ugas Makalah Psikologi Umum (Perasaan dan Emosi

)
PERASAAN DAN EMOSI
MAKALAH “Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Kelompok pada Mata Kuliah Psikologi Umum”

Disusun oleh Kelompok 7 : Muhammad Yusuf Ahmad Khusaeri Umi Ulfah Anggi Oktaviani St. Aisah PAI-A / III

FAKULTAS TARBIYAH DAN ADAB INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN TAHUN 2011/1433 H

1) 2) . Perasaan yang diartikan emosi adalah perasaan yang tidak terkait dengan yang dirasakan fisik. tak berdaya.PERASAAN DAN EMOSI A. Perasaan kesusilaan itu ada dua macam. yaitu perasaan-perasaan yang berhubungan dengan perangsangan terhadap pancaindera seperti misalnya. Berlainan dengan berfikir. atau memikirkan sesuatu. Pada dasarnya emosi dan perasaan itu keduanya relative sama. yakni. pahit. Adapun ikhtisar tersebut adalah sebagai berikut : Perasaan-perasaan jasmaniah (rendah) Perasaan-perasaan indriah. melainkan adalah fungsi tersendiri. dan yang negatif misalnya dialami sebagai rasa menyesal kalau orang telah melakukan hal yang tidak baik. B. banyak dipengaruhi oleh keadaan diri seseorang. bahwasannya di dalam emosi terkandung perasaan yang di miliki oleh setiap orang. letih. Perasaan -perasaan rohaniah : Perasaan intelektual Perasaan intelektual ialah perasaan yang bersangkutan dengan kesanggupan intelek (pikiran) dalam menyelesaikan problem-problem yang dihadapi. Perasaan kesusilaan Perasaan kesusilaan atau disebut juga perasaan etis ialah perasaan tentang baik buruk. Perasaan vital. maka perasaan itu bersifat subyektif. asin. Anna Wierzbicka. menanggap. Pendahuluan Secara factual. dan sebagainnya. dan dialami dalam kualitas senang atau tidak senang dalam berbagai taraf. sedap. 1) 2) b. seperti misalnya perasaan-perasaan segar. mengingat-ingat. manis. Oleh karena itu pembicaraan tentang emosi dan perasaan tidak pernah lepas dari unsur manusia. yaitu perasaan-perasaan yang berhubungan dengan keadaan jasmani pada umumnya. atau perasaan kecewa yang dialami oleh seseorang yang sama sekali tak dapat ang mengerjakan soal ujian. Menurutnya. tidak semua budaya memiliki kata untuk emosi sebagaimana yang di konsepkan dalam bahasa Inggris sedangkan kata yang bermakna perasaan (feeling) ada dalam semua bahasa.[1] C. Perasaan umumnya bersangkutan dengan fungsi mengenal artinya perasaan dapat timbul karena mengamati. a. Sedangkan menurut seorang peneliti emosi dari Australia National University. lemah. sehat. Misalnya rasa senang yang dialami oleh seseorang yang dapat menyelesaikan soal ujian (perasaan intelektual positif). Oleh sebab itu kata emosi lebih luas digunakan dalam dunia ilmu pengetahuan. kata emosi lebih disukai karena kesannya lebih objektif dan lebih ilmiah dari pada kata perasaan. menghayalkan. Dari beberapa pendapat tentang emosi dan perasaan yang di kemukakan oleh para ahli pada umumnya sepakat bahwa perasaan itu di artikan sebagai keadaan yang di rasakan sedang terjadi dalam diri seseorang dan sedangkan emosi terjadi hanya ketika seseorang merasakan sesuatu terjadi dalam dirinya. Macam-Macam Perasaan Bigot telah memberikan ikhtisar mengenai macam-macam perasaan itu yang kiranya sangat berguna sebagai rangka pembicaraan. panas dan sebagainya. Pengertian Perasaan Perasaan biasanya didefinisikan sebagai gejala psikis yang bersifat subyektif yang umumnya berhubungan dengan gejala-gejala mengenal. Kendati pun demikian perasaan bukanlah hanya sekedar gejala tambahan daripada fungsi pengenalan saja. yaitu positif dan negatif. Perasaan kesusilaan yang positif misalnya dialami sebagai rasa puas kalau orang telah melakukan hal yang baik.

dan sebagainya. orang bergerak meninggalkan sumber frustasi. sebagai insan yang masih muda. kalau seseorang mendapat celaan. gembira. Pertama.dan sebagainya. bangga. Ada yang timbul karena seorang anak kecil memang ditakut-takuti atau karena berlakunya berbagai pantangan di rumah. (3) cinta. tentu saja daya tahan anak-anak belum kuat. Dari hasil penelitiannya. saling tolong menolong. Karena. bisa dikatakan bahwa rasa takut selain mempunyai segisegi negatif. tak berdaya. orang menghentikan respon-respon terbukanya dan mengalihkan emosi ke dalam dirinya sendiri. memberi dan menerima simpati dan antipati. Kedua. Misalnya saja. 4) Perasaan sosial Perasaan sosial ialah perasaan yang mengikatkan individu dengan sesama manusia. atau takut menghadapi hal-hal asing yang tidak di kenal. emosi adalah “A complex feeling state accompained by characteristic motor and glandular activies “ (suatu keadaan yang kompleks yang disertai karakteristik kegiatan kelenjar dan motoris). ciptakanlah suasana kekeluargaan/lingkungan sosial mampu menghadirkan rasa keamanan dan rasa kasih sayang. John B. tingkah laku emosional dapat dibagi menjadi empat macam. juga ada segi positifnya. dimarahi. 5) Perasaan harga diri Perasaan harga diri ini dapat dibedakan menjadi dua macam. 1. berilah penghargaan terhadap usaha-usaha anak dan pujilah bila . marah dan cinta. Perasaan harga diri yang positif misalnya perasaan puas. yaitu perasaan harga diri yang positif dan perasaan harga diri yang negatif. Watson menemukan bahwa tiga dari keempat emosional tersebut terdapat pada anak-anak. Pengertian Emosi Menurut English and English. orang bergerak menentang sumber frustasi. rasa takut akan tempat gelap. takut berada di tempat sepi tanpa teman. Sedangkan Sarlito Wirawan Sarwono berpendapat bahwa emosi merupakan “ setiap keadaan pada diri seseorang yang disertai warna afektif baik pada tingkatan lemah (dangkal) maupun pada tingkatan yang luas (mendalam)[3] E.[2] D. Takut Pada dasarnya. perasaan hidup bermasyarakat dengan sesama manusia untuk saling bergaul. (4) depresi.3) Perasaan keindahan Perasaan keindahan yaitu perasaan yang menyertai atau yang timbul karena seseorang menghayati sesuatu yang indah atau tidak indah. senang. mendapatkan hukuman dan sebagainya. Ada beberapa cara untuk mengatasi rasa takut pada anak. yaitu bersifat menggelorakan dan menimbulkan perasaan-perasaanan gejala tubuh yang menegangkan. orang bergerak menuju sumber kemenangan. yaitu (1) marah. rasa setia kawan. rasa takut itu bermacam-macam. (2) takut. rasa syukur setelah lepas dari marabahaya secara ajaib.[4] Jika dilihat dari secara objektif. Sedangkan perasaan harga diri negatif misalnya perasaan kecewa. yaitu : takut. 6) Perasaan keagamaan Perasaan keagamaan yaitu perasaan yang bersangkut paut dengan kepercayaan seseorang tentang adanya Yang Maha Kuasa seperti misalnya rasa kagum akan kebesaran Tuhan. Macam-Macam Emosi Atas dasar arah aktivitasnya. Kengerian-kengerian ini relatif lebih banyak diderita oleh anak-anak daripada orang dewasa. tak senang.

Ekspresi dan Emosi Apakah ekspresi itu ? Wullur melukiskan ekspresi sebagai “pernyataan batin seseorang dengan cara berkata. menurut Wullur. Dalam sebuah studi yang dilakukan Goodenough. Karena itu. yaitu cinta waktu pacaran yang kadang-kadang berakhir putus setelah puas bertemu dalam memadu cinta. Marah Pada umumnya. hambatan pada kegiatan-kegiatan yang sedang dilakukan. Keempat. yang digambarkan Syauqi Bey di atas adalah cinta romantis.tanamkanlah pada anak bahwa ada kewajiban sosial yang perlu ditaati. membereskan (katarsi). bernyanyi. terdapat cukup bukti yang memperlihatkan bahwa anak-anak lebih mudah menjadi marah apabila pada malam sebelumnya mereka tidak cukup beristirahat. kemarahan bisa ditimbulkan oleh adanya pengekangan yang dipaksakan. kata berbalas kata. Bentuk-bentuk kemarahan yang banyak kita hadapi adalah pada anak yang berumur 4 tahun. tidak sampai meningkat ke jenjang pernikahan. Sama halnya ketika kita harus mendefinisikan ihwal kebahagiaan. Penyair Mesir. Navaco pula mengemukakan bahwa amarah “bisa dipahami sebagai reaksi tekanan perasaan” 3. Syauqi Bey. setiap lelaki terus mencari belahan wanita yang hilang dari dirinya untuk bersatu kembali dengannya. Erich Fromm sedemikian jauh telah berbicara tentang cinta sebagai alat mengatasi keterpisahaan manusia.perlu. Akan tetapi. melukiskan “cinta” dlam sebuah sajaknya : Apakah cinta ? Mulanya berpandangan mata.[5] F. sebagai pemenuh kerinduan akan kesatuan. di atas kebutuhan eksitensi dan menyeluruh itu. dan sejak itu sampai seterusnya. bahan yang terpendam itu sangat alah membahayakan. kemudian mereka dipisahkan menjadi setengahsetengah. Dan terkadang bisa menjadi “letusan kecil”. Namun. dan memadu janji. luapan kemarahan lebih sering terlihat pada anak kecil ketimbang rasa takut. tumbuhkanlah pada diri anak kepercayaan serta keberanian untuk hidup. jauhkanlah ejekan dan celaan. Dalam bukunya The Art of Loving (Seni Mencinta). barulah mereka dapat belajar secara sungguh-sungguh. akhirnya bertemu. gangguan pada gerak-geriknya. Cinta Apakah cinta ? sesungguhnya betapa sulitnya kita menjelaskan kata yang satu ini. Selanjutnya. Pada anak-anak yang masih kecil. Tanpa ekspresi. lantas saling senyum. Ekspresi. ekspresi itu dapat mengembangkan sifat kreativitas seseorang. Ketiga. timbul suatu kebutuhan biologis. bergerak. juga bersifat membersihkan. oleh segala sesuatu yang menghalang-halangi keinginan seorang anak. Ide pengutuban ini diungkapkan dengan paling mencolok dalam mitos bahwa pada mulanya laki-laki dan wanita adalah satu. dan jika anak sanggup beraktivitas secara kreatif. misalnya . 2. dengan catatan bahwa ekspresi itu selalu tumbuh karena dorongan akan menjelmakan perasaan atau buah pikiran”. yang lebih spesifik yaitu keinginan untuk menyatu antara kutub-kutub jantan dan betina. ekspresi dapat mencegah timbulnya kejadian-kejadian yang tidak diberi kesempatan untuk menjelmakan perasaannya dan menghadapi perasaannya.

kita dapat membagi ekspresi emosional (emotional exspression) dalam tiga macam. dalam ungkapan berikut: “Saya rasa nanti sore akan hujan”. yaitu penilaian terhadap suatu hal. yang dimaksudkan dengan emosi di sini bukan terbatas pada pada emosi atau perasaan saja. Makna penilaian ini tampak. “Letusan” yang lebih besar lagi adalah terjadinya letusan revolusi suatu bangsa yang bertahun-tahun atau berabad-abad tertindas. atau memikirkan sesuatu. Adapun macam-macam perasaan tersebut diantaranya yaitu.mengamuk. Hubungan antara Perasaan dan Emosi Menurut pandangan Dirgagunarsa. Di dalam pengertian emosi sudah terkandung unsur perasaan yang mendalam (intese). Perasaan-perasaan jasmaniah (rendah) Perasaan-perasaan indriah Perasaan vital Perasaan -perasaan rohaniah Perasaan keagamaan Perasaan intelektual Perasaan kesusilaan a) 1) 2) b) 1) 2) 3) . misalnya. Perbedaan antara Perasaan dan Emosi Perbedaan antara perasaan dan emosi tidak dapat dinyatakan dengan tegas. Dalam kaitannya dengan emosi. sehingga merupakan salah satu fungsi tubuh untuk mengadakan kontak dengan dunia luar. yaitu sesuatu yang mendorong terhadap sesuatu. Ungkapan itu berarti bahwa menurut penilaian saya. karena keduanya merupakan suatu kelangsungan kualitas yang tidak jelas batasnya. perasaan (feeling) mempunyai dua arti. The Expression of Emotion in Man and Animals. Kendati pun demikian perasaan bukanlah hanya sekedar gejala tambahan daripada fungsi pengenalan saja. Ekspresi wajah dan suara (3). Di lain pihak. Ditinjau secara fisiologis. para ahli psikologi bahwa menganggap komunikasi emosi memiliki fungsi penting. menghayalkan.[7] I. menanggap. Perasaan umumnya bersangkutan dengan fungsi mengenal artinya perasaan dapat timbul karena mengamati. perasaan berarti pengindraan. maka perasaan itu bersifat subyektif. banyak dipengaruhi oleh keadaan diri seseorang. suatu warna efektif dapat dikatakan sebagai perasaan. perasaan mempunyai fungsi menilai. baik pada tingkat yang lemah (dangkal) maupun pada tingkat yang kuat (mendalam). sejak publikasi buku klasik Charles Darwin pada tahun 1872. Dalam arti psikologis.[6] H. yakni: (1). yang memiliki kelangsungan hidup bagi spesies. Oleh karena itu. Kesimpulan Berlainan dengan berfikir. G. emosi mempunyai arti yang agak berbeda. mengingat-ingat. Perkataan emosi sendiri berasal dari perkataan “emotus” atau “emovere” yang artinya mencerca (to stir up).Startle Response atau reaksi terkejut (2). nanti sore hari akan hujan. melainkan adalah fungsi tersendiri. Menurut Atkison. bahkan membunuh. tetapi meliputi setiap keadaan pada setiap diri seseorang yang disertai dengan warna efektif. Sikap dan gerak tubuh (posture and gesture) Ekspresi wajah yang menyertai emosi jelas berfungsi mengomunikasikan emosi tersebut. Pada suatu saat tertentu. tetati juga dikatakan sebagai emosi.

Ibid. Ibid. Psikologi umum. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada. 114-115 [5] Alex Sobur. Psikologi Umum (Bandung: Pustaka Setia. Bandung: Pustaka Setia. 114-115. Psikologi Pendidikan. takut. marah. [7] Ahmad Fauzi. Dan perasaan didefinisikan sebagai gejala psikis yang bersifat subyektif yang umumnya berhubungan dengan gejala-gejala mengenal. Atas dasar arah aktivitasnya. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. kita dapat membagi ekspresi emosional (emotional exspression) dalam tiga macam. . [1] Sumadi Suryabrata. Psikologi Umum. cinta dan depresi. [4] Alex Sobur. 2006. Psikologi Pendidikan. 2006) h. 54. Ekspresi wajah dan suara (3).. usuf Syamsu. [6] Alex Sobur.4) Perasaan keindahan 5) Perasaan sosial 6) Perasaan harga diri Emosi adalah suatu keadaan yang komplek yang disertai karakteristik kegiatan kelenjar yang motoris. tingkah laku emosional dapat dibagi menjadi empat macam. 66 [2] Sumadi Suryabrata. ibid 66-69. h. 2003) h. Bandung: PT Remaja Rosda Karya . h. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja (Bandung: PT Remaja Rosda Karya. Sikap dan gerak tubuh (posture and gesture) DAFTAR PUSTAKA Fauzi Ahmad. (Bandung: Pustaka Setia. 410-419. 1998) h. (Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.Startle Response atau reaksi terkejut (2). 2004). 1998. Bandung: Pustaka Setia. dan dialami dalam kualitas senang atau tidak senang dalam berbagai taraf. h. 2004. Psikologi Umum. yakni: (1). Sobur Alex. yaitu. abrata Sumadi. 2003. Dalam kaitannya dengan emosi. [3] Syamsu Yusuf. 424-427.