Definisi sosiologi menurut Anthony Giddens: sosiologi adalah studi tentang kehidupan sosial manusia, kelompok manusia dan

masyarakat. Sosiologi menjadi hal yang menarik ketika subject matter ilmu ini adalah perilaku kita sendiri sebagai makhluk sosial. Ruang lingkup keilmuan sosiologi sangat luas, mulai dari analisis lewat pertemuan antarindividu di jalan sampai penelitian proses sosial di seluruh dunia. Ruang lingkup sosial yang dikaji sosiologi merambah bukan hanya bidang sosiologi itu sendiri, namun sosiologi juga berhubungan dengan keilmuan yang lain. Muncul kemudian berbagai cabang sosiologi, antara lain sosiologi hukum, sosiologi sastra, sosiologi pedesaan, sosiologi pembangunan, sosiologi politik dan berbagai cabang sosiologi lainnya. Keluasan studi dalam sosiologi kemudian memunculkan spesifikasi sosiologi dalam kajian mereka. Berikut ini beberapa teori dan pengertian dari beberapa sosiolog: Anomi digagas oleh Emile Durkheim dan Robert Merton, peran achieved and ascribed dibahas oleh Linton, barbarisme oleh Morgan, Cultural Relativism oleh Herskovitz, Gesselschaft dan Gemeinschaf oleh Earl Bell, Etnosentrisme Sumner, dan sebagainya. Kerangka pemikiran Anthony Giddens dalam ilmu-ilmu sosial berbeda dengan pemikiran pada pendahulunya, seperti Talcott Parsons, Karl Marx, dan Levi-Strauss. Meski pada dasarnya kerangka pemikiran Giddens dibangun berdasarkan pemahaman lewat kritik-kritiknya terhadap teori fungsionalisme, strukturalisme, dan Marxisme. Menurut Giddens, dinamika masyarakat dalam perspektif ilmu-ilmu sosial selalu terkait dengan ruang dan waktu serta tindakan pelaku. Terhadap Parsons, Giddens juga berbeda pendapat mengenai sistem sosial. Menurut Giddens, sistem sosial tidak mempunyai kebutuhan apa pun terhadap pelaku, tapi pelaku itu sendiri--sebagai peran sosial--yang mempunyai kebutuhan terhadap sistem sosial. Berbicara mengenai struktur di masyarakat, Giddens membagi struktur tersebut ke dalam beberapa kelompok. Pertama, struktur signifikansi. Struktur ini berhubungan dengan pengelompokan dalam wacana, makna, dan simbol. Kedua, struktur penguasaan: struktur yang mencakup penguasaan orang dalam pengertian ekonomi dan politik. Ketiga, struktur legitimasi, adalah struktur yang terkait dengan peraturan normatif lembaga-lembaga masyarakat dalam tata hukum. Gagasan Anthony Giddens memberikan banyak sumbangan penting bagi perkembangan keilmuan sosiologi dan ilmu sosial lainnya. Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2120577-definisi-sosiologimenurut-anthony-giddens/#ixzz1s12yRsJ6 Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari perkembangan masyarakat, dilihat dari struktur social, interaksi social, serta perubahan social dalam masyarakat. Sebagai bagian dari science sosiologi juga mengalami sejarah perkembangan keilmuan sebagaimana ilmu pengetahuan lain. Melihat akar sejarah sosiologi, terdapat “the milestones of science” yang membuat sosiologi bisa terus tumbuh dan berkembang sebagai disiplin ilmu. Adalah Ibnu

Khaldun pada abad 14, yang pertama melihat adanya perbedaan tipe masyarakat antara yang nomaden (berpindah) di gurun pasir dan yang menetap. Dari sini dia memberikan gambaran mengenai munculnya sosiologi sebagai disiplin ilmiah. Kemudian 500 tahun kemudian Auguste Comte memberikan istilah sosiologi sebagai suatu disiplin akademis yang mandiri. Atas upaya ini Comte dikenal sebagai “Bapak Sosiologi”. Selanjutnya sosiologi berkembang karena adanya kekuatan social dan kekuatan intelektual. Kekuatan social yang mendorong perkembangan itu adalah adanya revolusi politik selama revolusi Perancis (1789). Dampak revolusi politik terhadap masyarakat seperti chaos, akibat revolusi dan perubahan sosial menjadi kajian menarik dan menghasilkan penemuanpenemuan (discoveries) dalam sejarah sosiologi. Selain itu,, revolusi industry dan revolusi politik Eropa abad 19 dan awal abad 20 merupakan factor langsung yang memunculkan teori sosiologi terutama berkaitan dengan kemunculan kapitalisme. Hubungan antara revolusi industry dan kapitalisme inilah yang menjadi sumber penting perubahan social terjai, karena ketika revolusi industry terjadi pula “enlightment” atau dikenal sebagai abad pencerahan dimana terjadi revolusi ilmu pengetahuan dari berbagai bidang. Kekuatan intelektual sebagai konsekuensi munculnya abad pencerahan, juga akan mempengaruhi perkembangan sosiologi. Pencerahan adalah sebuah periode perkembangan intelektual dan pembahasan pemikiran filsafat yang luar biasa. Pemikir yang berhubungan dengan pencerahan terutama dipengaruhi oleh dua arus intelektual yakni sains dan filsafat abad 17. Secara keseluruhan abad pencerahan ditandai oleh keyakinan bahwa manusia mampu memahami dan mengontrol alam semesta dengan menggunakan akal (nalar) dan riset empiris. Karenanya sosiologi pun berkembang dengan mencoba memposisikan diri dengan menggunakan akal dan riset empiris. THE MILESTONES OF SOCIOLOGY Sejarah perkembangan sosiologi tidak bisa lepas dari adanya sebuah konsep pemikiran/teori yang dikemukakan oleh seorang pemikir masyarakat, karena pada dasarnya sosiologi adalah ilmu tentang konsep dan atau teori mengenai sebuah masyarakat dan perkembangannya. Oleh karena itu perkembangannya akan sangat tergantung pada penemuan-penemuan konsep baru berkaitan dengan dinamika dan perubahan masyarakat. Sosiologi akan berkembang peseta ketika masyarakat mengalami krisis. Krisis dipandang

Perkembangan masyarakat berawal dari masyarakat primitive. setiaknya terdapat tiga paradigm utama yaitu. Pada masing-masing periode terdapat beberapa pemikir dengan menawarkan konsep dan teori sosiologi. merevisi dan bahkan merombak paradigm yang lama. definisi social dan perilaku sosial. Di jerman sangat terkenal dengan Frankfut Schoolnya dan di Amerika dengan Chicago School dan Harvard school. Selain berdasarkan periode juga dibedakan berdasarkan paradigma yang dikembangkan. tradisional dan modern. Dari beberapa literature. Biasanya konsep dan teori yang ditemukan merupakan dukungan atau pun kritik terhadap teori sebelumnya. Perancis dan Inggris ) dan Amerika. ORGANISASI KEILMUAN DALAM SOSIOLOGI Sosiologi muncul dan berkembang pesat di eropa. Sosiologi sebagai ilmu social yang mengembangkan teori dan konsep. Sebuah sintesa teori/konsep merupakan hasil dari adanya tesis yang di krtiktisi oleh anti tesis dan menghasilkan sintesis baru.teori sosiologi modern. Ketiga akademi ini menjadi barometer perkembangan teori sosiologi dunia. Penemuan sosiologi juga menghasilkan perumusan kembali untuk memperbaiki. Sebagai bukti keberadaan sosiologi di Amerika dibentuk the Association Sociology of America disingkat dengan ASA pada tahun 1906. Kuliah pertama yang mengusung sosiologi pedesaan di Chicago school pada tahun 1894. Pada masyarakat primitive dan tradisional digambarkan sebagai masyarakat pedesaan/rural society. Salah satu bagian dari ASA terdapat Rural section. Seperti ketika krisis pada saat revolusi industry maka muncul teori/konsep yang menjelaskan fenomena yang terjadi dikaitkan dengan masyarakatnya. Karenanya teori sosiologi memiliki sifat akumulatif dan terjadi proses dialektika sangat mengedepan dalam sosiologi. perkembangan sosiologi sejalan dengan perkembangan masyarakat.sebagai sumber kajian yang menjadi entry point lahirnya konsep dan teori baru. bagian yang mempelajari tentang masyarakat pedesaan. paradigm fakta social. teori sosiologi kritis dan postmodern. Karena itu pada perhatian awal organisasi keilmuan yang dibentuk adalah memperhatikan masyarakat pedesaan (rural society) . the milestones of sociology (temuan teori/konsep sosiologi) dapat dibedakan berdasarkan periode yakni teori sosiologi klasik. (Jerman.

Di Australia.dan Goodman. Keberadaan IRSA didukung tiga kekuatan yakni Amerika. Tahun 1937 menerbitkan jurnal sosiologi pedesaan. DAFTAR PUSTAKA Johnson D. menjadi titik mula (entry point) munculnya organisasi sosiologi pedesaan. P. belum ada organisasi khusus. Selama ini organisasi yang terbentuk adalah ISI (Ikatan Sosiologi Indonesia) yang mewadahi kepentingan sosiolog dan perkembangan sosiologi umumnya. PT Gramedia Pustaka Utama. Tahun 1939. Sebagai komunitas baru telah mampu mengumpulkan sebanyak 840 anggota. Perkembangan sosiologi pedesaan tidak hanya terjadi di Amerika. Rural section memisahkan diri dari ASA dan membentuk Rural Sociology society (RSS) pada tahun 1936. Perkembangan sosiologi pedesaan di Indonesia.Pada tahun 1906 dengan terbentuk ASA yang memiliki bagian yang mengkaji pedesaan (Rural section). Pada tahun 1946 dia diangkat sebagai presiden ASA. dieropa juga ada ESRS (Europe Society for Rural Sociology). Organisasi ini bergabung dengan RSS (Rural Society of Sociology) yang ada di Amerika dan membentuk Internasinal Rural Sociology Association (IRSA). 2004. Ritzer. Di Amerika Latin organisasi sosiologi pedesaan terbentuk pada tahun 1966 dengan nama LARSA (Latin American Rural Sociollogical association). 1990. baru rencananya tanggal 29-30 november 2010 di IPB akan dilakukan pembentukan asosiasi sosiologi pedesaan Indonesia. Kemudian organisasi ini mendapat dukungan baru dari Australia dan Asia. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Sebuah tulisan tentang pedesaaan di tulis oleh John Gillet berjudul “constructive rural sociology” pada tahun 1913. Pada saat itu posisi Gillet sebagai ketua ASA dan membuat tema sosiologi pedesaan dalam meeting ASA. Eropa dan Amerika latin. Jakarta.Prenada Media Pengertian . Teori Sosiologi Modern. Tetapi ruh sosiologi pedesaan tampak nyata dengan pemikiran Prof Selo Sumardjan dari IPB yang memperhatikan masyarakat pedesaan sebagai kajian kelimuan. : Jakarta. Carl Taylor diangkat sebagai presiden RSS. Di Asia terbentuk organisasi the Asia Rural Sociology Association (ARSA). terdapat OAN ocenia Australia network pada tahun 1969. G.

kebudyaan.Antropologi adalah semua hal tentang manusia.[1] Secara etimologi. yaitu Antrop dan Logos. Etnopsikologi. Antropologi budaya a. Antrop berarti manusia. Etnolinguistik antrologi. Etnologi. . bukan hanya dari satu aspek melainkan dari segala aspek. sedangkan Logos berarti kajian. Antropologi tidak hanya terpaku pada sebagian kelompok orang tetapi mencakup semua manusia. yaitu ilmu yang mempelajari keberagaman ras manusia dengan cirri-ciri fisik. dan merupakan tanggung jawab antropologi untuk menjelaskan semua cerita tentang manusia. Objek dari antropologi adalah manusia di dalam suatu masyarakat suku bangsa. yaitu ilmu yang mempelajari suku-suku bangsa yang ada di dunia c. dari segi yang baik maupun dari segi yang buruk.[2] Macam-macam Jenis Cabang Disiplin Ilmu Antropologi 1. Paleontologi. yaitu yang mempelajari kepribadian bangsa seta peranan individu kepada bangsa dalam proses perubahan adapt-istiadat dan nilai universal dengan berpegang pada konsep psikologi. Antropologi fisik a. 2. yaitu ilmu yang mempelajari tentang asal-usul manusia dan evolusi manusia dengan meneliti fosil b. dan perilakunya. yaitu ilmu yang mempelajari sejarah penyebaran dan perkembangan budaya manusia mengenai tulisan b. diskusi. Ilmu pengetahuan antropologi mengkaji manusia dalam bermasyarakat. yaitu ilmu yang mempelajari asas kebudayaan manusia di dalam kehidupan masyarakat suku bangsa yang ada di dunia d. Prehistori. antropologi berasal dari dua kata. berperilaku dan berkebudayaan untuk membangun masyarakat itu sendiri. Somatologi. atau ilmu.

dan mulai mengumpulkan benda-benda kebudayaan dari suku-suku bangsa primitive tersebut. ilmu antropologi menjadi sangat penting. 2. Kumpulan itu kemudian dihimpun menjadi satu dan diperlihatkan kepada umum (museum). antropologi kesehatan. . yaitu : 1. pada masa itu mulai terkumpul suatu besar himpunan buku-buku kisah perjalanan. Fase Ketiga (Permulaan abad 20) Dalam fase ini.dan Amerika mulai didatangi oleh bangsa Eropa sejak akhir abad ke-15. sebutan bagi penduduk asli di Asia. dan Amerika itu adlah contoh dari manusia murni. lahirlah antropologi. laporan. timbul tiga macam sikap. Fase Kedua (Pertengahan Abad ke-19) Ketika sekitar tahun 1860 ada beberapa karangan yang mengklasifikasikan bahan-bahan mengenai berbagai kebudayaan di dunia dalam berbagai tingkat evolusi. ataupun pegawai pemerintah. dan primitives. dan Amerika.3. dalam pandan orang eropa. Sebagian orang Eropa menganggap bangsa-bangsa pribumi itu adalah manusia liar. Antorpologi terapan. yang belum kemasukan hasutan kejahatan dan keburukan yang sudah terjadi di Eropa. dan sebagainya. namun hal itu amat menarik perhatian kalangan terpelajar di Eropa Barat di abad ke-18. Ilmu itu bersifat akademis. dan sebagainya yang ditulis oleh para musafir. dan sebagainya. Afrika. masyarakat pribumi yang ada di Asia. Afrika. Sehingga timbul istilah savages. 3. Orang-orang Eropa mempelajari kebudayaan suku-suku bangsa di luar Eropa guna kepentingan pemerintak colonial dan guna mendapat suatu pengertian tentang masyarakat kini yang kompleks. Afrika. pendeta. seperti antropologi politik. Isi dari deskripsi itu terkesan aneh di mata orang Eropa. turunan iblis. atau deskripsi tentang bangsa-bangsa. Sebagian orang Eropa menganggap bahwa manusia dari tanah Asia. antropologi ekonomi. Mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif dengan maksud mendapatkan pengertian mengenai tingkat-tingkat kuno dalam sejarah dan sejarah penyebaran kebudayaan manusia di muka bumi. Bahan-bahan deskripsi itu kemudian disebut sebagai etnografi. Sebagian orang Eropa tertarik dengan adapt-istiadat yang aneh.[3] Fase-fase Perkembangan Antropologi[4] Fase Pertama (Sebelum 1800) Pada fase ini. pelaut.

Metode Ilmiah dari Antropologi[5] Pengumpulan fakta Tingkat ini adalah pengumpulan fakta mengenai kejadian dan gejala masyarakat dan kebudayaan yang pengelolaannya dilakukan secara ilmiah. Disini. Prosese berpikir berjalan secara induktif. . masyarakatnya. Verifikasi Terdiri dari cara-cara yang harus menguji kaidah-kaidah yang telah dirumuskan atau yang harus memperkuat pengertian yang telah dicapai. Pengumpulan fakta dapat digolongkan dlam tiga golongan : 1. serta budayanya. proses berpikir berjalan secara deduktif. dalam anekawarna fakta dalam kehidupan masyarakat dan kebudayaan umat manusia. penelitian dalam perpustakaan. Aktifitas pengumpulan fakta ini terdiri dari berbagai metode : ibservasi. Penentuan Ciri-ciri Umum dan Sistem Hal ini adalah tingkatan dalam cara berpikir ilmiah yang bertujuan untuk menentukan cirri-ciri umum dan sistem dalam himpunan fakta yang dikumpulkan dalam suatu penelitian. dalam kenyataan-kenyataan alam atau masyarakat yang hidup. mengolah.Fase Keempat (sesudah 1930) Ilmu antropologi mengalami masa perkembangan yang paling luas. melainkan juga daerah di pedesaan pada umumnya. dari pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa dan fakta-fakta khusus dan konkret. Tingkat ini menimbulkan metode-metode yang hendak mencari cirri-ciri yang sama. penelitian di laboraturium 3. baik mengenai bertambahnya bahan pengetahuan yang jauh lebih teliti. penelitian lapangan 2. Pokok atau sasaran para ahli antropologi tidak lagi hanya suku-suku bangsa primitive yang ada di luar benua Eropa. yang umum. kea rah konsep-konsep mengenai cirri-ciri umum yang lebih abstrak (ringkas). dari perumusan umum kembali kea rah fakta-fakta yang lebih khusus. mencatat. ditinjau dari sudut anekawarna fisiknya. maupun mengenai ketajaman metodemetode ilmiahnya. dan melukiskan fakta-fakta yang terjadi dalam masyarakat.

persoalan abadi mengenai sifat dan produksi pengetahuan mulai menempati tempat utama dalam anthropologi budaya dan sosial. (Antropologi di Stanford kemudian disatukan pada tahun akademis 2008-9) . dan kebanyakan Eropa. "Bagaimana evolusi lalu Homo sapiens mempengaruhi organisasi dan budayanya?" dan seterusnya. Blog UNAIR.17 [3] Ibid [4] Koentjaraningrat. 2002). Saat perubahan ini. dan anthropologi bahasa kebanyakan tetap positif. tanggal 28 September 2009. dan-λογία. arkeologi. anthropologi dibagi kepada empat bidang kecil: anthropologi budaya (juga dikenal sebagai "anthropologi sosial"). dan anthropologi biologi / fisik. Selama 1970-an dan 1980-an terdapat transisi epistemologikal dari tradisional positifnes yang sebelumnya membentuk bidang tersebut. Tujuan dasar anthropologi adalah "Apa yang mendefinisikan Homo sapiens?".unair.. dan ilmu sosial. kemanusiaan.[1] Leonard Siregar. "bidang-kecil" biasanya ditempatkan di departemen berbeda dan dilihat sebagai displin berbeda.). (Jakarta: RINEKA CIPTA. Hal ini bahkan telah menyebabkan departemen terpecah.blog. Bidang kecil sosial dan budaya telah dipengaruhi oleh teori strukturalist dan pos-modern. arkeologi. adalah dari istilah Yunani ἄνθρωπος. Karena perbedaan dalam epistemologi. Istilah anthropologi ". anthropologi bahasa. "Apakah ciri fisik manusia?". dan Cabang Ilmu Antropologi”. lihat p.1-6 [5] Ibid. Pengantar Ilmu Antropologi. Sebaliknya. pukul 10. diakses dari http://organisasi. di mana "ilmuwan" dan "bukan-ilmuwan" dibagi menjadi dua departemen: antropologi. "Bagaimana perilaku manusia?". "Siapakan leluhur Homo sapiens modern?". diakses dari http://yuniawan. Bidang anthropologi berasal dari ilmu alam. misalnya pada tahun 1998-9 akademis di Universitas Stanford. "Kenapa ada perbedaan dan perbedaan antara kelompok manusia berbeda?". Di universitas di Inggris. Objek.36 [2] “Definisi/Pengertian Antropologi. .ac. termasuk juga transisi terhadap analisa budaya modern (arena lebih kebiasaan bidang sosiologist)." discourse "atau" kaji ". dan sosial budaya & Antropologi. Tujuan.pdf. Apa yang disebut pendekatan "empat bidang" ke anthropologi dibayangkan dalam kebanyakan buku teks belum ijazah ("undergraduate") dan juga program anthropologi (misalnya Michigan. Berkeley. tanggal 22 September 2009. anthrōpos.id/files/2008/03/antokebud. dan pertama kali digunakan oleh François Peron ketika membicarakan pertemuannya dengan masyarakat Pribumi Tasmania.-logia. Penn. disebut / ænθrɵpɒlədʒi /. p.org/definisi-pengertian-antropologi-objek-tujuan-dan-cabang-ilmuantropologi. Di Amerika Serikat." human ". untuk penjelasan lebih lengkap. anthropologi biologis.41-48 Anthropologi adalah ilmu tentang kemanusiaan. antropologi sebagai sebuah disiplin memiliki kekurangan kohesi selama beberapa dekade terakhir. etc. “Antropologi dan Konsep Kebudayaan”. pukul 17.

sedangkan “lagos” (Yunani) artinya pembicaraan Sosiologi : ilmu yang membahas tentang hubungan antar manusia dalam hidup bermasyarakat § Sifat dan hakikat sosiologi 1) Rumpun ilmu sosial yang bersangkut paut dengan gejala – gejala kemasyarakatan 2) Kategoris : membahas apa yang terjadi.Makalah Antropologi ini adalah kumpulan bentuk penjabaran tentang antropologi dan peranannya serta kebudayaan dalam peradaban manusia.Akhir kata saya berharap makalah ini dapat memberi manfaat bagi pembaca. kritik konstruktif dari pembaca sangat sayaharapkan untuk penyempurnaan tugas makalah selanjutnya. Johnson) 1) Empiris : didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulatif 2) Teoritis : tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat 3) Kumulatif : dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada kemudian diperbaiki dan diperluas .Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya.shvoong. bukan apa yang seharusnya terjadi 3) Ilmu pengetahuan yang murni 4) Abstrak : memperhatikan pola dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. dan struktur masyarakat 6) Rasional. 3 Januari 2011Penulis Sosiologi dan Antropologi sebagai Ilmu Tentang Perilaku Sosial dalam Masyarakat u pengetahuan : pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pikiran sehingga dapat diuji dan diperoleh melalui penelitian ilmiah A. Konsep dasar sosiologi § Pengertian sosiologi Auguste Comte disebut “Bapak Sosiologi” “Socius” (Latin) artinya teman. hakikat. isi.Makassar.com/exact-sciences/engineering/2280853-pengertianantropologi/#ixzz1s155n8Gj KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dankarunia ± Nya sehingga saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan tugas makalahdalam bidang studi saya yang berjudul ANTROPOLOGI HUKUM DALAMPEMBANGUNAN BUDAYA .Sumber: http://id. Untuk itu. Konsep – Konsep Dasar dan Metode – Metode Sosiologi dan Antropologi 1. terkait dengan metode yang dipergunakannya. 5) Meneliti yang menjadi prinsip umum dari interaksi antarmanusia dan perihal sifat. Sekiandan terima kasih. 7) Ilmu pengetahuan yang umum Ø mengamati dan mempelajari gejala – gejala umum 8) Interdisipliner : tidak dapat berdiri sendiri tanpa ilmu lain § Ciri – ciri sosiologi (Harry M.

dengan pendekatan preventif atau represif 3) Perencanaan sosial. Hunt 1) Cross sectional : meliputi suatu daerah pengamatan yang luas dalam jangka waktu tertentu 2) Longitudinal : berlangsung sepanjang waktu yang menggambarkan suatu kecenderungan 3) Ex post facto : bersifat retrospektif.4) Nonetis : menjelaskan fakta secara analistis § Objek studi sosiologi 1) Hubungan timbal balik antara manusia satu dengan manusia lain 2) Hubungan antara individu dengan kelompok 3) Hubungan antara kelompok satu dengan kelompok lain 4) Sifat – sifat dari kelompok sosial yang beraneka macam coraknya § Ruang lingkup sosiologi 1) Kedudukan dan peran sosial individu 2) Nilai – nilai dan norma – norma sosial 3) Masyarakat dan kebudayaan 4) Perubahan sosial budaya 5) Masalah – masalah sosial budaya § Metode sosiologi Abu Ahmadi 1) Historical method : cara penelusuran yang telah lampau rative method : membandingkan satu dengan yang lain 3) Statiscal method : mengukur gejala sosial yang tampak secara kumulatif ethod / survei : menyelidiki peristiwa yang terjadi Paul B. Horton & Chester L. namun bekerja mundur dengan mempergunakan data yang telah dicatat 4) Eksperimen laboratorium : menggunakan orang untuk diteliti 5) Eksperimen lapangan : risetnya dilakukan di luar laboratorium 6) Penelitian pengamatan : mengamati terjadinya sesuatu terjadi tanpa dibuat – buat. d) Dapat mengetahui tingkat ketertinggalan dan kemajuan masyarakat dilihat dari sudut kebudayaan § Hubungan sosiologi dengan ilmu lainnya 1) Hubungan sosiologi & antropologi : masyarakat dan kebudayaan 2) Hubungan sosiologi & sejarah : memperhatikan masa lampau 3) Hubungan sosiologi & ilmu politik : pola umum dalam masyarakat 4) Hubungan sosiologi & ilmu ekonomi : pemenuhan dan kegiatan ekonomi masyarakat 5) Hubungan sosiologi & psikologi : menguraikan gejala sosial kebudayaan dari sudut psikologis . yaitu : a) Lebih mudah dalam menyusun dan memasyarakatkan perencanaan sosial b) Perencanaan ke depan yang disusun atas dasar kenyataan yang faktual dalam masyarakat oleh sosiologi relatif bisa dipercaya c) Sosiologi memiliki disiplin ilmiah yang didasarkan atas objektivitas. § Peran dan manfaat sosiologi 1) Pembangunan 2) Pemecahan masalah sosial. yaitu studi yang berlangsung sepanjang waktu.

persebaran. Sosiologi mempelajari tingkah laku manusia baik secara individu maupun kelompok. kesamaan minat. Objeknya yaitu : (1) Mempelajari pola kelakuan masyarakat serta perbedaan pola tersebut sekarang (2) Mempelajari dinamika kebudayaan c) Etnolinguistik : aneka warna bahasa yang diucapkan manusia di dunia a) b) 1) § Metode antropologi Pengamatan : memperoleh gambaran mengenai pola budaya yang tidak dapat diutarakan dengan kata – kata 2) Wawancara : menggali keterangan mengenai cara berlaku yang telah menjadi kebiasaan 3) Studi pustaka (library research) : mengumpulkan berbagai data tertulis . serta aneka warna bahasa dan kebudayaan yang dihasilkan manusia di seluruh dunia. istri.ciri tubuh 3) Persebaran dan terjadinya keragaman bahasa yang diucapkan manusia 4) Perkembangan.2. dan suku bangsa. Ketetanggaan : kesatuan sosial yang tempat tinggalnya berdekatan e. . dan cinta asmara. bukan atas dasar hubungan darah. ilmu yang meneliti tentang manusia dan kebudayaannya § Objek studi antropologi 1) Sejarah terjadi dan perkembangan manusia sebagai makhluk biologis 2) Sejarah terjadinya aneka warna manusia berdasarkan ciri . Pertemanan dan persahabatan : orang – orang yang berhubungan relatif akrab satu sama lain atas dasar seringnya bertemu. Konsep – Konsep Tentang Realitas Sosial Budaya a. ciri jasmaniah. dan anak b. Konsep dasar antropologi § Pengertian Antropos (Yunani) artinya manusia dan logos artinya ilmu pengetahuan Antropologi : ilmu tentang manusia. Keluarga : unit sosial yang terdiri dari suami. bangsa. perhatian dan kepentingan. serta perubahan – perubahan yang terjadi di dalamnya B. dan terjadinya aneka warna kebudayaan manusia 5) Dasar – dasar dan keragaman kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dan suku bangsa § Cabang antropologi 1) Antropologi fisik (Ragawi) a) Paleoantropologi : asal usul manusia menggunakan fosil sebagai objek penelitiannya b) Somatologi : variasi atau keanekaragaman ras manusia melalui ciri tubuh 2) Antropologi budaya Prehistori (Arkeologi) : sejarah perkembangan dan persebaran manusia di muka bumi pada zaman sebelum manusia mengenal tulisan. ketetanggaan. Perkumpulan/asosiasi : kesatuan sosial yang dilandasi oleh adanya kesamaan kepentingan d. Kekerabatan : unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan c. struktur dan proses sosial. menggunakan artefak Etnologi : mempelajari kebudayaan dalam masyarakat. § Perbedaan sosiologi dan antropologi Antropologi menitikberatkan pada aneka ragam ras.

g. Badan Internasional : wadah kerjasama berbagai negara pada aspek – aspek tertentu l. Ras Struktur dan sistem sosial budaya[1] : sistem sosial : cara suatu masyarakat ditata atau diatur struktur sosial : komponen struktural yang berhubungan satu sama lain dalam satu kesatuan Status dan peran o. Tingkat/pangkat 7. Kelompok sosial 2. Pengetahuan 9. Pergerakan sosial budaya canzyber@gmail.com KONSEP DASAR SOSIOLOGI KESEHATAN . Pranata (kumpulan norma) 4. Kaidah/norma 6. Kedudukan dan Peran 5. Tujuan 4. Stratifikasi sosial p. Fasilitas 10.f. Kepercayaan 2. n. tanpa disertai upaya menjatuhkan. h. Institusi sosial / lembaga [1] Unsur – unsur sistem sosial : 1. i. Tekanan peranan Unsur – unsur struktur sosial : 1.com canzyber. Kekuasaan 8. j. Saingan dan lawan : saingan : orang atau sekelompok orang yang terlibat dalam perebutan sesuatu yang jumlahnya terbatas. Lawan atau musuh : orang atau sekelompok orang yang terlibat dalam benturan yang disertai usaha saling menjatuhkan atau mencelakakan Komuniti : kesatuan sosial yang didasari oleh lokalitas serta memiliki kepribadian khas Masyarakat Suku bangsa Bangsa dan negara : bangsa : kelompok yang heterogen tetapi mempunyai kehendak yang sama negara : suatu kesatuan wilayah tertentu yang didiami oleh suatu bangsa yang sudah mempunyai sistem pemerintahan yang berdaulat penuh k. Status dan peran 5. Nilai dan norma 3. Perasaan 3. m.

di masa lalu dikenal sosiologi medis. Sosiologi Hukum. Perkembangan ilmu sosiologi kesehatan dimulai sejak manusia itu sadar bahwa kesehatan tidak hanya sebatas fisik. Bersifat teoritis artinya sosiologi kesehatan menggunakan teori-teori dalampembelajarannya dimana teori tersebut dikemukakan oleh para ahli yangberdasarkan pada apa yang tarjadi di masyarakat. Sehingga pokok-pokok pikiran sosiologi tidak bisa terlepas dari pemikiran para ahli filsafat yang mengkaji tentang masyarakat. atau golongan dengan golongan. Sosiologi Perkotaan. antara lain Sosiologi Industri. prevalensi. sebagai alatpragmatik yang memberikan pengetahuan tentang bagaimana penerapan ilmutersebut dalam kahidupan sehara-hari. sosiologi kesehatan juga memilikikonsep dasar yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai apa yangakan dipelajari. 2. Hal ini menunjukkan bahwa fenomena sosial dapat menjadi faktor penentu atau mempengaruhi orang-orang untuk menanganipenyakit atau mempengaruhi kesehatan mereka ataupun tingkah laku lain setelah sakit dan penyakit terjadi. Sosiologi Pedesaan.c.serta mengenai hubungan dokterdengan masyarakat. yaitu: 1. Beberapa diantarnya yaitu sosiologi kedokteran baik itu faktor sosialdalam etimologi. sebagai alat evaluatif agar seseorang dapat membedakan sertamemisahkan mengenai pakok bahasan yang mereka pelajari. yang juga menjadi cabang sosiologi. Ada dua unsur pokok dalam sosiologi.Sosiologi kesehatan dikatakan sebai ilmu karena memang memiliki sifat-sifat keilmuan diantaranya:a.Dalam mempelajari sosiologi kesehatan juga perlu diketahui ruang lingkuppembelajaran. perseorangan dengan golongan. diantaranya sebagaialat kognitif agar seseorang menjadi lebih tahu dan mengerti mengenai apa yangmereka pelajari. dan lain-lain. Sosiologi mempunyai bidang kajian yang sangat luas. Sosiologi kesehatan merupakan cabang sosiologi yang relatif baru. yaitu hal-hal apa saja yang dipelajari dalam ilmu sosiologi kesehatantersebut. melainkan juga mental serta kondisi sosial seseorang. serta alat komunikatif agar terjalinkomunkasi yang baik antar yang belajar dengan yang mengajar. Fungsi konsep dasar itu sendiri ada beberapa. perilaku kesehatan masyarakat. serta tentang interaksi antar petugas kesehatan dan antarapetugas kesehatan dengan masyarakat. adalah sosiolog yang bekerjasama secara langsung dengan dokter dan staf kesehatan lainnya di dalam mempelajari faktor sosial yang relevan dengan terjadinyagangguan kesehatan ataupun sosiolog berusaha berhubungan langsung dengan perawatan pasien atau untuk memecahkan problem kesehatan masyarakat. Sosiologi merupakan cabang ilmu sosial yang dahulunya berinduk pada ilmu filsafat. Merupakan pendahulunya dan masih terkait erat dengan ilmu ini. Dalam ilmu ini dikenal beberapa istilah yang menunjukkan sumbangan atau peran sosiologi pada bidang kesehatan. yaitu manusia dan hubungan sosial (masyarakat). . prefesi kedokteran. Bersifai komulatif artinya ilmu sosiologi kesehatan yang sekarang dipelajaritidak lain adalah pengembangan dari ilmu sosiologi kesehatan yang teah ad Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pergaulan hidup antara seseorang dengan seseorang.Seperti halnya ilmu-ilmu yang lain. Sosiologi Pendidikan. Sosiologi Kesehatan. pengaruh norma sosialterhadap kesehatan. Sociology in Medicine.b. Bersifat empiris artinya sosiologi kesehatan mempelajari apa yang benar-benarterjadi di masyarakat dan apa yang dipelajari dapat dibuktikan dalamkehidupan sehari-hari.

Dalam menganalisis situasi kesehatan. SOSIOLOGI DALAM KESEHATAN Sosiologi kesehatan dan penyakit mempelajari interaksi antara masyarakat dan kesehatan. Sociology at medicine merupakan bagian yang lebih banyak mengamati orientasi politik dan ideologi yang berhubungan dengan kesehatan. bagaimana pola pendidikan. Sosiologi kesehatan dan penyakit mencakup patologi sosiologis (sebab penyakit dan keadaan sakit). Sosiologi kesehatan juga memberikan analisis tentang hubungan dokter-pasien. Dikemukakan bahwa hubungan tersebut meliputi berbagai konflik potensial. Sociology from medicine menganalisa lingkungan kedokteran dari perspektif sosial. Misalnya. 4. baik itu masyarakat. Objektif dari topik ini adalah untuk melihat bagaimana kehidupan sosial memiliki dampak terhadap morbiditas dan tingkat kematian. bagaimana suatu struktur pengobatan \'Western\' akan mempengaruhi perubahan pola pengobatan sekaligus merubah pola interaksi masyarakat. 5. 6. Guttman yang membantu mengenali atau mengukur skla sikap. Misalnya teknik skala pengukuran Thurstone. Peran ini juga meliputi prosedur matematis multivariate serta analisis faktor dan analisis jaringan yang biasa digunakan para sosiolog dalam mengumpulkan data atau menjelaskan hasil penelitian. etnologi. Sociology for medicine berhubungan dengan strategi metodologi yang dikembangkan sosiologi untuk kepentingan bidang pelayanan kesehatan. Sociology around medicine menunjukkan bagaimana sosiologi menjadi bagian atau berinteraksi dengan ilmu lain sepertiantropologi. perilaku. 7. Sociology of Medicine. Agar dapat memahami dan menganalisa mesalah-masalah tersebut maka diperlukan berbagai pendekatan baik itu pendekatan emik yang hanya berdasarkan pada sudut pandang si pelaku ataupun menggunakan . Selain itu. nilai.3. misalnya bentuk pelayanan kesehatan. kepercayaan terhadap praktek kedokteran sebagai bentuk dari perilaku manusia yang berada dalam lingkup pelayanan kesehatan. Aspek lain yang menjadikan sosiologi bermanfaat bagi praktek medis bahwa sakit dan cacat fisik selain sebagai kenyataan sosial sekaligus juga sebagai kenyataan medis. dan sebaliknya. Manfaat sosiologi kesehatan yang lain adalah menganalisis faktor-faktor sosial dalam hubungannya dengan etiologi penyakit. ekonomi. gaya hidup para dokter. society ataupun komunitas. dan sekolah. berhubungan dengan organisasi. alasan mencari jenis bantuan medis tertentu. filosofi. pekerjaan. Aspek sosiologi ini berbeda dari sosiologi medis karena cabang sosiologi ini mempelajari kesehatan dan keadaan sakit berkaitan dengan institusi sosial seperti keluarga. Kajian-kajian mengenai ilmu sosiologi kesehatan dapat berupa masalah-masalah yang dialami objek sosiologi. Sosiologi medis terbatas pada hubungan pasien-praktisi dan peran pakar kesehatan dalam masyarakat. perhatian sosiologi terhadap perilaku sakit umumnya dipusatkan pada pemahaman penduduk mengenai gejala penyakit serta tindakan yang dianggap tepat menurut tata nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. dan kepatuhan atau ketidakpatuhan pasien dengan persyaratan medis. Likert. hukum mapun bahasa. etik. atau \'sosialisasi\' mahasiswa kedokteran selama mengikuti pendidikan kedokteran. pelatihan petugas kesehatan. sumberdaya manusia untuk membangun kesehatan. Misalnya. seperti konflik kepentingan pasien dengan kepentingan keluarga dan dokter. sosiologi kesehatan bermanfaat untuk mempelajari cara orang mencari pertolongan medis.

Dengan demikian. menurut Mechanic definisi WHO ini sulit dioperasionalisasikan untuk membedakan orang sehat dan orang sakit. frustrasi atau cemas. berkembanglah bidang sosiologi kesehatan. Namun. terapan dan kebersamaan yang terutama didorong oleh adanya masalah kesehatan. Menurut Wilson sosiologi mengenai kesehatan adalah pengamatan dan analisis dengan mengambil jarak. ataupun nilai tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. nilai. maka perlu pemahaman mengenai apa yang dipakai acuan oleh masyarakat dalan bertindak dan bertingkah laku baik itu kepercayaan. asimilasi. maupun konformitas. dan perasaan-perasaan demikian dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan. Landis dan Umberson mengemukakan hasil penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara hubungan sosial dan kesehatan. Para ahli pun membedakan antara sosiologi mengenai kesehatan dan sosiologi dalam kesehatan. Perubahan tersebut dapat terjadi kerena pengaruh dari budaya luar yang ketika bertemu dengan kebudayaan daerah mengalami berbagai bentuk proses apakah itu difusi. kesehatan ialah ketiadaan simtom dan tanda penyakit. akulturasi. Gangguan kesehatan dapat datang dari lingkungan sosial. bukan pada masalah sosiologi sehingga sosiologi kesehatan cenderung miskin teori. yang terutama dimotivasi oleh suatu masalah sosiologi. Kerena acuan tersebut tidak dalam bentuk tertulis maka sifatnya adalah dinamis dalam artian norma. Dalam perkembangan selanjutnya perhatian sosiologi medis meluas ke berbagai masalah kesehatan di luar bidang medis. mental maupun sosial dan tidak semata-mata terbatas pada ketiadaan penyakit ataupun kelesuan. Menurutnya terjadinya pergeseran-pergeseran dalam ketujuh dimensi tersebut mengakibatkan bergesernya sosiologi medis menjadi sosiologi kesehatan. Agar dapat memahami bagaimana sistem sosial yang berkembang di masyarakat. Wolinsky menjelaskan bahwa bagi dokter simtom dan tanda penyakit merupakan bukti gangguan biologis pada tubuh manusia yang memerlukan penanganan medis. Kesadaran ataupun kecurigaan warga masyarakat bahwa lingkungan fisik mereka menyebabkan penyakit kemudian sering diikuti dengan berbagai bentuk tindakan terhadap mereka yang dianggap bertanggung jawab. Manusia sering hidup dalam lingkungan sosial yang membuat mereka marah.pendekatan etik yang berdasarkan pandangan serta pendapat dari pera ahli kemudian membandingkannya dengan kebudayaan dari daerah lain. Dari sudut pandang medis. yang mencakup baik kesejahteraan fisik. Konsep kesehatan dengan cakupan luas kita jumpai pula dalam pandangan . ataupun kelompok acuan dalam masyarakat itu senduri. Antara lain dikemukakan pada arti penting social support bagi kesehatan. Definisi medis ini lebih sempit daripada definisi WHO. Ada pula warga masyarakat yang berupaya menanggulanginya. Menurut Wolinsky orientasi para ahli sosiologi kesehatan lebih tertuju pada masalah kesehatan. norma. Twaddle merinci tujuh dimensi yang membedakan sosiologi kesehatan dengan sosiologi medis. Ada yang bermigrasi ke kawasan lain. yang tentunya juga mempengaruhi kebudayaan serta perilaku individu/kelompok masyarakat. sosiologi kesehatan merupakan bidang yang muda hingga kini bidang sosiologi medis masih tetap dominan. Namun. sedangkan sosiologi dalam kesehatan adalah penelitian dan pengajaran yang lebih bercirikan keintiman. Ancaman lingkungan terhadap kesehatan ditanggapi warga masyarakat dengan berbagai ragam reaksi. Wolinsky selanjutnya mengemukakan beberapa keberatan terhadap definisi kesehatan menurut kalangan medis ini. House.

Anggota masyarakat yang merasakan penyakit akan menampilkan perilaku sakit. Bagi Conrad dan Kern illness adalah gejala sosial yang menyertai atau mengelilingi disease. Masyarakat berkepentingan terhadap pengendalian mortalitas dan morbiditas. (3) sakit secara sosial. tetapi menerjemahkan . Parson memandang masalah kesehatan dari sudut pandang kesinambungan sistem sosial. (7) optimis. lepas dari soal apakah secara ilmu kesehatan ia sehat atau tidak. definisi fungsional. (6) martir. pengasuhan dan sosialisasi anggota masyarakat. dan illness menjadi keadaan-sakit. Menurut Field disease adalah konsep medis mengenai keadaan tubuh tidak normal yang menurut para ahli dapat diketahui dari tanda dan simtom tertentu. Menurut definisi Parson seseorang dianggap sehat manakala ia mempunyai kapasitas optimum untuk melaksanakan peran dan tugas yang telah dipelajarinya melalui proses sosialisasi. Bagi Conrad dan Kern disease merupakan gejala biofisiologi yang mempengaruhi tubuh. Dalam sosiologi kesehatan dikenal perbedaan antara konsep disease dan illness. merugikan kepentingan masyarakat yang telah mengeluarkan biaya besar bagi kelahiran. (5) sakit secara medis. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. (2) pesimis. (4) hipokondrik. Tanggapan seseorang terhadap suatu penyakit ditentukan oleh berbagai faktor. Menurut Parson pula. Definisi yang menyerupai definisi WHO kita jumpai dalam UU No. Mechanic menyebutkan sepuluh faktor atau variabel yang mempengaruhi tanggapan baik si penderita sakit sendiri maupun orang lain terhadap situasi sakit seseorang. apalagi kematian dini. Tipologi Sehat dan Perilaku Sakit Wolinsky membedakan delapan macam keadaan sehat. kesehatan sosiologis seseorang bersifat relatif karena tergantung pada peran yang dijalankannya dalam masyarakat. baginya maupun bagi Field illness bersifat subjektif. baginya disease bersifat objektif. penyakit pun mengganggu penyesuaian pribadi dan sosial seseorang. Menurut hasil penelitian di Inggris di kalangan masyarakat awam pun dijumpai definisi negatif. Blum mengemukakan bahwa kesehatan manusia terdiri atas tiga unsur. kesehatan psikis. Menurut Parson ini disebabkan karena (1) penyakit mengganggu berfungsinya seseorang sebagai anggota masyarakat dan (2) penyakit. Ternyata definisi kesehatan yang mirip dengan ketiga macam definisi tersebut di atas serupa kita jumpai pula di kalangan masyarakat. Sarwono merumuskan illness sebagai penilaian individu terhadap pengalaman menderita penyakit.Blum. Sarwono merumuskan disease sebagai gangguan fungsi fisiologis organisme sebagai akibat infeksi atau tekanan lingkungan. Menurut Mechanic perilaku sakit merupakan perilaku yang ada kaitannya dengan penyakit. Dari sudut pandang ini tingkat kesehatan terlalu rendah atau tingkat penyakit terlalu tinggi mengganggu berfungsinya sistem sosial karena gangguan kesehatan menghalangi kemampuan anggota masyarakat untuk dapat melaksanakan peran sosialnya. Di bidang sosiologi kesehatan dikenal pula konsep lain yang berkaitan. yaitu (1) sehat secara normal. Selain mengganggu berfungsinya manusia sebagai suatu sistem biologis. sedangkan Sarwono pun menerjemahkan istilah disease menjadi penyakit. yaitu perilaku upaya kesehatan. Bagi Field illness adalah perasaan pribadi seseorang yang merasa kesehatannya terganggu. dan (8) sakit serius. dan definisi positif. Muzaham menerjemahkan istilah disease menjadi penyakit. dan kesehatan sosial. yaitu kesehatan somatik.

id/2011/03/23/sosiologi-dalam-kesehatan/ Antropologi kesehatan merupakan ilmu yang mempelajari gejala-gejala sosiobudaya. jiwa.ac. Penyakit merupakan suatu produk budaya. Deklarasi ini juga menetapkan bahwa kesehatan adalah suatu hak asasi manusia dan upaya meningkatkan derajat kesehatan setinggi mungkin merupakan tujuan sosial yang penting. Deklarasi ini bertujuan untuk mengurangi ketidakadilan pada sistem pelayanan kesehatan nasional negara berkembang seperti Indonesia. Tahun 2000 (diharap semua di dunia) harus mencapai tingkat kesehatan (hidup produktif) sosial ekonomi (santoso 1988) “kalau upaya yang dimaksud berhasil”. dan sosial serta perawatannya masing-masing dan interaksi antara ketiga segi ini dalam kehidupan masyarakat. Foster mengidentifikasikan pula beberapa unsur universal dalam berbagai sistem medis tersebut.istilah illness menjadi sakit. sistem medis mencakup semua kepercayaan tentang usaha meningkatkan kesehatan dan tindakan serta pengetahuan ilmiah maupun keterampilan anggota kelompok yang mendukung sistem tersebut. dan dikonstruksikan secara berbeda pula. Menurut Geest dalammasyarakat berbeda penyakit dinyatakan secara berbeda. yang mengkhususkan pembahasan mereka pada konstruksi sosial cacat fisik dan mental. Di pihak lain dinyatakan bahwa rakyat di setiap negara memiliki hak dan kewajiban untuk berperan serta/berpartisipasi sosial. dan kecenderungan untuk mengkonstruksikan sindrom pramenstruasi dan menopause sebagai gangguan kesehatan yang memerlukan terapi khusus. Perlu dikaji karena berbagai masalah yang telah dialami oleh institusi kesehatan PKP (antropologi . Dalam setiap masyarakat dijumpai suatu sistem medis.fisip.uns. dan ekologi budaya dari kesehatan dan kesakitan yang dilihat dari segi-segi fisik. Dengan demikian peranan mereka dalam penelitian berbagai masalah kesehatan dapat berkembang. Contoh mengenai penyakit sebagai konstruksi sosial ini antara lain disajikan oleh Conrad dan Kern. yang membahas Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas.blog. baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan pelayanan kesehatan mereka. Menurut definisi Foster. Di dunia internasional dan di Indonesia khususnya. Contoh terakhir bersumber pada tulisan Nijhof. dijelaskan secara berbeda. biobudaya. Perkembangan antropologi kesehatan sejak permulaan dasawarsa enam puluhan begitu pesat (seluruh universitas yang tergolong baik di AS membuka program pengkhususan) medical anthropology. http://bennydaniarsa. baik pada tingkat individual maupun tingkat kelompok sosial keseluruhannya. Contoh lain disajikan oleh Brumberg. kerjakanlah latihan berikut! konstruksi sosial gejala anorexia nervosa di kalangan perempuan Barat. yang membahas konstruksi sosial perempuan sebagai makhluk lemah dan tidak rasional yang terkungkung oleh faktor khas keperempuanan seperti organ reproduktif dan keadaan jiwa mereka. Foster (1981) mengembangkan Pelayanan Kesehatan Primer (PKP) sesudah dikenal sebagai Primary Health Care (Alma Alta 1978). Kondisi ini bukan hanya bagi kepentingan penelitian konseptual dan teoritis tetapi juga dalam menanggulangi masalah kesehatan bagi kepentingan masyarakat. Sejumlah pengamat masalah kesehatan mengemukakan bahwa penyakit merupakan konstruksi sosial. yang didasarkan pada otobiografi pengidap penyakit kronis. Joosten dan Vlaskamp. telah membentuk kondisi dasar bagi pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan maupun penambahan jumlah tenaga ahli. Contoh berikut disajikan oleh Diederiks.

Perhatian ahli antropologi fisik terhadap topik-topik seperti evolusi. dll ANTROPOLOGI FISIK 4 hal tadi termasuk studi antropologi yang bersifat medis dan pada tahun-tahun terakhir. Analisis mengenai gejala-gejala dapat secara : . kerjasama antara ahliahli psikiatri & antropologi. Ruang lingkup antropologi mencakup : . Gerakan “kebudayaan & kepribadian” pada akhir 1930-an & 1940-an. Kurang darah (anemia). Penyakit DM.Segi biologi manusia . dimana perkembangannya masing-masing secara relatif (tetapi tidak mutlak) terpisah satu sama lain: 1. Keterpaduan antara dimensi biomedis dan non biomedis dalam antropologi sebagai suatu ilmu induk. ANTROPOLOGI FISIK Sejumlah besar antropologi fisik. Tukak lambung ( ulcer ). antropologi mengenal cabang-cabang: -Antropologi biologi -Antropologi sosio budaya -Antropologi linguistik -Prasejarah dan arkeologi Ruang lingkup antropologi ini tercermin pada antropologi kesehatan yang juga memiliki – segi biologi (biomedis) segi nonbiologi (sosiobudaya & psikobudaya) AKAR DARI ANTROPOLOGI KESEHATAN Menelusuri antropologi kesehatan kontemporer untuk sumber yang berbeda. adaptasi.Teoritis . Antropologi fisik disibukkan dengan kedokteran forensik. Gerakan kesehatan masyarakat internasional setelah PD II. dokter Hasan & prasod (1959).Segi sosio budaya Berdasarkan segi-segi ini. 3. serta korelasi antara bentuk tubuh dengan variasi yang luas dari penyakit-penyakit seperti: Radang pada persendian tulang (arthritis). meliputi nutrisi dan pertumbuhan. bukan hal asing. anatomi komparatif. 4. tipe-tipe ras.Metodologi disusun berdasarkan teori tertentu Dua hal di atas untuk pembuktian ilmiah & mempertajam pemahaman hakekat kemanusiaan dari gejala-gejala yang dimaksud secara lebih universal atau komparatif.kesehatan terapan) menunjukkan peranan ilmuwan antropologi kesehatan dlm penelitian mengenai masalah kesehatan & penanggulangan?peningkatan derajat kesehatan penduduk. Perhatian etnografi tradisional terhadap pengobatan primitif termasuk ilmu sihir dan magic. genetik dan serologi 2. bidang masalah-masalah kedokteran hukum yang mencakup : .Umur .

perilaku.wordpress. . Ilmu pengetahuan antropologi memiliki tujuan untuk mempelajari manusia dalam bermasyarakat suku bangsa. Anthropos berarti manusia dan logos memiliki arti cerita atau kata. 2. Macam-Macam Jenis Cabang Disiplin Ilmu Anak Turunan Antropologi : A. Paleoantrologi adalah ilmu yang mempelajari asal usul manusia dan evolusi manusia dengan meneliti fosil-fosil. Somatologi adalah ilmu yang mempelajari keberagaman ras manusia dengna mengamati ciri-ciri fisik. kebudayaan dan prilakunya. mis: pengobatan primitif) antrounair.Penentuan orang tua dari seorang anak melalui tipe darah (terjadi keraguan tentang siapa bapak ?) ETNOMEDISIN Kepercayaan dan praktek-praktek yang berkenaan dengan penyakit. keanekaragaman. Antropologi Fisik 1.com/2009/08/31/antropologi-kesehatan-dan-pelayanan-kesehatanprimer/ ANTROPOLOGI KESEHATAN BAB I PENDAHULUAN Antropologi adalah suatu studi ilmu yang mempelajari tentang manusia baik dari segi budaya.Jenis kelamin . Antropologi adalah istilah kata bahasa Yunani yang berasal dari kata anthropos dan logos.. Objek dari antropologi adalah manusia di dalam masyarakat suku bangsa. berperilaku dan berkebudayaan untuk membangun masyarakat itu sendiri. tidak berasal dari kerangka konseptual kedokteran modern ( Hughes 1968. yang merupakan hasil perkembangan kebudayaan asli dan yang eksplisit.Peninggalan ras manusia . dan lain sebagainya.

4. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Etnolinguistik antrologi adalah ilmu yang mempelajari suku-suku bangsa yang ada di dunia / bumi. Antropologi Budaya 1. Antropologi Kesehatan adalah disiplin yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosio-budaya dari tingkah laku manusia. Antropologi kesehatan membantu mempelajari sosio-kultural dari semua masyarakat yang berhubungan dengan sakit dan sehat sebagai pusat dari budaya. Prehistori adalah ilmu yang mempelajari sejarah penyebaran dan perkembangan budaya manusia mengenal tulisan. Kelompok 'healers' ditemukan dengan bentuk yang berbeda di setiap kelompok masyarakat . Penyakit yang berhubungan dengan kepercayaan (misfortunes) 2. Di beberapa masyarakat misfortunes disebabkan oleh kekuatan supranatural maupun supernatural atau penyihir 3. terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya sepanjang sejarah kehidupan manusia. Etnopsikologi adalah ilmu yang mempelajari kepribadian bangsa serta peranan individu pada bangsa dalam proses perubahan adat istiadat dan nilai universal dengan berpegang pada konsep psikologi.B. diantaranya: 1. Etnologi adalah ilmu yang mempelajari asas kebudayaan manusia di dalam kehidupan masyarakat suku bangsa di seluruh dunia. yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit pada manusia. 2. Definisi Antropologi Kesehatan. 3.

Healers mempunyai peranan sebagai penyembuh 5. untuk mengetahui mengenai budaya dan keadaan sosial di lingkungan tempat tinggalnya. Contoh: penyakit keturunan albinism di suatu daerah di Nusa Tenggara Timur ditransmisikan melalui gen resesif karena pernikahan diantara anggota keluarga. Contoh pendekatan sistem. relativisme yang menjadi dasar pemikiran antropologi dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah dan mengembangkan situasi masyarakat menjadi lebih baik. . terutama "illness dan sickness" pada keluarga ataupun masyarakat. Misalnya dalam bidang biologi. antropologi kesehatan menggambarkan teknik dan penemuan ilmu-ilmu kedokteran dan variasinya. Ada beberapa ilmu yang berhubungan dengan antropologi dan saling berkontribusi dalam memberikan sumbangan untuk perkembangan ilmu lain. dan epidemiologi. Secara umum. Hal ini memungkinkan untuk menghubungkan antara perubahan biologi yang didapatkan dengan menggunakan teknik tersebut terhadap faktor-faktor sosial dan budaya di masyarakat tertentu. genetik. Dimana cara pandang yang tepat akan mampu untuk memberikan kontribusi yang tepat dalam meningkatkan kesejahteraan suatu masyarakat dengan tetap bertumpu pada akar kepribadian masyarakat yang membangun. Memberikan suatu cara untuk memandang masyarakat secara keseluruhan termasuk individunya. parasitologi. antropologi kesehatan senantiasa memberikan sumbangan pada ilmu kesehatan lain sebagai berikut: 1. holistik. maka tugas utama ahli antropologi kesehatan diantaranya: bagaimana individu di masyarakat mempunyai persepsi dan bereaksi terhadap "ill" dan bagaimana tipe pelayanan kesehatan yang akan dipilih. emik. termasuk mikrobiologi. Jika diumpamakan sebagai kewajiban. patologi.4. nutrisi. Adapun perhatian terhadap suatu keberadaan 'sakit' atau 'penyakit' tidak secara individual. biokimia.

variasi penyakit. dimana beberapa program kesehatan bekerjasama dengan antropologi untuk menjelaskan hubungan antara kepercayaan dan praktek kesehatan. 3. Sejarah Perkembangan antropologi Kesehatan  Tahun 1984 Rudolf Virchow. maka apa pula ilmu yang merumuskan hukumhukumsebagai dasar struktur sosial. (2) Etnomedisin. awalnya mempelajari tentang pengobatan pada masyarakat primitif atau yang masih dianggap tradisional. (4) Kesehatan Masyarakat. maka kedokteran dapatditetapkan sebagai antropologi. untuk menjadikan efektif hal-hal yang inherendalam manusia itu sendiri sehingga kedokteran dapat melihat struktur sosialyang mempengaruhi kesehatan dan penyakit. Sumbangan terhadap metode penelitian dan hasil penelitian. Selain itu juga mempelajari evolusi penyakit sebagai akibat faktor budaya. Ada beberapa ilmu yang memberikan sumbangan terhadap antropologi kesehatan. Baik dalam merumuskan suatu pendekatan yang tepat maupun membantu analisis dan interpretasi hasil tentang suatu kondisi yang ada di masyarakat. . menulis apabila kedokteran adalah ilmu mengenai manusia yang sehatmaupun yang sakit. antara lain: (1) Antropologi fisik/biologi/ragawi. Memberikan suatu model yang secara operasional berguna untuk menguraikan proses sosial budaya bidang kesehatan. meski dalam perkembangan lebih lanjut stereotipe ini harus dihindari karena pengobatan tradisional tidak selamanya terbelakang atau salah. migrasi dan urbanisasi. Contoh: nutrisi mempengaruhi pertumbuhan. Misalnya: perawatan schizophrenia di suatu daerah untuk mencari penyembuhan yang tepat dapat digunakan untuk mengevaluasi pola perawatan penyakit yang sama.2. (3) Kepribadian dan budaya. B. bentuk tubuh. adalah observasi terhadap tingkah laku manusia di berbagai belahan dunia.

tingkah laku.  Tahun 1963. Perhatian Ekologis Dari Para Ahli Antropologi  Ahli antropologi kesehatan berorientasi ekologi.  Lingkungan manusia bersifat alamiah dan sosbud. Sejarah pertama tentang timbulnya perhatian Antropologi Kesehatan terdapat pada tulisan yang ditulis berjudul “Appied Anthopology”. menaruh perhatian pada hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan alamnya. Misalnya: . semua kelompok harus berdaptasi dengan lingkungan geografi dan iklim. Tahun 1953.  Pengesahan lebih lanjut atas subdisiplin Antropologi Kesehatan ini adalah dengan munculnya tulisan yang dibuat Pearsal (1963) yang berjudul Medical Behaviour Sciene yang berorientasi antropologi. tulisan itu tidaklah menciptakan suatu subdisiplin baru. tetapi meskipun telah menimbulkan antusiasme. C . Setelah itu baru ahli-ahli antropologi Amerika benar-benar menghargai implikasi dari penelitian-penelitian tentang kesehatan dan penyakit bagi ilmu antropologi. Sepuluh tahun kemudian. Scoth memberi judul “Antropologi Kesehatan” dan membicarakan “Ahli Antropologi Kesehatan” dalam suatu artikel mengenai kedokteran dan kesehatan masyarakat.  Manusia menderita penyakit selain karena patologinya juga karena sosial psikologi dan faktor budayanya. sejumlah besar (3000 judul) dari yang terdaftar dalam bibliografi tersebut tak diragukan lagi menampakan pentingnya sistem medis bagi Antropologi. penyakit dan cara-cara dimana tingkah laku dan penyakit mempengaruhi evolusi dan kebudayaan melalui proses umpan balik. belajar mengeksploitasi sumber yang tersedia untuk kehidupan dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang diciptakan sendiri dan dimana mereka hidup. Tulisan ini merupakan tour the force yang cemerlang .

yang menjelaskan bagaimana manusia dulu dipengaruhi oleh lingkungan tempat mereka hidup dan mengenai cara hidup. sedangkan pada suku Nubia di zaman Mesir kuno ditemukan patah yang sering pada lengan diperkirakan karena menahan pukulan (karakteristik suku yang gampang marah dan suka memukul E. Penyakit dan Evolusi Penyakit infeksi merupakan faktor penting dalam evolusi manusia melalui proses evolusi dari proteksi genetik.Misalnya: Kerangka pada kuburan Anglo-Saxonditemuka fraktur pada tulang betis oleh karena sering jatuh (tanah keras dan bukit terjal). makanya nenek moyang kita dapat mengatasi ancaman penyakit dalam kehidupan individu dan kelompok. Penyakit memainkan peranan dalam evolusi kebudayaan bidadari kecil (paham katolik ank kecil kalau meninggal langsung masuk surga sehingga pemakaman diiringi musik dan tarian Nutrisi bagian dari lingkungan sosbud  Pria makan terlebih dahulu dan anak/wanita makan makanan sisa.Penyakit dipandang sebagai unsur dalam lingkungan manusia Kekebalan terhadap malaria bagi penduduk Afrika Barat oleh karena perubahan sel sabit (sicklecell). Pada penduduk kulit hitam di Amerika sel sabit menimbulkan Penyakit Anemia sel sabit (Sickle-cell Anemia) . Misalnya : adanya gen anti malaria (sel darah merah berbentuk sabit pada penduduk Afrika Barat). Paleopatologi Merupakan studi mengenai penyakit manusia purba. bayi makan makanan kotak dan susu (semestinya ASI) D.

blogspot.com/ .   Dunia Praktis di Papua (pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan) sudah saatnya memakai ahli antropologi sebagai perencana. Daftar Pustaka http://dauzzsimololkumpulanmakalahfkm.BAB III PENUTUP  Antropologi Kesehatan berdasarkan definisinya mempelajari kesehatan manusia dari dua sisi. yaitu cultural dan biologis tetapi tidak dilihat terpisah sehingga disebut biocultural. pelaksana dan evaluator serta konsultan sebagai bagian dari sistem manajeman Dunia Praktis mereka secara keseluruhan. Penggunaan ilmu ini dalam “masyarakat kesehatan” sangat berguna membantu keberhasilan program-program kesehatan dalam dunia praktis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful