PENYIMPANGAN SOSIAL di KEHIDUPAN MASYARAKAT

Nama NIM Prodi Fakultas

: Tsalas Ahyar R : 10506134018 : Teknik Elektro D3 : Teknik

ABSTRAK Penyimpangan adalah relatif terhadap norma suatu kelompok atau masyarakat. Karena norma berubah maka penyimpangan berubah. Sulit untuk menentukan suatu penyimpangan karena tidak semua orang menganut norma yang sama sehingga ada perbedaan mengenai apa yang menyimpang dan tidak menyimpang. Orang yang dianggap menyimpang melakukan perilaku menyimpang. Tetapi perilaku menyimpang bukanlah kondisi yang perlu untuk menjadi seorang penyimpang. Penyimpang adalah orang-orang yang mengadopsi peran penyimpang, atau yang disebut penyimpangan sekunder. Para penyimpang mempelajari peran penyimpang dan pola-pola perilaku menyimpang sama halnya dengan orang normal yang mempelajari peran dan norma sosial yang normal. Untuk mendapatkan pemahaman penuh terhadap penyimpangan diperlukan pengetahuan tentang proses keterlibatan melakukan perilaku menyimpang dan peran serta tindakan korbannya

Kata kunci Penyimpangan, masalah sosial..

A. PEND AHULU AN 1.LATAR BELAKANG Perampokan dan pencurian adalah prilaku penyimpangan social budaya yang terjadi di tengah tengah masyarakat,yang sangat menggagu dan merugikan orang lain .sepetri yng di beritakan pada Koran di halaman dapan . Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain

Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berlaku dalam . dsb. kenakalan remaja.Pengertian Penyimpangan Sosial Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang.dari alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hingga keperluan untuk membahagiakan sang pacar. tetapi tidak semua masalah sosial adalah penyimpangan. Tawuran / Perkelahian Antar Kelompok Penyimpangan Budaya Walaupun penyimpangan sosial didefinisikan sebagai masalah sosial. 2. 2. Penyalahgunaan Narkoba Pelacuran. keracunan makanan. Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor. Sementara dalam masalah sosial. pelakunya dapat dikategorikan sebagai individu. pengangguran. besar atau kecil. Faktor Biologis : Penyakit menular. dalam skala luas atau sempit tentu akan berakibat terganggunya keseimbangan kehidupan dalam masyarakat. RUMUSAN MASALAH Perilaku menyimpang yaitu perilaku yang bagi sebagian orang dianggap sebagai sesuatu yang tercela dan di luar batas toleransi. B.namun perlu kita kaji lebih jauh bahwa penyimpangan social terjadi adanya penularan kebudayaan di lingkungan di mana tinggal sebuah komunitas. 2. 3. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. jaringan organisasi atau masyarakat itu sendiri. Faktor Ekonomi : Kemiskinan. Seperti Penjambret maupun pencuri.Sebagainya. Sejauh mana penyimpangan itu terjadi. sadar atau tidaksadar pernah kita alami atau kita lakukan. aliran sesat. Problematika sosial akan terus bergejolak sampai manusia itu akan berpisah antara ruh dengan nyawa. yakni antara lain : 1. Faktor Psikologis : penyakit syaraf. PEMBAHAS AN 1. 3.Berbagai macam alasan yang terlontar ketika para pelaku penyimpangan socialtertangtangkap . Contoh perilaku menyimpang adalah 1. perampokan pencurian dll. 4. namun ada faktor yang sangat bermakna dalam kehidupan yakni factor manusia dengan Tuhan. 4. dll. Pada penyimpangan sosial pelaku pelanggaran norma dapat ditemukan. Faktor Budaya : Perceraian. dsb. di mana aturanaturan sosial telah dilanggar.

Definisi Penyimpangan Sosial. Menurut Soerjono Soekanto Penyimpangan/masalah sosial adalah suatu ketidak sesuaian antara unsur-unsur kebudayaan dalam masyarakat. Z. faktor-faktor penyimpangan sosial adalah sebagai berikut: L onggar/tidaknya nilai dan norma. Gerak kebudayaan adalah gerak manusia yang hidup di dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tadi. Masalah Penyimpangan Dan Masalah Sosial F aktor Penyimpangan/masalah Sosial. Penyimpangan dibagi menjadi dua bentuk: 1. Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang. J ames W. tidak dilakukan secara berulang-ulang dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Penyimpangan ini tidak bisa ditolerir oleh masyarakat. yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Penyimpangan perilaku merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi. Penyimpangan/masalah social dapat terjadi di dasarkan pada pengertian kebudayaan bahwa pada dasarnya k ebudayaan selu bergerak (di namis) Semua kebudayaan mempunyai dinamika atau gerak. 2. Lawang. Penyimpangan Primer (Primary Deviation)Penyimpangan yang dilakukan seseorang akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat. Gerak manusia terjadi sebab dia mengadakan hubungan-hubungan dengan manusia . R obert M.masyarakat atau dengan kata lain penyimpangan adalah segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan dir i t er h a d a p kehenda kmasyarakat. Van Der Zanden. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat. Lemert (1951). Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut. Van Der Zanden.MenurutJ ames W. 1. Penyimpangan Sekunder (secondary deviation) Penyimpangan yang berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang. Ukuran perilaku menyimpang bukan pada ukuran baik buruk atau benar salah menurut pengertian umum. melainkan berdasarkan ukuran longgar tidaknya norma dan nilai sosial suatu masyarakat. Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara. karena merupakan tindakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya.

budaya. atau Singapura. dan lain-lain. 2 . Amerika. Keadaan itulah yang memberi ruang bagi tumbuhnya motif-motif perampokan. karena terjadinya hubungan anta rkelompok manusia di dalam masyarakat. Sedangkan penyimpangan sekunder yakni perilaku menyimpang yang tidak mendapat toleransi dari masyarakat dan umumnya dilakukan berulang kali seperti merampok. perampokan tidak berpola. perampokan berpola lebih banyak terjadi di negara atau daerah dengan ketimpangan sosial dan ekonomi yang lebar. bukanlah faktor dominan. menjambret. Peluang yang Memunculkan Motif Penyimpangan Sosial Pada intinya. faktor ekonomi menyumbangkan enam puluh persen motif perampokan. yaitu penyimpangan primer dan penyimpangan sekunder. "Akan tetapi. Kalaupun ada perampokan. menurut sosiolog Budi Radjab. 2. bisa dijadikan salah satu indikator kondisi masyarakatnya. Selebihnya. Menurut James W. Van Der Zanden perilaku menyimpang yaitu perilaku yang bagi sebagian orang dianggap sebagai sesuatu yang tercela dan di luar batas toleransi.Jika memang berpola. dan hukumnya. Artinya. harus bisa ditentukan dahulu kejahatan itu berpola atau tidak. menurut dia. menurut dia. dll. termasuk membuktikan diri sebagai orang yang jago dalam kejahatan. Penyimpangan primer adalah suatu bentuk perilaku menyimpang yang bersifat sementara dan tidak dilakukan terus-menerus sehingga masih dapat ditolerir masyarakat seperti melanggar rambu lalu lintas."Coba lihat di negara -negara Eropa. hal yang perlu digaris bawahi adalah adanya peluang yang bisa mendukung atau menghambat motif calon perampok. politik. tingkat kejahatan di suatu negara berbanding lurus dengan kondisi ekonomi. Gambarannya. lebih pada kejahatan yang tidak berpola.Selain motif. faktor ekonomi memegang peranan dominan sebagai motivasinya. Dengan kata lain. memakai narkoba. menjadi pelacur. Sebaliknya. Peluang tersebut tercipta lantaran kondisi masyarakat berupa ketimpangan sosial danekonomi. sosial. adalah motif-motif yang berbeda pada setiap. Mereka" cenderung individualistis tetapi tingkat kejahatan rendah. Khusus untuk kejahatan seperti perampokan dan pencurian. buang sampah sembarangan.Kasus perampokan beruntun di kabupaten/kota.lainnya. Pemicunya tidak hanya ketimpangan . Polisi pasti bisa memastikannya. itu accident atau kebetulan. ditandai dengan mudah ditangkapnya pelaku. Menurut Lemert penyimpangan dapat dibedakan menjadi dua macam.Kecenderungan masyarakat yang semakin individualistis." kata Budi Radjab. Biasanya kejahatan semacam itu terjadi di negara-negara dengan ketimpangan sosial dan ekonomi yang tidak terlalu tinggi. bisa disimpulkan peluang melakukan kejahatan di Indonesia sudah begitu lebar.

terlepas dari terpola atau tidak. ini bukanorganized crime (kejahatan terorganisasi) oleh satu jaringan. keterbatasan jumlah penjara menyebabkan dicampurnya para penjahat dari kelas teri hingga kelas kakap. dia memprediksi pelaku perampokan . Contoh : seorang anak dibesarkan pada lingkungan yang menganggap perbuatan minum-minuman keras." katanya. tetapi pada kenyataannya para pembinanya justru menjadi kacung yang dibina. Mereka pun cenderung membentuk jaringan baru selepas dari tahanan. Perilaku menyimpang sebagai hasil proses sosialisasi nilainilai sub kebudayaan menyimpang Dalam proses sosialisasi."ujar Budi. saat terjadi perampokan di Jawa Barat tersebut.Di Indonesia. maka anak tersebut akan melakukan perbuatan menyimpang yang serupa. baik di penjara maupun di luar penjara. seperti lengahnya kepolisian." tuturnya 3. Hal tersebut berbeda dengan di Eropa dan Amerika yang membuat pengate-gorian penjara untuk setiap tingkat kejahatan perihal sistem penjara seperti itu dibenarkan pakar hukum dan kriminologi Yes-mil Anwar. menurut dia. Memang ada pembinaan. perbuatan anak tersebut jelas bertentangan dengan norma-norma yang berlaku. "Pencuri kaus dengan pencuri uang triliunan rupiah ditempatkan dalam satu sel. karena kejahatan itu adalah "penyakit menular".Di sisi lain. Polisi seharusnya lebih profesional. Dengan lingkungan yang mendukung."katanya. Patroli pun diperketat. maka perbuatan anak tersebut dapat dikategorikan menyimpang. Jangan hanya ketika kapoldanya mau lewat. sehingga terbentuklah perilaku menyimpang. seseorang mungkin dipengaruhi oleh nilai-nilai subkebudayaan yang menyimpang. Itu peluang untuk belajar. Kasus perampokan. lemahnya penegakan hukum. "Kejahatan itu bisa dipelajari. dan perkelahian sebagai hal yang biasa. Perilaku menyimpang tersebut banyak berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.adalah pemain lama yang notabene adalah residivis. saling mengenal. Perilaku menyimpang dapat disebabkan oleh anomi. Konsep anomi . para penjahat di Indonesia cenderung akan lebih pandai dari sebelumnya." ujarnya. Setiap kelompok pun. pelacuran. "Kelengahan kepolisian dan sistem penjara selama ini juga turut memberikan peluang kejahatan. Proses yang terjadi secara beruntun.meskipun terjadi di daerah yang berbeda. Menurut ukuran masyarakat luas. Ket ika ada kelompok yang dengan mudah bisa mengelabui polisi. Terlebih. "Penjara adalah sekolah kejahatan paling bagus.Hasilnya. Secara sederhana anomi diartikan sebagai suatu keadaan di masyarakat tanpa norma.sosial dan ekonomi. penyakit itu tumbuh subur. Oleh karena itu. ketika keluar dari penjara. membuat residivi s semakin leluasa bertindak. "Akan tetapi. memungkinkan dua sampai tiga kelompok yang sama melakukan perampokan di tempat berbeda. kepolisian tengah sibuk mengurus masalah internal. modusnya akan segera dipelajari oleh kelompok lain. bisa jadi.

Definisi Penyimpangan Individu. ada lima tipologi tingkah laku individu untuk menghadapi hal tersebut yaitu konformitas. Melakukan tindak kejahatan atau kerusuhan dengan tidak peduli terhadap peraturan atau norma yang berlaku secara umum dalam lingkungan bermasyarakat sehingga menimbulkan keresahan. menyakiti. Jika aturan ini dilanggar disebut deviasi. karena toleransinya pengawasan sosial. 2. pemuka adat. dan lain sebagainya. inovasilitualisme. dan pem-berontakan. . ketidaknyamanan atau bahkan merugikan. Macam-macam bentuk penyimpangan indivisual : 1. 4. Tingkatan bentuk penyimpangan seseorang pada norma yang berlaku : 1. Penyalahgunaan Narkoba. ketidakamanan. M erton keadaan anomi dapat menyebabkan penyimpangansosial. Tidak mengindahkan perkataan orang-orang disekitarnya yang memiliki wewenang seperti guru. Menurut Merton. Seakan-akan tidak mempunyai aturan-aturan untuk ditaati bersama. Bandel atau tidak patuh dan taat perkataan orang tua untuk perbaikan diri sendiri serta tetap melakukan perbuatan yang tidak disukai orangtua dan mungkin anggota keluarga lainnya. Melakukan pelanggaran terhadap norma yang berlaku di lingkungannya. pemuka agama. Padahal cukup banyak aturan-aturan yang telah disepakati bersama dalam masyarakat yang disebutk o n f o r m i t a s . Dikatakan bahwa dalam proses sosialisasi individu-individu belajar mengenal tujuan-tujuan penting dalam kebudayaan dan juga mempelajari cara cara yang dipakai untuk mencapai tujuan-tujuan budaya tersebut. Contoh: perbuatan menyuap penjaga lembaga pemasyarakatan M enurut Robert K. Anomi terjadi karena adanya ketidakharmonisan antara tujuan budaya dengan cara-cara untuk mencapai tujuan budaya tersebut. 3. Keadaannya menjadi chaos atau kekacauan yang sulit diatasi. 2. Apabila pelanggaran sudah dianggap biasa. ketua rt rw. Pelacuran. pengasingan diri. kepala sekolah. Kolektif Macam-Macam / Jenis-Jenis Penyimpangan Individual (individual deviation) Penyimpangan individual atau personal adalah suatu perilaku pada seseorang dengan melakukan pelanggaran terhadap suatu norma pada kebudayaan yang telah mapan akibat sikap perilaku yang jahat atau terjadinya gangguan jiwa pada seseorang. 4. penyimpangan itu akhirnya menjadi konformitas. dll.yang dikemukakan oleh Emilie Durkheim adalah keadaan yang kontras antara pengaruh subkebudayaan dengan kenyataan sehari hari dalam masyarakat.

pengrusakan. 5. sindikat curanmor dan lain-lain. Tindak Kenakalan Suatu kelompok yang didonimasi oleh orang-orang yang nakal umumnya suka melakukan sesuatu hal yang dianggap berani dan keren walaupun bagi masyarakat umum tindakan trsebut adalah bodoh. Penyimpangan Budaya Penyimpangan kebudayaan adalah suatu bentuk ketidakmampuan seseorang menyerap budaya yang berlaku sehingga bertentangan dengan budaya yang ada di masyarakat. zina. transeksual). dan sebagainya. tawuran penduduk berlan dan matraman. bajing loncat. ketidakamanan. 4. pencurian. 2. 3. Gaya Hidup (wanita bepakaian minimalis di tempat umum. mendirikan genk yang suka onar. lesbian. corat-coret tembok orang dan lain sebagainya. Macam-Macam / Jenis-Jenis Penyimpangan Bersama-Sama / Kolektif (group deviation) Penyimpangan Kolektif adalah suatu perilaku yang menyimpang yang dilakukan oleh kelompok orang secara bersama-sama dengan melanggar norma-norma yang berlaku dalam masyarakat sehingga menimbulkan keresahan. Contoh : Perampok. biseksual. pedofil. tidak berguna dan mengganggu. syarat mas kawin yang tinggi.3. Penyimpangan seksual (homo. grup koruptor. pemerkosaan. ketidaknyamanan serta tindak kriminalitas lainnya. pembunuhan. perompak. dsb. Contoh penyimpangan kenakalan bersama yaitu seperti aksi kebut-kebutan di jalan. dan lain sebagainya). Tindak Kriminal / Kejahatan (perampokan. mengoda dan mengganggu cewek yang melintas. membuat batas atau hijab antara laki-laki dengan wanita pada acara resepsi pernikahan. COntoh : tawuran anak sma 70 dengan anak sma 6. Bentuk penyimpangan sosial tersebut dapat dihasilkan dari adanya pergaulan atau pertemanan sekelompok orang yang menimbulkan solidaritas antar anggotanya sehingga mau tidak mau terkadang harus ikut dalam tindak kenakalan atau kejahatan kelompok. pria beranting. Contoh : merayakan hari-hari besar negara lain di lingkungan tempat tinggal sekitar sendirian. suka berbohong. sodomi. Tindak Kejahatan Berkelompok / Komplotan Kelompok jenis ini suka melakukan tindak kejahatan baik secara sembunyisembunyi maupun secara terbuka. penjajah. . 4. dsb). Tawuran / Perkelahian Antar Kelompok Pertemuan antara dua atau lebih kelompok yang sama-sama nakal atau kurang berpendidikan mampu menimbulkan perkelahian di antara mereka di tempat umum sehingga orang lain yang tidak bersalah banyak menjadi korban. Jenis penyimpangan ini bisa bertindak sadis dalam melakukan tindak kejahatannya dengan tidak segan melukai hingga membunuh korbannya. Bentuk penyimpangan kolektip : 1. seks bebas.

Penyimpangan Sebagai Suatu Proses Perilaku menyimpang adalah perilaku manusia dan dapat dimengerti hanya dengan kerangka kerja perilaku dan pikiran manusia lainnnya. atau yang disebut penyimpangan sekunder. peran menyimpang menuruti harapan perilaku tertentu dalam situasi tertentu. Karena norma berubah maka penyimpangan berubah. Penyimpang adalah orang-orang yang mengadopsi peran penyimpang. Para penyimpang mempelajari peran penyimpang dan pola-pola perilaku menyimpang sama halnya dengan orang normal yang mempelajari peran dan norma sosial yang normal. Ada nilai normal dan ada nilai menyimpang.Pengkategorian Penyimpangan Dasar pengakategorian penyimpangan didasari oleh perbedaan perilaku. Masyarakat dan Penyimpangan Penyimpangan adalah relatif terhadap norma suatu kelompok atau masyarakat. Untuk mendapatkan pemahaman penuh terhadap penyimpangan diperlukan pengetahuan tentang proses keterlibatan melakukan perilaku menyimpang dan peran serta tindakan korbannya. Lebih jauh lagi. Melihat penyimpangan dalam konteks norma sosial membuat kita dapat melihat dan mengintepretasikan arti penyimpangan bagi penyimpang dan orang lain. . Orang yang dianggap menyimpang melakukan perilaku menyimpang.5. Penyimpangan dapat didefinisikan secara statistik. Tetapi perilaku menyimpang bukanlah kondisi yang perlu untuk menjadi seorang penyimpang. absolut. Adalah sulit untuk menentukan suatu penyimpangan karena tidak semua orang menganut norma yang sama sehingga ada perbedaan mengenai apa yang menyimpang dan tidak menyimpang. Perbedaan yang menonjol dari keempat sudut pandang pendefinisian itu adalah pendefinisian oleh para reaktifis atau normatif yang membedakannya dari kedua sudut pandang lainnya. Perbedaannya adalah isi nilai. Seseorang menjadi penyimpang sama halnya dengan seseorang menjadi apa saja. yaitu dengan proses belajar norma dan nilai suatu kelompok dan penampilan peran sosial. kondisi dan orang. reaktifis atau normatif. di mana penyimpangan itu adalah terlarang atau terlarang bila diketahui dan mendapat sanksi. norma dan peran. Pecandu obat menuruti harapan peran pecandu obat seperti juga penjahat menuruti harapan peran penjahat. Peran penyimpang adalah peran yang kuat karena cenderung menutupi peran lain yang dimainkan seseorang. Penyimpangan secara normatif didefinisikan sebagai penyimpangan terhadap norma. Jumlah dan macam penyimpangan dalam masyarakat adalah relatif tergantung dari besarnya perbedaan sosial yang ada di masyarakat.

diskriminasi ras dan etnik. Masalah sosial biasanya ditandai dengan klaim-klaim yang bertentangan dari banyak orang dan kelompok kepentingan terhadap isu-isu tertentu. perkosaan. Pandangan psikiatri dan psikoanalisis adalah sama dalam hal mencari akar penyimpangan pada pengalaman masa kecil. Isu-isu tersebut termasuk pencemaran udara. kenakalan anak. yang membutuhkan perawatan dan penyembuhan. Masalah sosial adalah isuisu sosial yang oleh banyak orang diberikan penjelasan dan resolusi yang berbeda-beda atau dianggap masalah atau merugikan kesejahteraan masyarakat. Teori-Teori Individu tentang Penyimpangan Pendekatan individu tentang penyimpangan mengkaitkan proses menjadi penyimpang dengan sesuatu yang ada dalam diri manusia. Teori individual sama dengan model pandangan medis yang mengkaitkan penyimpangan dengan kesakitan (illness). Kriminologi Masalah sosial adalah daerah penelitian yang umum dan termasuk di dalamnya penyimpangan sosial dan kriminologi. Studi pelanggaran terhadap norma sosial. konflik seksual dan alam pikiran bawah sadar. Untuk menghargai penyimpangan adalah dengan cara memahami.Penyimpangan biasanya dilihat dari perspektif orang yang bukan penyimpang. bukan menyetujui apa yang dipahami oleh penyimpang. manipulasi aspek lingkungan fisik. aborsi. Studi observasi dapat memberikan pengertian langsung yang tidak dapat diberikan metode lainnya. Bidang analisis sosiologi lainnya yang juga mengkaji masalah tentang pelanggaran tersebut oleh para sosiolog disebut sebagai masalah sosial dan kriminologi. Tidak satu teknik pun yang menjamin bahwa penyimpang dapat hidup di dunia yang menolaknya. Pengertian yang penuh terhadap penyimpangan membutuhkan pengertian tentang penyimpangan bagi penyimpang. pengangguran dan . Tetapi tidak ada metode yang dapat membuktikan perbedaan yang konsisten antara penyimpang dan non penyimpang berdasarkan kepribadian bawaan. atau pelanggaran peraturan tidak hanya dipelajari oleh sub bidang sosiologi penyimpangan. kejahatan. tetapi pandangan psikoanalisis lebih menekankan keterbelakangan dalam perkembangan kepribadian. partisipasi dalam subkebudayaan menyimpang dan berubah menjadi tidak menyimpang. dan tidak semua teknik digunakan oleh setiap penyimpang. psikologi atau biologi. rasionalisasi. Teknik-teknik yang digunakan oleh penyimpang adalah kerahasiaan. Cara-cara para penyimpang menghadapi penolakan atau stigma dari orang non penyimpang disebut dengan teknik pengaturan. Perbedaan dalam hal analisisnya dengan studi penyimpangan sosial digambarkan dalam gambar berikut ini.

Walaupun dari sudut sejarah terdapat perbedaan mengenai teori dan pengertian tentang isu-isu yang perlu dipelajari antara penyimpangan sosial dan kriminologi. Seperti juga subbahasan sosiologi lainnya. tetapi tidak semua masalah sosial adalah penyimpangan. Banyak jenis penyimpangan yang bukan kejahatan. Beberapa sosiolog menganggap penyimpangan sosial sebagai dasar penjelasan teoritik terhadap kriminologi dan studi masalah sosial. Sedangkan kriminologi adalah studi tentang orangorang yang melanggar aturan-aturan resmi yang disebut hukum. serta sosialisasi ke dalam peran-peran penyimpang. Sementara sosiolog lainnya lebih menitikberatkan pada perkembangan perspektif teoritis dan model konseptual yang lebih khusus terhadap fenomena yang berbeda yang dipelajari oleh masing-masing disiplin ilmu. Termasuk di dalam studi penyimpangan sosial adalah kriminologi. di mana aturan-aturan sosial telah dilanggar. Modul Sosiologi Perilaku . Tetapi semua kejahatan adalah penyimpangan. formasi kelompok penyimpang dan sub kebudayaan penyimpang. Ini adalah bentuk khusus perilaku menyimpang yang secara formal dan resmi ditetapkan oleh penguasa. Ada banyak persilangan pemikiran antara penyimpangan sosial dan kriminologi.korupsi. Penyimpangan sosial mempelajari perilaku dan mereka yang dianggap sebagai pelanggar aturan. Sosiolog yang mempelajari penyimpangan sosial dan kriminologi mempunyai banyak kesamaan. Ia memberikan pemahaman terhadap variasi gambaran kehidupan normal sehari-hari. Kejahatan adalah suatu perilaku yang dianggap sebagai perilaku yang melanggar hukum. reaksi terhadap individu dan reaksi institusi terhadap perilaku menyimpang dan penyimpang. pelakunya dapat dikategorikan sebagai individu. Misalnya sakit jiwa bisa dianggap penyimpangan tetapi bukan kejahatan. Bahkan keduanya banyak meneliti bentuk-bentuk penyimpangan kriminal maupun penyimpangan non kriminal. studi penyimpangan sosial memberikan sumbangan terhadap pemahaman lebih mendasar akan ciri-ciri masyarakat dan perilaku manusia. Studi penyimpangan sosial seringkali menggunakan data-data kriminologi untuk mengilustrasikan secara teoritis keberadaan perilaku menyimpang secara umum. Sementara dalam masalah sosial. jaringan organisasi atau masyarakat itu sendiri. Peneliti dari dua bidang ini memberikan perhatian pada sumber-sumber perilaku menyimpang. Walaupun penyimpangan sosial didefinisikan sebagai masalah sosial. Pada penyimpangan sosial pelaku pelanggaran norma dapat ditemukan. tetapi masih banyak sejumlah persamaan dari keduanya.

Upaya peranan orang dewasa dalam pencegahan dan pengendalian penyimpangan dapat dilakukan dengan cara mendidik. sekolah. dan tentu saja larangan tersebut dianggap tidak adil bagi si anak tersebut. Dalam situasi lingkungan apabila individu tidak memperoleh kesempatan untuk melakukan proses sosialisasi secara efektif dan tidak mempunyai kesempatan untuk mengaktualisasikan nilai dan norma tersebut.Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyimpangan Sosial Penyimpangan sosial adalah satu tindakan yang melanggar nilai dan norma social sebagai akibat dari proses sosialisasi yang tidak sempurna yang dijalani individu baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat pada umumnya. pendidikan. 6. Keberhasilan suatu proses sosialisasi bagi individu. a . dan media massa. Pembahasannya mencakup variasi dalam pola sosialisasi. maka cenderung individu tidak melakukan proses sosialisasi yang tidak sempurna. c. setiap harinya merokok. ataupun nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. yakni perilaku yang menyimpang dalam interaksi sosial. Sistematika penulisannya juga mengikuti alur buku aslinya. kehidupan keluarga. Misalnya. hukuman. masyarakat maupun lingkungan sekolah maka individu tersebut akan mengalami kesulitan dalam penyesuaian diri dengan masyarakat dan lingkungannya. baik di keluarga. anak yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali maka ia tidak akan mengetahui perkembangan ilmu pengetahuan. akan tetapi yang melarangnya yaitu orang tua atau guru.Menyimpang ini sebagian besar pembahasannya bersumber dari buku Sociology of Deviant Behaviour karya Marshal B. dan sarana prasarana penunjang lainnya. Peranan Situasi Lingkungan Situasi lingkungan yang dimaksud adalah situasi lingkungan keluarga. nilai. kebudayaan. Seperti adanya larangan merokok untuk anak atau siswa. dan tokoh masyarakat). ajaran agama. permainan peran. Misalnya. Semua itu merupakan komponen masyarakat dan perilaku yang menjadi fokus perhatian para sosiolog. memberi contoh. situasi. Meier. media sosialisasi. lingkungan kerja. Peranan Orang Dewasa Orang dewasa yang tidak berhasil dalam menyediakan akomodasi yang baik untuk kelancaran proses sosalisasi bagi generasi muda. sikap. sebagai akibatnya larangan tersebut dilanggarnya. Proses sosialisasi berjalan . interaksi antara kelompok. mengajak. kelompok organisasi. dan bahkan memaksa melalui bentuk teguran. dapat berpengaruh negative pada pembentukan kepribadian seseorang. b. seorang anak yang dikekang dan selalu diberlakukan secara tidak adil maka lambat laun si anak tersebut akan melakukan tindakan yang negatif terhadap lingkungannya. Akhirnya mengarahkan ke bentuk perilaku yang menyimpang. teman sepermainan. gaya hidup. Clinard dan Robert F. yaitu dengan ditunjangnya peranan orang dewasa (orang tua. guru. afiliasi kelompok. Peranan Kesempatan Sosialisasi Bila individu tersebut cenderung tidak mempunyai kesempatan dalam melakukan sosialisasi secara sempurna. kontrol sosial dan perubahan sosial.

Penyimpangan sosial.Seseorang menjadi penyimpang sama halnya dengan seseorang menjadi apa saja. 1999. didown load 2/1/11. Tidak satu teknik pun yang menjamin bahwa penyimpang dapat hidup di dunia yang menolaknya. “Penyimpangan masyarakat”. dalam http://sosial. Pecandu obat menuruti harapan peran pecandu obat seperti juga penjahat menuruti harapan peran penjahat. Perbedaannya adalah isi nilai. Melihat penyimpangan dalam konteks norma sosial membuat kita dapat melihat dan mengintepretasikan arti penyimpangan bagi penyimpang dan orang lain.KESIMPULAN Perilaku menyimpang adalah perilaku manusia dan dapat dimengerti hanya dengan kerangka kerja perilaku dan pikiran manusia lainnnya. 6. Ada nilai normal dan ada nilai menyimpang. rasionalisasi. selain itu juga dapat mengakibatkan konflik pribadi pada diri seorang anak. Lebih jauh lagi. bukan menyetujui apa yang dipahami oleh penyimpang. Teknik-teknik yang digunakan oleh penyimpang adalah kerahasiaan. manipulasi aspek lingkungan fisik. yaitu dengan proses belajar norma dan nilai suatu kelompok dan penampilan peran sosial. partisipasi dalam subkebudayaan menyimpang dan berubah menjadi tidak menyimpang. Peran penyimpang adalah peran yang kuat karena cenderung menutupi peran lain yang dimainkan seseorang. norma dan peran. http://www. Pengertian yang penuh terhadap penyimpangan membutuhkan pengertian tentang penyimpangan bagi penyimpang.htm .aspx?t=penyimpangansosial://www wikiwiku . PENUTUP 1. Studi observasi dapat memberikan pengertian langsung yang tidak dapat diberikan metode lainnya. C.google=penyimpanang sosaial . Penyimpangan biasanya dilihat dari perspektif orang yang bukan penyimpang. peran menyimpang menuruti harapan perilaku tertentu dalam situasi tertentu. dan tidak semua teknik digunakan oleh setiap penyimpang. Yogyakarta: Kanisius.john Bernard . 2.tidak sempurna karena materi informasi dan media sosialisasi yang satu dengan yang lainnya saling bertentangan. DAFATAR PUSTAKA 4. Cara-cara para penyimpang menghadapi penolakan atau stigma dari orang non penyimpang disebut dengan teknik pengaturan. Untuk menghargai penyimpangan adalah dengan cara memahami.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful