P. 1
JENIS JENIS BAKTERI

JENIS JENIS BAKTERI

|Views: 426|Likes:
JENIS JENIS BAKTERI
JENIS JENIS BAKTERI

More info:

Published by: Pusatcomputer Kotamini on Apr 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

11/11/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

Bakteri tidak bisa dilihat kasat mata karena ukurannya yang amat sangat kecil. Meskipun begitu, mereka ada dimana-mana loh, di dalam tubuhmu juga ada! Bumi adalah planet yang penuh dengan bakteri. Mereka ada di tanah, air, udara dan juga hidup di dalam tubuh setiap mahluk hidup, termasuk kita! Bakteri senang sekali makan! Bakteri yang baik akan memakan minyak lemak, kolam buih atau tumpahan oli, mengubah air selokan menjadi bahan kimia yang bisa membantu tanaman tumbuh dan mengurai zat-zat kompleks (seperti sisa makanan) menjadi zat yang lebih kecil dan sederhana. Bakteri juga digunakan untuk membuat vaksin, obat-obatan, yoghurt dan juga teh. Bakteri yang buruk bisa membuat kita sakit. Keracunan makanan, diare dan radang paru-paru disebabkan oleh bakteri buruk. Bakteri juga bisa berkembangbiak dan menyebar dengan cepat. Jadi jangan lupa untuk selalu membasuh tangan sebelum makan atau setelah kamu keluar dari toilet. Pastikan juga makanan yang kamu makan, khususnya daging, dimasak sampai matang, karena bakteri yang baik untuk binatang tersebut belum tentu baik bagi manusia.

1

dan industri. Beberapa kelompok bakteri dikenal sebagai agen penyebab infeksi dan penyakit. serta memiliki peran besar dalam kehidupan di bumi. Struktur sel bakteri relatif sederhana: tanpa nukleus/inti sel. dan organel-organel lain seperti mitokondria dan kloroplas. air. Mereka umumnya memiliki dinding sel.5-5 μm. tetapi ada bakteri tertentu yang dapat berdiameter hingga 700 μm. Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil (mikroskopik). sedangkan kelompok lainnya dapat memberikan manfaat dibidang pangan. dalam simbiosisdengan organisme lain maupun sebagai agen parasit (patogen). seperti sel tumbuhan dan jamur. Pengertian Bakteri Bakteri (dari kata Latin bacterium. pengobatan. Hal inilah yang menjadi dasar perbedaan antara selprokariot dengan sel eukariot yang lebih kompleks.BAB II PEMBAHASAN 1. yaitu Thiomargarita. Bakteri dapat ditemukan di hampir semua tempat: di tanah. kerangka sel. tetapi dengan bahan pembentuk sangat berbeda (peptidoglikan). jamak: bacteria) adalah kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Beberapa jenis bakteri bersifat motil (mampu bergerak) dan mobilitasnya ini disebabkan oleh flagel. Pada umumnya. bahkan dalam tubuh manusia. udara. bakteri berukuran 0. 2 .

dan mempunyai variasi sebagai berikut: a) Diplobacillus.2. yaitu: 1. dan usia. Spiral (Spirilum) adalah bakteri yang berbentuk lengkung dan mempunyai variasi sebagai berikut: a) Vibrio. jika kecil dan tunggal b) Diplococcus. jika bergandengan membentuk rantai 2. Basil (Bacillus) adalah kelompok bakteri yang berbentuk batang atau silinder. jika lengkung membentuk struktur yang fleksibel. jka berganda dua-dua c) Tetracoccus. (bentuk koma). medium. jika bergandengan membentuk rantai 3. Kokus (Coccus) adalah bakteri yang berbentuk bulat seperti bola dan mempunyai beberapa variasi sebagai berikut: a) Mikrococcus. jika bergerombol membentuk kubus e) Staphylococcus. 3 . Bentuk tubuh/morfologi bakteri dipengaruhi oleh keadaan lingkungan. jika bergandengan dua-dua b) Streptobacillus. jika bergandengan empat dan membentuk bujur sangkar d) Sarcina. jika lengkung lebih dari setengah lingkaran c) Spirochete. jika lengkung kurang dari setengah lingkaran (bentuk koma) b) Spiral. bakteri dibagi menjadi tiga golongan besar. jika bergerombol f) Streptococcus. bakteri tetap merupakan sel tunggal yang dapat hidup mandiri bahkan saat terpisah dari koloninya. Walaupun secara morfologi berbeda-beda. Morfologi Bakteri Berdasarkan bentuknya.

Jika Anda memperhatikan lingkungan tempat pembuangan sampah. yaitu CO2. a. kotoran. bangkai dan juga sisa makanan. Bakteri Heterotrof Bakteri ini hidup dengan memperoleh makanan berupa zat organik dari lingkungannya karena tidak dapat menyusun sendiri zat organik yang dibutuhkannya. Perhatikan gambar Eschericia coli berikut ini! Keterangan: 1. Dinding sel 3. energi dan mineral.3. Itu disebabkan oleh bakteri pembusuk. Ribosom 4. Di dalam lingkungan bekteri pembusuk ini berfungsi sebagai pengurai dan penyedia nutrisi bagi tumbuhan. Jenis – Jenis Bakteri Berdasarkan cara memperoleh makanannya. bakteri dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu bakteri heterotrof dan bakteri autotrof. kita sebut sebagai bakteri saprofit. H2O. Sedangkan dalam usus manusia terdapat juga bakteri yang hidup secara saprofit (menguraikan serat-serat pada makanan) dan menguntungkan adalah bakteri Escherichia coli. Daerah inti 4 . Bakteri ini menguraikan zat organik dalam makanan menjadi zat anorganik. Bakteri yang mendapatkan zat organik dari sampah. Apakah yang akan terjadi pada pencernaan kita seandainya bakteri ini tidak ada? Tentu saja kita akan sulit untuk membuang air besar. sering terlihat adanya makanan yang membusuk. Selaput lendir 2. Zat organik diperoleh dari sisa-sisa organisme lain.

ada juga yang bersifat parasit (merugikan) baik pada manusia. Sitoplasma Selain bakteri heterotrof yang saprofit. bakteri ungu. Flagellum 6. Bakteri fotoautrotof Bakteri fotoautrotof yaitu bakteri yang memanfaatkan cahaya sebagai energi untuk mengubah zat anorganik menjadi zat organik melalui proses fotosintesis. adalah: bakteri hijau. hewan maupun tumbuhan. 1. Bakteri ini menyebabkan sakit (patogen). Beberapa contoh bakteri yang patogen di antaranya: b. Bakteri kemoautrotof Bakteri kemoautrotof adalah bakteri yang menggunakan energi kimia yang diperolehnya pada saat terjadi perombakan zat kimia dari molekul yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan melepaskan hidrogen.5. yaitu: bakteri fotoautotrof dan bakteri kemoautotrof. Contoh bakteri ini 2. Dari sumber energi yang digunakannya. 5 . bakteri autotrof (auto = sendiri. trophein = makanan) dibedakan menjadi dua golongan. Bakteri Autotrof Bakteri Autotrof adalah bakteri yang dapat menyusun zat makanan sendiri dari zat anorganik yang ada.

pada akar tanaman tersebut kita temukan bintil-bintil. Selain itu ada pula beberapa jenis bakteri yang mampu memfiksasi N2 (nitrogen bebas dari udara) di atmosfer ke dalam tanah. Di samping itu pada tumbuhan kacang-kacangan antara lain kacang tanah. bisa saja Anda lakukan pengamatan di bawah mikroskop dengan mencabut tanaman kacang tanah (tanamankacang lainnya) yang ada di daerah tempatmu berada.Contoh bakteri ini adalah: Nitrosomonas. Bakteri yang hidup pada bintil-bintil akar tanaman kacang-kacangan ini hidup bersimbiosis. Clostriddium pasteurianum dan Rhodospirillium rubrum. Pada bintil-bintil akar tanaman tersebut merupakan tempat bakteri Rhizobium berada. Nitrosomonas dapat memecah NH3 menjadi NH2. Energi yang diperoleh digunakan untuk menyusun zat organik. 6 . Kemudian amati bagian akarnya dan cocokkan bagianbagian tersebut dengan bagian yang ada pada gambar di bawah ini. Bakteri tersebut antara lain. dan bintil akar tumbuh karena rangsangan dari zat tumbuh yang dihasilkan oleh bakteri tersebut dan juga dapat menyuburkan tanah. yang kemudian N2 ini akan dimanfaatkan oleh tumbuhan dalam pembentukan protein. air dan energi. Diskusikanlah dengan teman-temanmu tentang fungsi dan pengaruhnya bagi tanah dari bintil akar ini. Agar lebih memahami tentang bintil akar. Azotobacter vinelandi. Contoh lain adalah Nitrosococcus dan Nitrobacter.

yaitu bakteri yang tidak menggunakan oksigen bebas dalam proses respirasinya. Bakteri itu dikelompokan sebagai berikut: 1. Bakteri aerob obligat: yaitu bakteri yang hanya dapat hidup dalam suasana mengandung oksigen. Misal: Streptococcus lactis Sedangkan berdasarkan kebutuhan terhadap oksigen. Nitrosomonas dan Nitrobacter. 3. Salmonella thypose dan Shigella. Bakteri aerob. Misal: Nitrosococcus. 2. Bakteri anaerob fakulatif: yaitu bakteri yang dapat hidup dengan atau tanpa oksigen. 2. ada juga penggolongan bakteri berdasarkan sumber oksigen yang diperlukan dalam proses respirasi. 7 . Misal: Clostridium tetani. bakteri dikelompokkan lagi menjadi: 1. Bakteri anaerob. Bakteri anaerob obligat: yaitu bakteri yang hanya dapat hidup dalam suasana tanpa oksigen. yaitu bakteri yang menggunakan oksigen bebas dalam proses respirasinya. Misal: Escherichia coli.Gambar Bintil akar tanaman Legumoniase (Kacang-kacangan) Di samping terdapat bakteri yang dikelompokan berdasarkan cara mendapatkan makanan. Misal: Nitrobacter dan Hydrogenomonas.

flagel juga dapat menjadi agen penyebab penyakit pada beberapa spesies bakteri. dan bahkan dapat ditemukan di dalam organisme hidup. mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya. 3. Sama seperti struktur kapsul. tidak mempunyai flagel. mempunyai satu flagel pada kedua ujungnya. bakteri dibagi menjadi lima golongan. permukaan daun. Atrik. Habitat Bakteri Bakteri merupakan mikroorganisme ubikuotus. terutama di dalam saluran pencernaan yang jumlah selnya 10 kali lipat lebih banyak dari jumlah total sel tubuh manusia. tanah. 8 . Peritrik. 4. Lofotrik. kolonisasi bakteri sangatlah mempengaruhi kondisi tubuh manusia. Bakteri dapat ditemukan di dalam tubuh manusia. yang berarti melimpah dan banyak ditemukan di hampir semua tempat. Habitatnyasangat beragam. 5. lingkungan perairan. Berdasarkan tempat dan jumlah flagel yang dimiliki. Monotrik. Oleh karena itu. udara.3. Diperkirakan total jumlah sel mikroorganisme yang mendiami muka bumi ini adalah 5x1030. Alat Gerak Bakteri Banyak spesies bakteri yang bergerak menggunakan flagel. mempunyai sejumlah flagel pada salah satu ujungnya. 4. Amfitrik. Bakteri yang tidak memiliki alat gerak biasanya hanya mengikuti pergerakan media pertumbuhannya atau lingkungan tempat bakteri tersebut berada. yaitu: 1. 2. mempunyai satu flagel pada salah satu ujungnya.

Thermus aquatiqus merupakan salah satu jenis bakteri yang hidup pada sumber air panas dengan kisaran suhu 60-80 oC. yaitu kelompok bakteri yang mampu menggunakan senyawakarbon tunggal untuk menyokong pertumbuhannya. Sebagai contoh. Kondisi lingkungan yang ekstrim ini menuntut adanya toleransi. Selain di dalam saluran pencernaan. yang bersifat menguntungkan karena dapat menunjang kesehatan dan bahkan mampu mencegah terbentuknya kanker usus besar. bakteri termofilik yang banyak diaplikasikan dalambioteknologi.Thermus aquatiqus. bakteri ini menggunakan senyawa dimetil sulfida yang berperan dalam menyebabkan bau pada mulut manusia. bakteri juga dapat hidup pada berbagai 9 . Tidak hanya di lingkungan bersuhu tinggi. bakteri juga dapat ditemukan pada lingkungan dengan suhu yang sangat dingin. Pseudomonas extremaustralis ditemukan pada Antartika dengan suhu di bawah 0 oC.mulut. dan kaki manusia. Terdapat beragam jenis bakteri yang mampu menghabitasi daerah saluran pencernaan manusia. terdapat pula kelompok bakteri lain. dan daya tahan sel yang unik. mekanisme metabolisme. Beberapa kelompok mikroorganisme ini mampu hidup di lingkungan yang tidak memungkinkan organisme lain untuk hidup. Di dalam mulut dan kaki manusia terdapat kelompok bakteri yang dikenal dengan nama metilotrof. terutama pada usus besar. Di samping itu. mata. diantaranya adalah bakteri asam laktat dan kelompok enterobacter. bakteri juga dapat ditemukan di permukaan kulit. yaitu probiotik. Di dalam rongga mulut. Di samping pengaruh ekstrim temperatur. Contoh bakteri yang biasa ditemukan adalah Lactobacillus acidophilus.

adalah contoh dari bakteri yang dapat hidup pada kondisi garam (NaCl) yang sangat tinggi (15-30%). Tedapat pula beberapa jenis bakteri yang mampu hidup pada kadar gulatinggi (kelompok osmofil).lingkungan lain yang hampir tidak memungkinkan adanya kehidupan (lingkungan steril). kadar air rendah (kelompok xerofil). 10 . dan rendah. derajat keasaman pH sangat tinggi. Halobacterium salinarum dan Halococcus sp.

di organisme lain. Bakteri memiliki jumlah spesies mencapai ratusan ribu atau bahkan lebih. kandungan garam. Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain. sumber nutrisi. zat kimia dan zat sisa metabolisme. Bakteri berasal dari kata bahasa latin yaitu bacterium.BAB III KESIMPULAN Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain. Dalam tumbuh kembang bakteri baik melalui peningkatan jumlah maupun penambahan jumlah sel sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. 11 . dan lain-lain juga berada di lingkungan yang ramah maupun yang ekstrim. Mereka ada di manamana mulai dari di tanah. Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis). Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat-tempat yang ekstrim. yakni seperti ph. suhu temperatur. di air.

Holt JC. Pace NR (1998).Englewood Cliffs. Bergey’s manual of determinative bacteriology. Principles of microbiology.J: Prentice Hall. Brock Biology of Microorganisms. ISBN 0-68300603-7. Boston: Jones and Bartlett. Louis: Mosby. Martinko JM. Baltimore: Williams & Wilkins. Madigan MT (2005). 3. 2. Hugenholtz P. 4.. Bergey DH (1994). 5.. Atlas RM (1995). “Impact of cultureindependent studies on the emerging phylogenetic view of bacterial diversity”. ISBN 0-7637-1067-9. 11th ed. 9th ed. ISBN 0-13-144329-1. Fundamentals of microbiology. J Bacteriol 180(18): 4765–74. 12 . St.DAFTAR PUSTAKA 1. ISBN 08016-7790-4. Goebel BM. Alcamo IE (2001). N.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->