P. 1
Penggunaan-EYD-Terhadap-Bahasa-Indonesia.docx

Penggunaan-EYD-Terhadap-Bahasa-Indonesia.docx

|Views: 18|Likes:
Published by Anak Agung SandRaa

More info:

Published by: Anak Agung SandRaa on Apr 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

Di Indonesia pendidikan bahasa secara resmi telah dimulai sejak Sekolah Dasar hingga di bangku universitas. Begitu kompleksnya pendidikan bahasa, tidak menjamin seluruh siswa memahami dan betul-betul menerapkan tata cara kebahasaan yang benar. Seperti dalam pembacaan maupun penulisan kata dan kalimat. Banyak ditemukan kesalahan penggunaan tanda baca, tata penulisan huruf kapital, bahkan kesalahan huruf dalam suatu kata. Ironisnya semua itu dilakukan oleh siswa-siswa terdidik. Menghargai, menghayati, mempelajari, dan menerapkan bahasa Indonesia ilmiah yang baik dan benar sangat penting, sebab bahasa adalah identitas dari bangsa kita, bangsa Indonesia dan harus kita pertahankan demi terciptanya kesatuan negara kita tercinta. Untuk itu, dalam makalah ini akan dibahas berbagai macam aturan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) meliputi penggunaan huruf kapital, tanda-tanda baca, sampai penggunaan kata serapan dari bahasa asing yang diadopsi dan diadaptasikan ke bahasa Indonesia.

1

BAB II PEMBAHASAN

2.1

Berbagai Aturan Penulisan

A. Huruf kapital : Huruf besar yang digunakan pada awal kalimat atau pada kata-kata tertentu.

Huruf kapital atau huruf besar sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat, huruf pertama petikan langsung, nama Tuhan, nama gelar, nama jabatan dan pangkat, contoh · Dia mengantuk · Kita harus bekerja keras · Adik bertanya, “Kapan kita pulang?” · Bapak menasihati, “Berhati-hatilah, Nak!” · Yang Maha Pengasih · Presiden Soekarno (jika jabatan diikuti nama orang) · Ia Gubernur DKI Jakarta

· Bapak Menteri Hari Sabarno Tetapi perhatikan juga penulisan berikut · ”Siapakah gubernur yang baru saja dilantik itu?” · Brigadir Jendral Sugiarto baru dilantik menjadi mayor jendral. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama orang, nama bangsa, suku bangsa, bahasa, tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah. Contoh : · Dewi Mayasari · suku Sasak · bangsa Indonesia Tetapi perhatikan juga penulisan berikut! · mengindonesiakan kata asing · keinggris-inggrisan.
2

Tetapi perhatikan juga penulisan berikut! · Berlayar ke teluk. lembaga pemerintahan. serta nama dokumen resmi. pangkat. · Bandung Lautan Api · Proklamasi Kemerdekaan · hari Minggu · Idul Fitri. Contoh : · Dr. Contoh : · Asia Tenggara · Jazirah Arab · Selat Sunda · Kota Bogor. dan judul karya ilmiah (bukan judul buku).Sos. · Pada hari minggu ku turut ayah ke kota. ‟suku‟.dan „bahasa‟ yang mengawali sebuah nama. dan ketatanegaraan. · Departemen Pendidikan Nasional · Badan Kesejahteraan Ibu dan Anak · Menurut undang-undang dasar kita · Menjadi sebuah republic Huruf kapital dipakai dalam singkatan nama gelar. kecuali konjungsi. = Saudara · S. = Sarjana Sosial 3 . = Dokter · Sdr.Huruf kapital tidak dipakai untuk kata „bangsa‟. negara. Tetapi perhatikan juga penulisan berikut! · memproklamasikan kemerdekaan Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. sapaan. badan. = Doktor · dr. hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.

sementara huruf pertama kata konjungsi tetap menggunakan huruf kecil. · Kita harus menghormati bapak dan ibu kita. Huruf Miring : huruf yang letaknya miring. maka huruf kapital hanya diberikan di huruf pertama setiap kata. penunjuk hubungan B. Contoh : ◦ ◦ ◦ ◦ Penelitian Tentang Gempa Aceh dan Yogyakarta. Contoh : di dalam. · Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga. Mereka pinjam atau beli ? Mahasiswa sedang melakukan observasi Ayah memesan tiga ratus telur ayam. Catatan: Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata kekerabatan yang tidak dipakai sebagai kata ganti atau sapaan. tetapi tidak menyerupai tulisan tangan seperti pada kursif. Kata Dasar ( Ke. dari Surabaya. · PENELITIAN BAWANG GORENG Catatan: Jika judul karya ilmiah itu memiliki kata konjungsi (kata penghubung). di. C. dari ) Penulisan preposisi ini ditulis terpisah. 4 . Contoh : Ibu percaya bahwa engkau tahu. Penulisan Kata a.· Kapan Bapak berangkat? · Surat Saudara sudah saya terima. ke tengah. Perkecualian untuk hal ini adalah · Kepada · Keluar · Kemari · Daripada Kata dasar : ditulis sebagai satu kesatuan dimana kata tersebut tidak di tambahkan imbuhan.

orang tua. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. Gabungan kata. Contoh: non- Indonesia. garis bawahi ◦ Jika kata dasar berbentuk gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus. sepak bola. Bergeletar. sisipan. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. ◦ ◦ Jika salah satu unsur gabungan hanya dipakai dalam kombinasi. Kata Ulang : Kata yang terjadi akibat proses pengulangan. e. Contoh: duta besar. Contoh : Bentuk ulang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung. Contoh: adipati. ibu kota. -ku. Beberapa gabungan kata yang sudah lazim dapat ditulis serangkai. c. Kata ganti (kau-. Lihat bagian Gabungan kata yang ditulis serangkai. ditulis terpisah. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasar. -mu. baik yang berarti tunggal (lumba-lumba. dikelola ◦ Jika kata dasar berbentuk gabungan kata. Kata turunan : Kata yang terdiri atas imbuhan (awalan. Contoh: 5 . buku-buku) maupun yang berbentuk berubah beraturan (centang-perenang. -nya) : Kata yang ditulis secara serangkai. d. Contoh: alat pandang-dengar. 2. anak-istri saya. Contoh: menggarisbawahi. Contoh: 1. mancanegara. Contoh: bertepuk tangan. diselipkan tanda hubung. Gabungan kata. ku-. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas.Andi sedang potong rumput Kemarin Danu buang sebuah gambar b. Jika kata dasar huruf awalnya adalah huruf kapital. Gabungan kata atau kata majemuk 1. gabungan kata ditulis serangkai. yang mungkin menimbulkan kesalahan pengertian. kupu-kupu) jamak (anak-anak. sayur-mayur). termasuk istilah khusus. 3. dilipatgandakan. unsur gabungan ditulis serangkai. termasuk istilah khusus. dapat ditulis dengan tanda hubung untuk menegaskan pertalian.

kumiliki miliknya bukumu kauambil f. Ini yang perlu diperhatikan dalam segi pengucapannya.yang berarti “mulai”. Partikel -lah. Penggunaannya. Kata sandang tak tentu kata sandang “a” dipakai di depan kata yang dimulai dengan huruf konsonan (b. Partikel -pun ditulis terpisah. i. dari Surabaya. dsb) sedangkan “an” mutlak dipakai di depan kata yang dimulai dengan huruf hidup alias vokal (a. ke. sapaan. dan -tah ditulis serangkai. gelar. Kata Sandang terbagi atas dua. 6 . siapakah. i. bila kata “the” berada di depan kata berhuruf mati maka harus dibaca (de) dan jika berada di depan kata berhuruf hidup harus dibaca (di). dll. -pun ) : merupakan kata penghubung pada akhir kata. dll. maupun yang sudah lazim dapat di gabung. d. : kepada. yaitu : Disebut indefinite article (indefinit a:tikl) dengan anggota : “a” dan “an”. u. Kata sandang tentu Disebut definite article (definit a:tikl) dengan anggota tunggal kata “the” yang artinya :”itu”. bagaimanapun. satu kali pun. c. Kata depan atau preposisi (di [1]. Partikel per. Contoh : apa pun. per helai. Contoh : per 1 April. daripada. e. 2. Contoh : bacalah. 3. “demi”. kemari. kecuali yang lazim dianggap padu seperti adapun. dari) : Merupakan kata penghubung yang ditulis terpisah. Contoh : 1. h. 1. Sudah lazim g. dan “tiap” ditulis terpisah. jabatan. keluar. Singkatan : bentuk yang dipendekkan yang terdiri dari satu huruf atau lebih. apakah. atau pangkat diikuti dengan tanda titik. Partikel ( -lah. ke tengah. Singkatan nama orang. Contoh : Ditulis terpisah : di dalam. o). -kah.

takaran. Contoh : ◦ ◦ ◦ ◦ Tujuh belas orang terkorban dalam kemalangan itu. Akronim : singkatan yang berupa gabungan huruf awal. 4. Contoh : 1. singkatan umum yang terdiri hanya dari dua huruf diberi tanda titik setelah masing-masing huruf. Contoh : ◦ ◦ Lima belas orang terkorban dalam kemalangan itu. Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf. Penulisan angka dan lambang bilangan Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf kecuali jika beberapa lambang bilangan digunakan secara berurutan seperti dalam pemerincian dan pemaparan. timbangan. suku kata. j. Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan. Lambang bilangan pada awal ayat ditulis dengan huruf.2. 3. singkatan satuan ukur. susunan ayat diubah sehingga bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata tidak terdapat lagi pada awal ayat. badan/organisasi. suku kata. serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik. ataupun huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata. 2. Ayah memesan tiga ratus telur ayam. 3. Pak Sako mengundang 250 orang tetamu. Jika perlu. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital. dan mata uang asing tidak diikuti tanda titik. Bukan : 250 orang tamu diundang oleh Pak Sako Benar : Dua ratus lima puluh orang tamu diundang oleh Pak Sako 7 . Singkatan umum yang terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. Tetapi. ataupun huruf dan suku kata dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kecil. Lambang kimia.

Contoh : Anthony Tumiwa 3.) 1. Active menjadi aktif Alternative menjadi alternatif Kreative menjadi kreatif 2. Sebuah kalimat diakhiri dengan titik. tanda titik tidak dipergunakan.Contoh : ◦ ◦ tahun 50-an atau tahun lima puluhan wang 5000-an atau wang lima ribuan 2. jabatan. contoh: • • Irwan S. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan Contoh : Saya suka makan nasi. dan sapaan. Tanda Titik (. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang.Angka yang menunjukkan bilangan yang besar dapat dieja sebahagian supaya lebih mudah dibaca.Contoh : 380 ribu juta Penulisan lambang bilangan yang mendapat akhiran -an ditulis seperti berikut. pangkat. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar. 2. Cara ini dilakukan dalam penulisan karya ilmiah. harus diberi jarak satu ketukan. Bush Tetapi apabila nama itu ditulis lengkap. Contoh: 8 . Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru.2 Penulisan Unsur Serapan Bahasa Indonesia adalah bahasa yang terbuka. Maksudnya ialah bahwa bahasa ini banyak menyerap kata-kata dari bahasa lainnya.3 Pemakaian Tanda Baca dalam Kalimat A. Gatot George W.

Tanda titik dibelakang huruf dalam suatu bagian ikhtisar atau daftar. tesis. contoh: ◦ ◦ I. Contoh: • • dll. makalah. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. Penyiapan Ulangan Umum. dan disertasi.10. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum.1 1. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. (Doktor) Ny. dan detik yang menunjukkan waktu.• • Dr. A. Jika berupa angka. (tanggal) Dalam karya ilmiah seperti skripsi. Contoh : Pukul 7.12 (pukul 7 lewat 10 menit 12 detik) 7.1 6. jutaan. maka urutan angka itu dapat disusun sebagai berikut dan tanda titik tidak dipakai pada akhir sistem desimal. Peraturan. (dan lain-lain) tgl. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan angka ribuan. Nomor Giro 033983 telah saya kasih kepada Michael. dianjurkan tidak mempergunakan singkatan. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih hanya dipakai satu tanda titik. (Nyonya) 4. menit. contoh: • • Nama Ivan terdapat pada halaman 1210 dan dicetak tebal. Contoh: • • 1.2. 9 . laporan. 5.

Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan.) 1. dan mata uang. takaran. 3 Mei 1997 Yth. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia. 10 . Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan. atau gabungan keduanya. tabel dan sebagainya. contoh: • Sistem Acara 11. yang terdapat di dalam nama badan pemerintah. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan yang terdiri dari huruf-huruf awal kata atau suku kata.00 10. Contoh : • • Jalan Kebayoran 32 Jakarta.Sdr. atau nama dan alamat penerima surat. contoh: • • UUD : (Undang-Undang Dasar) SMA : (Sekolah Menengah Atas) 9. Tanda Koma (.Ivan Jalan Istana 30 Surabaya B. lembagalembaga nasional di dalam akronomi yang sudah diterima oleh masyarakat. satuan ukuran. timbangan. Tanda titik tidak dipakai di belakang alamat pengirim dan tanggal surat.8. atau kepala ilustrasi. contoh: • • • 52 cm l (liter) Rp 350.

Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. 5. 3. Termasuk di dalamnya oleh karena itu. contoh: • • Kalau hari hujan. begitu. dan topi. 7. dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya. 4. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan tanggal. contoh: Saya bergabung dengan Wikipedia. 2. Contoh : Saya tidak akan datang kalau hari hujan. 6. wah. saya tidak akan datang. Tanda koma dipakai di belakang kata-kata seperti o. Contoh : Oleh karena itu. yang terdapat pada awal kalimat. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. Karena sibuk. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya. lagi pula. meskipun begitu. ia lupa akan janjinya. tetapi. aduh. kasihan. Contoh penggunaan yang salah: Saya membeli udang. Contoh : Kata adik. celana. dan melainkan. “Saya sedih sekali”. akan tetapi. Contoh : O. 11 . kepiting dan ikan.Contoh : Saya menjual baju. (iii) tempat dan tanggal. jadi. (ii) bagian-bagian kalimat. yang didahului oleh kata seperti. tetapi tidak aktif. kamu harus datang. ya.

Ivan. kita memerlukan sikap yang bersungguhsungguh. Indonesia. Contoh : pengurus Wikipedia favorit saya. 11. Contoh : Rinto Jiang. Jilid 5 dan 6. Contoh: dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. 13.5 m Rp 10. Cara Penggunaan Wikipedia. 8. Borgx. atau marga. Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri. Contoh: Lanin. Bandingkan dengan: Kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. 1990). Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.S. Bahasa Indonesia untuk Wikipedia. Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki. 10. pandai sekali. Jakarta: PT Wikipedia Indonesia. 18 Juni 1984 Medan. 1999. keluarga. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya / tanda seru. hlm. Gatot. Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat.50 12. Contoh : • • 33. 14. Contoh : I. 12 . 9. 22.contoh: • • Medan.E. (Bandung: UP Indonesia. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.

C. dan lemari. saya sendiri asyik mendengarkan siaran pilihan pendengar. Contoh : Borgx Rex : “Jangan lupa perbaiki halaman bantuan Wikipedia!” : “Siap. 2. Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. D. Fakultas itu mempunyai dua jurusan: Ekonomi Umum dan Ekonomi Perusahaan. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.contoh: “Di mana Rex tinggal?” tanya Stepheen. Contoh : malam makin larut. Contoh : Ketua Wakil Ketua Sekretaris Wakil Sekretaris Bendahara : Borgx : Hayabuse : Ivan Lanin : Irwan Gatot : Rinto Jiang Wakil bendahara : Rex 3.) 1. 2. Tanda titik dua dipakai dalam teks drama kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara. adik menghafalkan nama-nama pahlawan nasional. Contoh : Ayah mengurus tanamannya di kebun. Tanda Titik Koma (. Contoh : • • yang kita perlukan. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. sekarang ialah barang-barang yang berikut: kursi. ibu sibuk bekerja di dapur. meja. kami belum selesai juga. Boss!” 13 . Tanda Titik Dua (:) 1.

masalah itu akan diproses.dia beli ba-ru juga. Tanda titik dua dipakai (i) di antara jilid atau nomor dan halaman. Tanda hubung menyambung awalan dengan bagian kata dan belakangnya. atau akhiran dengan bagian kata di depannya ada pergantian baris. Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi sudah terbit. 2. (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab-kitab suci. atau (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan. 5. Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. cara baru mengukur panas Akhiran -i tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja pada pangkal baris. 14 . Contoh: ………mengharga-i pendapat. I (1971). Suku kata yang terdiri atas satu huruf tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja pada ujung baris. E. meja. Contoh : …. dan lemari. Contoh : ….4. Contoh : Kita memerlukan kursi. Tanda hubung menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris. 34:7 (ii) Surah Yasin:9 (iii) Karangan Ali Hakim. Contoh : (i) Tempo. Contoh : …. Tanda Hubung (-) 1.

Istri-perwira yang ramah dengan istri perwira-yang ramah PN dengan di-PN-kan.dengan angka.3.dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. • • • • Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan. 6. Contoh: 15 . Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (a) se. Contoh : • • • • • • • se-Indonesia hadiah ke-2 tahun 50-an ber-SMA KTP-nya nomor 11111 bom-V2 sinar-X. Contoh : anak-anak Tanda ulang singkatan (seperti pangkat 2) hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula. Contoh : p-e-n-g-u-r-u-s 5. dan (d) singkatan huruf kapital dengan imbulan atau kata. dan tidak dipakai pada teks karangan. 7. 4. (b) ke. bandingkan: ber-evolusi dengan be-revolusi dua puluh lima-ribuan (20×5000) dengan dua-puluh-lima-ribuan (1×25000). (c) angka dengan -an. Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal.

16 . Contoh : Rangkaian penemuan ini—evolusi. Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yang dihilangkan. Tanda pisah menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih tegas.13 Desember 1999 Tanda Elipsis ( … ) 1. 2. Misalnya : Sebab-sebab kemerosotan … akan diteliti lebih lanjut. Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus di luar bangun kalimat. Dalam pengetikan karangan ilmiah.• • di-charter pen-tackle-an 8. Misalnya : Kalau begitu … ya. 3. atau ‟sampai‟. Contoh : Medan—Ibu kota Sumut—terletak di Sumatera 2. Tanda Pisah (—) 1. dan kini juga pembelahan atom—telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta. teori kenisbian.Jakarta 10 . Contoh : Wikipedia Indonesia—saya harapkan—akan menjadi Wikipedia terbesar. Tanda elipsis menggambarkan kalimat yang terputus-putus.1921 Medan . tanda pisah dinyatakan dengan 2 tanda hubung tanpa jarak. marilah kita bergerak. Contoh : • • • 1919 . Sebagai lambang matematika untuk pengurangan (tanda kurang). Tanda pisah dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan atau di antara dua nama kota yang berarti „ke‟.

atau yang menggambarkan kesungguhan. Misalnya : la dilahirkan pada tahun 1683 (?). Misalnya : DIP (Daftar Isian Proyek) kantor itu sudah selesai. Tanda Seru (!) Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah. Tanda kurung mengapit tambahan keterangan atau penjelasan. Misalnya : Alangkah seramnya peristiwa itu! Bersihkan kamar ini sekarang juga! Masakan! Sampai hati juga ia meninggalkan anak. Misalnya : Dalam tulisan.Catatan : Kalau bagian yang dihilangkan mengakhiri sebuah kalimat perlu dipakai empat titik. Tanda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya Misalnya : Kapan ia berangkat? Saudara tahu bukan? 2. tiga untuk penghilangan teks dan satu untuk menandai akhir kalimat. Uangnya sebanyak 10 juta rupiah (?) hilang. 3. Tanda Tanya ( ? ) 1. atau rasa emosi yang kuat. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan. 2. ketidakpercayaan. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan. Angka atau 17 . Misalnya : Sajak Tranggono yang berjudul “Ubud” (nama tempat yang terkenal di Bali) ditulis pada tahun 1962 Keterangan itu (lihat tabel 10) menunjukkan arus perkembangan baru dalam pasaran dalam negeri. tanda baca harus digunakan dengan hati-hati. Tanda tanya dipakai di antara tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.istrinya! Merdeka! Tanda Kurung ((…)) 1.

“Kita akan segera berangkat besok. Karena warna kulitnya. Tanda Petik (”…”) 1. Bukan: Karena warna kulitnya. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung. Budi mendapat julukan “si Hitam. (b) tenaga kerja.huruf itu dapat juga diikuti oleh kurung tutup saja. Tanda petik digunakan untuk menyatakan suatu kalimat langsung atau kadang juga sebagai penegasan.) L. tenaga kerja. Contoh : kata Ketua. atau kata yang mempunyai arti khusus. 2. dan (c) modal. Budi mendapat julukan “si Hitam”. “Saya juga minta satu”. 3. Faktor-faktor produksi menyangkut masalah (a) alam. Dari Suatu Tempat. Tanda kurung siku mengapit huruf. dan modal. Tanda petik mengapit judul syair. Contoh: bacalah “Bola Lampu” dalam buku Dari Suatu Masa. Misalnya : Faktor-faktor produksi menyangkut masalah berikut: (a) (b) (c) alam. Contoh: pekerjaannya itu dilaksanakan dengan cara “coba dan ralat” saja Catatan: Perhatikan bagaimana menempatkan tanda petik penutup: Kata Tono. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. Tanda itu jadi isyarat bahwa kesalahan itu memang terdapat di dalam naskah asal.” 2. Misalnya : Sang Sapurba men[d] engar bunyi gemerisik. dan bab buku apabila digunakan dalam kalimat. atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. Misalnya: (Perbedaan antara dua macam proses ini [lihat BabI] tidak dibicarakan. kata. Tanda Kurung Siku ([…]) 1. “saya juga minta satu.” Bukan: Kata Tono. karangan.” 18 .

Contoh: • • Buku-buku (bukan “buku2″) Saudara-saudara (bukan “saudara2″) N. atau penjelasan kata. dalam hal ini tanda “/” tidak dibaca. Contoh : • • Membuat / melakukan. Kalau dalam linguistik. Tanda Garis Miring (/) Biasa digunakan untuk menyatakan “atau”. AC/DC Sebagai lambang matematika untuk pembagian (tanda bagi). dari hutan itu. tanda petik itu disebutkan mengapit makna. menandakan kata tersebut diulang dua kali. seperti di bawah ini. Tanda petik tunggal juga digunakan untuk mengapit terjemahan. biasanya untuk dua kata yang bersinonim. Contoh : RT/RW. Tanda Petik Tunggal (‟…‟) Tanda petik tunggal biasa digunakan untuk mengapit petikan yang terdapat dalam petikan lain. (dibaca: membuat atau melakukan) Untuk dua hal yang hampir serupa bunyinya. ungkapan asing. „Nori. 19 .M.” ujar Ramon. Nori‟. Kata yang berulang harus ditulis penuh. Tanda Ulang (…2) Ditulis dengan menambahkan angka 2 (atau 2) di akhir kata yang seharusnya diulang. Tanda penyingkatan ini tidak resmi. “Aku mendengar seseorang memanggil. Misalnya.

dan ketatanegaraan. tahun. hari raya. Dengan membaca makalah ini mudah-mudahan pembaca dapat mengetahui tentang Penggunaan EYD secara mendalam. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. serta nama dokumen resmi. hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan. nama jabatan dan pangkat. Mereka pinjam atau beli ?  Penulisan Kata a. Contoh : ◦ ◦ Penelitian Tentang Gempa Aceh dan Yogyakarta. negara. nama bangsa. Kata Dasar b. akhiran) ditulis serangkai 20 . dapat kami simpulkan bahwa :  Huruf kapital : Huruf besar yang digunakan pada awal kalimat atau pada kata-kata tertentu. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama orang. Karena dalam susunan makalah ini membahas tentang “Penggunaan EYD dengan Baik dan Benar” yang dapat menambah wawasan baik bagi kami maupun bagi anda yang membacanya. Pembahasan makalah ini bersifat karya tulis yang disusun berdasarkan kumpulan informasi yang kami dapatkan. Huruf kapital dipakai dalam singkatan nama gelar. Contoh : Huruf kapital atau huruf besar sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat. kecuali konjungsi. dan judul karya ilmiah (bukan judul buku). tetapi tidak menyerupai tulisan tangan seperti pada kursif. sapaan. nama gelar. badan. hari. huruf pertama petikan langsung. lembaga pemerintahan. pangkat. suku bangsa. sisipan. bulan. dan peristiwa sejarah. KESIMPULAN : Dari data yang kami peroleh. Kata turunan : Kata yang terdiri atas imbuhan (awalan. bahasa.  Huruf Miring : huruf yang letaknya miring. nama Tuhan.BAB III PENUTUP Dengan selesainya pembahasan dalam makalah ini mudah mudahan dapat bermanfaat bagi mahasiswa yang membacanya.

-ku.c. Partikel ( -lah. Kata depan atau preposisi (di [1]. Kata Sandang terbagi atas dua. Maksudnya ialah bahwa bahasa ini banyak menyerap kata-kata dari bahasa lainnya. ku-. Gabungan kata atau kata majemuk e. i. yaitu : Kata sandang tak tentu Kata sandang tentu h. maupun yang sudah lazim dapat di gabung. d. dari) : Merupakan kata penghubung yang ditulis terpisah. g. ke. Kata Ulang : Kata yang terjadi akibat proses pengulangan. -mu.  Penulisan angka dan lambang bilangan Penulisan Unsur Serapan Bahasa Indonesia adalah bahasa yang terbuka. f. -pun ) : merupakan kata penghubung pada akhir kata. Kata ganti (kau-. Singkatan : bentuk yang dipendekkan yang terdiri dari satu huruf atau lebih. 1. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. -nya) : Kata yang ditulis secara serangkai. 21 . j.

org 22 .wikipedia.DAFTAR PUSTAKA http://www.google.id http://id.co.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->