Home  My Galery  Comments RSS

.: Mhd Irwan Meidiansyah :.
Lihat,Temukan dan Rasakan
Jun 18

Membuat Api ,Shelter(Bivak), Perangkap(Trap) di Hutan
Label: Alam Teknik Membuat Api Bunga api adalah tahap awal dalam pembuatan api. Selanjutnya ialah mengusahakan untuk menangkap bunga api dengan kawul atau ranting dan daun kering. 1. Mematik Cara ini dilakukan dengan membenturkan atau menggesekan dua benda keras. Dapat dilakukan dengan dua benda yang sejenis ataupun dengan dua benda yang berbeda jenis. Cara yang dapat digunakan bermacam-macam, yang penting adalah dapat menimbulkan bunga api. Salah satu caranya adalah dengan memaku kayu bidang datar hingga yang tampak bagian kepalanya saja. Kemudian gesekan/benturkan batu atau logam ke arah kepala paku tersebut. Gesekan dengan sedikit ditekan dan agak cepat hingga menimbulkan bunga api. Kemudian bunga api tersebut dapat ditangkap dengan sabut kering dan sebagainya.

2. Gergaji Api (Fire Saw) Cara ini membutuhkan tenaga yang cukup besar dan kuat. Cara ini memanfaatkan efek panas akibat gesekan kayu. Metodanya seperti menggergaji kayu dengan kayu lainnya, sehingga menimbulkan bunga api. Biasanya kayu yang digunakan berbeda antara kayu satu dengan kayu yang lainya. Kayu yang dipilih adalah kayu yang empuk sehingga tidak terlalu sulit dalam melakukan penggergajian.

lalu ditarik oleh tangan kanan dan kiri secara bergantian. karena akan mempengaruhi dalam kenyamanan kita. Karena dapat membahayakan jika dahan rapuh atau buah kelapa itu jatuh menimpa shelter kita. Pada bagian bawahnya diberi sabut. 2. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan shelter adalah : 1. Jangan membangun shelter di tempat yang riskan tergenang air (banjir). seperti panas. angin. Perlindungan ini dapat dibangun dari bahan-bahan yang sengaja dibawa ataupun dari bahan-bahan yang tersedia di alam (kayu. Bahan pembuat shelter harus kuat dan pengerjaannyapun sebaik-baiknya. maka dari itu selain memperhatkan empat hal diatas. kawul. seperti di tepi sungai. Fire Thong Fire Thong adalah cara mendapatkan api dari sehelai kulit kayu atau rotan kering yang ditarik menyilang di atas sepotong kayu atau rotan kering. dan dingin. Walaupun tempat itu terlihat bersih dan kering.3. 4. akan sangat berbahaya apabila datang hujan. perlu memperhatikan arah angin bertiup. Teknik Membuat Shelter (Bivak) Shelter ditujukan untuk melindungi survivor dari pengaruh alam. dll). . Tidak di tempat yang dicurigai sebagai sarang binatang buas atau sarang nyamuk/serangga. Karena shelter yang dibangun dari ponco atau plastik kurang sempurna. Karena dapat mengganggu kenyamanan beristirahat. Usahakan dalam pembuatan shelter tidak dibawah pohon yang berdahan rapuh atau di bawah pohon kelapa. atau dedaunan kering yang siap menangkap bunga api. hujan. dedaunan. 3. Kulit rotan tersebut dililitkan pada sebatang pohon yang empuk. Contoh barang bawaan yang dapat dijadikan shelter adalah ponco ataupun plastik berukuran kurang lebih 2×2 meter.

kawat. Perlu diingat bahwa trap akan sia-sia jika binatang yang telah terperangkap dapat meloloskan diri. kita dapat menyesuaikan jenis trap apa yang akan dibuat. lekukan tebing/batu yang cukup dalam. Bentuk lain dari alam yang bisa dimanfaatkan sebagai shelter yaitu gua.Sehingga arah angin bertiup dapat dihalau oleh shelter yang kita bangun. Teknik Membuat Perangkap (Trap) Salah satu keterampilan yang mendukung dalam melakukan kegiatan survival adalah keahlian membuat trap. Contoh bentuk shelter dapat dilihat melalui gambar. Apabila obor dapat terus menyala di dalam gua. seperti : karet. Gua tersebut tidak mengeluarkan gas beracun. Dalam pembuatan trap. hendaknya diketahui hewan apa saja yang biasa lewat atau tinggal di daerah itu. lubang-lubang dalam tanah. dan sebaginya. Maka dari itu pembuatan trap biasanya dalam bentuk yang sederhana tetapi mempunyai kekuatan yang baik. Gua tersebut bukan merupakan sarang binatang. tali. Membuat trap kadangkala memerlukan bahan lainya. Gua tersebut terbebas dari bahaya longsor. Dengan mengetahui hewan apa yang akan ditangkap. 3. karena dalam pembuatan trap tergnatung kepada kreasi . Trap sangat banyak jenis dan macamnya. Maka dari itu barang-barang tersebut tersedia di dalam survival kit. 2. Trap ini digunakan survivor untuk menangkap binatang untuk diambil dagingnya untuk dimakan. Apabila memilih gua harap diyakini bahwa : 1. Cara klasik mengetahuinya yaitu dengan menggunakan obor. berarti gua tersebut aman dari gas beracun. dan sebagainya.

Mulut lubang disamarkan dengan dedaunan dan laso diletakan di atas dedaunan tersebut. Trap Menimpa . ditengah laso. Kita akan membahas lima jenis trap yang sering digunakan. 1. dan lain lain. Trap Tali Sederhana Untuk binatang yang berukuran kecil. Sehingga apabila hewan telah terjerat. 2. tidak bisa pergi kemana-mana lagi. seperti burung dapat digunakan perangkap tali sederhana yang diletakan di atas tanah ataupun digantung. Tali laso yang telah diberi umpan diikatkan pada dahan pohon atau batu yang berat. hingga akhirnya tali akan menjerat. Trap Lubang Penjerat Perangkap ini adalah modifikasi dari perangkap tali dan perangkap lubang. b) Patok yang diberi lekukan dan dihubungkan dengan tali. Perangkap ini ditujukan untuk menangkap binatang yang cukup besar seperti : kelinci. sehingga apabila laso goyang maka tali pada patok akan lepas dan dahan pohon akan menarik. 4. ayam. c) Diberi umpan di atas dedaunan. b) Lubang perangkap yang digali. Trap Menggantung (Hanging Snare) Perangkap model menggantung ini biasanya memanfaatkan : a) Kelenturan dahan pohon. 3. c) Tali laso yang lalu menghubungkan dahan pohon yang lentur dengan patok. Perangkap ini terdiri dari : a) Tali laso yang diikatkan pada dahan pohon yang kuat dan diletakan mendatar. bebek.survivor. kedalamannya disesuaikan dengan hewan yang akan ditangkap.

c) Umpan. b) Kayu pohon penopang yang saling berhubungan dengan batang pohon besar dan jika salah satu tersenggol. d) Lubang perangkap lengkap dengan samarannya. b) Kayu pohon yang saling menopang. Perangkap ini memanfaatkan berat kayu untuk menindih. maka yang lain akan jatuh dan menimpa. ia akan langsung masuk ke lubang. Sumber : http://gpasman2. 5. c) Umpan yang diletakan dekat dengan kayu pohon penopang dan apabila tergerak.Perangkap lain yang ditujukan untuk menangkap binatang kecil lainya adalah perangkap menimpa. maka kayu pohon penopang akan bergeser sehingga batang pohon besar akan jatuh menimpa. Yang diperlukan dalam pembuatan perangkap ini adalah : a) Batang pohon besar ditumpukan pada kayu pohon lainya yang saling menopang. Model ini dikenal dengan nama Deadfall Snare. tetapi ketika mangsa tertimpa batang. Perangkap ini terdiri dari : a) Batang pohon besar untuk menimpa mangsa.wordpress.Kombinasi Trap Lubang dengan Trap Menimpa Perangkap ini merupakan kombinasi bentuk lubang perangkap dan perangkap menimpa.com/ Langsung ke isi        Beranda About Artikel Dasar THAB Download Event Survival . Cara kerjanya hampir sama dengan trap menimpa.

Dibutuhkan jerat yang kuat atau menggunakan tali yang bagus seperti kabel.Trap/Jebakan Binatang Groun Snare Perangkap ini di buat pada jalur yang selalu dilewati binatang. Spring Snare . untuk itu kita perlu tau dan dapat membedakan jalur mana yang sering dilalui oleh binatang. kawat senar pancing tebal dll.

Sehingga apabila hewan telah terjerat. jebakan ini baik untuk kelinci atau binatang yang lebih besar seperti rusa. Umumnya untuk binatang yang berukuran kecil. Spring Deadfall Trap .Perangkap ini memanfaat simpul geser (laso knot) pada tali perangkap. Tali laso yang telah diberi umpan diikatkan pada dahan pohon atau batu yang berat. seperti burung dapat digunakan perangkap tali sederhana yang diletakan di atas tanah ataupun digantung. tidak bisa pergi kemana-mana lagi.

tanpa sengaja ia menyentuh sistem perangkap. b) Kayu pohon penopang yang saling berhubungan dengan batang pohon besar dan jika salah satu tersenggol. kemudian beban tersebut jatuh menimpanya. Yang diperlukan dalam pembuatan perangkap ini adalah : a) Batang pohon besar ditumpukan pada kayu pohon lainya yang saling menopang. maka kayu pohon penopang akan bergeser sehingga batang pohon besar akan jatuh menimpa. maka yang lain akan jatuh dan menimpa. c) Umpan yang diletakan dekat dengan kayu pohon penopang dan apabila tergerak. Model ini juga dikenal dengan nama Deadfall Snare. . Prinsip kerjanya jika hewan tersebut melintas atau mencoba memakan umpan.Jenis perangkap ini memanfaatkan beban berat (batu atau bongkah kayu) untuk menimpa hewan yang melintas di bawahnya. Perangkap ini memanfaatkan berat kayu untuk menindih. perangakap ini sebaiknya digunakan untuk hewan karnivora dan pengerat seperti tikus Perangkap lain yang ditujukan untuk menangkap binatang kecil lainya adalah perangkap menimpa.

c) Tali laso yang lalu menghubungkan dahan pohon yang lentur dengan patok. b) Patok yang diberi lekukan dan dihubungkan dengan tali.Spring Spear Trap Perangkap mosel ini memanfaatkan. a) Kelenturan dahan pohon. sehingga apabila laso goyang maka tali pada patok akan lepas dan dahan pohon akan menarik. hingga akhirnyatali kan menjerat Bird pole .

Perangkap yang menusuk (spear) Perangkap ini bekerja dengan menancapkan sesuatu yang tajam. yang akan membuat jerat tergelincir pada saat target mendarat pada jebakan. dan kaki nya akan tertangkap oleh loop atau simpul jerat melalui lubang.Set perangkap ini dalam lokasi di mana burung-burung secara alami akan mencari sebagai tempat pendaratan. • Langkah Tiga Ikat sebuah simpul jerat pada tali yang menghubungkan ke batu dan . Funnel Trap . ia akan menggantikan tongkat. • Langkah Satu Mempertajam kedua ujung tiang 6-kaki dan mengebor sebuah lubang kecil di dekat salah satu ujungnya. ketika sebuah burung terbang ke bawah dan bertengger. dan batu akan jatuh. hingga juga berbahaya bagi manusia. • Langkah Dua Potong tongkat 6-inci-panjang yang longgar akan masuk ke lubang. Ikat batu untuk kabel tipis dan lloloskan kabel melalui lubang di tiang. Ketegangan harus terus dalam posisi.

ayam. dan lain lain. Buat celah yang cukup untuk ikan masuk kedalam. Perangkap ini ditujukan untuk menangkap binatang yang cukup besar seperti : kelinci. bebek. c) Tali laso yang lalu menghubungkan dahan pohon yang lentur dengan patok. sehingga apabila laso goyang maka tali pada patok akan lepas dan dahan pohon akan menarik. Cara membuatnya adalah Buat perangkap seperti corong dan kelilingi perangkap dengan batu. hingga akhirnya tali akan menjerat. Agar ikan tidak dapat keluar letakan batang pohon di tengah celah seperti pada gambar Trap Menggantung (Hanging Snare) Perangkap model menggantung ini biasanya memanfaatkan : a) Kelenturan dahan pohon. .Perangkap Ikan ini adalah perangkap ikan yang dibuat sebagai pengarah ikan atau memancing masuk ikan dalam perangkap sehingga ikan tersebut tidak dapat meloloskan diri. b) Patok yang diberi lekukan dan dihubungkan dengan tali.

Trap Lubang Penjerat Perangkap ini adalah modifikasi dari perangkap tali dan perangkap lubang. c) Diberi umpan di atas dedaunan. . ditengah laso. Perangkap ini terdiri dari : a) Tali laso yang diikatkan pada dahan pohon yang kuat dan diletakan mendatar. Mulut lubang disamarkan dengan dedaunan dan laso diletakan di atas dedaunan tersebut. Sehingga apabila hewan telah terjerat. kedalamannya disesuaikan dengan hewan yang akan ditangkap. b) Lubang perangkap yang digali.Trap Tali Sederhana Untuk binatang yang berukuran kecil. Tali laso yang telah diberi umpan diikatkan pada dahan pohon atau batu yang berat. seperti burung dapat digunakan perangkap tali sederhana yang diletakan di atas tanah ataupun digantung. tidak bisa pergi kemana-mana lagi.

d) Lubang perangkap lengkap dengan samarannya. Cara kerjanya hampir sama dengan trap menimpa. b) Kayu pohon yang saling menopang. Perangkap ini terdiri dari : a) Batang pohon besar untuk menimpa mangsa. Box Trap .Kombinasi Trap Lubang dengan Trap Menimpa Perangkap ini merupakan kombinasi bentuk lubang perangkap dan perangkap menimpa. tetapi ketika mangsa tertimpa batang. ia akan langsung masuk ke lubang. c) Umpan.

Bowl Trap Simple Bowl Trap .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful