P. 1
laporan pengujian berat jenis aspal

laporan pengujian berat jenis aspal

|Views: 1,184|Likes:
terdiri dari referensi, alat dan bahan yang dibutuhkan, langkah langkah pengujian dan form laporan pengujian berat jenis aspal
terdiri dari referensi, alat dan bahan yang dibutuhkan, langkah langkah pengujian dan form laporan pengujian berat jenis aspal

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Muhammad Hadian Shidiq on Apr 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $4.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

07/11/2014

$4.99

USD

pdf

text

original

Subjek : Pengujian Aspal Topik : Uji Berat Jenis Aspal

No. Uji :5 Halaman :

I. REFERENSI 1. SNI 06-2441-1991 : Metode pengujian berat jenis aspal padat 2. RSNI S-01-2003 : Persyaratan Aspal Keras berdasarkan penetrasi

II. TUJUAN PENGUJIAN 1. Mahasiswa memiliki pengetahuan tentang pemeriksaan berat jenis aspal padat 2. Mahasiswa mampu melaksanakan pemeriksaan berat jenis aspal padat sesuai standar SNI 06-2441-1991 3. Mahasiswa mampu menentukan mutu aspal padat dari berat jenisnya

III. DASAR TEORI Aspal didefinisikan sebagai material perekat (cementitious), berwarna hitam atau coklat tua dengan unsur utama bitumen. Aspal dapat diperoleh di alam ataupun juga merupakan hasil residu dari pengilangan minyak bumi. Aspal merupakan material yang umum digunakan untuk bahan pengikat agregat, oleh karena itu seringkali bitumen disebut pula sebagai aspal. Pada suhu ruang, aspal adalah material yang berbentuk padat sampai agak padat, dan bersifat termoplastis, (Sukirman, 2003). Berat jenis aspal adalah perbandingan antara berat jenis aspal padat dan berat air suling dengan isi yang sama pada suhu 25°C atau 15,6°C. (SNI 062441-1991). Berat jenis daapt mempengaruhi dari sifat-sifat fisis aspal itu sendiri, antara lain : titik leleh, titik nyala, daktilitas, uji kelarutan, dan lain-lain. Berat jenis diperlukan sebagai data konversi di lapangan, yaitu mengkonversi dari berat ke volume atau dari volume ke berat. Berdasarkan buku petunjuk LASTON (SKBI 2.4.26.1987) parameter yang digunakan untuk menunjukan berat jenis aspal optimum pada pengujian marshall, berat jenis aspal adalah satu. Hal ini sesuai table persyaratan aspal keras menurut RSNI S-01-2003, spesifikasi berat jenis aspal keras berdasarkan penetrasi yaitu:

32

1 No Peralatan Nama Peralatan Gambar Keterangan Berfungsi untuk menampung air suling dan aspal yang 1.0 Pen 60 Min. produksi Wester Germany dengan ±250°C panas maksimum 33 . 1. 1. Oven benda untuk uji.0 Pen 120 - Pen 200 - Rumus yang digunakan untuk memperoleh berat jenis Aspal adalah : Berat Jenis Aspal = Dimana : A = Berat piknometer + tutup B = Berat piknometer + tutup + air C = Berat piknometer + tutup + aspal D = Berat piknometer + tutup + aspal + air Di lapangan pengujian berat jenis dapat berfungsi sebagai berikut:    Untuk menentukan kualitas aspal Untuk konversi berat ke volume Sebagai salah satu parameter yang dibutuhkan untuk menganalisa rongga di dalam campuran aspal beton panas metoda Marshall.Subjek : Pengujian Aspal Topik : Uji Berat Jenis Aspal No.0 Persyaratan Pen 80 Min. Uji :5 Halaman : Pen 40 Jenis pengujian Berat Jenis Satuan Metode SNI 06-2488-1991 Min. (C  A) ( B  A)  ( D  C ) IV. 1. PERALATAN DAN BAHAN 4. Piknometer sudah dipanaskan pada saat pengujian berlangsung Digunakan mengeringkan 2.

digunakan untuk menampung 4. Timbangan elekterik menahan beban maksimum 30 kg dengan ketelitian 0. Kawat membersihkan atau mengeringkan piknometer. Terbuat dari plastik.Subjek : Pengujian Aspal Topik : Uji Berat Jenis Aspal No. 4. Kerosin 34 .01 gr.2 Bahan 1. Corong dari kaca tahan untuk digunakan membantu memasukan aspal padat yang mencair ke dalam piknometer Digunakan untuk membantu 6. Digunakan untuk membantu membersihkan 7. Digunakan untuk menimbang benda uji. Tissue atau mengeringkan piknometer. Air Suling (Aquades) 3. Terbuat panas. Aspal 2. Bejana Gelas air suling sebelum kedalam dimasukan piknometer. 5. Uji :5 Halaman : Timbangan ini mampu 3.

Setelah sekitar 5 menit di dalam oven keluarkan piknometer beserta tutupnya. lalu keringkan di dalam oven dengan suhu 110 ± 5 °C 4. Letakkan aspal di dalam corong. Buang kembali air dari piknometer ke bejana gelas. lalu timbang berat air + piknometer + tutupnya (B) 3. 5.Subjek : Pengujian Aspal Topik : Uji Berat Jenis Aspal No. lalu tibang pikometer + tutupnya (A) gram. Uji :5 Halaman : V. Masukan air suling ke dalam piknometer hingga penuh dan tidak ada gelembung udara di dalamnya. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan 2. kemudian pasangkan coorong pada rak yang terbuat dari kayu dengan posisi piknometer tepat di bawah corong tersebut. lalu bulatkan menjadi seperti bola 6. Ambil aspal sekitar 30 gram. 35 . PROSEDUR PELAKSANAAN 1.

36 . 7. Uji :5 Halaman : Kemudian masukkan ke dalam oven dengan suhu 110 + 5oC.Subjek : Pengujian Aspal Topik : Uji Berat Jenis Aspal No. Biarkan sampai aspal mencair dan masuk ke dalam piknometer. kemudian masukkan ke dalam ruang terkondisi dengan 25°C  10 menit 10. Timbang berat piknometer + tutup + aspal + air. Masukkan air suling ke dalam piknometer yang berisi aspal sampai penuh. Hilangkan gelembung-gelembung udara dalam piknometer dengan kawat. 9. maka didapat ( C ) gram. maka didapat ( D ) gram. 8. Lalu timbang piknometer + tutup+ aspal. keluarkan dari oven kemudian dinginkan dalam ruang terkondisi dengan suhu 25oC. Setelah seluruh aspal masuk ke dalam piknometer.

Hitung Berat Jenis aspal berdasarkan data yang didapatkan dari hasil pengujian tersebut. Uji :5 Halaman : 11.Subjek : Pengujian Aspal Topik : Uji Berat Jenis Aspal No. 37 .

Pembimbing. Uji :5 Halaman : VI.1 Data Data lihat pada formulir hasil pengujian 6. Bandung.40 gram Berat Jenis = = = ( ) ( ) ) ( ) ( = 1.98 gram D = 82.36 gram C = 58.04 gr/ml Berat jenis rata –rata >1 VII. 38 .04 gr/ml BJ aspal rata-rata dari 3 kelompok : = 1.2 Perhitungan Dari hasil pengujian didapatkan nilai : A = 82.04 gram/ml. didapat nilai BJ aspal sebesar 1. Nilai ini memenuhi syarat aspal pen 40.Subjek : Pengujian Aspal Topik : Uji Berat Jenis Aspal No. DATA DAN PERHITUNGAN 6.12 gram B = 81. 21Febuari 2013 Penanggung jawab. 60 dan 80. KESIMPULAN Dari hasil pengujian aspal.

: 2 No.82 1.92 1.40 1.42 Mulai jam : Selesai jam : Mulai jam : 09.23 Selesai jam : 11.43 Selesai jam : 11. 39 .98 82.04 Diperiksa.Subjek : Pengujian Aspal Topik : Uji Berat Jenis Aspal No.93 81.10 Mulai jam : 11. Contoh : 3 Pekerjaan : Lab Uji Bahan Tanggal Uji : 21 Febuari 2013 Contoh dipanaskan Didiamkan pada suhu ruang Didiamkan pada suhu ruang terkondisi Pemeriksaan berat jenis Dikerjakan : Diperiksa : Tanggal : Mulai jam : 09. Dikerjakan.05 80.42 Suhu oven (°C) Suhu ruang terkondisi (°C) 110 25 Nomor Contoh Berat piknometer + tutup (gr) Berat piknometer + tutup + air (gr) Berat piknometer + tutup + aspal (gr) Berat piknometer + tutup + air + aspal (gr) Berat jenis (gr/ml) Catatan : ( ) I A B C D ( ) II 30. Uji :5 Halaman : BERAT JENIS ASPAL / BITUMEN KERAS DAN TER ( SNI 06-2488-1991 / RSNI S-01-2003) Lampiran Surat/Laporan No.36 58.78 82.39 81.12 81.90 58.04 32.04 1.79 58.43 Selesai jam : 11.04 III 32.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->