5. KASUS KORUPSI DALAM INSTANSI PEMERINTAH, LEMBAGA LEGISLATIF, EKSEKUTIF, YUDIKATIF 5.1.

Kasus Korupsi dalam Instansi Pemerintah Inilah beberapa daftar kasus korupsi yang dilakukan instansi pemerintah di Indonesia : • • • • • • Kasus dugaan korupsi Soeharto: Dakwaan atas tindak korupsi di tujuh yayasan. Pertamina: Dalam Technical Assistance Contract dengan PT Ustaindo Petro Gas. Bapindo: Pembobolan di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) oleh Eddy Tansil. HPH dan dana reboisasi: Melibatkan Bob Hasan, Prajogo Pangestu, sejumlah pejabat Departemen Kehutanan, dan Tommy Soeharto. Bantuan Likuiditas Bank Indonesia: Penyimpangan penyaluran dana BLBI Kasus Abdullah Puteh: Korupsi APBD.

Pada 17 Oktober 2006, Kejaksaan Agung Republik Indonesia mulai menayangkan foto dan menyebarkan data para buronan tindak pidana korupsi yang putusan perkaranya telah berkekuatan hukum tetap. Data dan foto 14 belas koruptor tersebut direncanakan ditayangkan di televisi dan media massa dengan frekuensi seminggu sekali. Mereka adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Sudjiono Timan - Dirut PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Eko Edi Putranto - Direksi Bank Harapan Sentosa (BHS) Samadikun Hartono - Presdir Bank Modern Lesmana Basuki - Kasus BLBI Sherny Kojongian - Direksi BHS Hendro Bambang Sumantri - Kasus BLBI Eddy Djunaedi - Kasus BLBI Ede Utoyo - Kasus BLBI Toni Suherman - Kasus BLBI Bambang Sutrisno - Wadirut Bank Surya

(2) kejaksaan. 14. yaitu: (1) kepolisian. perlindungan. tenaga kerja. ijin usaha. IMB. Andrian Kiki Ariawan . proses pembayaran termin proyek dari KPKN (Kantor Perbendaharaan Kas Negara). ijin ekspor. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia. 13.Direksi Bank Surya Harry Mattalata alias Hariram Ramchmand Melwani . antara lain meliputi ijin-ijin usaha (ijin domisili. pengadaan barang dan jasa pemerintah (proses tender. penghitungan pajak. pajak (restitusi pajak. pengayoman. 12.11. proses pengeluaran dan pemasukan barang di pelabuhan (bea cukai). angkut barang. dan pelayanan kepada masyarakat.). (3) KPK (Komisi Pembarantas Korupsi).Kasus BLBI Nader Taher . ijin bongkar muat barang. imigrasi.Kasus BLBI Berdasarkan studinya Transparansi Indonesia IPK Indonesia termasuk rendah disebabkan oleh adanya praktek korupsi dalam urusan layanan pada bidang bisnis. dispensasi pajak). Dalam kaitannya dengan kasus korupsi polisi memiliki hak dalam penyelidikan. pungutan liar oleh polisi.Dirut PT Siak Zamrud Pusako Dharmono K Lawi . penunjukkan langsung). Tugas dan wewenang kepolisian diatur dalam UU No. penegakan hukum. HGU. Aparat Kepolisian Polisi merupakan salah salah satu fungsi pemerintahan negara dibidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. (4) Timtastipikor (Tim Pemberantas Tindak Pidana Korupsi) Adapun tugas dan kewengan dari tiap institusi negara yang berhubungan dengan upaya pemberantasan korupsi adalah sebagai berikut: 1. Secara de facto saat ini sudah ada empat badan institusi negara yang memiliki tugas dan kewenangan yang berhungan dengan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. yaitu serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan menurut cara yang diatur dalam .

undang-undan dan penyidikan.undangan”. Dalam pelaksanaan tugas dan wewenang. Selain itu kepolisian juga berwenang untuk menghentikan penyidikan sebagaiman yang di ungkapkan dalam pasal 16 bahwa : ” Dalam rangka menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 dan 14 di bidang proses pidana. Dalam UU yang . Dalam kaitanya dengan upaya pemberantasan korupsi kejaksaan memiliki wewenang untuk melakukan penyelidikan dan penuntutan sebagaimana yang tertuang dalam pasal UU No 16 Tahun 2004. Wewenang yang dimiliki kejaksaan menjadi lebih sempit sejak ditetapkan UU No 16 2004 yang pada undang-undang sebelumnya (Kepres No 55 Tahun 1991) selain memiliki wewenang penyelidikan dan penuntutan juga memiliki wewenang dalam penyidikan. Kejaksaan dipimpin oleh Jaksa Agung yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Hal ini sebagimana yang dijelaskan dalam pasal 14 UU No 2 Tahun 2002 yang berbunyi ”melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap semua tindak pidana sesuai dengan hukum acara pidana dan peraturan perundang-undangan lainnya”. 27 Tahun 1983 (tentang pelaksanaan KUHP Bab VII PenyidikanTerhadap Tindak PidanaTertentu) bahwa ”penyidikan menurut ketentuan khusus acara pidana sebagaimana tersebut pada UU tertentu sebagaimana dimaksud dalam pasal 284 KUHAP dilaksanakan oleh penyidik. Jaksa dan pejabat penyidik yang berwenang lainnya berdasarkan peraturan perundang. Kepolisian Negara Republik Indonesia berwenang untuk : h. Mengadakan penghentian penyidikan”. Kejaksaan Kejaksaan adalah lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan Negara di bidang penuntutan serta kewenagan lain berdasarkan undang-undang. kejaksaan memiliki wewenang untuk membina hubungan kerja sama dengan badan penegak hukum dan keadilan serta badan negara atau instansi lainya. 2. Meskipun begitu. kejaksaan masih memilki kewenagan secara yuridis dalam penyidikan sebagaimana dalam pasal (27) PP No. yaitu serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya. Selain itu polisi juga memiliki hak penyidikan.

Selain itu dalam menjalankan tugas dan wewenang penyelidikan dan penyidikan KPK diberi wewenang yang diatur dalam Melihat wewenang yang diberikan terhadap KPK menunjukkan bahwa ia adalah lembaga superbody yang memiliki wewenang yang dimliki oleh kepolisian dan . penyidikan dan penuntutan (SP3) berdasarkan pasal 109 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHP). Meskipun begitu dalam pasal 32 kejaksaan diserahi tugas dan wewenang lain dalam undang-undang sehingga kejaksaan juga memilki wewenang untuk mengelurtkan suarat pemberhentian penyelidikan. (4) melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi.terakhir ini (UU No 16 Tahun 2004) juga mengurangi wewenang kejaksaan dalam pemberhentian penyelidikan. Adapun tugas. (3) melakukan penyelidikan. dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi. 30 Tahun 2002. 30 Tahun 2002 huruf b. (2) supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. (5) melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara. 3. KPK dalam menjalaskan tugasnya sebagai pemeberantas korupsi tidak bertanggung jawab terhadap presiden sebagaimana lembaga seniornya yaitu kepolisian dan kejaksaan tetapi bertanggung jawab langsung terhadap publik atau masyarakat. penyidikan. dan akuntabel[7]. KPK ( Komisi Pemberantas Korupsi) Pembentukan KPK merupakkan pola baru dalam menindak lajuti kasus korupsi yang sebelumnya ditangani oleh kepolisian dan kejaksaan diniliai belum maksimal dalam menjalankan tugas sebagai lembaga pemberantas korupsi sehinga diperlukan suatu lembaga yang independen. profesional. Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam UU No. Dalam pasal 6 dijelaskan bahwa KPK memiliki tugas dan wewengan : (1) koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. kewajiban dan wewenang KPK juga diatur dalam UU N0. penyidikan dan penuntutan sebagaimana yang diatur dalam Kepres No 55 Tahun 1991. yaitu bahwa ”Lembaga pemerintah yang menangani perkara tindak pidana korupsi belum berfungsi secara efektif dan efisien dalam dalam memberantas tidak pidana korupsi”.

KPK juga memiliki wewenang dalam mengambil alih penyidikan atau penuntutan terhadap pelaku tindak pidana korupsi yang sedang dilakukan oleh kepolisian atau kejaksaan sebagaiman yang tertuang dalam pasal 8. Pembatasan yang lain bagi KPK adalah selama menjalankan wewenangnya KPK tidak berwenang mengeluarkan surat pemberhentian penyidikan dan penuntutan (Sp3). 11 Tahun 2005. (2) mendapat perhatian yang meresahkan masyarakat. serta menelusuri dan mengamankan seluruh aset-asetnya dalam rangka pengembalian keuangan negara secara optimal. dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara.000. Timtastipikor Tim Koordinasi Pemberantasan Korupsi merupkan lembaga pemerintah dalam menindak lanjuti kasus korupsi yang dibentuk dan bertanggung jawab secara langsung terhadap presiden berdasarkan Keppres No. Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. penyelenggara negara. (3) Melakukan kerjasama dan/atau koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan. Komisi Ombudsman Nasional dan instansi pemerintah lainnya dalam upaya penegakan hukum dan pengembalian kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi. (4) Melakukan hal-hal . yaitu (1) melibatkan aparat penegak hukum. (2) mencari dan menangkap para pelaku yang diduga keras melakukan tindak pidana korupsi.kejaksaan. Adapun tugas dan wewenang KPK meliputi penyelidikan. yang berkaitan dengan tugas sebagaimana dimaksud pada huruf. Komisi Pemberantasan Korupsi. Adapun tugas dan wewenang Timtastipikor adalah (1) melakukan penyelidikan. 1. penyidikan dan penuntutan sesuai ketentuan hukum acara pidana yang berlaku terhadap kasus dan/atau indikasi tindak pidana korupsi.000. 4.00 (satu milyar rupiah). Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Adapun Timtaspikor ini keanggotaanya terdari dari Kejaksaan Republik Indonesia. (3) menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp. penyidikan dan penuntutan dalam memberantas korupsi dibatasi melalui pasal 11. Dalam melakukan tugas dan wewenang di atas.000.

5. Hal tersebut cukup jelas terlihat dalam pidato Presiden pada tanggal 16 Agustus 2012 di DPR RI terkait keprihatinan perilaku korupsi di Indonesia. mengatakan kasus korupsi yang terjadi pada Tahun 2009 di Sumatera Barat (Sumbar) didominasi dari lembaga eksekutif . Dari hulu hingga hilir sektor-sektor pemerintahan dan swasta terindikasi melaksanakan praktek-praktek kolusi. serta pihak-pihak lain yang dipandang perlu. kejaksaan dan KPK sehingga dikeluarkan Keppres No 10 Tahun 2007 tentang Pengakhiran Tugas Dan Pembubaran Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Korupsi. Divisi Kebijakan Publik Lembaga bantuan Hukum (LBH) Kota Padang. korupsi didominasi dari lembaga eksekutif. sehingga perlu ditindak tegas. jika dilihat secara acak disetiap lapisan struktural kemasyarakatan dan pemerintahan telah terdapat lembaga dan mekanisme pemberantasan penyakit korupsi yang sangat besar. Contohnya. kerugian keuangan negara mencapai RP114. karena dia bisa sampai mark up.yang dianggap perlu guna memperoleh segala informasi yang diperlukan dari semua instansi Pemerintah Pusat maupun instansi Pemerintah Daerah. BUMN. Dari 106 kasus korupsi yang terjadi di Sumatera Barat selama tahun 2009. BUMD. Namun karena keberadaan Timtastipikor dinilai kurang efektif dan tegas serta kewenagannya tumpang tindih dengan lambaga pemerintah lainnya seperti kepolisian. Meski demikian. sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dari Badan Umum Milik Negara (BUMN) ditemukan kasus korupsi sebanyak 3 kasus dan Badan umum milik daerah (BUMD) sebanyak 2 kasus. Sementara itu korupsi pada Tahun 2009 yang dilakukan dari pihak swasta yang ada yang terjadi di Sumatera Barat sebanyak 11 kasus.198 M.2. Ardisal.. Kasus Korupsi Sumbar yang Didominasi Lembaga Eksekutif. kasus korupsi baik mark up ataupun suap sama saja korupsi. Para pemimpin rakyat di Sumatera Barat belum sungguh-sungguh dalam mewujudkan pemerintahan yang bebas dari korupsi. korupsi dan nepotisme. Namun apa daya . Kasus Korupsi di Lembaga Eksekutif Kasus korupsi yang ada di lembaga eksekutif itu bukan suap. Kasus korupsi yang dilakukan dari lembaga ekskutif (pemerintahan) sebanyak 44 kasus. Menurutnya. Dari 106 kasus korupsi yang terjadi di Sumatera Barat selama Tahun 2009.

Studi kasus dilakukan pada bulan Mei sampai Nopember 2006 dengan melakukan in-depth interview kepada lebih dari 200 responden dan 13 Focus Group Discussion yang melibatkan kurang lebih 150 peserta meliputi: warga . Seperti kasus penerangan lampu jalan umum kota Padang yang melibatkan "FB" ternyata lenyap begitu saja setelah jadi perbicangan umum. Kasus pengadaan komputer dan tanah di Kabupaten Solok yang sesungguhnya melibatkan "G" tetapi belum juga tersentuh. Seperti kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Penyiapan Pemukiman Transmigrasi dengan berkas atas nama Achyarman. Kalimantan Barat. terdapat banyak sekali kasuskasus korupsi yang terdakwanya adalah pemimpin daerah yang ternyata dijatuhi putusan lepas atau bebas. 4 kasus dugaan korupsi lembaga eksekutif di tingkat Kabupaten. kemudian tindak pidana korupsi penyelewengan keuangan negara berupa penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh terdakwa Indriyati Yanimar yang juga di vonis bebas. Kasus tindak pidana korupsi pada kegiatan Pengembangan Tanaman Kakao Tahun 2005 di Dinas Perkebunan Propinsi Sumatera Barat yang melibatkan mantan Kepala Dinas Perkebunan Sumbar Ir. sedangkan pada tahun 2009 sebanyak 106 kasus korupsi artinya naik sebanyak 3 kasus. Sumatera Barat. Sohil Noer.Dari total 10 studi kasus terdapat 4 kasus dugaan korupsi lembaga Legislatif di tingkat Kabupaten. Dari pengamatan LBH Padang. belum lagi saat ini masih terdapat beberapa kasus korupsi yang belum jelas nasibnya juga melibatkan pemimpin daerah di Sumatera Barat. Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat. dan 2 kasus dugaan korupsi lembaga legislatif di tingkat propinsi. Kemudian pada kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan dengan cara melakukan penarikan uang milik BPR dengan berkas atas nama Samsurizal. Dia menambahkan. Jawa Timur. Kasus korupsi pengadaan tanah dan pasar Banto di Bukittinggi yang juga melibatkan "J" tapi hanya berkutat pada bawahannya.sejak tahun 2009 (era reformasi.red) hingga sekarang tingkat korupsi yang terjadi di Sumatera Barat terus meningkat. hal terlihat pada Tahun 2008 sebanyak 103 kasus.

belum termasuk tujuh kasus yang belum ditetapkan tersangkanya. Lembaga eksekutif dinobatkan sebagai institusi terkorup di Provinsi Aceh selama 2011. eksekutif berkontribusi paling besar terhadap kerugian negara yakni senilai Rp316.9 miliar).2 milyar).34 persen. Yayasan (Rp3 miliar) dan Swasta (Rp1. sektor pendidikan 13 kasus. Berdasarkan daerah. Jumlah kerugian negara yang ditimbulkan dari 75 kasus tersebut mencapai Rp325. ada 75 kasus korupsi yang sedang dan sudah diproses penegak hukum. aparat penegak hukum. aktor pendorong dan media massa. tersangka korupsi dan pengacaranya.20 persen. kesehatan delapan kasus. Aceh Utara menempati posisi puncak sebagai kabupaten terkorup di Aceh dengan kasus korupsi yang menimbulkan kerugian negara .4 miliar atau 3.4 miliar atau 87 persen dari total kerugian negara. Lembaga ini mendominasi kasus korupsi yang terjadi sepanjang tahun ini dan berkontribusi sebesar 96 persen terhadap kerugian negara. BUMN (Rp2.7 miliar). dan olahraga tiga kasus. Ini belum termasuk delapan kasus yang nilai kerugian negaranya masih diaudit. Berdasarkan hasil monitoring peradilan dilakukan Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) pada 2011. pengadaan barang lima kasus. pengadaan barang Rp10. Jumlah tersangka yang diproses sebanyak 161 orang. Komisi Daerah (Rp1. korupsi pada sektor keuangan daerah merupakan penyumbang kerugian negara terbesar di Aceh selama 2011 yaitu mencapai Rp286. BUMD (Rp200 juta).masyarakat.6 miliar. Dengan koleksi 59 kasus. disusul sektor keuangan daerah 15 kasus.Pihak eksekutif paling banyak terlibat. Alfian menyebutkan.9 miliar atau 3. Korupsi terbanyak ditemukan di sektor infrastruktur yakni 20 kasus.59 persen. Sisanya disumbangkan oleh legislatif (Rp1 miliar). Kemudian sektor infrastruktur sebanyak Rp10.4 miliar atau 96.

Semakin banyak dan beragam pula kasus korupsi yang terungkap di DPR. Kasus Korupsi di Lembaga Legislatif Kasus korupsi yang beredar di lembaga legislative hanyalah sebatas suap. yang dilakukan pihak luar demi melancarkan proyek dan memberikan putusan yang menguntungkan terdakwa seperti yang terjadi pada kasus suap hakim ad hoc Tipikor Semarang.3. perilaku koruptif yang ganas di DPR itu terungkap jelas di media massa. Narasumber yang tampil adalah Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso. Kondisi itu mengemuka dalam diskusi tentang DPR yang terbelit korupsi. Politisi instan juga semakin banyak. menjadi jalan utama memperbaiki kondisi Dewan Perwakilan Rakyat.” katanya. Menurut Alfian. Praktik korupsi di lembaga legislatif saat ini ditengarai semakin ganas. Haryatmoko (ahli etika dari Universitas Sanata Dharma. Jakarta). Perbaikan partai politik. Eva Kusuma Sundari.mencapai Rp221. dari 75 kasus yang dimonitoring tersebut 39 di antaranya masih dalam proses penyidikan dan belum dilimpahkan ke pengadilan. Narasumber dan pemandu sepakat. terutama terkait transparansi keuangan partai dan pengukuran kinerja kadernya.4 miliar. “Kami mendorong jajaran kepolisian dan kejaksaan di Aceh untuk menuntaskan kasus korupsi yang selama ini belum terselesaikan secara hukum.7 miliar atau setara dengan 67. dengan banyaknya anggota Dewan yang terjerat kasus korupsi. Disusul kabupaten Bireuen dengan besaran kerugian negara Rp60. Akhiar Salmi (ahli hukum pidana korupsi dari Universitas Indonesia. . 5.68 persen dari keseluruhan kasus. Sementara 14 lainnya dalam proses persidangan. dan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPR. Diskusi dipandu Teten Masduki dari Transparency International Indonesia. Sebastian Salang (Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia). Yogyakarta).5 miliar serta Aceh Tamiang dengan jumlah 10.

Pebisnis bisa membayar politikus maupun aparat penegak hukum demi kepentingan mereka Salah satu upaya mengurangi korupsi politik adalah memperbaiki partai politik. menuturkan tren korupsi di Indonesia kini beralih ke ranah legislatif. pemilihan kepala daerah. Denny menguraikan jembatannya adalah pebisnis. hingga pengadaan barang dan jasa. Ada yang blur dari sisi penyediaan anggaran di sana. korupsi di DPR sudah amat memprihatinkan. Teten menilai. seperti lembaga DPR. Korupsi yang terjadi ketika ada kasus hokum. kata Sebastian. Rhenald Kasali." kata Denny. Di sisi lain. Dalam kondisi ini. Denny Indrayana. Anggota Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Kita sudah on the track dengan menyederhanakan partai politik. Penganggaran di wilayah legislatif dinilainya belum transparan. Uang itu juga diberikan kepada sejumlah anggota DPR agar mereka menyetujui sejumlah proyek. hilirnya adalah korupsi hukum. anggota DPR ikut mengatur pelaksanaan proyek di kementerian atau lembaga dan kemudian mendapatkan uang dari kegiatan itu. kian mudah mengatur manajemen . lelang hanya menjadi formalitas. menuturkan korupsi yang merusak merupakan korupsi politik. Sementara itu. Denny mencontohkan hulu korupsi seperti dalam pemilihan umum.Becermin dari kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang. Korupsi di DPR. Dengan semakin sedikitnya partai politik. sekarang dilakukan dengan memborong berbagai proyek di APBN. Sejumlah calo memberikan uang kepada pejabat di kementerian atau lembaga untuk mendapatkan sejumlah proyek. Antara hulu dan hilir. Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum. Penggoyang lembaga legislatif (DPR) itu bisa dari pengusaha maupun legislator yang menyaru menjadi pengusaha. Dari kasus itu terlihat.

8 orang pada 2009. mencerdaskan rakyat nyatanya masih jauh panggang dari api. mereka berlindung dibalik jubah lembaga legislatif yang bernama DPR.kepentingan. Anthony Zeidra Abidin. 7 orang pada 2008. wabah itu adalah “KORUPSI” Catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tahun 2007 ada 2 orang yang terjerat korupsi. namun yang terjadi malah sebaliknya. bahkan menjangkiti para anggota legislator yang seharusnya menjadi wakil rakyat. Dari jumlah tersebut ada nama politisi yang disebut dua kali karena terlibat dalam dua kasus korupsi yang berbeda seperti Hamka Yandhu. Sebagai sebuah Negara tentunya indonesia memiliki tujuan. mencerdaskan kehidupan bangsa. bahkan yang lebih menyakitkan hati rakyat adalah menyaksikan penghianatan oleh wakil-wakilnya yang dipilih langsung melalui pemilihan umum. yang berhasil menarik simpatik dari rakyat. Kasus-kasus korupsi yang melibatkan anggota parlemen itu didominasi kasus . 27 orang pada 2010. Berbagai pemberitaan mengenai nasib bangsa yang semakin hari semakin tenggelam dan semakin terpuruk. untuk memajukan kesejahtetaan umum. membuat legislasi yang pro-rakyat. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Namun beragam persoalan yang tengah dialami bangsa Indonesia saat ini. dan Sofyan Usman. pasca reformasi. sebagaimana termaktub dalam dalam alenia keempat Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. apa yang menjadi tujuan dari Negara yaitu mensejahterakan. dan keadilan sosial”. perdamaian abadi. padahal ketika masa kampanye rakyat dikenyangkan dengan janji-janji. 5 orang pada 2011 dan sampai April 2012 ini 4 orang. Faktor utama penyebab dari semakin parahnya kondisi bangsa adalah mewabahnya salah satu penyakit yang sudah menjalar kemana-mana.

Bahkan perubahan (amandemen) UUD NRI tahun 1945 yang ke-empat. hanya 6 anggota Komisi IV DPR 2004-2009 yang terbukti di Pengadilan Tipikor pada tahun 2008. Lalu. Kasus cek pelawat ini terjadi pada 2004 yang terungkap karena nyanyian bekas anggota Komisi IX DPR dari PDIP. anggota Fraksi Partai Demokrat. Dari kasus itu terlihat. Agus Condro pada 2008 ke KPK. telah ditetapkan sebagai tersangka. Teten menilai. ada juga kasus suap terkait alih fungsi hutan lindung dan pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu Kementerian Kehutanan tahun 2007-2006Kasus ini menjerat anggota Komisi IV DPR tahun 2004-2009. KPK tengah memproses indikasi tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan proyek Wisma Atlet SEA Games senilai Rp 191 miliar. serta pemerintah daerah. Mengapa anggota DPR rentan korupsi? karena anggota DPR mempunyai kekuatan yang sangat dominan disamping tugas pokok sebagai lembaga legislasi. Misalnya. pengawasan dan anggaran. Sejumlah calo memberikan uang kepada pejabat di kementerian atau lembaga untuk mendapatkan sejumlah proyek. Teranyar. Musi Banyuasin.suap. Kementerian Pemuda dan Olahraga. korupsi di DPR sudah amat memprihatinkan. Uang itu juga diberikan kepada sejumlah anggota DPR agar mereka menyetujui sejumlah proyek. Muhammad Nazaruddin. Menurut sebastian Korupsi di DPR sekarang dilakukan dengan memborong berbagai proyek di APBN. telah divonis 4 tahun 10 bulan sedangkan Angelina Sondakh. Pengadaan proyek ini setidaknya melibatkan DPR.Becermin dari kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang. Namun. Sebanyak 50 anggota Komisi IV DPR tahun 2004-2009 diduga menerima suap terkait alih fungsi hutan lindung menjadi Pelabuhan Tanjung Api-Api. Sumatera Selatan. menerima suap alih fungsi hutan lindung dan SKRT Dephut. sebanyak 30 anggota DPR periode 1999-2004 terjerat kasus suap cek pelawat pemilihan Dewan Gubernur Senior BI. seolah membatasi kekuasaan Presiden namun Tirani DPR dimulai. Ini membuat banyak transaksi saat mereka membuat Undang-Undang. anggota DPR ikut mengatur pelaksanaan proyek di kementerian atau lembaga dan kemudian mendapatkan uang dari kegiatan itu. Dalam .

maka legislatif yang korup menyuburkan sinisme. karena sangatlah ringan. semua punya umur dan jangka waktu dalam membangun sebuah peradaban bangsa.sebagai contoh berbagai skandal korupsi yang terus terbongkar di Eropa Barat merangsang munculnya kekuatan politik partai-partai ekstrem kiri dan kanan. seharusnya pemerintah juga harus melakukan usaha yang sangat ekstra untuk mengatasi wabah penyakit “korupsi”. bahkan kolektifitas. merampas harta milik masyarakat. Korupsi bahkan menjadi sesuatu yang membanggakan bagi koruptor. Partaipartai politik ekstrem ini mendapat manfaat dari aib yang dibuat oleh anggota legislatif yang terpilih dan . Ini akan menjadi BOM waktu bagi bangsa Indonesia yang bisa meledak kapan saja. Sebab kalau penyakit korupsi di biarkan. sangatlah ironis dibandingkan dengan hukuman pencurian biasa yang dalam KUHAP pasal 362 yang hukumannya selama 5 tahun. jika persoalan korupsi ini tidak serius ditangani. Sudah menjadi rahasia umum bahwa para koruptor merampok uang Negara yang sama saja merampok hak-hak masyarakat. kita menyaksikan betapa mereka tidak takut akan hukumannya. bahkan efek terburuknya adalah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. lelang hanya menjadi formalitas Tentunya sangatlah sulit untuk mengatasi wabah korupsi ini. tentu tidak menutup kemungkinan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tinggal menunggu hitungan waktu menuju sebuah lubang kehancuran. Penyakit korupsi di Indonesia sudah mewabah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. apalagi dilakukan secara terorganisir. tentu sudah saatnya di berantas dengan cepat. Karena jika tidak. rata-rata hukumannya adalah 2 tahun setengah. yang seharusnya kolektifitas dalam kebaikan tapi malah kolektifitas dalam melakukan kejahatan yang luar biasa (korupsi). Itu artinya bangsa Indonesia akan tutup usia. Karena tidak ada sebuah bangsa abadi di alam semesta. agar penyakit korupsi tidak menular di segala aspek kehidupan secara universal. karena mengingat bahwa korupsi adalah salah satu extra ordinary crime. mengingat yang melakukannya adalah para penyelenggara Negara. beberapa kasus korupsi yang sudah diputuskan pengadilan.kondisi ini.

Melihat akhir-akhir ini wabah korupsi sudah menjalar ke lembaga legislasi. Kasus Korupsi di Lembaga Yudikatif Ketua Mahkamah Konstitusi. Yudikatif lebih gila.4.melakukan tindakan korupsi. (Kalau) Lembaga eksekutif penuh korupsi tidak usah lagi banyak dibuktikan. menyayangkan makin merambahnya tindakan korupsi ke lembaga Yudikatif atau lembaga penegak hukum. semuanya mulai dari legislatif. bukan dari sisi pendidikan saja. walaupun tergolong ekstrim. Padahal lembaga itu seharusnya bisa memberantas para koruptor di Indonesia. Mahfud MD. 5. bahkan sebelum menjadi anggota DPR seharusnya partai politik yang berpartisipasi dalam pemilihan anggota legislatif tidak sembarangan untuk memilih calon. . Tidak usah tanyakan apa buktinya. Jika sudah terpilih dan melakukan korupsi maka harus ditindak tegas terhadap partai politik yang mengusungnya. korupsi kini mulai melanda lembaga yudikatif. maka menurut saya perlu dilakukan satu tindakan tegas terhadap anggota DPR yang terlibat korupsi. hal itu terindikasi dari adanya dugaan praktik jual beli putusan yang dilakukan oleh oknum di lembaga peradilan. lebih rusak lagi. sudah jelas terlihat baik dari pengambilan keputusan maupun yang sudah jadi masih saja bisa diperjual belikan. Sangat disayangkan tindakan korupsi saat ini lebih banyak terjadi di yudikatif. namun perlu diperhatikan juga persoalan moral dari bakal calon. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan. dengan kuota apabila lebih dari 3 orang anggota partai politik tersebut terbukti terlibat korupsi. Alangkah berbahayanya jika lembaga yudikatifnya sudah tidak bersih. Menurut dia. Semuanya saya bilang sedang dalam kondisi sakit semua. mungkin mahkamah konstitusi bisa membubarkan partai politik tersebut. Bisa jual beli perkara. Indikasi terjadinya hal itu bisa dilihat dari fenomena jual beli keputusan yang sering dilakukan para penegak hukum. yudikatif.

Pasal itu memuat ketentuan putusan bebas tidak dapat diajukan kasasi baik oleh terdakwa maupun penuntut umum. hakim dan panitera bisa dengan leluasa mengubah putusan dan membebaskan koruptor. Tetapi. Jika negara dalam kondisi seperti ini sangat berbahaya. Tidak usah tanyakan ke saya apa buktinya. maka sebenarnya kita sedang menjerumuskan diri ke dalam jurang kehancuran. Akibatnya. praktik korupsi di lembaga yudikatif banyak dilakukan oleh hakim dan panitera salah satunya dengan memanfaatkan keberadaan Pasal 67 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Jika dibiarkan. atau lembaga penegak hukum yang seharusnya bersih. hal tersebut saat ini jelas terlihat dari fenomena jual beli keputusan yang sering dilakukan oleh para penegak hukum. Selanjutnya. . Mahfud menambahkan. hal itu dapat berbahaya bagi keberlangsungan negara. Lembaga paling rawan terjadinya korupsi adalah Yudikatif. apabila praktik korupsi di lembaga yudikatif masih berjalan dan semakin banyak. "Sehingga banyak koruptor dinyatakan bersalah dalam putusan Kasasi. Menurut Mahfud. sepakat dengan langkah Mahkamah Agung atas peraturan yang tetap memperbolehkan putusan bebas dikasasi. Mahfud mengatakan. Mahfud memaklumi apabila korupsi terjadi di lembaga eksekutif dan legislatif. sudah jelas terlihat baik dari pengambilan keputusan maupun yang sudah jadi masih saja bisa diperjual belikan.Yang lebih berbahaya adalah korupsi melanda lembaga yudikatif." ujar dia. Sangat disayangkan tindakan korupsi saat ini lebih banyak terjadi di Yudikatif. Bentuknya dengan jual beli putusan." terang Mahfud.

Ketentuan itu. bahkan termasuk MK sangat rawan disusupi perilaku korupsi. Ketua MK Moh Mahfud MD mengatakan lembaga peradilan. Pasal itu mengatur larangan putusan bebas diajukan upaya hukum banding atau kasasi oleh terdakwa atau penuntut umum. lanjut Mahfud. pihaknya sepakat dengan pendapat MA lewat putusannya (yurisprudensi) yang tetap memperbolehkan putusan bebas bisa diajukan dikasasi.07. 14-PW. Alangkah berbahayanya jika lembaga Yudikatifnya sudah tidak bersih. Salah satu modus korupsi di yudikatif adalah jual beli putusan. Makanya. hal ini diperkuat . Menurut Mahfud. Namun. pengajuan kasasi atas putusan bebas dimungkinkan.Mahfud sangat menyayangkan ketika tindakan korupsi tersebut makin merambah ke lembaga Yudikatif sebagai lembaga yang seharusnya bisa memberantas para koruptor di Indonesia. semuanya mulai dari Legislatif. Pasal 67 KUHAP menyebutkan terdakwa atau penuntut umum berhak untuk minta banding terhadap putusan pengadilan tingkat pertama. bisa menjadi celah bagi hakim dan panitera leluasa mengubah dengan cara membebaskan koruptor.03 Tahun 1983 tertanggal 10 Desember 1983 tentang Tambahan Pedoman Pelaksanaan KUHAP. praktik korupsi di lembaga yudikatif banyak dilakukan oleh hakim dan panitera. lepas dari segala tuntutan hukum yang menyangkut masalah kurang tepatnya penerapan hukum dan putusan pengadilan dalam acara cepat. Kemudian. Yudikatif. M. kecuali terhadap putusan bebas. Tidak sedikit koruptor yang dinyatakan bersalah di tingkat kasasi yang sebelumnya dinyatakan bebas. Lembaga Ekskeutif penuh korupsi tidak usaha lagi banyak dibuktikan.“ tandasnya. salah satunya dengan memanfaatkan keberadaan Pasal 67 KUHAP. sejak diterbitkannya Kepmenkeh No. tetapi juga yudikatif. Maraknya praktik korupsi (suap) tidak hanya terjadi di lembaga eksekutif dan legislatif.

mengacu yurisprudensi MA. MK menyatakan tidak berwenang mengadili permohonan pengujian pasal itu karena putusan MA No. Diantaranya. 275K/Pid/1983 adalah suatu putusan dalam perkara konkret. apalagi selama ini pengajuan kasasi vonis bebas masih dualisme. menurut dia.dengan praktik lewat yurisprudensi MA No. saya tidak sependapat kalau putusan itu mengandung unsur suap atau korupsi. “Kalau bisa dibuktikan secara objektif dan ilmiah. ada yang mengabulkan atau menolak. Tetapi. Pasal 67 KUHAP seharusnya direvisi mengikuti praktik yang berlaku saat ini. persoalan ini harus menjadi catatan dalam revisi KUHAP ke depan. Anggota Badan Pekerja ICW Emerson Juntho sepakat bahwa penerapan Pasal 67 KUHAP membuka peluang bagi hakim untuk melakukan praktik suap dengan terdakwa korupsi. Memang dalam praktik. memang berpotensi korupsi sangat tinggi. K/275/Pid/1983. setiap putusan harus bisa diuji secara objektif dan ilmiah. Seharusnya setiap vonis bebas tetap bisa diajukan kasasi. Jika keberadaan Pasal 67 KUHAP diterapkan secara ‘tegas’. Pasal 67 jo Pasal 244 KUHAP yang dihubungkan dengan yurisprudensi MA itu pun pernah dimohonkan pengujian mantan Gubernur BengkuluAgusrin M Najamudin. Mochtar Mohammad. lebih baik menyuap di pengadilan negeri dengan harapan bisa bebas murni. Pakar Hukum Pidana Mudzakir mengatakan putusan pengadilan yang sifatnya final and binding. maka praktik suap terhadap vonis bebas bisa terkonsentrasi di tingkat pengadilan pertama. Namun. permohonannya kandas. sehingga tidak mungkin dikasasi. Dimintai tanggapannya. ada beberapa terdakwa korupsi yang dinyatakan bebas di tingkat pertama. kasus Agusrin dan mantan Walikota Bekasi nonaktif. yang penting. Koruptor bisa jor-joran.” katanya. tetapi divonis bersalah di tingkat kasasi. Sementara. Menurutnya. .

DPR.hukumonline.com/print/170281/lbh-kasus-korupsi-sumbardidominasi-lembaga-eksekutif .Sakit.Eksekutif.sindonews.com/berita/baca/lt50eb862db1233/kuhap-beripeluang-hakim-untuk-korupsi http://nasional.com/peristiwa/mahfud-md-bahaya-bila-membiarkanpraktik-korupsi-di-yudikatif.com/2011/11/27/kasus-korupsi-dan-upayapemberantasannya-di-indonesia/ http://www.com/read/2011/12/29/447/548662/eksekutif-lembagaterkorup-di-aceh-selama-2011 http://aanaufalrr.co/read/news/2011/06/11/063340010/Tren-KorupsiBergeser-ke-Lembaga-Legislatif http://nasional.Ganas http://jakarta.DAFTAR PUSTAKA http://www.okezone.Le gislatif.com/2012/10/wabah-korupsi-menjalar-kelembaga.wordpress.html http://nasional.kompas.com/read/2012/12/02/17073849/Mahfud.merdeka.antaranews.blogspot.Maki n.tempo.di.Yudikatif.kompas.com/read/2013/01/07/13/704388/mahfud-mdtuding-yudikatif-lembaga-terkorup http://m.com/read/2012/02/29/09421864/Korupsi.html http://www.Semua http://coretanaceh.