Apa yang dimaksud dengan recasting laporan keuangan ?

Kegiatan yang dilakukan dengan meneliti dan menyusun kembali laporan keuangan ke dalam suatu format yang lebih sesuai dengan tujuan tertentu. Menyusun ke dalam format dan klasifikasi, adalah dengan melakukan penyusunan ulang laporan keuangan dengan memisahkan: - Transaksi kas dan non kas - Tangible dan intangible assets - Operasional dan non operasional - Lainnya Misalkan: Untuk rekening piutang, perhatikan apa saja yang terdapat pada rekening piutang. Bagi bank, yang diperhatikan hanya piutang dagang atau piutang usaha, karena unsur inilah sebetulnya yang mempengaruhi modal kerja untuk perputaran usaha. Untuk persediaan, buat agingnya, dan yang mempengaruhi usaha adalah perputaran persediaan, baik perputaran bahan baku, barang setengah jadi maupun barang jadi. Laba, yang perlu diperhatikan berapa laba riil atau laba kas dan laba operasional. Sedangkan revaluasi aktiva hanya menambah aktiva agar perusahaan terlihat berkembang, namun tidak ada pengaruhnya terhadap cash flow Recasting dilakukan terhadap pos-pos tertentu dalam laporan laba-rugi maupun dalam neraca Recasting Laporan Laba/Rugi Pisahkan pendapatan dan beban - Operasional dan non operasional - Kas dan non kas - Bunga Bank/pihak ketiga - Lainnya, seperti biaya Research & Development Recasting neraca Pisahkan aktiva operasional dan non operasional - Perhatikan aktiva leasing, baik off balance sheet maupun on balance sheet - Pos-pos afiliasi (hubungan terkait) - Senioritas hutang - Perhatikan mutu aktiva dan perkembangannya. Pada prinsipnya recasting dilakukan pada setiap pos dalam neraca maupun laba/rugi, untuk mengetahui apakah ada yang tersembunyi dibalik pos-pos tadi. Setelah dilakukan recasting , maka disusun kembali laporan keuangan berdasarkan hasilrecasting tadi, dan bila memungkinankan dibandingkan dengan usaha sejenis yang skala usahanya hampir sama. Misalkan, kita memiliki data laporan keuangan beberapa industri sepatu. Maka bisa dibuat perbandingan antara industri sepatu, dan dianalisis dari berbagai segi (termasuk analisa ratio), sehingga akan diketahui:

 

Industri sepatu mana yang paling efisien, dapat dilihat dari perbandingan BOPO (Biaya Operasional dibanding dengan Pendapatan Operasional). Industri mana yang labanya paling tinggi. Dilihat apakah laba yang tinggi tersebut karena penjualan meningkat pesat, atau disamping itu ada efisiensi biaya (menggunakan analisa vertikal dan horizontal)

Berapa rata-rata perputaran piutang dan persediaan, dan berapa perputaran modal kerjanya. Semakin cepat perputaran modal kerja, maka industri tersebut juga akan makin baik, karena segera akan diperoleh uang kas. Apakah hal ini benar? Bagaimana jika sebetulnya perusahaan mendapatkan kemudahan untuk mengambil barang dan membayarnya dua bulan kemudian, tanpa dikenai bunga?

serta bagaimana posisinya di tingkat persaingan dengan usaha sejenis. dapat dilihat dari perbandingan BOPO (Biaya Operasional dibanding dengan Pendapatan Operasional).Tangible dan intangible assets . baik off balance sheet maupun on balance sheet . Laba. maka disusun kembali laporan keuangan berdasarkan hasilrecasting tadi. Dilihat apakah laba yang tinggi tersebut karena penjualan meningkat pesat.Senioritas hutang . Sedangkan revaluasi aktiva hanya menambah aktiva agar perusahaan terlihat berkembang. Setelah dilakukan recasting . Untuk persediaan. seperti biaya Research & Development Recasting neraca Pisahkan aktiva operasional dan non operasional . dan dianalisis dari berbagai segi (termasuk analisa ratio). Menyusun ke dalam format dan klasifikasi.Perhatikan aktiva leasing. perhatikan apa saja yang terdapat pada rekening piutang. Maka bisa dibuat perbandingan antara industri sepatu.Bunga Bank/pihak ketiga . Laporan keuangan ini juga berguna bagi pemilik perusahaan.Operasional dan non operasional . adalah dengan melakukan penyusunan ulang laporan keuangan dengan memisahkan: . karena unsur inilah sebetulnya yang mempengaruhi modal kerja untuk perputaran usaha.Lainnya Misalkan: Untuk rekening piutang. dan yang mempengaruhi usaha adalah perputaran persediaan. kita memiliki data laporan keuangan beberapa industri sepatu. atau Bank yang harus menilai kinerja perusahaan yang menerima pinjaman. namun sebagai seorang investor. atau disamping itu ada efisiensi biaya (menggunakan analisa vertikal dan horizontal) .Dimanakah fungsi forensik accounting? Dari laporan yang telah diaudit akuntan sebetulnya diharapkan laporan telah menunjukkan keadaan yang sebenarnya. dan bila memungkinankan dibandingkan dengan usaha sejenis yang skala usahanya hampir sama. yang perlu diperhatikan berapa laba riil atau laba kas dan laba operasional. maka diperlukan satu upaya lagi untuk lebih meyakinkan bahwa laporan keuangan tadi telah menunjukkan hal yang wajar. barang setengah jadi maupun barang jadi. untuk mengetahui apakah ada yang tersembunyi dibalik pos-pos tadi.Transaksi kas dan non kas .Pos-pos afiliasi (hubungan terkait) .Lainnya.Operasional dan non operasional . Pada prinsipnya recasting dilakukan pada setiap pos dalam neraca maupun laba/rugi. namun tidak ada pengaruhnya terhadap cash flow Recasting dilakukan terhadap pos-pos tertentu dalam laporan laba-rugi maupun dalam neraca Recasting Laporan Laba/Rugi Pisahkan pendapatan dan beban . buat agingnya. Misalkan. sehingga akan diketahui:   Industri sepatu mana yang paling efisien. yang diperhatikan hanya piutang dagang atau piutang usaha. baik perputaran bahan baku. Bagi bank. Industri mana yang labanya paling tinggi.Perhatikan mutu aktiva dan perkembangannya. untuk mengetahui bagaimana perkembangan perusahaan.Kas dan non kas . apalagi bila dalam opininya akuntan telah menyatakan bahwa laporan audit wajar tanpa catatan. Apa yang dimaksud dengan recasting laporan keuangan ? Kegiatan yang dilakukan dengan meneliti dan menyusun kembali laporan keuangan ke dalam suatu format yang lebih sesuai dengan tujuan tertentu.

Apakah hal ini benar? Bagaimana jika sebetulnya perusahaan mendapatkan kemudahan untuk mengambil barang dan membayarnya dua bulan kemudian. dan berapa perputaran modal kerjanya. Namun hal ini berbeda jika kita berada pada posisi auditor. Menyusun ke dalam format dan klasifikasi adalah dengan melakukan penyusunan ulang laporan keuangan dengan memisahkan : Transaksi kas dan non kas Tangible dan intangible assets Operasional dan non operasional Lainnya Manfaat menyusun kembali laporan keuangan antara lain :    Mengetahui perkembangan usaha. apakah laporan keuangan telah disajikan secara benar. dan piutang? Hal ini bisa dilihat dari aging piutang. bila pengeluaran tidak memiliki bukti. selain pemilik perusahaan. Karena bila terjadi sesuatu dikemudian hari. akan lebih mudah dalam mencari data-data sumber laporan keuangan tersebut. tanpa dikenai bunga?  Bagaimana komposisi dalam persediaan. Dasar perhitungan pajak. Sebagai pemilik perusahaan. maka industri tersebut juga akan makin baik. apakah ada datadata lain yang belum bisa tergali? Dari beberapa kasus keuangan. disini kita harus bisa menganalisis apa yang ada dibalik laporan keuangan tersebut. agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari. kita dapat mempelajari dari laporan keuangan. dimana pos-pos yang masih dapat ditingkatkan. maka akan dapat diketahui industri mana yang paling baik. maka auditor harus bisa memastikan bahwa laporan keuangan yang disajikan telah benar. Berapa rata-rata perputaran piutang dan persediaan. maka auditor juga akan dihadapkan pada pertanyaan apakah telah dilakukan audit secara benar. atau malah justru mengalami kerugian. apakah untung besar/kecil. apakah banyak piutang yang tak tertagih? Dari hasil analisa. Semakin cepat perputaran modal kerja. petugas pajak akan menghitung semua pemasukan sebagai pendapatan yang membuat pajak usaha semakin besar! Membantu kemudahan dalam pengajuan kredit ke lembaga keuangan/bank atau sekadar akuntabilitas pada pemilik usaha (jika kita menjalankan usaha dengan modal orang banyak) . apalagi jika perusahaan tersebut merupakan perusahaan terbuka (go public). akuntan. dan bila kita sebagai pemilik perusahaan. Menyusun kembali laporan keuangan adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan cara meneliti dan menyusun kembali lapaoran keuangan ke dalam suatu format yang lebih sesuai dengan tujuan untuk menyampaikan atau menyajikan keadaan keuangan. serta bagaimana caranya. karena segera akan diperoleh uang kas.

di antaranya: .Manfaat menyusun laporan keuangan sangat besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful