P. 1
Modul (Pemupukan)

Modul (Pemupukan)

|Views: 88|Likes:
Published by @120789ais
pupuk
pupuk

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: @120789ais on Apr 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2013

pdf

text

original

Modul Program Keahlian Pengolahan Lahan Kode Modul Pemupukan Dasar

I.

Pendahuluan

A. Deskripsi Modul ini membahas tentang pengetahuan pemupukan dasar pada tanaman meliputi jenisjenis pupuk, pemberian dosis pupuk, sifat-sifat pupuk, serta aplikasinya pada tanaman. Modul ini merupakan modul lanjutan yang berisi ilmu terapan yang membahas pengetahuan dan keterampilan yang memerlukan data dan informasi awal yang memadai.

B. Prasyarat Peserta didik (siswa) yang akan mempelajari modul ini untuk menguasai kompetensi dasar pemupukan pada tanaman. Untuk dapat mengerjakan kompetensi ini dipersyaratkan mempunyai kemampuan berhitung menggunakan konsep matematika tentang penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian selain itu juga memiliki kemampuan tentang dasardasar ilmu tanah. Kemampuan prasyarat ini terutama akan digunakan dalam menghitung komposisi pupuk yang sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanaman. Selain kemampuan matematika, kompetensi yang juga harus dikuasai antara lain kompetensi

penanganan/pengolahan kesuburan tanah, kompetensi mengidentifikasi kebutuhan unsur hara tanah bagi tanaman.

C. Petunjuk Penggunaan Modul Pada dasarnya modul ini berisi pengalaman belajar tentang pengetahuan, keterampilan dan jenis praktik baik di kelas, laboratorium maupun di lahan praktikum dengan bantuan dosen, teknisi atau laboran. Pada setiap akhir kegiatan belajar terdapat lembar evaluasi kognitif dan kinerja disertai dengan kunci jawaban yang berupa cara penilaian prestasi pembelajaran sehingga mahasiswa dapat mengetahui kemampuannnya sendiri. 1. Petunjuk Bagi Siswa/Peserta Didik a. Baca modul ini dan pahami setiap bagiannya pada lembar informasi sehingga anda dapat menggunakan untuk sarana belajar.

Melaksanakan penilaian kegiatan belajar siswa memakai h. Jika hasil belajar anda belum memenuhi syarat minimal. g. f.b. Sebelum mengulang. Membimbing dan mefasilitasi siswa selama belajar. organisasi materi ajar dan arahan serta evaluasi belajar secara mandiri. g. anda wajib mengulangi sebelum mempelajari kemampuan berikutnya. Peran Anda sebagai Dosen antara lain adalah: a. Membantu siswa dalam menyusun rencana belajar. d. Menfasilitasi siswa dalam pemilihan dan penggunaan fasilitas. Dengan demikian dalam modul disertakan seluruh proses rancangan. d. sikap atau pada aspek dokumen). tanyakan pada dosen. Usahakan untuk mempelajari setiap bab yang telah tersusun secara berututan dan jangan mencoba untuk melangkah ke bab berikutnya sebelum bab yang pertama selesai dibaca. penjelasan. Perhatikan dengan baik setiap hal yang dijelaskan atau diperagakan oleh dosen maupun teknisi/laboran c. Merekam dan medokumentasikan kegiatan belajar siswa dalam format kegiatan belajar siswa dan menyusun proses penerbitan sertifikat kompetensi secara internal atau bekerjasama dengan pihak asesor eksternal. Anda akan mendapat bukti tertulis tentang kempetensi yang sudah dikuasai berupa sertifikat atau apapun namanya dari penguji 2. i. Hal-hal yang belum dimengerti. Laksanakan semua tugas-tugas yang ada dalam modul ini agar kompetensi anda berkembang sesuai standar. pastikan dulu pada aspek apa anda tidak lulus ( pengetahuan. Petunjuk Bagi Dosen Modul ini dirancang sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar yang menggunakan metode pembelajaran konstruktif dan berpusat pada mahasiswa (student centered learning SCL). Membantu siswa yang menghadapi masalah selama belajar. Mengkoordinasi kegiatan belajar siswa secara individu atau kelompok b. D. e. Merencanakan dan menyiapkan instrumen penilaian hasil belajar. keterampilan. Meyusun program dan melaksanakan perbaikan atau remedial. e. Tujuan Akhir Pembelajaran . f. c.

Mengetahui melakukan lubang tanam dan pembuatan 2. mampu memforrmulasikan atau menentukan dosis pupuk pada pengelolaan tanah dan tanaman. Tabel 1. Rencana belajar berikut adalah contoh yang harus disiapkan sebelum pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan. Pembelajaran A. menentukan dosis pupuk dan mampu mengaplikasikan pupuk pada pengelolaan tanah dan tanaman F. Cek Kemampuan     Penilaian tugas dan laporan praktik 20% Kegiatan praktik dan hasil praktik 30 % Kuis 10% UTS dan UAS 40% II. Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar Alasan Tanda Perubahan Tangan Guru 1. Rencana Belajar Siswa No. mampu mengaplikasikan pupuk organik dan anorganik pada pengelolaan tanah dan tanaman. Mempelajari dan memahami cara penentuan dosis pupuk pada .Setelah mengikuti seluruh kegiatan belajar dalam modul ini. Rencana Belajar Rencana belajar siswa disusun dengan bimbingan dosen. Memahami mengidentifikasi jenis pupuk dan dan jenis- karakteristik 3. E. Kompetensi Mahasiswa mampu mengidentifikasi jenis dan karakteristik macam-macam pupuk. peserta didik diharapkan mampu mengidentifikasi jenis dan karakteristik macam-macam pupuk.

Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mengetahui pengetahuan materi pemupukan ini mahasiswa diharapkan mampu membuat lubang tanam. meliputi : .Mengerjakan tugas/laporan Kegiatan yang dilakukan dosen. mengetahui tentang jenis dan karakteristik pupuk. Uraian Materi Pupuk dan Karakteristiknya .pengolahan tanaman 4. Kegiatan Belajar Kegiatan Belajar yang dilakukan meliputi pembuatan lubang tanam.Belajar mandiri (mempelajari modul/ sumber bacaan lain) . meliputi : Ceramah Diskusi Tanya jawab Penugasan Mengamati kegiatan diskusi/praktik mahasiswa a.Mendengarkan penjelasan dari instruktur/dosen .Diskusi . penentuan dosis pupuk dan aplikasinya pada pengolahan tanah dan tanaman b. identifikasi jenis dan karakteristik pupuk. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa. Memahami melaksanakan tanah dan dan proses aplikasi pupuk (organik dan anorganik) tanah pada dan pengelolaan tanaman B. penentuan dosis pupuk dan proses aplikasi pupuk pada pengolahan tanah dan tanaman.

sebagai berikut : a. 2. Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat di pabrik dengan jenis dan kadar unsur haranya sengaja ditambahkan dalam pupuk tersebut dalam jumlah tertentu. Pupuk K b. Pengertian lain dari pupuk adalah suatu bahan yang diberikan sehingga dapat mengubah keadaan fisik. c. Pupuk organik seperti pupuk kandang. misalnya fosfat alam. dll. Pupuk merupakan kunci dari kesuburan tanah karena berisi satu atau lebih unsur untuk menggantikan unsur yang habis terserap oleh tanaman. Pupuk tunggal ialah pupuk yang hanya mengandung satu jenis unsur hara misalnya urea (N). pupuk organik (pupuk kandang. humus dan pupuk hijau. N+P+K dan sebagainya. Pupuk dapat dibedakan menjadi pupuk alam dan pupuk buatan. Pupuk lengkap ialah pupuk yang mengadung unsur secara lengkap (keseluruhan) baik unsur makro maupun mikro. P+K. Pupuk adalah bahan/unsur-unsur dalam senyawa kimia organik maupun anorganik yang berguna untuk tanah dan nutrisi tanaman. kompos. Pembagian pupuk berdasarkan unsur hara yang dikandung maka pupuk dibagi menjadi tiga kelompok. Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur hara misalnya N+P. kimiawi dan hayati dari tanah sehingga sesuai dengan tuntutan tanaman. kompos) dan sebagainya. pupuk K dan sebagainya.Pupuk adalah setiap bahan yang diberikan ke dalam tanah atau disemprotkan pada tanaman dengan maksud menambah unsur hara yang diperlukan oleh tanaman. Pupuk alam adalah pupuk yang langsung didapat dari alam. Pupuk anorganik seperti urea (pupuk N). Sifat – sifat pupuk anorganik : . Pupuk tunggal adalah pupuk yang hanya mengandung satu macam unsur hara misalnya pupuk N. pupuk P. Adapun pemupukan adalah setiap usaha pemberian pupuk yang bertujuan menambah persediaan unsur-unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman untuk peningkatan produksi dan mutu hasil tanaman. Pupuk buatan dapat dibedakan menjadi pupuk tunggal dan pupuk majemuk. TSP atau SP-36 (pupuk P). beberapa jenis pupuk daun dan kompos. Pupuk majemuk ialah pupuk yang mengandung lebih dari satu jenis unsur hara misalnya NPK. Jumlah dan jenis unsur hara dalam pupuk alam terdapat secara alami. Pupuk P. dan KCl (pupuk K). Secara umum pupuk berdasarkan asalnya dibagi dalam dua kelompok yaitu : 1.

Untuk sanitasi tanah terhadap organisme pengganggu tanaman dengan pupuk fisiologis asam. - Kemasaman : pupuk dapat bereaksi fisiologis masam. Jenis pupuk alam atau organisme diberikan sebagai pupuk dasar seluruhnya beberapa minggu sebelum tanam atau bersamaan tanam. Untuk meningkatkan kesuburan fisik media tumbuh tanaman dengan pupuk organik. pada tanah alkalis dengan belerang. atau alkalis. - Bekerjanya : yang dimaksud dengan bekerjanya pupuk ialah waktu yang diperlukan hingga pupuk tersebut dapat diserap tanaman dan memperlihatlkan pengaruhnya. Pupuk yang higroskopis kurang baik karena mudah menjadi basah atau mencair bila tidak tertutup sehingga perlu penyimpanan yang baik. netral. Mengurangi daya fiksasi tanah terhadap posfat pada tanah asam dengan kapur. lambat. Untuk menetralkan tanah atau mengubah pH tanah mendekati pH netral dengan pupuk fisiologis asam untuk tanah alkalis dan pupuk fisiologis alkalis untuk tanah masam. Ada yang bekerjanya cepat. Hal ini berarti juga mudah tidaknya unsur yang terkandung di dalam pupuk diambil oleh tanaman. Pupuk yang bersifat masam dapat menurunkan pH tanah sedangkan pupuk yang bereaksi alkalis dapat menaikkan pH tanah. Jenis dan Dosis Pupuk Dasar Jenis pupuk yang bekerjanya cepat diberikan sebagian dosis untuk pupuk dasar dan sisanya sebagai pupuk susulan. dan sedang. Jenis pupuk yang bekerjanya sedang atau lambat diberikan sebagai pupuk dasar seluruhnya atau sebagian besar dan sisanya disusulkan. Tujuan Pemupukan Dasar Memacu pertumbuhan bibit tanaman atau benih tanaman pada media pembibitan. - Kelarutan : kelarutan menunjukkan mudah tidaknya pupuk larut dalam air.- Kadar unsur hara : banyaknya unsur hara ynag dikandung oleh suatu pupuk merupaka faktor utama untuk menilai pupuk tersebut karena jumlah unsur hara menentukan kemampuannya untuk meningkatkan kadar unsur hara dalam tanah. Teknik Pemupukan Dasar . - Higroskopisitas : higroskopisitas merupakan mudah tidaknya pupuk menyerap uap air yang ada di udara.

- Pupuk organik disebar rata di permukaan tanah sebelum tanam. Sebagai contoh : untuk memperbaiki pertumbuhan tanaman diperlukan 100 kg N + 45 kg P2O5 + 100 kg K2O per hektar sedangkan pupuk yang tersedia adalah urea (45 % N). Dapat dilakukan setelah atau sebelum pengolahan tanah. jenis tanah yang akan dipupuk. Pupuk disebarkan atau ditabur secara merata dan seragam di atas permukaan tanah.5 – 5 cm) . - Kompos atau pupuk organik dicampurkan dengan tanah galian lubang tanam sebelum bibit ditanamkan.- Pupuk yang mudah difiksasi oleh tanah diberikan dekat perakaran atau disisi tanaman dalam lubang atau larikan. Kemudian dihitung unsur-unsur hara yang dipindahkan (digunakan) oleh tanaman dan membandingkan jumlah tersebut dengan jumlah unsur hara yang akan diberikan dalam bentuk pemupukan. Menentukan Kebutuhan Pupuk Jumlah unsur hara yang dibutuhkan oleh setiap tanaman berbeda-beda. Pupuk langsung diletakkan dibelakang bajak pada saat pengolahan tanah 3. Karena terdapat beberapa macam pupuk sejenis dengan kadar unsur hara yang berbeda-beda maka pupuk tersebut dapat diganti satu sama lain berdasarkan kadar unsur hara masing-masing pupuk tersebut. yaitu : 1. waktu pemupukan dan cara pemupukan. perlu diketahui jumlah unsur hara yang tersedia dalam tanah di sekitar tanaman. atau dibenamkan merata dalam tanah sambil membajak tanah. dosis (jumlah) pupuk yang diberikan. jenis pupuk yang digunakan.5 cm dan kedalaman 2. Dalam melakukan pemupukan beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain tanaman-tanaman yang akan dipupuk. Untuk menentukan jumlah pupuk yang akan diberikan. TSP (45 % P2O5) dan KCl (50 % K2O). Dengan demikian maka untuk menghitung keperluan pupuk-pupuk yang dibutuhkan adalah : Urea = 100 / 45 x 100 = 222 kg TSP = 45 / 45 x 100 = 100 kg KCl = 100 / 50 x 100 = 200 kg Terdapat beberapa cara pemupukan. 2. - Untuk menghindari plasmolisis sebaiknya pupuk urea jangan diberikan dekat akar atau benih tanaman. Menempatkan pupuk disamping benih atau tanaman (disatu sisi atau pada kedua sisi dengan jarak 5 – 7.

Penggolongan pupuk: · Berdasar asal: pupuk organik dan anorganik · Menurut jenis unsur hara yang dikandungnya: pupuk tunggal dan pupuk majemuk · Menurut cara aplikasi: pupuk akar dan pupuk daun · Berdasarkan cara melepaskan unsur hara: fast release dan slow release  Pupuk Dasar Pupuk dasar merupakan pupuk untuk mendasari media penanaman. sehingga diperoleh hasil yang optimal. memperbaiki struktur tanah agar lebih gembur.mempertinggi porositas tanah dan secara langsung meningkatkan ketersediaan air tanah serta membantu mempertahankan suhu tanah sehingga fluktuasinya tidak tinggi. Memperbaiki atau mempelihara keutuhan kondisi tanah dalam hal struktur. Pupuk Buatan Kelebihan pupuk buatan: Dengan pupuk buatan dapat memberikan berbagai zat makanan tanaman dalam jumlah dan perebandingan yang dikehendaki . Rangkuman Materi Pembelajaran Secara garis besar. membantu menetralkan racun akibat logam berat yang ada di dalam tanah. potensi pengikat terhadap zat makanan tanaman. A. Pupuk ditempatkan satu lubang dengan benih atau ditempatkan pada alur dekat benih yang ditanam 5. Mengisi pembekalan zat makanan tanaman yang cukup 2.  1. Pemberian pupuk pada saat tanaman tumbuh di atas permukaan tanah (menyebarkan pupuk di atas tanaman dan meletakkan pupuk di samping atau di sisi barisan tanaman) 6. Pupuk adalah bahan/unsur-unsur dalam senyawa kimia organik maupun anorganik yang berguna untuk tanah dan nutrisi tanaman dan merupakan kunci dari kesuburan tanah karena berisi satu atau lebih unsur untuk menggantikan unsur yang habis terserap oleh tanaman. Biasanya meggunakan kompos dan pupuk kandang. pemupukan tanaman bertujuan untuk menyediakan unsur – unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan generatif. kondisi derajat keasaman.4. Menyemprotkan pada permukaan daun c. Pemupukan mempunyai dua tujuan yaitu : 1. Bertujuan untuk menetralkan pH tanah.

Pupuk Kalium : Kalium bukan merupakan komponen dari bahan organik yang membentuk tanaman. Menaikkan daya serap tanah terhadap air 3. Pupuk Magnesium : Magnesium untuk tanaman penting sebagai unsur untuk pertumbuhan hijau daun. Pupuk Fosfat : Pupuk fosfat sederhana yang biasa dipakai pada umumnya hanya mengandung kalsium fosfat [ Ca3(PO4)2]. Unsur makanan tanaman dari pupuk buatan dalam banyak hal bekerja lebih cepat daripada pupuk organik 3. Phospor (P) dan Kalium (K). B.  Pupuk buatan lebih mudah diatur pengangkutannya daripada pupuk organik. Jenis pupuk organik : Pupuk Kandang Komponen yang terpenting dari bahan pupuk kandang adalah feses atau kotoran dalam bentuk padat. dan urineatau kotoran dalam bentuk cairan. Pupuk Kalsium : Yang dimaksud dengan pupuk kalsium adalah produk yang mengandung persenyawaan kalsium yang bereaksi basa.  Pupuk Natrium : Unsur ini untuk tanaman itu sama diperlukan seperti kalium untuk pertumbuhan baik Produk pupuk buatan : Pupuk ZA : Mengandung belerang 24% dam nitrogen 21% Pupuk Urea : Pupuk kimia yang berkadar Nitrogen tinggi (46%) Pupuk SP-36 : Merupakan sumber hara Fosfor bagi tanaman (36%) Pupuk NPK : Merupakan jenis pupuk majemuk yang mengandung unsur hara makro Nitrogen (N). Macam-macam pupuk buatan: Pupuk Nitrogen : Nitrogen di dalam tanaman merupakan unsur sangat penting untuk pembentukan protein. Menaikkan kondisi kehidupan di dalam tanah  1. Memperbaiki struktur tanah 2. Pupuk Organik Pupuk organik sangat penting karena : 1. Pengangkutannya lebih cepat dan murah. .2. Ia khusus terdapat di dalam cairan sel di dalam bentuk ion-ion K+.

catat hasil identifikasi dan karakteristik tiap jenis pupuk yang saudara amati dan tulis ke dalam bentuk tulisan tangan dalam bentuk tabel di kertas folio bergaris dan akan dipresentasikan pada akhir pertemuan. Tugas ini mengharuskan dosen/laboran maupun teknisi untuk menyediakan berbagai kemasan pupuk 2. kadar Prosentase pupuk. Tugas ini mengharuskan dosen/laboran maupun teknisi untuk menyediakan berbagai jenis pupuk anorganik dengan kandungan unsur hara yang berbeda-beda. higroskopisitas. kemasaman. Macam dari pupuk hijau yaitu pupuk hijau leguminosa dan pupuk hijau bukan leguminosa 3. kelarutan. Tugas ini mengharuskan siswa untuk menghitung kebutuhan pupuk yang diperlukan untuk pengelolaan tanah dan kebutuhan pupuk pada tanaman. kandungan unsur hara. Menentukan Kebutuhan / Dosis Pupuk Pada Pengelolaan Tanah dan Tanaman. Kompos Kompos adalah suatu produk yang terdiri sebagian besar dari sampah buangan organik yang secara keseluruhan atau sebagian telah mengalami kondisi pengeraman dalam suhu yang tinggi. Tugas ini mengharuskan siswa untuk mencatat hasil identifikasi jenis beserta karakteristik pupuk yang akan diberikan (meliputi sifat yang dikandung. 2.2. kadar unsur hara) Tugas : Perhatikan berbagai kemasan jenis-jenis pupuk yang diberikan dan isilah nama. Ciri fisik kompos yang baik adalah berwarna coklat kehitaman. agak lembap. gembur. dan bahan pembentuknya sudah tidak tampak lagi Beberapa sifat yang dikandung pupuk anorganik (kimia) antara lain kadar unsur hara. d. Tugas 2. . Tugas 1. Mengidentifikasi Jenis dan Karakteristik Pupuk Lingkup Tugas : 1. Lingkup tugas : 1. Maksud pemupukan dengan pupuk hijau adalh terutama untuk memelihara dan memperbaiki struktur tanah dengan pemberian suplai bahan organik. warna dan bentuk masing-masing pupuk tersebut Lalu. Pupuk Hijau Pupuk hijau adalah mengolah tanaman atau bagian tanaman menjadi tertimbun di bawah tanah untuk maksud pemupukan. bekerjanya dan salt indeks.

Pupuk Urea diberikan 3 kali. . Dosis pemupukan secara umum untuk tanaman jagung 300 kg. Tugas ini mengharuskan siswa untuk melakukan pemupukan untuk pengelolaan tanah dan tanaman. Pemupukan tanaman jagung dilakukan tiga tahap. Tugas 3. Kunci Jawaban Formatif 1. amati dan catat hasilnya tentang proses pemupukan pada pengelolaan tanah dan tanaman. Hitung dosis pupuk untuk keperluan tanaman jagung pada setiap lubang tanam. sedangkan pupuk TSP dan KCL diberikan seluruhnya pada saat tanam. Lingkup tugas : 1. Tes Formatif 1. Sebut dan jelaskan sifat-sifat pupuk anorganik? 4. dll. Jelaskan bagaimana cara-cara pemupukan yang tepat? 6. uyaitu saat tanam. dan KCl (pupuk K). Urea. 30 hari setelah tanam dan 60 hari setelah tanam. e. TSP dan KCCL. Aplikasi Pupuk Organik dan Anorganik Pada Pengelolaan Tanah dan Tanaman. Pupuk organik seperti pupuk kandang. d. 2. c. humus dan pupuk hijau. Sebut dan jelaskan pembagain pupuk berdasarkan asalnya? 2. Jarak tanam tanaman jagung adalah 75 x 25 cm e. Tugas : Lakukan prosedur yang telah dijelaskan oleh dosen/teknisi. 100 kg TSP dan 50 nkg KCL b. 30 hari setelah tanam dan 60 hari setelah tanam. apabila diketahui sebagai berikut : a. Bagaimana cara menentukan kebutuhan/dosis pupuk bagi tanaman? f. Pupuk berdasarkan asalnya dibagi dalam dua kelompok yaitu : Pupuk anorganik seperti urea (pupuk N). Tugas ini mengharuskan dosen/laboran maupun teknisi untuk menyediakan berbagai peralatan dan bahan yang akan digunakan dalam pelaksanaan aplikasi pupuk di lapangan. kompos. TSP atau SP-36 (pupuk P). Mengapa tanah-tanah pertanian harus dipupuk? 5. Sebut dan jelaskan pembagian pupuk berdasarkan junlah unsur hara yang dikandung? 3. yaitu saat tanam.Tugas : Hitung dosis pupuk Urea.

Pupuk K Pupuk majemuk ialah pupuk yang mengandung lebih dari satu jenis unsur hara misalnya NPK. Sifat – sifat pupuk anorganik : Kadar unsur hara : banyaknya unsur hara ynag dikandung oleh suatu pupuk merupaka faktor utama untuk menilai pupuk tersebut karena jumlah unsur hara menentukan kemampuannya untuk meningkatkan kadar unsur hara dalam tanah. Pupuk P. Sebagai contoh pada panen padi 4 ton kering terangkut unsurunsur N. P dan K dari tanah masing-masing sebanyak 32 kg N. lambat. atau alkalis. Tanah pertanianpun unsur-unsur haranya hilang karena erosi dan pencucian unsur hara (baik secara horizontal maupun vertikal).2. sebagai berikut : Pupuk tunggal ialah pupuk yang hanya mengandung satu jenis unsur hara misalnya urea (N). 4. Higroskopisitas : higroskopisitas merupakan mudah tidaknya pupuk menyerap uap air yang ada di udara. Kelarutan : kelarutan menunjukkan mudah tidaknya pupuk larut dalam air. netral. Kemasaman : pupuk dapat bereaksi fisiologis masam. Tanah-tanah pertanian harus dipupuk karena unsur-unsur hara yang hilang dari tanah pertanian bersama bagian-bagian tanaman yang dipanen tidak sedikit. dan sedang. 5. 3. Pupuk lengkap ialah pupuk yang mengadung unsur secara lengkap (keseluruhan) baik unsur makro maupun mikro. Pembagian pupuk berdasarkan unsur hara yang dikandung maka pupuk dibagi menjadi tiga kelompok. Hal ini berarti juga mudah tidaknya unsur yang terkandung di dalam pupuk diambil oleh tanaman. Pupuk yang higroskopis kurang baik karena mudah menjadi basah atau mencair bila tidak tertutup sehingga perlu penyimpanan yang baik. Ada yang bekerjanya cepat. Pupuk langsung diletakkan dibelakang bajak pada saat pengolahan tanah . Dapat dilakukan setelah atau sebelum pengolahan tanah. Pupuk yang bersifat masam dapat menurunkan pH tanah sedangkan pupuk yang bereaksi alkalis dapat menaikkan pH tanah. Cara pemupukan yang tepat : Pupuk disebarkan atau ditabur secara merata dan seragam di atas permukaan tanah. 36 kg P2O5 dan 21 kg K2O. Bekerjanya : yang dimaksud dengan bekerjanya pupuk ialah waktu yang diperlukan hingga pupuk tersebut dapat diserap tanaman dan memperlihatlkan pengaruhnya. beberapa jenis pupuk daun dan kompos.

Langkah Kerja a. Timbang masing-masing pupuk dengan rician sebagai berikut : 300 kg Urea. 100 kg TSP dan 50 kg KCl. 6. Tugal.5 – 5 cm) - Pupuk ditempatkan satu lubang dengan benih atau ditempatkan pada alur dekat benih yang ditanam - Pemberian pupuk pada saat tanaman tumbuh di atas permukaan tanah (menyebarkan pupuk di atas tanaman dan meletakkan pupuk di samping atau di sisi barisan tanaman) - Menyemprotkan pada permukaan daun. Timbangan 2. Ember. hitung keperluan masing-masing pupuk Urea. Alat Cangkul. Bahan Pupuk organik (kandang). Jumlah unsur hara yang dibutuhkan oleh setiap tanaman berbeda-beda. Perhatikan penjelasan instruktur b. TSP dan KCl untuk setiap lubang tanam . Siapkan alat tulis c.- Menempatkan pupuk disamping benih atau tanaman (disatu sisi atau pada kedua sisi dengan jarak 5 – 7. Lakukan secara berkelompok (@ kel 3 orang ) d. Setelah diketahui jumlah lubang tanamnya. benih jagung 3. hitung jumlah lubang tanam dalam 1 hektar. Lembar Kerja Melakukan Pemupukan Pada Pengelolaan Tanah 1. g. perlu diketahui jumlah unsur hara yang tersedia dalam tanah di sekitar tanaman.5 cm dan kedalaman 2. Apabila jarak tanam tanaman jagung 75 x 25 cm. Untuk menentukan jumlah pupuk yang akan diberikan. Sekop. Kemudian dihitung unsur-unsur hara yang dipindahkan (digunakan) oleh tanaman dan membandingkan jumlah tersebut dengan jumlah unsur hara yang akan diberikan dalam bentuk pemupukan. pupuk anorganik (kimia).

A. Akedemika Pressindo.IV. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian UNPAD . Ilmu Tanah. Jakarta Partohardjono. Jakarta Suyono. Yuwono.. Bandung Sarwono. Penutup Daftar Pustaka Foth. Bogor Rosmarkam. 1993. Hardjowigeno. 1994. dan N. 2003. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Aisyah D. Penuntun Praktikum Ilmu Kesuburan Tanah. Darwis. dkk. Henry.W. 2002. Produktivitas Lahan Sawah dan Efisiensi Penggunaan Pupuk P3TP. Ismunadji. 1983. Penerbit Airlangga.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->