Soal-Jawab

Soal-soal :

1. Suatu keadaan dimana terdapat perbedaan antara kondisi yang diinginkan dengan kondisi yang nyata dialami disebut sebagai … A. keputusan B. alternatif C. symptom D. masalah 2. Kecenderungan untuk mendiagnosis masalah berdasarkan gejala-gejala yang terlihat atau diketahui disebut sebagai A. brainstorming B. reducing behavior C. symptom D. confirmity 3. Secara umum ada tiga kelompok strategi pembuatan keputusan, kecuali … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi satisficing D. quasi optimasi 4. Strategi yang memerlukan pembuatan perkiraan perbandingan nilai dari tiap alternatif keputusan yang mungkin adalah … A. quasi optimasi B. quasi satisficing C. strategi satisficing D. strategi optimasi 5. Pendapat bahwa kebanyakan para pimpinan perusahaan dalam membuat keputusan lebih memusatkan perhatian kepada nilai-nilai yang berkenaan dengan kesejahteraan organisasi di masa yang akan datang daripada memusatkan perhatian kepada maksimisasi keuntungan sematamata, merupakan pendapat dari … A. Janis dan Mann B. Etzioni C. Stagner D. Wan dan Yetton 6. Strategi kepuasan merupakan konsep yang dikembangkan oleh … A. Miller dan Starr B. Herbert Simon C. Janis dan Mann D. Stagner 7. Pembuat keputusan berusaha mencari alternatif yang cukup baik dalam arti kata memenuhi persyaratan-persyaratan minimum tertentu, merupakan strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 8. Pengambilan keputusan yang mengandalkan kepada penggunaan satu kriteria decision rule adalah strategi … A. strategi optimasi B. strategi satisficing C. quasi optimasi D. quasi satisficing 9. Strategi yang memakai satu set kriteria decision rule dan menggunakannya satu per satu untuk menyortir alternatif yang dievaluasi adalah strategi … A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning 10. Strategi yang tidak bisa menjamin bahwa alternatif yang terpilih adalah yang terbaik, adalah strategi: A. penyortiran B. quasi optimasi C. incremental D. mixed scanning

identifikasi situasi masa depan B. under uncertainty 18. state of nature C. quasi optimasi C. membeli komputer B. penyortiran D. penyortiran B. Dalam teori pembuatan keputusan. menguntungkan C. hasil atau keuntungan yang dihasilkan oleh pemilihan alternatif keputusan tertentu dan terjadinya situasi masa depan tertentu disebut sebagai … A. identifikasi alternatif keputusan C. one state of nature C. Secara konsepsional. alternatif D. mixed scanning 12. sukar . mixed scanning 13. Dalam praktek. review sambil implementasi D. pemilihan altenatif B. unsur ketidakpastian B. under uncertainty B. state of nature C. Langkah-langkah pembuatan keputusan menurut strategi "mixed scanning" meliputi halhal berikut kecuali … A. persiapan sebelum implementasi C.11. membuat keputusan dengan kondisi masa depan yang pasti adalah … A. Strategi yang memakai satu set kriteria dimana masing-masing kriteria mempunyai bobot yang berbeda serta menggunakan kriteria-kriteria tersebut satu per satu untuk menyertai alternatif yang dievaluasi. perhitungan keputusan utama 17. pemecahan masalah tidak selalu mudah akibat adanya … A. review alternatif-alternatif secara komprehensif 14. quasi optimasi C. perkawinan. mudah D. incremental D. disebut sebagai strategi … A. banyak yang terlibat 16. kesehatan. perhitungan pay-off D. Pendekatan yang sangat menekankan pada kriteria konsensus dan menghindarkan caracara paksaan dalam pembuatan keputusan disebut … A. banyak alternatif D. pribadi adalah … A. cukup dengan mengambil alternatif yang ada B. berangkat ke sekolah D. pay-off B. Dalam membahas langkah-langkah jalan pendekatan teori maka di bawah ini yang merupakan langkah awal adalah … A. membawa payung C. incremental B. penyortiran B. mixed scanning 15. menyalakan lampu 20. table pay-off D. quasi optimasi C. Situasi masa depan yang sering dihadapi oleh pembuat keputusan adalah … A. keuangan. Yang bukan merupakan tindakan pengambilan keputusan dengan pertimbangan under uncertainty adalah … A. adanya kepastian 19. Teknik pembuatan keputusan yang dapat dipakai dalam pembuatan keputusan tentang karier. incremental D.

Berdasarkan tabel.4 juta 27. d2 C.2 juta 6.0 juta D. expected monetary value B.8 juta C.4 juta 7. sistem komputer yang mana yang akan diajukan untuk dipilih berdasar perkiraan EMV-nya … A. 8.4 juta 7. expected regret D.2 juta 6. Jika probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang rendah adalah 0.8 juta C.21. dihitung dari … A.2 juta B. Perhitungan minimax regret dari tiap alternatif keputusan menggunakan informasi probabilitas situasi masa depan disebut … A. d1 D.8 juta 10. Tabel : Alternatif Keputusan Maximum Pay-off Minimum Pay-off D1 (sistem komputer kecil) 12 juta 6 juta D2 (sistem komputer sedang) 15 juta 2 juta D3 (sistem komputer besar) 20 juta -(3) juta Apabila probabilitas situasi masa depan untuk permintaan terhadap jasa yang tinggi adalah 0.4 juta 0. 4.8 juta C. 8.0 juta D. selain d3 28. expected maximax regret 29. d3 B. 9.8 juta 6.8 juta -1.2 juta 25. probabilitas 23. expected monetary value B.0 juta 8. 9. maka berapakah perkiraan nilai moneter tertinggi … A.8 juta 6. expected regret D.6 juta 9. Pendekatan yang digunakan dalam kriteria maximin atau minimax adalah … A. 2. kriteria minimax/maximax 22. decision node D. 8. 10.6 juta 9.8 juta 10.2 juta 26. Nilai EMV untuk tabel adalah … A. komprehensif B. expected opportunity loss C.8 juta -1. Kriteria berdasarkan usaha memaksimisasikan kemungkinan keuntungan yang minim adalah … A. optimistis D. pesimistis C. 8. expected maximax regret 24.4 juta 0. Expected Monetary Value (EMV) atau nilai dalam bentuk uang yang diperkirakan. state of nature nodes .4 juta B. 2. pay-off B. 2. Berapakah nilai EMV untuk tabel di atas … A.0 juta D.0 juta 8. kriteria maximax/minimin C. kriteria minimax regret D.2 juta B. Yang bukan termasuk kriteria pembuatan keputusan yang memanfaatkan informasi tentang probabilitas dalam menseleksi alternatif keputusan adalah … A.4. expected opportunity loss C. Berdasarkan tabel.4. 4. kriteria maximin/minimax B. state of nature branches C.

2. Berapa EVSI-nya … A. akhir dari cabang pohon keputusan .95 C. Keuntungan penggunaan strategi pembuatan keputusan yang sederhana adalah … A. Probabilitas terjadinya indikator berdasarkan situasi masa depan disebut juga … A.2 C. Rp3 juta C. Rp18 juta D. kecuali … A. dan S2 = 0 juta) berapa EVPI-nya? A. meningkatkan efisiensi pemakaian waktu 39. probabilitas kondisional C. Dalam membuat keputusan ada beberapa cara yang ditempuh oleh pembuat keputusan seperti tersebut di bawah ini. secara kelompok C.2 juta 31. Apabila perkiraan nilai keputusan optimal tanpa informasi sampel adalah Rp3 juta dan perkiraan nilai keputusan optimal dengan informasi sampel sebesar Rp6 juta. tersedianya waktu yang cukup B. melalui panitia D.000.4 B.dan EVPI = Rp2.4 juta B.45 dan probabilitas indikatornya = 0. 0. situasi masa depan yang hampir pasti 38. Apabila diketahui probabilitas awal = 0. cabang terakhir dari pohon keputusan B. 3. oleh komputer 37. 80% D.4 juta C.5 36. 0. meningkatkan optimalisasi pemakaian sumber daya D. Apabila diketahui probabilitas gabungan = 0.000. kemampuan manusia menganalisis masalah C.4 juta D. 0. 50% B.000. Rp9 juta B. Kita mengetahui bahwa mutu informasi sampel tidak seperti informasi yang sempurna. Berapa probabilitas gabungannya … A.000. Kesuksesan atau pay-off dari suatu keputusan ditentukan oleh … A. 0.8. 0. Apabila probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa tinggi (S1 = 0.6 dan probabilitas kondisional = 0. Apabila diketahui bahwa EVSI = Rp1. 1.48 33. sedikitnya info yang tersedia di awal proses D. Berapa probabilitas akhirnya … A. probabilitas akhir 32.. beban tugas makin berkurang B.9 D. 4. Hal-hal yang mendorong manusia untuk membuat keputusan secara sederhana adalah … A.75 D. 30% 34. 4.50. probabilitas optimal D. –0.Berapa tingkat efisiensi informasi sampelnya … A.. lebih sistematis C. secara individual B. Rp2 juta 35. 70% C.11 B.4) dan probabilitas untuk situasi masa depan tentang permintaan jasa rendah (S2 = 6 juta.30. probabilitas pendahuluan B. 1.

Diketahui juga bahwa jam kerja untuk departemen D = 125 dan C = 150. 10 B2 – 10 B1 = 110 C. 17 B2 – 15 B1> 125 B. Satu pembeli utama telah memesan paling sedikit 6 buah B1 dan B2 untuk bulan yang akan datang (dalam kombinasi apapun). satu variabel keputusan C. 15 B1 + 17 B2 > 125 41. 15 B1 – 17 B2 < 125 C. Kendala ini dirumuskan … A. yaitu D dan C. maka perusahaan itu mampu menjual sebanyak mungkin B1 dan B2. Produksi itu dikerjakan pada departemen yang sama. Berdasarkan prakiraan keadaan ekonomi bulan-bulan depan. B1 + B2 > 6 B. masing-masing cabang terakhir pohon keputusan D. B1 + B2 < 6 44. Suatu perusahaan "star" memproduksi 2 jenis peralatan berat (B1 dan B2). Kendala ini dirumuskan sebagai berikut … A. B1 > 0. 20 B1 + 10 B2 = 110 B. B1 < 0. B2 > 0 B.C. Apabila suatu produk B1 dan B2 tidak mungkin diproduksi dalam bilangan yang negatif atau nol produk. Kendala ini bisa dirumuskan A. B2 > 0 D. B2 < 0 C. Tiap B1 memerlukan testing 20 jam dan B2 memerlukan 10 jam. B1 – B2 > 6 C. B1 < 40. 20 B1 + 10 B2 > 110 42. Di dalam produksinya manajer mempertimbangkan untuk mengkombinasikan produksi tertentu agar bisa mempertahankan posisi dalam pasar. dua variabel keputusan B. B2 – B1 > 6 D. serta adanya kendala-kendala serta adanya kendala-kendala yang harus diperhitungkan. Perusahaan memproduksi satu B2 untuk tiap empat buah B1 yang dibuat. 4 – B1 = B2 atau 4/B2 = B1 B. 4 – B2 > B1 atau 4/B1 > B2 D. B1 – 4B2 = 0 atau B1/B2 > 4 43. maka kendala tersebut dirumuskan … A. B1 – 4 B2 < 0 atau B1/4 < B2 C. Batas minimum yang harus dipertahankan (dalam melakukan percobaan terhadap kedua produk) yaitu sebesar 110 jam di departemen A. Penyelesaian masalah linear programming secara grafis dianggap sebagai cara penyelesaian yang mudah bagi masalah yang hanya mempunyai … A. 15 B1 + 17 B2 < 125 D. jumlah dari cabang-cabang terakhir 40. B1 < 40. Produksi B1 perlu 15 jam per unit diproduksi di Departemen D1 dan B2 17 jam. lebih dari tiga variabel keputusan . B2 < 0 45. Namun berapa sebenarnya jumlah/ target B1 dan B2 yang harus diproduksi untuk bulan depan. tiga variabel keputusan D. Rumus kendala ini adalah … A. 20 B1 – 10 B2 > 110 D.

* 53. mana yang merupakan salah satu bentuk persamaan kendala dalam model linear programming … A. Apabila terjadi hal dimana di satu pihak adanya penyelesaian optimal tidak selalu menghabiskan semua jumlah di sebelah kanan dari persamaan kendala yang memakai tanda "kurang dari atau sama dengan" maka apabila hal itu terjadi. B1 = 3. lebih besar 50. minus C. 3B1 + 2B2 + S1 = 25 C. Apabila diketahui persamaan 15 B1 + 17 B2 < 125 dan 30 B1 + 9 B2 < 150. B1 = 2. Apabila diketahui kombinasi produk B1 = 4 dan B2 = 5. plus B. + D. maka masalah tersebut tidak ada penyelesaian. feasible B. A. kemungkinan B. 150 = 150 B. Apabila garis keuntungan mengarah ke sesuatu yang tidak terbatas. dimana persamaan tersebut memakai tanda … A.4 B2 = 6 48. –10 < 0 54. Di bawah ini. 5B1 + 2B2 < 25 B. 4 + 5 > 6 B. = C. Kendala mana yang aktif dari persamaan di bawah ini … A. Masalah ini disebut … A. infeasible 55. B1 = 3. = B. yaitu semua persyaratan kendala terpenuhi. 4 + 5 < 6 47. B1 = 8. Ciri dari variabel slack adalah ditandai oleh … dan terletak di sebelah kiri dari tanda "lebih kecil atau sama dengan" dalam persamaan kendala A. kendala yang ada telah dirumuskan yaitu B1 + B2 > 6. optimal D. + D.3 B2 = 4 C. value 49.46. – C. Apabila terjadi adanya set kendala yang kosong karena tidak ada kombinasi dari variabel keputusan yang secara keseluruhan memenuhi segala kendala yang ada maka hal itu disebut … . – B. 5 – 4 > 6 D. * 52..8 B2 = 4 B. 11 > 5 D. 4 – 5 > 6 C. unbounded C. Berapakah titik penyelesaian optimalnya … A. 4B1 + 5B2 + S > 25 D. slack C. bounded D.4 B2 = 3 D. Suatu persamaan kendala dalam model linear programming adalah selalu aktif. terdapat suatu … A. –4 < 0 C. Di bawah ini mana yang memenuhi kendala tersebut? A. 4B1 + 5B2 – S1 > 25 51. sama dengan D. Persamaan di bawah ini mana yang merupakan ciri dari variabel surplus (diketahui B1 = 3 dan B2 = 5) ..

group brainstorming 66. nominal group teknik B. feasible 56. empat orang C. Cara yang digunakan untuk mengidentifikasikan kekhawatiran dan perhatian dari anggota kelompok . dua/tiga/empat orang 57. lebih efektif D. empat/lima orang B. meningkatkan potensi penyelesaian 60. Menurut penelitian Huber kelompok yang mempunyai kesulitan dalam pemecahan dan memberi kepuasan pada anggotanya. delphi teknik C. delphi teknik C. dua/tiga orang D. unbounded C. group brainstorming C. nominal group teknik B. Di bawah ini merupakan teknik-teknik pembuatan keputusan. merupakan cara yang berbeda 65. keputusan sukar diperoleh C. Perbedaan individual brainstorming dibandingkan dengan group brainstorming adalah … A. boleh melakukan kritik diri sendiri B. dua anggota B. tiga anggota C. pressure judgement 61. empat orang D. bounded B. Salah satu cara pembuatan keputusan di mana seorang manajer menggunakan bawahan/teman kerja untuk menolong mengidentifikasikan penyelesaian alternatif yang kreatif ialah … A. Yang dimaksud dengan synthetic group brainstorming ialah … A. Menurut Huber yang paling efektif kelompok terdiri dari … A. brainstorming B. enam anggota 58. apabila kelompok itu terdiri dari … A. individual brainstorming D. process game B. terdiri dari … A. menurunnya efektivitas B. Tekanan dari kelompok terhadap pendapat dan fakta agar menuruti aliran yang dominan dalam kelompok disebut gejala … A. Yang sering terjadi pendominasian terhadap salah satu anggota kelompok. kecuali … A. lima orang 59. tidak boleh ada ide ekstrem 64. group think C. infeasible D. tiga orang B. menghemat waktu C. kombinasi D. process losses D. Menurut Collin dan Guetzbow makin meningkatnya heterogenitas kelompok akan menyebabkan … A. brainstorming 63. individual brainstorming B. Cara yang digunakan dengan menggunakan kelompok untuk evaluasi awal dari alternatifalternatif suatu keputusan adalah … A. lim anggota D.A. nominal group teknik C. lima/enam orang C. decision teknik D. memudahkan pembinaan hubungan antar-anggota D. decision teknik D. delphi teknik 62.

investment portofolio D. LP Code 74. individual brainstorming D. Dalam sebuah notasi matriks yang disebut dahulu adalah nomor … A. P(t) = P(0) Tt D. E = m * r D. delphi teknik C. Pelayanan yang memakai satu loket disebut juga … A. single channel waiting line D. lokasi angka terendah 69. nominal group teknik B. baris B. E = n * m 70. E = B * A B. jumlah baris kedua matriks sama C. cash balance C. probabilitas transisi 75. group brainstorming 67. probabilitas tetap C. Salah satu prosedur untuk memecahkan persamaan linear dari sistem yang simultan adalah … A. lokasi angka tertinggi D. brainstorming 68.terhadap penyelesaian masalah adalah … A. level account naik D. one-step transition matrix B. nominal group teknik B. dimana setiap kedatangan adalah tidak terpengaruh atas kedatangan yang lain dan tidak dapat diramalkan kapan kedatangan itu . expenditure B. jumlah kolom kedua matriks sama B. Salah satu kunci untuk membantu menemukan harga-harga numerik dari probabilitas tetap adalah persamaan … A. decision teknik D. P(t) = P (t – 1) T B. P(t) = P (t – 1) 73. Banyaknya unit yang tiba pada masa tertentu secara acak. E = n * r C. level investment portofolio turun C. Diketahui matriks A (n * m) dan matriks B (m * r) dan E adalah hasil kali matriks A * B maka … A. level investment portofolio naik 72. level cash account turun B. linear programming 76. Teknik yang digunakan untuk mendapatkan penilaian dari sejumlah pakar adalah … A. Caussian Elimination B. jumlah kolom matriks 1 = jumlah baris matriks 2 71. t-step transition matrix D. double channel waiting line C. delphi teknik C. Pernyataan yang paling tepat mengenai syarat perkalian matriks … A. jumlah baris matriks 1 = jumlah kolom matriks 2 D. multiple channel waiting line B. Salah satu cara menjawab pertanyaan tentang sistem kontrol atau sistem tingkah laku yang tetap adalah … A. P = P T (t – 1) C. Markov Chains C. kolom C. Pendekatan LP digunakan untuk memecahkan probabilitas-probabilitas tetap dalam problem adalah A. Jika expenditure lebih besar dari pada receipts maka … A. Transition Matrix D. single-double channel waiting line 77.

service time distribution B.2485 C. Lq = 0. Lq = 0.9523 truk C.803 C.4285 D. 0. 0. Berapa rata-rata waktu yang dihabiskan sebuah unit dilayani … A. W = 0. L = 0. Apabila diketahui t = 4 truk per jam dan m = 5 truk per jam.2380 C. orang yang masuk belakangan akan keluar lebih dulu disebut … A. Apabila diketahui bahwa suatu alat dapat melayani rata-rata 4 truk per jam ( m = 4). Po = 0. Berapa rata-rata jumlah unit saat antre untuk dilayani … A. Po = 0.3820 86.9253 truk 85. arrival distribution C. FIFA C. probability distribution 78. queue distribution D. L = 0. untuk masing. FOFI C.1 jam. FOFI B. probability distribution C. Wq = 0. LIFO B.akan terjadi. service time distribution C.2379 C.3297 B.5923 truk D. distribusi kedatangan 79.038 .8320 B. Berapa rata-rata jumlah unit di dalam sistem … A.5123 truk C. Istilah untuk orang yang pertama kali antre dan yang pertama kali keluar disebut … A. exponential probability distribution D. FIFO 82.2830 D.9732 80. arrival distribution D. Po = 0.830 D. disebut … A. Suatu supermarket menggunakan dua alat untuk membongkar dan memuat barang-barang yang ada pada truk dan mengoperasikan pelayanan dua loket. Po = 0. W = 0.1235 truk D. Wq = 0. poisson probability distribution B.2593 truk B. FIFA D. FIFO D. L = 0. Berapa probabilitas semua k loket tidak berfungsi dengan baik (k = 2) … A. distribution kedatangan 81.masing petugasnya.8425 84. W = 0.4824 B. Exponential distribution dapat digunakan untuk menggambarkan mengenai … A. 0. Contoh antrean di lift/elevator. 0.308 B. waktu yang dibutuhkan untuk melayani truk-truk tersebut t < 0. Berapa rata-rata waktu yang digunakan sebuah unit di dalam sistem (saat menunggu plus saat pelayanan) … A. Lq = 0.7923 D.1523 truk B. probability distribution B. Untuk menggambarkan secara baik distribusi masa pelayanan digunakan … A. Wq = 0. Lq = 0. LIFO 83.2135 truk 87. W = 0. Berapa probabilitas dari truktruk yang dilayaninya … A. Wq = 0. L = 0.

C. Apabila diketahui biaya operator per jam Rp40.. Rp80. anak panah … A. Berapa total biaya per jam untuk saat tunggu truk dan saat bongkar muat … A. Pw = 0. waktu termungkin D.. Rp38.2285 C. CPM dan Markov Chains C...88. 1950 B.B.000. waktu optimis 98. Pw = 0.C. waktu penyelesaian 99. Pw = 0. Berapa total biaya per jam untuk operator-operatornya … A. Yang merupakan aktivitas kritis suatu proyek adalah … A. CPM biasanya memberikan pilihan-pilihan untuk mengurangi waktu aktivitas dengan jalan … A. Rp29. waktu proyek total D. menambah pekerja sehingga biaya naik 95. Rp21. Apabila diketahui biaya per jam untuk saat tunggu truk Rp25.dan jumlah loket = 2.000. mengurangi pekerja B. Dikembangkan dengan teknik yang sama C. 1965 D. jadwal pekerjaan C..8225 D. menentukan aktivitas spesifik B. menurunkan biaya D.000.90. Apabila aktivitas non-kritis ditunda cukup lama maka … A. PERT dan Markov Chains B.. tidak mempengaruhi jalur kritis D. melakukan feasibility study D. lintasan terpendek C. PERT pertama kali diperkenalkan tahun … A. akan menjadi bagian dari jalur kritis baru C. Pw = 0. jalur kritis akan menjadi lebih singkat .000.000.B. menentukan anggaran C.000. lintasan terpanjang B. Teknik dikembangkan sendiri-sendiri 94. Rp100.5825 89. Berapa probabilitas saat antre untuk dilayani bagi unit yang baru tiba … A. Langkah pertama dalam penjadwalan proyek dalam prosedur PERT/CPM adalah … A. Dalam network PERT dan CPM.D. Rp20.000.dan rata-rata jumlah truk dalam sistem adalah 4. Rp42. arah pekerjaan B. PERT dan CPM dari Markov Chains 92.000.91. menentukan jadwal penyelesaian 96. Rp6... aktivitas D.000. 1960 C.250.2825 B. Yang dapat digunakan untuk mengatasi manajemen proyek adalah … A. waktu pesimis C. tidak bermakna 97. PERT dan CPM D. Manakah pernyataan yang benar tentang PERT dan CPM? A. waktu optimis B. mempunyai kegunaan umum yang berlawanan B. tidak mempengaruhi waktu penyelesaian proyek B. Tujuan pengembangan yang sama D. tidak menambah/mengurangi pekerja C.D. Jalur kritis suatu proyek ditentukan … A. 1970 93.

D 33. waktu slack C. D 51. B 76. A 52. D 17. D C C D C B C D A 21. B 61. A 45. A 66. A 25. D 99. A 10. 2. A 50. A 96. A 18. A 44. A 72. B 100. B 53. A 98. B 49. A 54. A 24. D 57. 9. A 13. D 92. D 39. B 85. C 27. A 48. C 41. D 91. D 42. D 16. C 22. A 69. B 43. 7. A 11. B 23. A 31. A 97. D 82. A 81. B 59. D 60. C 90. D 71. A 73. D 95. 4. C 64. C 38. A 47. D 14. 5. C 84. C 79. 6. 3. B 89. D 15. aktivitas pada jalur non kritis D. A . D 63. A 67. B 70. D 94. C 36. C 58. A 65. C 77. A 46. A 78. C 56. B 12. A 68. A 87. D 30. B 86. D 26. B 20. 8. aktivitas pada jalur kritis B. B 40. C 75. D 34. B 32. B 29. D 83. perkiraan waktu finish Kunci Jawaban : 1. B 35. C 62.100. A 19. Yang digunakan oleh prosedur PERT untuk menentukan perubahan-perubahan pada waktu penyelesaian proyek adalah perubahan-perubahan … A. D 88. B 55. A 74. A 93. A 80. A 28. D 37.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful