P. 1
Makalah Kecepatan Linear

Makalah Kecepatan Linear

|Views: 279|Likes:
Published by Marsel Kali
post by marsel kali
post by marsel kali

More info:

Published by: Marsel Kali on Apr 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/19/2015

pdf

text

original

1

I. J UDUL: KECEPATAN LINEAR
II.TUJ UAN:
Adapun tujuan penulisan laporan ini adalah :
 Menentukan nilai kecepatan linear dengan metode persamaan garis lurus dan
metode regresi linear

III. DASAR TEORI
Kecepatan linier adalah perubahan jarak per satuan waktu. Rumusnya, v =d / t, dengan v
adalah kecepatan linier, d adalah jarak, dan t adalah waktu. Misal sebuah mobil berpindah sejauh
30 m dalam satu garis lurus dalam waktu 12 detik, maka kecepatan liniernya adalah 30/12 =2.5
m/s. perhatikan bahwa rumus ini hanya berlaku jika jarak yang ditempuh adalah berupa garis
lurus, jika mobil berbelok dalam 30 m itu, maka rumus itu tidak berlaku. Dan angka 2.5 m/s itu
adalah kecepatan linier rata-rata (karena mustahil mobil melaju dengan kecepatan tetap dalam
jarak tersebut). Gerak Melingkar Beraturan (GMB) adalah gerakan dalam lintasan berbentuk
lingkaran dengan percepatan sudut tetap.
Beberapa lambang yang biasa ditemukan dalam GMB antara lain :


Frekuensi (f) dan periode (T) dalam GMB :





2

Dengan keterangan:

Frekuensi =banyaknya putaran/waktu.

Periode =waktu/banyaknya putaran.

Rumus Kecepatan Sudut (ω)





Keterangan:
ω = Kecepatansudut(rad/s)
f =frekuensi(Hz)
T =periode(s)
π =3,14atau22/7atautetap/tidakdigantiangka


Hubungan Kecepatan Sudut dan Kecepatan Linear :



Keterangan:
ω= Kecepatansudut(rad/s)
v =Kecepatanlinear(m/s)
r =jari-jari lintasan (m)

Percepatan dan Gaya Sentripetal :


percepatan sentripetal merupakan percepatan benda menuju pusat lingkaran....adanya percepatan
ini menimbulkan gaya sentripetal.


3

Benda Yang Diputar Horizontal


mempunyai kecepatan maksimum (vmaks) yang dibatasi oleh tegangan tali maksimum (Tmaks)
agar talinya tidak sampai putus.



AyunanKerucut (Konis)


Rumus-rumus dalam ayunan kerucut :


Kelajuan maksimum agar kendaraan membelok dengan baik


Sudut Kemiringan J alan pada Belokan :


penggunaan rumus diatas ketika yang diketahui atai yang ditanyakan adalah kecepatan
liniernya....namun bila yang diketahui adalah kecepatan sudutnya maka bagian rumus dibawah
ini berubah menjadi....

4


pada pembahasan selanjutnya kecepatan yang dipakai adalah kecepatan linear......bila ada soal
yang menggunakan kecepatan sudut cukup mengganti bagian yan ditampilkan di atas.

Gerak Melingkar Vertikal pada Seutas Tali

coba kalian perhatikan gaya2 yang bekerja pada bandul di setiap titiknya.....bila menuju pusat
lingkaran bernilai positif sedangkan yang menjauhi pusat bernilai negatif. pada setiap titik
tegangan tali (T) selalu menuju pusat lingkaran...sehingga harganya selalu ditulis positif.
Kemudian berat bandul di titik A berarah menjauhi pusat lingkaran sehingga bernilai negatif,
berat bandul di titik B tegak lurus dengan tali sehingga tidak memengaruhi besarnya tegangan
tali atau bernilai nol (0) dan titik C berat bandul menuju pusat lingkaran sehingga bernilai
positif.....dengan melihat pengaruh berat benda pada titik sembarang....misalnya titik P.....terlihat
berat benda yang mempengaruhi tegangan tali sesuai dengan perkalian berat bandul dengan nilai
Cos sudut dengan acuan titik A....penggabungan besarnya tegangan dan pengaruh berat bandul
setara dengan gaya sentripetal benda (Fs).


maka tegangan tali dapat kita cari dengan memindahkan pengaruh berat benda ke ruas kanan.....


kedua rumus di atas sebenarnya sama persis....hanya terjadi peruraian rumus saja terserah yang
akan kalian hafal yang mana...bila sudah tahu prinsipnya sebenarnya tidak harus dihafal.
sedangkan rumus2 khusus di beberapa titik sebagai berikut :

.


5

Kelajuan adalah perubahan kedudukan benda setiap satuan waktu. Kelajuan benda merupakan
besaran skalar. Kelajuan pada gerak melingkar juga dapat dinyatakan kelajuan linier dan
kelajuan anguler. Kelajuan linier disimbulkan dengan lambang v sedangkan kelajuan anguler
dilambangkan dengan simbul (omega).
Berikut ini adalah sebuah bola yang mula-mula berada pada posisi S
0
kemudian bergerak ke
posisi S
t
. Apabila waktu yang diperlukan untuk berpindah dari posisi awalke posisi akhir adalah t



detik, maka kelajuan linier benda dapat dinyatakan sebagai verikut .
Sedangkan benda di bawah ini, mula-mula berada pada posisi awal
0
kemudian dalam waktu t
detik berpindah ke posisi
0
. Kelajuan sudut dari benda ini dapat dinyatakan sebagai berikut.



Telah kita ketahui kelajaun benda yang bergerak melingkar adalah tetap. Bagaimanakah
kecepatannya, apakah juga tetap?.
Kecepatan merupakan besaran vektor, selain ditentukan oleh besar juga ditentukan arahnya. Dari
animasi berikut, anda dapat melihat bahwa arah dari kecepatan linier adalah selalu tegak lurus
jari-jari lingkaran. Arah kecepatan ini setiap saat selalu berubah selalu berubah. Sehingga
kecepatan linier benda bergerak melingkar beraturan tidak bersifat tetap.





6

IV.METODE EKSPRIMEN
 Alat dan Bahan :

Alat dan bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah:

1. Bola kecil.
2. Tali dengan panjang yang berbeda(5,10,15,20)cm.


 ANALISIS RUMUS:

Analisis rumus dengan metode grafik lurus:

Persamaan dasar




Keterangan:
ω = Kecepatansudut(rad/s)
T =periode(s)
π =3,14atau22/
v =Kecepatanlinear(m/s)
R = jari-jari lintasan (m)
Metode kerja




7

Sehingga di peroleh nilai

Persamaan ini bernilai sama dengan persamaan garis lurus , y =bx

Analisis rumus dengan metode regresi linear


Σ Y =Σ a - bΣ xi
Σ yi =Na - bΣ xi
Σ yixi=aΣ xi - bΣ xi


_
y
ì
x
ì
y
ì
_ = _
−N x
ì
−x
ì
x
ì
2
_
Pcncntuon niloi o Jon b Jcngon mctoJc Jctcrminon motriks
D=_
−N ∑x
ì
−∑x
ì
∑x
ì
2
_
D=− N ∑x
ì
2
+ (∑x
ì
)
2

 Menentukan Nilai a
D
a
=_
−N ∑y
ì
−∑x
ì
∑x
ì
y
ì
_
D
a
= −N∑x
ì
y
ì
+∑x
ì
∑y
ì



o o =
Ð
c
Ð

o o =
-N ∑X
i
¥
i
+∑X
i
∑¥
i
-N∑X
i
2
+(∑X
i
)
2


8



 Menentukan Nilai b
D
b
=_
∑x
ì
∑y
ì
∑x
ì
2
∑x
ì
y
ì
_
D
b
= ∑x
ì
∑x
ì
y
ì
−∑x
ì
2
∑y
ì


o b =
Ð
b
Ð

o b =
∑X
i
∑X
i
¥
i
-∑X
i
2
∑¥
i
-N∑X
i
2
+(∑X
i
)
2



 o
ˈ
=
-N ∑X
i
¥
i
+∑X
i
∑¥
i
-N∑¥
i
2
+(∑¥
i
)
2


 b =
∑¥
i
∑X
i
¥
i
-∑¥
i
2
∑X
i
-N∑¥
i
2
+(∑¥
i
)
2

 Menentukan Koefisien Korelasi

r = √ooˈ
r =
N ∑xiyi − ∑xi ∑yi
{(−N ∑xi
2
+ (∑xi)
2
}
1
2
,
{(−N ∑yi
2
+ (∑yi)
2
}
1
2
,


V.PROSEDUR KERJ A
Adapun prosedur kerja yang perlu dilakukan yaitu sebagai berikut:
 Disiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan eksperimen
 Di ikat tali 5cm pada bola(massa bola tidak di perhitungkan), putar bola tersebut
sebanyak 10 kali dan catat waktu yang di tempuh bola tersebut.
 Mengganti panjang tali(R)dengan (10,15,20,25)cm,dan hitung waktu yang ditempuh
bola selama 10 putaran.



9


VI.DATA PERCOBAAN
 DATA UNTUK METODE GRAFIK LURUS

 DATA UNTUK METODE REGRESI LINEAR




10

VII.PEMBAHASAN
Pada percobaan ini di peroleh nilaikecepatan linear berdasarkan metode grafik lurus dan metode
regresi linear adalah: (: ±∆: =1.02±0.1830)m/ s.
Hal-hal yang mempengaruhi perubahan kecepatan linear pada percobaan ini yaitu:
1. Panjang tali (R)
Panjang tali pada percobaan ini dinyatakan sebagai variabel bebas (x). Perubahan nilai R tentu
akan mempengaruhi besar nilai kecepatan linear (V). Hal ini sesuai dengan formulasinya:

Dengan n =jumlah putaran(dalam percobaan ini n =10 putaran).
Berdasarkan rumus diatas dapat diketahui semakin besar nilai R maka semakin besar pula nilai t
begitu juga sebaliknya sehingga hubungan antara R dan t adalah berbanding lurus.
2. Waktu berayun (t).
J ika panjang tali pada percobaan diubah-ubah maka pengukuran waktu dengan jumlah putaran
yang konstan akan berubah-ubah.karena nilai waktu( t) bergantung pada prubahan nilai panjang
tali(R)sehingga pada percbaan ini waktu(t) dijadikan sebagai variabel terikat (y)
Grafik percobaan
 Grafik lurus



11

 Grafik regresi linear


Pada percobaan diambil panjang tali(R)sebagai variabel bebas karena panjang tali(R) merupakan
variabel yang mempengaruhi variabel (t),nilai waktu bergantung pada nilai R. koefesien regresi
yang di dapat ialah 0,99 .Ini menunjukkan bahwa data yang saya ambil sangat bagus.

VIII.KESIMPULAN
1. Berdasarkan hasil perhitungan maka dapat di simpulkan bahwa nilai kecepatan linear
percobaan baik dengan metode grafik lurus dan metode regresi linear adalah :










S = 0.24899799
r = 0.99920305
X Axis (uni ts)
Y

A
x
i
s

(
u
n
i
t
s
)
0.0 4.6 9.2 13.8 18.3 22.9 27.5
0
.0
0
2
.7
1
5
.4
3
8
.1
4
1
0
.8
5
1
3
.5
7
1
6
.2
8
12

IX.DAFTAR PUSTAKA
http://edukasi.net/index.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Materi%20Pokok/view&id=1
40&uniq=1287.
http://mediabelajaronline.blogspot.com/2010/04/gerak-melingkar-beraturan-gmb.html.
http://sidikpurnomo.net/pembelajarafisika/gerak-melingkar.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kecepatan_sudut.hmtl.
http://id.wikipedia.org/wiki/Percepatan_sudut.


















13

X .LAMPIRAN
Persamaan dasar



Keterangan:
ω = Kecepatansudut(rad/s)
T =periode(s)
π =3,14atau22/
v =Kecepatanlinear(m/s)
R = jari-jari lintasan (m)
Metode kerja





Sehingga di peroleh nilai

Persamaan ini bernilai sama dengan persamaan garis lurus , y =bx


14




V = 1.02 m/s



∆: =0.183 m/ s
: ±∆: =(1.02±0.183)m/s





15


Penentuan nilai gradient grafik(b) menggunakan metode persamaan grafik
lurus:




b = 0.61 s/cm




b
1
=







b
2
=0, 82 s/cm

16




Perhitungan titik potong grafik pada sumbu vertical:
Y =bx
Maka a=0
Persamaan grafiknya:
Y =0.61x
J ika x =2.5
Maka nilai y =1.525





17

Nilai gradient dengan metode regresi linear:

Karena nilai gradient(b) nya sama maka nilai ∆b =








18

Koefisien regresi dari percobaan ini adalah:


r = 0.99






You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->