LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR

PERCOBAAN II “POPULASI KOMUNITAS DAN EKOSISTEM”

NAMA NIM KELOMPOK HARI/TGL PERCOBAAN ASISTEN

: DWI NICHE : H31112264 : I : SENIN/15 OKTOBER 2012 : IDAWATI KUBA

LABORATORIUM BIOLOGI DASAR FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HASANUDDIN 2012

3 Waktu Dan Tempat Percobaan Percobaan mengenai populasi komunitas dan ekosistem dilaksanakan pada hari Senin. Jurusan Biologi. tanggal 15 Oktober 2012 pukul 14. bertempat di Laboratorium Biologi Dasar.00-17.1 Latar Belakang I. . Universitas Hasanuddin Makassar. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.00.BAB I PENDAHULUAN I.2 Tujuan Percobaan Tujuan dari percobaan ini adalah:  Mengenal model  I.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Suatu ciri hidup yang hanya dimiliki oleh tumbuhan hijau adalah kemampuan melakukan fotosintesis. Fotosintesis sendiri adalah kemampuan tumbuhan yang mengubah bahan anorganik karbon dioksida dari udara dan air dari tanah diubah menjadi bahan organik glukosa dan oksigen. yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Karena proses pengubahan itu memerlukan cahaya. alga. dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Glukosa itu sebagai bahan organik kemudian direspirasikan/didesssimilasikan dalam tubuhnya sehingga bisa menghasilkan energi yang digunakan untuk aktivitas. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. 2011). Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan. Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan yang dimiliki oleh tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme fotosintetik. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Organisme yang mampu mensintesis . Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. maka asimilasi zat karbon disebut fotosintesis (Biologigonz.

dimasukkan kedalam alkoholdan ditetesi dengan iodium. la menyimpulkan bahwa warna biru kehitaman pada daun yang tidak ditutupi kertas timah menandakan adanya amilum (Malcome. Tak lama kemudian muncul gelembung udara dari tumbuhan air itu yang menandakan adanya oksigen (Kimball. Autotrof dalam rantai makanan menduduki sebagai produsen. Dalam percobaannya tersebut ia menggunakan daun segar yang sebagian dibungkus dengan kertas timah kemudian daun tersebut direbus. Jan Ingenhosz melakukan percobaan dengan memasukkan tumbuhan Hydrilla verticillata ke dalam bejana yang berisi air. 2002).makanannya sendiri disebut sebagai organisme autrotof. . Bejana gelas itu ditutup dengan corong terbalik dan diatasnya diberi tabung reaksi yang diisi air hingga penuh. Orang yang pertama kali menemukan fotosintesis adalah Jan Ingenhousz. Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya dan sintesis yang berarti penyusunan. 1990). Sach membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum. 2010). Fotosintesis hanya dapat terjadi pada tumbuhan yang mempunyai klorofil. Pada prinsinya komponen yang dibutuhkan dalam reaksi fotosintesis adalah CO2 yang berasal dari udara dan H2O yang diserap dari dalam tanah (Ayosinauonline. Pada tahun 1860. Fotosintesis merupakan suatu proses yang penting bagi organisme di bumi. Jadi fotosintesis adalah proses penyusunan dari zat organic H2O dan CO2 menjadi senyawa organik yang kompleks yang memerlukan cahaya. yaitu pigmen yang berfungsi sebagai penangkap energi cahaya matahari (Kimball. 1993). dengan fotosintesis ini tumbuhan menyediakan bagi organisme lain baik secara langsung maupun tidak langsung. kemudian bejana itu diletakkan di terik matahari.

Glukosa merupakan senyawa karbon yang nantinya digunakan bersama elemen-elemen lain di dalam sel untuk membentuk senyawa kimia lain yang sangat penting bagi organisme tersebut. Organisme yang mampu mensintesis makanannya sendiri disebut sebagai organisme autrotof. gula dan lemak. Selain itu sesuai dengan namanya. Autotrof dalam rantai makanan menduduki sebagai produsen. seperti DNA. foto “cahaya” reaksi ini membutuhkan cahaya matari sebagai energi dalam pembuatan atau sintesis produk (senyawa gula dan oksigen) (Anonim. Selain itu. . Glukosa adalah molekul yang dibentuk sebagai hasil dari proses fotosintesis yang di dalamnya tersimpan hasil konversi energi cahaya matahari dalam bentuk ikatan-ikatan kimia penyusun molekul tersebut. Glukosa adalah molekul yang dibentuk sebagai hasil dari proses fotosintesis yang di dalamnya tersimpan hasil konversi energi cahaya matahari dalam bentuk ikatan-ikatan kimia penyusun molekul tersebut. Reaksi fotosintesis dapat diartikan bahwa enam molekul karobondioksida dan enam molekul air bereaksi dengan bantuan energi cahaya matahari untuk dirubah menjadi satu molekul glukosa dan enam molekul oksigen. protein. organisme dapat memanfaatkan energi kimia yang tersimpan dalam ikatan kimia di antara atom-atom penyusun glukosa sebagai sumber energi dalam proses-proses di dalam tubuh (Ayosinauonline. 2010).Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan yang dimiliki oleh tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme fotosintetik. Pada prinsinya komponen yang dibutuhkan dalam reaksi fotosintesis adalah CO2 yang berasal dari udara dan H2O yang diserap dari dalam tanah. 2012).

Reaksi fotosintesis meliputi (Bagasramadhan7. Membaran tilakoid menangkap energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia (Bagasramadhan7. yaitu struktur cakram yang terbentuk dari pelipatan membran dalam kloroplas. berfungsi untuk menyerap cahaya matahari. Reaksi terang terjadi di tilakoid. Kloroplas adalah organel yang hanya ditemukan pada tumbuhan. reaksi ini sangat tergantung pada cahaya matahari. yang dihasilkan dari reaksi terang.Fotosintesis terjadi di daun pada bagian daun yang di sebut kloroplas. Bagian-bagian kloroplas yaitu tilakoid yaitu sistem membrane dalam kloroplas (tempat terjadunya reaksi terang). Stoma. juga menghasilkan oksigen dan mengubah ADP dan NADP+ menjadi energi pembawa ADP dan NADPH. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. yaitu fotosistem I dan fotosistem II. 2012): → Fotosistem ada dua macam. Fotosistem I tersusun oleh klorifil a dan klorifil b dengan perbandingan 12:1 dan tereksitasi secara maksimum oleh cahaya pada panjang gelombang 700 nm. Reaksi terang mengubah energi cahaya menjadi energi kimia. Dari reaksi gelap ini dihasilkan glukosa (C6H12O6). Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. grana yaitu kumpulan tilakoid dalam kloroplas. Bahan reaksi gelap adalah ADP dan NADPH. yang berasal dari udara bebas. Reaksi gelap adalah reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. 2012). daerah cair antaratilakoid dan membrane dalam tempat terjadi siklus Calvin (reaksi gelap) (Anonim. Reaksi terang adalah tahap awal dari proses fotosintesis. dan CO2. Pada . 2010).

Aliran Sitoplasma dalam tumbuhan akan menggerakkan plastida melewati beberapa vakoula kesegala arah yang disebut dengan sirkulasi. dapat pula diamati proses aliran sitoplasma. Pada daun hydrilla. Sel hydrilla berbentuk segi empat beraturan yang tersusun seperti batu bata. Dinding selnya tebal untuk mencegah osmosis air yang dapat menyebabkan lisisnya sel. misalnya dalam kondisi kekeringan atau kemarau (Anonim. 2000). Sedangkan aliran sitoplasma yang mengelilingi vakoula disebut aliran rotasi. Intensitas cahaya Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. Pada hydrilla juga terdapat trikoma yang berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebih. yaitu pada bagian sel-sel penyusun ibu tulang daun yang memanjang di tengah-tengah daun. Memiliki kloroplas dan klorofil yang terdapat di dalamnya. sehingga ia memiliki bentuk adaptasi yang berbeda dengan spermatophyta darat. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis: 1. karena pada tumbuhan muda. karena sel tua tidak terlalu banyak membutuhkan senyawa organik lagi. maka bahan organik tersebut dibawa ke vakuola untuk disimpan sebagai cadangan makanan. terjadi pada sel tua. sel-sel masih dalam tahapan pertumbuhan dan perkembangan. 2011). jika suatu saat tumbuhan membutuhkannya. sehingga masih membutuhkan bahan-bahan organik untuk sintesis komponen-komponen sel. . Hydrilla adalah tumbuhan spermatophyta yang hidup di air. aliran ini biasanya terdapat pada sel tumbuhan yang masih muda.fotosistem II perbandingan klorofil a dan klorofil b yaitu 1:2 dan tereksitasi secara maksimum oleh cahaya pada panjang gelombang 680 nm (Syamsuri.

4. 3. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. 6. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya.2. merah dan ungu. Hal ini disebabkan oleh adanya pigmen lain di samping klorofil. berwarna coklat. yaitu pigmen . laju fotosintesis akan naik. Pada umumnya sel fotosintesis mengandung satu atau lebih pigmen klorofil yang berwarna hijau. laju fotosintesis akan berkurang. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh. Tahap pertumbuhan Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. 5. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. Konsentrasi karbon dioksida Semakin banyak karbon dioksida di udara. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Berbagai sel fotosintesis lainnya seperti pada ganggang dan bacteria.

terkena sinar sepanjang hari. Bejana itu diletakkan di terik matahari. 1985: 99) Pada tahun 1962. Adanya amilum dapat dibuktikan dengan pengujian dengan yodium. Ingenhousz menyimpulkan fotosintesis menghasilkan oksigen.pelengkap. Amilum hanya terdapat pada bagian daun yang hijau dan terkena sinar. Tak lama kemudian muncul gelembung udara dari tumbuhan air tersebut. merah atau ungu dan fikobilin yang berwarna biru atau merah (Muhammad Wirahadikusumah.answers. Setelah diuji ternyata adalah oksigen. sedang daerah sekitarnya berwarna hitam yang menunjukkan adanya amilum. Jan Ingenhousz merupakan orang yang pertama kali melakukan penelitian tentang fotosintesis adalah Jan Ingenhousz (1730-1799). seperti karotenoid yang berwarna kuning. direbus. amilum dengan yodium memberikan warna hitam. (id.yahoo.org) . Gelembung udara tersebut menandakan adanya gas. Bagian yang tertutup tampak putih (berarti tanpa amilum). Ingenhousz memasukkan tumbuhan air Hydrilla verticillata ke dalam bejana yang diisi air. Gustav Julius Von Sachs. B daun tersebut setelah dipetik. A daun yang sebagian tertutup x. direndam dalam alcohol untuk melarutkan klorofilnya dan setelah itu dicelup dalam larutan yodium. Bejana gelas itu ditutup denagn corong terbalik dan diatasnya di beri tabung reaksi yang diisi air hingga penuh. membuktikan bahwa pada fotosintesis terbentuk karbohidrat amilum. Pada percobaaan Sachs.

Turgor sel penjaga berubah menjadi gas mengizinkan pertukaran dengan atmosfer. Jumlah besar kloroplas dalam sel-sel mesofil palisade menyediakan jaringan fotosintetik utama. Kutikula pada berlapis tunggal transparan epidermis atas dan bawah melindungi daun dari pengeringan dan infeksi. Ruang antara spons berbentuk tidak teratur di dalam sel-sel mesofil daun izin difusi gas gratis. Ini membantu dalam penyerapan cahaya dan difusi gas. dan sarana untuk mencegah kehilangan air yang berlebihan melalui stomata dan epidermis. . Untuk efisiensi fotosintesis harus daun tipis dan memiliki luas permukaan besar.Fotosintesis terjadi hanya di bagian hijau tanaman.

dan gelas piala. Mengisi gelas piala dengan air kemudian memasukkan daun Hydrilla Hydrilla verticillata. Jika ada berarti terbentuk O2.Percobaan Ingenhousz 1. Menutup corong tersebut dengan tabung reaksi terbalik yang berisi air. . larutan JKJ. kaki tiga. Menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan untuk percobaan Ingenhousz. B.BAB III METODE KERJA III. 4. alkohol 70%. Bahan yang digunakan pada percobaan ini yaitu daun Hydrilla Hydrilla verticillata. penjepit. 2. Menempatkan percobaan ini di bawah matahari. Memasukkan corong terbalik kedalam gelas piala sedemikian rupa sehingga semua daun Hydrilla Hydrilla verticillata tertutup dengan corong. korek api.1 Alat Dan Bahan Alat yang digunakan pada percobaan ini yaitu. daun mangga Mangifera indica.2 PROSEDUR KERJA A. Menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan.Percobaan Sachs 1. Mengamati apakah terjadi gelembung-gelembung udara yang terkumpul didasar tabung reaksi. III. corong pembakar spiritus. 5. air mendidih. tabung reaksi. kertas aluminium foil. 3.

4. Mencelupkan lagi kedalam larutan JKJ beberapa saat selanjutnya di bilas dengan air agar sisa larutan alkohol hilang. Warna hitam atau biru tua menunjukkan adanya amilum sebagai proses fotosintesis. . hal ini berfungsi untuk memetikan sel. 6. 3. Mengamati apa yang terjadi terhadap daun percobaan tadi. 7. Mencelupkan kembali ke dalam alkohol panas beberapa saat. kemudian menjepitnya dengan klip hingga rapat. hal ini berfungsi untuk melarutkan klorofi pada daun.2. 5. Menutup sebagian helaian daun mangga dengan kertas timah pada malam atau saat subuh. Memetik daun setelah daun terkena cahaya matahari beberapa jam (15 menit sebelum praktik). Mencelupkan daun kedalam air mendidih sehingga daun tersebut layu.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV. Daun direbus di dalam air mendidih 3. Daun di rendam didalam JKJ . Bagian tengah daun ditutup dengan aluminium foil 2. Daun di masukkan dalam alcohol 70 % 4.1 HASIL A.Percobaan INGENHOUSZ Keterangan : 1.

Tabung reaksi 4. Gelembung udara (O2) 7. Gelas Piala 6. Daun hydrilla Hydrilla verticillata 2. Matahari .B. Air 5.Percobaan SACHS Keterangan : 1. Corong 3.

dan ditutup dengan menggunakan tabung reaksi setelah diletakkan di bawah sinar matahari. Percobaan Sachs Daun yang sebelumnya telah dibungkus aluminium foil selama 2-3 hari berfungsi untuk membedakan daun yang mengandung amilum dan yang tidak mengandung amilum. Pada waktu 10 menit. belum ada gelembung udara yang muncul.IV. Dari hasil pengamatan dapat dilihat bahwa setelah dimasukkan ke dalam air mendidih yang berfungsi untuk mematikan sel-sel pada daun yang. Percobaan Ingenhousz Dari hasil pengamatan dapat dilihat bahwa daun Hydrilla verticillata dimasukkan ke dalam corong kemudian dimasukkan ke dalam gelas piala. Pada waktu 5 menit tampak 5 gelembung udara. Pada waktu gelas piala baru diletakkan. dimana ditandai dengan perubahan warna daun menjadi kuning kehijauan pada bagian sel yang tidak ditutup dan kuning . Hal ini menunjukkan bahwa banyak gelembung yang muncul juga tergantung pada lamanya penyinaran di bawah sinar matahari. Pada waktu 20 menit tampak 372 gelembung udara Pada waktu 25 menit tampak 432 gelembung udara. pada waktu 15 menit nampak 349 gelembung udara. Sehingga jumlah gelembung udara yang terbentuk setelah 25 menit daun Hydrilla Hydrilla verticillata adalah 1245 gelembung udara.2 PEMBAHASAN A. nampak gelembung-gelembung udara yang menandakan adanya oksigen. nampak 96 gelembung udara. B.

Ketersediaan air Kekurangan air menyebabkan daun layu dan stomata menutup. warna daun menjadi kuning pucat pada bagian yang tidak ditutup. Hal ini terjadi karena iodida dari JKJ berikatan dengan amilum dalam daun membentuk warna hitam. Setelah daun dimasukkan ke dalam alkohol yang berfungsi untuk melarutkan klorofil. secara teori bagian daun yang tidak ditutup harusnya berwarna biru tua setelah daun di rendam dalam larutan JKJ. akibatnya penyerapan karbon dioksida terhambat sehingga laju fotosintesis menurun. dan berwarna putih kekuningan pada bagian yang ditutup. . Pada praktik ini percobaan kurang berhasil tidak sesuai dengan teori. Fungsi melarutkan klorofil yaitu agar ada tidaknya amilum pada daun dapat terlihat lebih jelas pada saat daun diberi JKJ(Jodium Klorofida Jodida). dan dialirkan pada air warna daun menjadi kuning keputih-putihan dan terdapat bintik-bintik hitam menandakan terbentuknya amilum yaitu pada daun yang tidak dibungkus dengan kertas aluminium foil. Faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis : 1. Fungsi mematikan sel pada daun yaitu agar sel-sel daun lebih permabel (lebih mudah dilewati) larutan JKJ (Jodium Klorida Jodida).kehijauan (lebih pucat) pada bagian daun yang ditutup. Hal ini mungkin terjadi karena daun tidak ditutup rapat atau karena proses penutupan daun mangga kurang lama. Setelah daun dimasukkan ke dalam JKJ.

2. Namun. intensitas cahaya yang terlalu tinggi akan merusak klorofil dan mengurangi kecepatan fotosintesis. Intensitas cahaya Makin tinggi intensitas cahaya makin banyak energi yang terbentuk. . 3. Konsentrasi karbondioksida (CO2) Semakin tinggi konsentrasi CO2 semakin meningkatkan laju fotosintesis. sehingga mempercepat fotosintesis.

V. . Alat-alat dalam laboratorium kurang memadai.BAB V PENUTUP V.1 KESIMPULAN Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa : 1. Fotosintesis menghasilkan glukosa (amilum) yang dibuktikan pada percobaan sachs yang mana terdapat bintik hitam pada daun yang tidak terbungkus oleh aluminium foil. 2.2 KRITIK DAN SARAN Kritik: Laboratorium yang kurang bersih dan sirkulasi dalam laboratorium kurang bagus sehingga suhu dalam laboratorium panas. Fotosintesis melepaskan oksigen yang dibuktikan pada percobaan Ingenhousz yang dimana terdapat gelembung pada corong setelah beberapa menit dipanaskan di bawah sinar matahari. Saran: Agar sebelum dan sesudah proses praktikum laboratorium di bersihkan agar kebersihan laboratorium terjaga dan agar sirkulasi udara di dalam laboratorium diperbaiki.

M. 1993. Makassar Bagasramadhan. Syamsuri. 1990. Biologi. . Percobaan Sachs.DAFTAR PUSTAKA Ayusina. diakses pada kamis 4 oktober pukul 22. Erlangga : Jakarta. Biologi Umum. 2000. diakses pada kamis 4 Oktober 23. 2002. Erlangga: Jakarta. W. 2010. Kimball. Malcome.00 WITA. Makassar Biologigonz. Laporan Praktikum Fotosintesis Sachs. J. Reaksi terang dan gelap. Bumi Aksara : Bandung. Fisiologi Tumbuhan. J. W.30 WITA. 2011. B. I. Erlangga : Jakarta.. 2012.30 WITA. diakses pada kamis 4 Oktober 22. Fisiologi Tumbuhan. Makassar Kimball.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times