1. PENGERTIAN DAN ASAS – ASAS KEWARGANEGARAAN a.

Pengertian Kewarganegaraan Menurut Para Ahli  Daryono Kewarganegaraan adalah isi pokok yang mencakup hak dan kewajiban warga Negara. Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus : Negara ) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga Negara.  Wolhoff Kewarganegaraan ialah keanggotaan suatu bangsa tertentu yakni sejumlah manusia yang terikat dengan yang lainnya karena kesatuan bahasa kehidupan sosial - budaya serta kesadaran nasionalnya. Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan yang membedakana adalah hakhak untuk aktif dalam perpolitikan. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh secara hokum berpartisispasi dalam politik). Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara.  KoSwawSik(1957) Kewarganegaraan ialah ikatan hukum antara Negara dan seseorang. Ikatan itu menjadi suatu “kontrak politis” antara Negara yang mendapat status sebagai Negara yang berdaulat dan diakui karena memiliki tata Negara. Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan . didalam pengertian ini, warga suatu kota atau kapubaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya social) yang berbeda-beda bagi warganya.  R.Daman Kewarganegaraan istilah hal-hal yang berhubungan dengan penduduk suatu bangsa.  Graham Murdock ( 1994 ) Kewarganegaraan ialah hak untuk berpartisipasi secara utuh dalam berbagai pola struktur sosial, politik dan kehidupan kultural serta untuk membantu menciptakan bentuk - bentuk yang selanjutnya dengan begitu maka memperbesar ide - ide.  R. Parman Kewarganegaraan ialah suatu hal-hal yang berhubungan dengan penduduk suatu bangsa.

Asas ini memungkinkan adanya bangsa yang modern dan multikultural tanpa dibatasi oleh ras. b. b) Asas Ius Sanguinis Asas Ius Sanguinis adalah asas pemberian kewarganegaraan berdasarkan keturunan orang tuanya. agama. Belanda. dll.Pd. a) Asas Ius Soli Asas Ius Soli adalah asas pemberian kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran (terbatas). Argentina.Peliger Kewarganegaraan ialah studi yang berhubungan dengan tugas . Negara yang menganut asas ini akan mengakui kewarganegaraan seorang anak sebagai warga negaranya apabila orang tua dari anak tersebut adalah memiliki status kewarganegaraan negara tersebut (dilihat dari keturunannya). Ptnord dan Etner F. Contoh negara yang menganut asas ini adalah AS.  Mr. Berikut akan dijelaskan prinsip dari kedua asas tersebut dan beberapa permasalahan yang timbul dengan penerapan kedua asas tersebut. tanpa melihat siapa dan darimana orang tua anak tersebut. Banglades dan Brazil.  Stanley E. . Asas – Asas Kewarganegaraan Ada 2 asas yang dianut negara-negara di dunia ini dalam menentukan kewarganegaraan seorang anak. S. Kewarganegaraan ialah keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus:Negara) yang dengannya membawa hak untuk berprestasi dalam kegiatan-kegiatan politik. Negara yang menganut asas ini akan mengakui kewarganegaraan seorang anak yang lahir sebagai warga negaranya hanya apabila anak tersebut lahir di wilayah negaranya. yakni Asas Ius Soli dan Asas Ius Sanguinis. etnis. Jordania. Asas ini akan berakbibat munculnya suatu negara dengan etnis yang majemuk. Contoh negara yang menganut asas ius sanguinis ini yakni Brunai. Soemantri Kewarganegaraan ialah sesuatu yang berhubungan dengan manusia sebagai individu dalam suatu perkumpulan yang terorganisir dalam hubungan dengan Negara. Wiyanto Dwijo Hardjono. Cina.tugas pemerintahan dan hak . Malaysia.kewajiban warga Negara. Contoh negara yang menganut asas ini adalah negara-negara yang memiliki sejarah panjang seperti negara-negara Eropa dan Asia.

anggota atau warga dari suatu negara. dalih atau pedoman. Dalam konteks Indonesia. 22/1958 bahwa warga negara Republik Indonesia adalah orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan/atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan yang berlaku sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 sudah menjadi warga negara Republik Indonesia. Sedangkan Koerniatmanto S. Dalam bahasa Latin ius berarti hukum. mendefinisikan warga negara dengan anggota negara. yakni peserta dari suatu perssekutuan yang didirikan dengan kekuatan bersama.Ia mempunyai hubungan hak dan kewajiban yang bersifat timbal balik terhadap negaranya. Dahulu istilah warga negara seringkali disebut hamba atau kawula negara yang dalam bahasa inggris (object) berarti orang yang memiliki dan mengabdi kepada pemiliknya. seorang warga negara mempunyai kedudukan yang khusus terhadap negaranya. yaitu: 1). . AS Hikam mendifinisikan bahwa warga negara yang merupakan terjemahan dari citizenship adalah anggota dari sebuah komunitas yang membentuk negara itu sendiri. Asas Kewarganegaraan Asas kewarganegaraan seseorang ditentukan berdasarkan ketentuan yang telah disepakati dalam negara tersebut. Dalam pasal 1 UU No. Asas kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dijumpai dua bentuk asas yaitu. soli berasal dari kata solum yang berarti negeri. istilah warga negara (sesuai dengan UUD 1945 pasal 26) dikhususkan untuk bangsa Indonesia asli dan bangsa lain yang disahkan undang-undang sebagai warga negara. Dengan demikian. tanah atau daerah dan sanguinis yang berarti darah.Konsep Dasar Tentang Warga Negara Dalam pengertian Warga negara diartikan dengan orang-orang sebagai bagian dari suatu penduduk yang menjadi unsur negara serta mengandung arti peserta.sedangkan ius sanguinis adalah pedoman kewarganegaraan berdasarkan darah atau keturunan. ius soli dan ius sanguinis. Dalam menerapkan asas kewarganegaraan dikenal dua pedoman penetapan. Sebagai anggota negara. ius soli berarti pedoman kewarganegaraan yang berdasarkan tempat atau daerah kelahiran.

. Unsur-Unsur Yang Menentukan Kewarganegaraan Dalam menentukan kewarganegaraan setiap negara memberlakukan aturan yang berbeda. Perancis. namun secara umum terdapat tiga unsur yang seringkali digunakan oleh negara . Inggris. antara lain : 1.Unsur Darah Keturunan (Ius Sanguinis) Kewarganegaraan dari orang tua yang menurunkannya menentukan kewarganegaraan seseorang. Dalam pewarganegaraan aktif. terkecuali di Jepang.Asas kesatuan hukum berdasarkan pada paradigma bahwa suami. Asas kewarganegaraan berdasarkan perkawinan yang dapat dilihat dari sisi perkawinan yang mencakup asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat. Perancis.sehingga perlu adanya kesamaan pemahaman dan komitmen menjalankan kebersamaan atas dasar hukum yang sama dan meniscayakan kewarganegaraan yang sama pula. prinsip ini berlaku diantaranya di Inggris. Amerika.negara di dunia. sehat dan tidak terpecah dalam suatu kesatuan yang bulat.prinsip ini berlaku di Amerika. Sedangkan dalam pewarganegaraan pasif. Sedangkan dalam asas persamaan derajat ditentukan bahwa suatu perkawinan tidak menyebabkan perubahan status kewarganegaraan masing-masing pihak. Unsur Daerah Tempat Kelahiran (Ius Soli) Daerah tempat seseorang dilahirkan menentukan kewarganegaraan. Asas ini dapat menghindari terjadinya penyeludupan hukum sehingga banyak negara yang menggunakan asas persamaan derajat dalam peraturan kewarganegaraan . dan Indonesia. maka yang bersangkutan dapat menggunakan hak repuidasi yaitu hak untuk menolak pemberian kewarganegaraan tersebut.Unsur Pewarganegaraan ( Naturalisasi) Syarat-syarat atau prosedur pewarganegaraan disesuaikan menurut kebutuhan yang dibawakan oleh kondisi dan situasi negara masing-masing.seseorang yang tidak mau dijadikan warga negara suatu negara. Jepang. seseorang dapa menggunakan hak opsi untuk memilih atau mengajukan kehendak menjadi warga negara dari suatu negara.isteri ataupun ikatan keluarga merupakan inti masyarakat yang meniscayakan suasana sejahtera. Dalam pewarganegaraan ini ada yang aktif ada pula yang pasif. dan Indonesia.2). 3. Mereka tetap memiliki status kewarganegaraan sendiri sama halnya ketika mereka belum diikatkan menjadi suami istri. 2.

maka setiap warga negara yang disebut sebagai demokrat.yakni antara lain sebagai berikut: 1. memiliki kemandirian 2. yaitu karena kelahiran. menghargai martabat manusia dan kehormatan pribadi 4. Dalam penjelasan umum Undang-Undang No. 5. 62/1958 bahwa ada tujuh cara memperoleh kewarganegaraan Indonesia . rasional 6.orang yang memiliki status kewarganegaraan rangkap/dwi-kewarganegaraan. bipatride untuk orang. adil 7. yakni warga negara yang memperoleh status kewarganegaraan melalui stelsel pasif/operation of law dan melalui stesel aktif/by registration. politik dan ekonomi sebagai warga negara 3. merupakan sikap dan sifat yang seharusnya melekat pada seorang warga negara. bersikap terbuka 5. rasa hormat dan tanggung jawab 2. mendorong berfungsinya demokrasi konstitusional yang sehat.Pembicaraan status kewarganegaraan seseorang dalam sebuah negara ada yang dikenal dengan apatride untuk orang-orang yang tidak mempunyai status kewarganegaraan. . dan multipatride untuk menyebutkan status kewarganegaraan seseorang yang memiliki dua atau lebih status kewarganegaraan. Pada umumnya ada dua kelompok warga negara dalam suatu negara. jujur Beberapa karakteristik warga negara yang demokrat tersebut. Karakteristik Warga Negara Yang Demokrat Untuk membangun suatu tatanan masyarakat yang demokratis dan berkeadaban. memiliki tanggung jawab pribadi. membuka diskusi dan dialog 4. Hal ini akan menampilkan sosok warga negara yang otonom yang mempunyai karakteristik lanjutan sebagai berikut: 1. bersikap kritis 3. pengangkatan. berpartisipasi dalam urusan kemasyarakatan denganpikiran dan sikap yang santun.

Diantaranya hak asasi manusia yang rumusan lengkapnya tertuang dalam pasal 28 UUD gubahan kedua. hak warga negara terhadap negara telah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan berbagai peraturan lainnya yang merupakan derivasi dari hak-hak umum yang digariskan dalam UUD 1945. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak daripada . Hak Dan Kewajiban Warga Negara Dalam konteks Indonesia. membela tanah air (pasal 27). Dr. membela pertahanan dan keamanan negara (pasal 29). tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. turut ayah dan atau ibu serta karena pernyataan. menghormati hak asasi orang lain dan mematuhi pembatasan yang tertuang dalam peraturan (pasal 28 J). Bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak. Sedangkan contoh kewajiban yang melekat bagi setiap warganegara antara lain kewajiban membayar pajak sebagai kontrak utama antara negara dengan warga. pewarganegaraan ..dikabulkannya permohonannya. Notonagoro: Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.dan sebagainya. Prinsip utama dalam penentuan hak dan kewajiban warganegara adalah terlibatnya warga secara langsung ataupun perwakilan dalam saetiap perumusan dan kewajiban tersebut sehingga warga sadar dan menganggap hak dan kewajiban tersebut sebagai bagian dari kesepakatan mereka yang dibuat sendiri HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA DENGAN UUD 45 Menurut Prof.

mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan. Karena para pejabat tidak akan pernah merubahnya. Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiapsiap hidup setara dengan kita. . Apabila masyarakat tidak bergerak untuk merubahnya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. walaupun rakyat banyak menderita karena hal ini. maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan. HAK DAN KEWAAJIBAN WARGA NEGARA : 1. Dengan memperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurang mendapat kepedulian dan tidak mendapatkan hak-haknya. syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang. Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban dengan seimbang. Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban. yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yang lebih baik dan maju. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya. Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28. maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera. kita sebagai warga negara yang berdemokrasi harus bangun dari mimpi kita yang buruk ini dan merubahnya untuk mendapatkan hakhak dan tak lupa melaksanakan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. Jika keadaannya seperti ini. 2.Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2). sampai saat ini masih banyak rakyat yang belum mendapatkan haknya. Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang. Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role). dan sebagainya. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. yang menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 34 UUD 1945.kewajiban. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi. Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesia bersifat demokrasi. Oleh karena itu. Hak Warga Negara Indonesia : . Mereka lebih memikirkan bagaimana mendapatkan materi daripada memikirkan rakyat.

(pasal 28I ayat 1). (pasal 28C ayat 2). hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani.Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. . bangsa.Hak atas pengakuan.Hak atas kelangsungan hidup. (pasal 28C ayat 1) . dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum. hak untuk tidak disiksa.Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1). hak untuk tidak diperbudak. seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. .Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat.Wajib menaati hukum dan pemerintahan.Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.(pasal 28D ayat 1).. . perlindungan. . Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi : segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. tumbuh.hak beragama. dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. dan Berkembang” . “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup. hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum. . jaminan.Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup. ilmu pengetahuan dan teknologi. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.”(pasal 28A). . Kewajiban Warga Negara Indonesia : . dan negaranya.Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan.

2. dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang. Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang. kemerdekaan berserikat dan berkumpul.. Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. mengeluarkan pikiran dengan lisan. Pasal 28J ayat 1 mengatakan : Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain . 28. dan 30. 27. nilai-nilai agama. hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara. Pasal 26. ayat (1). yaitu : 1. ayat (1). keamanan.” Hak dan Kewajiban telah dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 26.” . ayat (1).setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. 4. Dan pada ayat (2).Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. Pasal 30. .Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang.Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahannya. Pasal 27. syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. 3. Pada ayat (2). Pasal 28. dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.

” 2. Definisi orang para ahli politik tentang negara : 1. Negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik. unsur. Manusia hidup dalam suasana kerja sama. fungsi. Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama untuk memenuhi terkabulnya keinginankeinginan mereka bersama. Negara adalah organisasi yang dalam sesuatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya dan yang dapat menetapkan tujuan-tujuan dari dari kehidupan bersama itu.Konsep Negara Tulisan ini akan membahas tentang negara dilihat dari definisi. Soltau “Negara adalah agen (agency) atau kewewenangan (authority) yang mengatur atau mengandalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat ( The state is an agency or authority managing or controlling these (common) affairs on behalf of and in the name of the community. Laski”Negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih berkuasa daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat. dan hal-hal yang berkaitan dengan konsep negara. sekaligus suasana antagonis dan penuh pertentanngan. Negara adalah alat (agency) dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan un tuk mengatur hubunganhubungan manusia dalam masyarakat dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat. Roger H. State (negara) Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertingggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya. Masyarakat merupakan negara kalau cara hidup yang harus ditaati baik oleh individu maupun oleh asosiasi- . Harold J.

asosiasi ditentukan oleh suatu wewenang yang bersifat memaksa dan mengikat. Robert M. all-embracing).” 4. . Sifat memaksa Agar peraturan perundang-undangan ditaati dan dengan demikian terjadi sebuah penertiban. Berikut adalah sifat-sifat negara : 1. Semua peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua tanpa terkecuali. 3. Sifat mencakup semua (all—encompassing.” 3. MacIver “Negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban di dalam suatu masyarakat dalam suatu wilayah dengan berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang untuk maksud tersebut diberi kekuasaan memaksa. 2. Sifat monopoli Negara mempunyai tujuan dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat. Max Weber “Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam sesuatu wilayah. Sifat-sifat Negara Negara mempunyai sifat khusus yang merupakan manifestasi dari kedaulatan yang dimilikinya.” Jadi sebagai definisi umum dapat dikatakan bahwa negara adalah suatu daerah teritorial yang rakyatnya diperintah (governed) oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undangannya melalui penguasa (kontrol) monopolisitis terhadap kekuasaan yang sah.

4. Tujuan dan Fungsi Negara . Sekelompok orang bisa saja mengakui suatu wilayah yang terdiri atas orang-orang dengan sistem pemerintahan. Rakyat juga berfungsi sebagai sumber daya manusia untuk menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. 2. Pengakuan dari Negara Lain Untuk dapat disebut sebagai negara yang sah membutuhkan pengakuan negara lain baik secara de facto (nyata) maupun secara de yure.Unsur-Unsur Negara Unsur negara sebagai syarat berdirinya suatu negararakyat. wilayah. namun tidak akan disetujui dunia internasional jika didirikan di atas negara yang sudah ada. Di wilayah negara itulah rakyat akan menjalani kehidupannya sebagai warga negara dan pemerintah akan melaksanakan fungsinya. lembaga legislatif. dan lain sebagainya untuk menyelengarakan kegiatan pemerintahan yang berkedaulatan. Tanpa adanya orang sebagai rakyat pada suatu ngara maka pemerintahan tidak akan berjalan. laut dan udara sebagai satu kesatuan. lembaga eksekutif. Untuk wilayah yang jauh dari laut tidak memerlukan wilayah lautan. Pemerintahan yang BerdaulatPemerintahan yang baik terdiri atas susunan penyelengara negara seperti lembaga yudikatif. 3. Memiliki Rakyat Diperlukan adanya kumpulan orang-orang yang tinggal di negara tersebut dan dipersatukan oleh suatu perasaan. pemerintahan dan pengakuan suatu negara apabila ingin diakui sebagai negara yang berdaulat secara internasional harus memenuhi empat persyaratan unsur negara berikut ini : 1. Memiliki Wilayah Untuk mendirikan suatu negara dengan kedaulatan penuh diperlukan wilayah yang terdiri atas darat.

. Merriam. terlepas dari ideologinya. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat 3. Ketertiban intern 3. Kebebasan Keseluruhan fungsi negara diatas diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Pertahanan 4. Akan tetapi setiap negara. Kesimpulan Negara merupakan lembaga tertinggi dalam masyarakat atau bangsa yang merupakan wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan dan keadilan secara utuh. Kesejahteraan umum 5. Dan menurut harold L. Melaksanakan penertiban (Law and Order) 2. Keadilan 4. Sebuah Negara harus memiliki unsur pokok yaitu wilayah.Menurut Roger H. menyelenggarakan beberapa minimum fungsi yang mutlak perlu. menyebutkan lima fungsi negara. Keamanan ekstern 2. Laski “Menciptakan keadaan dimana rakyat dapat mencapai keinginan-keinginan mereka secara maksimal. yaitu: 1. Menegakkan keadilan Charles E. yaitu: 1. Soltau tujuan negara adalah “Memungkinkan rakyatnya berkembang serta menyelenggarakan daya ciptanya sebebas mungkin.

Dan di dalam suatu Negara juga terdapat sebuah bentuk-bentuk pemerintahan yang sangat mempengaruhi perkembangan Negara itu sendiri. Dan bentuk-bentuk pemerintahan di dalam suatu Negara sangat identik dengan kekuasaan . pemerintahan yang berdaulat baik keluar maupun kedalam.rakyat. kemudian mendapat pengkuan internasional. maka pemerintah (Government) yang baik juga akan tercipta. Di dalam sebuah Negara juga terdapat sebuah pemerintahan (Government) dan Tata pemerintahan (Governance) yang saling mempengaruhi satu sama lainnya bisa dikatakan jika menciptakan Tata Pemerintahan (Governance) yang baik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful