P. 1
Kesehatan Jiwa Dan Psikatri

Kesehatan Jiwa Dan Psikatri

|Views: 25|Likes:
Published by Rendy Hermawan
jiwa
jiwa

More info:

Published by: Rendy Hermawan on Apr 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/31/2013

pdf

text

original

KESEHATAN JIWA dan PSIKIATRI

dr. Lukas Mangindaan, SpKJ (K)

Definisi KESEHATAN JIWA WHO 1 Orang yang sehat jiwanya adalah orang yang: • • • Merasa sehat dan bahagia Mampu menghadapi tantangan hidup Dapat menerima orang lain sebagaimana adanya (dapat berenpati dan tidak secara apriori bersikap negatif terhadap orang atau kelompok lain yang berbeda) • Mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain Definisi Kesehatan Jiwa ini jelas berbeda dengan anggapan di beberapa kalangan bahwa Kesehatan Jiwa adalah identik dengan tidak adanya psikopatologi. Fokusnya adalah: pembinaan perasaan sehat dan bahagia secara subjektif serta sikap, kemampuan adaptasi dalam kehidupan, dan kemampuan untuk menerima orang lain sebagaimana adanya; dengan perkataan lain: definisi Kesehatan Jiwa WHO ini memberi fokus kepada kualitas kehidupan dan aspek positif seseorang, dan bukan kepada jumlah atau derajat psikopatologinya Kadang kadang ada kondisi dimana patologi fisik maupun psikopatologi tidak dapat dihilangkan sama sekali, akan tetapi hal itu dapat diisoler, dikendalikan atau dikontrol. Dalam hal ini taraf kesehatan jiwa orang itu dapat ditingkatkan Definisi ini berdasarkan konsep multikultural / pluralisme dengan merangkul pelbagai variasi dan perbedaan manusia apapun identitasnya tanpa menggunakan suatu konsep “normalitas” sebagai suatu standard kesehatan jiwa atau untuk perilaku manusia. (Contoh identitas seseorang: nama, usia, jenis kelamin, kondisi fisik (warna kulit, tinggi, berat badan, raut muka, taraf kesehatan, dsb ), status perkawinan, orientasi seksual (heteroseksual , biseksual , homoseksual), ras, suku bangsa, etnik, latar belakang pendidikan, pengetahuan, taraf perkembangan jiwa / mental, tradisi, budaya, agama) Siapapun orang itu, ia berhak mencapai kesehatan jiwa.

1

Dengan singkat: Definisi WHO ini merupakan suatu definisi acuan (”kiblat”) bagi setiap lapisan dan golongan masyarakat. Sistem itu berfungsi sebagai sebuah kesatuan yang holistik dan yang tidak semata-mata merupakan penjumlahan elemen-elemennya. yaitu untuk membantu manusia agar bersifat lebih manusiawi dan lebih berbudaya. 1968) 2. contoh: orang yang menderita hipokondriasis merasa dirinya menderita penyakit / tidak sehat walaupun secara fisik dirinya terbukti tidak menderita penyakit jasmani. mental bahkan dalam menghadapi maut sekalipun. Demikian juga prinsip kesehatan jiwa perlu menjadi acuan bagi pemimpin masyarakat maupun para legislatif dalam membuat peraturan dan perundang undangan. Suatu sistem adalah suatu kesatuan yang berfungsi mandiri . Kesehatan jiwa dapat dicapai oleh manusia dalam pelbagai kondisi fisik. 2 . terdiri dari elemen elemen yang lebih kecil yang mempunyai hubungan unik. Kesehatan jiwa tidak selalu sinkron atau harus disertai kesehatan jasmani. Prinsip kesehatan jiwa perlu sekali merupakan acuan dasar yang diterapkan oleh orang tua. mental maupun taraf perkembangannya. yaitu cara pendekatan sesuai dengan konsep “General System Theory” yang diajukan oleh Ludwig von Bertalanffy (1936. guru bagi pendidikan bagi anak dan remaja yang sedang berkembang.Kesehatan jiwa bersifat transenden. Prinsip kesehatan jiwa ini juga sesuai dengan tujuan dasar dari Humaniora (the Humanities) – [lihat bab: Humaniora sebagai landasan Ilmu Kedokteran (termasuk Psikiatri)]. Dasar konsep General Systems Theory adalah: Dunia ( termasuk manusia dan antariksa/universe) terdiri dari sistem sistem yang saling berinteraksi satu dengan lainnya baik dalam hubungan horizontal maupun vertikal serta saling memberi dan menerima enersi positif dan negatif baik secara horizontal maupun secara vertikal dari sistem lainnya. Untuk lebih dapat mengerti pelbagai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi Kesehatan Jiwa perlu kita menelaah kehidupan manusia dalam perspektif mikro dan perspektif makro. dalam artikata tidak dibatasi oleh kondisi/keadaan fisik.

IDI. RT. tumbuh-tumbuhan. hutan. perekonomian. mata. sistem irigasi. secara vertikal dari atas ke bawah oleh manusia itu sendiri sebagai satu kesatuan sistem yang terdiri dari pelbagai sistem dalam tubuhnya itu. kelautan. baik otak. tata hukum/ perundangan. demikian pula secara vertikal dari bawah ke atas oleh sistem sel-sel dari masing-masing organ itu dan. dan kerusakan ekologi sebaliknya akan berpengaruh secara negatif terhadap manusia. komputer. maupun yang buatan manusia (sistem pendidikan . Hal yang sama berlaku pula untuk sistem hewan. dsb) Perilaku manusia yang semena-mena terhadap lingkungan akan mempengaruhi ekologi. sistem dalam lingkungan hidup baik yang alamiah ( mis: ekologi termasuk sistim ekologi alam. yang masing-masing berfungsi dan berkembang sebagai sebuah kesatuan. Di pihak lain. gastro intestinal. sistem rumah sakit. universitas. pemerintah daerah. aliran sungai. partai politik) Komunitas Kelompok masyarakat (mis.. departemen. saling berinteraksi dan saling mempengaruhi: • • secara horisontal oleh sistem /organ tubuh lainnya. Secara garis besar hubungan vertikal / hierarkis antar sistem adalah sebagai berikut: Antariksa (universe) Dunia Hubungan internasional Negara (Pemerintah) Institut (mis. RW ) Keluarga Individu Organ (Alat / sistem tubuh) Sel Molekul Atom 3 . kardiovaskular.Contoh: otak. dsb. kementerian. sekolah. mis sistem saraf. susunan kemih seseorang merupakan sistem sistem yang mandiri. sistem lempeng plat bumi yang sering bergeser dan menimbulkan gempa dan letusan gunung berapi). sistem perlistrikan. mata atau jantung. jantung. sistem hormon dsb.

Fungsinya yang terganggu sebagai inidividu itu akan dapat mempengaruhi sistem tempat kerjanya itu dan keseimbangan dalam tempat kerjanya itu 3. 2. 5. Disfungsi yang cukup berat dari jantung itu akan mempengaruhi kesehatan. yang selanjutnya dapat merupakan landasan untuk bersikap apriori negatif terhadap orang atau kelompok lain yang berbeda identitas. perasaan tidak layak. pertentangan hebat antar fraksi-fraksi dalam negeri sehingga terjadi perang 4 . Masyarakat yang kacau akibat peperangan karena sistem pemerintahan negara yang tidak stabil. Secara khusus. dan selanjutnya dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak itu. Beberapa contoh: 1. Anoksia pada sel otot jantung akan mempengaruhi metabolisme sel jantung dan fungsi jantung itu. insekuritas. ambruknya ekonomi. Hubungan yang tidak harmonis dalam keluarga dapat mempengaruhi interaksi antar anggota keluarga. merupakan landasan untuk bersikap “kekami-an” yang ekslusif. atau perasaan memberontak. Serangan jantung orang itu mungkin terjadi karena stres yang berat dalam kehidupan keluarga atau pekerjaannya. termasuk konsep multikultural kepada anak-anak sejak kecil dalam keluarga. bagan ini memperlihatkan bahwa Kesehatan Jiwa seseorang sangat dipengaruhi oleh kesimbangan dan ketidakseimbangan antar sistem . sekolah atau kelompok agama. Hal itu selanjutnya dapat mempengaruhi fungsi orang itu sebagai individu dan sebagai anggota keluarganya. pelaksanaan hukum yang tidak merata atau tidak adekuat. kacaunya sistem perbankan. kesehatan mental dan kehidupan orang itu. dan hal itu akan mempengaruhi berkembangnya situasi yang kurang optimal bagi perkembangan kesehatan jiwa anggota keluarga itu. Cara pendidikan anak yang kaku atau dengan cara pemaksaan kehendak akan menimbulkan perasaan stres. 6. 4.Bagan ini akan sangat membantu kita melihat bagaimana keseimbangan dan perubahan pada satu sistem serta antar sistem dapat mempengaruhi sistem yang lain. Tidak ditanamkannya hubungan antar manusia yang berdasarkan empati kepada orang lain. sistem politik atau perundangan negara yang tidak mensejahterakan seluruh masyarakat.

saudara. atau yang tertindas) akan mengakibatkan rasa tidak nyaman bagi kelompok masyarakat yang minoritas. 9. akan tetapi pelaksanaannya akan memberi rasa sejahtera kepada seluruh lapisan masyarakat. 5 . dan selanjutnya tidak akan mengakibatkan terbinanya kesehatan mental yang optimal bagi seluruh masyarakat. 7. negara. Dengan beberapa contoh di atas. maka itu bukti bahwa pelaksanaan pemerintahan dan kerjasama antar sistem dalam negara itu benar benar demokratis). Test untuk hal ini adalah : tanyakan kepada kelompok minoritas. akan memberi dampak berupa keracunan air sungai. bila kelompok minoritas merasa sejahtera. banjir atau kebakaran hutan yang selanjutnya memberi dampat negatif kepada masyarakat. atau karena peperangan antar negara. Ekologi yang rusak karena polusi industri atau penebangan hutan yang tidak terkontrol oleh pengguna HPH (karena tidak berempati kepada masyarakat sekitar dan yang hanya mementingkan diri dan perusahaannya sendiri). akan berdampak kuat sekali terhadap perkembangan kesehatan mental orang. dapat mendestabilisasi kehidupan masyarakat dan menumbuhkan perasaan ketakutan di kalangan penduduk dan selanjutnya berpengaruh terhadap perkembangan kesehatan mental penduduk 8. 10. Konsumsi air yang tercemar logam berat ooleh pembuangan limbah industri akan mempengaruhi kesehatan penduduk sekitar dan perkembangan fisik. Tindakan terorisme karena merasa diperlakukan tidak adil atau karena unsur “kekami-an” yang ektrem. jelas terlihat bahwa paradigma General Systems Theory memaparkan bagaimana pelbagai sistem dalam dunia. Peraturan dan undang-undang yang bersifat diskriminatif yang hanya menguntungkan kelompok yang berkuasa atau masyarakat yang mayoritas ( tidak berempati kepada kelompok masyarakat yang lain: minoritas. masyarakat dan keluarga saling berkaitan dan merupakan hal yang saling berpengaruh terhadap pembinaan terjadinya Kesehatan Jiwa seseorang. Hal itu selanjutnya akan mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak itu kelak. otak dan gizi janin dalam kandungan. (Catatan : perlu diingat bahwa untuk membentuk sistem masyarakat yang benar benar demokratis dan yang memberikan kesejahteraan seluruh rakyat bukan semata-mata dari hasil kemenangan pemungutan suara mayoritas.

Psikiatri Komunitas Catatan: Definisi Gangguan Jiwa: Suatu kelompok gejala atau perilaku yang secara klinis bermakna dan yang disertai penderitaan (distress) pada kebanyakan kasus. Sebagai ilmu kedokteran dasar yang menyoroti pendekatan manusia dari pelbagai cabang ilmu kedokteran) secara komprehensif dari perspektif biologis. Psikoterapi Pelbagai problem yang berhubungan dengan Kesehatan Jiwa Jadi di satu pihak Psikiatri mempunyai dwifungsi. Psikiatri Anak dan Remaja. Sebagai cabang ilmu kedokteran yang secara khusus mempelajari dan menatalaksana gangguan jiwa. dan berkaitan dengan terganggunya fungsi (disfungsi) seseorang 3 • • Terapi Psikiatrik: Terapi Biologik . Psikiatri Forensik. Psikiatri Geriatri. Psikiatri Eksistensial. sampai pelaksanaan sistem ekonomi. politik dalam negara dan hubungan antar negara yang adekuat dan berdasarkan empati terhadap sesama manusia PSIKIATRI Adalah cabang ilmu kedokteran yang memfokuskan diri kepada • Pembelajaran pelbagai aspek perlaku manusia (behavioral sciences) secara komprehensif yang meliputi: Siklus kehidupan perkembangan manusia Otak dan perilaku Ilmu –ilmu psikososial Teori-teori kepribadian dan perkembangan : Freud. Terapi Gestalt. Adler. 1. Erikson. kelompok partai politik. problem kesehatan jiwa baik secara individual 6 . kelompok agama. Terapi Perilaku. sekolah. psikologis dan sosial 2. Terapi Kognitif. Piaget. upaya pembinaan Kesehatan Jiwapun merupakan suatu upaya yang melibatkan seluruh jajaran masyarakat. Horney. mulai dari keluarga. Terapi Keluarga • • Pemeriksaan Psikiatrik Gangguan Jiwa . Jung.Sebagai konsekuensi.

teologi. merangkul: o semua cabang ilmu kedokteran dasar.v. Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia ed 3. seni rupa. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik. 1976 3. hal. maupun sebagai anggota masyarakat dengan tujuan akhir: meningkatkan kesehatan jiwa dan kualitas hidup ( jadi bukan sekedar mendiagnosis dan terapi gangguan jiwa saja ).I. Direktorat Kesehatan Jiwa Masyarakat. filologi. o semua cabang spesialistik dalam kedokteran. Departemen Kesehatan. serta kerjasama antara pelbagai cabang ilmu kedokteran dengan psikiatri (Consultation Liaison Psychiatry). Psikiatri juga ikut serta bekerja sama dengan pelbagai cabang lain dalam Humaniora serta ilmu sosial politik dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan baik dalam arti kesehatan jiwa individu. 1993. ilmu bahasa. dan o semua cabang Humaniora (The Humanities): psikologi. Departemen Kesehatan R. Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat. seni pertunjukan). baik sebagai individu sebagai makluk bio-psiko-sosial. Development. kesenian (musik. Bertalanffy.maupun dalam masyarakat. 2003. filsafat. antropologi • Holistik : melihat manusia secara keseluruhan / komprehensif. General System Theory: Foundations. Revised edition. Buku Pedoman Kesehatan Jiwa. Daftar pustaka: 1. L. ilmu sosial .5 2. keluarga maupun kesehatan jiwa masyarakat Landasan pendekatan psikiatri adalah landasan: • Eklektik . Applications (Paperback) George Braziller. hal 6 7 . kesusasteraan /susastera. ilmu sejarah..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->