Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered heads Together (NHT

)
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered heads Together (NHT) Pembelajaran kooperatif tipe NHT merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menekankan pada struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan memiliki tujuan untuk meningkatkan penguasaan akademik. Tipe inidikembangkan oleh Kagen dalam Ibrahim (2000: 28) dengan melibatkan para siswa dalam menelaah bahan yang tercakup dalam suatu pelajaran dan mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut.Numbered Head Together dikembangkan oleh Spencer Kagen dengan melibatkan para siswa dalam mereview bahan yang tercakup dalam suatu pelajaran dan mengecek atau memeriksa pemahaman mereka mengenai isi pelajaran tersebut. Numbered Head Together(NHT) merupakan suatu pendekatan untuk melibatkan banyak siswa dalam memperoleh materi yang tercakup dalam suatu pelajaran dan mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran (Ibrahim at all, 2000:28).Struktur yang dikembangkan oleh Kagen ini menghendaki siswa belajar saling membantu dalam kelompok kecil dan lebih dicirikan oleh penghargaan kooperatif dari pada penghargaan individual. Ada struktur yang memiliki tujuan umum untuk meningkatkan penguasaan isi akademik dan ada pula struktur yang tujuannnya untuk mengajarkan keterampilan sosial (Ibrahim at all, 2000:25). Model NHT adalah bagian dari model pembelajaran kooperatif struktural, yang menekankan pada struktur-struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. Struktur Kagan menghendaki agar para siswa bekerja saling bergantung pada kelompok-kelompok kecil secara kooperatif.Struktur tersebut dikembangkan sebagai bahan alternatif dari sruktur kelas tradisional seperti mangacungkan tangan terlebih dahulu untuk kemudian ditunjuk oleh guru untuk menjawab pertanyaan yang telah dilontarkan. Suasana seperti ini menimbulkan kegaduhan dalam kelas, karena para siswa saling berebut dalam mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan peneliti. Ibrahim mengemukakan tiga tujuan yang hendak dicapai dalam pembelajaran kooperatif dengan tipe NHT yaitu : a) Hasil belajar akademik stuktural Bertujuan untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik. b) Pengakuan adanya keragaman Bertujuan agar siswa dapat menerima teman-temannya yang mempunyai berbagai latar belakang. c) Pengembangan keterampilan sosial Bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa. Keterampilan yang dimaksud antara lain berbagi tugas, aktif bertanya, menghargai pendapat orang lain, mau menjelaskan ide atau pendapat, bekerja dalam kelompok dan sebagainya Adapun ciri-ciri pembelajaran kooperatif tipe Numbered heads Together (NHT) yaitu :

Fase3. Jawaban -Guru menyebut salah satu -Setiap siswa dari nomor tiapkelompok yang .Penomoran (Numbering) Perilaku Guru Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok atau tim yang beranggotakan 35 orangdan memberi siswa nomor Perilaku Siswa Setiap siswa dalam tim mempunyai nomor berbedabeda. Tabel 02. Kelompok Heterogen 2.1.sesuai dengan jumlah siswa di dalam kelompok. 3. Fase 4. Sintaks NHT menurut Kagan (2007) dijelaskan sebagai berikut: Fase-fase Fase 1. Setiap anggota kelompok memiliki nomor kepala yang berbeda-beda. mendengarkan dengan cermat serta berbicara dengan penuh perhitungan.sehingga siswa lebih produktif dalam pembelajaran. Berpikir bersama (Heads Together) Menurut Kagan (2007) model pembelajaran NHT ini secara tidak langsung melatih siswa untuk saling berbagi informasi. Siswa menyimak dan menjawab pertanyaan Fase 2.Pemberian (Answering) Siswa berpikir bersama untuk menemukan jawaban dan menjelaskan jawaban kepada anggota dalam timnya sehinggasemua anggota mengetahui jawaban dari masing-masing pertanyaan.Pengajuan Pertanyaan (Questioning) Guru mengajukan pertanyaan kepada siswasesuai dengan materi yang sedang dipelajari yang bervariasi dari yangspesifik hingga bersifat umum dan dengan tingkat kesulitan yang bervariasi. Berpikir Bersama (Heads Guru memberikan Together) bimbingan bagi kelompok siswa yang membutuhkan.

Pertanyaan dapat bervariasi dari yang bersifat spesifik hingga yang bersifat umum. Langkah 4. 4. Kegiatan Inti Langkah 2 : Pengajuan Pertanyaan Menjelaskan materi secara sederhana. Langkah 3 : Berpikir Bersama (Head Together) Siswa memikirkan pertanyaan yang diajukan oleh guru. 3.-Guru secara random memilih kelompok yang harus menjawab pertanyan tersebut bernomor sama mengangkat tangan dan menyiapkan jawaban untuk seluruh kelas Siswa yang nomornya disebut guru dari kelompok tersebut mengangkat tangan dan berdiri untuk menjawab pertanyaan a. agar timbul rasa ingin tahu siswa tentang konsep-konseo yang akan dipelajari. Menginformasikan materi yang akan dibahas atau mengaitkan materi yang dibahas dengan materi yang lalu. Mengajukan suatu pertanyaan kepada siswa. Memotivasi siswa. guru akan mengarahkan. Mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan apa yang akan dilaksanakan. 2. 1) 2) 1) 2) 1) 2) 3) 4) Adapun pelaksanaan model pembelajaran tipe Numbered heads Together (NHT) yaitu : Tahap Pendahuluan Langkah -1 : Penomoran (numbering): Guru membagi para siswa menjadi beberapa kelompok atau tim yang beranggotakan 3-5 orang dan memberi mereka nomor. pemberian jawaban Guru menyebutkan (memanggil) suatu nomor dari salah satu kelompok secara acak. Siswa menyiapkan jawaban untuk seluruh kelas. Jika jawaban dari hasil diskusi kelas sudah dianggap betul siswa diberi kesempatan untuk mencatat dan apabila jawaban masih salah. . b. sehingga tiap siswa dalam tim tersebut memiliki nomor yang berbeda.ditanggapi oleh kelompok lain. Siswa dari tiap kelompok dengan nomor yang sama mengangkat tangan. 1. Para siswa berpikir bersama untuk menggambarkan dan meyakinkan bahwa tiap orang mengetahui jawaban tersebut.

. Hasil belajar lebih tinggi Kelemahan tipe Numbered heads Together NHT: 1. 2. Perilaku mengganggu menjadi lebih kecil e. c. dipanggil lagi oleh guru. Guru membimbing siswa menyimpilkan materi. Penutup Melakukan refleksi. Rasa harga diri menjadi lebih tinggi b.keramaian itu dapat menjadi tidak terkendali. Kemungkinan nomor yang dipanggil. 1) 2) 3) Guru memberikan pujian kepada siswa atau kelompok yang menjawab betul. Kelas cenderung jadi ramai. Siswa diberikan tugas untuk diselesaikan dirumah dan mengerjakan kuis. antara lain adalah : a. Meningkatkan kebaikan budi.5) c. Tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru 3. dan jika guru tidak dapatmengkondisikan dengan baik. kepekaan dan toleransi h. Konflik antara pribadi berkurang Pemahaman yang lebih mendalam g. f. Memperbaiki kehadiran Penerimaan terhadap individu menjadi lebih besar d. Ada beberapa manfaat pada model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap siswa yang hasil belajar rendah yang dikemukakan oleh Lundgren dalam Ibrahim (2000: 18).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful