BAB 1 Pengertian Dzikrullah

Dzikrullah artinya mengingat Allah dengan sepenuh hati dengan menyebut asma Allah. Dalam Al-quran atau Hadist Nabi banyak ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk selalu berdzikir kepada Allah. Diantaranya adalah : “Dan perbanyaklah mengingat Allah supaya kamu mendapat kemenangan” (QS. Al Jumu’ah :10) “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama Allah), dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepadaNya diwaktu pagi dan petang”. (QS. Al-Ahzab :41-42) “ Orang-orang beriman hatinya tentram karena mengingat Allah, ketahuilah dengan mengingat Allah hati menjadi tentram”. (QS. Ar-Raad :28) Demikianlah beberapa ayat yang menyuruh kita senantiasa melaksanakan dzikrullah, mengingat Allah. Dan masih banyak lagi ayat yang lainnya atau hadits-hadits Rasulullah SAW. Diantaranya Rasulullah SAW pernah bersabda : “Barang siapa tidak memperbanyak menyebut asma Allah, maka sesungguhnya ia telah terlepas daripada iman”. Maksud terlepas daripada iman, berarti kurang sempurna imannya, kecuali dengan memperbanyak menyebut Allah. Karena itu nabi bersabda : “Perbaruilah iman kamu dengan banyak-banyak menyebut Allah”. Dari hadits ini diambil kesimpulan, bahwa kesempurnaan iman seseorang itu hingga mencapai derajat tinggi sebagai manusia sempurna (insan kamil) ialah banyak mengingat Allah, baik di waktu sholat maupun diluarnya. Dalam hadits lain disebutkan, bahwa beliau bersabda : “Bahwasannya bagi tiap -tiap sesuatu itu ada alat untuk mensucikannya, dan alat untuk mensucikan hati itu ialah dzikrullah ta’ala. Dan tidak ada sesuatu yang dapat melepaskan manusia dari azab kubur selain daripada dzikrullah. Sabda Rasulullah SAW pula : “banyak-banyaklah olehmu menyebut Allah atas segala hal, maka bahwasannya tiada amal yang lebih dikasihi oleh Allah selain dari dzikrullah. Dan tiada amal yang lebih dapat melepaskan hamba Allah dari segala kejahatan didunia dan akhirat itu selain dari dzikrullah”. Dari hadits-hadits diatas jelaslah bahwa memperbanyak dzikrullah dapat melepaskan kita dari segala kejahatan didunia dan siksa diakhirat kelak. Sebab

1

Seakan-akan bagaikan seekor kucing yang sedang menunggu tikus keluar dari lobangnya. Suatu contoh. meskipun tidak dengan istiqomah. namun mereka tidak akan menceritakan atau membuka rahasia yang diperolehnya dari kasyaf. maka kelihatan bentuk rupa yang tercermin didalamnya tidak merupakan bentuk rupa 2 . Dan dengan dzikir. Bila sudah demikian keadaannya maka lemahlah seluruh kelakuan hissi (perasaan) dan menjadi kuatlah kelakuan ruh dan menanglah dia dengan kekerasannya. khalwat dan dzikir sangat penting untuk terbukanya dinding hissi (perasaan panca indra yang lima) dan terbukanya beberapa rahasia alam dari pekerjaan Allah Ta’ala yang kita lemah mendapatkannya. Maka mereka itulah yang mendapatkan segala hakikat wujud.memang tidak ada amal yang lebih mendekatkan diri kepada Allah selain dari dzikrullah yang selain bertujuan untuk mengingatNya juga sekaligus untuk memperoleh ridhoNya. Mereka tahu bahwa kasyaf merupakan suatu percobaan. Adapun sebab terbukanya hijab itu adalah apabila ruh itu kembali kepada alam asalnya. tapi kapankah ia akan keluar belum diketahui. Dan sekali lagi. Bahkan orang awam selalu terkecoh oleh tukang sihir. Karena itu terbukalah kasyaf bagi ahli mujahadah. kesempurnaan kasyaf seseorang adalah dengan istiqomah. seperti makan menyuburkan tubuh. Dan dari pengetahuan yang diperoleh. ruh manusia sangat lemah untuk mendapatkan pengetahuan mengenai rahasia alam dan af’al tuhan. terbukalah pintu ilahiyah. mujahadah. karena dzikir menyuburkan ruh. Para ulama besar dikalangan shufi pada umumnya adalah orang-orang yang ahli mujahadah. sehingga mereka selalu mohon perlindungan dari Allah SWT. melainkan apabila seseorang tetap istiqomah. karena ruh juga merupakan bagian dari alam. maka akan mengantarkan kita untuk selalu dekat dengan Allah. Dengan senantiasa melaksanakan dzikrullah secara rutin. Begitulah gambaran orang yang selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak amalan yang berupa dzikrullah. misalnya perbuatan tukang sihir seolah-olah mengaburkan pengertian tentang kasyaf dan sihir. Tetapi adakalanya kasyaf itu bisa juga terjadi karena menahan lapar dan berkhalwat. tikus pasti akan keluar. Perbandingannya. Dan tidak akan didapat oleh orang lain. Dengan demikian. Dan bertaqarrub kepada Allah akan melahirkan perasaan senantiasa merasa diawasi oleh Allah. Selanjutnya untuk menolong kekuatan ruh adalah dengan memperbanyak dzikrullah. ruh akan bertambah subur dan semakin meningkat sehingga terjadilah syuhud. Adapun kasyaf itu tidak akan sempurna. ibarat sebuah cermin muka apabila ia cembung atau cekung. karena jalan mujahadah (perjuangan) untuk mendapatkannya tidak pernah dilaluinya atau syarat untuk mendapatkannya belum dikerjakan. atau kembali dari pendapatan lahir kepada bathin. ketika itulah ruh menerima segala pemberian yang bersifat Rabbaniyah (bersifat ketuhanan) dan menerima segala ilmu pengetahuan yang bersifat laduniyah (ilmu hati yang datangnya dari Allah).

maka bentuk yang didalamnya akan terlihat sempurna seperti bentuk rupa yang asli. Moh Al-'Aziz) 3 . (Sumber "Tashawwuf dan jalan hidup para wali" Karya Ust. Dzikir adalah pegangan pada jalan tasawwuf.yang sebenarnya. sehingga tercapailah musyahadah. dan seorang pun tidak akan sampai kepada Allah. melainkan dengan memperbanyak dzikir kepada Allah. Lain halnya dengan cermin itu rata. Dimana dengan jalan memperbanyak dzikrullah ini akan tersingkaplah hijab antara khaliq dengan makhluq. Labib MZ dan Drs. tidak sama.

adalah dengan cara membaca Al-Qur’qn takbir. 4 . Untuk menganal Tuhan harus melalui Tuhan. Dzikir lisan. Sifat. berarti jasmaninya harus diam. Dzikir Qolbi. adalah menghadirkan hati dengan penuh keyakinan akan keberadaan Dzat. Ruhani berasal dari Nu Muhammad. alam wadah tampak jelas. Dzat yang maha melihat maha mendengar. Dengan suara yang dapat ddengar oleh telinga. Suara panca indra dan seluruh tubuh dirtutup (dimatikan).hening. tahlil. Dunia tidak tampak lagi. untuk memperbanyak amar ma’ruf dan menjauhi hal-hal yang munkar. adalah mempergunakan anggota badan dan panca indera untuk keta’atan beribadah semata-mata kepada Allah. Ini sudah tercermin di dalam makna hakikinya bersuci. maha mengetahui dan maha kuasa atas segalanya. wirid. Asma dan Afal Allah. 2. Berarti bila kita hendak berkomunikasi dengan Tuhan harus melalui bahasa Ruhani. Ruhaninya yang menjerit mengumandangkan Asma Dzat Jeirtan Ruhani akan memnembus tujuh petala langit mencapai Arasy. istigfar. Dzikir anggota bada dan panca indra. 3. tahmid. Dzikir Qalbi dilakukan dalam hati tanpa bersuara. Sejak semula memang hayang Ruhani yang bisa berkomunikasi dengan Allah. Ruhani yang berkomunikasi dengan Allah. dsb. Harus bisa mati sebelum mati.do’a .BAB 2 Macam-macam Dzikir Ada Beragam Dzikir diantaranya : 1.

tingkah laku kita senantiasa ingat kepada Allah yang mengawasi dan menyaksikan gerak-gerak perbuatan kita. ikuti saja sesuai shabda Dengan cara berdzikir berarti kita sudah mulai melatih diri untuk melatih diri untuk melakukan shalat yang kekal. Oleh karena itu pengertian bersuci. ketinganya harus dilaksanakan serempak. Dengan demikian perilaku dan nafsu kita akan menjadi terkendali. dimana kiblat yang terdekat adalah menghadapkan diri kepada diri kita sendiri. dan dengan tidak mengeraskan suaranya (Al A’Raf 7:205) 4. shalat dan dzikrullah adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisah-pisahkan datu sama lain. setiap gerak-gerik kita. Hatinya bersih karena terisi Asma Allah tidak terisi angan-angan kotor tidak memper-Tuhan-kan hawa nafsunya yang merupakan dosa syirik tersembunyi. adalah Dzikir di dalam Sir. Pengertian Dzikrullah yang lebih luas adalah tidak hanya sekedar duduk tafakur sambil mengucapkan Asma Alaah semata. sudah dalam keadaan fana.Dan sebutlah nama Tuhan-Mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dari rasa takut. Dzikir Haqq. benar-benar ikhlas kepada Allah maka itulah yang sebenar-benarnya ibadah yang akan membawa keselamatan dunia akhirat bagi yang melaksanakannya. benar-benra Lilahi Ta’ala. direalisasikan dan diterapkan makna haqiqinya di dalam kehidupan sehari-hari agar ibadah kita menjadi sempurna. Aku yang bicara suatu tingkatan dzikir yang paling tinggi Dzikir gerak rasa dari suara hati atau shabda atau dzikir apapun. Sesuai dengan suara hati. akan tetapi mengingat Allah secara berkesinambungan. 5 . Bila dalam setiap perilaku kita senantiasa disertai ingat kepada Allah semata. secara istiqamah.

aktivitas semacam itu tidak pernah dicontohkan 6 . Lalu. Para ulama berselisih pandang menyikapi hukum zikir berjamaah. Menurut mereka. Ini sesuai pula dengan tuntunan yang diajarkan oleh Rasul dan para sahabatnya. polemik zikir seperti ini pernah mengemuka di kalangan para salaf. hukum zikir berjamaah boleh dilakukan. Berzikir bisa dilakukan kapan saja. marak fenomena zikir berjamaah. Abdul Aziz Alussyekh. Sekelompok orang menggelar zikir secara bersama-sama. Belakangan. bagaimanakah hukum pelaksanaannya? Menurut Prof Kamal Bughlah. pembahasannya pun tetap menarik perhatian para ulama.BAB 3 Hukum Dzikir Berjamaah Mayoritas ulama salaf sepakat. shalat sunah. Zikir merupakan aktivitas yang mulia. dalam kajiannya yang berjudul “Hukmu al-Jahr wa al-Ijtima’ ‘ala adz-Dzikr”. atau di kala pagi dan malam hari. Pendapat itu dikeluarkan oleh lembaga yang dipimpin oleh Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dengan anggota Syekh Bakar Abu Zaid. Komite Tetap Kajian dan Fatwa Arab Saudi berpendapat bahwa zikir berjamaah hukumnya haram dan termasuk bidah. Setelah shalat wajib. Di masa kini. Shalih alFauzan. Lokasinya bisa di masjid atau di tempat-tempat umum. dan Abdullah bin Ghadyan. Dengan berzikir secara khusyuk maka seorang hamba akan memperoleh ketenangan hati. Pandangan ini juga merupakan opsi yang dipilih oleh Asosiasi Ulama Senior Arab Saudi.

tidak boleh dilakukan.oleh Rasulullah. 7 . Sekalipun pada dasarnya bacaan-bacaan yang dikeluarkan saat berzikir berjamaah pernah diteladankan Rasul tetapi cara penyampaiannya tidak dibenarkan. bukan berjamaah. Zikir yang dicontohkan oleh Rasul ialah zikir individual dengan bersuara usai shalat lima waktu. Sebab. Artinya. Ini seperti hadis riwayat Bukhari Muslim dari Ibn Abbas. hukumnya tertolak”. “Maka segala apa yang tidak pernah diteladankan oleh Rasul. Ini dianggap bidah. zikir yang disunahkan bersifat individual. Seperti hadis Bukhari Muslim yang diriwayatkan dari Aisyah.

Subhanallahil 'adhim " Maha Suci Allah dan dengan pujian-Nya. ( Syarh Aqidah Wasithiyyah:1/128. Subhanallahi’adhim Subhanallahi wa bihamdihi . Maksud seseorang bertasbih dengan dzikir ini adalah untuk menjauhkan Allah Subhanahu wa Ta'ala dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya seperti bodoh. Kapan Dzikiri Ini Dibaca Abu Hurairah berkata. mati. Muslim :2692. Subhanallahil 'adhim. Syahrul Mumti':2/67." ( HR. Abu Dawud 5091 ) C.2692. al-futuhat:1/135 ).BAB 4 Dzikir Subhanallahi wa bihamdihi. B. Abu Dawud:5091) A. ngantuk dan sifat-sifat yang serupa dengan makhluk-Nya sekaligus memuji-Nya dengan menetapkan sifat. Makna Dzikir Tasbih artinya penyucian Allah Subhanahu wa Ta'ala dari segala sifat kekurangan. 8 . Adapun Bihamdihi maknanya aku bertasbih sambil memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: " Barangsiapa membaca tatkala pagi dan sore Subhanallah wa bihamdihi 100kali maka tidaklah datang seseorang pada hari kiamat dengan amalan yang lebih utama daripada bacaan ini kecuali seseorang yang mengucapkan yang serupa atau lebih banyak lagi. Maha Suci Allah Yang Maha Agung " ( HR.sifat yang sempurna bagi-Nya. berat dalam mizan ( timbangan amal hari kiamat ). Muslim no. lemah. disukai oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala yaitu Subhanallahi wa bihamdihi . Keutamaan Dzikir Ini Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mengatakan: " Dua kata yang ringan di lidah.

( Shahih Bukhari :6406 ) Dari Jabir radliyallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: " Barangsiapa yang mengucapkan Subhanallahil 'adhim wa bihamdihi maka ditanamkan baginya kurma di surga". ( lihat al-Futuhat:1/669 ) Bolehnya menambah bilangan dzikir ini karena disyariatkan dan tidaklah terlarang. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun". Kemudian beliau menyebutkan diantara wasiatanya. Dan tak ada sesuatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya.Wallahu 'alamu bish showab. berdasarkan riwayat lain yang menjelaskan hal itu. Al Isra'(17):44 ). Faedah Konteks hadits ini ( Hadits Abu Hurairah radliyallahu 'anhu diatas ) menunjukkan bahwa dzikir ini dibaca 100 kali sekaligus untuk dua waktu itu tidak dipisah menjadi dua waktu. sebagaimana larangan untuk menambah ibadah yang memang sudah dibatasi bilangannya seperti roka'at shalat. pagi 100 kali dan sore 100 kali. bilangan wudhu dan lainnya. Lebih utama maksudnya lebih utama dari jenis dzikir ini bukan dari amalan yang lain. ( al Futuhat:1/670 ) Allah-lah pemberi taufiq ke jalan yang benar. an-Nasai dan al-Bazzar. lihat Shahih Targhib wa Tarhib:1543 ) D. ( QS. Aku wasiatkan dengan dua hal dan aku larang dari dua hal'. ( Muslim:6842 ) Dari Sulaimana bin Yasar dari seorang laki-laki Anshor bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda:" Berkata Nabi Nuh 'alaihissallam kepada anaknya: ' Aku wasiatkan kepadamu dengan suatu wasiat yang aku ringkas agar engkau tidak melupakannya. Sunan Tirmidzi:3464 ) Dari Abu Hurairah. 9 . ( HR. ( Hasan Shahih. tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. " Dan aku wasiatkan dengan Subhanallahi wa bihamdihi karena ia adalah do'anya para makhluk dan dengan dua kata itu makhluk diberikan rezeki. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mengatakan: " Barangsiapa yang membaca Subhanallahi wa bihamdihi dalam sehari 100 kali maka diampuni dosanya sekalipun seperti buih dilautan".

Ketika sedang memegang setang motor atau memegang kemudi roda empat.” (QS. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. sesungguhnya syariat Islam itu banyak maka beri tahukan kepadaku sesuatu yang dapat aku jadikan pegangan!’ Maka Rosul menjawab. serta selama apapun kita melakukan perjalanan. Tirmidzi) 10 . ‫ك زل‬ “Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan berzikir pada Alloh. Al Ahzab: 41. ‘Wahai Rosululloh. “Hai orang-orang yang beriman. Ketika hendak pergi ke kampus atau ketika mudik lebaran ke pulau seberang. Ketika berjalan cepat di jalan tol atau kondisi kendaraan kita terjebak macet.” (HR. .BAB 5 Berdzikir Di perjalanan Berzikir adalah ibadah yang sangat mudah. Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman. Apapun kendaraan yang kita gunakan. hanya dengan mengingati Alloh-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Namun Alloh menjanjikan ganjaran yang sangat besar bagi orang yang lisannya selalu basah dengan zikir. 42) “Ingatlah. zikir yang sebanyak-banyaknya. Bisa dilakukan kapan pun dan tanpa mengeluarkan banyak biaya. “Seorang laki-laki pernah berkata kepada Rosululloh. berzikir dapat kita lakukan setiap saat. Ar Ra’d: 28) Dari Abdulloh bin Basr rodhiallohu ‘anhu ia berkata. berzikirlah (dengan menyebut nama) Alloh.

di depan hidangan kalian. kita dapat mengucapkan lafal-lafal lainnya seperti ucapan istigfar (Astaghfirulloh) sebagaimana Rosululloh menyebutkan bahwa beliau beristigfar lebih dari 70 kali setiap harinya. Sebagaimana sabda Rosul shollallohu ‘alaihi wa sallam. “Perbanyaklah istigfar di rumah kalian. di jalan.” (HR. Seorang salaf pernah berkata. ‫ال ل سان ع لى خ ف ي ف تان ك لم تان‬. tahmid (Alhamdulillah). Bukhori Muslim) Demikian pula. “Janganlah engkau jadikan kuburanku sebagai tempat perayaan dan bersholawatlah untukku karena sesungguhnya sholawat yang engkau ucapkan akan sampai kepadaku di mana saja engkau berada. takbir (Allohu Akbar). ‫ال مزان ف ي ث ق ي ل تان‬.” (HR.Adapun lafal zikir yang dapat kita baca saat perjalanan sangat banyak sekali. Abu Daud dan Ahmad) 11 . Subhanallohil ‘azhiim. di pasar dan dalam majelis-majelis kalian dan di mana saja kalian berada! Karena kalian tidak tahu kapan turunnya ampunan!!” Kita juga dapat membaca sholawat Nabi yang berasal dari dalil yang shohih sebagaimana sabda beliaushollallohu ‘alaihi wa sallam yang artinya. berat dalam timbangan (mizan) dan dicintai oleh Ar Rohman: Subhanalloh wa bihamdih. Kita dapat membaca tasbih(Subhanalloh). ‫ح ب ي ب تان‬ ‫ال رحمان ال ى‬: ‫ال عظ يم هللا س بحان ب حمده و هللا س بحان‬ “Dua buah kalimat yang ringan di lisan. tahlil (Laa ilaha illalloh) ataupun lafal-lafal lainnya yang telah dicontohkan oleh Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam.

R. tiada yang dapat menghalangi terhadap apa yang Engkau berikan. WALAA YANFA‟ DZAL JADDI MINKAL JADDU “tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata. milikNya lah kerajaan. LAHUL MULKU WA ALLAHUMMA LAA MAA NI‟A LIMAA A‟THOITA. dan milikNya-lah segala pujian. Engkaulah Yang Maha Selamat dan dariMu-lah keselamatan. Kemudian membaca : ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM “Ya Allah. tidaklah bermanfaat kemuliaan bagi pemiliknya kecuali kemuliaan itu dari Engkau. wahai Tuhan Pemilik keagungan dan kemulia-an.” (H. tiada sekutu bagiNya. Ya Allah.BAB 6 Dzikir Setelah Shalat Dzikir-dzikir setelah shalat adalah sebagai berikut : 1. Membaca Istighfar yaitu bacaan “ ” ٌ sebanyak 3 kali. dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Bukhari dan Muslim) 12 . WA LAA MU‟TIYA LIMAA MANA‟TA.” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahihnya) 2. Membaca : ‫ال‬ ً LAHUL ‫ال‬ ٌ HAMDU ‫ٌ ال‬ ‫ال‬ WAHUWA „ALAA ‫ع ى‬ ٍ ‫ً ال ع‬ ‫ال‬ ٌ KULLI SYAI-IN ” QADIIR LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU. dan tiada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau halangi. Maha Suci Engkau.

tiada sekutu bagiNya. kepunyaanNya lah kenikmatan dan milikNya lah karunia. tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. LAHUN NI‟MATU WALAHUL FADHLU WALAHUTS TSANAA-UL HASAN. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA „ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR” . dan disempurnakan dengan “LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU.3. MUKHLISHIINA LAHUDDINA WALAU KARIHAL KAAFIRUUN “tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata. Membaca ‫ال‬ ً ‫ال‬ ‫ال‬ ٌ ‫ال‬ ٌ ‫ال‬ ٌ ‫ال‬ ٍ ‫ع‬ ‫ال‬ ٌ ILLA BILLAH ‫ال‬ ‫ال‬ ‫ال‬ ‫ال‬ ‫ال‬ LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU. tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah. takbir yaitu “Allahu Akbar” 33 x. dan kami tidak menyembah kecuali hanya kepadaNya. LAA ILAAHA ILLALLAHU.(HR Muslim) 4. dan milikNya-lah segala pujian. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA „ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR. Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah. milikNya lah kerajaan. LAA HAULA WA LAA QUWWATA LAA ILAAHA ILLALLAAH WA LAA NA‟BUDU ILLA IYYAHU. Membaca tasbih yaitu “Subhanalah” 33 x. dan bagiNya-lah sanjungan yang baik.tahmid yaitu “ Alhamdulillah” 33 x. dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dalam shahihnya. ‫ع‬ ً ٍ ‫ص‬ ‫ص ى‬ ٍ ‫ًع‬ ٍ ‫ع‬ ٌ ً‫ض‬ :” ٍ ‫ال‬ ٌ ٌ ‫ع‬ : ‫ال ال‬ ‫ع ى‬ ً ٌ ” 13 . dengan tulus ikhlas tunduk kepadaNya sekalipun orang-orang kafir tidak suka“.

maka penetapannya hanya melalui syariat. Sebagaimana tidak ada yang wajib kecuali yang telah disyariatkan Allah Subhanahu Wa ta’ala. pada halaman 70-71 . Adapun perbedaan keduanya adalah bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak disembah kecuali dengan apa yang telah disyariatkan-Nya melalui lisan para rasul-Nya. Adapun tambahantambahan dalam dzikir selesai shalat yang sering dilakukan orang kebanyakan itu tidak ada landasan dalil sehingga amalannya tertolak berdasarkan hadits dari Ummul Mukminin Aisyah Radhiallahu Anha : :” ‫ي‬ ً ً ٍ ٌ ” ٍ ٍ‫ع‬ ” ‫ع‬ ‫ع‬ “ “Barangsiapa yang membuat hal baru dalam urusan (agama) kami ini yang bukan darinya maka ia tertolak. dan mensyariatkannya.” Dalam kitab Ilmu Ushul Bida’. Demikian bacaan dzikir setelah shalat yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah . dan tidak dosa melainkan apa yang dinyatakan dosa oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya bagi orang yang melakukannya. Syaikh Ali Hasan Al Halaby mengutip perkataan-perkataan para ulama tentang masalah ini yaitu : …Oleh karena itu cara menggunakan kaidah ilmiyah yang benar adalah seperti yang dikatakan oleh Al ‘Allamah Ibnul Qayyim al Jauziyah Rahimahullah dalam kitabnya yang menakjubkan. I’lamul Muwaqqi’in (I/344):’Dan telah maklum bahwa tidak ada yang haram melainkan sesuatu yang diharamkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya . Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah Rahimahullah dalam Al Qawa-id an Nuraniyyah al Fiqhiyyah (halaman 112) berkata.’ 14 . Membaca ayat kursi. ’Dengan mencernati syariat.5. meridhai. Sedang hukum asal dalam akad dan muamalah adalah shahih hingga terdapat dalil yang melarang. Maka hukum asal dalam ibadah adalah batil hingga terdapat dalil yang memerintahkan. Hadits riwayat Al Bukhari dan Muslim. Sebab ibadah adalah hak Allah Subhanahu wa ta’ala atas hamba-hamba-Nya dan hak yang Dia paling berhak menentukan. Membaca surat Al Ikhlas. Dalam riwayat Muslim : “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang tidak ada keterangan dari kami maka ia tertolak. dan surat al Mu‟awwidzatain (surat al Falaq dan surat An Naas) sebanyak masing-masing tiga kali. 6. maka kita akan mengetahui bahwa ibadah-ibadah yang diwajibkan Allah Subhanahu Wa ta’ala atau yang disukai-Nya.

Beliau mengajarkan agar kami berkata :’alhamdulillah ala kuli halin (segala puji bagi Allah dalam segala kondisi). dan ‘kabiira wal hamdulillahi katsira’ setelah takbir. Maka orang tersebut bertanya :’Wahai Aba Muhammad (kunyah Sa’id bin Musayyab)! Apakah Allah akan menyiksa saya karena shalat?!’ beliau menjawab :’ tidak. akan tetapi Allah akan menyiksamu karena menyelisihi sunnah.’Semua ibadah.’ dan aku berkata. [diriwayatkan oleh Al Baihaqy dalam Assunanul Kubra (2/466) dan Al Khatib al Baghdadi dalam Al Faqiih wal Mutafaqih (1/147). 84 ). dan tidak boleh seorang pun yang menjadikan sesuatu sebagai ibadah atau taqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kecuali dengan dalil syar’ie. “Alhamdulillah ala kulli halin wa fii kulli haalin wa nikmatin” setelah tahmid. ‘seseorang bersin di samping ibnu Umar Radhiyallhu Anhuma. 15 . ketaatan.’ … Diriwayatkan dari Nafi’ Radhiyallhu Anhu. lalu beliau melarangnya. Ad Darimiy (1/116). Dan diriwayatkan dari Sa’id bin Musayyab : ‫ى‬ ٍ ‫ق‬ ٌ ‫ً ج‬ ً ٌ ٌ ٍ ‫ط ع‬ ‫ع‬ ٌ ‫ع ى‬ ٌ ‫فع ى‬ ‫ال‬ bahwa dia melihat seseorang melaksanakan shalat setelah terbit fajar lebih dari dua rakaat. wassalaamu ala rasulihi!’ Berkata Ibnu Umar. dan taqarrub adalah berdasarkan dalil dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya . beliau berkata. memperbanyak ruku’ dan sujud. tetapi tidak demikian Rasulullah mengajarkan kami.’ Alhamdulillah wassalamu ala rasulillah. Ibnu Nashr (hal.Dalam Majmu’ al Fatawa (XXXI/35).” Tambahan-tambahan yang sering kita dapati di masyarakat adalah tambahan bacaan “wa-ilaika ya’uudus salaam fahayyina robbana bis salam wa-adhilnal jannata daaras salaam” dalam bacaan “allahumma antas salaam…”. Abdurrazzaq (3/52).’ Alhamdulillah. dan tambahan lainnya yang tidak ada dasarnya dalam al Quran maupun Assunnah. Kemudian “subhanallahu wabihamdihi daa-iman Abadan” setelah tasbih. lalu dia berkata. dengan sanad yang shahih].

11. Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah. 21. Membersihkan hati dari kotoran. 14.BAB 7 Manfaat Dzikir Dzikir atau mengucapkan kata-kata pujian yang mengingat kebesaran Allah SWT. 7. Menguatkan hati dan badan. 9. 15. Menghilangkan rasa sedih. 22. 4. Membahagiakan dan melapangkan hati. 16. Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi. ingin kembali kepada Allah. 19. Dzikir merupakan media yang membuat kehidupan Nabi dan para sahabat benar-benar hidup. Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah. 8. 20. 17. Mengangkat manusia ke maqam ihsan. Membersihkan dosa. Membuka lahan rezeki. 5. 13. Membuat Allah ridah. Menolong hamba saat kesepian. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan. 12. Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki tujuh puluh tiga manfaat yaitu: 1. Orang yang berdzikir dekat dengan Allah. Melahirkan inabah.dan gelisah dari hati manusia. 18. Pembuka semua pintu ilmu. adalah amalan istimewa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. 3. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa. 10. 2. Menghidupkan hati. Membuat jiwa dekat dengan Allah. Melahirkan kecintaan. disenangi dan dicintai manusia. Menyinari wajah dan hati. 16 . 6. Menjadi makanan hati dan ruh.

Mendapat kebaikan dan anugerah yang tak terhingga. Dzikir adalah bunga dan pohon surga. 29. 45. Majlis dzikir adalah majlis malaikat. 47. Allah dan Malaikatnya mengucapkan shalawat kepada pedzikir. 49. Menjadikan hati selalu terjaga. Dzikir adalah pohon ma’rifat dan pola hidup orang shalih. Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang. 33. Dzikir sebagai pintu menuju Allah. Dalam dzikir tersimpan kenikmatan surga dunia. Mendapatkan berkah Allah dimana saja. Dzikir adalah ibadah yang paling afdhal. 28. Dzikir adalah pangkal kesyukuran. 26. Dzikir adalah cahaya di dunia dan ahirat. Tidak akan merugi dan menyesal di hari kiamat. 35. Mendapat pemberian yang paling berharga. 44. Mendatangkan nikmat dan menolak bala. 52. 32. Menjadi obat hati. Allah membanggakan para pedzikir kepada para malaikat. 50. Penyelamat dari azab Allah. 38. Mendekatkan jiwa seorang hamba kepada Allah. 46. 27. 53. 37. Mendekatkan kepada ahirat dan menjauhkan dari dunia. Dzikir merupakan penyatu hati orang beriman dan pemecah hati musuh Allah. 42. Menghadirkan ketenangan. 17 .23. 25. 24. Berada dibawah naungan Allah dihari kiamat. Dzikir merupakan sumber kekuatan qalbu dan kemuliaan jiwa. 36. 43. Majlis dzikir adalah taman surga. 31. 48. 40. Dzikir sebagai modal dasar untuk mencintai Allah. 34. 39. 41. Mendahului seorang hamba dalam segala situasi dan kondisi. 51. Tidak akan lalai terhadap diri dan Allah pun tidak melalaikannya. Pahala berdzikir sama dengan berinfak dan berjihad dijalan Allah. 30. Melembutkan hati.

64. Penghalang antara hamba dan jahannam. Memberikan kekuatan jasad. Dzikir adalah tujuan prioritas dari kewajiban beribadah. 72. 58. Membersihkan sifat munafik. 62. 68. Memalingkan seseorang dari membincangkan kebathilan. 73. Pegunungan dan hamparan bumi bergembira dengan adanya orang yang berdzikir. Pedzikir tidak akan dibangkitkan bersama para pendusta. 57. Menghilangkan rasa takut dan menimbulkan ketenangan jiwa. 69. Dzikir menolong untuk berbuat amal ketaatan. Pedzikir merupakan orang yang pertama bertemu dengan Allah. Wajah pedzikir paling cerah didunia dan bersinar di ahirat. Menolak kefakiran. Dzikir menambah saksi bagi seorang hamba di ahirat. 70. 71. 60. 59. 56. 65. Dengan dzikir rumah-rumah surga dibangun. 66.54. Semua kebaikan ada dalam dzikir. Malaikat memintakan ampun bagi orang yang berdzikir. 67. dan kebun-kebun surga ditanami tumbuhan dzikir. Memberikan kenikmatan tak tertandingi. Menghilangkan rasa berat dan mempermudah yang susah. 18 . 61. 63. Melanggengkan dzikir dapat mengganti ibadah tathawwu’. 55. Orang yang berdzikir masuk surga dalam keadaan tersenyum.

bahwa ketika ditanyakan kepada Rassullah Saw.a. maka Aku berdzikir kepadanya dalam suatu rombongan yang lebih baik dan ebih mulia daripada rombongannya.BAB 8 Kesimpulan Berzikir adalah ibadah yang sangat mudah. tasbih (Subhannalah) tidak ada yang mengetahui pahalanya kecuali Allah. “Barangsiapa mngucapkan hamdalah (Alhamdulilah). Kamu mati sedang lisanmu basah dengan dzkiri kepada allah “ Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar. “amal Apakah yang paling utama?’ Beliau menjawab. serta lebih baik bagimu daripada kamu berhadapan dengan musuhmu lalu kamu memenggal leher mereka dan mereka memenggal lehermu.” 19 . maka dibukakan baginya pintu-pintu langit. maka aku akan menginganya di dalam diri-Ku. bersabda : “maukah kamu aku beritahu tentang amalmu yang paling baik. paling tinggi untuk derajatmu. takbir (allahuakbar) memenuhi ruangan yang berada di antara langit dan bumi. Bisa dilakukan kapan pun dan tanpa mengeluarkan banyak biaya. Apabila ia berdzikir kepada=-Ku sendirian maka Aku berdzikir kepadanya sendirian. bahwa Rasullullah Saw. paling mulia disisi Tuhanmu. lebih baik bagimu daripada menginfakkan emas dan perak. yaitu dzkiri kepada Allah” Dari Hasan bin Al-Bashri. ia berkata. Diriwayatkan dari Abu Darda’ r. “Allah taala berfirman : Apabila hamba-Ku berdzikir kepadaku di dalam dirinya. Apabila ia berdzikir kepada-Ku di tengahtengah rombongan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful