PENDAHULUAN Bulan bukanlah hanya sebagai penghias langit malam dan penerangan saat Matahari tenggelam.

Objek yang dikenal sebagai satelit Bumi ini merupakan salah satu anggota tata surya yang senantiasa mengelilingi planet ketiga Matahari ini. Pada masa lalu, bulan sering dijadikan objek pemujaan yang menggambarkan kecantikan karena cahaya yang dipancarkan. dibandingkan dengan matahari, cahaya bulan terasa sejuk sedangkan cahaya matahari terasa panas menyengat. Apa yang menyebabkan cahaya yang dipancarkan berbeda? DESKRIPSI BULAN Jarak rata-rata Bulan dari Bumi adalah 384.400 km atau 0,00258 kali jarak rata-rata Bumi dari Matahari (149.000.000 km). Hal inilah yang menyebabkan Bulan tampak berukuran hampir sama dengan Matahari jika diamati dari Bumi, karena itu pula pantulan cahaya Bulan yang berasal dari Matahari pun cukup banyak, sehingga Bulan akan tampak sebagai benda langit paling terang kedua setelah Matahari. Perbandingan bulan terhadap bumi disajikan dalam tabel sbb: Bulan Diameter Bulan adalah 3.474 Km Massa jenis bulan sebesar 3,4 g/cm³ Perbandingan terhadap bumi Kurang dari 0,25 diameter bumi Lebih ringan dari massa jenis bumi (5,5 g/cm³) Gravitasi sekitar 1,67 m/s² Sekitar 17% gravitasi bumi

Beberapa miskonsepsi yang terjadi di masyarakat awam adalah bahwa cahaya yang dipancarkan bulan berasal dari bulan itu sendiri. Sebenarnya bulan tidak mampu memancarkan cahaya/ energi layaknya matahari. Cahaya yang terlihat dari bumi merupakan pantulan dari cahaya matahari pada permukaan bulan. Buktinya, bentuk

bulan yang terlihat setiap hari berbeda. Bila bulan memancarkan cahaya, maka bentuk bulan pasti tetap. Miskonsepsi lain berkaitan dengan adanya udara di bulan. Perhatika gambar disamping, bila tidak ada udara mengapa bendera yang ditancapkan dapat berkibar? Perlu

diketahui bahwa bendera yang ditancapkan diulan bukan berbahan kain atau plastik, namun

Sehingga bentuknya sengaja dibuat seoah-olah berkibar. Teori co-Akresi Pada sekitar tahun 1873 para ilmuwan telah beranggapan bahwa planet-planet terbentuk dari kondensasi awan gas panas. akan terbentuk cincin gas. Apa yang menyebabkan penampakkan bulan seperti ini? Penampakkan konstan bulan yang demikian disebabkan adanya keseimbangan pergerakan bumi dan dan bulan. mengapa wajah bulan yang kelihatan dari bumi hanya separoh. Awan gas panas secara bertahap terkontraksi kemudian mendingin. Sedangkan belahan bulan yang lain tidak pernah tampak. 2. Teori ini mengatakan bahwa pada dasarnya Bumi dan Bulan terbentuk pada saat yang sama dan dari bahan yang sama. yaitu lama peredaran bulan mengitari bumi sama dengan lamanya waktu bulan berotasi pada sumbunya. Bumi memiliki inti yang tersusun dari besi sedangkan Bulan tidak. ASAL USUL BULAN Dari mana asal-usul Bulan yang mengorbit Bumi kita? Ada empat teori mengenai asal-usul terbentuknya yaitu: 1. membentuk cincin gas di sekelilingnya. Seorang astronom Prancis bernama Edouard Roche mengusulkan sebuah teori terbentuknya Bulan yang disebut Teori co-Akresi.seng. Namun teori ini memiliki kelemahan karena Bulan memiliki kandungan besi lebih rendah dibanding Bumi. Teori Fisi George Darwin putra ilmuwan terkenal Charles Darwin penulis “Origin of Species”. komposisi dasar mereka harus sama. Akibatnya bagian bulan yang tampak dari bumi hanyalah sebelah muka yang sama saja. Dan cincin gas ini pada akan akhirnya bersatu membentuk planet-planet. pada tahun 1878 mengumumkan Teori Fisi. dengan kata lain Bulan tak lebih dari hanya sekedar sebuah batu. Darwin menyimpulkan bahwa bulan secara bertahap bergerak . sedangkan bagian lainnya tak pernah kita saksikan dari bumi. Untuk melihat wajah bulan yang sebelahnya manusia mesti pergi ke luar angkasa. Ini adalah lubang dalam teori Roche yang tidak bisa dijelaskan. Menurut Eduard Roche Bumi pada awalnya terbentuk sebagai sebuah bola gas yang kemudian mendingin dan berkontraksi. Jika dua benda terbentuk dari bahan yang sama. Dan karena ia berkontraksi. Setelah melakukan analisa terhadap hubungan pasang surut air di Bumi. Selain itu terdapat pendapat bahwa bulan memiliki sisi gelap. Jangka waktu yang diperlukan adalah 1 bulan. Cincin gas tersebut kemudian membentuk Bulan.

Bumi akan berputar terlalu cepat untuk memperhitungkan tingkat rotasi yang sekarang. Tapi kemudian bergerak terlalu dekat ke Bumi dan ditangkap oleh gravitasi Bumi. Teori Capture Pada tahun 1909 Thomas Jefferson Jackson See adalah kapten Angkatan Laut AS berbasis di Pulau Mare dekat San Francisco. seperti menjalankan film dengan arah mundur. Ia pada dasarnya berteori bahwa Bulan terbentuk di tempat berbeda dalam Tata Surya kemudian mengorbit Matahari seperti planet lainnya. 3. Dari Bumi cermin tersebut disinari dengan laser dan laser memantul kembali sehingga dapat diukur jarak Bulan menjauh dari Bumi yang tepat adalah sejauh 3. mereka turun. Seperti pelompat bungee jumping dari jembatan. Teori Capture Thomas bisa menjelaskan perbedaan kandungan besi antara Bumi dan Bulan. naik kembali namun tidak sejauh titik awal. Sebagian kecil dari Bumi terpisah kemudian membentuk Bulan. Jika Bulan terbentuk di tempat lain di Tata Surya maka komposisinya akan berbeda . Ketika waktu kita tarik mundur dan Bulan mengorbit lebih dekat. turun kembali dan begitu seterusnya hinggal posisinya stabil. Ini kemudian disebut “Teori Capture”. Pendapat ini tidak terbukti hingga 95 tahun kemudian. Secara bertahap Thomas mengembangkan ide yang sama sekali berbeda. Sebagai seorang pemuda ia dilatih sebagai seorang astronom dan telah menghabiskan waktu menganalisis hipotesis baik co-Akresi maupun Fisi. Pekerjaan resminya adalah menjaga waktu standar untuk pantai barat AS. tetapi para ilmuwan akhirnya menyimpulkan bahwa gerakan relatif Bumi dan Bulan tidak bisa dihasilkan dari itu. Ia beranggapan ada sesuatu yang ia sebut media penolak di luar angkasa.8 cm per tahun. mereka menempatkan sebuah cermin kecil. Idenya adalah jika gravitasi Bumi menangkap Bulan maka Bulan haruslah datang dari jauh yang kemudian menabrak media penolak ini sehingga memperlambat Bulan dan kemudian secara bertahap bisa ditangkap oleh orbit bumi. Darwin mengambil kesimpulan bahwa dahulu Bulan bersatu dengan Bumi. baik orbit Bulan maupun rotasi Bumi bisa lebih cepat dari sekarang. Ketika astronot mendarat di bulan. yang saat ini kita ketahui media tersebut tidak ada. Darwin mulai mempertimbangkan apa yang akan terjadi jika kita membalikkan proses.semakin menjauh. Teori Fisi diperdebatkan selama puluhan tahun. Thomas tidak pernah bisa menjelaskan seperti apa media penolak ini yang kemungkinan merupakan materi partikel kecil.

dan membentuk Bulan. Ini adalah tabrakan yang sangat besar. 10% sisanya ditambah dari tumbukan-tumbukan lainnya yang jauh lebih kecil. Ide dasarnya adalah bahwa sekitar 4. dan dipengaruhi oleh gravitasi bumi menjadi untaian material yang panjang. planet kita baru berukuran sekitar 90% dari ukuran saat ini. Dalam hari setelah tumbukan Bumi telah memiliki . Tidak ada bekas yang ditinggalkan dari tabrakan ini di Bumi hari ini karena pada saat itu. Materi-materi yang tersebar di sekitar orbit Bumi kemudian saling terikat oleh gravitasi. Menyusul tabrakan besar. Kelompok bagian dalam dari materi planet penabrak merupakan bagian inti penabrak itu.5 miliar tahun yang lalu Bumi bertabrakan dengan obyek seukuran planet Mars saat ini. Juga gravitasi Bumi sendiri mendapatkan efek pembentukan kembali. Sebagian dari bagian Bumi mencair karena panas akibat tabrakan.dengan komposisi Bumi. Kelemahan besar Teori Capture adalah tidak adanya penjelasan mengenai media penolak bagi obyek sebesar Bulan sehingga tidak menabrak Bumi 4. Sementara material bagian luar luar mendekati Bumi. yang kemudian menabrak kembali Bumi untuk kemudian menyatu dengan Bumi. Dan tabrakan ini begitu besar sampai menyebarkan materi hasil tumbukan ke orbit di sekitar Bumi. Tabrakan ini memicu rotasi Bumi dan telah secara substansial mengubah bentuk Bumi itu sendiri. Para pendukungnya menyebutnya dengan nama Teori Tumbukan Raksasa. yang kemudian membentuk piringan. materi kemudian bersatu untuk membentuk Bulan dalam waktu kurang dari satu tahun. Teori Tabrakan Raksasa Pada tahun 1974 sebuah hipotesis baru memulai debutnya di panggung dunia ilmiah. Setelah beberapa jam untaian materi dari planet penabrak telah runtuh gravitasinya menjadi dua kelompok besar..

melainkan bergeser sedikit letaknya. Tapi hanya mendapat sedikit perhatian selama hampir satu dekade. sehingga daerah-daerah kecil di tepi cakramnya yang bisa diamati terlihat. Pencetus Teori Tumbukan Raksasa Bill Hartmann menyajikan hipotesisnya di sebuah konferensi ilmiah pada tahun 1974. Dengan demikian bagian bulan yang dapat disaksikan dari bumi lebih luas sedikit dari separoh. Baik bentuk atau posisinya yang relatif terhadap matahari dan bumi secara terus menerus berubah. bahwa Teori Tabrakan Besar adalah teori yang paling bisa diterima untuk saat ini. Pada waktu tertentu bulan berada pada posisi . Librasi dalam garis lintang.bentuk dasar bulat. Pergerakan bulan yang tidak sederhana menimbulkan efek penampakan yang tidak sesuai dengan logika di atas. Atau titik pusat bulatan bulan yang tampak bergeser naik turun. Akhirnya pada konferensi Bulan di Hawaii pada tahun 1984. Ketika melakukan geraknya yang khas bulan tidak selalu terletak pada bidang yang sama. Dan setiap tekanan yang disebabkan tumbukan telah diperhalus. Karena sebab-sebab inilah maka bagian bulan yang terlihat di bumi agak berbeda sehingga setelah satu periode waktu (yakni 1 bulan) kita dapat melihat 59% permukaan bulan dari suatu tempat pengamatan di bumi. Efek yang ditimbulkan adalah daerah kecil pada kutub-kutub bulan secara bergantian tampak dari bumi setelah bulan berkeliling setengah dari lintasannya. Perubahan-perubahan dalam orbit bulan terjadi dalam daur-daur. Sisi-sisi piringan pada kutub utara dan selatan serta bagian kanan kirinya dapat berganti-ganti terlihat. permukaan bulan yang dapat dilihat mengalami librasi. empat astronom paling terkemuka di dunia mencapai konsensus. Ini disebabkan gerak bulan mengangguk. Perhatian pada Bulan turun tajam pada akhir misi Apollo. LIBRASI BULAN Jika keseimbangan gerak terjadi antara evolusi bulan dan rotasinya berarti permukaan bulan yang mungkin dilihat dari bumi adalah satu belahan yakni 50% permukaan bulan. Librasi atau gerak berguncang bulan dapat diperinci sebagai berikut: Librasi lintang menimbulkan efek bulan mengangguk-angguk Pertama. Dengan kata lain titik tengah dari bulatan bulan yang nampak bukanlah titik yang sama saja. Untuk lebih memahami gerakan bulan yang demikian perlu kita mengingat bahwa lintasan bulan bersifat elips. Karena hal inilah.

Librasi ini disebabkan oleh posisi pengamatan yang berbeda dari orang yang menyaksikan bulan di bumi. sehingga muka Bulan yang menghadap Bumi selalu hanya setengah bagian dan tetap. Librasi dalam garis bujur.terdekat dengan bumi. sebaliknya ada bagian bulan yang tidak tampak oleh B dapat dilihat oleh A. Sama halnya seperti lintasan bumi yang ellips terhadap matahari.navy. Ini menimbulkan efek permukaan bulan yang Nampak dari bumi bergeser dalam arah timur dan barat.usno. bagian yang tidak pernah tampak dari bumi 3/7 dan Bagian yang tampak karena faktor Librasi adalah 1/7. Maka permukaan bulan yang dapat dilihat dari bumi adalah sekitar 4/7 bagian atau lebih dari separo. Bulan juga berotasi dengan arah negatif (gambar 6.ini membuat jarak matahari-bumi dan jarak&nbsp. Pengamat A akan melihat titik pusat bulan pada titik a. Perigee (titik terdekat) adalah . diwaktu yang lain bulan berada dalam jarak lebih jauh dari bumi. maka perbedaan tampak menjadi sangat jelas.gif Ketiga. Gerak seperti ini jika disimulasikan seolah-olah bulan melakukan gerak menggeleng kekiri dan kekanan. Sambil berevolusi dengan arah negatif. Karena jarak antara bumi di bulan tidak jauh yaitu sekitar 385.(a)). Orbit Bulan berbentuk elips. Bidang orbit Bulan membentuk sudut 5° terhadap ekliptika (bidang orbit Bumi). Kedua. atau librasi dalam garis bujur. Padahal gerak rotasinya selalu tetap.bulan-bumi berubah secara periodik. Untuk melihat simulasi bagaimana bulan melakukan gerak menggeleng dan mengangguk dapat pembaca lihat pada animasi berikut: http://aa. Tetapi jika diperkirakan secara kasar kurang lebih sebagai berikut: Bagian yang tampak dan selalu menghadap ke bumi 3/7. Angka tepatnya tidak dapat diperoleh hanya dengan pengamatan biasa dan sepintas. Harus dilakukan penelitian dan pengukuran secara cermat. Ada bagian tertentu dari bulan yang tidak bisa dilihat oleh A tampak oleh B. Librasi Paralaks. Pengaruh ketiga jenis librasi ini menyebabkan permukaan bulan yang tampak dari bumi menjadi lebih dari separoh. Periode rotasi Bulan sama dengan periode revolusinya. Lintasan yang ellips&nbsp. Dalam kasus ini berlaku hukum Keppler II dan Hukum Gravitasi yang membawa efek terhadap percepatan dan perlambatan gerak jatuh melingkar. sedangkan pengamat B akan melihat titik pusat bulan di b. (3) besama-sama dengan Bumi mengitari Matahari (gambar 6.mil/graphics/Moon_movie. GERAKAN BULAN Bulan sebagai satelit alami Bumi mengalami tiga gerak sekaligus: (1) rotasi Bulan. Kadang-kadang cepat kadang kadang lambat.(b)).000 km. (2) revolusi Bulan. sehingga jarak Bulan dari Bumi berubah selama revolusi. Ini disebabkan karena kecepatan bergeraknya bulan mengitari bumi tidaklah tetap. atau secara konsep dapat dikatakan bahwa inklinasi bulan adalah 5°.

bulan berevolusi lebih dari 360° (lebih dari 1 putaran). Bulan. Akan tetapi fase bulan yang terlihat dari Bumi bergantung pada kedudukan relatif Matahari. dan Bumi terletak pada satu bidang dan Bulan diantara Bumi dan Matahari. Bulan pada kedudukan ini disebut Bulan sabit. Matahari. Periode siderik mendekati angka 27 hari. Periode sinodik atau Bulan sinodik adalah periode Bulan berdasarkan fase-fase Bulan. FASE BULAN Fase Bulan adalah bentuk Bulan yang berbeda-beda saat diamati dari Bumi (sabit. kuartil. Periode sinodik mendekati nilai 29 ½ hari. Pada kedudukan 2. hanya kira-kira seperempat dari bagian terang Bulan yang terlihat dari Bumi. Kemudian pada . dan sebaliknya setengah bagian yang membelakangi Matahari akan gelap. Setengah bagian Bulan yang menghadap Matahari akan terang. Pada kedudukan ini bagian terang Bulan tidak terlihat dari Bumi. Bulan memiliki dua peiode yang berbeda. dan Bumi. Berurutan seterusnya hingga kedudukan 4 posisi Bulan yang relatif antara Bumi dan Matahari menunjukkan bagian yang semakin besar. Periode siderik atau Bulan siderik adalah selang waktu yang diperlukan untuk berevolusi 360° (tepat 1 putaran) mengitari Bumi dengan mengacu ke suatu bintang. gibous.kedudukan Bulan yang terdekat dari Bumi dan Apogee (titik terjauh) adalah kedudukan Bulan yang terjauh dari Bumi. Dalam periode sinodik. Bulan tampak bersinar karena memantulkan cahaya Matahari. Kedudukan seperti ini disebut konjungsi. Bulan pada kedudukan ini disebut Bulan baru. Pada kedudukan 1. purnama). yaitu mulai dari Bulan baru sampai Bulan baru berikutnya. Bulan. Berdasarkan acuan revolusinya.

wikipedia.kedudukan 5. DAFTAR PUSTAKA Anonim. Bulan yang Terlihat Indah Di Langit. Terbentuknya Bulan.biz/teori-terbentuknyabulan/ (6 april 2013) Dahnial. Diunduh dari http://aliboron.org/wiki/the-origin-ofmoon/ .Jayapura: Digital Learning Study.Gerak Bumi Dan Bulan. Wikipedia.Pola pergerakan bulan dan efek penampakannya.2013. dan Bumi terletak pada satu bidang dan Bulan berada di belakang Bumi.diunduh dari http://en. Bulan pada kedudukan ini berada pada fase Bulan Purnama. I. Diunduh dari http://astronomi. Kedudukan seperti ini disebut oposisi.2011. Pada kedudukan ini seluruh bagian terang Bulan terlihat dari Bumi.com/2011/01/29/pola-pergerakan-bulan-dan-efek-terhadappenampakannya-di-bumi/ (6 April 2013) Wijaya.2010. Bulan.wordpress. 2012.com/2009/05/17/bulan-yang-terlihat%E2%80%9Cindah%E2%80%9D-di-bumi/ (6 April 2013) dari Syaikhu.wordpress. Matahari.2009.The Origin Of Moon.A F C.A.diunduh http://iwandahnial.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful