P. 1
kul-8-koordinasi-dan-rentang-manajemen.pptx

kul-8-koordinasi-dan-rentang-manajemen.pptx

|Views: 35|Likes:
Koordinasi Manajemen dan Renatang Manajemen
Koordinasi Manajemen dan Renatang Manajemen

More info:

Published by: Ikbar Al-Asyari Falls-in Blur on Apr 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2013

pdf

text

original

KOORDINASI DAN RENTANG MANAJEMEN

ARIF KURNIAWAN

KOORDINASI
• Adalah proses pengintegrasian tujuan – tujuan dan kegiatan – kegiatan pada satuan – satuan yang terpisah (departemen atau bidangbidang fungsional) suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efesien

KOORDINASI
• Tanpa koordinasi, individu-individu dan departemen – departemen akan kehilangan pegangan atas peranan mereka dalam organisasi • Mereka akan mulai mengejar kepentingan sendiri sehingga merugikan pencapaian tujuan organisasi.

percekcokan. Dapat memanfaatkan sarana dan prasarana dalam pencapaian tujuan. • • . Agar pekerja dan pekerjaannya diselaraskan serta diarahkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Agar semua tugas.Pentingnya Koordinasi: • • • Mencegah terjadinya kekacauan. kegiatan dan pekerjaan terintegrasi kepada sasaran yang diinginkan. dan kekembaran atau kekosongan pekerjaan. Agar semua unsur manajemen dan pekerjaan masing-masing individu karyawan harus membantu tercapainya tujuan organisasi.

Koordinasi manajemen A. .c Farland :Koordinasi adalah suatu proses dimana pimpinan mengembangkan pola usaha kelompok secara teratur di antara bawahannya dan menjamin kesatuan tindkan did lam mencapai tujuan bersama. Pengertian dan pentingnya koordinasi menurut para ahli: G.L Brech :Koordinasi adalah mengimbangi dan menggerakkan tim dengan memberikan lokasi kegiatan pekerjaan yang cocok kepada masing-masing dan menjaga agar kegiatan tersebut dilaksanakan dengan keselarasan yang semestinya di antara para anggota itu sendiri.F.R Terry :Koordinasi adalah suatu usaha yang sikron dan teratur untuk menyediakan jumlah dan waktu yang tepat dan mengarahkan pelaksanaan untuk menghasilkan suatu tindakan yang seragam dan harmonis pada sasaran yng telah ditentukan E. M.

P. Handoko :Koordinasi adalah proses pengitegrasian tujuan-tujuan kegiatan-kegiatan pada satuan-satuan yang terpisah (departemen atau bidangbidang fungsional) suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien. dan mengkoordinasikan unsur-unsur manajemen dan pekerjaan-pekerjaan para bawahan dalam mencapai tujuan oganisasi. .A :Koordinasi adalah suatu usaha kerja sama antara badan. mengintegrasikan. H Malayu S.P Hasibuan :Koordinasi adalah kegiatan mengarahkan.Dr. unit dalam pelaksanaan tugas-tugas tertentu sehingga terdapat saling mengisi. Awaluddin Djamin M. Drs. instansi. membantu dan melengkapi.

pengarahan yang dilakukan oleh atasan terhadap kegiatan unit-unit. . Koordinasi vertikal adalah kegiatan-kegiatan penyatuan. Koordinasi horizontal adalah mengkoordinasikan tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan penyatuan. 2. kesatuankesatuan kerja yang ada di bawah wewenang dan tanggung jawab. pengarahan yang dilakukan terhadap kegiatan-kegiatan dalam tingkat organisasi (aparat) yang setingkat. Koordinasi vertical secara relative mudah diilakukan atasan dapat memberi sanksi aparat yang sulit diatur.Tipe-tipe koordinasi : 1.

Koordinasi hanya meninjau suatu pekerjaan secara keseluruhan . Koordinasi bersifat dinamis. bukan statis 2.Sifat-sifat koordinasi : 1. Koordinasi menekankan pandangan menyeluruh oleh seorang koordinasi (manager) dalam rangka mencapai sasaran 3.

Mengintegrasikan tindakan dan pemanfaatan unsur manajemen ke arah sasaran organisasi atau perusahaan . Menghindari kekacauan dan penyimpangan tugas dari sasaran 2. Menghindari kekosongan dan tumpang tindih pekerjaan 4. Mengarahkan dan menyatukan semua tindakan serta pemikiran ke arah tercapainya sasaran perusahaan 3. Menghindari keterampilan overlanding Dari sasaran perusahaan 5.Tujuan Koordinasi : 1. Menjuruskan keterampilan spesialis ke arah sasaran perusahaan 6.

bukan orang per orang 2. kekaburan dalam tugas-tugas pekerjaan merupakan pertanda kurang sempurnanya koordinasi . agar bagian-bagian ini berlomba-lomba untuk mencapai kemajuan 3. dalam perusahaan-perusahaan besar sering diadakan persaingan antara bagianbagian. harus dilihat dari sudut bagian per bagian bidang pekerjaan. Team spirit.Syarat-syarat koordinasi : 1. Rivalry. Sense of cooperation (Perasaan untuk bekerja sama). Adanya tumpang tindih. artinya satu sama lain pada setiap bagian harus saling menghargai kegiatan organisasi.

hal ini merupakan inti dari koordinasi. Tujuan koordinasi adalah tujuan bersama. kesatuan dari usaha meminta suatu pengertian kepada semua individu. Kesatuan usaha berarti harus mengatur sedemikian rupa usaha-usaha tiap kegiatan individu sehingga terdapat adanya keserasian dalam mencapai hasil 5. agar ikut serta melaksanakan tujuan sebagai kelompok dimana mereka bekerja . Konsep kesatuan tindakan.4.

Adanya proses. Oleh karena itu. Oleh karena itu. karena koordinasi adalah pekerjaan pimpinan yang bersifat berkesinambungan dan harus dikembangkan sebagai tujuan dapat tercapai dengan baik. . koordinasi merupakan tugas pimpinan. pimpinan tidak mungkin mengadakan koordinasi apabila mereka tidak melaukukan kerja sama. kerja sama merupakan suatu syarat yang sangat penting dalam membantu pelaksanaan koordinasi.Ciri-ciri koordinasi 1. Koordinasi sering dicampur adukkan dengan kata koperasi yang sebenarnya memiliki arti berbeda. 2. Tanggung jawab koordinasi terletak pada pimpinan. Sekalipun demikian.

Ciri-ciri koordinasi • Pengaturan secara teratur usaha kelompok. dimana dengan koordinasi menghasilkan suatu usaha kelompok yang sangat penting untuk mencapai efisiensi dalam melaksanakan kegiatan organisasi. Oleh karena koordinasi adalah konsep yang ditetapkan dalam kelompok. maka sejumlah individu yang bekerja sama . Adanya tumpang tindih. bukan terhadap usaha individu. kekaburan dalam tugas-tugas pekerjaan merupakan pertanda kuarang sempurnanya koordinasi .

Hal ini merupakan inti dari koordinasi. kesatuan dari usaha meminta suatu pengertian kepada semua individu. . agar ikut serta melaksanakan tujuan sebagai dimana mereka bekerja. Kesatuan usaha berarti harus mengatur sedemikian rupa usaha-usaha tiap kegiatan individu sehingga terdapat adanya keserasian dalam mencapai hasil • Tujuan koordinasi adalah tujuan bersama.Ciri-ciri koordinasi • Konsep kesatuan tindakan.

Akan mempengaruhi koordinasi. Jika organisasi baik maka pelaksanaan koordinasi akan lebih mudah Pengarahan dan koordinasi Pengarahan mempengaruhi koordinasi. Perencanaan dan koordinasi Perencanaan.Hubungan koordinasi dengan fungsi-fungsi manajemen 1. Pengorganisasian dan koordinasi Pengorganisasian berhalangan dengan koordinasi. artinya dengan menggunakan bermacam-macam variasi dalam intensitas directing force akan membantu menciptakan koordinasi . Jika perencanaan disusun dengan baik dan hubungan rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek terintegrasi dengan baik serta harmonis maka penerapan koordinasi akan lebih mudah 2. maksudnya semakin baik dan terincinya rencana maka akan semakin mudah melakukan koordinasi.

Jika setiap pejabat sudah ditempatkan sesuai dengan keahliannya maka koordinasi akan lebih mudah 5. . diperoleh dan tercapai dengan baik. Penilaian yang terus menerus atas kemajuan perusahaan akan membantu menyelaraskan usaha-usaha sehingga tujuan yang ditentukannsemula dihasilkan. karena control membantu dalam mendapatkan koordinasi yang dibutuhkan. Pengisian jabatan dan koordinasi Penempatan karyawan membantu koordinasi. tindakan-tindakan perbaikan yang terjadi. Dengan demikian. Pengendalian dan koordinasi Pengendalian berhubungan langsung dengan koordinasi.4.

KOORDINASI Saling ketergantungan menyatu Saling ketergantungan berurutan Saling ketergantungan timbal balik .

Masalah pencapaian koordinasi yang efektif Perbedaan dalam orientasi terhadap tujuan tertentu Perbedaan dalam orientasi waktu Perbedaan dalam orientasi antar pribadi Perbedaan dalam formalitas struktur .

Efektifitas koordinasi komunikasi koordinasi .

Pendekatan teknik manajemen dasar Aturan dan prosedur Hirarki manajemen Penerapan tujuan dan rencana .

Pendekatan peningkatan koordinasi potensial Investasi dalam sistem informasi vertikal Penciptaan hubungan-hubungan ke samping .

Pendekatan pengurangan kebutuhan akan koordinasi Penciptaan sumber daya-sumber daya tambahan Penciptaan tugastugas yang dapat berdiri sendiri .

span of attention .RENTANG MANAJEMEN • Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer • Rentang manajemen juga dapat berarti jumlah bawahan yang secara langsung memberikan laporan kepada seseorang manajer tertentu • Rentang manajemen disebut juga span of control. span of authority.

Rentang manajemen • Rentang manajemen dan koordinasi adalah saling berhubungan erat • Semakin besar jumlah rentangan semakin sulit melakukan koordinasi secara efektif .

Rentang manajemen ideal • Kenapa diperlukan penentuan rentang manajemen yang ideal • .

Rentang manajemen Rentang manajemen mempengaruhi efesiensi atasan dan efektifitas bawahan Ada hubungan antara rentang manajemen diseluruh organisasi dan struktur organisasi .

Rentang manajemen • Henry fayol mengatakan : jumlah maksimum bawahan adalah 20 – 30 karyawan. dan jumlah pengawas adalah 3-4 pengawas • Variasi rentang manajemen : • Rentangan datar • Rentangan lebih tinggi • Rentangan tinggi .

Faktor yang mempengaruhi rentang manajemen • • • • • • Kesamaan fungsi-fungsi Kedekatan geografis Tingkat pengawasan langsung yang dibutuhkan Tingkat koordinasi pengawasan yang dibutuhkan Perencanaan yang dibutuhkan manajer Bantuan organisasional yang tersedia bagi pengawas .

Faktor-faktor yang mempengaruhi rentang manajemen • Faktor-faktor yang berhubungan dengan situasi • Faktor-faktor yang berhubungan dengan bawahan • Faktor-faktor yang berhubungan dengan atasan .

Faktor-faktor yang berhubungan dengan situasi • • • • • • Rentang manajemen relatif melebar : Pekerjaan bersifat rutin Operasional pekerjaan stabil Pekerjaan bawahan sejenis Bawahan tidak saling tergantung Pekerjaan tidak memerlukan tingkat pengawasan tinggi .

Faktor-faktor yang berhubungan dengan bawahan • Bawahan adalah terlatih baik untuk pekerjaan tertentu • Bawahan lebih senang bekerja tanpa pengawasan ketat .

Faktor-faktor yang berhubungan dengan atasan • Manajer adalah terlatih baik dan kemampuan tinggi • Manajer menerima bantuan dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan pengawasannya • Manajer tidak mempunyai kegiatan-kegiatan tambahan selama pengawasan • Manajer lebih menyukai gaya pengawasan yang lepas daripada ketat .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->