TUGAS AGAMA ISLAM

MAKALAH TENTANG SURAT AS – SYURA’ (38) DAN SURAT AL – IMRON (159)

Di buat oleh : Octaviani Mulyati Kelas X - F (25)

SMA NEGERI 2 PARE
Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa No. 28 Pare Kediri

dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu[2]. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. (Q. Asy-Syura.1. 42: 38) Bacaan Hukum Bacaan Ikhfa’ hakiki Alasan Nun sukun bertemu fa’ ‫ون‬ ُ ُْ ‫ُق‬ ‫يُْنف‬  Surat Al – Imran ayat 159 Artinya : Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Hukum – hukum bacaan nun mati dan tanwin  Surat As – Syura’ ayat 38 Artinya : Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. 3: 159) . sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. Ali ‘Imran. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. mohonkanlah ampun bagi mereka. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. Maka bertawakkallah kepada Allah.S.S.(Q. karena itu ma'afkanlah mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar.

Bacaan Hukum Bacaan Idgam bigunnah Izh-har syafawi Idgam bigunnah Idgam bigunnah Alif lam syamsiyah Alasan Fat-hah tanwin bertemu mim Mim sukun bertemu wau Fat-hah tanwin bertemu gha Nun sukun bertemu ha’ Alif lam bertemu huruf qamariyah (hamzah) ‫و‬ ُ ُ‫م‬ ‫ل‬ ْ ‫ُول‬ ُْ ‫ُيظ‬ ُ ‫ُظًّاُغ‬ ‫ف‬ ْ ‫ُل‬ ‫ولك‬ ُ ‫نُح‬ ‫م‬ ُْ ُْ ٍ‫ح‬ ‫ُن‬ ُ ‫ةُم‬ ُْ ‫ر‬ ‫مر‬ ُ ‫ُاْل‬ ُْ 2. Pesan – pesan penting Surat As – Syura’ ayat 38 o Menyeru atau mengajak manusia untuk senantiasa berada di jalan Allah SWT. 3.. Ali Imran: 159).” (QS. Latar belakang atau asbabun nuzul  Surat As – Syura’ ayat 38  Surat al – Imran ayat 159 Sebab turunnya ayat ke 159 surat Ali Imran adalah seusai terjadi Perang Uhud. dimana pasukan musyrik Quraisy yang memutar jalan berhasil memukul pasukan panah Islam yang turun dari bukit Uhud untuk mengambil harta “ghanimah” (rampasan perang). Pasukan Islam mengira bahwa pasukan Quraisy telah kalah dan peperangan telah benar-benar usai. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. Melihat kekeliruan yang dilakukan para sahabat. termasuk Hamzah paman Nabi SAW. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Akibat kekeliruan ini banyak sahabat yang gugur. o Terbiasa mendirikan shalat tepat waktu yang dilaksanakan secara berjama’ah. . tidak membuat Nabi SAW marah dan kesal. sebagai simbol kekuatan ummat dan kebersamaan. Karena Allah SWT telah melembutkan hatinya sebagaimana dengan firman-Nya: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. yang dilakukan dengan cara berdialog atau berdiskusi dengan baik dan penuh argumentasi yang tepat.

Menghormati pendapat atau saran orang lain. Selalu bersikap lemah lembut terhadap sesama manusia. dan saling menghargai. e. Menghormati dan menghargai pendapat orang lain. Ikhlas saat memberikan ma’af kepada orang lain. tidak kasar. saling menghormati. Menunjukkan sikap lemah lembut terhadap sesama manusia. Orang-orang yang bertawakal tentu akan berusaha sekuat tenaga. 5. bersedia member maaf apabila dalam musyawarah itu terjadi perbedaan-perbedaan pendapat. Pesan – pesan penting Surat Al – Imran ayat 159 o Melandasi musyawarah dengan hati yang bersih. o Para peserta musyawarah hendaknya berlapang dada. o Peduli kepada kaum dlu’afa dengan kelebihan rezeki yang Allah berikan kepadanya. d. sedangkan hasilnya diserahkan kepada Allah SWT. o Dalam bermusyawarah hendaknya bersikap dan berperilaku baik. Selalu menunjukkan perilaku yang terpuji. f. 6. dan menyampaikan informasi. Sesungguhnya Allah SWT itu menyukai orang-orang yang bertawakal. c. b. walaupundirinya yang benar. jika memang bersalah. juga bersedia memohonkan ampun atas kesalahan para peserta musyawarah. o Hasil musyawarah yang telah disepakati bersama hendaknya dilaksanakan dengan bertawakal kepada Allah SWT.o Ikut serta berperan aktif dalam kegiatan organisasi dan peduli terhadap permasalahan di lingkungannya. c. 4. dan bahkan terlontar ucapanucapan yang menyinggung perasaan. lemah lembut. Menunjukkan sifat kejujuran dalam mengemukakan pendapat. dan penuh kasih sayang. b. Perilaku – perilaku yang mencerminkan kandungan Surat As – Syura’ ayat 38 a. e. g. diiringi dengan doa kepada Allah Azza Wajalla. Senantiasa bertawakkal dengan sabar serta berusaha dan ikhtiar. d. . seperti : tidak berperilaku keras. Selalu bersikap saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai hak asasi kemanusiaan. o Selalu bermusyawarah untu mencari jalan keluar dalam menghadapi hal-hal yang penting. Selalu menunjukkan kejujuran dalam mengemukakan pendapat. Mendahulukan cara musyawarah dalam mencari mufakat. Selalu memberi maaf terhadap orang yang salah. Perilaku – perilaku yang mencerminkan kandungan Surat Al – Imran ayat 159 a. dengan tutur kata yang sopan.