P. 1
Pengertian Promosi Kesehatan

Pengertian Promosi Kesehatan

|Views: 232|Likes:
Published by Ocy Smile

More info:

Published by: Ocy Smile on Apr 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2015

pdf

text

original

A.

Pengertian Promosi Kesehatan WHO pada awal tahun 1980 menyimpulkan bahwa pendidikan kesehatan tidak mampu mencapai tujuannya, apabila hanya memfokuskan pada upaya-upaya perubahan perilaku saja. Promosi kesehatan harus mencakup pula upaya perubahan ( fisik, social budaya,politik, ekonomi, dan sebagainya.) sebagai penunjang atau pendukung perubahan perilaku tersebut sebagai perwujudan dari perubahan konsep promosi kesehatan ini secara organisasi structural, maka pada tahun 1984, Devisi Pendidikan Kesehatan ( Health education ) dalam WHO diubah menjadi Devisi Promosi dan Pendidikan Kesehatan ( Devition On Health Promotion and Education ) . Sekitar 16 tahun kemudian , awal tahun 2000 Depkes RI baru dapat emnyesuaikan konsep WHO dengan mengubah Pusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat / PKM menjadi Direktorat Promosi Kesehatan kemudian berubah menjadi Pusat Promosi Kesehatan . WHO telah merumuskan : “Health promotion is the process of enabling people to increase control over, and improve, their health. To reach a state of complete physical, mental, and social, wellbeing, and individual and group must be able to identify and realize aspirations ,to satisty needs, and to change or cope with the environment” ( Ottawa Charter 1986 ). Dari kutipan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa promosi kesehatan adalah proses untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Selain itu untuk mencapai derajat kesehatan yang empurna baik fisik , mental, social, maka masyarakat harus mampu mengenal dan mewujudkan aspirasinya, kebutuhannya dan mampu mengubah atau mengatasi lingkungannya ( lingkungan fisik, social budaya, dan sebgainya ). Menurut Australian Health Foundation , promosi kesehatan itu adalah progam yang didesain untuk membawa “ perubahan” individu, organisasi, komunitas, dan lingkungannya. Dari dua kutipan di atas dapat disimpulkan bahwa promosi kesehatan tidak hanya mengaitkan diri pada peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik kesehatan saja, tetapi juga meningkatkan atau memperbaiki lingkungan dalam rangka memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka. Promosi kesehatan adalah tentang meningkatkan status kesehatan dari individu dan komunitas. Terlalu sering kata promosi bila digunakan dalam konteks promosi kesehatan. Dikaitkan dengan penjualan ( sales) dan periklanan ( advertising ) dan dipandang sebagai pendekatan propaganda yang didominasi oleh penggunaan media massa.

Inti pengertian pemberdayaan masyarakat merupakan strategi untuk mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat. melemahnya pasar-pasar lokal/tradisional karena dipergunakan untuk memasok kebutuhan perdagangan internasional. lembaga swadaya masyarakat. Pertama. sumberdaya manusia yang lemah. maka kemitraan KPM dan pemerintahan desa perlu didorong untuk bersama-sama melakukan pemberdayaan . pendidikan. Berbuat secara mandiri bukan berarti lepas dari tanggungjawab negara. Kemiskinan dapat dilihat dari indikator pemenuhan kebutuhan dasar yang belum mencukupi/layak. Masyarakat yang mandiri sebagai partisipan berarti terbukanya ruang dan kapasitas mengembangkan potensikreasi. TUGAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan oleh banyak elemen: pemerintah. pemberdayaan dimaknai dalam konteks menempatkan posisi berdiri masyarakat. Pemberian layanan publik (kesehatan. atau oleh organisasi masyarakat lokal sendiri. dinyatakan bahwa pemberdayaan masyarakat adalah suatu strategi yang digunakan dalam pembangunan masyarakat sebagai upaya untuk mewujudkan kemampuan dan kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat. transportasi dan seterusnya) kepada masyarakat tentu merupakan tugas (kewajiban) negara secara given. berbangsa dan bernegara (Pasal 1 . mengontrol lingkungan dan sumberdayanya sendiri. kesehatan. Dalam hal pada setiap desa telah terbentuk KPM. Proses pemberdayaan bisa berlangsung lebih kuat. Permendagri RI Nomor 7 Tahun 2007 tentang Kader Pemberdayaan Masyarakat. 2002). kewenangan untuk membuat kerangka legal. memperkuat posisi tawar menawar masyarakat lapisan bawah terhadap kekuatan-kekuatan penekan di segala bidang dan sektor kehidupan (Sutoro Eko. aktoraktor masyarakat sipil. komprehensif dan berkelanjutan bila berbagai unsur tersebut membangun kemitraan dan jaringan yang didasarkan pada prinsip saling percaya dan menghormati (Sutoro Eko. menyelesaikan masalah secara mandiri. 2002). 2002).KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Pemberdayaan sebagai proses mengembangkan. partai politik. 2004). lembaga donor. kebijakan untuk pemberian layanan publik. Dengan perkataan lain masalah keterbelakangan menyangkut struktural (kebijakan) dan kultural (Sunyoto Usman. Birokrasi pemerintah tentu saja sangat strategis karena mempunyai banyak keunggulan dan kekuatan yang luar biasa ketimbang unsur-unsur lainnya: mempunyai dana. melainkan dalam posisi sebagai subyek (agen atau partisipan yang bertindak) yang berbuat secara mandiri. perguruan tinggi. dan transportasi. memandirikan. papan. aparat yang banyak. ayat (8) ). mencakup pangan. pakaian. Konsep pemberdayaan (masyarakat desa) dapat dipahami juga dengan dua cara pandang. perumahan. dan lain-lain. menswadayakan. pendidikan. terbatasnya akses pada tanah padahal ketergantungan pada sektor pertanian masih sangat kuat. Sedangkan keterbelakangan. Kebutuhan dasar itu. dan ikut menentukan proses politik di ranah negara. Masyarakat ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dan pemerintahan (Sutoro Eko. pers. Posisi masyarakat bukanlah obyek penerima manfaat (beneficiaries) yang tergantung pada pemberian dari pihak luar seperti pemerintah. misalnya produktivitas yang rendah. TUJUAN DAN STRATEGI CARA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Tujuan pemberdayaan masyarakat adalah memampukan dan memandirikan masyarakat terutama dari kemiskinan dan keterbelakangan/kesenjangan/ketidakberdayaan.

2002. Pemberdayaan Masyarakat Desa. maka kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam pembangunan akan dapat terwujud. keteladanan pemimpim (elit lokal). Yogyakarta : Pustaka Pelajar.2004. berfungsi secara efektif pemerintahan desa (sistem politik lokal). Ketika kemitraan mampu mendorong percepatan kemapanan ekonomi masyarakat. 2005). Materi Diklat Pemberdayaan Masyarakat . Sutoro Eko. dan partisipasi aktif masyarakat (lihat Kutut Suwondo.masyarakat. Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Sunyoto Usman.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->