ARTIKEL ILMU LINGKUNGAN

KONESRASI SUMBERDAYA DAN ETIKA LINGKUNGAN

Disusun Oleh:
1. Aditya Dwi K (08312244043)

Program Pendidikan IPA Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam

Kawasan budidaya adalah kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama untuk dibudidayakan atas dasar kondisi dan potensi sumber daya alam. Kegiatan konservasi selalu berhubungan dengan suatu kawasan. dan sumber daya buatan. Konservasi adalah pemeliharaan dan perlindungan terhadap sesuatu yang dilakukan secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan cara pengawetan (Peter Salim dan Yenny Salim. 1981). kawasan itu sendiri mempunyai pengertian yakni wilayah dengan fungsi utama lindung atau budidaya (UU No. 2. Pengertian Sumber Daya Alam . sumber daya manusia. sumber daya buatan. Pengertian Konservasi Konservasi adalah segenap proses pengelolaan suatu tempat agar makna kultural yang dikandungnya terpelihara dengan baik (Piagam Burra. 1991). 24 Tahun 1992).Universitas Negeri Yogyakarta 2010 ARTIKEL KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN ETIKA LINGKUNGAN 1. Kawasan lindung adalah kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lingkungan hidup yang mencakup sumber daya alam. dan nilai sejarah serta budaya bangsa guna kepentingan pembangunan berkelanjutan.

b. . Menjamin keanekaragaman genetik. dan jenis unggul. Memelihara proses ekologi yang penting dan sistem penyangga kehidupan. Pelestarian pemanfaatan jenis dan ekosistem. Ruang Lingkup Sumber Daya Sifat atau ciri-ciri sumber daya alam di Indonesia yang menonjol ada dua macam. Pengembangan Ilmu Pendidikan. Pengembangan kepariwisataan dan peningkatan devisa. Sumber daya alam buatan adalah hasil pengembangan dari sumber daya alam hayati dan/atau sumber daya alam non hayati yang ditunjuk untuk meningkatkan kualitas. kuantitas. yaitu sumber daya alam yang dapat pulih dan sumber daya alam yang tak dapat pulih. 3. KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI Konservasi Sumber Daya Alam di Indonesia Mulai tahun 1970-an konservasi sumber daya alam di Indonesia berkembang dan memiliki suatu strategi yang bertujuan untuk: a. b. air dan dirgantara yang dapat didayagunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kepentingan pertahanan negara.Sumber Daya Alam (biasa disingkat SDA) adalah potensi sumber daya yang terkandung dalam bumi. c. Peranan kawasan konservasi dalam pembangunan meliputi: a. dan/atau kemampuan daya dukungnya. Sumber daya alam sendiri dapat diklasifikasikan berdasarkan kemampuannya menjadi dua golongan. antara lain hutan buatan. A. Penyelamat usaha pembangunan dan hasil-hasil pembangunan. yaitu penyebaran yang tidak merata dan sifat ketergantungan antara sumber daya alam. waduk. c.

d. Pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. b. 5 Tahun 1990 dan Strategi Konservasi Dunia kegiatan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya meliputi kegiatan: a. e. Keseimbangan lingkungan alam. Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya. Berdasarkan Pasal 5 UU No. c. Kawasan dan Kegiatan Konservasi Hayati Menurut UU No. 5 Tahun 1990. c. f. d. Suaka Margasatwa. b. Manfaat bagi manusia. Kawasan pelestarian alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu. baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan. baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya yang juga berfungsi sebagai wilayah penyangga kehidupan. Kawasan Suaka Alam terdiri dari: a. Pendukung pembangunan bidang pertanian. Kawasan Suaka Alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu. Daerah pengungsian satwa. Cagar Alam. . Perlindungan proses-proses ekologis yang penting atau pokok dalam sistem-sistem penyangga kehidupan. Hutan Wisata.

Pengelolaan DAS berupaya untuk menselaraskan dikotomi kepentingan ekonomi dan ekologi. Sebaliknya gerakan perbaikan ekologi yang melibatkan masyarakat tidak akan terpelihara secara terus menerus tanpa memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan wilayah yang dibatasi oleh batas alam (topografi) di mana aliran permukaan yang jatuh akan mengalir ke sungai-sungai kecil menuju ke sungai besar akhirnya mencapai danau atau laut. yang pada intinya terdapat dua proses yaitu evaporasi dan presipitasi yang dikendalikan oleh energi matahari. Dalam kegiatan pengawetan jenis tumbuhan dan satwa dapat dilaksanakan di dalam kawasan (konservasi insitu) ataupun di luar kawasan (konservasi exsitu). KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM NON HAYATI Konservasi Tanah dan Air. Pengelolaan Air . Untuk mencapai tujuan pengelolaan DAS diperlukan upaya pokok dengan sasaran: 1. serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Konservasi exsitu adalah konservasi jenis flora dan fauna yang dilakukan di luar habitat aslinya. di danau. Konservasi insitu adalah konservasi jenis flora dan fauna yang dilakukan di habitat aslinya baik di hutan. dan pengaturan waktu aliran sehingga tidak terjadi banjir yang merusak dan terdapat cukup air pada waktu musim kemarau. hidrologi. di pantai. di laut. dan sebagainya. dan atmosfer. Pembahasan tentang konservasi tanah dan air ini selalu tidak akan terlepas dari pembahasan tentang siklus hidrologi. Siklus hidrologi ini meliputi proses-proses yang ada di dalam tanah. Persoalan konservasi tanah dan air adalah kompleks dan memerlukan kerjasama yang erat antara berbagai disiplin ilmu pengetahuan seperti ilmu tanah. B. Kepentingan ekonomi jangka pendek akan terancam bila kepentingan ekologi diabaikan. dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Konservasi tanah diartikan sebagai penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukannya sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah. biologi. dan sebagainya. Pengelolaan Lahan 2. Sedangkan konservasi air pada prinsipnya adalah penggunaan air yang jatuh ke tanah seefisien mungkin. badan air.

Menurut bentuknya erosi dibedakan menjadi: erosi lembar. dan P adalah faktor konservasi tanah. longsor. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi erosi adalah iklim. L adalah faktor panjang lereng. Pengelolaan Vegetasi. erosi alur. erosi tebing sungai. yaitu: (1) metode vegetatif. Beberapa metode konservasi tanah dapat dibagi dalam tiga golongan utama. (2) metode mekanik. meminimumkan penggunaan energi untuk transportasi. lembah. erosi parit. KONSERVASI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL Energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. dan manusia. dan erosi internal. bangunan. topografi. Erosi dan Metode Konservasi Tanah dan Air Erosi merupakan proses pengikisan tanah yang kemudian diangkut dari suatu tempat ke tempat lain oleh tenaga seperti: air. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan energi supaya berkelanjutan antara lain adalah bagaimana mengatur penggunaan energi yang berkualitas. dan industri. gelombang atau arus laut. angin. S adalah faktor kecuraman lereng. dan mengubah energi secara efisien. Erosi normal yaitu prosesproses pengangkutan tanah yang terjadi di bawah keadaan vegetasi alami. Eischemeier (1976) mengembangkan persamaan rata-rata tahunan kehilangan tanah yaitu: A = R K L S C P. C. tanah. Proses erosi ini berlangsung sangat lama dan proses ini yang menyebabkan kenampakan topografi yang terlihat sekarang ini. dan gletser.3. Konservasi energi dapat dilakukan pada bidang-bidang transportasi. K adalah faktor erodibilitas tanah. R adalah faktor curah hujan dan aliran permukaan. Sumber daya mineral logam dibagi menjadi: . Jenis-jenis sumber daya mineral dapat digolongkan menurut kegunaannya yaitu menjadi sumber daya mineral logam dan non logam. C adalah faktor vegetasi penutup tanah dan pengelolaan tanaman. dan sebagainya. Ada dua jenis utama erosi yaitu erosi normal/geologi dan erosi yang dipercepat. seperti: tebing. di mana A adalah banyaknya tanah yang tererosi. tumbuh-tumbuhan. Sedangkan erosi dipercepat adalah pengangkutan tanah yang menimbulkan kerusakan tanah akibat aktivitas manusia yang mengganggu keseimbangan antara proses pembentukan dan pengangkutan tanah. dan (3) metode kimia.

2. dan golongan C adalah bahan galian yang tidak termasuk dalam golongan A dan B. air.1. logam yang berlimpah. Bentuk sumber daya buatan ini dapat dilihat pada kawasan budidaya. kuantitas dan atau kemampuan daya dukungnya. contohnya tembaga dan seng. D. mineral untuk bahan kimia pupuk buatan dan keperluan khusus. contohnya fosfat dan nitrat. dan Fungsi Sumber Daya Buatan Sumber daya buatan adalah hasil pengembangan buatan dari sumber daya alam hayati atau non hayati yang ditunjuk untuk meningkatkan kualitas. 32 Tahun 1969. bahan bakar fosil. KONSERVASI SUMBER DAYA BUATAN Pengertian. Pada Pasal 3 Undang-undang tersebut dinyatakan bahwa bahan-bahan galian dibagi atas 3 golongan. dan 4. 3. . Ketentuan tentang pengelolaan sumber daya mineral diatur dalam Undang-undang No. bahan bangunan. 2. contohnya air sungai dan air tanah. Menurut ketentuan Pasal 1 PP tersebut dikatakan kuasa pertambangan untuk melaksanakan usaha pertambangan bahan galian golongan A dan B diberikan oleh Menteri. Pengertian tersebut di atas menggambarkan bahwa sumber daya buatan adalah sumber daya alam yang karena intervensi manusia telah berubah menjadi sumber daya buatan. Lingkup. 11 Tahun 1967 tersebut ditetapkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan. sedangkan golongan C diberikan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. contohnya besi dan aluminium. Pelaksanaan Undang-undang No. contohnya pasir dan asbes. yaitu: golongan A adalah bahan galian strategis. golongan B adalah bahan galian vital. logam yang jarang. Sumber daya mineral non logam dibagi menjadi: 1. contohnya minyak bumi dan batu bara. kawasan perdesaan.

Kewenangan lain yang dimaksud meliputi kebijaksanaan tentang antara lain pendayagunaan sumber daya alam serta konservasi. dan keistimewaan dari sumber daya buatan tersebut. peradilan. Pengawetan keanekaragaman plasma nutfah. Strategi Konservasi Alam Indonesia Strategi Konservasi Alam Indonesia sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Undangundang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan. Strategi konservasi sumber daya alam disusun dengan maksud untuk memberikan pedoman kepada para pengelolaan sumber daya alam dalam menggunakan sumber daya alam tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pembangunan. moneter dan fiskal. . Fungsi kawasan-kawasan tersebut dapat sebagai pelindung kelestarian lingkungan hidup. restorasi. 3. Konservasi sumber daya buatan dapat meliputi seluruh kegiatan pemeliharaan yang mencakup preservasi. kelangkaan. maupun kawasan cagar alam. Adapun kriteria konservasi sumber daya buatan dapat ditinjau dari estetika. peranan sejarah. agama serta kewenangan lain. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup (sekarang UU No. Menurut UU No. pertahanan keamanan. adaptasi. Kebijakan ini dijelaskan lebih lanjut dalam PP No. memperkuat kawasan didekatnya. Kewenangan daerah mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri. kejamakan. 2. pelayanan sosial. 23 Tahun 1997). pelayanan jasa pemerintahan. permukiman.kawasan perkotaan. dibudidayakan. dan kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan manusia dan kesinambungan pembangunan. dan revitalisasi. Menjamin kelestarian pemanfaatan jenis dan ekosistem. rekonstruksi. 25 Tahun 2000 tentang Tugas Pemerintah yang berkaitan dengan konservasi sumber daya hayati Strategi Konservasi Alam Dunia Sasaran Strategi Konservasi Dunia adalah untuk mencapai tiga tujuan utama: 1. Menjaga berlangsungnya proses ekologis yang esensial.

Kita juga diajak berpikir kedepan. 2. Pengawetan Keanekaragaman Plasma nutfah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa krisis ekologis yang dihadapi umat manusia berakar dalam krisis etika atau krisis moral. Artinya. manusia melakukan pengelolaan sumber-sumber alam hampir tanpa peduli pada peran etika. Pemanfaatan Jenis dan Ekosistem secara lestari. Umat manusia kurang peduli pada norma-norma kehidupan atau mengganti norma-norma yang seharusnya dengan norma-norma ciptaan dan kepentingannya sendiri. Pencemaran dan kerusakan alam pun akhirnya mencuat sebagai masalah yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia. Apakah manusia sudah melupakan hal-hal ini atau manusia sudah kehilangan rasa cinta pada alam? Bagaimanakah sesungguhnya manusia memahami alam dan bagaimana cara menggunakannya? Perhatian kita pada isu lingkungan ini juga memunculkan pertanyaan tentang bagaimana keterkaitan dan relasi kita dengan generasi yang akan datang. Bagaimana situasi alam atau lingkungan di masa yang akan datang? Kita akan menyadari bahwa relasi kita dengan generasi akan datang. yang diikuti pula penurunan kualitas alam. Karenanya ada teori etika lingkungan yang secara khusus memberi bobot pertimbangan pada kepentingan generasi mendatang dalam membahas isu lingkungan ini. Manusia modern menghadapi alam hampir tanpa menggunakan ‘hati nurani. ETIKA LINGKUNGAN Krisis lingkungan hidup yang dihadapi manusia modern merupakan akibat langsung dari pengelolaan lingkungan hidup yang “nir-etik”. Pada dasarnya alam sendiri sudah diakui sungguh memiliki nilai dan berharga. 4. Perlindungan Proses Ekologi yang terutama dan Sistem Penyangga Kehidupan. . yang memang tidak bisa timbal balik.Strategi Konservasi Alam Dunia meliputi: 1. Konservasi sumber daya hayati untuk pembangunan berkesinambungan. Keadaan ini memunculkan banyak pertanyaan. Akibatnya terjadi penurunan secara drastis kualitas sumber daya alam seperti lenyapnya sebagian spesies dari muka bumi. tetapi kenyataannya terus terjadi pencemaran dan perusakan. Alam begitu saja dieksploitasi dan dicemari tanpa merasa bersalah. 3.

air dan dirgantara yang dapat didayagunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kepentingan pertahanan negara. Sedangkan Etika ekologi dangkal adalah pendekatan terhadap lingkungan yang menekankan bahwa lingkungan sebagai sarana untuk kepentingan manusia. 1981). Premisnya adalah bahwa lingkungan moral harus melampaui spesies manusia dengan memasukkan komunitas yang lebih luas. sehingga semua unsur mempunyai arti dan makna yang sama. Etika ekologi dangkal ini biasanya diterapkan pada filsafat rasionalisme dan humanisme serta ilmu pengetahuan mekanistik yang kemudian diikuti dan dianut oleh banyak ahli lingkungan. Komunitas yang lebih luas disini maksudnya adalah komunitas yang menyertakan binatang dan tumbuhan serta alam. RINGKASAN KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN ETIKA LINGKUNGAN KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM Konservasi adalah segenap proses pengelolaan suatu tempat agar makna kultural yang dikandungnya terpelihara dengan baik (Piagam Burra. Selain itu etika lingkungan juga dibedakan lagi sebagai etika pelestarian dan etika pemeliharaan. Etika Ekologi ini memiliki prinsip yaitu bahwa semua bentuk kehidupan memiliki nilai bawaan dan karena itu memiliki hak untuk menuntut penghargaan karena harga diri. sedangkan etika pemeliharaan dimaksudkan untuk mendukung usaha pemeliharaan lingkungan untuk kepentingan semua mahluk. Yang dimaksud Etika ekologi dalam adalah pendekatan terhadap lingkungan yang melihat pentingnya memahami lingkungan sebagai keseluruhan kehidupan yang saling menopang. Konservasi adalah pemeliharaan dan perlindungan terhadap sesuatu yang dilakukan secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan cara pengawetan (Peter Salim dan Yenny Salim. . yang bersifat antroposentris. Etika pelestarian adalah etika yang menekankan pada mengusahakan pelestarian alam untuk kepentingan manusia. hak untuk hidup dan hak untuk berkembang. Sumber Daya Alam (biasa disingkat SDA) adalah potensi sumber daya yang terkandung dalam bumi.Etika Lingkungan disebut juga Etika Ekologi. 1991). Etika Ekologi selanjutnya dibedakan menjadi dua yaitu etika ekologi dalam dan etika ekologi dangkal.

Konservasi sumber daya alam hayati Konservasi sumber daya alam non hayati Konservasi sumber daya energi dan sumber daya mineral Konservasi sumber daya buatan ETIKA LINGKUNGAN Etika Lingkungan disebut juga Etika Ekologi. hak untuk hidup dan hak untuk berkembang. Etika ekologi dalam adalah pendekatan terhadap lingkungan yang melihat pentingnya memahami lingkungan sebagai keseluruhan kehidupan yang saling menopang. Daftar Pustaka http://soera.org/Etika_Lingkungan di akses pada tanggal 24 mei 2010 .com/2009/02/12/ekologi-etika-pembangungan di akses pada tanggal 24 mei 2010 http://acehpedia.Etika Ekologi ini memiliki prinsip yaitu bahwa semua bentuk kehidupan memiliki nilai bawaan dan karena itu memiliki hak untuk menuntut penghargaan karena harga diri. 3. Selain itu etika lingkungan juga dibedakan lagi sebagai etika pelestarian dan etika pemeliharaan.Konservasi sumber daya alam dapat di bedakan menjadi lima macam yaitu : 1. sehingga semua unsur mempunyai arti dan makna yang sama. Etika pelestarian adalah etika yang menekankan pada mengusahakan pelestarian alam untuk kepentingan manusia.wordpress. 4. 2. Etika Ekologi selanjutnya dibedakan menjadi dua yaitu etika ekologi dalam dan etika ekologi dangkal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful