P. 1
LAPORAN PRAKTIKUM fotosintesis

LAPORAN PRAKTIKUM fotosintesis

|Views: 315|Likes:
Published by Dwi NicHe
Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan yang dimiliki oleh tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme fotosintetik. Organisme yang mampu mensintesis makanannya sendiri disebut sebagai organisme autrotof. Autotrof dalam rantai makanan menduduki sebagai produsen. Pada prinsinya komponen yang dibutuhkan dalam reaksi fotosintesis adalah CO2 yang berasal dari udara dan H2O yang diserap dari dalam tanah
Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan yang dimiliki oleh tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme fotosintetik. Organisme yang mampu mensintesis makanannya sendiri disebut sebagai organisme autrotof. Autotrof dalam rantai makanan menduduki sebagai produsen. Pada prinsinya komponen yang dibutuhkan dalam reaksi fotosintesis adalah CO2 yang berasal dari udara dan H2O yang diserap dari dalam tanah

More info:

Published by: Dwi NicHe on Apr 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/10/2015

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR

PERCOBAAN II “POPULASI KOMUNITAS DAN EKOSISTEM”

NAMA NIM KELOMPOK HARI/TGL PERCOBAAN ASISTEN

: DWI NICHE : H31112264 : I : SENIN/15 OKTOBER 2012 : IDAWATI KUBA

LABORATORIUM BIOLOGI DASAR FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HASANUDDIN 2012

. Universitas Hasanuddin Makassar. tanggal 15 Oktober 2012 pukul 14.00.00-17. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.3 Waktu Dan Tempat Percobaan Percobaan mengenai populasi komunitas dan ekosistem dilaksanakan pada hari Senin.1 Latar Belakang I. Jurusan Biologi.2 Tujuan Percobaan Tujuan dari percobaan ini adalah:  Mengenal model  I. bertempat di Laboratorium Biologi Dasar.BAB I PENDAHULUAN I.

alga. Karena proses pengubahan itu memerlukan cahaya. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. maka asimilasi zat karbon disebut fotosintesis (Biologigonz. Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Fotosintesis sendiri adalah kemampuan tumbuhan yang mengubah bahan anorganik karbon dioksida dari udara dan air dari tanah diubah menjadi bahan organik glukosa dan oksigen. dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Suatu ciri hidup yang hanya dimiliki oleh tumbuhan hijau adalah kemampuan melakukan fotosintesis. 2011). Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Organisme yang mampu mensintesis . Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan yang dimiliki oleh tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme fotosintetik. Glukosa itu sebagai bahan organik kemudian direspirasikan/didesssimilasikan dalam tubuhnya sehingga bisa menghasilkan energi yang digunakan untuk aktivitas.

Bejana gelas itu ditutup dengan corong terbalik dan diatasnya diberi tabung reaksi yang diisi air hingga penuh. 2002). 1993). Pada prinsinya komponen yang dibutuhkan dalam reaksi fotosintesis adalah CO2 yang berasal dari udara dan H2O yang diserap dari dalam tanah (Ayosinauonline. Sach membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum. Pada tahun 1860. Autotrof dalam rantai makanan menduduki sebagai produsen. Fotosintesis hanya dapat terjadi pada tumbuhan yang mempunyai klorofil. . kemudian bejana itu diletakkan di terik matahari. la menyimpulkan bahwa warna biru kehitaman pada daun yang tidak ditutupi kertas timah menandakan adanya amilum (Malcome. Jadi fotosintesis adalah proses penyusunan dari zat organic H2O dan CO2 menjadi senyawa organik yang kompleks yang memerlukan cahaya. Dalam percobaannya tersebut ia menggunakan daun segar yang sebagian dibungkus dengan kertas timah kemudian daun tersebut direbus. Orang yang pertama kali menemukan fotosintesis adalah Jan Ingenhousz. dimasukkan kedalam alkoholdan ditetesi dengan iodium. Fotosintesis merupakan suatu proses yang penting bagi organisme di bumi. Tak lama kemudian muncul gelembung udara dari tumbuhan air itu yang menandakan adanya oksigen (Kimball. Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya dan sintesis yang berarti penyusunan. yaitu pigmen yang berfungsi sebagai penangkap energi cahaya matahari (Kimball. 1990). Jan Ingenhosz melakukan percobaan dengan memasukkan tumbuhan Hydrilla verticillata ke dalam bejana yang berisi air. dengan fotosintesis ini tumbuhan menyediakan bagi organisme lain baik secara langsung maupun tidak langsung. 2010).makanannya sendiri disebut sebagai organisme autrotof.

2012). Selain itu. Autotrof dalam rantai makanan menduduki sebagai produsen. protein. Pada prinsinya komponen yang dibutuhkan dalam reaksi fotosintesis adalah CO2 yang berasal dari udara dan H2O yang diserap dari dalam tanah. Glukosa adalah molekul yang dibentuk sebagai hasil dari proses fotosintesis yang di dalamnya tersimpan hasil konversi energi cahaya matahari dalam bentuk ikatan-ikatan kimia penyusun molekul tersebut. Reaksi fotosintesis dapat diartikan bahwa enam molekul karobondioksida dan enam molekul air bereaksi dengan bantuan energi cahaya matahari untuk dirubah menjadi satu molekul glukosa dan enam molekul oksigen. Glukosa merupakan senyawa karbon yang nantinya digunakan bersama elemen-elemen lain di dalam sel untuk membentuk senyawa kimia lain yang sangat penting bagi organisme tersebut. seperti DNA. Glukosa adalah molekul yang dibentuk sebagai hasil dari proses fotosintesis yang di dalamnya tersimpan hasil konversi energi cahaya matahari dalam bentuk ikatan-ikatan kimia penyusun molekul tersebut. gula dan lemak. Organisme yang mampu mensintesis makanannya sendiri disebut sebagai organisme autrotof. .Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan yang dimiliki oleh tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme fotosintetik. Selain itu sesuai dengan namanya. foto “cahaya” reaksi ini membutuhkan cahaya matari sebagai energi dalam pembuatan atau sintesis produk (senyawa gula dan oksigen) (Anonim. organisme dapat memanfaatkan energi kimia yang tersimpan dalam ikatan kimia di antara atom-atom penyusun glukosa sebagai sumber energi dalam proses-proses di dalam tubuh (Ayosinauonline. 2010).

yaitu fotosistem I dan fotosistem II. Reaksi terang terjadi di tilakoid. 2012): → Fotosistem ada dua macam. Reaksi terang mengubah energi cahaya menjadi energi kimia. Dari reaksi gelap ini dihasilkan glukosa (C6H12O6). Membaran tilakoid menangkap energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia (Bagasramadhan7. Bahan reaksi gelap adalah ADP dan NADPH. Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. 2012). yang berasal dari udara bebas. Reaksi fotosintesis meliputi (Bagasramadhan7. berfungsi untuk menyerap cahaya matahari. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. grana yaitu kumpulan tilakoid dalam kloroplas. Bagian-bagian kloroplas yaitu tilakoid yaitu sistem membrane dalam kloroplas (tempat terjadunya reaksi terang).Fotosintesis terjadi di daun pada bagian daun yang di sebut kloroplas. yaitu struktur cakram yang terbentuk dari pelipatan membran dalam kloroplas. Reaksi terang adalah tahap awal dari proses fotosintesis. Kloroplas adalah organel yang hanya ditemukan pada tumbuhan. dan CO2. Stoma. Reaksi gelap adalah reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. Fotosistem I tersusun oleh klorifil a dan klorifil b dengan perbandingan 12:1 dan tereksitasi secara maksimum oleh cahaya pada panjang gelombang 700 nm. juga menghasilkan oksigen dan mengubah ADP dan NADP+ menjadi energi pembawa ADP dan NADPH. 2010). yang dihasilkan dari reaksi terang. reaksi ini sangat tergantung pada cahaya matahari. Pada . daerah cair antaratilakoid dan membrane dalam tempat terjadi siklus Calvin (reaksi gelap) (Anonim.

Pada hydrilla juga terdapat trikoma yang berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebih. sehingga ia memiliki bentuk adaptasi yang berbeda dengan spermatophyta darat. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis: 1. Sedangkan aliran sitoplasma yang mengelilingi vakoula disebut aliran rotasi. Sel hydrilla berbentuk segi empat beraturan yang tersusun seperti batu bata. karena sel tua tidak terlalu banyak membutuhkan senyawa organik lagi. Pada daun hydrilla. jika suatu saat tumbuhan membutuhkannya. Aliran Sitoplasma dalam tumbuhan akan menggerakkan plastida melewati beberapa vakoula kesegala arah yang disebut dengan sirkulasi. 2000). karena pada tumbuhan muda. Intensitas cahaya Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. misalnya dalam kondisi kekeringan atau kemarau (Anonim. aliran ini biasanya terdapat pada sel tumbuhan yang masih muda. dapat pula diamati proses aliran sitoplasma. Hydrilla adalah tumbuhan spermatophyta yang hidup di air. 2011). Dinding selnya tebal untuk mencegah osmosis air yang dapat menyebabkan lisisnya sel. sehingga masih membutuhkan bahan-bahan organik untuk sintesis komponen-komponen sel. maka bahan organik tersebut dibawa ke vakuola untuk disimpan sebagai cadangan makanan.fotosistem II perbandingan klorofil a dan klorofil b yaitu 1:2 dan tereksitasi secara maksimum oleh cahaya pada panjang gelombang 680 nm (Syamsuri. terjadi pada sel tua. . Memiliki kloroplas dan klorofil yang terdapat di dalamnya. sel-sel masih dalam tahapan pertumbuhan dan perkembangan. yaitu pada bagian sel-sel penyusun ibu tulang daun yang memanjang di tengah-tengah daun.

6. berwarna coklat. Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. laju fotosintesis akan berkurang. Berbagai sel fotosintesis lainnya seperti pada ganggang dan bacteria. Konsentrasi karbon dioksida Semakin banyak karbon dioksida di udara. Tahap pertumbuhan Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa.2. yaitu pigmen . Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh. Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. Hal ini disebabkan oleh adanya pigmen lain di samping klorofil. 3. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. Pada umumnya sel fotosintesis mengandung satu atau lebih pigmen klorofil yang berwarna hijau. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. merah dan ungu. laju fotosintesis akan naik. 5. 4. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis.

Tak lama kemudian muncul gelembung udara dari tumbuhan air tersebut. Gelembung udara tersebut menandakan adanya gas. amilum dengan yodium memberikan warna hitam. 1985: 99) Pada tahun 1962.yahoo. Amilum hanya terdapat pada bagian daun yang hijau dan terkena sinar. sedang daerah sekitarnya berwarna hitam yang menunjukkan adanya amilum. Ingenhousz menyimpulkan fotosintesis menghasilkan oksigen. terkena sinar sepanjang hari. A daun yang sebagian tertutup x. Jan Ingenhousz merupakan orang yang pertama kali melakukan penelitian tentang fotosintesis adalah Jan Ingenhousz (1730-1799). B daun tersebut setelah dipetik. Bejana gelas itu ditutup denagn corong terbalik dan diatasnya di beri tabung reaksi yang diisi air hingga penuh. direndam dalam alcohol untuk melarutkan klorofilnya dan setelah itu dicelup dalam larutan yodium.answers. membuktikan bahwa pada fotosintesis terbentuk karbohidrat amilum. direbus. Pada percobaaan Sachs.pelengkap. merah atau ungu dan fikobilin yang berwarna biru atau merah (Muhammad Wirahadikusumah. Bagian yang tertutup tampak putih (berarti tanpa amilum). seperti karotenoid yang berwarna kuning. (id. Setelah diuji ternyata adalah oksigen. Adanya amilum dapat dibuktikan dengan pengujian dengan yodium. Ingenhousz memasukkan tumbuhan air Hydrilla verticillata ke dalam bejana yang diisi air. Gustav Julius Von Sachs. Bejana itu diletakkan di terik matahari.org) .

Jumlah besar kloroplas dalam sel-sel mesofil palisade menyediakan jaringan fotosintetik utama. Ini membantu dalam penyerapan cahaya dan difusi gas. . Kutikula pada berlapis tunggal transparan epidermis atas dan bawah melindungi daun dari pengeringan dan infeksi. Turgor sel penjaga berubah menjadi gas mengizinkan pertukaran dengan atmosfer. Untuk efisiensi fotosintesis harus daun tipis dan memiliki luas permukaan besar.Fotosintesis terjadi hanya di bagian hijau tanaman. Ruang antara spons berbentuk tidak teratur di dalam sel-sel mesofil daun izin difusi gas gratis. dan sarana untuk mencegah kehilangan air yang berlebihan melalui stomata dan epidermis.

Menempatkan percobaan ini di bawah matahari.2 PROSEDUR KERJA A. corong pembakar spiritus. Memasukkan corong terbalik kedalam gelas piala sedemikian rupa sehingga semua daun Hydrilla Hydrilla verticillata tertutup dengan corong. kaki tiga. tabung reaksi. Menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Mengamati apakah terjadi gelembung-gelembung udara yang terkumpul didasar tabung reaksi.BAB III METODE KERJA III. korek api. 4. Jika ada berarti terbentuk O2. daun mangga Mangifera indica. kertas aluminium foil. penjepit.1 Alat Dan Bahan Alat yang digunakan pada percobaan ini yaitu. Mengisi gelas piala dengan air kemudian memasukkan daun Hydrilla Hydrilla verticillata.Percobaan Ingenhousz 1.Percobaan Sachs 1. Bahan yang digunakan pada percobaan ini yaitu daun Hydrilla Hydrilla verticillata. larutan JKJ. 5. air mendidih. 2. . dan gelas piala. Menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan untuk percobaan Ingenhousz. 3. Menutup corong tersebut dengan tabung reaksi terbalik yang berisi air. III. alkohol 70%. B.

Warna hitam atau biru tua menunjukkan adanya amilum sebagai proses fotosintesis. hal ini berfungsi untuk memetikan sel. Mencelupkan daun kedalam air mendidih sehingga daun tersebut layu.2. 5. Menutup sebagian helaian daun mangga dengan kertas timah pada malam atau saat subuh. 6. hal ini berfungsi untuk melarutkan klorofi pada daun. Mencelupkan kembali ke dalam alkohol panas beberapa saat. 7. . kemudian menjepitnya dengan klip hingga rapat. 4. 3. Mencelupkan lagi kedalam larutan JKJ beberapa saat selanjutnya di bilas dengan air agar sisa larutan alkohol hilang. Memetik daun setelah daun terkena cahaya matahari beberapa jam (15 menit sebelum praktik). Mengamati apa yang terjadi terhadap daun percobaan tadi.

1 HASIL A. Bagian tengah daun ditutup dengan aluminium foil 2. Daun di masukkan dalam alcohol 70 % 4. Daun direbus di dalam air mendidih 3.Percobaan INGENHOUSZ Keterangan : 1. Daun di rendam didalam JKJ .BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.

Daun hydrilla Hydrilla verticillata 2. Gelas Piala 6. Gelembung udara (O2) 7.B. Tabung reaksi 4.Percobaan SACHS Keterangan : 1. Air 5. Corong 3. Matahari .

nampak 96 gelembung udara. Hal ini menunjukkan bahwa banyak gelembung yang muncul juga tergantung pada lamanya penyinaran di bawah sinar matahari. belum ada gelembung udara yang muncul.2 PEMBAHASAN A. Sehingga jumlah gelembung udara yang terbentuk setelah 25 menit daun Hydrilla Hydrilla verticillata adalah 1245 gelembung udara. Percobaan Ingenhousz Dari hasil pengamatan dapat dilihat bahwa daun Hydrilla verticillata dimasukkan ke dalam corong kemudian dimasukkan ke dalam gelas piala. Pada waktu 5 menit tampak 5 gelembung udara. Pada waktu 10 menit. Pada waktu 20 menit tampak 372 gelembung udara Pada waktu 25 menit tampak 432 gelembung udara. pada waktu 15 menit nampak 349 gelembung udara. dimana ditandai dengan perubahan warna daun menjadi kuning kehijauan pada bagian sel yang tidak ditutup dan kuning . Pada waktu gelas piala baru diletakkan. B. Dari hasil pengamatan dapat dilihat bahwa setelah dimasukkan ke dalam air mendidih yang berfungsi untuk mematikan sel-sel pada daun yang. dan ditutup dengan menggunakan tabung reaksi setelah diletakkan di bawah sinar matahari. Percobaan Sachs Daun yang sebelumnya telah dibungkus aluminium foil selama 2-3 hari berfungsi untuk membedakan daun yang mengandung amilum dan yang tidak mengandung amilum.IV. nampak gelembung-gelembung udara yang menandakan adanya oksigen.

warna daun menjadi kuning pucat pada bagian yang tidak ditutup. Setelah daun dimasukkan ke dalam JKJ. Faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis : 1. Hal ini mungkin terjadi karena daun tidak ditutup rapat atau karena proses penutupan daun mangga kurang lama.kehijauan (lebih pucat) pada bagian daun yang ditutup. secara teori bagian daun yang tidak ditutup harusnya berwarna biru tua setelah daun di rendam dalam larutan JKJ. Setelah daun dimasukkan ke dalam alkohol yang berfungsi untuk melarutkan klorofil. Fungsi mematikan sel pada daun yaitu agar sel-sel daun lebih permabel (lebih mudah dilewati) larutan JKJ (Jodium Klorida Jodida). dan dialirkan pada air warna daun menjadi kuning keputih-putihan dan terdapat bintik-bintik hitam menandakan terbentuknya amilum yaitu pada daun yang tidak dibungkus dengan kertas aluminium foil. Pada praktik ini percobaan kurang berhasil tidak sesuai dengan teori. dan berwarna putih kekuningan pada bagian yang ditutup. Ketersediaan air Kekurangan air menyebabkan daun layu dan stomata menutup. Hal ini terjadi karena iodida dari JKJ berikatan dengan amilum dalam daun membentuk warna hitam. Fungsi melarutkan klorofil yaitu agar ada tidaknya amilum pada daun dapat terlihat lebih jelas pada saat daun diberi JKJ(Jodium Klorofida Jodida). akibatnya penyerapan karbon dioksida terhambat sehingga laju fotosintesis menurun. .

Intensitas cahaya Makin tinggi intensitas cahaya makin banyak energi yang terbentuk. 3. Konsentrasi karbondioksida (CO2) Semakin tinggi konsentrasi CO2 semakin meningkatkan laju fotosintesis. sehingga mempercepat fotosintesis.2. . intensitas cahaya yang terlalu tinggi akan merusak klorofil dan mengurangi kecepatan fotosintesis. Namun.

Alat-alat dalam laboratorium kurang memadai. V. Fotosintesis menghasilkan glukosa (amilum) yang dibuktikan pada percobaan sachs yang mana terdapat bintik hitam pada daun yang tidak terbungkus oleh aluminium foil. 2.2 KRITIK DAN SARAN Kritik: Laboratorium yang kurang bersih dan sirkulasi dalam laboratorium kurang bagus sehingga suhu dalam laboratorium panas. .1 KESIMPULAN Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa : 1. Saran: Agar sebelum dan sesudah proses praktikum laboratorium di bersihkan agar kebersihan laboratorium terjaga dan agar sirkulasi udara di dalam laboratorium diperbaiki.BAB V PENUTUP V. Fotosintesis melepaskan oksigen yang dibuktikan pada percobaan Ingenhousz yang dimana terdapat gelembung pada corong setelah beberapa menit dipanaskan di bawah sinar matahari.

Reaksi terang dan gelap. 2012. 2011. J. Makassar Kimball. Laporan Praktikum Fotosintesis Sachs. Makassar Bagasramadhan. 2010.30 WITA. . 1990. W.. Syamsuri. M. diakses pada kamis 4 Oktober 23. Biologi. Kimball. Erlangga : Jakarta. Percobaan Sachs. Erlangga : Jakarta. Fisiologi Tumbuhan. J. Biologi Umum. Erlangga: Jakarta. diakses pada kamis 4 Oktober 22.DAFTAR PUSTAKA Ayusina. 1993. B.00 WITA.30 WITA. W. Bumi Aksara : Bandung. Makassar Biologigonz. Malcome. diakses pada kamis 4 oktober pukul 22. I. Fisiologi Tumbuhan. 2000. 2002.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->