P. 1
Dampak Perubahan Iklim (2)

Dampak Perubahan Iklim (2)

|Views: 112|Likes:
Published by safarina_suhada
Dampak Perubahan Iklim
Dampak Perubahan Iklim

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: safarina_suhada on Apr 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2014

pdf

text

original

Dampak Perubahan Iklim

Written by Administrator Tuesday, 03 March 2009 03:37

http://iklim.dirgantara-lapan.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=60&Itemid=37
Simulasi Dampak Perubahan Iklim pada Ketinggian Muka Laut

Perubahan iklim merupakan sesuatu yang sulit untuk dihindari dan memberikan dampak terhadap berbagai segi kehidupan. Dampak ekstrem dari perubahan iklim terutama adalah terjadinya kenaikan temperatur serta pergeseran musim. Kenaikan temperatur menyebabkan es dan gletser di Kutub Utara dan Selatan mencair. Peristiwa ini menyebabkan terjadinya pemuaian massa air laut dan kenaikan permukaan air laut. Hal ini akan menurunkan produksi tambak ikan dan udang serta mengancam kehidupan masyarakat pesisir pantai.

Dampak Perubahan Iklim Regional

Pola musim mulai tidak beraturan sejak 1991 yang mengganggu swasembada pangan nasional hingga kini tergantung import pangan. Pada musim kemarau cenderung kering dengan trend hujan makin turun salah satu dampak kebakaran lahan dan hutan sering terjadi. Meningkatnya muka air danau khususnya danau Toba makin susut dan mungkin danau/waduk lain di Indonesia, konsentrasi es di Puncak Jayawija Papua semakin berkurang dan munculnya kondisi cuaca ekstrim yang sering yang menimbulkan bencana banjir bandang dan tanah longsor di beberapa lokasi dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa kajian dari IPCC 4AR yang menyinggung Indonesia secara spesifik antara lain : Meningkatnya hujan di kawasan utara dan menurunnya hujan di selatan (khatulistiwa). Kebakaran hutan dan lahan yang peluangnya akan makin besar dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas El-Nino. Delta Sungai Mahakam masuk ke dalam peta kawasan pantai yang rentan. (Murdiyarso, 2007).

Dampak perubahan iklim terhadap pertanian

Diperkirakan produktivitas pertanian di daerah tropis akan mengalami penurunan bila terjadi kenaikan suhu rata-rata global antara 1-2o C sehingga meningkatkan risiko bencana kelaparan. Meningkatnya frekuensi kekeringan dan banjir diperkirakan akan memberikan dampak negatif pada produksi lokal, terutama pada sektor penyediaan pangan di daerah subtropis dan tropis. Terjadinya perubahan musim di mana musim kemarau menjadi lebih panjang sehingga menyebabkan gagal panen, krisis air bersih dan kebakaran hutan. Terjadinya pergeseran musim dan perubahan pola hujan, akibatnya Indonesia harus mengimpor beras. Pada tahun 1991, Indonesia mengimpor sebesar 600 ribu ton beras dan tahun 1994 jumlah beras yang diimpor lebih dari satu juta ton (KLH, 1998). Adaptasi bisa dilakukan dengan menciptakan bibit unggul atau mengubah waktu tanam. Peningkatan suhu regional juga akan memberikan dampak negatif kepada penyebaran dan reproduksi ikan. padi terkena bencana banjir dan

Tabel 1 : Luas tanaman dan puso (ha) pada tahun 1988-1997 (Yusmin, 2000) Tahun Keterangan

kekeringan

Kebanjiran(ha)

Kekeringan(ha)

Puso(ha)

1987 1988 1989 1990 1991 1992

El-Nino La-Nina Normal Normal El-Nino Normal

*** 130.375 96.540 66.901 38.006 50.360

430.170 87.373 36.143 54.125 867.997 42.409

*** 44.049 15.290 19.163 198.054 16.882

Gambar 2 : Tingkat kerawanan bencana di Indonesia Dampak perubahan iklim terhadap kesehatan. . Di Maluku.580 59. Kenaikan muka air laut juga akan merusak ekosistem hutan bakau.992 544.560 504.50C setiap tahunnya sampai 2050 akan memusnahkan 98% terumbu karang. Aceh.571 50.025 51. Sehingga akan menurunkan produksi tambak ikan dan udang serta mengancam kehidupan masyarakat pesisir pantai.385 58. Proyeksi Perubahan Produktivitas Pertanian di Indonesia Dampak Perubahan iklim terhadap kenaikan Muka Air Laut. nelayan amat sulit memperkirakan waktu dan lokasi yang sesuai untuk menangkap ikan karena pola iklim yang berubah.649 102.254 Gambar 1. akibat pemanasan global pada tahun 2050 akan mendegradasi 98 persen terumbu karang dan 50% biota laut.975 218. Peristiwa ini menyebabkan terjadinya pemuaian massa air laut dan kenaikan permukaan air laut.259 194. di Indonesia kita tak akan lagi menikmati lobster.974 66. Naiknya permukaan laut akan menggenangi wilayah pesisir sehingga akan menghancurkan tambak-tambak ikan dan udang di Jawa. Kenaikan temperatur menyebabkan es dan gletser di Kutub Utara dan Selatan mencair. Hal ini membawa banyak perubahan bagi kehidupan di bawah laut.422 28.1993 1994 1995 1996 1997 Normal El-Nino La-Nina Normal El-Nino 78. Kalimantan dan Sulawesi (UNDP. Gejala ini sebetulnya sudah terjadi di kawasan Delta Mahakam Kalimantan Timur. apabila suhu air laut naik 1. seperti pemutihan terumbu karang dan punahnya berbagai jenis ikan. serta merubah sifat biofisik dan biokimia di zona pesisir. 2007).480 132.144 107.021 47. cumi-cumi dan rajungan.

gizi buruk. rata-rata aliran air sungai dan ketersediaan air di daerah subpolar serta daerah tropis basah diperkirakan akan meningkat sebanyak 10-40%. di penghujung tahun 2006 menewaskan 96 orang dan membuat mengungsi 110. permukaan tanah turun: pendirian bangunan bertingkat dan meningkatnya pengurasan air tanah telah menyebabkan tanah turun. misalnya.Namun Jakarta memang sudah secara rutin dilanda banjir besar:p ada awal Februari. Dampak perubahan iklim pada pemukim perkotaan Kenaikan muka air laut antara 8 hingga 30 centimeter juga akan berdampak parah pada kota-kota pesisir seperti Jakarta dan Surabaya yang akan makin rentan terhadap banjir dan limpasan badai.000 orang mengungsi ke tenda-tenda dan barak-barak darurat. air akan berkurang sebanyak 10-30% sehingga daerah-daerah yang sekarang sering mengalami kekeringan akan semakin parah kondisinya. Karena lingkungan rusak. Pada pertengahan abad ini. memicu terjadinya gerakan tanah (longsor) yang berpotensi menimbulkan bencana alam.000 penduduk.Total kerugian ditaksir sekitar 695 juta dolar.Frequensi timbulnya penyakit seperti malaria dan demam berdarah meningkat. telah mengakibatkan penderitaan di hampir seluruh penjuru dunia. Pasalnya. Penderita alergi dan asma akan meningkat secara signifikan. Banjir besar di Aceh. Sementara di daerah subtropis dan daerah tropis yang kering.500 buah di antaranya rusak atau hanyut.5-2. Meningkatnya tingkat keasaman laut karena bertambahnya Karbondioksida di atmosfer diperkirakan akan membawa dampak negatif pada organisme-organisme laut seperti terumbu karang serta spesies-spesies yang hidupnya bergantung pada organisme tersebut. Penduduk dengan kapasitas beradaptasi rendah akan semakin rentan terhadap diare. Penduduk dengan kapasitas beradaptasi rendah akan semakin rentan terhadap diare. Selanjutnya masih pada tahun itu. Masalah ini sudah menjadi makin parah di Jakarta karena bersamaan dengan kenaikan muka air laut. (Sumber World Wild Fund (WWF) Indonesia) Dampak perubahan iklim Sektor Lingkungan Dampak perubahan iklim akan diperparah oleh masalah lingkungan.banjir dan longsor yang melanda Morowali. yang dipicu kekeliruan manusia dalam menjaga keseimbangan alam. berupa : banjir dan tanah longsor. gizi buruk. yakni: tiga di Jakarta – Kosambi. serta mengucilkan 200. Babelan dan Tarumajaya. alam akan lebih rapuh terhadap perubahan iklim. kependudukan. Untuk itulah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memfokuskan pada upaya perlindungan kesehatan dari dampak buruk perubahan iklim dalam .banjir di Jakarta menewaskan 57 orang dan memaksa 422. Sulawesi Utara memaksa 3. dan kemiskinan.5 meter dan turunnya tanah yang terus berlanjut dapat menyebabkan enam lokasi terendam secara permanen dengan total populasi sekitar 270. Dampak perubahan iklim terhadap Ekosistem Kemungkinan punahnya 20-30% spesies tanaman dan hewan bila terjadi kenaikan suhu rata-rata global sebesar 1. Dampak lainnya yaitu hilangnya berbagai jenis flaura dan fauna khususnya di Indonesia yang memiliki aneka ragam jenis seperti pemutihan karang seluas 30% atau sebanyak 90-95% karang mati di Kepulauan Seribu akibat naiknya suhu air laut. Dampak terhadap penataan ruang dapat terjadi antara lain apabila penyimpangan iklim berupa curah hujan yang cukup tinggi. Semakin tinggi curah hujan. dan tiga di Bekasi – Muaragembong. Dampak perubahan iklim terhadap sumber daya air. Sulawesi Selatan banjir yang berlangsung berhari-hari telah merusak jalan dan memutus jembatan. Last Updated on Thursday. dan "hay fever" (demam akibat alergi rumput kering). serta berubahnya pola distribusi penyakit-penyakit yang ditularkan melalui berbagai serangga dan hewan. karena itu peningkatan suhu udara per minggu akan menurunkan kasus DBD. Pada tahun 2007 di Sinjai. Dengan kata lain daerah rawan bencana menjadi perhatian perencanaan dalam mengalokasikan pemanfaatan ruang.2007. Suatu penelitian memperkirakan bahwa paduan kenaikan muka air laut setinggi 0. kasus DBD akan meningkat.300 meninggalkan rumah. infeksi salmonela. suhu berhubungan negatif dengan kasus DBD. 10 September 2009 07:19 INILAH.000 orang yang kehilangan sumber penghidupan dan harta benda mereka. Dampak perubahan iklim pada Sektor Ekonomi Semua dampak yang terjadi pada setiap sektor tersebut diatas pastilah secara langsung akan memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia akibat kerugian ekonomi yang harus ditanggung. tetapi juga melahirkan gangguan kesehatan terhadap penghuni bumi. ”Pemanasan global” juga memicu meningkatnya kasus penyakit tropis seperti malaria dan demam berdarah.COM. serta berubahnya pola distribusi penyakit-penyakit yang ditularkan melalui berbagai serangga dan hewan. yang 1.000 jiwa.Banyak wilayah lain di negeri ini juga akhir-akhir ini baru dilanda bencana banjir. Faktor iklim berpengaruh terhadap risiko penularan penyakit tular vektor seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Gelombang panas yang melanda Eropa tahun 2005 meningkatkan angka "heat stroke" (serangan panas kuat) yang mematikan.5oC. Penjaringan dan Cilincing. Jakarta Perubahan iklim yang kian tak menentu kini jadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. anomali cuaca. Perubahan iklim itu tak hanya memicu terjadinya berbagai bencana alam.

dan mengkoordinasikan tindakan kesehatan darurat. kejadian-kejadian itulah yang kemudian meningkatkan risiko kesehatan. korban yang berjatuhan karena penyakit terkait perubahan iklim lebih banyak ditemukan di negara-negara berkembang.peringatan Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada Senin. Upaya itu baru akan berhasil jika dilakukan melalui kerjasama global. Bahkan ada beberapa kasus. Mereka hanya memikirkan uang ketimbang dampak kerusakan lingkungan akibat pembalakan liar itu. seperti misalnya meningkatkan pengawasan dan pengendalian penyakit-penyakit infeksi. WHO menempatkan kesehatan sebagai inti pembicaraan dalam dialog global mengenai perubahan iklim. dan akibat bencana alam seperti banjir. seperti pembalakan liar. tindakan hukum terhadap perilaku manusia yang memicu pemanasan global dan kerusakan ekosistem. Selain itu perubahan iklim juga berdampak pada pasokan air dan makanan. Nah. kekeringan. Itu semua penting dilakukan. Pemilihan tema ini didasarkan pada realita bahwa perubahan iklim telah menjadi ancaman terhadap keamanan kesehatan publik. Namun. Mengambil tema 'Melindungi kesehatan dari perubahan iklim'. contohnya malaria dan demam berdarah dengue. banjir. Ditambah lagi. kampanye mengatasi dampak buruk perubahan iklim terhadap kesehatan manusia itu tak bisa dilakukan sendiri oleh masing-masing negara. munculnya pola-pola baru penyakit infeksi. iklim dan cuaca telah memberikan pengaruh kuat terhadap kesehatan. aparat keamanan. Memang. memastikan penggunaan air tanah yang kian surut. kata Direktur Jenderal WHO Dr Margaret Chan akhir pekan lalu. Ketiadaan dana telah membuat mereka tak mampu lagi melaksanakan berbagai program persiapan dan tanggap darurat. Akibatnya. Mereka juga tidak sadar bahwa kerusakan lingkungan ini juga akan menyebabkan merebaknya penyakit . terutama Indonesia. oknum Departemen Kehutanan. yaitu kematian akibat gelombang panas. Ia mengatakan bahwa perubahan iklim itu akan memberikan dampak lebih parah terhadap negaranegara berkembang yang sebagian masih miskin. dan cukong. Apa saja dampak buruk perubahan iklim itu? Yang tampak nyata di depan mata adalah gangguan cuaca seperti panas yang amat terik (gelombang panas) hingga curah hujan di atas rata-rata yang disertai badai. dan berbagai bencana alam lainnya. Jangan lupa juga bahwa iklim dan cuaca ini juga mempengaruhi pola penyakit menular yang mematikan. di banyak negara berkembang. sangat lemah. yang kemudian berimplikasi serius terhadap kesehatan publik. karena perubahan iklim jelas-jelas akibat dari kegiatan manusia yang tak peduli terhadap keseimbangan alam. 7 April 2008. dan merebaknya penyakit yang terkait dengan ekosistem. yang dilakukan secara berjamaah antara pemegang hak pengusahaan hutan.

niscaya akan lebih banyak korban berjatuhan akibat penyakit dan dampak perubahan ilim di masa mendatang. termasuk mereka sendiri. yang berimplikasi luas terhadap kesehatan manusia. SpP(K). (2) penurunan curah hujan di bulan-bulan kering. MARS. ekonomi dan pembangunan. DTM&H. bencana akibat cuaca ekstrim. perubahan pola curah hujan. Bahaya perubahan iklim mempengaruhi kesehatan melalui jalur kontaminasi mikroba dan transmisi dinamis. dr. Jakarta . Menurut Prof. sebenarnya banyak risiko kesehatan itu yang seharusnya bisa dielakkan. Tanpa keterlibatan pemerintah.inilah.dan gangguan lain terhadap kesehatan umat manusia. Proses tersebut dipengaruhi juga oleh modulasi berupa kondisi sosial.com/read/detail/21737/perubahan-iklim-ancam-kesehatan TEMPO Interaktif. penyakit bawaan air dan makanan. Kemudian Prof Tjandra juga menjelaskan dampak kesehatan yang dapat terjadi dari proses tersebut diantaranya efek peningkatan temperatur terhadap kesakitan dan kematian. peningkatan pencemaran udara. sementara pada bulan bulan musim basah curah hujan meningkat. . yaitu intervensi pemerintah melalui peningkatan program kesehatan dan langkah preventif terhadap upaya perusakan lingkungan dan ekplorasi sumber daya alam secara berlebihan. Berdasarkan laporan terbaru Intergovernmental Panel on Climate Change. dan penyakit bawaan vektor dan hewan pengerat. kenaikan temperatur. cukup banyak bukti bahwa umat manusia telah menyebabkan terjadinya perubahan iklim.Perubahan iklim akan mempengaruhi perubahan cuaca regional/kawasan dalam bentuk cuaca ekstrim. (IPPC). (3) kenaikan temperatur permukaan rata-rata. Selain itu bahaya perubahan iklim mempengaruhi agro-ekosistem dan hidrologi. [P1] http://www. DTCE yang kini berkantor di Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI memaparkan bahaya perubahan iklim di Indonesia bagi masa depan kesehatan yang ditandai dengan: (1) peningkatan curah hujan yang cukup signifikan pada bulan-bulan tertentu dengan peningkatan variabilitas di daerah tertentu. Namun. Tjandra Yoga Aditama. serta sosio-ekonomi dan demografi. Dalam terminologi perubahan iklim komponen ini dikenal dengan bahaya (hazard) perubahan iklim. dan kenaikan muka air laut.

dampak tidak langsung berupa kematian dan kesakitan akibat penyakit. Kejadian cuaca ekstrim dapat mengancam kesehatan manusia bahkan kematian. kehilangan fungsi ekosistem. bahaya perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan manusia dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung. “Ada beberapa inisiatif untuk pendanaan upaya penanggulangan perubahan iklim seperti green fund yang diusulkan Meksiko dan berbagai proposal lain untuk menciptakan pasar untuk emisi karbon. Pada sesi tersebut disepakati deklarasi bersama untuk meningkatkan investasi serta koordinasi dalam melakukan riset dan pengembangan teknologi ramah lingkungan pada 2015 hingga dua kali lipat. curah hujan. dan degradasi lahan yang pada akhirnya faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi kesehatan manusia. pencemaran udara. penurunan sumber daya air.” kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar saat telekonferens langsung dari L`Aquila dengan wartawan di Jakarta.”ujar Rachmat. Italia sejak 8-10 Juli 2009. penyakit bawaan air dan makanan. Presiden Obama yang mengetuai diskusi sesi perubahan iklim menyimpulkan pentingnya isu pendanaan dan teknologi untuk negara berkembang dan inisiatif . Selanjutnya. udara. Penjelasan lebih rinci tentang bahaya perubahan iklim berupa perubahan curah hujan dan kenaikan temperatur. Tjandra juga menerangkan berdasarkan alur prosesnya. “Di samping itu juga telah disepakati agar negara berkembang dapat tetap tumbuh dan mendapat akses dana serta teknologi untuk mitigasi emisi maupun adaptasi terhadap perubahan iklim. dan peningkatan frekuensi cuaca ekstrim). Italia. Masalah perubahan iklim masuk dalam pembahasan sesi kedua dalam KTT G8 yang berlangsung di L`Aquila. HADRIANI P Penanganan Perubahan Iklim Jakarta (ANTARA News) – Inisiatif pendanaan untuk penanggulangan perubahan iklim semakin bertambah menyusul meningkatnya kesadaran akan pentingnya isu perubahan iklim dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G8 di L`Aquila. dapat terjadi karena terganggunya sumber makanan dan panen. kenaikan muka air laut. Jumat. penipisan lapisan ozon. Mekanisme yang terjadi adalah perubahan iklim mempengaruhi faktor lingkungan seperti perubahan kualitas lingkungan (kualitas air. bahaya perubahan iklim dan mekanisme lebih lanjut dari bahaya tersebut yang dapat mempengaruhi sektor kesehatan. dan makanan). bahaya tersebut dapat berdampak pada kesehatan baik melalui dampak langsung maupun tidak langsung.Prof. Dijelaskan juga. dalam forum G8 juga disepakati pemotongan emisi sebesar 80 persen untuk negara maju dan 50 persen untuk negara berkembang pada 2050 yang diharapkan dapat mencegah kenaikan suhu dunia melebihi ambang bahaya dua derajat celcius. Selain itu. serta penyakit bawaan vektor dan hewan pengerat. Pada kesempatan itu. di samping peningkatan pendanaan dari donor maupun anggaran masing-masing negara. Penyakit terkait perubahan iklim dipicu oleh adanya perubahan temperatur. Menurutnya. Lalu terjadinya Malnutrisi. (1) Mempengaruhi kesehatan manusia secara langsung berupa paparan langsung dari perubahan pola cuaca (temperatur. (2) Mempengaruhi kesehatan manusia secara tidak langsung.

Kita berpikir bahwa semua penyakit tersebut karena mereka kekurangan gizi atau pun vitamin yang membuat ketahanan tubuh mereka melemah. “Sebelum itu (September) diharapkan para kepala negara dapat membahas isu-isu spesifik dan mendorong secara politis fleksibilitas yang diperlukan sehingga dapat diselesaikan menjelang UNFCCC di Kopenhagen. Penyakit-penyakit ringan yang sering kita alami seharusnya sudah menjadi bahan untuk meningkatkan kewaspadaan. Dan seharusnya kita melakukan tindakan-tindakan yang bisa melestarikan Bumi kita ini agar generasi generasi di masa mendatang bisa merasakan apa yang kita rasakan saat ini. . Perubahan Iklim yang sangat tidak menentu membuat banyak orang orang di sekitar kita yang terkena penyakit-penyakit ringan. Presiden Obama telah mensinyalir adanya dana sekitar 15 miliar dolar AS untuk membiayai berbagai program penanggulangan masalah keamanan pangan dan energi dunia Perubahan Iklim Dan Penanggulangannya Saat ini kita sangat sering mengalami penyakit-penyakit ringan maupun berat yang di sebabkan oleh Perubahan Iklim. demam dan masih banyak lagi. program dan pendanaan yang konkrit. contohnya: pilek. Kita bisa melihat cuaca panas yang ada di langit tiba-tiba mendung seketika dan hujan dalam hitungan menit. Tidak membuang sampah secara sembarangan. Selain isu perubahan iklim juga dibahas isu keamanan pangan dan energi.spesifik dengan swasta seperti Green Fund dan pasar karbon yang efisien. Seharusnya manusia harus sadar bahwa semua aktivitas yang dilakukan saat ini berpengaruh kepada Bumi. sawah dan lain-lain. tetapi sebenarnya tidak. penebangan hutan secara besar-besaran dan masih bayak lagi. Misalnya: 1. ikut menjadi korban dari ke egoisan manusia yang hanya mementingkan diri sendiri. Kita bisa melakukan tindakan-tindakan kecil tapi berdampak besar bagi kelangsungan alam dan Bumi ini di masa mendatang. Nah dari itu kita bisa melihat bahwa Bumi kita sedang dalam dalam keadaan bahaya. Melainkan semua itu dipengaruhi oleh cuaca/iklim yang tidak menentu. apa lagi yang berkaitan dengan alam. Sebelumnya NASA pernah memperlihatkan foto-foto yang memperlihatkan bagaimana es di Kutub Utara dan Selatan mencair setiap tahun. memakai bahan bahan kimia yang dapat merusak Bumi secara berlebihan. Kesimpulan lainnya yang diambil adalah bahwa perubahan iklim telah berdampak pada kemiskinan sehingga perlu perhatian khusus dan cepat sehingga keputusan-keputusan konkrit perlu diambil oleh para kepala negara pada pertemuan selanjutnya termasuk pertemuan G20 bulan September 2009. tidak melihat bulan apa. Contohnya: membuang sampah sembarangan. Dari situ kita bisa berpikir cuaca/iklim saat ini sudah tidak menentu. Nah seiring semakin tuanya umur Bumi ini dan semakin banyaknya populasi manusia di Bumi. menyebabkan lahan-lahan hijau seperti hutan. tanggal berapa dan tahun berapa.”tutur Rachmat. Pertemuan G8 tersebut diharapkan dapat mendorong tindak lanjut solusi permasalahan global dengan langkah-langkah. batuk.

. Gunakanlah plastik daur ulang dan bahan lain yang bisa di daur ulang. Tidak menggabungkan sampah organik dan sampah non organik. 3. Tidak menggunakan sampah plastik secara berlebihan.2. 4. Tidak menggunakan bahan-bahan kimia secara berlebihan seperti pestisida.

6.5. 7. Selalu menggunakan bahan bahan yang bisa di daur ulang. Tidak menghambur-hamburkan air bersih bila tidak berguna. Mengurangi penggunaan barang elektronik yang menggunakan tenaga listrik. .

dan 10. . Mengurangi penggunaan barang-barang yang menghasilkan emisi gas dalam jumlah besar.8. seperti pekarangan rumah ataupun taman kecil di halaman rumah. 9. Membuat Ruang Terbuka Hijau (RTH) kecil. Selalu menggunakan barang-barang yang bisa mendukung mengurangi Pemanasan Global.

blogspot.Cara -cara tersebut memang sederhana tetapi berdampak besar bagi Bumi kita. Nah bila hal tersebut bisa kita lakukan dalam http://achpanpb.html .com/2011/01/perubahan-iklim-dan-penanggulangannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->