Soal-Jawab

Soal-soal :

1. Suatu keadaan dimana terdapat perbedaan antara kondisi yang diinginkan dengan kondisi yang nyata dialami disebut sebagai … A. keputusan B. alternatif C. symptom D. masalah 2. Kecenderungan untuk mendiagnosis masalah berdasarkan gejala-gejala yang terlihat atau diketahui disebut sebagai A. brainstorming B. reducing behavior C. symptom D. confirmity 3. Secara umum ada tiga kelompok strategi pembuatan keputusan, kecuali … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi satisficing D. quasi optimasi 4. Strategi yang memerlukan pembuatan perkiraan perbandingan nilai dari tiap alternatif keputusan yang mungkin adalah … A. quasi optimasi B. quasi satisficing C. strategi satisficing D. strategi optimasi 5. Pendapat bahwa kebanyakan para pimpinan perusahaan dalam membuat keputusan lebih memusatkan perhatian kepada nilai-nilai yang berkenaan dengan kesejahteraan organisasi di masa yang akan datang daripada memusatkan perhatian kepada maksimisasi keuntungan sematamata, merupakan pendapat dari … A. Janis dan Mann B. Etzioni C. Stagner D. Wan dan Yetton 6. Strategi kepuasan merupakan konsep yang dikembangkan oleh … A. Miller dan Starr B. Herbert Simon C. Janis dan Mann D. Stagner 7. Pembuat keputusan berusaha mencari alternatif yang cukup baik dalam arti kata memenuhi persyaratan-persyaratan minimum tertentu, merupakan strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 8. Pengambilan keputusan yang mengandalkan kepada penggunaan satu kriteria decision rule adalah strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 9. Strategi yang memakai satu set kriteria decision rule dan menggunakannya satu per satu untuk menyortir alternatif yang dievaluasi adalah strategi … A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning 10. Strategi yang tidak bisa menjamin bahwa alternatif yang terpilih adalah yang terbaik, adalah strategi: A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning

pemilihan altenatif B. hasil atau keuntungan yang dihasilkan oleh pemilihan alternatif keputusan tertentu dan terjadinya situasi masa depan tertentu disebut sebagai … A. incremental D. membuat keputusan dengan kondisi masa depan yang pasti adalah … A. keuangan.11. banyak yang terlibat 16. state of nature C. perhitungan pay-off D. menyalakan lampu 20. mixed scanning 12. penyortiran D. review alternatif-alternatif secara komprehensif 14. mixed scanning 15. under uncertainty B. incremental D. menguntungkan C. membawa payung C. identifikasi situasi masa depan B. disebut sebagai strategi … A. mudah D. table pay-off D. mixed scanning 13. Teknik pembuatan keputusan yang dapat dipakai dalam pembuatan keputusan tentang karier. Dalam praktek. penyortiran B. cukup dengan mengambil alternatif yang ada B. alternatif D. quasi optimasi C. pemecahan masalah tidak selalu mudah akibat adanya … A. quasi optimasi C. banyak alternatif D. Pendekatan yang sangat menekankan pada kriteria konsensus dan menghindarkan caracara paksaan dalam pembuatan keputusan disebut … A. Yang bukan merupakan tindakan pengambilan keputusan dengan pertimbangan under uncertainty adalah … A. Situasi masa depan yang sering dihadapi oleh pembuat keputusan adalah … A. membeli komputer B. incremental B. under uncertainty 18. identifikasi alternatif keputusan C. persiapan sebelum implementasi C. Dalam membahas langkah-langkah jalan pendekatan teori maka di bawah ini yang merupakan langkah awal adalah … A. Secara konsepsional. Langkah-langkah pembuatan keputusan menurut strategi "mixed scanning" meliputi halhal berikut kecuali … A. unsur ketidakpastian B. sukar . quasi optimasi C. adanya kepastian 19. berangkat ke sekolah D. penyortiran B. Dalam teori pembuatan keputusan. kesehatan. one state of nature C. state of nature C. pay-off B. review sambil implementasi D. pribadi adalah … A. perkawinan. perhitungan keputusan utama 17. Strategi yang memakai satu set kriteria dimana masing-masing kriteria mempunyai bobot yang berbeda serta menggunakan kriteria-kriteria tersebut satu per satu untuk menyertai alternatif yang dievaluasi.

2 juta 25. pay-off B. dihitung dari … A.8 juta -1. 9.2 juta 26. Jika probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang rendah adalah 0. Yang bukan termasuk kriteria pembuatan keputusan yang memanfaatkan informasi tentang probabilitas dalam menseleksi alternatif keputusan adalah … A. kriteria maximax/minimin C. Tabel : Alternatif Keputusan Maximum Pay-off Minimum Pay-off D1 (sistem komputer kecil) 12 juta 6 juta D2 (sistem komputer sedang) 15 juta 2 juta D3 (sistem komputer besar) 20 juta -(3) juta Apabila probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang tinggi adalah 0. state of nature nodes .0 juta D.8 juta -1.0 juta 8.6 juta 9.4 juta 27. 8. maka berapakah perkiraan nilai moneter tertinggi … A. Pendekatan yang digunakan dalam kriteria maximin atau minimax adalah … A. 8.4 juta 7.6 juta 9.8 juta 10.4 juta 0. 4. state of nature branches C.8 juta 6. Nilai EMV untuk tabel adalah … A. Berapakah nilai EMV untuk tabel di atas … A. 4.4 juta 0. komprehensif B. d3 B. decision node D. d2 C. 9. expected regret D. expected maximax regret 29. expected monetary value B. 2. 2.4 juta B. 8. 8. Expected Monetary Value (EMV) atau nilai dalam bentuk uang yang diperkirakan.8 juta C.0 juta D. Berdasarkan tabel. probabilitas 23. d1 D.0 juta D. expected regret D. Perhitungan minimax regret dari tiap alternatif keputusan menggunakan informasi probabilitas situasi masa depan disebut … A.2 juta B.2 juta B.8 juta 6.0 juta 8.4 juta 7. expected opportunity loss C.8 juta C. expected opportunity loss C. kriteria maximin/minimax B. expected maximax regret 24.8 juta 10.4. sistem komputer yang mana yang akan diajukan untuk dipilih berdasar perkiraan EMV-nya … A.2 juta 6. selain d3 28.8 juta C. Berdasarkan tabel. Kriteria berdasarkan usaha memaksimisasikan kemungkinan keuntungan yang minim adalah … A.4. expected monetary value B. kriteria minimax/maximax 22. 10. optimistis D.2 juta 6.21. 2. pesimistis C. kriteria minimax regret D.

4 juta D. 0. 0. Rp18 juta D. secara individual B.50. Berapa probabilitas gabungannya … A. –0.dan EVPI = Rp2. 30% 34.75 D. 1.Berapa tingkat efisiensi informasi sampelnya … A. Apabila diketahui probabilitas awal = 0.2 C. Rp3 juta C.6 dan probabilitas kondisional = 0.30.4) dan probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa rendah (S2 = 6 juta.8. 1. Berapa EVSI-nya … A.9 D. 80% D. akhir dari cabang pohon keputusan . 70% C.. probabilitas pendahuluan B. meningkatkan efisiensi pemakaian waktu 39.000. secara kelompok C.5 36.45 dan probabilitas indikatornya = 0. dan S2 = 0 juta) berapa EVPI-nya? A.48 33. lebih sistematis C.000. situasi masa depan yang hampir pasti 38. beban tugas makin berkurang B. Dalam membuat keputusan ada beberapa cara yang ditempuh oleh pembuat keputusan seperti tersebut di bawah ini. probabilitas kondisional C. Apabila perkiraan nilai keputusan optimal tanpa informasi sampel adalah Rp3 juta dan perkiraan nilai keputusan optimal dengan informasi sampel sebesar Rp6 juta. oleh komputer 37. Apabila diketahui bahwa EVSI = Rp1. cabang terakhir dari pohon keputusan B.2 juta 31. Probabilitas terjadinya indikator berdasarkan situasi masa depan disebut juga … A. probabilitas optimal D. kecuali … A. probabilitas akhir 32. kemampuan manusia menganalisis masalah C. Apabila diketahui probabilitas gabungan = 0.. Rp2 juta 35.95 C.4 juta C. Hal-hal yang mendorong manusia untuk membuat keputusan secara sederhana adalah … A. tersedianya waktu yang cukup B. 4. sedikitnya info yang tersedia di awal proses D. Rp9 juta B. 50% B.000.4 B. Apabila probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa tinggi (S1 = 0. 2.11 B. 4. melalui panitia D.4 juta B. 0. Kita mengetahui bahwa mutu informasi sampel tidak seperti informasi yang sempurna. Keuntungan penggunaan strategi pembuatan keputusan yang sederhana adalah … A. 3. Berapa probabilitas akhirnya … A. 0. 0.000. Kesuksesan atau pay-off dari suatu keputusan ditentukan oleh … A. meningkatkan optimalisasi pemakaian sumber daya D.

15 B1 – 17 B2 < 125 C. masing-masing cabang terakhir pohon keputusan D. Batas minimum yang harus dipertahankan (dalam melakukan percobaan terhadap kedua produk) yaitu sebesar 110 jam di departemen A. B2 – B1 > 6 D. Perusahaan memproduksi satu B2 untuk tiap empat buah B1 yang dibuat. jumlah dari cabang-cabang terakhir 40. maka perusahaan itu mampu menjual sebanyak mungkin B1 dan B2. 4 – B2 > B1 atau 4/B1 > B2 D. Diketahui juga bahwa jam kerja untuk departemen D = 125 dan C = 150. Di dalam produksinya manajer mempertimbangkan untuk mengkombinasikan produksi tertentu agar bisa mempertahankan posisi dalam pasar. Rumus kendala ini adalah … A. B1 – 4B2 = 0 atau B1/B2 > 4 43. Penyelesaian masalah linear programming secara grafis dianggap sebagai cara penyelesaian yang mudah bagi masalah yang hanya mempunyai … A. B1 – 4 B2 < 0 atau B1/4 < B2 C. 10 B2 – 10 B1 = 110 C. Kendala ini bisa dirumuskan A. B2 > 0 B. B1 + B2 > 6 B. B2 < 0 45. B1 > 0. 20 B1 + 10 B2 > 110 42. Produksi itu dikerjakan pada departemen yang sama. satu variabel keputusan C. Kendala ini dirumuskan … A. 17 B2 – 15 B1> 125 B. B2 < 0 C. lebih dari tiga variabel keputusan . B1 + B2 < 6 44. 15 B1 + 17 B2 > 125 41.C. Produksi B1 perlu 15 jam per unit diproduksi di Departemen D1 dan B2 17 jam. 20 B1 – 10 B2 > 110 D. B1 < 40. B2 > 0 D. B1 < 40. Tiap B1 memerlukan testing 20 jam dan B2 memerlukan 10 jam. 20 B1 + 10 B2 = 110 B. Satu pembeli utama telah memesan paling sedikit 6 buah B1 dan B2 untuk bulan yang akan datang (dalam kombinasi apapun). yaitu D dan C. dua variabel keputusan B. serta adanya kendala-kendala serta adanya kendala-kendala yang harus diperhitungkan. tiga variabel keputusan D. 15 B1 + 17 B2 < 125 D. Namun berapa sebenarnya jumlah/ target B1 dan B2 yang harus diproduksi untuk bulan depan. maka kendala tersebut dirumuskan … A. Berdasarkan prakiraan keadaan ekonomi bulan-bulan depan. Suatu perusahaan "star" memproduksi 2 jenis peralatan berat (B1 dan B2). 4 – B1 = B2 atau 4/B2 = B1 B. B1 – B2 > 6 C. Apabila suatu produk B1 dan B2 tidak mungkin diproduksi dalam bilangan yang negatif atau nol produk. Kendala ini dirumuskan sebagai berikut … A. B1 < 0.

A. yaitu semua persyaratan kendala terpenuhi. Masalah ini disebut … A. Ciri dari variabel slack adalah ditandai oleh … dan terletak di sebelah kiri dari tanda "lebih kecil atau sama dengan" dalam persamaan kendala A. lebih besar 50. + D. feasible B. Persamaan di bawah ini mana yang merupakan ciri dari variabel surplus (diketahui B1 = 3 dan B2 = 5) . – C. bounded D. B1 = 3.46. Di bawah ini mana yang memenuhi kendala tersebut? A. dimana persamaan tersebut memakai tanda … A. –10 < 0 54. 4B1 + 5B2 + S > 25 D. 4B1 + 5B2 – S1 > 25 51. kemungkinan B. value 49. Di bawah ini. B1 = 2. Apabila terjadi hal dimana di satu pihak adanya penyelesaian optimal tidak selalu menghabiskan semua jumlah di sebelah kanan dari persamaan kendala yang memakai tanda "kurang dari atau sama dengan" maka apabila hal itu terjadi. 4 – 5 > 6 C.. * 52. slack C. 4 + 5 < 6 47. + D. Suatu persamaan kendala dalam model linear programming adalah selalu aktif. B1 = 8. = C. Apabila diketahui kombinasi produk B1 = 4 dan B2 = 5. infeasible 55. minus C.4 B2 = 6 48. optimal D. 4 + 5 > 6 B. kendala yang ada telah dirumuskan yaitu B1 + B2 > 6. –4 < 0 C.. 5B1 + 2B2 < 25 B. plus B. Apabila diketahui persamaan 15 B1 + 17 B2 < 125 dan 30 B1 + 9 B2 < 150. 11 > 5 D. sama dengan D. = B. Apabila terjadi adanya set kendala yang kosong karena tidak ada kombinasi dari variabel keputusan yang secara keseluruhan memenuhi segala kendala yang ada maka hal itu disebut … .3 B2 = 4 C. – B. 5 – 4 > 6 D. Kendala mana yang aktif dari persamaan di bawah ini … A. maka masalah tersebut tidak ada penyelesaian. B1 = 3. Berapakah titik penyelesaian optimalnya … A.8 B2 = 4 B. terdapat suatu … A. * 53. unbounded C. Apabila garis keuntungan mengarah ke sesuatu yang tidak terbatas. 3B1 + 2B2 + S1 = 25 C. 150 = 150 B.4 B2 = 3 D. mana yang merupakan salah satu bentuk persamaan kendala dalam model linear programming … A.

delphi teknik C. terdiri dari … A. Cara yang digunakan dengan menggunakan kelompok untuk evaluasi awal dari alternatifalternatif suatu keputusan adalah … A. dua anggota B. delphi teknik 62. lim anggota D. nominal group teknik C. apabila kelompok itu terdiri dari … A. lima/enam orang C. feasible 56. group brainstorming 66. tiga anggota C. meningkatkan potensi penyelesaian 60. decision teknik D. Menurut penelitian Huber kelompok yang mempunyai kesulitan dalam pemecahan dan memberi kepuasan pada anggotanya. bounded B. Yang dimaksud dengan synthetic group brainstorming ialah … A. empat/lima orang B. memudahkan pembinaan hubungan antar-anggota D. merupakan cara yang berbeda 65. tiga orang B. group brainstorming C. Tekanan dari kelompok terhadap pendapat dan fakta agar menuruti aliran yang dominan dalam kelompok disebut gejala … A. lima orang 59. menurunnya efektivitas B. Cara yang digunakan untuk mengidentifikasikan kekhawatiran dan perhatian dari anggota kelompok . brainstorming B. boleh melakukan kritik diri sendiri B. dua/tiga orang D. decision teknik D. empat orang D. individual brainstorming B. dua/tiga/empat orang 57. kecuali … A. Perbedaan individual brainstorming dibandingkan dengan group brainstorming adalah … A. group think C. nominal group teknik B. process losses D. Di bawah ini merupakan teknik-teknik pembuatan keputusan. Menurut Huber yang paling efektif kelompok terdiri dari … A. Menurut Collin dan Guetzbow makin meningkatnya heterogenitas kelompok akan menyebabkan … A. lebih efektif D. tidak boleh ada ide ekstrem 64. Salah satu cara pembuatan keputusan di mana seorang manajer menggunakan bawahan/teman kerja untuk menolong mengidentifikasikan penyelesaian alternatif yang kreatif ialah … A.A. individual brainstorming D. menghemat waktu C. keputusan sukar diperoleh C. pressure judgement 61. nominal group teknik B. enam anggota 58. kombinasi D. Yang sering terjadi pendominasian terhadap salah satu anggota kelompok. empat orang C. brainstorming 63. process game B. delphi teknik C. unbounded C. infeasible D.

brainstorming 68. linear programming 76. single channel waiting line D. expenditure B. probabilitas tetap C. E = n * m 70. Jika expenditure lebih besar dari pada receipts maka … A. delphi teknik C. P = P T (t – 1) C. level investment portofolio naik 72. level account naik D. individual brainstorming D. Markov Chains C. P(t) = P(0) Tt D. Caussian Elimination B. jumlah kolom kedua matriks sama B. double channel waiting line C. delphi teknik C. level investment portofolio turun C. Transition Matrix D. nominal group teknik B. t-step transition matrix D.terhadap penyelesaian masalah adalah … A. lokasi angka terendah 69. multiple channel waiting line B. one-step transition matrix B. jumlah baris kedua matriks sama C. dimana setiap kedatangan adalah tidak terpengaruh atas kedatangan yang lain dan tidak dapat diramalkan kapan kedatangan itu . Pernyataan yang paling tepat mengenai syarat perkalian matriks … A. decision teknik D. level cash account turun B. baris B. jumlah kolom matriks 1 = jumlah baris matriks 2 71. lokasi angka tertinggi D. Banyaknya unit yang tiba pada masa tertentu secara acak. Dalam sebuah notasi matriks yang disebut dahulu adalah nomor … A. E = n * r C. Salah satu prosedur untuk memecahkan persamaan linear dari sistem yang simultan adalah … A. Salah satu cara menjawab pertanyaan tentang sistem kontrol atau sistem tingkah laku yang tetap adalah … A. P(t) = P (t – 1) T B. cash balance C. E = m * r D. kolom C. P(t) = P (t – 1) 73. E = B * A B. LP Code 74. group brainstorming 67. jumlah baris matriks 1 = jumlah kolom matriks 2 D. investment portofolio D. Salah satu kunci untuk membantu menemukan harga-harga numerik dari probabilitas tetap adalah persamaan … A. Teknik yang digunakan untuk mendapatkan penilaian dari sejumlah pakar adalah … A. probabilitas transisi 75. Diketahui matriks A (n * m) dan matriks B (m * r) dan E adalah hasil kali matriks A * B maka … A. nominal group teknik B. Pelayanan yang memakai satu loket disebut juga … A. Pendekatan LP digunakan untuk memecahkan probabilitas-probabilitas tetap dalam problem adalah A. single-double channel waiting line 77.

distribusi kedatangan 79. Berapa probabilitas dari truktruk yang dilayaninya … A. Suatu supermarket menggunakan dua alat untuk membongkar dan memuat barang-barang yang ada pada truk dan mengoperasikan pelayanan dua loket. Wq = 0. Berapa rata-rata waktu yang dihabiskan sebuah unit dilayani … A. queue distribution D. FOFI B. L = 0. FIFA C.2485 C.1523 truk B. Wq = 0. FIFO D.8425 84. service time distribution C. probability distribution C. exponential probability distribution D. Po = 0. W = 0. W = 0.4285 D. Lq = 0. Lq = 0. Po = 0. 0. Istilah untuk orang yang pertama kali antre dan yang pertama kali keluar disebut … A.5123 truk C.akan terjadi. Contoh antrean di lift/elevator. LIFO B. untuk masing. Berapa rata-rata jumlah unit saat antre untuk dilayani … A.7923 D. probability distribution B. arrival distribution C. waktu yang dibutuhkan untuk melayani truk-truk tersebut t < 0.3820 86. FIFO 82.2135 truk 87.2379 C. Wq = 0. disebut … A.803 C. probability distribution 78.830 D. FIFA D.1235 truk D. Apabila diketahui bahwa suatu alat dapat melayani rata-rata 4 truk per jam ( m = 4). 0. orang yang masuk belakangan akan keluar lebih dulu disebut … A. L = 0. arrival distribution D. FOFI C. service time distribution B. Apabila diketahui t = 4 truk per jam dan m = 5 truk per jam. Berapa rata-rata waktu yang digunakan sebuah unit di dalam sistem (saat menunggu plus saat pelayanan) … A.2830 D.9523 truk C.4824 B.5923 truk D. LIFO 83. L = 0. Exponential distribution dapat digunakan untuk menggambarkan mengenai … A.308 B. Berapa probabilitas semua k loket tidak berfungsi dengan baik (k = 2) … A. Wq = 0. W = 0.8320 B. Berapa rata-rata jumlah unit di dalam sistem … A. L = 0. distribution kedatangan 81.2380 C.038 . 0. Po = 0.9732 80. W = 0.2593 truk B. 0. Untuk menggambarkan secara baik distribusi masa pelayanan digunakan … A. poisson probability distribution B.9253 truk 85.masing petugasnya. Po = 0.3297 B. Lq = 0. Lq = 0.1 jam.

Manakah pernyataan yang benar tentang PERT dan CPM? A. menambah pekerja sehingga biaya naik 95. tidak mempengaruhi jalur kritis D. Yang dapat digunakan untuk mengatasi manajemen proyek adalah … A. waktu pesimis C.dan jumlah loket = 2. Yang merupakan aktivitas kritis suatu proyek adalah … A. 1970 93. lintasan terpanjang B. lintasan terpendek C. Berapa total biaya per jam untuk operator-operatornya … A. Apabila diketahui biaya per jam untuk saat tunggu truk Rp25. Tujuan pengembangan yang sama D. Rp6. Teknik dikembangkan sendiri-sendiri 94.000.. CPM biasanya memberikan pilihan-pilihan untuk mengurangi waktu aktivitas dengan jalan … A.91. waktu penyelesaian 99. Langkah pertama dalam penjadwalan proyek dalam prosedur PERT/CPM adalah … A. menentukan anggaran C..000. melakukan feasibility study D. anak panah … A. Pw = 0. Berapa total biaya per jam untuk saat tunggu truk dan saat bongkar muat … A. tidak bermakna 97.8225 D. waktu proyek total D. jadwal pekerjaan C.000.. aktivitas D. Berapa probabilitas saat antre untuk dilayani bagi unit yang baru tiba … A..250. mempunyai kegunaan umum yang berlawanan B. PERT pertama kali diperkenalkan tahun … A. Rp20. akan menjadi bagian dari jalur kritis baru C. Rp100.B. waktu optimis 98.000. Apabila diketahui biaya operator per jam Rp40. Jalur kritis suatu proyek ditentukan … A..dan rata-rata jumlah truk dalam sistem adalah 4. tidak mempengaruhi waktu penyelesaian proyek B.000.. Rp29. Apabila aktivitas non-kritis ditunda cukup lama maka … A.000. PERT dan CPM dari Markov Chains 92.D.B. waktu termungkin D. Dikembangkan dengan teknik yang sama C. 1960 C.2825 B.. menentukan jadwal penyelesaian 96.88. PERT dan Markov Chains B.. Pw = 0. menurunkan biaya D. jalur kritis akan menjadi lebih singkat .C.000. 1950 B.000.2285 C. Rp38. mengurangi pekerja B. 1965 D. Pw = 0. Rp42.C. Pw = 0. Rp80. tidak menambah/mengurangi pekerja C.000. waktu optimis B.90. Rp21. menentukan aktivitas spesifik B. CPM dan Markov Chains C. PERT dan CPM D.D. arah pekerjaan B. Dalam network PERT dan CPM.5825 89.

D C C D C B C D A 21. C 64. A 96. D 26. 5. A 66. C 84. A 93. A 72. A 46. B 86. 9. A 11. D 60. 7. B 35. A 50. C 56. C 22. D 91. C 38. B 43. B 61. A 73. aktivitas pada jalur non kritis D. A 47. B 70. A 69. A 48. waktu slack C. A 81. A 87. C 90. D 99. B 29. 3. A 24. D 94. D 71. D 42. A 65. A 13. A . A 44. D 83. D 95. A 52. A 18. B 23. 4.100. D 92. 2. D 51. B 85. D 15. A 74. D 30. C 27. perkiraan waktu finish Kunci Jawaban : 1. D 57. B 49. A 98. A 25. B 89. C 77. C 58. A 45. D 16. D 34. A 19. C 79. A 97. D 39. C 36. B 32. A 10. A 67. B 40. B 100. D 14. B 12. B 55. B 76. A 28. D 37. A 31. 6. A 68. C 75. A 54. B 20. aktivitas pada jalur kritis B. D 82. C 62. B 59. A 78. C 41. D 63. Yang digunakan oleh prosedur PERT untuk menentukan perubahan-perubahan pada waktu penyelesaian proyek adalah perubahan-perubahan … A. B 53. D 17. D 88. D 33. A 80. 8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful