makalah maharoh kalam

,,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Kalam adalah kemampuan dalam penguasaan kalimat secara terperinci dan jelas yang mempunyai pengaruh dalam kehidupan manusia. Karena melalui kalam, seseorang dapat berkomunikasi dengan orang lain, menyampaikan apa yang diinginkannya, dan seseorang dapat menunjukkan eksistensinya di hadapan manusia. Kalam merupakan salah satu keterampilan bahasa dari keempat keterampilan berbahasa (istima’, kalam, qira’ah, kitabah). Kalam menempati urutan kedua dalam pembelajaran berbahasa. Karena idealnya seorang manusia belajar bahasa diawali dengan mendengar bahasa yang diungkapkan oleh orangorang di sekitarnya. Kemudian ia mulai mengucapkan atau berbicara seperti apa yang telah didengarnya. Melalui kalam, seseorang dapat menyampaikan pemikirannya kepada orang lain. Hal ini dikuatkan oleh semakin meningkatnya kebutuhan komunikasi dengan meningkatnya sarana komunikasi dalam pertengahan abad ini yakni setelah berakhirnya Perang Dunia II. Oleh karena itu, pembahasan tentang kalam di setiap bahasa sangatlah penting untuk diperhatikan. Karena dengan perantaraan kalam, memudahkan kita dalam bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain.

B. Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas, maka kami merumuskan beberapa permasalahan berikut ini: 1. Apakah pengertian kalam? 2. Apakah tujuan mempelajari maharah kalam?

Tujuan Pembahasan Adapaun tujuan dari pembahasan dalam makalah ini adalah sebagai berikut: 1. . Memahami pengertian dari kalam.C. Mengetahui tujuan mempelajari maharah kalam. 2.

2. perasaan. Sebagaimana penulisan baru muncul pada masa terakhir dalam sejarah hidup manusia.BAB II PEMBAHASAN A. Sebagian besar komunikasi antar manusia lebih banyak menggunakan komunikasi lisan (kalam) daripada komunikasi tulisan (kitabah). kabar atau berita. Pengertian kalam menurut bahasa adalah penjelasan atau ungkapan. Sedangkan menulis adalah usaha untuk mengungkapkan sebuah ucapan. pengetahuan. Semua manusia mampu berbicara dengan bahasa yang berkembang dimana ia tinggal. dan pengalaman dari seseorang kepada orang lain yang mendengarkan atau yang diajak bicara agar orang yang mendengarkan tersebut dapat memahami apa yang disampaikan oleh pembicara. Sebagai . Percakapan (kalam) sangatlah penting dalam pembelajaran bahasa. Sedangkan pengertian kalam menurut istilah adalah seni memindahkan ide. Seorang anak telah belajar berbicara sebelum ia belajar menulis. Manusia lebih sering menyampaikan idenya melalui pembicaraan atau kata-kata (kalam) daripada melalui penulisan (kitabah). 4. Karena kalam merupakan tujuan sekaligus sarana untuk memahami suatu bahasa. tetapi hanya sebagian saja yang mampu menuliskannya. Pengertian Maharah Kalam Kalam (ucapan/percakapan) merupakan bentuk kegiatan berbahasa yang sangat penting bagi anak-anak maupun orang dewasa. yang nantinya akan ia dapatkan ketika di sekolah 3. Hal ini dibuktikan dengan beberapa hal berikut ini: 1. Masih banyaknya bahasa yang diucapkan oleh manusia tetapi tidak tertulis. Dasar dari sebuah bahasa adalah kalam (ucapan). Ungkapan ini digunakan untuk menyampaikan ide-idenya supaya orang lain dapat memahaminya. Manusia bisa berbicara jauh sebelum ia bisa menulis.

siswa mampu mengucapkan huruf-huruf yang sejenis bunyinya. atau rekaman berbahasa arab. Menurut Jerome Bruner.tujuan dalam memahami bahasa karena di dalam percakapan (kalam) terdapat gambaran pokok materi pembelajaran bahasa. membaca berita. . siswa tidak hanya menghafal kosakata-kosakata yang ada atau memahami tata bahasanya saja. Misalnya: ‫ذكر – زكر‬. yaitu alat yang menyajikan bahan ajar kepada siswa yang tidak mereka peroleh langsung di sekolah. Dalam sebuah contoh. yakni: 1. Akan tetapi. yang dapat memberikan kemudahan dalam proses belajar mengajar. seorang siswa akan mendapat bekal berbagai macam kosakata dan ungkapanungkapan yang dibutuhkannya dalam melakukan percakapan sehari-hari. Dari pembelajaran kalam ini. alat instruksional dalam proses belajar mengajar ada empat. B. video. “Vicarious” berarti sebagai substitusi atau pengganti pengalaman yang langsung. menyampaikan khutbah. 2. Dengan mempelajari maharah kalam. Alat dramatisasi. Misalnya: pembelajaran maharah kalam dengan melihat film-film. yakni mendramatisasikan sejarah suatu peristiwa atau memerankan seorang tokoh. Tujuan Mempelajari Maharah Kalam Maharah kalam (keterampilan berbicara) sangatlah dibutuhkan dalam mempelajari suatu bahasa. siswa diberi tugas untuk berperan menjadi seorang guru. Percakapan sebagai sarana memahami suatu bahasa karena di dalamnya mengandung tarkib-tarkib nahwiyah. Alat untuk menyampaikan pengalaman “vicarious”. sehingga dengan alat tersebut memudahkan pengajaran pada maharah kalam. Berikut ini pemaparan secara rinci manfaatmanfaatnya: 1. 3. Misalnya: bermain peran dalam drama. Misalnya: pengajaran maharah kalam dengan metode berpidato. Alat model. Dalam hal ini. perlu adanya latihan atau pembiasan penggunaan kosakata tersebut dalam percakapan sehari-hari.

7. Dalam pembahsan di atas. Membiasakan siswa agar dapat menyampaikan ungkapan-ungkapan baru yang lebih sopan. Pembelajaran maharah kalam dapat membantu siswa untuk menyampaikan idenya secara lisan dengan spontanitas (langsung) tanpa harus berpikir panjang. 6. Selain manfat-manfaat yang ada di atas. Dalam pembelajaran tersebut . ketika ia berbicara di pasar. Adanya kemampuan improvisasi berbahasa ini sangatlah penting. Dalam tahap pembelajaran kalam lebih lanjut. Sehingga jika siswa kembali ke kehidupan nyatanya. Komunikasi lisan (kalam) lebih dulu digunakan manusia daripada komunikasi tertulis (kitabah). 3. Percakapan atau komunikasi lisan (kalam) digunakan oleh semua orang. Meningkatkan kemampuan berpidato siswa. 4. Siswa bisa mengetahui perbedaan pengucapan harakat yang pendek dan yang panjang. 2. Misalnya. 4. telah dipaparkan secara jelas manfaat mempelajari maharah kalam dan kelebihan-kelebihannya.2. maka diharapkan siswa mampu menyampaikan pidato singkat atau menyampaikan pendapatnya mengenai suatu permasalahan tertentu. Siswa mampu menguasai peran-peran kehidupan yang ada di sekitarnya. 3. 5. Meningkatkan kemampuan improvisasi (spontanitas) dalam berbahasa. baik orang terpelajar maupun orang yang tidak berpendidikan. Di antaranya adalah sebagai berikut: 1. baik orang laki-laki maupun perempuan. baik anak-anak maupun orang dewasa. ada beberapa kelebihan-kelebihan komunikasi lisan (kalam) yang mendorong siswa agar lebih memperhatikan materi pembelajaran maharah kalam ini. Mendorong siswa untuk bisa berkomunikasi dan bercakap-cakap dengan orang menggunakan bahasa Arab yang fasih dan lancar. ia akan dapat berkomunikasi menggunakan kosakata atau ungkapan-ungkapan yang sesuai pada tempatnya. Untuk memenuhi unsur-unsur tersebut diperlukan adanya komunikasi lisan dalam hal berdiskusi atau bertukar pendapat dengan orang lain dan kemampuan untuk memberikan persuasi kepada orang lain. Di dalam unsur-unsur kehidupan terdapat unsur kebebasan dan kebudayaan. di sekolah dan di tempat-tempat lain.

perasaan.tentunya ada langkah-langkah agar dapat memahami dengan mudah materi tersebut. menjawab pertanyaan-pertanyaan secara lisan.  Pada tingkatan menengah. Pembelajaran kalam adalah praktek berbicara. kabar atau berita. radio. mengungkapkan kembali sesuatu yang telah didengarkan. dan pengalaman dari seseorang kepada orang lain yang mendengarkan atau yang diajak bicara agar . Langkah-langkah tersebut antara lain sebagai berikut: 1.  Pada tingkatan pemula. Ungkapan ini digunakan untuk menyampaikan ide-idenya supaya orang lain dapat memahaminya. role playing. 3. 2. baik dari televisi. Dalam hal ini siswa dibiasakan untuk sering menyampaikan ide atau kemauannya dalam bahasa Arab sehingga ia menjadi terbiasa. 4. maka akan mengurangi kesalahan-kesalahan dalam berbicara. Dengan berlatih terus-menerus.  Pada tingkatan menengah atas. Hal ini juga akan menambah jumlah perbendaharaan kata yang dimilikinya. seminar proposal. diharapkan pada seorang siswa mampu menyampaikan pidato. Sedangkan pengertian kalam menurut istilah adalah seni memindahkan ide. bermain peran dalam drama. Misalnya siswa menceritakan pengalamannya yang paling menyenangkan di hadapan siswa-siswa lain di depan kelas. Pembelajaran kalam ini harus sesuai dengan tingkatan pendidikan siswa. seorang guru mengharapkan siswanya untuk membiasakan menghafal percakapan dan mufradat-mufradat secara lisan yang sudah diberikan. Simpulan Kalam menurut bahasa adalah penjelasan atau ungkapan. BAB III PENUTUP A. dalam tingkatan ini seorang guru mengharapkan siswanya mampu untuk bisa membaca berita. pengetahuan. Siswa diminta untuk menceritakan pengalamannya dengan menggunakan bahsa Arab.

Siswa bisa mengetahui perbedaan pengucapan harakat yang pendek dan yang panjang. Dsb. 2. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Dengan mempelajari maharah kalam. 1989. Tujuan kalam antara lain: 1. 2005. S. Jakarta: Darul Fikir Tho’aimah. 2005. Misalnya: ‫ذكر – زكر‬. Ahmad Rusydi. B.dkk. Tidak ada salahnya untuk pembaca yang kebetulan membaca makalah ini untuk lebih mencari lagi data-data yang lebih banyak baik dari buku maupun dari media elektronik lainnya DAFTAR PUSTAKA Fadhil.orang yang mendengarkan tersebut dapat memahami apa yang disampaikan oleh pembicara. jadi tentunya banyak sekali hal-hal yang belum tercantum dalam makalah ini. Abdul Zaki. 4. siswa mampu mengucapkan huruf-huruf yang sejenis bunyinya. Kamus Kontemporer Arab Indonesia. 3.dkk. Ta‟limul „arobiyah li ghoiri an-nathiqin biha. Jakarta: Bumi Aksara Ali. Mesir: Al-Ribath Nasution. Atabik. Yogyakarta: Multi . Dari sejadah ke kalam: kesusasteraan Islam dalam bahasan lepasan tiga kolej Islam. Mendorong siswa untuk bisa berkomunikasi dan bercakap-cakap dengan orang menggunakan bahasa Arab yang fasih dan lancar. Saran Makalah ini hanyalah sebuah ulasan yang sangat sederhana sekali. Volume 1.1996.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful