P. 1
Doping

Doping

|Views: 178|Likes:
Published by Aiiu Rahayu
doping
doping

More info:

Published by: Aiiu Rahayu on Apr 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

Gabung Multiply

Buka Toko, Gratis

Masuk ke Site

Bantuan

English

CARI

Dian's Site
BerandaBlogFotoVideoKalenderTinjauanTautan Nov 25, '08 9:57 PM untuk semuanya

Bahaya Doping A. PENGERTIAN DOPING

Doping berasal dari kata dope, yang berarti campuran candu dengandyansuhari narkotika yang pada awalnya digunakan untuk pacuan kuda di inggris. Di Afrika Selatan kata dope digunakan untuk nama minuman yang mengandung alcohol yang biasa dipakai dalam upacara adat. Dalam konteks sekarang, doping diartikan sebagai penggunaan bahan-bahan kimia terlarang yang dapat membahayakan kesehatan si pemakai. Dari beberapa penyelidikan didapat bahwa doping (dalam hal ini Amphetamine) belum pasti efektif untuk meningkatkan kemampuan fisik seseorang. Ada penyelidik yang mendapatkan bahwa betul dapat terjadi peningkatan kemampuan fisik tetapi banyak pula yang mendapatkan bahwa amphetamine tidak berpengaruh terhadap badan seseorang. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh faktor-faktor psikologis, teknis, lingkungan atau individu itu sendiri. Seperti diketahui efek Amphetamine Dian
• •

Pesan Pribadi Laporkan Pelanggaran

adalah : menghilangkan rasa lelah, mempercepat denyut jantung, menjadikan orang merasalebih siap siaga, menekan nafsu makan dan pemakaian waktu lama akan menyebabkan suatu ketagihan. Kemudian pada tahun 1933 beberapa dokter mendiskusikan pemakaian doping ini dari segi-segi moral dan etika dalam sport. Gerakan anti doping itu sendiri dimulai pada kurang lebih tahun 1910, setelah seorang ahli Rusia mendapatkan cara pemeriksaan doping dengan memeriksa air liur kuda. Tetapi ternyata proses-proses pemeriksaan doping pada saat tersebut mendapat tentangan dari masyarakat. Jadi pada zaman itu belum ada kesadaran masyarakat akan bahaya doping. Lalu setelah berkali-kali jatuh korban akibat doping, diadakanlah usahausaha/kampanye pemberantasan doping. Kasus kematian karena doping yang tercatat pertama kali adalah pada tahun 1886 yaitu pada balap sepeda dari kota Bordeaux ke Paris sejauh 600 km. Seorang pembalap meninggal karena terlalu banyak diberi Trimethyl oleh pelatihnya. Akhirnya disimpulkan suatu definisi untuk doping dan juga dibuat sebuah daftar obat-obatan yang dianggap sebagai dope yang dapat dibagi dalam empat golongan yaitu : · psychomotor stimulants · symphatomimetic amines · central nervous system stimulants · narcotic analgesics

Definisi yang pertama digariskan adalah pada tahun 1963 dan berbunyi sebagai berikut : doping adalah pemakaian zat-zat dalam bentu apapun yang asing bagi tubuh.Adapun definisi-definisi untuk doping ini berubah-ubah terus sesuai dengan perkembangan zaman. atau zat yang fisiologis dalam jumlah yang tak wajar dengan jalan tak wajar pula oleh seseorang yang sehat dengan tujuan untuk mendapatkan suatu peningkatan kemampuan yang buatan secara tidak jujur. atau diberikan melalui cara tak wajar dengan maksud/ tujuan khusus untuk meningkatkan secara buatan dengan cara yang tidak jujur kemampuan si atlit dalam pertandingan. suatu zat asing melalui cara apapun. Doping adalah pemberian atau penggunaan oleh peserta lomba. atau suatu zat yang fisiologis dalam jumlah yang tak wajar. atau pemakaian oleh. Lalu karena dirasakan sukar untuk membedakan antara suatu pemakaian doping dengan suatu pengobatan memakai obat-obat stimulantia maka ditambah pula hal-hal baru dalam definisi tersebut : Bila karena suatu pengobatan terjadi kenaikan suatu kemampuan fisik karena khasiat obat atau karena dosis yang berlebih maka pengobatan tersebut dianggap sebagai suatu doping. Doping adalah pemberian obat atau bahan secara oral atau parental kepada seorang olahragawan dalam kompetisi. berupa . dengan tujuan utama untuk meningkatkan prestasi secara tidak wajar (Richard V. seorang atlit yang bertanding. Juga bermacam-macam usaha psikologis untuk meningkatkan kemampuan dalam olahraga harus dianggap sebagai suatu doping. Pada Kongres Ilmiah Olahraga Internasional yang diadakan pada saat berlangsungnya Olympiade Tokyo 1964 diadakan perubahan definisi doping tersebut menjadi sebagai berikut : Doping adalah pemberian kepada.Ganslen).

B. dengan tujuan meningkatkan prestasi (International Conggress of Sport Scienes. dan pelatihan yang bagus. tidak ada cara yang lebih bagus kecuali latihan yang tepat. teknik yang sesuai. Kemudian pada tahun 1974 dimasukkan pula anabolic steroids kedalam daftar doping. gizi yang terjaga baik. . istirahat yang cukup.bahan yang asing bagi organism melalui jalan apa saja atau bahan fisiologis dalam jumlah yang abnormal atau diberikan dengan jalan yang abnormal.Olympiade Tokyo 1964). Tetapi meskipun cara-cara pemeriksaan doping sudah dianggap cukup sempurna masih ada juga atlit-atlit yang berani memakai doping. DOPING DAN PRESTASI OLAHRAGA Untuk mencapai kondisi tubuh yang kompetitif dan siap tempur. Selanjutnya karena masyarakat sudah mulai mengerti perlunya/ pentingnya pencegahan doping pada atlit maka pada tahun 1972 diadakan pemeriksaan doping secara resmi pada Olympiade Mexico dan pada Olympiade musim dingin di Grenoble.

Sebuah penelitian menunjukan bahwa placebo (zat doping palsu) dapat meningkatkan prestasi menggenggam 63% dan prestasi step tes 72%. Beberapa alasan mengapa para olahragawan memakai doping. lima sila tadi jelas tidak bisa dicapai setiap saat. yaitu sugesti yang muncul setelah mengkonsumsi zat-zat tertentu.Manifesto ini memang baik dan benar. Analisis terhadap hasil tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan prestasi disebabkan oleh factor psikologis. Tak ada seorang pun yang bisa menyangkal. memiliki kecenderungan mencari keuntungan pribadi dengan jalan yang tidak sehat. dengan hasil yang jelas-jelas kelihatan seperti dalam dunia olahraga. Kepribadian Individu yang memiliki konsep diri maupun harga diri negative atau rendah. dalam mengadapi situasi kompetitif. Salah satunya dengan doping. Aspek psikososial Setiap individu memiliki potensi melakukan pelanggaran. 3. 2. ditambah lagi apabila lingkungan memberi kesempatan untuk melakukan pelanggaran tersebut. antara lain : 1. Tapi dalam dunia yang kompetitif. Lingkungan sosial individu . Banyak yang berpendapat bahwa dengan doping dapat meningkatkan prestasi olahraga.

kemenangan. sehingga yang ada dibenak seorang atlet adalah kemenangan dalam setiap kompetisi yang diikutinya. c. sehingga kasus doping terus terjadi. para atlet atau pelatih kurang selektif menghadapi tawaran obat-obatan dari produsen. Kurangnya informasi tentang bahaya penggunaan doping bagi diri sendiri maupun orang lain. baik pelatih maupun official bahkan keluarga. Lingkungan pemain Keinginan menang selalu ada dalam lingkungan pemain. 5. Pemain merasa sungakn dan takut pada atasan jika kalah dalam suatu pertandingan. b. Lingkungan masyarakat Masyarakat juga merupukan strestor yang cukup berarti.a. 4. Ketatnya persaingan. Nilai sosial kemenangan Dalam setiap kompetisi. Kekalahan dalam bertanding selalu mendapat respon dari masyarakat. sehingga memungkinkan pemakaian doping. prestasi atayu medali terkadang menjadi satu-satnya tujuan dari setiap individu atau kelompok tanpa mempertimbangkan halhal lain. . 6. sehingga dapat melahirkan keinginan dan rasa tanggung jawab yang tidak terkontrol. Komersialisasi.

Etilefrin 22. Ampipenazo 5. dan peptide hormone. karena latihan yang telah dilakukanya tidak kunjung membuah-kan prestasi. Amfepramone 2. narkotik analgetik. anabolic androgenic. Amfetaminil 3. C. Atafedrine 19. penghalang beta. Amphetamine 18. Fenacafamin . Ethamivan 20. persaingan merebut bonus misalnya. sehingga dapat mendorong untuk menggunakan segala cara. diuretika. Atilamfetamin 21. Propaganda.7. Amineptine 4. yaitu stimulant. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada pembagian dibawah ini : bendroflumethiazide Stistimulant 1. merupakan salah satu pendorong bagi atlet untuk dapat merebut predikat terbaik dalam setiap event yang dihadapi. anabolic nonsteroid. PEMBAGIAN DAN MACAM-MACAM ZAT DOPING Zat-zat doping dapat dikelompokkan ke dalam 7 golongan. termasuk dengan doping. Frustasi. 8.

Chlorphentermine 11. . 34. Clorprenalin 13. Dan senyawa-senyawa lain. 8. Dipiponone 16. Mesocarbe 31. Heptaminol 27. Chatine 10. Crothetamide 23. Alphaprodine Morphine 2. Metephetamine 17. Meferonex 30. Meclofenoxate 16. Anileridine 9. Cropropamide 15.6. Benzephetamine 8. fenetyline 24. Isoetarine 28. Isoprofernol 29. Fenproporex 25. Aphedrine Narkotik-Analgesik 1. Dihidrocodeine 15. Cocain 14. Caffeine 9. Furfenorex 26. Dimetamphetamine 33. Bemegride 7. Clobenzorek 12. Metaproterenol 32.

13. Methyltosterone . 12. Methadone 21. Hydrocodone 19. Dehydrochlarmethyl 10. Ethoheptazine 17. Stanololol 15. 11. Buprenorpjine Oxycodone 4. 14. Nandrolone 16.Nalbuphine 3. 9. 10. Boldenone 3. Metenolone 14. Diamorphine Trimeperidine Anabolic-Androgenik 1. Dextromoramide Pethidine 6. Balasterone Oxymetholone 2. Closebol Oxymesterone 4. Ethylmorphine 18. Dextropropoxy phena Phenazocine 7. Codeine Pentazocine 5. Levorphanol 20. Metandienone 13. 7. 8.

Penghalang Beta 1.Testosterone Testosterone 5. Conrenone 11. Mesterolone D. Oxandrolone 11. Labetalol 7. Acebutotlol 2. 12. Zeranol 3. . 4. Clenbuterol Senyawa lain. 6. Atenolol Senyawa lain Dierutika 1. Acetazolamid Furosemide 6. 2. Clenbuterol 5. 6. Alprenolol Oxprenolol 3. Anabolik Non Steroid 1. Fluoxymesterone Senyawa lain. Norethandrolone 17. Metaprolol 9. Nedolol 8.

2. Erythropoletin 3. Bendroflumethazide bendroflumethiazide 8. Benthazide 5. Buetanide G. Chlortalidone Senyawa lain 4. Chlormerodrine 12. Adrenocorticotropic hormone 2. Releasing factor substansi tersebut (Sumber: PB PON. Amiloride Triemterene 7. Diclofenamide 10. 2000:15) 9. Growth Hormone 5. Gonadotropin 4. 3. Athacynik acid . Peptide Hormone 1.

bila tidak. Seratus cm urine yang ditampung dalam botol gelas (yang diberi tanda dan nama) ditutup dan diberi lak. lalu ditambah satu orang atau beberapa orang atlit yang diambil secara random sampling dan juga mereka yang dicurigai memakai doping. lalu dibagi dua. Hukuman lain yang dapat dikenakan adalah berupa denda uang (pada olahraga bayaran) atau diskors (tidak boleh bertanding) selama beberapa waktu tertentu. Yang diperiksa adalah urine atau darah si atlit. . untuk deteksi dan perkiraan berapa macam doping yang ada.D. tetapiurine lebih banyak di dipergunakan karena kebanyakan zat-zat doping ini diekskresi melalui urine.Tahap screening. satu botol disimpan di lemari es dan satu botol lainnya mengalami pemeriksaan-pemeriksaan yang umumnya terdiri dari dua tahap : (a).kedua dan ketiga. maka ia akan langsung didiskualifikasikan. RESIKO PEMAKAIAN DOPING Sebelum membahas tentang bahaya atau resiko pemakaian doping ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu prosedur pemeriksaannya yaitu : Biasanya yang diperiksa adalah para pemenang pertama. Mereka semua ini harus melaporkan diri kepada team control doping biasanya selambat-lambatnya satu jam setelah pertandingan/perlombaan selesai.

Untuk konfirmasi identifikasi tersebut dapat dilakukan dengan cara Mass Spectrometer. Pemeriksaan anabolic steroids dilakukan dengan cara Radio Immuno Assay dan dilanjutkan dengan Mass Spectrometer pula.(b). Tahap kedua untuk identifìkasi. (2).Identifikasi dilakukan dengan cara isolasi dan analisa memakai chromatography pula.Screening dilakukan dengan memakai thin layer atau gas chromatography. Bila setelah perundingan antara mereka dapat disimpulkan adanya suatu kasus doping. Infrared Absorption Spectrometer. (5). pelatih atau team manager atau dokter si atlit. Pada pengambilan sample yang boleh hadir adalah : si atlit yang diperiksa. Ultraviolet Absorption Spectrometer. petugas pengambil sample. wakil dari federasi internasional cabang olahraga tersebut dan anggota-anggota dari Komisi Kontrol Doping. Urutan test biasanya sebagai berikut : (1). Bila hasil test ternyata positif maka team pemeriksa segera memanggil team manager atau pengasuh si atlit yang bersangkutan dan memberitahukannya.Zat tersebut diextraksi dari larutannya. maka hasil . (3). Orang-orang ini semua menandatangani suatu berita acara yang menyatakan bahwa mereka hadir pada saat pengambilan sample dilaksanakan. (4).

Secara umum penggunaan doping akan menyebabkan terjadinya kebiasaan yang selanjutnya mengakibatkan kecanduan dan ketergantungan .tersebut segera diumumkan dalam waktu 24 jam setelah sample diterima. Persoalan yang timbul disini ialah kadang. Atau bila dilakukan dilaboratorium itu juga maka pemeriksaan tertebut harus dijalankan oleh teknisi atau petugas laboratorium lain pula. Hal inilah yang memusingkan para penyelenggara pertandingan. Dan pada pemeriksaan ulangan ini maka team manager atau pelatih atau dokter si atlit yang bertangkutan diperkenankan hadir untuk menyaksikannya . Suatu pemeriksaan ulangan dapat diminta oleh atlit atau team yang bersangkutan secara tertulis dalam waktu 24 jam setelah hasil pertama diumumkan.kadang dalam Olympiade hukumanhukuman yang dijatuhkan oleh IOC (International Olympic Committee = Komite Olympiade International ) berbeda dengan hukuman-hukuman yang terdapat dalam peraturan federasi internasional cabang testebut. Segera botol yang disimpan di lemari es diambil untuk pemeriksaan ulangan dan pemeriksaan ulangan ini sebaiknya dilakukan dilaboratorium yang lain. Hukuman lain dapat pula dilakukan oleh federasi internasional cabang olahraga tertebut. maka siatlit atau teamnya segera didiskualifikasikan. dan kiranya hal inilah yang harus segera dirumuskan dengan baik supaya terdapat suatu peraturan yang seragam mengenai sanksisanksinya supaya tidak terdapat suatu kontradiksi. Hasilnya bila memang positif.

Macam doping dan bahaya doping tersebut antara lain: Morphine: berpengaruh terhadap SSP (Sistem Syaraf Pusat). icterus. stroke dan kematian. perubahan mood dan depresi pernafasan. Efek sampingnya termasuk meningkatkan tekanan darah dan suhu tubuh. lebih enerjik dan tegas. disamping juga keracunan akut hingga berakibat koma. kehilangan nafsu makan dan kecanduan.  gangguan pertumbuhan dan perkembangan seks dan tulang. kanker hati. meningkatkan rasa kantuk. Stimulan ini dapat ditemukan dalam resep dan obat-obat yang dijual di konter termasuk dalam . Pada saluran pencernaan menyebabkan penurunan motilitas usus. Disamping itu juga adanya fakta kunci dari sekelompok utama obat peningkat penampilan dan perawatan medis yang dilarang oleh komite olimpiade internasional (International Olympic Committee/IOC) adalah stimulan substansi yang beraksi di otak. dan daya serang dan mengurangi kelelahan. meningkatkan kesiapan. nusea serta emesis. meningkatkan dan membuat tidak beraturan detak jantung. Ini dapat menyebabkan jantung berhenti. oedem. serangan dan kegelisahan. kemampuan kompetitif.obat yang pada akhirnya akan membahayakan atlet itu sendiri.  berupa analgesia. dan peningkat suhu tubuh. membuat atlet merasa lebih kuat. Anabolic steroid: menyebabkan wanita bersifat maskulin.

 STEROID Anabolic steroids merangsang sel otot dan tulang untuk membuat protein baru. pada laki-laki obat ini menyebabkan pengurangan spermatogenesis. jerawat dan kerusakan ginjal. cocaine. Atlet bisa berlatih lebih keras dalam periode yang lebih lama dan pulih lebih cepat dari cedera. pada masa pertumbuhan dapat menyebabkan tertutupnya epifisis yang menghambat pertumbuhan. Mereka meningkatkan kekuatan otot dan mendorong pertumbuhan otot baru. memperkeras arteri dan meningkatkan resiko sakit jantung. Obat-obat itu sah digunakan dalam kondisi tertentu seperti osteoporosis. Efek samping yang diakibatkan termasuk membangun ciri-ciri pria pada seorang wanita. Contoh satu obat perangsang yang dilarang itu termasuk amphetamines. kulit menjadi kasar.herbal dan makanan tambahan. sakit lever. bromantan.  THG (tetrahydrogestrinone) Steroid tiruan yang didesain secara spesifik untuk membantu atlet. dan kanker tertentu. Mereka juga meningkatkan tekanan darah. meniru pengaruh dari hormon seks laki-laki testosteron. . Contoh dari anabolic steroids adalah androstenedione. nandrolone dan stanozolol. kehilangan kesuburan. ephedrines and salbutamol. ini ditemukan di laboratorium Los Angeles setelah petunjuk dari seorang pria yang menyatakan sebagai pelatih atletik terkenal. beberapa bentuk anemia dan untuk mendukung pemulihan setelah operasi besar dan sakit yang serius. impoten.

Contoh diuretics adalah acetazolamide. sakit jantung dan lever serta ketegangan pre-menstrual. dan detak jantung yang tidak normal.  HGH Human Growth Hormone (hormon pertumbuhan manusia). Diuretics meningkatkan produksi urin.Beberapa atlet atletik termasuk juara 100 meter Eropa asal Inggris Dwain Chambers telah dinyatakan positif pada tes THG DIURETICS Diuretics membantu mengurangi cairan dari tubuh dan sebelumnya digunakan untuk menangani tekanan darah tinggi. Persamaannya adalah obat yang dibuat manusia yang mempunyai efek yang mirip dengan hormon natural. sakit kepala. somatotrophin. Efek samping yang merugikan termasuk dehidrasi. membuat sulit untuk mendeteksi substansi yang dilarang dalam darah. mempengaruhi perilaku umum dan seksual. mual. gagal jantung. Hormon-hormon itu meningkatkan pertumbuhan. pengendalian rasa sakit dan merangsang produksi sel darah merah. chlorthalidone.  Diuretics dapat disalah gunakan untuk mengurangi berat badan dan menambah the rate saat urin diproduksi dan dikurangi. mengurangi pembengkakan jaringan yang disebabkan cairan yang tertahan dan meningkatkan efisiensi jantung saat darah yang dipompa di sekujur tubuh kurang. bumetanide. Dehidrasi yang parah dapat menyebabkan ginjal dan jantung berhenti bekerja.  Hormon peptide dan glycoprotein adalah substansi yang diproduksi oleh kelenjar dalam tubuh untuk mengendalikan fungsi-fungsi tubuh tertentu. menyamai hormon pertumbuhan dalam darah yang .

membantu sintesa protein dan menghancurkan lemak.  ERYTHROPOIETIN (EPO) EPO adalah hormone yang memacu daya tahan tubuh (endurance). sakit dan luka pada otot dan mual. jantung berdebar. sakit jantung. karena sifat hormon itu yang sama dengan hormon yang diproduksi ginjal. EPO ini relatif susah dideteksi dalam tes doping. HGH disalahgunakan oleh saingan untuk merangsang otot dan pertumbuhan jaringan.dikendalikan oleh mekanisme kompleks yang merangsang pertumbuhan. pemain ski cross-country dan pembalap sepeda untuk meningkatkan daya tahan tubuh (endurance). Itu dilarang dalam olahraga seperti panahan dan menyelam . Memang. akumulasi cairan. kadar lemak tinggi. Efek yang merugikan termasuk kelebihan kadar glukosa. pembengkakan otak. menyumbat pembuluh arteri dan vena. lemahnya otot. aktivitas thyroid yang rendah dan cacat. dalam tubuh manusia. Presiden badan anti doping dunia (WADA) Dick Pound mengumumkan pada malam upacara pembukaan Olimpiade Athena bahwa tes HGH akan digunakan pada Olimpiade tersebut. memperlambat rata-rata detak jantung. Ini disalah gunakan oleh atlet jarak jauh.  BETA-BLOCKERS Beta-blockers membendung penyampaikan rangsangan ke jantung. kalau digunakan semestinya sesuai dosis. Efek yang merugikan termasuk tekanan darah tinggi. Kegunaan utama dari EPO sintetis adalah untuk mengobati anemia. masalah sendi dan jaringan pengikat. paru-paru dan aliran darah. EPO memiliki fungsi penting dalam pembentukan sel darah merah.

maka dibentuklah suatu badan anti doping untuk melakukan pengawasan dan penggunaan doping. Karena mengingat bahaya yang ditimbulkan dari pemakaian doping pada kesehatan. LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia) yaitu badan anti doping di negara Indonesia. Efek merugikan termasuk gagal ginjal dan lever dan kerusakan otak. Sekitar sepekan sebelum pertandingan darah disuntikkan. 2. meningkatkan jumlah sel darah merah dan menambah kapasitas pengangkut oksigen pesaing. 1. bersepeda. Darah dapat diambil dari atletnya sendiri dan disimpan selama dua atau tiga bulan menjelang kompetisi. susah tidur. yang meningkatkan kapasitas pengangkutan oksigen dalam tubuh. WADA (World Anti Doping Agency) yaitu badan anti doping dunia. Digunakan dalan olahraga ketahanan seperti lari. dan ski cross-country. Efek merugikan yang terjadi antara lain mimpi buruk.karena menghindarkan getaran. Badan tersebut bertugas untuk mencegah pemakaian doping di tingkat dunia. depresi. kelelahan. gula darah rendah dan gagal jantung.  Doping darah mengatur sel darah merah atau hasil peroduksi yang terkait untuk menambah jumlah sel darah merah buatan yang ada di dalah tubuh. Dasar kerja dari WADA dan LADI mengacu pada The World Anti Doping Code yang merupakan hasil deklarasi Copenhagen pada tanggal .

Sebelumnya: Hakekat Pendidikan Jasmani Selanjutnya : sistem pengeluaran manusia balas KomentarKronologis Kebalikan Berdasar topik balas audio video balasan Tambahkan Komentar © 2012 Multiply · Indonesian · Perihal · Blog · Syarat · Privasi · Perusahaan · Iklankan · API · Bantuan · Sitemap . Penekanan program WADA dan LADI adalah melakukan tes doping kepada atlet olahraga kompetitif yang akan dilakukan di luar kompetisi dan diambil secara acak.5 Maret 2003.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->