P. 1
Standar Kompetensi Perawat

Standar Kompetensi Perawat

4.0

|Views: 1,535|Likes:
Published by Ja Ya

More info:

Published by: Ja Ya on Apr 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/04/2014

pdf

text

original

STANDAR KOMPETENSI PERAWAT INDONESIA

-Tahun 2005-

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Pengurus Pusat PPNI, Sekretariat: Jl.Mandala Raya No.15 Patra Kuningan Jakarta Tlp: 62-21-8315069 Fax: 62-21-8315070 Email: dppppni@yahoo.com, Web; http://www.inna-ppni.or.id

Standar Kompetensi Perawat Indonesia- DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui; http://www.inna-ppni.or.id 1

Daftar isi

Bab I : Pendahuluan A. Latar Belakang B. Tujuan C. Pengertian dan Ruang lingkup Keperawatan D. Dasar-dasar Hukum

Bab II : Standar Kompetensi Perawat Indonesia A. Pengertian B. Ranah dan Unit Kompetensi C. Skema Kerangka kerja kompetensi D. Daftar Unit dan Kodifikasi Kompetensi E. Final Draf Jenis Kompetensi Implementasi (Ners dan Ners Spesialis)

Bab III: Penutup

Daftar Pustaka

Standar Kompetensi Perawat Indonesia- DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui; http://www.inna-ppni.or.id 2

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Kesehatan sebagai hak asasi manusia harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat. Pelayanan keperawatan merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan ditujukan kepada individu, kelompok dan masyarakat yang memiliki masalah fisik, mental maupun sosial di berbagai tatanan pelayanan kesehatan.

Kesehatan sebagai hak asasi manusia merupakan tanggung jawab pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya kesehatan melalui penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang

berkualitas dan terjangkau. Persatuan Perawat Nasional (PPNI) adalah organisasi profesi yang merupakan bagian dari elemen masyarakat turut berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.

UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan Pasal 32 ayat (4) menyebutkan bahwa; Pelaksanaan pengobatan dan atau perawatan berdasarkan ilmu kedokteran dan atau ilmu keperawatan, hanya dapat dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu. Pasal 53, ayat (1) juga menyebutkan bahwa tenaga kesehatan berhak memperoleh perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas sesuai dengan profesinya. Pasal 53, ayat (2) menyebutkan bahwa tenaga kesehatan dalam melakukan tugasnya berkewajiban untuk mematuhi standar profesi dan menghormati hak pasien.

Standar Kompetensi Perawat Indonesia- DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui; http://www.inna-ppni.or.id 3

Era globalisasi dalam lingkup perdagangan bebas antar negara. ketidakmauan dan ketidaktahuan klien dalam memenuhi kebutuhan dasar yang terganggu baik aktual maupun potensial. http://www. spiritual dan kultural yang diberikan kepada klien karena ketidakmampuan. B. Pelayanan keperawatan merupakan sektor pelayanan jasa yang harus mengikuti perkembangan global. psikologis. Untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas sesuai dengan tuntutan pasar kerja atau dunia usaha dan industri maka perlu ada standar profesi agar terwujud hubungan timbal balik yang positif. Standar Profesi disusun oleh organisasi profesi dan disyahkan oleh pemerintah untuk dapat diberlakukan secara nasional maupun untuk kepentingan internasional. Tanggungjawab ini bersifat universal. membawa dampak ganda.or.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. di satu sisi membuka kesempatan kerjasama yang seluas-luasnya disisi lain membawa dampak pesaingan yang cukup ketat. mencegah penyakit. b.inna-ppni. Pedoman bagi perawat dalam menjalankan peran profesinya. 2. Fokus keperawatan adalah respons klien terhadap penyakit. Tujuan Khusus Standar Profesi Perawat Indonesia digunakan sebagai: a. Oleh karena itu tantangan utama saat ini dan masa mendatang adalah meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif di sektor keperawatan. Tujuan 1. Standar profesi ini juga dapat digunakan oleh pemerintah dalam mengembangkan kebijakan secara makro. Tanggungjawab perawat yang sangat mendasar adalah meningkatkan kesehatan.Pelayanan keperawatan adalah bentuk pelayanan fisiologis. Pedoman bagi pemerintah untuk pengambilan kebijakan berkaitan dengan peran perawat dalam pembangunan kesehatan nasional. pengobatan dan lingkungan. Standar Kompetensi Perawat Indonesia.id 4 . Tujuan Umum Tujuan ditetapkan standar profesi perawat Indonesia untuk memastikan masyarakat menerima pelayanan dan asuhan keperawatan yang kompeten dan aman. memulih kan dan mengurangai penderitaan. sosial.

Perawat vokasional adalah seseorang yang mempunyai kewenangan untuk melakukan praktik dengan batasan tertentu dibawah supervisi langsung Standar Kompetensi Perawat Indonesia.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. Pengertian dan Ruang Lingkup Keperawatan 1. C. didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan ditujukan kepada individu. Perawat adalah seseorang yang telah menyelesaikan program pendidikan keperawatan baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia. Asuhan keperawatan adalah proses atau rangkaian kegiatan pada praktik keperawatan baik langsung atau tidak langsung diberikan kepada sistem klien di sarana dan tatanan kesehatan lainnya. Pengertian a. teregister dan diberi kewenangan untuk melaksanakan praktik keperawatan sesuai dengan peraturan perundangundangan.c. http://www. Asuhan keperawatan langsung adalah tindakan mandiri perawat. d. Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan.inna-ppni.or. acuan bagi institusi pendidikan dalam menyusun kurikulum. yaitu tindakan yang ditetapkan oleh perawat secara mandiri atas dasar justifikasi ilmiah keperawatan dalam memenuhi kebutuhan dasar pasien. d. acuan bagi industri atau dunia usaha kesehatan dalam menentukan kebutuhan tenaga maupun pengembangan karier perawat. dan masyarakat baik sehat maupun sakit yang mencakup seluruh proses kehidupan manusia. sedangkan asuhan keperawatan tidak langsung yaitu tindakan kolaborasi yang merupakan tindakan dari hasil konsultasi dengan profesi kesehatan lain dan atau didasarkan pada keputusan pengobatan oleh tim medik c. kelompok. b.id 5 . dengan menggunakan pendekatan ilmiah keperawatan berdasarkan kode etik dan standar praktik keperawatan. keluarga.

individu.inna-ppni. Ners Konsultan adalah seseorang yang telah menyelesaikan program pendidikan pasca sarjana (S3) dan atau ditambah dengan pendidikan spesialis keperawatan 2.or. i. Ners adalah seseorang yang telah menyelesaikan program pendidikan sarjana di tambah dengan pendidikan profesi (Ners). h. ners spesialis dan ners konsultan. http://www.id 6 . bekerja secara otonom dan berkolaborasi dengan yang lain dan telah menyelesaikan program pendidikan profesi keperawatan. terdiri dari ners generalis. masyarakat dalam menyelesaikan masalah kesehatan Standar Kompetensi Perawat Indonesia. pengelola keperawatan dan atau kesehatan.maupun tidak langsung oleh Perawat Profesional dengan sebutan Licensed Vocational Nurse (LVN) e. Praktik Keperawatan Perawat dalam melakukan berperan sebagai pelaksana keperawatan. keluarga. Perawat professional adalah tenaga professional yang mandiri. Dalam melaksanakan (kolaborasi). Klien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada perawat. Ners Spesialis adalah seseorang yang telah menyelesaikan program pendidikan pasca sarjana (S2) dan atau ditambah pendidikan spesialis keperawatan1. g.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. selanjutnya disebut Registered Nurse (RN) f. 2. pendidik dan peneliti. Jika telah lulus uji kompetensi yang dilakukan oleh badan regulatori yang bersifat otonom. tugasnya berfungsi secara mandiri dan kerjasama Praktik keperawatan diberikan melalui asuhan keperawatan untuk klien.

or. Praktik keperawatan diselenggarakan dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang dinamis dan siklik meliputi pengkajian. observasi keperawatan. standar kompetensi.sederhana dan kompleks.id 7 . pelaksanaan dan evaluasi pada klien dengan berbagai kondisi. Pengkajian keperawatan dilakukan secara komprehensif ditujukan untuk mengenali masalah kesehatan yang dihadapi klien dan penyebab timbulnya masalah tersebut. http://www. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Tindakan mandiri keperawatan antara lain adalah tindakan terapi keperawatan. Pelaksanaan praktik keperawatan dilakukan oleh perawat/ners dengan tingkat kewenangan yang sesuai.inna-ppni. Dikenalinya masalah dan penyebabnya dengan tepat akan mendasari penyusunan rencana penanggulangannya agar efektif dan efisien. Advokasi dan edukasi dalam rangka penyelesaian masalah kesehatan melalui pemenuhan kebutuhan dasar manusia dalam upaya memandirikan klien serta mengatasi masalah kesehatan sesuai dengan program pemerintah. Rencana tindakan keperawatan dibuat berdasarkan kebutuhan klien. perencanaan. Asuhan keperawatan dapat dilakukan melalui tindakan keperawatan mandiri dan atau kolaborasi dengan tim kesehatan dan atau dengan sektor terkait lain. terapi komplementer. Tindakan kolaborasi keperawatan dengan tim kesehatan lainnya atau dengan sektor terkait lain antara lain adalah pengembangan dan pelaksanaan program kesehatan lintas sektoral untuk peningkatan kesehatan individu. baik sehat maupun sakit serta lingkungan yang mempengaruhinya. nasehat. pendidikan dan etik.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. Praktik keperawatan dapat diberikan di sarana kesehatan dan praktik mandiri keperawatan. serta harus berpedoman pada standar profesi yang meliputi. praktik. Pelaksanaan praktik keperawatan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama antara klien dan keluarganya dengan perawat. konseling. keluarga dan masyarakat. penyuluhan kesehatan. perencanaan terhadap upaya penyembuhan dan pemulihan kesehatan klien bersama dengan tenaga profesi kesehatan lain.

meningkatnya pengetahuan dan atau keterampilan kesehatan serta meninggalnya klien dengan damai dan bermartabat. Jenis dan Jenjang Pendidikan Keperawatan Pendidikan keperawatan di Indonesia mengacu kepada Undang-undang No. menurunnya resiko.or. pendidikan vokasi.id 8 . baik di rumah sakit umum maupun khusus. agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Praktik keperawatan yang memenuhi kebutuhan dan harapan dapat diselenggarakan pada semua sarana/tatanan pelayanan kesehatan. kemudian diadakan perbaikan dan modifikasi sesuai dengan hasil evaluasi dan monitoring serta tujuan yang telah ditetapkan bersama klien.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.inna-ppni. Dengan demikian jenis pendidikan keperawatan di Indonesia mencakup akademik dan profesi. 3. Sedangkan untuk kegiatan sederhana dan tidak beresiko. tercegahnya komplikasi. http://www. dan praktik keperawatan perorangan. Tujuan yang telah ditetapkan dapat berupa hilangnya gejala.Baik proses maupun hasil asuhan keperawatan harus selalu di evaluasi dan di monitor secara terus menerus dan berkesinambungan. Oleh karena itu pelayanan keperawatan dilakukan oleh perawat vokasional maupun professional. Puskesmas. klinik bersama). dilakukan oleh pembantu perawat dibawah pengawasan perawat vokasional dan/atau profesional (lampiran 2). Praktik keperawatan diselenggarakan dengan memperhatikan keterjangkauan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan/asuhan keperawatan dalam konteks pelayanan kesehatan. praktik keperawatan berkelompok/bersama (nursing home. serta praktik keperawatan yang mobile/ambulatory. Praktik keperawatan profesional mencakup kegiatan-kegiatan mulai dari yang sangat sederhana hingga kompleks. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Praktik keperawatan dilakukan dengan mengutamakan kualitas namun tetap memperhatikan effektifitas dan efisiensi.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. praktik keperawatan di rumah (home care).

Peraturan Pemerintah No. 2. http://www. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Dasar Hukum 1.id 9 . Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 3.or. sarjana. tentang Kesehatan.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. Sedangkan jenjang pendidikan keperawatan mencakup program pendidikan diploma.a. D. Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pasca sarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu. Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. c.inna-ppni. 32 tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan. magister. spesialis dan doktor. 4. Pendidikan Vokasi adalah jenis pendidikan diploma sesuai jenjangnya untuk memiliki keahlian ilmu terapan keperawatan yang diakui oleh pemerintah Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1239/Menkes/SK/XI/2001 tentang Registrasi dan Praktik Perawat. b.

Menghadapi era globalisasi. Memberikan informasi dan acuan pengembangan program dan kurikulum pendidikan keperawatan Memberikan informasi dan acuan pengembangan program dan kurikulum pelatihan keperawatan b. sebagai acuan dalam: Penetapan uraian tugas bagi tenaga keperawatan. Penilaian unjuk kerja Pengembangan program pelatihan yang spesifik c.id 10 . Bagi institusi penyelenggara pengujian dan sertifikasi perawat . Bagi dunia usaha/industri kesehatan dan pengguna. acuan dalam merumuskan paket-paket program sertifikasi sesuai dengan kualifikasi dan jenis. Standar kompetensi perawat merefleksikan atas kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh individu yang akan bekerja di bidang pelayanan keperawatan.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.BAB II STANDAR KOMPETENSI PERAWAT INDONESIA A. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Bagi lembaga pendidikan dan pelatihan keperawatan. Standar kompetensi disusun dengan tujuan: a. keterampilan dan sikap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas dengan standar kinerja (performance) yang ditetapkan. sedangkan kompetensi dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang yang dapat terobservasi mencakup atas pengetahuan. http://www. standar tersebut harus ekuivalen dengan standarstandar yang berlaku pada sektor industri kesehatan di negara lain serta dapat berlaku secara internasional.or. Pengertian Standar diartikan sebagai ukuran atau patokan yang disepakati.inna-ppni. Rekruitmen tenaga perawat.

DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.id 11 . Pemberian asuhan dan manajemen asuhan keperawatan.or. etis. a. Ranah dan Unit Kompetensi Perawat 1. Praktik Professional.inna-ppni. 1) Menerapkan prinsip-prinsip pokok dalam pemberian dan manajemen asuhan keperawatan 2) Melaksanakan upaya promosi kesehatan dalam pelayanan keperawatan 3) Melakukan pengkajian keperawatan 4) Menyusun rencana keperawatan 5) Melaksanakan tindakan keperawatan sesuai rencana 6) Mengevaluasi asuhan tindakan keperawatan 7) Menggunakan komunikasi terapeutik dan hubungan interpersonal dalam pemberian pelayanan 8) Menciptakan dan mempertahankan lingkungan yang aman 9) Menggunakan hubungan interprofesional dalam pelayanan keperawatan/ pelayanan kesehatan 10) Menggunakan delegasi dan supervisi dalam pelayanan asuhan keperawatan c. http://www. Ranah Utama Kompetensi Perawat Kompetensi perawat dikelompokkan menjadi 3 ranah utama yaitu. legal dan peka budaya 1) Bertanggung gugat terhadap praktik profesional 2) Melaksanakan praktik keperawatan ( SECARA ETIS DAN PEKA BUDAYA) 3) Melaksanakan praktik secara legal b.B. Pengembangan professional 1) Melaksanakan peningkatan professional dalam praktik keperawatan 2) Melaksanakan peningkatan mutu pelayanan keperawatan 3) Mengikuti pendidikan berkelanjutan sebagai wujud tanggung jawab profesi keperawatan dan asuhan Kerangka kerja kompetensi perawat Indonesia digambarkan dalam skema sbb: Standar Kompetensi Perawat Indonesia.

id 12 PENGEMBANGAN PROFESI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN BERKELANJUTAN .or.inna-ppni. LEGAL.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. http://www.Skema Kerangka Kerja Kompetensi Perawat KERANGKA KERJA KOMPETENSI PERAWAT INDONESIA PRAKTIK PROFESIONAL. ETIS. PERSONAL & KUALITAS Standar Kompetensi Perawat Indonesia. PEKA BUDAYA AKONTABILITAS PRAKTIK LEGAL PRAKTIK ETIS PEKA BUDAYA PEMBERIAN ASUHAN DAN MANAJEMEN PRINSIP ASUHAN KEPERAWATAN PROMOSI KESEHATAN PERENCANAAN EVALUASI PENGKAJIAN IMPLEMENTASI HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN INTERPERSONAL DELEGASI DAN SUPERVISI KESELAMATAN LINGKUNGAN Lampiran 2 PENGEMBANGAN PROFESIONAL.

