BAB 1 Pengertian Dzikrullah

Dzikrullah artinya mengingat Allah dengan sepenuh hati dengan menyebut asma Allah. Dalam Al-quran atau Hadist Nabi banyak ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk selalu berdzikir kepada Allah. Diantaranya adalah : “Dan perbanyaklah mengingat Allah supaya kamu mendapat kemenangan” (QS. Al Jumu’ah :10) “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama Allah), dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepadaNya diwaktu pagi dan petang”. (QS. Al-Ahzab :41-42) “ Orang-orang beriman hatinya tentram karena mengingat Allah, ketahuilah dengan mengingat Allah hati menjadi tentram”. (QS. Ar-Raad :28) Demikianlah beberapa ayat yang menyuruh kita senantiasa melaksanakan dzikrullah, mengingat Allah. Dan masih banyak lagi ayat yang lainnya atau hadits-hadits Rasulullah SAW. Diantaranya Rasulullah SAW pernah bersabda : “Barang siapa tidak memperbanyak menyebut asma Allah, maka sesungguhnya ia telah terlepas daripada iman”. Maksud terlepas daripada iman, berarti kurang sempurna imannya, kecuali dengan memperbanyak menyebut Allah. Karena itu nabi bersabda : “Perbaruilah iman kamu dengan banyak-banyak menyebut Allah”. Dari hadits ini diambil kesimpulan, bahwa kesempurnaan iman seseorang itu hingga mencapai derajat tinggi sebagai manusia sempurna (insan kamil) ialah banyak mengingat Allah, baik di waktu sholat maupun diluarnya. Dalam hadits lain disebutkan, bahwa beliau bersabda : “Bahwasannya bagi tiap -tiap sesuatu itu ada alat untuk mensucikannya, dan alat untuk mensucikan hati itu ialah dzikrullah ta’ala. Dan tidak ada sesuatu yang dapat melepaskan manusia dari azab kubur selain daripada dzikrullah. Sabda Rasulullah SAW pula : “banyak-banyaklah olehmu menyebut Allah atas segala hal, maka bahwasannya tiada amal yang lebih dikasihi oleh Allah selain dari dzikrullah. Dan tiada amal yang lebih dapat melepaskan hamba Allah dari segala kejahatan didunia dan akhirat itu selain dari dzikrullah”. Dari hadits-hadits diatas jelaslah bahwa memperbanyak dzikrullah dapat melepaskan kita dari segala kejahatan didunia dan siksa diakhirat kelak. Sebab

1

Maka mereka itulah yang mendapatkan segala hakikat wujud. Adapun kasyaf itu tidak akan sempurna. Perbandingannya. atau kembali dari pendapatan lahir kepada bathin.memang tidak ada amal yang lebih mendekatkan diri kepada Allah selain dari dzikrullah yang selain bertujuan untuk mengingatNya juga sekaligus untuk memperoleh ridhoNya. sehingga mereka selalu mohon perlindungan dari Allah SWT. Dan dari pengetahuan yang diperoleh. Para ulama besar dikalangan shufi pada umumnya adalah orang-orang yang ahli mujahadah. ruh manusia sangat lemah untuk mendapatkan pengetahuan mengenai rahasia alam dan af’al tuhan. Dan sekali lagi. maka kelihatan bentuk rupa yang tercermin didalamnya tidak merupakan bentuk rupa 2 . Begitulah gambaran orang yang selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak amalan yang berupa dzikrullah. kesempurnaan kasyaf seseorang adalah dengan istiqomah. karena ruh juga merupakan bagian dari alam. Karena itu terbukalah kasyaf bagi ahli mujahadah. Tetapi adakalanya kasyaf itu bisa juga terjadi karena menahan lapar dan berkhalwat. misalnya perbuatan tukang sihir seolah-olah mengaburkan pengertian tentang kasyaf dan sihir. khalwat dan dzikir sangat penting untuk terbukanya dinding hissi (perasaan panca indra yang lima) dan terbukanya beberapa rahasia alam dari pekerjaan Allah Ta’ala yang kita lemah mendapatkannya. maka akan mengantarkan kita untuk selalu dekat dengan Allah. Mereka tahu bahwa kasyaf merupakan suatu percobaan. Bila sudah demikian keadaannya maka lemahlah seluruh kelakuan hissi (perasaan) dan menjadi kuatlah kelakuan ruh dan menanglah dia dengan kekerasannya. Dengan senantiasa melaksanakan dzikrullah secara rutin. karena jalan mujahadah (perjuangan) untuk mendapatkannya tidak pernah dilaluinya atau syarat untuk mendapatkannya belum dikerjakan. terbukalah pintu ilahiyah. mujahadah. Dan bertaqarrub kepada Allah akan melahirkan perasaan senantiasa merasa diawasi oleh Allah. seperti makan menyuburkan tubuh. Adapun sebab terbukanya hijab itu adalah apabila ruh itu kembali kepada alam asalnya. ibarat sebuah cermin muka apabila ia cembung atau cekung. Seakan-akan bagaikan seekor kucing yang sedang menunggu tikus keluar dari lobangnya. meskipun tidak dengan istiqomah. ketika itulah ruh menerima segala pemberian yang bersifat Rabbaniyah (bersifat ketuhanan) dan menerima segala ilmu pengetahuan yang bersifat laduniyah (ilmu hati yang datangnya dari Allah). Dengan demikian. namun mereka tidak akan menceritakan atau membuka rahasia yang diperolehnya dari kasyaf. tapi kapankah ia akan keluar belum diketahui. ruh akan bertambah subur dan semakin meningkat sehingga terjadilah syuhud. Selanjutnya untuk menolong kekuatan ruh adalah dengan memperbanyak dzikrullah. karena dzikir menyuburkan ruh. Suatu contoh. Dan tidak akan didapat oleh orang lain. Bahkan orang awam selalu terkecoh oleh tukang sihir. melainkan apabila seseorang tetap istiqomah. Dan dengan dzikir. tikus pasti akan keluar.

sehingga tercapailah musyahadah. (Sumber "Tashawwuf dan jalan hidup para wali" Karya Ust. maka bentuk yang didalamnya akan terlihat sempurna seperti bentuk rupa yang asli. Dimana dengan jalan memperbanyak dzikrullah ini akan tersingkaplah hijab antara khaliq dengan makhluq. dan seorang pun tidak akan sampai kepada Allah. Moh Al-'Aziz) 3 . Labib MZ dan Drs. Lain halnya dengan cermin itu rata. tidak sama.yang sebenarnya. melainkan dengan memperbanyak dzikir kepada Allah. Dzikir adalah pegangan pada jalan tasawwuf.

Dunia tidak tampak lagi. Dzikir lisan. wirid. 3. Dzikir anggota bada dan panca indra. tahmid. tahlil. Untuk menganal Tuhan harus melalui Tuhan. Asma dan Afal Allah. adalah mempergunakan anggota badan dan panca indera untuk keta’atan beribadah semata-mata kepada Allah. adalah menghadirkan hati dengan penuh keyakinan akan keberadaan Dzat. dsb. Ruhani yang berkomunikasi dengan Allah. Sifat. 2. alam wadah tampak jelas. istigfar. 4 . Ruhani berasal dari Nu Muhammad. Harus bisa mati sebelum mati. Ini sudah tercermin di dalam makna hakikinya bersuci. Dzikir Qalbi dilakukan dalam hati tanpa bersuara.do’a . Suara panca indra dan seluruh tubuh dirtutup (dimatikan). Dengan suara yang dapat ddengar oleh telinga. maha mengetahui dan maha kuasa atas segalanya. untuk memperbanyak amar ma’ruf dan menjauhi hal-hal yang munkar.BAB 2 Macam-macam Dzikir Ada Beragam Dzikir diantaranya : 1. Berarti bila kita hendak berkomunikasi dengan Tuhan harus melalui bahasa Ruhani. adalah dengan cara membaca Al-Qur’qn takbir.hening. Dzikir Qolbi. Dzat yang maha melihat maha mendengar. berarti jasmaninya harus diam. Sejak semula memang hayang Ruhani yang bisa berkomunikasi dengan Allah. Ruhaninya yang menjerit mengumandangkan Asma Dzat Jeirtan Ruhani akan memnembus tujuh petala langit mencapai Arasy.

setiap gerak-gerik kita. secara istiqamah. Sesuai dengan suara hati. Hatinya bersih karena terisi Asma Allah tidak terisi angan-angan kotor tidak memper-Tuhan-kan hawa nafsunya yang merupakan dosa syirik tersembunyi. adalah Dzikir di dalam Sir. sudah dalam keadaan fana. dan dengan tidak mengeraskan suaranya (Al A’Raf 7:205) 4. Oleh karena itu pengertian bersuci. ikuti saja sesuai shabda Dengan cara berdzikir berarti kita sudah mulai melatih diri untuk melatih diri untuk melakukan shalat yang kekal. direalisasikan dan diterapkan makna haqiqinya di dalam kehidupan sehari-hari agar ibadah kita menjadi sempurna.Dan sebutlah nama Tuhan-Mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dari rasa takut. Aku yang bicara suatu tingkatan dzikir yang paling tinggi Dzikir gerak rasa dari suara hati atau shabda atau dzikir apapun. akan tetapi mengingat Allah secara berkesinambungan. Bila dalam setiap perilaku kita senantiasa disertai ingat kepada Allah semata. benar-benar ikhlas kepada Allah maka itulah yang sebenar-benarnya ibadah yang akan membawa keselamatan dunia akhirat bagi yang melaksanakannya. 5 . Dzikir Haqq. Pengertian Dzikrullah yang lebih luas adalah tidak hanya sekedar duduk tafakur sambil mengucapkan Asma Alaah semata. tingkah laku kita senantiasa ingat kepada Allah yang mengawasi dan menyaksikan gerak-gerak perbuatan kita. dimana kiblat yang terdekat adalah menghadapkan diri kepada diri kita sendiri. shalat dan dzikrullah adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisah-pisahkan datu sama lain. ketinganya harus dilaksanakan serempak. benar-benra Lilahi Ta’ala. Dengan demikian perilaku dan nafsu kita akan menjadi terkendali.

Lalu. Shalih alFauzan. bagaimanakah hukum pelaksanaannya? Menurut Prof Kamal Bughlah. Di masa kini. dalam kajiannya yang berjudul “Hukmu al-Jahr wa al-Ijtima’ ‘ala adz-Dzikr”. hukum zikir berjamaah boleh dilakukan. Para ulama berselisih pandang menyikapi hukum zikir berjamaah. Lokasinya bisa di masjid atau di tempat-tempat umum. Sekelompok orang menggelar zikir secara bersama-sama.BAB 3 Hukum Dzikir Berjamaah Mayoritas ulama salaf sepakat. polemik zikir seperti ini pernah mengemuka di kalangan para salaf. Ini sesuai pula dengan tuntunan yang diajarkan oleh Rasul dan para sahabatnya. Pendapat itu dikeluarkan oleh lembaga yang dipimpin oleh Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dengan anggota Syekh Bakar Abu Zaid. Berzikir bisa dilakukan kapan saja. Abdul Aziz Alussyekh. marak fenomena zikir berjamaah. Dengan berzikir secara khusyuk maka seorang hamba akan memperoleh ketenangan hati. Zikir merupakan aktivitas yang mulia. Belakangan. atau di kala pagi dan malam hari. Komite Tetap Kajian dan Fatwa Arab Saudi berpendapat bahwa zikir berjamaah hukumnya haram dan termasuk bidah. aktivitas semacam itu tidak pernah dicontohkan 6 . Setelah shalat wajib. pembahasannya pun tetap menarik perhatian para ulama. Menurut mereka. shalat sunah. Pandangan ini juga merupakan opsi yang dipilih oleh Asosiasi Ulama Senior Arab Saudi. dan Abdullah bin Ghadyan.

zikir yang disunahkan bersifat individual. Artinya.oleh Rasulullah. Ini dianggap bidah. Ini seperti hadis riwayat Bukhari Muslim dari Ibn Abbas. Seperti hadis Bukhari Muslim yang diriwayatkan dari Aisyah. Sebab. hukumnya tertolak”. 7 . Zikir yang dicontohkan oleh Rasul ialah zikir individual dengan bersuara usai shalat lima waktu. Sekalipun pada dasarnya bacaan-bacaan yang dikeluarkan saat berzikir berjamaah pernah diteladankan Rasul tetapi cara penyampaiannya tidak dibenarkan. “Maka segala apa yang tidak pernah diteladankan oleh Rasul. bukan berjamaah. tidak boleh dilakukan.

lemah. Makna Dzikir Tasbih artinya penyucian Allah Subhanahu wa Ta'ala dari segala sifat kekurangan. Muslim no. Adapun Bihamdihi maknanya aku bertasbih sambil memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala. Keutamaan Dzikir Ini Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mengatakan: " Dua kata yang ringan di lidah." ( HR. Subhanallahil 'adhim. al-futuhat:1/135 ). Maksud seseorang bertasbih dengan dzikir ini adalah untuk menjauhkan Allah Subhanahu wa Ta'ala dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya seperti bodoh. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: " Barangsiapa membaca tatkala pagi dan sore Subhanallah wa bihamdihi 100kali maka tidaklah datang seseorang pada hari kiamat dengan amalan yang lebih utama daripada bacaan ini kecuali seseorang yang mengucapkan yang serupa atau lebih banyak lagi. Maha Suci Allah Yang Maha Agung " ( HR.BAB 4 Dzikir Subhanallahi wa bihamdihi. disukai oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala yaitu Subhanallahi wa bihamdihi . Kapan Dzikiri Ini Dibaca Abu Hurairah berkata.sifat yang sempurna bagi-Nya. Abu Dawud 5091 ) C. Subhanallahil 'adhim " Maha Suci Allah dan dengan pujian-Nya. 8 . mati. Muslim :2692. ngantuk dan sifat-sifat yang serupa dengan makhluk-Nya sekaligus memuji-Nya dengan menetapkan sifat. berat dalam mizan ( timbangan amal hari kiamat ). ( Syarh Aqidah Wasithiyyah:1/128. B.2692. Abu Dawud:5091) A. Syahrul Mumti':2/67. Subhanallahi’adhim Subhanallahi wa bihamdihi .

an-Nasai dan al-Bazzar. Sunan Tirmidzi:3464 ) Dari Abu Hurairah. " Dan aku wasiatkan dengan Subhanallahi wa bihamdihi karena ia adalah do'anya para makhluk dan dengan dua kata itu makhluk diberikan rezeki. ( HR. bilangan wudhu dan lainnya. Aku wasiatkan dengan dua hal dan aku larang dari dua hal'. sebagaimana larangan untuk menambah ibadah yang memang sudah dibatasi bilangannya seperti roka'at shalat.( Shahih Bukhari :6406 ) Dari Jabir radliyallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: " Barangsiapa yang mengucapkan Subhanallahil 'adhim wa bihamdihi maka ditanamkan baginya kurma di surga". Dan tak ada sesuatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya. ( Hasan Shahih. Faedah Konteks hadits ini ( Hadits Abu Hurairah radliyallahu 'anhu diatas ) menunjukkan bahwa dzikir ini dibaca 100 kali sekaligus untuk dua waktu itu tidak dipisah menjadi dua waktu. lihat Shahih Targhib wa Tarhib:1543 ) D. berdasarkan riwayat lain yang menjelaskan hal itu. tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mengatakan: " Barangsiapa yang membaca Subhanallahi wa bihamdihi dalam sehari 100 kali maka diampuni dosanya sekalipun seperti buih dilautan". ( lihat al-Futuhat:1/669 ) Bolehnya menambah bilangan dzikir ini karena disyariatkan dan tidaklah terlarang. 9 . Lebih utama maksudnya lebih utama dari jenis dzikir ini bukan dari amalan yang lain.Wallahu 'alamu bish showab. ( QS. Al Isra'(17):44 ). pagi 100 kali dan sore 100 kali. ( al Futuhat:1/670 ) Allah-lah pemberi taufiq ke jalan yang benar. Kemudian beliau menyebutkan diantara wasiatanya. ( Muslim:6842 ) Dari Sulaimana bin Yasar dari seorang laki-laki Anshor bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda:" Berkata Nabi Nuh 'alaihissallam kepada anaknya: ' Aku wasiatkan kepadamu dengan suatu wasiat yang aku ringkas agar engkau tidak melupakannya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun".

berzikir dapat kita lakukan setiap saat. “Seorang laki-laki pernah berkata kepada Rosululloh.BAB 5 Berdzikir Di perjalanan Berzikir adalah ibadah yang sangat mudah. hanya dengan mengingati Alloh-lah hati menjadi tenteram. sesungguhnya syariat Islam itu banyak maka beri tahukan kepadaku sesuatu yang dapat aku jadikan pegangan!’ Maka Rosul menjawab. Ar Ra’d: 28) Dari Abdulloh bin Basr rodhiallohu ‘anhu ia berkata. 42) “Ingatlah. Al Ahzab: 41. Ketika sedang memegang setang motor atau memegang kemudi roda empat. Ketika hendak pergi ke kampus atau ketika mudik lebaran ke pulau seberang.” (QS. “Hai orang-orang yang beriman. ‘Wahai Rosululloh. . zikir yang sebanyak-banyaknya. Tirmidzi) 10 . berzikirlah (dengan menyebut nama) Alloh. Apapun kendaraan yang kita gunakan.” (HR. Namun Alloh menjanjikan ganjaran yang sangat besar bagi orang yang lisannya selalu basah dengan zikir. Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman.” (QS. Bisa dilakukan kapan pun dan tanpa mengeluarkan banyak biaya. ‫ك زل‬ “Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan berzikir pada Alloh. Ketika berjalan cepat di jalan tol atau kondisi kendaraan kita terjebak macet. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. serta selama apapun kita melakukan perjalanan.

Sebagaimana sabda Rosul shollallohu ‘alaihi wa sallam. tahlil (Laa ilaha illalloh) ataupun lafal-lafal lainnya yang telah dicontohkan oleh Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam. Abu Daud dan Ahmad) 11 . Seorang salaf pernah berkata. Bukhori Muslim) Demikian pula. ‫ال ل سان ع لى خ ف ي ف تان ك لم تان‬.” (HR. di jalan. tahmid (Alhamdulillah). Kita dapat membaca tasbih(Subhanalloh). ‫ح ب ي ب تان‬ ‫ال رحمان ال ى‬: ‫ال عظ يم هللا س بحان ب حمده و هللا س بحان‬ “Dua buah kalimat yang ringan di lisan. berat dalam timbangan (mizan) dan dicintai oleh Ar Rohman: Subhanalloh wa bihamdih.Adapun lafal zikir yang dapat kita baca saat perjalanan sangat banyak sekali. di pasar dan dalam majelis-majelis kalian dan di mana saja kalian berada! Karena kalian tidak tahu kapan turunnya ampunan!!” Kita juga dapat membaca sholawat Nabi yang berasal dari dalil yang shohih sebagaimana sabda beliaushollallohu ‘alaihi wa sallam yang artinya. di depan hidangan kalian. “Perbanyaklah istigfar di rumah kalian. “Janganlah engkau jadikan kuburanku sebagai tempat perayaan dan bersholawatlah untukku karena sesungguhnya sholawat yang engkau ucapkan akan sampai kepadaku di mana saja engkau berada. ‫ال مزان ف ي ث ق ي ل تان‬. Subhanallohil ‘azhiim. kita dapat mengucapkan lafal-lafal lainnya seperti ucapan istigfar (Astaghfirulloh) sebagaimana Rosululloh menyebutkan bahwa beliau beristigfar lebih dari 70 kali setiap harinya. takbir (Allohu Akbar).” (HR.

tiada yang dapat menghalangi terhadap apa yang Engkau berikan. tidaklah bermanfaat kemuliaan bagi pemiliknya kecuali kemuliaan itu dari Engkau. Kemudian membaca : ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM “Ya Allah. dan tiada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau halangi.BAB 6 Dzikir Setelah Shalat Dzikir-dzikir setelah shalat adalah sebagai berikut : 1. WALAA YANFA‟ DZAL JADDI MINKAL JADDU “tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata. LAHUL MULKU WA ALLAHUMMA LAA MAA NI‟A LIMAA A‟THOITA. Bukhari dan Muslim) 12 . Maha Suci Engkau.” (H. Membaca Istighfar yaitu bacaan “ ” ٌ sebanyak 3 kali. Engkaulah Yang Maha Selamat dan dariMu-lah keselamatan. Membaca : ‫ال‬ ً LAHUL ‫ال‬ ٌ HAMDU ‫ٌ ال‬ ‫ال‬ WAHUWA „ALAA ‫ع ى‬ ٍ ‫ً ال ع‬ ‫ال‬ ٌ KULLI SYAI-IN ” QADIIR LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU. tiada sekutu bagiNya.” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahihnya) 2.R. WA LAA MU‟TIYA LIMAA MANA‟TA. Ya Allah. milikNya lah kerajaan. wahai Tuhan Pemilik keagungan dan kemulia-an. dan milikNya-lah segala pujian. dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

LAA HAULA WA LAA QUWWATA LAA ILAAHA ILLALLAAH WA LAA NA‟BUDU ILLA IYYAHU. milikNya lah kerajaan. Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah. dan bagiNya-lah sanjungan yang baik. tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.3. dan milikNya-lah segala pujian. tiada sekutu bagiNya. Membaca ‫ال‬ ً ‫ال‬ ‫ال‬ ٌ ‫ال‬ ٌ ‫ال‬ ٌ ‫ال‬ ٍ ‫ع‬ ‫ال‬ ٌ ILLA BILLAH ‫ال‬ ‫ال‬ ‫ال‬ ‫ال‬ ‫ال‬ LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA „ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR. dan disempurnakan dengan “LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU.tahmid yaitu “ Alhamdulillah” 33 x. dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. dengan tulus ikhlas tunduk kepadaNya sekalipun orang-orang kafir tidak suka“. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WAHUWA „ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR” . ‫ع‬ ً ٍ ‫ص‬ ‫ص ى‬ ٍ ‫ًع‬ ٍ ‫ع‬ ٌ ً‫ض‬ :” ٍ ‫ال‬ ٌ ٌ ‫ع‬ : ‫ال ال‬ ‫ع ى‬ ً ٌ ” 13 . kepunyaanNya lah kenikmatan dan milikNya lah karunia. MUKHLISHIINA LAHUDDINA WALAU KARIHAL KAAFIRUUN “tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata. dan kami tidak menyembah kecuali hanya kepadaNya. Membaca tasbih yaitu “Subhanalah” 33 x. LAHUN NI‟MATU WALAHUL FADHLU WALAHUTS TSANAA-UL HASAN. takbir yaitu “Allahu Akbar” 33 x. LAA ILAAHA ILLALLAHU.(HR Muslim) 4. tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dalam shahihnya.

Demikian bacaan dzikir setelah shalat yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah . Adapun tambahantambahan dalam dzikir selesai shalat yang sering dilakukan orang kebanyakan itu tidak ada landasan dalil sehingga amalannya tertolak berdasarkan hadits dari Ummul Mukminin Aisyah Radhiallahu Anha : :” ‫ي‬ ً ً ٍ ٌ ” ٍ ٍ‫ع‬ ” ‫ع‬ ‫ع‬ “ “Barangsiapa yang membuat hal baru dalam urusan (agama) kami ini yang bukan darinya maka ia tertolak. Membaca surat Al Ikhlas.’ 14 . dan mensyariatkannya. meridhai. dan tidak dosa melainkan apa yang dinyatakan dosa oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya bagi orang yang melakukannya. dan surat al Mu‟awwidzatain (surat al Falaq dan surat An Naas) sebanyak masing-masing tiga kali. Hadits riwayat Al Bukhari dan Muslim. maka penetapannya hanya melalui syariat. Adapun perbedaan keduanya adalah bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak disembah kecuali dengan apa yang telah disyariatkan-Nya melalui lisan para rasul-Nya. ’Dengan mencernati syariat. Membaca ayat kursi. Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah Rahimahullah dalam Al Qawa-id an Nuraniyyah al Fiqhiyyah (halaman 112) berkata. pada halaman 70-71 . Dalam riwayat Muslim : “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang tidak ada keterangan dari kami maka ia tertolak. maka kita akan mengetahui bahwa ibadah-ibadah yang diwajibkan Allah Subhanahu Wa ta’ala atau yang disukai-Nya. I’lamul Muwaqqi’in (I/344):’Dan telah maklum bahwa tidak ada yang haram melainkan sesuatu yang diharamkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya .” Dalam kitab Ilmu Ushul Bida’.5. Maka hukum asal dalam ibadah adalah batil hingga terdapat dalil yang memerintahkan. Syaikh Ali Hasan Al Halaby mengutip perkataan-perkataan para ulama tentang masalah ini yaitu : …Oleh karena itu cara menggunakan kaidah ilmiyah yang benar adalah seperti yang dikatakan oleh Al ‘Allamah Ibnul Qayyim al Jauziyah Rahimahullah dalam kitabnya yang menakjubkan. Sedang hukum asal dalam akad dan muamalah adalah shahih hingga terdapat dalil yang melarang. Sebab ibadah adalah hak Allah Subhanahu wa ta’ala atas hamba-hamba-Nya dan hak yang Dia paling berhak menentukan. Sebagaimana tidak ada yang wajib kecuali yang telah disyariatkan Allah Subhanahu Wa ta’ala. 6.

Beliau mengajarkan agar kami berkata :’alhamdulillah ala kuli halin (segala puji bagi Allah dalam segala kondisi). Dan diriwayatkan dari Sa’id bin Musayyab : ‫ى‬ ٍ ‫ق‬ ٌ ‫ً ج‬ ً ٌ ٌ ٍ ‫ط ع‬ ‫ع‬ ٌ ‫ع ى‬ ٌ ‫فع ى‬ ‫ال‬ bahwa dia melihat seseorang melaksanakan shalat setelah terbit fajar lebih dari dua rakaat. dan tambahan lainnya yang tidak ada dasarnya dalam al Quran maupun Assunnah.” Tambahan-tambahan yang sering kita dapati di masyarakat adalah tambahan bacaan “wa-ilaika ya’uudus salaam fahayyina robbana bis salam wa-adhilnal jannata daaras salaam” dalam bacaan “allahumma antas salaam…”. Ad Darimiy (1/116). ketaatan.Dalam Majmu’ al Fatawa (XXXI/35).’ dan aku berkata. Abdurrazzaq (3/52). dan tidak boleh seorang pun yang menjadikan sesuatu sebagai ibadah atau taqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kecuali dengan dalil syar’ie.’Semua ibadah. 15 . memperbanyak ruku’ dan sujud. Ibnu Nashr (hal. 84 ). lalu beliau melarangnya.’ Alhamdulillah. Kemudian “subhanallahu wabihamdihi daa-iman Abadan” setelah tasbih. “Alhamdulillah ala kulli halin wa fii kulli haalin wa nikmatin” setelah tahmid. Maka orang tersebut bertanya :’Wahai Aba Muhammad (kunyah Sa’id bin Musayyab)! Apakah Allah akan menyiksa saya karena shalat?!’ beliau menjawab :’ tidak.’ Alhamdulillah wassalamu ala rasulillah. akan tetapi Allah akan menyiksamu karena menyelisihi sunnah.’ … Diriwayatkan dari Nafi’ Radhiyallhu Anhu. beliau berkata. wassalaamu ala rasulihi!’ Berkata Ibnu Umar. [diriwayatkan oleh Al Baihaqy dalam Assunanul Kubra (2/466) dan Al Khatib al Baghdadi dalam Al Faqiih wal Mutafaqih (1/147). lalu dia berkata. dan ‘kabiira wal hamdulillahi katsira’ setelah takbir. dengan sanad yang shahih]. dan taqarrub adalah berdasarkan dalil dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya . ‘seseorang bersin di samping ibnu Umar Radhiyallhu Anhuma. tetapi tidak demikian Rasulullah mengajarkan kami.

16 . Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah. 8. Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah. Dzikir merupakan media yang membuat kehidupan Nabi dan para sahabat benar-benar hidup. 20. Menolong hamba saat kesepian. 13. 15. ingin kembali kepada Allah.dan gelisah dari hati manusia. Membuat Allah ridah. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan. Melahirkan kecintaan. Membersihkan hati dari kotoran. Menjadi makanan hati dan ruh. 18. Membersihkan dosa. Menguatkan hati dan badan. adalah amalan istimewa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.BAB 7 Manfaat Dzikir Dzikir atau mengucapkan kata-kata pujian yang mengingat kebesaran Allah SWT. 9. 21. 14. 16. 19. Membuka lahan rezeki. 10. Mengangkat manusia ke maqam ihsan. Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki tujuh puluh tiga manfaat yaitu: 1. disenangi dan dicintai manusia. Pembuka semua pintu ilmu. Orang yang berdzikir dekat dengan Allah. 5. Membuat jiwa dekat dengan Allah. 22. 12. 3. 17. Menyinari wajah dan hati. 6. 2. Membahagiakan dan melapangkan hati. 7. Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi. Menghilangkan rasa sedih. 11. Menghidupkan hati. Melahirkan inabah. 4.

44. 30. 46. Dzikir merupakan sumber kekuatan qalbu dan kemuliaan jiwa. 49.23. 52. Dzikir adalah pohon ma’rifat dan pola hidup orang shalih. Allah membanggakan para pedzikir kepada para malaikat. 36. 45. 39. 41. 51. Dzikir adalah bunga dan pohon surga. Allah dan Malaikatnya mengucapkan shalawat kepada pedzikir. Menjadikan hati selalu terjaga. Menghadirkan ketenangan. 26. Menjadi obat hati. 29. Mendekatkan kepada ahirat dan menjauhkan dari dunia. Tidak akan merugi dan menyesal di hari kiamat. Majlis dzikir adalah taman surga. Mendekatkan jiwa seorang hamba kepada Allah. 31. Melembutkan hati. Dzikir adalah cahaya di dunia dan ahirat. Mendapat kebaikan dan anugerah yang tak terhingga. 17 . 48. Tidak akan lalai terhadap diri dan Allah pun tidak melalaikannya. Dzikir sebagai modal dasar untuk mencintai Allah. Majlis dzikir adalah majlis malaikat. Pahala berdzikir sama dengan berinfak dan berjihad dijalan Allah. Mendapatkan berkah Allah dimana saja. 38. 35. 42. Dzikir merupakan penyatu hati orang beriman dan pemecah hati musuh Allah. 25. 40. 24. 37. 27. 47. 43. Dzikir adalah ibadah yang paling afdhal. Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang. 33. 32. Mendapat pemberian yang paling berharga. 50. Penyelamat dari azab Allah. Dalam dzikir tersimpan kenikmatan surga dunia. Dzikir sebagai pintu menuju Allah. 34. 28. Berada dibawah naungan Allah dihari kiamat. Dzikir adalah pangkal kesyukuran. 53. Mendahului seorang hamba dalam segala situasi dan kondisi. Mendatangkan nikmat dan menolak bala.

Pedzikir merupakan orang yang pertama bertemu dengan Allah. Orang yang berdzikir masuk surga dalam keadaan tersenyum. 70. Malaikat memintakan ampun bagi orang yang berdzikir. 71. 72. 66. 18 . Dzikir menambah saksi bagi seorang hamba di ahirat. 67. Memberikan kekuatan jasad. Pedzikir tidak akan dibangkitkan bersama para pendusta. 57. 64. Dzikir adalah tujuan prioritas dari kewajiban beribadah. 56.54. Memberikan kenikmatan tak tertandingi. 63. 62. Menghilangkan rasa berat dan mempermudah yang susah. 60. Menolak kefakiran. Semua kebaikan ada dalam dzikir. dan kebun-kebun surga ditanami tumbuhan dzikir. Pegunungan dan hamparan bumi bergembira dengan adanya orang yang berdzikir. Memalingkan seseorang dari membincangkan kebathilan. 73. Dengan dzikir rumah-rumah surga dibangun. Dzikir menolong untuk berbuat amal ketaatan. Penghalang antara hamba dan jahannam. 68. 55. Melanggengkan dzikir dapat mengganti ibadah tathawwu’. 69. Menghilangkan rasa takut dan menimbulkan ketenangan jiwa. Wajah pedzikir paling cerah didunia dan bersinar di ahirat. 61. 59. 65. Membersihkan sifat munafik. 58.

“amal Apakah yang paling utama?’ Beliau menjawab. maka Aku berdzikir kepadanya dalam suatu rombongan yang lebih baik dan ebih mulia daripada rombongannya.” 19 . serta lebih baik bagimu daripada kamu berhadapan dengan musuhmu lalu kamu memenggal leher mereka dan mereka memenggal lehermu. bahwa Rasullullah Saw. paling mulia disisi Tuhanmu. Apabila ia berdzikir kepada-Ku di tengahtengah rombongan. bersabda : “maukah kamu aku beritahu tentang amalmu yang paling baik. “Barangsiapa mngucapkan hamdalah (Alhamdulilah). maka aku akan menginganya di dalam diri-Ku.BAB 8 Kesimpulan Berzikir adalah ibadah yang sangat mudah.a. “Allah taala berfirman : Apabila hamba-Ku berdzikir kepadaku di dalam dirinya. lebih baik bagimu daripada menginfakkan emas dan perak. Bisa dilakukan kapan pun dan tanpa mengeluarkan banyak biaya. Apabila ia berdzikir kepada=-Ku sendirian maka Aku berdzikir kepadanya sendirian. tasbih (Subhannalah) tidak ada yang mengetahui pahalanya kecuali Allah. maka dibukakan baginya pintu-pintu langit. takbir (allahuakbar) memenuhi ruangan yang berada di antara langit dan bumi. Diriwayatkan dari Abu Darda’ r. paling tinggi untuk derajatmu. Kamu mati sedang lisanmu basah dengan dzkiri kepada allah “ Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar. yaitu dzkiri kepada Allah” Dari Hasan bin Al-Bashri. bahwa ketika ditanyakan kepada Rassullah Saw. ia berkata.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful