SIFAT-SIFAT FISIK DARI ZAT

Yulien Arniansyah 113020065

Noviani Eka Mustikasari

Zat dapat barada dalam tiga bentuk fisik yang berbeda, yaitu padat, cair, dan gas. Setiap zat ditentukan sifatnya atas sifat fisika dan sifat kimia. Sifat fisik gas berbeda dengan bentuk lainnya yaitu sifat pada zat padat dan zat cair. Uap air di udara, air dalam danau, dan air yang membeku di gunung es, semua terbentuk dari zat kimia yang sama. Membuat bentuknya berbeda adalah sifat-sifat fisiknya, sifat-sifat fisik zat sangat dipengaruhi oleh gaya tarik menarik molekulnya. Pada zat yang terbentuk gas, gaya tarik-menarik molekulnya sangat lemah. Gaya yang lemah ini menyebabkan molekulmolekul dapat bergerak dengan cepat dan bebas. Hal inilah yang menyebabkan gas tidak dapat dibuat kecuali yang berwarna (Brady, 1999). Senyawa-senyawa organik pada umumnya tidak hanya dikarakteristik olehkkomposisi;unsur penyusunnya dan berat molekunya. Sifat fisik adalah karakteristik zat yang biasa diamati dan diukur tanpa mengubah komposisi kimianya. Terdapat tiga bentuk sifat fisik yang berbeda yaitu cair, padat, dan gas. Setiap zat memiliki dua sifat, yakni sifat fisik dan sifat kimia. Sifat fisik zat meliputi viskositas atau kekentalan, tegangan permukaan, berat jenis, titik leleh, dan titik didih. Menurut Djojodihadjo (1983), di dalam suatu fluida yang viskos, gaya permukaan yang bekerja pada elemen fluida lebih kompleks.Ada dua macam gaya permukaan yaitu pertama gaya normal

atau tegangan normal yang serupa dengan tekanan, tetapi mungkin tidak semua sama besarnya dalam segala arah. Kedua gaya geser atau tegangan yang arahnya sejajar dengan permukaan, pada permukaan mana gaya tersebut bekerja. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan viskositas (kekentalan) zat cair, menentukan tegangan permukaan, menentukan titik leleh, dan menentukan berat jenis (Bj). Agar praktikan dapat mengetahui sifat-sifat fisika dari suatu zat, menentukan tegangan permukaan cairan dengan metode kapiler. Prinsip dari percobaan ini, diantaranya viskositas yaitu dengan berdasarkan hukum stokes ”bila fluida sempurna yang viskositasnya mol mengalir melewati sebuah bola bergerak dalam fluida yang diam, baris-baris arusnya akan membentuk pola yang sempurna”. Dan berdasarkan hukum poseville “kecepatan fluida kental yang mengalir melalui pipa tidak sama di seluruh titik penampung lintasannya”. Lapisan paling luar fliuida melekat pada dinding pipa dengan kecepatan volume. Pengaruh pH atau derajat keasaman, berdasakan percobaan yang menguji suatu larutan dengan cara menghitung pH pada sebuah alat yaitu pH meter. Makin kecil harga pH, maka keasaman maka semakin besar atau kebebasan semakin kecil. Tegangan permukaan berdasarkan besarnya gaya melawan tegangan permukaan dan adanya gaya tarik menarik antar zat cair.

atau supaya satu permukaan dapat meluncur diatas lainnya bila diatas permukaan-permukaan ini terdapat lapisan fluida.Viskositas atau kekentalan dapat dianggap sebagai gesekan dari bagian dalam suatu fluida. Prinsip kerjanya adalah menggelindingkan bola (yang terbuat dari kaca) melalui tabung gelas yang berisi zat cair yang diselidiki. haruslah dikerjakan gaya. Viskometer Cone dan Plate Gambar Viskometer Cone and Plate Gambar Viskometer Hoppler . Viskometer Cup dan Bob Gambar Viskometer kapiler / Ostwald Viskositas dari cairan yang ditentukan dengan mengukur waktu yang dibutuhkan bagi cairan tersebut untuk lewat antara 2 tanda ketika mengalir karena gravitasi melalui viskometer Ostwald.1990). Viskometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur viskositas. Kelemahan viscometer ini adalah terjadinya aliran sumbat yang disebabkan geseran yang tinggi di sepanjangkeliling bagian tube sehingga menyebabkan penurunan konsentrasi. Baik zat cair maupun gas mempunyai viskositas. Macam-macam viskometer.1990). yaitu: Viskometer kapiler / Ostwald Berdasarkan hukum Stokes pada kecepatan bola maksimum. terjadi keseimbangan sehingga gaya gesek = gaya berat – gaya archimides. 1993). maka untuk menggerakan salah satu fluida diatas lapisan lainnya. Kecepatan jatuhnya bola merupakan fungsi dari harga resiprok sampel (Moechtar. hanya saja zat cair lebih kental dari pada gas (Hiskia. Hal ini disebut aliran sumbat (Moechtar. Viskometer Hoppler Gambar Viskometer Cup dan Bob Prinsip kerjanya sample digeser dalam ruangan antaradinding luar dari bob dan dinding dalam dari cup dimana bob masuk persis ditengah-tengah. Penurunan konsentras ini menyebabkab bagian tengah zat yang ditekan keluar memadat. Karena adanya viskositas ini. Waktu alir dari cairan yang diuji dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan bagi suatu zat yang viskositasnya sudah diketahui (biasanya air) untuk lewat 2 tanda tersebut (Moechtar.1990).

Adanya ketidaksetimbangan antaraksi di sepanjang permukaan cairan dan di bagian interior cairan mengakibatkan terbentuknya tegangan pada permukaan cairan.1990). statif dan klem. P adalah tekanan pada ujung tabung. selai dan saos. tidakl tergantungl pada ukuran danl jumlah materi pada oobjek. Sifat fisik dapat berupa sifat intensif atau ekstensif. Sifat intensif. sedangkan sifat ekstensif bergantung pada hal tersebut. viskositas zat cair menurun dengan naiknya suhu. Titik leleh adalah suhu dimana terjadi keseimbangan antara fase padat dan fase cair suatu zat. Tegangan permukaan adalah salah satu sifat khas yang dihasilkan dari gaya antar molekul dalam wujud cair. kawat kasa. Alat yang digunakan dalam percobaan sifat-sifat dari zat ini diantaranya gelas kimia. Berat jenis adalah perbandingan relatif antara massa jenis sebuah zat dengan massa jenis air murni. botol semprot. susu bantal. Proses perubahan ini tentu saja memerlukan kalor. Kerucut digerakkan oleh motor dengan bermacam kecepatan dan sampelnya digeser di dalam ruang semitransparan yang diam dan kemudian kerucut yang berputar (Moechtar. Besarnya nilai viskositas suatu cairan dipengaruhi oleh suhu. Bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah aquadest. Sifat fisik adalah segala aspek dari suatu objek atau zat yang dapat diukur atau dipersepsikan tanpa mengubah identitasnya. menemukan rumusan viskositas zat cair yang dinyatakan sebagai berikut : Dengan η adalah koefisien viskositas.lBeratkjenispmempunyailrumus m. pembakar bunsen. viskometer.2011). pipa kapiler. kecap. yang disebut dengan kalor lebur atau kalor leleh. v = volume dan w = weight (berat) (Anonim. 1999). . Dalam stuan SI viskositas memiliki satuan m-1s-1.2011). spindle. Titik leleh dari sebuah kristal padat merupakan suhu dimana bentuk padat mulai berubah menjadi bentuk cairan dibawah tekanan satu atmosfir. benang.g/v atau w/v dengan satuan n/m^3 dengan m = massa. molekul-molekul pada permukaan cairan merasakan tarikan dari molekul-molekul lain ke arah interior cairan untuk mereduksi sekecil mungkin gaya tarik tersebut. gelas ukur. suatu sifat dapat pula berupa isotropik jika nilainya tidak tergantungb arahw pengamatanj atau anisotropik jika sebaliknya. Dilain pihak. sehingga tidak terdapat resultan gaya. B merupakan energi aktivis untuk aliran viskos (Brady. Setara dengan persamaan Arrchenius.Cara pemakaiannya adalah sampel ditempatkan ditengah-tengah papan. Berat jenis tidak mempunyai satuan atau dimensi. kemudian dinaikkan hingga posisi di bawah kerucut. g = gravitasi. dan kaki tiga. Penurunan mengikuti persamaan Andrade. Molekul dalam interior cairan cenderung mengadakan bakutarik secara sama dalam semua arah. termometer. susu kental manis. Air murni bermassa jenis 1 g/cm³ atau 1000 kg/m³. Poisueille mempelajari gejala ini berdasarkan metode tabung kapiler. yang dirumuskan sebagai berikut : dengan A dan B adalah suatu tetapan untuk cairan. r adalah jari-jari tabung kapiler. t adalah untuk yang dibutuhkan sejumlah volume V zat cair yang bergerak sepanjang l. pipet tetes. beberapa sifat fisik zat yang berhubungan dengan dunia pangan di antaranya viskositas dan titik leleh (Anonim. Sebagai tambahan. naftalen.

Wadah dan spindel dipasang sedemikian rupa. lalu dimasukkan dalam gelas kimia yang berisi aquades. apabila sudah dicatat. Spindel ditentukan sesuai dengan besar kekentalannya spindel nomor 1 berukuran 3-100 DPaS.Titik Leleh. Pengamatan Viskositas NO SAMPEL SPINDEL HASIL 1 2 Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 Sampel 4 Sampel 5 3 1 3 1 1 < 0. pipa kapiler dibilas hingga bersih oleh aquades.150 DPaS (untuk larutan dengan kekentalan yang sedang) . titik leleh 80 derajat Celcius. lalu dikerigkan dan dilap tisu.Sampel 5 = Saos Naftalena atau rumus kimianya C10H8 merupakan zat padat lebur. berbau kapur barus yang tajam.7 DPaS 14 DPaS 50 DPaS Gambar 2. dengan cara diputarkan berlawanan dengan arah jarum jam. Pipa kapiler diikat pada termometer digantung pada statif. dan tombol ditekan. Titik Leleh Viskositas. maka spindel akan berputar. Jarum penunjuk kekentalan dilihat hingga stabil. Pengamatan Titik Didih NO PENGAMATAN HASIL 1 T.Sampel 1 = Susu Ultra . dan titik akhir leleh. spindel wadah Gambar 3 Viskositas Tabel 1.3 – 13 DPaS (untuk larutan dengan kekentalan kecil) .3 DPaS 35 DPaS 0. Awal Lelehan 81o C 3 T. Lalu kunci spindel. Selesai menggunakan alat ini. maka putar balik viskometer hingga terbalik.spindel 3 = 0.3-13 DPaS.Sampel 4 = Kecap . titik awal leleh. Sampel dimasukkan ke dalam wadah yang terlebih dahulu dibersihkan. maka putarkan kembali ke keadaan semula. spindel 2 berukuran 100-400 DPaS.spindel 2 = 100 – 4000 DPaS (Untuk larutan dengan kekentalan besar) .Sampel 3 = Minyak Bimoli .Sampel 2 = Susu Kental Manis . sehingga spindel tidak menyentuh dasar dari wadah itu. Awal Aquades 27o C 2 T. Titik didih 218 derajat . Catat titik awal aquadest. visometer Gambar 1. Apabila sudah ditentukan spindel mana yang akan dipakai. Apabila sudah. Bilas Pipa Kapiler 1 gram naftalen dimasukkan dengan cara diketok hingga  1cm. Spindel dipasangkan pada sekrup. viskometer dijepit oleh statif. 3 4 5 Keterangan : . lalu dipanaskan. wadah haruslah dibersihkan seperti semula berikut dengan spindelnya. Akhir Lelehan 85o C Tabel 2. dan spindle 3 berukuran 0.spindel 1 = 3.

dll. terjadi keseimbangan sehingga gaya gesek = gaya berat – gaya archimides. chlorofoam dan karbon disulfida. spindel 3 untuk menghitung keenceran suatu zat dengan ukuran 0. air menguap. Termometer yang berfungsi sebagai alat pengukur suhu ini berbacam-macam jenisnya. viskometer Hoppler. Titik beku adalah titik dimana larutan cair berubah wujud menjadi zat padat pada suhu 0o C dalan tekanan 1 atm. larut dalam bensena dan sangat larut dalam eter. dimana tekanan uap sebuah zat cair sama dengan tekanan luar yang dialami oleh cairan. Viskometer Cup and Bob cara kerjanya adalah sample dimasukkan kedalam . viskometer cup and bob. Seperti termometer raksa. Viskometer kapiler / Ostwald visa ditentukan dengan mengukur waktu yang dibutuhkan bagi cairan tersebut untuk lewat antara 2 tanda ketika mengalir karena gravitasi melalui viskometer. kecap. Viskometer Hoppler yang berdasarkan pada hukum Stokes pada kecepatan bola maksimum. Bila dengan menggunakan termometer alkohol perubahan suhu yang terjadi pada saat reaksi lebih cepat berubahnya daripada termometer raksa. 1987). Spindel adalah alat yang digunakan pada alat viskometer yang berfungsi untuk mengetahui kekentalan suatu larutan. dengan metode semakin cepat perputaran spindel yang terjadi pada suatu larutan. Titik didih adalah temperatur atau suhu.Celcius (C). Viskositas berhubungan dengan konsistensi yang keduanya merupakan sifat kenampakan yang berhubungan dengan indera perasa. Konsistensi dapat didefinisikan sebagai ketidakmauan suatu bahan untuk melawan perubahan bentuk (deformasi) bila suatu bahan mendapat gaya gesekan (sheering fore). maka skala yang terbaca pada viskometer akan semakin tinggi. Sifatnya mudah terbakar. Contohnya es mencair. dll. Perubahan bentuk ini disebut sebagai aliran (Lewis. air mendidih dll. diantara viskometer kapiler / Ostwald. Viskositas adalah besarnya gaya gesekan yang terjadi antara zat cair yang bergerak dengan permukaan wadah atau tabung yang relatif diam. spindel 1 untuk menghitung zat dengan ukuran 3-150 Dpas atau untuk mengukur suatu laruatan yang kekentalannya agak kental seperti susu kental manis. Sifat fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru. minyak. sedikit larut dalam alkohol. Pada percobaan kali ini termometer yang di gunakan adalah termometer alkohol. menguap dan mudah menyublim jika dipanaskan. Karena perputaran spindel berpengaruh pada pergerakan jarum dalam viskometer tersebut. Gesekan yang timbul sebagai hasil perubahan bentuk cairan yang disebabkan adanya resistensi secara berlawanan yang diberikan cairan yang dinamakan gaya irisan (sheering stress). Spindel terbagi menjadi tiga yaitu spindel 2 untuk menghitung kekentalan zat dengan ukuran 100-400 Dpas atau untuk mengukur suatu laruatan yang kekentalannya kental. Tidak larut dalam air. Contohnya kertas yang dibakar. Titik leleh adalah keadaan setimbang antara zat padat dan zat cair dalam 1 atm. Jika tenaga diberikan pada suatu cairan.313 Dpas atau untuk mengukur suatu laruatan yang kekentalannya cair seperti cucu. tenaga ini akan menyebabkan suatu bentuk atau deformasi. alkohol. digital. saos. dan viskometer cone and plate. Viskometer ada beberapa macam. dll. DpaS atau Disenti Pascal Second merupakan satuan dari viskositas. Sedangkan Sifat kimia adalah perubahan yang dialami suatu benda yang membentuk zat baru.

Saus cabe. Viskometer adalah alat yang digunakan untuk mrngukur viskositas (kekentalan suatu larutan. mengukur atau menentukan berat jeni suatu larutan. Kecap kedelai adalah produk cair yang diperoleh dari hasil fermentasi dan atau cara kimia (hidrolisis) kacang kedelai (Glycine max L. dengan satuan yaitu DPaS (Desenti Pascal Second). Susu kental manis adalah produk susu berbentuk cairan kental yang diperoleh dengan menghilangkan sebagian air dari susu segar yang telah ditambah gula. dan kanola. yang digerakkan oleh motor dengan bermacam kecepatan dan sampelnya digeser di dalam ruang semitransparan yang diam dan kemudian kerucut yang berputar Pada percobaan ini viskometer yang digunakan adalah viskometer cup and bob. lalu nyalakan viskometer tersebut. biji-bijian. yang diolah dengan penambahan bumbu-bumbu dengan atau tanpa penambahan bahan makanan kain bahan tambahan pangan yang diizinkan. Minyak goreng adalah minyak yang berasal dari lemak tumbuhan atau hewan yang dimurnikan dan berbentuk cair dalam suhu kamar dan biasanya digunakan untuk menggoreng makanan. tapi usahakan jangan sampai menyentuh dasar helas (cup). Lalu nyalakan viskometer lalu baca skalanya sesuai dengan nomor spindel yang dipasang. Viskometer Cone and Plate cara penggunaanya dengan menempatkan sampel di tengah-tengah papan. kemudian diperoleh dengan cara mensterilkan susu minimal pada suhu 135º C selama 2 detik. Setelah itu atur ketinggian viskometer. serta dikemas secara aseptik. kedelai. Kelemahan viscometer ini adalah terjadinya aliran sumbat yang disebabkan geseran yang tinggi di sepanjangkeliling bagian tube sehingga menyebabkan penurunan konsentrasi. kacang-kacangan. diperoleh dengan cara pemerahan yang benar. Kemudian pasang spindel pada bagian bawah viskometernya dengan membuka slot locknya kaku putar berlawanan jarum jam lakukan sebaliknya bila ingin membuka spindel. karena akan mempengaruhi kerja spindel tersebut. Minyak goreng dari tumbuhan biasanya dihasilkan dari tanaman seperti kelapa. Seperti pada percobaan ini tutuk awal leleh yaitu pada suhu 81o C dan suhu dimana percobaan leleh semua (habis meleh) yaitu pada suhu 85o C. Aplikasi di bidang pangan pada viskositas adalah sebagai alat untuk mengukur kekentalan dari suatu zat yang akan diuji baik berupa cairan maupun gas. menentukan titik leleh suatu obat. Bagian cup (gelas) dugunakan sebahai tempat sampel.) dengan atau tanpa penambahan bahan makanan lain dan bahan tambahan makanan yang diizinkan. Berdasarkan percobaan ini dapat disimpulkan bahwa titik leleh adalah suhu dimana fasa antara zat padat dan zat cair setimbang. jagung.gelas kemudian masukan spindel kedalam gelas. kemudian dinaikkan hingga posisi di bawah kerucut. usajakan spindel tercelup semua pada sampel. dengan atau tanpa penambahan bahan makanan dan bahan tambahan makanan yang diijinkan. atau hasil rekonstitusi susu bubuk berlemak penuh atau hasil rekombinasi susu bubuk tanpa lemak dengan lemak susu/lemak nabati dengan penambahan gula. dengan atau tanpa penambahan bahan tambahan makanan dan bahan lain yang diizinkan. Saran dari penulis adalah agar lebih teliti saat mencatat perubahan suhu . saus yang diperoleh dari bahan utama cabe (capsium sp) yang baik. Susu UHT adalah susu yang berasal dari kambing atau sapi sehat.

agar tidak terjadi kesalahan pada saat pencatatan suhu dalam percobaan tersebut.2011.wikipedia.S.pada percobaan ini. Larutan http://id.Dasar-dasar Praktikum Kimia untuk Universitas. Sutrisno.org/wiki/Sifat_fi sik.1993.2011.Indonesia. Jilid Kesatu.E. Selain itu bagi praktikan dihimbau untuk berhati-hati dalam menggunakan alat dan bahan pada percobaan di laboratorium.Universitas Pasundan: Bandung.wikipedia.1999. date Accessed: 1 Desember 2011 Anonim.A. .T dan I. Edisi Kelima. http://id.Nurminabari. date Accessed: 1 Desember 2011 Brady.PT Gelora Aksara Pratama.J. Jakarta.Berat Jenis.2010 .Jakarta .Indonesia. Hiskia. Binarupa Aksara.Penuntun lPraktikum Kimia Dasar. terutama saat melakukan percobaan yang menggunakan api.E.Kimia Universitas Asas dan Struktur.Sifat Fisik Larutan.org/wiki/Bera t_jenis.Indonesia. DAFTAR PUSTAKA Anonim.

atau penolakan terhadap penuangan.dinyatakan oleh Penurunan Rumus F = η Av/y Keterangan: η =koefisien viskositas Av = besar gaya f yang diperlukan untuk menggerakkan suatu lapisan fluida Y =letak sesuatu dari permukaan yang tidak bergerak Satuannya kg m-1 s-1 Hukum Stokes untuk Fluida Kental Viskositas dalam aliran fluida kental sama saja dengan gesekan pada gerak benda padat.selama geraknya. Besar gaya F yang diperlukan untuk menggerakkan suatu lapisan fluida dengan kelajuan tetap v untuk luas A dan letaknya pada jarak y dari suatu permukaan yang tidak bergerak. yaitu gaya berat.gaya-gaya yang bekerja pada benda adalah seimbang. w = mg.sehingga kita selalu menganggap bahwa benda yang bergerak dalam fluida ideal tidak mengalami gesekan yang disebabkan oleh fluida.sehingga persamaan ini dikenal dengan hukum stokes Kecepatan Terminal Pada suatu benda yang jatuh bebas dalam fluida kental.pada benda tersebut bekerja tiga buah gaya. Air memiliki viskositas rendah.bila benda tersebut bergerak dengan kelajuan tertentu dalam fluida kental.Pada saat kecepatan terminal Vt tercapai.Biasanya diterima sebagai "kekentalan".Akan tetapi. Penurunan rumus kecepatan terminal dalam fluida kental . Untuk fluida ideal. sedangkan minyak sayur memiliki viskositas tinggi.Seperti telah dinyatakan benda akan bergerak makin cepat sampai mencapai kecepatan terminal yang konstan.Besar gaya gesekan fluida telah dirumuskan oleh persamaan sebagai berikut: Penurunan rumus hukum stokes Ff = η A v = A η v =k η v / y y Dengan memasukkan nilai k ini ke dalam Persamaandi atas.LAMPIRAN INTERNET Viskositas Fluida Viskositas adalah ukuran hambatan aliran yang ditimbulkan fluida bila fuida tersebut mengalami tegangan geser. Viskositas menggambarkan penolakan dalam fluida kepada aliran dan dapat dipikir sebagai sebuah cara untuk mengukur gesekan fluida.viskositas η = 0.dapat diperoleh: Ff = 6πηrv Penemu hukum stokes: Pertama kali dinyatakan oleh Sir George Stokes pada tahun 1845.maka benda tersebut akan dihambat geraknya oleh gaya gesekan fluida pada benda tersebut. gaya ke atas yang dikerjakan fluida Ff.

VT = g Vb (P b – P f ) / 6 π η r Untuk benda berbentuk bola dengan jari-jari r.volume benda V b = 4πr3 Kecepatan terminal dalam fluida kental VT = 2 r2 g ( Pb – Pf ) / 9 η .

LAPORAN MINGGUAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR SIFAT-SIFAT FISIK DARI ZAT ARTIKEL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktikum Kimia Dasar Oleh : Nama NRP Kelompok Meja Tanggal Percobaan Asisten : Yulien Arniansyah : 113020065 : 3/C :8 : 30 November 2011 : Noviani Eka Mustikasari LABORATORIUM KIMIA DASAR JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2011 .