KONSEP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN INDIVIDU http://minyunn.blog.uns.ac.

id/2012/10/20/kon sep-pertumbuhan-dan-perkembanganindividu/
20 Oct 2012 | By minyunn KONSEP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN INDIVIDU

Disusun oleh: 1. DENNY MUHAMAD FAJAR (K4311020) 2. DESI ARDIKA TAMALA (K4311021) 3. DEWI YULIA RATNAWATI (K4311024) 4. EDHITA PUTRI D. (K4311028)

5. FADHILLA CAHYA ALIFA (k4311029) 6. FARIDATUS SAIDAH (K4311030)

PENDIDIKAN BIOLOGI/KELAS A

Saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan. karya tulis ini tidak sempurna adanya. Dalam pembuatan karya tulis ini. Ibu Dra. 2. Apabila ada yang kurang berkenan kami mohon maaf. berisi tentang “Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Individu”. Surakarta. 3. Oleh karena itu.Pd selaku dosen pengampu mata kuliah Perkembangan Peserta Didik yang telah memberikan bimbingan dan arahan dalam penyusunan makalah ini. Dalam karya tulis ini. M.. penulis menyampaikan terima kasih kepada: 1. penulis mendapat bantuan dari berbagai pihak. dalam kesempatan kali ini. Maret 2012 Penulis BAB I PENDAHULUAN . Semoga karya tulis ini bermanfaat bagi kita semua.Suciati. Sahabat yang telah membantu memperoleh data. Penulis menyadari bahwa Tiada gading yang tak retak. Dengan tujuan agar dapat memahami betul tentang pertumbuhan dan perkembangan pada individu khususnya peserta didik.FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2012 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke-Hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada penulis sehingga karya tulis ini dapat terselesaikan. Orang tua yang telah memberikan dukungan.

3. sebagai calon pendidik kita diharuskan mengetahui dan memahami perkembangan dan pertumbuhan peserta didik. Banyak para pendidik yang belum memahami perkembangan – perkembangan anak. organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa. efisien. dan ukuran tulang. faktor dan konsep perkembangan anak didik kita akan mudah mengetahui sistem pembelajaran yang efektif. maka diperlukan adanya pemahaman tentang perkembangan dan pertumbuhan anak didik. jaringan tubuh. efisien. Tumbuh kembang merupakan proses kontinu sejak dari konsepsi sampai maturasi atau dewasa yang dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan. terarah dan sesuai dengan perkembangan anak didik. jumlah. LATAR BELAKANG Pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. 1. meter). Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan.1. Dengan demikian. Perkembangan dan pertumbuhan anak merupakan hal yang penting untuk kita pelajari dan kita pahami selaku calon pendidik. . ukuran panjang (centimeter. Anak merupakan individu yang unik. Termasuk juga perkembangan emosi. faktor dan konsep perkembangan anak didik. A. Mahasiswa mengetahui proses. B. TUJUAN Tujuan dari karya tulis ini antara lain: 1. Pendidik menerapkan sistem pembelajaran tanpa melihat perkembangan anak didiknya. Agar dapat mengembangkan potensi anak didik dan menciptakan generasi – generasi masa depan yang berkualitas. organ maupun individu. peserta didik mengalami perkembangan dan pertumbuhan pada dirinya masing-masing. terarah dan sesuai dengan perkembangan anak didik disaat menjadi pendidik kelak sehingga mampu mengembangkan potensi masing-masing individu anak didik secara maksimal. sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. ukuran atau dimensi tingkat sel. karena faktor bawaan dan lingkungan yang berbeda. 2. kilogram). maka pertumbuhan dan pencapaian kemampuan perkembangan juga berbeda. yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram. Sebagai individu. intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami tentang konsep pertumbuhan dan perkembangan individu. Hal ini akan berakibat adanya ketidakseimbangan antara sistem pembelajaran dengan perkembangan anak yang akan menyulitkan anak didik mengikuti sistem pembelajaran yang ada. sebagai hasil dari proses pematangan yang menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh. Mahasiswa mampu menerapkan sistem pembelajaran yang efektif. Sehingga Dengan mengetahui proses.

2. ukuran panjang (centimeter. Bagaimanakah alur pertumbuhan dan perkembangan individu? 3. 1. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan individu? BAB II PEMBAHASAN 1. meter). Jadi. faktor dan konsep perkembangan anak didik. Pertumbuhan dapat juga diartikan sebagai proses transmisi dari konstitusi fisik (keadaan tubuh atau keadaan jasmaniah ) yang herediter dalam bentuk proses aktif secara berkesinambungan. KONSEP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN INDIVIDU Definisi Pertumbuhan dan Perkembangan Individu Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsifungsi fisik yang berlangsung secara normal pada anak yang sehat pada waktu yang normal. 3. MANFAAT Manfaat yang dapat diperoleh dari dilakukannya kegiatan ini yaitu: 1. pertumbuhan berkaitan dengan perubahan kuantitatif yang menyangkut peningkatan ukuran dan struktur biologis. 1. C. Pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. D. Dapat mengetahui proses. Mampu menerapkan sistem pembelajaran yang efektif. terarah dan sesuai dengan perkembangan anak didik disaat menjadi pendidik kelak sehingga mampu mengembangkan potensi masing-masing individu anak didik secara maksimal. ukuran atau dimensi tingkat sel. dan ukuran tulang. efisien. kilogram). RUMUSAN MASALAH Rumusan masalah dalam karya tulis ini antara lain: 1. 2. jumlah. organ maupun individu.1. A. yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram. Dapat mengetahui dan memahami tentang konsep pertumbuhan dan perkembangan individu. Bagaimanakah konsep pertumbuhan dan perkembangan individu secara umum dan islam? 2. .

Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran. Maka Maha sucilah Allah. Termasuk juga perkembangan emosi. Sedangkan. Tumbuh kembang merupakan proses kontinu sejak dari konsepsi sampai maturasi atau dewasa yang dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan. kemudian menjadi segumpal daging (mudgah) selama itu pula Allah mengutuskan malaikat-malaikat-Nya yang diperintahkan untuk mencatat amalnya. ajalnya dan celaka. dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang.bagiannya akan menjadi semakin nyata dan bertambah jelas dalam kerangka keseluruhan. Diungkapkan dalam hadist nabi Muhammad SAW sebagai berikut : “Bahwasanya seseorang dari padamu di himpun kejadiannya dalam perut ibunya selama 40 hari. perkembangan adalah perubahan atau diferensiasi sel menuju keadaan yang lebih dewasa. artikulasi. dan integrasi meningkat secara bertahap. lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging. kemudian Kami jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. rizkinya. Pertumbuhan dan Perkembangan Individu menurut Islam Proses pertumbuhan dan perkembangan manusia menurut islam.S. sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. sebagaimana dalam Al-Qur’an disebutkan dalam surah Al-Mu’minuun ayat 12.R. jaringan tubuh. kemudian ditiupkan kedalam dirinya roh (H. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). maka pertumbuhan dan pencapaian kemampuan perkembangan juga berbeda. . Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan. Proses diferensiasi diartikan sebagai prinsip totalitas pada diri anak. organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa. 2. Anak merupakan individu yang unik. Dari penghayatan totalitas itu lambat laun bagian. Pencipta yang paling baik. 1. lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging.Al-Mu’minuun : 12-14) Antara tumbuh dan berkembang berjalan beriringan dan saling menunjang. bobot. karena faktor bawaan dan lingkungan yang berbeda. dan jumlah sel yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke asal). intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. baik volume. perkembangan berlangsung dari keadaan global dan kurang berdiferensiasi sampai ke keadaan di mana diferensiasi.Secara umum konsep perkembangan dikemukakan oleh Werner(1957) bahwa perkembangan berjalan dengan prinsip orthogenetis. kemudian menjadi sekumpul darah ( alaqah ) selama itu pula. sebagai hasil dari proses pematangan yang menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh.” (Q. Bukhary).13 dan 14 yang berkaitan dengan proses kejadian manusia : “Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.

Prinsip Pertumbuhan dan Perkembangan Individu Perkembangan merupakan perubahan yang bersifat kualitatif. bagaimana bayi yang lemah tergantung berkecukupan secara berangsur-angsur dapat menjadi orang yang kuat. 1. 4.Dari hadits di atas menunjukkan bahwa pertumbuhan merupakan proses yang berkesinambungan. Terjadinya perubahan dalam proporsi. ada yang sebaliknya. terjadi perubahan fisik misalnya. Terjadi pada tempo yang berlainan Ada yang berlangsung cepat. menelungkup dan seterusnya. hilangnya ciri lama dan mendapatkan ciri yang baru sehingga dapat dikatakan pertumbuhan dan perkembangan melibatkan perubahan. berat dan tinggi badan. 3. Terjadinya perubahan Pada pertumbuhan. hal ini disebabkan oleh manusia tumbuh melalui urutan-urutan yang teratur dalam organisanya. lama-kelamaan dapat memiringkan badan. 1. 1. baik yang dapat diamati secara langsung maupun tidak. perubahan proporsi. hanya dapat berbaring dan bergerak-gerak. Mengikuti pola/arah tertentu Tiap tahap merupakan hasil perkembangan dari tahap sebelumnya yang merupakan prasyarat bagi perkembangan selanjutnya. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan tentu saja perlu dibantu dengan kegiatan latihan atau belajar. perubahan secara kuantitatif akan diikuti oleh perubahan dalam fungsi (perkembangan) yang memiliki prinsip-prinsip sebagai berikut : 1. Interdependensi Antara pertumbuhan dan perkembangan individu saling bergantung. Keseimbangan pertumbuhan ini dapat kita renungkan. Sedangkan perkembangan terjadi perubahan psikis seperti : berbicara dan berfikir. 1. 1. . mempengaruhi dan tidak dapat dipisahkan atau interdependensi. Sebagai contoh bayi yang dalam keadaan lemah. 1.mulai dari keadaan sederhana sampai keadaan yang kompleks. Melibatkan perubahan Ada bermacam-macam perubahan yang terjadi yaitu perubahan dalam ukuran. 1. Karakterisitik Pertumbuhan dan Perkembangan Individu Pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada setiap individu memiliki karakteristik masing-masing.

3. 1. sistem pencernaan) lebih dulu berfungsi daripada yang di tepi (tangan. kemudian sedikit demi sedikit menuju ke hal yang bersifat khusus. Fisik. seperti : pergantian gigi dan karakteristik sex pada usia remaja. 1. Terjadi secara continue 2. seperti kumis dan jakun pada laki dan tumbuh payudara dan menstruasi pada wanita. seperti berkembangnya rasa ingin tahu. Terdapat masa percepatan dan perlambatan 1. Bayi dapat menggunakan mulut dan matanya lebih cepat daripada anggota badan lainnya. tumbuh uban pada masa tua. Bagian kepala tumbuh terlebih dahulu baru menuju ke bagian kaki. HUKUM-HUKUM PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN INDIVIDU Hukum-hukum tersebut antara lain : 1. terutama yang berkaitan dengan sex. tubuh anak berubah sesuai dengan fase perkembangannya Perkembangan pada psikis seperti perubahan imajinasi dari fantasi ke realistis. 1. dalam pertumbuhan fisik khususnya dimulai dari kepala ke arah kaki. Lenyapnya tanda-tanda yang lama. 2. : lenyapnya masa mengoceh. 1. kelenjar thymus dan kelenjar pineal.Pada pertumbuhan. lenyap rambut-rambut halus dan gigi susu. Pada fisik. Sedangkan pada psikis. ilmu pengetahuan. Perkembangan berlangsung sesuai dengan tahap perkembangan . Hukum Chepalocoudal Hukum Chepalocoudal yaitu. terjadi perubahan fisik misalnya. Hukum Proximodistal Hukum ini berlaku pada pertumbuhan fisik yang mengatakan bahwa pertumbuhan fisik berpusat pada sumbu dan mengarah ke tepi. 4. Bayi memiliki bagianbagian dan organ-organ kepala yang lebih matang daripada bagian tubuh lainnya. B. nilai-nilai moral dan keyakinan beragama. perkembangan dimulai dari hal-hal umum ke hal yang khusus. Proporsi bagian kepala dan rangka batang tubuhnya mulai-mula kecil dan makin lama makin membesar. Diperolehnya tanda-tanda baru. 1. hati. Seperti pada proses differensiasi. Perkembangan terjadi dari umum ke khusus Pada setiap aspek pertumbuhan dan perkembangan dimulai dari hal-hal yang bersifat umum. Psikis. 1. 1. Organ-organ tubuh di pusat (jantung. kaki). perilaku impulsif.

terus menerus. sebagai berikut: 1. Masa lansia (71 tahun ke atas) 6.Pada umumnya para ahli membagi tahap-tahap perkembangan manusia sebagai berikut : 1. 1. Masa kanak-kanak (3-5 tahun) 4. Faktor-faktor tersebut meliputi faktor internal maupun eksternal. 5. Masa bayi (0-2 tahun) 3. Masa tua (61 tahun ke atas) 5. Cepat lambatnya waktu perkembangan sesuai dengan irama masing-masing individu. Keturunan . Masa sekolah (6-12 tahun) 5. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN INDIVIDU Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup merupakan hasil interaksi antara faktor internal dan faktor eksternal. terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi. Masa pra-lahir 2. Masa remaja (13-24 tahun) • • • Masa awal remaja (13-15 tahun) Masa remaja (16-20 tahun) Masa akhir remaja (21-24) 1. Hukum tempo dan irama perkembangan Perkembangan berlangsung secara berurutan. 1. tetap. Masa dewasa (25-60 tahun) 1. Masa awal dewasa (25-30 tahun) 2. Faktor Internal 2. C. Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada individu. berlaku secara umum dalam suatu tempo dan irama perkembangan tertentu. Masa dewasa (31-45) 3. Masa akhir dewasa (46-60 tahun) 4. Setiap aspek perkembangan memiliki tempo dan irama perkembangan masing-masing.

Warisan (turunan atau pembawaan) tersebut yang terpenting. Kekurangan gizi/vitamin dapat menyebabkan gigi runtuh. Hormon mempengaruhi reproduksi. Hormon diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah. bakat. Hasil sekresi kelenjar endokrin (hormon) langsung masuk ke pembuluh darah. intelektual dan kepribadian tidak hanya kualitas dan kuantitas kontak dengan orang lain yang memberi pengaruh pada anak yang sedang berkembang tetapi luasnya rentang kontak penting untuk pembelajaran dan perkembangan kepribadian yang sehat. 1. Tingkat Sosioekonomi . artinya kelenjar itu tidak memiliki saluran. Warisan atau turunan yang dibawa anak sejak lahir dari kandungan sebagian besar berasal dari kedua orang tuanya dan selebihnya berasal dari nenek dan moyangnya dari kedua belah pihak (ibu dan ayahnya). Faktor Eksternal 2. Pada tiap-tiap usia terutama pada usia yang sangat muda. penyakit kulit dan lain-lain. bangun tubuh dan keganjilan fisik diturunkan dan dapat mempengaruhi cara pertumbuhan dan integrasi anak dengan lingkungan. yang ditentukan oleh seleksi acak pada waktu konsepsi. Karakteristik yang diturunkan mempunyai pengaruh besar pada perkembangan jenis kelamin anak. Hal ini sesuai dengan hukum Mendel yang dicetuskan Gregor Mendel (1857). Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Jenis kelamin dan determinan keturunan lain secara kuat mempengaruhi hasil akhir pertumbuhan dan laju perkembangan untuk mendapatkan hasil akhir tersebut. Hormon Hormon merupakan senyawa organik (zat kimia) pada manusia. tetapi isinya yang cukup banyak mengandung gizi yang terdiri dari pelbagai vitamin. 1. antara lain bentuk tubuh. Ia lahir ke dunia ini membawa berbagai ragam warisan yang berasal dari kedua Ibu-Bapak atau nenek dan kakek. 1. terdapat hormon pertumbuhan (Growth Hormone/GH) mempengaruhi kecepatan pertumbuhan seseorang. Kelenjar endokrin merupakan kelenjar buntu. serta pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dan sebagian hewan. sifat-sifat atau watak dan penyakit. inteligensi. termasuk pola dan bentuk gambaran. Bukan saja makanannya. intelektual dan kepribadian. metabolisme. Hubungan interpersonal Hubungan dengan orang terdekat memainkan peran penting dalam perkembangan terutama dalam perkembangan emosi. warna kulit. makanan merupakan faktor yang penting peranannya dalam pertumbuhan dan perkembangan. Contohnya pada manusia. 1. mengarahkan pola pertumbuhan dan perilaku orang lain terhadap anak. Kebanyakan karakteristik fisik. Nutrisi Nutrisi yang masuk dalam tubuh juga berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan individu. terutama dalam perkembangan emosi. raut muka.Turunan memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

1. Proses perkembangan itu terjadi dengan berurutan setahap demi setahap. 1. D. Havighurst (1961) mengartikan tugas-tugas perkembangan itu merupakan suatu hal yang muncul pada periode tertentu dalam rentang kehidupan individu yang apabila berhasil dituntaskan akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan ke tugas perkembangan selanjutnya tapi jika gagal akan menyebabkan ketidakbahagiaan pada individu yang bersangkutan dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas berikutnya.Tingkat sosioekonomi keluarga mempunyai dampak signifikan pada pertumbuhan dan perkembangan. tetapi sebaliknya apabila mereka gagal akan kecewa dan dicela orang tua atau masyarakat dan perkembangan selanjutnya juga akan mengalami kesulitan. Hurlock (1981) menyebut tugas-tugas perkembangan ini sebagai social expectations yang artinya setiap kelompok budaya mengharapkan anggotanya menguasai keterampilan tertentu yang penting dan memperoleh pola perilaku yang disetujui oleh berbagai usia sepanjang rentang kehidupan. 1. jalin menjalin dan terarah kepada kedewasaan (kematangan). Pada semua usia anak dari kelas atas dan menengah mempunyai tinggi lebih dari anak keluarga dengan strata ekonomi rendah. Dalam perkembangan seseorang harus menguasai dulu perkembangan sebelum menginjak tahap ke berikutnya. Robert J. dll. tugas perkembangan adalah tugas-tugas yang harus diselesaikan individu pada fase-fase atau periode kehidupan tertentu. dan apabila berhasil mencapainya mereka akan berbahagia. Antara fase/ alur perkembangan individu tidak dapat dipisahkan dari tugas perkembangan individu. teratur. koran. ALUR dan TUGAS PERKEMBANGAN INDIVIDU Proses perkembangan anak tidak hanya terbatas kepada bertambah besarnya ukuran akan tetapi berdiri dari serentetan perubahan yang berlangsung secara progresif. majalah. Penyakit Penyakit dapat mengganggu metabolism tubuh sehingga juga berdampak negative pada pertumbuhan dan perkembangan individu. radio. Keluarga dari sosioekonomi rendah kurang memiliki pengetahuan atau sumber daya yang diperlukan untuk memberikan lingkungan yang aman. Adapun yang menjadi sumber dari pada tugas-tugas perkembangan tersebut menurut Havighurst adalah: Kematangan pisik. mulai dari informasi hingga pengetahuan baru yang didapatkan oleh individu dari media yang ada seperti televisi. . Pengaruh media massa Media dapat memberi pengaruh besar pada perkembangan individu. dan selalu terjadi antara hubungan setiap tahap dengan tahap berikutnya. tuntutan masyarakat atau budaya dan nilai-nilai dan aspirasi individu. Menurut Havighurst. menstimulasi dan kaya nutrisi yang membantu perkembangan optimal anak.

1. saudara. dan belajar sosial. berdiri. Selama masa ini. Pada fase ini banyak kegiatan psikologis yang terjadi hanya sebagai permulaan seperti bahasa. Tugas perkembangan yang harus dicapai pada masa bayi dan kanak – kanak awal adalah : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Belajar berjalan pada usia 9. mengidentifikasi huruf). mengembangkan keterampilan kesiapan bersekolah (mengikuti perintah. periode ini biasanya disebut dengan periode prasekolah. dan masa yang sangat bergantung pada orang dewasa terutama orang tuanya karena pada masa ini. dan orang lain . Masa bayi adalah masa ketergantungan. ketidakberdayaan. dan meluangkan waktu berjam jam untuk bermain dengan teman teman sebaya. 2.0 – 15. anak anak kecil belajar semakin mandiri dan menjaga diri mereka sendiri.0 bulan Belajar memakan makan padat Belajar berbicara Belajar buang air kecil dan buang air besar Belajar mengenal perbedaan jenis kelamin Mencapai kestabilan jasmaniah fisiologis Membentuk konsep-konsep sederhana kenyataan sosial dan alam Belajar mengadakan hubungan emosional dengan orang tua. Masa Bayi (infacy) Masa ini merupakan periode perkembangan yang merentang dari kelahiran 18 atau 24 bulan. Pada fase ini bayi dalam masa menghayati obyek di luar sendiri dan mulai melatih fungsi motoriknya seperti gerakan-gerakan yang yang berhubungan dengan anggota badan.1. belajar bergaul secara rukun dengan teman sebaya dan sebagainya. Masa Awal Anak – anak (early chidhood) Pada masa ini periode pekembangan yang merentang dari masa bayi hingga usia lima atau enam tahun. berjalan dan seterusnya. 1. Perhatian dan kasih sayang orang tua pada masa ini sangat di perlukan bagi perkembangan bayi. koordinasi sensorimotor. Prenatal (Pralahir) Masa ini merupakan periode masa pertumbuhan yang luar dari satu sel tunggal hingga menjadi organisme yang sempurna dengan kemampuan otak dan perilaku yang dihasilkan kira-kira 9 bulan di dalam kandungan. Pada masa ini bayi mempunyai tugas melukakan perkembangan seperti berbaring. duduk. bayi belum bisa apa-apa. tengkurap. 1. pemikiran simbolis. Dalam masa ini tugas perkembangannya seperti mempelajari ketrampilan fisik yang di perlukan dalam permainan tertentu.

Mengembangkan sikap yang positif terhadap kelompok sosial 10. Misalnya perkembangan fungsi-fungsi tubuh terutama faktor seks. Belajar bergaul dengan teman sebaya 4. Mengembangkan kata hati 8. Masa Praremaja Pada masa praremaja merupakan masa yang pendek dan kurang lebih hanya satu tahun yaitu untuk perempuan antara umur 11/12 tahun sampai 12/13 tahun sedangkan untuk laki-laki antara 12/13 tahun sampai 13/14 tahun. 5. 4. Tugas perkembangan yang harus dicapai pada masa kanak – kanak akhir dan anak sekolah (0.0– 6.Dalam fase ini perubahan-perubahan fisik terjadi sangat pesat dan mencapai puncaknya. Belajar keterampilan dasar dalam membaca. yang kira kira setara dengan tahun tahun sekolah dasar. pertambahan berat dan tinggi badan yang dramatis. menerima fisik diri dan menggunakan badan secara efektif. Anak juga sudah mengenal lingkungan di sekitarnya dan saling berinteraksi dengan teman-temannya. Pada masa remaja awal biasanya terjadi pada umur 13/14 tahun sampai 17 tahun . Belajar mengembangkan konsep-konsep sehari-hari 7.9) Belajar mengadakan hubungan baik dan buruk dan pengembangan kata hati 1. dan ketrampilan dasar untuk hidup. Masa Remaja (adolescence) Pada masa remaja terdapat masa remaja awal dan masa remaja lanjut. lingkungan. menulis dan berhitung 6. Belajar memperoleh kebebasan yang bersifat pribadi 9. 1. perubahan bentuk tubuh. Masa Pertengahan dan Akhir Anak – anak (middle and late childhood) Pada fase ini periode perkembangan yang merentang dari usia kira kira enam hingga sebelas tahun. Pada masa ini seseorang mempunyai tugas perkembangan seperti memperoleh hubungan-hubungan baru dan lebih matang dengan yang sebaya dari kedua jenis kelamin. dan perkembangan karakteristik . Belajar memainkan peranan sesuai dengan jenis kelaminnya 5. Masa remaja bermula pada perubahan fisik yang cepat. 6. memperoleh peranan sosial. Pada masa ini seseorang juga lebih dapat mengendalikan emosinya. Belajar memperoleh keterampilan fisik untuk melakukan permainan 2. Dalam tahap ini anak mulai tidak bergantung pada orang tuanya dan biasanya anak juga mulai menguasai diri. periode ini biasanya disebut dengan tahun tahun sekolah dasar. Fase ini mempunyai banyak pengaruh dalam perkembangan seseorang karena masa ini cenderung banyak pengaruh negatifnya.0) adalah : 1. Belajar membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sendiri sebagai makhluk biologis 3.

Masa ini adalah masa pembentukan kemandirian pribadi dan ekonomi. serta memperoleh seperangkat nilai dan sistem etika sebagai pedoman berperilaku. Pada masa ini mempunyai tugas perkembangan seperti mengembangkan kemapuan intelektual dan konsep-konsep yang diperlukan sebagai warga negara yang baik. yaitu: 1. melebar. membimbing dan merawat anak. perkembangan pinggang dan kumis. Sedangkan perubahan . atau makin tinggi. Masa Awal Dewasa (early adulthood) Pada masa awal dewasa ini merupakan periode perkembangan yang bermula pada akhir usia belasan tahun atau awal usia dua puluhan tahun dan yang berakhir pada usia tigapuluhan tahun. 7. Masa ini adalah masa serseorang untuk memperluas keterlibatan dan tanggung jawab pribadi dan sosial seperti membantu generasi berikutnya menjadi individu yang berkompeten. menatap kembali kehidupannya. dan mengasuh anak anak. memupuk dan memperoleh perilaku yang dapat dipertanggung jawabkan secara sosial. remaja dan dewasa. kaki. dan penyesuaian diri dengan peran peran sosial baru serta masa transisi yaitu masa menyesuaikan kembali sebagai warga negara. belajar hidup dengan seseorang secara akrab. Masa Akhir Dewasa (late adulthood) Pada masa akhir dewasa merupakan periode perkembangan yang bermula pada usia enampuluhan atau tujuh puluh tahun dan berakhir pada kematian. memulai keluarga. menerima tanggung jawab sebagai warga negara. anak-anak. Proses perkembangan fisik ditandai dengan perubahan ukuran organ fisik eksternal seperti tangan. Pada masa ini seseorang mempunyai tugas perkembangan seperi memilih pasangan hidup belajar hidup dengan suami dan istri.. mengolah rumah tangga. serta menemukan kelompok social yang cocok dan menarik. masa perkembangan karir. 1. masa pemilihan pasangan. Hal ini terbukti dengan adanya perubahan fisik individu yang terjadi sangat cepat sejak masa konsepsi hingga masa kelahiran. Aspek fisik Merupakan aspek yang paling menonjol dan nampak dalam diri individu. dan dalamnya suara. pensiun. Pada masa ini adalah masa penyesuaian diri atas berkurangnya kekuatan dan kesehatan. badan yang makin membesar. memulai kehiduoan berkeluarga. Kemudian dilanjutkan pada masa bayi. ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN INDIVIDU Secara garis besar ada tiga aspek dalam diri individu yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Masa Pertengahan Dewasa (middle adulthood) Pada masa pertengahan dewasa ini merupakan periode perkembangan yang bermula pada usia kira kira 35 hingga 45 tahun dan merentang hingga usia enampuluhan tahun. dewasa dan mencapai serta mempertahankan kepuasan dalam berkarir 9. 8. dan bagi banyak orang. memanjang. E.seksual seperti pembesaran buah dada.

Aspek psikososial Berhubungan dengan ketergantungan seorang individu pada orang lain. yaitu: fisik-motorik. Dalam menjalani kehidupan sosialnya. sosialkomunikasi. intelektual. perkembangan karir”. 1. adat istiadat. perkembangan emosional. baik yang bersifat bawaan ataupun perolehan. kemampuan kognitif harus diiringi dengan kematangan fisiologis. dan afektif yang meliputi emosi. karena secara kodrati manusia dikenal sebagai makhluk sosial. maupun kepala secara sadar setelah syaraf-syaraf maupun otot-otot bagian organ-organ tersebut telah berkembang secara memadai. Perkembangan setiap aspek dipengaruhi oleh kondisi internal individu. Optimalisasi perkembangan kognitif sangat dipengaruhi oleh kematangan fisiologis terutama pada bayi dan anak-anak. (Syamsu Yusuf. sehingga mampu meningkatkan kapasitas fungsi hormon. Artinya. kematangan serta pengaruh faktor-faktor eksternal”. Aspek kognitif Berhubungan dengan meningkatnya kemampuan berpikir. sikap dan perilaku seseorang. kaki. 1. perkembangan perilaku sosial. dan kebiasaan. budaya. perkembangan moralitas. Seorang anak akan dapat melakukan koordinasai gerakan tangan. yaitu dengan berhubungan dan bergaul dengan lingkungan hidupnya. dan berintregrasi. BAB III PENUTUP . perkembangan perilaku konatif. perkembangan bahasa. Pergaulan dengan orang lain akanm mampu mengubah persepsi. karena terkait satu dengan yang lainnya. Sedangkan menurut Syamsu Yusuf aspek-aspek perkembangan individu terdiri atas : “Perkembangan fisik. perkembangan kepribadian. moral dan keagamaan. sehingga perkembangan kognitif makin baik dan koordinatif.organ internal ditandai dengan matangnya sistem syaraf dan jaringan sel-sel yang makin kompleks. kelenjar maupun keterampilan motoriknya. perkembangan motorik. Artinya manusia tidak akan mampu hidup seorang diri. 2005:101). sikap. sebab dalam pergaulan terjadi interaksi antar individu. Perkembangan aspek-aspek tersebut terbagi lagi atas aspek-aspek yang lebih kecil. “Landasan Psikologi Proses Pendidikan” adalah : Secara garis besar dapat dibedakan beberapa aspek perkembangan. saling pengaruh mempengaruhi. memecahkan masalah. yang di dalam kenyataannya sering sukar sekali dipisahkan bahkan dibedakan. yang ditandai dengan pertukaran informasi tentang pengetahuan. perkembangan perilaku kognitif. perkembangan penghayatan keagamaan. seseorang dituntut untuk mengembangkan kemampuan menyesuaikan diri. kecerdasan dan bakat. Pendapat lain mengenai aspek-aspek perkembangan individu diungkapkan juga oleh Nana Syaodih dalam bukunya. pandangan. mengambil keputusan.

Jakarta: DIKTI. 2006. Nandang. menuju kearah kematangan atau pendewasaan (maturation).student. Bandung: Rosda Karya Sunarto. Syamsu. Perkembangan Peserta Didik. Keduanya tidak lepas dari perubahan. KESIMPULAN Pertumbuhan merupakan proses pertambahan yang bersifat kuantitatif (volume. 2005. B. Rineka Cipta Yusuf. Bandung: Rosda Karya http://helen. dll). dan saling berhubungan.A. Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Harapannya. DAFTAR PUSTAKA Budiman. Sedangkan perkembangan lebih bersifat kualitatif. Penting bagi kita untuk memahami tentang pertumbuhan dan perkembangan individu agar dapat mengembangkan secara maksimal potensi yang dimiliki oleh setiap individu tersebut. Pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada setiap individu memiliki karakteristik masing-masing. Jakarta: PT. Selain itu dipengaruhi pula oleh faktor-faktor internal (turunan.umm. dapat bermanfaat bagi banyak pihak. 2005. dll). hormon) dan eksternal (media masa. tinggi. Memahami Perkembangan Anak Sekolah Dasar.id/2010/09/29/5/ .ac. SARAN Mengingat pentingnya dalam memahami tentang pertumbuhan dan perkembangan individu. Purwanto. 2002. tingkat sosioekonomi. Psikologi Pendidikan. Ngalim. Agung Harsono. penulis menyarankan agar dilakukan kajian dan pemahaman lebih lanjut tentang pertumbuhan dan perkembangan individu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful