami Iberia. Selama kurun waktu tersebut. kebebasan memeluk agama dan memelihara tempat peribadatan mereka. SUDAN “Andai Andalusia tidak terbuka oleh (kaum Muslimin) Arab. baik itu proyek Dinasti ataupun inisiatif pribadi. Demikian juga yang menjadi contoh terapannya tak lain adalah Rasulullah saw. Pusat keilmuan ini kemudian menjadi alur ekspansi pencerahan ilmu pengetahuan.16 SYAWAL H . Menjadi benar kemudian apa yang dimunculkan oleh para filsuf Muslim. Inilah yang kemudian menjadi awal tonggak terbukanya jalur penyebaran Islam di Andalusia (al-Baladziri. Maka. Kurun waktu yang tercatat dalam sejarah merekam. Andalusia adalah jazirah Iberia atau yang sekarang bernama Spanyol.000 pasukan. banyak kemudian di antara mereka memeluk agama Islam. umat Islam kembali memiliki pusat keilmuan yang diperhitungkan: Baitu’l Hikmah di Baghdad (Dinasti Abbasiyah). Keleluasaan dan kemapanan umat Islam pada ilmu pengetahuan ketika itu tidak berdiri tanpa alas pijak. merupakan implementasi atas pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an. 1987: 1/323). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya dalam kesesatan yang nyata. Pendudukan ini kemudian diakhiri oleh dua Dinasti terakhir: alMurabithun dan al-Muwahhidûn. dan larinya Abdurrahman alDakhil ke Andalusia. Hal ini dimunculkan dari upaya ekspansif pemerintah –kerajaan atau dinasti – Islam ketika itu dengan memerangi kekuasaan lalim yang melanda Eropa. hal tersebut mereka dapatkan dari kekuasaan pemerintahan Islam. Kesadaran dan kemandirian para ilmuwan Muslim dalam capain ilmu. Dari awal persinggungan inilah kemudian terjadi proses asimilasi antara nilai Islam dengan budaya lokal. bahwa pendudukan Andalusia oleh kaum Muslimin berlangsung selama hampir 8 abad (711 M-1492 M). yang merekam kemajuan dan pence- SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Pun demikian. menyucikan mereka (mencerahkan mereka dari kegelapan). (Aaron Hughes. Dari perlakuan 48 D pemerintahan Islam yang bersifat keadilan dan toleran itulah. bahwa ujung nilai manusia diukur dari hubungan antara human intellect (kecerdasan ‘akal’ manusia) dan divine intellect (kecerdasan spiritual). yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka. Namun demikian. dari cerahnya peradaban Islam inilah kepercayaan masyarakat bangsa luar terhadap capaian-capaian Islam diharapkan tertularkan pada mereka – salah satu darinya adalah semenanjung Iberia atau Andalusia. AlWaqidi menceritakan bahwa Thariq bin Ziyad melakukan invasi pada 92 H / 711 M dengan bantuan armada kapal dari Julian (Ilyan). Masa periode yang cukup panjang lamanya. Dimulai dari memberikan rasa keadilan. Mereka yang selama ini diperintah oleh Raja Visigoth yang bernama Roderick tidak pernah mendapatkan hak-hak mereka sebagaimana laiknya. dan atau nilai-nilai agama Islam. Terbukanya Andalusia dan kemenangan umat Islam atasnya tidak lepas dari peranan penduduk lokal. Eropa akan tetap terlelap dalam tidur panjangnya. niat usaha tersebut bukan berawal dari keinginan kekuasaan Islam. para sarjana Islam menjadi rujukan pada masa-masa keemasan peradaban Islam.” (Al-Jum’ah: 2) Dari terapan inilah. (mungkin) sampai sekarang!” (Hasan Syarqawi. 2004: 48) Persinggungan umat Islam dengan Barat bukanlah satu kebetulan. bahkan sampai sekarang.HADLARAH Andalusia dan Pencerahan Ilmu FAUZAN MUHAMMADI ALUMNI MADRASAH MUALLIMIN MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA / MAHASISWA PASCASARJANA OMDURMAN ISLAMIC UNIVERSITY.

Terlepas dari positif dan negatif kepemimpinan kekuasaan Islam kala itu – yang menganut sistem kerajaan dengan mengatur tampuk kekuasaan berdasar pada keturunan. Ibnu Tufail (w. Hal ini didukung pula oleh keberadaan sekolah terjemah yang lampau didirikan pemerintahan Islam di Toledo. serta pengetahuan bahasa Arab. Semua pada akhirnya diterjemahkan ke dalam bahasa latin. (A. Satu pijakan tetap umat Islam adalah Al-Qur’an dan Sunnah. dan banyak lainnya. Setidaknya ada tiga instansi akademis yang menjadi pusat kegiatan belajar-mengajar: Universitas al-Qarawiyyin (Al Karaouine) di Fes (Maroko). Ia kemudian mengenalkan untuk pertama kalinya angka-angka Arab di Eropa. 2004: 48-54). di mana karya-karya mereka akhirnya menjadi rujukan oleh Barat dan melengkapi koleksi perpustakaan. di samping sebagai suatu kebanggaan. Universitas Kordoba di Andalusia. Justru terbukanya semenanjung Iberia ini menjadi faktor paling besar dalam hal persinggungan ilmiah. bertakwalah kamu kepada Allah. (M. Berturut-turut dua dinasti tersebut disibukkan dengan pertahanan dari upaya reconquista (upaya penaklukan kembali wilayah Andalusia oleh Nasrani). Salah satu mahasiswa dari beberapa Universitas tersebut adalah Paus Sylvester II. Tentunya hal tersebut menunjukkan bahwa Andalusia kala itu telah memiliki beragam banyaknya guru-guru yang diminta khusus untuk mengajar. dan bertakwalah kepada Allah. di mana mereka menerjemahkan karya Yunani ke dalam Bahasa Arab. 233/234 H) yang fakih dan periwayat langsung al-Muwattha` Imam Malik. dan melalui inilah tersebar bahasan-bahasan ilmu ke wilayah Eropa. Pada akhirnya ia dituduh oleh khalayak ramai telah bersekutu dengan setan. pada masa pencerahan ilmu di Andalusia tersebut. sumbangsih ataupun dorongan pemerintah Islam terhadap ilmu pengetahuan begitu besar dan nyata. Qur’an dan Hadits sebagai ilmu dasar. Dari sini pulalah meraka mengabdi sebagai murid di beberapa pusat ilmu yang dimiliki umat Islam. dengan catatan tambahan dan penjelasannya. masyarakat Eropa mulai mengenal keagungan khazanah intelektual yang dimiliki umat Islam. Maka. aritmatika di masjidmasjid. Kemajuan yang dicapai umat Islam pada abad pertengahan seringkali dikisah ulangkan. namun keadaannya telah berubah. 1987: 223). Imam Al-Laitsi (w. Hal ini berangsur terusmenerus hingga dilembagakannya sebuah Universitas pertama di Andalusia pada masa al-Hakam I. hanya karena ketertarikannya belajar ilmu pengetahuan. 1185 M) dengan Hayy ibn Yaqzan-nya. 1198 M) yang masyhur menulis komentar (syarah) atas karya Aristoteles. dan hendaknya setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Kordoba yang menjadi Ibukota Andalusia kala itu praktis menjadi pusat belajar dan pusat ilmu pengetahuan. Namun demikian. 671 H). 49 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . sampai pada penyebaran ilmu yang mengantar Eropa hingga masa pencerahannya (Hasan Syarqawi.Andalusia menjadi tempat singgahan bagi masyarakat sekeliling negeri.15 SEPTEMBER 2011 . 1977: 23) Proses transefer ilmu dari Timur ke Barat yang dirasa kentara tatkala jatuhnya Andalusia dan diserahkannya Toledo ke tangan Bangsa Frank. Ibnu Rushd (w. Dalam hal ini terkhusus apa yang terjadi di Andalusia. Dari pencerahan Andalusia. yang masyhur dengan julukan ‘Elang Quraisy’. dan instansi akademis di Sicilia. Sampai pada 1492. 1139 M) dengan Tadbîru’l Mutawahid-nya.” (Al-Hasyr: 18). Andalusia sepenuhnya telah digantikan kuasanya oleh umat Nasrani di bawah tampuk perintah Raja Ferdinand (dari Aragon) dan Ratu Isabella (dari Castilla). ‘Ata`ur Rahim. umat Islam menghasilkan banyak sarjana Muslim. Kemakmuran tersebut menjadi papan reklame yang tersebar kemana-mana. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu perbuat. menulis. Dan Allah tidak menyukai orangorang yang dlalim” (Ali Imran: 140) “Wahai orang-orang yang beriman. Toledo menjadi pusat ilmu dengan banyak perpustakaannya yang menyimpan koleksi ribuan jilid buku berbahasa Arab. Alfonso VI sebagai pemimpin Bangsa Frank mengumpulkan dan memerintahkan para sarjana Muslim untuk menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab ke dalam bahasa Latin dan bahasa Eropa lainnya.HADLARAH rahan umat Islam di Andalusia. (Hasan Syarqawi. paling tidak kita mengenal Ibnu Bajja (w. baik ilmu. Beberapa instansi akademis ini yang notabene berbahasa pengantar Arab. Shadiq Afifi. Pada masa kepemimpinan Abdurrahman I. bahwa kenyataan peperangan yang terjadi antara umat Islam dengan Visigoth –Kristen Trinitarian– di Andalusia bukan menjadi model invasi yang berlangsung lama (adapun peperangan yang terjadi usai mapannya kekuasaan Islam di sana adalah usaha pertahanan). Di lain sisi. dan nilai-nilai Islam. Pencerahan ilmu melalui Andalusia ini kemudian terbukti pada masa-masa keemasan Andalusia di bawah kepemimpinan Abdurrahman bin Muawiyah. mengantarkan secara resmi bahwa bahasa ilmu pengetahuan atau bahasa ilmiah dunia kala itu adalah bahasa Arab. kita tidak pantas untuk berapologi: bahwa sebenarnya Islam menyumbangkan era kemajuan peradaban pada Barat. terlebih jika kita seharusnya menyimak dan merenungi firman Allah: “Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu. Abu Bakar al-Qurtubi (Kordoba) dengan tafsir Âyâtu’l Ahkâm-nya (w. dan supaya Allah mengetahui orangorang yang beriman dan supaya sebagian kamu (gugur sebagai) syuhada –sebagian ahli tafsir mengartikan: menjadi saksi atas manusia. dan pantasnya justru mereka berterimakasih. untuk selanjutnya ia sebarkan ke seluruh Eropa. Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapatkan pelajaran). Thomson dan M. Walaupun kenyataannya beberapa wilayah Andalusia masih diduduki oleh dua dinasti selepas Dinasti Umayyah II: Dinasti al-Murâbithûn dan alMuwahhidun. Dari ‘ilmiahnya’ Andalusia tersebut. Seperti halnya pernyataan Hasan Syarqawi. 1987: 226). Semua anak-anak diajari membaca. ekonomi. budaya. Hal ini lebih disebabkan karena kemakmuran Andalusia yang dicapai.

ternyata mengandung elemen-elemen 50 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Respons Intelektual Muslim terhadap perubahan sosial kontemporer.GAGASAN REAKTUALISASI ISLAM YANG ‘BERKEMAJUAN’ Agenda Strategis Muhammadiyah Ditengah Gerakan Keagamaan Kontemporer PROF DR HM AMIN ABDULLAH “Islam berkemajuan menyemaikan benih-benih kebenaran. serta berbagai kemunkaran yang menghancurkan kehidupan. evolusi dan genetika. Dalam . kejahatan kemanusiaan. Islam yang menggelorakan misi anti perang. kemaslahatan. demografi. penyalahgunaan kekuasaan. tetapi juga negatif. Apa yang membedakan dan apa yang menyamakan antara keduanya akan berguna untuk diketahui oleh para pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah pada setiap jenjangnya dan juga para pimpinan organisasi Islam yang lain di Tanah Air. munculnya konsep negara-bangsa yang berdampak pada kesetaraan dan perlakuan yang sama kepada semua warga negara (equal citizenship). bangsa. Tidak ada yang dapat menyangkal jika dikatakan bahwa dalam 150 sampai 200 tahun terakhir. Oleh karenanya. eksploitasi alam. dan lebih-lebih lagi pada abad ke-21. Islam yang secara positif melahirkan keutamaan yang memayungi kemajemukan suku.16 SYAWAL H pikiran keagamaan tradisional. analis. kedamaian. climate change. Dugaan saya. sejarah umat manusia mengalami perubahan yang luar biasa. Istilah “Islam yang Berkemajoean” yang digunakan oleh Muhammadiyah di awal abad ke 20 (1912) memang terasa lebih nyaman digunakan dari pada istilah Islam “modern”. Di atas itu semua adalah bertambahnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya harkat dan martabat manusia (human dignity). kemajuan sains dan teknologi. karena dalam perjalanan waktu apa yang disebut para pengamat dan peneliti sebagai Islam “tradisional” mengandung elemenelemen pikiran keagamaan modern. dan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat manusia. anti terorisme. ras. menurut Abdullah Saeed. eksplorasi ruang angkasa. akan menarik dan mungkin akan lebih tajam. kemakmuran. Produk Muktamar ke-46 (2010)). belum lagi kesetaraan gender dan begitu seterusnya. agama. keadilan. antikekerasan. pendidikan umum dan tingkat literasi. etnis dan begitu seterusnya. kebaikan. penemuan-penemuan arkeologis. Islam yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia baik lakilaki maupun perempuan tanpa diskriminasi. dan apa yang dikategorikan sebagai Islam “modern”. tatanan sosial-politik dan sosial-ekonomi. dan anti terhadap segala bentuk pengrusakan di muka bumi. migrasi penduduk. klasifikasi atau kategorisasi “modern” dan “tradisional” tersebut berasal dari para pengamat. dehumanisasi. Kerusakan ekologi. Perubahan dimaksud tidak mesti bermakna positif. Perubahan yang dahsyat dalam perkembangan ilmu pengetahuan. perjumpaan yang lebih dekat antarumat beragama (greater inter-faith interaction). hukum. seperti korupsi. tindak kekerasan (violence) atas nama negara. peneliti gerakan sosial-keagamaan dan sosialke-Islaman dan kemudian diikuti oleh para Indonesianist. Terjadi perubahan yang luar biasa dalam sejarah manusia dalam mengatur dan memperbaiki kualitas kehidupannya. golongan dan kebudayaan umat manusia di muka bumi” (Di kutip dari Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua. Petikan manifesto atau Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua di atas. tata kota. Perubahan dahsyat tersebut. secara lamat-lamat menginformasikan makna Islam Progressive yang dirumuskan beberapa pemikir Muslim kontemporer. tapi bukan dari kalangan pendiri Persyarikatan sendiri. anti penindasan. Perubahan sosial yang dahsyat tersebut berdampak luar biasa dan mengubah pola berpikir dan pandangan keagamaan (religious worldview) baik di lingkungan umat Islam maupun umat beragama yang lain. jika istilah “Islam Berkemajoean” awal abad ke 20 disandingkan dengan istilah “Islam Progressive” (Islam yang Maju atau Islam Berkemajuan) yang digunakan oleh para ahli studi keislaman pada akhir abad ke 20. lingkungan hidup dan begitu seterusnya. antara lain terkait dengan globalisasi. Istilah “modern” yang dilekatkan kepada Muhammadiyah – sebagai timbangan dari Islam “tradisional” tidak terasa nyaman digunakan. anti keterbelakangan.

sejak Aristotle hingga sekarang. Fazlur Rahman. saling mendekat. Lebih populer. Membicarakan (epistemologi) Islam secara parsial. Nasr Hamid Abu Zaid (Mesir). Farid Esack (Afrika Selatan). Tariq Ramadan (Swiss). hukum dan begitu seterusnya. Oleh karenanya. Fatimah Mernissi (Marokko). dalam tulisan ini. dzanniyyat). Abdul Karim Soroush (Iran). Hasan Hanafi (Mesir). Kecuali. tidak mudah mengoperasionalisasikannya di lapangan pendidikan. Seringkali kedua atau ketiga alat analisis entitas berpikir dalam dua tradisi khazanah keilmuan yang berbeda ini. yang sedang dicoba dirumuskan ulang secara serius oleh para pembaru pemikiran Islam.mau tidak mau kita perlu mengenal cara berpikir secara lebih umum ruang lingkupnya. dikenal istilah al-Tsawabit (hal-hal yang diyakini atau dianggap “tetap”. Tidak bisa hanya membahas yang tetap-tetap saja (form. yakni usul al-Fiqih (wilayah agama.Fiqh pada wilayah Qath’iy dengan menepikan wilayah Dzanny atau hanya membahas Islam (Berkemajuan) saja. yakni hanya dalam tradisi Fiqh dan Usul al. Tidak boleh ada pula ada perasaan ditinggal. Sedang dalam pendekatan Falsafah (philosophy). Riffat Hassan (Pakistan). membudaya. Adalah merupakan pertanyaan yang sulit dijawab bagaimana kedua atau ketiga alat logika berpikir dalam berbagai disiplin keilmuan tersebut. sosial dan budaya) – belum lagi di tambah Antropologi . dan pemikir Muslim kontemporer seperti yang sebagian pemikirannya akan saya bicarakan di sini. Perbedaan yang tajam antara kedua tradisi keilmuan dan corak berpikir dalam menganalisis dan memetakan persoalan sosial-keagamaan yang dihadapi dan jalan keluar yang hendak diambil inilah yang menjadi topik sentral dalam rancang bangun epistemologi keilmuan Islam kontemporer. dialog. Ketika menyebut (Epistemologi) Islam. Di sini sulitnya mengangkat tema pembahasan diatas. kompromi dan negosiasi. dengan mengetepikan wilayah Al-Tsawabit). pemilik. dipersyaratkan untuk bersedia mendialogkan. kalau topik pembahasan diubah menjadi hanya membicarakan salah satu diantara kedua tema tersebut. jika persoalan cara berpikir ini tidak dijelaskan dengan baik – meskipun tidak memuaskan seluruhnya – akan muncul banyak keraguan dan benturan di sana-sini – mengikuti bahasa populer digunakan dalam dunia maya: saling membid’ahkan. Perlu ada kesediaan dan mentalitas untuk saling ‘take’ and ‘give’. juga dikenal apa yang disebut “Form” and “Matter”.memurtadkan dan bahkan saling kafir-mengkafirkan . tanpa sekaligus melibatkan pembicaraan tentang yang berubah (matter. karena para pelaku atau aktor di lapangan. lebih-lebih pada tingkat sosial dan kelompokkelompok. sedang ketika kita menyebut Berkemajuan – yang melibatkan pengalaman umat manusia pada umumnya (human experience) . mau tidak mau kita harus bersentuhan dengan bangunan keilmuan atau pendekatan Usul al-Fiqh. berikut sistem epistemologi yang menyertainya dapat dioperasionalisasikan di lapangan ketika umat Islam menghadapi perubahan sosial di era globalisasi yang begitu dahsyat. seperti Mohammad Shahrur (Syiria).baik pada tingkat person-person atau individu-individu. komunikasi. sehingga harus bersentuhan dan berkenalan dengan metode filsafat dan metode berpikir sains pada umumnya. mendekatkan dan mempertemukan antara keduanya secara adil. diyakini sebagai bersifat dzanniy? Apakah dalam gerak perubahan tidak ada lagi menyisakan hal-hal yang tetap? Dalam praktiknya. mempertemukan dan mendialogkan antara kedua entitas pola pikir tersebut. Ada juga yang menyebutnya sebagai “ al-Tsabit” wa “alMutahawwil”. Yaitu. Pemikir Muslim kontemporer yang lain masih banyak lagi. dengan kebeningan dan kejernihan hati. Dalam bingkai payung besar perspektif seperti itu. qat’iyyat). murtad . berbenturan dan berseberangan. dikembangkan analisis pola pikir yang biasa disebut General Pattern dan Particular Pattern. Antara lain seperti. termasuk Fethullah Gulen dari Turki. Afrika. yaitu antara struktur bangunan dasar yang melandasi cara berpikir dan pengalaman umat manusia secara umum (universal) dan struktur bangunan dasar cara berpikir keagamaan Islam secara khusus (particular). al-tsawabit. karena masing-masing orang dan kelompok telah terkurung dalam preunderstanding yang telah dimiliki. Sudah barang tentu masih banyak sekali pemikir Muslim kontemporer yang lain yang mempunyai concern dan keprihatinan yang sama. mendarah-mendaging dan dalam batas-batas tertentu bahkan membelenggu. Abdullah Saeed dan Jasser Auda. khususnya dalam pendekatan Usul al Fiqih. Tidak bisa membicarakan yang satu dan meninggalkan yang lain. proporsional dan bijak. khususnya dalam lingkup kajian penomenologi. Abdullah Saeed dari Australia. al-mutahawwil. konsensus. Muhammad Abduh. Jasser Auda dari London. Belakangan di lingkungan khazanah keilmuan antropologi (agama). Oleh karenanya. sejak dari Australia. yakni Islam yang sedang berhadapan dengan isu-isu baru atau al-Mutaghayyirat. Masih jauh dari upaya ke arah perkembangan menuju ke dialog dan integrasi. Ebrahim Moosa (Afrika Selatan). yang mampu memberi inspirasi pendirian sekolah-sekolah bilingual secara lintas negara. saya akan membawa peta percaturan dunia epistemologi Islam dalam menghadapi dunia global lewat prisma model berpikir dua pemikir Muslim kontemporer. Amerika. Eropa maupun Asia. Mengangkat tema Reaktualisasi Islam yang Berkemajuan dalam satu keutuhan pembahasan mempersyaratkan adanya kesediaan para pencetus. wilayah akidah dan ibadah) dan Falsafah (philosophy) (wilayah sains. Tidak boleh ada pemaksaan kehendak atas nama apapun. Abdullahi Ahmed al-Naim (Sudan). pendukung dan penggemarnya untuk mempertemukan dan mendialogkan antara kedua model entitas berpikir yang sulit diatas.GAGASAN khazanah pemikiran keagamaan Islam.bertentangan. biasa disebut perbedaan antara Qath’y (Qath’iyyat) dan Dzanny (Dzanniyyat). adalah merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan untuk mempersentuhkan. dakwah. particular pattern. tidak tetap). Mohammad Iqbal. tidak berubah) wa al-Mutaghayyirat (hal-hal yang diyakini atau dianggap “berubah-ubah”. Omit Safi dan Khaled Aboe el-Fadl (Amerika SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . ada di berbagai negara-negara di dunia. general pattern.15 SEPTEMBER 2011 51 . Apa yang masih harus dianggap dan diyakini sebagai yang “tetap” dan apa yang tidak bisa tidak harus “berubah”? Apakah yang dianggap dan dipercayai sebagai qat’iy (yang pasti atau tetap) dalam fiqh dan usul al-fiqh sama dengan apa yang dianggap al-tsabit (yang tetap) dalam budaya dan ilmu pengetahuan? Begitu juga dalam hal yang dianggap .

tulisan ini juga ingin menyadarkan manusia Muslim yang tinggal di negara-negara Muslim mayoritas.16 SYAWAL H sebagai warga lokal (local citizenship). Lewat lensa pandang seperti itu. Chicago dan lain-lain. social sciences dan humanities kontemporer sebagai pisau analisisnya dan cara berpikir keagamaannya. Menurut Saeed. Subjeknya disebut Muslim Progressif. Kualalumpur. Michigan. yaitu pendidikan di Saudi Arabia dan karir akademik di Melbourne Australia menjadikannya kompeten untuk menilai dunia Barat dan Timur secara objektif. Islam yang Berkemajuan yang dinyatakan dalam judul tulisan ini adalah Islam yang berada ditengah-tengah arus putaran Globalisasi dalam Praxis.ijtihadi. Dominasi teks ini oleh Mohammad Abid al-Jabiry disebut sebagai dominasi epistemologi atau nalar Bayani dalam pemikiran Islam. berinteraksi. al-Fikr al-Islamiy dan Dirasat Islamiyyah kontemporer dengan baik. (3) The Political Islamist (Politik Islam). ada dinamika dan dialektika antara keduanya. melakukan penelitian. Ulum Al-Qur’an. ada baiknya dilihat di mana posisi Muslim progressif dalam trend pemikiran Islam yang ada saat ini. Koln. berperilaku. untuk tidak mengatakan hanya terbatas 52 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . mencari penghidupan. dan peneliti tersebut . Karachi. Paris. Yakni. berinteraksi dengan negara dan warga setempat. yaitu Australia dan Eropa. pencetus dan penggerak roda globalisasi.tanpa pemahaman kontekstual. ilmu pengetahuan . Sudah barang tentu. Muhammad Abid al-Jabiry (Marokko). Fokus pemikirannya ada pada dimensi etika dan doktrin Islam. bertindak. kedua pemikir. Washington DC. New Jersey. dalam paham minoritas Muslim yang tinggal di negara Barat.dengan Dirasat Islamiyyah yang menggunakan metode sains modern. Ada beberapa alasan mengapa dipilih dua pemikir Muslim kontemporer tersebut. berpikir. Ketiga. teknologi. di wilayah mayoritas non-Muslim. antara being a true Muslim dan being a member of global citizenship sekaligus. (2)The Theological Puritans (Teologi Islam Puritan). Sebelum dipaparkan bagaimana kerangka kerja Progressif-Ijtihadi dalam melakukan penafsiran Al-Qur’an. dalam perjumpaaan antara local dan global citizenship ini ada pergumulan dan pergulatan identitas yang tidak mudah. Dengan kata lain. menggunakan terma dokumen persyarikatan yang dikutip diatas. tanpa harus menunggu petunjuk dan fatwa-fatwa keagamaan dari dunia mayoritas Muslim. Memiliki kecenderungan menggunakan . Teheran. bergaul. (4) The Islamist Extremists (Islam Garis Keras). Hadits) yang telah didialogkan . Berlin. globalisasi dan perubahan sosial dalam praktik hidup seharihari. ada hal lain yang hendak ditegaskan pula di sini bahwa manusia Muslim yang hidup saat sekarang ini di mana pun mereka berada adalah warga dunia (global citizenship). berkomunitas. bahwa disana ada genre baru kelompok masyarakat dan corak intelektual Muslim yang tumbuh berkembang di wilayah benuabenua yang berpenduduk non-Muslim. belum masuk dalam wilayah praktik. Keempat. bertindak dan berperilaku dalam dunia global. berijtihad. Islam progressif adalah merupakan upaya untuk mengaktifkan kembali dimensi progressifitas Islam yang dalam kurun waktu yang cukup lama mati suri ditindas oleh dominasi teks yang dibaca secara literal . Jakarta.untuk tidak menyebutnya diintegrasikan . Yaitu dunia global seperti yang benar-benar dialami dan dirasakan sendiri oleh para pelakunya di lapangan. di tengah-tengah arus deras era perubahan sosial yang mengglobal seperti saat sekarang ini. Ulum al Din (Kalam. ada enam kelompok pemikir Muslim era sekarang. Titik tekannya ada pada hukumhukum fiqh yang ditafsirkan dan dikembangkan oleh para ulama periode pra Modern. Kombinasi institusi pendidikan yang diikuti. Selain itu.mempunyai kemampuan untuk mendialogkan dan mempertautkan antara paradigma Ulum al-Din. New York. dipertemukan dengan sungguhsungguh . mereka datang dari berbagai belahan dunia dan benua yang berbeda. bahkan tidak lagi valid. mengambil keputusan. adalah karena mereka hidup di tengah-tengah era kontemporer. Istanbul atau Riyadh tetapi sekarang kita juga perlu belajar menerima kehadiran Muslim dari London. Melbourne. dan bukannya globalisasi dalam Theory. mereka sengaja dipilih untuk mewakili suara ‘intelektual’ minoritas Muslim yang hidup di dunia baru. Huston. Spirit semacam inilah yang ia sebut sebagai Islam Progressif. Dunia baru tempat mereka tinggal dan hidup seharihari bekerja.GAGASAN Serikat)dan lain-lain seperti Mohammad Arkoun (Perancis). yang berujung pada pencarian sintesis baru yang dapat memayungi dan menjadi jangkar spiritual bagi mereka yang hidup dalam dunia baru dan dalam arus pusaran perubahan sosial yang global sifatnya. Kecenderungan pemikirannya adalah pada aspek politik Islam dengan tujuan akhir mendirikan negara Islam. Bicara umat Islam sekarang ini. Pada dirinya ada spirit bagaimana ajaranajaran Islam itu bisa shalih li kulli zaman wa makan. Pertama. budaya dan begitu seterusnya. Sebutlah era Berkemajuan. namun keduanya menguasai khazanah intelektual Islam klasik-tengah-modern-posmodern dan mempunyai basis pendidikan Islam di Timur Tengah (Saudi Arabia dan Mesir). Tafsir. ekonomi. belum lagi para pemikir Muslim dari tanah air. Fiqh. tidak lagi cukup. hanya menyebut atau membayangkan secara konvensional seperti Kairo. Apa arti Berkemajuan bagi mereka? Kedua-duanya mengalami sendiri bagaimana mereka harus berpikir. baik dari segi transportasi. Bukan globalisasi yang diteoritisasikan dan dibayangkan oleh para intelektual Muslim yang tinggal dan hidup di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. komunikasi. Progressif-Ijtihadi dalam tafsir Al-Qur’an Abdullah Saeed adalah cendekiawan Muslim yang berlatar belakang pendidikan bahasa dan sastra Arab serta studi Timur Tengah. Kedua. yang corak pemikiran keagamaan berikut epistemologinya berbeda-beda (l) The Legalist-traditionalist (Hukum (fiqh) Tradisional). globalisasi yang masih dalam tarap teori.dalam kadar yang berbeda-beda . yang sehari-hari memang tinggal dan hidup di negaranegara sumber dari globalisasi itu sendiri. Metode berpikir yang digunakan oleh Muslim Progressif inilah yang disebutnya dengan istilah progressif . penulis. berkontemplasi. Saeed sangat konsern dengan dunia Islam kontemporer. Mereka hidup di tempat yang sama sekali berbeda dari tempat mayoritas Muslim dimanapun mereka berada. dan tidak atau belum merasakan bagaimana tinggal dan hidup sehari-hari di negara-negara non-Muslim.

