DASAR ANATOMI DAN FISIOLOGI MANUSIA

11. Neurologi  ilmu yang mempelajari persarafan dan penyakitnya 12. Oftalmologi  ilmu yang mempelajari

DEFINISI Anatomi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari ana artinya memisah-misahkan atau mengurai dan tomos artinya memotong-motong. Anatomi adalah ilmu yang mempelajari bentuk dan susunan tubuh baik secara keseluruhan maupun bagian2 serta hubungan alat tubuh yang satu dengan yang lain.  ILMU YANG MEMPELAJARI BAGIAN TUBUH 1. Anatomi  ilmu yang mempelajari bentuk tubuh 2. Artrologi  ilmu yang mempelajari sendi dan penyakitnya 3. Biokimia  ilmu yang mempelajari kimia dari struktur makhluk hidup 4. Dermatologi  ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya 5. Embriologi  ilmu yang mempelajari perkembangan sebelum lahir 6. Fisiologi  ilmu yang mempelajari fungsi tubuh 7. Gastrologi  ilmu yang mempelajari saluran pencernaan (terutama lambung dan usus) dan penyakitnya 8. Histologi  ilmu yang mempelajari selsel tubuh dengan bantuan mikroskopis 9. Kardiologi  ilmu yang mempelajari jantung dan penyakitnya 10. Miologi  tentang otot ilmu yang mempelajari

mata dan penyakitnya 13. Osteologi  ilmu yang mempelajari tulang dan penyakitnya 14. Urologi  ilmu yang mempelajari

saluran kemih, reproduksi dan penyakit saluran kencing  Anatomi makroskopis Ilmu anatomi yang mempelajari susunan tiap-tiap alat tubuh dan dengan jalan

memotong-motong bagian-bagian tubuh.

memisahkan

 Anatomi mikroskopis Ilmu anatomi yang mempelajari susunan tiap-tiap sistem yang terdapat dalam tubuh dengan atau mengguanakan mikroskop, kaca

pembesar

misalnya

mempelajari tentang sel dan penyelidikan tentang jaringan.  Anatomi sistemik Ilmu anatomi yang mempelajari tentang tiap-tiap sistem yang terdapat dalam tubuh, setiap sistem mempunyai jaringan yang sama membentuk fungsi yang khusus. Misalnya sistem otot, sistem jantung, dll.  Anatomi regional Ilmu anatomi yang mempelajari letak alat-alat tubuh satu dengan yang lainnya. Hal ini penting dalam melakukan 1

pembedahan

(operasi),

misalnya

3. Jaringan 4. Organ 5. Sistem organ Merupakan gabungan beberapa organ

mengetahui letak saraf, pembuluh darah, dll.  Anatomi perkembangan (embriologi) Ilmu anatomi yang mempelajari

yang bekerja sama untuk melakukan fungsi yang saling berkaitan. Sistem organ dalam tubuh meliputi integumen, rangka muskuler, saraf endokrin, pernafasan, dan sistem

perubahan yang terdapat pada sel mulai dari kehamilan sampai anak lahir.  Anatomi permukaan Ilmu anatomi yang mempelajari tentang letak alat-alat dalam tubuh yang

kardiovaskuler, pencernaan, reproduksi.  SISTEM TUBUH

limfatik,

perkemihan,

diproyeksikan ke permukaan tubuh.  Anatomi perbandingan Ilmu anatomi yang berhubungan dengan persamaan dan perbedaan antar susunan tubuh manusia dan makhluk yang lebih rendah (binatang).

 Sistem locomotorius/ muskuloskeletal Fungsi: o Memberi bentuk kepada badan o Melindungi organ dalam penting o Memungkinkan pergerakan badan

Komponen:  Anatomi radiologi Ilmu yang mempelajari tentang ukuran tubuh manusia yang berbeda antara satu bangsa dengan bangsa lain.  ORGANISASI STRUKTURAL 1. Tingkat kimia Atom seperti hidrogen, oksigen, karbon, nitrogen, dan natrium  membentuk molekul (air, garam, mokromolekul 1. Tengkorak  tempat melindungi otak 2. Muka 3. Tulang belakang/ Spinal Column 4. Kerangka dada/ Thorax 5. Tulang pinggul/ Pelvis o Iliac crest (kepak/ wings tulang pelvis) o Pubis pelvis) o Ischium (bagian bawah/ inferior pelvis) 6. Anggota bawah/ Lower extremities 7. Anggota atas/ Upper extremities  Sistem circulatorius/ cardiovaskuler  Sistem respiratorius/ pernafasan 2 (bagian depan/ anterior

seperti karbohidrat, protein, dan lemak) 2. Sel Unit dasar dari makhluk hidup dan struktur seluler seperti nukleus, ribosom, mitokondria, dan lisosom, menjalankan fungsi-fungsi pertahanan hidup sel.

maka penting untuk menegakkan posisi anatomi.  PEDOMAN UMUM  Anterior – Posterior  Depan – Belakang  Superior – Inferior  Atas – Bawah  Dekstra – Sinistra  Kanan – Kiri  Internus – Eksternus  di sebelah dalam – luar  Superficial – Profundus  di sebelah permukaan – dalam  Medius – Intermedius  di tengah/ di antara 2 bagian  Medianus  pada garis tengah  Frontalis  di bagian frontal (dahi) / ke arah dahi  Longitudinalis  pada jalur memanjang  Sagitalis  di bidang sagital  Transversalis  di bidang transversal  Transversus  pada jalur potong pengindraan  Sistem endokrin  Sistem integumen/ kulit dan adneksa  POSISI ANATOMI  Agar hubungan struktur yang satu dengan yang lain dapat konsisten. 3 .  Karakteristik posisi anatomi: o orang berdiri tegak dan menghadap ke depan o lengan di samping dengan telapak tangan menghadap ke depan o tungkai dan telapak kaki merapat dengan kaki menghadap ke depan  BIDANG ANATOMI  Adalah bidang-bidang buatan/ khayaln yang dibuat untuk membantu mempelajari anatomi tubuh manusia  Klasifikasi: o Bidang median Bidang vertikal melalui sumbu tubuh manusia sehingga membagi tubuh menjadi 2 bagian. kiri dan kanan. Sistem digestivus/ pencernaan  Sistem urogenetalia/ perkemihan dan reproduksi  Sistem nervosa/ persarafan dan o Bidang transversal/ horizontal Bidang tegak lurus bidang median atau sagital maupun frontal/ coronal sehingga membagi tubuh menjadi atas dan bawah. o Bidang sagital Bidang vertikal sejajar bidang median. o Bidang frontal/ coronal Bidang vertikal tegak lurus bidang median sehingga membagi tubuh menjadi depan dan belakang.

awal. akhir  Radialis – Ulnaris  sisi radius – sisi ulna  Palmaris – Dorsalis  ke arah telapak tangan – ujung tangan yang bukan persendian 4 . ISTILAH PENTING LAIN  Abdomen  Pelvis  Brakhium  Breve  Longus  Dekstra  Sinistra  Ekstermus  Internus  Femoris  Kruris  Kaput  Kauda  Kolum  Korpus  Magna  Minima  Mantis  Pedis  Oblikus  Rektus  Profunda  Falangus : rongga perut : rongga panggul  Tibialis – Fibularis  sisi tibia – sisi fibula  Plataris – Dorsalis  ke arah telapak kaki – punggung kaki  Medialis – Lateralis  mengarah ke bagian tengah tubuh – menjauhi bagian tengah tubuh  Ventralis – Dorsalis  ke arah perut – ke arah punggung  Cranialis – Caudalis  ke arah kepala – ekor  KATA SIFAT YANG MENYATAKAN ARAH  Anterior  Posterior  Distal  Proksimal  Dorsal  Ventral  Superior  Inferior  Kranial  Kaudal  Medial  Lateral : ke arah depan : ke arah belakang : ujung : pangkal : ke arah punggung : ke arah depan/ abdomen : ke arah atas : ke arah bawah : ke arah kepala : ke arah ekor : ke arah tengah : ke arah samping/  Ante brakhii : lengan bawah : lengan atas : pendek : panjang : kanan : kiri  Ekstremitas : anggota gerak : bagian luar : bagian dalam : kaki atas : kaki bawah : kepala : ekor : leher : badan : besar : kecil : tangan : kaki : miring : lurus  Superficial : permukaan : sebelah luar : jari/ ruas jari menjauhi tengah  Longitudinal : membujur/ ke arah PEDOMAN ARAH DAN KEDUDUKAN ukuran panjang  Transversal : melintang  BANGUNAN YANG MENONJOL  Epikondilus : benjolan buku tulang ANGGOTA TUBUH  Proksimalis – Distalis  pangkal. asal – ujung.

SALURAN  Apertura : pintu  Duktus  Fissura : lubang : celah/ retak bulat tempat genital. limpa. Kondilus : buku tulang (tonjolan  Sellula : ruang kecil bulat di ujung tulang). rektum. trakea. aorta)  BANGUN LENGKUNG  Fossa : lekuk tulang yang luas pada  Rongga abdomen (hati. garis yang lebar (tepi tulang) terdapat di antara 2 buah tulang  Linea  Pekton  Prosesus : garis pada kulit yang muncul secara fisiologis : pinggir atau tulang : penonjolan tulang yang agak tajam  Tuberkulum : penonjolan  Tuberositas : penonjolan berbentuk bulat panjang tulang berbentuk bulat besar permukaan tulang  Fossula : lekuk tulang yang kecil pada permukaan  Fovea : lekuk tulang yang agak rata  Foveola : lekuk kecil yang agak rata  Insisura : lekuk berbentuk V  Sulkus : alur/ celah yang memanjang pada tulang  LUBANG. sebagian besar alat reproduksi) o Rongga-rongga kecil Terdiri dari:  Kavum orbita  Kavum nasi  Kavum oris  Kavum timpani  ARAH PERGERAKAN  Abduksio  Adduksio  Ekstensio : menjauhkan dari tubuh  Foramen : lubang  Kanalis  Meatus pembuluh darah dan saraf : lubang berbentuk saluran : liang/ pintu saluran : menuju tubuh : meluruskan kembali 5 . ureter)  Rongga pelvis (kandung kemih. lambung. pankreas. usus halus.  Rongga toraks (terdiri dari: paruparu. bagian dari tulang  Krista : penonjolan berbentuk  RONGGA/ RUANGAN DALAM TUBUH  Kavum : rongga/ ruangan  Klasifikasi: o Rongga dorsal Rongga yang terdapat di bagian belakang dari ruas tulang belakang. esofagus. jantung.  Rongga kranium  Rongga vertebra o Rongga ventral tulang Rongga yang terletak di bagian depan ruas tulang belakang.

extensi. membuat gerakan yang mendekati bidang median Mis: mendekati jari ke III  Rotasi Gerakan berputar pada sumbunya.  Gerakan terjadi pada pertemuan antara 2 tulang atau lebih. Lumbal dekstra 7. adduksi Gerakan pada kaki:  Eversi : gerakan pada kaki sehingga telapak kaki menghadap ke inferolateral  Inversi : gerakan pada kaki sehingga telapak kaki menghadap ke inferomedial Gerakan pada antebrachii:  Supinasi : gerakan pada anterbachii menyebabkan sudut mengecil  Extensi : gerakan berlawanan gerakan flexi dan dengan arah yang memutar dan telapak mengembalikan menyebabkan 6 . Epigastrik bagian atas tengah perut 3. membengkokkan : gerakan  Sirkumdaksio : gerakan sirkuler  REGIO DALAM TUBUH 1. Umbilikus 6. dimana manusia hidup dapat melakukan mobilisasi dan gerakan. Hipokondrial sinistra : bagian samping atas perut sebelah kanan 2. Lumbal sinistra 5. berlawanan dengan endorotasi. : Gerakan berputar pada sumbunya ke arah lateral. Iliaka sinistra usus kiri 8. yaitu pada persendian.  Circumduksi : gabungan gerakan flexi. abduksi. Hipokondrial dekstra : bagian samping atas perut sebelah kanan 4. Hipogastrik perut 9. pada sumbunya ke arah medial.  Klasifikasi gerakan antara lain:  Flexi : gerakan yang : daerah tulang : bagian bawah : pinggang kiri : pusar : pinggang kanan : daerah tulang : daerah ulu hati. Fleksio  Rotasio memutar : melipat/  Abduksi : gerakan menjauhi bidang paksi/ median Mis: menjauhi jari ke III  Adduksi : lawan abduksi dan pada jari-jari. Iliaka dekstra usus kanan  GERAKAN  Anatomi memperhatikan tubuh manusia hidup. Klasifikasi:  Endorotasi : Gerakan  Exorotasi berputar pada jari-jari.

tangan  Pronasi menghadap ke  SINGKATAN  a  aa  v  vv  n  nn  m : arteri (tunggal) : arteriae (jamak) : vena (tunggal) : venae (jamak) : nervus (tunggal) : nervi (jamak) : musculus (tunggal) anterior (posisi anatomi) : gerakan pada anterbachii yang memutar dan telapak ke menyebabkan tangan posterior menghadap Gerakan ibu jari pada articulatio metacarpophalalangeal:  Oppositio : gerakan ibu jari pada articulatio metacarpophalalangeal sehingga ibu jari bertemu dengan ujung jari yang lain pada lengan yang sama  Repositio : gerakan ibu jari untuk mengembalikan posisi  mm : musculi (jamak)  lnn : lymphonoduli ibu jari setelah oppositio Gerakan mandibula:  Protrutio : gerakan meluncur ke anterior  Retrutio : gerakan meluncur ke posterior mandibula mandibula Gerakan pada bahu:  Retractio : gerakan lateral bahu ke posterior menyebabkan membusung  Elevatio : gerakan lateral bahu dan dada terangkat ke posterior  Depressio : gerakan lateral bahu ke inferior 7 .

Sistem pancaindera 9. Sistem gastrointestinal 4. Sistem kardiovaskuler 3. SEL saja. Sel adalah satu unit dasar dari tubuh manusia dimana setiap organ merupakan gregasi/penyatuan dari berbagai macam Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain. Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari faal. Sistem endokrin 6. b. oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton). anatomi tubuh manusia terdiri atas : 1. Sistem neurologi 8. Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari a. 8 . Sistem respiratorius 5.fungsi atau pekerjaan dari tiap jaringan tubuh atau bagian dari alat tubuh tersebut Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah: Protein – Lipid – Protein Þ Trilaminer Layer STUKTUR SEL DAN JARINGAN Lemak bersifat Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air). Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma). Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian.sel yang dipersatukan satu sama lain oleh PEMBAGIAN MANUSIA ANATOMI TUBUH sokongan struktur-struktur interselluler. c. Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan /di lewati molekul tertentu 1. Sistem ekskretorik Selaput Plasma (Plasmalemma). Inti Sel (Nukleus). yaitu: Berdasarkan fungsi. Sistem lokomotorik 2. senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein). Sistem urogenital 7. Sitoplasma dan Organel Sel.

Ribosom (Ergastoplasma). yang bermuara di inti sel. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym. b. selain Organel Sel tersebut antara lain : a. Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%). Chitine. di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang zat di dalam sel itu sendiri. adalah: sebagai alat transportasi zat- Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa. Lisosom. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom). Struktur R. e. (energi).E. Fungsi R.E. Fungsi dari ribosom adalah: tempat ini hanya sintesis dapat dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zat-zat penguat seperti Lignin. Yaitu struktur berbentuk benang-benang mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall). Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista. Sitoplasma dan Organel Sel. ada yang melekat sepanjang R. Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel. sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel. Retikulum Endoplasma (RE). karena itu mitokondria diberi julukan “The Power House”. dan bersifat fungsi-fungsi d. protein. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan. Bagian yang cair dalam sel dinamakan Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran. dan 9 . Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. dan ada pula yang soliter. Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma hidup(menjalankan kehidupan). Mitokondria (The Power House).Struktur dilihat dengan mikroskop elektron. berfungsi sebagai pelarut zatzat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel. Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP Nukleoplasma). Pektin. Suberine dan lain-lainSelain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah.Khusus pada sel tumbahan.E. c.

Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). f. Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe) • alkaloid (misalnya Kafein.Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. MikrofilamenSeperti Mikrotubulus. Plastida ini berfungsi tetapi lebih lembut.k. dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati). misalnya: • Fikodanin (biru) • Fikosantin (kuning) • Fikoeritrin (merah) h. Nikotin. sel (Mitosis Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. i. Dikenal tiga jenis plastida yaitu: i. g. (untuk menyimpan protein).Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Peroksisom (Badan Mikro).struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya organel sel. silindris. Likopersin dan lain-lain) • enzim boberapa • butir-butir spesies pati. • sebagai terdiri • penyimpan dari: Elaioplas Proteoplas mempertahankan sebagai “rangka sel”. 10 . Flagela dan Silia. Benda ini dapat dilihat dengan Selaput dengan mikroskop pembatas cahaya antara biasa. Plastida. Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai berlangsungnya pergerakan sel. Lekoplas (plastida berwarna putih berfungsi makanan). iii. kaku. Lisosom. Dapat dilihat dengan dikenal vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. Contoh organel ini antara lain benang-benang • Amiloplas (untak menyimpan gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam (Lipidoplas) (untuk menyimpan lemak/minyak). Berbentuk berfungsi bentuk sel benang untuk dan mikroskop cahaya biasa. Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. misalnya ginjal. Mikrofilamen berperan dalam menghasilkan klorofil dan sebagai tempat fotosintesis. Kromoplasyaitu Karotin (kuning) plastida • yang mengandung pigmen. Vakuola (RonggaSel). Kinin. Sentrosom (Sentriol). ii. vakuola disebut biasa. Struktur sitoplasma TonoplasVakuola berisi: • garamgaram organic • glikosida • tanin (zat penyamak) • minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati. Mikrotubulus. Ukurannya Organel sama ini seperti senantiasa berasosiasi dengan organel lain. pembentakan Sentriol. Pada adanya berbentuk bintang yang berfungsi dalam maupun pembelahan Meiosis). j. amilum) dan.

Jaringan hanya dimiliki oleh makhluk hidup bersel banyak (multiseluler). iii. JARINGAN Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. pagositosis sel tersebut oleh sel tetangganya 2. Fungsi jaringan epitel i. i. Epitel gepeng) Epitel kubus) iii. Proteksi Absorbsi Sekresi Menerima luar v. (b) Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti). iv. Jaringan otot d. diatur secara ii. Jaringan epitel Jaringan yang menutupi permukaan tubuh bagian dalam dan bagian luar yang berhubungan dengan udara. Epitel silinder) kolumner (bentuk cuboidea (bentuk squomosa (epitel genetik. satu sama lain bedekatan dan dihubungkan dengan zat intersititiel. Jaringan pelindung (epitel dan penunjang (Kariolimfa) (c) Kromatin / Kromosom (d) Nukleolus (anak inti). bersifat aktif. Pada perkembangbiakan secara kawin terjadi percampuran antara sel ovum dan sperma membentuk satu sel zigot. Eskresi Filtrasi rangsangan dari Macam-macam jaringan: Sifat jaringan epitel 11 . ii. Jaringan endotel) b. Jaringan saraf Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti).rawan. Macam-macam jaringan epitel: Apoptosis adalah suatu proses kematian sel yang terprogram. vi. bakteri. misalnya dijumpaipada Jaringan Pelindung a. Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu: (a) Sel (Ikat. karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN protein. Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu: (a) Selapue Inti (Karioteka) (b) Nukleoplasma a. Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel.Inti Sel (Nukleus).tulang) c. yang mengatur sintesis Terdiri atas selapis /bebrapa lapis epitel. ditandai dengan adanya fragmentasi kondensasi sel dan chromatin. Teratur. ganggang biru.

Membuat heparin dengan udara.i. b. Jaringan endotel Jaringan penutup yang tubuh bagian dalam yang tidak berhubungan Fungsi jaringan ikat a. Sel makrofag Sekumpulan sel khusus yang bentuknya serupa. Membuat sel-sel darah c. Membentuk membran selaput atau b. Ex dinding pembuluh darah. agar. Membuat antibodi e. Bentuk fibrosa (benang) ada 3 bentuk : kolagen . Jaringan ikat aerolar 12 . Sel pigmen Terdapat zat interselular diantaranya selselnya terdiri atas serabut kenyal dan kolagen Macam-macam jaringan ikat a. limfe. Jaringan ikat iii. dan elastin ii. Amorf (tanpa bentuk) berupa cairan. Bentuk dan susunan mirip jaringan epitel sederhana. besar dan fungsinya nenunjang dan menyokong berbagai susunan tubuh yang ada di sekitarnya. Malekat dibawahnya pada jaringan i. Satu sama lain diikat oleh benang pengikat atau miofibril iv. Sel mast c. retikuler. Sel plasma f. Sel lemak e. Jaringan ikat embrional Berbentuk Bentuk bahan interseluler ini ada 2 macam : a. Fagositosis d. Regenerasi Pembagian jaringan epitel menurut jenisnya: i. dan keras mengandung terdapat pada bintang zat dan interseluler embrio dan sekeliling plasenta b. dan bagian dalam jantung Jaringan penunjang Enam macam jaringan ikat a. Membuat bahan-bahan interseluler b. Sel fibroblast d. Epitel membran Epitel glandular b. ii.

Selnya disebut kondrosit dan sel yang masih muda disebut serabut retikuler. Penyambung tulang (sendi) Lebih padat dan kuat dari jaringan biasa. kekuningan. Contohnya ligamentum. kekenyalan pada eustachius.Sel-selnya satu sama lain terpisah oleh zat interseluler. Jaringan tulang Fungsi jaringan tulang 13 terdapat banyak pembuluh darah. sumsum tulang) Fungsi jaringan rawan a. badan embrio. elastis. epiglotis. Jaringan ikat fibrosa Jaringan diantaranya ikat aerolar yang serabut terdapat pada ujung sendi. rawan hidung. (reticuloendotelial terdapat di hati. Jaringan rawan (kartilago) Banyak mempunyai lubang-lubang kecil. Macam-macam tulang rawan a. Berfungsi memberikan jaringan. KARTILAGO FIBROSA Terdapat antara ruang tulang Istimewanya jaringan ikat ini dapat membuat sel darah putih disebut dengan RES system) limpa dan belakang dan simfisis. Banyak fungsi sebagai penahan.banyak terdapat dalam pembuluh darah. laring. terdapat pada daun telinga. kondroblast. berfungsi untuk menyimpan air dan berperan penting dalam proses peradangan. iga. tulang dada. diantara sel2nya iii. banyak terdapat sel rawan. c. licin. b. Pada embrio sebagai penyangga sementara c. KARTILAGO ELASTIS Banyak serabut elastis. aponeurosis. Tulang rawan banyak mengandung zat2 interseluler.. Penutup ujung-ujung tulang ii. pelindung dan cadangan makanan d. dengan sedikit pembuluh darah. dan tuba e. kuat. fasia otot. Jaringan ikat longgar Banyak terdapat dibawah kulit. banyak mengandung lemak. Jaringan ikat kenyal Bersifat elastis. KARTILAGO HYALIN Banyak serabut hyalin (rawan bening). kehijauan. c. banyak Tulang rawan adalah jaringan ikat yang lebih dekat dari jaringan ikat biasa. . dan b. tendon. trakea dan bronkus terdapat fibrosa dan kolagen yang banyak. Sebagai penyangga d.

Jaringan ini terdiri atas sel-sel Sitoplasma yang mengandung miofibril dengan yang memanjang atau berbentuk serabut yang ketebalan mencapai 1 mikron. diantaranya terdapat pada dinding pembuluh darah dan melapisi organ dalam seperti usus dan uterus. 1999). mempunyai tiga jenis otot. adanya secara molekul tipikal Jaringan Saraf saraf berperan dalam penerimaan miofibril. Menjaga tegaknya tubuh b. Jaringan tulang keras Bagian-bagian jaringan keras a. 1999). Berdasarkan bentuknya 1. Otot jantung merupakan otot bergaris melintang tibia. Tulang pipih diatur oleh kemauan kita. Melindungi organ-organ dalam c. Secara (Campbell et al. Nukleus terletak : Tulang ditengah sel. yang membentuk struktur pembawa sinyal untuk kontraksi dari satu sel ke sel lainnya selama denyut jantung (Campbell et al. Membentuk sendi dan persendian Otot skelet berstruktur bergaris melintang. Kontraksi otot polos lebih lambat dinbbandingkan otot skelet. seperti otot jantung. embriologi. Otot polos bersifat tidak sadar (involuntary). Otot polos ditemukan pada banyak organ tubuh. jaringan ini berasal dari lapisan ektoderm. yaitu otot skelet Jaringan (rangka). Jaringan ini terdapat pada sistem saraf 14 . femus dll dan bercabang. Jaringan Otot Membran plasmanya disebut sarkolema dan sering disebut sarkoplasma. Pada bagian ujung sel. 2. otot jantung (cardiac). karena mampu diatur d. Jaringan tulang muda 2. Secara embriologi. dan otot polos rangsang dan penyampaian rangsang. Berdasarkan stukturnya: 1. Sumsum tulang merah f. Jaringan ikat periosteum d. Jaringan tulang spongiosa c. Serabut ototnya mempunyai otot banyak nukleus yang terletak ditepi. Tulang panjang : humerus. jaringan otot berasal dari sitoplasmanya lapisan mesoderm. wajah dan tengkorak b. karena kontraksinya tidak bisa vertebrae 3. dapat berkontraksi Pada karena vertebrata. Otot rangka mempunyai garis melintang yang gelap (pita Jenis-jenis tulang a. namun mereka mampu kontraksi dalam waktu lebih lama. Endosteum Otot polos berbentuk seperti spindle. Jaringan tulang kompakta b. Otot ini bersifat sadar (voluntary). Tempat melekatnya ligament dan oleh kemauan kita.a. berfungsi untuk menggerakkan rangka. terdapat sambungan rapat. Medulla osseum flava e. Tulang pendek : Tulang (involuntary). Sifat otot ini tidak sadar anisotrop) dan garis terang (pita isotrop).

disebut akson (neurit). Tipe penjuluran sel saraf yang lain. Kordinasi saraf . Apabila merespon cuaca panas. Proses ini akan terjadi terus menerus hingga lingkungan dinamis dalam tubuh akan berada pada jumlah yang normal. mempercepat sinyal Contoh homeostasis yang ringkas ialah  (Campbell et al. yang berperan dalam meneruskan sinyal dari badan sel ke neuron lainnya.Seperti hormon 2. yaitu padaBerbagaiFungsionalUtama sel saraf (neuron) dan sel pendukung (sel glia).pusat (otak dan sumsum tulang belakang) dan Mekanisme pada sistim saraf tepi. Satu tipe penjuluran tersebut adalah dendrit. badan akan diatur untuk membungkus membantu sehingga mengurangi panas badan. hati akan dirangsang oleh insulin untukmengubah glikogen menjadi glukosa su paya dapat digunakan sebagai tenaga untuk kontraksi otot. sistem kulit akan peluh HOMEOSTASIS dengan mengeluarkan melalui kelenjar keringat pada epidermis kulit untuk mencegah suhu darahnya darah akan Mekanisme Mekanisme ini diatur oleh otak meningkat. dan penjuluran atau serabut. Umpan balik negatif . ditemukan juga sel pendukung. 1999). yaitu memanjang dari otak sampai ke bagian bawah abdomen (panjang 1/2 meter atau Beberapa proses-proses yang terlibat ialah: lebih). Selain neuron. 15 .Seperti impuls saraf  mengembang untuk mengeluarkan panas ke sekitarnya. 2. panjang. Kordinasi kimia . Neuron mengandung badan sel.Contoh demam. Umpan balik positif . yang bila terangsang akan merangsang koordinasi tubuh. 2 koordinasi badan yang terlibat ialah: 1.pembuluh terutama hipotalamus. badan akan bertambah panas untuk membunuh bakteri dan virus. Transmisi sinyal dari neuron ke neuron lainnya umumnya dilakukan secara kimia. nukleus. transmisi dan 1. hal ini juga menyebabkan kulit berwarna merah.Contoh keadaan panas. seperti sel glia. Sel glia merupakan sel yang menunjang dan melindungi neuron. Sel-sel pendukung umumnya berperan akson dalam dan melindungi dendrit. Pertamaadalahpergerakandarahkeseluruhtubuh di dalampembuluhdarah. dantahapkeduaadalahpergerakancairanantarakapil erdarahdanruang-ruangantarseldiantaraselseljaringan. Ada dua macam sel. Apabila kadar glukosa dalam darah telah habis atau berkurang dari jumlah tertentu. yang berperan dalam menerima sinyal dari sel lain dan meneruskannya ke badan sel. Beberapa akson berukuran sangat Homeostasis SistemPencampurandanTransporCairanEkstrasel-SistemSirkulasidarah :Cairanekstraseldiangkutkeseluruhtubuhdengand uatahap.

Pada peristiwa bernapas terjadi pelepasan energy. Menusia dalam bernapas menghirup oksigen dalam udara bebas dan membuang karbondioksida ke lingkungan. paru-paru pertukaran antara O2 dan CO2 antara darah dan udara. Trakea 4. Respirasi Dalam pertukaran O2 dan CO2 dari aliran darah ke sel-sel tubuh. yaitu : Hati Ginjal Kulit 1. PENGERTIAN RESPIRASI Pengertian pernafasan atau respirasi adalah suatu proses mulai dari pengambilan oksigen. 16 . Bronkiouls 6. pengeluaran karbohidrat hingga penggunaan energi di dalam tubuh. Respirasi dapat dibedakan atas dua jenis. Faring 3. untuk dioksida proses pernapasan memperoleh energi. 2. Respirasi / Pernapasan Dada  Otot antar tulang rusuk luar berkontraksi atau mengerut  Tulang rusuk terangkat ke atas SISTEM RESPIRASI  Rongga dada membesar yang mengakibatkan tekanan udara dalam I. Hidung 2. Respirasi / Pernapasan Perut  Otot difragma pada perut mengalami kontraksi  Diafragma datar  Volume rongga dada menjadi besar yang mengakibatkan tekanan udara pada dada mengecil sehingga udara pasuk ke paru-paru. yaitu : Respirasi Luar yang merupakan Sistem Pernapasan pada Manusia terdiri atas: 1. Alat-alat pernapasan berfungsi memasukkan udara yang mengandung udara yang dan oksigen dan mengeluarkan karbon Tujuan mengandung uap yaitu air. dada kecil sehingga udara masuk ke dalam badan.Organ-organ yang terlibat dalam pengaturan homeostasis antara lain:    Dalam mengambil nafas ke dalam tubuh dan membuang napas ke udara dilakukan dengan dua cara pernapasan. Bronkus yang merupakan 5.

Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. Siliasilia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Alat – alat pernapasan pada manusia 1. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel mengakibatkan saluran pernapasan karena saluran kotoran yang masuk bersama udara. 2.II. Makan sambil berbicara makanan masuk dapat ke sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). Di dalam 17 . Fungsi utama faring adalah menyediakan saluran bagi udara yang keluar masuk dan juga sebagi jalan makanan dan minuman yang ditelan. gangguan kesehatan. Selain itu.Di sebelah belakang rongga hidung terhubung dengan nasofaring melalui dua lubang yang disebut choanae. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). Rongga hidung berlapis selaput lendir. Batang Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam rongga hidung. dan pada bagian dalam rongga bersilia. yaitu saluran pernapasan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. bernapas. Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan menghangatkan udara yang masuk. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. Batang tenggorok (trakea) terletak di sebelah depan kerongkongan. faring juga menyediakan ruang dengung(resonansi) untuk suara percakapan. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. Faring (Tenggorokan) Udara dari rongga hidung masuk ke faring. Walaupun demikian. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). 3. Faring merupakan percabangan 2 saluran.

Dinding alveolus mengandung kapiler darah. Pangkal tenggorok dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorok (epiglotis). Di dalam paru-paru. Bronkus sebelah kanan(bronkus primer) bercabang menjadi tiga bronkus lobaris (bronkus sekunder). 4. misalnya pada waktu kita bicara. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. Pangkal tenggorok disusun oleh beberapa tulang rawan yang membentuk jakun. yaitu bronkus sebelah kiri dan sebelah kanan. Laring berada diantara orofaring dan trakea. didepan lariofaring. Ujung bronkiolus berupa gelembung kecil yang disebut gelembung paru-paru Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. Laring diselaputi oleh membrane mukosa yang terdiri dari epitel berlapis pipih yang cukup tebal sehingga kuat untuk menahan getaran-getaran suara pada laring. Kedua bronkus (alveolus). Cabang-cabang yang paling kecil masuk ke dalam gelembung paru-paru atau alveolus. Batang tenggorokan bercabang menjadi dua bronkus. katup tersebut menutup pangkal tenggorok dan pada waktu bernapas katu membuka. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. sedangkan bronkus sebelah kiri bercabang menjadi dua bronkiolus. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. Fungsi utama laring adalah menghasilkan suara dan juga sebagai tempat keluar masuknya udara. Pangkal Tenggorokan (laring) Laring merupakan suatu saluran yang dikelilingi oleh tulang rawan. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Epiglotis terletak di ujung bagian pangkal laring. Pada pangkal tenggorok terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara dari paru-paru. Fungsi utama bronkus adalah menyediakan jalan bagi udara yang masuk dan keluar paru-paru. Pada waktu menelan makanan. bronkus bercabang lagi menjadi bronkiolus. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. 5. Salah satu tulang rawan pada laring disebut epiglotis. cabang tenggorok bercabang-cabang lagi menjadi saluran yang sangat kecil disebut bronkiolus. batang tenggorok bercabang menjadi dua cabang tenggorok (bronkus). Cabang (Bronkus) Batang Tenggorokan menuju paru-paru. di bagian samping dibatasi 18 . 6.rongga dada. melalui kapiler-kapiler darah dalam alveolus inilah oksigen dan udara berdifusi ke dalam darah.

ketika menarik napas dalam-dalam maka volume udara yang dapat kita tarik mencapai 1500 ml. Kapasitas paru-paru total = alveolus. dalam Oksigen yang alveolaris.tetapi ronga bronkus masih bersilia dan dibagian ujungnya kapasitas vital + volume residu =4500 ml/wanita dan 5500 ml/pria. disebut pleura. kemudian menjadi duktus oksidasi diambil dari udara yang kita hirup pada waktu kita bernapas. Volume udara pernapasan pada orang dewasa lebih kurang 500 ml. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. kembali . Jadi. dan pembuluh darah. Setiap bronkiolus terminalis bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus respirasi. Pertukaran Gas dalam Alveolus Oksigen yang diperlukan untuk mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. tetapi masih ada sisa udara dalam paruparu yang volumenya kira-kira 1500 mL. Volume udara tidal orang dewasa pada pernapasan biasa kira-kira 500 ml.oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. jaringan elastik. Ketika kita menarik napas sekuat-kuatnya. Pada waktu bernapas udara masuk melalu saluran pernapasan dan akhirnyan masuk ke dalam alveolus. Bronkiolus tidak mempunyai tulang rawan. Udara sisa ini dinamakan udara residu. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). Kapasitas Paru-Paru Udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakukan pernapasan biasa disebut udara pernapasan (udara tidal).Pada dinding duktus alveolaris mangandung gelembung-gelembung yang disebut alveolus. mengeluarkan sekuat-kuatnya. Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. Selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Udara ini dinamakan Meskipun napas udara telah suplementer. volume udara yang dapat diembuskan juga sekitar 1500 ml. dinding Akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat dalam darah menjadi oksihemoglobin. terdapat menembus alveolus sel berdifusi alveolus. 19 Oksigennya dilepaskan ke dalam selsel tubuh sehingga menjadi oksihemoglobin hemoglobin. Udara ini dinamakan udara komplementer.

Faring Faring merupakan ruang dibelakang berkontraksinya kedua jenis otot tersebut adalah sehingga berkurang mengembangnya tekanan dan dalam udara rongga rongga masuk. Proses Pernafasan Proses pernapasan meliputi dua proses.Melengkung volume III. volume kecil. Laring Laring/pangkal batang tenggorokan / kotak suara. otot diafragma dan otot-otot tulang rusuk melemas. sehingga tulang rusuk terangkat dan volume rongga dada membesar serta tekanan udara menurun (inhalasi). dan ujung rongga hidung. tekanan membesar (e kshalasi). (2) Pernapasan perut terjadi karena kontraksi /relaksasi otot diafragma volume ( datar dan dada Dengan demikian dalam alveolus terjadi pertukaran gas yaitu oksigen masuk dan karnbondioksida keluar. Jadi. dari posisi melengkung ke atas menjadi lurus. yang merupakan jalan masuknya udara dsri ronggs hidung. Selain itu udara juga disesuaikan suhunya agar sesuai dengan suhu tubuh. Rongga hidung banyak memiliki kapiler darah.Relaksasi otot antar tulang rusuk. paru-paru mengembang tekanan mengecil (inhalasi). rongga dada mengecil dan tekanan udara di dalam paru-paru naik sehingga udara keluar. mengeluarkan napas atau ekspirasi. dada dada Saat mengeluarkan napas. Sewaktu IV. costa menurun. rongga hidung. otot diafragma berkontraksi. Pada ruang tersebut terdapat klep (epiglotis) yang bertugas mengatur pergantian perjalanan udara pernafasan dan makanan. Sebenarnya pernapasan dada dan pernapasan perut terjadi secara bersamaan. dan selalu lembap dengan adanya lendir yang dihasilkan oleh mukosa. Akibatnya.Karbondioksida yang dihasilkan dari pernapasan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah yang akhirnya sampai pada alveolus Dari alveolus karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pernapasan mengeluarkan pada waktu kita napas. Laring terdiri atas tulang 20 . Bersamaan dengan itu. yaitu menarik napas atau inspirasi serta rongga dada mengecil. 3. Jenis Pernapasan berdasarkan organ yang terlibat dalam peristiwa inspirasi dan ekspirasi. Organ-Organ Pernafasan Pada Manusia menarik napas. otot-otot tulang rusuk pun berkontraksi. udara mengalir dari tempat yang bertekanan besar ke tempat yang bertekanan lebih kecil.(1) Pernapasan dada terjadi rongga hidung. Hidung Hidung terdiri dari lubang hidung. karena kontraksi otot antar tulang rusuk. 2. Akibat dari 1. Didalam hidung udara disaring dari benda-benda asing yang tidak berupa gas agar tidak masuk ke paru-paru. tekanan besar/ekshalasi. melengkung). paru-paru mengecil. orang sering menyebut pernapasan dada dan pernapasan perut. rongga membesar .

 Paru-paru kanan o berlobus tiga o Bronkus kanan bercabang tiga  Paru-paru kiri o berlobus dua o Bronkuis kiri bercabang dua o Posisinya lebih mendatar Dibungkus oleh lapisanpleura yang berfungsi menghindari gesekan saat bernafas 21 bronkus. Dinding aleolus sanat tipis setebal silapis sel.rawan. 4. epiglotis. 8.kapiler darah. 5. Pita suara terletak di dinding laring bagian dalam. mengempisnya Mengembang paru-paru dan disebabkan karena adanya perubahan tekana rongga dada. lapisan jaringan epitel. Trakhea Trakea atau batang tenggorokan Saluran akhir dari saluran pernafasan yang berupa gelembung-gelembung udara. Bronkiolus Bronkeolus merupakan cabang dari merupakan himpunana dari bronkeulus. Kedudukan bronkus yang menuju kekiri lebih mendatar dari pada ke kanan. dindingnya lebih tipis dan salurannya lebih tipis. pada bagian bawah dibatasi oleh otot dafragma yang kuat. Bronkeolus bercabang-cabang menjadi bagian yang lebih halus. saccus alveolaris dan alveolus. yaitu jakun. Dinding trakea tersusun atas tiga lapisan jaringan epitel yang dapat menghasilkan lendir yang berguna untuk menangkap dan mengembalikan benda-benda asing ke hulu saluran pernafasan sebelum masuk ke paru-paru bersama udara penafasan. sedangkan perukaran CO2 dari sel-sel tubuh ke udara bebas terjadi. Paru-paru merupakan pita yang tersusun atas otot polos dan tulang rawan yang berbentuk hurup ’C’ pada jarak yang sangat teratur. lembap dan berdekatan dengan kapiler. Adanya alveolus memungkinkan terjadinya luasnya daerah permukaan yang berperan penting dalam pertukaran gas. (tulang rawan penutup) dan tulang rawan trikoid (cincin stempel) yang letaknya paling bawah. Diantara selaput dan paru-paru terdapat cairan limfa yang berfungsi untuk melindungi paru-paru pada saat mengembang dan mengempis. yang satu menuju ke paru-paru kiri dan yang satunya menuju paru-paru kanan. Dinding bronkus terdiri atas lapisan jaringan ikat. Alveolus . Bronkus Merupakan cabang batang tenggorokan yang jumlahnya sepasang. otot polos dan cincin tulang rawan. 7. Paru-paru Paru-paru terletak dalam rongga dada dibatasi oleh otot dada dan tulang rusuk. Pada bagian alveolus inilah terjadi pertukaran gas-gas O2 dari udara bebas ke sel-sel darah. Hal ini merupakan salah satu sebab mengapa paru-paru kanan lebih mudah terserang penyakit 6.

Bila otot diafragma terlibat dalam pemasukkan udara (inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. yaitu: A. tulang rusuk kembali ke posisi semuladan menyebabkan tekanan udara didalam tubuh meningkat. Mekanisme Pernafasan Manusia. Pernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. maka tulang rusuk akan terangkat sehingga volume dada bertanbah besar. adalah mengembalikan tulang rusuk ke posisi semula. Sebaliknya. Sehubungan dengan organ yang terjadi apabila kontraksi dari otot dalam. yaitu pernapasan dada dan 22 . Pernafasan dada Pada pernafasan dada otot yang posisi diafragma akan mendatar. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus sedangkan dengan darah dalam dalam kapiler. Karena tekanan uada kecil pada rongga dada menyebabkan aliran udara mengalir dari luar tubuh dan masuk ke dalam tubuh. Penurunan tekanan udara menyebabkan mengembangnya udara mengalir paru-paru. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. dan aliran udara terdorong ke luar tubuh. Bertambah besarnya akan menybabkan tekanan dalam rongga dada lebih kecil dari pada tekanan rongga dada luar. yaitu otot tulang rusuk luar yang berperan dalam mengangkat tulangtulang rusuk dan tulang rusuk dalam yang berfungsi menurunkan atau paru(inspirasi). proses ini disebut ’espirasi’. Masuk keluarnya udara dalam paruparu dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Pernafasan pada manusia dapat digolongkan menjadi 2. Hal itu menyebabkan volume rongga dada bertambah besar sehingga tekanan udaranya semakin kecil. B. V. Sehingga udara dalam paru-paru tertekan dalam rongga dada. proses ini disebut proses ’inspirasi’ Sedangkan pada proses ekspirasi pernapasan pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. Bila otot antar tulang rusuk luar berkontraksi. Pernafasan perut Pada pernafasan ini otot yang berperan aktif adalah otot diafragma dan otot dinding rongga perut. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar.berkontraksi. masuk sehingga ke paru- erperan penting adalah otot antar tulang rusuk. Otot tulang rusuk dapat dibedakan menjadi dua.

umumnya. Pada pekerja berat atau para atlit yang beraktivitas tinggi.pernapasan perut. Proses respirasi sel dari bahan glukosa secara garis besar. pernapasan disebut Pada manusia pernapasan normal. beberapa Semakin bertambahnya usia seseorang akan semakin rendah frekuensi pernapasannya. yaitu proses glikosis. Walaupun demikian. pada VIII. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. Frekuensi Pernafasan Jumlah udara yang keluar masuk ke paru-paru sebagai setiap kali bernapas pernapasan. Volume Udara Pernafasan Dalam keadaan normal. Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru perombakan asam piruvat menjadi asam laktat yang akan membentuk 2 mol ATP. Dalam keadaan luar biasa. dan transfer elektron.molekul ATP akan disimpan dalam sel dan merupakan sumber energy utama untuk aktivitas tubuh. dengan energy yang dibutuhkan. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara frekuensi pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas dari perombakan senyawa organik seperti karbohidrat. meliputi tiga tahapan. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. protein dan lemak. Gula (glukosa) dari pemecahan karbohidrat dalam tubuh diubah terlebih dahulu menjadi senyawa fosfat yang dikatalisis oleh bantuan enzim glukokinase. Dalam keadaaan normal. Selanjutnya senyawa fosfat diubah menjadi asam piruvat dan akhirnya dibebaskan dalam bentuk H₂O dan CO₂ sebagai hasil samping oksidasi tersebut. siklus Krebs. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. dipengaruhi VII. yaitu ATP (Adenosin Tri Phospate). Cepat atau lambatnya oleh frekuensi pernapasan faktor. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. ATP berasal VI. Selanjutnya. pembentukan energy dapat dilakukan secara anaerobic. 23 .Hal ini berhubungan membentuk molekul berenergi.frekuensi setiap menitnya sebanyak 15-18 kali.Energi Dan Pernafasan Energi yang dihasilkan oleh proses pernapasan akan digunakan untuk diantaranya :  Usia. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paruparunya secara maksimum. Hal ini disebabkan bila tubuh kekurangan suplai oksigen maka akan terjadi proses hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa.

dapat menyebabkan sel-sel paruparu mati. merupakan penyakit pada paru-paru. Tuberkulosis (TBC). Infuenza (fu). demam. Hal tersebut menyebabkan para penderita TBC daripada orang yang diamatau santai. oleh karena itu. Akibatnya paru-paru akan kuncup atau mengecil. frekuensi pernapasan orang tersebut juga lebih tinggi. Emfisema. Penyakit ini timbul dengan gejala bersinbersin. dapat mengalami lama-kelamaan biasanya berupa kelainan atau penyakit. pemicu kanker Salah satu adalah 24 Penyakit atau kelainan yang menyerang paru-paru . Selain itu. Seseorang yang aktivitas penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. menyerang seluruh tubuh. Asma. napasnya sering terengah-engah.  Aktivitas.Kelainan kambuh jika suhu lingkungan. Gangguan Pada Sistem Respirasi Sistem terdiri atas pernapasan beberapa gangguan. manusia organ Gangguan yang dapat ini merupakan paling berbahaya.bulu. dan pilek. Berikut adalah beberapa contoh gangguan pada system pernapasan manusia. menyerang dan Jika penyakit ini fisiknya tingi seperti olahragawan akan membutuhkan lebih banyak energi dibiarkan semakin luas. berhubungan dengan penigkatan proses metabolism yang terjadi dalam tubuh.Hal ini berhubungan erat dengan energy yang dibutuhkan oleh organ tubuh sebagai tumpuan berat tubuh. Semakin tinggi suhu tubuh seseorang frekuensi maka aka semakin hal cepat ini pembengkakan karena pembuluh darah nya kemasukan udara. seperti debu. salah Penyakit satu ini IX. merupakan kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan pernapasannya. Paru-paru mengalami wanita. Frekuensi pernapasan ketika sedang duduk akan berbeda dibandingkan dengan ketika oleh alergi. Jenis kelamin. ataupun rambut. Gerakan dan frekuensi pernapasan diatur oleh pusat pernapasan yang terdapat di otak.Kebutuhan akan oksigen serta produksi karbondioksida pada pria lebih tinggi dibandingkan wanita. Pada umumnya pria memiliki frekuensi pernapasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem pernapasan ini dapat menyebabkannya proses pernapasan.  Suhu tubuh. merupakan sedang berjongkok atatu berdiri.  Posisi atau kedudukan tubuh. merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus infuenza. frekuensi pernapasan distimulus oleh konsentrasi karbondioksida (CO₂) dalam darah. Sel-sel kanker pada paruparu terus Penyakit tumbuh ini tidak terkendali. Kelainan ini ini juga dapat dapat diturunkan. Kanker paru-paru.

Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan dan jaringan paru-paru. Perubahan anatomi saluran pernapasan menyebabkan fungsi paruparu terganggu.kebiasaan merokok. 25 . penyempitan saluran pernapasan akibat bertambahnya sel sel dan penumpikan lendir. sel mukosa membesar (disebut hipertrofi) dan kelenjar mukus bertambah banyak (disebut hiperplasia). dan kerusakan alveoli. Merokok dapat memicu terjadinya kanker paru-paru dan kerusakan paru-paru. Misalnya. Dapat pula terjadi radang ringan.

26 .