1 Akuntabilitas No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Menerima tanggung gugat terhadap keputusan. tindakan profesional. dan hukum/peraturan perundangan 1. . . hasil asuhan dan kompetensi lanjutan sesuai dengan lingkup praktik. dan hukum/peraturan perundangan Perawat Profesional Ners Spesialis Menerima tanggung gugat dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap keputusan. Legal dan Etis 1. http://www. hukum/peraturan perundangan 1 Menerima tanggunggugat terhadap klien.2 Praktik Etis No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Menerapkan prinsip etik dalam keperawatan sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia Perawat Profesional Ners Spesialis Menerapkan prinsip etik dalam keperawatan sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia Ners Konsultan Menerapkan prinsip etik dalam keperawatan sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia 2 Menerapkan sikap sesuai dengan peraturan yang berlaku Menerapkan prinsip etik dalam keperawatan sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia Standar Kompetensi Perawat Indonesia.inna-ppni.or.Matrik Kategori Tenaga Keperawatan dan Kompetensi Ranah 1 : Praktik Professional. tanggung jawab yang lebih besar. hukum/peraturan perundangan Ners Konsultan Menerima tanggung gugat dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap keputusan. pemberi kerja dan perawat teregistrasi Menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan professional sesuai dengan lingkup praktik. tindakan profesional dan kompetensi lanjut sesuai dengan perubahan lingkup praktik.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. tindakan profesional dan kompetensi lanjut sesuai dengan lingkup praktik.id 13 .

Menerapkan sikap menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan & kesehatan yang diberikan. verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai seorang profesional Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis.inna-ppni.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien Perawat Profesional Ners Spesialis Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien Ners Konsultan Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien 3 Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien 4 Menerapkan sikap menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan & kesehatan yang diberikan. verbal dan elektronik yang diperoleh selama bekerja Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis.id 14 . Menerapkan sikap menghormati hak klien untuk memperoleh informasi. verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai seorang profesional 5 Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis.or. verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai seorang profesional Standar Kompetensi Perawat Indonesia.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. memilih dan menentukan sendiri asuhan kepartewatan & kesehatannya dan menerapkannya dalam praktek Berperan serta dalam pengembangan kebijakan dan sistem untuk meningkatkan kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis. verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai seorang profesional Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis. memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan & kesehatan yang diberikan Berperan serta dalam menetapkan kebijakan yang menegaskan hak klien untuk mendapatkan informasi. memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan & kesehatan yang diberikan Menerapkan sikap menghormati hak klien untuk memperoleh informasi. http://www.

DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.or. termasuk kekhususan dari peran praktik lanjutan 6 Melakukan tugas sesuai dengan peraturan dan kerangka kerja organisasi yang ada Melakukan praktik keperawatan profesional sesuai dengan peraturan perundangan Ranah 2 : Pemberian Asuhan & Manajemen 2.3 Praktik Legal No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Melakukan praktik keperawatan profesional sesuai dengan peraturan perundangan Perawat Profesional Ners Spesialis Melakukan praktik keperawatan profesional sesuai dengan peraturan perundangan termasuk area khusus praktik spesialis Ners Konsultan Melakukan praktik keperawatan professional mandiri.inna-ppni. sesuai dengan peraturan perundangan. http://www.id 15 .1.1 Prinsip Pemberian Asuhan No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Menerapkan keterampilan berpikir kritis dan pendekatan sistem untuk penyelesaian masalah serta pembuatan keputusan keperawatan dalam konteks pemberian asuhan keperawatan profesional Perawat Profesional Ners Spesialis Menerapkan keterampilan berpikir kritis dan pendekatan sistem untuk penyelesaian masalah serta pembuatan keputusan keperawatan dalam konteks pemberian asuhan keperawatan spesialis Ners Konsultan Menerapkan keterampilan berpikir kritis. pertimbangan klinis dan keahlian untuk membuat keputusan pada area-area praktik yang komplek dalam konteks pemberian asuhan keperawatan profesional 7 Mengetahui dan melaporkan masalah yang terjadi selama bekerja Menggunakan keterampilan penyelesaian masalah untuk memandu praktik Standar Kompetensi Perawat Indonesia.

profesional lain serta kelompok masyarakat untuk mengurangi rasa sakit. profesional lain dan kelompok komunitas/ masyarakat dalam kegiatan yang ditujukan untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat Standar Kompetensi Perawat Indonesia.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.2 Prinsip Asuhan 2. kelompok masyarakat dan advokasi untuk merumuskan strategi dan menggerakkan sumber – sumber untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat 8 Melibatkan diri dalam promosi kesehatan yang telah dirancang untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat Berperan serta dalam promosi kesehatan bersama perawat profesional.or.inna-ppni. meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat dalam area praktik spesialis Ners Konsultan Berperan secara aktif dengan profesional kesehatan lain.id 16 . http://www. pembuat kebijakan.2. profesional lain kelompok masyarakat serta kelompok khusus tertentu untuk mengurangi rasa sakit.2. meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat Perawat Profesional Ners Spesialis Mengelola promosi kesehatan melalui kerjasama dengan sesama perawat. perencana.1 Promosi Kesehatan No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Mengelola promosi kesehatan melalui kerjasama dengan sesama perawat.

menerjemahkan data dari berbagai sumber untuk menegakkan diagnosis keperawatan dan menetapkan rencana asuhan Menerapkan pertimbangan klinis lanjutan dan pengetahuan yang mendalam untuk menegakkan diagnosis banding dan menetapkan rencana asuhan yang komprehensif Standar Kompetensi Perawat Indonesia. mensintesis. mengajukan permintaan pemeriksaan dan prosedur diagnostik yang diperbolehkan dalam lingkup praktik spesialis dan peraturan perundangan Mengorganisasikan.id 17 .2. menerjemahkan data dari berbagai sumber untuk menegakkan diagnosis keperawatan dan menetapkan rencana asuhan Ners Konsultan Mengumpulkan data obyektif dan subyektif yang akurat dan relevan untuk pengkajian klien menggunakan strategi pengumpulan multipel data dan sumber-sumber informasi. http://www.inna-ppni.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. mengajukan permintaan pemeriksaan dan prosedur diagnostik yang diperbolehkan dalam lingkup praktik spesialis dan peraturan perundangan 9 Melaksanakan pengumpulan data kesehatan. sesuai aspek yang didelegasikan Melaksanakan pengumpulan data kesehatan sesuai aspek yang didelegasikan. menganalisis.or. menganalisis. mensintesis. kemudian mengkontribusikan data dan informasi tersebut untuk pengkajian yang dibuat oleh Perawat Teregistrasi 10 Melaporkan perubahan yang dapat mempengaruhi kesehatan Mengidentifikasi masalah kesehatan yang umum.2 Pengkajian No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Melakukan pengkajian melalui pengumpulkan data obyektif dan subyektif yang akurat dan relevan melalui pengkajian kesehatan dan keperawatan yang sistematik Perawat Profesional Ners Spesialis Mengumpulkan data obyektif dan subyektif yang akurat dan relevan yang dibutuhkan untuk praktik di area khusus melalui pengkajian kesehatan dan keperawatan yang sistematik.2. aktual dan potensial serta mencatat temuan yang meyimpang Mengorganisasikan.

2. dan standar praktik keperawatan Ners Konsultan Merumuskan dan memobilisasi sumber daya untuk menyusun rencana asuhan yang komprehensif dan terkoordinasi sesuai dengan hasil asuhan yang diharapkan. masukan dari anggota tim kesehatan lain. hasil pengkajian keperawatan dan kesehatan. mencatat temuan tepat waktu sesuai dengan standar profesi dan kebijakan organisasi 2.id 18 . masukan dari anggota tim kesehatan lain.or. diagnostik dan intervensi terapeutik 12 Mengkontribusikan informasi untuk membantu rencana asuhan klien Membantu Perawat Teregistrasi dalam merencanakan asuhan klien berdasarkan hasil pengkajian Standar Kompetensi Perawat Indonesia.inna-ppni.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Berbagi temuan dan mendokumentasikan-nya secara akurat dan tepat waktu sesuai dengan standar profesi dan kebijakan organisasi Perawat Profesional Ners Spesialis Berbagi temuan dan mendokumentasikan-nya secara akurat dan tepat waktu sesuai dengan standar profesi dan kebijakan organisasi Ners Konsultan Berbagi temuan dan mendokumentasikan-nya secara akurat dan tepat waktu sesuai dengan standar profesi dan kebijakan organisasi 11 Melaporkan hasil observasi sesuai kebijakan organisasi Melaporkan dan menjaga keakuratan. hasil pengkajian keperawatan dan kesehatan.3 Perencanaan No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Merumuskan rencana asuhan yang komprehensif dengan hasil asuhan yang teridentifikasi berdasarkan diagnosis keperawatan. serta keputusan tentang pencegahan. dan standar praktik keperawatan Perawat Profesional Ners Spesialis Merumuskan rencana asuhan yang komprehensif dengan hasil asuhan yang teridentifikasi berdasarkan diagnosis keperawatan. http://www. berdasarkan standar praktik keperawatan lanjutan.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.

No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Menetapkan prioritas asuhan melalui kolaborasi dengan pemberi asuhan lain dan klien. atau mengalami hambatan bahasa 15 Melaporkan dan meminta seorang penasehat apabila klien dan/atau pemberi asuhan meminta dukungan.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. keluarga atau pemberi asuhan meminta dukungan atau memiliki keterbatasan kemampuan dalam membuat keputusan. keluarga atau pemberi asuhan meminta dukungan atau memiliki keterbatasan kemampuan dalam membuat keputusan. sebagai dasar persetujuan asuhan yang diberikan Melibatkan seorang penasehat apabila klien. memberikan persetujuan. memberikan persetujuan. keluarga atau pemberi asuhan meminta dukungan atau memiliki keterbatasan kemampuan dalam membuat keputusan. atau mengalami hambatan bahasa Standar Kompetensi Perawat Indonesia. atau memiliki keterbatasan kemampuan dalam membuat keputusan. dalam rencana asuhan untuk menjamin klien mendapatkan informasi akurat. memberikan persetujuan.or. sebagai dasar persetujuan asuhan yang diberikan Melibatkan seorang penasehat apabila klien. dapat dimengerti sebagai dasar persetujuan asuhan yang diberikan Merencanakan mekanisme untuk menjamin kehadiran seorang penasehat apabila klien. dalam rencana asuhan untuk menjamin klien mendapatkan informasi akurat. dapat dimengerti.id 19 . Perawat Profesional Ners Spesialis Menetapkan prioritas asuhan melalui kolaborasi dengan pemberi asuhan lain dan klien Ners Konsultan Bernegosiasi untuk memenuhi prioritas asuhan yang diberikan didalam sumber kesehatan dan kemampuan sistem yang tersedia.inna-ppni. dalam rencana asuhan untuk menjamin klien mendapatkan informasi akurat. memberikan persetujuan. dapat dimengerti. http://www. atau mengalami hambatan bahasa Melibatkan klien apabila memungkinkan. Melibatkan klien apabila memungkinkan. atau mengalami hambatan bahasa 13 Menetapkan prioritas asuhan yang diberikan bersama perawat supervisor 14 Menyampaikan pertanyaan dari klien tentang rencana asuhan kepada perawat supervisor Memberikan informasi yang akurat kepada klien tentang aspek rencana asuhan yang menjadi tanggung jawabnya Melibatkan klien apabila memungkinkan.

akurat dan catatan terkait dibawah supervisi Perawat Teregistrasi Menjaga kelangsungan rencana asuhan yang terkini. akurat dan catatan terkait Menjaga kelangsungan rencana asuhan yang terkini. akurat dan catatan terkait Standar Kompetensi Perawat Indonesia.or. mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan secara regular 17 Menyimpan catatan kegiatan Menjaga kelangsungan rencana asuhan yang terkiri. apabila memungkinkan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan secara reguler. http://www. apabila memungkinkan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain dan klien Ners Konsultan Mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan secara reguler.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.id 20 . akurat dan catatan terkait Menjaga kelangsungan rencana asuhan yang terkini. klien dan/atau pemberi asuhan 16 Berkontribusi dalam mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan Berkoordinasi dengan Perawat Teregisterasi. apabila memungkinkan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain dan klien Perawat Profesional Ners Spesialis Mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan secara reguler.inna-ppni.

4 Implementasi No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Melaksanakan serangkaian prosedur.2.Menerapkan ketrampilan bantuan hidup dasar sampai bantuan tiba .Menerapkan ketrampilan bantuan hidup dasar sampai bantuan tiba Merespon situasi gawat darurat/ bencana secara cepat dan tepat.2.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. termasuk melakukan prosedur bantuan hidup jika diperlukan.id 21 .Meminta bantuan cepat dan tepat dalam situasi gawat darurat/ bencana . mengambil peran kepemimpinan dalam triage dan koordinasi asuhan klien sesuai kebutuhan asuhan khusus Standar Kompetensi Perawat Indonesia. treatment dan intervensi yang berada dalam kewenangan legal. lingkup praktik yang diperluas dan sesuai dengan standar praktik keperawatan Mendokumentasikan intervensi dan respon klien secara akurat dan tepat waktu Menyesuaikan intervensi untuk memenuhi kebutuhan klien dan/atau lingkungan dalam situasi yang berubah secara cepat atau tidak diharapkan Memobilisasi dan mengkoordinasikan sumber daya dan mengambil peran kepemimpinan dalam situasi gawat darurat dan/atau bencana 19 Mencatat tugas yang dilaksanakan dan mengobservasi secara akurat dan tepat waktu sesuai dengan prosedur Mengidentifikasi dan melaporkan situasi perubahan yang tidak diharapkan Mendokumentasikan intervensi dan respon klien secara akurat dan tepat waktu Mengidentifikasi dan melaporkan situasi perubahan yang tidak diharapkan 20 21 .inna-ppni.Meminta bantuan cepat dalam situasi gawat darurat/ bencana . dan prosedur gawat darurat/ bencana lainnya Merespon situasi gawat darurat/ bencana secara cepat dan tepat. treatment dan intervensi yang berada dalam lingkup praktik spesialis dan sesuai dengan standar praktik keperawatan spesialis Mendokumentasikan intervensi dan respon klien secara akurat dan tepat waktu Merespon situasi perubahan yang cepat atau yang tidak diharapkan secara cepat dan tepat 18 Membantu asuhan dibawah arahan seorang perawat praktisi terlisensi atau perawat teregistrasi Melaksanakan intervensi keperawatan yang direncanakan sesuai dengan standar praktik keperawatan dibawah pengawasan perawat teregistrasi Ners Konsultan Melaksanakan prosedur.or. http://www. treatment dan intervensi yang berada dalam lingkup praktik keperawatan bagi perawat teregistrasi dan sesuai standar praktik keperawatan Mendokumentasikan intervensi dan respon klien secara akurat dan tepat waktu Merespon situasi perubahan yang cepat atau yang tidak diharapkan secara cepat dan tepat Perawat Profesional Ners Spesialis Melaksanakan serangkaian prosedur.

http://www. dengan melibatkan klien. dengan melibatkan klien. serta anggota tim kesehatan lain Menggunakan data evaluasi untuk memodifikasi rencana asuhan Ners Konsultan Memonitor dan mendokumentasikan kemajuan hasil asuhan yang diharapkan secara akurat dan lengkap Mengevaluasi kemajuan hasil asuhan terhadap pencapaian yang ditargetkan melalui partisipasi dengan inter disiplin. keluarga dan/atau pemberi pelayanan.inna-ppni. Evaluasi No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Memonitor dan mendokumentasikan kemajuan hasil asuhan yang diharapkan secara akurat dan lengkap Mengevaluasi kemajuan hasil asuhan terhadap pencapaian yang ditargetkan.5.or.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.2. serta anggota tim kesehatan lain Menggunakan data evaluasi untuk memodifikasi rencana asuhan Perawat Profesional Ners Spesialis Memonitor dan mendokumentasikan kemajuan hasil asuhan yang diharapkan secara akurat dan lengkap Mengevaluasi kemajuan hasil asuhan terhadap pencapaian yang ditargetkan. keluarga dan/atau pemberi pelayanan 22 Memberikan kontribusi informasi untuk evaluasi kemajuan hasil asuhan yang diharapkan Memonitor dan mendokumentasikan kemajuan hasil asuhan yang diharapkan secara akurat dan lengkap Memberikan kontribusi kepada tim dalam evaluasi kemajuan terhadap hasil/pencapaian yang ditargetkan 23 24 Memberikan kontribusi data evaluasi dan saran perbaikan terhadap rencana asuhan kepada perawat teregistrasi Menggunakan data evaluasi untuk mempengaruhi strategi asuhan dan menginformasikan kecenderungan / trend praktik di masa depan Standar Kompetensi Perawat Indonesia.id 22 .2. dan melibatkan klien. keluarga dan/atau pemberi pelayanan.

http://www. keluarga. keluarga dan/atau pemberi pelayanan dengan anggota tim kesehatan lain yang terlibat dalam pemberian pelayanan kesehatan. konsisten dan akurat informasi tentang status klien sesuai dengan lingkup tugasnya Mengkomunikasikan secara jelas. keluarga.6 Komunikasi Terapetik . dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Menciptakan mekanisme yang efektif untuk mengkomunikasikan dan berbagi informasi dengan anggota tim kesehatan lain yang terlibat dalam pemberian pelayanan 25 Mengkomunikasikan secara jelas. dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Mengkomunikasikan dan berbagi informasi yang relevan. keluarga dan/atau pemberi pelayanan dengan anggota tim kesehatan lain yang terlibat dalam pemberian pelayanan kesehatan.2. mencakup pandangan klien. sesuai tanggung jawab profesionalnya Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien.2. keluarga. dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Mengkomunikasikan kegiatan yang dilakukan kepada anggota tim lain dan memberikan informasi yang memadai sesuai kebutuhannya Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien. mencakup pandangan klien. konsisten dan akurat informasi baik verbal. konsisten dan akurat informasi baik verbal. sesuai tanggung jawab profesionalnya Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien. keluarga.Hubungan Interpersonal No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Mengkomunikasikan secara jelas. dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Mengkomunikasikan dan berbagi informasi yang relevan. mencakup pandangan klien. konsisten dan akurat informasi baik verbal.or. tertulis maupun elektronik. keluarga dan/atau pemberi pelayanan dengan anggota tim kesehatan lain yang terlibat dalam pemberian pelayanan kesehatan. Perawat Profesional Ners Spesialis Mengkomunikasikan secara jelas. keluarga. konsisten dan akurat informasi baik verbal. dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Mengkomunikasikan dan berbagi informasi yang relevan.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. tertulis maupun elektronik.id 23 . tertulis maupun elektronik.inna-ppni. sesuai tanggung jawab profesionalnya Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien. sesuai tanggung jawab profesionalnya 26 27 Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien. tertulis maupun elektronik. Ners Konsultan Mengkomunikasikan secara jelas. Standar Kompetensi Perawat Indonesia.

3 Kepemimpinan & Manajemen No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Memberikan advokasi dan Memberikan advokasi berkontribusi . http://www.or.id 24 . termasuk rekrutmen. untuk dan berbertindak dalam menciptakan lingkungan keja rentang kendalinya untuk yang positif menciptakan lingkungan keja yang positif Perawat Profesional Ners Spesialis Memberikan advokasi dan berbertindak dalam rentang kendalinya untuk menciptakan lingkungan keja yang positif Ners Konsultan Memberikan advokasi dan mengimplementasikan kebijakan dan strategi yang berkaitan dengan sistem kesehatan untuk membangun lingkungan praktik yang positif. melalui pendidikan. coaching dan mentoring Menghadapi konflik dengan cepat dan kreatif. retensi dan pengembangan sumber daya manusia Melibatkan diri dalam kaderisasi pemimpin masa depan. mengenali/ mengetahui potensi peluang untuk mendapat solusi baru 28 Memahami faktor-faktor yang memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif 29 Memahami kebutuhan pendekatan dan berbagai gaya kepemimpinan dalam situasi yang berbeda Mengenali konflik dan menggunakan ketrampilan interpersonal serta mekanisme organisasi yang ada untuk mencapai solusi Mengenali konflik dan menggunakan ketrampilan interpersonal serta mekanisme organisasi yang ada untuk mencapai solusi Menyesuaikan pendekatan dan gaya kepemimpinan dalam situasi yang berbeda Menghadapi konflik dengan cara yang bijaksana. menggunakan ketrampilan komunikasi yang efektif dan mekanisma yang ada untuk mencapai solusi 30 Menyesuaikan pendekatan dan gaya kepemimpinan dalam situasi khusus di area praktik spesialis Menghadapi konflik dengan cara yang bijaksana.2.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. menggunakan ketrampilan komunikasi yang efektif dan mekanisma yang ada untuk mencapai solusi Standar Kompetensi Perawat Indonesia.inna-ppni.

No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Memberikan kontribusi untuk kepemimpinan tim dengan memperkuat tujuan sehingga dapat meningkatkan sikap saling menghargai dan percaya diri diantara anggota tim Mengekpresikan pemikiran kepemimpinannya secara jelas dan mendukung harapan anggota tim lainnya Perawat Profesional Ners Spesialis Memimpin dengan cara yang dapat menginspirasi rasa saling menghargai dan percaya diri dari anggota lain Ners Konsultan Menciptakan rasa percaya untuk dirinya dan organisasi untuk menginspirasi melalui sikap kepemimpinan guna memaksimalkan Kontribusi orang lain Menciptakan visi dan bertindak untuk memberikan rasa memiliki kepada seluruh anggota dan mengawasi seluruh kegiatan kerja mereka 31 Mendukung pemimpin dengan cara konsisten untuk meningkatkan rasa saling menghargai hormat dan percaya diri diantara anggota tim 32 Menetapkan secara jelas kontribusi dan harapan2 yang diinginkan oleh anggota tim.or.inna-ppni. mengelola waktu secara efektif dan mengalokasi sumber2 untuk mencapai hasil yang optimal Standar Kompetensi Perawat Indonesia. dalam perannya sebagai ketua tim dan sesuai dengan uraian tugas terbaru. Memprioritaskan beban kerja.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. mengelola waktu secara efektif dan mengalokasikan sumber2 untuk mencapai hasil yang optimal 33 Mengelola tugas yang diberikan dalam waktu yang disepakati Memprioritaskan beban kerja Memprioritaskan beban dan mengelola waktu secara kerja dan mengelola efektif waktu secara efektif Memperioritaskan beban masalah.id 25 . http://www.

secara effektif 36 Mengusulkan saran dan memberikan umpan balik untuk perubahan di lingkungan kerjanya sendiri Memberikan umpan balik dan saran untuk perubahan di lingkungan praktiknya sendiri secara efektif Memperkenalkan.inna-ppni.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. Berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran berbasis unit Memberikan kontribusi terhadap pendidikan dan pengembangan profesional mahasiswa dan sejawat di tempat kerja Memberikan umpan balik. Mempromosikan kebijakan dan mengadvokasi sumber2 untuk mendukung pendidikan dan pengembangan profesional di lingkungan kerja 34 Mengerti peran kebijakan dan prosedur dalam pengelolaan organisasi Memahami bagaimana kebijakan dan prosedur dikembangkan serta memberikan kontribusi untuk umpan balik komite review. Ners Konsultan Mengembangkan dan melaksanakan mekanisme monitoring dan evaluasi kebijakan secara berkala yang berdampak pada pelayanan keperawatan dan menterjemahkannya dalam rencana.id 26 .No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Memberikan kontribusi pada hasil review dan modifikasi kebijakan dan prosedure organisasi terbaru. Memberikan kontribusi terhadap pengembangan dan implementasi pendidikan spesialis serta pengembangan profesional siswa dan sejawat di tempat kerja Menggunakan proses berubah untuk mempengaruhi pengenalan inovasi dan adaptasi pada praktik spesialis dan organisasi pelayanan. 35 Berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran berbasis unit. http://www. Perawat Profesional Ners Spesialis Memberikan kontribusi pada hasil review dan modifikasi kebijakan dan prosedure organisasi terbaru dan menunjukan kepemipinan dalam mengembangkan dan mengimplementasikan kebijakan organisasi serta prosedur khusus pada area spesialis. saran perubahan di lingkungan praktiknya sendiri atau organisasinya. struktur dan program kesehatan. mengevaluasi dan mengelola inovasi dan perubahan dalam sistem kesehatan dengan mendorong kreatifitas Standar Kompetensi Perawat Indonesia.or.

Standar Kompetensi Perawat Indonesia. 38 Bekerjasama untuk mempertahankan kerja tim multi dispilin secara efektif. dan masyarakat guna meningkatkan kualitas asuhan dan meningkatkan kualitas asuhan serta menagatasi hambatan untuk menjangkau pelayanan 37 Memahami beberapa peran dan ketrampilan pemberi asuhan lain yang berhubungan dengan tanggung jawabnya. Berkolaborasi dengan professional kesehatan lain untuk meningkatkan pelayanan keperawatan dan kesehatan yang dapat dijangkau oleh klien Berkolaborasi dengan professional kesehatan lain untuk meningkatkan pelayanan keperawatan dan kesehatan yang diberikan dalam area khusus.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. http://www. pengetahuan dan ketrampilan anggota tim kesehatan yang berkaitan dengan tanggung jawabnya Perawat Profesional Ners Spesialis Memahami dan menghargai peran.2. pengetahuan dan ketrampilan anggota tim kesehatan yang berkaitan dengan tanggung jawabnya Ners Konsultan Menciptakan lingkungan yang membangun kepercayaan diantara pemberi asuhan kesehatan. memahami pengetahuan dan ketrampilan berbagai profesi dan disiplin ilmu dalam memberikan pelayanan kesehatan.or. pengetahuan dan ketrampilan anggota tim kesehatan yang berkaitan dengan tanggung jawabnya. negosiasi dan ketrampilan menyelesaikan konflik untuk membangun hubungan intra-/inter profesional. lembaga lain. Bekerjasama untuk mempertahankan kerja tim multi dispilin secara efektif. Memahami dan menghargai peran. Menggunakan kepemimpinan.inna-ppni.1 Pelayanan Kesehatan Interprofesional No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Memahami dan menghargai peran. pembangunan tim.3.id 27 .

DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. 39 Menggunakan pengetahuan tentang praktik kerja inter dan intra profesional yang efektif Menyampaikan pandangan pasien/klien dan/atau pemberi pelayanan untuk membantu pembuatan keputusan oleh tim interprofesional 40 41 Merujuk klien kepada Perawat Teregister untuk menjamin klien mendapatkan intervensi terbaik yang tersedia.or.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Menggunakan pengetahuan tentang praktik kerja inter dan intra profesional yang efektif Memaparkan dan mendukung pandangan klien. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. keluarga. keluarga. keluarga. dan/atau pemberi pelayanan dalam pembuatan keputusan oleh tim inter profesional dan membantu dan/atau mengarahkan dalam menegosiasikan keputusan yang disepakati bersama Merujuk dan menerima rujukan dari pemberi pelayanan kesehatan lain untuk meningkatkan keberlangsungan asuhan dan menjamin klien mendapatkan intervensi terbaik yang tersedia .inna-ppni. http://www.id 28 . Merujuk untuk memastikan klien mendapatkan intervensi terbaik yang tersedia. dan/atau pemberi pelayanan dalam pembuatan keputusan oleh tim inter profesional dan membantu dalam menegosiasikan keputusan yang disepakati bersama Merujuk klien dan menerima rujukan dari pemberi pelayanan kesehatan lain untuk menjamin klien mendapatan intervensi terbaik yang tersedia Ners Konsultan Melibatkan diri secara aktif dalam meningkatkan praktik kerja kolaboratif inter dan antar profesional dalam lingkungan praktik Memaparkan pandangan klien. dan/atau pemberi pelayanan selama pembuatan keputusan oleh tim inter profesional Perawat Profesional Ners Spesialis Menggunakan pengetahuan tentang praktik kerja inter dan intra profesional yang efektif Memaparkan pandangan klien.

tingkat persiapan.3.or.Menerima kegiatan yang didelegasikan sesuai dengan tingkat keahliannya dan lingkup praktik legal Perawat Profesional Ners Spesialis Mendelegasikan kepada orang lain. Standar Kompetensi Perawat Indonesia.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. tingkat persiapan.2 Delegasi – Supervisi No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Menerima kegiatan yang . tingkat keahlian dan lingkup kegiatan sesuai dengan praktik legal kemampuan. kegiatan sesuai dengan kemampuan. http://www. 42 2.Mendelegasikan didelegasikan sesuai dengan kepada orang lain. keahlian dan lingkup praktik legal 43 Menerima kegiatan yang ditugaskan/ didelegasikan yang sudah dipersiapkan dan sesuai dengan keahliannya. tingkat persiapan.inna-ppni.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Perawat Profesional Ners Spesialis Ners Konsultan Menerima akontabilitas dan tanggungjawab untuk pengelolaan kasus yang kompleks.id 29 . keahlian dan lingkup praktik legal Menerima kegiatan yang didelegasikan sesuai dengan tingkat keahliannya dan lingkup praktik legal Ners Konsultan Mendelegasikan kepada orang lain. kegiatan sesuai dengan kemampuan. keahlian dan lingkup praktik legal .

Mempertahankan akontabilitas dan tanggung jawab saat mendelegasikan aspek asuhan kepada orang lain 46. Menerima tanggung jawab untuk kegiatan yang didelegasikan Mempertahankan akontabilitas terhadap hasil kegiatan yang didelegasikan Mempertahankan akontabilitas dan tanggung jawab saat mendelegasikan aspek asuhan kepada orang lain Memberikan kontribusi terhadap pengembangan panduan dan kebijakan yang berkaitan dengan pendelegasian tanggung jawab klinik. Memberikan kontribusi terhadap pengembangan panduan dan kebijakan yang berkaitan dengan pendelegasian tanggung jawab klinik dalam keperawatan dan lintas profesi kesehatan Standar Kompetensi Perawat Indonesia.inna-ppni. 44 Memberikan umpan balik kepada orang yang mendelegasikan/ menugaskan kegiatan dan mengawasi kerjanya Memberikan umpan balik kepada orang yang mendelegasikan/ menugaskan kegiatan dan mengawasi kerjanya.or.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. http://www. Mempertahankan akontabilitas dan tanggung jawab saat mendelegasikan aspek asuhan kepada orang lain Memberikan kontribusi terhadap pengembangan panduan dan kebijakan yang berkaitan dengan pendelegasian tanggung jawab klinik yang khusus pada praktik spesialis.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Memonitor dan menggunakan serangkaian strategi pendukung termasuk precepting ketika pengawasan dan/atau monitoring asuhan didelegasikan Perawat Profesional Ners Spesialis Memonitor dan menggunakan serangkaian strategi pendukung termasuk precepting dan mentoring ketika pengawasan dan/atau monitoring asuhan didelegasikan Ners Konsultan Menawarkan strategi pengawasan termasuk mentoring.id 30 . 45. coaching dan precepting sebagai bagian dari tanggungjawab pengawasan.

Mengambil tindakan segera dengan menggunakan strategi manajemen risiko peningkatan kualitas untuk menciptakan dan menjaga lingkungan asuhan yang aman dan memenuhi peraturan nasional. 48 Memberikan kontribusi untuk keamanan dan keselamatan melalui tindakan tepat waktu dan mengikuti peraturan nasional. persyaratan keselamatan dan kesehatan tempat kerja. Mengidentifikasi dan melaporkan situasi yang dapat membahayakan keselamatan klien atau staf. Perawat Profesional Ners Spesialis Menggunakan alat pengkajian yang tepat untuk mengidentifikasi risiko actual dan potensial terhadap keselamatan dan melaporkan kepada pihak yang berwenang. Ners Konsultan Menggunakan pengkajian yang umum untuk mengidentifikasi masalah aktual dan potensial terhadap lingkungan . kebijakan dan prosedur. Mempertahankan lingkungan asuhan yang aman melalui tindakan tepat waktu.or.2.3. persyaratan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja serta prosedur keselamatan. persyaratan keselamatan dan kesehatan tempat kerja. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. mengikuti peraturan nasional dan persyaratan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja. serta kebijakan dan prosedur.3. Menggunakan berbagai intervensi dan strategi manajemen risiko untuk memprakarsai perubahan dan menjaga lingkungan aman yang ada dalam sistem dan yang memenuhi peraturan nasional . klien. persyaratan keselamatan dan kesehatan tempat kerja 47 Mengidentifikasi dan melaporkan situasi yang dapat membahayakan keselamatan klien atau staf.KeselamatanLingkunga No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Menggunakan alat pengkajian yang tepat untuk mengidentifikasi risiko actual dan potensial terhadap keselamatan dan melaporkan kepada pihak yang berwenang. Mengambil tindakan segera dengan menggunakan strategi manajemen risiko peningkatan kualitas untuk menciptakan dan menjaga lingkungan asuhan yang aman dan memenuhi peraturan nasional.id 31 . http://www. serta kebijakan dan prosedur. keselamatan perorangan dan risiko keamanan serta melaporkan kepada pihak yang berwenang.inna-ppni.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.

pemberian dan pencatatan bahan-bahan pengobatan.or. sesuai dengan resep yang ditetapkan. Menjamin keamanan dan ketepatan penyimpanan. Memberikan obat.pemberian dan pencatatan bahanbahan pengobatan. berdasarkan pengetahuan yang akurat tentang efek farmakologis. karakteristik klien dan terapi yang disetujui. mengkaji efek samping dan mengukur dosis yang sesuai dengan resep yang ditetapkan. http://www.inna-ppni. mencatat. 51 Memenuhi prosedur pencegahan infeksi.id 32 . Standar Kompetensi Perawat Indonesia.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. 50 Memberikan dan mencatat obat dibawah pengawasan seorang Perawat Teregistrasi bila secara hukum diijinkan. Memberikan obat termasuk dosis yang tepat. frekuensi. Memenuhi prosedur pencegahan infeksi dan mencegah terjadinya pelanggaran dalam praktik yang dilakukan para praktisi lain. cara. sesuai dengan resep yang ditetapkan.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Perawat Profesional Ners Spesialis Menjamin keamanan dan ketepatan penyimpanan. 49 Menyimpan bahan-bahan pengobatan dengan memperhatikan kemananan dan keselamatan. frekuensi. Memberikan obat termasuk dosis yang tepat. Bersikap proaktif dalam menyoroti dan mengajukan perbaikan pada strategi pengawasan infeksi untuk semua tempat praktik. cara. karakteristik klien dan terapi yang disetujui. Memenuhi prosedur pencegahan infeksi Memenuhi prosedur pencegahan infeksi dan mencegah terjadinya pelanggaran dalam praktik yang dilakukan para praktisi lain. pemberian dan pencatatan bahan-bahan pengobatan Ners Konsultan Menjamin bahwa kebijakan dan prosedur sudah dijalankan untuk keamanan dan ketepatan penyimpanan. berdasarkan pengetahuan yang akurat tentang efek farmakologis.

penggunaan. monitoring dan penelaahan standar profesi serta pedoman praktik terbaik Perawat Profesional Ners Spesialis Meningkatkan deseminasi.1 Pengembangan Profesi No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Meningkatkan deseminasi.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Mengetahui tanggung jawab dan prosedur yang harus diikuti pada saat dinyatakan terjadi bencana. Personal & Kualitas 3. penelaahan standar profesi spesialis dan pedoman praktik terbaik. http://www.or. Mengetahui tindakan yang dilakukan pada saat dinyatakan terjadi bencana Ranah 3 : Pengembangan Professional.id 33 .DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.inna-ppni. Perawat Profesional Ners Spesialis Mengidentifikasi dan merencanakan langkahlangkah khusus yang diperlukan untuk menangani klien di area praktik khusus dalam kondisi bencana. Ners Konsultan Memberikan kontribusi pada perumusan rencana pelayanan bencana dan pemulihan 52 Mengetahui tindakan yang dilakukan pada saat dinyatakan terjadi bencana. penggunaan. serta berpartisipasi dalam mengembangkan dan menyesuaikan standar dalam kontek praktik Ners Konsultan Memberikan kepemimpinan dalam mengembangkan standar profesi dan praktik terbaik berdasarkan bukti/fakta (evidence base) dan membimbing dalam mengembangkan dan menyesuaikan standar dalam konteks praktik 53 Memahami bagaimana standar profesi memberikan kontribusi terhadap keamanan dan kualitas asuhan Mengetahui dan mengikuti standar profesi dan praktik terbaik yang diterapkan sebagai tanggung jawab profesi Standar Kompetensi Perawat Indonesia. monitoring .

id 34 . perencana kesehatan dan masyarakat Memberikan kontribusi pengetahuan baru untuk pengembangan praktik dengan melakukan penelitian.or. http://www. perencana kesehatan dan masyarakat Memberikan kontribusi dalam pengembangan pengetahuan dan praktik keperawatan klinis spesialis melalui identifikasi dan pelaksanaan penelitian sesuai kebutuhan 54 Meningkatkan dan mempertahankan citra keperawatan yang positif 55 56 Bertindak sebagai model peran yang efektif bagi mahasiswa keperawatan (enrolled nurse students) dan staf pendukung Bertindak sebagai nara sumber baagi mahasiswa keperawatan (enrolled nurse students) dan staf pendukung Bertindak sebagai model peran yang efektif bagi mahasiswa dan dalam tim pemberi asuhan Bertindak sebagai nara sumber bagi mahasiswa. politis dan professional Bertindak sebagai model peran yang efektif bagi mahasiswa dan dalam tim pemberi asuhan Bertindak sebagai nara sumber dalam praktik keperawatan lanjutan bagi mahasiswa. anggota tim kesehatan lain dan masyarakat Menghargai penelitian dalam memberikan kontribusi pada pengembangan keperawatan dan menggunakan hasil penelitian sebagai alat untuk meningkatkan standar asuhan Ners Konsultan Menyampaikan dan meningkatkan peran keperawaatan praktik lanjutan dalam konteks klinis. anggota tim kesehatan lain.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.inna-ppni. deseminasi dan menggabungkan hasil penelitian kedalam praktik 57 Standar Kompetensi Perawat Indonesia. tim kesehatan lain.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Meningkatkan dan mempertahankan citra keperawatan yang positif Perawat Profesional Ners Spesialis Meningkatkan praktik keperawatan spesialis sebagai bagian esensial dari pemberian pelayanan kesehatan Bertindak sebagai model peran yang efektif bagi mahasiswa dan dalam tim pemberi asuhan Bertindak sebagai nara sumber di area spesialis bagi mahasiswa.

perlindungan hak sebagai perawai spesialis dan lingkup praktik terkait Mengamati lingkungan praktik dan literatur keperawatan spesialis untuk mengidentifikasi kecenderungan (trend) dan issu yang muncul Ikut serta dalam kegiatan advokasi melalui organisasi profesi untuk mempengaruhi kebijakan pelayanan kesehatan dan sosial serta pemberian pelayanan di area spesialisnya Ners Konsultan Memberikan advokasi dan berpartisipasi untuk mendapatkan pengakuan pimpinan. perlindungan hak sebagai perawat konsultan dan lingkup praktiknya 58 59 60 Ikut serta dalam kegiatan advokasi melalui organisasi profesi untuk mempengaruhi kebijakan pelayanan kesehatan dan sosial serta masuk ke dalam pelayanan Mencermati lingkungan praktik dan literatur keperawatan untuk mengidentifikasi kecenderungan (trend) dan issu yang muncul Ikut serta dalam kegiatan advokasi melalui organisasi profesi untuk mempengaruhi kebijakan pelayanan kesehatan dan sosial serta masuk ke dalam pelayanan Mencermati lingkungan global terhadap kecenderungan yang muncul dalam praktik lanjutan dan asuhan kesehatan Memimpin kegiatan advokasi melalui organisasi profesi untuk mempengaruhi kebijakan pelayanan kesehatan dan sosial yang berdampak pada ketersediaan dan keterjangkauan terhadap pelayanan praktik keperawatan lanjut Standar Kompetensi Perawat Indonesia. hukum dan masyarakat terhadap kualifikasi spesialis.No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Perawat Profesional Ners Spesialis Memberikan advokasi dan berpartisipasi untuk mendapatkan pengakuan pimpinan.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. http://www.inna-ppni.id 35 . hukum dan masyarakat terhadap kualifikasi spesialis.or.

dan inter dispilin untuk meningkatkan atau memperbaiki kepuasan dan hasil asuhan yang diharapkan klien. tolok ukur kualitas dan juga sesuai dengan tingkat pelatihan yang diikutinya Melaksanakan tugas sesuai arahan dan sesuai dengan kebijakan. efesiensi dan efektifitas asuhan keperawatan. 62 Mengusulkan gagasan kepada orang yang tepat untuk perbaikan pelayanan Berperan serta dalam peningkatan kualitas dan prosedur jaminan mutu Bepartisipasi dalam kegiatan peningkatan kualitas dan penjaminan mutu.inna-ppni. Ners Konsultan Menggali dan mengintegrasikan penelitian untuk menghasilkan praktik berbasis pembuktian (evidence-based practice) untuk memperbaiki keamanan. Melakukan telaah secara sistematik untuk meningkatkan kepuasan dan hasil asuhan sesuai area spesialisnya.id 36 . ketentuan. Berpartisipasi dalam pengawasan dan telaah intra. di area spesialisasinya. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. http://www. efektif dan efesien.or. ketentuan.2 Peningkatan Kualitas No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Mengikuti pedoman praktik terbaik dan berdasarkan pembuktian (evidence-based ) dalam melakukan praktik keperawatan. 61 Melaksanakan tugas sesuai arahan dan sesuai dengan kebijakan.3. Perawat Profesional Ners Spesialis Menggunakan dan berkontribusi dalam penelitian untuk memperoleh pembuktian guna praktik yang aman. tolok ukur kualitas dan juga sesuai dengan tingkat pelatihan yang diikutinya.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.

inna-ppni. pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya 65 Menyempatkan diri untuk belajar bersama orang lain untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan Menyempatkan diri untuk belajar bersama orang lain untuk memberikan kontribusi terhadap asuhan kesehatan Standar Kompetensi Perawat Indonesia. pemahaman dan ketrampilan Menghadiri pertemuan yang berhubungan dengan pengembangan diri dan berkaitan dengan bidang kerjanya secara rutin Melakukan kajian secara teratur tentang praktik yang dilaksanakannya dengan cara refleksi dan peer review 64.or. dan evaluasi serta peer review Bertanggung jawab untuk belajar seumur hidup. http://www. pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya Berpartisipasi dalam proses belajar mengajar pada bidang keilmuan yang sama maupun multidisiplin Ners Konsultan Melakukan kajian secara teratur tentang praktik yang dilaksanakannya dengan cara refleksi. pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya Meningkatkan dan mendorong berbagai program yang mendukung pendidikan asuhan kesehatan yang bersifat interdisiplin 63 Mengidentifikasi kesenjangan antara persyaratan kerja dengan pengetahuan terbaru.id 37 .3 Pendidikan Berkelanjutan No Pembantu Keperawatan Perawat Vokasional Ners Melakukan kajian secara teratur tentang praktik yang dilaksanakannya dengan cara refleksi. pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya Menyempatkan diri untuk belajar bersama orang lain untuk memberikan kontribusi terhadap asuhan kesehatan Perawat Profesional Ners Spesialis Melakukan kajian secara teratur tentang praktik yang dilaksanakannya dengan cara refleksi. telaah kritis.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. dan evaluasi serta peer review Memikul tanggung jawab untuk belajar seumur hidup. telaah kritis. dan evaluasi serta peer review Bertanggung jawab untuk belajar seumur hidup.3. Bertanggung jawab untuk belajar seumur hidup. telaah kritis.

1 Wat.11 Wat.PV.2.PV.PE.PAK.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.1.1.id 38 .10 Wat.1.12 Wat.E.PV.9 10 11 12 13 14 Wat. mencatat temuan tepat waktu sesuai dengan standar profesi dan kebijakan organisasi Membantu Perawat Teregistrasi dalam merencanakan asuhan klien berdasarkan hasil pengkajian Menetapkan prioritas asuhan yang diberikan bersama perawat supervisor Memberikan informasi yang akurat kepada klien tentang aspek rencana asuhan yang menjadi tanggung jawabnya 5 6 7 Wat. Daftar Unit & Kodifikasi Kompetensi Perawat Indonesia I. profesional lain dan kelompok komunitas/ masyarakat dalam kegiatan yang ditujukan untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat Melaksanakan pengumpulan data kesehatan sesuai aspek yang didelegasikan. dan hukum/peraturan perundangan Menerapkan prinsip etik dalam keperawatan sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien Menerapkan sikap menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan & kesehatan yang diberikan.Ak.PAK.PV.1.4 Judul Unit Komptensi Menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan professional sesuai dengan lingkup praktik.2 Wat.PAK.2.13 Wat.PAK. Kategori : Perawat Vokasional No.2.3 Wat.5 Wat.PV.PE. kemudian mengkontribusikan data dan informasi tersebut untuk pengkajian yang dibuat oleh Perawat Teregistrasi Mengidentifikasi masalah kesehatan yang umum.PV. Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis.PAK.2.PL.PAK.inna-ppni.1.2.14 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.7 8 Wat.PV.PV.PV.PV. verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai seorang profesional Melakukan praktik keperawatan profesional sesuai dengan peraturan perundangan Menggunakan keterampilan penyelesaian masalah untuk memandu praktik Berperan serta dalam promosi kesehatan bersama perawat profesional.or.2.PV. http://www.8 9 Wat.PE.PE.2. aktual dan potensial serta mencatat temuan yang meyimpang Melaporkan dan menjaga keakuratan.6 Wat.1.PV. Kode Urut 1 2 3 4 Wat.PAK.PV.2.PV.PAK.

http://www.PAK.PV.PV. atau memiliki keterbatasan kemampuan dalam membuat keputusan. mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan secara reguler Menjaga kelangsungan rencana asuhan yang terkiri.PV.PV.2. akurat dan catatan terkait dibawah supervisi Perawat Teregistrasi Melaksanakan intervensi keperawatan yang direncanakan sesuai dengan standar praktik keperawatan dibawah pengawasan perawat teregistrasi Mendokumentasikan intervensi dan respon klien secara akurat dan tepat waktu Mengidentifikasi dan melaporkan situasi perubahan yang tidak diharapkan Meminta bantuan cepat dan tepat dalam situasi gawat darurat/ bencana Menerapkan ketrampilan bantuan hidup dasar sampai bantuan tiba Memonitor dan mendokumentasikan kemajuan hasil asuhan yang diharapkan secara akurat dan lengkap Memberikan kontribusi kepada tim dalam evaluasi kemajuan terhadap hasil/pencapaian yang ditargetkan Memberikan kontribusi data evaluasi dan saran perbaikan terhadap rencana asuhan kepada perawat teregistrasi Mengkomunikasikan secara jelas.PV.PAK. sesuai tanggung jawab profesionalnya Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien.2.PAK.PAK. keluarga dan/atau pemberi pelayanan dengan anggota tim kesehatan lain yang terlibat dalam pemberian pelayanan kesehatan.2.24 25 Wat.21 22 23 24 Wat.2.or.PAK.17 18 19 20 Wat.PAK.PAK.PV.2.PV.No.PV.2.18 Wat.KM.PV.2.15 16 17 Wat.28 Standar Kompetensi Perawat Indonesia. atau mengalami hambatan bahasa Berkoordinasi dengan Perawat Teregisterasi. Urut Kode Judul Unit Komptensi Melaporkan dan meminta seorang penasehat apabila klien dan/atau pemberi asuhan meminta dukungan. konsisten dan akurat informasi baik verbal.2.PAK.PAK.2.id 39 .2.PAK. Memberikan advokasi dan berkontribusi .PV.PV. dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Mengkomunikasikan dan berbagi informasi yang relevan.2.2.16 Wat.25 26 Wat.2. keluarga.23 Wat. mencakup pandangan klien.PAK.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.PAK.PV.22 Wat.27 28 Wat.2. untuk menciptakan lingkungan keja yang positif 15 Wat.PV.PV. memberikan persetujuan.PAK.19 Wat.26 27 Wat. tertulis maupun elektronik.20 21 Wat.inna-ppni.

PV.KM.35 Wat.PV.47 *) Menerima kegiatan yang didelegasikan sesuai dengan tingkat keahlian dan lingkup praktik legal Memberikan umpan balik kepada orang yang mendelegasikan/ menugaskan kegiatan dan mengawasi kerjanya.KM.KM. http://www.2.KM.PV.PV.30 Judul Unit Komptensi Memahami kebutuhan pendekatan dan berbagai gaya kepemimpinan dalam situasi yang berbeda Mengenali konflik dan menggunakan ketrampilan interpersonal serta mekanisme organisasi yang ada untuk mencapai solusi Mendukung pemimpin dengan cara konsisten untuk meningkatkan rasa saling menghargai hormat dan percaya diri diantara anggota tim 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Wat.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.40 *) Memprioritaskan beban kerja dan mengelola waktu secara efektif Memahami bagaimana kebijakan dan prosedur dikembangkan serta memberikan kontribusi untuk umpan balik komite review.No.PV.KM.KM.KM.KM.34 Wat.2.46 Wat.PV.31 Wat.2.KM.KM.2.PV.33 Wat.KM. Menggunakan pengetahuan tentang praktik kerja inter dan intra profesional yang efektif Menyampaikan pandangan pasien/klien dan/atau pemberi pelayanan untuk membantu pembuatan keputusan oleh tim inter-profesional Merujuk klien kepada Perawat Teregister untuk menjamin klien mendapatkan intervensi terbaik yang tersedia.PV.45 Wat.PV.2.43 Wat.PV. Berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran berbasis unit Memberikan umpan balik dan saran untuk perubahan di lingkungan praktiknya sendiri secara efektif Memahami dan menghargai peran.PV.41 Wat.2.PV.2.KM.KM.id 40 .2.KM.37 Wat.2. Mempertahankan akontabilitas terhadap hasil kegiatan yang didelegasikan *) Mengidentifikasi dan melaporkan situasi yang dapat Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Urut 29 30 Kode Wat.PV.38 Wat.42 Wat.KM.44 Wat. Bekerjasama untuk mempertahankan kerja tim multi dispilin secara efektif.PV.PV.2.PV.2.KM.36 Wat.32 Wat.or.2.PV.2.PV. pengetahuan dan ketrampilan anggota tim kesehatan yang berkaitan dengan tanggung jawabnya.2.2.39 Wat.KM.2.29 Wat.2.KM.inna-ppni. 41 42 43 44 45 46 47 Wat.KM.PV.2.2.

KM.3.50 Wat.3.48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Wat. Urut Kode Judul Unit Komptensi membahayakan keselamatan klien atau staf.PV.PP.PV. ketentuan.2.53 Wat.PV.PK.60 *) *) *) Ikut serta dalam kegiatan advokasi melalui organisasi profesi untuk mempengaruhi kebijakan pelayanan kesehatan dan sosial serta masuk ke dalam pelayanan Melaksanakan tugas sesuai arahan dan sesuai dengan kebijakan.PV.64 Wat.55 Wat. Mempertahankan lingkungan asuhan yang aman melalui tindakan tepat waktu.PV. Berperan serta dalam peningkatan kualitas dan prosedur jaminan mutu Melakukan kajian secara teratur tentang praktik yang dilaksanakannya dengan cara refleksi dan peer review Bertanggung jawab untuk belajar seumur hidup.49 Wat.61 Wat.PP.3.PV.2. mengikuti peraturan nasional dan persyaratan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.PV.PP.3.51 Wat.62 Wat.2.PP.58 Wat.2.3.59 Wat.PV.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.PB.65 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.PP.PP.PP. Memberikan dan mencatat obat dibawah pengawasan seorang Perawat Teregistrasi bila secara hukum diijinkan.2.3.63 Wat.PV.PK.3.3. Menyimpan bahan-bahan pengobatan dengan memperhatikan kemananan dan keselamatan.54 Wat.3.3.3.52 Wat.57 Wat.PV.KM.56 Wat.id 41 .3.PV.3.No.PV. http://www. pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya Menyempatkan diri untuk belajar bersama orang lain untuk memberikan kontribusi terhadap asuhan kesehatan 61 62 63 64 65 Wat.PV.PV.PB.inna-ppni.PV.KM.KM.PV. kebijakan dan prosedur. Memenuhi prosedur pencegahan infeksi Mengetahui tindakan yang dilakukan pada saat dinyatakan terjadi bencana Mengetahui dan mengikuti standar profesi dan praktik terbaik yang diterapkan sebagai tanggung jawab profesi Meningkatkan dan mempertahankan citra keperawatan yang positif Bertindak sebagai model peran yang efektif bagi mahasiswa keperawatan (enrolled nurse students) dan staf pendukung Bertindak sebagai nara sumber baagi mahasiswa keperawatan (enrolled nurse students) dan staf pendukung 48 Wat. tolok ukur kualitas dan juga sesuai dengan tingkat pelatihan yang diikutinya.KM.PV.or.PP.PB.PV.

2.Ns.1.PE.PE.10 11 12 Wat.PAK. verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai seorang profesional Melakukan praktik keperawatan profesional sesuai dengan peraturan perundangan Menerapkan keterampilan berpikir kritis dan pendekatan sistem untuk penyelesaian masalah serta pembuatan keputusan keperawatan dalam konteks pemberian asuhan keperawatan profesional Mengelola promosi kesehatan melalui kerjasama dengan sesama perawat.Ns. profesional lain serta kelompok masyarakat untuk mengurangi rasa sakit.6 7 Wat. hasil asuhan dan kompetensi lanjutan sesuai dengan lingkup praktik.PE.Ns. meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat Melakukan pengkajian melalui pengumpulkan data obyektif dan subyektif yang akurat dan relevan melalui pengkajian kesehatan dan keperawatan yang sistematik Mengorganisasikan.PAK.Ns.1 Judul Unit Komptensi Menerima tanggung gugat terhadap keputusan. Kode Unit Urut 1 Wat.2.5 Wat. menerjemahkan data dari berbagai sumber untuk menegakkan diagnosis keperawatan dan menetapkan rencana asuhan Berbagi temuan dan mendokumentasikan-nya secara akurat dan tepat waktu sesuai dengan standar profesi dan kebijakan organisasi Merumuskan rencana asuhan yang komprehensif dengan hasil asuhan yang teridentifikasi berdasarkan diagnosis 2 3 4 Wat.Ns.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.Keterangan : *) Kompetensi ini tidak dimiliki oleh Perawat Vokasi II. http://www.or.1.PAK. dan hukum/peraturan perundangan Menerapkan prinsip etik dalam keperawatan sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien Menerapkan sikap menghormati hak klien untuk memperoleh informasi. menganalisis.9 10 Wat.1.Ns.PAK.Ak. tanggung jawab yang lebih besar.2.Ns.1.PAK.7 8 Wat.Ns.PE. tindakan profesional.8 9 Wat.12 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.Ns.3 Wat.PAK.Ns.1.2 Wat.2. mensintesis. memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan & kesehatan yang diberikan Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis.2.1.inna-ppni.Ns.Ns.4 5 6 Wat.id 42 . Kategori : Ners No.11 Wat.2.PL.

No.2.Ns. termasuk melakukan prosedur bantuan hidup jika diperlukan. dapat dimengerti. masukan dari anggota tim kesehatan lain.inna-ppni.2.PAK.PAK. serta anggota tim kesehatan lain Menggunakan data evaluasi untuk memodifikasi rencana asuhan Mengkomunikasikan secara jelas.23 24 25 Wat.PAK.Ns.id 43 .25 Standar Kompetensi Perawat Indonesia. akurat dan catatan terkait Melaksanakan serangkaian prosedur.13 14 Wat.18 19 20 Wat.2.PAK.PAK.22 23 Wat. hasil pengkajian keperawatan dan kesehatan.16 Wat.2.Ns.PAK.2.15 16 17 Wat. konsisten dan akurat 13 Wat.PAK.2. dan standar praktik keperawatan Menetapkan prioritas asuhan melalui kolaborasi dengan pemberi asuhan lain dan klien. apabila memungkinkan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain dan klien Menjaga kelangsungan rencana asuhan yang terkini. atau mengalami hambatan bahasa Mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan secara reguler. treatment dan intervensi yang berada dalam lingkup praktik keperawatan bagi perawat teregistrasi dan sesuai standar praktik keperawatan Mendokumentasikan intervensi dan respon klien secara akurat dan tepat waktu Merespon situasi perubahan yang cepat atau yang tidak diharapkan secara cepat dan tepat Merespon situasi gawat darurat/ bencana secara cepat dan tepat.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.2.21 22 Wat.2. dengan melibatkan klien.Ns.Ns.Ns.or.14 15 Wat.PAK. Melibatkan klien apabila memungkinkan.PAK.Ns.2.Ns. keluarga atau pemberi asuhan meminta dukungan atau memiliki keterbatasan kemampuan dalam membuat keputusan.Ns.19 Wat.PAK.Ns.24 Wat. sebagai dasar persetujuan asuhan yang diberikan Melibatkan seorang penasehat apabila klien.20 21 Wat. dalam rencana asuhan untuk menjamin klien mendapatkan informasi akurat. memberikan persetujuan. Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi keperawatan.PAK.PAK.Ns.2.17 18 Wat.Ns.Ns.2.PAK.2. keluarga dan/atau pemberi pelayanan.2. http://www. dan prosedur gawat darurat/ bencana lainnya Memonitor dan mendokumentasikan kemajuan hasil asuhan yang diharapkan secara akurat dan lengkap Mengevaluasi kemajuan hasil asuhan terhadap pencapaian yang ditargetkan.

2. tertulis maupun elektronik.30 31 32 33 34 35 Wat.or.38 Wat. saran perubahan di lingkungan praktiknya sendiri atau organisasinya.PAK.Ns.KM.Ns. dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Mengkomunikasikan dan berbagi informasi yang relevan.Ns.Ns.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.2.31 Wat.Ns.Ns.Ns.PAK.Ns.2.2.2.36 37 Wat. http://www.Ns. secara effektif Memahami dan menghargai peran. pengetahuan dan ketrampilan anggota tim kesehatan yang berkaitan dengan tanggung jawabnya Berkolaborasi dengan professional kesehatan lain untuk meningkatkan pelayanan keperawatan dan kesehatan yang dapat dijangkau oleh klien Menggunakan pengetahuan tentang praktik kerja inter dan intra profesional yang efektif 26 Wat.2.2.KM.Ns.39 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.2.KM. Memberikan kontribusi terhadap pendidikan dan pengembangan profesional mahasiswa dan sejawat di tempat kerja Memberikan umpan balik.Ns.KM.id 44 .KM.2.KM.26 27 Wat.Ns.No. keluarga.35 36 Wat.28 Wat. keluarga dan/atau pemberi pelayanan dengan anggota tim kesehatan lain yang terlibat dalam pemberian pelayanan kesehatan.27 28 29 30 Wat. Memberikan advokasi dan berbertindak dalam rentang kendalinya untuk menciptakan lingkungan keja yang positif Menyesuaikan pendekatan dan gaya kepemimpinan dalam situasi yang berbeda Menghadapi konflik dengan cara yang bijaksana.2.29 Wat.Ns.KM. Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi informasi baik verbal.inna-ppni.32 Wat.KM.37 38 39 Wat.KM. menggunakan ketrampilan komunikasi yang efektif dan mekanisma yang ada untuk mencapai solusi Memberikan kontribusi untuk kepemimpinan tim dengan memperkuat tujuan sehingga dapat meningkatkan sikap saling menghargai dan percaya diri diantara anggota tim Mengekpresikan pemikiran kepemimpinannya secara jelas dan mendukung harapan anggota tim lainnya Memprioritaskan beban kerja dan mengelola waktu secara efektif Memberikan kontribusi pada hasil review dan modifikasi kebijakan dan prosedure organisasi terbaru.KM.KM.34 Wat.2.2. sesuai tanggung jawab profesionalnya Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien.2.33 Wat.KM. mencakup pandangan klien.Ns.2.

KM. Menjamin keamanan dan ketepatan penyimpanan.2. pemberian dan pencatatan bahan-bahan pengobatan.inna-ppni.53 Standar Kompetensi Perawat Indonesia. tingkat persiapan. Memenuhi prosedur pencegahan infeksi dan mencegah terjadinya pelanggaran dalam praktik yang dilakukan para praktisi lain.KM.Ns. keahlian dan lingkup praktik legal.51 Wat.Ns.id 45 .47 48 Wat.41 Wat.Ns.2.50 51 52 53 Wat.KM.No.or.2.KM.2.2. mencatat.2.Ns.Ns.43 44 45 46 Wat. penggunaan.2.40 Wat.KM.49 Wat.2.Ns.2.2. Urut 40 41 42 Kode Unit Wat.Ns.42 Judul Unit Komptensi Memaparkan dan mendukung pandangan klien.2. dan/atau pemberi pelayanan selama pembuatan keputusan oleh tim inter profesional Merujuk untuk memastikan klien mendapatkan intervensi terbaik yang tersedia. keluarga.KM.46 47 Wat. http://www. Menerima kegiatan yang didelegasikan sesuai dengan tingkat keahliannya dan lingkup praktik legal Memonitor dan menggunakan serangkaian strategi pendukung termasuk precepting ketika pengawasan dan/atau monitoring asuhan didelegasikan Mempertahankan akontabilitas dan tanggung jawab saat mendelegasikan aspek asuhan kepada orang lain Memberikan kontribusi terhadap pengembangan panduan dan kebijakan yang berkaitan dengan pendelegasian tanggung jawab klinik. Mengetahui tanggung jawab dan prosedur yang harus diikuti pada saat dinyatakan terjadi bencana. Meningkatkan deseminasi.Ns.2. Mengambil tindakan segera dengan menggunakan strategi manajemen risiko peningkatan kualitas untuk menciptakan dan menjaga lingkungan asuhan yang aman dan memenuhi peraturan nasional.KM.52 Wat.KM.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.Ns. monitoring dan penelaahan standar profesi serta pedoman praktik terbaik 43 Wat.45 Wat. *) Mendelegasikan kepada orang lain. Memberikan obat.Ns. mengkaji efek samping dan mengukur dosis yang sesuai dengan resep yang ditetapkan.KM.KM.Ns.KM.Ns.44 Wat.Ns. serta kebijakan dan prosedur.3. kegiatan sesuai dengan kemampuan.PP.KM.KM. persyaratan keselamatan dan kesehatan tempat kerja.48 49 50 Wat. Menggunakan alat pengkajian yang tepat untuk mengidentifikasi risiko actual dan potensial terhadap keselamatan dan melaporkan kepada pihak yang berwenang.Ns.2.

62 Wat.PB. Bepartisipasi dalam kegiatan peningkatan kualitas dan penjaminan mutu.Ns.id 46 .58 Wat.PB.60 61 62 63 Wat.PP.65 Keterangan : *) Kompetensi ini tidak dimiliki oleh Ners Standar Kompetensi Perawat Indonesia. pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya Menyempatkan diri untuk belajar bersama orang lain untuk memberikan kontribusi terhadap asuhan kesehatan 60 Wat.64 Wat.PP. http://www.3.63 64 65 Wat.Ns.3.61 Wat.Ns.3.54 Wat.Ns.56 Judul Unit Komptensi Meningkatkan dan mempertahankan citra keperawatan yang positif Bertindak sebagai model peran yang efektif bagi mahasiswa dan dalam tim pemberi asuhan Bertindak sebagai nara sumber bagi mahasiswa.3.3.PP.inna-ppni.PP.No.59 *) Mencermati lingkungan praktik dan literatur keperawatan untuk mengidentifikasi kecenderungan (trend) dan issu yang muncul Ikut serta dalam kegiatan advokasi melalui organisasi profesi untuk mempengaruhi kebijakan pelayanan kesehatan dan sosial serta masuk ke dalam pelayanan Mengikuti pedoman praktik terbaik dan berdasarkan pembuktian (evidence-based ) dalam melakukan praktik keperawatan.Ns.PP.3. anggota tim kesehatan lain dan masyarakat Menghargai penelitian dalam memberikan kontribusi pada pengembangan keperawatan dan menggunakan hasil penelitian sebagai alat untuk meningkatkan standar asuhan 57 58 59 Wat.Ns.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.3.Ns. Urut 54 55 56 Kode Unit Wat.PK.55 Wat.3.3.or.3.Ns. telaah kritis.3.PP.PP.PB. Melakukan kajian secara teratur tentang praktik yang dilaksanakannya dengan cara refleksi.Ns.Ns. dan evaluasi serta peer review Bertanggung jawab untuk belajar seumur hidup.57 Wat.Ns.Ns.PK.3.

Sp.III.2.PAK.PAK.9 10 Wat.1. profesional lain kelompok masyarakat serta kelompok khusus tertentu untuk mengurangi rasa sakit.Sp.2. memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan & kesehatan yang diberikan Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis.2.4 5 Wat.1. meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat dalam area praktik spesialis Mengumpulkan data obyektif dan subyektif yang akurat dan relevan yang dibutuhkan untuk praktik di area khusus melalui pengkajian kesehatan dan keperawatan yang sistematik.10 11 Wat.Sp.2. menerjemahkan data dari berbagai sumber untuk menegakkan diagnosis keperawatan dan menetapkan rencana asuhan Berbagi temuan dan mendokumentasikan-nya secara akurat dan tepat waktu sesuai dengan standar profesi dan kebijakan organisasi 2 3 4 Wat.7 8 Wat.1. verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai seorang profesional Melakukan praktik keperawatan profesional sesuai dengan peraturan perundangan termasuk area khusus praktik spesialis Menerapkan keterampilan berpikir kritis dan pendekatan sistem untuk penyelesaian masalah serta pembuatan keputusan keperawatan dalam konteks pemberian asuhan keperawatan spesialis Mengelola promosi kesehatan melalui kerjasama dengan sesama perawat.11 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.Sp.PE. Kode Unit Urut 1 Wat.1.1.Sp.Sp.Sp.Sp.PE. menganalisis.inna-ppni.1.3 Wat.1 Judul Unit Komptensi Menerima tanggung gugat dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap keputusan. Kategori : Ners Spesialis No.Sp.id 47 .Ak. http://www.PE.PE. mensintesis.2 Wat.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. tindakan profesional dan kompetensi lanjut sesuai dengan lingkup praktik.Sp.2.Sp.PAK.PAK.PL.PAK.6 7 Wat. mengajukan permintaan pemeriksaan dan prosedur diagnostik yang diperbolehkan dalam lingkup praktik spesialis dan peraturan perundangan Mengorganisasikan.8 9 Wat.5 6 Wat.or. . hukum/peraturan perundangan Menerapkan prinsip etik dalam keperawatan sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien Menerapkan sikap menghormati hak klien untuk memperoleh informasi.

inna-ppni.2. atau mengalami hambatan bahasa Mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan secara reguler.PAK. serta anggota tim kesehatan lain Menggunakan data evaluasi untuk memodifikasi rencana asuhan 12 Wat.19 Wat.Sp.PAK.PAK.Sp. keluarga dan/atau pemberi pelayanan.PAK.2.14 15 Wat. http://www.2. dapat dimengerti.17 Wat.2.PAK.Sp.Sp.23 24 Wat.13 14 Wat. mengambil peran kepemimpinan dalam triage dan koordinasi asuhan klien sesuai kebutuhan asuhan khusus Memonitor dan mendokumentasikan kemajuan hasil asuhan yang diharapkan secara akurat dan lengkap Mengevaluasi kemajuan hasil asuhan terhadap pencapaian yang ditargetkan.PAK.Sp.PAK.2. akurat dan catatan terkait Melaksanakan serangkaian prosedur.21 22 Wat.2.2. apabila memungkinkan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain dan klien Menjaga kelangsungan rencana asuhan yang terkini. dalam rencana asuhan untuk menjamin klien mendapatkan informasi akurat.2.24 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.PAK.Sp.Sp.2.Sp.Sp.PAK. dan standar praktik keperawatan Menetapkan prioritas asuhan melalui kolaborasi dengan pemberi asuhan lain dan klien Melibatkan klien apabila memungkinkan.18 Wat. masukan dari anggota tim kesehatan lain.2.2.PAK. memberikan persetujuan.12 13 Wat. hasil pengkajian keperawatan dan kesehatan.2.PAK. sebagai dasar persetujuan asuhan yang diberikan Melibatkan seorang penasehat apabila klien.15 16 17 18 19 20 Wat.20 21 Wat.Sp.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.Sp. keluarga atau pemberi asuhan meminta dukungan atau memiliki keterbatasan kemampuan dalam membuat keputusan.or.No.PAK. Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi Merumuskan rencana asuhan yang komprehensif dengan hasil asuhan yang teridentifikasi berdasarkan diagnosis keperawatan.16 Wat.Sp. dengan melibatkan klien. treatment dan intervensi yang berada dalam lingkup praktik spesialis dan sesuai dengan standar praktik keperawatan spesialis Mendokumentasikan intervensi dan respon klien secara akurat dan tepat waktu Merespon situasi perubahan yang cepat atau yang tidak diharapkan secara cepat dan tepat Merespon situasi gawat darurat/ bencana secara cepat dan tepat.2.Sp.PAK.id 48 .22 23 Wat.

Memberikan kontribusi terhadap pengembangan dan implementasi pendidikan spesialis serta pengembangan profesional siswa dan sejawat di tempat kerja Menggunakan proses berubah untuk mempengaruhi pengenalan inovasi dan adaptasi pada praktik spesialis dan organisasi pelayanan. dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Mengkomunikasikan dan berbagi informasi yang relevan.30 Wat.2.or.2.Sp.Sp.Sp. http://www.2.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.2. sesuai tanggung jawab profesionalnya Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien. menggunakan ketrampilan komunikasi yang efektif dan mekanisma yang ada untuk mencapai solusi Memimpin dengan cara yang dapat menginspirasi rasa saling menghargai dan percaya diri dari anggota lain Menetapkan secara jelas kontribusi dan harapan2 yang diinginkan oleh anggota tim.Sp.2.No.KM. konsisten dan akurat informasi baik verbal.KM.Sp.29 Wat.28 Wat.2.32 33 Wat.KM.2. pengetahuan dan ketrampilan anggota tim kesehatan yang berkaitan dengan tanggung jawabnya 26 Wat.34 35 Wat.KM.37 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.2. Memberikan advokasi dan berbertindak dalam rentang kendalinya untuk menciptakan lingkungan keja yang positif Menyesuaikan pendekatan dan gaya kepemimpinan dalam situasi khusus di area praktik spesialis Menghadapi konflik dengan cara yang bijaksana.Sp. dalam perannya sebagai ketua tim dan sesuai dengan uraian tugas terbaru.2.PAK.PAK. Memahami dan menghargai peran.KM.Sp.inna-ppni. Memprioritaskan beban kerja.Sp.2. keluarga.Sp.KM. mengelola waktu secara efektif dan mengalokasikan sumber2 untuk mencapai hasil yang optimal Memberikan kontribusi pada hasil review dan modifikasi kebijakan dan prosedure organisasi terbaru dan menunjukan kepemipinan dalam mengembangkan dan mengimplementasikan kebijakan organisasi serta prosedur khusus pada area spesialis.2.id 49 . keluarga dan/atau pemberi pelayanan dengan anggota tim kesehatan lain yang terlibat dalam pemberian pelayanan kesehatan. Urut 25 Kode Unit Wat.2.35 36 Wat.25 Judul Unit Komptensi Mengkomunikasikan secara jelas.KM.27 28 29 30 31 32 Wat.KM.26 27 Wat.Sp. tertulis maupun elektronik.31 Wat. mencakup pandangan klien.PAK.33 34 Wat.Sp.KM.Sp.2.KM.Sp.36 37 Wat.

No. Urut 38 39

Kode Unit Wat.Sp.2.KM.38 Wat.Sp.2.KM.39

Judul Unit Komptensi
Berkolaborasi dengan professional kesehatan lain untuk meningkatkan pelayanan keperawatan dan kesehatan yang diberikan dalam area khusus. Menggunakan pengetahuan tentang praktik kerja inter dan intra profesional yang efektif Memaparkan pandangan klien, keluarga, dan/atau pemberi pelayanan dalam pembuatan keputusan oleh tim inter profesional dan membantu dalam menegosiasikan keputusan yang disepakati bersama Merujuk klien dan menerima rujukan dari pemberi pelayanan kesehatan lain untuk menjamin klien mendapatan intervensi terbaik yang tersedia

40

Wat.Sp.2.KM.40

41 42

Wat.Sp.2.KM.41 Wat.Sp.2.KM.42

*)
Mendelegasikan kepada orang lain, kegiatan sesuai dengan kemampuan, tingkat persiapan, keahlian dan lingkup praktik legal Menerima kegiatan yang didelegasikan sesuai dengan tingkat keahliannya dan lingkup praktik legal Memonitor dan menggunakan serangkaian strategi pendukung termasuk precepting dan mentoring ketika pengawasan dan/atau monitoring asuhan didelegasikan Mempertahankan akontabilitas dan tanggung jawab saat mendelegasikan aspek asuhan kepada orang lain Memberikan kontribusi terhadap pengembangan panduan dan kebijakan yang berkaitan dengan pendelegasian tanggung jawab klinik yang khusus pada praktik spesialis. Menggunakan alat pengkajian yang tepat untuk mengidentifikasi risiko actual dan potensial terhadap keselamatan dan melaporkan kepada pihak yang berwenang. Mengambil tindakan segera dengan menggunakan strategi manajemen risiko peningkatan kualitas untuk menciptakan dan menjaga lingkungan asuhan yang aman dan memenuhi peraturan nasional, persyaratan keselamatan dan kesehatan tempat kerja, serta kebijakan dan prosedur. Menjamin keamanan dan ketepatan penyimpanan, pemberian dan pencatatan bahan-bahan pengobatan Memberikan obat termasuk dosis yang tepat, cara, frekuensi, berdasarkan pengetahuan yang akurat tentang

43

Wat.Sp.2.KM.43

44 45

Wat.Sp.2.KM.44 Wat.Sp.2.KM.45

46

Wat.Sp.2.KM.46

47

Wat.Sp.2.KM.47

48

Wat.Sp.2.KM.48

49 50

Wat.Sp.2.KM.49 Wat.Sp.2.KM.50

Standar Kompetensi Perawat Indonesia- DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui; http://www.inna-ppni.or.id 50

No. Urut

Kode Unit

Judul Unit Komptensi
efek farmakologis, karakteristik klien dan terapi yang disetujui, sesuai dengan resep yang ditetapkan. Memenuhi prosedur pencegahan infeksi dan mencegah terjadinya pelanggaran dalam praktik yang dilakukan para praktisi lain. Mengidentifikasi dan merencanakan langkah-langkah khusus yang diperlukan untuk menangani klien di area praktik khusus dalam kondisi bencana. Meningkatkan deseminasi, penggunaan, monitoring , penelaahan standar profesi spesialis dan pedoman praktik terbaik, serta berpartisipasi dalam mengembangkan dan menyesuaikan standar dalam kontek praktik Meningkatkan praktik keperawatan spesialis sebagai bagian esensial dari pemberian pelayanan kesehatan Bertindak sebagai model peran yang efektif bagi mahasiswa dan dalam tim pemberi asuhan
Bertindak sebagai nara sumber di area spesialis bagi mahasiswa, anggota tim kesehatan lain, perencana kesehatan dan masyarakat

51

Wat.Sp.2.KM.51

52

Wat.Sp.2.KM.52

53

Wat.Sp.3.PP.53

54 55 56

Wat.Sp.3.PP.54 Wat.Sp.3.PP.55 Wat.Sp.3.PP.56

57

Wat.Sp.3.PP.57

58

Wat.Sp.3.PP.58

Memberikan kontribusi dalam pengembangan pengetahuan dan praktik keperawatan klinis spesialis melalui identifikasi dan pelaksanaan penelitian sesuai kebutuhan Memberikan advokasi dan berpartisipasi untuk mendapatkan pengakuan pimpinan, hukum dan masyarakat terhadap kualifikasi spesialis, perlindungan hak sebagai perawai spesialis dan lingkup praktik terkait Mengamati lingkungan praktik dan literatur keperawatan spesialis untuk mengidentifikasi kecenderungan (trend) dan issu yang muncul Ikut serta dalam kegiatan advokasi melalui organisasi profesi untuk mempengaruhi kebijakan pelayanan kesehatan dan sosial serta pemberian pelayanan di area spesialisnya Menggunakan dan berkontribusi dalam penelitian untuk memperoleh pembuktian guna praktik yang aman, efektif dan efesien, di area spesialisasinya. Melakukan telaah secara sistematik untuk meningkatkan

59

Wat.Sp.3.PP.59

60

Wat.Sp.3.PP.60

61 62

Wat.Sp.3.PK.61 Wat.Sp.3.PK.62

Standar Kompetensi Perawat Indonesia- DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui; http://www.inna-ppni.or.id 51

No. Urut

Kode Unit

Judul Unit Komptensi
kepuasan dan hasil asuhan sesuai area spesialisnya. Melakukan kajian secara teratur tentang praktik yang dilaksanakannya dengan cara refleksi, telaah kritis, dan evaluasi serta peer review Memikul tanggung jawab untuk belajar seumur hidup, pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya Berpartisipasi dalam proses belajar mengajar pada bidang keilmuan yang sama maupun multidisiplin

63

Wat.Sp.3.PB.63

64 65

Wat.Sp.3.PB.64 Wat.Sp.3.PB.65

Keterangan : *) Kompetensi ini tidak dimiliki oleh Ners Spesialis

IV. Kategori : Ners Konsultan No. Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi
Menerima tanggung gugat dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap keputusan, , tindakan profesional dan kompetensi lanjut sesuai dengan perubahan lingkup praktik, hukum/peraturan perundangan Menerapkan prinsip etik dalam keperawatan sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat klien Berperan serta dalam menetapkan kebijakan yang menegaskan hak klien untuk mendapatkan informasi, memilih dan menentukan sendiri asuhan kepartewatan & kesehatannya dan menerapkannya dalam praktek Berperan serta dalam pengembangan kebijakan dan sistem untuk meningkatkan kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai seorang profesional Melakukan praktik keperawatan professional mandiri, sesuai dengan peraturan perundangan, termasuk kekhususan dari peran praktik lanjutan Menerapkan keterampilan berpikir kritis, pertimbangan klinis dan keahlian untuk membuat

1

Wat.Sp.K.1.Ak.1

2 3

Wat.Sp.K.1.PE.2 Wat.Sp.K.1.PE.3

4

Wat.Sp.K.1.PE.4

5

Wat.Sp.K.1.PE.5

6 7

Wat.Sp.K.1.PL.6 Wat.Sp.K.2.PAK.7

Standar Kompetensi Perawat Indonesia- DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui; http://www.inna-ppni.or.id 52

Sp.PAK. atau mengalami 8 Wat.PAK.Sp.K.9 10 Wat.K. http://www. berdasarkan standar praktik keperawatan lanjutan.Sp.K. dalam rencana asuhan untuk menjamin klien mendapatkan informasi akurat.No.10 11 Wat.2.K.14 15 Wat.K.Sp. Melibatkan klien apabila memungkinkan. perencana.PAK.2.8 9 Wat. keluarga atau pemberi asuhan meminta dukungan atau memiliki keterbatasan kemampuan dalam membuat keputusan.PAK.2.Sp.2.K.PAK.PAK.2.id 53 .11 12 Wat. kelompok masyarakat dan advokasi untuk merumuskan strategi dan menggerakkan sumber –sumber untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat Mengumpulkan data obyektif dan subyektif yang akurat dan relevan untuk pengkajian klien menggunakan strategi pengumpulan multipel data dan sumber-sumber informasi.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.PAK.12 13 Wat. Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi keputusan pada area-area praktik yang komplek dalam konteks pemberian asuhan keperawatan profesional Berperan secara aktif dengan profesional kesehatan lain.Sp.2. diagnostik dan intervensi terapeutik Bernegosiasi untuk memenuhi prioritas asuhan yang diberikan didalam sumber kesehatan dan kemampuan sistem yang tersedia. pembuat kebijakan. dapat dimengerti sebagai dasar persetujuan asuhan yang diberikan Merencanakan mekanisme untuk menjamin kehadiran seorang penasehat apabila klien.13 14 Wat.2.2. mengajukan permintaan pemeriksaan dan prosedur diagnostik yang diperbolehkan dalam lingkup praktik spesialis dan peraturan perundangan Menerapkan pertimbangan klinis lanjutan dan pengetahuan yang mendalam untuk menegakkan diagnosis banding dan menetapkan rencana asuhan yang komprehensif Berbagi temuan dan mendokumentasikan-nya secara akurat dan tepat waktu sesuai dengan standar profesi dan kebijakan organisasi Merumuskan dan memobilisasi sumber daya untuk menyusun rencana asuhan yang komprehensif dan terkoordinasi sesuai dengan hasil asuhan yang diharapkan.inna-ppni. serta keputusan tentang pencegahan.K.Sp.Sp.or.PAK. memberikan persetujuan.15 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.K.

Sp.2.2.PAK.2.2. tertulis maupun elektronik.2. lingkup praktik yang diperluas dan sesuai dengan standar praktik keperawatan Mendokumentasikan intervensi dan respon klien secara akurat dan tepat waktu Menyesuaikan intervensi untuk memenuhi kebutuhan klien dan/atau lingkungan dalam situasi yang berubah secara cepat atau tidak diharapkan Memobilisasi dan mengkoordinasikan sumber daya dan mengambil peran kepemimpinan dalam situasi gawat darurat dan/atau bencana Memonitor dan mendokumentasikan kemajuan hasil asuhan yang diharapkan secara akurat dan lengkap Mengevaluasi kemajuan hasil asuhan terhadap pencapaian yang ditargetkan melalui partisipasi dengan inter disiplin. Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi hambatan bahasa Mengkaji kembali dan merevisi rencana asuhan secara reguler.Sp.K.K.Sp.PAK. sesuai tanggung jawab profesionalnya Berinteraksi dengan cara menghargai dan menghormati budaya klien.23 24 Wat.2.Sp. konsisten dan akurat informasi baik verbal.K.24 25 Wat.22 23 Wat.inna-ppni.K.2.Sp. apabila memungkinkan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain.K.21 22 Wat.Sp.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.19 Wat.17 18 Wat.2.K.2.25 26 Wat.PAK.PAK.27 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.No.K.PAK.K.K.Sp.26 27 Wat.K. treatment dan intervensi yang berada dalam kewenangan legal.PAK.Sp.Sp.18 19 20 Wat.2.or. klien dan/atau pemberi asuhan Menjaga kelangsungan rencana asuhan yang terkini.2.PAK. dan melibatkan klien.PAK.20 21 Wat.Sp.PAK.Sp.K. keluarga dan/atau pemberi pelayanan Menggunakan data evaluasi untuk mempengaruhi strategi asuhan dan menginformasikan kecenderungan / trend praktik di masa depan Mengkomunikasikan secara jelas.id 54 .PAK.PAK.Sp. keluarga.PAK. dan/atau pemberi pelayanan dari berbagai latar belakang budaya Menciptakan mekanisme yang efektif untuk mengkomunikasikan dan berbagi informasi dengan anggota tim kesehatan lain yang terlibat dalam pemberian pelayanan 16 Wat.16 17 Wat.2.K. akurat dan catatan terkait Melaksanakan prosedur. http://www.

mengenali/ mengetahui potensi peluang untuk mendapat solusi baru Menciptakan rasa percaya untuk dirinya dan organisasi untuk menginspirasi melalui sikap kepemimpinan guna memaksimalkan Kontribusi orang lain Menciptakan visi dan bertindak untuk memberikan rasa memiliki kepada seluruh anggota dan mengawasi seluruh kegiatan kerja mereka Memperioritaskan beban masalah.K.37 38 Wat.30 Melibatkan diri dalam kaderisasi pemimpin masa depan.Sp. Menggunakan kepemimpinan.2.KM.K.KM.Sp.KM. retensi dan pengembangan sumber daya manusia 29 30 Wat. coaching dan mentoring Menghadapi konflik dengan cepat dan kreatif.KM.KM. negosiasi dan ketrampilan menyelesaikan konflik untuk membangun hubungan intra-/inter profesional.K.2.K.Sp. termasuk rekrutmen.2. memahami pengetahuan dan ketrampilan berbagai profesi dan disiplin ilmu dalam memberikan pelayanan kesehatan.KM. mengevaluasi dan mengelola inovasi dan perubahan dalam sistem kesehatan dengan mendorong kreatifitas Menciptakan lingkungan yang membangun kepercayaan diantara pemberi asuhan kesehatan.K. Mempromosikan kebijakan dan mengadvokasi sumber2 untuk mendukung pendidikan dan pengembangan profesional di lingkungan kerja Memperkenalkan.2.2.Sp.32 33 Wat.KM. dan masyarakat guna meningkatkan 31 Wat. melalui pendidikan.2.Sp.36 37 Wat.Sp.38 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.Sp.2.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.inna-ppni.KM.KM. pembangunan tim.id 55 . Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi Memberikan advokasi dan mengimplementasikan kebijakan dan strategi yang berkaitan dengan sistem 28 Wat.Sp. lembaga lain.2.35 36 Wat. struktur dan program kesehatan.K.31 32 Wat.K.28 kesehatan untuk membangun lingkungan praktik yang positif.K.K.Sp.Sp. mengelola waktu secara efektif dan mengalokasi sumber2 untuk mencapai hasil yang optimal Mengembangkan dan melaksanakan mekanisme monitoring dan evaluasi kebijakan secara berkala yang berdampak pada pelayanan keperawatan dan menterjemahkannya dalam rencana.or.No.2.KM.34 35 Wat.Sp.2.33 34 Wat. http://www.29 Wat.K.KM.K.2.

K.K.42 Wat.K.Sp.2.2. dan/atau pemberi pelayanan dalam pembuatan keputusan oleh tim inter profesional dan membantu dan/atau mengarahkan dalam menegosiasikan keputusan yang disepakati bersama Merujuk dan menerima rujukan dari pemberi pelayanan kesehatan lain untuk meningkatkan keberlangsungan asuhan dan menjamin klien mendapatkan intervensi terbaik yang tersedia . persyaratan keselamatan dan kesehatan tempat kerja 39 Wat. Menggunakan berbagai intervensi dan strategi manajemen risiko untuk memprakarsai perubahan dan menjaga lingkungan aman yang ada dalam sistem dan yang memenuhi peraturan nasional .KM.2.K. Mendelegasikan kepada orang lain.45 46 Wat.2.39 40 Wat.Sp. keluarga. keahlian dan lingkup praktik legal Menawarkan strategi pengawasan termasuk mentoring.Sp.47 48 Wat.48 Standar Kompetensi Perawat Indonesia.KM. kegiatan sesuai dengan kemampuan.K.K.40 41 Wat.or.2.KM.Sp.K.2.46 47 Wat. http://www.41 42 43 Wat.KM.2.id 56 . Mempertahankan akontabilitas dan tanggung jawab saat mendelegasikan aspek asuhan kepada orang lain Memberikan kontribusi terhadap pengembangan panduan dan kebijakan yang berkaitan dengan pendelegasian tanggung jawab klinik dalam keperawatan dan lintas profesi kesehatan Menggunakan pengkajian yang umum untuk mengidentifikasi masalah aktual dan potensial terhadap lingkungan . Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi kualitas asuhan dan meningkatkan kualitas asuhan serta menagatasi hambatan untuk menjangkau pelayanan Melibatkan diri secara aktif dalam meningkatkan praktik kerja kolaboratif inter dan antar profesional dalam lingkungan praktik Memaparkan pandangan klien.Sp.43 44 Wat.KM.K.KM.2.Sp.KM.Sp.No.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.2. keselamatan perorangan dan risiko keamanan serta melaporkan kepada pihak yang berwenang.Sp. Menerima akontabilitas dan tanggungjawab untuk pengelolaan kasus yang kompleks.KM.2.44 45 Wat.Sp.KM.inna-ppni.Sp. klien. tingkat persiapan.K. coaching dan precepting sebagai bagian dari tanggungjawab pengawasan.K.KM.

2.50 51 52 Wat.3.KM.3.K.Sp.inna-ppni. Memberikan obat termasuk dosis yang tepat.pemberian dan pencatatan bahanbahan pengobatan.3.60 Standar Kompetensi Perawat Indonesia. perencana kesehatan dan masyarakat Memberikan kontribusi pengetahuan baru untuk pengembangan praktik dengan melakukan penelitian.K.K. cara.PP. frekuensi.Sp.PP.Sp.K.PP.Sp.K.PP.2.Sp.57 58 Wat. hukum dan masyarakat terhadap kualifikasi spesialis.No.54 Wat.Sp.PP.PP.Sp.3.K.KM.51 Wat.58 59 60 Wat.K.53 54 55 56 Wat. Bersikap proaktif dalam menyoroti dan mengajukan perbaikan pada strategi pengawasan infeksi untuk semua tempat praktik.56 57 Wat. Urut 49 Kode Unit Judul Unit Komptensi Menjamin bahwa kebijakan dan prosedur sudah dijalankan untuk keamanan dan ketepatan penyimpanan.55 Wat.59 Wat.Sp. tim kesehatan lain. Memberikan kontribusi pada perumusan rencana pelayanan bencana dan pemulihan Memberikan kepemimpinan dalam mengembangkan standar profesi dan praktik terbaik berdasarkan bukti/fakta (evidence base) dan membimbing dalam mengembangkan dan menyesuaikan standar dalam konteks praktik Menyampaikan dan meningkatkan peran keperawaatan praktik lanjutan dalam konteks klinis.49 50 Wat.KM.Sp. deseminasi dan menggabungkan hasil penelitian kedalam praktik Memberikan advokasi dan berpartisipasi untuk mendapatkan pengakuan pimpinan. http://www.52 53 Wat.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.2.K.Sp.PP.PP.KM. sesuai dengan resep yang ditetapkan.2.3. karakteristik klien dan terapi yang disetujui.3.K. berdasarkan pengetahuan yang akurat tentang efek farmakologis.3.K. politis dan professional Bertindak sebagai model peran yang efektif bagi mahasiswa dan dalam tim pemberi asuhan Bertindak sebagai nara sumber dalam praktik keperawatan lanjutan bagi mahasiswa.Sp.Sp.3. perlindungan hak sebagai perawat konsultan dan lingkup praktiknya Mencermati lingkungan global terhadap kecenderungan yang muncul dalam praktik lanjutan dan asuhan kesehatan Memimpin kegiatan advokasi melalui organisasi Wat.id 57 .or.K.K.

id 58 .DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.K.PB.PK.Sp.or. Melakukan kajian secara teratur tentang praktik yang dilaksanakannya dengan cara refleksi.Sp.K.62 63 Wat.K.63 64 Wat.Sp.61 62 Wat.PB. pengembangan profesional dan mempertahankan kompetensi yang dimilikinya Meningkatkan dan mendorong berbagai program yang mendukung pendidikan asuhan kesehatan yang bersifat interdisiplin 61 Wat.K. http://www. telaah kritis. dan evaluasi serta peer review Bertanggung jawab untuk belajar seumur hidup.3.K.PB.3.3.3. Berpartisipasi dalam pengawasan dan telaah intradan inter dispilin untuk meningkatkan atau memperbaiki kepuasan dan hasil asuhan yang diharapkan klien.64 65 Wat.No.inna-ppni. Urut Kode Unit Judul Unit Komptensi profesi untuk mempengaruhi kebijakan pelayanan kesehatan dan sosial yang berdampak pada ketersediaan dan keterjangkauan terhadap pelayanan praktik keperawatan lanjut Menggali dan mengintegrasikan penelitian untuk menghasilkan praktik berbasis pembuktian (evidencebased practice) untuk memperbaiki keamanan.65 Standar Kompetensi Perawat Indonesia. efesiensi dan efektifitas asuhan keperawatan.Sp.PK.3.Sp.

Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit 4. 6. Melakukan upaya pemeliharaan akses insersi dialisis Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan eliminasi urin 20. Melakukan penerimaan klien baru untuk memfasilitasi kesinambungan pelayanan 24. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan eliminasi fekal 21. Mengelola asuhan keperawatan menjelang dan sesudah kematian 18. Ners Spesialis) Daftar Kompetensi Implementasi Asuhan Keperawatan Ners 1. Mengelola asuhan keperawatan dalam upaya mengatasi masalah nyeri 14. Mengelola asuhan keperawatan dalam menghadapi proses berduka 30. Mengelola asuhan keperawatan luka 7. Mengelola asuhan keperawatan dalam pencegahan dan deteksi dini terhadap masalah kesehatan 27. Melakukan pengukuran tanda-tanda vital 2. Memberikan dukungan sosial. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan mobilisasi klien 22. Mengelola asuhan keperawatan untuk mempersiapkan klien dalam prosedur diagnostik dan penatalaksanaannya 28. kultural dan spiritual dalam pelaksanaan asuhan keperawatan 23. Melakukan persiapan tempat tidur sesuai kebutuhan klien 16. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan kebersihan diri 15.or. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan kebersihan lingkungan klien dan peralatan 17.(Final Draf) Tentang Jenis Kompetensi Implementasi untuk: (Ners. Mengelola upaya pencegahan cedera melalui langkah-langkah precautions/kewaspadaan yang tepat 9. Melakukan pencegahan klien jatuh 26. Mengelola asuhan keperawatan dalam upaya mempertahankan keutuhan kulit 13.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan sirkulasi darah 10. Mengelola asuhan keperawatan pemberian darah secara aman 5. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan oksigen 3. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi enteral 12. Melakukan kompres dalam upaya mempertahankan suhu tubuh 19. Mengelola asuhan keperawatan dengan prinsip keselamatan pasien 25.inna-ppni. http://www. Mengelola asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi per oral 11. Melakukan imunisasi sesuai program pemerintah 29.id 59 . Mengelola program pengendalian infeksi nasokomial 8. Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian obat secara aman dan tepat.

31. Melakukan pemantauan parameter hemodinamik kepada pasien yang terpasang monitoring invasif hemodinamik 45. Melakukan surveillance untuk kepentingan asuhan keperawatan 48.inna-ppni. Mengelola asuhan keperawatan upaya peningkatan konsep klien 46.id 60 . Mengelola asuhan keperawatan pencegahan bunuh diri kepada klien 38. Melakukan pendidikan kesehatan sesuai kebutuhan klien 49. Mengelola asuhan keperawatan post anesthesia 36. http://www. Mengelola asuhan keperawatan pencegahan terhadap kekerasan kepada klien 39. Mengelola asuhan keperawatan klien syok 37. Mengelola asuhan keperawatan kepada klien dengan hyperglykemi dan hypoglikemi 43. Mengelola asuhan keperawatan dengan memberdayakan potensi klien (terapi modalitas keperawatan) 51. Melakukan asuhan keperawatan untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan bayi 34. Mengelola asuhan keperawatan dalam Mengelola stress 33. Mengelola asuhan keperawatan kepada klien diare 42. Melakukan upaya pemenuhan kebutuhan tidur dan istirahat klien melalui asuhan keperawatan 47. Mengelola asuhan keperawatn dalam upaya mempertahankan kelancaran jalan napas 40. Mengelola asuhan keperawatan terapi Intravena melalui kolaborasi tim medis dalam menentukan jenis terapinya 44. Mengelola asuhan keperawatan kepada kilen dengan konstipasi 41. Melakukan pemeliharaan akses kanulasi phlebotomy 32. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan anaphylaxis 35. Melakukan tindakan keperawatan komplementer Standar Kompetensi Perawat Indonesia.or. Mengelola asuhan keperawatan dimensia 50.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.

Mengelola asuhan keperawatan post operatif 9. Mengelola asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan nutrisi parenteral melalui kolaborasi tim medis dalam menentukan jenis nutrisi parenteral 21. Mengelola asuhan keperawatan anak sehat 15. Melakukan asuhan keperawatan bimbingan antisipasi pada fase krisis perkembangan klien 2.or. Mengelola asuhan keperawatan usia lanjut 30. Mengelola asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan sirkulasi/peredaran darah 19. http://www. Mengelola asuhan keperawatan kesehatan kerja 31. Melakukan pengelolaan kasus kekerasan dan penelantaran anak di masyarakat digabung no 3 5. Mengelola asuhan keperawatan anak sakit 16. Melakukan asuhan keperawatan bimbingan antisipasi pada perubahan peran klien 3. Mengelola asuhan keperawatan dalam kondisi krirtis 23. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan gangguan jiwa 26. Melakukan asuhan keperawatan strategi pencegahan kekerasan dan penelantaran di masyarakat 4.id 61 . Mengelola manajemen keperawatan di berbagai jenjang fasilitas pelayanan kesehatan ? 24. Mengelola asuhan keperawatan post natal 12. Mengelola asuhan keperawatan intranatal 11. Mengelola asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan oksigen melalui kolaborasi tim medis dalam menentukan terapi oksigen dengan teknik invasif 18. Mengelola asuhan keperawatan pre natal 10.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. Mengelola asuhan keperawatan keluarga 27. Mengelola pemberian alat kontrasepsi sesuai program pemerintah 13.inna-ppni. Mengelola asuhan keperawatan pemberian terapi melaui kateter vena sentral 22. Mengelola asuhan keperawatan komunitas 28. Melakukan asuhan keperawatan strategi untuk memperkecil resiko gangguan kesehatan jiwa 6. Mengelola asuhan keperawatan kondisi bencana dan/atau kedarutan Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Mengelola asuhan keperawatan pre operatif 7. Mengelola asuhan keperawatan paliatif 25. Mengelola asuhan keperawatan bayi resiko tinggi 17. Mengelola asuhan keperawatan kesehatan sekolah 29. Mengelola asuhan keperawatan intra operatif 8. Mengelola asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit 20. Mengelola asuhan keperawatan neonatus sehat atau sakit 14.Daftar Kompetensi Implementasi Asuhan Keperawatan Lanjut/Spesialis 1.

Mengelola keperawatan kepada klien dalam upaya rehabilitasi 48.or. Mengelola keperawatan kesehatan perempuan CATATAN: 1. Mengelola asuhan keperawatan matra 46. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem kardiovaskular 41.inna-ppni. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan pacu jantung sementara 35. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan terapi dialisis peritoneal 38. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. 2. melakukan koordinasi interdisiplin serta menginisiasi proses perubahan/inovasi sehingga tercapai tujuan asuhan keperawatan yang bermutu. Melakukan triase pada kondisi gawat darurat dan bencana melalui kolaborasi dengan tenaga medis kesehatan lain 33. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem pencernaan 42. Mengelola asuhan keperawatan kepada klien dengan keganasan/onkologi 52.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan gangguan ginjal 43. Melakukan asuhan keperawatan dengan menggunakan teknologi informasi secara efektif dan tepat 34. Melakukan artinya melaksanakan tindakan keperawatan mandiri maupun tindakan yang sifatnya kolaboratif dan disertai pemantauan. Mengelola kesehatan masyarakat perkotaan 55. Mengelola asuhan keperawatan ortopedi 54.id 62 . Mengelola asuhan keperawatan medikal bedah 40. Mengelola asuhan keperawatan maternitas 50. Mengelola artinya melakukan asuhan keperawatan langsung secara mandiri dengan menggunakan metodologi proses keperawatan. Mengelola asuhan keperawatan kesehatan kerja 51. Mengelola progam pengendalian Infeksi 49. Mengelola asuhan keperawatan kepada klien dengan gangguan sistem penglihatan 53. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan peripherally inserted central (PIC) Catheter 36. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem persyarafan 44. Mengelola asuhan keperawatan kepada klien usia lanjut 47.32. Mengelola asuhan keperawatan ketergantungan zat adiktif 39. Mengelola asuhan keperawatan klien dengan terapi hemodialisa 37. Mengelola asuhan keperawatan gangguan sistem perkemihan 45. http://www.

inna-ppni. Salah satunya adalah Standar Profesi Perawat Indonesia sebagai pedoman bagi seluruh perawat dalam menjalankan peran keprofesianya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Standar Kompetensi Perawat Indonesia.BAB III PENUTUP Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi dibidang keperawatan yang sangat pesat harus diimbangi pula dengan tersedianya perangkat aturan ataupun pedoman.id 63 . http://www.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.or.

5. Processes and Practice.02.M (1997). Springhouse. Philadelphia : JB. 19. Depnakertrans R. (1994).L. 13. (2004).L. Depdiknas R.or. B (2000). Clinical Prinsiples and Practices. Judy. Medical Surgical Nursing. (1992). Undang-undang Republik Indonesia no. Professional Nursing Practice-Concepts and Perspectives. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. 17. ICN (2000).03.Co. Koltz. Concepts and Issues Nursing Practice. Illustrated Manual of Nursing Practice. Diknas R. Pedoman Hak dan Kewajiban Pasien. 22. Sconde edition. Geneva. Everyday Rthics-Putting the code into practice.2504 Tanggal 10 Juni 1997. Craven Ruth (1996). Dikemenjur. & Jacobs. Blais K. 3nd Edition. (1988). Undang-undang No. 2nd Ed. First Edition. Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 1239 tahun 2001 tentang Registrasi dan Praktik Keperawatan. Nursing in Today’s World-Challenges Issues and Trends. Guido G. (1990).I. Nursing Ethics Through The Life Span.227/men/2003 Tentang Tata Cara Penetapan Standar Kompetensi Kerja nasional 12. Surat Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Medik Nomor : YM. Philadelphia : W.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-undang Republik Indonesia no. Aspen Publ.956 Tanggal 19 Oktober 1998. Lippincote 7. et al.inna-ppni. Keputusan Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi No.M. Sconde edtion. Bandung. Appleton & lange 2. Bandman E. Kozier B & Erb G. Code of Ethics for Nurses. (1997).6.B. Private in Nursing Development and Management. Sauders. (1998). Editiorn. Kozier B & Erb G. http://www. 8.I(2003). (1997). Inaternational Council of Nursis (2003). T(1996).04. 23.00. Kozier. 3. Human Health & Function. Kep. Dokter dan Rumah Sakit. Berger Karem J.R & Hartley C. Canadian Nurses Association.. Concept. 2nd Ed. (1979). Depnaker R. 16.S. (2003). Prentice Hall-Int. J. 4. Addison-Wesley. Collaborating for Optimal Health.Daftar Rujukan 1. WB Saunders. Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Standar Kompentensi Nasional. 3nd Edition. Concepts and Issues in Nursing Practice. E. Intravenous Therapy. Co. Buxhaum B. 6.id 64 . Depkes. (1988). 2nd Ed. Ellis J.5. Penerbit Cetira Lembora.I.3.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 24. 9.2. Depkes R. ICN (2008). Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Medik Nomor : YM. 15. 14. Multimedia 21. Black. & Bandman B. Hak dan Kewajiban Perawat dan Bidan di Rumah Sakit. 20. Jakarta. Philadelpia. California : Addison Wesley Publ. Depkes. C. Jakarta. ICN Framework of Competencies for the Generalis Nurse. Framework and Competensis 18.23/1992 tentang Kesehatan 11. Lippincott Co.I.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui.I.J.W. 10. Nursing Care Continum .

PA and Perry.gov.or. (1976).ntis.au 28. Third Editions. 33. (1981). http.id 65 . PPNI (2000). Lipincotte 34. Concept.AG (1990). Processes and Practice. Macmillan Publ. Wolff. Kode Etik Keperawatan Indonesia. Undang-undang No. Potter.8/1999. Fundamental of Nursing.Co. National Training Information Services-Australia.B & Thompson H.G. Keputusan Munas VI. 27. Potter. st Louis 30. Taylor (1989). tentang Perlindungan Konsumen 29. http://www. Sevent edition-Lippincote Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Lippincott Co. Mosby Company 31. Luverne (1983).inna-ppni. The Art of Sciences of Nursing. Nursing Outcomes Classification (NIC).//www.B. Professional Nursing : Foundation.O. Lowa Outcome project (2000).25. 9th Ed.DiPublikasi Oleh Bidang Organisasi PP-PPNI melalui. Thompson J. sconde edition.E & Spalding E.Philadelphia : J. Patricia A (1995). Prespective and Relationship. Mosby Company 26. Ethics in Nursing. 32. Clinical Nursing Skill & Techniques. Notter L.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->