BAB I PETROLOGI BATUAN METAMORF Petrologi adalah bidang geologi yang berfokus pada studi mengenai batuan dan

kondisi pembentukannya. Ada empat cabang petrologi, berkaitan dengan tiga tipe batuan: beku, piroklastik, metamorf, dan sedimen. Kata petrologi itu sendiri berasal dari kata Bahasa Yunani petra, yang berarti "batu". • Petrologi batuan beku berfokus pada komposisi dan tekstur dari batuan beku (batuan seperti granit atau basalt yang telah mengkristal dari batu lebur atau magma). Batuan beku mencakup batuan volkanik dan plutonik.

Batuan piroklastik adalah batuan yang terbentuk dari letusan gunung api (berasal dari pendinginan dan pembekuan magma) namun seringkali bersifat klastik.

Petrologi batuan sedimen berfokus pada komposisi dan tekstur dari batuan sedimen (batuan seperti batu pasir atau batu gamping yang mengandung partikel-partikel sedimen terikat dengan matrik atau material lebih halus).

Petrologi batuan metamorf berfokus pada komposisi dan tekstur dari batuan metamorf (batuan seperti batu sabak atau batu marmer yang bermula dari batuan sedimen atau beku tetapi telah melalui perubahan kimia, mineralogi atau tekstur dikarenakan kondisi ekstrim dari tekanan, suhu, atau keduanya).

Petrologi memanfaatkan bidang klasik mineralogi, petrografi mikroskopis, dan analisa kimia untuk menggambarkan komposisi dan tekstur batuan. Ahli petrologi modern juga menyertakan prinsip geokimia dan geofisika dalam penelitan kecenderungan dan siklus geokimia dan penggunaan data termodinamika dan eksperimen untuk lebih mengerti asal batuan. Petrologi eksperimental menggunakan perlengkapan tekanan tinggi, suhu tinggi untuk menyelidiki geokimia dan hubungan fasa dari material alami dan sintetis pada tekanan dan suhu yang ditinggikan. Percobaan tersebut khususnya berguna utuk menyelidiki

1
Petrologi batuan metamorf

batuan pada kerak bagian atas dan mantel bagian atas yang jarang bertahan dalam perjalanan kepermukaan pada kondisi asli. 1. Pengertian Batuan Metamorf Batuan metamorf adalah batuan ubahan yang terbentuk dari batuan aslinya, berlangsung dalam keadaan padat, akibat pengaruh peningkatan suhu (T) dan tekanan (P) yang tinggi. Batuan metamorfosa disebut juga dengan batuan malihan atau ubahan, demikian pula dengan prosesnya, proses malihan. Proses metamorfisme atau malihan merupakan perubahan himpunan mineral dan tekstur batuan, namun dibedakan denag proses diagenesa dan proses pelapukan yang juga merupakan proses dimana terjadi perubahan. Proses metamorfosa berlangsung akibat perubahan suhu dan tekanan yang tinggi, diatas 200°C dan 300 Mpa (mega pascal), dan dalam keadaan padat. Sedangkan proses diagenesa berlangsung pada suhu dibawah 200°C dan proses pelapukan pada suhu dan tekanan normal, jauh dibawahnya, dalam lingkungan atmosfir. Preses metamorfosa dapat didefinisikan sebagai: ”Perubahan himpunan mineral dan tekstur batuan dalam keadaan (fasa) padat (solid slate) pada suhu diatas 200°C dan tekanan 300 Mpa”. Batuan metamorf memerlukan perhatian tersendiri, karena perubahannya berlangsung dalam keadaan padat. Saat lempeng-lempeng tektonik bergerak dan fragmen kerak bertabrakan, batuan terkoyak, tetarik (extended), terlipat, terpanaskan dan berubah dengan cara yang kompleks. Tetapi meskipun batuan sudah mengalami perubahan dua kali atau lebih, biasanya bekas atau bentuk batuan semula masih tersimpan, karena perubahannya terjadi dalam keadaan padat. Padat tidak seperti cair atau gas cenderung untuk menyimpan peristiwaperistiwa (events) pengubahannya. Diantara kelompok batuan, batuan metamorf merupakan yang paling kompleks, tetapi juga paling menarik karena didalamnya tersimpan semua cerita yang telah terjadi pada kerak bumi. 2. Proses metamorfisme  Proses metamorfisme, meliputi: 2
Petrologi batuan metamorf

1. Proses perubahan fisik yang menyangkut struktur dan tekstur oleh tenaga kristaloblastik (tenaga dari sedimen-sedimen kimia untuk menyusun susunan sendiri). 2. Proses-proses perubahan susunan mineralogi, sedangkan susunan kimianya tetap (isokimia) tidak ada perubahan komposisi kimiawi, tapi hanya perubahan ikatan kimia.

 Tahap-tahap proses metamorfisme: 1. Rekristalisasi Proses ini dibentukoleh tenaga kristaloblastik, di sini terjadi penyusunan kembali kristal-kristal dimana elemen-elemen kimia yang sudah ada sebelumnya. 2. Reorientasi Proses ini dibentuk oleh tenaga kristaloblastik, di sini pengorientasian kembali dari susunan kristak-kristal, dan ini akan berpengaruh pada tekstur dan struktur yang ada. 3. Pembentukan mineral-mineral baru Proses ini terjadi dengan penyusunan kembali elemen-elemen kimiawi yang sebelumnya sudah ada. a. Dalam metamorfosa yang berubah adalah : tekstur dan asosiasi mineral, yang tetap adalah komposisi kimia dan fase padat (tanpa melalui fase cair). b. Teksturnya selalu mereflesikan sejarah pembentukannya. c. Ditinjau dari perubahan P & T, dikenal : 1) Progresive metamorfosa : perubahan dari P & T rendah ke P & T tinggi. 2) Retrogresive metamorfosa : perubahan dari P & T tinggi ke P & T rendah. Kondisi yang mengontrol metamorfosa/mempengaruhi rekristalisasi dan tekstur.

3
Petrologi batuan metamorf

Mengingat bahwa kenaikan tekanan atau temperatur akan mengubah mineral bila batas kestabilannya terlampaui. baik tekstur maupun komposisi mineral. Oleh karena itu disamping faktor tekanan dan temperatur. pembentukan batuan metamorf ini jika tergantung pada jenis batuan asalnya. kinit b.Tekanan Hidrostatik . dimana batuan pecah-pecah menjadi fragmen-fragmen kecil sehingga memudahkan kontak antar larutan nimia dengan fragüen-fragmen. dan juga hubungan antar butiran / kristalnya. andalusit 2) Temperatur : pada umumnya perubahan temperatur jauh lebih efektif daripada perubahan tekanan dalam hal pengaruhnya bagi perubahan mineralogi. Proses metamorfisme tidak mengubah komposisi kimia batuan. Stress mineral : yaitu mineral-mineral yang tahan terhadap tekanan. terutama pada metamorfose bertemperatur rendah. Anti stress mineral : yaitu mineral-mineral yang jarang dijumpai pada batuan yang mengalami stress. Contoh : olivin. 4 Petrologi batuan metamorf . Ada 2 hal yang dapat mempercepat reaksi yaitu : (a) Adanya larutan-larutan kimia yang berjalan antar ruang butiran.1) Tekanan : . Contoh : staurolit.Tekanan searah (stress) Di sini dikenal 2 kelompok mineral yaitu : a. Katalisator : berfungsi mempercepat reaksi. 3) Fluid 4) Komposisi Proses metamorfisme membentuk batuan yang sama sekali berbeda dengan batuan asalnya. (b) Deformasi batuan.

2. Pada suhu yang tinggi intergranular ini lebih bersifat uap dan pada cair. garam dan mineral yang terdapat pada batuan yang bersangkutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses metamorfisme Komposisi batuan asal sangat mempengaruhi pembentukan himpunan mineral baru. Pengaruh cairan terhadap reaksi kimia Pori-pori yang terdapat pada batuan sedimen atua batuan beku terisi ole cairan (fluida). 5 Petrologi batuan metamorf . akan tetapi juga ada atau tidaknya cairan serta lamanya mengalami panas dan tekanan yang tinggi. Jika tidak ada larutan atau jumlahnya sedikit sekali. maka metamorfismenya akan berlangsung lambat. dan mempunyai peran yang penting dalam metamorfisme. Batuan dapat terpanaskan oleh timbunan (burial) atau terobosan dapat juga menimbulkan perubahan tekanan. atau tekanannyatidak sama besar dari segala arah. yang hasil akhirnya adalah batuan metamorf. Suhu dan tekanan tidaklah berperan langsung. Sumber panasnya berasal dari panas dalam bumi. Suhu dan tekanan Batuan apabila dipanaskan pada suhu tertentu akan membentukmineralmineral baru. terpuntir dan sebagainya. yang merupakan larutan dari gas-gas. Di bawah suhu dan tekanan yang tinggi akan terjadi pertukaran unsur dari larutan ke mineral-mineral dan sebaliknya. 1. Tekstur batuan metamorf memperlihatkan bahwa batuan ini terbentuk di bawah differensial stress. sehingga mempercepat proses metamorfisme. Fungsi cairan ini sebagai media transport dari larutan ke mineral dan sebaliknya. sehingga sukar dikatakan metamorfisme hanya disebabkan ole keniakan suhu saja. dan bagaimana tekanannya. Tekanan dalam proses metamorfisme bersifat sebagai stress yang mempunyai besaran serta arah.3. demikian pula dengan suhu dan tekanan. karena perpindahannya akan melalui diffusi antar mineral yang padat. searah.

Dengan demikian untuk sementara ini disimpulkan bahwa batuan berbutir kasar merupakan hasil metamorfisme dalam waktu yang panjang serta suhu dan tekanan yang tinggi. waktunya pendek serta suhu dan tekanan yang rendah. 6 Petrologi batuan metamorf . Proses metamorfosa/malihan dipengaruhi oleh komposisi batuan asal dan kondisi metamorfosis. Dan dalam kondisi yang sebaliknya dihasilkan kristal yang kecil.Berbeda dengan batuan beku yang terbentuk melalui lelehan dan di bawah pengaruh uniform stress. atau mempunyai bersaran yang sama dari semua arah. Waktu Untuk mengetahui berapa lama berlangsungnya proses metamorfisme tidaklah mudah dan sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana caranya. dalam keadaan padat serta tanpa merubah komposisi kimia batuan asalnya. Dalam percobaan di laboratorium memperlihatkan bahwa di bawah tekanan suhu tinggi serta waktu reasi yang lama akan menghasilkan kristal dengan ukuran yang besar. 3. Sebaliknya yang berbutir halus. Batuan metamorf terbentuk akibat perubahan tekanan dan atau temperatur.

Contohnya batu sabak. terjadi akibat pengaruh tekanan kuat dalam waktu yang lama. Tipe-tipe metamorfosis a) Berdasarkan penyebab/proses utama • Dynamic Metamorphism(metamorfisme dynamo). • Metamorfosa dinamo-termal (Dynamo-thermal Metamorphism). • Metamorfosa kontak (Thermal Metamorphism). b) Berdasarkan setting • Contact Metamorphism  Pyrometamorphism • Regional Metamorphism    Orogenic Metamorphism Burial Metamorphism Ocean Floor Metamorphism • Hydrothermal Metamorphism Fault-Zone Metamorphism Impact or Shock Metamorphism • • 5. Contohnya marmer. Fasies dan Seri fasies metamorfosis  Fasies metamorfosis 7 Petrologi batuan metamorf . terjadi akibat tambahan tekanan dan kenaikan temperatur. terjadi akibat pengaruh suhu yang tinggi karena adanya aktifitas magma.4. Contohnya skis.

Nematoblastik.dalam satu diagram P‐T ditunjukkan oleh satu kurva atau sekumpulan kurva yang memperlihatkan batasan dari tipe fasies dan metamorfosis yang berbeda ‐‐‐‐> akibat adanya gradien geotermalberbeda di daerah terjadinya metamorfosis. 6.  Seri fasies metamorfosis Sekumpulan fasies metamorfosis yang mencirikan suatu daerah secara individu. Faktor-Faktor Yang Harus Diperhatikan Dalam Deskripsi Batuan Metamorf a) Warna Warna batuan berkaitan erat dengan komposisi mineral penyusunnya. mempunyai keseimbangan P dan T yang sama. Mineral indikatornya berupa himpunan mineral yang mencirikan kondisi P & T tertentu. tekstur metamorf terbagi atas tekstur dan tekstur larutan sisa. apabila terdiri dari mineral – mineral yang prismatic. yang meliputi tingkat kristalisasi. Jika warna batuan berhubungan erat dengan komposisi kimia dan mineralogi. Tekstur metamorf yaitu :    Lepidoblastik. apabila terdiri dari mineral – mineral yang tabular. bentuk butir. maka tekstur berhubungan dengan sejarah pembentukan dan keterdapatannya. ukuran butir. b) Tekstur Batuan Pengertian tekstur batuan mengacu pada kenampakan butir-butir mineral yang ada di dalamnya. Porfiroblastik. dan hubungan antar butir (fabric).mineral penyusun batuan tersebut sangat dipengaruhi oleh komposisi magma asalnya sehingga dari warna dapat diketahui jenis magma pembentuknya. Tekstur merupakan hasil dari rangkaian proses sebelum.dan sesudah kristalisasi. granularitas.Sekumpulan batuan yang masing‐masing mempunyai paragenesa mineral tertentu. Secara umum. apabila mempunyai tekstur porfiroblastik 8 Petrologi batuan metamorf .

Hornfelsik. Granoblastik. Non-Foliasi Struktur yang dibentuk oleh mineral yang equidimensional yang terdiri dari butiran butiran granular. apabila tteksturnya berasal dari batuan terdahulu. 9 Petrologi batuan metamorf .   Homeoblastik. Foliasi Struktur paralel yang ditimbulkan oleh mineral – mineral pipih sebagai akibat dari proses metamorphosis.  Granuloblastik. apabila terdiri dari mineral – mineral yang equedimensional (granular) dengan batas – batas yang sutured. Dapat diperlihatkan boleh mineral – mineral prismatic yang menunjukkan orientasi – orientasi tertentu.   Relic. 2. seperti granoblastik memperlihatkan tekstur mosaic tetapi tidak menunjukkan orientasi. kataklastik. apabila batuan terdiri atas lebih dari satu tekstur. Mineral – mineralnya mempunyai bentuk anhedral. apabila terdiri dari mineral – mineral yang equedimensional (granular) dengan batas – batas yang unsutured. apabila batuan terdiri dari atas satu tekstur saja. Heteroblastik. Dihasilkan oleh proses metamorfisme kontak. Dihasilkan oleh proses metamorfisme regional. Mineral – mineralnya mempunyai bentuk anhedral. Granoblastik polygonal  c) Struktur Batuan Secara umum struktur batuan metamorf terdiri atas : 1.

lebih kilap daripada batu sabak. b) Granulose / hornfelsik : struktur yang tidak menunjukkan cleavage. merupakan bmozaik yang terdiri dari mineral yang equidimensional.Struktur – struktur yang biasa dikenal pada batuan metamorf adalah : a) Slaty cleavage : merupakan struktur foliasi planar yang dijumpai sebagai bibang – bidang belah pada batu sabak. 10 Petrologi batuan metamorf . hasil dari metamorphosis thermal c) Filitik : terlihat rekristalisasi yang lebih kasar dari slaty cleavage. sudah mulai terjadi pemisahan mineral granular (segregasi) tetapi belum sempurna. d) Schistose : struktur akibat perulangan mineral pipih dengan mineral equigranular. mineralnya pipih orientasi tidak terputus – putus.

f) Milonitik : berbutir halus. orientasi mineral pipih terputus – putus oleh mineral granular. g) Filonitik : gejala dan kenampakan mirip milonitik. 11 Petrologi batuan metamorf . tetapi sudah terjadi rekristalisasi dan menunjukkan kilap silky. menunjukkan gerusan – gerusan akibat granulation yang kuat.e) Gneistose : struktur akibat perulangan mineral pipih dengan mineral equigranular.

Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur 12 Petrologi batuan metamorf : 31 Z : Batuan Metamorf : Hitam Keputihan : Granoblastik .HASIL PRAKTIKUM PETROLOGI BATUAN METAMORF 1. No.

Struktur Komposisi Mineral 10% : Gneisstose : Kuarsa 30 %. mempunyai sifat “bended” (“gneissic”) 2. dan mineral – mineral mafic Deskripsi Komposisi : Komposisi mineral pada batu gniess terdapat mineral – mineral yang resistance Nama Batuan Petrogenesa : Gneiss : Batuan merupakan hasil metamorfosa regional derajat tinggi berbutir kasar. Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur Struktur Komposisi Mineral : Hijau kehitaman : Granoblastik : Non Foliasi : Mineral Serpentin 40% : 25 Z : Batuan Metamorf 13 Petrologi batuan metamorf . feldspar 20 %. No.

3. No. Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur Struktur Komposisi Mineral 14 Petrologi batuan metamorf : 10 Z : Batuan Metamorf : Putih : Granoblastik : Non Foliasi : Kuasa 40% .Deskripsi Komposisi :Mineral – mineral pada batu serpentinit terdiri dari batuan beku ultrabasa Nama Batuan Petrogenesa : Serpentinit : Batuan metamorf ini terbentuk akibat larutan aktif (dalam tahap akhir proses hidrotermal) dengan batuan beku ultrabasa.

4. No. Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur Struktur Komposisi Mineral : Putih : Granoblastik : Non Foliasi : Kalsit 30% : 18 Z : Batuan Metamorf 15 Petrologi batuan metamorf .Deskripsi Komposisi : Batu metamorf ini terdiri dari mineral – mineral kuasa Nama Batuan Petrogenesa : Kuarsit : Batuan metamorf ini terdiri dari kuarsa yang terbentuk dari batuan asal batu pasir kuarsa umumnya terjadi pada metamorfisme regional.

No. kompak dan massive dapat terjadi karena metamorfosa kontak atau regional. Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur Struktur Komposisi Mineral : Hitam : Lepidoblastik : Filitik : Mineral pipih (30%) : 33 Z : Batuan Metamorf 16 Petrologi batuan metamorf . Nama Batuan Petrogenesa : Marmer : Batu marmer terbentuk dari kristal – kristal kalsit yang merupakan proses metamorfisme pada batuan gamping. 5.Deskripsi Komposisi : Batuan marmer terdiri dari mineral kalsit sebagai mineral pembentuk utamanya. Batuan ini padat.

BAB II PEMBAHASAN Pada praktikum petrologi acara batuan metamorf kali ini. struktur 17 Petrologi batuan metamorf .Deskripsi Komposisi : Pada batu filit terdapat mineral pipih yang sangat luas Nama Batuan Petrogenesa : Filit : Batu Filit terbentuk dari derajat metamorfisme lebih tinggi dari slate. pengamatan yang dilakukan adalah pengamatan secara megaskopis dengan tujuan untuk menganalisis kemudian melakukan pemerian nama batuan. memberikan belahan Phylitic berkilap sutra pecahan – pecahannya. antara lain: 1. dimana lembar mika sudah cukup besar untuk dapat dilihat secara megaskopis. Peraga batuan yang diamati ada lima macam. Gneiss Batu Gneiss pada hasil praktikum memiliki kenampakan warna hitam keputihan. dengan tekstur pada batu gneiss ini ialah Gronoblastik.

yaitu sekitar 4 millyar tahun yang lalu. Pada batu gneiss memiliki petrogenesa batuannya merupakan hasil metamorfosa regional derajat tinggi berbutir kasar mempunyai sifat “bended” (“gneissic”) Gneiss adalah typical dari jenis batuan metamorf. hal ini tidak seperti kebanyakan bentuk bentuk perlapisan yang terdapat pada batuan schist. gneiss dapat mengekalkan bukti terjadinya proses geokimia di dalam sejarah pembentukannya. Meskipun batuan ini terubah secara alamiah. kurang dari 50 persen dari mineral mineral menjadi mempunyai bentuk bentuk penjajaran yang tipis dan terlipat pada lapisan-lapisan. Komposisi mineral pada batu gneiss terdapat mineral – mineral yang resitance. Isotop atom karbon dari batuan tersebut menunjukkan bahwasannya ada kehidupan pada masa batuan tersebut terbentuk . Hampir dari semua jejak jejak asli batuan ( termasuk kandungan fosil) dan bentuk bentuk struktur lapisan ( seperti layering dan ripple marks) menjadi hilang akibat dari mineral-mineral mengalami proses migrasi dan rekristalisasi. dan mineral – mineral mafic (10%). Kita dapat melihat bahwasannya tidak seperti pada batuan schist yang mempunyai pensejajaran mineral yang sangat kuat. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu gneiss ini ialah kurasa (30%). khususnya pada mineral mineral seperti zircon yang bertolak belakang dengan proses metamorfosa itu sendiri. feldspar (20%). dan terbentuk urat-urat yang tebal yang terdiri dari butiran-butiran mineral di dalam batuan tersebut. batuan gneiss tidak retak atau hancur sepanjang bidang dari pensejajaran mineral tersebut. Dengan proses metamorfosa lebih lanjut batuan gneiss dapat berubah menjadi magmatite dan akhirnya terkristalisasi secara total menjadi batuan granit.batuannya gneisstose. 18 Petrologi batuan metamorf . Batuan batuan keras yang berumur tua seperti pada batuan gneiss yang berasal dari bagian barat Greenland. Sifat Fisik Pada batuan gneiss. batuan ini terbentuk pada saat batuan sediment atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang dalam mengalami tekanan dan temperatur yang tinggi.

Etimologi dari kata "gneiss" masih diperdebatkan. Kandungan Mineral Gneiss terdiri dari gabungan mineral-mineral pipih (mika) dengan mineral bulat (kuarsa. dan paragneiss adalah salah satu dari batuan sedimen. grenat. muscovite. busuk. Hal ini terutama berlaku dengan perpisahan kaya mika pesawat. sillimanite. pyroxene. plagioclase. Sumbersumber lain mengklaim root menjadi istilah pertambangan Saxon tua yang tampaknya untuk memiliki berarti busuk. amphibole. Abad Pertengahan gneist (memicu. albite gneiss. Mineral-mineral utama dari gneiss adalah quartz. Batu Gneissic biasanya kasar foliated menengah dan sebagian besar recrystallized tetapi tidak membawa sejumlah besar micas. cordierite. diorite gneisses. Kadang-kadang sulit untuk membedakan antara gneiss dan schist karena beberapa gneiss tampaknya memiliki lebih mika daripada yang benar-benar. sphene. silimanit. klorit atau mineral platy. Beberapa sumber mengatakan itu berasal dari kata kerja Jerman. biotite gneiss. Gneiss (pengucapan / naɪs /) adalah umum dan didistribusikan secara luas jenis batu yang dibentuk oleh bermutu tinggi proses malihan regional dari formasi yang sudah ada sebelumnya yang semula baik batuan beku atau batuan sedimen. disebut demikian karena batu gemerlap) dan telah terjadi dalam bahasa Inggris setidaknya sejak 1757. epidote. dll Namun. graphite. mereka juga mungkin disebut garnet gneiss. atau mungkin materi tak berharga Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : 19 Petrologi batuan metamorf .Pada batuan ini terbentuk goresan goresan yang tersusun dari mineral-mineral seperti hornblende yang tidak terdapat pada batuan batuan sediment. garnet. zircon. Gneiss schist mirip. Gneisses yang bermetamorfosis batuan atau setara mereka yang disebut granit gneisses. kecuali bahwa mineral tersebut diatur ke dalam band. orthose. dan lain-lain). biotite. dll Orthogneiss menunjuk sebuah gneiss berasal dari batuan beku batu. Gneissose digunakan untuk menggambarkan batu-batu dengan sifat-sifat yang mirip dengan gneiss. tergantung pada komposisi mereka. Sedangkan mineral tambahan seperti apetite. pyrite.

termasuk kedalam kelompok mineral Silicates .Na Al Si 3 O 8 . memberikan formula keseluruhan SiO 2. Tectosilicates . kuarsa adalah bentuk paling stabil silikon dioksida. sebagai vena. belahannya yaitu 2/3.Ketika tekanan meningkat temperatur di mana kuarsa akan kehilangan stabilitas juga meningkat. Mafic mineral biasanya berwarna gelap dan 20 Petrologi batuan metamorf . tetapi juga mafic magma relatif kaya akan kalsium dan natrium. kilapnya vitreous. Mineral kuarsa Mineral kuarsa dengan warna yang dimiliki yaitu putih mengkilap.Feldspars juga ditemukan di berbagai jenis batuan sedimen. Quartz adalah paling banyak kedua mineral di Bumi kerak benua. system Kristal yang dimiliki oleh mineral feldspar yaitu monoclinic.Ca Al 2 Si 2 O 8) adalah kelompok yang membentuk batu-tectosilicate mineral yang membentuk sebanyak 60% dari bumi 's kerak.system Kristal yang dimiliki oleh mineral kuarsa yaitu trigonal atau hexagonal. Silica group.a. Ini terdiri dari kerangka kontinu SiO 4 silikon - oksigen tetrahedra. dengan setiap oksigen yang dibagi antara dua tetrahedra. pecahan dari feldspar tidak sempurna. Istilah ini berasal dari menggunakan MA dari magnesium dan FIC dari kata Latin untuk besi. belahannya tidak dapat terlihat dengan jelas. c.Feldspars (K Al Si 3 O 8 .Rock terbentuk seluruhnya plagioclase feldspar (lihat di bawah) dikenal sebagai anorthosite. Kuarsa akan tetap stabil sampai dengan 573 ° C pada 1 kilobar tekanan. dan kekerasannya 7. Mineral Mafic Mafic digunakan untuk mineral silikat. kekerasan 6. dan juga hadir dalam berbagai jenis batuan metamorf. b. kilapnya vitreous. pecahannya conchoidal. Mineral Feldspar Mineral Feldspar dengan kenampakan warnanya putih. jumlah prosentasenya pada andesit pada saat praktikum diperkirakan sebesar 15%.Pada suhu dan tekanan permukaan. magma. Feldspars mengkristal dari magma dalam kedua intrusif dan extrusive berapi batu. setelah feldspar. dan batuan yang relatif tinggi di unsur yang lebih berat.

aluminium. digunakan untuk mineral silikat.0. dan orthoclase feldspars. Felsic mineral biasanya ringan dalam warna dan memiliki gravitasi khusus kurang dari 3. Common batumafic membentuk mineral termasuk olivin." Istilah ini tidak boleh disamakan dengan Femag. yang menunjukkan persentase yang lebih tinggi silika. pyroxene. pyroxene. biotite mika. Kebanyakan mafic mineral berwarna gelap dan kepadatan relatif lebih besar dari 3. Mafic umum meliputi batu basal dan gabbro.0). seperti silika dan oksigen. dan biotite. amphibole. 21 Petrologi batuan metamorf . dan plagioclase feldspars. di sisi lain. dan merupakan bahan yang baru dibedakan dari mantel atas. batu-batuan mafic di sisi lain dari batu felsic spektrum dari batu. yang mewakili disucikan produk akhir bumi proses diferensiasi internal. 2. Common batu-mafic membentuk mineral termasuk olivin.) Felsic. (Harap dicatat bahwa beberapa ahli geologi dengan motif dipertanyakan mengalihkan urutan besi dan magnesium dan muncul dengan istilah "femag." Mafic adalah kata sifat yang menggambarkan sebuah silikat mineral atau batuan yang kaya akan magnesium dan besi. dan banyak antara magma yang dihasilkan selama konversi dari mafic ke felsic. magma. amphibole.memiliki gravitasi spesifik relatif tinggi (lebih besar dari 3. dan batuan yang memiliki persentase lebih rendah dari unsur-unsur yang lebih berat. istilah diturunkan oleh kontraktor "magnesium" dan "besi". Felsic common mineral termasuk kuarsa. Kita sebut magma menengah ini terkait dengan tahap-tahap "peralihan. cerdas yang membosankan-antek dari setan Dr saprolit. Dalam hal kimia. dan kalium. Mafic magma biasanya diproduksi di pusat-pusat penyebaran. dan Sejalan diperkaya dalam unsur-unsur yang lebih ringan. Istilah kira-kira sesuai dengan kelas yang lebih tua batu dasar. Serpentinit Batu Serpentinit pada hasil praktikum memiliki kenampakan warna hijau kehitaman. Istilah ini berasal dari fel untuk feldspar (dalam hal ini kaya potasium varietas) dan SIC. Penting untuk dicatat bahwa ada banyak antara langkah-langkah dalam proses pemurnian. Yang paling umum adalah felsic batu granit. Muscovite mika. Mafic umum meliputi batu basal dan gabbro.

Geologis Serpentinization adalah suhu rendah proses malihan melibatkan panas dan air yang rendah silika mafic dan batu-batuan ultramafic teroksidasi dan terhidrolisis dengan air ke serpentinite. Pengubahan ini sangat penting di dasar laut pada batas lempeng tektonik. di dan di dekat dasar laut dan di sabuk gunung diubah menjadi berbelitbelit. dan mineral lainnya . metan. termasuk dunite. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu Serpentinit ini ialah mineral serpentin(40%). magnetit. Perubahan densitas 3. Mineral dalam kelompok ini dibentuk oleh serpentinization. Dalam proses sejumlah besar air diserap ke dalam batu meningkatkan volume dan menghancurkan struktur. Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : a.32.7 g/cm3 dengan kenaikan volume secara bersamaan sekitar 40%. Pada batu Serpentinit memiliki petrogenesa batuannya merupakan batuan metamorf ini terbentuk akibat larutan aktif ( dalam tahap akhir proses hidrotermal) dengan batuan beku ultra basa. brucite. Reaksi eksotermik dan jumlah besar energi panas yang dihasilkan dalam proses. Komposisi mineral pada batu Serpentinit terdapat mineral – mineral pada batu Serpentinit terdiri dari batuan beku ultra basa. Amerika Serikat meskipun Legislatif California ditetapkan bahwa berbelit-belit adalah "Negara resmi Rock dan lithologic lambang. Hidrogen. Ini adalah batu negara bagian California. struktur batuannya Non-Foliasi. Peridotite. Rock temperatur dapat dibesarkan oleh sekitar 260 oC. dan bahkan besi asli.dengan tekstur pada batu Serpentinit ini ialah Gronoblastik. seperti awaruite (Ni3Fe).yang langka. The magnetit-membentuk reaksi kimia menghasilkan gas hidrogen. Karbonat dan sulfat berkurang dan bentuk metana dan hidrogen sulfida. Mineral Serpentine 22 Petrologi batuan metamorf . sebuah hidrasi dan metamorf transformasi ultramafic batu dari mantel bumi. Serpentinite adalah sebuah batu yang terdiri dari satu atau lebih kelompok serpentine mineral. dan hidrogen sulfida menyediakan sumber energi bagi mikroorganisme chemotroph laut dalam. menyediakan sumber energi untuk pembentukan non-vulkanik hidrotermal vents.

Ini Mg (OH) 2 lapisan yang ditemukan dalam mineral brucite dan disebut brucite lapisan. Mineral ini mempunyai kimia dasarnya sama tetapi berbeda struktur. Struktur Serpentine terdiri dari lapisan silikat tetrahedrons terhubung menjadi lembaran. Pada sebagian besar serpentines. KARAKTERISTIK FISIK: * Warna adalah zaitun hijau. Bagaimana lapisan brucite stack dengan lapisan silikat merupakan alasan utama bagi banyak polimorf. licin atau halus. dalam lizardite dan antigorite itu baik 23 Petrologi batuan metamorf . atau hitam. Antara lapisan silikat lapisan Mg (OH) 2. sebuah bukti dari keindahan halus bahan berbelit-belit. Serpentine dapat menarik batu hijau yang mengambil cat yang bagus dan cocok untuk diukir. * Luster adalah berminyak. * Pembelahan crysotile varietas telah ada. Nonfiberous berbelit-belit bukan merupakan kepedulian kanker. Kadang-kadang dengan warna emas sebagai nama chrysotil di yunani berarti serat emas. * Crystal System adalah variabel. kuning atau keemasan. Sering warna banyak dari batu-batu tersebut ke warna hijau dan sebagian besar batu-batu yang memiliki warna hijau mungkin memiliki berbelit-belit di beberapa jumlah. Telah digunakan sebagai pengganti batu giok dan kadang-kadang sulit dibedakan dari batu giok.Mineral Serpentine adalah pembentukan batu besar mineral dan ditemukan sebagai konstituen dalam banyak metamorf dan batuan cuaca. * Transparansi kristal bening dan massa yang buram. tetapi membuat spesimen yang menarik. lihat di atas. biasanya kompak massa atau fibrosa. * Crystal Kebiasaan: pernah di individu besar kristal. Serpentines asbes harus disimpan dalam wadah tertutup jelas. silikat lapisan dan lapisan brucite lebih dicampur dan diproduksi berbelit lembar. Serpentine sebenarnya adalah nama umum diterapkan pada beberapa anggota kelompok polimorfik. Penumpukan tidak sempurna dan memiliki efek menekuk lapisan. Pada varietas asbes yang brucite silikat lapisan lapisan dan membungkuk ke tabung yang memproduksi serat. cokelat. Pembuluh darah berkelok-kelok viberous dapat ditemukan dalam berbelit besar atau batu-batu lain.

Kuarsit Batu tekstur Kuarsit pada pada hasil praktikum ini ialah memiliki kenampakan warna putih. kramik dan lainlain. dengan batu Kuarsit Gronoblastik. * Lain Karakteristik: berkeluk-keluk di kasar memiliki perasaan halus bila disentuh dan serat yang sangat fleksibel. * Kekerasan adalah 3-4. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu Kuarsit ini ialah mineral kuarsa. kalsit. bahan abrasiv. olivin.6 * Streak putih * Associated Mineral termasuk kromit.Kuarsit terbentuk dari batuan sedimrn yang banyak mengandung mineral kuarsa seperti graywack. biotite dan bedak. struktur batuannya Non-Foliasi. Pada batu Kuarsit memiliki petrogenesa batuannya merupakan batuan metamorf ini terdiri dari kuarsa yang terbentuk dari batuan asal batu psir kuarsa umumnya terjadi pada metamorfisme regional. flint dan lain-lain. industri gelas.5 kilobar. Komposisi mineral pada batu Kuarsit terdapat mineral – mineral kuarsa (40%) sebagai pembentuk utama batuannya.2-2. Kuarsit (dari Jerman Quarzit) adalah batuan metamorf yang keras yang semula batu pasir. Dalam keadaan belum diolah kuarsit dimanfaatkan sebagai agregat bahan bangunan. * Fracture adalah konkoidal di antigorite dan lizardite dan splintery di crysotiles. batuan ini mengalami kristalisasi pda suhu 8000 C dan pada tkanan 5.5 * Specific Gravity adalah 2. sedangkan setelah di olah dengan persyaratan tertentu dapat dimanfaatkan seperti mineral kuarsa antara lain untuk pembuatan bata refraktori. garnet. Sandstone diubah menjadi kuarsit melalui pemanasan dan tekanan biasanya berkaitan dengan kompresi tektonik dalam orogenic ikat 24 Petrologi batuan metamorf . 3. Komposisi dari kuarsit adalah kuarsa yang mengalami metamorphose regional.dalam satu arah. jasper.

sering bermigrasi selama rekristalisasi dan metamorfosis. belahannya tidak dapat terlihat dengan jelas. Tectosilicates . Hampir murni kadar silika menyediakan batu kecil untuk membentuk tanah dari dan oleh karena itu kuarsit punggung sering telanjang atau hanya ditutupi dengan tanah yang sangat tipis dan sedikit vegetasi. Silica group. Kuarsit sangat resisten terhadap pelapukan kimia dan sering bentuk dan tahan puncak bukit pegunungan. dan kekerasannya 7. Hancur kuarsit kadangkadang digunakan dalam pembangunan jalan dan rel kereta api pemberat. meskipun quartzites sering terjadi dalam berbagai nuansa pink dan merah karena jumlah yang bervariasi oksida besi (Fe2O3). oksida besi. termasuk kedalam kelompok mineral Silicates .Pada suhu dan tekanan permukaan. kuarsa adalah bentuk paling stabil silikon dioksida.pinggang. Ini terdiri dari kerangka kontinu SiO 4 silikon - oksigen tetrahedra. setelah feldspar. karbonat dan tanah liat. sebagai lantai. yang disebabkan oleh kotoran mineral lainnya. kuarsa individu butir recrystallize bersama dengan mantan bahan penyemenan untuk membentuk mosaik yang saling kristal kuarsa.system Kristal yang dimiliki oleh mineral kuarsa yaitu trigonal atau hexagonal. seperti kuning dan oranye. Kuarsa akan tetap stabil sampai 25 Petrologi batuan metamorf . Ini menyebabkan coretan dan lensa untuk membentuk dalam kuarsit. dengan setiap oksigen yang dibagi antara dua tetrahedra. silikon karbida logam dan silikon. Kuarsit kemurnian tinggi digunakan untuk memproduksi ferrosilicon. Kuarsit murni biasanya putih menjadi abu-abu. dan anak tangga. Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : b. seperti atap genteng. kilapnya vitreous. memberikan formula keseluruhan SiO 2. Ketika batu pasir adalah bermetamorfosis ke kuarsit. Sebagian besar atau semua asli tekstur dan struktur sedimen dari batu pasir yang akan terhapus oleh metamorphism. Warna lain. Mineral kuarsa Mineral kuarsa dengan warna yang dimiliki yaitu putih mengkilap. Quartz adalah paling banyak kedua mineral di Bumi kerak benua. industri pasir silika. pecahannya conchoidal. Kuarsit adalah batu dekoratif dan dapat digunakan untuk menutupi dinding. Minor jumlah mantan bahan penyemenan.

Malang Selatan. Marmer adalah batuan metamorf non foliated 26 Petrologi batuan metamorf . warna asli marmer adalah putih tapi karena terdapat mineral pengotor yang justru membuat marmer menjadi menarik. dapat terjadi karena metamorfosa kontak / regional. Beberapa yang dimiliki oleh marmer ini antara lain wananya putih tulang sampai kekuning – kuningan tanpa adanya bintik – bintik. turki.Ketika tekanan meningkat temperatur di mana kuarsa akan kehilangan stabilitas juga meningkat. dan Cekoslovakia. trenggalek. Kegunaan marmer adalah sebagai bahan bangunan. Blitar. 4. dengan batu Marmer Gronoblastik. dan Padalarang (jawa barata). struktur batuannya Non-Foliasi. Mineral-mineral pengotor itu antara lain adalah grafit. kompak dan massive.dengan 573 ° C pada 1 kilobar tekanan. Komposisi utamanya adalah kalsit (CaCO3) dengan sedikit kuarsa dan pirit serta gravit sehingga variasi warna marmer sangat ditentikan oleh adanya mineral asesorisnya. Marmer merupakan jenis batuan metamorfosa yang dihasilkan dari metamorfosa kontak atau regional dari jenis batu gamping. dan ilmenit. serta sebagai sumber hara kalsium dan magnesium. Batuan ini padat. Komposisi mineral pada batu Marmer ini terdapat mineral – mineral kuarsa. Batuan metamorf ini termasuk tipe metamorf kontak dengan sifat kimia kalkaris. Tempat terbentuknya di daerah Italia. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu Marmer ini ialah mineral kalsit (30%). Marmer Batu tekstur Marmer pada pada hasil praktikum ini ialah memiliki kenampakan warna putih. Ponorogo. pyrite. Dibawah mikroskop dengan pembesaran 15 kali terdapat campuran warna – warni mineral asesoris. Pada batu Marmer memiliki petrogenesa batuannya merupakan batuan marmer ini terbentuk dari kristal – kristal kalsit yang merupakan proses metamorfisme pada batu gamping. Amerika Serikat. Di Indonesia banyak dijumpai disemua pegunungan kapur tulungagung.

dan dalam banyak aplikasi lain. CaCO3). Karakteristik swirls dan vena dari banyak varietas marmer berwarna biasanya disebabkan oleh berbagai mineral kotoran seperti tanah liat. yang digunakan dalam berbagai industri. Preferensi ini harus dilakukan dengan kelembutan dan relatif isotropy dan homogenitas. Marmer adalah batuan metamorf yang dihasilkan dari regional atau. sebagian besar terdiri dari kalsit (suatu bentuk kristal kalsium karbonat. Ground kalsium karbonat dapat dibuat dari batu kapur. pasir. Tidak berwarna atau berwarna terang kelereng sumber yang sangat murni kalsium karbonat. sekitar tiga-perempat dari kalsium karbonat tanah di seluruh dunia adalah terbuat dari marmer. plastik. sebagai bahan bangunan. atau certa yang awalnya hadir sebagai biji-bijian atau lapisan dalam batu kapur.dihasilkan dari metamorphism kapur. Suhu dan tekanan yang diperlukan untuk membentuk marmer biasanya menghancurkan setiap fosil dan tekstur sedimen hadir di batu asli. dan produkproduk konsumen seperti pasta gigi. Berbagai kotoran telah dimobilisasi dan recrystallized oleh tekanan dan panas dari metamorphism. Warna hijau sering disebabkan oleh berbelit-belit yang dihasilkan dari batu kapur magnesium awalnya tinggi atau silika dolostone dengan kotoran. dalam pasta gigi. Tanah halus marmer atau kalsium karbonat bubuk adalah komponen kertas. Proses malihan ini menyebabkan rekristalisasi lengkap dari batu asli menjadi mosaik yang saling kalsit. hubungi metamorphism dari batuan sedimen karbonat (baik batu kapur atau dolomit) atau yang lebih tua metamorphism dari marmer. aragonite dan / atau dolomit kristal. Tanah kalsium karbonat digunakan sebagai lapisan pigmen untuk kertas karena kecerahan yang tinggi dan sebagai pengisi kertas karena memperkuat lembaran dan menanamkan kecerahan tinggi. Juga. besi oksida. Marmer putih itu berharga untuk penggunaannya di patung sejak zaman klasik. dan relatif tahan terhadap pecah. lumpur. Marmer putih adalah hasil yang sangat murni metamorphism kapur. rendahnya indeks bias kalsit memungkinkan cahaya untuk menembus beberapa milimeter ke dalam batu sebelum tersebar ke luar. sehingga karakteristik "lilin" pandangan yang memberikan "kehidupan" kepada patung-patung marmer tubuh manusia. Tanah kalsium karbonat digunakan dalam produk konsumen seperti bahan tambahan makanan. dan sebagai 27 Petrologi batuan metamorf . dan marmer. dan cat. jarang. Hal ini secara luas digunakan untuk patung. kapur.

struktur batuannya Filitik. Kalsit Kalsit adalah mineral – mineral karbonat. selain itu juga dapat dibuat sebagai barang hiasan seperti patung ataupun meja. Kalsit berkomposisi CaCO3. Namun. atau putih. dipisahkan dari air laut. Filit Batu Filit pada hasil praktikum memiliki kenampakan warna hitam. Komposisi mineral pada batu Filit ini terdapat mineral – mineral pipih yang sangat luas. Jika kalsit bereaksi dengan larutan magnesium karbonat dalam air laut atau air tanah menjadi dolomit (CaMg – karbonat). dan tahan cuaca. Pada batu Filit 28 Petrologi batuan metamorf . 5. Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : a. Marmer yang telah dipoles sangat baik untuk didnding maupun lantai. yang memiliki banyak aplikasi termasuk menjadi komponen utama dari banyak bentuk semen. untuk membuat cangkang atau rumahnya. stabilitas dimensi. transparant. dampak kekuatan. Digunakan dalam plastik karena menanamkan kekakuan.pengisi inert dalam bentuk pil. Kristalnya tidak berwarna. dengan tekstur pada batu Marmer ini ialah Lepidoblastik. Dapat terjadi dari penguapan langsung air laut atau melalui binatang. dan konduktivitas termal. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu Filit ini ialah mineral pipih (30%). memiliki kecerahan tinggi. Kalsit mempunyai tiga bidang belah yang tidak saling tegak lurus dan kekerasannya 3 dalam skala mohs. Didalam batu gamping sering mengandung pengotoran menjadikan batu gamping berwarna abu – abu atau coklat. Kalsium karbonat juga dapat dikurangi di bawah panas tinggi kalsium oksida (juga dikenal sebagai "jeruk nipis"). pertumbuhan permintaan kalsium karbonat tanah dalam dekade terakhir ini kebanyakan karena pigmen dalam lapisan kertas. Digunakan dalam cat karena pengisi yang baik dan professional. merupakan bahan utama batu gamping.

Inggris. Komposisi mineral yang terkandung di dalamnya berupa kuarsa. Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : a. Konstituennya mineral platy lebih besar daripada yang ada di batu tulis tetapi tidak terlihat dengan mata telanjang. Phyllite adalah jenis batuan metamorf foliated terutama terdiri dari kuarsa. sericite. mika. berkilap sutra pecahan – pecahannya. Skotlandia. Phyllite memiliki fissility baik (kecenderungan untuk membagi menjadi lembaran) dan akan terbentuk di bawah kondisi metamorf derajat rendah. Irlandia Utara. Cekoslavia. Kegunaan dari batuan metamorf ini sebagian besar untuk perhiasan dan bahan bangunan berupa bahan lantai dan dinding. kadang-kadang kilau keemasan ke permukaan belahan dada (atau schistosity). Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Timur serta hampir semua pulau irian jaya. Untuk di daerah Indonesia batuan metamorf ini belu banyak diketahui dan di perkirakan terdapat banyak di daerah Kalimantan Tengah. dimana lembar mika sudah cukup besar untuk dapat dilihat secara megaskopis. Belgia. grafit dan kadang – kadang dijumpai adanya garnet dan khloritoid. khlorit. Biasanya Phyllites hitam atau abu-abu. Phyllites dikatakan memiliki "phyllitic tekstur" dan biasanya diklasifikasikan sebagai memiliki nilai rendah di daerah fasies metamorf. Menit kristal grafit. albit. Nama batuan metamorf ini adalah Phyllite yang termasuk tipe batuan metamorf secara regional dengan sifat kimia pelitik. Pada umumnya banyak di jumpai dipegunungan Alpen. Australia. sericite mika. memberikan belahan phylitic. Jerman. Phyllite terbentuk dari metamorphism terus dari batu tulis. batu mewakili gradasi di tingkat metamorphism antara batu tulis dan mika schist. Kalimantan Barat. Yang foliation umumnya berkerut atau bergelombang dalam penampilan. Mineral Pipih 29 Petrologi batuan metamorf . kelabu perak dan kadang – kadang kehijau – hijauan. The protolith (atau orangtua batu) untuk phyllite adalah sebuah batu tulis.memiliki petrogenesa batuannya merupakan batu Filit terbebtuk dari derajat metamorfisme lebih tinggi dari slate. atau menanamkan klorit sutra. serisit. Warna batuan metamorf tersebut pada umumnya terang. dan klorit.

Malang : bayumedia publishing malang Website : 30 Petrologi batuan metamorf .Geologi Lingkungan. Pedoman Praktikum Geologi Fisik. dapat dipergunakan sebagai kaca jendela.bandung : penerbit ITB Munir. sedangkan muscovit bening (tdak berwarna) muscoviy berasal dari kata muscovy yang merupakan istilah lama untuk Rusia. Kelompok ini mudah dikenali dengan bidang belah yang searah dan mudah dibelah. Dahulu Rusia terkenal sebagai penghasil lembaran – lembaran muscovit yang lebar. Biotit berwarna coklattua sampai hitam yang disebabkan oleh adanya unsur besi (Fe) didalamnya.Mineral kecil.geologi fisik. Dua macam mika yang sering dijumpai dalam batuan adalah biotit K(Mg.. Fe)3(Si3Al)O10(OH)2 dan muscovit Kal2(Si3Al)O10(OH)2. berwarna hitam mengkilat. 2006. benyamin dkk. DAFTAR PUSTAKA Endarto.2003. Danang. moch. Bandung : Labroratorium Geologi Dinamik.PENGANTAR GEOLOGI DASAR.Surakarta:Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Institut Teknologi Bandung. Sapiie.2005.

wikipedia.org/wiki/Metamorphic_rock 31 Petrologi batuan metamorf .com/2009/02/gneiss.blogspot.wikipedia.wikipedia.wikipedia.com/search/label/Batuan%20Metamorf %20Gneiss http://batuan-metamorf.org/wiki/Phyllite http://en.org/wiki/Batuan_metamorf http://ilmubatuan.org/wiki/Marble http://en.org/wiki/Quartzite http://en.wikipedia.blogspot.blogspot.com/2009_02_01_archive.http://batuan-metamorf.html http://id.com/ http://en.org/wiki/Mafic http://en.org/wiki/Serpentinite http://en.wikipedia.html http://batuan-metamorf.blogspot.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful