P. 1
ilmu kalam

ilmu kalam

|Views: 130|Likes:
Published by Ma'muri El-lambunjy
Bahan bacaan Ilmu Kalam
Bahan bacaan Ilmu Kalam

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ma'muri El-lambunjy on Apr 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2013

pdf

text

original

DASAR-DASAR QURANI DAN SEJARAH KEMUNCULAN PERSOALANPERSOALAN ILMU KALAM A.

Nama dan Pengertian Ilmu Kalam Ilmu kalam sering juga disebut Ilmu Ushuluddin Menurut beberapa tokoh,pengertian ilmu kalam adalah sebagai berikut; 1. Musthafa Abdul Raziq “Ilmu Kalam yang berkaitan dengan akidah imam ini sesungguhnya dibangun diatas argumentasi –argumentasi rasional atau ilmu yang berkaitan dengan akidah imam ini bertolak atas bantuan nalar.” 2. Al Farabi “Ilmu Kalam adalah disiplin ilmu yang membahas tentang dzat dan sifat Allah beserta eksistensi semua yang mungkin, mulai yang berkenaan dengan masalah dunia sampai masalah sesudah mati yang berdasarkan doktrin Islam. Stressing akhirnya adalah memproduksi ilmu Ketuhanan secara filosofis.” 3. Ibnu Khaldun “Ilmu Kalam adalah disiplin ilmu yang mengandung berbagai argumentasi tentang akidah imami yang diperkuat dalil-dalil nasional.” Dari bebepa keterangan diatas bisa disimpulkan bahwa ilmu kalam yaitu ilmu yang membahas berbagai masalah ketuhanan dengan menggunakan argumentasi logika serta filsafat. A. Sumber-Sumber Ilmu Kalam • Al-Qur'an • Al- Hadist • Pemikiran manusia • Insting B. Sejarah Kemunculan Persoalan-Persoalan Kalam Menurut Harun Nasution, kemunculan persoalan kalam dipicu oleh persoalan politik yang menyangkut peristiwa pembunuhan Ustman bin Affan yang beruntut pada persoalan Muawiyah atas kekhalifahan Ali bin Abi Thalib yang mengkristal menjadi perang Siffin yang kemudian menghasilkan keputusan tahkim. persoalan kalam yang pertama kali muncul adalah persoalan siapa yang kafir dan siapa yang bukan kafir, dalam arti siapa yang keluar dari Islam dan siapa yang tetap Islam. Sehingga persoalan ini menimbulkan beberapa aliran antara lain; • Aliran Khawarij • Aliran Murjiah • Aliran Mu’tazilah • Airan Qodariyah • Aliran Jabariyah • Aliran Asy’ariyah(Abu Al Hasan Al Asy’ari) • Aliran Maturidiyah (Abu Mansur M. Al Maturidi) Aliran Asy'ariyah dan Maturidiyah keduanya sering disebut Ahlussunah wal jamaah. KERANGKA BERPIKIR ALIRAN-ALIRAN ILMU KALAM Perbedaan metode berfikir secara garis besar dapat dikategorikan menjadi dua macam, yaitu kerangka berfikir rasional dan kerangka berfikir tradisional. Metode berpikir rasional memiliki prinsip-prinsip, sebagai berikut: • Hanya terikat pada dogma-dogma yang dengan tegas dan jelas disebut dalam Al Quran dan Hadist, yaitu ayat yang Qoth’i. • Memberikan kebebasan pada manusia dalam berbuat dan berkehendak serta mendirikan

. sebagi berikut: • Terikat pada dogma-dogma dan ayat-ayat yang mengandung arti dzanni. . filsafat maupun tasawuf berurusan dengan hal yang sama. . . • Ilmu kalam . • Baik ilmu kalam.Berisi keyakinan keyakinan agama yang dipertahankan melalui argumen-argumen rasional. 1. . Aliran Konvergensi / Sintesis Hakikat realitas transenden bersifat supra sekaligus intrakosmos. . 4. Asy’ariyah perbedaan kerangka berpikir dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kalam. Titik Persamaan • Ketiga ilmu tersebut membahas masalah yang berkaitan dengan ketuhanan.Kebenaran yang dihasilkan adalah kebenaran Hudhuri.Berperan sebagai ilmu yang memberi kepuasan kepada orang yang telah melepaskan rasionya secara bebas karena tidak memperoleh apa yang ingin dicarinya.Berkembang menjadi tasawuf praktis dan teoritis. Teolog Teosentris Hakikat realitas transenden bersifat suprakosmos personal dan ketuhanan.Berpegang teguh pada ilmu pengetahuan melalui usaha menjelaskan konsep-konsep. • Memberikan daya yang kecil kepada akal. Aliran Nihilis Hakikat realitas transendental hanyalah ilusi.Berkembang menjadi teologi rasional dan tradisional. . Titik Singgung Antara Ilmu Kalam dan Ilmu Tasawuf . Metode berpikir tradisional memiliki prinsip-prinsip.Berperan sebagai ilmu yang mengajak kepada orang yang mempunyai rasio secara prima untuk mengenal Tuhan secara lebih bebas melalui pengamatan dan kajian alam dan ekosistemnya secara langsung.Kebenaran yang dihasilkan ilmu filsafat : kebenaran korespomdensi. • Filsafat . .Bermanfaat sebagai ilmu yang mengajak orang yang baru untuk megenal rasio sebagai upaya untuk mengenal Tuhan secara rasional.Ilmu ini menggunakan metode dialektika (jadaliyah/ dialog keagamaan). 2. . yaitu kebenaran.Berkembang menjadi sains dan filsafat sendiri. dan fragmatik.Sebuah ilmu yang digunakan untuk memperoleh kebenaran rasional. B. personal dan impersonal.Sebagai ilmu yang menggunakan logika (disamping argumentasi-argumentasi maqliyah).daya yang kuat kepada akal Mu’tazilah.Berfungsi untuk mempertahankan keyakinan ajaran agama yang sangat tampak nilai-nilai apologinya. Titik Perbedaan Perbedaan diantara ilmu tersebut terletak pada aspek metodologinya. • Tidak memberikan kebebasan kepada manusia dalam berkehendak dan berbuat. . .Menggunakan metode rasional. yakni berkaitan dengan pengalaman. • Tasawuf .Lebih menekankan rasa daripada rasio. Aliran Antroposentris Menganggap bahwa hakikat realitas transenden bersifat intrakosmos dan personal. FILSAFAT DAN TASAWUF A. 3. HUBUNGAN ILMU KALAM. . . C. . koherensi.Bersifat subyektif.

• Doktrin Teologi a. b. . 2. • Doktrin Sosial a.Muhakkimah .Dengan ilmu tasawuf. g. Khalifah Ali adalah sah. tetapi setelah terjadi arbritase (tahkim). Qur’an adalah makhluk. Khawarij 1. Khalifah tidak harus dari keturunan Arab. f. ia dianggap telah menyeleweng. Tetapi setelah than ke tujuh dari kekhalifahannya.Ilmu kalam berfungsi sebagai pengendali ilmu tasawuf. Khalifah atau imam harus dipilih secara bebas oleh seluruh umat Islam.Ilmu tasawuf merupakan penyempurnaan ilmu tauhid (ilmu kalam). .Ilmu tasawuf mempunyai fungsi sebagai pemberi kesadaran rohaniah dalam perdebatan– perdebatan kalam. Pasukan perang jamal yang menyerang Ali juga kafir. d. Manusia bebas memutuskan peruatannya bukan dari Tuhan. 3. Khawarij dan Doktri-Doktrin Pokoknya Diantara doktrin-doktrin pokok khawarij adalah sebagai berikut : • Doktrin politik a. . Khalifah sebelum Ali adalah sah. b. Akan tetapi mereka sepakat bahwa subsekte khawarij yang besar terdiri dari beberapa macam. semua persoalan yang berada dalam kajian ilmu tauhid (ilmu kalam) terasa lebih bermakna. Memalingkan ayat-ayat Al Qur’an yang tampak mutasyabihat. Setiap muslim harus berhijrah dan bergabung dengan golongan mereka.• Ilmu Kalam . tidak kaku. Al.Ilmu kalam dapat memberikan kontribusi kepada ilmu tasawuf. Amar ma’ruf nahi munkar. Perkembangan Khawarij.Dalam ilmu kalam di temukan pembahasan iman yang definisinya. . yaitu: a. Latar Belakang Kemunculan Khawarij merupakan aliran / kelompok pengikut Ali bin Abi Thalib yang keluar meninggalkan barisan karena ketidaksepakatan terhadap keputusan Ali yang menerima arbitrase (tahkim) dalam perrang shiffin dengan kelompok Bughat (pemberontak) Muawiyah bin Abi Sufyan perihal persengketaan khalifah. d. Khalifah dipilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan Syariat Islam. tetapi lebih dinamis dan aplikati KHAWARIJ DAN MURJI’AH A. kekufuran dan menifestasinya serta kemunafikan dan batasannya. b. Seseorang harus menghindar dari pimpinan yang menyeleweng. Para pengamat berbeda pendapat tentang jumlah sekte yang terbentuk akibat perpecahan yang terjadi pada tubuh khawarij. . c. c. e.Ilmu tasawuf berfungsi sebagai wawasan spiritual dalam pemahaman kalam. Adanya wa’ad dan wa’id (orang yang baik harus masuk surga sedang orang yang jahat harus masuk neraka). Seseorang yang berdosa besar tidak lagi disebut muslim sehingga harus dibunuh. c. d.Amalan-amalan tasawuf mempunyai pengaruh yang besar dalam ketauhidan. • Ilmu Tasawuf . Muawiyah dan Amr bin Ash serta Abu Musa Al Asy’ari juga dianggap menyeleweng dan telah menjadi kafir. . Ustman telah dianggap menyeleweng.

Dasar keselamatan adalah iman semata. Sekte-sekte Murji’ah. Namun Al-Jabar sebagai pola pikir dan aliran yang dianut. Pemberian harapan (giving of hope) terhadap orang muslim yang berdosa besar untuk memperoleh ampunan dan rahnat dari Allah. yaitu sbb. . Iman adalah pecaya kepada Allah dan rasulnya saja. muncul pertama kali sebagai gerakan politik diperlihatkan oleh cucu Ali bin Abi Thalib. Gagasan irja yang merupakan baris doktrin murji’ah. Abu A’la Al Maududi menyebutkan dua doktrin pokok ajaran murji’ah. Jabariyah 1. c. sedangkan Islam sebagaimana yang difahami dan diamalkan golongan lain tidak benar. : a. B. Doktrin – Doktrin Murji’ah Ajaran pokok murji’ah pada dasarnya bersumber dari gagasan atau doktrin irja atau arja’a yang diaplikasikan dalam banyak persoalan. Montgomery Watt merincinya sebagai berikut : a. Penangguhan Ali untuk menduduki ranting keempat dan peringkat Al. diantaranya : 1. An-Nadjat d. Penangguhan keputusan terhadap Ali dan Muawiyah hingga Allah memutuskannya kelak di akhirat b. JABARIYAH DAN QADARIYAH A. Berkaitan dengan doktrin teologi murji’ah. W.b.Khalifah ArRasyidin. Al-Azriqah c. e. Faham Al-Jabar juga dikembangkan oleh tokoh lainnya diantaranya Al-Husain bin Muhammad An-Najr dan Ja’ad bin Dirrar. yaitu : a. baik persoalan politik maupun teologis. C. dipelajari dan dikembangkan baru terjadi pasa pemerintahan Daulah bani Umayyah. Gagasan irja / arja dikembangkan oleh sebagian sahabat dengan tujuan menjamin persatuan dan kesatuan umat Islam ketika terjadi pertikaian politik dan juga bertujuan untuk menghindari sektarionisme. Asal Usul Pertumbuhan Jabariyah Faham Al-Jabar pertama kali diperkenalkan oleh Ja’ad bin Dirham kemudian disebarkan oleh Jahm bin Shafwan dari Khurasan. Karena pemerintahan dan yang tidak sefaham dengan mereka adalah sesat. d. orang-orang Islam yang tersesat dan menjadi kafir perlu dibawa kembali ke Islam yang sebenarnya yaitu Islam seperti yang mereka fahami dan amalkan. c. Adapun perbuatan tidak merupakan suatu keharusan bagi adanya iman. Faham Al-Jabar sejak awal periode Islam. Mudah mengafirkan orang yang tidak segolongan dengan mereka walaupun orang itu adalah penganut agama Islam b. 2. As-Salabiyah Harun Nasution mengidentifikasi beberapa indikasi aliran yang dapat dikategorikan sebagai aliran khawarij. Al-Baihasiyah e. maka mereka memiliki imam dari golongan mereka sendiri. c. Murji’ah Murji’ah adalah kelompok / aliran yang tetap pada barisan Ali bin Abi Thalib. Benih-benih itu terlihat pada masa Rasulullah tentang Taqdir dan Qadha’ Qadar. b. Ada beberapa teologi yang berkembang mengenai kemunculan murji’ah. Islam yang benar adalah Islam yang mereka fahami dan amalkan. Al-Ajaridah f. Al Hasan bin Muhammad Al Hanafiyah. Mereka bersifat fanatik dalam faham dan tidak segan-segan menggunakan kekerasan dan membunuh untuk mencapai tujuan mereka.

Ekstrim Doktrin Jabariyah ekstrim berpendapat bahwa segala perbuatan manusia bukan merupakan perbuatan yang timbul dari kemauannya sendiri. ekstrim dan moderat. An Najjar Diantara pendapat-pendapatnya adalah: • Tuhan menciptakan segala perbuatan manusia. Para peneliti kesulitan untuk menentukan persoalan pertama kalinya muncul Qodariyah .2. a. • Hadist ahad tidak dapat dijadikan sumber dalam menetapkan hukum. buktinya bahwa gerakan ini terjadi pada pengajian Hasan Al Basri. tetapi perbuatan yang dipaksakan atas dirinya. 2. Qodariyah 1. artinya perbuatan manusia tidak hanya ditimbulkan oleh Tuhan. tetapi juga oleh manusia itu sendiri. Yang termasuk tokoh Jabariyah Moderat adalah sebagai berikut : 1. Menurut Ahmad Amin ada ahli teologi yang mengatakan bahwa Qodariyah pertama kali dimunculkan oleh Ma’bad Al Jauhari dan Ghailan Ad Dimasyqi. karena penganut Qodariyah kala itu banyak sekali. di antaranya : a. B. tetapi manusia mengambil bagian atau peran dalam mewujudkan perbuatan-perbuatan itu. Para Pemuka Jabariyah dan Doktrin-Doktrinnya Menurut Asy Syaratsani. Jahm bin Sufyan Pendapat Jahm yang berkaitan dengan persoalan teologi adalah sebagai berikut : • Manusia tidak mampu berbuat apa-apa • Surga dan neraka tidak kekal • Iman adalah ma’rifat atau membenarkan dalam hati • Kalam Tuhan adalah makhluk 2. Ja’ad bin Dirham Doktrin pokok yang secara umum sama dengan pikiran Jahm. • Manusia turut berperan dalam mewujudkan perbuatan-perbuatannya. Asal usul Kemunculan Qodariyah Qodariyah adalah suatu aliran yang percaya bahwa segala tindakan manusia tidak diintervensi oleh Tuhan. Tetapi manusia mempunyai bagian di dalamnya. Menurut ilmu nabatah dalam kitabnya Syarh Al Uyun mengatakan bahwa yang pertama kali memunculkan faham Qadariyah adalah orang Irak yang semula beragama Kristen kemudian masuk Islam dan balik lagi ke agama Kristen (Susan). Sebagian terdapat di Irak. Jabariyah dapat dikelompokkan mejadi dua bagian. Moderat Jabariyah moderat mengatakan bahwa Tuhan memang menciptakan perbuatan manusia. • Tuhan tidak dapat dilihat di akhirat. Adh-Dhihar Diantara pendapat-pendapatnya adalah : • Suatu perbuatan dapat ditimbulkan oleh dua pelaku secara bersamaan. Diantara pemuka jabariyah ekstrim adalah sebagai berikut : 1. Al-Ghurabi menjelaskan sebagai berikut : • Al-Qur’an itu adalah makhluk • Allah tidak mempunyai sifat yang serupa dengan makhluk • Manusia dipaksa oleh Allah dalam segala-galanya b. . • Tuhan dapat dilihat di akhirat melalui indra keenam • Hujjah yang dapat diterima setelah Nabi adalah Ijtihad.

Tidak ada satupun yang dapat menyamai Tuhan.b. antara lain: a. Begitu pula janji Tuhan untuk memberi pengampunan pada orang yang bertaubat Nashuha. • Golongan kedua (Mu’tazilah II) muncul sebagai respon persoalan teologis yang berkembang di kalangan Khawarij dan Murji’ah akibat adanya peristiwa tahkim. Bahwa manusia berkuasa atas perbuatan-perbuatannya. Al-Ushul Al-Hasanah : lima ajaran dasar teologi Mu'tazilah Lima Ajaran Dasar Teologi Mu’tazilah 1. Ia mengetahui bahwa perbuatan amar ma’ruf nahi mungkar tidak akan membawa madharat yang lebih besar. 5. Tuhan harus disucikan dari segala sesuatu yang dapat mengurangi arti kemahaesaan Nya. Al-‘Adl (Keadilan) Ajaran tentang keadilan ini berkaitan erat dengan beberapa hal. Untuk memurnikan keesaan Tuhan (Tanzih). Al-Manzilah bain Al-Manzilatain Pokok ajaran ini adalah bahwa orang mukmin yang berdosa besar dan belum taubat bukan lagi mukmin atau kafir. Asal Usul Kemunculan Mu’tazilah Mu’tazilah adalah golongan yang mengatakan bahwa orang melakukan dosa besar bukan mu’min dan bukan kafir. Ia mengetahui bahwa kemungkaran telah nyata dilakukan orang. tetapi fasiq. c. istilah Mu’tazilah menunjuk pada dua golongan yaitu : • Golongan pertama (Mu’tazilah I) muncul sebagai respon politik murni. d. terlepas dari kehendak dan kekuasaan Tuhan. penggambaran fisik Tuhan dan Tuhan dapat dilihat dengan mata kepala. b. Al-Amr bin Al-Ma’ruf An-Nahyan Munkar (menyuruh kebajikan dan melarang kemungkaran) Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh seorang mukmin dalam beramar ma’ruf dan nahi mungkar. 2. Ia mengetahui perbuatan yang disuruh itu memang ma’ruf dan yang di larang memang mungkar. b. c. c. 2. Sebagian lain berpendapat bahwa faham ini muncul di Damaskus. 4. Diduga disebabkan oleh pengaruh orang-orang Kristen yang banyak dipekerjakan di istana-istana khalifah. MU’TAZILAH A. SYI’AH . Segala tingkah laku manusia dilakukan atas kehendaknya sendiri. Al-Wa’d wal Wa’id (janji dan ancaman) Ajaran ini menyebutkan bahwa perbuatan Tuhan terikat dan dibatasi oleh janji Nya sendiri yaitu memberi pahala surga bagi yang berbuat baik dan mengancam siksa neraka bagi orang yang durhaka. tetapi menduduki tempat diantara mu’min dan kafir. Berbuat baik dan terbaik • Kewajiban Tuhan untuk berbuat baik bahkan yang terbaik bagi manusia. Diantara doktrin-doktrin Qodariyah adalah sbb : a. b. b. Secara teknis. Mengutus Rasul • Mengutus rasul kepada manusia adalah kewajiban Tuhan 3. mu’tazilah menolak konsep Tuhan memiliki sifat-sifat. Perbuatan manusia • Menurut Mu’tazilah manusia bebas melakukan dan menciptakan perbuatannya sendiri. diantaranya : a. B. At-Tahuhid a. Doktrin-Doktrin Qodariyah. Ia mengetahui bahwa tindakannya tidak akan membahayakan dirinya dan hartanya. Golongan ini tumbuh sebagai kaum netral politik.

B. Kedua belas imam tersebut dikenal dengan sebutan Itsna Asyariyah. rtian dan Asal Usul Kemunculan Syi’ah Syi’ah menurut bahasa berarti pengikut. salat. pendukung. terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli. dan jihad. Ali Ar-Rida.Ja’far Ash-Shiddiq . Tujuh pilar tersebut adalah iman.Ali . • Kalangan Syi’ah Kemunculan Syi’ah berkaitan dengan pengganti (khilafah) nabi SAW. Dalam pandangan Syi’ah Sab’iyah imam hanya dapat diterima sesuai dengan keyakinan . Abdullah Ja’far Ash-Shidiq. Syi’ah Sab’iyah (Syi’ah Tujuh) 1. Konsep Ushuluddin mempunyai lima akar : a.Hasan . Keadilan (the Devine Justice) c. partai. haji. Syi’ah Istna Asyariyah (Syi’ah Dua Belas / Syi’ah Imamiyah) 1. Syi’ah Itsna Asyariyah sepakat bahwa Ali adalah penerima wasiat nabi Muhammad. Ali Al-Hadi.M.Ali Zaenal Abidin . 2. Al-Baqir . thaharah. Setelah Husen adalah Zaenal bin Abidin. Hasan AlAskari. Nubuwwah (Apostleship) d. Ma’ad (The Last day) e. Mereka menolak pemerintahan Abu Bakar. dan M. atau kelompok. Tauhid Un(The Devine ity) b. Imamah (The Devine Guidance) C.Al-Baqir.Isma’il bin Ja’far 2. Muhammad Al-Jawwad. Doktrin Imamah Dalam Pandangan Syi’ah Sab’iyah Para pengikut Syi’ah Sab’iyah percacya bahwa Islam dibangun oleh tujuh pilar. yaitu : . Musa Al-Kahzim.Al-Mahdi sebagai imam kedua belas. Adapun Al Ausia(penerima wasiat) setelah Ali bin Abi Thalib adalah keturunan dari garis Fatimah. yaitu Hasan bin Ali kemudian Husen bin Ali sebagaimana yang telah disepakati. Asal Usul Penyebutan Imamiyah dan Syi’ah Itsna Asyariyah Dinamakan Syi’ah Imamiyah karena menjadi dasar akidahnya adalah persoalan imam dalam arti pimpinan religio politik.Husein . Asal Penyebutan Syi’a Sab’iyah Istilah Syi’ah Sab’iyah memberi pengertian bahwa Syi’ah Sab’iyah hanya mengakui tujuh imam. Umar bin Khattab dan Ustman bin Affan karena dalam pandangan mereka hanya Ali bin Abi Thaliblah yang berhak menggantikan nabi.A. kemudian secara berturut-turut M. Doktrin –Doktrin Itsna Asyariyah Didalam sekte Syi’ah Asyariyah dikenal konsep ushul addin. Sedangkan secara terminologis adalah sebagian kaum muslim yang dalam bidang spiritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturunan Nabi Muhammad SAW atau orang yang disebut ahli al-bait. shaum. Mengenai kemunculan Syi’ah. diantaranya : • Abu zahrah Syi’ah mulai muncul pada masa akhir pemerintahan Ustman bin Affan kemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib.

Khattabiyah . yaitu : a.Hisamiyah . serta dapat memerintahkan dengan sebaliknya.Yunusiyah . berbicara dengan semua bahasa. b. Moojan Momen menambahnya dua. b. Imam harus maksum (immunity from sin an error). menyerupakan Tuhan dengan makhluk. Tanasukh Keluarnya roh dari satu jasad dan mengambil tempat pada jasad yang lain. Raj’ah Ada hubungannya dengan mahdiyah.Mansuruyah . yakni melalui walayah (kesetiaan) kepada imam zaman. c. yaitu : a. dan ada pada setiap individu manusia.Nu’miyah . ada empat yang membuat mereka ekstrim. Imam harus dipegang oleh seorang yang paling baik (best of man) D. Imam adalah seseorang yang menuntun umatnya kepada pengetahuan (ma’rifat). b. Doktrin-doktrin Syi’ah Ghulat Menurut Syahratsani. Imam harus berdasarkan dari penunjukan / nas.mereka.Mughriyah . Imam harus dari keturunan Ali melalui perkawinannya dengan Fatimah yang kemudian dikenal dengan ahlul bait.Albaiyah .Sabahiyah . Hulul Tuhan berada pada setiap tempat. Gelar ekstrim (Ghuluw) yang diberikan kepada kelompok ini berkaitan dengan pendapatnya yang janggal. Sekte-sekte yang terkenal antara lain : . yakni ada beberapa orang yang secara khusus dianggap Tuhan dan juga ada beberapa orang yang dianggap rasul setelah Nabi Muhammad. Syi’ah Ghulat menyerupakan salah seorang imam mereka dengan Tuhan. Asal-Usul Penamaan Syi’ah Ghulat Syi’ah Ghulat adalah kelompok pendukung Ali yang memiliki sifat berlebih-lebihan atau ekstrim.Kamaliyah . c.Nasyisiyah wa Ishafiyah 2. Syi’ah Ghulat mempercayai bahwa imam Mahdi Al Muntazdar akan datang ke bumi. d.Khayaliyah . Keimaman jatuh pada anak tertua. Syi’ah Ghulat 1. d. Syarat-syarat seorang imam dalam pandangan Syi’ah Sab’iyah adalah sebagai berikut: a. Ghaiba . Bada’ Keyakinan bahwa Allah mengubah kehendakNya sejalan dengan perubahan ilmuNya. e. Pengikut Mukhtar Ats Tsaqafi mempropagandakan bahwa kaimaman harus dari keturunan Ali melalui pernikahannya dengan seorang wanita dari bani Hanifah. Tasbih Artinya menyerupakan/mempersamakan. f.

Ibn Taimiyah 1.Abdullah binUmar . Ia juga dikenal sebagai seorang dermawan. Maliki) Menurut Harun Nasution. Syafi’i. Riwayat Singkat Ibn Taimiyah Nama lengkapnya adalah Taqiyuddin Ahmad bin Abi Al-Halim bin Taimiyah. dan akhirnya berkembang di dunia Islam secara sporadis A.Az-Zuhri . Ia mengatakan bahwa Al Qur’an tidak di ciptakan.Ja’far Ash Shadiq . 2. Mereka lebih mendahulukan riwayat (naql) daripada dirayah (aql) 2. Lahir di . Imam Ahmad bin Hambal 1. Pemikiran Teori Ibn Hambal a. Wahab. Ibn Hambal di kenal sebagai seorang Zahid. Hambali. 3. yaitu : .Bisybisyi Salaf adalah sahabat. b. Mereka mengimani Allah tanpa perenungan lebih lanjut (tentang dzatNya) dan tidak pula mempunyai faham anthropomorpisme (tasybih). 4. Hampir setiap hari ia berpuasa dan hanya tidur sebentar di malam hari. Mereka memahami ayat-ayat Al Qur’an sesuai dengan makna lahirnya dan tidak berupaya untuk menakwilkannya. secara kronologis salafiyah bermula dari Imam Ahmad bin Hanbal. 3. terutama yanng berkaitan dengan sifat-sifat Tuhan dan ayat-ayat mutasyabihat. B. kemudian disuburkan oleh Imam Muhammad bin Abd. Asy Syahratsani Salaf: Yang tidak menggunakan takwil (dalam menafsirkan ayat-ayat mutasyabihat) dan tidaak mempunyai faham tasybih. Ada beberapa tokoh yang di kategorikan sebagai ulama salaf. Ibunya bernama Shahifah binti Maimunah dan ayahnya bernama Muhammad bin Hanbal bin Hillal.Umar bin Abdul Aziz . Dalam persoalan pokok-pokok agama (ushuluddin) dan persoalan-persoalan cabang agama (furu’uddin) mereka hanya bertolak dari penjelasan dari AlKitab dan As Sunah. Tentang Status Al Qur’an Ibn Hambal tidak mengakui bahwa Al Qur’an adalah makhluk. Tabi’in dan Tabi’at yang dapat diketahui dari sikapnya menampik penafsiran yang mendalam mengenai sifat-sifat Allah yang menyerupai segala sesuatu yang baru untuk menyucikan dan mengagungkan Nya.Abdullah bin Abbas .Menghilangnya Imam Mahdi SALAF (IBN HAMBAL DAN IBN TAIMIYAH) Beberapa Definisi Salaf Menurut Para Ahli Di Antaranya : 1. Mahmud Al. Tabawi Mahmud Sa’ad Salaf : Ulama Terdahulu 2. Tentang ayat-ayat mutasyabihat Dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an Ibn Hambal lebih suka menerapkan pendekatan lafdzi (tekstual) daripada pendekatan ta’wil. Lalu ajarannya di kembangkan Imam Ibn Taimiyah. Hal ini sejalan dengan pokok pikirnya yang menyerahkan ayat-ayat yang berhubungan dengan sifat Allah kepada Allah dan rasulnya.Imam madzhab empat (Hanafi. Ibrahim Madzkur menguraikan karakteristik ulama salaf / salafiyah sebagai berikut: 1. Riwayat Singkat Hidup Ibn Hambal Ia dilahirkan di Baghdad tahun 164 H/ 780 M dan wafat tahun 241 H / 855 M.

sehingga pada usia 17 tahun ia telah dipercaya masyarakat untuk memberikan pandangan-pandangan mengenai masalah hukum secara resmi. Sangat berpegang teguh pada nas (teks Al Qur’an dan Al Hadist). d. b. b. Al-Asy’ari di didik oleh ayah tirinya (Abu Ali bin Jubba’i). a. Al-Asy’ari meninggalkan faham Mu’tazilah karena ia bermimpi bertemu dengan Rasulullah yang memperingatkan agar meninggalkan Mu’tazilah dan membela faham yang telah diriwayatkan beliau sebanyak tiga kali. Setelah berusia 40 tahun. c. KHALAF : AHLUSSUNNAH (AL-ASY’ARI DAN AL-MATURDI) A. Percaya sepenuh hati pada nama-nama-Nya yang Allah atau Rasul-Nya sebutkan. Pandangan Ibn Taimiyah tentang sifat-sifat Allah. Hamba pelaku perbuatan yang sebenarnya dan mempunyai kemauan serta kehendak secara sempurna. d. dan tabi’i tabi’in). Allah adalah pencipta perbuatan manusia. b. Allah pencipta segala sesuatu. c. Ayahnya bernama Syihabuddin Abu Ahmad Abu Halim. tabi’in . Menerima sepenuhnya sifat dan nama Allah. Sifat-sifat Allah itu unik sehingga tidak dapat dibandingkan dengan sifat-sifat manusia yang tampaknya mirip. b. e. Pemikiran Teologi Ibn Taimiyah Diantara pikiran-pikiran Ibn Taimiyah adalah sebagai berikut : a. yaitu : a. Al-Maturidi . Ibn Taimiyah mengakui tiga hal dalam masalah keterpaksaan dan ikhtiar manusia. Orang mukmin yang berbuat dosa besar adalah mukmin yang fasik. f. b. c. tetapi tidak dapat di gambarkan. Allah dapat dilihat di akhirat.Harran. Doktrin-Doktrin Teologi Al-Asy’ari Pemikiran –pemikiran Al-Asy’ari yang terpenting adalah : a. e. h. c. Allah tidak memiliki sifat yang bertentangan dengan tauhid dan tetap mentanzihkannya. 2. Berpendapat bahwa Al Qur’an mengandung semua ilmu agama. Al-Asy’ari a. dan ini tidak boleh diartikan secara harfiah melainkan secara simbolis. Percaya sepenuh hati tentang sifat-sifat Allah yang Ia sendiri atau Rasul-Nya mensifati. sedangkan manusia sendiri yang mengupayakannya. Tidak memberikan ruang gerak yang bebas pada akal. semua itu tidak melekat pada esensi Allah dan karenanya tidak Qadim. Riwayat Singkat Al-Asy’ari Al-Asy’ari lahir di Bashrah tahun 260 H / 875 M dan wafat di Baghdad tahun 324 H / 935 M. Ibn Taimiyah terkenal sangat cerdas. Sepeninggal ayahnya. B. Baik dan buruk harus berdasarkan pada wahyu. Allah itu adil dan Dia tidak memiliki keharusan apapun karena Dia adalah penguasa mutlak. huruf dan bunyi. Walaupun Al Qur’an terdiri atas kata-kata. g. Al-Asy’ari menjadi tokoh Mu’tazilah. Allah mempunyai sifat-sifat (seperti mempunyai tangan dan kaki). Allah meridhoi perbuatan baik dan tidak meridhai perbuatan buruk. Berkat didikan ayah tirinya. Senin 10 Rabiul Awal tahun 661 H dan wafat pada malam Senin 20 Zulqaidah 729 H. Ibu Taimiyah merupakan tokoh salaf yang ekstrim karena kurang memberikan ruang gerak kepada akal. sebab iman tidak mungkin hilang karena dosa selain kufur. Di dalam Islam yang diteladani hanya tiga generasi saja (sahabat.

sedangkan kalam yang tersusun dari huruf dan suara adalah baharu (hadist). a.Memandang pelaku dosa besar di dunia tidak akan disiksa di neraka. bergantung pada ukuran dosa yang dilakukannya. tetapi perbuatan dan kehendaknya itu berlangsung dengan hikmah dan keadilan yang sudah di tetapkan-Nya sendiri. pelakunya tidak dianggap musyrik. Muawiyah. Mengetahui Tuhan dan kewajiban mengetahui Tuhan dapat diketahui dengan akal. tetapi hanya kafir. Sifat-sifat Tuhan itu Mulzamah (ada bersama) dzat tanpa terpisah.Perbuatan maksiat tidak dapat menggugurkan keimanan sebagaimana ketaatan tidak dapat membawa kekufuran. Abu Musa Al-Asy’ari) adalah kafir. Setiap perbuatan Tuhan yang bersifat mencipta atau kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepada manusia tidak lepas dari hikmah dan keadilan yang dikehendakiNya. PERBANDINGAN ANTAR ALIRAN PELAKU DOSA BESAR A. Amr bin Ash. f. sekitar abad ke-3 H dan wafat pada tahun 333H / 944M. c. h.Memandang pelaku dosa besar tidaklah menjadi kafirPelaku dosa besar tidak kekal di neraka. b. i. . e. Dosa yang tidak ada sanksinya di dunia (seperti meninggalkan salat) dianggap kafir B. b. Dosa besar bila tidak dilakukan secara kontinue. Aliran Murji’ah Subsekte Aliran Ekstrim . Kehendak Tuhan tidak sewengang-wenang (absolut). Perbuatan manusia adalah ciptaan Tuhan. b. Riwayat Singkat Al-Maturidi Abu Mansur Al-Maturidi di lahirkan di Maturid (Samarkand). Ini dilakukan untuk memperkuat pengetahuan dalam menghadap faham-faham teologi yang banyak berkembang pada masyarakat Islam pada masa itu. Subsekte As-Sufriyah Dosa yang ada sanksinya di dunia (seperti membunuh) tidak dipandang kafir. d. Pengutusan Rasul berfungsi sebagai sumber informasi. Subsekte Najdah Menganggap musyrik kepada siapapun yang berkesinambungan melakukan dosa kecil. . d. Tuhan dapat dilihat (di akhirat) dengan mata.a. Aliran Khawarij Mereka memandang bahwa orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tahkim (Ali. g. Aliran Mu’tazilah .Subsekte Murji’ah Moderat . c. C. Penentu baik dan buruknya terletak pada sesuatu itu sendiri. Subsekte Al-Muhakimat Semua orang yang menyetujui arbitrase adalah bersalah dan menjadi kafir. . Subsekte Azariqah Menganggap kafir terhadap orang-orang yang melakukan dosa besar dan semua orang yang tidak sefaham dengan mereka. Karir pendidikannya lebih dikonsentrasikan untuk menekuni bidang teologi. karena Tuhan mempunyai wujud walaupun immaterial. Doktrin-Doktrin Al-Maturidi Diantara doktrin-doktrin Al-Maturidi adalah sbb : a.Pelaku dosa besar berada di posisi tengah di antara posisi mukmin dan posisi kafir. Kalau nafsi adalah sifat Qadim bagi Allah.Memandang bahwa keimanan terletak di dalam kalbu . berdasar firman Allah surat Maidah 44.

Setiap pelaku dosa besar menurut pendapat ini menempati posisi tengah diantara posisi mukmin dan posisi kafir (al-manzilah bainal manzilatain). F. kekal di dalam neraka. Aliran Murji’ah Murji’ah Ekstrim Berpandangan bahwa keimanan terletak di dalam kalbu.Pelaku dosa besar masih tetap mukmin karena adanya keimanan dalam dirinya. jika ia belum bertaubat dengan taubat yang sesungguhnya. sedangkan sisanya merupakan kubu moderat.Jika dosa besar dilakukan dengan anggapan bahwa hal ini dibolehkan (halal) dan tidak meyakini keharamannya. PERBANDINGAN ANTAR ALIRAN IMAN DAN KUFUR Aliran Khawarij Sekte Azariqah Semua pelaku dosa besar adalah kafir.. Pelaku dosa besar tidaklah kafir. Aliran Maturidiyah . Analisis Jika ditinjau dari sudut pandang Wa’ad.Orang melakukan dosa besar akan kekal dalam neraka. Subsekte Najdah Semua yang mengerjakan dosa kecil secara berkesinambungan dianggap musyrik. Wa’id.Yang dimaksud dosa besar adalah segala perbuatan yang ancamannya disebutkan secara tegas di dalam nas. tidak bisa bertambah dan tidak pula berkurang. sedangkan dosa besar yang tidak dilakukan secara kontinue pelakunya tidak dianggap musyrik. Aliran Syi’ah Zaidiyah . yaitu kubu radikal dan kubu moderat.Dosa kecil adalah segala ketidakpatuhan yang ancamannya tidak tegas dalam nas. dapat di lasifikasikan menjadi dua kubu utama. bukan semata-mata Tasydiq Bil Lisan . Aliran Asy’ariyah Berpendapat bahwa iman adalah membenarkan dalam hati. . yang berarti telah keluar dari agama Islam. Murji’ah Moderat Berpendapat bahwa iman adalah ikrar dan tasydiq. E. Aliran Maturidiyah Maturidiyah Samarkand Iman adalah tasydiq bil Qalbi. . D. Pelaku dosa besar menurut aliran ini tidak akan disiksa di neraka. Pelaku dosa besar tidaklah menjadi kafir. Iman dan pandangan khawariij tidak semata-mata percaya kepada Allah. mengerjakan kewajiban agama juga merupakan bagian dari iman. Adapun ucapan dan perbuatan tidak selamanya menggambarkan apa yang di dalam kalbu. Aliran Mu’tazilah Berpendapat bahwa perbuatan manusia merupakan salah satu unsur terpenting dalam konsep iman. ia telah dipandang kafir. . Semua subsekte khawarij (selain yang diatas) Semua pelaku dosa besar adalah kafir dan akan disiksa di neraka selamanya. Kubu radikal diwakili oleh khawarij dan mu’tazilah.Orang yang berdosa besar tidak kafir dan tidak kekal di neraka walaupun ia mati sebelum bertaubat.Pelaku dosa besar tidak kekal di neraka. E. Aliran Asyariyah .

2. M.selanjutnya. Asy’ariyah Tuhan tidak mempunyai kewajiban menepati janji dan ancaman yang tersebut dalam Al Qur’an dan Hadist. PERBANDINGAN ANTAR ALIRAN PERBUATAN TUHAN DAN PERBUATAN MANUSIA A. dan tidak dapat dilihat dari mata kepala. sedangkan daya manusia tidak mempunyai efek untuk mewujudkannya. a. hanya Tuhanlah yang dapat mencipta. dan manusia hanya dapat melakukan perbuatan yang telah diciptakan Tuhan baginya. iman tidak melibatkan ma’rifat didalamnya. Asy’ariyah Perbuatan manusia di ciptakan oleh Allah. Mu’tazilah Tuhan mempunyai kewajiban kepada manusia. ALIRAN MATURIDIYIYAH Maturidiyah tentang makna sifat Tuhan cendrung mendekati faham Mu'tazilah. 3. Bukhara : manusia tidak mempunyai daya untuk melakukan perbuatan. 3. namun Tuhan pasti menepati janjinya. b. Samarkand : kehendak dan daya berbuat pada diri manusia adalah dalam arti sebenarnya. Maturidiyah M. Samarkand Tuhan mempunyai kewajiban melakukan hal yang baik bagi manusia. memandang bahwa iman dapat bertambah atau berkurang. ALIRAN ASY'ARIYAH Aliran Asy'ariyah berpendapat bahwa Tuhan mempunyai sifat-sifat yang melekat padanya. tapi manusia sendirilah yang mewujudkan perbuatannya. B. Maturidiyah M. bukan dalam arti kiasan. Mu'tazilah berpendapat bahwa Tuhan bersifat immateri. Bukhara Tuhan tidak mempunyai kewajiban. Analisis dan Kesimpulan Aliran-aliran yang berpendapat bahwa akal mencapai kewajiban mengetahui Tuhan (KMT). Mu’tazilah Perbuatan manusia bukanlah diciptakan Tuhan pada diri manusia. Alira-aliran teologi Islam yag memasukkan empat unsur pokok dalam konsep iman memiliki keimanan yang paling kokoh. Iman melibatkan ma’rifat di dalamnya . M. ALIRAN MU'TAZILAH Aliran Mu'tazilah mengatakan bahwa Tuhan tidak mempunyai sifat-sifat yang melekat pada dirinya. Aliran-aliran yang mengitregasikan amal sebagai salah satu unsur keimanan. 2. PERBANDINGAN ANTAR ALIRAN SIFAT-SIFAT TUHAN 1.Maturidiyah Bukhara Tasydiq bil Qalb dan Tasydiq Bil Lisan Maturidiyah berpendapat bahwa pelaku dosa besar tetap beriman / tidak kufur. Perbuatan Tuhan 1. Aliran-aliran yang tidak berpendapat bahwa akal tidak dapat mencapai KMT. Perbuatan Manusia a. Alira-aliran yang hanya mengakui satu unsur pokok didalam konsep iman menghasilkan iman yang lemah. . Perbedaanya.

– Tugas manusia sebagai khalifah untuk menggantikan generasi sebelumnya yaitu manusia yang di tuntut untuk mengubah dan mengoreksi tradisi dan kebiasaan generasi sebelumnya. Dalam hal ini. Tokoh Syi'ah Rafidhah menolak bahwa Tuhan senantiasa bersifat tau. Apa-apa yang diprogramkan dan dicanangkan manusia sebagai khalifah tidak boleh keluar dari jalur-jalur aturan Allah. 4. – Maka khalifah sebagai pengganti Allah dan melaksanakan aturan-aturan Nya diambil secara implisit dari konsekuensi logis tugas manusia sebagai pemimpin. ada beberapa etika yang harus dijalankan oleh setiap pemimpin politik. kepemimpinan dan pergantian arah untuk menegakkan hukum-hukum-Nya di bumi. Tentang apa dan siapa yang dipimpinnya itu sebenarnya sangat bergantung pada potensi dan kesempatan yang dimilikinya. tidak melalaikan kewajiban-kewajiban-Nya kepada manusia dan semua perbuatan Nya adalah baik. Samarkand : • Kehendak mutlak tuhan dibatasi oleh keadilan tuhan • Keadilan Tuhan berarti bahwa segala perbuatan-Nya adalah baik dan tidak mampu untuk berbuat serta tidak mengabaikan kewajiban-kewajiban-Nya kepada manusia. terkandung pula tugas mengurus dan mengelola potensi bumi dan seisinya untuk dijadikan sarana taqwa kepada Allah SWT. 4. A. tidak ada satu dzat pun yang lebih kuasa daripada Nya dan tidak ada batasan-batasan bagi-Nya. kemudian menggantinya sesuai dengan ajaran Allah. diantaranya : . Artinya. manusia telah diberi mandat oleh Allah untuk memimpin bumi dan langit serta isinya. 2. LIRAN SYI'AH RAFIDHAH 5. Pada dasarnya semua manusia itulah pemimpin. Mu’tazilah Kekuasaan Tuhan tidak mutlak lagi Keadilan Tuhan mengandung arti Tuhan tidak berbuat dan tidak memilih yang buruk. KONSEP KEKHOLIFAHAN APLIKASINYA DALAM ASPEK-ASPEK KEHIDUPAN Dalam kata khalifah terkandung makna pergantian generasi sebelumnya. Bukhara • Tuhan mempunyai kekuasaan mutlak • Kekuasaan Tuhan terletak pada kehendak mutlak-Nya. Sebagian mereka berpendapat bahwa Tuhan tidak bersifat tahu terhadap sesuatu sebelum ia berkehandak PERBANDINGAN ANTAR ALIRAN KEHENDAK MUTLAK TUHAN DAN KEADILAN TUHAN 1. Asy’ariyah Kekuasaan Tuhan adalah mutlak Keadilan Tuhan mengandung arti bahwa tuhan Mempunyai kekuasaan mutlak terhadap makhluk-Nya dan dapat berbuat sekehendak hati-Nya. Maturidiyah . – Dalam kepemimpinan. manusia harus melaksanakan seluruh bprogram Allah yang diturunkan dala bentuk syariat.bahwa Maturidi mengakui adanya sifat-sifat Tuhan.M. meskipun mereka menerima tradisi itu secara turun-temuirun dari generasi sebelumnya pula. . Aplikasi Khilafah dalam Bidang Politik Aplikasi khiafah dalam bidang politik berarti menjalankan politik sesuai dengan prinsipprinsip kekhalifahannya.M. Konsep kepemimpinan yang diambil dari kata khalifah tidak mesti diartikan bahwa seluruh anusia harus menjadi pemimpin poloitk. Tentunya dalam melaksanakan mandatnya itu.

termasuk didalamnya adalah memberi keputusan yang adil. Aduan Amal dan Samsu Rizal Panggabean Mereka melihat bahwa penafsiran kalangan Asy’ariyah pada kenyataannya merupakan tanggapan terhadap kebutuhan sejarah. Berikut adalah interpretasi yang dikemukakan Nur Kholis Madjid dalam kaitannya dengan interpretasi surat Al-Baqaqrah ayat 30 : 1. Untuk menjalankan tugasnya sebagai khalifah Allah di muka bumi.1. B. Manusia memerlukan petunjuk Allah. Pengenalan diri dan kesiapan menjadi pemimpin 2. A. yakni untuk membela sudut pandang golongan Ahlussunnah. Karena kelengkapan ilmu saja tidak menjamin manusia terhindar dari kejatuhan. terutama ketika menafsirkan Al Qur’an. 4. Muhammad Husein Adz Dzahabi Ia melihat bahwa ada kecenderunagn para pemuka aliran kalam untuk mencocok-cocokkan Al-Qur’an dengan pandangan madzhabnya. STUDI KRITIS TERRHADAP ILMU KALAM Secara garis besar. M. 5. adalah: 1. tidak terhormat. 2. 7. Aspek Estimologi Ilmu Kalam Yang dimaksud epistimologi adalah cara yang di gunakan oleh para pemuka aliran kalam dalam menyelesaikan persoalan kalam. 3. Dorongan untuk melanggar batas adalah nafsu serakah yaitu perasaan yang tidak pernah puas dengan anugerah Tuhan. M. Kelengkapan martabat manusia adalah kebebasan yang mengenal batas. Amin Abdullah Ia melihat bahwa dimensi pemiiran teologi atau kalam sebenarnya lebih subtil. titik kelemahan ilmu kalam yang menjadi sorotan para pengritiknya berputar pada aspek berikut ini. 3. 2. 8. Menepati janji 7. 6. Iqbal Berkaitan dengan kritik yang ditujukan kepada epistimologi ilmu kalam. Dermawan 10. Diantara kritik dalam aspek epistimologi ilmu kalam. 4. Martabat itu juga berkaitan dengan nilai kemanusiaan universal. Pelanggaran terhadap batas membuat manusia jatuh. Aspek Ontologi Ilmu Kalam . daripada semata-mata hanya di warnai konspirasi politik. Aplikasi Khilafah Dalam Bidang Hukum Apliaksi kilafah dalam bidang hukum berarti pula menegakkan hukum dengan adil. Iqbal melihat adanya anomali (penyimpangan) lain yang melekat dalam literature ilmu kalam klasik. Beragama dan bertaqwa kepada Tuhan 3. Berlaku adil 4. Memiliki keberanian 9. Berlaku jujur 5. Amanah 6. lebih kaya nuansa. manusia dilengkapi dengan ilmu pengetahuan. Kasi sayang B. tidak clearcut. Martabat itu bersangkutan dengan konsep bahwa alam dengan segala isinya diciptakan untuk manusia serta menjadi bidang garapan dan tempat pelaksanaa tugasnya. Kisah ini menunjukkan martabat manusia yang sangat tinggi yaitu sebagai khalifah atau wakil Tuhan di bumi. Berilmu pengetahuan 8.

b.Dalam kata khalifah terkandung makna pergantian generasi sebelumnya. ada beberapa etika yang harus dijalankan oleh setiap pemimpin politik. – Tugas manusia sebagai khalifah untuk menggantikan generasi sebelumnya yaitu manusia yang di tuntut untuk mengubah dan mengoreksi tradisi dan kebiasaan generasi sebelumnya dan mengganti dengan ajaran Allah. diantaranya : 1. Kelengkapan martabat manusia adalah kebebasan yang mengenal batas. Berilmu pengetahuan 8. Memiliki kesabaran 12. f. Karena kelengkapan ilmu saja tidak menjamin manusia terhindar dari kejatuhan. Kasih sayang 11. A. Menepati janji 7. Dorongan untuk melanggar batas adalah nafsu serakah yaitu perasaan yang tidak pernah puas dengan anugerah Tuhan. manusia dilengkapi dengan ilmu pengetahuan. Aplikasi Khalifah dalam Bidang Politik Dalam hal ini. Dalam kepemimpinan. manusia telah diberi mandat oleh Allah untuk memimpin bumi dan langit serta isinya. Konsep kemimpinan yang diambil dari kata khalifah tidak mesti diartikan bahwa seluruh manusia harus menjadi pemimpin polotik. g. Manusia memerlukan petunjuk Alla STUDI KRITIS TERRHADAP ILMU KALAM . Martabat itu bersangkutan dengan konsep bahwa alam dengan segala isinya diciptakan untuk manusia se4rta menjadi bidang garapan dan tempat pelaksanaa tugasnya. Kisah ini menunjukkan martabat manusia yang sangat tinggi yaitu sebagai khalifah atau wakil Tuhan di bumi. Dermawan 10. Martabat itu juga berkaitan dengan nilai kemanusiaan universal. terkandung pula tugas mengurus dan mengelola potensi bumi dan seisinya untuk dijadikan sarana taqwa kepada Allah SWT. Memiliki kemampuan manajeria B. Pada dasarnya semua manusia itulah pemimpin. tidak terhormat. Pelanggaran terhadap batas membuat manusia jatuh. Memiliki keberanian 9. c. Berlaku adil 4. termasuk didalamnya adalah memberi keputusan yang adil. h. e. Beragama dan bertaqwa kepada Tuhan 3. Artinya. Tentunya dalam melaksanakan mandatnya itu harus sesusai dengan syariat. Berlaku jujur 5. Aplikasi Khilafah Dalam Bidang Hukum Aplikasi khilafah dalam bidang hukum berarti pula menegakkan hukum dengan adil. Memiliki kekuatan 14. Pengenalan diri dan kesiapan menjadi pemimpin 2. d. Menegndallikan diri dan memiliki masa lalu 13. – Maka khalifah sebagai pengganti Allah dan melaksanakn aturan-autran Nya diambil secara implisit dari konsekuensi logis tugas manusia sebagai pemimpin. kepemimpinan dan pergantian arah untuk menegakkan hukum-hukum-Nya di bumi. Berikut adalah interpretasi yang dikemukakan Nur Kholis Madjid dalam kaitannya dengan interpretasi surat Al Baqaqrah ayat 30 : a. Amanah 6. Untuk menjalankan tugasnya sebagai khalifah Alah di muka bumi.

Ahmad Hanafi Ia melihat perlunya pergeseran paradigma dari yang bercorak tradisional. yaitu : . B. Iqbal Berkaitan dengan krtik yang ditujukan kepada epistimologi ilmu kalam. M. Kebebasan manusia dan fatalisme . AHMAD KHAN.Membebaskan akal pikiran dari belenggu-belenggu taqlid yang menghambat perkembangan pengetahuan agama yakni dengan memahami langsung dari umber pokoknya. baik yang digunakan dalam percakapan resmi di kantorkantor pemerintah maupun dalam tulisan-tulisan di media masa. . terutama ketika menafsirkan Al Qur’an. Abduh Pemikiran-pemikiran kalam M. Aspek Askiologi Ilmu Kalam Kritikan yang dialamatkan pada aspek aksiollogi ilmu kalam menyangkut pada kegunaan ilmu itu sendiri dalam menyingkap hakikat kebenaran.Secara garis besar. Diantara kritik dalam aspek epistimologi ilmu kalam. Teologi Islam dan kalam yang hidup untuk era sekarang ini berdialog dengan realitas dan perkembangan pemikiran yang berjalan saat ini. Iqbal melihat adanya anomali (penyimpangan) lain yang melekat dalam literature ilmu kalam klasik. 2. kemiskinan struktural. M. Aspek Ontologi Ilmu Kalam Tantangan kalam / teologi Islam kontemporer adalah isu-isu kemanusiaan universal. Al-Qur’an. Abduh Beranggapan bahwa objek penelaahan dan penelitian akal pikiran manusia pada dasarnya adalah sifat-sifat dasar dari segala macam fenomena yang ditemui dalam kehidupannya. DAN IQBAL) A. Syekh M. 1. kerusakan lingkungan dan sebagainya. titik kelemahan ilmu kalam yang menjadi sorotan para pengritiknya berputar pada spek berikut ini. 2. PEMIKIRAN KALAM ULAMA MODERN (ABDUH. yang bersandar pada paradigma logicometafisika (dialektika kata-kata) ke arah teologi yang mendasarkan pada paradigma “empiris” (dialektika sospol). Aspek Estimologi Ilmu Kalam Yang dimaksud epistimologi adalah cara yang digunakan oleh para pemuka aliran kalam dalam menyelesaikan persoalan kalam. 4. Aduan amal dan Samsu Rizal Panggabean Mereka melihat bahwa penafsiran kalangan Asy’ariyah pada kenyataannya merupakan tanggapan terhadap kebutuhan sejarah. 3. Amin Abdullah Ia melihat bahwa dimensi pemiiran teologi atau kalam sebenarnya lebih subtil. 2. Kedudukan akal dan fungsi wahyu Ada dua pendapat persoalan pokok yang menjadi fokus utama pemikiran Abduh. yakni untuk membela sudut pandang golongan Ahlussunnah.Memperbaiki daya bahasa Arab. lebih kaya nuansa. pluralisme keberagamaan. A.Abduh 1. teologi Islam atau modern harus bersentuhan dengan pemikiran dan falsafah Barat modern lantaran falsafah Barat kontemporer itulah yang dibentuk dan diilhami oleh arus perbuatan yang diakibatkan oleh perkembangan iptek. daripada semata-mata hanya diwarnai konspirasi politik. adalah: 1. M. tidak clearcut. Muhammad Husein Adz Dzahabi Ia melihat bahwa ada kecenderunagn para pemuka aliran kalam untuk mencocok-cocokkan Al-Qur’an dengan pandangan madzhabnya. Jika ilmu kalam klasik berdialog dengan pemikiran dan bergaul dengan format pemikiran serta epistimologi Yunani (hellenisme). C.

3. bukan tempat. Sifat-sifat Tuhan Harun Nasution melihat bahwa Abduh cenderung kepada pendapat bahwa sifat termasuk esensi Tuhan walaupun tidak secara tegas mengatakannya. 5. 8. 3.Bagi Abduh. 2. 4. dan kebebasmerdekaan”. Sayyid Ahmad Khan menolak adanya taklid percaya adanya hukum alam. mendasarkan pada esensi tauhid (universal dan inklusivistik). manusia juga mempumyai kebebasan memilih. Walaupun demikian ia menerima landasan teologis yang imanen (tetap ada). Perbuatan Tuhan Wajib bagi Tuhan untuk berbuat yang terbaik bagi manusia. Di dalamnya terdapat jiwa yang bergerak berupa “persamaan. Hakekat Teologi Secara umum ia melihat teologi sebagai ilmu yang berdimensi keimanan. disamping mempunyai daya pikir. 6. Pemikiran Kalam Al-Faruqi Al-Faruqi menjelaskan hakikat tauqit sebagai berikut: 1. Iqbal menolak argumen kosmologis maupun ontologis. Surga dan neraka. Kebebasan Manusia Manusia bebas untuk menentukan kehendak dan melakukan perbuatan. 4. Sayyid Ahmad Khan Pemikiran-pemikiran kalam Sayyid Ahmad Khan 1. 3. ILMU KALAM MASA KINI ISMAIL FARUQI HAAN HANAFI. Pembuktian Tuhan Dalam membuktikan eksistensi Tuhan. Ia juga menolak argumen teologis yang berusaha membuktikan eksistensi Tuhan yang mengatur ciptaan Nya dari sebelah luar. Keadilan Tuhan Sifat ketidak adilan Tuhan tidak dapat diberikan kepada Tuhan karena ketidakadilan tidak sejalan denagn kesempurnaa alam semesta. Gambaran-gambaran tentang keduanya di dalam Al Qur’an adalah penampilan-penampilan kenyataan batin secara visual. Surga dan neraka adalah keadaa. B. Kehendak mutlak Tuhan Tuhan tidak bersifat mutlak. seperti yang dilakukan oleh para sufi yang menundukkan jiwa sehingga fana dengan Allah. bukan sebaliknya. Muhammad Iqbal Pemikiran-pemikiran kalam M. Melihat Tuhan Kesanggupan melihat Tuhan hanya dianugerahkan kepada orang-orang tertentu di akhirat. 2. RASYIDI. DAN HARUN NASUTION A. Iqbal 1. Tauhid sebagai pengalaman agama . yaitu sifatnya. Antrofomorfisme Tidak mungkin esensi dan sifat-sifat Tuhan mengambil bentuk tubuh atau ruh makhluk di alam ini. ISMAIL AL-FARUQI 1. yakni melemahkan pribadinya. C. kesetiakawanan. yang merupakan sifat dasar alami yang ada dalam diri manusia. namun tidak mempunyai kebebasan absolut. Kedudukan Akal Akal bukanlah segalanya dan kekuatan akalpun terbatas. Jati Diri Manusia Manusia hidup untuk mengetahui kepribadiannya serta menguatkan dan mengembangkan bakat-bakatnya. 7.

b. H. yaitu hidup dalam masyarakat. dan memberi motivasi tindakan dalam kehidupan konkret ummat manusia. tetapi dapat dilihat dalam dimensi kontekstual atau hubungan manusia dengan manusia.com/2011/03/makalah-ilmu-kalam. Tema-tema ilmu kalam a. yang b. Akal mempunyai kedudukan yang tinggi dalam Al Qur’an. 2. khususnya di Indonesia. Hubungan akal dan wahyu 1. Tauhid sebagai prinsip tata sosial B. D. HARUN NASUTION Pemikiran kalam Harun Nasution 1. Rasyidi. Orang yang beriman tidak perlu menerima bahwa wahyu sudah mengandung segala-galanya. Tauhid sebagai prinsip sejarah 5. Kegagalan para teolog tradisional disebabkan oleh sikap para penyusun teologi yang tidak mengaitkannya dengan kesadaran murni dan nilai-nilai perbuatan manusia. karena akal manusia mempunyai kesanggupan untuk menaklukkan kekuatan makhluk lain sekitarnya. a. 2. di luar kepercayaan (yang benar). Kritik terhadap teologi tradisional a. Tentang perbedaan ilmu kalam dan teologi Ilmu kalam adalah teologi Islam dan teologi adalah ilmu kalam Kristen Kata teologi kemudian mengandung beberapa aspek agama Kristen. Pemikiran kalam H. Tauhid sebagai pandangan dunia 3. Menonjolkan perbedaan pendapat antara Asy’ariyah dan Mu’tazilah akan melemahkan iman para mahasiswa. M. b.1 1 http://mochammadirfan99. Akal hanya memberi interpretasi terhadap teks wahyu sesuai dengan kecenderungan dan kesanggupan pemberi interpretasi. Hakikat Iman Iman bukan sekedar menuju bersatunya manusia dengan Tuhan. bertambah tinggi pulalah kesanggupannya untuk mengalahkan makhluk lainnya. Deskripsi aliran-aliran kalam yang sudah tidak relevan lagi dengan kondisi umat Islam sekarang. Tauhid sebagai prinsipetika 8. 3.html? zx=f6380b82f71c9226 . C. Tauhid sebagai prinsip pengetahuan 6. 2. HASAN HANAFI Pemikiran kalam Hasan Hanafi 1. 2. Rekontruksi teologi Tujuan rekontruksi teolgi Hanafi adalah menjadikan teologi menjelma sebagai ilmu tentang pejuang sosial yang menjadikan keimanan-keimanan tradisional memiliki fungsi secara aktual sebagai landasan etik dan motivasi manusia. M. Peranan kalam Akal melambangkan kekuatan manusia. sehingga teologi dalam Kristen tidak sama dengan tauhid atau ilmu kalam. RASYIDI 1.2. Teologi tradisional tidak dapat menjadi sebuah pandangan yang benar–benar hidup. Bertambah tinggi akal manusia. Tauhid sebagai prinsip metafisika 7.blogspot. Tauhid sebagai inti sari Islam 4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->