P. 1
Bulan dan gerakannya (makalah)

Bulan dan gerakannya (makalah)

|Views: 242|Likes:
Published by Rose Safaroh Fasda
makalah ini berisi penjelasan singkat tentang bulan sebagai satelit alami bumi, karakteristik bulan, fakta-fakta yang terkait bulan serta miskonsepsi yang terjadi pada materi ini, juga dibahas tentang fase bulan.
makalah ini berisi penjelasan singkat tentang bulan sebagai satelit alami bumi, karakteristik bulan, fakta-fakta yang terkait bulan serta miskonsepsi yang terjadi pada materi ini, juga dibahas tentang fase bulan.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Rose Safaroh Fasda on Apr 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2015

pdf

text

original

PENDAHULUAN Bulan bukanlah hanya sebagai penghias langit malam dan penerangan saat Matahari tenggelam.

Objek yang dikenal sebagai satelit Bumi ini merupakan salah satu anggota tata surya yang senantiasa mengelilingi planet ketiga Matahari ini. Pada masa lalu, bulan sering dijadikan objek pemujaan yang menggambarkan kecantikan karena cahaya yang dipancarkan. dibandingkan dengan matahari, cahaya bulan terasa sejuk sedangkan cahaya matahari terasa panas menyengat. Apa yang menyebabkan cahaya yang dipancarkan berbeda? DESKRIPSI BULAN Jarak rata-rata Bulan dari Bumi adalah 384.400 km atau 0,00258 kali jarak rata-rata Bumi dari Matahari (149.000.000 km). Hal inilah yang menyebabkan Bulan tampak berukuran hampir sama dengan Matahari jika diamati dari Bumi, karena itu pula pantulan cahaya Bulan yang berasal dari Matahari pun cukup banyak, sehingga Bulan akan tampak sebagai benda langit paling terang kedua setelah Matahari. Perbandingan bulan terhadap bumi disajikan dalam tabel sbb: Bulan Diameter Bulan adalah 3.474 Km Massa jenis bulan sebesar 3,4 g/cm³ Perbandingan terhadap bumi Kurang dari 0,25 diameter bumi Lebih ringan dari massa jenis bumi (5,5 g/cm³) Gravitasi sekitar 1,67 m/s² Sekitar 17% gravitasi bumi

Beberapa miskonsepsi yang terjadi di masyarakat awam adalah bahwa cahaya yang dipancarkan bulan berasal dari bulan itu sendiri. Sebenarnya bulan tidak mampu memancarkan cahaya/ energi layaknya matahari. Cahaya yang terlihat dari bumi merupakan pantulan dari cahaya matahari pada permukaan bulan. Buktinya, bentuk

bulan yang terlihat setiap hari berbeda. Bila bulan memancarkan cahaya, maka bentuk bulan pasti tetap. Miskonsepsi lain berkaitan dengan adanya udara di bulan. Perhatika gambar disamping, bila tidak ada udara mengapa bendera yang ditancapkan dapat berkibar? Perlu

diketahui bahwa bendera yang ditancapkan diulan bukan berbahan kain atau plastik, namun

Teori co-Akresi Pada sekitar tahun 1873 para ilmuwan telah beranggapan bahwa planet-planet terbentuk dari kondensasi awan gas panas. Ini adalah lubang dalam teori Roche yang tidak bisa dijelaskan. Bumi memiliki inti yang tersusun dari besi sedangkan Bulan tidak. Dan cincin gas ini pada akan akhirnya bersatu membentuk planet-planet. Jika dua benda terbentuk dari bahan yang sama. yaitu lama peredaran bulan mengitari bumi sama dengan lamanya waktu bulan berotasi pada sumbunya. Menurut Eduard Roche Bumi pada awalnya terbentuk sebagai sebuah bola gas yang kemudian mendingin dan berkontraksi. Namun teori ini memiliki kelemahan karena Bulan memiliki kandungan besi lebih rendah dibanding Bumi. sedangkan bagian lainnya tak pernah kita saksikan dari bumi.seng. Cincin gas tersebut kemudian membentuk Bulan. pada tahun 1878 mengumumkan Teori Fisi. Setelah melakukan analisa terhadap hubungan pasang surut air di Bumi. 2. Untuk melihat wajah bulan yang sebelahnya manusia mesti pergi ke luar angkasa. Seorang astronom Prancis bernama Edouard Roche mengusulkan sebuah teori terbentuknya Bulan yang disebut Teori co-Akresi. ASAL USUL BULAN Dari mana asal-usul Bulan yang mengorbit Bumi kita? Ada empat teori mengenai asal-usul terbentuknya yaitu: 1. Apa yang menyebabkan penampakkan bulan seperti ini? Penampakkan konstan bulan yang demikian disebabkan adanya keseimbangan pergerakan bumi dan dan bulan. Teori ini mengatakan bahwa pada dasarnya Bumi dan Bulan terbentuk pada saat yang sama dan dari bahan yang sama. komposisi dasar mereka harus sama. dengan kata lain Bulan tak lebih dari hanya sekedar sebuah batu. Awan gas panas secara bertahap terkontraksi kemudian mendingin. Dan karena ia berkontraksi. Teori Fisi George Darwin putra ilmuwan terkenal Charles Darwin penulis “Origin of Species”. Darwin menyimpulkan bahwa bulan secara bertahap bergerak . Jangka waktu yang diperlukan adalah 1 bulan. membentuk cincin gas di sekelilingnya. Sedangkan belahan bulan yang lain tidak pernah tampak. akan terbentuk cincin gas. Selain itu terdapat pendapat bahwa bulan memiliki sisi gelap. mengapa wajah bulan yang kelihatan dari bumi hanya separoh. Sehingga bentuknya sengaja dibuat seoah-olah berkibar. Akibatnya bagian bulan yang tampak dari bumi hanyalah sebelah muka yang sama saja.

Ketika waktu kita tarik mundur dan Bulan mengorbit lebih dekat. yang saat ini kita ketahui media tersebut tidak ada. Pekerjaan resminya adalah menjaga waktu standar untuk pantai barat AS. Teori Capture Pada tahun 1909 Thomas Jefferson Jackson See adalah kapten Angkatan Laut AS berbasis di Pulau Mare dekat San Francisco. Idenya adalah jika gravitasi Bumi menangkap Bulan maka Bulan haruslah datang dari jauh yang kemudian menabrak media penolak ini sehingga memperlambat Bulan dan kemudian secara bertahap bisa ditangkap oleh orbit bumi. Darwin mengambil kesimpulan bahwa dahulu Bulan bersatu dengan Bumi. Bumi akan berputar terlalu cepat untuk memperhitungkan tingkat rotasi yang sekarang. Ketika astronot mendarat di bulan. Ia pada dasarnya berteori bahwa Bulan terbentuk di tempat berbeda dalam Tata Surya kemudian mengorbit Matahari seperti planet lainnya. Teori Fisi diperdebatkan selama puluhan tahun. Teori Capture Thomas bisa menjelaskan perbedaan kandungan besi antara Bumi dan Bulan. seperti menjalankan film dengan arah mundur. turun kembali dan begitu seterusnya hinggal posisinya stabil. Secara bertahap Thomas mengembangkan ide yang sama sekali berbeda.8 cm per tahun. Seperti pelompat bungee jumping dari jembatan. tetapi para ilmuwan akhirnya menyimpulkan bahwa gerakan relatif Bumi dan Bulan tidak bisa dihasilkan dari itu. baik orbit Bulan maupun rotasi Bumi bisa lebih cepat dari sekarang. Jika Bulan terbentuk di tempat lain di Tata Surya maka komposisinya akan berbeda . Darwin mulai mempertimbangkan apa yang akan terjadi jika kita membalikkan proses.semakin menjauh. Sebagian kecil dari Bumi terpisah kemudian membentuk Bulan. Ini kemudian disebut “Teori Capture”. Tapi kemudian bergerak terlalu dekat ke Bumi dan ditangkap oleh gravitasi Bumi. Sebagai seorang pemuda ia dilatih sebagai seorang astronom dan telah menghabiskan waktu menganalisis hipotesis baik co-Akresi maupun Fisi. naik kembali namun tidak sejauh titik awal. mereka turun. Dari Bumi cermin tersebut disinari dengan laser dan laser memantul kembali sehingga dapat diukur jarak Bulan menjauh dari Bumi yang tepat adalah sejauh 3. mereka menempatkan sebuah cermin kecil. Ia beranggapan ada sesuatu yang ia sebut media penolak di luar angkasa. Pendapat ini tidak terbukti hingga 95 tahun kemudian. 3. Thomas tidak pernah bisa menjelaskan seperti apa media penolak ini yang kemungkinan merupakan materi partikel kecil.

Para pendukungnya menyebutnya dengan nama Teori Tumbukan Raksasa. Tidak ada bekas yang ditinggalkan dari tabrakan ini di Bumi hari ini karena pada saat itu. 10% sisanya ditambah dari tumbukan-tumbukan lainnya yang jauh lebih kecil. materi kemudian bersatu untuk membentuk Bulan dalam waktu kurang dari satu tahun. Materi-materi yang tersebar di sekitar orbit Bumi kemudian saling terikat oleh gravitasi. Sebagian dari bagian Bumi mencair karena panas akibat tabrakan. Menyusul tabrakan besar. Tabrakan ini memicu rotasi Bumi dan telah secara substansial mengubah bentuk Bumi itu sendiri. Ide dasarnya adalah bahwa sekitar 4. Sementara material bagian luar luar mendekati Bumi. Kelompok bagian dalam dari materi planet penabrak merupakan bagian inti penabrak itu.5 miliar tahun yang lalu Bumi bertabrakan dengan obyek seukuran planet Mars saat ini. Teori Tabrakan Raksasa Pada tahun 1974 sebuah hipotesis baru memulai debutnya di panggung dunia ilmiah. Dan tabrakan ini begitu besar sampai menyebarkan materi hasil tumbukan ke orbit di sekitar Bumi. Setelah beberapa jam untaian materi dari planet penabrak telah runtuh gravitasinya menjadi dua kelompok besar. Dalam hari setelah tumbukan Bumi telah memiliki . yang kemudian menabrak kembali Bumi untuk kemudian menyatu dengan Bumi.. Juga gravitasi Bumi sendiri mendapatkan efek pembentukan kembali. yang kemudian membentuk piringan. Kelemahan besar Teori Capture adalah tidak adanya penjelasan mengenai media penolak bagi obyek sebesar Bulan sehingga tidak menabrak Bumi 4. dan dipengaruhi oleh gravitasi bumi menjadi untaian material yang panjang. planet kita baru berukuran sekitar 90% dari ukuran saat ini. Ini adalah tabrakan yang sangat besar.dengan komposisi Bumi. dan membentuk Bulan.

Akhirnya pada konferensi Bulan di Hawaii pada tahun 1984. Tapi hanya mendapat sedikit perhatian selama hampir satu dekade. Librasi atau gerak berguncang bulan dapat diperinci sebagai berikut: Librasi lintang menimbulkan efek bulan mengangguk-angguk Pertama. Pada waktu tertentu bulan berada pada posisi . Dengan kata lain titik tengah dari bulatan bulan yang nampak bukanlah titik yang sama saja. Karena hal inilah. Dengan demikian bagian bulan yang dapat disaksikan dari bumi lebih luas sedikit dari separoh. permukaan bulan yang dapat dilihat mengalami librasi. Untuk lebih memahami gerakan bulan yang demikian perlu kita mengingat bahwa lintasan bulan bersifat elips. Pergerakan bulan yang tidak sederhana menimbulkan efek penampakan yang tidak sesuai dengan logika di atas. Atau titik pusat bulatan bulan yang tampak bergeser naik turun. Perhatian pada Bulan turun tajam pada akhir misi Apollo. Sisi-sisi piringan pada kutub utara dan selatan serta bagian kanan kirinya dapat berganti-ganti terlihat. melainkan bergeser sedikit letaknya. bahwa Teori Tabrakan Besar adalah teori yang paling bisa diterima untuk saat ini. Ini disebabkan gerak bulan mengangguk. Perubahan-perubahan dalam orbit bulan terjadi dalam daur-daur. Baik bentuk atau posisinya yang relatif terhadap matahari dan bumi secara terus menerus berubah. Librasi dalam garis lintang. Karena sebab-sebab inilah maka bagian bulan yang terlihat di bumi agak berbeda sehingga setelah satu periode waktu (yakni 1 bulan) kita dapat melihat 59% permukaan bulan dari suatu tempat pengamatan di bumi. Dan setiap tekanan yang disebabkan tumbukan telah diperhalus. empat astronom paling terkemuka di dunia mencapai konsensus. Efek yang ditimbulkan adalah daerah kecil pada kutub-kutub bulan secara bergantian tampak dari bumi setelah bulan berkeliling setengah dari lintasannya.bentuk dasar bulat. Ketika melakukan geraknya yang khas bulan tidak selalu terletak pada bidang yang sama. sehingga daerah-daerah kecil di tepi cakramnya yang bisa diamati terlihat. LIBRASI BULAN Jika keseimbangan gerak terjadi antara evolusi bulan dan rotasinya berarti permukaan bulan yang mungkin dilihat dari bumi adalah satu belahan yakni 50% permukaan bulan. Pencetus Teori Tumbukan Raksasa Bill Hartmann menyajikan hipotesisnya di sebuah konferensi ilmiah pada tahun 1974.

mil/graphics/Moon_movie. Kadang-kadang cepat kadang kadang lambat. atau librasi dalam garis bujur. Orbit Bulan berbentuk elips. Gerak seperti ini jika disimulasikan seolah-olah bulan melakukan gerak menggeleng kekiri dan kekanan. bagian yang tidak pernah tampak dari bumi 3/7 dan Bagian yang tampak karena faktor Librasi adalah 1/7. (3) besama-sama dengan Bumi mengitari Matahari (gambar 6. sebaliknya ada bagian bulan yang tidak tampak oleh B dapat dilihat oleh A. diwaktu yang lain bulan berada dalam jarak lebih jauh dari bumi. Maka permukaan bulan yang dapat dilihat dari bumi adalah sekitar 4/7 bagian atau lebih dari separo. Tetapi jika diperkirakan secara kasar kurang lebih sebagai berikut: Bagian yang tampak dan selalu menghadap ke bumi 3/7. sehingga jarak Bulan dari Bumi berubah selama revolusi. Librasi Paralaks. Angka tepatnya tidak dapat diperoleh hanya dengan pengamatan biasa dan sepintas. sedangkan pengamat B akan melihat titik pusat bulan di b. Perigee (titik terdekat) adalah . Harus dilakukan penelitian dan pengukuran secara cermat.gif Ketiga. Sama halnya seperti lintasan bumi yang ellips terhadap matahari. Bulan juga berotasi dengan arah negatif (gambar 6. sehingga muka Bulan yang menghadap Bumi selalu hanya setengah bagian dan tetap. Pengaruh ketiga jenis librasi ini menyebabkan permukaan bulan yang tampak dari bumi menjadi lebih dari separoh. maka perbedaan tampak menjadi sangat jelas. Untuk melihat simulasi bagaimana bulan melakukan gerak menggeleng dan mengangguk dapat pembaca lihat pada animasi berikut: http://aa.(a)).bulan-bumi berubah secara periodik. Ada bagian tertentu dari bulan yang tidak bisa dilihat oleh A tampak oleh B. Padahal gerak rotasinya selalu tetap.terdekat dengan bumi.000 km. Kedua. GERAKAN BULAN Bulan sebagai satelit alami Bumi mengalami tiga gerak sekaligus: (1) rotasi Bulan. (2) revolusi Bulan.navy. Ini disebabkan karena kecepatan bergeraknya bulan mengitari bumi tidaklah tetap.(b)). Pengamat A akan melihat titik pusat bulan pada titik a. Periode rotasi Bulan sama dengan periode revolusinya. Dalam kasus ini berlaku hukum Keppler II dan Hukum Gravitasi yang membawa efek terhadap percepatan dan perlambatan gerak jatuh melingkar. Karena jarak antara bumi di bulan tidak jauh yaitu sekitar 385. Ini menimbulkan efek permukaan bulan yang Nampak dari bumi bergeser dalam arah timur dan barat. Lintasan yang ellips&nbsp. Sambil berevolusi dengan arah negatif. Bidang orbit Bulan membentuk sudut 5° terhadap ekliptika (bidang orbit Bumi).ini membuat jarak matahari-bumi dan jarak&nbsp.usno. Librasi dalam garis bujur. Librasi ini disebabkan oleh posisi pengamatan yang berbeda dari orang yang menyaksikan bulan di bumi. atau secara konsep dapat dikatakan bahwa inklinasi bulan adalah 5°.

Dalam periode sinodik. bulan berevolusi lebih dari 360° (lebih dari 1 putaran). purnama). hanya kira-kira seperempat dari bagian terang Bulan yang terlihat dari Bumi. Kedudukan seperti ini disebut konjungsi. Bulan tampak bersinar karena memantulkan cahaya Matahari. Pada kedudukan ini bagian terang Bulan tidak terlihat dari Bumi. Bulan pada kedudukan ini disebut Bulan sabit. dan sebaliknya setengah bagian yang membelakangi Matahari akan gelap. Berurutan seterusnya hingga kedudukan 4 posisi Bulan yang relatif antara Bumi dan Matahari menunjukkan bagian yang semakin besar. yaitu mulai dari Bulan baru sampai Bulan baru berikutnya. Bulan. Periode siderik atau Bulan siderik adalah selang waktu yang diperlukan untuk berevolusi 360° (tepat 1 putaran) mengitari Bumi dengan mengacu ke suatu bintang. Pada kedudukan 1. Matahari. Bulan. Kemudian pada . dan Bumi terletak pada satu bidang dan Bulan diantara Bumi dan Matahari. kuartil. Berdasarkan acuan revolusinya. Akan tetapi fase bulan yang terlihat dari Bumi bergantung pada kedudukan relatif Matahari. gibous. Bulan pada kedudukan ini disebut Bulan baru. dan Bumi. Setengah bagian Bulan yang menghadap Matahari akan terang. Periode siderik mendekati angka 27 hari. Periode sinodik mendekati nilai 29 ½ hari. FASE BULAN Fase Bulan adalah bentuk Bulan yang berbeda-beda saat diamati dari Bumi (sabit.kedudukan Bulan yang terdekat dari Bumi dan Apogee (titik terjauh) adalah kedudukan Bulan yang terjauh dari Bumi. Pada kedudukan 2. Bulan memiliki dua peiode yang berbeda. Periode sinodik atau Bulan sinodik adalah periode Bulan berdasarkan fase-fase Bulan.

biz/teori-terbentuknyabulan/ (6 april 2013) Dahnial. Bulan pada kedudukan ini berada pada fase Bulan Purnama. Bulan yang Terlihat Indah Di Langit. Diunduh dari http://aliboron. Kedudukan seperti ini disebut oposisi. Pada kedudukan ini seluruh bagian terang Bulan terlihat dari Bumi.diunduh http://iwandahnial.wordpress.wordpress.kedudukan 5.2010.org/wiki/the-origin-ofmoon/ . Matahari.Pola pergerakan bulan dan efek penampakannya. I.diunduh dari http://en.2009.The Origin Of Moon.A. 2012.com/2011/01/29/pola-pergerakan-bulan-dan-efek-terhadappenampakannya-di-bumi/ (6 April 2013) Wijaya. dan Bumi terletak pada satu bidang dan Bulan berada di belakang Bumi. Wikipedia. Terbentuknya Bulan.wikipedia.2011. DAFTAR PUSTAKA Anonim.Gerak Bumi Dan Bulan.2013. Diunduh dari http://astronomi.A F C.com/2009/05/17/bulan-yang-terlihat%E2%80%9Cindah%E2%80%9D-di-bumi/ (6 April 2013) dari Syaikhu. Bulan.Jayapura: Digital Learning Study.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->