P. 1
Algoritma Dan Flowchart

Algoritma Dan Flowchart

|Views: 47|Likes:
Published by Heri Setiawan

More info:

Published by: Heri Setiawan on Apr 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2013

pdf

text

original

TUGAS 5 ALGORITMA DAN FLOWCHART BRESENHAM, DDA, DAN MIDPOINT

Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Grafika Komputer semester IV

Dosen Pembimbing: Muhammad Faisal, M.T

Oleh: Rizky Izatul L.R (10650028) Kelas : A

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2012

sehingga hanya titik y pertama yang perlu dilakukan operasi secara lengkap.y1). 2. Perbaikan algoritma ini ternyata tidak menghasilkan perbaikan yang cukup siginifikan.  Langkah-langkah: 1.bila pk <0. dihitung dari nilai y sebelumnya. 4. dan Pk+1 = Pk+2dybila tidak.>k+1. maka titik selanjutnya adalah (xk+1. Perbaikan berikutnya dilakukan dengan cara menghilangkan operasi bilangan riel dengan operasi bilangan integer. Tentukan salah satu titik di sebelah kiri sebagai titik awal.yk+1). Hitung dx. Algoritma Bressenham Tujuan dari algoritma Bressenham ini adalah untuk menghindari pembulatan nilai seperti pada algoritma DDA. yaitu (x 0. terutama pada penambahan dan pengurangan. dimulai dengan k=0. nilai y kedua dan seterusnya. 3. sampai x = x1 dan y = y1.2dx dan 2dy-2dx. Pada algoritma bresenham. Untuk setiap Xk sepanjang jalur garis. Ulangi langkah no 5 untuk menentukan posisi pixel selanjutnya. Tentukan dua titik yang akan dihubungkan dalam pembentukan garis. Operasi bilangan integer jauh lebih cepat dibandingkan dengan operasi bilangan riel.y0) dan titik lainnya sebgai titik akhir (x1.  Flowchart . Hitung parameter P0 = 2dy-dx 5. yk). dan Pk+1 = Pk+2dy-2dx 6.dy.ALGORITMA DAN FLOWCHART 1.

y1).x++ maka titik selanjutnya adalah (xk+1. dan pk+1=pk+2dy YES pk < 0 NO maka titik selanjutnya adalah(xk+1. Pada garis lurus.y0) dan titik lainnya sebagai titik akhir(x1. Algoritma DDA Algoritma DDA bekerja bekerja atas dasar penambahan nilai x dan nilai y.x<x1.dy.start Tentukan salah satu titik di sebelah kiri sebagai titik awal yaitu(x0.yk). suatu garis dapat . turunan pertama dari x dan y adalah konstanta. Hitung dx. yk+1). Sehingga untuk memperoleh suatu tampilan dengan ketelitian tinggi.2dx dan 2dy2dx Hitung parameter :p0=2dydx For x=x0. dan pk+1=pk+2dy2dx Keluaran titik Next x Finish 2.

3.Y1). dengan besaran dengan nilai yang sangat kecil. Hitung Dx dan DyDx = X1-X0 dan Dy = Y1 – Y0 4.Kondisi ideal ini sukar dicapai. Bandingkan Abs(Dx) dan Abs(Dy)Jika Abs(Dx) > Abs(Dy) makaSteps = Abs(Dx) bila tidak Steps = Abs(Dy) 5. yaituX+X_incrementY+Y_increment 7. 8. 6. Y = Y1  Flowchart . Hitung penambahan koordinat pixel. Tentukan 2 buah titik. karenanya pendekatan yang mungkin dilakukan adalah berdasarkan piksel-piksel yang bisa dialamati/dicapai atau melalui penambahan atau pengurangan nilai x dan y dengan suatu besaran dan membulatkannya ke nilai integer terdekat. danY_increment = dy/steps. Tentukan yang menjadi titik awal (X0.  Langkah-langkah 1.Y0) dan titik akhir (X1.dibangkitkan dengan menambah nilai x dan y masing-masing sebesar eΔx dan eΔy. Posisi pixel ditentukan dengan pembulatan nilai koordinat tersebut. 2. Ulangi langkah 6 dan 7 untuk posisi selanjutnya sampai X = X1. yaitu:X_increment = dx/steps. Koordint selanjutnya.

y+y_increment) Posisi pixel pada layar ditentukan dengan pembulatan nilai koordinat tersebut Keluaran titik Next Finish .x<x1.START Tentukan salah satu titik sebagai awal(x0.y0) dan titik akhir(x1.x++ Koordinat selanjutnya (x+x_increment. dan y_increment=dy/langkah For x=x0.y1) Hitung dx=x1x0. dan dy= y1y0 Absolut dari dy No Absolut dx>absolut dy Yes Absolut dari dx Hitung penambahan koordinat pixel yaitu x_increment=dx/langkah.

Gerakkan setiap posisi pixel(x. Bressenham mengembangkan generator lingkaran yang cukup efisien.yk) dan Pk+i=Pk+2xk+i+1  Bila tidak. Tentukan nilai awak k=0 untuk setiap posisi xk berlaku sebagai berikut:  Bila Pi<0. maka titik selanjutnya adalah (xk+i. Ulangi langkah ke-3 sampai 5. Algoritma ini diturunkan dari algoritma Midpoint untuk pembentukan garis.  Langkah langkah untuk membentuk lingkaran algoritma Circle Midpoint: 1. Algoritma yang digunakan membentuk semua titik berdasarkan titik pusat dengan penambahan semua jalur sekeliling lingkaran. Algoritma MidPoint Algoritma Lingkaran Midpoint juga disebut algoritma lingkaran Bressenham.yc) dan tentukan nilai koordinat: 6. dan menggunakan CirclePoints untuk menampilkan titik dari seluruh lingkaran. sehingga x>=y .y) pada garis melingkar dari lingkaran dengan titik pusat (xc. Tentukan titik simetris pada ketujuh oktan yang lain 5.3. yaitu oktan kedua dari x=0 ke x=R/Ö2. Dalam hal ini hanya diperhatikan bagian 45’ dari suatu lingkaran. maka selanjutnya adalah 4. Tentukan radius r dengan titik pusat lingkarang(xc. Hitung nilai dari parameter 3.yc) kemudian diperoleh 2.

y) pada garis melingkar dari lingkaran dengan titik pusat (xc.yk))dan Pk+1=Pk+2xk+1+1 maka selanjutnya adalah(xk+1. Flowchart start Tentukan radius r dengan titk pusat lingkaran(xc.x<y.x++ yes Bila Pk< 0 no titik selanjutnya adalah (xk+1.yc) kemudian diperoleh (x0.y0)=(0.r) Hitung nilai dari parameter P0=5/4r For x=x0. dan Pk+1=Pk+2xk+1+12yk+1 Tentukan titik simetris pada ketujuh oktan yang lain Gerakkan setiap posisi pixel(x.yc) tentukan nilai koordinat: x=x+xc y=y+yc c c Next Keluaran titik Finish .yk-1).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->