P. 1
Sang Kancil Menjadi Hakim

Sang Kancil Menjadi Hakim

|Views: 1,850|Likes:
Published by Adibah Ismail
TELADAN
TELADAN

More info:

Published by: Adibah Ismail on Apr 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2014

pdf

text

original

Sang Kancil Menjadi Hakim Pada suatu hari, ada seekor musang tengah berjalan-jalan di dalam hutan

, tiba-tiba Sang Musang telah terserempak dengan Sang Arnab. Ketika itu Sang Arnab sedang menjamu selera, Sang Arnab sedang makan lobak merah. Tiba-tiba, Sang Musang pun menegur Sang Arnab. Sang Musang : Hai Arnab ! Namun Sang Arnab mencari-cari suara Sang Musang, rupa-rupanya Sang Musang berada di belakang Sang Arnab sambil mengambil lobak merah Sang Arnab. Sang Musang : “Arnab sinilah, pergi dulu”. Sang Arnab : “Eh kau Musang, mana lobak aku? Sang Musang : “Ha dua bulan, dua bulan. Sang Musang memberitahu Sang Arnab. Sang Arnab pun mengeluh. Dalam perjalanan, tibatiba Sang Musang ternampak Sang Gajah pula yang sedang memakan buah rambutan. Sang Musang dengan niat jahatnya menjerit tikus!, tikus!. Oleh kerana Sang Gajah ketakutan, Sang Gajah telah memanjat pokok, lalu Sang Musang telah mengambil kesempatan dengan memakan buah rambutan Sang Gajah. Sang Musang pun meneruskan lagi perjalanannya sambil menyanyi dengan gembiranya. Sang Musang : La, la, la, la. Tiba-tiba Sang Musang ternampak Sang Monyet sedang mengira buah manggis. Sang Musang pun cuba untuk memikir helah untuk menipu Sang Monyet. Sang Monyet : Satu, dua, tiga… “yam, yam, yam” sedapnya buah ni . Tiba-tiba, Sang Musang menegur Sang Monyet. Sang Musang : “Hai Monyet”. Sang Monyet : “ Apa hal” Musang. Sang Musang : “Fuhhhhhh”, banyak betul buah manggis kau ? Sang Monyet : “Hah”, aku memang suka makan manggis” sedap!. Sang Musang : “Hei Monyet, kalau tak silap aku inilah manggis yang paling Sedap dalam hutan ni kan ? Sang Monyet : “Hmmmmmm” Sang Musang : “Kau nak makan semua ke buah manggis ni ?

Sang Musang : kalau nak manggis banyak kenalah sabar sikit. Sang Monyet : Ahhhhhh…. nanti. Sang Kancil berkata setiap bulan buah manggis ini akan berbuah. Namun Sang Monyet menyatakan bahawa mana cukup dua bulan lagi. dua bulan tu lama sangat. “Hmmm”Hmmm. Sang Musang pun mengambil manggis tersebut dan memberitahu Sang Monyet bila dan cukup dua bulan kita jumpa balik dekat sini. ek. Dua bulan sudah berlalu. Macam mana kalau aku katakan dengan sebiji buah manggis ni aku dapat gandakan. Sang Monyet : Boleh percaya ke ? Sang Musang : “Hmmmmm” tak percaya taka pa. Sang Monyet: “ Musang” Hai!!!! Sang Musang : “ Ehhhh Monyet. Namun sang Monyet tidak sedar akan tipu muslihat Sang Musang tersebut. Sang Monyet pun pergi berjumpa dengan Sang Musang. Sang Monyet pun sangat gembira. ek. Sang Monyet meminta Sang Kancil untuk menjadi hakim bagi pertelegahan mereka. Sang Kancil pun menceritakan masalah mereka. Untunglah!!!! Kau. Sang Monyet sangat gembira dan mula berangan-angan dengan manggis yang banyak itu.Sang Monyet : “ Ya lah” Sang Musang : “Hahhhhhh” . Sang Monyet : Nanti. mana manggis ? Sang Musang : Mana cukup dua bulan lagi. musang.uk. rugi. Bolehlah. masa tu setiap hari kau akan makan manggis. Aku janji dalam masa dua bulan aku akan buat kau kaya dengan manggis. seronoknya. rugi. Aku janji manggis kau ni akan berganda-ganda. . rugi. Tiba-tiba Sang Kancil lalu. kau buat apa kat sini ? Sang Monyet : Kau dah lupa ye ? dah dua bulan ni. dari tiga biji aku gandakan sepuluh biji. Mereka terus bertelagah. aku nak tapi. Sang Kancil pun meminta Sang Musang untuk memberi manggis Monyet kembali. Sang Monyet : “uk. Sang Kancil : Musang mengapa kau cakap tak cukup dua bulan lagi? Sang Musang: Nampaknya kau tidaklah cerdik sangat Sang Kancil. dari sebiji aku ganda kan dengan tiga biji.

Sang Kancil pun pergi melihat Sang Gajah. manusia berpegang pada janjinya” . Sang Musang terkejut dan menerima padahnya. tiba-tiba Sang Kancil mendengar jeritan Sang Gajah. tapi kalau kau menang kancil aku akan bagi semua manggis-manggis aku kepada kamu semua. Sang Kancil : Monyet memang ada dua bulan. Selepas itu Sang Musang pun memetik semua buah-buahnya dan memberikan kepada semua. jom ikut aku pergi ke sungai. namun Sang Kancil mengucapkan terima kasih kepada Sang Gajah kerana Sang Kancil telah mendapat idea. sang gajah sangat ketakutan. Pada esok malamnya mereka pun berkumpul. “Kerbau berpegang pada talinya. Sang Kancil pun menunjukkan terdapat dua bulan sebab terdapat baying-bayang dalam air tersebut. Sang Gajah telah menunjukkan bayang-bayang yang terdapat dalam air. Sang Kancil : Baiklah.Sang Kancil pun penat memikir masalah yang dicakap oleh Sang Musang. Sang Musang : Mana ada dua bulan. Sang Musang Sangat menyesal dengan perbuatannya.

Nyatakan watak yang terdapat dalam petikan cerita „Sang Kancil Menjadi Hakim‟ ______________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________ 2. Sang Musang dan Sang Monyet. Sang Kancil Sang Musang Sang Monyet 3. Apakah pengajaran yang terdapat dalam cerita „Sang Kancil Menjadi Hakim‟ ? _____________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________ .Nama : __________________________________________________ Kelas : _________________ 1. Nyatakan sifat-sifat yang terdapat pada watak perwatakan Sang Kancil.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->