Karakteristik pemikiran Muslim progressif-ijtihadis. Kategorisasi dan klasifikasi trend pemikiran Islam oleh Saeed dan Tariq Ramadan ini memang berbeda dari yang biasa dikenal di tanah air tahun 80an. prasyarat keilmuan dan langkah-langkah metodologis yang digunakan oleh Islam Progressive atau Islam yang Maju. Bab 12. Political Literalist Salafism. yang kemudian muncul dalam nama mata kuliah seperti Aliran Modern dalam Islam (Modern Trend in Islam). 24-28). Mungkin untuk konteks keindonesiaan dapat ditambahkan tidak terjebak pada aliran atau partai politik tertentu. tetapi pencantuman dan penggunaaan istilah ‘pendidikan Barat modern’ adalah salah satu indikasi pintu masuk yang dapat mengantarkan para pecinta studi Islam kontemporer ke arah yang saya maksud. Bagaimana reaktualisasinya dalam praktik pendidikan di lingkungan perguruan (tinggi) Muhammadiyah? Jika kriteria. yang lebih bernuansa hermeneutis. Pertama. bagaimana membangun sikap sosial seorang Muslim merespons perbedaan adalah agenda yang belum tuntas dan menjadi pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya. tidak bisa merubah pola pikir dan mind set. maka kita akan lebih mudah untuk melakukan benchmarking atau perbandingan antara keduanya.) Abdullah Saeed menjelaskan pandangan dan kritiknya terhadap Ilmu-ilmu Syari’ah (lama). Salafi Reformism. Penggunaan metode kesarjanaan dan epistemologi tradisional masih ada. dimana nash-nash Al-Qur’an menjadi titik sentral berangkatnya. dan (6) mereka meletakkan titik tekan pemikirannya pada keadilan sosial. dikunyah dan disimpulkan dengan baik . Tampak jelas bahwa Abdullah Saeed meneruskan dan mengembangkan lebih lanjut metode tafsir Al-Qur’an. maupun Indonesia.15 SEPTEMBER 2011 53 . social sciences dan humanities) agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat muslim kontemporer. (Abdullah Saeed. dalam pandangan Saeed. yang terdiri dari Hadits. yang dirumuskan oleh Abdullah Saeed tersebut dipersandingkan dan didialogkan dengan konsep Islam yang Berkemajuan menurut Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua. dan Sufism. adalah berbeda dari corak epistemologi keilmuan Islam tradisional. baik pada ranah intelektual. 2004. Persoalan humanities kontemporer tidak akan dapat dipahami. cara kerja dan paradigma yang lama. 142-50. (Abdullah Saeed. Ijtihad dilakukan. h. dikawinkan dan diintegrasikan dengan penggunaan epistemologi baru.). 142-154. (5) mereka tidak mengikutkan dirinya pada dogmatism atau madzhab hukum dan teologi tertentu dalam pendekatan kajiannya. hukum. keduanya sama-sama tidak ingin terjebak pada dogmatism madzhab hukum atau paham teologi tertentu. usul al-fiqh dan tafsir jika hanya berhenti dan puas dengan menggunakan metode. Menghadapi dan merespons gerakan Ahmadiyah di Indonesia juga menjadi salah satu agenda besar umat. (2) mereka cenderung mendukung perlunya fresh ijtihad dan metodologi baru dalam ijtihad untuk menjawab permasalahan-permasalahan kontemporer. Ketiga. Liberal or Rational Reformism. Yaitu para pemikir muslim kontemporer yang mempunyai penguasaan khazanah Islam klasik (classical period) yang cukup. Pada kategori yang terakhir inilah posisi Muslim progressif berada. 2003. HAM dan hubungan yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim. ibid. Fanatisme kelompok atau semangat thai’ifiyyah dihindari oleh Islam Progessive atau Berkemajuan. h.GAGASAN kekerasan untuk melawan setiap individu dan kelompok yang dianggapnya sebagai lawan. dia mengajukan metode alternatif untuk dapat memahami teks-teks kitab suci sesuai dengan perkembangan dan tuntutan tingkat pendidikan umat manusia era sekarang ini. 2006. yang melibatkan social sciences dan humanities kontemporer dan filsafat kritis (Critical Philosophy). (5) The Secular Muslims (Muslim Sekuler). Kedua. Karena biasanya memang ada ijtihad tetapi tidak fresh. HAM. yang pasti menyamakan antara keduanya adalah perlunya “ijtihad”. dari pendahulunya Fazlur Rahman. Hubungan antara Islam Sunni dan Syi’iy tidak selalu harmonis di berbagai tempat. (Tariq Ramadan. anthropology) dan filsafat kritis (Critical Philosophy) dalam pendidikan Islam pada level apapun. Salafi Literalism. Bandingkan dengan pandangan Ibrahim Abu-Rabi’ yang mengkritik model pendidikan Islam Tradisional dan Literalist era sekarang yang masih mem-bid’ah-kan kajian ilmu-ilmu sosial (sociology. tetapi jalan di tempat. Omit Safi (Ed. 142154). maka perlu ditekankan perlunya kata fresh di situ. (4) mereka secara teguh berkeyakinan bahwa perubahan sosial. Apakah ada ijtihad yang tidak fresh? Bisa jadi memang ada. Beranggapan bahwa agama merupakan urusan pribadi (private matter). 2006. tetapi metode penafsirannya telah didialogkan. (3) beberapa diantara mereka juga mengkombinasikan kesarjanaan Islam tradisional dengan pemikiran dan pendidikan Barat modern. keadilan gender. (Abdullah Saeed. Hanya bedanya. Juga isu-isu dan persoalan-persoalan Humanities kontemporer terlihat nyata ketika Saeed menyebut Keadilan sosial. ekonomi atau teknologi. Jika ditarik ke atas. Hukum Islam tradisional memerlukan perubahan dan reformasi substansial dalam rangka menyesuaikan dengan SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . dijelaskan oleh Saeed dalam bukunya Islamic Thought adalah sebagai berikut: (1) mereka mengadopsi pandangan bahwa beberapa bidang hukum Islam tradisional memerlukan perubahan dan reformasi substansial dalam rangka menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Muslim saat ini. baik Muslim ataupun non-Muslim. dalam hal tafsir. baik di Timur Tengah. yaitu Scholastic Traditionalism. Ini tidak mudah dalam praktiknya. dan relasi yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim. moral. harus direfleksikan dalam hukum Islam. dan (6) The Progressive Ijtihadists (Muslim Progressif-ijtihadis). h. jika epistemologi keilmuan Islam masih menggunakan metode dan pendekatan Ulum al-Din lama. Dalam Epilogue. ketika para ilmuan lebih menekankan pada perbedaan antara Traditionalism dan Modernism. Abdullah Saeed menambahnya dengan katakata “fresh” ijtihad. Abdullah Saeed memang tidak menyebut penggunaaan metode dan pendekatan tersebut secara eksplisit disitu. Sekilas tampak jelas bahwa corak epistemologi keilmuan Islam kontemporer. Pakistan. Tariq Ramadan juga menengarai ada 6 kecenderungan pemikiran Islam abad akhir abad ke 20 dan abad ke 21. lebih-lebih keadilan Gender. dan berupaya menafsir ulang pemahaman agama (lewat ijtihad) dengan menggunakan perangkat metodologi ilmu-ilmu modern (sains. Kemudian. h.

New York: Palgrave Macmillan. Semoga dalam forum-forum seperti Pengajian Ramadlan seperti ini. Dalam Islam Progessif. Kesarjanaan dan khazanah Islam tradisional dikuasai dengan baik dan matang. Dalam era global citizenship dan borderless society seperti saat sekarang ini. jika tidak salah. dokumen pernyataan atau statement organisasi hanyalah dokumen umum. atau berbeda seratus persen. pada tahun 2007. dengan cara menyelipkan ‘ideologi’ lain yang tidak sejalan dengan Pernyataan Pikiran yang bernas diatas. Tahu-tahu.E. apalagi sampai ke theoretical framework. 2010. Pernyataan Pikiran Muhammadiyah memasuki abad kedua adalah satu hal. ibadah dan lain sebagainya. mi’ah min mi’ah. dari Bustanul Atfal sampai perguruan tinggi. tetapi – kalau saya tidak salah mengutip dari proposal pengajian Ramadlan pimpinan Pusat Muhammadiyah . berbeda atau berseberangan dengan apa yang disebut-sebut sebagai Islam Progressif dalam dunia akademik kajian ke-Islaman kontemporer. 54 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . tidak ada memang yang dapat dikatakan sama seratus persen. dokumen sejarah yang sangat penting dalam perguliran Muhammadiyah memasuki abad kedua dikhawatirkan akan berbelok arah. kalam. Bahkan tidak menutup kemungkinan aplikator di lapangan malah mengambil jalan lain – untuk tidak menyebutnya berbalik arah – tidak seperti yang diharapkan dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua yang ‘disepakati’ oleh muktamirin dan Pimpinan Pusat Persyarikatan serta masuk dalam dokumen resmi Muktamar ke 46 di Yogyakarta. . baik di lingkungan Pimpinan Pusat. Akibatnya. ilmu-ilmu sosial dan humaniora)... dokumen Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua telah secara tegas menyebut perlunya keadilan sosial.telah dilakukan oleh Muhammadiyah. dan juga dinamika gerakan Islam transnasional di luar Muhammadiyah sedikit banyak akan berpengaruh pada dinamika intern dalam persarikatan Muhammadiyah.). karena istilah “berkemajoean” memang dulunya pada tahun 1912 sangat asing (bada’a ghariban) dan istilah itu sekarang pun kembali menjadi terasa asing (ya’udu ghariban) pada awal abad ke 21 ini. tetapi aktualisasi dan reaktualisasinya di lapangan adalah hal lain. Apakah fiqh aghlabiyyah atau aktsariyyah (mayoritas) dalam hal mu’amalah ijtimai’yyah ( hubungan sosialkemasyarakatan) harus berlaku utuh dalam masyarakat minoritas Muslim di negara-negara mayoritas non-Muslim adalah merupakan pertanyaan yang belum terjawab secara memuaskan. tidak ada dikotomi antara keduanya. Badan. Tanpa upaya seperti itu. 1428 A. 2007 C. tetapi warga Muhammadiyah pada umumnya belum dapat memahami secara utuh dan bagaimana cara mengelola berbagai perbedaan di lingkungan intern umat Islam maupun ekstern dengan non-Muslim. Kedua. pengikut agama apapun dan dimanapun tidak bisa menghindar untuk tidak mengangkat isu ini. dalam praktik. Tetapi barometer dan kompas petunjuk arah adalah perlu. Jordan: The Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought. Masih terasa di lingkungan Muhammadiyah adanya cleavage (keterpisahan) atau gap antara keduanya. Belum lagi mengenal kebutuhan sosial masyarakat Muslim minoritas di negara-negara Barat.H. khususnya di bidang pendidikan.GAGASAN kebutuhan masyarakat Muslim kontemporer saat ini. Linnan (Ed. khususnya di bidang ibadah. keadilan gender.16 SYAWAL H Dalam dunia keagamaan dan sosial. akhlak. didiskusikan dan dicari titik temu antara konsep Islam Progressive dan Islam yang Berkemajuan Muhammadiyah adalah sebagai berikut: Pertama. problem dikotomi ilmu-ilmu umum dan ilmu-ilmu agama di lingkungan perguruan (tinggi) Muhammadiyah. “Reaktualisasi Islam yang Berkemajuan” di lapangan paska perhelatan muktamar masih perlu dibarengi dan diikuti cara kerja keilmuan studi ke-Islaman yang sistimatis. seperti tersebut diatas . Wilayah. Yang perlu dicermati adalah kenyataan bahwa Persyarikatan Muhammadiyah sudah “gemuk”. “jalan lurus” bermuhammadiyah dan gap antara yang seharusnya (das sollen) yang tercatum dalam Pernyataan Pikiran dan apa yang senyatanya (das sein) dalam alam praktik dapat dijembatani lewat mediasi al-tawashi bi al-haq wa al-tawasyi bi al-sabr. sehingga memengaruhi cara dan metode melakukan fresh ijtihad diatas dalam mencari dan merumuskan model keberagamaan kontemporer. sebagai petunjuk umum warganya. tekun dan berkesinambungan agar dalam penerapannya di lapangan tidak salah arah. baik dari segi amal usaha maupun pengurusnya. sehaluan. Muslim and Christian Understanding: Theory and Application of “A Common Word”. yang menegaskan perlunya hubungan yang harmonis antara Islam dan Kristen berlandaskan Love of God (Mencintai Tuhan) dan Love of the Neighbour (Mencintai Tetangga). antara yang satu komunitas dan lainnya. sebagian aktivis Muhammadiyah tidak lagi dapat menyandang predikat “Berkemajuan”. Daerah dengan berbagai Majelis. Hadits. Ada dokumen yang ditandatangani 139 intelektual dan ulama Islam dari seluruh dunia. yang digunakan jika ingin diaplikasikan di lapangan dalam bidang-bidang kajian keagamaan Islam.belum menyebut secara eksplisit “relasi yang harmonis antara Muslim dan non-Muslim”. baik itu tafsir. Apalagi. juga Waleed El-Ansary dan David K. Akan sangat mudah ‘lemak’ menempel di badan. Ortom dan lain-lain. Artinya. Poin ini dalam batas-batas tertentu . hak asasi manusia. produk Muktamar ke-46 (2010) tersebut parallel. menyalip dalam tikungan kepentingan para aktor dan aplikator di lapangan – karena dalam realitas di lapangan setidaknya memang ada enam (6) trend pemikiran Islam. baik di lingkungan intern fakultas agama maupun di lingkungan fakultas umum. karena Muhammadiyah tidak hidup dalam ruang kosong. aplikasi dan reaktualisasinya di lapangan ditemui kejanggalan dan keanehan-keanehan dalam ber-Muhammadiyah. tetapi sekaligus didialogkan dan dikombinasikan dengan pemikiran dan kesarjanaan pendidikan Barat ( baca: sains. Adapun hal-hal yang masih perlu diolah. tetapi belum memerinci bagaimana pendekatan (approach) dan metode (method). Dinamika sosial-politik (keagamaan) dan dinamika organisasi sosial-keagamaan di tanah air.(A Common Word Between Us and You.) Adalah tugas para pakar di lingkungan Muhammadiyah. layanan kesehatan dan lain-lainnya. lembaga dan amal usaha yang telah terlanjur gemuk. lebih-lebih di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah untuk membuat check list sejauhmana criteria Islam yang Berkemajuan yang termaktub dalam Pernyataan Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua. mengambil jalan sendiri dalam penerapannya.

SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 .15 SEPTEMBER 2011 55 .

Ketepatan penggunaan istilah tersebut terbukti dari sedikitnya perdebatan konseptual yang mengitari penggunaan istilah ini dalam literatur-literatur Kemuhammadiyahan. dan berada pada wilayah abu-abu (gray area). Muhammadiyah bisa jadi dianggap sebagai ancaman bagi munculnya gerakangerakan sosial lain yang ada di tengah masyarakat. Penggunaan istilah-istilah tersebut.16 SYAWAL H P Sebagai organisasi modern terbesar di dunia. Tantangan kedua umumnya mudah diidentifikasi karena bisa dirasakan dan dibuktikan secara faktual melalui evaluasi-evaluasi berkala terhadap perkembangan AUM.WAWASAN MUHAMMADIYAH Kesiapan AMM dalam Upaya Revitalisasi Islam yang Berkemajuan SALEH P. dan pembaruan (tajdid) gerakan sosial kemasyarakatan di pihak lain. Pertama adalah ideologi yang diidentifikasi bersumber dari praktik dan paham keagamaan masyarakat Islam Timur Tengah. Muhammadiyah memiliki daya pikat tersendiri bagi dunia luar. Muhammadiyah memiliki seperangkat nilai dan konsep-konsep baku yang menjadi landasan bagi aktivisnya dalam ber-Muhammadiyah. ada dua jenis ideologi yang perlu dicermati dan dikaji secara mendalam. 56 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . maka istilah Islam yang berkemajuan adalah atribut yang paling tepat digunakan dalam menggambarkan purifikasi Islam di satu pihak. Bandingkan dengan penggunaan atribut lain terhadap Islam. baik yang bertujuan destruktif maupun konstruktif. dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. maupun pengembangan gerakan ideologi lain. Sejalan dengan arus perkembangan ideologi di pentas global. di samping multiinterpretasi. politik. Islam tradisionalis. Islam neomodernis. Berkenaan dengan tantangan terhadap ideologi. Ideologi yang dianut . Tidak jarang di kalangan aktivis Muhammadiyah sering sekali muncul stigmatisasi terhadap sikap dan paham keberagamaan seorang warga Muhammadiyah lainnya. sebagai ungkapan otentik KH Ahmad Dahlan. seperti. Islam radikal. Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah. Kepribadian Muhammadiyah. di antaranya. dan lain-lain. Akan tetapi. Khittah Perjuangan Muhammadiyah. Oleh karena terbuka kepada ide-ide baru. maka tidak tertutup kemungkinan akan adanya infiltrasi ideide yang bertentangan dengan ideologi Muhammadiyah. ilmu pengetahuan dan lain-lain. Secara umum. Islam liberal. sampai saat ini dijadikan sebagai referensi utama dalam mengayunkan langkah pengembangan gerakan dakwah Muhammadiyah. Terbuka dan Infiltrasi Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan atribut Islam yang berkemajuan telah membawa implikasi yang sangat positif dalam pengembangan gerakan dakwah Muhammadiyah. Tetapi persoalannya adalah pemikiran yang dianggap baik di luar sana belum tentu tepat dan baik untuk Muhammadiyah. Islam neo-tradisionalis. agama. tantangan Muhammadiyah dibagi ke dalam dua bentuk: tantangan yang sifatnya merusak tatanan ideologi Muhammadiyah. dan tantangan yang sifatnya mengganggu perkembangan amal usaha Muhammadiyah. upaya infiltrasi ideologi lain ke dalam Muhammadiyah harus diantisipasi dan diwaspadai. DAULAY enggunaan istilah Islam yang berkemajuan. tantangan yang pertama. Islam modernis. juga menimbulkan kontroversi karena pada tataran praksis seringkali atributatribut tersebut cenderung berimplikasi negatif terhadap citra Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. agak sedikit sulit dikenali karena sifatnya yang invisible. ekonomi. teknologi informasi. yang dalam banyak literatur disebut dengan Arabisme. Bila dilihat dari sisi atribut yang disematkan kepada Islam. Islam fundamentalis. Mukaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. Sementara yang bertujuan konstruktif bisa jadi menilai apa yang dilakukan Muhammadiyah selama ini perlu disempurnakan agar sesuai dengan tuntutan zaman. Islam yang berkemajuan selalu membuka diri bagi munculnya ide-ide baru dalam menyikapi perkembangan sosial. Bagi yang bertujuan destruktif. Pada tataran aplikasi gagasan. Namun perlu dicermati bahwa gagasan Islam yang berkemajuan juga memiliki tantangan tersendiri. baik berupa gerakan politik. Hasil karya Muhammadiyah selama seratus tahun terakhir ini merupakan bukti kongkret dari implikasi positif tersebut. abstrak. Banyak kepentingan luar terhadap Muhammadiyah.

bila disuarakan oleh Muhammadiyah pasti akan memiliki dampak yang lebih besar. Dengan mengetahui kebaikan dan keburukan ideologi luar tersebut.15 SEPTEMBER 2011 57 . maka ke depan. apakah Angkatan Muda Muhammadiyah sudah siap menghalau dan meluruskan paham keberagamaan mereka? Agar bisa berdebat dengan mereka. ideologi yang dianut oleh kelompok ini sangat liberal. kaderisasi di Muhammadiyah juga perlu dilengkapi dengan kajian-kajian terhadap isu-isu kontemporer antara lain tentang ekoteologi dan perubahan iklim. lalu kita bisa berargumentasi dan membentengi diri dari infiltrasi ideologi yang mereka tawarkan. lihatlah misalnya ICW yang sangat nyaring bersuara dalam memberantas korupsi serta WALHI dan Greenpeace dalam bidang advokasi lingkungan. dan pemikiranpemikiran yang bersumber dari khazanah filsafat Barat. Berkaitan dengan hal itu pula. maka aktivis Muhammadiyah dapat memahami ajaran Islam yang sebenar-benarnya. kaderisasi di Muhammadiyah juga harus diorientasikan ada penguasaan ideologi-ideologi di luar Muhammadiyah. demokrasi. Berbeda secara diametral dengan jenis yang pertama.WAWASAN MUHAMMADIYAH oleh kelompok ini sangat radikal dan cenderung fundamental. pendidikan. Untuk sekedar menyebut. ilmu al-tafsir. kelompok ini tidak segansegan melakukan penafsiran-penafsiran baru terhadap paham keagamaan yang telah mapan di tengah-tengah masyarakat. mereka berlomba-lomba untuk mengajak kelompok-kelompok lain untuk menerima dan mengikuti paham dan keyakinan mereka. dan isu-isu kemanusiaan lainnya. Klaim kebenaran antara satu kelompok dengan kelompok yang lain menjadi tidak terhindarkan. mereka menilai bahwa paham keagamaan yang berbeda dengan yang mereka pahami adalah salah dan keluar dari ajaran Islam sebenarnya. seperti ulum al-hadits. Hanya dengan menguasai frame work berpikir mereka. Landasan berpikir mereka dalam menerapkan ajaran Islam adalah humanisme. korupsi dan kemiskinan. Adalah fakta yang nyata bahwa LSM-LSM kecil kelihatannya lebih sensitif terhadap isu-isu tersebut. tidak jarang terjadi perpecahan dan pertengkaran antara mereka dengan kelompok masyarakat Islam lainnya. Dalam banyak kesempatan. Bahkan. Akibatnya. Persoalannya adalah kaderkader Muhammadiyah belum banyak yang memiliki pengetahuan khusus tentang isu-isu tersebut sehingga tidak berani bersuara lantang. salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah kaderisasi sebagai sarana paling strategis dalam menyiapkan kader-kader militan Muhammadiyah. Kesiapan AMM Terlepas dari kontroversi yang mengitari kedua jenis ideologi tersebut. substansi. tetapi juga harus menguasai peta perkembangan pemikiran modern yang ada di negara-negara Barat. Semua kita pasti mengatakan bahwa tugas ini adalah tugas yang sangat berat. Secara agressif. kesetaraan. aktivis AMM dengan demikian tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu-ilmu klasik Islam. yang sering juga disebut sebagai westernisasi. Ideologi dan paham keagamaan semacam ini tentu saja sangat meresahkan kelompok yang pertama.• ______________________________________________ Penulis adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. Tidak mungkin kita bisa menolak ideologi mereka secara tegas tanpa mengetahui metodologi. dan cakrawala berpikir mereka. Muhammadiyah memiliki pekerjaan rumah yang cukup banyak untuk membekali para aktivis muda Muhammadiyah dengan sederet pengetahuan klasik dan pengetahuan Barat. Banyak sudah kajian akademik yang dilakukan dalam melihat dan menjustifikasi keberadaan kedua jenis kelompok ini. SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1 . sirah nabawiyah. Padahal. fakta menunjukkan bahwa kedua ideologi ini cukup berkembang di tengah-tengah masyarakat. menurut saya. Bila dahulu orientasi kaderisasi lebih diarahkan pada semata-mata pembumian ideologi Muhammadiyah. aktivis AMM membutuhkan pengetahuan yang memadai terhadap paham keagamaan kedua kelompok ini. mereka tidak segan-segan untuk mempertanyakan otoritas dan kebenaran teks-teks suci yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. pengangguran. ushul al-din dan ‘aqaid al-diniyyah dan lainlain. aktivis AMM tidak hanya membutuhkan pengetahuan yang komprehensif tentang ideologi Muhammadiyah. Lebih dari itu. Dalam konteks reaktualisasi konsep Islam yang Berkemajuan. Beranjak dari titik ini. Pertanyaannya. Dalam banyak kesempatan. Melihat kondisi ini. Kedua adalah ideologi yang diidentifikasi bersumber dari cara pandang (world view) masyarakat Barat.

MENINGGAL: M Noer Shaleh (69 tahun). Jawa Tengah. Nurhayati Ikbal. di Yogyakarta. Wajo. 11 Juli 2011. Tapi pembicaraan tentang Presiden sudah mulai ramai. Apt dengan Andi Nawir Mamala. *** BUNG SANTRI 58 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2 . Hidup dalam keragu-raguan. di Makasar. 3 Agustus 2011. 16 Juli 2011. *** Yulianis: Proyek wisma atlit ’dibeli’ dari DPR Kalau begitu. anak ketiga pasangan Robby H Abror. Lampung Barat. di Sengkang. Sulawesi Selatan. Sulawesi Selatan. di Pontianak. Rabinranat Arsyad. Heriyah dengan Ardiansyah Rustan. Wajo.Farm. Paling calonnya. 2 Juli 2011. Kalimantan Barat. anak kedua dari Mashuri Mashuda dengan Elyusra. yang itu-itu juga. di Jakarta. benar dong. SAg. *** Menurut hasil survei internasional.Keb dengan Praka Yakub Lani. 8 Agustus 2011. *** Menkum HAM: Muhammadiyah harus dorong clean government Betul. karena korupsi sudah menjadi pekerjaan. Wajo.. 6 Juli 2011. Sulawesi Selatan. MENIKAH: A Agustaf Mayang. 30 Juli 2011. Karena dinilai lamban dalam kasus pemalsuan surat putusan MK. Apt. Ari Mantoro. ST bin Muji Harjono dengan Drh Isti Widayati binti Sudarsono. di Sengkang. SH dengan A Anugrah. MA. AM. SPd. S. Agustina Pasaribu binti H Wardani Pasaribu dengan Muhammad Rangga Sukarno bin HM Abduh Norlias. Ditambah mendung dan gelap. 16 Juli 2011 di Yogyakarta Astuti dengan Debby Arisandi. KPH H Gondhokusumo (70 tahun). Sulawesi Selatan. Indonesia masih termasuk negara terkorup di dunia. Mergangsan.Farm.. Nasriani Dwi Yulianti... *** Mendiknas Mohammad Nuh meminta guru memberikan motivasi kepada siswanya. *** JALAN PINGGIR Pemilihan Umum masih tiga tahun lagi. 19 Juli 2011.16 SYAWAL H .S I L A T U R A H I M LAHIR: Maheswara El Fawwaz. anggota DPR nyambi jadi makelar. Motivasinya. DPR ancam potong dana Polri. Polri mengancam akan menangkap anggota DPR yang memotong dana. Sulawesi Selatan. di Liwa. dan harus memberikan contoh. 7 Juli 2011 Ayman Nour Ramadan. 21 Juli. Ny Fatkhiyah Memed binti H Jazari Hisyam. Hj Ramlah Nasution Batubara. 30 Juli 2011. bagaimana supaya UAN nilainya tinggi. di Belawa. di Karangkajen. S. di Yogyakarta. Wajo. Ny Harikah Muhani binti Ki Bagus Hadikusuma.Ant. SH. SPsi. di Sengkang. 20 Juli 2011. Yogyakarta. *** Presiden: Demokrasi harus tetap hidup. 4 Agustus 2011.. Tidak usah heran. Mhum dan Nanum Sofia. di Yogyakarta. di Pati. Djermani (75 tahun). 26 Juli 2011. di Yogyakarta. *** DPR: Kabut kasus Bank Century semakin tebal. 23 Juli 2011. S.

dan H Rustam Manan. dilaksanakan pengobatan massal secara gratis. Baik dari segi perekonomian maupun dari segi religius. bahwa sepanjang sejarah Muhammadiyah Cirebon. kunci sukses mengurus Muhammadiyah adalah keikhlasan. Kabupaten Lamongan. Drs H Ibnu Hajar Harahap dan Ir H Syahrul Jalal dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan. Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Labuhanbilik. PW IPM DIY mengadakan pertemuan lintas daerah IPM DIY. Musyawarah Cabang yang dilaksanakan di kompleks Perguruan Muhammadiyah PRM Sei Putih Barat ini. Rifian K KETUA PDM LANTIK PENGURUS MAJELIS DAN LEMBAGA CIREBON. Drs Ali Asman Harahap. Drs Lahmudin Lubis dan Ir Dalius M Nur. H Rustam Manan MUSCAB MUHAMMADIYAH DAN A ISYIYAH MEDAN BARU MEDAN. BSc. Hadir dalam acara ini. Untuk itu. Allah akan memberikan kemudahan. Adapun Ketua terpilih dalam musyawarah Cabang Aisyiyah Medan Baru adalah Fatimah Satmoko. MAg beberapa waktu yang lalu melantik jajaran pengurus Majelis dan Lembaga dilingkungan PDM Cirebon. H Muniri. PW IPM DIY mengadakan launching lagu dan buku panduan IPM. H Yursalim Nasution. Rasa syukur itu harus ditunjukkan dengan kinerja yang berkualitas dari pengurus secara kontinyu dalam menggerakkan Muhammadiyah Abad kedua ini. dalam sambutannya mengatakan. Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah ini. H Agustiar mewakili Camat. Hadir dalam acara ini Ketua Umum PP IPM. Sekretaris Camat Panai Tengah. Bakti sosial kali ini dilaksanakan di Desa Kuwurejo. bazar akbar dan pameran pendidikan. belum lama ini telah dilaksanakan di kompleks Masjid Taqwa Labuhanbilik. dilaksanakan di aula PWM DIY. Muscab yang diawali dengan pawai ta’aruf mengelilingi kota Labuhanbilik ini. Fachruddin Lubis. PD IPM Bantul. dilakukan untuk pertama kalinya selama kepengurusan Muhammadiyah di Cirebon. Bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Ketua PDM Cirebon. Drs Ahmad Dahlan. Dalam Musyawarah Cabang Muhammadiyah kali ini. Acara yang dilaksanakan di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon ini. Musyawarah Cabang dan Aisyiyah kali ini berhasil memilih H Lukmanul Hakim sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Dahniati sebagai Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah periode 20102015. Dipilihnya tempat ini karena termasuk daerah minus. Pelantikan Majelis dan Lembaga ini. Namun harus tetap kritis. Pimpinan Ranting beserta Ortom se-Cabang Muhammadiyah Medan Baru. Deny Rochman MILAD IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH Dalam rangka memperingati Milad IPM yang ke-50. Drs Ahmad Dahlan. PD IPM Kulonprogo. baru kali ini ada pelantikan pengurus Majelis dan Lem- baga. Sebelumnya. diisi pengajian umum oleh Wakil Ketua PDM. Ketua Majelis Ulama Kecamatan Panai Tengah. PD IPM Gunungkidul dan PD IPM Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti PW IPM DIY. AMd. Hadir dalam Muscab ini. Dan kepada seluruh keluarga Muhammadiyah agar menjadi mitra Pemerintah. bertempat di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dalam acara baksos ini. serta undangan lainnya. diiikuti oleh seluruh unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Medan Baru. Labuhanbatu. yang diikuti oleh rombongan PDM dan PDA Labuhanbatu. Surya Utama Lubis. “Manakala kita ikhlas. KH Herman Abdullah. mulai dari SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011 59 . Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Medan Baru.” ujar beliau. Yaitu. dilakukan sera terima jabatan dari pengurus lama ke pengurus baru masing-masing majelis dan lembaga. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon periode 2010-2015. dimeriahkan oleh pasukan drumband. beliau mengajak untuk bersyukur dengan terselenggaranya acara ini.. Slamet Nur Ahmad Effendi. Muscab ini dihadiri sekitar 250 orang dari keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah. Kecamatan Bluluk. Sedangkan anggota pimpinan adalah. tingkat SMP/MTs dan SMA/ SMK se-Kota Surabaya. Lc. alumni PW IPM DIY. ron AKTIVITAS AMAL USAHA Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan beberapa waktu yang lalu mengadakan bakti sosial. dengan mengadakan tiga acara. Kota Medan baru-baru ini telah melaksanakan Musyawarah Cabang. Dalam sambutannya beliau mengatakan. Acara yang diketuai Lina Hanifah ini . pagelaran seni pelajar dan olimpiade matematika – fisika. Usai pelantikan. Sumatera Utara.PAWAI TA’ARUF MERIAHKAN MUSCAB MUHAMMADIYAH DAN AISYIYAH LABUHANBILIK. dibuka oleh Ketua PDM Labuhanbatu. Demikian pula PD IPM Kota Surabaya mengadakan peringatan Milad setengah abad IPM. terpilih sebagai Ketua PCM Medan Baru periode 2010-2015. Drs Ali Amin Tanjung. MAg.

yang terdiri dari pimpinan. kompetisi dolanan tradisional dan juga pameran alat pembelajaran anak yang lebih dekat dengan nilai lokal. dan dihadiri oleh 400 anggota dan simpatisan Muhammadiyah. Dra Hj Cholifah Sukri. Bakti sosial kali ini bertema. Fuad 60 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2. MAg mengucapkan terima kasih kepada Walikota Binjai. Wakil Ketua PD Muhammadiyah Lamongan. Acara puncak disamping ta’aruf PDM dan PDA Binjai periode 2010-2015. Di samping juga harus istiqomah dan ikhlas dalam ber-Muhammadiyah. baru-baru ini mengadakan kegiatan Baitul Arqam bertempat di kompleks Universitas Muhammadiyah Purwokerto. pembagian sembako sebanyak 300 paket kepada warga desa. Ketua Lembaga Seni. Drs Azar Aswadi. Drs H Muhammad Idaham yang telah banyak membantu kegiatan Muhammadiyah. Dengan demikian. “Membangun Sikap Peduli Kepada Sesama yang Mensejahterakan dan Membahagiakan”. Selan itu. STIE Muhammadiyah Cilacap. Demikian pula. Terakhir adalah festival dolanan anak. dosen. di antaranya gerakan keluarga membaca. pemeriksaan katarak. yang dimulai dengan gerakan wakaf buku.16 SYAWAL 1432 H . terdiri dari pemuka agama. Sementara itu. diisi tausiyah yang disampaikan oleh Prof DR H Yunahar Ilyas. “Dakwah itu harus menggembirakan dan memberikan solusi. Lc. sampai kegiatan yang digelar saat itu. khitanan massal. pentingnya menjadi kader Aisyiyah yang mampu mewarnai nilainilai kebudayaan Islam yang selaras dengan zaman. sekaligus pengajian perdana keluarga besar Muhammadiyah se-Kota Binjai. Hadir juga dalam acara ini. aparat desa dan warga desa Kuwurejo. Ketua PDM Binjai periode 2010-2015. Dihadiri oleh 500 jamaah. Prof DR H Yunahar Ilyas. dalam acara rapat kerja Lembaga Kebudayaan PW Aisyiyah DIY. Mulai dari pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Binjai. Budaya dan Olah Raga PWM DIY. dalam paparan programnya merencanakan serangkaian kegiatan. Umbulharjo Yogyakarta berupa adanya perpustakaan. Walikota Binjai dalam sambutannya mengharapkan kerjasama Muhammadiyah dan Pemerintah Daerah terus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. im RAPAT KERJA LEMBAGA KEBUDAYAAN PW AISYIYAH DIY YOGYAKARTA. Dalam rangka pembinaan umat. Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Binjai. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini. Islami dan mampu menjadi duta bangsa demi syiar Islam yang majemuk dan toleran. Rapat Kerja ini dilaksanakan di aula Gedung PWA DIY. juga gerakan melek media dan pemilihan Putri Aisyiyah. belum lama ini mengadakan taaruf. Acara ini menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Guna meningkatkan budaya pikir dan keteraturan membaca yangb selama ini mulai hilang dari generasi anak bangsa. Jangan sampai kader Aisyiyah hanya mampu diwarnai oleh budaya yang semakin lama justru menggiring kearah konsumerisme dan juga kebarat-baratan atau cenderung berideologi pribumi yang jauh dari nilai-nilai Islam. sebagai wujud pengembangan perempuan berbudaya mandiri. Pilot proyeknya di PRA Warungboto. Rangkaian baksos ini diakhiri dengan pengajian akbar yang disampaikan olehAbdul Hamid Muhanan. karyawan. pemberian paket sekolah yang diberikan kepada sekitar 150 siswa yang membutuhkan. Dalam kesempatan ini. Cholifah Syukri mengatakan. yang didalamnya terdapat ada sarasehan.pemeriksaan gigi. tugas yang akan diemban 5 tahun ke depan akan terasa lebih ringan. Dalam sambutannya. serta perwakilan dari IMM.” ujar Eko Wuryanto. Miet TA’ARUF PDM DAN PDA BINJAI BINJAI. bahwa anggota dan pengurus Muhammadiyah harus tetap amanah dalam segala hal. Lembaga Kebudayaan. Karena dilaksanakan secara bersama-sama. Khususnya umat Islam di Kota Binjai. yang dilaksanakan di kompleks Muhammadiyah Ranting Bakti Karya Pasar 4 ini. Dalam tausiyahnya beliau mengingatkan. dengan menghadirkan beberapa pembicara baik dari PP Muhammadiyah maupun dari PWM Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh segenap civitas akademika STIE Muhammadiyah. dikelola langsung oleh Majelis Pendidikan Kader PWM Jawa Tengah. Ketua Lembaga Kebudayaan PP Aisyiyah.

berharap. Ketua terpilih yang sebelumnya adalah Ketua Formatur. Pembuktian-pembuktian tentang karya Muhammadiyah dari daerah ini sudah teruji dan menjadi obyek studi banding dari luar. Abdul Hanif. MA dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Karena itu jajaran pimpinan. Muhammadiyah HSU sudah mampu mengangkat sekolah menjadi unggulan di Kalimantan Selatan bersaing dengan sekolah swasta lain. “Pelayanan kesehatan ini memberi harapan masyarakat akan sikap kepedulian Aisyiyah terhadap derajat kesehatan masyarakat. Amin Parakkasi. Kekompakan kerja terus dipelihara dengan ikhlas untuk berdakwah. Kendati tidak seberapa besar jaringan yang dibangun oleh Muhammadiyah lewat jaringan Cabang dan Ranting.” ujar salah seorang pengelola klinik. dan Ketua KNPI Yahdi Basma. Mh Riyad. belum lama lalu. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gorontalo dikenal sangat kuat dalam membangun SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 1-15 SEPTEMBER 2011 61 . Kehadiran Klinik Bersalin Aisyiyah ini cukup memberi warna lain yang dapat menunjukkan Aisyiyah bergerak aktif menyantuni kaum pinggiran dan tidak mampu lewat gerakan sosial. Sambas. Ketua PWPM. didampingi oleh Mulkus Kisman. Hulu Sungai Utara merupakan salah satu basis Muhammadiyah yang kuat di daratan Kalimantan Selatan. namun dengan gerakan amal usaha cukup memberi arti penting keberadaannya. Karena itu antara pengembangan pendidikan dan pengembangan pesantren menjadi dua titik perhatian yang bersinergi untuk meningkatkan kualitas ber-Muhammadiyah di HSU. dengan keberadaan Aisyiyah. Aisyiyah mendirikan Klinik Bersalin Aisyiyah di Jalan Kuala Singkawang. “Doakan Muhammadiyah di Hulu Sungai Utara mampu menunjukkan prestasi yang lebih baik di masa mendatang. Moh Buyung dan Mahfud Kambay. am HSU MILIKI PESANTREN AL MUSLIMUN HULU SUNGAI UTARA. Sapri. am KAB GORONTALO SIGAP KELOLA PANTI GORONTALO. M Ziyad. Demikian pula. Di tengah-tengah situasi dan kondisi masyarakat Sambas Kalimantan Barat yang mayoritas non Muslim. Muhammadiyah dan Aisyiyah saling membahu untuk meningkatkan dakwah Islamiyah. pengelola dan santri sangat termotivasi untuk mengembangkan Muhammadiyah agar dapat terus terbina dengan baik. PWPM Sulteng Rapat Kerja pertama berlangsung di Sekretariat PWPM di Komplek Alfurqan Muhammadiyah Jalan KH Ahmad Dahan 12. Wakil Ketua PWM. PWPM Kalteng dilantik resmi oleh PP Pemuda Muhammadiyah. Peran ormas dakwah ini semakin dinamis dengan diwarnai gerakan Aisyiyah lewat aksi pelayanan sosial. masa kepemimpinannya merupakan jalan jihad dalam perjuangan Islam. Di bagian pendidikan. untuk memberi arti penting akan kehadiran Muhammadiyah dengan gerakannya. pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah. Palu. Drs H Baharuddin HT. Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam acara pelantikan tersebut hadir Asisten I Gubernur Sulawesi Tengah. selain kemampuannya membangun jaringan organisasi yang cukup besar dan kemampuannya menghasilkan karya amal usaha. belum lama lalu. Arwin Arsyad.AMIN KETUA PEMUDA SULTENG PALU. ternyata juga mampu menyiapkan kader-kader pimpinan yang cukup tangguh. Msi. Kehadirannya memberi dukungan terhadap gerakan Muhammadiyah yang juga tidak lepas dari gerakan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat. “Kita menjadi pelopor. ap AISYIYAH SAMBAS BERPERAN SAMBAS. dalam sebuah Musyawarah Wilayah IX yang berlangsung di Asrama Haji Transit Palu.” ungkap sumber “SM”. Prof Dr Juraji MHum. secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah periode 2010-2014. Feri H. Kader-kader Muhammadiyah yang bakal memimpin Muhammadiyah di HSU dilahirkan lewat amal usaha Pondok Pesantren Muhammadiyah “Al Muslimun” yang terletak di Desa Damar Amuntai Selatan. Amin Parakkasi. Moh Nasihin.” tandasnya.

“ papar sumber “SM”. “Mubaligh dalam berdakwah harus cerdas dan memiliki kemandirian dengan pendekatan bil hikmah. lewat pendirian POS Keluarga Berencana Aisyiyah. PCM berdiri di Kecamatan Telaga.” katanya. dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu. Bongomeme. am 62 SUARA MUHAMMADIYAH 17 / 96 | 2. Cukup besar memang jika dilihat dari jaringannya. Muh Said Ya’qub. SPdI. Sikap kepedulian ditunjukkan dengan sabar menyantuni mereka untuk dibina di panti asuhan dengan kemampuan bekal keterampilan yang memadai untuk hidup mandiri di tengah-tengah masyarakat. Simbol kepedulian Muhammadiyah terhadap peningkatan pelayanan santunan masyarakat dilakukan dengan mendirikan Panti Asuhan Muhammadiyah di Kecamatan Kota Selatan. Musyawarah Cabang Batulicin akhirnya berhasil menyusun kepemimpinan PCM Batulicin periode 2010-2015. Batudaa. H Ahmad Raichani. Adriansyah didukung anggota Drs Sunargo. akhlak. Tolangohula. Majene. menjadi mubaligh hijrah memiliki tugas yang sangat mulia. Kwandong. Tujuan dan misi pengelolaan panti di Pinrang sangat jelas. Kecamatan Negara atau di Jalan Udayana 80 Bali mencoba meyakinkan masyarakat. Sulawesi Selatan sangat peduli terhadap masa depan anak-anak yatim yang ada di daerahnya. Namun juga tangkas dalam menyiasati strategi dakwahnya lewat pengelolaan panti asuhan dan pelayanan kesehatan yang dapat menyantuni masyarakat miskin. yaitu menjadikan anak asuhnya agar survive dan mandiri membuka lapangan kerja sendiri di tengah-tengah masyarakat luas. Dukungan jaringan organisasi PC Muhammadiyah Kota tersebar di Kota Utara. Rektor Irwan. Bukhari. Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar. belum lama lalu. kendati belum memiliki jaringan organisasi Muhammadiyah yang dapat mendukung gerakannya. yatim dan mengangkat derajat kesehatannya.jaringan Persyarikatan Muhammadiyah lewat pendirian Cabang dan ranting. Batudaa Pantai. Daelam Syafudi. Tugasnya sebagai risalah Rasulullah dalam dakwah membangun akidah. dan Suriansyah. Satiyo Hadi Saputra. dengan Ketua H Adriansyah. dan Boliyabuto. Jajaran Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pinrang. Kabupaten Gorontalo membangun jaringan di seluruh kecamatan yang ada. Selatan Timur dan Dungiugi.. Muhammadiyah dan juga Aisyiyah berada di tengah-tengah mayoritas kaum Muslim Sulawesi Selatan. Pelepasan berlangsung di Ruang VIP FKIP. SD. Bahwa keberadaan Muhammadiyah dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di daerah terutama dalam melayani derajat kemampuan kemandirian dan kesehatan masyarakat. Elemen Muhammadiyah di Negara yakin. namun demikian keseriusan dan ketegasan dalam mengelola sebuah panti asuhan sangat diperlukan untuk membentuk karakter dan jiwa anak yatim agar tidak mudah menggantungkan hidup kepada orang lain atau lembaga lain. Drs H Difriadi. Palu dan Sorong. Tibawa. “Kita mencoba terus untuk mengembangkan metode dan sistem pendidikan di panti. Ir Marwan Djalal. Andalas. Di Negara bagian dari daerah Pulau Bali. Limboto. Balai Kesehatan Ibu Anak Aisyiyah. Pulubala. dengan kepemimpinan Ketua PWM Provinsi Bali. SAg. Robin Nawi Husin. karena juga mampu bergerak aktif membina kesehatan masyarakat di kota Gorontalo. Maka diharapkan kedua lembaga pelayanan kesehatan ini. Herry Susilo. Musyawarah Cabang Muhammadiyah ke-3 Batulicin yang berlangsung di SMP Muhammadiyah Simpang Empat. am PELEPASAN MUBALIGH HIJRAH MAKASSAR. Abdul Wadud. Nawari Yanudin. paling tidak dapat memberi dorongan motivasi semangat para pimpinan Muhammadiyah di Negara untuk berlomba-lomba mencari kebaikan dan menyejahterakan masyarakat. Sumalata. BSc. SAg. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pinrang sendiri sudah mendirikan Balai Pengobatan Muhammadiyah yang ada di Jalan Sultan Hasanuddin Pinrang. Telaga Biru. MPd melepas 62 orang mubaligh hijrah mahasiswa yang bertugas selama satu bulan di 23 kabupaten/ kota Polman. Kendari. am NEGARA MILIKI PANTI ASUHAN NEGARA. DR H Irwan Akib. SPd. H Kamaruddin. mengingatkan. Gerakan Aisyiyahnya pun tidak kalah majunya. Raksapati. Keberadaan Panti Asuhan Muhammadiyah yang ada di Jalan Buton 4 Denpasar Bali. am AISYIYAH PINRANG PEDULI MASA DEPAN ANAK YATIM PINRANG. Barat. Kehadiran Panti Asuhan Yatim “Siti Khadijah Aisyiyah” di Jalan Monginsidi 39 Pinrang. Namun dengan kasat mata gerakan Muhammadiyah ada dan terus bergerak aktif berdakwah. Kehadiran Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah di Banyubiru. husni H ADRIANSYAH KETUA PCM BATULICIN TANAH BUMBU. dan PAY Marhamah di Jalan Kusno Danupoyo 131 Ipilo Gorontalo. Sementara itu. Haji Mafrukin dapat memberikan perhatian serius akan titik perkembangan jaringan Muhammadiyah di Negara. Rumah Bersalin Sitti Khadijah di Jalan A Yani 27 dan Balai Pengobatan/Poliklinik Umum di tengah Kota Gorontalo. ibadah dan muamalah umat Islam. Tak terbilang anak tidak mampu yang diasuh oleh Muhammadiyah mampu hidup mandiri di kemudian hari. H Fauziansyah.16 SYAWAL 1432 H . BSc. sehingga sangat efektif mengembangkan gerakan dakwah ke semua lini dan elemen masyarakat. Itulah sebabnya dukungan dan suport dari jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah di Denpasar untuk membimbing dan mengarahkan gerakan Muhammadiyah di Negara sangat diperlukan intensitasnya. ST. Mamuju. akan saling mendukung untuk melayani kebutuhan masyarakat akan bentuk pelayanan kesehatan yang Islami. diharapkan dapat menjadi wadah bagi pengembangan anak-anak yatim dengan bekal ilmu dan keterampilan yang unggul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful