BAB I PETROLOGI BATUAN METAMORF Petrologi adalah bidang geologi yang berfokus pada studi mengenai batuan dan

kondisi pembentukannya. Ada empat cabang petrologi, berkaitan dengan tiga tipe batuan: beku, piroklastik, metamorf, dan sedimen. Kata petrologi itu sendiri berasal dari kata Bahasa Yunani petra, yang berarti "batu". • Petrologi batuan beku berfokus pada komposisi dan tekstur dari batuan beku (batuan seperti granit atau basalt yang telah mengkristal dari batu lebur atau magma). Batuan beku mencakup batuan volkanik dan plutonik.

Batuan piroklastik adalah batuan yang terbentuk dari letusan gunung api (berasal dari pendinginan dan pembekuan magma) namun seringkali bersifat klastik.

Petrologi batuan sedimen berfokus pada komposisi dan tekstur dari batuan sedimen (batuan seperti batu pasir atau batu gamping yang mengandung partikel-partikel sedimen terikat dengan matrik atau material lebih halus).

Petrologi batuan metamorf berfokus pada komposisi dan tekstur dari batuan metamorf (batuan seperti batu sabak atau batu marmer yang bermula dari batuan sedimen atau beku tetapi telah melalui perubahan kimia, mineralogi atau tekstur dikarenakan kondisi ekstrim dari tekanan, suhu, atau keduanya).

Petrologi memanfaatkan bidang klasik mineralogi, petrografi mikroskopis, dan analisa kimia untuk menggambarkan komposisi dan tekstur batuan. Ahli petrologi modern juga menyertakan prinsip geokimia dan geofisika dalam penelitan kecenderungan dan siklus geokimia dan penggunaan data termodinamika dan eksperimen untuk lebih mengerti asal batuan. Petrologi eksperimental menggunakan perlengkapan tekanan tinggi, suhu tinggi untuk menyelidiki geokimia dan hubungan fasa dari material alami dan sintetis pada tekanan dan suhu yang ditinggikan. Percobaan tersebut khususnya berguna utuk menyelidiki

1
Petrologi batuan metamorf

batuan pada kerak bagian atas dan mantel bagian atas yang jarang bertahan dalam perjalanan kepermukaan pada kondisi asli. 1. Pengertian Batuan Metamorf Batuan metamorf adalah batuan ubahan yang terbentuk dari batuan aslinya, berlangsung dalam keadaan padat, akibat pengaruh peningkatan suhu (T) dan tekanan (P) yang tinggi. Batuan metamorfosa disebut juga dengan batuan malihan atau ubahan, demikian pula dengan prosesnya, proses malihan. Proses metamorfisme atau malihan merupakan perubahan himpunan mineral dan tekstur batuan, namun dibedakan denag proses diagenesa dan proses pelapukan yang juga merupakan proses dimana terjadi perubahan. Proses metamorfosa berlangsung akibat perubahan suhu dan tekanan yang tinggi, diatas 200°C dan 300 Mpa (mega pascal), dan dalam keadaan padat. Sedangkan proses diagenesa berlangsung pada suhu dibawah 200°C dan proses pelapukan pada suhu dan tekanan normal, jauh dibawahnya, dalam lingkungan atmosfir. Preses metamorfosa dapat didefinisikan sebagai: ”Perubahan himpunan mineral dan tekstur batuan dalam keadaan (fasa) padat (solid slate) pada suhu diatas 200°C dan tekanan 300 Mpa”. Batuan metamorf memerlukan perhatian tersendiri, karena perubahannya berlangsung dalam keadaan padat. Saat lempeng-lempeng tektonik bergerak dan fragmen kerak bertabrakan, batuan terkoyak, tetarik (extended), terlipat, terpanaskan dan berubah dengan cara yang kompleks. Tetapi meskipun batuan sudah mengalami perubahan dua kali atau lebih, biasanya bekas atau bentuk batuan semula masih tersimpan, karena perubahannya terjadi dalam keadaan padat. Padat tidak seperti cair atau gas cenderung untuk menyimpan peristiwaperistiwa (events) pengubahannya. Diantara kelompok batuan, batuan metamorf merupakan yang paling kompleks, tetapi juga paling menarik karena didalamnya tersimpan semua cerita yang telah terjadi pada kerak bumi. 2. Proses metamorfisme  Proses metamorfisme, meliputi: 2
Petrologi batuan metamorf

1. Proses perubahan fisik yang menyangkut struktur dan tekstur oleh tenaga kristaloblastik (tenaga dari sedimen-sedimen kimia untuk menyusun susunan sendiri). 2. Proses-proses perubahan susunan mineralogi, sedangkan susunan kimianya tetap (isokimia) tidak ada perubahan komposisi kimiawi, tapi hanya perubahan ikatan kimia.

 Tahap-tahap proses metamorfisme: 1. Rekristalisasi Proses ini dibentukoleh tenaga kristaloblastik, di sini terjadi penyusunan kembali kristal-kristal dimana elemen-elemen kimia yang sudah ada sebelumnya. 2. Reorientasi Proses ini dibentuk oleh tenaga kristaloblastik, di sini pengorientasian kembali dari susunan kristak-kristal, dan ini akan berpengaruh pada tekstur dan struktur yang ada. 3. Pembentukan mineral-mineral baru Proses ini terjadi dengan penyusunan kembali elemen-elemen kimiawi yang sebelumnya sudah ada. a. Dalam metamorfosa yang berubah adalah : tekstur dan asosiasi mineral, yang tetap adalah komposisi kimia dan fase padat (tanpa melalui fase cair). b. Teksturnya selalu mereflesikan sejarah pembentukannya. c. Ditinjau dari perubahan P & T, dikenal : 1) Progresive metamorfosa : perubahan dari P & T rendah ke P & T tinggi. 2) Retrogresive metamorfosa : perubahan dari P & T tinggi ke P & T rendah. Kondisi yang mengontrol metamorfosa/mempengaruhi rekristalisasi dan tekstur.

3
Petrologi batuan metamorf

Anti stress mineral : yaitu mineral-mineral yang jarang dijumpai pada batuan yang mengalami stress. terutama pada metamorfose bertemperatur rendah. baik tekstur maupun komposisi mineral. Proses metamorfisme tidak mengubah komposisi kimia batuan. 4 Petrologi batuan metamorf .1) Tekanan : . Contoh : staurolit. 3) Fluid 4) Komposisi Proses metamorfisme membentuk batuan yang sama sekali berbeda dengan batuan asalnya. Oleh karena itu disamping faktor tekanan dan temperatur. dimana batuan pecah-pecah menjadi fragmen-fragmen kecil sehingga memudahkan kontak antar larutan nimia dengan fragüen-fragmen.Tekanan searah (stress) Di sini dikenal 2 kelompok mineral yaitu : a. Stress mineral : yaitu mineral-mineral yang tahan terhadap tekanan. (b) Deformasi batuan. Mengingat bahwa kenaikan tekanan atau temperatur akan mengubah mineral bila batas kestabilannya terlampaui. Contoh : olivin. Ada 2 hal yang dapat mempercepat reaksi yaitu : (a) Adanya larutan-larutan kimia yang berjalan antar ruang butiran. dan juga hubungan antar butiran / kristalnya. andalusit 2) Temperatur : pada umumnya perubahan temperatur jauh lebih efektif daripada perubahan tekanan dalam hal pengaruhnya bagi perubahan mineralogi. kinit b.Tekanan Hidrostatik . Katalisator : berfungsi mempercepat reaksi. pembentukan batuan metamorf ini jika tergantung pada jenis batuan asalnya.

akan tetapi juga ada atau tidaknya cairan serta lamanya mengalami panas dan tekanan yang tinggi. Suhu dan tekanan tidaklah berperan langsung. Sumber panasnya berasal dari panas dalam bumi. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses metamorfisme Komposisi batuan asal sangat mempengaruhi pembentukan himpunan mineral baru. yang merupakan larutan dari gas-gas. dan bagaimana tekanannya. 2. sehingga mempercepat proses metamorfisme. dan mempunyai peran yang penting dalam metamorfisme. garam dan mineral yang terdapat pada batuan yang bersangkutan. atau tekanannyatidak sama besar dari segala arah. Jika tidak ada larutan atau jumlahnya sedikit sekali. Tekstur batuan metamorf memperlihatkan bahwa batuan ini terbentuk di bawah differensial stress. maka metamorfismenya akan berlangsung lambat. 1. Batuan dapat terpanaskan oleh timbunan (burial) atau terobosan dapat juga menimbulkan perubahan tekanan.3. Pada suhu yang tinggi intergranular ini lebih bersifat uap dan pada cair. demikian pula dengan suhu dan tekanan. Tekanan dalam proses metamorfisme bersifat sebagai stress yang mempunyai besaran serta arah. Pengaruh cairan terhadap reaksi kimia Pori-pori yang terdapat pada batuan sedimen atua batuan beku terisi ole cairan (fluida). Di bawah suhu dan tekanan yang tinggi akan terjadi pertukaran unsur dari larutan ke mineral-mineral dan sebaliknya. 5 Petrologi batuan metamorf . terpuntir dan sebagainya. Fungsi cairan ini sebagai media transport dari larutan ke mineral dan sebaliknya. sehingga sukar dikatakan metamorfisme hanya disebabkan ole keniakan suhu saja. yang hasil akhirnya adalah batuan metamorf. searah. karena perpindahannya akan melalui diffusi antar mineral yang padat. Suhu dan tekanan Batuan apabila dipanaskan pada suhu tertentu akan membentukmineralmineral baru.

Dengan demikian untuk sementara ini disimpulkan bahwa batuan berbutir kasar merupakan hasil metamorfisme dalam waktu yang panjang serta suhu dan tekanan yang tinggi. Dalam percobaan di laboratorium memperlihatkan bahwa di bawah tekanan suhu tinggi serta waktu reasi yang lama akan menghasilkan kristal dengan ukuran yang besar. dalam keadaan padat serta tanpa merubah komposisi kimia batuan asalnya.Berbeda dengan batuan beku yang terbentuk melalui lelehan dan di bawah pengaruh uniform stress. waktunya pendek serta suhu dan tekanan yang rendah. 3. Proses metamorfosa/malihan dipengaruhi oleh komposisi batuan asal dan kondisi metamorfosis. Batuan metamorf terbentuk akibat perubahan tekanan dan atau temperatur. Sebaliknya yang berbutir halus. Waktu Untuk mengetahui berapa lama berlangsungnya proses metamorfisme tidaklah mudah dan sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana caranya. atau mempunyai bersaran yang sama dari semua arah. Dan dalam kondisi yang sebaliknya dihasilkan kristal yang kecil. 6 Petrologi batuan metamorf .

Tipe-tipe metamorfosis a) Berdasarkan penyebab/proses utama • Dynamic Metamorphism(metamorfisme dynamo). terjadi akibat pengaruh suhu yang tinggi karena adanya aktifitas magma. • Metamorfosa kontak (Thermal Metamorphism). b) Berdasarkan setting • Contact Metamorphism  Pyrometamorphism • Regional Metamorphism    Orogenic Metamorphism Burial Metamorphism Ocean Floor Metamorphism • Hydrothermal Metamorphism Fault-Zone Metamorphism Impact or Shock Metamorphism • • 5. Fasies dan Seri fasies metamorfosis  Fasies metamorfosis 7 Petrologi batuan metamorf . terjadi akibat pengaruh tekanan kuat dalam waktu yang lama. Contohnya batu sabak.4. • Metamorfosa dinamo-termal (Dynamo-thermal Metamorphism). Contohnya marmer. terjadi akibat tambahan tekanan dan kenaikan temperatur. Contohnya skis.

apabila terdiri dari mineral – mineral yang tabular. Tekstur merupakan hasil dari rangkaian proses sebelum. Mineral indikatornya berupa himpunan mineral yang mencirikan kondisi P & T tertentu.  Seri fasies metamorfosis Sekumpulan fasies metamorfosis yang mencirikan suatu daerah secara individu. apabila mempunyai tekstur porfiroblastik 8 Petrologi batuan metamorf .mineral penyusun batuan tersebut sangat dipengaruhi oleh komposisi magma asalnya sehingga dari warna dapat diketahui jenis magma pembentuknya.Sekumpulan batuan yang masing‐masing mempunyai paragenesa mineral tertentu. mempunyai keseimbangan P dan T yang sama.dan sesudah kristalisasi. Nematoblastik.dalam satu diagram P‐T ditunjukkan oleh satu kurva atau sekumpulan kurva yang memperlihatkan batasan dari tipe fasies dan metamorfosis yang berbeda ‐‐‐‐> akibat adanya gradien geotermalberbeda di daerah terjadinya metamorfosis. yang meliputi tingkat kristalisasi. apabila terdiri dari mineral – mineral yang prismatic. Faktor-Faktor Yang Harus Diperhatikan Dalam Deskripsi Batuan Metamorf a) Warna Warna batuan berkaitan erat dengan komposisi mineral penyusunnya. dan hubungan antar butir (fabric). Jika warna batuan berhubungan erat dengan komposisi kimia dan mineralogi. maka tekstur berhubungan dengan sejarah pembentukan dan keterdapatannya. granularitas. bentuk butir. Secara umum. b) Tekstur Batuan Pengertian tekstur batuan mengacu pada kenampakan butir-butir mineral yang ada di dalamnya. ukuran butir. Porfiroblastik. 6. tekstur metamorf terbagi atas tekstur dan tekstur larutan sisa. Tekstur metamorf yaitu :    Lepidoblastik.

apabila batuan terdiri dari atas satu tekstur saja. Non-Foliasi Struktur yang dibentuk oleh mineral yang equidimensional yang terdiri dari butiran butiran granular. apabila terdiri dari mineral – mineral yang equedimensional (granular) dengan batas – batas yang unsutured. Foliasi Struktur paralel yang ditimbulkan oleh mineral – mineral pipih sebagai akibat dari proses metamorphosis. Granoblastik polygonal  c) Struktur Batuan Secara umum struktur batuan metamorf terdiri atas : 1. Dapat diperlihatkan boleh mineral – mineral prismatic yang menunjukkan orientasi – orientasi tertentu.   Relic.   Homeoblastik. kataklastik. 9 Petrologi batuan metamorf . apabila tteksturnya berasal dari batuan terdahulu.  Granuloblastik. Hornfelsik. Granoblastik. Dihasilkan oleh proses metamorfisme kontak. apabila batuan terdiri atas lebih dari satu tekstur. Mineral – mineralnya mempunyai bentuk anhedral. 2. Dihasilkan oleh proses metamorfisme regional. Heteroblastik. seperti granoblastik memperlihatkan tekstur mosaic tetapi tidak menunjukkan orientasi. Mineral – mineralnya mempunyai bentuk anhedral. apabila terdiri dari mineral – mineral yang equedimensional (granular) dengan batas – batas yang sutured.

mineralnya pipih orientasi tidak terputus – putus. merupakan bmozaik yang terdiri dari mineral yang equidimensional. lebih kilap daripada batu sabak. sudah mulai terjadi pemisahan mineral granular (segregasi) tetapi belum sempurna.Struktur – struktur yang biasa dikenal pada batuan metamorf adalah : a) Slaty cleavage : merupakan struktur foliasi planar yang dijumpai sebagai bibang – bidang belah pada batu sabak. b) Granulose / hornfelsik : struktur yang tidak menunjukkan cleavage. hasil dari metamorphosis thermal c) Filitik : terlihat rekristalisasi yang lebih kasar dari slaty cleavage. d) Schistose : struktur akibat perulangan mineral pipih dengan mineral equigranular. 10 Petrologi batuan metamorf .

11 Petrologi batuan metamorf . orientasi mineral pipih terputus – putus oleh mineral granular. f) Milonitik : berbutir halus.e) Gneistose : struktur akibat perulangan mineral pipih dengan mineral equigranular. g) Filonitik : gejala dan kenampakan mirip milonitik. menunjukkan gerusan – gerusan akibat granulation yang kuat. tetapi sudah terjadi rekristalisasi dan menunjukkan kilap silky.

HASIL PRAKTIKUM PETROLOGI BATUAN METAMORF 1. Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur 12 Petrologi batuan metamorf : 31 Z : Batuan Metamorf : Hitam Keputihan : Granoblastik . No.

Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur Struktur Komposisi Mineral : Hijau kehitaman : Granoblastik : Non Foliasi : Mineral Serpentin 40% : 25 Z : Batuan Metamorf 13 Petrologi batuan metamorf . feldspar 20 %. dan mineral – mineral mafic Deskripsi Komposisi : Komposisi mineral pada batu gniess terdapat mineral – mineral yang resistance Nama Batuan Petrogenesa : Gneiss : Batuan merupakan hasil metamorfosa regional derajat tinggi berbutir kasar. mempunyai sifat “bended” (“gneissic”) 2.Struktur Komposisi Mineral 10% : Gneisstose : Kuarsa 30 %. No.

3. Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur Struktur Komposisi Mineral 14 Petrologi batuan metamorf : 10 Z : Batuan Metamorf : Putih : Granoblastik : Non Foliasi : Kuasa 40% . No.Deskripsi Komposisi :Mineral – mineral pada batu serpentinit terdiri dari batuan beku ultrabasa Nama Batuan Petrogenesa : Serpentinit : Batuan metamorf ini terbentuk akibat larutan aktif (dalam tahap akhir proses hidrotermal) dengan batuan beku ultrabasa.

Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur Struktur Komposisi Mineral : Putih : Granoblastik : Non Foliasi : Kalsit 30% : 18 Z : Batuan Metamorf 15 Petrologi batuan metamorf .Deskripsi Komposisi : Batu metamorf ini terdiri dari mineral – mineral kuasa Nama Batuan Petrogenesa : Kuarsit : Batuan metamorf ini terdiri dari kuarsa yang terbentuk dari batuan asal batu pasir kuarsa umumnya terjadi pada metamorfisme regional. 4. No.

Deskripsi Komposisi : Batuan marmer terdiri dari mineral kalsit sebagai mineral pembentuk utamanya. Batuan ini padat. 5. No. Peraga Jenis Batuan Deskripsi Batuan Warna Tekstur Struktur Komposisi Mineral : Hitam : Lepidoblastik : Filitik : Mineral pipih (30%) : 33 Z : Batuan Metamorf 16 Petrologi batuan metamorf . kompak dan massive dapat terjadi karena metamorfosa kontak atau regional. Nama Batuan Petrogenesa : Marmer : Batu marmer terbentuk dari kristal – kristal kalsit yang merupakan proses metamorfisme pada batuan gamping.

memberikan belahan Phylitic berkilap sutra pecahan – pecahannya. antara lain: 1. dengan tekstur pada batu gneiss ini ialah Gronoblastik.Deskripsi Komposisi : Pada batu filit terdapat mineral pipih yang sangat luas Nama Batuan Petrogenesa : Filit : Batu Filit terbentuk dari derajat metamorfisme lebih tinggi dari slate. struktur 17 Petrologi batuan metamorf . Peraga batuan yang diamati ada lima macam. dimana lembar mika sudah cukup besar untuk dapat dilihat secara megaskopis. Gneiss Batu Gneiss pada hasil praktikum memiliki kenampakan warna hitam keputihan. BAB II PEMBAHASAN Pada praktikum petrologi acara batuan metamorf kali ini. pengamatan yang dilakukan adalah pengamatan secara megaskopis dengan tujuan untuk menganalisis kemudian melakukan pemerian nama batuan.

hal ini tidak seperti kebanyakan bentuk bentuk perlapisan yang terdapat pada batuan schist. khususnya pada mineral mineral seperti zircon yang bertolak belakang dengan proses metamorfosa itu sendiri. feldspar (20%). dan terbentuk urat-urat yang tebal yang terdiri dari butiran-butiran mineral di dalam batuan tersebut. Pada batu gneiss memiliki petrogenesa batuannya merupakan hasil metamorfosa regional derajat tinggi berbutir kasar mempunyai sifat “bended” (“gneissic”) Gneiss adalah typical dari jenis batuan metamorf. Batuan batuan keras yang berumur tua seperti pada batuan gneiss yang berasal dari bagian barat Greenland. dan mineral – mineral mafic (10%). batuan gneiss tidak retak atau hancur sepanjang bidang dari pensejajaran mineral tersebut. Kita dapat melihat bahwasannya tidak seperti pada batuan schist yang mempunyai pensejajaran mineral yang sangat kuat. Hampir dari semua jejak jejak asli batuan ( termasuk kandungan fosil) dan bentuk bentuk struktur lapisan ( seperti layering dan ripple marks) menjadi hilang akibat dari mineral-mineral mengalami proses migrasi dan rekristalisasi. 18 Petrologi batuan metamorf . yaitu sekitar 4 millyar tahun yang lalu. Meskipun batuan ini terubah secara alamiah. batuan ini terbentuk pada saat batuan sediment atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang dalam mengalami tekanan dan temperatur yang tinggi.batuannya gneisstose. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu gneiss ini ialah kurasa (30%). Sifat Fisik Pada batuan gneiss. kurang dari 50 persen dari mineral mineral menjadi mempunyai bentuk bentuk penjajaran yang tipis dan terlipat pada lapisan-lapisan. gneiss dapat mengekalkan bukti terjadinya proses geokimia di dalam sejarah pembentukannya. Dengan proses metamorfosa lebih lanjut batuan gneiss dapat berubah menjadi magmatite dan akhirnya terkristalisasi secara total menjadi batuan granit. Isotop atom karbon dari batuan tersebut menunjukkan bahwasannya ada kehidupan pada masa batuan tersebut terbentuk . Komposisi mineral pada batu gneiss terdapat mineral – mineral yang resitance.

Beberapa sumber mengatakan itu berasal dari kata kerja Jerman. dll Orthogneiss menunjuk sebuah gneiss berasal dari batuan beku batu. klorit atau mineral platy. muscovite. orthose. graphite. biotite. sphene. silimanit. dan lain-lain). sillimanite. epidote. biotite gneiss. albite gneiss. pyroxene. disebut demikian karena batu gemerlap) dan telah terjadi dalam bahasa Inggris setidaknya sejak 1757. Abad Pertengahan gneist (memicu.Pada batuan ini terbentuk goresan goresan yang tersusun dari mineral-mineral seperti hornblende yang tidak terdapat pada batuan batuan sediment. plagioclase. Etimologi dari kata "gneiss" masih diperdebatkan. kecuali bahwa mineral tersebut diatur ke dalam band. mereka juga mungkin disebut garnet gneiss. Kadang-kadang sulit untuk membedakan antara gneiss dan schist karena beberapa gneiss tampaknya memiliki lebih mika daripada yang benar-benar. Mineral-mineral utama dari gneiss adalah quartz. Gneiss (pengucapan / naɪs /) adalah umum dan didistribusikan secara luas jenis batu yang dibentuk oleh bermutu tinggi proses malihan regional dari formasi yang sudah ada sebelumnya yang semula baik batuan beku atau batuan sedimen. Gneissose digunakan untuk menggambarkan batu-batu dengan sifat-sifat yang mirip dengan gneiss. Kandungan Mineral Gneiss terdiri dari gabungan mineral-mineral pipih (mika) dengan mineral bulat (kuarsa. zircon. Gneisses yang bermetamorfosis batuan atau setara mereka yang disebut granit gneisses. grenat. Sumbersumber lain mengklaim root menjadi istilah pertambangan Saxon tua yang tampaknya untuk memiliki berarti busuk. Hal ini terutama berlaku dengan perpisahan kaya mika pesawat. tergantung pada komposisi mereka. dll Namun. garnet. Sedangkan mineral tambahan seperti apetite. pyrite. Gneiss schist mirip. dan paragneiss adalah salah satu dari batuan sedimen. Batu Gneissic biasanya kasar foliated menengah dan sebagian besar recrystallized tetapi tidak membawa sejumlah besar micas. atau mungkin materi tak berharga Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : 19 Petrologi batuan metamorf . amphibole. busuk. cordierite. diorite gneisses.

Pada suhu dan tekanan permukaan. memberikan formula keseluruhan SiO 2. Kuarsa akan tetap stabil sampai dengan 573 ° C pada 1 kilobar tekanan. Mafic mineral biasanya berwarna gelap dan 20 Petrologi batuan metamorf . setelah feldspar. c. kilapnya vitreous. Istilah ini berasal dari menggunakan MA dari magnesium dan FIC dari kata Latin untuk besi.system Kristal yang dimiliki oleh mineral kuarsa yaitu trigonal atau hexagonal. pecahannya conchoidal. Mineral Mafic Mafic digunakan untuk mineral silikat. b.a. pecahan dari feldspar tidak sempurna.Feldspars juga ditemukan di berbagai jenis batuan sedimen. kuarsa adalah bentuk paling stabil silikon dioksida. dan kekerasannya 7. system Kristal yang dimiliki oleh mineral feldspar yaitu monoclinic. Mineral Feldspar Mineral Feldspar dengan kenampakan warnanya putih. dengan setiap oksigen yang dibagi antara dua tetrahedra.Ketika tekanan meningkat temperatur di mana kuarsa akan kehilangan stabilitas juga meningkat. tetapi juga mafic magma relatif kaya akan kalsium dan natrium.Feldspars (K Al Si 3 O 8 . Feldspars mengkristal dari magma dalam kedua intrusif dan extrusive berapi batu.Ca Al 2 Si 2 O 8) adalah kelompok yang membentuk batu-tectosilicate mineral yang membentuk sebanyak 60% dari bumi 's kerak. dan batuan yang relatif tinggi di unsur yang lebih berat. jumlah prosentasenya pada andesit pada saat praktikum diperkirakan sebesar 15%. Ini terdiri dari kerangka kontinu SiO 4 silikon - oksigen tetrahedra. kilapnya vitreous. Mineral kuarsa Mineral kuarsa dengan warna yang dimiliki yaitu putih mengkilap. Quartz adalah paling banyak kedua mineral di Bumi kerak benua.Na Al Si 3 O 8 .Rock terbentuk seluruhnya plagioclase feldspar (lihat di bawah) dikenal sebagai anorthosite. dan juga hadir dalam berbagai jenis batuan metamorf. termasuk kedalam kelompok mineral Silicates . belahannya tidak dapat terlihat dengan jelas. Tectosilicates . kekerasan 6. sebagai vena. magma. Silica group. belahannya yaitu 2/3.

di sisi lain." Istilah ini tidak boleh disamakan dengan Femag. dan merupakan bahan yang baru dibedakan dari mantel atas. amphibole. Serpentinit Batu Serpentinit pada hasil praktikum memiliki kenampakan warna hijau kehitaman. dan batuan yang memiliki persentase lebih rendah dari unsur-unsur yang lebih berat. istilah diturunkan oleh kontraktor "magnesium" dan "besi". Mafic umum meliputi batu basal dan gabbro. (Harap dicatat bahwa beberapa ahli geologi dengan motif dipertanyakan mengalihkan urutan besi dan magnesium dan muncul dengan istilah "femag. dan Sejalan diperkaya dalam unsur-unsur yang lebih ringan.) Felsic. Dalam hal kimia. batu-batuan mafic di sisi lain dari batu felsic spektrum dari batu. dan plagioclase feldspars.memiliki gravitasi spesifik relatif tinggi (lebih besar dari 3. amphibole. biotite mika. pyroxene. Common batu-mafic membentuk mineral termasuk olivin. Yang paling umum adalah felsic batu granit. Mafic magma biasanya diproduksi di pusat-pusat penyebaran. digunakan untuk mineral silikat. Muscovite mika. yang mewakili disucikan produk akhir bumi proses diferensiasi internal. aluminium. dan kalium. Common batumafic membentuk mineral termasuk olivin. Mafic umum meliputi batu basal dan gabbro.0. dan banyak antara magma yang dihasilkan selama konversi dari mafic ke felsic. seperti silika dan oksigen. 21 Petrologi batuan metamorf . yang menunjukkan persentase yang lebih tinggi silika. Penting untuk dicatat bahwa ada banyak antara langkah-langkah dalam proses pemurnian." Mafic adalah kata sifat yang menggambarkan sebuah silikat mineral atau batuan yang kaya akan magnesium dan besi. magma. cerdas yang membosankan-antek dari setan Dr saprolit. Kita sebut magma menengah ini terkait dengan tahap-tahap "peralihan.0). 2. Felsic common mineral termasuk kuarsa. Istilah ini berasal dari fel untuk feldspar (dalam hal ini kaya potasium varietas) dan SIC. dan orthoclase feldspars. Felsic mineral biasanya ringan dalam warna dan memiliki gravitasi khusus kurang dari 3. Kebanyakan mafic mineral berwarna gelap dan kepadatan relatif lebih besar dari 3. dan biotite. pyroxene. Istilah kira-kira sesuai dengan kelas yang lebih tua batu dasar.

7 g/cm3 dengan kenaikan volume secara bersamaan sekitar 40%. menyediakan sumber energi untuk pembentukan non-vulkanik hidrotermal vents. brucite. Reaksi eksotermik dan jumlah besar energi panas yang dihasilkan dalam proses. Pengubahan ini sangat penting di dasar laut pada batas lempeng tektonik. metan. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu Serpentinit ini ialah mineral serpentin(40%). magnetit. di dan di dekat dasar laut dan di sabuk gunung diubah menjadi berbelitbelit. Perubahan densitas 3. seperti awaruite (Ni3Fe). Peridotite. dan bahkan besi asli. Serpentinite adalah sebuah batu yang terdiri dari satu atau lebih kelompok serpentine mineral. Mineral dalam kelompok ini dibentuk oleh serpentinization. The magnetit-membentuk reaksi kimia menghasilkan gas hidrogen. Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : a. Hidrogen. struktur batuannya Non-Foliasi. Rock temperatur dapat dibesarkan oleh sekitar 260 oC. Dalam proses sejumlah besar air diserap ke dalam batu meningkatkan volume dan menghancurkan struktur. Amerika Serikat meskipun Legislatif California ditetapkan bahwa berbelit-belit adalah "Negara resmi Rock dan lithologic lambang. Ini adalah batu negara bagian California. Pada batu Serpentinit memiliki petrogenesa batuannya merupakan batuan metamorf ini terbentuk akibat larutan aktif ( dalam tahap akhir proses hidrotermal) dengan batuan beku ultra basa. Geologis Serpentinization adalah suhu rendah proses malihan melibatkan panas dan air yang rendah silika mafic dan batu-batuan ultramafic teroksidasi dan terhidrolisis dengan air ke serpentinite. Komposisi mineral pada batu Serpentinit terdapat mineral – mineral pada batu Serpentinit terdiri dari batuan beku ultra basa. termasuk dunite. sebuah hidrasi dan metamorf transformasi ultramafic batu dari mantel bumi. dan mineral lainnya .32.yang langka. dan hidrogen sulfida menyediakan sumber energi bagi mikroorganisme chemotroph laut dalam. Mineral Serpentine 22 Petrologi batuan metamorf .dengan tekstur pada batu Serpentinit ini ialah Gronoblastik. Karbonat dan sulfat berkurang dan bentuk metana dan hidrogen sulfida.

* Transparansi kristal bening dan massa yang buram. KARAKTERISTIK FISIK: * Warna adalah zaitun hijau. tetapi membuat spesimen yang menarik. * Luster adalah berminyak. * Crystal System adalah variabel. Pada varietas asbes yang brucite silikat lapisan lapisan dan membungkuk ke tabung yang memproduksi serat. Bagaimana lapisan brucite stack dengan lapisan silikat merupakan alasan utama bagi banyak polimorf. Pembuluh darah berkelok-kelok viberous dapat ditemukan dalam berbelit besar atau batu-batu lain. silikat lapisan dan lapisan brucite lebih dicampur dan diproduksi berbelit lembar. dalam lizardite dan antigorite itu baik 23 Petrologi batuan metamorf . biasanya kompak massa atau fibrosa. Mineral ini mempunyai kimia dasarnya sama tetapi berbeda struktur. Pada sebagian besar serpentines. Serpentine sebenarnya adalah nama umum diterapkan pada beberapa anggota kelompok polimorfik. Telah digunakan sebagai pengganti batu giok dan kadang-kadang sulit dibedakan dari batu giok. * Crystal Kebiasaan: pernah di individu besar kristal.Mineral Serpentine adalah pembentukan batu besar mineral dan ditemukan sebagai konstituen dalam banyak metamorf dan batuan cuaca. Sering warna banyak dari batu-batu tersebut ke warna hijau dan sebagian besar batu-batu yang memiliki warna hijau mungkin memiliki berbelit-belit di beberapa jumlah. Nonfiberous berbelit-belit bukan merupakan kepedulian kanker. Struktur Serpentine terdiri dari lapisan silikat tetrahedrons terhubung menjadi lembaran. Serpentines asbes harus disimpan dalam wadah tertutup jelas. Antara lapisan silikat lapisan Mg (OH) 2. Kadang-kadang dengan warna emas sebagai nama chrysotil di yunani berarti serat emas. * Pembelahan crysotile varietas telah ada. sebuah bukti dari keindahan halus bahan berbelit-belit. Penumpukan tidak sempurna dan memiliki efek menekuk lapisan. cokelat. lihat di atas. licin atau halus. Ini Mg (OH) 2 lapisan yang ditemukan dalam mineral brucite dan disebut brucite lapisan. atau hitam. Serpentine dapat menarik batu hijau yang mengambil cat yang bagus dan cocok untuk diukir. kuning atau keemasan.

struktur batuannya Non-Foliasi. Komposisi mineral pada batu Kuarsit terdapat mineral – mineral kuarsa (40%) sebagai pembentuk utama batuannya.Kuarsit terbentuk dari batuan sedimrn yang banyak mengandung mineral kuarsa seperti graywack. Dalam keadaan belum diolah kuarsit dimanfaatkan sebagai agregat bahan bangunan. * Fracture adalah konkoidal di antigorite dan lizardite dan splintery di crysotiles. kramik dan lainlain. kalsit. biotite dan bedak.6 * Streak putih * Associated Mineral termasuk kromit. Kuarsit Batu tekstur Kuarsit pada pada hasil praktikum ini ialah memiliki kenampakan warna putih. Komposisi dari kuarsit adalah kuarsa yang mengalami metamorphose regional. jasper. * Kekerasan adalah 3-4. dengan batu Kuarsit Gronoblastik. flint dan lain-lain.5 kilobar. Sandstone diubah menjadi kuarsit melalui pemanasan dan tekanan biasanya berkaitan dengan kompresi tektonik dalam orogenic ikat 24 Petrologi batuan metamorf . olivin. Pada batu Kuarsit memiliki petrogenesa batuannya merupakan batuan metamorf ini terdiri dari kuarsa yang terbentuk dari batuan asal batu psir kuarsa umumnya terjadi pada metamorfisme regional.2-2.dalam satu arah. garnet. bahan abrasiv. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu Kuarsit ini ialah mineral kuarsa.5 * Specific Gravity adalah 2. batuan ini mengalami kristalisasi pda suhu 8000 C dan pada tkanan 5. industri gelas. sedangkan setelah di olah dengan persyaratan tertentu dapat dimanfaatkan seperti mineral kuarsa antara lain untuk pembuatan bata refraktori. * Lain Karakteristik: berkeluk-keluk di kasar memiliki perasaan halus bila disentuh dan serat yang sangat fleksibel. 3. Kuarsit (dari Jerman Quarzit) adalah batuan metamorf yang keras yang semula batu pasir.

Silica group. pecahannya conchoidal. Warna lain. Ketika batu pasir adalah bermetamorfosis ke kuarsit. Kuarsit adalah batu dekoratif dan dapat digunakan untuk menutupi dinding.Pada suhu dan tekanan permukaan. yang disebabkan oleh kotoran mineral lainnya. setelah feldspar. sebagai lantai. kuarsa adalah bentuk paling stabil silikon dioksida. Ini terdiri dari kerangka kontinu SiO 4 silikon - oksigen tetrahedra. Hancur kuarsit kadangkadang digunakan dalam pembangunan jalan dan rel kereta api pemberat. industri pasir silika. dan kekerasannya 7. sering bermigrasi selama rekristalisasi dan metamorfosis. kuarsa individu butir recrystallize bersama dengan mantan bahan penyemenan untuk membentuk mosaik yang saling kristal kuarsa. Kuarsit sangat resisten terhadap pelapukan kimia dan sering bentuk dan tahan puncak bukit pegunungan. Tectosilicates . Minor jumlah mantan bahan penyemenan. dengan setiap oksigen yang dibagi antara dua tetrahedra. Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : b.pinggang. termasuk kedalam kelompok mineral Silicates . belahannya tidak dapat terlihat dengan jelas. Hampir murni kadar silika menyediakan batu kecil untuk membentuk tanah dari dan oleh karena itu kuarsit punggung sering telanjang atau hanya ditutupi dengan tanah yang sangat tipis dan sedikit vegetasi. seperti atap genteng.system Kristal yang dimiliki oleh mineral kuarsa yaitu trigonal atau hexagonal. karbonat dan tanah liat. Quartz adalah paling banyak kedua mineral di Bumi kerak benua. dan anak tangga. seperti kuning dan oranye. Ini menyebabkan coretan dan lensa untuk membentuk dalam kuarsit. Kuarsit kemurnian tinggi digunakan untuk memproduksi ferrosilicon. kilapnya vitreous. silikon karbida logam dan silikon. Mineral kuarsa Mineral kuarsa dengan warna yang dimiliki yaitu putih mengkilap. Kuarsa akan tetap stabil sampai 25 Petrologi batuan metamorf . oksida besi. Kuarsit murni biasanya putih menjadi abu-abu. memberikan formula keseluruhan SiO 2. meskipun quartzites sering terjadi dalam berbagai nuansa pink dan merah karena jumlah yang bervariasi oksida besi (Fe2O3). Sebagian besar atau semua asli tekstur dan struktur sedimen dari batu pasir yang akan terhapus oleh metamorphism.

Marmer adalah batuan metamorf non foliated 26 Petrologi batuan metamorf . dan Padalarang (jawa barata). Di Indonesia banyak dijumpai disemua pegunungan kapur tulungagung. struktur batuannya Non-Foliasi.Ketika tekanan meningkat temperatur di mana kuarsa akan kehilangan stabilitas juga meningkat. Amerika Serikat. Marmer merupakan jenis batuan metamorfosa yang dihasilkan dari metamorfosa kontak atau regional dari jenis batu gamping. Marmer Batu tekstur Marmer pada pada hasil praktikum ini ialah memiliki kenampakan warna putih. Pada batu Marmer memiliki petrogenesa batuannya merupakan batuan marmer ini terbentuk dari kristal – kristal kalsit yang merupakan proses metamorfisme pada batu gamping. pyrite. Komposisi utamanya adalah kalsit (CaCO3) dengan sedikit kuarsa dan pirit serta gravit sehingga variasi warna marmer sangat ditentikan oleh adanya mineral asesorisnya. warna asli marmer adalah putih tapi karena terdapat mineral pengotor yang justru membuat marmer menjadi menarik. serta sebagai sumber hara kalsium dan magnesium. trenggalek. Beberapa yang dimiliki oleh marmer ini antara lain wananya putih tulang sampai kekuning – kuningan tanpa adanya bintik – bintik. kompak dan massive. Malang Selatan.dengan 573 ° C pada 1 kilobar tekanan. turki. dengan batu Marmer Gronoblastik. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu Marmer ini ialah mineral kalsit (30%). dan Cekoslovakia. dan ilmenit. Dibawah mikroskop dengan pembesaran 15 kali terdapat campuran warna – warni mineral asesoris. Komposisi mineral pada batu Marmer ini terdapat mineral – mineral kuarsa. Batuan metamorf ini termasuk tipe metamorf kontak dengan sifat kimia kalkaris. Blitar. Kegunaan marmer adalah sebagai bahan bangunan. 4. Tempat terbentuknya di daerah Italia. Mineral-mineral pengotor itu antara lain adalah grafit. Batuan ini padat. dapat terjadi karena metamorfosa kontak / regional. Ponorogo.

besi oksida. Hal ini secara luas digunakan untuk patung. sehingga karakteristik "lilin" pandangan yang memberikan "kehidupan" kepada patung-patung marmer tubuh manusia. Tanah halus marmer atau kalsium karbonat bubuk adalah komponen kertas. Karakteristik swirls dan vena dari banyak varietas marmer berwarna biasanya disebabkan oleh berbagai mineral kotoran seperti tanah liat. hubungi metamorphism dari batuan sedimen karbonat (baik batu kapur atau dolomit) atau yang lebih tua metamorphism dari marmer. Marmer adalah batuan metamorf yang dihasilkan dari regional atau. dan sebagai 27 Petrologi batuan metamorf . lumpur. kapur. Marmer putih itu berharga untuk penggunaannya di patung sejak zaman klasik. Preferensi ini harus dilakukan dengan kelembutan dan relatif isotropy dan homogenitas. rendahnya indeks bias kalsit memungkinkan cahaya untuk menembus beberapa milimeter ke dalam batu sebelum tersebar ke luar. atau certa yang awalnya hadir sebagai biji-bijian atau lapisan dalam batu kapur. Marmer putih adalah hasil yang sangat murni metamorphism kapur. dan produkproduk konsumen seperti pasta gigi. Tidak berwarna atau berwarna terang kelereng sumber yang sangat murni kalsium karbonat. dalam pasta gigi. sekitar tiga-perempat dari kalsium karbonat tanah di seluruh dunia adalah terbuat dari marmer. sebagai bahan bangunan. dan cat. Juga. Suhu dan tekanan yang diperlukan untuk membentuk marmer biasanya menghancurkan setiap fosil dan tekstur sedimen hadir di batu asli. Tanah kalsium karbonat digunakan sebagai lapisan pigmen untuk kertas karena kecerahan yang tinggi dan sebagai pengisi kertas karena memperkuat lembaran dan menanamkan kecerahan tinggi. pasir. Tanah kalsium karbonat digunakan dalam produk konsumen seperti bahan tambahan makanan. dan dalam banyak aplikasi lain. yang digunakan dalam berbagai industri. plastik.dihasilkan dari metamorphism kapur. Ground kalsium karbonat dapat dibuat dari batu kapur. Proses malihan ini menyebabkan rekristalisasi lengkap dari batu asli menjadi mosaik yang saling kalsit. dan marmer. Berbagai kotoran telah dimobilisasi dan recrystallized oleh tekanan dan panas dari metamorphism. aragonite dan / atau dolomit kristal. jarang. dan relatif tahan terhadap pecah. CaCO3). sebagian besar terdiri dari kalsit (suatu bentuk kristal kalsium karbonat. Warna hijau sering disebabkan oleh berbelit-belit yang dihasilkan dari batu kapur magnesium awalnya tinggi atau silika dolostone dengan kotoran.

dipisahkan dari air laut. untuk membuat cangkang atau rumahnya. Didalam batu gamping sering mengandung pengotoran menjadikan batu gamping berwarna abu – abu atau coklat. Digunakan dalam cat karena pengisi yang baik dan professional. dampak kekuatan. yang memiliki banyak aplikasi termasuk menjadi komponen utama dari banyak bentuk semen. Komposisi mineral pada batu Filit ini terdapat mineral – mineral pipih yang sangat luas. Digunakan dalam plastik karena menanamkan kekakuan. Kalsit Kalsit adalah mineral – mineral karbonat. selain itu juga dapat dibuat sebagai barang hiasan seperti patung ataupun meja. atau putih. transparant. Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : a. Dapat terjadi dari penguapan langsung air laut atau melalui binatang. dengan komposisi mineral yang terkandung dalam batu Filit ini ialah mineral pipih (30%). pertumbuhan permintaan kalsium karbonat tanah dalam dekade terakhir ini kebanyakan karena pigmen dalam lapisan kertas. Kalsit mempunyai tiga bidang belah yang tidak saling tegak lurus dan kekerasannya 3 dalam skala mohs. dan tahan cuaca. Kalsium karbonat juga dapat dikurangi di bawah panas tinggi kalsium oksida (juga dikenal sebagai "jeruk nipis"). struktur batuannya Filitik. merupakan bahan utama batu gamping. memiliki kecerahan tinggi. stabilitas dimensi. Namun. Filit Batu Filit pada hasil praktikum memiliki kenampakan warna hitam. dan konduktivitas termal. 5. dengan tekstur pada batu Marmer ini ialah Lepidoblastik. Jika kalsit bereaksi dengan larutan magnesium karbonat dalam air laut atau air tanah menjadi dolomit (CaMg – karbonat).pengisi inert dalam bentuk pil. Kalsit berkomposisi CaCO3. Kristalnya tidak berwarna. Marmer yang telah dipoles sangat baik untuk didnding maupun lantai. Pada batu Filit 28 Petrologi batuan metamorf .

memberikan belahan phylitic. Komposisi mineral yang terkandung di dalamnya berupa kuarsa. Warna batuan metamorf tersebut pada umumnya terang. Biasanya Phyllites hitam atau abu-abu. Menit kristal grafit. sericite. Mineral Pipih 29 Petrologi batuan metamorf .memiliki petrogenesa batuannya merupakan batu Filit terbebtuk dari derajat metamorfisme lebih tinggi dari slate. Untuk di daerah Indonesia batuan metamorf ini belu banyak diketahui dan di perkirakan terdapat banyak di daerah Kalimantan Tengah. dimana lembar mika sudah cukup besar untuk dapat dilihat secara megaskopis. Phyllite terbentuk dari metamorphism terus dari batu tulis. Kalimantan Barat. The protolith (atau orangtua batu) untuk phyllite adalah sebuah batu tulis. atau menanamkan klorit sutra. Pada umumnya banyak di jumpai dipegunungan Alpen. Deskripsi dari komposisi mineralnya antara lain : a. mika. sericite mika. khlorit. Skotlandia. Phyllites dikatakan memiliki "phyllitic tekstur" dan biasanya diklasifikasikan sebagai memiliki nilai rendah di daerah fasies metamorf. berkilap sutra pecahan – pecahannya. Belgia. batu mewakili gradasi di tingkat metamorphism antara batu tulis dan mika schist. Irlandia Utara. kadang-kadang kilau keemasan ke permukaan belahan dada (atau schistosity). Phyllite adalah jenis batuan metamorf foliated terutama terdiri dari kuarsa. Nama batuan metamorf ini adalah Phyllite yang termasuk tipe batuan metamorf secara regional dengan sifat kimia pelitik. kelabu perak dan kadang – kadang kehijau – hijauan. Inggris. dan klorit. Yang foliation umumnya berkerut atau bergelombang dalam penampilan. Cekoslavia. Phyllite memiliki fissility baik (kecenderungan untuk membagi menjadi lembaran) dan akan terbentuk di bawah kondisi metamorf derajat rendah. Jerman. grafit dan kadang – kadang dijumpai adanya garnet dan khloritoid. Australia. Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Timur serta hampir semua pulau irian jaya. Konstituennya mineral platy lebih besar daripada yang ada di batu tulis tetapi tidak terlihat dengan mata telanjang. Kegunaan dari batuan metamorf ini sebagian besar untuk perhiasan dan bahan bangunan berupa bahan lantai dan dinding. serisit. albit.

berwarna hitam mengkilat. Biotit berwarna coklattua sampai hitam yang disebabkan oleh adanya unsur besi (Fe) didalamnya. Danang. dapat dipergunakan sebagai kaca jendela.Surakarta:Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Institut Teknologi Bandung. Fe)3(Si3Al)O10(OH)2 dan muscovit Kal2(Si3Al)O10(OH)2.geologi fisik. Dua macam mika yang sering dijumpai dalam batuan adalah biotit K(Mg. 2006.PENGANTAR GEOLOGI DASAR. Sapiie.Geologi Lingkungan. Dahulu Rusia terkenal sebagai penghasil lembaran – lembaran muscovit yang lebar. DAFTAR PUSTAKA Endarto.2003. Bandung : Labroratorium Geologi Dinamik. Kelompok ini mudah dikenali dengan bidang belah yang searah dan mudah dibelah.2005. Pedoman Praktikum Geologi Fisik. sedangkan muscovit bening (tdak berwarna) muscoviy berasal dari kata muscovy yang merupakan istilah lama untuk Rusia.bandung : penerbit ITB Munir.Malang : bayumedia publishing malang Website : 30 Petrologi batuan metamorf . benyamin dkk.Mineral kecil. moch..

wikipedia.org/wiki/Mafic http://en.org/wiki/Metamorphic_rock 31 Petrologi batuan metamorf .wikipedia.com/2009_02_01_archive.wikipedia.com/2009/02/gneiss.org/wiki/Serpentinite http://en.blogspot.com/search/label/Batuan%20Metamorf %20Gneiss http://batuan-metamorf.html http://id.org/wiki/Marble http://en.org/wiki/Quartzite http://en.wikipedia.wikipedia.org/wiki/Phyllite http://en.wikipedia.wikipedia.blogspot.blogspot.blogspot.org/wiki/Batuan_metamorf http://ilmubatuan.html http://batuan-metamorf.com/ http://en.http://batuan-metamorf.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful