P. 1
Contoh Makalah

Contoh Makalah

|Views: 20|Likes:
Published by besabu_30631014
Contoh Penulisan Makalah
Contoh Penulisan Makalah

More info:

Categories:Types, Speeches
Published by: besabu_30631014 on Apr 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2014

pdf

text

original

Makalah Tentang Standarisasi Pemasangan Vsat Bab I Pendahuluan A.

Latar Belakang VSAT (very small apperture terminal) adalah stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari tiga meter. Fungsi utama dari VSAT adalah untuk menerima dan mengirim data ke satelit. Vsat menyediakan akses yang efisien dengan tingkat pelayanan dan perawatan yang sama di tiap titik. Vsat memungkinkan pengguna yang terpisah secara geografis tetap dapat terhubung. B. Tujuan Tulisan ini bertujuan untuk menambah wawasan para pembaca, khususnya para mahasiswa jurusan matematika, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Lampung agar nantinya dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa dan materi pembelajaran. Bab II Model Pembelajaran Kooperatif A. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Usaha-usaha guru dalam membelajarkan siswa merupakan bagian yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan tujuan pembelajaran yang sudah direncanakan. Oleh karena itu pemilihan berbagai metode, strategi, pendekatan serta teknik pembelajaran merupakan suatu hal yang utama. Menurut Eggen dan Kauchak dalam Wardhani(2005), model pembelajaran adalah pedoman berupa program atau petunjuk strategi mengajar yang dirancang untuk mencapai suatu pembelajaran. Pedoman itu memuat tanggung jawab guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan guru adalah model pembelajaran kooperatif. Apakah model pembelajaran kooperatif itu? Model pembelajaran kooperatif merupakan suatu model pembelajaran yang mengutamakan adanya kelompokkelompok.Setiap siswa yang ada dalam kelompok mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda-beda (tinggi, sedang dan rendah) dan jika memungkinkan anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku yang berbeda serta memperhatikan kesetaraan jender. Model pembelajaran kooperatif mengutamakan kerja sama dalam menyelesaikan

permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Kelompok dibentuk dari siswa yang memiliki kemampuan yang berbeda-beda. saling belajar berpikir kritis.Setiap anggota kelompok (siswa) akan diminta mempertanggungjawabkan secara individual materi yang ditangani dalam kelompok kooperatif. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa. baik tingkat kemampuan tinggi. prinsip dasar dalam pembelajaran kooperatif sebagai berikut: 1. struktur tujuan dan struktur penghargaan pada model pembelajaran kooperatif berbeda dengan struktur tugas. budaya.Setiap anggota kelompok (siswa) akan dikenai evaluasi. suku yang berbeda serta memperhatikan kesetaraan jender.Setiap anggota kelompok (siswa) berbagi kepemimpinan dan membutuhkan keterampilan untuk belajar bersama selama proses belajarnya. 5. struktur tujuan dan struktur penghargaan. struktur tujuan serta struktur penghargaan model pembelajaran yang lain. semua model pembelajaran ditandai dengan adanya struktur tugas. saling menyampaikan pendapat.Setiap anggota kelompok (siswa) harus mengetahui bahwa semua anggota 3. saling menilai kemampuan dan peranan diri sendiri maupun teman lain. Struktur tugas. . Tujuan model pembelajaran kooperatif adalah hasil belajar akademik siswa meningkat dan siswa dapat menerima berbagai keragaman dari temannya. Prinsip Dasar Dan Ciri-Ciri Model Pembelajaran Kooperatif Menurut Nur (2000). Menurut Nur (2000). C. 3. sedang dan rendah. 2.kelompok mempunyai tujuan yang sama.Setiap anggota kelompok (siswa) bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dikerjakan dalam kelompoknya. Jika mungkin anggota kelompok berasal dari ras. 1. Sedangkan ciri-ciri model pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut : 1. saling membantu belajar. serta pengembangan keterampilan sosial. 6.Setiap anggota kelompok (siswa) harus membagi tugas dan tanggung jawab yang sama diantara anggota kelompoknya. B. Penghargaan lebih menekankan pada kelompok dari pada masing-masing individu. saling memberi kesempatan menyalurkan kemampuan. Dalam pembelajaran kooperatif dikembangkan diskusi dan komunikasi dengan tujuan agar siswa saling berbagi kemampuan. 7. Siswa dalam kelompok secara kooperatif menyelesaikan materi belajar sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai. 4. 2. Langkah-langkah Pembelajaran Kooperatif Terdapat 6(enam) langkah dalam model pembelajaran kooperatif.

Siswa ditempatkan dalam tim belajar beranggotakan empat orang yang merupakan campuran menurut tingkat kinerjanya. 1995) merupakan pembelajaran kooperatif yang paling sederhana. Guru menyajikan informasi kepada siswa. Guru memberi penghargaan hasil belajar individual dan kelompok. Akhirnya seluruh siswa dikenai kuis tentang materi itu dengan catatan. Tahap Pelaksanaan Pembelajaran Model STAD.Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar. Pengertian Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) yang dikembangkan oleh Robert Slavin dan teman-temannya di Universitas John Hopkin (dalam Slavin. Tipe pembelajaran inilah yang akan diterapkan dalam pembelajaran matematika. Model Pembelajaran Koperatif tipe STAD merupakan pendekatan Cooperative Learning yang menekankan pada aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. dan merupakan pembelajaran kooperatif yang cocok digunakan oleh guru yang baru mulai menggunakan pembelajaran kooperatif. Student Team Achievement Divisions (STAD) adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang paling sederhana. 3.Membimbing kelompok belajar.Memberikan penghargaan. Menyajikan informasi. Guru menyajikan pelajaran kemudian siswa bekerja dalam tim untuk memastikan bahwa seluruh anggota tim telah menguasai pelajaran tersebut. 2. 1. Guru menginformasikan pengelompokan siswa. Evaluasi. 4. Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi pembelajaran yang telah dilaksanakan. saat kuis mereka tidak boleh saling membantu.Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengkomunikasikan kompetensi dasar yang akan dicapai serta memotivasi siswa.Persiapan materi dan penerapan siswa dalam kelompok . B. 5. 6. Guru yang menggunakan STAD mengajukan informasi akademik baru kepada siswa setiap minggu mengunakan presentasi Verbal atau teks. Bab III Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD A. jenis kelamin dan suku. Guru memotivasi serta memfasilitasi kerja siswa dalam kelompok kelompok belajar.

c. atau memperbaiki miskonsepsi. Pertanyaanperanyaan diberikan penjelasan tentang benar atau salah. aturan heterogenitas dapat berdasarkan pada : a). Setelah kegiatan presentasi guru dan kegiatan kelompok. memanggil siswa secara acak untuk menjawab atau menyelesaikan masalah agar siswa selalu siap dan dalam memberikan tugas jangan menyita waktu lama. 4. membandingkan jawaban.Sebelum menyajikan guru harus mempersiapkan lembar kegiatan dan lembar jawaban yang akan dipelajarai siswa dalam kelompok-kelomok kooperatif. Materi pelajaran dipresentasikan oleh guru dengan menggunakan metode pembelajaran. 2.Kemampuan akademik (pandai. Guru memberi bantuan dengan memperjelas perintah. sedang dan rendah) Yang didapat dari hasil akademik (skor awal) sebelumnya.Evaluasi Dilakukan selama 45 . dll. latar belakang sosial. 5.Perhitungan ulang skor awal dan pengubahan kelompok . 3. kesenangan bawaan/sifat (pendiam dan aktif).Kegiatan kelompok Guru membagikan LKS kepada setiap kelompok sebagai bahan yang akan dipelajari siswa.60 menit secara mandiri untuk menunjukkan apa yang telah siswa pelajari selama bekerja dalam kelompok. hebat dan super. Isi dari LKS selain materi pelajaran juga digunakan untuk melatih kooperatif. Dalam menjawab tes. maka penghargaan pada prestasi kelompok diberikan dalam tingkatan penghargaan seperti kelompok baik. Perlu diingat pembagian itu harus diseimbangkan sehingga setiap kelompok terdiri dari siswa dengan siswa dengan tingkat prestasi seimbang. Dalam kegiatan kelompok ini. 6. Kemudian menetapkan siswa dalam kelompok heterogen dengan jumlah maksimal 4 . b). Hasil evaluasi digunakan sebagai nilai perkembangan individu dan disumbangkan sebagai nilai perkembangan kelompok. Jika siswa telah memahami konsep maka dapat beralih kekonsep lain. siswa diberikan tes secara individual. Pendahuluan Di sini perlu ditekankan apa yang akan dipelajari siswa dalam kelompok dan menginformasikan hal yang penting untuk memotivasi rasa ingin tahu siswa tentang konsep-konsep yang akan mereka pelajari. Di sini siswa belajar untuk memahami makna bukan hafalan. Kelompok diharapkan bekerja sama dengan sebaik-baiknya dan saling membantu dalam memahami materi pelajaran. Pengembangan Dilakukan pengembangan materi yang sesuai yang akan dipelajari siswa dalam kelompok.6 orang. siswa tidak diperkenankan saling membantu. para siswa bersama-sama mendiskusikan masalah yang dihadapi. Jenis kelamin. Siswa mengikuti presentasi guru dengan seksama sebagai persiapan untuk mengikuti tes berikutnya b. mengulang konsep dan menjawab pertanyaan. Penyajian Materi Pelajaran a. Penghargaan kelompok Setiap anggota kelompok diharapkan mencapai skor tes yang tinggi karena skor ini akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan skor rata-rata kelompok. Praktek terkendali Praktek terkendali dilakukan dalam menyajikan materi dengan cara menyuruh siswa mengerjakan soal. Dari hasil nilai perkembangan.

2. Simpulan 1. C. dan . Pada intinya konsep dari model pembelajaran tipe STAD adalah Guru menyajikan pelajaran kemudian siswa bekerja dalam tim untuk memastikan bahwa seluruh anggota tim telah menguasai pelajaran tersebut Saran 1. Kemudian dilakukan perubahan kelompok agar siswa dapat bekerja dengan teman yang lain. Keunggulan Model Pembelajaran Tipe STAD Keunggulan dari metode pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah adanya kerja sama dalam kelompok dan dalam menentukan keberhasilan kelompok ter tergantung keberhasilan individu. Pembelajaran kooperatif adalah strategi belajar dimana siswa belajar dalam kelompok kecil yang memiliki tingkat kemampuan yang berbeda 2. himpunan-himpunan. Materi-materi matematika yang relevan dengan pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) adalah materi-materi yang hanya untuk memahami fakta-fakta.Satu periode penilaian (3 – 4 minggu) dilakukan perhitungan ulang skor evaluasi sebagai skor awal siswa yang baru. D. Pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses dalam seting pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat mengubah pembelajaran dari teacher center menjadi student centered. seperti halnya pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat memaksimalkan proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Materi Matematika yang Relevan dengan STAD. sebaiknya guru membuat perencanaan mengajar materi pelajaran. konsep-konsep dasar dan tidak memerlukan penalaran yang tinggidan juga hapalan. Dengan penyajian materi yang tepat dan menarik bagi siswa. 3. misalnya bilangan bulat. Pembelajaran kooperatif tipe STAD menekankan pada aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. bilangan jam. sehingga setiap anggota kelompok tidak bisa menggantungkan pada anggota yang lain.Diharapkan guru mengenalkan dan melatihkan keterampilan proses dan keterampilam kooperatif sebelum atau selama pembelajaran agar siswa mampu menemukan dan mengembangkan sendiri fakta dan konsep serta dapat menumbuhkan dan mengembangkan sikap dan nilai yang dituntut. dll. dan menentukan semua konsep-konsep yang akan dikembangkan.Agar pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses berorientasi pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat berjalan. BAB IV Simpulan dan Saran A.

DAFTAR PUSTAKA Ismail. Media Pembelajaran (Model-model Pembelajaran). 2001 Pembelajaran Kooperatif. (2006). Bahan Ajar Diklat di PPPG Matematika. Model dan Strategi Dalam Pembelajaran Matematika. (2003). Yogyakarta: PPPG Matematika. Jakarta: Proyek Peningkatan Mutu SLTP. (2003). Widowati. Yogyakarta: PPPG Matematika. . Contoh Silabus dan RPP Matematika SMP. Tim PPPG Matematika. Sri Wardhani.untuk setiap konsep ditentukan metode atau pendekatan yang akan digunakan serta keterampilan proses yang akan dikembangkan. Beberapa Teknik. Budijastuti. Surabaya : Universitas Negeri Surabaya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->