P. 1
penulisan_abstrak

penulisan_abstrak

|Views: 18|Likes:
Published by Hadi Subari

More info:

Published by: Hadi Subari on Apr 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2013

pdf

text

original

Pendahuluan

Abstrak merupakan bentuk mini dari sebuah tulisan ilmiah. Sebuah abstrak yang baik memiliki komponen tertentu yang harus dicantumkan di dalamnya. Komponen-komponen tersebut pun harus ditempatkan dengan urutan tertentu. Sering dijumpai abstrak yang dibuat tidak mengikuti kaidah ini sehingga tidak bisa dikatakan sebagai sebuah abstrak yang baik.

Anatomi Abstrak
Karena abstrak adalah bentuk mini dari artikel atau tulisan utama, abstrak memiliki anatomi yang mirip dengan tulisan utama. Abstrak mengandung hal-hal penting dari tulisan utama. Sebuah abstrak yang baik memiliki anotomi seperti di bawah ini:

Pembukaan - Bagian ini mengawali sebuah abstrak dan biasanya terdiri dari satu atau paling banyak dua kalimat. Bagian pembukaan ini menjawab pertanyaan: mengapa itu penting? Bisa juga bagian ini tidak ada, dan abstrak langsung dimulai dengan tujuan penelitian. Masalah dan tujuan - Bagian ini selalu ada dalam sebuah abstrak, dan biasanya merupakan kalimat pertama atau kedua dari abstrak. Di bagian ini pula sering dicantumkan hipotesis penelitian. Materi dan Metode - Bagian menyusul bagian masalah, tujuan, dan hipotesis penelitian. Bagian ini menjawab pertanyaan-pertanyaan: bagaimana penelitian dilakukan?, metode apa yang digunakan?, dan analisis apa yang diterapkan? Hasil - Bagian ini mencantumkan hasil penelitian, termasuk signifikansi secara statistik dari hasil penelitian tersebut. Abstrak tidak mengandung pembahasan (diskusi) yang merupakan interpretasi penulis terhadap hasil penelitian. Dengan demikian, hasil penelitian ditampilkan apa adanya. Kesimpulan - Ini adalah bagian terakhir dari sebuah abstrak. Di sini penulis menyampaikan kesimpulan dalam kaitan dengan jawaban pertanyaan penelitian.

Sifat abstrak Dibawah ini adalah beberapa sifat yang dimiliki oleh sebuah abstrak yang baik. Ha; ini berlaku umum, baik abstak dari sebuah laporan penelitian (termasuk skripsi, tugas akhir, tesis maupun disertasi). Dan abstrak artikel ilmiah yang akan dikirim untuk diterbitkan dalam jurnal ilmiah. Umumnya satu paragraf – abstrak pada umumnya hanya terdiri dari satu paragraph. Paragraph tunggal abstrak harus: 1. Utuh (complete) dan sifatnya berdiri sendiri dari artikel utamanya.

Bisa berbeda antara satu bidang ilmu lainya. 3. 2. Apalagi mengandung kata – kata kiasan. Hal hal penting dalam membuat abstrak Beberapa halpenting yang sebaiknya anda perhatikan pada saat membuat abstrak adalah sebagai berikut: 1. . Tidak informasi baru – abstrak tidak boleh mengandung informasi baru yang tidak tercantum di dalam artikel utama.panjang abstrak biasanya berkisar antara 150 hingga 250 kata. Panjang abstrak – seberapa panjang abstrak yang harus anda buat? Untuk artikel ilmiah( TA. 4. Jangan membuat abstrak melebihi ketentuan yang berlaku.kalimat – kalimat yang menyusun abstrak hendaknya terangkai dengan baik antara satu kalimat dengan kalimat yang lain. 5. Kapan menulis abstrak?.informasi yang disampaikan dalam abstrak hendaknya jelas bagi pembaca. Sekali lagi tujuanya adalah agar abstrak tersebut dapat dibaca dengan mudah oleh pembaca. Abstrak sebaiknya tidak menggunakan kalimat – kalaimat yang copy paste dari artikel utama.2.Sekripsi. Sarat makana. Namun demikian abstrak merupakan bagian tulisan yang dibuat terakhir setelah semua bagian lainya selesai.kalaimat yang digunakan dalam artikel biasanya lebih bersifat elaborative (bertele – tele). Menghindari singkatan dan istilah – Singkatan dan istilah yang tidak umum sebaiknya tidak digunakan dalam abstrak. 3. karena kalimat. 4.abstrak hendaknya menggunakan sedikit kata dan kalimat untuk menjelaskan sesuatu padat makna. Terangkai baik.dalam semua tulisan ilmiah abstrak dijumpai pada awal dari tulisan tersebut . Tesis dan Disertasi). Harap diingat bahwa ruang yang tersedia untuk abstrak sangat terbatas sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan kalimat – akalimat yang penuh dan sarat makna. Kalimat sederhana dan tidak bertele – tele – kalaimat dalam abstrak hendaknya dibuat langsung dan tidak bertele – tele. Umum tidaknya sebuah istilah dan singkatan. Jelas (clear). Oleh karena itu abstrak juga harus mempunyai organisasi yang baik sehingga alur informasi yang disampaikan juga bisa ditangkap dengan mudah oleh pembaca.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->