P. 1
Contoh Soal

Contoh Soal

|Views: 20|Likes:
Published by AlzaraZetiara

More info:

Published by: AlzaraZetiara on Apr 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2013

pdf

text

original

Soal-Jawab

Soal-soal :

1. Suatu keadaan dimana terdapat perbedaan antara kondisi yang diinginkan dengan kondisi yang nyata dialami disebut sebagai … A. keputusan B. alternatif C. symptom D. masalah 2. Kecenderungan untuk mendiagnosis masalah berdasarkan gejala-gejala yang terlihat atau diketahui disebut sebagai A. brainstorming B. reducing behavior C. symptom D. confirmity 3. Secara umum ada tiga kelompok strategi pembuatan keputusan, kecuali … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi satisficing D. quasi optimasi 4. Strategi yang memerlukan pembuatan perkiraan perbandingan nilai dari tiap alternatif keputusan yang mungkin adalah … A. quasi optimasi B. quasi satisficing C. strategi satisficing D. strategi optimasi 5. Pendapat bahwa kebanyakan para pimpinan perusahaan dalam membuat keputusan lebih memusatkan perhatian kepada nilai-nilai yang berkenaan dengan kesejahteraan organisasi di masa yang akan datang daripada memusatkan perhatian kepada maksimisasi keuntungan sematamata, merupakan pendapat dari … A. Janis dan Mann B. Etzioni C. Stagner D. Wan dan Yetton 6. Strategi kepuasan merupakan konsep yang dikembangkan oleh … A. Miller dan Starr B. Herbert Simon C. Janis dan Mann D. Stagner 7. Pembuat keputusan berusaha mencari alternatif yang cukup baik dalam arti kata memenuhi persyaratan-persyaratan minimum tertentu, merupakan strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 8. Pengambilan keputusan yang mengandalkan kepada penggunaan satu kriteria decision rule adalah strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 9. Strategi yang memakai satu set kriteria decision rule dan menggunakannya satu per satu untuk menyortir alternatif yang dievaluasi adalah strategi … A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning 10. Strategi yang tidak bisa menjamin bahwa alternatif yang terpilih adalah yang terbaik, adalah strategi: A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning

pribadi adalah … A. berangkat ke sekolah D. incremental B. Pendekatan yang sangat menekankan pada kriteria konsensus dan menghindarkan caracara paksaan dalam pembuatan keputusan disebut … A. banyak alternatif D. cukup dengan mengambil alternatif yang ada B. mudah D. membawa payung C. penyortiran D. unsur ketidakpastian B. perhitungan pay-off D. review alternatif-alternatif secara komprehensif 14. membuat keputusan dengan kondisi masa depan yang pasti adalah … A. table pay-off D. perhitungan keputusan utama 17. membeli komputer B. Strategi yang memakai satu set kriteria dimana masing-masing kriteria mempunyai bobot yang berbeda serta menggunakan kriteria-kriteria tersebut satu per satu untuk menyertai alternatif yang dievaluasi.11. quasi optimasi C. state of nature C. Dalam teori pembuatan keputusan. state of nature C. mixed scanning 15. quasi optimasi C. Secara konsepsional. identifikasi situasi masa depan B. disebut sebagai strategi … A. incremental D. hasil atau keuntungan yang dihasilkan oleh pemilihan alternatif keputusan tertentu dan terjadinya situasi masa depan tertentu disebut sebagai … A. sukar . quasi optimasi C. menyalakan lampu 20. Langkah-langkah pembuatan keputusan menurut strategi "mixed scanning" meliputi halhal berikut kecuali … A. kesehatan. keuangan. identifikasi alternatif keputusan C. perkawinan. Teknik pembuatan keputusan yang dapat dipakai dalam pembuatan keputusan tentang karier. Situasi masa depan yang sering dihadapi oleh pembuat keputusan adalah … A. Yang bukan merupakan tindakan pengambilan keputusan dengan pertimbangan under uncertainty adalah … A. under uncertainty 18. banyak yang terlibat 16. one state of nature C. penyortiran B. menguntungkan C. pay-off B. mixed scanning 13. adanya kepastian 19. Dalam membahas langkah-langkah jalan pendekatan teori maka di bawah ini yang merupakan langkah awal adalah … A. Dalam praktek. penyortiran B. mixed scanning 12. review sambil implementasi D. under uncertainty B. pemilihan altenatif B. pemecahan masalah tidak selalu mudah akibat adanya … A. incremental D. alternatif D. persiapan sebelum implementasi C.

8 juta C. sistem komputer yang mana yang akan diajukan untuk dipilih berdasar perkiraan EMV-nya … A. 8. decision node D. d1 D. optimistis D. 8.4 juta 7.21. Jika probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang rendah adalah 0. expected regret D.2 juta 26.4.0 juta 8. Berdasarkan tabel.8 juta -1. state of nature branches C. kriteria maximin/minimax B.8 juta 10.4 juta 0.4 juta B. maka berapakah perkiraan nilai moneter tertinggi … A.2 juta 6.8 juta 6.0 juta D. d3 B. Yang bukan termasuk kriteria pembuatan keputusan yang memanfaatkan informasi tentang probabilitas dalam menseleksi alternatif keputusan adalah … A. 2. expected opportunity loss C. kriteria maximax/minimin C.2 juta B. d2 C. Expected Monetary Value (EMV) atau nilai dalam bentuk uang yang diperkirakan. Tabel : Alternatif Keputusan Maximum Pay-off Minimum Pay-off D1 (sistem komputer kecil) 12 juta 6 juta D2 (sistem komputer sedang) 15 juta 2 juta D3 (sistem komputer besar) 20 juta -(3) juta Apabila probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang tinggi adalah 0.8 juta -1. 2.6 juta 9. 2.2 juta 25.8 juta C.4 juta 27. Nilai EMV untuk tabel adalah … A. Berdasarkan tabel.4.8 juta 10. selain d3 28.0 juta D. state of nature nodes . 10. 4. 8. kriteria minimax regret D. expected opportunity loss C. expected monetary value B.4 juta 7.0 juta D. probabilitas 23.8 juta 6. 9.6 juta 9. Kriteria berdasarkan usaha memaksimisasikan kemungkinan keuntungan yang minim adalah … A.4 juta 0. Pendekatan yang digunakan dalam kriteria maximin atau minimax adalah … A. Perhitungan minimax regret dari tiap alternatif keputusan menggunakan informasi probabilitas situasi masa depan disebut … A. expected monetary value B. expected maximax regret 24.2 juta 6. expected maximax regret 29. 9.2 juta B. pay-off B.8 juta C. pesimistis C. expected regret D. komprehensif B. Berapakah nilai EMV untuk tabel di atas … A. 8. kriteria minimax/maximax 22. 4.0 juta 8. dihitung dari … A.

Rp2 juta 35.4 juta D.4 juta C. Kita mengetahui bahwa mutu informasi sampel tidak seperti informasi yang sempurna. kecuali … A. secara kelompok C. Hal-hal yang mendorong manusia untuk membuat keputusan secara sederhana adalah … A.50. 80% D. Rp18 juta D. Apabila probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa tinggi (S1 = 0.000. Apabila diketahui bahwa EVSI = Rp1. meningkatkan optimalisasi pemakaian sumber daya D. 0.4 juta B. cabang terakhir dari pohon keputusan B. tersedianya waktu yang cukup B.75 D.2 juta 31.95 C. 1.6 dan probabilitas kondisional = 0.8.Berapa tingkat efisiensi informasi sampelnya … A. Apabila perkiraan nilai keputusan optimal tanpa informasi sampel adalah Rp3 juta dan perkiraan nilai keputusan optimal dengan informasi sampel sebesar Rp6 juta. 0. akhir dari cabang pohon keputusan .4 B. situasi masa depan yang hampir pasti 38.. lebih sistematis C. Keuntungan penggunaan strategi pembuatan keputusan yang sederhana adalah … A. 50% B. 30% 34.11 B. sedikitnya info yang tersedia di awal proses D. 0.. oleh komputer 37.4) dan probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa rendah (S2 = 6 juta. Apabila diketahui probabilitas awal = 0.45 dan probabilitas indikatornya = 0.48 33.2 C. –0. Probabilitas terjadinya indikator berdasarkan situasi masa depan disebut juga … A. probabilitas optimal D. 2.dan EVPI = Rp2. Berapa probabilitas akhirnya … A. Berapa EVSI-nya … A. meningkatkan efisiensi pemakaian waktu 39.9 D. dan S2 = 0 juta) berapa EVPI-nya? A. Dalam membuat keputusan ada beberapa cara yang ditempuh oleh pembuat keputusan seperti tersebut di bawah ini.5 36. 0.000. probabilitas akhir 32.30. secara individual B. 3. Rp3 juta C. Kesuksesan atau pay-off dari suatu keputusan ditentukan oleh … A. kemampuan manusia menganalisis masalah C. melalui panitia D. Rp9 juta B.000.000. 0. beban tugas makin berkurang B. probabilitas pendahuluan B. Apabila diketahui probabilitas gabungan = 0. 70% C. Berapa probabilitas gabungannya … A. 1. probabilitas kondisional C. 4. 4.

15 B1 + 17 B2 < 125 D. Diketahui juga bahwa jam kerja untuk departemen D = 125 dan C = 150. B1 + B2 < 6 44. 15 B1 + 17 B2 > 125 41. B1 < 40. B2 – B1 > 6 D. B2 < 0 45. 15 B1 – 17 B2 < 125 C. Di dalam produksinya manajer mempertimbangkan untuk mengkombinasikan produksi tertentu agar bisa mempertahankan posisi dalam pasar. 20 B1 – 10 B2 > 110 D. yaitu D dan C. 17 B2 – 15 B1> 125 B. B1 – 4B2 = 0 atau B1/B2 > 4 43. dua variabel keputusan B. Batas minimum yang harus dipertahankan (dalam melakukan percobaan terhadap kedua produk) yaitu sebesar 110 jam di departemen A. B1 – B2 > 6 C. Rumus kendala ini adalah … A. Penyelesaian masalah linear programming secara grafis dianggap sebagai cara penyelesaian yang mudah bagi masalah yang hanya mempunyai … A. Suatu perusahaan "star" memproduksi 2 jenis peralatan berat (B1 dan B2). B2 > 0 B. B1 + B2 > 6 B. maka perusahaan itu mampu menjual sebanyak mungkin B1 dan B2. B1 – 4 B2 < 0 atau B1/4 < B2 C. Berdasarkan prakiraan keadaan ekonomi bulan-bulan depan. Satu pembeli utama telah memesan paling sedikit 6 buah B1 dan B2 untuk bulan yang akan datang (dalam kombinasi apapun).C. Kendala ini dirumuskan … A. 10 B2 – 10 B1 = 110 C. jumlah dari cabang-cabang terakhir 40. B1 > 0. satu variabel keputusan C. B1 < 40. B1 < 0. 4 – B2 > B1 atau 4/B1 > B2 D. Kendala ini dirumuskan sebagai berikut … A. Namun berapa sebenarnya jumlah/ target B1 dan B2 yang harus diproduksi untuk bulan depan. B2 < 0 C. Apabila suatu produk B1 dan B2 tidak mungkin diproduksi dalam bilangan yang negatif atau nol produk. masing-masing cabang terakhir pohon keputusan D. B2 > 0 D. maka kendala tersebut dirumuskan … A. serta adanya kendala-kendala serta adanya kendala-kendala yang harus diperhitungkan. tiga variabel keputusan D. Tiap B1 memerlukan testing 20 jam dan B2 memerlukan 10 jam. 4 – B1 = B2 atau 4/B2 = B1 B. 20 B1 + 10 B2 = 110 B. Perusahaan memproduksi satu B2 untuk tiap empat buah B1 yang dibuat. Produksi itu dikerjakan pada departemen yang sama. Produksi B1 perlu 15 jam per unit diproduksi di Departemen D1 dan B2 17 jam. lebih dari tiga variabel keputusan . 20 B1 + 10 B2 > 110 42. Kendala ini bisa dirumuskan A.

Suatu persamaan kendala dalam model linear programming adalah selalu aktif. Di bawah ini mana yang memenuhi kendala tersebut? A. optimal D. infeasible 55. kemungkinan B. Masalah ini disebut … A. Apabila diketahui persamaan 15 B1 + 17 B2 < 125 dan 30 B1 + 9 B2 < 150. –4 < 0 C. Apabila diketahui kombinasi produk B1 = 4 dan B2 = 5. maka masalah tersebut tidak ada penyelesaian. Ciri dari variabel slack adalah ditandai oleh … dan terletak di sebelah kiri dari tanda "lebih kecil atau sama dengan" dalam persamaan kendala A. feasible B.4 B2 = 3 D. – C. yaitu semua persyaratan kendala terpenuhi.8 B2 = 4 B. 5B1 + 2B2 < 25 B. + D. 11 > 5 D. * 53. lebih besar 50. B1 = 3. sama dengan D. Berapakah titik penyelesaian optimalnya … A. plus B. 4B1 + 5B2 – S1 > 25 51.. terdapat suatu … A. = C. Kendala mana yang aktif dari persamaan di bawah ini … A. + D. 5 – 4 > 6 D. –10 < 0 54. B1 = 2. 3B1 + 2B2 + S1 = 25 C. 150 = 150 B. – B. 4 + 5 < 6 47. 4B1 + 5B2 + S > 25 D. Apabila garis keuntungan mengarah ke sesuatu yang tidak terbatas.4 B2 = 6 48. Di bawah ini.. B1 = 3. 4 + 5 > 6 B. Apabila terjadi hal dimana di satu pihak adanya penyelesaian optimal tidak selalu menghabiskan semua jumlah di sebelah kanan dari persamaan kendala yang memakai tanda "kurang dari atau sama dengan" maka apabila hal itu terjadi. bounded D. * 52. dimana persamaan tersebut memakai tanda … A.46. kendala yang ada telah dirumuskan yaitu B1 + B2 > 6. Apabila terjadi adanya set kendala yang kosong karena tidak ada kombinasi dari variabel keputusan yang secara keseluruhan memenuhi segala kendala yang ada maka hal itu disebut … . A. minus C. mana yang merupakan salah satu bentuk persamaan kendala dalam model linear programming … A. B1 = 8. 4 – 5 > 6 C. slack C. value 49. = B.3 B2 = 4 C. unbounded C. Persamaan di bawah ini mana yang merupakan ciri dari variabel surplus (diketahui B1 = 3 dan B2 = 5) .

process losses D. individual brainstorming D. menghemat waktu C. delphi teknik C. brainstorming B. Tekanan dari kelompok terhadap pendapat dan fakta agar menuruti aliran yang dominan dalam kelompok disebut gejala … A.A. Yang dimaksud dengan synthetic group brainstorming ialah … A. nominal group teknik B. menurunnya efektivitas B. lebih efektif D. empat/lima orang B. boleh melakukan kritik diri sendiri B. Di bawah ini merupakan teknik-teknik pembuatan keputusan. dua anggota B. lima orang 59. group brainstorming 66. Menurut penelitian Huber kelompok yang mempunyai kesulitan dalam pemecahan dan memberi kepuasan pada anggotanya. dua/tiga orang D. pressure judgement 61. terdiri dari … A. delphi teknik 62. meningkatkan potensi penyelesaian 60. nominal group teknik B. infeasible D. Yang sering terjadi pendominasian terhadap salah satu anggota kelompok. Cara yang digunakan untuk mengidentifikasikan kekhawatiran dan perhatian dari anggota kelompok . brainstorming 63. lim anggota D. merupakan cara yang berbeda 65. group think C. group brainstorming C. keputusan sukar diperoleh C. apabila kelompok itu terdiri dari … A. feasible 56. decision teknik D. Salah satu cara pembuatan keputusan di mana seorang manajer menggunakan bawahan/teman kerja untuk menolong mengidentifikasikan penyelesaian alternatif yang kreatif ialah … A. Menurut Collin dan Guetzbow makin meningkatnya heterogenitas kelompok akan menyebabkan … A. kombinasi D. tiga anggota C. Cara yang digunakan dengan menggunakan kelompok untuk evaluasi awal dari alternatifalternatif suatu keputusan adalah … A. nominal group teknik C. memudahkan pembinaan hubungan antar-anggota D. empat orang D. delphi teknik C. decision teknik D. empat orang C. tidak boleh ada ide ekstrem 64. Perbedaan individual brainstorming dibandingkan dengan group brainstorming adalah … A. dua/tiga/empat orang 57. process game B. unbounded C. bounded B. lima/enam orang C. tiga orang B. individual brainstorming B. Menurut Huber yang paling efektif kelompok terdiri dari … A. kecuali … A. enam anggota 58.

dimana setiap kedatangan adalah tidak terpengaruh atas kedatangan yang lain dan tidak dapat diramalkan kapan kedatangan itu . Pernyataan yang paling tepat mengenai syarat perkalian matriks … A. P(t) = P (t – 1) 73. cash balance C. Pelayanan yang memakai satu loket disebut juga … A. lokasi angka terendah 69. decision teknik D. level investment portofolio naik 72. kolom C. jumlah kolom kedua matriks sama B. delphi teknik C. P(t) = P(0) Tt D. probabilitas transisi 75. group brainstorming 67. Banyaknya unit yang tiba pada masa tertentu secara acak. level investment portofolio turun C. P = P T (t – 1) C. E = n * m 70. E = m * r D. investment portofolio D. E = B * A B. P(t) = P (t – 1) T B. Jika expenditure lebih besar dari pada receipts maka … A. Teknik yang digunakan untuk mendapatkan penilaian dari sejumlah pakar adalah … A. Markov Chains C. Salah satu kunci untuk membantu menemukan harga-harga numerik dari probabilitas tetap adalah persamaan … A. Diketahui matriks A (n * m) dan matriks B (m * r) dan E adalah hasil kali matriks A * B maka … A. Pendekatan LP digunakan untuk memecahkan probabilitas-probabilitas tetap dalam problem adalah A. Dalam sebuah notasi matriks yang disebut dahulu adalah nomor … A.terhadap penyelesaian masalah adalah … A. lokasi angka tertinggi D. jumlah kolom matriks 1 = jumlah baris matriks 2 71. Transition Matrix D. one-step transition matrix B. Caussian Elimination B. single channel waiting line D. Salah satu cara menjawab pertanyaan tentang sistem kontrol atau sistem tingkah laku yang tetap adalah … A. Salah satu prosedur untuk memecahkan persamaan linear dari sistem yang simultan adalah … A. baris B. nominal group teknik B. jumlah baris kedua matriks sama C. delphi teknik C. expenditure B. nominal group teknik B. individual brainstorming D. linear programming 76. multiple channel waiting line B. brainstorming 68. probabilitas tetap C. LP Code 74. jumlah baris matriks 1 = jumlah kolom matriks 2 D. level cash account turun B. double channel waiting line C. t-step transition matrix D. E = n * r C. single-double channel waiting line 77. level account naik D.

arrival distribution C. FIFO 82. Contoh antrean di lift/elevator. Wq = 0.830 D. Wq = 0.2830 D. Lq = 0. Berapa rata-rata waktu yang dihabiskan sebuah unit dilayani … A. service time distribution B.2485 C. orang yang masuk belakangan akan keluar lebih dulu disebut … A. Berapa rata-rata waktu yang digunakan sebuah unit di dalam sistem (saat menunggu plus saat pelayanan) … A. 0.3297 B.1523 truk B. FOFI C. Lq = 0.7923 D. Berapa rata-rata jumlah unit di dalam sistem … A.9732 80. LIFO B. Po = 0. FIFO D.2380 C.1235 truk D. arrival distribution D.2593 truk B. Istilah untuk orang yang pertama kali antre dan yang pertama kali keluar disebut … A. W = 0. Wq = 0.5123 truk C. Lq = 0. Lq = 0. W = 0.8425 84. probability distribution B.9253 truk 85. 0. disebut … A.308 B. W = 0.8320 B. Apabila diketahui t = 4 truk per jam dan m = 5 truk per jam. service time distribution C. Suatu supermarket menggunakan dua alat untuk membongkar dan memuat barang-barang yang ada pada truk dan mengoperasikan pelayanan dua loket. exponential probability distribution D.3820 86. probability distribution 78. distribusi kedatangan 79. Wq = 0.9523 truk C. L = 0.1 jam. Berapa probabilitas dari truktruk yang dilayaninya … A. W = 0. Apabila diketahui bahwa suatu alat dapat melayani rata-rata 4 truk per jam ( m = 4). Berapa rata-rata jumlah unit saat antre untuk dilayani … A.5923 truk D. L = 0. FIFA C. FOFI B. Untuk menggambarkan secara baik distribusi masa pelayanan digunakan … A. FIFA D. poisson probability distribution B. waktu yang dibutuhkan untuk melayani truk-truk tersebut t < 0.2135 truk 87. Po = 0.akan terjadi. Po = 0. 0.masing petugasnya.2379 C. Berapa probabilitas semua k loket tidak berfungsi dengan baik (k = 2) … A. L = 0.803 C. probability distribution C. untuk masing. Exponential distribution dapat digunakan untuk menggambarkan mengenai … A. Po = 0. queue distribution D.4824 B. distribution kedatangan 81. LIFO 83.4285 D.038 . 0. L = 0.

000. tidak menambah/mengurangi pekerja C. melakukan feasibility study D. waktu optimis B. Pw = 0.. CPM dan Markov Chains C. menentukan anggaran C. Rp6. waktu proyek total D.D. jadwal pekerjaan C. PERT pertama kali diperkenalkan tahun … A. tidak mempengaruhi waktu penyelesaian proyek B. waktu optimis 98.8225 D. Rp20. waktu pesimis C.000. 1970 93.000.. Rp42. menentukan aktivitas spesifik B. Tujuan pengembangan yang sama D.dan jumlah loket = 2. anak panah … A. Rp38. Jalur kritis suatu proyek ditentukan … A.250. aktivitas D..2285 C. Apabila diketahui biaya operator per jam Rp40. Pw = 0. Berapa total biaya per jam untuk operator-operatornya … A. menambah pekerja sehingga biaya naik 95.90.D.000. Dikembangkan dengan teknik yang sama C. Dalam network PERT dan CPM.. Manakah pernyataan yang benar tentang PERT dan CPM? A.91. menentukan jadwal penyelesaian 96.000. CPM biasanya memberikan pilihan-pilihan untuk mengurangi waktu aktivitas dengan jalan … A. Rp29. tidak mempengaruhi jalur kritis D. waktu termungkin D.2825 B..dan rata-rata jumlah truk dalam sistem adalah 4.B. menurunkan biaya D. PERT dan CPM dari Markov Chains 92.B. Rp21. Apabila diketahui biaya per jam untuk saat tunggu truk Rp25. PERT dan Markov Chains B. Teknik dikembangkan sendiri-sendiri 94. tidak bermakna 97. Pw = 0. arah pekerjaan B. Berapa probabilitas saat antre untuk dilayani bagi unit yang baru tiba … A. 1950 B. lintasan terpendek C. Yang merupakan aktivitas kritis suatu proyek adalah … A.. mengurangi pekerja B.C.000. Yang dapat digunakan untuk mengatasi manajemen proyek adalah … A.C. lintasan terpanjang B.000. akan menjadi bagian dari jalur kritis baru C..000.88. waktu penyelesaian 99. Langkah pertama dalam penjadwalan proyek dalam prosedur PERT/CPM adalah … A. PERT dan CPM D. Rp80. mempunyai kegunaan umum yang berlawanan B. Pw = 0.000. Berapa total biaya per jam untuk saat tunggu truk dan saat bongkar muat … A. Rp100. jalur kritis akan menjadi lebih singkat . 1965 D.. Apabila aktivitas non-kritis ditunda cukup lama maka … A. 1960 C.5825 89.

D 26. A 31. D 88. D 30. 7. C 64. B 35. D 57. A 24. D 16. B 89. A 72. D 94. B 76. A 66. A 80. 6. D 51. C 58. A 48. D 92. A 50. C 41. D 82. C 90. D 17. C 56. A 25. A 54. A 18. A 67. A . A 97. waktu slack C. D 37. D 14. A 44. aktivitas pada jalur kritis B. C 36. D 33. C 84. B 40. A 69. A 73. C 22. 2. A 52. D 95. D 71. A 78. B 49. C 79. 9. C 75. D 34. D 60. B 32. A 47. C 27. D C C D C B C D A 21. D 83. B 23. D 99. A 10. aktivitas pada jalur non kritis D. A 93. B 59. B 61. 5. B 53.100. A 65. A 45. perkiraan waktu finish Kunci Jawaban : 1. C 77. A 96. B 12. C 38. A 13. D 39. D 63. Yang digunakan oleh prosedur PERT untuk menentukan perubahan-perubahan pada waktu penyelesaian proyek adalah perubahan-perubahan … A. A 19. B 55. A 98. 4. A 87. B 29. C 62. A 11. D 42. 8. B 43. 3. A 46. A 68. A 28. A 81. B 85. B 70. B 100. D 91. B 20. D 15. A 74. B 86.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->