Soal-Jawab

Soal-soal :

1. Suatu keadaan dimana terdapat perbedaan antara kondisi yang diinginkan dengan kondisi yang nyata dialami disebut sebagai … A. keputusan B. alternatif C. symptom D. masalah 2. Kecenderungan untuk mendiagnosis masalah berdasarkan gejala-gejala yang terlihat atau diketahui disebut sebagai A. brainstorming B. reducing behavior C. symptom D. confirmity 3. Secara umum ada tiga kelompok strategi pembuatan keputusan, kecuali … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi satisficing D. quasi optimasi 4. Strategi yang memerlukan pembuatan perkiraan perbandingan nilai dari tiap alternatif keputusan yang mungkin adalah … A. quasi optimasi B. quasi satisficing C. strategi satisficing D. strategi optimasi 5. Pendapat bahwa kebanyakan para pimpinan perusahaan dalam membuat keputusan lebih memusatkan perhatian kepada nilai-nilai yang berkenaan dengan kesejahteraan organisasi di masa yang akan datang daripada memusatkan perhatian kepada maksimisasi keuntungan sematamata, merupakan pendapat dari … A. Janis dan Mann B. Etzioni C. Stagner D. Wan dan Yetton 6. Strategi kepuasan merupakan konsep yang dikembangkan oleh … A. Miller dan Starr B. Herbert Simon C. Janis dan Mann D. Stagner 7. Pembuat keputusan berusaha mencari alternatif yang cukup baik dalam arti kata memenuhi persyaratan-persyaratan minimum tertentu, merupakan strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 8. Pengambilan keputusan yang mengandalkan kepada penggunaan satu kriteria decision rule adalah strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 9. Strategi yang memakai satu set kriteria decision rule dan menggunakannya satu per satu untuk menyortir alternatif yang dievaluasi adalah strategi … A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning 10. Strategi yang tidak bisa menjamin bahwa alternatif yang terpilih adalah yang terbaik, adalah strategi: A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning

review alternatif-alternatif secara komprehensif 14. Secara konsepsional. Langkah-langkah pembuatan keputusan menurut strategi "mixed scanning" meliputi halhal berikut kecuali … A. mixed scanning 13. pemecahan masalah tidak selalu mudah akibat adanya … A. state of nature C. quasi optimasi C. Pendekatan yang sangat menekankan pada kriteria konsensus dan menghindarkan caracara paksaan dalam pembuatan keputusan disebut … A. perkawinan. pemilihan altenatif B. banyak alternatif D. table pay-off D. hasil atau keuntungan yang dihasilkan oleh pemilihan alternatif keputusan tertentu dan terjadinya situasi masa depan tertentu disebut sebagai … A. penyortiran B. Yang bukan merupakan tindakan pengambilan keputusan dengan pertimbangan under uncertainty adalah … A. berangkat ke sekolah D. unsur ketidakpastian B. Strategi yang memakai satu set kriteria dimana masing-masing kriteria mempunyai bobot yang berbeda serta menggunakan kriteria-kriteria tersebut satu per satu untuk menyertai alternatif yang dievaluasi. perhitungan keputusan utama 17.11. perhitungan pay-off D. Dalam membahas langkah-langkah jalan pendekatan teori maka di bawah ini yang merupakan langkah awal adalah … A. under uncertainty B. mudah D. menyalakan lampu 20. sukar . cukup dengan mengambil alternatif yang ada B. under uncertainty 18. incremental D. membeli komputer B. adanya kepastian 19. penyortiran D. membawa payung C. review sambil implementasi D. state of nature C. penyortiran B. Teknik pembuatan keputusan yang dapat dipakai dalam pembuatan keputusan tentang karier. Situasi masa depan yang sering dihadapi oleh pembuat keputusan adalah … A. persiapan sebelum implementasi C. mixed scanning 15. kesehatan. quasi optimasi C. pribadi adalah … A. membuat keputusan dengan kondisi masa depan yang pasti adalah … A. identifikasi situasi masa depan B. keuangan. incremental B. identifikasi alternatif keputusan C. alternatif D. banyak yang terlibat 16. pay-off B. menguntungkan C. incremental D. Dalam praktek. Dalam teori pembuatan keputusan. disebut sebagai strategi … A. mixed scanning 12. quasi optimasi C. one state of nature C.

8 juta C.0 juta D. pay-off B.4 juta 27. kriteria maximax/minimin C. expected opportunity loss C.4 juta 0. 4.8 juta C. kriteria minimax regret D.4 juta B.4 juta 7. Perhitungan minimax regret dari tiap alternatif keputusan menggunakan informasi probabilitas situasi masa depan disebut … A. Expected Monetary Value (EMV) atau nilai dalam bentuk uang yang diperkirakan. expected monetary value B. 4. Nilai EMV untuk tabel adalah … A. pesimistis C.8 juta 6. Jika probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang rendah adalah 0.0 juta 8.0 juta 8. expected maximax regret 24. 2. state of nature branches C. d2 C.4 juta 7.4 juta 0. d1 D. expected opportunity loss C. optimistis D.8 juta C.8 juta 10.2 juta 26. 9.2 juta 6. 2.6 juta 9. 8. Berdasarkan tabel. 8. dihitung dari … A.8 juta -1. Berdasarkan tabel.6 juta 9. 2. expected regret D.4. maka berapakah perkiraan nilai moneter tertinggi … A. komprehensif B. 9.2 juta 6. Yang bukan termasuk kriteria pembuatan keputusan yang memanfaatkan informasi tentang probabilitas dalam menseleksi alternatif keputusan adalah … A. kriteria minimax/maximax 22.4.2 juta 25.0 juta D. 8. decision node D. Kriteria berdasarkan usaha memaksimisasikan kemungkinan keuntungan yang minim adalah … A.2 juta B. sistem komputer yang mana yang akan diajukan untuk dipilih berdasar perkiraan EMV-nya … A. 10. expected monetary value B.21. expected maximax regret 29. expected regret D.8 juta 10. Tabel : Alternatif Keputusan Maximum Pay-off Minimum Pay-off D1 (sistem komputer kecil) 12 juta 6 juta D2 (sistem komputer sedang) 15 juta 2 juta D3 (sistem komputer besar) 20 juta -(3) juta Apabila probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang tinggi adalah 0. Berapakah nilai EMV untuk tabel di atas … A.2 juta B. 8. kriteria maximin/minimax B.0 juta D. selain d3 28.8 juta 6. probabilitas 23. Pendekatan yang digunakan dalam kriteria maximin atau minimax adalah … A.8 juta -1. state of nature nodes . d3 B.

5 36. 1.75 D. Kita mengetahui bahwa mutu informasi sampel tidak seperti informasi yang sempurna.8. 0. tersedianya waktu yang cukup B. 0.2 juta 31. Hal-hal yang mendorong manusia untuk membuat keputusan secara sederhana adalah … A. Apabila probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa tinggi (S1 = 0. Apabila diketahui probabilitas awal = 0. 80% D.45 dan probabilitas indikatornya = 0. 4.000. secara individual B. 0. kemampuan manusia menganalisis masalah C. probabilitas kondisional C. 70% C. oleh komputer 37.95 C. situasi masa depan yang hampir pasti 38. Apabila diketahui bahwa EVSI = Rp1. –0. Rp9 juta B. cabang terakhir dari pohon keputusan B.4 juta C. 2. akhir dari cabang pohon keputusan . 3.000. probabilitas akhir 32. lebih sistematis C. Probabilitas terjadinya indikator berdasarkan situasi masa depan disebut juga … A.Berapa tingkat efisiensi informasi sampelnya … A. secara kelompok C. 1.4 juta B.. sedikitnya info yang tersedia di awal proses D. melalui panitia D.9 D.000. meningkatkan efisiensi pemakaian waktu 39. Berapa EVSI-nya … A. beban tugas makin berkurang B.dan EVPI = Rp2.6 dan probabilitas kondisional = 0. 0.4 juta D. Rp3 juta C. Apabila diketahui probabilitas gabungan = 0. meningkatkan optimalisasi pemakaian sumber daya D.000. 50% B.4 B.2 C. Berapa probabilitas akhirnya … A. Berapa probabilitas gabungannya … A. Apabila perkiraan nilai keputusan optimal tanpa informasi sampel adalah Rp3 juta dan perkiraan nilai keputusan optimal dengan informasi sampel sebesar Rp6 juta. probabilitas optimal D. dan S2 = 0 juta) berapa EVPI-nya? A.11 B. kecuali … A. 30% 34. Kesuksesan atau pay-off dari suatu keputusan ditentukan oleh … A.48 33.30. 0.50. Dalam membuat keputusan ada beberapa cara yang ditempuh oleh pembuat keputusan seperti tersebut di bawah ini. probabilitas pendahuluan B.. Rp18 juta D.4) dan probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa rendah (S2 = 6 juta. Rp2 juta 35. Keuntungan penggunaan strategi pembuatan keputusan yang sederhana adalah … A. 4.

B1 + B2 > 6 B. B1 – 4B2 = 0 atau B1/B2 > 4 43. B1 < 40. Satu pembeli utama telah memesan paling sedikit 6 buah B1 dan B2 untuk bulan yang akan datang (dalam kombinasi apapun). 17 B2 – 15 B1> 125 B. Namun berapa sebenarnya jumlah/ target B1 dan B2 yang harus diproduksi untuk bulan depan. 4 – B1 = B2 atau 4/B2 = B1 B. Berdasarkan prakiraan keadaan ekonomi bulan-bulan depan. Rumus kendala ini adalah … A. Penyelesaian masalah linear programming secara grafis dianggap sebagai cara penyelesaian yang mudah bagi masalah yang hanya mempunyai … A. Di dalam produksinya manajer mempertimbangkan untuk mengkombinasikan produksi tertentu agar bisa mempertahankan posisi dalam pasar. dua variabel keputusan B. Tiap B1 memerlukan testing 20 jam dan B2 memerlukan 10 jam. B1 + B2 < 6 44. 20 B1 + 10 B2 > 110 42. B1 < 40. Produksi itu dikerjakan pada departemen yang sama. jumlah dari cabang-cabang terakhir 40. B2 < 0 45. 10 B2 – 10 B1 = 110 C. tiga variabel keputusan D. Apabila suatu produk B1 dan B2 tidak mungkin diproduksi dalam bilangan yang negatif atau nol produk. yaitu D dan C. satu variabel keputusan C. maka perusahaan itu mampu menjual sebanyak mungkin B1 dan B2. B1 – B2 > 6 C. Perusahaan memproduksi satu B2 untuk tiap empat buah B1 yang dibuat. Batas minimum yang harus dipertahankan (dalam melakukan percobaan terhadap kedua produk) yaitu sebesar 110 jam di departemen A. Diketahui juga bahwa jam kerja untuk departemen D = 125 dan C = 150. 15 B1 + 17 B2 > 125 41. 15 B1 – 17 B2 < 125 C. B2 > 0 B. Kendala ini bisa dirumuskan A. 20 B1 + 10 B2 = 110 B. B2 – B1 > 6 D. B1 – 4 B2 < 0 atau B1/4 < B2 C. 4 – B2 > B1 atau 4/B1 > B2 D. 20 B1 – 10 B2 > 110 D. Suatu perusahaan "star" memproduksi 2 jenis peralatan berat (B1 dan B2). B2 < 0 C. maka kendala tersebut dirumuskan … A. serta adanya kendala-kendala serta adanya kendala-kendala yang harus diperhitungkan. Kendala ini dirumuskan sebagai berikut … A. masing-masing cabang terakhir pohon keputusan D. Kendala ini dirumuskan … A.C. B1 < 0. B1 > 0. B2 > 0 D. Produksi B1 perlu 15 jam per unit diproduksi di Departemen D1 dan B2 17 jam. lebih dari tiga variabel keputusan . 15 B1 + 17 B2 < 125 D.

. kendala yang ada telah dirumuskan yaitu B1 + B2 > 6. B1 = 3. 3B1 + 2B2 + S1 = 25 C.. mana yang merupakan salah satu bentuk persamaan kendala dalam model linear programming … A.4 B2 = 6 48. 150 = 150 B. terdapat suatu … A. A. yaitu semua persyaratan kendala terpenuhi.4 B2 = 3 D. 5 – 4 > 6 D. slack C. sama dengan D.3 B2 = 4 C. dimana persamaan tersebut memakai tanda … A. value 49. Ciri dari variabel slack adalah ditandai oleh … dan terletak di sebelah kiri dari tanda "lebih kecil atau sama dengan" dalam persamaan kendala A. – B. = C. lebih besar 50. * 52. Persamaan di bawah ini mana yang merupakan ciri dari variabel surplus (diketahui B1 = 3 dan B2 = 5) . + D. Apabila diketahui kombinasi produk B1 = 4 dan B2 = 5. B1 = 3.46. plus B. B1 = 8. bounded D. 5B1 + 2B2 < 25 B. Berapakah titik penyelesaian optimalnya … A. –4 < 0 C. Masalah ini disebut … A. maka masalah tersebut tidak ada penyelesaian. feasible B. Apabila diketahui persamaan 15 B1 + 17 B2 < 125 dan 30 B1 + 9 B2 < 150. kemungkinan B. Di bawah ini mana yang memenuhi kendala tersebut? A. –10 < 0 54. Kendala mana yang aktif dari persamaan di bawah ini … A. * 53. = B. Suatu persamaan kendala dalam model linear programming adalah selalu aktif. Apabila garis keuntungan mengarah ke sesuatu yang tidak terbatas. infeasible 55. unbounded C. 4 – 5 > 6 C. Apabila terjadi adanya set kendala yang kosong karena tidak ada kombinasi dari variabel keputusan yang secara keseluruhan memenuhi segala kendala yang ada maka hal itu disebut … . 11 > 5 D. Di bawah ini. optimal D.8 B2 = 4 B. Apabila terjadi hal dimana di satu pihak adanya penyelesaian optimal tidak selalu menghabiskan semua jumlah di sebelah kanan dari persamaan kendala yang memakai tanda "kurang dari atau sama dengan" maka apabila hal itu terjadi. 4 + 5 < 6 47. B1 = 2. 4B1 + 5B2 + S > 25 D. 4B1 + 5B2 – S1 > 25 51. minus C. – C. 4 + 5 > 6 B. + D.

Cara yang digunakan dengan menggunakan kelompok untuk evaluasi awal dari alternatifalternatif suatu keputusan adalah … A. Tekanan dari kelompok terhadap pendapat dan fakta agar menuruti aliran yang dominan dalam kelompok disebut gejala … A. Cara yang digunakan untuk mengidentifikasikan kekhawatiran dan perhatian dari anggota kelompok . empat orang D. menurunnya efektivitas B. delphi teknik 62. Menurut Collin dan Guetzbow makin meningkatnya heterogenitas kelompok akan menyebabkan … A. Menurut penelitian Huber kelompok yang mempunyai kesulitan dalam pemecahan dan memberi kepuasan pada anggotanya. lim anggota D. boleh melakukan kritik diri sendiri B.A. delphi teknik C. individual brainstorming D. nominal group teknik C. decision teknik D. terdiri dari … A. dua/tiga orang D. Yang dimaksud dengan synthetic group brainstorming ialah … A. meningkatkan potensi penyelesaian 60. Salah satu cara pembuatan keputusan di mana seorang manajer menggunakan bawahan/teman kerja untuk menolong mengidentifikasikan penyelesaian alternatif yang kreatif ialah … A. dua anggota B. tiga orang B. nominal group teknik B. tiga anggota C. empat/lima orang B. kombinasi D. memudahkan pembinaan hubungan antar-anggota D. group brainstorming C. pressure judgement 61. tidak boleh ada ide ekstrem 64. kecuali … A. feasible 56. decision teknik D. individual brainstorming B. enam anggota 58. process losses D. apabila kelompok itu terdiri dari … A. empat orang C. Perbedaan individual brainstorming dibandingkan dengan group brainstorming adalah … A. Di bawah ini merupakan teknik-teknik pembuatan keputusan. unbounded C. lima/enam orang C. infeasible D. process game B. menghemat waktu C. nominal group teknik B. delphi teknik C. group brainstorming 66. lima orang 59. Yang sering terjadi pendominasian terhadap salah satu anggota kelompok. dua/tiga/empat orang 57. keputusan sukar diperoleh C. Menurut Huber yang paling efektif kelompok terdiri dari … A. bounded B. merupakan cara yang berbeda 65. group think C. brainstorming 63. brainstorming B. lebih efektif D.

Caussian Elimination B. Pernyataan yang paling tepat mengenai syarat perkalian matriks … A. P(t) = P (t – 1) T B. nominal group teknik B. lokasi angka tertinggi D. E = n * r C. Diketahui matriks A (n * m) dan matriks B (m * r) dan E adalah hasil kali matriks A * B maka … A. delphi teknik C. Transition Matrix D. Dalam sebuah notasi matriks yang disebut dahulu adalah nomor … A. jumlah kolom kedua matriks sama B. jumlah kolom matriks 1 = jumlah baris matriks 2 71. jumlah baris matriks 1 = jumlah kolom matriks 2 D. expenditure B.terhadap penyelesaian masalah adalah … A. P(t) = P (t – 1) 73. E = B * A B. Pendekatan LP digunakan untuk memecahkan probabilitas-probabilitas tetap dalam problem adalah A. lokasi angka terendah 69. brainstorming 68. nominal group teknik B. probabilitas transisi 75. single-double channel waiting line 77. group brainstorming 67. delphi teknik C. decision teknik D. level account naik D. E = n * m 70. P = P T (t – 1) C. level investment portofolio naik 72. Salah satu kunci untuk membantu menemukan harga-harga numerik dari probabilitas tetap adalah persamaan … A. cash balance C. Teknik yang digunakan untuk mendapatkan penilaian dari sejumlah pakar adalah … A. P(t) = P(0) Tt D. probabilitas tetap C. Markov Chains C. E = m * r D. Jika expenditure lebih besar dari pada receipts maka … A. level investment portofolio turun C. t-step transition matrix D. level cash account turun B. linear programming 76. one-step transition matrix B. investment portofolio D. kolom C. Salah satu cara menjawab pertanyaan tentang sistem kontrol atau sistem tingkah laku yang tetap adalah … A. single channel waiting line D. Salah satu prosedur untuk memecahkan persamaan linear dari sistem yang simultan adalah … A. baris B. LP Code 74. individual brainstorming D. multiple channel waiting line B. Banyaknya unit yang tiba pada masa tertentu secara acak. double channel waiting line C. jumlah baris kedua matriks sama C. dimana setiap kedatangan adalah tidak terpengaruh atas kedatangan yang lain dan tidak dapat diramalkan kapan kedatangan itu . Pelayanan yang memakai satu loket disebut juga … A.

distribusi kedatangan 79. L = 0. arrival distribution D. FOFI C. Berapa probabilitas dari truktruk yang dilayaninya … A. W = 0. Apabila diketahui bahwa suatu alat dapat melayani rata-rata 4 truk per jam ( m = 4). Wq = 0.2485 C. Apabila diketahui t = 4 truk per jam dan m = 5 truk per jam. probability distribution B. FIFO 82.7923 D. Berapa rata-rata waktu yang digunakan sebuah unit di dalam sistem (saat menunggu plus saat pelayanan) … A.2379 C.038 . service time distribution C. W = 0. FIFA D. exponential probability distribution D. arrival distribution C. 0.2593 truk B. queue distribution D. probability distribution 78. Lq = 0.2830 D. 0. disebut … A. Po = 0. service time distribution B. Suatu supermarket menggunakan dua alat untuk membongkar dan memuat barang-barang yang ada pada truk dan mengoperasikan pelayanan dua loket.akan terjadi. FIFA C. L = 0.1523 truk B. Untuk menggambarkan secara baik distribusi masa pelayanan digunakan … A. Berapa probabilitas semua k loket tidak berfungsi dengan baik (k = 2) … A. Contoh antrean di lift/elevator. Berapa rata-rata waktu yang dihabiskan sebuah unit dilayani … A. probability distribution C. Istilah untuk orang yang pertama kali antre dan yang pertama kali keluar disebut … A.308 B. FIFO D.9523 truk C. orang yang masuk belakangan akan keluar lebih dulu disebut … A.1 jam. Wq = 0. W = 0. Exponential distribution dapat digunakan untuk menggambarkan mengenai … A. 0.830 D. Po = 0. Lq = 0. 0.5923 truk D. Po = 0. LIFO 83. poisson probability distribution B. L = 0. Berapa rata-rata jumlah unit di dalam sistem … A. waktu yang dibutuhkan untuk melayani truk-truk tersebut t < 0. untuk masing.3820 86.1235 truk D.3297 B.803 C. Po = 0. Lq = 0.8425 84.9253 truk 85. FOFI B. LIFO B.4824 B.2380 C.masing petugasnya. W = 0. Wq = 0.5123 truk C.9732 80. distribution kedatangan 81.4285 D. Wq = 0. Berapa rata-rata jumlah unit saat antre untuk dilayani … A. L = 0.2135 truk 87.8320 B. Lq = 0.

1970 93. Apabila diketahui biaya per jam untuk saat tunggu truk Rp25. jadwal pekerjaan C. menentukan aktivitas spesifik B..000. Rp80.000. Rp20.C. Dalam network PERT dan CPM. Rp100.dan jumlah loket = 2. Manakah pernyataan yang benar tentang PERT dan CPM? A.250. Apabila diketahui biaya operator per jam Rp40. Langkah pertama dalam penjadwalan proyek dalam prosedur PERT/CPM adalah … A. 1965 D. waktu optimis 98. menurunkan biaya D. Teknik dikembangkan sendiri-sendiri 94.91. mempunyai kegunaan umum yang berlawanan B. Tujuan pengembangan yang sama D. mengurangi pekerja B. Pw = 0. Apabila aktivitas non-kritis ditunda cukup lama maka … A. Berapa total biaya per jam untuk operator-operatornya … A. tidak mempengaruhi waktu penyelesaian proyek B. jalur kritis akan menjadi lebih singkat . tidak menambah/mengurangi pekerja C. melakukan feasibility study D. 1950 B. lintasan terpanjang B. menentukan anggaran C.. Yang dapat digunakan untuk mengatasi manajemen proyek adalah … A. menambah pekerja sehingga biaya naik 95. waktu optimis B.. Rp38.5825 89. tidak bermakna 97. anak panah … A. waktu pesimis C. Rp6..000.2825 B. PERT dan CPM D.000.8225 D. aktivitas D. Berapa probabilitas saat antre untuk dilayani bagi unit yang baru tiba … A.2285 C. Jalur kritis suatu proyek ditentukan … A. waktu proyek total D.D.000.88.. PERT dan Markov Chains B. menentukan jadwal penyelesaian 96.B. Pw = 0.. Rp29.. CPM dan Markov Chains C. PERT pertama kali diperkenalkan tahun … A.B. Rp21. 1960 C.000. Pw = 0. waktu termungkin D..000. waktu penyelesaian 99. CPM biasanya memberikan pilihan-pilihan untuk mengurangi waktu aktivitas dengan jalan … A.000. Berapa total biaya per jam untuk saat tunggu truk dan saat bongkar muat … A. PERT dan CPM dari Markov Chains 92.D. akan menjadi bagian dari jalur kritis baru C. Pw = 0. Dikembangkan dengan teknik yang sama C.C. arah pekerjaan B. Yang merupakan aktivitas kritis suatu proyek adalah … A.000. Rp42. lintasan terpendek C.90.dan rata-rata jumlah truk dalam sistem adalah 4. tidak mempengaruhi jalur kritis D.

C 41. B 85. D 39. A 45. D 14. C 90. A 31. C 62. A 11. B 49. A 93. B 76. D 16. A 25. C 79. A 24. C 38. B 61. A 19. A 69. D 30. B 23. C 27. D C C D C B C D A 21. B 32. 2. 8. A 10. B 40. D 63. 3. A 65. A 44. C 58. A 72. B 35. A 18. 5. B 29. A 13. A 98. D 17. A 78. B 59. A 50. D 91.100. C 56. D 37. A 67. C 64. 7. B 70. D 57. waktu slack C. B 20. 6. C 36. A 73. C 75. D 71. perkiraan waktu finish Kunci Jawaban : 1. A 74. D 26. D 94. C 22. D 88. A 52. B 53. C 84. 9. D 99. B 12. D 51. A 46. A 54. B 86. D 95. A 66. D 33. D 83. B 100. D 42. aktivitas pada jalur kritis B. D 82. D 34. A 80. A . A 68. A 97. A 96. Yang digunakan oleh prosedur PERT untuk menentukan perubahan-perubahan pada waktu penyelesaian proyek adalah perubahan-perubahan … A. A 48. D 15. aktivitas pada jalur non kritis D. A 47. B 55. D 60. D 92. 4. A 87. A 81. A 28. B 89. C 77. B 43.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful