MAKALAH MESIN LISTRIK II GENERATOR INDUKSI 3 FASA

OLEH :
INDRA SASMITA (F1B 009 027) FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS MATARAM 2012

Terima kasih kami ucapkan kepada pihak yang telah membantu dan mendukung sehingga makalah ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu. Kami menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan dan kesalahan. Terima kasih. Kami berharap makalah ini dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa pada khususnya dan para pembaca pada umumnya.Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan pada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia kepada kami. Maret 2012 Penyusun . sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Mesin Listrik II yang berjudul “Generator Induksi 3 Fasa” dengan baik. Mataram. kritik dan saran sangat diharapkan guna memperbaiki penyusunan makalah ini.

..........Daftar Isi Kata Pengantar................... ................................... B................. Generator Induksi Berpenguat Sendiri...…............................... Kesimpulan........ i ii 4 8 9 10 10 10 12 13 E.............. A........... Dasar Teori.................................................................…...................... ............... b.......……………................... D............……………………………………………….......... Daftar Pustaka……………………………………………………………………... Jenis-Jenis Generator Induksi.......................... Generator Induksi Masukan Ganda.............. Daftar Isi………………………………………………………………………….......... a........…………………………………………….......................... Prinsip Kerja Generator Induksi......................................... C............................. Generator Induksi 3 Fasa.............

Penamaanya berasal dari kenyataan bahwa arus rotor motor ini bukan diperoleh dari sumber tertentu. c.hanya sja berbalikan . diatas Ns maka slip akan bernilai negatif lalu mesin akan mensuplay daya dan menghasilkan tegangan . Hal. Selain itu membangkitkan tenaga juga memerluka daya remanasi magnet pada rotor .A. maka rotor berputar sehingga batang konduktor akan memotong medan magnet dan stator yang berputar pada kecepatan sinkronnya (Ns) tegangan baru dapat di induksi jika Nr > N Besar tegangan generator tergantung pada : 1. Adanya daya input darin luar . Ketika ada penggerak mula yang menggerkkan rotor . d. Jumlah kawat pada kumparan yang memotong fluks (Z) 3. Misal radiator diputus oleh penggerak luar. syarat utama tegangan dapat timbul untuk generator induksi adalah jika Nr >Ns dengan Nr = kecepatan rotor dan Ns = kecepatan sinkron . Generator induksi pada dasarnya adalah motor induksi yang digunakan sebagai generator dengan bantuan eksitasi dari luar.semisal turbin air Kecepatan putar rotor. Dasar Teori Generator induksi adalah bentuk mesin induksi yang mempunyai bagian / konstruksi hampir sama dengan motor induksi . b. Kecepatan putaran (N) 2. Banyaknya fluks magnet yang dibangkitkan oleh medan magnet (f) 4. tetapi merupakan arus yang terinduksi sebagai akibat adanya perbedaan relatif antara putaran rotor dengan medan putar (rotating magnetic field) yang dihasilkan oleh arus stator. .Generator ini mendapat eksitasi dari luar. kecepatan medan putar Sumber daya dari luar untuk menjaga medan magnet stator Adanya remanansi tegangan Pada dasarnya prinsip kerja generator induksi sama dengan motor . Kontruksi generator Mesin induksi (Mesin Asinkron) yang terbagi atas dua yaitu motor induksi dan generator induksi (alternator) Mesin asinkron merupakan mesin arus bolak-balik (AC) yang paling luas digunakan.hal agar mesin menjadi generator induksi adalah sebagai berikut : a.

Inti Stator yang terbuat dari bahan ferromagnetik yang berlapis-lapis dan terdapat alur-alur tempat meletakkan lilitan stator. 2. Alat ini sering dimanfaatkan di industri untuk mengerakkan beberapa mesin yang menggunakan arus listrik sebagai sumber penggerak. rotor. Stator. Generator arus bolak-balik ini terdiri dari dua bagian utama. maka pada penghantar tersebut akan terbentuk gaya gerak listrik. merupakan bagian diam dari generator yang mengeluarkan tegangan bolakbalik. Generator arus bolak-balik 3 fasa Prinsip dasar generator arus bolak-balik menggunakan hukum Faraday yang menyatakan jika sebatang penghantar berada pada medan magnet yang berubah-ubah. Generator arus bolak-balik dibagi menjadi dua jenis. kotak terminal dan name plate pada generator. yaitu 1.Generator Arus Bolak-balik sering disebut juga sebagai alternator atau generator AC (alternating current) atau juga generator singkron. Stator terdiri dari badan generator yang terbuat dari baja yang berfungsi melindungi bagian dalam generator. . yaitu: a. merupakan bagian bergerak yang menghasilkan medan magnit yang menginduksikan ke stator. Generator arus bolak-balik 1 fasa b.

Pada slip beban penuh mempunyai efisiensi lebih rendah dibandingkan kelas motor lainnya d. Untuk keperluan torsi start yang sangat kecil  Motor kelas B a. biasanya mempunyai besar 600% dari full load  Motor kelas C a.05 pada kondisi full load c. Torsi starting sekitar 150% dari rated d. mempunyai torsi starting normal dan arus starting normal c. Untuk keperluan umum.01) dalam keadaan berbeban c. Torsi starting sekitar 200% dari rated d. pompa.Rotor sangkar bajing Rotor sangkar bajing dibuat dalam 4 kelas berdasarkan National Electrical Manufacturers Association (NEMA)  Motor kelas A a. Mempunyai rangkaian resistansi ritor kecil b. Regulasi kecepatan putar pada saat full load rendah (dibawah 5%) b. Mempunyai torsi statring yang lebih besar dibandingkan motor kelas B b. Beroperasi pada slip sangat kecil (s<0. kompresor dll  Motor kelas D a. Slip besar c. Arus starting normal. Walaupun arus starting normal. Mempunyai torsi statring yang besar dan arus starting relatif rendah b. Untuk konveyor. Torsi starting sekitar 300% . slip kurang dari 0.

Tahanan rotor tetap b. Torsi starting rendah  Rotor belit a. Arus starting tinggi c. Torsi starting tinggi d. b. Arus starting rendah c. Power faktor baik . Memungkinkan tahanan luar dihubungkan ke tahanan rotor melalui slip ring yang terhubung ke sikat.Motor rotor belit  Perbedaan mendasar dari Motor rotor belit dengan motor sangkar bajing adalah terdapat pada konstruksi rotor  Rotor sangkar bajing mempunyai: a.

mesin induksi harus dihubungkan dengan sumber tegangan ( jala – jala ) yang akan memberikan energi mekanis pada mesin tersebutdengan mengambil arus eksitasi dari jala – jala dan mesin bekerja dengan slip lebih besar dari nol sampai satu ( 0 ≤ s ≤ 1 ).B. maka kebutuhan daya reaktif diambil dari jala – jala. bila generator induksi tidak tehubung dengan jala – jala. Kebutuhan daya reaktif dapat diperoleh dari jala – jala atau dari suatu kapasitor. Namun. Kapasitor tersebut dihubungkan paralel dengan terminal keluaran generator. Jika mesin dioperasikan sebagai generator. . Bila dioperasikan sebagai motor. Jika generator induksi terhubung dengan jala – jala. mesin induksi yang dioperasikan sebagai generator tidak menghasilkan tegangan. maka diperlukan daya mekanis untuk memutar rotornya searah dengan arah medan putar melebihi kecepatan sinkronnya dan sumber daya reaktif untuk memenuhi kebutuhan arus eksitasinya. maka kebutuhan daya reaktif dapat disediakan dari suatu unit kapasitor. Kapasitor yang terpasang harus mampu memberikan daya reaktif yang dibutuhkan untuk menghasilkan fluksi di celah udara. Karena generator dapat melakukan eksitasi sendiri maka generator tersebut dinamakan generator induksi penguatan sendiri. Tanpa adanya daya reaktif. Mesin induksi yang beroperasi sebagai generator ini bekerja dengan slip yang lebih kecil dari nol ( s < 0 ). Generator Induksi 3 Fasa Mesin induksi dapat dioperasikan sebagai motor maupun sebagai generator.

ggl induksi akan timbul karena terpotongnya rotor atau medan putar stator. akan timbul medan putar dengan kecepetan Ns =120f / p 2. Bila sumber tegangan yang dipasang pada kumparan stator. Perbedaan kecepatan antara Nr dan Ns disebut slip 9. rotor akan berputar searah dengan putar rotor 7. Pada kopel muka yang dihasilkan oleh gaya pada rotor cukup besar memikul kopel beban . Medan putar stator tersebut akan memotong batang konduksi pada rotor 3. artinya ggl induksi timbul diperlukan adanya perbedaan antara kecepatan medan putar stator (Ns) dan kecepata berputarnya rotor (Nr) 8. Akibatnya pada rotor akan timbul ggl induksi 4. Rumus slip dinyatakan dalam S= x 100% .C. Prinsip kerja generator induksi adalah sebagai berikut: 1. Seperti yang telah dijelaskan. Adanya arus (I) dalam medan magnet akan menimbulkan gaya pada rotor 6. Karena rotor merupakan rangkaian yang tertutup maka ggl induksi akan mengalirkan arus ( I) 5. Besarnya Nr (kecepatan rotor) lebih besar daripada Ns (kecepatan stator) 10.

karenasumber daya reaktif yang dibutuhkan oleh generator berasal dari jaringan. Jenis – Jenis Generator Induksi Dalam aplikasinya generator induksi dibagi menjadi dua jenis yaitu generator induksi masukan ganda ( Doubly Fed Induction Generator atau DFIG ) dan generator induksi berpenguatsendiri ( Self Excited Induction generator atau SEIG ). eksitasi diperoleh dari jaringan listrik yang telahterpasang. Generator induksi masukan ganda Pada generator induksi masukan ganda.Selain itu juga generator ini membutuhkan adanya jaringan listrik untuk dapat beropasi. Namun generator jenis ini membutuhkan inverter sebagai pengatur tegangan pada rotor dan juga rotor jenis kumparan karena generator ini membutuhkan sumber pada rotornya.D.Sehingga apabila tidak ada jaringan listrik atau generator lain yang memberikan daya reaktif maka generator jenis initidak dapat beroperasi. Pembagian jenis generator iniberdasarkan pada sumber eksitasi generator berasal. Keuntungan dari generator induksi masukan ganda diantaranya adalah: Tegangan dan frekuensi yang dihasilkan dapat tetap besarnya walaupun kecepatan putarnyaberubah. a. Selain itu juga eksitasidibutuhkan untuk mengkompensasi daya reaktif yang dibutuhkan oleh generator dalammembangkitkan listrik. Karena sumber eksitasi generator ini berasal dari kapasitor yang padaterminalnya maka mesin induksi dengan rotor kumparan maupun sangkar bajing dapatdigunakan sebagai generator induksi berpenguat sendiri. Generator induksi berpenguat sendiri Pada generator induksi berpenguat sendiri. Eksitasi pada generator induksi dibutuhkanuntuk menghasilkan medan magnit pada rotor generator untuk selanjutnya menghasilkan induksielektromagnetik pada setator yang akan menghasilkan energy listrik. b. Generator induksi masukan ganda saat ini banyak digunakan sebagai generator pada pembangkit listrik tenaga bayu. Pada generator jenis ini. terminal keluarangenerator dihubungkan dengan inverter yang kemudian dihubungkan dengan bagian generator. Generator induksi jenis ini bekerja sepertimesin induksi pada daerah saturasinya hanya saja terdapat bank pasitor yang dipasang padaterminal statornya. Selain itu jika terjadi gangguan pada jaringan atau blackout jaringangenerator ini juga tidak dapat beroprasi.Sehingga tidak semua jenis mesin induksi dapat digunakan sebagai generator induksi jenis ini. eksitasi diperoleh dari kapasitor yangdipasang parallel pada terminal keluaran generator.ubah. . Generator induksi jenis ini menyerap daya reaktif dari jaringan listrik untuk membangkitkan medan magnit yang dibutuhkan.

Harga pembuatan lebih murah. Disain peralatan yang tidak rumit. e. Tidak memerlukan inverter. . Perawatan yang diperlukan murah dan tidak sulit. Tidak membutuhkan pengaturan tegangan pada rotornya. b. f. Dan tidak memerlukan jaringan listrik untuk dapat beroperasi Namun generator induksi berpenguat sendiri juga dapat beroperasi dalam suatu jaringanlisrtik dan tetap dapat beroperasi walaupun terdapat gangguan pada jaringan. Oleh karena itugenerator induksi berpenguat seniri lebih fleksibel dalam pengoprasiannya.Generator induksi jenis ini memiliki beberapa keuntungan yaitu: a. c. d.

Generator induksi masukan ganda b. motor induksi. hal ini d sebabkan perbedaan kecepatan rotor dengan kecepatan sinkron Jenis – Jenis generator induksi : a. Mesin induksi (Mesin Asinkron) yang terbagi atas dua yaitu : a. x 100% Slip pada generator induksi bernilai negatif. 5. 2. Generator induksi adalah bentuk mesin induksi yang mempunyai bagian / konstruksi hampir sama dengan motor induksi. b.E. Generator induksi berpenguat sendiri . generator induksi (alternator) Rumus slip dinyatakan dalam 3. S= 4. Kesimpulan 1.

html .html http://dunia-listrik.blogspot.com/2009/01/generator-dc.blogspot.com/2009/09/animasi-generator-dc-dan-generator-ac.Daftar Pustaka http://dunia-listrik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful