OLEH : PUTRI KRISTYANINGSIH, S. KEP. NS.

MANAJEMEN
Adalah merupakan suatu pendekatan yang dinamis dan proaktif dalam menjalankan suatu kegiatan organisasi. Terdapat kegiatan koordinasi dan supervisi thd staff, sarana dan prasarana dalam mencapai tujuan organisasi (Grant & Massey, 1999)  Adalah suatu proses dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain (Gillies, 1986)

.MANAJEMEN KEPERAWATAN  Adalah Suatu proses bekerja melalui anggota staff keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan secara profesional. harus sejalan dengan proses keperawatan.

INTINYA POAC P = PLANNING O = ORGANIZING A = ACTING C = CONTROLLING .

informasi.MANAJEMEN DALAM ASUHAN KEPERAWATAN Manajemen adalah kegiatan pengelolaan dan pengambilan keputusan Pengelolaan dan pengambilan keputusan selalu dihadapkan pada ketidakpastian (uncertainty) Untuk meminimalkan uncertainty diperlukan : data. dan proses pengendalian .

kebiasaan yang sama Norma : standar yang disepakati bersama Nilai dominan : nilai utama yang dipatuhi anggota Peraturan : batasan yang tegas untuk tetap mematuhi norma Iklim organisasi : gambaran perasaan umum (ex: interaksi antar anggota) .KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI      Keteraturan perilaku : bahasa.

TEORI MANAJEMEN FAKHA (MASLOW) Contoh umum Pencapaian Hirarki kebutuhan Aktualisasi diri Organisasi Penghargaan Status Kesetiakawanan Stabilitas Makanan Harga diri Kasih sayang Aman Fisiologis Posisi Berteman Regular biaya Gaji .

DALAM KEPERAWATAN MASLOW Aktualisasi diri KEPERAWATAN Mengembangkan cara baru untuk mengukur tingkat kepuasan pasien Pengakuan dari seseorang Bekerja secara kelompok Perlindungan dari penyakit Adekuat waktu untuk makan Harga diri Kasih sayang Aman Fisiologis .

DIMENSI KUALITAS Reliability (kepercayaan) Assurance (jaminan) Tangibles (kenyataan) Empathy (empati) Responsiveness (tanggung jawab) .

. Terlaksananya kegiatan sesuai aturan atau standar 1. Meningktakan kinerja perawat 5. Mempertahankan eksistensi 4.INDIKATOR KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN Meningkatkan ASKEP 2. Meningkatkan kepuasan atau kepercayaan konsumen 6. Menghasilkan keuntungan atau pendapatan 3.

Medication incident 5. Sharps injury 4.INDIKATOR RISK MANAGEMENT SYSTEM Types of reporting : 1. Patient fall 2. Clinical incident . Abscondent 3.

PATIENT FALL  Penyebab :  Kelalaian perawat  Kondisi kesadaran pasien  Beban kerja perawatm  Model tempat tidur  Pasien injury  Komplain keluarga .

ABSCONDENT  Kurangnya kepuasan pasien thd pelayanan RS  Respons perawat thd pasien  Peraturan RS  Status ekonomi pasien .

CLINICAL INCIDENT  JUMLAH PASIEN PLEBITIS  JUMLAH PASIEN ULKUS DIKUBITUS  JUMLAH PASIEN PNEUMONIA  JUMLAH PASIEN THROMBOLI  JUMLAH PASIEN EDEMA PARU (PEMBERIAN INFUS BERLEBIHAN) .

SHARP INJURY  BEKAS TUSUKAN INFUS YG BERKALI-KALI  KURANGNYA KETERAMPILAN PERAWAT DLM MELAKUKAN TINDAKAN  KOMPLAIN PASIEN .

L–O–S KOMPLIKASI INFEKSI NOSOKOMIAL  KELAMBATAN PENANGANAN GAWAT DARURAT  TINGKAT KONTAMINASI DALAM KULTUR DARAH  TINGKAT KESALAHAN  KEPUASAN PASIEN  .

eliminasi resiko. ketrampilan kesehatan . pencegahan komplikasi.PENERAPAN MANAJEMEN DALAM PROSES KEPERAWATAN  Akhir dari proses manajemen keperawatan  perawatan yang efektif dan ekonomis bagi semua kelompok pasien  Akhir dari proses keperawatan  pembebasan dari gejala.

PENGKAJIAN . PELAKSANAAN 5.PROSES MANAJEMEN KEPERAWATAN – PENGUMPULAN DATA 2. PERENCANAAN 4. IDENTIFIKASI MASALAH 3. EVALUASI 1.

Perencanaan 2. Staf Kep 3. Fasilitas & Splay 4. Pasien PROSES 1. Pengorganisasian 3. Pengawasan OUTPUT • Askep berkualitas • Adanya perencanaan •Job diskripsi jelas •Terlaksana Supervisi •Timbang terima efektif &efisiensi IDENTIFIKASI MASALAH PERENCANAAN PELAKSANAAN EVALUASI . Organisasi 2. Pengarahan 5.INPUT 1. Tenaga 4.

 Mulai dari Input – proses – uotput  . tenaga.PENGKAJIAN – PULTA Manajer tidak hanya mengumpulkan data mengenai pasien tetapi juga mengenai ruangan. dan keuangannya.

Untuk menentukan kebutuhan dalam :  Askep semua pasien  Menegakkan tujuan  Mengalokasikan anggaran belanja  Mentapkan tipe dan ukuran tenaga yang diperlukan  Membuat pola struktur organisasi untuk mengoptimalkan staf  Menegakkan kebijaksanaan  Prosedur operasional untuk mencapai visi misi .PERENCANAAN Untuk menyusun suatu perencanaan yang strategis dalam mencapai suatu tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

PELAKSANAAN Tergantung bagaimana pemimpin memimpin orang lain untuk menjalankan tindakan yang telah direncanakan .

.EVALUASI Untuk menilai seberapa jauh staff mampu melaksanakan perannya sesuai dengan tujuan organisasi yan telah ditetapkan serta mengidentifikasi faktor – faktor yang menghambat dan mendukung dalam pelaksanaan.

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful