Soal-Jawab

Soal-soal :

1. Suatu keadaan dimana terdapat perbedaan antara kondisi yang diinginkan dengan kondisi yang nyata dialami disebut sebagai … A. keputusan B. alternatif C. symptom D. masalah 2. Kecenderungan untuk mendiagnosis masalah berdasarkan gejala-gejala yang terlihat atau diketahui disebut sebagai A. brainstorming B. reducing behavior C. symptom D. confirmity 3. Secara umum ada tiga kelompok strategi pembuatan keputusan, kecuali … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi satisficing D. quasi optimasi 4. Strategi yang memerlukan pembuatan perkiraan perbandingan nilai dari tiap alternatif keputusan yang mungkin adalah … A. quasi optimasi B. quasi satisficing C. strategi satisficing D. strategi optimasi 5. Pendapat bahwa kebanyakan para pimpinan perusahaan dalam membuat keputusan lebih memusatkan perhatian kepada nilai-nilai yang berkenaan dengan kesejahteraan organisasi di masa yang akan datang daripada memusatkan perhatian kepada maksimisasi keuntungan sematamata, merupakan pendapat dari … A. Janis dan Mann B. Etzioni C. Stagner D. Wan dan Yetton 6. Strategi kepuasan merupakan konsep yang dikembangkan oleh … A. Miller dan Starr B. Herbert Simon C. Janis dan Mann D. Stagner 7. Pembuat keputusan berusaha mencari alternatif yang cukup baik dalam arti kata memenuhi persyaratan-persyaratan minimum tertentu, merupakan strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 8. Pengambilan keputusan yang mengandalkan kepada penggunaan satu kriteria decision rule adalah strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 9. Strategi yang memakai satu set kriteria decision rule dan menggunakannya satu per satu untuk menyortir alternatif yang dievaluasi adalah strategi … A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning 10. Strategi yang tidak bisa menjamin bahwa alternatif yang terpilih adalah yang terbaik, adalah strategi: A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning

Dalam praktek. pay-off B. one state of nature C. adanya kepastian 19. mudah D. keuangan.11. menguntungkan C. mixed scanning 12. incremental B. Pendekatan yang sangat menekankan pada kriteria konsensus dan menghindarkan caracara paksaan dalam pembuatan keputusan disebut … A. penyortiran B. unsur ketidakpastian B. quasi optimasi C. Situasi masa depan yang sering dihadapi oleh pembuat keputusan adalah … A. identifikasi situasi masa depan B. incremental D. Secara konsepsional. Strategi yang memakai satu set kriteria dimana masing-masing kriteria mempunyai bobot yang berbeda serta menggunakan kriteria-kriteria tersebut satu per satu untuk menyertai alternatif yang dievaluasi. membuat keputusan dengan kondisi masa depan yang pasti adalah … A. state of nature C. Dalam membahas langkah-langkah jalan pendekatan teori maka di bawah ini yang merupakan langkah awal adalah … A. pemilihan altenatif B. penyortiran B. pribadi adalah … A. sukar . state of nature C. table pay-off D. menyalakan lampu 20. perkawinan. Langkah-langkah pembuatan keputusan menurut strategi "mixed scanning" meliputi halhal berikut kecuali … A. penyortiran D. banyak alternatif D. quasi optimasi C. mixed scanning 13. Dalam teori pembuatan keputusan. perhitungan keputusan utama 17. Yang bukan merupakan tindakan pengambilan keputusan dengan pertimbangan under uncertainty adalah … A. pemecahan masalah tidak selalu mudah akibat adanya … A. mixed scanning 15. berangkat ke sekolah D. hasil atau keuntungan yang dihasilkan oleh pemilihan alternatif keputusan tertentu dan terjadinya situasi masa depan tertentu disebut sebagai … A. persiapan sebelum implementasi C. disebut sebagai strategi … A. review sambil implementasi D. membawa payung C. membeli komputer B. under uncertainty 18. under uncertainty B. perhitungan pay-off D. review alternatif-alternatif secara komprehensif 14. incremental D. alternatif D. Teknik pembuatan keputusan yang dapat dipakai dalam pembuatan keputusan tentang karier. quasi optimasi C. banyak yang terlibat 16. cukup dengan mengambil alternatif yang ada B. kesehatan. identifikasi alternatif keputusan C.

pay-off B. kriteria minimax/maximax 22.4 juta B.0 juta 8. expected monetary value B.8 juta C. expected opportunity loss C. probabilitas 23.2 juta 6. Yang bukan termasuk kriteria pembuatan keputusan yang memanfaatkan informasi tentang probabilitas dalam menseleksi alternatif keputusan adalah … A. state of nature nodes . selain d3 28.8 juta 6. Tabel : Alternatif Keputusan Maximum Pay-off Minimum Pay-off D1 (sistem komputer kecil) 12 juta 6 juta D2 (sistem komputer sedang) 15 juta 2 juta D3 (sistem komputer besar) 20 juta -(3) juta Apabila probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang tinggi adalah 0. Nilai EMV untuk tabel adalah … A. Kriteria berdasarkan usaha memaksimisasikan kemungkinan keuntungan yang minim adalah … A. Berdasarkan tabel.4 juta 27.0 juta D. kriteria maximin/minimax B. state of nature branches C.8 juta 10.8 juta C. 10.2 juta B. Perhitungan minimax regret dari tiap alternatif keputusan menggunakan informasi probabilitas situasi masa depan disebut … A.4 juta 0.2 juta 6. 8. 8. d2 C. 4. kriteria maximax/minimin C.8 juta 6.2 juta B.8 juta -1. 2.2 juta 26.0 juta D. 8. expected maximax regret 24. maka berapakah perkiraan nilai moneter tertinggi … A. 2.8 juta 10. 9.21. 8. expected maximax regret 29. dihitung dari … A.6 juta 9. d1 D. Berdasarkan tabel. komprehensif B.4.0 juta D. pesimistis C. d3 B. expected regret D. expected opportunity loss C. decision node D.6 juta 9. sistem komputer yang mana yang akan diajukan untuk dipilih berdasar perkiraan EMV-nya … A. expected monetary value B.0 juta 8.8 juta -1. 4. expected regret D.4 juta 7. kriteria minimax regret D.4 juta 0.2 juta 25.8 juta C.4.4 juta 7. 2. 9. Berapakah nilai EMV untuk tabel di atas … A. Expected Monetary Value (EMV) atau nilai dalam bentuk uang yang diperkirakan. Jika probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang rendah adalah 0. optimistis D. Pendekatan yang digunakan dalam kriteria maximin atau minimax adalah … A.

Apabila diketahui probabilitas gabungan = 0.4) dan probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa rendah (S2 = 6 juta.. probabilitas kondisional C.5 36. 4. Apabila perkiraan nilai keputusan optimal tanpa informasi sampel adalah Rp3 juta dan perkiraan nilai keputusan optimal dengan informasi sampel sebesar Rp6 juta. Hal-hal yang mendorong manusia untuk membuat keputusan secara sederhana adalah … A.4 juta C. 3. dan S2 = 0 juta) berapa EVPI-nya? A. Berapa probabilitas gabungannya … A.2 C. Apabila probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa tinggi (S1 = 0. 2.30.000. secara individual B. kecuali … A. Keuntungan penggunaan strategi pembuatan keputusan yang sederhana adalah … A. 1. probabilitas pendahuluan B.48 33. Dalam membuat keputusan ada beberapa cara yang ditempuh oleh pembuat keputusan seperti tersebut di bawah ini. 0. tersedianya waktu yang cukup B. probabilitas optimal D. Apabila diketahui probabilitas awal = 0. Rp3 juta C. lebih sistematis C.6 dan probabilitas kondisional = 0. sedikitnya info yang tersedia di awal proses D. meningkatkan optimalisasi pemakaian sumber daya D. Rp9 juta B. Berapa probabilitas akhirnya … A. beban tugas makin berkurang B. akhir dari cabang pohon keputusan .000.2 juta 31. 80% D. Berapa EVSI-nya … A. 4.45 dan probabilitas indikatornya = 0. cabang terakhir dari pohon keputusan B.8. 0. 70% C.11 B.Berapa tingkat efisiensi informasi sampelnya … A. 0. secara kelompok C. Kesuksesan atau pay-off dari suatu keputusan ditentukan oleh … A.4 juta D.4 B. Apabila diketahui bahwa EVSI = Rp1.75 D. Rp2 juta 35. meningkatkan efisiensi pemakaian waktu 39. oleh komputer 37..9 D. Rp18 juta D.50.000. 30% 34.dan EVPI = Rp2. situasi masa depan yang hampir pasti 38.000. melalui panitia D.95 C. Probabilitas terjadinya indikator berdasarkan situasi masa depan disebut juga … A. 1. Kita mengetahui bahwa mutu informasi sampel tidak seperti informasi yang sempurna.4 juta B. 0. 0. 50% B. kemampuan manusia menganalisis masalah C. –0. probabilitas akhir 32.

20 B1 + 10 B2 > 110 42. Diketahui juga bahwa jam kerja untuk departemen D = 125 dan C = 150. Suatu perusahaan "star" memproduksi 2 jenis peralatan berat (B1 dan B2). B1 < 0. 15 B1 + 17 B2 < 125 D. Kendala ini bisa dirumuskan A. B1 – 4 B2 < 0 atau B1/4 < B2 C. B1 < 40. dua variabel keputusan B. Produksi itu dikerjakan pada departemen yang sama. maka perusahaan itu mampu menjual sebanyak mungkin B1 dan B2. B1 < 40. Perusahaan memproduksi satu B2 untuk tiap empat buah B1 yang dibuat. Rumus kendala ini adalah … A. jumlah dari cabang-cabang terakhir 40. 15 B1 – 17 B2 < 125 C. Apabila suatu produk B1 dan B2 tidak mungkin diproduksi dalam bilangan yang negatif atau nol produk. lebih dari tiga variabel keputusan . Batas minimum yang harus dipertahankan (dalam melakukan percobaan terhadap kedua produk) yaitu sebesar 110 jam di departemen A. yaitu D dan C. Produksi B1 perlu 15 jam per unit diproduksi di Departemen D1 dan B2 17 jam. Tiap B1 memerlukan testing 20 jam dan B2 memerlukan 10 jam. Satu pembeli utama telah memesan paling sedikit 6 buah B1 dan B2 untuk bulan yang akan datang (dalam kombinasi apapun). Namun berapa sebenarnya jumlah/ target B1 dan B2 yang harus diproduksi untuk bulan depan. 4 – B2 > B1 atau 4/B1 > B2 D. Di dalam produksinya manajer mempertimbangkan untuk mengkombinasikan produksi tertentu agar bisa mempertahankan posisi dalam pasar. 20 B1 – 10 B2 > 110 D. satu variabel keputusan C. B2 – B1 > 6 D. B2 > 0 D. tiga variabel keputusan D. 15 B1 + 17 B2 > 125 41. B1 + B2 < 6 44. 4 – B1 = B2 atau 4/B2 = B1 B. 20 B1 + 10 B2 = 110 B. maka kendala tersebut dirumuskan … A. serta adanya kendala-kendala serta adanya kendala-kendala yang harus diperhitungkan.C. B1 > 0. 10 B2 – 10 B1 = 110 C. masing-masing cabang terakhir pohon keputusan D. B1 – 4B2 = 0 atau B1/B2 > 4 43. B2 < 0 C. Berdasarkan prakiraan keadaan ekonomi bulan-bulan depan. B2 > 0 B. B1 + B2 > 6 B. B1 – B2 > 6 C. Penyelesaian masalah linear programming secara grafis dianggap sebagai cara penyelesaian yang mudah bagi masalah yang hanya mempunyai … A. B2 < 0 45. Kendala ini dirumuskan … A. Kendala ini dirumuskan sebagai berikut … A. 17 B2 – 15 B1> 125 B.

46. maka masalah tersebut tidak ada penyelesaian. kemungkinan B.8 B2 = 4 B. B1 = 3. Apabila terjadi adanya set kendala yang kosong karena tidak ada kombinasi dari variabel keputusan yang secara keseluruhan memenuhi segala kendala yang ada maka hal itu disebut … . Apabila diketahui persamaan 15 B1 + 17 B2 < 125 dan 30 B1 + 9 B2 < 150. bounded D. + D. kendala yang ada telah dirumuskan yaitu B1 + B2 > 6.4 B2 = 3 D. 5B1 + 2B2 < 25 B. A. = B. feasible B. Ciri dari variabel slack adalah ditandai oleh … dan terletak di sebelah kiri dari tanda "lebih kecil atau sama dengan" dalam persamaan kendala A.. slack C. 4B1 + 5B2 + S > 25 D. mana yang merupakan salah satu bentuk persamaan kendala dalam model linear programming … A. optimal D. value 49. 4 + 5 > 6 B. 150 = 150 B.3 B2 = 4 C. Persamaan di bawah ini mana yang merupakan ciri dari variabel surplus (diketahui B1 = 3 dan B2 = 5) . terdapat suatu … A. Apabila diketahui kombinasi produk B1 = 4 dan B2 = 5.. Kendala mana yang aktif dari persamaan di bawah ini … A. infeasible 55. B1 = 2. B1 = 3. Suatu persamaan kendala dalam model linear programming adalah selalu aktif. plus B. –4 < 0 C. sama dengan D. 3B1 + 2B2 + S1 = 25 C.4 B2 = 6 48. lebih besar 50. dimana persamaan tersebut memakai tanda … A. Di bawah ini. 11 > 5 D. 4 + 5 < 6 47. 4B1 + 5B2 – S1 > 25 51. Apabila terjadi hal dimana di satu pihak adanya penyelesaian optimal tidak selalu menghabiskan semua jumlah di sebelah kanan dari persamaan kendala yang memakai tanda "kurang dari atau sama dengan" maka apabila hal itu terjadi. 4 – 5 > 6 C. Apabila garis keuntungan mengarah ke sesuatu yang tidak terbatas. minus C. unbounded C. – C. * 52. + D. Masalah ini disebut … A. – B. 5 – 4 > 6 D. yaitu semua persyaratan kendala terpenuhi. Di bawah ini mana yang memenuhi kendala tersebut? A. * 53. –10 < 0 54. B1 = 8. = C. Berapakah titik penyelesaian optimalnya … A.

delphi teknik C. terdiri dari … A. delphi teknik C. decision teknik D. memudahkan pembinaan hubungan antar-anggota D. brainstorming B. decision teknik D. tidak boleh ada ide ekstrem 64. nominal group teknik B. menurunnya efektivitas B. Yang dimaksud dengan synthetic group brainstorming ialah … A. nominal group teknik C. menghemat waktu C. infeasible D. Perbedaan individual brainstorming dibandingkan dengan group brainstorming adalah … A. Menurut Huber yang paling efektif kelompok terdiri dari … A. kombinasi D. keputusan sukar diperoleh C. delphi teknik 62. individual brainstorming D. nominal group teknik B. enam anggota 58. group brainstorming 66. merupakan cara yang berbeda 65. Di bawah ini merupakan teknik-teknik pembuatan keputusan. lima/enam orang C. kecuali … A. meningkatkan potensi penyelesaian 60. process game B. lebih efektif D. unbounded C. dua/tiga orang D. Cara yang digunakan untuk mengidentifikasikan kekhawatiran dan perhatian dari anggota kelompok . empat orang C. feasible 56.A. dua/tiga/empat orang 57. Menurut Collin dan Guetzbow makin meningkatnya heterogenitas kelompok akan menyebabkan … A. bounded B. Menurut penelitian Huber kelompok yang mempunyai kesulitan dalam pemecahan dan memberi kepuasan pada anggotanya. boleh melakukan kritik diri sendiri B. process losses D. tiga anggota C. pressure judgement 61. lim anggota D. individual brainstorming B. Cara yang digunakan dengan menggunakan kelompok untuk evaluasi awal dari alternatifalternatif suatu keputusan adalah … A. tiga orang B. lima orang 59. group think C. brainstorming 63. dua anggota B. group brainstorming C. empat/lima orang B. Tekanan dari kelompok terhadap pendapat dan fakta agar menuruti aliran yang dominan dalam kelompok disebut gejala … A. Salah satu cara pembuatan keputusan di mana seorang manajer menggunakan bawahan/teman kerja untuk menolong mengidentifikasikan penyelesaian alternatif yang kreatif ialah … A. apabila kelompok itu terdiri dari … A. Yang sering terjadi pendominasian terhadap salah satu anggota kelompok. empat orang D.

probabilitas tetap C. jumlah kolom kedua matriks sama B. jumlah kolom matriks 1 = jumlah baris matriks 2 71. E = m * r D. Transition Matrix D. Teknik yang digunakan untuk mendapatkan penilaian dari sejumlah pakar adalah … A. E = n * m 70. nominal group teknik B. dimana setiap kedatangan adalah tidak terpengaruh atas kedatangan yang lain dan tidak dapat diramalkan kapan kedatangan itu . lokasi angka terendah 69. single channel waiting line D. brainstorming 68. baris B. Banyaknya unit yang tiba pada masa tertentu secara acak. nominal group teknik B. single-double channel waiting line 77. individual brainstorming D. level cash account turun B. delphi teknik C. Jika expenditure lebih besar dari pada receipts maka … A. P(t) = P(0) Tt D. level account naik D. Salah satu prosedur untuk memecahkan persamaan linear dari sistem yang simultan adalah … A. kolom C. linear programming 76. investment portofolio D. Markov Chains C. level investment portofolio turun C. multiple channel waiting line B. one-step transition matrix B. Pendekatan LP digunakan untuk memecahkan probabilitas-probabilitas tetap dalam problem adalah A. P(t) = P (t – 1) 73. LP Code 74. level investment portofolio naik 72. Salah satu kunci untuk membantu menemukan harga-harga numerik dari probabilitas tetap adalah persamaan … A. expenditure B. Diketahui matriks A (n * m) dan matriks B (m * r) dan E adalah hasil kali matriks A * B maka … A.terhadap penyelesaian masalah adalah … A. group brainstorming 67. Dalam sebuah notasi matriks yang disebut dahulu adalah nomor … A. Salah satu cara menjawab pertanyaan tentang sistem kontrol atau sistem tingkah laku yang tetap adalah … A. P(t) = P (t – 1) T B. cash balance C. t-step transition matrix D. Pelayanan yang memakai satu loket disebut juga … A. decision teknik D. Caussian Elimination B. P = P T (t – 1) C. E = B * A B. delphi teknik C. jumlah baris matriks 1 = jumlah kolom matriks 2 D. Pernyataan yang paling tepat mengenai syarat perkalian matriks … A. double channel waiting line C. probabilitas transisi 75. lokasi angka tertinggi D. E = n * r C. jumlah baris kedua matriks sama C.

3297 B. 0. FIFO D.2593 truk B. Po = 0. L = 0. probability distribution B. distribusi kedatangan 79.1523 truk B.3820 86. LIFO 83. distribution kedatangan 81.9253 truk 85. untuk masing.5123 truk C. waktu yang dibutuhkan untuk melayani truk-truk tersebut t < 0. W = 0.akan terjadi. service time distribution C. W = 0.5923 truk D. W = 0.4285 D. FOFI C. Wq = 0.2135 truk 87.9732 80. L = 0. Berapa probabilitas semua k loket tidak berfungsi dengan baik (k = 2) … A. arrival distribution D. disebut … A. Wq = 0. arrival distribution C. Berapa rata-rata jumlah unit di dalam sistem … A.7923 D. Berapa rata-rata waktu yang digunakan sebuah unit di dalam sistem (saat menunggu plus saat pelayanan) … A. Suatu supermarket menggunakan dua alat untuk membongkar dan memuat barang-barang yang ada pada truk dan mengoperasikan pelayanan dua loket. FOFI B. Istilah untuk orang yang pertama kali antre dan yang pertama kali keluar disebut … A. Exponential distribution dapat digunakan untuk menggambarkan mengenai … A. queue distribution D.4824 B. Po = 0. poisson probability distribution B. Lq = 0. L = 0. FIFO 82.masing petugasnya.803 C.1235 truk D. Wq = 0. FIFA D.2380 C. W = 0. L = 0. Berapa probabilitas dari truktruk yang dilayaninya … A. Lq = 0. 0.2485 C.8425 84.308 B.038 .2830 D. Berapa rata-rata waktu yang dihabiskan sebuah unit dilayani … A. service time distribution B. Apabila diketahui t = 4 truk per jam dan m = 5 truk per jam. Po = 0. Apabila diketahui bahwa suatu alat dapat melayani rata-rata 4 truk per jam ( m = 4). 0. orang yang masuk belakangan akan keluar lebih dulu disebut … A.9523 truk C. exponential probability distribution D. probability distribution 78.830 D. Wq = 0. probability distribution C.2379 C.1 jam. Lq = 0. Po = 0.8320 B. Contoh antrean di lift/elevator. FIFA C. Berapa rata-rata jumlah unit saat antre untuk dilayani … A. LIFO B. Untuk menggambarkan secara baik distribusi masa pelayanan digunakan … A. 0. Lq = 0.

Rp80. 1950 B.dan rata-rata jumlah truk dalam sistem adalah 4. Jalur kritis suatu proyek ditentukan … A. tidak bermakna 97.D.000.C. waktu pesimis C. Apabila aktivitas non-kritis ditunda cukup lama maka … A.000. Yang merupakan aktivitas kritis suatu proyek adalah … A. anak panah … A. 1960 C. waktu termungkin D. Pw = 0. Pw = 0.000. Berapa total biaya per jam untuk saat tunggu truk dan saat bongkar muat … A. Tujuan pengembangan yang sama D.90. Rp38. CPM dan Markov Chains C.000.. jalur kritis akan menjadi lebih singkat . akan menjadi bagian dari jalur kritis baru C. PERT dan CPM D. CPM biasanya memberikan pilihan-pilihan untuk mengurangi waktu aktivitas dengan jalan … A.000. Rp42. Rp100.91. Berapa total biaya per jam untuk operator-operatornya … A. Manakah pernyataan yang benar tentang PERT dan CPM? A. waktu optimis B.000. Langkah pertama dalam penjadwalan proyek dalam prosedur PERT/CPM adalah … A. Apabila diketahui biaya per jam untuk saat tunggu truk Rp25. waktu proyek total D. tidak mempengaruhi waktu penyelesaian proyek B. mempunyai kegunaan umum yang berlawanan B. jadwal pekerjaan C.8225 D.. Pw = 0. PERT dan CPM dari Markov Chains 92. menambah pekerja sehingga biaya naik 95. lintasan terpanjang B.000.. menentukan jadwal penyelesaian 96..000. Pw = 0. Rp21. Teknik dikembangkan sendiri-sendiri 94.. waktu optimis 98. melakukan feasibility study D. waktu penyelesaian 99. Rp29... tidak mempengaruhi jalur kritis D. Dalam network PERT dan CPM. menentukan aktivitas spesifik B.5825 89.C. menentukan anggaran C.B.B. PERT dan Markov Chains B. mengurangi pekerja B. Rp20. Berapa probabilitas saat antre untuk dilayani bagi unit yang baru tiba … A. 1965 D. menurunkan biaya D.250. Dikembangkan dengan teknik yang sama C. PERT pertama kali diperkenalkan tahun … A.2825 B. Apabila diketahui biaya operator per jam Rp40. aktivitas D.000..D. Yang dapat digunakan untuk mengatasi manajemen proyek adalah … A. 1970 93.2285 C. tidak menambah/mengurangi pekerja C. lintasan terpendek C.dan jumlah loket = 2.88. arah pekerjaan B. Rp6.

C 36. Yang digunakan oleh prosedur PERT untuk menentukan perubahan-perubahan pada waktu penyelesaian proyek adalah perubahan-perubahan … A. B 59. 2. B 76. aktivitas pada jalur kritis B. A . D 42. C 77. A 50. C 90. waktu slack C. B 55. A 78. D 39. 7. D 95. A 45. A 11. perkiraan waktu finish Kunci Jawaban : 1. B 86. D 71. C 75. 4. A 67. C 41. D 91. D 51. B 29. A 46. D C C D C B C D A 21. C 79. A 10. D 15. B 35. D 37. A 65. C 64. D 63. A 44. A 96. D 92. 9. B 89. A 81. D 94. A 52. A 54. A 80. B 53. A 25. D 26. B 20. A 72. D 60. C 27. A 97. A 73. B 49. A 66. A 69. C 38. B 85. C 84. A 87. B 61. C 22. A 18. B 12. D 33. D 99. A 93. B 32. D 88. C 56. B 100. B 43. A 98. 8. C 58. A 48. A 13. D 16. A 24. B 23. D 17. A 31. B 40. D 30. aktivitas pada jalur non kritis D. A 47. 6. D 14. D 34. 5. D 82. A 28. A 19. C 62. A 74. D 83.100. D 57. B 70. A 68. 3.