P. 1
Hal-Hal Yang Merusak Akidah Islam

Hal-Hal Yang Merusak Akidah Islam

|Views: 913|Likes:
Published by Nadzif Khusni
Tugas Makalah untuk presentasi matakuliah tauhid
Tugas Makalah untuk presentasi matakuliah tauhid

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Nadzif Khusni on Apr 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2014

pdf

text

original

TAUHID Hal-Hal yang Merusak Aqidah Islam

Anggota Kelompok : 1. Harya Badnawa (10651005) 2. Pradiptya Setyahadi (10651006) 3. Khusni Nadzif (10651007)

Program Studi Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga 2013

BAB I PENDAHULUAN Aqidah adalah bentuk jamak dari kata Aqaid. 5:15-16) yg artinya “Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan.” Dan salah satu ciri orang yang bertauhid adalah mempunyai aqidah yang baik. menolak pedoman yang datang bukan dari Allah SWT. tujuan hidupnya jelas hanya untuk mengabdi kepada Allah SWT. dan masih banyak lagi ciri orang yang memiliki aqidah yang baik. merupakan beberapa perkara yang wajib diyakini kebenarannya oleh hati. agar kita bisa terhindar dari hal-hal yang bisa merusak aqidah dalam diri kita. . maka orang itu pasti memiliki komitmen utuh kepada Allah SWT. diantara adalah : • Syirik dan nifaq • Kufur • Murtad • Khurafat • Tahayul • Munafiq • Bid’ah Jadi. mendatangkan ketentraman jiwa. wahyu (yang didengar) dan fitrah. Karena jika seseorang itu mempunyai aqidah yang baik. kita harus bisa menjaga aqidah kita dari hal-hal yang bisa merusak aqidah yaitu dengan cara selalu beribadah kepada Allah dan melakukan sesuatu yang diridhoi oleh Allah dan menjauhi laranganNya. dan dengan kitab itu pula Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Aqidah adalah sejumlah kebenaran yang dapat diterima secara mudah oleh manusia berdasarkan akal. menjadi keyakinan yang tidak tercampur sedikitpun dengan keragu-raguan. Aqidah dalam Al-Qur’an dapat dijabarkan dalam surat (Al-Maidah. Tapi sebuah aqidah itu bisa rusak oleh beberapa hal. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan.

Syirik Syirik adalah menyekutukan Allah dengan yang lain. Syirik asghar/ syirik khafiyy: perbuatan-perbuatan yang berkaitan dengan amalan keagamaan bukan atas dasar keikhlasan untuk mencari ridha Allah. Dalam al-Quran kata kufr terulang sebanyak 525 kali Penyebab terjadinya kekafiran diantaranya : Faktor Internal a. Dikatakan pula. Syirik dibagi 2: a. Seperti menyembah berhala. Nifaq Secara bahasa. maka ia akan keluar dari lubang yang lain. Adapun nifaq menurut syara’ artinya : menampakkan Islam dan kebaikan. kata nifaq berasal dari kata yang berarti lubang bawah tanah tempat bersembunyi. b. Kesombongan dan keangkuhan . Syirik akbar/ syirik jalyy: menyekutukan Allah. di mana jika ia dicari dari lobang yang satu.” 2. Penyembahan berhala dalam sejarah nabi sudah ada sejak Nabi Nuh. melainkan untuk tujuan lain.BAB II ISI Hal-hal yang bisa merusak aqidah diantaranya adalah : 1. tetapi menyembunyikan kekufuran dan kejahatan. 3. Kepicikan dan kebodohan b. nifaq berarti lubang tempat keluarnya yarbu ( binatang sejenis tikus ) dari sarangnya. ( al-Mu’jamul wasith 2/942). Kufur Kufur merupakan kata kerja lampau (fi`il madhi) yang secara bahasa berarti menutupi. Allah SWT berfirman dalam surat An Nisaa` ayat 36 yang artinya “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Sedang kata kafir merupakan bentuk kata benda pelaku (isim fa’il) yang terbentuk dari kata ka-fa-ra yang berarti menutupi.

3. Kufr riddat: artinya kembali ke kekafiran setelah beriman. Murtad Kata murtad berasal dari kata irtadda menurut wazan ifta’ala.c. Rasul dan seluruh ajarannya. Kufr inkar: pengingkaran terhadap eksistensi Tuhan. Kata riddah dan irtidad dua-duanya berarti kembali kepada jalan. Kufr juhud penolakannya dilandaskan semata-mata karena kesombongan. Kufr inkar penolakannya didasarkan pada ketidak. Kufr syirik: orangnya disebut musyrik. Kufr Nifaq: orangnya disebut munafiq. dari mana orang datang semula. Beda antara keduanya terletak pada posisi pengingkarnya. Dalam al-Quran diibaratkan dengn manusia yang sedang berlayar di tengah laut lalu ada amukan badai. 6. yakni mempersekutukan Tuhan dengan sesuatu yang lain. 5. Kesuksesan dan kesenangan dunia Jenis-jenis kufur : 1. Kufr Juhud: Pengingkaran terhadap ajaran-ajaran Tuhan dalam keadaan tahu bahwa yang diingkari adalah kebenaran/ meyakini dalam hati mengingkari dengan lidah. 2. . Murtadnya Banu Mudlaj pimpinan al-Aswad (dibunuh di Yaman oleh al-Fairus addailamy). Pada masa Nabi terjadi 3 riddat. tapi juga digunakan untuk arti yang lain. Keputusasaan dalam hidup d. sedang kata irtidad digunakan dalam arti itu. berasal dari kata riddah yang artinya:berbalik. yakni pengakuan akan keyakinan kepada Allah dengan lidah tetapi mengingkari dalam hati (kebalikan dari kufr juhud). 4. 4. Tetapi kata Riddah khusus digunakan dalam arti kembali pada kekafiran. disebut murtad. Ciri mereka: orientasi hidupnya hanya terfokus pada dunia saja.percayaan terhadap kebenaran. dan orang yang kembali dari Islam pada kekafiran. Bani Hanifah pimpinnan Musaylamah al-Kadhdhab (dibunuh pada masa Abu Bakr) dan Bani Asad pimpinan Tulayhat bin Khuwailid (kembali masuk Islam setelah ditaklukkan pasukan Abu Bakr di bawah pimpinan Khalid bin Walid. Kufr nikmat: penyalahgunaan atas nikmat yang telah diperoleh. lalu berdoa.

pendengaran. pantang-larang. 39:3). pejamkanlah matamu. yaitu: a. atau hal yang diluar kebiasaan (kemustahilan). Dari istilah takhayul tersebut ada dua hal yang termasuk dalam kategori takhayul. dan apabila dipercaya mengkhianati.. Khurâfat ialah semua cerita sama ada rekaan atau khayalan. Seperti kisah seribu satu malam. Tahayul Secara bahasa. pemujaan atau kepercayaan yang menyimpang dari ajaran Islam . pancaroba. Sedangkan orang munafik adalah orang yang mengabaikan tiga dari enam hal diatas sehingga orang yang munafik jaminannya adalah kebalikan dari surga yaitu neraka. b. penciuman) setelah hilangnya sesuatu yang dapat diindera tersebut dari panca indra kita. 6. (QS. apabila berkasta dusta. peliharalah kemaluanmu. Kekuatan ingatan yang yang terbentuk berdasarkan gambar indrawi dengan segala jenisnya. maka aku akan menjamin kamu masuk surga. (seperti: pandangan. kemudian satu dari unsurnya menjadi sebuah gambar yang baru. ramalan-ramalan. dongeng atau legenda Sedangkan khurâfy adalah hal yang berkenaan dengan takhayul atau dongeng. tunaikanlah bila kamu dipercaya. dan jagalah kedua tanganmu” Dari dalil diatas terlihat bahwa orang yang bisa melakukan enam hal diatas akan dijamin masuk surga. Nyai Roro Kidul dan cerita-cerita khurafat lainnya. berasal dari kata khayal yang berarti: apa yang tergambar pada seseorang mengenai suatu hal baik dalam keadaan sadar atau sedang bermimpi. (yaitu) : Jujurlah bila kamu berkata. "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". tepatilah bila kamu berjanji. Gambar baru tersebut bisa jadi satu hal yang benar-benar terjadi. Kekuatan ingatan lainnya yang disandarkan pada gambar idrawi..5. Munafiq Munafiq merupakan apabila berjanji mengingkari. Nabi saw bersabda : “Buatkanlah jaminan enam hal kepadaku tentang dirimu. . adat istiadat. ajaran-ajaran. Khurafat Khurâfat secara bahasa berarti takhayul. 7.

maka ia akan ditulis disisi Allah sebagai orang munafik. As Sunnah dan ijma’ umat terdahulu“ .Diriwayatkan dari Hudzaifah bin Al-Yaman ra. Oleh karena itu.” Sedangkan jika ditujukan dalam hal ibadah pengertian-pengertian bid’ah tersebut diantaranya: “Bid’ah adalah suatu jalan yang diada-adakan dalam agama yang dimaksudkan untuk ta’abudi. Seperti yang termaktub dalam Kitab Shahih Muslim bi Syarah Imam Nawawi dijelaskan yang artinya sebagai berikut: “Dan yang dimaksud bid’ah. bahwasannya ia berkata : “Ada seseorang pada masa Rasulullah saw. 8. setiap muslim wajib untuk menjaga dirinya dari tanda-tanda orang munafik. maka ia adalah orang munafik. Bid’ah Jika di tinjau dari sudut pandang bahasa. berkata ahli bahasa. bid’ah adalah diambil dari kata bida’ yaitu al ikhtira‘ mengadakan sesuatu tanpa adanya contoh sebelumnya. dan kini saya mendengar perkataan itu diucapkan seseorang sepuluh kali dalam satu hari”. dan ia akan dibebani dosa dirinya dan dosa orang-orang yang meniru perbuatannya. bertentangan dengan al Kitab (al qur`an). karena apabila seseorang terbiasa untuk berdusta. yang mengucapkan satu perkataan lantas ia menjadi orang munafiq. dia ialah segala sesuatu amalan tanpa contoh yang terlebih dahulu.. Pernyataan diatas memberikan penjelasan bahwa apabila seseorang itu suka berdusta.

dan hendaklah kamu mencegah dari perbuatan munkar meskipun kamu belum mampu meninggalkannya. dan jika ada katakata yang baik dan benar semuanya itu dari Allah. bahwasanya beliau bersabda yang artinya : “Hendaklah kamu sekalian menyuruh untuk berbuat baik meskipun kamu belum bisa mengerjakannya. yang disebutkan pada salah satu dalil Nabi saw. kufur. Selain itu selalu berpegang pada Amar Ma’ruf Nahi Munkar. . murtad. kita sebagai seorang muslim harus bisa menghindari dan menjauhi hal-hal tersebut dengan cara selalu beribadah kepada Allah dan melakukan hal-hal yang diridhoi oleh Allah seperti berbuat baik kepada sesama manusia dan menjauhi hal-hal yang dilarang olehNya. Kritik dan saran yang membangun sangat kamu harapkan demi terwujudnya makalah yang lebih baik dari sekarang. munafiq dan bid’ah. tahayul.BAB III PENUTUP Dari pembahasan yang telah dibahas diatas menyebutkan bahwa ada banyak hal-hal yang bisa merusak aqidah yang diantaranya adalah syirik dan nifaq. khurafat. Oleh sebab itu.” Mohon maaf jikalau masih banyak kekurangan karena kekhilafan kami.

html .sulthan17.ibnumajjah.m-oman0.blogspot.wordpress.com www.net/quran/book-details-37-8.cgeduntuksemua.blogspot.DAFTAR PUSTAKA www.com www.com www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->