KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik

dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan Makalah Transmisi Otomatis Pada Mobil ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga Makalah Transmisi Otomatis Pada Mobil ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam pendidikan dalam otomotif. Harapan saya semoga Makalah Transmisi Otomatis Pada Mobil ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi Makalah Transmisi Otomatis Pada Mobil ini sehingga kedepannya dapat lebih baik. Makalah Transmisi Otomatis Pada Mobil ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukanmasukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan Makalah Transmisi Otomatis Pada Mobil inI

.......13-14 Syncromesh.....................2 BAB II : Pembahasan Materi 1.......................... 4........................................ 5..............................3-5 Komponen utama Transmisi Otomatis ................................…………….....…............................................. ....…….................................................. 2.............................6-13 Fungsi Transmisi Otomatis.………….................iii DAFTAR ISI Halaman depan.....v BAB I : Pendahuluan A............................iii Daftar isi…………………………………………..............................14-16 Cara kerja Transmisi Otomatis .ii Kata pengantar……………………………………………………...................Kelemahan dan cara Merawat T...2 C................Latar belakang…………………………………………………………1 B...................................... Otomatis............................. 3............25 ................................. 6......................................... Kesimpulan..............………....iv Motto…………………………………………....... Pengertian Transmisi Otomatis...............i Halaman pengesahan………….............................……..............................Rumusan masalah……...............17-20 Keunggulan.....………………………........ 2..21-23 BAB III : Penutup 1.…………………………………..................24 Daftar Pustaka.......Tujuan…………………………………………………………………..............................

roda berputar pada kecepatan rotasi antara 0 sampai2500 rpm.Transmisi otomatis terdiri dari 3 bagian utama.BAB I PENDAHULUAN A. yaitu : Torque converter. Terdapat juga sistem-sistem transmisi yang merupakan gabunganantara kedua sistem tersebut. Torque converter berfungsi sebagaikopling otomatis dan dapat memperbesar momen mesin. Sedangkan.Planetary gear unit. Dengan memutar as. namun ini merupakan perkembangan terakhir yang barudapat ditemukan pada mobilmobil berteknologi tinggi dan merek-merek tertentu saja.Transmisi manual merupakan salah satu jenis transmisi yang banyak dipergunakan dengan alasan perawatan yang lebih mudah. yaitu transmisi manualdan transmisi otomatis.Transmisi semi otomatis adalah transmisi yang dapat membuat kita dapatmerasakan sistem transmisi manual atau otomatis. adalah sistem yang menjadi penghantar energidari mesin ke diferensial dan as. Sedangkan Torque converter terdiri dari Pump impeller. Biasanya pada transimimanual terdiri dari 3 sampai dengan 7 speed. dan Hydraulic control unit. roda dapat berputar danmenggerakkan mobil.Latar Belakang Sistem transmisi.Transmisi diperlukan karena mesin pembakaran yang umumnya digunakan dalammobil merupakan mesin pembakaran internal yang menghasilkan putaran (rotasi) antara600 sampai 6000 rpm. bila kita sedang menggunakan sistemtransmisi manual kita tidak perlu menginjak pedal kopling karena pada sistem transmisiini pedal kopling sudah teratur secara otomatis. Turbine runner. dalam otomotif. terdapat dua sistem transmisi yang umum. .Sekarang ini.

2.Kelemahan Transmisi otomatis dan cara Merawat Transmisi otomatis C. Keunggulan. Cara Kerja Transmisi Otomatis Pada Mobil f. Rumusan masalah makalah ini akan membahas tentang: a.1 B. Mengetahui bagaimana cara kerja dari Transmisi otomatis. Untuk mengetahui apa saja komponen utama dari Transmisi otomatis. Mengetahui fungsi dari Transmisi otomatis.kelemahan dan cara merawat Transmisi otomatis. Mengetahui apa saja keunggulan. Cara kerja syncromesh e. . 4. 5. Mendeskripsikan tentang pengertian Transmisi otomatis. Pengertian Sistem Transmisi Otomatis b. Fungsi transmisi otomatis dan fungsi syncromesh d. Komponen utama transmisi otomatis c. Tujuan Tujuan dari makalah ini adalah: 1. 3.

Transmisi otomatik dikendalikan dengan hanya menggerakkan tuas percepatan ke posisi tertentu. sedangkan kendaraan memerlukan torsi tertinggi pada saat mulai bergerak.400 5.020 4.167 2. Selain itu.049 1.400 RPM Gir nomor Rasio gir poros keluar transmisi 1 2 3 4 5 3.BAB II PEMBAHASAN MATERI 1. atau sebaliknya. Contoh transmisi 5-kecepatan pada rpm mesin 4.769 2. Konversi ini mengubah kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga.838 1. sama ada dari kiri ke kanan ataupun dari atas ke .457 1.000 0. kendaraan yang berjalan pada jalan yang mendaki memerlukan torsi yang lebih tinggi dibandingkan mobil yang berjalan pada jalan yang mendatar. adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir. Transmisi Otomatis Sistem transmisi. Dengan kondisi operasi yang berbeda-beda tersebut maka diperlukan sistem transmisi agar kebutuhan tenaga dapat dipenuhi oleh mesin.Posisi tuas transmisi otomatik disusun mengikut format P-R-N-D-3-2-L. Kendaraan yang berjalan dengan kecepatan rendah memerlukan torsi yang lebih tinggi dibandingkan kecepatan tinggi. dalam otomotif.251 pada Torsi tertinggi suatu mesin umumnya terjadi pada sekitar pertengahan dari batas putaran mesin yang diijinkan.147 3.

Hanya posisi N dan P mesin dapat dihidupkan.  Posisi D (Drive) Posisi D. posisi N transmisi pada posisi netral. . atau pada kendaraan untuk keperluan mesin dihidupkan tetapi kendaraan tidak dijalankan.bawah.  Posisi R (Reverse) Posisi ini jadi digunakan untuk menggerakan kendaraan mundur. biasanya digunakan untuk menghidupkan mesin sebelum kendaraan dijalankan atau ketika kendaraan berhenti sementara mesin hidup.  Posisi N (Netral) Pada posisi ini kendaraan tidak bergerak tetapi roda dapat diputar dan mesin dapat dihidupkan. 3 dan 4 atau sebaliknya.Umumnya moda transmisi otomatik adalah seperti berikut:  Posisi P (Park) Pada posisi ini kendaraan tidak dapat bergerak (roda tidak dapat diputar) tetapi mesin dapat dihidupkan. seperti menunggu lampu hijau menyala di perempatan jalan. Posisi ini biasanya digunakan untuk jalan normal dan rata. Mesin hanya bisa dihidupkan pada posisi P ataupun N saja. 2. digunakan untuk menggerakkan kendaraan bergerak maju secara otomatis dan dapat mengatur posisi kerja dari gigi 1.Posisi ini digunakan untuk kendaraan yang diparkir. atau sebaliknya. jika switch O/D di-posisikan ON. transmisi secara otomatis dapat mengatur kerja dari gigi 1. 2 dan 3.

Fungsi dari torque converter adalah : a. tetapi secara otomatis hanya dapat mengatur posisi kerja dari gigi 1 ke gigi 2 atau sebaliknya. TORQUE CONVERTER Pada system transmisi manual cara menghubungkan tenaga dari mesin ke transmisi hingga sampai ke roda adalah kopling (clutch). torque converters penganti unit kopling pada transmisi otomatis. Karena fungsi kopling adalah menghubungkan dan memutus tenaga putar dari mesin ke transmisi. Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai torque converters inilah wujudnya. biasanya digunakan untuk jalanan menanjak atau turunan tajam. 2. Menyerap getaran mesin . Posisi 2 Posisi ini digunakan untuk menggerakan kendaraan bergerak maju. namanya juga otomatis yang identik dengan suatu pekerjaan yang di kerjakan tanpa tenaga manusia atau bergerak sendiri(dengan mesin). Pada system transmisi otomatis cara menyalurkan tenaga dari mesin ke transmisi adalah melalui torque converters. Melipatgandakan momen yang dihasilkan oleh mesin b. Jadi. biasanya digunakan untuk jalanan yang sangat menanjak atau turunan yang sangat tajam yang tidak dapat dilakukan pada posisi gigi 2.  Posisi L Posisi ini digunakan untuk menggerakan kendaraan bergerak maju tetapi hanya pada posisi gigi 1 saja. 6 1. Hal ini berbeda dengan transmisi otomatis (automatic transmission). Menjadi kopling otomatis yang mengirimkan momen mesin menuju ke transmisi c. Komponen Utama Transmisi Otomatis A.

Hal ini tentunya sangat merugikan karena akan mengakibatkan pemborosan bahan bakar.5 % yang hilang. Untuk menghindari hal tersebut di buat mekanisme lock up mechanism yang akan mengunci torquer converter ketika kendaraan berjalan pada kecepatan 37 mph atau 60 km/jam atau lebih tinggi. dimana kipas yang satu dialiri arus listrik (PLN) sementara yang satunya dibiarkan tanpa dialiri arus listrik. Melembutkan putaran mesin e. Ketika mekanisme ini bekerja maka tenaga putar dari mesin akan di salurkan 100 % menuju ke transmisi. Sebagai pompa oli ke hidraulic control system 2. . Cara kerja torque converters Prinsip dasar cara kerja torque converters diambil dari dua kipas angin yang dipasang saling berhadapan. prinsip dasar inilah yang digunakan pada torque converters. tapi ada sebagian kecil tenaga yaitu sekitar 4 . Stator. 4. Bagian – bagian utama dari Torque Converters Bagian utama torque converters (dari kiri ke kanan): Turbine Runner.d. Impeller Pum Susunan torque converters 7 3. Pada hal ini kipas yang tidak dialiri arus listrik akan ikut berputar karena tertiup angin dari kipas yang berada dihadapanya dengan arah yang sama. Lock up mechanism Torque converter tidak selamanya menyalurkan tenaga putar ke transmisi dengan perbandingan 1 : 1.

B. Menyesuaikan tekanan hidrolik Tekanan hidrolik yang ditekan oleh pompa oli disesuaikan dengan pentil pengatur utama. Hubungan antara kecepatan dan momen mesin dapat di jelaskan sebagai berikut: Pada saat kendaraan berhenti dan mau berjalan dibutuhkan momen yang besar. HIDROULIC CONTROL SYSTEM Bagian ini mengontrol kerja dari rem dan koling pada transmisi otomatis dengan tekanan yang diperoleh dari pompa oli. Unit pengendali hidrolik mempunyai 3 fungsi yaitu sebagai berikut: 1. PLANETARY GEAR UNIT Planetary gear unit dipakai untuk menaikan dan menurunkan momen mesin. 2. Untuk membangkitkan/mengahasilkan tekanan hidrolik Pompa oli mempunyai fungsi membangkitkan tekanan hidrolik. di pakai untuk memundurkan kendaraan dan dipakai untuk bergerak maju. menaikan dan menurunkan kecepatan kendaraan. Juga pentil katup penghambat menghasilkan tekanan hidrolik yang sesuai dengan output mesin . Pada dasarnya planetary gearunit dipakai mesin untuk menghasilkan tenaga dan menggerakan kendaraan dengan beban yang berat dengan tenaga yang ringan. dan pada posisi ini dibutuhkan gigi yang rendah untuk menggerakan kendaraan. Pompa oli membangkitkan tekanan hidrolik yang diperlukan untuk pengoperasian transaxle otomatis dengan menggerakkan tempat/kotak pengubah tenaga putar (mesin). C. Akan tetapi pada kecepatan yang tinggi maka akan dibutuhkan gigi yang tinggi dan momen yang kecil untuk menjaga laju kendaraan.

tetapi juga bisa menyebabkan bunyi serta kerusakan yang lain. Mengalihkan (shift) roda gigi (untuk mengoperasikan kopling dan rem) Ketika operasi kopling dan rem pada unit roda gigi planetary dialihkan (switch). signal sikirimkan ke pentil solenoid dari mesin & ECT ECU (Electronic Control Unit). Ketika kecepatan lendaraan meningkat. Penggunaan miyak transmisi otomatis yang tidak benar tidak hanya menurunkan tenaga. Hal ini perlu diketahui karena pengunaan miyka transmisi otomatis bisa berbeda tiap tipe kendaraan. . Minyak transmisi otomatis harus memenuhi syarat-syarat sebagi berikut: • kekentalan yang sesuai • stabil terhadap panas dan oksidasi • tidak berbusa • berwarna • koefisien gesek yang sesuai • mempunyai bahan tambah yang lain • Valve body • Manual valve • Solenoid valve Minyak transmisi otomatis (ATF) mempunyai macam-macam viskositas dan koefisien geseknya. Minyak transmisi otomatis ini di kontrol oleh katup hidrolik melalui transmisi ke gear shift dan melumasi komponen yang berputar dari transmisi otomatis. roda gigi dialihkan. Pentil solenoid mengoperasikan setiap pentil shift ke pemindahan (shifting) roda gigi Komponen-komponen utama dari unit kontrol hidrolik adalah sebagai berikut: • Pompa oli • Primary regulator valve • Shift valve • Throttle valve Automatic Transmision Fluid Minyak transmisi otomatis mempunyai kualitas yang tinggi dengan berbagai macam bahan tambah.Jalur cairan diciptakan sesuai dengan posisi shift oleh pentil manual.3.

bagian didalam kurung kotak diganti [As Kopel>> Gardan/Differential>>Roda] 17 1.gear box. Dan yang terakhir adalah stator.3. pengaturan ini dimaksudkan agar kendaraan mampu bergerak sesuai dengan beban dan kecepatan kendaraan. diferential. Lewat torque converter ini torsi disalurkan dengan mekanisme pompa dan turbin.wheel. Fungsi Transmisi Otomatis Sistem transmisi berfungsi: mengatur tingkat kecepatan dalam proses pemindahan tenaga antara lain : unit kopling.clutch. 5. baling-baling yang terkopel pada mesin berputar untuk memompakan Oli transmisi didalam sebuah ruang tertutup. Yang kedua "turbin" dikopel langsung dengan planetray gear.difreential. Cara kerjanya. transmisi. Fungsi transmisi untuk mengatur tingkat perbedaan putaran antara putaran mesin melalui unit kopling. Yang pertama bekerja sebagai pompa yang dikopel langsung dengan mesin. Lalu tekanan oli tersebut mendorong turbin layaknya air bertekanan yang menggerakkan . porosporos dan pada kendaraan. dengan putaran poros yang keluar dari transmisi dan diteruskan ke roda melalui propeler shaft. Rangkaian : engine. Torque converter menggantikan kopling mekanikal pada transmisi manual. Cara Kerja Transmisi Otomatis Pada Mobil CARA KERJA TRANSMISI OTOMATIS blok diagramnya: Poros Engkol >> Torque Converter >> Planetary Gear >> [Differential >> Drive Shaft >> Roda] pada penggerak roda belakang. Didalam torque converter terdapat 3buah baling2.final gear.

7. Dari sistem tersebut. Namun alat ini jugalah yang menyebabkan konsumsi bahan bakar pada mobil matik meningkat. Namun desain fisiknya yang berbeda cukup jauh. Planetary Gear. Karena cukup sulit menggambarkannya hanya dengan tulisan. Untuk lebih jelas. Komponen ini menggantikan gigi-gigi rasio pada transmisi manual untuk merubah rasio putaran turbin terhadap roda. Dimana baling diantara pompa dan turbin tidak bergerak. Karena itulah perlengkapan ini disebut torque converter. Oleh karena itu dinamakan stator (statis:diam) dan fungsinya adalah mengoptimalkan arah tekanan oli untuk menggerakkan turbin. . anda menyalakan sebuah kipas angin lalu tepat didepannya anda letakkan kipas angin yang lain dalam keadaan mati. 18 Pada planetary gear tidak ada dua barisan roda gigi yang saling berhubungan dengan rasio berbeda-beda. Valve body mengatur jalannya oli untuk merubah rasio planetary gear secara hidraulis. Maka kipas angin yang mati tadi akan berputar seiring meningkatnya tekanan udara dari kipas angin yang menyala. disinilah Valve body bekerja. Fungsi utamanya sebetulnya tidaklah berbeda dengan fungsi transmisi manual yang biasa anda ganti-ganti dengan tuas persneling saat menjalankan mobil. Karena dia merubah putaran tinggi pada mesin menjadi torsi saat dibutuhkan.pembangkit listrik tenaga air. Konsep sederhananya. Tetapi sebuah roda gigi yang dikelilingi banyak roda gigi kecil dan ruman planetary yang memiliki gigi dibagian dalamnya. Karena pompa dan turbin tidak akan pernah berputar 1:1 saat berbeban. Oleh karena itu. pada pengembangannya di aplikasikan perangkat "lock up" yang akan mengunci pompa dan turbin secara mekanis untuk mendapatkan efisiensi saat RPM tinggi dan overdrive. Nah. Lalu fungsi stator? Nah stator adalah pengembangan sistem dua baling-baling menjadi 3 baling baling. didapatkan peningkatan torsi pada turbin saat RPM pada mesin meningkat. carilah gambarnya di search engine.

maka anda tidak akan merasakan perpindahan dari gigi rendah ke gigi tinggi dan sebaliknya.  Apabila dalam keadaan prima. Pada saat jalan menurun. Adapun kelemahannya adalah:  Apabila aki soak. Keunggulan. Dan planetary gear menyebabkan mobil seperti memindahkan giginya secara otomatis.8. Cara merawat transmisi otomatis :  Sebisa mungkin jangan gunakan mobil bertransmisi otomatis untuk menarik kendaraan.   Apabila dirawat dengan baik.   Apabila rusak maka penggantiannya akan memakan biaya yang besar.dimana mesin tidak ikut membantu pengereman mobil.  Lakukan penggantian oli transmisi secara teratur. dapat memiliki umur yang panjang. Itulah cara kerja tranmisi yang banyak digunakan pada mobil-mobil yang bersliweran saat ini. mobil tidak memiliki engine brake. apabila terpaksa. . maka kendaraan tidak dapat didorong untuk jump start. gunakan gigi rendah yang dimiliki oleh mobil tersebut. Torque converter menyebabkan mobil serasa berjalan dengan kopling yang selip. Cenderung less maintenance (tidak memerlukan perawatan) selain ganti oli dan filter nya. 6.Kelemahan Transmisi otomatis dan cara Merawat Transmisi otomatis Transmisi otomatis memiliki beberapa keunggulan antara lain:  Membuat anda nyaman berkendara di kemacetan karena tidak diperlukan pergantian gigi secara manual dengan menggunakan tuas transmisi dan menginjak kopling.

Ketika berada di tengah kemacetan lalu lintas atau sedang menanti di traffic light. anda jangan menahan transmisi di D dan menginjak gas setengah untuk mempertahankan agar mobil tidak turun.  Apabila kendaraan di kemacetan berhenti lebih dari 15 detik. sebisa mungkin letakkan posisi tuas transmisi pada N 9.  Di tanjakan. tapi gunakan rem dan pindah transmisi ke N (Neutral). . 7. Jika hal ini tidak dimungkinkan. Jangan menahan posisi mobil di tanjakan dengan menggunakan daya mesin karena kopling otomatis akan cepat aus/ selip. menarik mobil penggerak depan maka bagian depan diangkat). Jangan menetralkan posisi tuas transmisi ketika mobil sedang bergerak karena supply oli pada sistem transmisi akan berkurang(tekanannya menurun)dan berakibat pada berkurangnya keawetan usia transmisi 10.sebisa mungkin angkat roda penggerak dengan trolley.21  Apabila kendaraan ditarik. maka salah satu sumbu roda yang berpenggerak harus diangkat (contoh.yakinkan bahwa tuas berada pada posisi N dan tambahkan oli kedalam gearbox sekitar 2 liter extra.Gunakan rem tangan atau rem kaki untuk menahan posisi mobil 8. sebaiknya mobil dalam keadaan rpm idle baru tuas dipindahkan. pindahkan tuas ke N (Neutral).  Jangan menginjak gas terlebih dahulu baru memindahkan tuas ke D atau R. Hal ini dilakukan untuk mencegah putaran roda mempengaruhi kerja transmisi yang tidak memiliki pelumasan yang baik. Jika mobil bertransmisi otomatis perlu ditarik.

demikian pula untuk meningkatkan performa kerja transmisi khususnya waktu perpindahan gigi terdapat 2 poisisi switch yang ditempatkan di console box. N. D. dalam otomotif. · Perpindahan gigi pada transmisi otomatis secara otomatis sesuai dengan posisi tuas. Transmisi otomatis menggunakan torque converter dan planetary gears (roda gigi satelit) yang dapat membuat satu set gear menghasilkan rasio gigi yang berbeda. yaitu Power dan Normal (P/N) mode. Kesimpulan : · Sistem transmisi. Konversi ini mengubah kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga. 2 dan L. posisi P. adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir. . terdapat 6 posisi yaitu. atau sebaliknya. R. Sedangkan untuk Over Drive (O/D) menggunakan switch yang ada pada tuas transmisi.BAB III PENUTUP 1. Ada dua macam transmisi yaitu manual dan otomatis. Pada transmisi manual yang digunakan adalah kopling dan lock unlock berbagai macam set gear untuk mendapatkan rasio gigi yang berbeda. · Transmisi menggunakan roda gigi-roda gigi (gears) dari rasio rendah ke tinggi untuk memaksimalkan torsi mesin sesuai dengan perubahan yang terjadi pada saat berkendara.

net/online/2008/transmisiotomatis/materi02.30 http://www.00 http://m-edukasi.net/online/2008/transmisiotomatis/materi02b.html 25 Agustus 2012 jam 18.45 http://muslimhidayat-07.scribd.com/ 25 Agustus 2012 jam 19.html 25 Agustus 2012 jam 19.00 http://sistemtransmisikendaraan.html 26 Agustus 2012 jam 15.com/2011/06/21/pengertian-transmisionpada-mobil/ 25 Agustus 2012 jam 18.com/doc/24394040/Sistem-transmisi 25 Agustus 2012 jam 18.00 http://m-edukasi.com/doc/74585502/10/Nama-dan-fungsi-komponentransmisi-otomatis 26 Agustus 2012 jam 15.24 Daftar Pustaka http://indrasetiawan17.net/online/2008/transmisimanual/fungsi.blogspot.wordpress.scribd.blogspot.30 http://m-edukasi.00 Diposkan oleh putra tanah air di 18.27 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: makalah .html 25 Agustus 2012 jam 19.30 http://www.com/2012/02/sistem-transmisi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful