MAKALA DASAR KESEHATAN LINGKUNGAN

Pengertian Sehat,Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi. 100 Istilah dalam Kesehatan Lingkungan. Parameter Air,Tanah dan Udara.

Disusun oleh :

Kelompok 2

1. Arianggara 2. Cendra nofri yanto 3. Elvi nasrita 4. Fatma madina

5. Hanny hardianti S 6. M. Anggun TW 7. Oktalis tri rahayu 8. Pirna lastri

9. Rama yoni 10. Ratiwi 11. Tria ananda 12. Ryan Rai Tangkas

1.A
Dosen pembimbing:

Mahaza, SKM, MKM

Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan KemenKes Padang Tahun 2012/2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya kepada penulis, terutama nikmat kesehatan sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Pengertian Sehat,Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi serta 100 Istilah dalam Kesehatan Lingkungan serta Parameter Air,Tanah dan Udara”.

Terima kasih penulis ucapkan kepada dosen pembimbing yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Adapun tujuan dari disusunnya makalah ini adalah untuk menyelesaikan tugas Dasar Kesling .

Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu kritik dan saran dari pembaca diharapkan penulis agar dapat lebih baik lagi. Dan semoga karaya tulis yang sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca.Amiin.

Padang,20 Oktober 2012

Penulis

............................................ DAFTAR PUSTAKA ..............................................................................................................................................................................       PENGERTIAN KESEHATAN LINGKUNGAN ..........................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR........................ ALAT-ALAT......... ........................................................................................................................................................................ PENGERTIAN SANITASI ............................................................................................................................................................................................................................................... PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN..................................................................................................................................  PENGERTIAN SEHAT ................................................................................. PEMBAHASAN ..... DAFTAR ISI............................................... PARAMETER KESEHATAN LINGKUNGAN (AIRBERSIH)........................................ 100 ISTILAH DALAM KESEHATAN LINGKUNGAN......................................................................................................................................................

perawatan diriyang kompeten sedangkan penyesesuaian diperlukan untukmempertahankanstabilitas dan integritas struktural. dan sebagainya.ekonomi. status sosial.  Pengertian Sehat Menurut Pender (1982) Sehat : Perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalam berhubungandengan orang lain (Aktualisasi).Self care Resoureces : encangkup pengetahuan. mempertahan kan dan menigkatkanfungsi psicososial da piritual. Perilaku yang sesuai dengan tujuan. serta saling toleran dan menghargai. (3) sosial: terwujud apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain atau kelompok lain secara baik. mental dan sosial tidak hanyabebas dari penyakit atau kelemahan.  Pengertian Sehat Menurut Paune (1983) Sehat : Fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri (self care Resouces) yangmenjamin tindakanuntuk perawatan diri ( self care Aktions) secara adekual.politik. tanpa membedakan ras. suku.TUGAS DASAR LINGKUNGAN 1. Pengertian Sehat  Pengertian Sehat Menurut WHO (1947) Sehat adalah Suatu keadaan yang sempurna baik fisik.tidak ada gangguan fungsi tubuh. mencakup sehat: pikiran. Batasan Sehat menurut WHO meliputi: (1) fisik: -tidak merasa sakit dan memang secara klinis tidak sakit. . jiwadan sosial yang memungkinkan setiap oranghidup produktif secara sosial dan ekonomi.agama atau kepercayan. (2) mental (jiwa).emosional dan spiritual.  Batasan Sehat Menurut Undang-UndangKesehatan RI (Menurut UU No 23 / 1992): kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. .semua organ tubuh normal dan berfungsi normal .Self care Aktions : Perilaku yang sesuai dengan tujuan diperlukan untukmemperoleh. keterampilan dan sikap.

2.  Secara garis besar perbedaan antara higene dan sanitasi adalah terletak pada higene lebih mengarahkan keefektifannya kepada manusia (perseorangan atau masyarakat umum) sedangkan sanitasi lebih menitik beratkan pengendalian faktoe-faktor lingkungan hidup manusia.  Sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia. Pengertian Kesehatan Lingkungan  Menurut HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) “ Suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia.  Higene (ilmu Kesehatan) adalah ilmu yang mempelajari cara-cara yang berguna bagi kesehatan. . Pengertian Sanitasi  Sanitasi adalah usaha pengawasan terhadap faktor-faktor lingkungan fisik manusia yang mempengaruhi atau mungkin dipengaruhi. pengelolaan.kesehatan dan kelangsungan hidup.sehingga merugikan perkembangan fidik.”  Menurut WHO (World Health Organization) “Suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.” 3. dan modifikasi lingkungan yang diarahkan menuju keseimbangan ekologi pada tingkat kesejahteraan manusia yang semakin meningkat.”  Disimpulkan Pengertian Kesehatan Lingkungan adalah “ Upaya perlindungan.

 Sanitasi makanan (Sihite 2009:91) merupakan suatu usaha pencegahan untukmembebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat mengganggu.Pengertian Sanitasi Menurut Para Ahli. aman.Azrul Azwar. Memiliki tujuan meningkatkan daya dan hasil guna para anggotanya dalam mengabdikan keprofesionalannya serta meningkatkan dan mengembangkan kesehatan lingkungan agar lebih berdaya bagi peningkatan profesi dan pembangunan kesehatan lingkungan untuk kesejahteraan. MPH (2000:4) mengatakan sanitasi merupakan cara pengawasan terhadap berbagai faktor lingkungan yang mungkin mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Sebagai organisasi profesi. merusak kesehatan. pengangkutan. yang menjalankan profesinya di bidang kesehatan lingkungan dan atau peduli terhadap pengelolaan lingkungan baik di lingkungan pemerintah maupun non pemerintah. yaitu :  Hopkins mengatakan bahwa sanitasi adalah cara pengawasan terhadap faktor-faktor lingkungan yang mempunyai pengaruh terhadap kesehatan. lapangan kerja. peran dan jalur peminatan menjadi satu kesatuan jejaring fungsional dengan keahlian kesehatan lingkungan. posisi.  Dr. anggotanya yg berminat menjadi tenaga fungsional dikembangkan sesuai kompetensinya sebagai tenaga fungsional dengan sebutan Sanitarian. sehat dan sejahtera sesuai dengan harkat dan martabat manusia. Penyidik lanjut). terdiri dari Sanitarian Trampil (pelaksana). Sanitarian Ahli (Pelaksana Lanjut. nyaman. para anggotanya dilandasi oleh kemampuan dan ketrampilan di bidang ilmu dan seni kesehatan lingkungan dalam upaya mengembangkan budaya perilaku hidup sehat dan pengelolaan lingkungan yang bersih. Peneliti.  Selama dalam proses pengolahan. mulai dari minuman itu sebelum diproduksi. . sanitasi adalah pengendalian semua faktor lingkungan fisik manusia yang dapat menimbulkan akibat buruk terhadap kehidupan manusia. Keanggotaannya bersifat stelsel aktif dengan berbagai latar belakang jenis dan jenjang pendidikan kesehatan lingkungan dan yang terkait.  Menurut WHC. Pengelola. dengan sadar dan keinginan luhur yang didasari oleh ilmu. Dibentuk dan didirikan pada tanggal 12 April 1980. baik fisik maupun mental. ketrampilan dan sikap yang dimiliki untuk mewujudkan tujuan tersebut. Penyidik) dan Sanitarian Spesialist (Pendidik.penyimpanan hungga sampai ke tahap penyajian makanan dan minuman itu siap di konsumsi. sebagai pengembangan dan perubahan organisasi Ikatan Kontrolir Kesehatan Indonesia (IKKI) yang didirikan pada tanggal 5 September 1955. Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia disingkat HAKLI (The Indonesian Association of Environmental Health-IAEH) :       Adalah organisasi profesi sebagai wadah pemersatu dan pembina profesional kesehatan lingkungan yang secara khas beragam dan berjenjang dari latar belakang pendidikan. Di lingkungan pemerintah/sektor kesehatan.

Aerasi digunakan untuk pengolahan air yang mempunyai kandungan besi dan mangan terlalu tinggi (mengurangi kandungan konsentrasi zat padat terlarut). dan arang. yang tersangkut dalam Aliran gas yang keluar dari dalam tanur (fly ash). bangkai mobil. Aerasi :Proses pengolahan air dengan cara mengontakkan dengan udara. pengolahan ini berbeda dari pengolahan sinambung . atau kedua-duanya. misalnya limbah yang akan diolah. Aerasi Permukaan .abu.air bagian atas dikeluarkan dari atas. ABC proccess:memurnikan air / pembuangan dengan melakukan tawas. Adaptasi :Istilah adaptasi dalam perubahan iklim adalah segala upaya untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh perubahan iklim sekaligus memaksimalkan manfaat positif yang mungkin ditimbulkan.Mengalir. Activated Sludge :Lumpur teraktifkan. (ditchaerator). air hujan. Ashes . Abu Terbang :Buangan berbentuk partikel halus dan tidak dapat terbakar. Advanced Chemikal UnitProcess :Proses satuan kimia lanjutan.Rest Precipitation Tank:Tangki pengendapan diam mutlak atau tanki untuk pengolahan air limbah dengan cara kelompok . Abu Terkaustikkan:Campuran soda abu (Na2CO2) dan soda kaustik (NaOH) dengan kandungan NaOH 1545%.Istilah-istilah dalam ilmu kesehatan lingkungan 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) Abacterial : steril. yang tersangkut dalam Aliran gas yang keluar dari dalam tanur (fly ash). hujan es. Abatemen :Upaya mengurangi atau melenyapkan pencemaran dengan cara membuat peraturan atau tindakan teknis.berbutir. 8) 9) 10) 11) 12) 13) 14) 15) 16) 17) 18) 19) 20) 21) . biasanya dilakukan dalam pabrik kimia maupun dalam pengolahan limbah . (diffused aeration).(Causticized ash).bebas bakteri Abandon vehicle: Sampah dari bangkai kendaraan. ABJ( Angka bebas jentik):presentase rumah dan ataw tempat umum yang tidak di temukan jentik pada pemeriksaan jentik. setelah didiamkan dua atau tiga jam.terurai sebagian. sampah dari semua jenis abu hasil pembakaran. darah.Sistem pemberian udara pada permukaan cairan. Absolute . bahan pembersih lemak. Adsorbable Organic Halide :Parameter yang biasa digunakan untuk mengukur kadar senyawa organik halogen teradsorbsi di dalam contoh air. Aerasi :Pengaliran udara ke dalam air untuk menigkatkan kandungan oksigen dengan memancarkan air atau melewatkan gelembung udara ke dalam air. dengan cara ini akan terjadi proses kelarutan udara pada cairan tersebut sehingga terjadi proses oksidasi zat yang ada di dalam cairan itu. digunakan sebagai pelunak air.atau bergumpal dengan bau seperti tanah. dan lainnya. atau angin.dan kemudian diaerasi dan dibiaki mikroba aerobik sehingga hasil akhirnya berwarna coklat tua sampai coklat keemasan. Nilai parameter ini dikaitkan dengan bahan kimia yang digunakan pada proses pemutihan pulp dengan CI atau CIO2.operasi kimia pada skala lebih besar dari pada skala laboratorium yang terdiri dari sederet operasi satuan yang canggih. massa setengah cair yang disingkirkan dari air limbah yang mudah. dengan oksigen dalam bentuk print. Abu Terbang :Buangan berbentuk partikel halus dan tidak dapat terbakar. Aerasi Baur :Proses pemasukan udara atau oksigen ke dalam limbah yang akan diolah dengan cara pembauran (difusi). juga digunakan dalam industri kulit. yakni udara itu dibiarkan membaur (melarut) dalam cairan limbah lewat permukaan cairan yang dangkal. becak.sementara lumpur yang mengendap disingkirkan dari bawah. sepeda angin . Abrasi :Proses atau peristiwa pengausan oleh gesekan atau gerakkan rombakan airsungai atau laut. Aerator Parit :Perangkat untuk menjenuhi perairan. Absorb:Meresap.

Proses mencerna lumpur yang berasal dari limbah industri ataupun kota dengan bantuan mikroorganisme dan udara. 29) Air Minum :Air yang mutunya (kualitasnya) memenuhi syarat-syarat sebagai air minum seperti yang ditetapkan dalam peraturan menteri kesehatan republik indonesia. 26) Aluvial : tanah berbahan induk aluvium tau bahan endapan dari air yang mengalir. 37) Anaerobic upflow filter(AUF). yaitu bakteri yang hidup dan berkembang biak tanpa kehadiran oksigen bebas. Proses pencernaan limbah basah dengan bantuan mikroorganisme dan oksigen dari udara. 39) Analisis Gradien . 2. 38) Anaerobic Sludge Digestion :Pencernaan Lumpur anaerobik. proses pengolahan air limbah denghan metode uplfow melalui media filter anaerobic. 27) Air Baku :Air dari bahan air yang diolah menjadi air minum yang pada pokoknya dilakukan dengan cara koagulasi pengendapan penyaringan dan penyucihamaan. Pencernaan Lumpur sebagian limbah organic dari berbagai sumber secara anaerobik sehingga lumpur itu tidak berbau dan dapat digunakan dalam pertanian tanpa mengganggu. 25) Affordable(keterjangkauan):suatu pilihan sinitasi dapat dikatakan trejangkau apabila biaya O&M-nya dapat dijangkau sesuai dengan kemampuan masyarakat pengguna. Bermanfaat untuk menganalisis dampak lingkungan dari suatu rencana tata ruang atau rencana pengembangan wilayah yang mengatur berbagai kegiatan sektoral dalam kawasan geografik tertentu. misalnya yang berasal dari limbah bakteri anaerobic. Semua perairan pada permukaan tanah. 33) Ambang :Intensitas maksimum atau minimum suatu stimulus (rangsangan) yang dibutuhkan memproduksi (menimbulkan) suatu respon (reaksi) pada suatu organisme. 31) Air Permukaan :1. 36) Anaerobic baffled reactor(ABR): tengki septik yang lebih baik terdiri dari beberapa seri dinding seri/sekat air limbah yang datang tertekan untuyk mengalir. 23) Aerobic Degister :Pencerna aerobik. analisis Ini digunakan untuk menentukan tingkat bahaya terhadap suatu penyakit. 34) AMDAL:Analisa Mengenai Dampak Lingkungan. 35) Anaerobic Decomposition . disini dilibatkan dua kelompok bakteri.22) Aerobic Degestion :Perencanaan aerobik. 40) Analisis Lingkungan Strategik. . Kontak waktu yang lama denagn biomassa atau lumpur aktif menghasilkan pengolahan yang lebih baik. bahan organic yang sangat membutukan oksigen (menyebabkkan COD tinggi ) diubah menjadi metana yang dapat dimanfaatkan. dalam oseanografi adalah air permukaan suatu laut yang merupakan lapisan campuran laut itu. 24) Aerobic Sludge Digestion :Pencernaan lumpur aerobik. tangki dilengkapi pengaduk untuk mencerna limbah basah dengan bantuan mikroorganisme dan oksigen dari udara. penguraian bahan organic. suatu campuran air dan pendapatan terlarut atau tersuspensi. 28) Air Limbah : 1. air buangan dari hasil kegiatan proses yang dibuang keadaan lingkungan. Air yang membawa sampah (limbah) dari rumah (tempat tinggal). 30) Air Pemandian Alam:Air dari badan air yg dlm keadaan alami dipergunakan untuk pamandian bagi umum.Untuk mengkaji dampak kebijaksanaan sektoral terhadap lingkungan alam maupun lingkungan social. Cara untuk menghubungkan distribusi spesies dengan perubahan-perubahan lingkungan melalui sampling yang berdasarkan suatu seri komunitas sepanjang satu gradien habitat. 2. dan industri. yaitu penghasil asam (bakteri nonmetanogen) dan penghasil metana.Penguraian anaerobic. 42) Anomali Cuaca :Kondisi cuaca yang menyimpang dari keseragaman sifat fisiknya. sedangkan lemak dan penyusun lain diurai agar tidak menarik lalat dan kutu. 32) Akuifer . (surface water). bisnis. Semua air yang permukaannya terbuka terhadap atmosfir.Formasi geologi yang terdiri atas batuan sarang yang mengandung air dengan batuan lulus (pasir atau kerikil) yang mampu mengalirkan air dalam jumlah yang berarti. 41) Analisis Mikroskopik :Analisis untuk menentukan jenis mikroorganisme yang ada dalam suatu buangan.

jumlah tempat perindukan positif dg larva nyamuk Ae. suatu daerah penampungan air tanah yang berupa daerah atau wilayah penampungan air. 48) Bakterisida . jika di dalam suatu ruangan tertentu. 72) Gray water:air limbah non0kakus yang berasal dari kamar mandi. 64) Comfort: suasana ruangan yang nyaman dan menyenangkan. 49) BAPEDAL:Badan Pengawas Dampak Lingkungan. hidup di sela-sela anyaman pada tikar. 76) M-3: Menguras. dan Mengubur. Tanaman. 69) DOP: untuk menutup saluran akhir. daerah sekitar yang memengaruhi aliran sungai. bahan kimia dalam tanah dapat larut dalam air sehingga mencemari air tanah. bangunan yang dibuat untuk menampung/melin. cuci dan dapur. 63) Cimex :kutu busuk.Aerasi dengan cara atau melalui gelombang udara. sebagai penangkap dan/atau kemudian terpajan racun yang dipasang. 57) Breteau index .BATAN : Badan Tenaga Nuklir Nasional.BAPEDALDA : Badan Pengawas Dampak Linkungan Daerah. 54) Biting rate:jumlah nyamuk yang ditangkap sewaktu menggigit per orang per jam. misalnya bus. 62) Cleaner production:teknologi minimasi limbah. 67) Desinfeksi :proses membunuh bakteri patogen yang penyebarannya melalui air. 53) Biofilter:instalansi pencegahan air limbah rumah tangga dengan menggunakan media kontraktor. (water-shed) 44) Approach Floiw (Pipa Umpan) : Sistem perpipaan dengan berjalannya lembaran pada mesin kertas. 68) Desinfektan:zat kimia pembasmi mikroorganisme. 61) Catchment area:berkaitan debngan penyediaan air bersih. 65) Composting : proses pengolahan sampah untuk dijadikan kompos/pupuk. 56) Breeding places :tempat bertelur dan menetaskan telur menjadi larva. 46) Attractant:zat kimia yang dipergunakan untuk menarik serangga. Kanker yang disebabkan oleh paparan bahan kimia mungkin memiliki periode laten dari 5 sampai 40 tahun. dan ruang penuh dengan orang dan satu sama lain saling berdesakan. 45) Aquatabs : Aqua tablet.BAPELKES : Balai Pelatihan Kesehatan. 74) Latency periode:Periode waktu antara paparan sesuatu yang menyebabkan penyakit dan timbulnya efek kesehatan. 55) Blackwater :air limbah yang berasl dari kloset di jamban/kakus/WC. Aegypti pada 100 rumah. seperti hutan dan gunung. 77) Media:Unsur-unsur lingkungan sekitarnya yang dapat dicicipi untuk kontaminasi.pembasmi bakteri. zat kimia yang dipergunakan untuk mensterilkan (mematikan kuman) air. serta manusia (saat pengambilan sampel darah. biasanya tanah.perbaikan pengelolaan rumah tangga. kereta api. rotan dan lainnya.Seperti air bergerak melalui tanah atau tempat pembuangan sampah. serta nyaman untuk fisik. 47) B3:Bahan Berbahaya dan Beracun. Ini disebut pencucian. 66) Crowding :kesesakan. sistem akuatik dan manusia serta hasil perlakuannya terhadap daerah tersebut. atau udara.BAPETEN: Badan Pengawas TenagaNuklir. kursi. 73) Halazone :serbuk putih yang digunakan sebagai desinfektan air minum. seperti penyimpanan bahan produksi dengan baik. air. 71) Flydler:sebagai pengendali vektor padat. 51) Bedrock: batuan padat di bawah permukaan tanah.43) Apitan Aliran Air : Sistem yang meliputi sungai. Menutup. dll) dan hewan (seperti sampel ikan . 75) Leaching. 58) Bubble Aerator . 50) Better house keeping . 70) Dosis:Jumlah zat yang seseorang terkena. 52) Biochemical oxygen demain (BOD):jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk menstabilkan kehadiran zat organik secara biologis. 59) Burrows : lubang terowongan di dalam tanah sebagai tanda yang menunjukkan adanya tikus 60) Captering:berkaitan dengan penyediaan air bersih. urine.

alat penyambungan pembuatan pipa.salah satu sistem pengolahan air limbah secara aerobic debgan cara sistem lapisan tetap. sehingga memberi kesempatan untuk terjadi pengendapan terhadap suspensi benda-benda padat dan kesempatan untuk penguraian bahan-bahan organik oleh jasad anaerobik membentuk bahan-bahan larut air dan gas. 89) Rute eksposur: Cara di mana seseorang dapat menghubungi zat kimia. 87) Rehabilitatif:dalah usaha kesehatan dengan pemulihan kesehatan. 95) Superforger: berguna dalam penyemprotan wabah demam berdarah 96) TPA: Tempat Penampungan Akhir 97) Tangki septik :ruangan kedap air yang berfungsi menampung dan mengolah air limbah rumah tangga dengan kecepatan air yang lambat. makanan dimetabolisme (kimia berubah) untuk memasok tubuh dengan energi. seperti perbaikan status gizi. minum (konsumsi) dan mandi (kontak kulit) dua rute yang berbeda dari paparan kontaminan yang mungkin ditemukan dalam air. 99) Wucheria sp. Bahan kimia dapat dimetabolisme oleh tubuh dan membuat baik lebih atau kurang berbahaya. 98) Waterfall Aerator : Aerasi dengan cara air diterjunkan. 78) Metabolisme:Semua reaksi kimia yang memungkinkan tubuh untuk bekerja. 92) Spray Aerator :Aerasi dengan cara menyemprot. . 83) Parasit adalah organism (mahluk hidup) yang hidupnya menumpang pada mahluk hidup lain dan merugikan mahluk hidup yang ditumpanginya. 100) Volatile senyawa organik (VOC):Bahan kimia organik yang mudah menguap. RBC sendiri berartimedia tempat menempelnya mikroorganisme aerobic. 94) Sneyrek. penyediaan air bersih dan pembuatan jamba (pencegahan primer). 84) PAK: Penyakit Akibat Kerja 85) Prevention :“ pencegahan” yang btujuan untuk meningkatkn dan memelihara kesehatan melalui intervensi. Misalnya. 86) Reducer:alat penyambungan dua buah pipa yang tidak sama besar. Pelarut terklorinasi seperti yang digunakan oleh pembersih kering atau yang terkandung dalam cat penari telanjang juga VOC. The tunggal "media" adalah "media". 90) Saluran perpipaan :menyalurkan air limbah dari jamban ke sistim pengolahan. 93) Sprayer dan spayker:sebagai pengendali vektor dingin”air” yang digunakan dalam pemberantasan nyamuk malaria. Misalnya. Produk minyak bumi seperti roh minyak tanah. 91) Sanitasi :alat pengumpulan dan pembuangan tinja serta air buangan masyarakat secara higeinis sehingga tidak membahayakan kesehatan seseorang ataupun masyarakat secara keseluruhan. Pencegahan sekunder meliputi tindakan yang bertujuan mendeteksi penyakit/infeksi. 80) Nipel:untuk menyambung viting ke pipa. imunisasi. 81) ISPA : Infeksi Saluran Pernafasan Akut 82) Jamban:fasilitas pembuangan tinja. 88) Rotating biological contraktor (RBC). adalah Golongan nematoda yang dapat menyebabkan penyakit elephantiasis (kaki gajah)dengan gejala peradangan dan penyumbatan saluran getah bening serta disertai dengan demam. bensin dan mineral mengandung VOC.untuk memperbarui advisories ikan konsumsi) juga dapat dianggap media. 79) Nyamuk Aedes aegypti:adalah vector penyakit demam berdarah (DBD) yang merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang cukup meresahkan karena tingkat kematian akibat penyakit ini cukup tinggi.

. bahan bakar. menghomogekan larutan 4. 11.Waterbath: untuk pengeraman/untuk alat yang digunakan untuk mengembangbiakkan bahan.Kalorimeter Bom untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa.Coloni Counter Untuk menghitung Koloni. 10.Super forger berguna dalam penyemprotan wabah demam berdarah 8.Reducer: Untuk Penyambungan dua buah pipa yang tidak sama besar.Klem universal Untuk menjepit erlenmeyer dll.Voltmeter: mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik 12. bahan makanan.Autoclave: untuk mensterilkan bahan 2. Cimex kutu busuk. Plumbing Suatu bidang kerja yang berorientasi pada pekerjaan perpipa-an 9.ALAT-ALAT 1. hidup di sela-sela anyaman pada tikar.Incubator 3.rotan dan lainnya.Desikator alat pendingin 6. kursi. 5. 7.

Filariasis.coli (sesudah BAB tidak mencuci tangan dengan sabun)  Makanan yang dihinggapi lalat pembawa bakteri E. meningkatnya frekuensi buang air besar. peralatan dapur. nyata. cuci botol dan alat makan bayi dengan air panas/mendidih . abstrak) serta suasana yg terbentuk karena terjadi interaksi antara elemen-elemen di alam tersebut. 5. Apabila belum punya jamban harus membuatnya baik sendiri maupun berkelompok dengan tetangga. selain Malaria. Cacingan. Enteritis campylobacter. Cara Penularan melalui : Makanan yang terkontaminasi dengan bakteri E. DIARE Diare adalah suatu penyakit yang biasanya ditandai dengan perut mulas. dan lain-lain. (Sumirat’96). giardiasis. Coli yang tidak direbus sampai mendidih. E.  Air minum yang mengandung E. yersiniosis.Penyakit Berbasis Lingkungan (PBL) Berdasarkan berbagai data dan laporan.  Tangan yang terkontaminasi dengan bakteri E. Sedangkan pengertian Lingkungan adalah segala sesuatu yg ada disekitarnya (benda hidup. Pengertian Penyakit merupakan suatu kondisi patologis berupa kelainan fungsi dan /atau morfologi suatu organ dan/atau jar tubuh. intermedia. Pelihara dan tutup sarana agar terhindar dari pencemaran Pembuangan kotoran tidak saniter 1. salmonellosis. Ada beberapa penyebab diare. Keracunan dan Keluhan akibat Lingkungan Kerja yang buruk. shigellosis. 6. coli. TB Paru. Demam Berdarah Dengue ( DBD ). aurescens.coli karena orang diare buang air besar di sungai digunakan untuk mencuci bahan makanan. (Achmadi’05). total koliform (E. mati. 7.Coli yang dibawa oleh lalat yang hinggap pada tinja.  Air sungai yang tercemar bakteri E. 4. Cuci tangan dengan sabun setelah buang air besar 3. Penyakit Berbasis Lingkungan adalah suatu kondisi patologis berupa kelainan fungsi atau morfologi suatu organ tubuh yang disebabkan oleh interaksi manusia dengan segala sesuatu disekitarnya yang memiliki potensi penyakit. Cuci tangan sebelum makan atau menyiapkan makanan 2. karena buang air besar (BAB) tidak di jamban. Buang tinja bayi di jamban 3. Menutup makanan dengan tudung saji Cuci alat makan dengan air bersih Jangan makan jajanan yang kurang bersih Bila yang diare bayi. E. Aerobacter aerogenes). Minum air putih yang sudah dimasak  Cara pencegahan penyakit diare yang disesuaikan dengan faktor penyebabnya adalah sebagai berikut : Penyediaan air tidak memenuhi syarat 1. Penyakit Kulit. ISPA dan diare yang merupakan penyakit berbasis lingkungan selalu masuk dalam 10 besar penyakt di hampir seluruh Puskesmas di Indonesia. saat ini penyakit berbasis lingkungan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Cyclospora cayetanensis. golongan virus dan patogen perut lainnya. Perilaku tidak higienis 1. Tandatanda Diare dapat bervariasi sesuai tingkat keparahannya serta tergantung pada jenis penyebab diare. dan konsentrasi tinja yang encer. Buang air besar di jamban 2. kolera. sikat gigi. Gunakan air dari sumber terlindung 2. E.Coli kemudian dimakan oleh manusia. freundii.

merupakan infeksi saluran pernapasan yang berlangsung sampai 14 hari. Penyebab Penyakit :     Bakteri streptococcus pneumonia (pneumococci) Hemophilus influenzae Asap dapur Sirkulasi udara yang tidak sehat Tingkat hunian rumah padat 1. Selalu membuka pintu/jendela terutama pagi hari 3. 5.ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Aku/ISPA dapat meliputi saluran pernapasan bagian atas dan saluran pernapasan bagian bawah. Menambah ventilasi buatan Perilaku 1. maka kumankuman TBC yang berada di paru-paru menyebar ke udara terhirup oleh orang lain. dengan proses sebagai berikut : Penderita TBC berbicara.  Kuman TBC terhirup oleh orang lain yang berada di dekaqt penderita. meludah. Yang dimaksud dengan saluran pernapasan adalah organ mulai dari hidung sampai gelembung paru. Plesterisasi lantai rumah Ventilasi rumah/dapur tidak memenuhi syarat 1. Satu kamar dihuni tidak lebih dari 2 orang atau sebaiknya luas kamar lebih atau sma dengan 8m2/jiwaq 2. Memperbaiki lubang penghawaan / ventilasi 2. Cara Pencegahan : Cara efektif mencegah penyakit TBC (berdasarkan faktor penyebab penyakit). 3. dengan penyebab penyakit adalah kuman / bakteri mikrobakterium tuberkulosis. Lantai rumah disemen Ventilasi rumah/dapur tidak memenuhi syarat 1. Selalu membuka pintu/jendela terutama pagi hari 3. Menambah ventilasi buatan  . beserta organ-organ disekitarnya seperti : sinus. Memperbaiki lubang penghawaan / ventilasi 2. Tidak membawa anak/bayi saat memasak di dapur Menutup mulut bila batuk Membuang ludah pada tempatnya Tidak menggunakan obat anti nyamuk bakar Tidur sementara terpisah dari penderita TUBERCULOSIS Tuberculosis (TBC) adalah batuk berdahak lebih dari 3 minggu. Satu kamar dihuni tidak lebih dari 2 orang atau sebaiknya luas kamar lebih atau sma dengan 8m2/jiwaq 2. dan bersin. 4. Tempat berkembang biak penyakit adalah di paru-paru. batuk. sebagai berikut : Tingkat hunian rumah padat 1. 2. Cara penularan penyakit melalui udara. ruang telinga tengah dan selaput paru.

Cacing Gelang (Ascaris lumbricoides) berkembang biak di dalam perut manusia dan di tinja. Cacing Tambang dan Cacing Kremi. dll 3. Alamiah seperti lubang pohon. 7. potongan bambu yang dapat menampung air hujan. Sedangkan tempat berkembang biak dapat didalam maupun diluar rumah. Telur Cacing menetas menjadi cacing didalam perut. selanjutnya keluar bersama-sama tinja. tempat penampungan air bersih. tempurung kelapa. vas bunga. Bukan untuk keperluan sehari-hari seperti tempat minum burung. 3. dan botol/gelas bekas 3. 4. sebagai berikut : Lingkungan rumah / ventilasi kurang baik : Menutup tempat penampungan air Menguras bak mandi 1 minggu sekali Memasang kawat kasa pada ventilasi dan lubang penghawaan Membuka jendela dan pasang genting kaca agar terang dan tidak lembab Lingkungan sekitar rumah tidak terawat 1. Seseaorang yang dalam darahnya mengandung virus dengue merupakan merupakan sumber penyakit. 2. Cara Pencegahan Cara efektif mencegah penyakit Demam Berdarah (berdasarkan faktor penyebab penyakit). Telur cacing dapat masuk kedalam mulut melalui makanan yang tercemar atau tangan yang tercemar dengan telur cacing. Menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air yang jarang dikuras atau memelihara ikan pemakan jentik Perilaku tidak sehat:Melipat dan menurunkan kain/baju yang bergantungan KECACINGAN Penyakit kecacingan biasanya menyerang anak-anak dan disebabkan oleh Cacing Gelang. bak mandi/WC/ dan lain-lain 2. dll Cara penularan 1. 3. Seminggu sekali mengganti air tempat minum burung dan vas bunga 2. lubang batu. terutama pada tempat-tempat yang dapat menampung air bersih seperti : 1. dan seterusnya. Bila digigit nyamuk virus terhisap masuk kedalam lambung nyamuk. 4. perangkap semen. drum. Menutup mulut bila batuk Membuang ludah pada tempatnya Jemur peralatan dapur Jaga kebersihan diri Istirahat yang cukup Makan makan bergizi Tidur terpisah dari penderita DEMAM BERDARAH DENGUE Penyebab Demam Berdarah Dengue adalah virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti. 1. berkembang biak. masuk ke dalam kelenjar air liur nyamuk setelah satu minggu didalam tubuh nyamuk. bila nyamuk menggigit orang sehat akan menularkan virus dengue. 2. tempayan. 3. pelepah daun. kaleng bekas yang berisi air bersih. kaleng. . Di dalam rumah / diluar rumah untuk keperluan sehari-hari seperti ember. 1. 6. 2. Menimbun ban.Perilaku 1. Virus dengue tetap berada dalam tubuh nyamuk sehingga dapat menularkan kepada orang lain. 5.

Cara Penularan dimulai ketika telur dalam tinja di tanah yang lembab atau lumpur menetas menjadi larva. serta hindari kebiasaan tukar menukar baju dan handuk  Menjaga kebersihan lingkungan. jatuh ke sprei atau alas tidur dan terhirup mulut. Bila belum punya. Masak makanan sampai benar-benar matang 3. Menutup makanan pakai tudung saji Perilaku Tidak Hygienis 1. Kemudian larva tersebut masuk melalui kulit. dapat melalui debu. Kecacingan yang disebabkan karena Cacing Kremi (Enterobius vermicularis). Cuci tangan pakai sabun sebelum makan Cuci tangan pakai sabun setelah buang air besar Gunakan selalu alas kaki Potong pendek kuku Tidak gunakan tinja segar untuk pupuk tanaman PENYAKIT KULIT Penyakit kulit biasa dikenal dengan nama kudis. Pakaian sering dicuci 5. Pada saat kita menggaruk anus. atau dengan reinfeksi (telur – larva – masuk anus lagi) Cara efektif mencegah penyakit Kecacingan (berdasarkan faktor penyebab penyakit). Potong pendek kuku jari tangan 1. Penyakit kecacingan lain. Penyebab penyakit kulit ini adalah tungau atau sejenis kutu yang yang sangat kecil yang bernama sorcoptes scabies. dengan cara penularan menelan telur cacing yang telah dibuahi. Buang air besar di jamban 6. cara pencegahan penyakit ini dengan cara antara lain : Menjaga kebersihan diri. Cuci sayuran dan buanh-buahan yang akan dimakan dengan air bersih 2. 3. Makan makanan bergizi  . Pelihara dan jaga agar sarana air terhindar dari pencemaran Kesehatan perorangan jelek 1. 2. sebagao berikut : Penyediaan air tidak memenuhi syarat Perilaku tidak hygienis 1. Gunakan air dari sumber yang terlindung 2. Jenis cacing ini mempunyai tempat berkembang biak Perut manusia dan tinja. Mandi 2 kali sehari pakai sabun 3. skabies. Telur dapat juga terhirup melaui debu yang ada di udara. 3. Tempat berkembang biak jenis cacing ini di perut manusia dan tinja. budugen. Plesterisasi lantai rumah Pengelolaan makanan tidak saniter 1. telur masuk kedalam kuku. Buang air besar hanya di jamban 2. Peralatan tidur dijemur 2.2. anjurkan untuk membangun sendiri atau berkelompok dengan tetangga 4. Tungau ini berkembang biak dengan cara menembus lapisan tanduk kulit kita dan membuat terowongan di bawah kulit sambil bertelur. 4. 5. serta biasakan selalu membuka jendela agar sinar matahari masuk. gudik. makanan atau jari tangan (kuku). disebabkan oleh Cacing tambang (Ankylostomiasis Duodenale). Cara efektif mencegah penyakit kulit (berdasarkan faktor penyebab penyakit). Tidak menggunakan handuk dan sisir secara bersamaan 3. Sering mengganti pakaian 4. biasanya pada telapak kaki. Istirahat yang cukup 7. sebagai berikut : Pembuangan Kotoran Tidak Saniter 1. Cuci tangan pakai sabun 2. mandi dengan air bersih minimal 2 kali sehari dengan sabun. Lubang WC/jamban ditutup 3.

pahit atau asin menunjukan air tersebut tidak baik. kimia. Air yang terasa asam. Sering membersihkan rumput / semak disekitar rumah dan tepi kolam 2. 3. sebagai berikut : Lingkungan rumah /ventilasi kurang baik 1. anemia dan spleomagali. manis. Rasanya tawar:Secara fisika. Jauhkan kandang ternak dari rumah ayau membuat kandang kolektif 3. antara lain: Air yang berkualitas harus memenuhi persyaratan fisika sebagai berikut: 1. Memasang kawat kasa pada ventilasi /lubang penghawaan 2. dan biologis. Empat jenis plasmodium yaitu: Plasmodium vivaxpenyakit malaria tertina Plasmodium malariae-malaria kuartana Plasmodium Facifarummalaria tropika Plasmodium ovalemalariaovale Cara efektif mencegah Penyakit Malaria.Penyakit malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh Plasmodium sp dengan gejala demam. berdasarkan faktor penyebab penyakit. merupakan “vektor”) secara alami. . Plasmodium falciparum) dalam kawasan endemik di Afrika. Air yang berwarna berarti mengandung bahan-bahan lain yang berbahaya bagi kesehatan. Tidak berwarna:Air untuk keperluan rumah tangga harus jernih. Memelihara tambak ikan dan membersihkan rumput 4. Pada malam hari berada dalam rumah     PARAMETER KESEHATAN LINGKUNGAN Parameter standar kesehatan lingkungan merupakan Nilai-nilai yang dibutuhkan untuk melakukan optimasi suatu keadaan agar tercapai tujuan yang baik. 1. Buka jendela atau buka genting kaca agar terang dan tidak lembab Lingkungan sekitar rumah tidak terawat 1. PARAMETER AIR Persyaratan Kualitas Air Parameter Kualitas Air yang digunakan untuk kebutuhan manusia haruslah air yang tidak tercemar atau memenuhi persyaratan fisika. Semakin banyak kandungan koloid maka air semakin keruh. Genangan air dialirkan atau ditimbun 3.PENYAKIT MALARIA Anopheles (nyamuk malaria) merupakan salah satu genus nyamuk. Anopheles gambiae adalah paling terkenal akibat peranannya sebagai penyebar parasit malaria (contoh. Jernih atau tidak keruh:Air yang keruh disebabkan oleh adanya butiran-butiran koloid dari tanah liat. sedangkan rasa asam diakibatkan adanya asam organik maupun asam anorganik. Melipat dan menurunkan kain/baju yang bergantungan 2. Menebar ikan pemakan jentik Perilaku tidak sehat 1. namun hanya 30-40 menyebarkan malaria (contoh. Syarat fisik. Rasa asin disebabkan adanya garam-garam tertentu yang larut dalam air. Terdapat 400 spesies nyamuk Anopheles. Tidur dalam kelambu 3. air bisa dirasakan oleh lidah. 2. sedangkan Anopheles sundaicus adalah penyebar malaria di Asia.

6 . tipus. serta menimbulkan korosi pada bahan yang terbuat dari metal.Tidak mengandung zat padatan:Air minum mengandung zat padatan yang terapung di dalam air 2. fenol. Sehingga semakin jelek kualitas air semakin berat beban masyarakat untuk membayar harga jual air bersih. antara lain: Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri.4. Pengaruh yang menyangkut aspek kesehatan dari pada penyimpangan standar kualitas air minum dalam hal pH yang lebih kecil 6. Kesadahan sementara akibat keberadaan Kalsium dan Magnesium bikarbonat yang dihilangkan dengan memanaskan air hingga mendidih atau menambahkan kapur dalam air. . Harganya relatif murah atau terjangkau oleh sebagian besar masyarakat Parameter yang ada digunakan untuk metode dalam proses perlakuan. deterjen. sedangkan konsentrasi yang lebih tinggi dari 200 mg/l dapat menyebabkan korosifitas pada pipa-pipa air. 5) Zat organik : Larutan zat organik yang bersifat kompleks ini dapat berupa unsur hara makanan maupun sumber energi lainnya bagi flora dan fauna yang hidup diperairan 6) Sulfat:Kandungan sulfat yang berlebihan dalam air dapat mengakibatkan kerak air yang keras pada alat merebus air (panci / ketel)selain mengakibatkan bau dan korosi pada pipa. Dalam jumlah yang lebih kecil magnesium dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan tulang. 173/Men. d. Baik dan layak minum. Rasa & bau 4. operasi dan biaya. 7) Nitrat dan nitrit:Pencemaran air dari nitrat dan nitrit bersumber dari tanah dan tanaman.Kes/Per/VII/1977. Temperatur Parameter Air Bersih secara Kimia 1. Konsentrasi kalsium dalam air minum yang lebih rendah dari 75 mg/l dapat menyebabkan penyakit tulang rapuh. 5. akan tetapi dalam jumlah yang lebih besar 150 mg/l dapat menyebabkan rasa mual. Chlorida dan Nitrat dari Magnesium dan Kalsium disamping Besi dan Alumunium.0 mg/l 4) Aluminium: Batas maksimal yang terkandung didalam air menurut Peraturan Menteri Kesehatan No 82 / 2001 yaitu 0. 3) Besi: Air yang mengandung banyak besi akan berwarna kuning dan menyebabkanrasa logam besi dalam air. Syarat mikrobiologi. yaitu: a. Dalam penyediaan air bersih yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat banyak mengutip Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. yang dapat membahayakan kesehatan dan menghambat pertumbuhan mikro organisme. Parameter air yang penting ialah parameter fisik.2 akan tetapi dapat menyebabkan beberapa senyawa kimia berubah menjadi racun yang sangat mengganggu kesehatan. minyak/ lemak/gemuk. kimia. Tersedia dalam jumlah yang cukup. 2) Kesadahan:Kesadahan ada dua macam yaitu kesadahan sementara dan kesadahanvnonkarbonat (permanen). Jumlah Nitrat yang lebih besar dalam usus cenderung untuk berubah menjadi Nitrit yang dapat bereaksi langsung dengan hemoglobine dalam daerah membentuk methaemoglobine yang dapat menghalang perjalanan oksigen didalam tubuh 3. Batas maksimal yang terkandung didalam air adalah 1.Temperaturnya normal:Suhu air sebaiknya sejuk atau tidak panas terutama agar tidak terjadi pelarutan zat kimia yang ada pada saluran/pipa.2 mg/l. pestisida. antara lain: karbohidrat. baik instalasi penjernihan air dan biaya operasi serta pemeliharaannya. b. Air yang berbau busuk mengandung bahan organik yang sedang mengalami dekomposisi (penguraian) oleh mikroorganisme air. Endapan 5. dan bakteri patogen penyebab penyakit. Nitrat dapat terjadi baik dari NO2 atmosfer maupun dari pupuk-pupuk yangdigunakan dan dari oksidasi NO2 oleh bakteri dari kelompok Nitrobacter. Air yang mengandung banyak aluminium menyebabkan rasa yang tidak enak apabila dikonsumsi. Syarat kimiawi. Aman dan higienis. Tidak berbau:Air yang baik memiliki ciri tidak berbau bila dicium dari jauh maupun dari dekat. biologis dan radiologis yaitu sebagai berikut: Parameter Air Bersih secara Fisika 1. Kesadahan nonkarbonat (permanen) disebabkan oleh sulfat dan karbonat. Sering dihubungkan dengan penanganan dan pengolahan air bekas. penyediaan air harus memenuhi kuantitas dan kualitas. protein.5 dan lebih besar dari 9. Kekeruhan 2. Besi merupakan salah satu unsur yang merupakan hasil pelapukan batuan induk yang banyak ditemukan diperairan umum. kolera.Seperti kita ketahui jika standar mutu air sudah diatas standar atau sesuai dengan standar tersebut maka yang terjadi adalah akan menentukan besar kecilnya investasi dalam pengadaan air bersih tersebut. c. Organik. antara lain: 1) pH (derajat keasaman):Penting dalam proses penjernihan air karena keasaman air pada umumnya disebabkan gas Oksida yang larut dalam air terutama karbondioksida. Warna 3.

freezing. . penyaringan (filtrasi). aerasi. Poly Aluminium Chlorida (PAC). AIR BERSIH —-Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. filter karbon aktif. ion exchange zeolit atau resin. Ø Tidak kekurangan Mineral dapat dilakukan dengan penambahan mineral tertentu (mineral enrichment). Ø Tidak mengandung Fe & Mn berlebihan dapat dilakukan dengan aerasi. ion exchange. Ø Tidak mengandung CO2 agresif dapat dilakukan dengan kontak / filtrasi media marmer. distilasi.3 mg/l. atau. membran RO. Ø Tidak mengandung patogen dapat dilakukan dengan disinfeksi menggunakan kaporit (Chlor). dapat dilakukan dengan : koagulasi. Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum Syarat-syarat Kualitas Air Bersih diantaranya adalah sebagai berikut :    Syarat Fisik : Tidak berbau. air stripping. Ø Tidak mengandung racun dapat dilakukan dengan netralisasi racun.Pemenuhan persyaratan fisik Ø Tidak keruh (jernih). perebusan / pemanasan. dan tidak berwarna Syarat Kimia : Kadar Besi : maksimum yang diperbolehkan 0. bila memang benar-benar diperlukan.flokulasi. Teknik ini dapat menghilangkan semua partikel terlarut. tidak berasa. filtrasi. ion exchange. sehingga air yang diolah menjadi setara air murni. Ø Tidak salin dapat dilakukan dengan distilasi. pengendapan (sedimantasi). tersuspensi bahkan semua mineral juga dapat dihilangkan. aerasi. Pembuangan Kotoran/Tinja (jamban) —-Metode pembuangan tinja yang baik yaitu dengan jamban dengan syarat sebagai berikut :        Tanah permukaan tidak boleh terjadi kontaminasi Tidak boleh terjadi kontaminasi pada air tanah yang mungkin memasuki mata air atau sumur Tidak boleh terkontaminasi air permukaan Tinja tidak boleh terjangkau oleh lalat dan hewan lain Tidak boleh terjadi penanganan tinja segar . Na-hypoklorit. metal removal. Ø Tidak mengandung logam berat dapat dilakukan dengan elektro coagulating. Sodis. membran RO. harus dibatasi seminimal mungkin Jamban harus babas dari bau atau kondisi yang tidak sedap dipandang Metode pembuatan dan pengoperasian harus sederhana dan tidak mahal. Ø Tidak sadah dapat dilakukan dengan merebus air. ion exchange. Ø Tidak berwarna dapat dilakukan dengan : koagulasi-flokukasi berbasis silikon. Ø Tidak berbau / tidak berasa dapat dilakukan dengan : distilasi. demineralisasi. ferichlorida. Pemenuhan persyaratan Radioaktif Hindarkan dari sumber radiasi pengion. Kesadahan (maks 500 mg/l) Syarat Mikrobiologis : Koliform tinja/total koliform (maks 0 per 100 ml air). KMnO4. koagulasi-flokulasi (untuk Fe&Mn dalam bentuk senyawa organik). Koagulan yang lazim dipakai diantaranya tawas. biji kelor. Ozon. ferosulfat. Ø Tidak mengandung zat organik berlebihan dapat dilakukan dengan koagulasi kimia. filter karbon aktif / antrasit. deklorinasi dengan Na-thiosulfat. filtrasi media MnO2. Pemenuhan persyaratan kimia : Ø Kondisi pH tidak ekstrim dapat dilakukan dengan penambahan larutan kapur untuk menaikan pH atau HCl untuk penurunan pH. aerasi. radiasi UV-C. Pemenuhan persyaratan mikrobiologi Ø Tidak terdapat Nematoda dapat dilakukan dengan filtrasi polister. filter pasir aktif media KMnO4 .

10. 11. 04. MIKROBIOLOGI Satuan mg/l Skala NTU Skala TCU Maksimum Tidak berbau 1000 5 Tidak Berasa 15 01. mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l 0. letak geografis. 05. 13. Parameter A. dan kemajuan teknologi Penyimpanan sampah Pengumpulan.0 0. 14. 03. 08.05 0. 06.03 0. 04. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sampah adalah jumlah penduduk dan kepadatanya. Parameter-parameter yang sering diuji dan kandungan maksimum yang diizinkan dapat dilihat pada tabel berikut ini : No.0 6.03 0. Jika dari limbah industri dilakukan terlebih dahulu kegiatan filtrasi kemudian pembendungan. 03. 01.5 0.FISIKA Bau TDS (Total Zat Padat Terlarut) Kekeruhan Rasa Warna B.2 0.1 400 1. 09.001 0. 12. pola kehidupan/tk sosial ekonomi.Pembuangan Sampah -Teknik pengelolaan sampah yang baik dan benar harus memperhatikan faktor-faktor /unsur. 05. 03. Sedangkan air kotor yang berasal dari BAB dan BAK dibuang lewat jamban ke septic tank. 01.10 10 . 02. 07. 02. musim. Kimia Anorganik Air Raksa (Hg) Aluminium (Al) Arsen (As) Besi (Fe) Kesadahan (CaCO3) Klorida Mangan (Ma) Nitrat sebagai N (NO3) Nitrit sebagai N (NO2) PH Sianida (Si) Sulfat (SO4) Tembaga (Cu) Timbal (Pb) b.907/MenKes/SK/VII/2002 yang dapat disebut sebagai Air Minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum. 05. Kimia Organik Benzene Chloroform DDT Detergen Pestisida Total Zat Organik (KMnO4) C. 04. iklim.3 500 250 0.05 0.1 10 1. Kualitas air harus memenuhi syarat kesehatan yang meliputi persyaratan mikrobiologi. Standar Air Minum Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan No. tingkat aktivitas.fisika. pengolahan dan pemanfaatan kembali Pengangkutan Pembuangan Pengelolaan air limbah Air kotor yang berasal dari kegiatan rumah tangga dibuang melalui saluran menuju selokan diluar rumah dan mengalir ke sungai. berikut:      Penimbulan sampah.01 0.KIMIA a. 06. 02.5 s/d 8.kimia dan radioaktif.05 0.

100 dengan wama biru. Format Penyampaian Indeks Standat Pencemar Udara seperti diuraikan dalam Ayat (1) adalah sebagaimana dimaksud dalam Lampiran VII. Indonesia termasuk salah satu negara yang tidak terlalu ketat bila dibandingkan dengan negara-negara maju seperti Amerika Serikat. 51 .500 dengan warna hitam. l = liter. 101 . ml = mililiter.tetapi pada umumnya parameter yang diterapkan hampir sama.199 dengan warna kuning. kategori sedang 3. 02.01.RADIOAKTIF Gross Alpha Activity Gross Beta Activity koloni/100 ml koloni/100 ml Bq/l Bq/l 0 0 0. Lalu bagaimana dengan air yang biasa kita dapatkan dari Perusahaan Air Minum (PAM) di Indonesia ? Bila kita mengacu pada PerMenKes No. kategori baik 2. 300 .0 Keterangan : mg = miligram. 01. Tetapi pada kenyataannya sering air yang mengalir sampai kerumah kita.karena umumnya TDS air dari PAM umumnya sekitar 100300 mg/l. Jepang dan Singapura. NTU = Nephelometrik Turbidity Units.hanya dengan kasat mata saja sudah dapat kita lihat kotor (keruh) serta berbau. 200 . kateoori tidak sehat 4. INDEKS STANDAR PARAMETER UDARA MAKSIMUM: ___________ PARAMETER PENCEMAR KRITIS: ______________ KATEGORI ISPU: __________________ Hijau BAIK 0-50 Biru SEDANG 51-100 Kuning TIDAK SEHAT 101-199 Merah SANGAT TIDAK SEHAT 200-299 Hitam BERBAHAYA 300-500 . Parameter UDARA Gambar kategori dan rentang Indeks Standar Pencemar Udara dengan ketentuan waktu sebagai berikut: 1. E-Coli Total Koliform D.1 1.50 dengan warna hijau. kategori sangat tidak sehat 5. Bq = Bequerel. 02.misalnya TDS (jumlah zat padat terlarut) yang sampai dengan 1000 mg/l tentu masih layak. TCU = True Colour Units Setiap negara mempunyai syarat kesehatan yang berbeda. kategori berbahaya rentang rentang rentang rentang rentang 0 . dengan hanya memperhatikan beberapa parameter saja.416/MenKes/Per/IX/1990 di atas.299 dengan wama merah.

Meningkatnya kerusakan tanaman Terjadi penurunan pada jarak pandang Jarak pandang turun dan terjadi pengotoran debu di manamana Tidak Sehat 101 .199 Bau dan kehilangan warna.lebih Tingkat yang berbahaya bagi semua populasi yang terpapar .100 Perubahan kimia darah tapi tidak terdeteksi Peningkatan pada kardiovaskularpada perokok yang sakit jantung Berbau Luka pada Luka pada Babarapa spesies Beberapa tumbuhan spesies lumbuhan Penurunan kemampuan pada atlit yang berlatih keras Bau. Peningkatan reaktivitas pembuluh tenggorokan pada penderita asma Meningkatnya sensitivitas pasien yang berpenyaklt asma dan bronhitis Sangat Tidak Sehat 200-299 Maningkatnya kardiovaskular pada orang bukan perokok yang berpanyakit Jantung. PARAMETER Partikulat (PM10) Sulfur Dioksida (SO2) Carbon Monoksida (CO) Ozon (O3) Nitrogen Dioksida (NO2) WAKTU PENGUKURAN 24 jam (Periode pengukuran rata-rata) 24 jam (Periode pengukuran rata-rata) 8 jam (Periode pengukuran rata-rata) 1 jam (Periode pengukuran rata-rata) 1 jam (Periode pengukuran rata-rata) ANGKA DAN KATEGORI INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) PENGARUH INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA UNTUK SETIAP PARAMETER PENCEMAR Kategori Baik Rentang 0-50 Carbon Monoksida (CO) Tidak ada efek Nitrogen (NO2) Sedikit berbau Ozon O3 Luka pada Beberapa spesies tumbuhan akibat Kombinasi dengan SO2 (Selama 4 Jam) Sulfur Dioksida (SO2) Luka pada Beberapa spesies tumbuhan akibat kombinasi dengan O3 (Selama 4 Jam) Partikulat Tidak ada efek Sedang 51 . 4. 3.PARAMETER-PARAMETER DASAR UNTUK INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) DAN PERIODE WAKTU PENGUKURAN No. 2. dan akan tampak beberapa kalemahan yang terlihat secara nyata Olah raga ringan mangakibatkan pengaruh parnafasan pada pasien yang berpenyaklt paru-paru kronis Meningkatnya sensitivitas pada pasien berpenyakit asthma dan bronhitis Meningkatnya sensitivitas pada pasien berpenyakit asthma dan bronhitis Berbahaya 300 . 5. 1.

. atau 2. Debu ≤ 60% Lempung ≥ 20%. Kualitas tanah yang bersifat dinamis (dynamic soil quality). yakni perubahan fungsi tanah sebagai fungsi dari penggunaan dan pengeloaan tanah oleh manusia. Debu ≥ 60% Lempung ≤ 20%. Debu ≥ 60% Lempung ≤ 40%. Kelas Tekstur Tanah Persentasi Fraksi Tanah Lempung > 60%. Debu ≥ 60%. Lempung ≤ 20% Debuan Pasir ≤ 20%. Lempung ≥ 20% Pasir geluh Pasir ≤ 80%. pencegahan erosi dan pengurangan terjadinya pengaruh negatif terhadap sumberdaya air dan udara (Karlen et al. Sebagai kualitas inherent tanah (inherent soil quality) yang ditentukan oleh lima faktor pembentuk tanah. Debu ≥ 40% Lempung ≥ 40%. lempung) dan bahan organik serta oksida membentuk agregat tanah.BATAS INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA DALAM SATUAN SI Dalam bentuk tabel Indeks Standar 24 jam PM10 ug/m3 24 Jam SO2 ug/m3 B jam CO ug/m3 1 jam O3 mg/m3 1 jam NO2 ug/m3 Pencemar Udara 10 100 200 300 400 500 50 150 350 420 500 600 80 365 800 1600 2100 2620 5 10 17 34 46 57. 1997). Lempung ≥ 40%. Debu ≥ 60% Geluh debuan Pasir ≥ 20%. 1999) : 1. Debu ≤ 50% Pasir 20%. Modul Kuliah Dasar-Dasar Ilmu Tanah Struktur Tanah Struktur tanah adalah susunan antar partikel tanah primer (bahan minerak seperti pasir.. debu. Dalam menentukan struktur tanah harus terlebih dahulu ditetapkan: Tekstur Tanah Lempung berat Lempungan Lempung pasiran Lempung debuan Geluh lempung pasiran Geluh lempungan Geluh lempung debu Geluh pasiran Geluhan . Debu ≥ 80% Pasiran Pasir ≥ 80%.5 120 235 400 800 1000 1200 (2) (2) 1130 2260 3000 3750 PARAMETER TANAH Kualitas Tanah Secara umum kualitas tanah (soil quality) didefenisikan sebagai kapasitas tanah untuk berfungsi dalam suatu ekosistem dalam hubungannya dengan daya dukungnya terhadap tanaman dan hewan. Pasir ≤ 80% Lempung ≤ 40%. Lempung ≥ 20%. Lempung ≤ 20% Sumber : Anonim. Kualitas tanah dapat dilihat dari 2 sisi (Seybold et al. 2006. Pasir ≥ 80% Pasir ≤ 40%. Debu ≤ 40% Lempung ≥ 50%. Agregat tanah meliputi bahan padatan dan pori tanah.

memperbaiki struktur tanah. yaitu konsentrasi ion H+ dalam larutan tanah. sehingga membentuk agregat tanah sifat ini disebut dengan istilah Cementing Agent. yaitu konsentrasi ion H+ yang diadsorbsi koloid tanah. ukurannya > 10µm 2. Kimia Tanah a. Porositas berpengaruh terhadap gerakan lengas / air di dalam tanah.5 Basis sangat kuat 79. Meningkatkan aktivitas mikroorganisme karena bahan organik menjadi sumber energinya. Pori sedang : rerata diameternya 0. kemampuan tanah menyerap air (pasir). menghindarkan erosi.6 – 7. kedalaman / jeluk tanah.2 .5 Basis sedang 7. 3.1 – 5. Kadar Bahan Organik Tanah (BO) Bahan organik adalah bahan mineral tanah yang berasal dari sisa/jasad-jasad makhluk hidup. nilai BV semakin besar). berat jenis. Pengukuran berat volume diperlukan sebagai petunjuk untuk mengetahui kepadatan tanah porositas tanah. Nilai berat volume dipengaruhi oleh tekstur tanah (semakin halus tekstur tanah.10µm 3. Tabel 13. ruang perakaran dan pengolahan tanah. · Sifat Biologi. · Memperbaiki sifat kimia tanah. dan memperbaiki aerase dan drainase tanah. Penentuan berat jenis dilakukan secara kuantitatif menggunakan Picno Meter.Kesehatan Makhluk hidup. Pengaruh bahan organik pada tanah antara lain: · Memperbaiki sifat fisika tanah seperti.0 Basis kuat 8. Harkat angka bahan organik tanah. seperti. temperatur. Porositas Tanah Porositas tanah adalah persentasi pori yang terkandung di dalam tanah.yaitu mutu makanan sebagai produksi yang dihasilkn dari tanah harus memenuhi faktor keamanan (safety) dan komposisi gizi.4 – 7.1 – 6.. mineral penyusun tanah dan tipe strukturnya. Pori kecil (mikro) : rerata diameter <> Terdapat konsesus umum bahwa tata ruang lingkup kualitas tanah mencakup tiga komponen pokok yakni (Parr et al. penyakit dan kerusakan di sekitarnya.0 Sumber: Anonim. sirkulasi udara. Mutu lingkungan.8 Masam kuat 5. yaitu: 1. Bahan organik berfungsi untuk merekatkan partikel-partikel tanah. Volume pori terdiri atas 3. Pori besar (makro) : didominasi oleh pori untuk sirkulasi udara. KPK (Kapasitas Pertukaran Kation) dan menambah unsur hara tanah dari dekomposisi bahan organik.50 Kerapatan Massa Tanah (BV) Berat volume tanah adalah perbandingan antara berat bongkah tanah dan volume bongkah tanah dan dinyatakan dalam gr/cm3.9 – 8.6 – 6.0 Agak masam 6. seperti. Kondisi tanah pH (H2O) Kondisi tanah pH (H2O) Luar biasa masam <> Netral 6.Produksi berkelanjutan yakni kemampuan tanah untuk meningkatkan produksi dan tahan terhadap erosi. kadar bahan organik.5 – 9.5 – 5. pH tanah itu sendiri adalah konsentrasi ion H yang ada dalam tanah dan terkandung pada larutan tanah maupun di bagian kompleks tanah. apabila bahan organik tinggi maka nilai berat jenis tanah semakin rendah. 2) pH KCl Merupakan kemasaman potensial atau kemasaman tertukarkan. ketersediaan unsur hara. 1992) : 1. Modul Kuliah Dasar-Dasar Ilmu Tanah.Kerapatan Butir Tanah (BJ) Berat jenis tanah ditentukan oleh kadar bahan organik.0 Agak basis 7.3 Masam sangat kuat 4. 2006.2. tanah dan udara dimana tanah diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan. Sifat Kimia Tanah Harkat (%) Bahan organik tanah 0 .4 Masam sedang 5. 1) pH H2O merupakan kemasan aktual atau aktif. . pH Colorimetris Tanah pH colorimetris adalah metode dalam pengukuran nilai pH dengan menggunakan larutan indikator dan kertas pH. yaitu mutu air.

Bagian butir tanah yang berukuran lebih dari 2 mm disebut bahan kasar tanah seperti kerikil. dan tidak dapat dibentuk bola dan gulungan. Apabila terasa licin. Tingginya muka air tanah. dan mudah dibuat gulungan. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Debu. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Liat Berpasir. agak melekat. Kadar bahan organik tanah. dapat dibentuk bola agak teguh. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Pasir. agak melekat. dan dapat dibentuk gulungan mudah hancur. 9. 4. agak melekat. agak melekat. Besarnya evapotranspirasi (penguapan langsung melalui tanah dan melalui vegetasi). 3. Apabila terasa berat dan halus. 7. Bahan halus tanah dibedakan menjadi: 1. sangat lekat. Hubungan Tekstur Tanah dengan Daya Menahan Air dan Ketersediaan Hara Tanah bertekstur liat mempunyai luas permukaan yasng lebih besar sehingga kemampuan menahan air dan menyediakan unsur hara tinggi. agak licin. Apabila tidak terasa kasar dan tidak licin. 6. agak melekat. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Liat. Ketersediaan air dalam tanah dipengaruhi: 1. berat tetapi sedikit kasar. dan mudah dibuat gulungan. dan mudah dibuat gulungan. Pasir. dapat dibentuk bola teguh. yaitu butir tanah yang berukuran antara 0. Debu. Apabila rasa kasar terasa jelas. 6. dan dapat dibuat bola tetapi mudah hancur. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Lempung. 10. dapat dibentuk bola teguh. melekat. dan dapat sedikit dibuat gulungan dengan permukaan mengkilat. Apabila terasa halus. Senyawa kimiawi atau kandungan garam-garam. 2. Apabila rasa kasar terasa sangat jelas. dan dapat digulung dengan permukaan mengkilat. 8. Apabila terasa halus.002 mm sampai dengan 0. kualitas tanah tiidak dapat diukur namun dapat diduga dari sifat-sifat tanah yang dapat diukur dan dapat dijadikan indikator dari kualitas tanah (Acton dan Padbury. 5. Apabila terasa agak licin. 2. Kemampuan tanah menahan air. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Pasir Berlempung. Apabila terasa licin sekali. Apabila terasa halus dengan sedikit bagian agak kasar. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Lempung Berpasir.Karena bersifat kompleks. Tanah bertekstur pasir mempunyai luas permukaan yang lebih kecil sehingga sulit menyerap (menahan) air dan unsur hara . 4. koral sampai batu. yaitu butir tanah yang berukuran kurang dari 0. dapat dibentuk bola agak teguh. dengan cara sebagai berikut: 1. Bagian butir tanah yang berukuran kurang dari 2 mm disebut bahan halus tanah.002 mm. 3. dan dapat dibentuk bola teguh. berat. Liat. dapat dibentuk bola dengan baik. 1978 dalam Islam dan Weil. Apabila terasa halus. dan dapat dibentuk bola tetapi mudah sekali hancur. 7. dan Kedalaman solum tanah atau lapisan tanah .050 mm. dapat dibentuk bola teguh. melekat. tidak melekat. Apabila rasa kasar agak jelas. dan dapat dibentuk gulungan yang agak mudah hancur. 12. Tekstur TanahTanah disusun dari butir-butir tanah dengan berbagai ukuran. dan gulungan dengan permukaan mengkilat. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Liat Berdebu. debu dan liat. dapat dibentuk bola agak teguh. serta dapat dibentuk gulungan dengan permukaan mengkilat. 3. 2000). maka tanah tersebut tergolong bertekstur Lempung Liat Berdebu. 2. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Lempung Berliat. sambil dirasakan halus kasarnya yang meliputi rasa keberadaan butir-butir pasir. agak melekat. sangat lekat. yaitu butir tanah yang berukuran antara 0. sedikit sekali melekat. Tekstur tanah di lapangan dapat dibedakan dengan cara manual yaitu dengan memijit tanah basah di antara jari jempol dengan jari telunjuk. Tanah bertekstur halus lebih aktif dalam reaksi kimia daripada tanah bertekstur kasar. dapat dibentuk bola agak teguh.050 mm sampai dengan 2 mm. 11. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Lempung Liat Berpasir. maka tanah tersebut tergolong bertekstur Lempung Berdebu. 5. terasa agak licin. Banyaknya curah hujan atau air irigasi.

04 g bromotimol blue. 2009). Sedapat mungkin merupakan komponen basis tanah.02 g metil merah. 0. Mengintegrasikan berbagai sifat dan proses kimia. Di samping itu. dan bertahan terhadap penyakit.3 dan lebih rendah daripada 3. 1996). indikator fenolptalin (2 g indikator fenolptalin dalam 200 ml alkohol 90%) yang tidak berwarna sangat bermanfaat karena akan berubah menjadi ungu sampai merah pada pH 8. Peka terhadap variasi pengelolaan dan iklim (terutama untuk menilai kualitas tanah yang bersifat dinamis). d.0. c. kertas pH) yang menunjukkan warna tertantu pada pH yang berbeda. ada beberapa tipe pH-meter yang dilengkapi dengan elektroda yang secara langsung dapat digunakan untuk pH tanah. Saat ini sudah banyak pH-meter jinjing (portable) yang dapat dibawa ke lapangan. dan Pospor (P) dimana tanaman membutuhkan dalam jumlah tertentu untuk tumbuh. Akhir-akhir ini telah disepakati bahwa sifat-sifat biologi dan biokimia dapat lebih cepat teridentifikasi dan merupakan indikator yang sensitif dari kerusakan agroekosistem atau perubahan produktivitas tanah (Kenedy and Pependick. Mudah diaplikasikan pada berbagai kondisi lapang dan dapat diakses oleh para pengguna.5 unit pH atau bahkan lebih besar karena pengaruh pengenceran dan faktor – faktor lain. Pengukuran pH tanah di lapangan dengan prinsip kolorimeter dengan menggunakan indikator (larutan.5. Berkorelasi baik dengan berbagai proses ekosistem dan berorientasi modeling.1 g dilarutkan dalam 250 ml 0. 1991). Indikator Kualitas Tanah Indikator kualitas tanah adalah sifat fisika. Untuk mengukur pH basa kuat di lapangan. Kondisi yang sama dalam pengukuran pH di lapangan pada kondisi luar biasa asam digunakan indikator Brom Cresol Green (0.04 g timol blue. Selama ini evaluasi terhadap kualitas tanah lebih difokuskan terhadap sifat fisika dan kimia tanah karena metode pengukuran yang sederhana dari parameter tersebut relatif tersedia (Larson and Pierce. Potassium/kalium (K). Klasifikasi sifat-sifat tanah yang berkontribusi terhadap kualitas tanah didasarkan atas kepermanenanya dan tingkat kepekaanya terhadap pengelolaan (Islam dan Weil. berkembang. 1995).pH pH tanah atau tepatnya pH larutan tanah sangat penting karena larutan tanah mengandung unsur hara seperti Nitrogen (N). Nitrogen (dalam bentuk nitrat) menjadi tersedia bagi tanaman. kimia dan biologi serta proses dan karakteristik yang dapat diukur untuk memantau berbagai perubahan dalam tanah (USDA. secara umum dapat digunakan indikator universal (campuran 0. Untuk mengetahui pH tanah di lapangan.0.Jika pH larutan tanah meningkat hingga di atas 5. Kesalahan pengukuran dapat terjadi antara 0. 2000) Berubah dalam jangka harian Ditentukan oleh manajemen Sifat bawaan atau rutin (ephemeral) dari beberapa tahun (permanen) (intermediate) . dan 0. Secara lebih spesifik Doran dan Parkin (1994) menyatakan bahwa indikator kualitas tanah harus memenuhi kriteria: a. tetapi dengan syarat kandungan lengas saat pengukuran cukup tinggi (kandungan lengas maksimum atau mungkin kelewat jenuh). fisika dan biologi tanah.02 g fenolptalin dalam 100 ml alkohol encer (70%)) (Anonim.8.3 – 10.006 N NaOH) yang berubah menjadi hijau sampai kuning pada pH 5. b. e. Di sisi lain Pospor akan tersedia bagi tanaman pada Ph antara 6. 0.1 – 0.0 hingga 7.

Kadar Air Respirasi tanah pH N mineral K mineral P tersedia Kerapatan isi Mudah berubah Agregasi Biomassa mikrobia Respirasi Basal Respirasi Spesifik Karbon aktif Kandungan karbon organik Sulit berubah Kedalaman Tanah Lereng Iklim Restrictive layer Tekstur Batuan Mineralogi Tidak berubah Pemilihan Parameter Pencemaran Air Tanah Di Kawasan Padat Penduduk. selanjutnya di sebutkan bahwa parameter primer merupakan senyawa kimia yang masuk ke dalam lingkungan tanpa bereaksi dengan senyawa lain. transformasi atau reaksi kimia antara parameter primer menjadi senyawa lain. warna. bau. jumlah zat padat. 1990). Sementara itu parameter kunci adalah parameter yang dianggap dapat mewakiki kualitas lingkungan yang di sesuaikan dengan tujuan pengambilan sampel. Pada kawasan padat penduduk. pemilihan parameter kualitas air di dasarkan pada jenis parameter yang akan diambil. persediaan air harus memenuhi standar air minum dan tidak membahayakan kesehatan manusia. dan bahan kimia lain (Permenkes 416/ Menkes/Per/ IX. yakni parameter primer. . Standar biologis : kuman parasit. biologis. Standar fisik kualitas air meliputi suhu. dan kimia. standar-standar air minum yang harus dipenuhi agar suatu persediaan air dapat dinyatakan layak sebagai air minum harus memenuhi persyaratan fisik. Untuk kepentingan masyarakat sehari-hari. Menurut Putra (2009). kekeruhan. rasa. sedangkan standar kimia : pH. Menurut WHO. parameter skunder dan parameter kunci. patogen. pemilihan parameter pencemaran air tanah berkaitan dengan karakteristik bahan pencemar yang berhubungan dengan aktivitas penduduk pada kawasan tersebut. bakteri golongan Coliform. Parameter skunder merupakan transformasi yang terbentuk akibat adanya interaksi.

id/bitstream/123456789/19912/4/Chapter%20II. ibnu fahdila .com/2007/12/dasar-kesehatan-lingkungan.com/2009/01/02/kesehatan-lingkungan/(bersama) http://ajago.html(bersama) http://naylil.bantulkab.com/medicine-and-health/2161510-daftar-istilah-dalam-ilmu-kesehatan/#ixzz29vKAbNF0 (bersama) http://jiniaricute.undip.html (bersama) http://jurnalingkungan.html (bersama) http://ikramilmutanah.org/BML/Udara/ISPU/ISPU%20(Indeks%20Standar%20Pencemar%20Udara).blogspot.com/2008/05/27/vektor-penyakit-menular/ (yatti mustafia) http://bhybhaeg.id/bitstream/123456789/29660/4/Chapter%20II.pdf (bersama) http://blh.umm.cets-uii. shintya angraini ) .org/wiki/Sanitasi(bersama) http://repository.id/bitstream/123456789/29660/4/Chapter%20II.student.id/download-as-pdf/umm_blog_article_2.ac.usu.blog.blogspot. ibnu fahdila .ac.shvoong.usu.com/(shintya angraini) http://id.html (bersama) http://repository.wordpress.usu.ac.com/2011/08/kualitas-tanah.id/documents/20100526101709-dok_blh_80.blogspot.pdf (dwi septia nengsih) http://environmentalsanitation.pdf (dwi septia nengsih .ac.pdf(ibnu fahdila) http://repository.pdf (bersama) http://suyatno.wordpress.pdf (bersama) http://hakliindonesia.id/files/2009/12/ikm3-konsep-sehat.blogspot.com/2010/02/13/parameter-pencemar-udara-kriteria/ (dwi septia nengsih .com/2012/03/standar-kualitas-air-bersih.go.ac.wikipedia.wordpress.DAFTAR PUSTAKA http://id. shintya angraini) http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful